Xaviera Jelasin Kesalahpahaman tentang AI | POV JOV — Transcript
Full transcript
- 0:14Kamu sempat enggak dalamang buatan buku
- 0:15ini ada bantuan AI atau bahkan beberapa
- 0:18penulisannya dibantu oleh AI. Ketika
- 0:20Pilpres
- 0:222029 kita tanya aja AI kita yang selama
- 0:25ini mengenal kita. Eh, lu kan udah kenal
- 0:27gua nih. He.
- 0:28Lu tahu 4 tahun terakhir gua nonton apa,
- 0:30baca apa, apa ini. Menurut lu pilihan
- 0:32paling tepat buat gua siapa? Generative
- 0:34AI, which is something yang kita semua
- 0:36pakai sekarang ya.
- 0:37He.
- 0:38Itu malah udah agak ditaruh ke belakang
- 0:40kan.
- 0:41Sekarang tuh mereka beralih ke namanya
- 0:43Agent AI. Pengin nyoba cari buku
- 0:46sendiri. Ada enggak ya?
- 0:48Ada enggak ya punten gitu? Coba. Kalau
- 0:51ada keren sih.
- 1:03Siap. Belanja belanja buku.
- 1:07Minjam dong kalau perpustakaan ya.
- 1:10Oke, naik kita
- 1:13ya, Guys. Jadi hari ini di episode POV
- 1:15JOF kali ini sangat menarik. kita bakal
- 1:18bahas tentang literasi dan AI ya. Dan
- 1:21literasi ini sebenarnya
- 1:25sebuah masalah di Indonesia dan juga di
- 1:26dunia ya. Tapi apa yang dipermasalahkan?
- 1:30Nah, literasi itu sebenarnya lebih dalam
- 1:33dari yang kita pikir.
- 1:35Orang kira literasi itu hanya baca tulis
- 1:40ee bisa mengumpulkan beberapa sumber.
- 1:42Tapi sebenarnya literasi itu ada lima
- 1:43level
- 1:46dari sebuah studi yang gua baca ya. Jadi
- 1:48level pertama itu literasi itu kita bisa
- 1:50baca tulis. Jadi kalau kita bisa baca,
- 1:53kita bisa tulis selamat literasi level 1
- 1:56tercapai gitu kan. Tapi level 2nya
- 1:58adalah kita bisa mengumpulkan dari
- 2:00beberapa sumber. Mengumpulkan.
- 2:02Jadi intinya kita bisa tahu nih topiknya
- 2:04apa, kita cari ada sumbernya apa aja,
- 2:06kita kumpulkan jadi satu. Nah, setelah
- 2:08kita kumpulkan level 3,
- 2:10memahami
- 2:12apa kita apa kita paham apa yang kita
- 2:14baca, apa kita paham apa yang kita
- 2:15kumpulkan. Nah, itu levelnya. Level 4
- 2:18mengolah.
- 2:20Setelah kalian paham, apakah kalian bisa
- 2:22mengolah ini semua, gitu. Nah, yang
- 2:24terakhir literasi level tertinggi adalah
- 2:27menciptakan.
- 2:29Jadi setelah semua informasi yang kalian
- 2:31dapatkan, kalian kumpulkan, kalian olah,
- 2:34kalian pahami, apakah kalian bisa
- 2:36menciptakan sesuatu setelah itu? Nah,
- 2:38itu adalah literasi level tertinggi.
- 2:40Nah, literasi zaman now itu lumayan
- 2:44diganggu gugat sama AI.
- 2:47Lumayan.
- 2:49Karena
- 2:51bagi orang yang tidak menggunakan AI
- 2:52dengan benar, AI itu merupakan jalan
- 2:54pintas.
- 2:56Tapi kalau sumur hidup kita, kita selalu
- 2:58pakai jalan pintas tapi enggak tahu
- 2:59jalan utamanya. Kita enggak tahu
- 3:01perjalanan sebenarnya. Nah, di episode
- 3:03kali ini tuh aku enggak sendirian. Aku
- 3:05langsung mau ketemu orang yang
- 3:09jauh lebih ahli dari aku ya tentang AI
- 3:13dan juga literasi karena dia udah nulis
- 3:14buku. Vira,
- 3:18apa kabar kali?
- 3:18Hai Vira, apa kabar?
- 3:21Menurut Viira secara sederhana ya,
- 3:22literasi itu apa sih? Literasi.
- 3:24Terlalu ribet nih pertanyaan pertama
- 3:25gua.
- 3:26Enggak, enggak, enggak. Aman aman
- 3:27amanak. Literasi. Sebentar. Jadi mikir
- 3:29dulu. Literasi sebenarnya tuh kalau
- 3:31orang pertama kali dengar literasi kan
- 3:32yang kepikiran tuh membaca buku kan ya.
- 3:35Tapi menurut aku tuh kalau dari dari
- 3:38kecil kan aku suka banget baca buku.
- 3:40Menurut aku tuh literasi tuh bukan
- 3:42tentang kita baca buku aja, tapi gimana
- 3:44kita memproses ngelaah
- 3:47semua informasi yang kita baca dari baik
- 3:50itu buku, ee berita atau outlet dan
- 3:53segala macam. Jadi dari situ menurut aku
- 3:57selain kita baca doang itu kita harus
- 3:58tahu gimana kita bisa beneran mengambil
- 4:00informasi secara akurat dan bisa
- 4:02menyampaikannya dengan bijak dan juga
- 4:04tepat. Jadi enggak mis informasi.
- 4:15Tadi kan kamu bilang kamu sering ke
- 4:16perpustakaan ya. Eh,
- 4:20kamu ada cerita-cerita unik enggak?
- 4:22Kayak ada pengalaman seru enggak?
- 4:23Oh, cerita unik.
- 4:24Iya,
- 4:24jujur banyak banget sih, Kak, kalau
- 4:27perpus. Karena sebenarnya tuh
- 4:29hidup aku tuh diperpus dari SMA kuliah
- 4:31tuh aku selalu diperpus.
- 4:33Oh, gitu.
- 4:34Mungkin kalau cerita unik banget
- 4:35sebenarnya. Kalau aku bisa pilih
- 4:37beberapa waktu SMA itu tuh aku tuh
- 4:40sampai diusir.
- 4:41Diusir
- 4:42dari purpose. Iya. Karena
- 4:43ini yang SMA kamu di Korea itu.
- 4:44Iya, benar. Karena aku tuh kalau lagi
- 4:47jam kosong pasti aku ke perpus pasti aku
- 4:48belajar ke situ. Terus aku tuh kadang
- 4:50lupa kalau ada jam tutup. Apalagi kalau
- 4:52weekend itu tutupnya lebih cepat.
- 4:54Jam berapa bisa tutupnya?
- 4:55Kalau weekend tuh kayaknya jam 10. Malam
- 4:58atau 11.00 malam tuh udah mulai tutup.
- 5:00Karena kita harus balik ke asrama kan.
- 5:01itu tuh sampai kayaknya Ajoshi yang
- 5:04bapak-bapak orang Korea yangjaga itu tuh
- 5:06udah ingat aku gitu loh. Udah
- 5:07haksenghakseng murid-murid kamu harus
- 5:09pulang sekarang. Udah tutup. Udah tutup.
- 5:20Ada main lagi
- 5:24oke ini ruangan apa nih? Oke kita coba
- 5:26cek.
- 5:28Eh,
- 5:31ada Jokowi nih ya. Ada Jokowi loh. Coba
- 5:35coba
- 5:35coba.
- 5:37Iya. Ini
- 5:40Vir mau nyoba enggak, Fir?
- 5:41Waduh. Boleh pilih? Nah.
- 5:44Dapat dapat
- 5:46dapat.
- 5:46Iya.
- 5:48Sastrawan terbesar Indonesia.
- 5:50Terus ini gimana, Kak?
- 5:51Siap.
- 5:52Oh, SWAT.
- 5:53Eh,
- 5:54karya karanya serin video.
- 5:56Ken. Wow.
- 5:59Ini game nangkap binatang.
- 6:01Oh, ini ya? Oh, bukan. Oh, ini juga.
- 6:04Wah.
- 6:05Uh,
- 6:05woh.
- 6:11Kita ke ruangan berikutnya kali ya.
- 6:13Iya, betul.
- 6:13Aduh.
- 6:17Lah,
- 6:19kok kamu lebih cepat? Nah,
- 6:21lah.
- 6:26Oke, kita nanti pasti cari-cari buku di
- 6:28sini. Tapi katanya nih,
- 6:29Heeh.
- 6:29Kita nih harus ada ke sebuah tempat yang
- 6:32menunjukkan bahwa perpustakaan ini
- 6:34benar-benar untuk semua ya.
- 6:36Oh,
- 6:36so takutnya kan orang kita tuh
- 6:37perpustakaan tuh untuk orang akademis
- 6:39atau untuk apa ya orang yang mau
- 6:41riset gitu.
- 6:42Hm.
- 6:43Tapi sebenarnya it's for everyone lah.
- 6:45Tadi kita tempat setengah kayak main
- 6:48game gitu kan.
- 6:49Iya. Jadi untuk anak-anak yang masih
- 6:51muda dan segala macam,
- 6:52benar,
- 6:53anyone can come gitu.
- 6:54Benar. Exactly.
- 7:02Oh, kita nih ada ini ada kids corner ya.
- 7:05Lucu banget.
- 7:06Oh, wow.
- 7:10I mereka kayak gambar.
- 7:12I ya. Ya, di sini mereka bisa main lego
- 7:15nih kayaknya. Nih,
- 7:15ini Patrick juga jadi ungu, Kak.
- 7:17Iya, ini Patrick. Patrick
- 7:21Patrick. Jadi
- 7:22ada banyak versi Patrick ini. Ya,
- 7:23benar sekali.
- 7:24Kamu main Lego enggak sih dulu? Enggak.
- 7:26Aku suka dulu. Iya
- 7:27suka ya. Aku juga main Lego sih.
- 7:30Ponakanku aku ajak suuh banget nih.
- 7:32Kok entah kenapa Lego pertama yang
- 7:34nongol tuh Lego hati ya.
- 7:44Uh. Layanan
- 7:46ada. Wah. Ini real enggak sih? Ya,
- 7:48that's brail. I
- 7:50Oh wow. Let's check this out. Coba
- 7:57buku Bril tuh gitu ya. Buka. Ini pertama
- 8:01kali aku megang sebuah buku BR sih di
- 8:03Iya. Sama
- 8:04aku tahu ya cuma
- 8:06wah
- 8:08that is amazing.
- 8:09Keren banget sih ini. Aku juga pertama
- 8:11kali nih Kak ngelihat ini ya. Gua pakai
- 8:14brail.
- 8:18Ini sih ini apa nih? Berarti sausnya
- 8:20Australia dong.
- 8:22Enggak ada sensorium.
- 8:28Jadi bandingin banget.
- 8:30Penasaran
- 8:33pengen nyoba cari buku sendiri. Ada
- 8:36enggak ya?
- 8:37Ada enggak ya? Punten gitu. Coba coba
- 8:40kalau ada. Keren sih.
- 8:42Weh, Kak, ada historynya, Kak. Kim tuh
- 8:46key langsung kimch tuh, Kak.
- 8:47Kalau gua pilih kimia organik boleh
- 8:48enggak?
- 8:48Nah, itu kayaknya entar kakak aja yang
- 8:50ngerjain. Boleh.
- 8:51Siap. Coba kita convion.
- 8:53Kim Convionsion
- 8:55search.
- 8:56Uh.
- 8:58Emm. Aku tuh mau cari buku. Aku tuh
- 9:01lebih suka sejarah ya. Aku tuh lagi
- 9:03jadi kalau mungkin buku yang banyak
- 9:05orang tahu ya, SP kali ya.
- 9:07Oh, SP.
- 9:08Yaln Harari. Coba ya. Ada enggak di
- 9:09sini? Temanku tuh sering rekomendasi aku
- 9:11belum sempat mulai.
- 9:13Belum.
- 9:14Belum. Harus sih. Ini yang aku sering
- 9:17ngelihat covernya.
- 9:18Benar.
- 9:18He.
- 9:18Nah, karena dia juga ada versi grafik.
- 9:22Oh,
- 9:23benar. Aku punya dua-duanya, tapi aku
- 9:24baru baca yang ini. Ada enggak nih di
- 9:26sini?
- 9:29ini. Dan ternyata mereka punya yang
- 9:32versi hard cover karena di rumah tuh aku
- 9:34punya yang versi yang paper,
- 9:45negara dan kekuasaan di Jawa. Karena
- 9:48Jawa adalah
- 9:50kunci. Aku tuh pengin aku tuh lagi nyari
- 9:53buku salah satu buku Top Markotop sampai
- 9:56sekarang tuh aku masih suka banget
- 9:57Top Markotop nih apa nih? Ini aku punya
- 9:59nih. Aku punya literature book ada.
- 10:01Oh
- 10:02movie book ada.
- 10:02Oh ini ketemu Kak jadinya. Nah
- 10:04apa ini?
- 10:05Ini lives Golden Secret. Aku baca yang
- 10:08versi bahasa Inggrisnya. Ini kayak versi
- 10:10bahasa Indonesianya deh. Ini bukan sih?
- 10:12Menyempil. Ye.
- 10:15Wah.
- 10:17Lucu banget. Nih,
- 10:19coba kita obrolin deh buku-buku kita
- 10:20ini.
- 10:21Ayo, mari.
- 10:21Let's go. Let's go. Kita bahas buku nih.
- 10:23Penasaran juga
- 10:31kita lihat.
- 10:32Waduh. Belanjaan buku hari ini.
- 10:36Wih,
- 10:38volume 1, volume 2 nih.
- 10:40Ini.
- 10:41Wah, why Nations Fail Nation ini tuh
- 10:44sebenarnya aku aduh kayaknya kakak
- 10:46familiar deh ya sama buku ini. Kayak
- 10:48siapa sih yang enggak tahu ini awalnya
- 10:51tuh aku agak maju mundur gitu loh baca
- 10:53yang why Y Nation's Fale ini soalnya
- 10:55katanya lumayan berat isinya dan benar.
- 10:58Cuma menurut aku, aku suka banget
- 11:00sejarah sebenarnya, tapi sebagai
- 11:03apa ya?
- 11:03Cocok bener. Tapi bukan bukan sejarah
- 11:06dijadiin tes. Kayak kalau di sekolah aku
- 11:08tuh malas banget kalau disuruh ujian
- 11:10sejarah. Tapi kalau nonton baca itu aku
- 11:12suka banget.
- 11:13H
- 11:13karena ini itu kan apa sih namanya? Kita
- 11:16tuh bisa tahu basicnya kayak tesis
- 11:18mereka kan
- 11:19bahas kayak
- 11:20kenapa sih suatu negara suatu nation itu
- 11:23bisa maju bisa enggak bisa gagal bisa
- 11:25enggak. Terus aku sukanya tuh mereka
- 11:27ngebahasnya dari aspek budaya dari
- 11:29komunity-nya sendiri, dari aspek letak
- 11:32geografisnya juga, terus mungkin dari em
- 11:35beberapa kan banyak yang dari
- 11:36tempat-tempat penjajahan dan ada loh,
- 11:38Kak satu chapter yang ngomongin
- 11:40Indonesia ee itu tuh pas-masa penjajahan
- 11:43ee Portugis datang ke Indonesia sebelum
- 11:45terjadi dibuatnya VOC.
- 11:47Jadi kayaknya itu waktu itu ngebahas
- 11:49kenapa dulu mereka tuh kayak kita kaya
- 11:51banget trading untuk berbagai
- 11:53rempah-rempahan. Ben
- 11:54tiba-tiba bisa dimonopoli sama Belanda
- 11:57dan itulah kenapa nama aku D Lopez.
- 12:01Benar.
- 12:01Oh iya.
- 12:02Aku ini agak cheating loh kalau buku
- 12:04ini.
- 12:04Kenapa Kak gitu?
- 12:05Karena jadi aku tuh sebenarnya ada
- 12:06aplikasi jadi gini kita nih untuk baca
- 12:10buku 300 400 halaman gini kan kan butuh
- 12:12waktu ya.
- 12:13Heh. Betul.
- 12:14Ngerti buku dalam 15 menit.
- 12:15Oh wow. Jadi kayak inti dari main
- 12:18bukunya itu.
- 12:19Benar. Oh,
- 12:20jadi that's what I do sometimes. Kalau
- 12:22ada buku yang kayaknya aku kayak, "Hm,
- 12:24aku mau baca tapi lagi enggak ada waktu
- 12:26nih. Aku nih pakai aplikasi-aplikasi
- 12:28kayak gini." Sebenarnya banyak aplikasi
- 12:29seperti ini ya,
- 12:30cuma aku tuh pai blinkis. Nah, ini pasti
- 12:32AI ini.
- 12:33Iya, iya pasti.
- 12:35Iya. Enggak sih nih ini pasti
- 12:36rangkumannya dari AI ni. AI sih. Heeh.
- 12:39Benar.
- 12:40Kayaknya ini tuh ee pakai tag atau EI
- 12:43itu kan sebenarnya banyak banget kan,
- 12:44Kak cabang-cabangnya. Kan mungkin orang
- 12:46kalau dengar EA itu yang semacam kayak
- 12:49chat GPT, Jemena yang diajak ngobrol,
- 12:51yang dijadiin tempat curhat gitu kan.
- 12:54Tapi kalau inian sebenarnya tuh EA itu
- 12:55cabangnya banyak banget tahu, Guys.
- 12:56Kayak
- 12:57apa sih? Kayak semacam bisa dibilang
- 12:59kayak panca indra tapi enggak kayak
- 13:01panca indra juga. Jadi ada yang untuk
- 13:03ngeproses eh teks jadi summarization
- 13:06atau gimana. Ada yang kayak audio,
- 13:09ada yang image. Waktu itu risetku juga
- 13:11untuk imaging dan segala macam. Dan ini
- 13:14menurut aku a very very big
- 13:16accomplishment. Karena aku ingat banget
- 13:18waktu aku di Jerman aku ngambil kelas
- 13:20ini dulu tuh aku kan diajarin kayak
- 13:22sejarah e AI-nya itu pas baru pertama
- 13:24kali bisa tuh ngapain waktu itu tuh
- 13:26mereka tuh cuma bisa scan per sentence
- 13:28gitu loh, Kak. sekarang bisa jadi kayak
- 13:30baru bisa dikasih scopus atau kayak teks
- 13:33beberapa halaman doang terus mereka tuh
- 13:35cuma bisa dapat intinya dikit banget
- 13:38kayak bukan kayak bukan kayak manusia
- 13:40gitu menulisnya sekarang kan kayak
- 13:42itu banget kan
- 13:42ituu dirangkum 15 menit ya menurut aku
- 13:45itu something that is very magnificent
- 13:49tapi very scary juga at the same time
- 13:51karena kalau bisa secepat itu aku enggak
- 13:52bisa bayangin sih entar ke depannya
- 13:54kayak apa.
- 13:54Nah, aku tuh baca beberapa buku dengan
- 13:56metode ini. Oh
- 13:57walaupun aku masih baca buku secara
- 13:59klasik. Widih klasiknya kayak tua banget
- 14:03itu ya. Aku secara klasik buku ini aku
- 14:05baca secara klasik. Kalau sapiens ini
- 14:07yang depan aku nih versi
- 14:09yang grafik ini. Jadi ada
- 14:12Oh ih. Oh
- 14:13jadi isinya menarik ada versi grafisnya
- 14:15tapi isinya tuh kayak yang teks.
- 14:17Persis sama cuma ini ada bantuan visual
- 14:20aja. Oh
- 14:20persis. Oh tahu gitu. Kayaknya aku mau
- 14:21baca yang ini deh, Kak. Asal aku lumayan
- 14:22visual learner sebenarnya. Iya,
- 14:24kayak kayaknya kalau ada gambaran itu
- 14:26kayaknya lebih cepat gitu hafalnya.
- 14:29Benar, benar, benar. Nah, kamu apalagi
- 14:31nih setelah ini kamu ambil buku kamu
- 14:32sendiri kan?
- 14:33Ya, ini kan buku aku sendiri nih. Kalau
- 14:35ini sih menurut aku pas buat teman-teman
- 14:37yang gimana ya, lagi menuntut ilmu,
- 14:40pengin ngejar mimpi yang tinggi. Alasan
- 14:42awal aku nulis ini tuh sebenarnya buat
- 14:44jadi teman ee merantau sih waktu itu.
- 14:47Karena aku merasa sendiri banget waktu
- 14:49di luar negeri merasa siapa ya? Kok aku
- 14:51doang ya yang kayak gini atau gimana?
- 14:53Dan knowing
- 14:55that I have people around me at the time
- 14:57untuk support aku, aku jadi merasa
- 14:59termotivasi banget dan aku harap ini
- 15:00bisa jadi ibuku buat nemenin teman-teman
- 15:02mau merantau, mau mencapai mimpi, lagi
- 15:05merasa sendiri, lagi berjuang sekalian
- 15:07dapat realita Korea yang enggak ada di
- 15:09kay drama sekarang.
- 15:11Aku mau nanya kamu soal dan kamu harus
- 15:12jujur. Kamu harus jujur.
- 15:14Harus jujur.
- 15:15Karena aku kenal banyak penulis zaman
- 15:17now.
- 15:18Heeh.
- 15:20Yang dibantu oleh AI.
- 15:21Oh.
- 15:23Nah, dalam Kimchi Confashions, kamu
- 15:25sempat enggak dalam pembuatan buku ini
- 15:26ada bantuan AI atau bahkan beberapa
- 15:28penulisannya dibantu oleh AI?
- 15:30I would say confidently enggak ada.
- 15:33Wow.
- 15:34Karena aku mulai nulis, fun fact, aku
- 15:36nulis buku ini tuh 2 tahun, Kak. Jadi,
- 15:38aku pertama kali nulis draft
- 15:40framework-nya tuh 2021. Itu tuh belum
- 15:43belum ada chat GPT yang sekencang
- 15:45sekarang. Kayaknya tuh baru mulai
- 15:46booming banget tuh 2022, 2023 gitu kalau
- 15:48enggak salah. Terus em jadi aku nulis
- 15:51semuanya dibantuin editorku juga
- 15:54ngerapihin bahasa Indonesiaku karena kan
- 15:55udah nyampur-nyampur bahasa Korea,
- 15:57bahasa Inggris nih. Terus ya udah baru
- 16:00aku ingat banget 2023 sebelum aku
- 16:01berangkat ke Jerman tuh aku finishing
- 16:03buku ini. Literally aku ngetik. Tapi
- 16:05jujur ini enggak ada AI sama sekali.
- 16:09Berarti kamu tuh nulis ini masih secara
- 16:10klasik.
- 16:10Benar ini benar benar
- 16:12secara klasik ya.
- 16:13Aku nulis ini masih klasik. Karena kamu
- 16:15pasti bakal terkejut banyak sekarang
- 16:17penulis tuh sangat dibantu AI.
- 16:18Oh iya kah?
- 16:19Bahkan kayak orang tuh bisa ibaratnya
- 16:21gini orang misalnya kayak dia harus
- 16:24nulis bab satu.
- 16:25Heeh.
- 16:26Jadi AI ini ngebaca dia menulis, style
- 16:29dia, cara dia
- 16:31Iya. Benar.
- 16:32Convey the message ya.
- 16:34Bab dua dia tinggal lanjutkan ini.
- 16:37Heeh.
- 16:38Tapi topik yang dibahas adalah ini. Ini
- 16:40in ini ini ni nih. Dilanjutin Deri.
- 16:43Wow. Jadi everything now is is AI based
- 16:46ya maksud aku kayak
- 16:47He.
- 16:48Dan aku dengar kemarin kamu kan sempat
- 16:50ke Google IO ya.
- 16:51Iya
- 16:52tahun lalu 2025 ya.
- 16:53Itu apa itu apa sih one of the key
- 16:55takeaways dari Google IO kemarin? E
- 16:58sebenarnya banyak banget cuma yang aku
- 17:01dapat paling besar yang pertama itu
- 17:04delegation from us humans to AI. Jadi
- 17:08kayaknya tren sekarang belakangan
- 17:10beberapa tahun yang lalu itu kan lebih
- 17:12ke generative AI kan. Ici boom
- 17:16terangin lu generative AI takutnya orang
- 17:18kayak apa nih generative AI?
- 17:19Oh. Oh iya benar benar benar. Jadi tuh
- 17:21guys tadi kan kita sempat ngobrol nih
- 17:22EAI itu sebenarnya bukan cuma CCPT jamin
- 17:26bukan gitu aja. Ei itu a very very big
- 17:30feel tadi aku cerita ada yang untuk
- 17:32visual, ada yang untuk pendengaran dan
- 17:33segala macam. Salah satunya adalah yang
- 17:37mostly tu conversational. Jadi kayak
- 17:39percakapan kita dengan AI. Nah itu kita
- 17:41sebut generative AI. Kenapa generative?
- 17:44Karena kita ibaratnya kalian punya
- 17:46blackbox nih. Black box-nya tuh isinya
- 17:49berbagai macam teknologi algoritma yang
- 17:52kita-kita researcher tuh buat gitu.
- 17:54Pokoknya ada di black box inilah. Nah, e
- 17:57inputnya itu data. Datanya apa? Misalnya
- 18:00ee apa yang kita suka belanjain online,
- 18:02apa yang kita suka, terus kayak
- 18:06behavior kita kayak apa, itu datanya tuh
- 18:07semua kita masukin ke black box. Black
- 18:09box-nya proses bla bla bla bla bla.
- 18:11Nanti kita minta A B C D ke black box
- 18:15ini nanti dia keluarin hasilnya. Jadi
- 18:16dia nge-generate hasil berdasarkan apa
- 18:18yang kita minta dan juga data-data kita
- 18:20itu. Makanya disebut generative AI buuse
- 18:22it generates something to you based on
- 18:25what you give, based on apa yang kita
- 18:26kasih gitu.
- 18:27Sederhananya sederhananya yang
- 18:29seringkiali kita ketemu misalnya
- 18:30sekarang orang di Grock kayak misalnya
- 18:32ada foto Messi, Ronaldo, Michael Jordan
- 18:35terus mereka kayak Grock tolong remove
- 18:37benar
- 18:38remove the goat from this picture gitu.
- 18:40Betul. itu kan itu generative AI.
- 18:42Iya. Kita minta sesuatu bla bla bla
- 18:44nanti mereka generate, mereka keluarin
- 18:46dari black box itu which is yang kita
- 18:48mau kayak gitu.
- 18:49Nah, di Google IO
- 18:51Heeh.
- 18:52generative AI which is something yang
- 18:53kita semua pakai sekarang ya.
- 18:55Heeh.
- 18:56Itu malah udah agak ditaruh ke belakang
- 18:58kan. Sebenarnya the future tuh ada AI
- 19:00yang lebih maju lagi kan.
- 19:01Heeh. Iya. Kayak correct me if I'm
- 19:03wrong. yang aku dengar sekarang dari
- 19:05industri juga adalah karena mungkin udah
- 19:07lumayan mentok kali ya generative A itu
- 19:10what you can do with tuh udah kayak
- 19:12cepat banget deh pokoknya setahun ini
- 19:13upgrade-nya berbagai macam perusahaan.
- 19:15Sekarang tuh mereka beralih ke namanya
- 19:17agent AI.
- 19:18Benar. Benar. Atau agentic eh agentic
- 19:21AI.
- 19:21Agar maksudnya agent AI apa? Ya ibarat
- 19:25agen travel. Kamu mau travel ke mana pun
- 19:28yang urusin sudah mereka semua dari
- 19:30tiketnya, dari visanya dari
- 19:32itinerary-nya. Benar. Karena generative
- 19:34AI kan enggak bisa pesen tiket.
- 19:36Benar. Kita harus ee ya mereka enggak
- 19:38cuma bisa nge-share info doang kan.
- 19:40Enggak bisa ngepesenin tiketnya for you.
- 19:43Ini bisa do your task.
- 19:44Ini bisa. Heeh. Jadi kita kasih
- 19:46selamat
- 19:49of kita enggak apa kita tinggal tidur
- 19:51aja. Kita tinggal tidur melakukan
- 19:53semuanya untuk kita.
- 19:54Benar benar benar benar.
- 19:55Enggak usah lagi kita ngapa-ngapain deh.
- 19:57Ada yang lebih seram lagi Kak. Ini kan
- 19:58masih
- 20:00ini kan masih agent AI nih. Dan kalau
- 20:03aku bisa kasih aku tuh kayak the
- 20:05difference between us and AI is kita kan
- 20:08punya emotions, kita punya naluri, kita
- 20:11punya insting yang udah dikasih Tuhan
- 20:12yang enggak bisa direplicate di AI kan.
- 20:14Nah, 10 tahun ke depan aku ingat dari
- 20:17CEO-nya Google Divine mereka tuh bilang
- 20:18katanya mereka lagi berlomba-lomba dan
- 20:21mulai heading towards namanya AGI. Jadi
- 20:26tuh artificial general intelligence.
- 20:28Jadi tuh basically secara simplified
- 20:31banget tuh AI yang bisa mikir kayak
- 20:33manusia. Jadi bisa basically tuh mereka
- 20:36kalau enggak salah pengin ng-mapping
- 20:38cara pikirnya manusia tuh kayak apa.
- 20:41Terus mereka apply ke AI ini. Which is
- 20:44menurut aku h dari agen aja udah seram
- 20:48banget kan Kak like
- 20:49imagine how many jobs it could take over
- 20:52gitu kan dari agennya. Cuma of course e
- 20:55enggak secepat itu juga karena kan ada
- 20:57privacy issue juga kadang orang kan
- 20:59enggak setust itu kan terus kayak belum
- 21:02tentu apa yang mereka lakukan itu really
- 21:04what we want kayak pasti masih ada trial
- 21:05and error tapi if you guys want to know
- 21:08itu the current trend di AI itu riset
- 21:11banyak yang kayak gitu.
- 21:11What AI application do you use every?
- 21:15Oh hm banyak sih sebenarnya banyak tapi
- 21:18mungkin kalau aku sharing sebagai
- 21:20kreator kali ya. Jadi teman-teman yang
- 21:23kayaknya banyak banget teman-teman juga
- 21:24yang pengin jadi kreator kan in this
- 21:26time of day. Kalau aku personally kalau
- 21:30AI aku juga pakai generative AI banyak.
- 21:32Aku pakai macam-macam sih, Kak. Aku
- 21:33Gemini pai e karena menurut aku Jemenai
- 21:36itu oke banget buat belajar juga.
- 21:37Terus aku juga pai Jet CPT.
- 21:40Ee terus aku juga belakangan ini aku
- 21:43dengar katanya cloud AI juga bagus.
- 21:46Itu aku pengin nyoba
- 21:48ya. Terus kalau AI-nya sendiri
- 21:50sebenarnya bu e bukan aplikasi AI tapi
- 21:53aplikasi yang sekarang ada AI-nya. Kakak
- 21:55pernah dengar Notion enggak?
- 21:56Ya pernahlah pakai notion.
- 21:58Iya aku pakai notion untuk ngatur eh my
- 22:01production line. Jadi kayak editing,
- 22:03bagi tugas segala macam kan enak banget
- 22:05tuh kalau pakai notion. Terus sekarang
- 22:06ada notion AI di dalamnya dan ada agen
- 22:09juga di situ. Aku belum p aku belum
- 22:11pakai sih. He ada agen juga aku belum
- 22:13pakai sih. Cuma
- 22:14waduh
- 22:14ee aku sering pakai buat eminya bantu
- 22:17aku buat inilah timeline inilah timeline
- 22:19itu enak cepat juga aku pakainya itu sih
- 22:21sama bahkan sekarang tuh kayak desain.
- 22:23Aku kan suka buat desain-desain gitu kan
- 22:26kalau untuk editing or like dulu pas di
- 22:27kampus buat aplikasi UI-nya itu pakai
- 22:29Figma. Dalam Figma ada Figma AI sekarang
- 22:33aku belum nyoba tapi aku dengar it's
- 22:36really good. Terus jadi aku kayak makin
- 22:38ke sini makin mikir kayak h
- 22:41I iya iya
- 22:42iya lebih ya it's very fast. Makanya
- 22:46menurut aku kayak ini that's why kembali
- 22:49lagi ke literasi. Kenapa menurut aku
- 22:51al kita kita harus balik ke sini ini the
- 22:53foundation nih.
- 22:54Heeh. Kenapa menurut aku literasi itu
- 22:56penting banget? Literasi itu bukan
- 22:57sebatas baca buku aja, tapi juga how
- 23:01strong our brain is when we process
- 23:04information. Kenapa? Bayangin aja kita
- 23:06udah kalau mungkin sekarang kita udah
- 23:07generasi segini kan dibesarkannya oleh
- 23:09baca buku yang klasik-klasik kan.
- 23:11Bayangin kita udah punya anak,
- 23:13everything is automated, everything is
- 23:16AI. Gimana kita bisa ngeasah dia untuk
- 23:19mikir gitu, untuk buat keputusan. itu
- 23:22kan harus dengan manual thinking kan
- 23:24dengan baca dengan proses. Belum lagi
- 23:27kan sekarang if with AI
- 23:29there's a lot of let's say deep fake and
- 23:32everything muka orang bisa diubah dan
- 23:34segala macam. Kalau kitanya hanya dari
- 23:36gampang kemakan informasi bahkan
- 23:38sekarang aja kalau kita bangat e gampang
- 23:40kemakan berita yang salah ke depannya
- 23:42kita bisa gampang diage bait kayak
- 23:45emosinya gampang terkuak terus gampang
- 23:48nge-share-share yang ternyata salah
- 23:50gitu. Jadi menurut aku kenapa bahkan aku
- 23:53di di konten aku kan yang di series aku
- 23:55warung aku tuh pengin ngedorong bukan
- 23:57tentang eksperti AI, bukan tentang
- 23:59teknik AI, tapi tuh aku pengin
- 24:01ngeingetin orang-orang kalau iya AI itu
- 24:04bukan sesuatu yang kita bisa hindari. We
- 24:06have to embrace it. Kita harus bisa
- 24:09mempersiapkan diri buat bisa go with the
- 24:11times. Tapi gimana kita bisa
- 24:12melakukannya dengan bijak. Mak kembali
- 24:14lagi ke literasi kita dan juga critical
- 24:17thinking kita.
- 24:18Benar. Heeh. Berapa banyak kita bisa
- 24:19buat?
- 24:20Setuju banget. Setuju banget. Jadi kalau
- 24:22kita ya kalau literasi kita tinggi
- 24:26Heeh.
- 24:27kita bisa berpikir lebih kritis.
- 24:28Iya. Betul.
- 24:29Satu kan. Heeh.
- 24:30Cuma dan itu membuat kita menjadi lebih
- 24:32bijak.
- 24:33Iya. Benar.
- 24:34Dan itu mendorong kita harus lebih bijak
- 24:36dalam dalam pilihan kita untuk memajukan
- 24:40pikiran kita, gitu kan.
- 24:41He.
- 24:42Nah, tetapi AI enggak bisa dihindari.
- 24:45Betul. Jadi fondasi klasiknya harus ada
- 24:48nih supaya otak kita jalan
- 24:50tapi AI enggak harus dihindari.
- 24:51Benar. Betul sekali.
- 24:52Nah, tapi banyak orang pakai AI itu
- 24:53dengan salah
- 24:54karena promp mereka salah jujur.
- 24:56Iya, benar. Betul.
- 24:58Ada tips enggak dari orang yang belajar
- 24:59tentang AI?
- 25:00Hmm.
- 25:01On prompting atau can you give me an
- 25:03example
- 25:04sekarang in front of us right now? Pakai
- 25:06apa nih?
- 25:07Bisa sih, Kak. Aku kalau mau nunjukin
- 25:09langsung.
- 25:09Boleh. Coba kita prompting.
- 25:11Boleh. Jadi,
- 25:12wow ini live prompting ya. Coba kita
- 25:13prompting ya. Buat teman-teman yang
- 25:15bingung prom itu apa, itu basically
- 25:17pertanyaan yang kalian kasih ke AI,
- 25:19generative AI kalian. Jadi kayak e mau
- 25:22rekomendasi makanan atau apa itu prom
- 25:24kanya.
- 25:25Nah, biasanya prom tuh super simpel
- 25:27karena dia ngasih low hanging fruit-nya
- 25:28kan.
- 25:29Iya.
- 25:29Jadi misal lu kayak lima resto terenak
- 25:31di Jakarta.
- 25:32Heeh.
- 25:33Ya, dia paling cari beberapa website
- 25:35yang gampang di
- 25:37Heeh. Yang gampang dirich.
- 25:38Dia reach gampang dia kasih dar der dar
- 25:40derar gitu kan.
- 25:42Cuma dia kan belum tentu bisa masuk.
- 25:44Misalnya misalnya dulu Pak Bondan pernah
- 25:47bikin video YouTube.
- 25:48Heeh.
- 25:49tentang lima kuliner terenak dari masa
- 25:52kecil. News kan?
- 25:53Yes.
- 25:54Nah, dia belum tentu bisa nge-reach itu.
- 25:57Betul.
- 25:58Nah, kalau kamu nge-prom dengan benar,
- 26:00dia tuh bisa banget nge-reach yang
- 26:02mungkin yang lebih-lebih dalam
- 26:03dan batasan-batasannya tuh
- 26:05bukan cuma sekedar the low hanging fruit
- 26:07lah yang paling gampang diakses
- 26:09gitu kan. Nah, coba
- 26:10kamu ada coba.
- 26:11Jadi, tuh di zaman aku kan belum gede
- 26:13banget nih AI waktu aku kuliah. Tapi aku
- 26:16bilang kalau misalnya aku bisa balik
- 26:17kuliah dan ada AI, aku bakal minta AI
- 26:20untuk ngajarin aku coding bukan buat
- 26:23coding.
- 26:24Karena kan orang mikir
- 26:25bukan untuk hasilnya ya,
- 26:26tapi untuk bantu kamu dalam proses
- 26:28pembelajarannya.
- 26:29Iya, benar. Terus orang bingung kan
- 26:30maksudnya gimana diajarin gitu.
- 26:32Contohnya misalnya nih e let me show
- 26:34you. Aku buka dulu.
- 26:37Kamu pakai apa nih? Aku ini aku contohin
- 26:39pakai Gemini ya, karena di Gemini itu
- 26:42mereka udah ada fitur yang bisa
- 26:45ngebuatin kalian flash cards atau kuis
- 26:48dari materi yang kalian minta. Jadi itu
- 26:51itu generatif atau agentik jatuh ya?
- 26:53Ini jatuhnya masih generative, cuma
- 26:55bedanya mereka output-nya dalam bentuk
- 26:59ee bukan teks saja tapi dalam bentuk ee
- 27:01kuis.
- 27:02Oke.
- 27:02Atau gini. Iya. Dan ini kalau misalnya
- 27:05aku bisa. Iya. Makanya it's very
- 27:08interesting. Ini yang aku maksud dengan
- 27:10ngajarin kita. Jadi pas kalian pakai AI
- 27:13jangan cuma
- 27:13bukan untuk kasih jawaban
- 27:14bukan kasih jawaban
- 27:15untuk mendorong kita untuk lebih belajar
- 27:18lagi kan.
- 27:18Heeh. Kadang tuh bahkan in belajar in
- 27:20general menurut aku tuh orang kadang
- 27:22terlalu mikirin result-nya nilainya
- 27:24harus bagus. Padahal kan belajar itu
- 27:26sendiri kan prosesnya kan. Dan itulah
- 27:28yang harus kita maksimalin pas kita
- 27:29pakai AI. Pas makai jangan bukan cuma
- 27:32AI-nya yang mikir, tapi kita juga harus
- 27:33mikir gimana kita ngebuat AI itu nyuruh
- 27:36kita mikir. Salah satunya misalnya let's
- 27:38say ini ya nih basically misalnya kalian
- 27:41udah ada di sini ini salah satunya ya
- 27:44guys. There is a lot of other
- 27:45applications juga yang kalian bisa
- 27:47pakai.
- 27:48Eh nanti aku contohin dulu ke Kak Jo.
- 27:51Oke
- 27:51let's say Kakak lagi belajar apa
- 27:53sekarang? Lagi pengin lagi apa? Pengin
- 27:56tahu apa gitu. Kita jadiin kuiz
- 27:59sama
- 27:59Wah, langsung ke aku nih ya.
- 28:00Iya boleh nih.
- 28:01Wah, ini di luar script. Oke, banget.
- 28:04Oke,
- 28:05aku lagi mau belajar apa sekarang? Jujur
- 28:07aku lagi mau belajar
- 28:10bahasa Jawa.
- 28:11Bahasa Jawa?
- 28:11Iya. Gimana tuh?
- 28:12Berarti em sebenarnya tekniknya tuh ada
- 28:16banyak ya, tapi
- 28:17belajar bahasa ya.
- 28:18Heeh. Belajar bahasa juga banyak dan
- 28:19teknik promptingnya juga ada banyak. ee
- 28:21mungkin tapi karena kita sekarang mau
- 28:23nyontohin cara buat kuisnya dulu, aku
- 28:26contohin dulu kali ya, baru nanti aku
- 28:27sharing beberapa teknik yang teman-teman
- 28:29juga bisa pakai kali ya.
- 28:30Pertama kita misalnya let's say mau ee
- 28:33kakak kita pengin mereka buatin kuis
- 28:36kakak pakai belajar bahasa Jawa. Berarti
- 28:38Kakak level bahasa jawanya apa?
- 28:41Aduh dari 1 sampai 10 ya.
- 28:42Heeh. Masih beginner ya berarti
- 28:44dua kali ya.
- 28:46Oke, coba ya kita pakai. Saya sedang
- 28:50belajar
- 28:52bahasa Jawa.
- 28:54Hm.
- 28:55Ee dengan level beginner.
- 28:58Hm.
- 28:59Bisa tolong buatkan
- 29:03kuis
- 29:06untuk
- 29:08untuk ngetes bahasa kemampuan
- 29:11bahasa Jawa. Saya. Kakak mau dites
- 29:15grammar atau mau dites kosakata?
- 29:17Kosakata kali ya.
- 29:17Coba kosakata aja kali ya.
- 29:19Nih, Kak.
- 29:20Oke. Ini kalian tolong bantu jawab ya.
- 29:22Karena siapa yang jawab sini? Angkat
- 29:23tangan.
- 29:24Satu orang doang. Ada berapa?
- 29:27Dua ya. Oke.
- 29:29Heeh.
- 29:30Oh, ini mah aku tahu.
- 29:31Ah.
- 29:32Apa kata yang digunakan untuk makan
- 29:35dalam tingkatan bahasa Jawa ngoko alias
- 29:39informal?
- 29:41Ngombe turu melaku mangan ya. Mangan
- 29:44lah. I
- 29:45benar kan
- 29:46mangan. Coba ya. Coba ya.
- 29:48Lihat ya.
- 29:48Mangan.
- 29:49Benar. Mana
- 29:52nih? Udah ahli Jawa gua nih. Belum.
- 29:54Aku tahu satu K belajar itu sinau.
- 29:57Belajar itu sinau.
- 29:58Iya. Iya kan? Ya iya kan? Ya.
- 30:00Benar.
- 30:02Iya. Sinau.
- 30:02Ngombe apa? Ngombe. Ngombe. Minum. Turu
- 30:05tidur. Melaku.
- 30:06Tidu jalan.
- 30:08Melaku tuh jalan. Melaku.
- 30:10Wow.
- 30:11Kamu juga baru tahu.
- 30:11Baru tahu juga. Turu aku tahu tidur.
- 30:13Turu karena sering dengar ya. Turu turu
- 30:15gitu.
- 30:15Karena temanku ada yang ngomong ke aku
- 30:16Jawa mulu.
- 30:17Wow.
- 30:18Ini sangat amat menarik.
- 30:21Betul. Ini mereka buatin 10 soalnya kan
- 30:22in generalnya 10 kan. Nanti semakin
- 30:24detail. Jadi misalnya kakak pengin dia
- 30:26buat 50 itu bisa. Nanti kakak tinggal
- 30:28bilang aja di promnya buatin 50. Terus
- 30:31misalnya ini kan kosakatanya random nih
- 30:32Kak. Misalnya kakak pengin minta tanyain
- 30:34kosakata dalam makan.
- 30:37Iya. Jadi cuman di
- 30:38jadi tumpang Heeh. Dipersempit. Jadi
- 30:40tentang kalau kakak lagi makan aja.
- 30:41Karena itu salah satu teknik prompting
- 30:43yang kita sebut boundary setter.
- 30:46H.
- 30:46Jadi kita memasang boundary. Jadi kan
- 30:48tadi aku pengin contohinnya tuh yang
- 30:49simplified setiap orang yang kepikiran
- 30:51pertama kali nulis ke AI kan which is
- 30:53oke saya belajar bahasa Jawa, saya
- 30:54beginner buatin kuis gitu kan. Nah kalau
- 30:56misalnya mau lebih detail nanti bisa
- 30:59Kakak kasih boundary atau nanti kakak
- 31:01kasih pointer kayak 1 2 3 4. Yang
- 31:03pertama pertanyaan harus sekitar 25
- 31:06soal. Yang kedua, nanti pertanyaannya
- 31:09harus mengenai topik ini. Yang ketiga,
- 31:11nanti tolong pasangkan ini, ini, ini,
- 31:13ini, dan segala macam. Itu kan Kakak
- 31:15kasih boundary lebih baik, lebih banyak.
- 31:17Jadi data yang diambil sama si EA ini
- 31:19juga akan makin sedikit. Nah, itu
- 31:21sebenarnya cocok banget. Mungkin kalian
- 31:23pikirnya untuk belajar doang kan si
- 31:24teknik boundary seter ini. Tapi menurut
- 31:26aku ini cocok juga. Misalnya kakak mau
- 31:28liburan lagi, liburan ke Itali kan gede
- 31:31banget tuh Itali. Terus kakak pengin
- 31:33bukan itinerary yang generic gitu yang
- 31:36biasanya langsung dicek di internet
- 31:38langsung kayak oh ini ini ke sini ke
- 31:39sini ke sini gitu kan nanti kakak bisa
- 31:42bilang em
- 31:44apa namanya pakai boundery e halo
- 31:46misalnya kakak lagi backpacking kan
- 31:47budgetnya cuma seberapa bilang aku cuma
- 31:50punya budget segini aku pengen ke Itali
- 31:53bagian selatan dan aku pengen ketemu
- 31:56highlight in ini ini ini. Misalnya kalau
- 31:58kalian kayak drama lover, aku pengin ke
- 32:00tempat
- 32:01syuting
- 32:01syuting drama. Heeh. Di sini sini sini.
- 32:05Tolong buatin interi sekitar segitu
- 32:07untuk berapa hari dengan budget berapa.
- 32:09Semakin detail semakin clear nanti
- 32:10mereka semakin personalize buatin ke
- 32:12kita. Jadi semakin kita kasih boundary.
- 32:14Udah kayak udah kayak sama orang kayak
- 32:16pacaran aja ya kasih boundaries gitu
- 32:18kan.
- 32:18Iya. Udah kayak gitu itu salah satunya.
- 32:20Nah yang aku dengar ini so aku tuh juga
- 32:23sangat tertarik dengan dunia AI ini ya.
- 32:24Heeh.
- 32:25Sientic AI ini kalau kal kalau itu kan
- 32:27masih generatif ya.
- 32:29Masih generatif ya.
- 32:29Kalau sientik
- 32:31bisa kamu tambahin baca juga Google
- 32:34Kalender saya.
- 32:35Iya.
- 32:36Jadi misalnya di Google calender kamu,
- 32:38kamu ada meeting sama ini online jam
- 32:41.00.
- 32:41Heeh.
- 32:42Pastikan jadwal trip itinerary Itali aku
- 32:45enggak nabrak dengan jadwal pribadi aku.
- 32:48Itu bisa.
- 32:48Itu langsung dia der langsung dia buat.
- 32:49Heeh. Iya. Itu bisa. Itulah agen jadi
- 32:53sebenarnya seram sih enggak seram juga
- 32:54sih. Keren dan seram
- 32:57karena bayangin kakak udah dapat inter
- 32:59yang kakak mau nih. Udah kakak banget.
- 33:01Terus bilang aja oke dari inter ini
- 33:02tolong bantu booking ya ke agen AI-nya.
- 33:04Udah entar mereka bookingin.
- 33:06Jadi udah kayak minta tolong orang
- 33:09beneran gitu loh.
- 33:10Benar kayak kamu tuh enggak ada effort
- 33:12mencari lagi. Ini sebenarnya ini sudah
- 33:14mulai filosofis dan mendalam lebih
- 33:15mendalam ya. Kayak
- 33:17apakah
- 33:18efisiensi waktu itu
- 33:20Heeh.
- 33:21jauh lebih penting dari
- 33:26seni mencari sesuatu.
- 33:28Hm.
- 33:29So lama-lama kan seni mencari itu kita
- 33:31hilangkan.
- 33:31Iya.
- 33:32Bayangin anak-anak yang lahir du jangan
- 33:34kita nih kita masih 2000 awal ya.
- 33:37Betul betul betul.
- 33:38Anak-anak yang lahir di 2020 nih.
- 33:40Heeh.
- 33:402030 nanti
- 33:42mereka tuh teknologi ini sangat mudah
- 33:44bagi mereka. This is their everyday
- 33:46life. Dari mereka lahir gitu kan.
- 33:49Mereka tuh enggak ada lagi ee proses
- 33:52mencari karena mereka tuh bisa mencari
- 33:54semua dalam 1 detik.
- 33:55Betul.
- 33:56Aku ini pernah ngobrol sama Andovi.
- 33:58Andovi itu ngomong
- 34:00sifat malas mikir kita ini
- 34:01iya
- 34:02bakal kebawa ke 2029 nanti. Dalam artian
- 34:04Heeh.
- 34:05ketika Pilpres
- 34:06H
- 34:072029 kita malas nih nonton 6.000 podcast
- 34:11hm
- 34:11orang lagi pencitraan di podcast gitu
- 34:13kan. Kita tanya aja AI kita yang selama
- 34:16ini mengenal kita. Eh, lu kan udah kenal
- 34:18gua nih.
- 34:19Heeh.
- 34:19Lu tahu 4 tahun terakhir gua nonton apa,
- 34:21baca apa, apa ini. Menurut lu pilihan
- 34:24paling tepat buat gua siapa?
- 34:25Hmm.
- 34:27Iya jawab, "Oh, gua kenal lu nih, Jov."
- 34:29H
- 34:30gua yakin lu enggak usah nontonin semua,
- 34:31lu bakal pilih A. Gitu kan.
- 34:33He.
- 34:34Oke. Jadi, kita terpengaruh sama A. Nah,
- 34:36yang lebih bahaya lagi
- 34:37data back end-nya ini.
- 34:39Iya,
- 34:40data back end-nya.
- 34:41Heeh. bisa sebenarnya udah ditapin sama
- 34:43si calon presiden ini. Jadi udah tahu
- 34:46eh berdasarkan AI gua tuh udah menang
- 34:5040% gitu.
- 34:52Hmm. Ini sebenarnya really a good point
- 34:55gara-gara Kakak secara langsung tuh
- 34:57mengangkat sebuah misconception orang
- 34:59tentang AI.
- 35:00Oh wow. Kenapa?
- 35:01Karena
- 35:02oke
- 35:02yang pertama eh tadi kan aku sempat
- 35:05jelasin kan E itu kayak seumpama sebuah
- 35:08black box. kamu kasih data, kamu minta
- 35:10apa dikeluarin. Nah, pas kakak bilang,
- 35:13"Let's mau nanya untuk oh yang cocok
- 35:14pilihannya untuk aku apa ya?" Mereka itu
- 35:17ngebuat decision based on what we ask.
- 35:20Sama seperti kalau kita lagi curhat sama
- 35:22AI. Kalau misalnya kita ke psikolog
- 35:25langsung atau ke psyat church langsung,
- 35:27mereka kan ngomong dengan pemikiran
- 35:29mereka kan. Tapi kalau misalnya kita
- 35:31curat ke AI,
- 35:32kalau kalian ngprompting-nya salah atau
- 35:35bahkan kalian minta dia tuh to be on
- 35:38your side, nanti mau apapun yang kita
- 35:40tanya ke AI, dia akan ngepihak ke kita.
- 35:43H.
- 35:43Jadi sama aja you're just talking to
- 35:45yourself, tapi diikuti oleh data aja.
- 35:47You just wan to hear what you wan to
- 35:48hear. K sana kayak gitu. Karena sekali
- 35:52lagi itu yang orang suka salah tentang
- 35:53EAI. Ei itu psychologist.
- 35:56Iya. AI is bahkan sekarang aja orang
- 35:58bakal udah banyak ngeluarin policy untuk
- 36:00enggak boleh pakai AI untuk medical
- 36:01advice, untuk psychiatrist, untuk
- 36:04curhat. Kalau curhat yang natural masih
- 36:06enggak apa-apa ya karena kembali lagi EI
- 36:08itu just a lot of data is inputed into
- 36:10there and what you get is based on what
- 36:13you prompted, what you ask. Ini juga
- 36:15ngangkat teknik prompting kedua yang
- 36:17sebenarnya bisa bermanfaat juga. Jadi
- 36:19kan ada sisi negatif, ada sisi
- 36:20positifnya kan. Sisi positifnya adalah
- 36:23nama prompting tchniknya itu role play.
- 36:26Misalnya kakak lagi mau ya role playay
- 36:28dari namanya udah agak dapat kan justnya
- 36:30apa? You want the AI to act like
- 36:32something dan biar conversation kalian
- 36:35sepanjang itu tuh kayak kamu lagi
- 36:36ngobrol sama seseorang. Tap ini
- 36:38bermanfaat kalau misalnya lagi mau
- 36:41latihan buat cari kerja AI kamu tolong
- 36:45He kamu jadi IRD di perusahaan ini. Ini
- 36:47contoh e past kayak gini tolong act dan
- 36:51test bareng aku untuk persiapan
- 36:52interview aku. Itu sangat bermanfaat
- 36:54bisa kayak gitu. Tapi negatifnya yang
- 36:56curhat tadi. Kita ngomong apa, kita
- 36:59minta apa. Kalau tone dari bahasa kita
- 37:01di promnya aja udah ngemihak kita, nanti
- 37:03e-nya tuh penginnya ngemihak kita.
- 37:05Cuma feeding what we all know, we know
- 37:08and what we wanna hear gitu.
- 37:10Benar.
- 37:10Jadi,
- 37:11dan yang kedua miskonsepsinya adalah
- 37:14ya itu enggak selalu benar, Guys. Kita
- 37:17like like researchers kayak developers.
- 37:19Bahkan di sekolah-sekolah tuh kita
- 37:20diajarin eh namanya konsepnya
- 37:22halusinasi.
- 37:24Hm. beneran kita nyebutnya itu AI bisa
- 37:26halusinasi which is mereka tuh bisa
- 37:29mengada-ngadakan yang tidak ada.
- 37:31Contohnya misalnya kalau di dunia
- 37:32akademik kita lagi nulis esay nih kayak
- 37:35misalnya es yang opinionated yang
- 37:37tentang opini kita tiba-tiba eh aku ada
- 37:40argumen ini nih tolong dong cariin
- 37:42artikel yang ada argumen ini ini.
- 37:44Tiba-tiba mereka ngasih nih reference.
- 37:45Pas kita cari referens-nya itu enggak
- 37:47ada aslinya di jurnal tapi mereka hanya
- 37:50membuat-buat. Tapi orang kan kadang
- 37:51enggak double check tuh. Tinggal mereka
- 37:53copy paste ada itu tuh.
- 37:56Jadi asal mereka kasih jawaban aja.
- 37:57Asal mereka kasih jawaban karena mereka
- 37:58pengin ngid ke kita juga kadang. Nah itu
- 38:01yang kita sebut sebagai halusinasi.
- 38:02Walaupun zaman sekarang sih kita-kita
- 38:04pengin e gimana sih biar EI less
- 38:07hallucinate tapi ngasih give more facts.
- 38:09Tapi kan namanya juga teknologi ya tidak
- 38:11perfect gitu mau kita seberapa apapun.
- 38:13Iya
- 38:15gitu sih itu. Jadi tolong guys kalau
- 38:17pakai ini aku sering banget ngomong juga
- 38:19kalau pakai AI. E itu bukan, E itu
- 38:22mempermudah hidup kita, tapi itu bukan
- 38:24jawaban to
- 38:27ya God gave us
- 38:31yang enggak bisa di
- 38:31Benar. Dan dan benteng AI terakhir untuk
- 38:35mengambil alih hidup kita adalah kalau
- 38:38otak kita itu
- 38:40Heeh.
- 38:41mampu mengolah informasi dengan baik.
- 38:43Betul. literasi itu dan sebenarnya orang
- 38:46tuh kan ngomong kan kayak kenapa kalau
- 38:48gua mau literasi tinggi gua harus baca
- 38:50buku.
- 38:50Heeh.
- 38:51Ini mungkin gua sedikit bantu ya. Kenapa
- 38:53kalau lu mau badan lu bagus lu harus
- 38:55ngej?
- 38:56Kenapa kalau badan lu mau bagus makanan
- 38:58lu harus lu jaga?
- 38:59He.
- 39:00Kenapa setiap kali kita ingin sebuah
- 39:01output yang baik kita harus melalui
- 39:03sebuah proses yang keras?
- 39:04Hm.
- 39:05Itulah hidup. Orang tuh mau oh aku mau
- 39:07punya pemikiran yang brilian. He.
- 39:10Tapi aku mau punya pemikiran berilian
- 39:11dengan mengambil banyak jalan pintas.
- 39:13Fun fact, gak bakal pernah nyampai
- 39:14pemikiran Brian itu.
- 39:15Iya,
- 39:17you have to go through the work.
- 39:19Betul sekali.
- 39:20Nah, reading a book somehow is going
- 39:23through the work.
- 39:24Iya. Dan aku setuju banget sih, Kak,
- 39:26karena mungkin kalau ngomongin belajar
- 39:28kan orang fokusnya kan ke result aja
- 39:30kan. Tiba-tiba hasilnya apa. Padahal tuh
- 39:33belajar dan hidup itself like our lives
- 39:35itu kan proses kan.
- 39:37Benar. Bayangin kita, kita sempat
- 39:39ngomongin juga kan, Kak. Bayangin
- 39:41tiba-tiba bayangin aku lagi SMA di Korea
- 39:43terus tiba-tiba Kak Jo udah ngasih tahu
- 39:45aku kalau aku bakal masuk Kais gitu. Aku
- 39:47udah tahu result-nya proses aku
- 39:49ngelewatin
- 39:50kalau SMA aku tuh bakal berbeda. Mungkin
- 39:52buku Kimci ini enggak ada karena aku
- 39:54dalam sisi emosi, dalam sisi identitas,
- 39:58dalam sisi belajar segala macam, it will
- 40:00be different because I knew the result
- 40:01that I' get anyway gituah.
- 40:03Benar. Tapi kan namanya justru malah
- 40:06hidup belajar. Itu kan all about the
- 40:08surprises, all about the fail, failures,
- 40:11all about the process. Dan kayaknya di
- 40:13zaman sosmate ini juga yang semuanya
- 40:15serba instan, order apa-apa juga instan
- 40:18tuh orang penginnya ya yang paling
- 40:20efisien aja. Untuk certain things enggak
- 40:22apa-apa. Aku juga setuju beberapa hal
- 40:24itu enaknya efisien. Tapi kalau udah
- 40:26tentang mikir, udah tentang belajar,
- 40:29kayaknya you have to take the time.
- 40:30Karena brain kamu juga perlu proses
- 40:32untuk ngambil itu semua gitu. Jadi
- 40:35kayaknya satu hal yang aku pengen
- 40:38tanemin ke anak aku juga nanti kalau
- 40:39gede insyaallah itu ya the love for
- 40:42learning sih.
- 40:43Nice.
- 40:44He bukan jadi bukan learning dalam
- 40:47definisi
- 40:48belajar
- 40:50baca buku nilainya A a A a gitu enggak.
- 40:53Tapi lebih ke curiosity dia, terus daya
- 40:56juang dia. Misalnya dia suka belajar
- 40:58apa, terus misalnya enggak langsung
- 41:00jago, enggak apa-apa. Yang penting kamu
- 41:01enggak give up aja.
- 41:03Setuju.
- 41:03Itu tadi aku mau nanya itu dan kamu
- 41:05sudah jawab sendiri. Jadi very nice.
- 41:07Jadi emang
- 41:08ya tetapi untuk mungkin terakhir dari
- 41:12aku ya maksudnya untuk kita ingin
- 41:15lebih di into the world of books dan
- 41:19lain
- 41:20memang kita harus sadarkan pilihan ini.
- 41:21Dan untuk bisa nyampai sampai sini tuh
- 41:24kita emang harus lebih bijak aja sih
- 41:25dalam pilihan-pilihan hidup kita.
- 41:26Benar. Benar.
- 41:27Karena kalau kita bosen sekarang orang
- 41:29tuh pasti lari ke sosmen.
- 41:31Karena it's the low hanging fruit.
- 41:32Benar. Benar. yang paling gampang
- 41:34diakses, yang paling seru, yang hasilnya
- 41:36tuh paling memuaskan.
- 41:38Benar. Validasi juga.
- 41:40Tapi ingat validasi. Tapi ingat
- 41:42tadi kan kalau kita cuma dapat yang ini,
- 41:44ini, ini terus kita tuh enggak bakal
- 41:46dapat the result of a brilliant mind.
- 41:48Iya,
- 41:49gitu. Jadi emang ya semoga kita semua
- 41:52bisa lebih bijak gitu, lebih sering baca
- 41:55buku dan aku malah dengar generasi alfa.
- 41:57Heeh.
- 41:58Dan ZZ akhir. Kamu kan Z awal ya?
- 42:00Heeh. Oh iya. ZZ awal. Z akhir itu balik
- 42:03lagi ke sini karena mereka udah capek
- 42:04dengan brain rroad.
- 42:05Aku dengar itu juga.
- 42:07Jadi mereka sudah capek kayak kenapa sih
- 42:08nih senior-senior kita brain road semua?
- 42:10Kita mau anti tesisnya mereka.
- 42:12Benar
- 42:13kita enggak brainroad.
- 42:14Heeh. Aku dengar itu juga sih
- 42:16kita pintar kita baca gitu. Wah gitu
- 42:18tadi aku tiba-tiba keingat juga sih kan
- 42:20kakak mention tentang pilihan-pilihan
- 42:22hidup kita dan semuanya itu kan
- 42:24berpengaruh banget kan. itu ngingetin
- 42:27aku sama buku ini, Kak, yang aku belum
- 42:29sempat mention dari tiga buku yang aku
- 42:31jelasin, yaitu Lives Golden Scet, which
- 42:33is a very e full circle moment kali ya
- 42:36buat aku. Karena aku tuh baca ini di
- 42:38akhir-akhir SD pas aku mau ke SMP.
- 42:40Akhir SD.
- 42:41Iya.
- 42:42Coba aku lihat buku ini.
- 42:43Apakah ini layak dibaca orang akhir SD?
- 42:45Coba
- 42:46aku baca yang versi bahasa Inggris, tapi
- 42:48ini yang bahasa Indo.
- 42:50Jadi di zaman SD kamu baca buku tentang
- 42:54keberanian untuk memaafkan diri sendiri
- 42:57dan mengkonfrontasi masa lalu demi
- 42:59meraih kehidupan yang diinginkan.
- 43:01Jadi eh oke maybe it looks very serious
- 43:05tapi
- 43:06bacaan yang sangat serius untuk anak SMP
- 43:08awal akhir SD ya.
- 43:09Iya. Jadi tuh kakak aku tuh suka baca
- 43:11self death book and one of it was this.
- 43:13And aku penasaran aja kenapa judulnya
- 43:15life ticket. Tapi the basis, the premise
- 43:18of the story itu tentang second chances
- 43:21in life. Jadi pemeran utamanya itu ada
- 43:23di posisi di mana his fiance I think or
- 43:27his wife itu lagi kritis. Terus
- 43:29tiba-tiba wife yang lagi kritis ini
- 43:31ngasih dia e a golden ticket to abandon
- 43:34amusement park. Jadi ke taman yang taman
- 43:38wahana yang udah abandon. Tiba-tiba
- 43:40disuruh aja dia ke sana. Pas dia ke sana
- 43:42tiba-tiba it came back to life
- 43:43wahananya. Dan setiap wahana yang dia
- 43:46naikin itu mengajarkan ee membawa dia
- 43:49kembali ke pilihan hidup dia di zaman
- 43:51dahulu yang pas dia udah turun dari
- 43:54wahana dia dapat pelajaran baru. Jadi di
- 43:56sini ceritanya ke sana kayak wahananya
- 43:58bukan hanya give you a second chance in
- 44:00life but also a second chance in life
- 44:03after telling you what you have gone
- 44:05through and also all the lessons you've
- 44:06got from your life. Jadi ini sebenarnya
- 44:10sekarang aku ngelihat ini lebih dalam
- 44:12kali ya, karena aku udah umur segini
- 44:13gitu, udah ngelewatin kehidupan keras
- 44:16Korea dan segala macam. Cuma pas aku
- 44:17masih SD atau masih SMP itu kan
- 44:20zaman-zaman aku nyari beasiswa kan yang
- 44:222016 tuh, Kak, yang throwback throwback.
- 44:24Sebenarnya tuh 2016 tuh zaman one of the
- 44:26hardest times in my life. Karena itu aku
- 44:28ngejar beasiswa,
- 44:30I could fail anytime. Semua perjuangan
- 44:33orang tuu bisa kalah dan bisa sia-sia
- 44:35dan segala macam. But I read this dan
- 44:38aku jadi termotivasi aja. I don't want
- 44:40to anything that happens in my life, it
- 44:42happens for a reason. Dan
- 44:45there sometimes there are second chances
- 44:47in life. Dan pas banget pas 2016 itu
- 44:49sebenarnya aku kali kedua daftar
- 44:50beasiswa aku. Karena pas kali pertama
- 44:53walaupun itu agak terlalu early sih aku
- 44:55juga daftar beasiswanya aku sempat
- 44:56gagal. But I believe aku bangkit lagi
- 44:59akhirnya aku tahun 2015 daftar lagi
- 45:01akhirnya aku diterima di Korea. That's
- 45:03why I was like there that's why moto
- 45:05hidupku tuh saat itu adalah yang penting
- 45:08jangan putus asa. It sounds clich but it
- 45:11actually works gitu. Aku bukan tipe yang
- 45:14gampang di sugar coat gitu kan. Tapi pas
- 45:16aku ngelawatin kayak ya benar ya yang
- 45:18penting kita kerjain aja gitu enggak
- 45:20tahu hasilnya gimana. Pokoknya tawakal
- 45:22ikhtiar gitu.
- 45:23Iya. So, it's very funny pas aku disuruh
- 45:27pas aku disuruh pilih buku yang pengen
- 45:29aku sharing ke kakak, tiba-tiba aku
- 45:31ingat buku ini The top of my mind
- 45:33because n
- 45:36Golden Life's golden ticket.
- 45:38H.
- 45:39Wow. 2016-nya orang throwback ke
- 45:41foto-foto nih. Kamu ke buku
- 45:44Kakak bawa balik ngecat rambut.
- 45:46Waduh.
- 45:47Nah. 2016.
- 45:482016. 2016 kamu umur berapa?
- 45:5016. Aku 15 tahun.
- 45:55Beneran sebelum aku ke Korea.
- 45:58Wow.
- 45:592016 aku juga 17 tahun. Bercanda.
- 46:02Bercanda. Tapi ya.
- 46:04Heeh.
- 46:04Itu sih enggak Vira. Thank you banget
- 46:07loh udah ngobrol Sarian F ngajak
- 46:10aku keliling perpustakaan Jakarta ini
- 46:12dan
- 46:14udah sharing
- 46:16pengetahuan kamu tentang AI. Karena kamu
- 46:18memang
- 46:19ya kamu sempat sekolah tentang kuliah
- 46:21ya.
- 46:21Heeh. Dan kamu masih sangat minat di
- 46:24bidang ini ya. Oh
- 46:25iya karena iya karena mungkin orang
- 46:27mikir capek gitu kan. Tapi sebenarnya
- 46:29banyak kok riset yang it's really it's
- 46:32really amazing and it's really big
- 46:34impact for the world gitu kayak social
- 46:37impact.
- 46:37And and thank you for showing me today's
- 46:40prompt loh.
- 46:41Oh iya boleh boleh.
- 46:42I've been I've been prompting for
- 46:44different things. Tapi kayak
- 46:47sekarang aku tahu prom tuh bisa untuk
- 46:48ini untuk belajar.
- 46:50Benar. Dan itu adalah pilihan yang lebih
- 46:51bijak menurut aku.
- 46:53Dan kalau teman-teman mau tahu teknik
- 46:55promlinen-nya, aku ada serius forum lagi
- 46:57juga di akun aku. Jadi kalau it's
- 46:59upcoming though, it's upcoming. Jadi
- 47:01kalau kalian bakal gampang juga. Jadi
- 47:04kalau misalnya I just want to make Eya
- 47:06accessible and easy aja sih buat
- 47:08orang-orang biar enggak salah pakai
- 47:09juga. Nanti aku bakal sharing lebih
- 47:11banyak fromting tchnik biar teman-teman
- 47:13bisa lebih mudahlah hidupnya juga untuk
- 47:15hal-hal yang agak perintilan-perintilan
- 47:17gitu.
- 47:18Iya.
- 47:19Thank you Vira. Makasih ya, Kak. Happy
- 47:20day. Thank you guys. See you in the next
- 47:22PO job ya. Thank you banget,
- 47:27guys. Guys, guys. Gua tadi mau bawa buku
- 47:29ini sebenarnya ini Feri kan tulis buku
- 47:31ya. Tapi yang hebat gini, coba buku
- 47:33kamu.
- 47:33Enggak.
- 47:35Buku kamu kan pasti belakangnya sudah
- 47:36ada ISBN-nya ya. Ini ini kan ada ini.
- 47:39He. Heeh.
- 47:40Ini berarti sudah dicetak.
- 47:41He
- 47:43edisi yang PH.
- 47:46Uh,
- 47:47ini edisi yang direvisi sebelum dicetak.
- 47:50Wow.
- 47:51Terus Feri dia cuma punya dua atau tiga
- 47:53biji gitu. Dua tiga eksemplar ya. Aneh.
- 47:56Lucu banget nih.
- 47:58Cetakan sebelum dicetak
- 48:00prototype untuk Kajo. Tapi
- 48:03benar ini. Jadi sebelum cetak ini buku
- 48:06yang sebelum cetakan pertama suatu hari
- 48:08bisa sangat mahal seorang tuh kalau
- 48:09kolektor buku tuh nyari yang cetakan
- 48:11pertama.
- 48:12Oh. Nah, ini cetakan yang sebelum
- 48:14pertama. Waduh.
About this transcript
This page contains the full transcript of Xaviera Jelasin Kesalahpahaman tentang AI | POV JOV by Narasi, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 7,308 words across 1,424 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.