YouTube2Text

Video E-Learning: Advanced Prompting — Transcript

by timlnd spil · 1,756 words · 373 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:01[musik]
  2. 0:07Halo greeners, selamat datang kembali di
  3. 0:10training advance prompting. Di episode
  4. 0:14sebelumnya kita sudah membahas mengenai
  5. 0:16basic prompting. Kita sudah belajar
  6. 0:19bagaimana cara membuat prom yang jelas,
  7. 0:22lebih spesifik, relevan, dan juga lebih
  8. 0:25terarah.
  9. 0:27Tapi sekarang coba kita bayangkan
  10. 0:29situasi yang sedikit lebih kompleks.
  11. 0:33Kita tidak hanya membuat AI itu untuk
  12. 0:35meringkas, merangkum atau sekedar
  13. 0:38membuat caption, tapi kita memberikan
  14. 0:41data kemudian membuat kita membutuhkan E
  15. 0:44itu untuk bisa menganalisis data [musik]
  16. 0:46itu, mencari pola, menentukan prioritas,
  17. 0:50menentukan clustering kelompok dan lain
  18. 0:53sebagainya. Nah, kalau tasnya sudah
  19. 0:57bersifat seperti itu,
  20. 1:00apakah cukup dengan satu prom?
  21. 1:03Jawabannya tidak. Karena semakin
  22. 1:06kompleks pekerjaan kita, semakin banyak
  23. 1:09pula arahan yang harus kita berikan
  24. 1:11kepada AI tersebut. Dan inilah yang akan
  25. 1:14kita bahas secara spesifik di episode
  26. 1:17kali ini. Advance prompting.
  27. 1:22[musik]
  28. 1:31Cara kita menggunakan prompting untuk
  29. 1:33menghasilkan output AI yang lebih
  30. 1:36terstruktur, akurat, kompleks, dan
  31. 1:40sesuai dengan kebutuhan.
  32. 1:42Oke, jadi sebelum membahas tekniknya,
  33. 1:46kita harus tahu dulu ya kapan sebenarnya
  34. 1:49kita membutuhkannya advance-advance ini.
  35. 1:52Jadi, kita membutuhkan itu kalau tas
  36. 1:55kita sudah tidak [musik]
  37. 1:58relatif sederhana. Yang sederhana contoh
  38. 2:02ringkas jadi 5 poin. Nah, kalau ini
  39. 2:05basic promonting aja sudah cukup.
  40. 2:07Sederhana, output cuma satu langkah,
  41. 2:10enggak terlalu banyak.
  42. 2:12dan tidak membutuhkan workflow yang
  43. 2:15panjang.
  44. 2:16Dan
  45. 2:18contoh ya, contoh ini ringkas dokumen
  46. 2:21ini menjadi 5 poin. Nah, itu kan simpel
  47. 2:24basic prompting seperti lesson
  48. 2:26sebelumnya itu sudah bisa menyelesaikan
  49. 2:29tugas itu. Nah, sekarang bayangkan kita
  50. 2:32punya satu data setet tabel nih. Kita
  51. 2:35minta AI mengambil insight,
  52. 2:38mengelompokkan feedback, mencari pola,
  53. 2:40menganalisa masalah. sudah EA itu kamu
  54. 2:42jadikan sebagai data analis itu sudah
  55. 2:46berbeda. Tasnya itu memiliki banyak
  56. 2:48tahapan dan ada data yang perlu
  57. 2:52diekstrak,
  58. 2:53dikelompokkan,
  59. 2:55ada analisis yang perlu dilakukan dan
  60. 2:58output akhirnya pun akan digunakan untuk
  61. 3:03proses membuat membuat sebuah keputusan.
  62. 3:07Nah, dalam kebutuhan ini baru kita
  63. 3:10menggunakan advance prompting. Jadi,
  64. 3:13semakin kompleks tasnya, semakin terus
  65. 3:16struktur pula prom yang harus
  66. 3:17dibutuhkan.
  67. 3:20Sekarang kita masuk ke bagian yang
  68. 3:21penting yaitu struktur dari advance
  69. 3:25prompting.
  70. 3:30[musik]
  71. 3:36Ini terdiri dari beberapa komponen ya.
  72. 3:38Yang pertama ada role, objektif,
  73. 3:42konteks atau input, task, examples,
  74. 3:47output dan quality kriteria.
  75. 3:52Mari kita bahas satu persatu dulu.
  76. 3:54Pertama,
  77. 3:56[musik] role. Role menentukan perspektif
  78. 4:00atau keahlian yang digunakan AI ketika
  79. 4:03mengerjakan task. [musik]
  80. 4:05Misal kita kasih AI roles bisnis analis
  81. 4:10yang berpengalaman dalam menganalisis
  82. 4:12data, memberikan rekomendasi berbasis
  83. 4:15evidence. Dengan rule tersebut kita tuh
  84. 4:18memposisikan AI nyoh jadian bisnis
  85. 4:21analis dan mengharapkan agar AI
  86. 4:24bertindak sebagai bisnis analis. Kedua
  87. 4:28adalah objektif.
  88. 4:30Tujuannya itu apa? Jadi contoh
  89. 4:33identifikasi masalah utama dan prioritas
  90. 4:37improvement berdasarkan data yang
  91. 4:39tersedia untuk mendukung pengambilan
  92. 4:42keputusan bisnis. Jadi AI tidak hanya
  93. 4:46tahu apa yang harus dikerjakan, tapi
  94. 4:48juga tahu untuk apa pekerjaan ini
  95. 4:50dilakukan.
  96. 4:52Dan yang ketiga
  97. 4:54adalah konteks atau input. Ini
  98. 4:57menjelaskan latar belakang informasi
  99. 4:59relevan. Misal
  100. 5:02data berasal dari feedback customer
  101. 5:06atau data data ini data operasional
  102. 5:09dan hasil evaluasi proses. Kita juga
  103. 5:12bisa memberikan batasan. Misal gunakan
  104. 5:16hanya informasi yang saya berikan
  105. 5:17sebagai dasar analisis. kolom ini, kolom
  106. 5:20ini. Nah, ini penting karena kita ingin
  107. 5:23AI memahami sumber informasi yang boleh
  108. 5:26disentuh dan mengabaikan yang lain.
  109. 5:29Selanjutnya adalah task. Ini menjelaskan
  110. 5:32pekerjaan apa yang harus dilakukan AI.
  111. 5:34Misalnya, kelompokkan data berdasarkan
  112. 5:38tema, identifikasi pola atau masalah,
  113. 5:42analisis kemungkinan penyebab masalah
  114. 5:45itu terjadi, lalu apa sih prioritas
  115. 5:48perbaikannya? Nah, tas ini itu sudah
  116. 5:51terdiri dari beberapa aktivitas. Ada
  117. 5:54pengelompokan, ada identifikasi, ada
  118. 5:57analisis, kemudian priority [musik]
  119. 5:59checking. Nah, ini yang membuat advance
  120. 6:02prompting ini berbeda dari basic [musik]
  121. 6:04prompting.
  122. 6:06Kemudian ada examples
  123. 6:09digunakan untuk memberikan referensi
  124. 6:12pola mengenai hasil yang ingin kita
  125. 6:15dapatkan. Contoh, jika banyak feedback
  126. 6:19menunjukkan proses pelayanan terlalu
  127. 6:21lama, kelompokkan sebagai isu proses
  128. 6:26efisiensi. Kemudian tampilkan evidence
  129. 6:29yang mendukung dan merekomendasikan area
  130. 6:32proses yang perlu dievaluasi. Dengan
  131. 6:35memberikan contoh itu, kita membantu AI
  132. 6:40memahami pola, cara kita berpikir, dan
  133. 6:43yang kita harapkan. Selanjutnya adalah
  134. 6:46output. Kita menentukan bagaimana sih
  135. 6:49hasil akhirnya harus disajikan. Misal
  136. 6:52buatkan dalam bentuk tabel dengan format
  137. 6:56isue, kolom, bisnis impact, priority,
  138. 6:59dan recommendation.
  139. 7:01Jadi outputnya itu bukan sekedar buatkan
  140. 7:04analisis, banyak hal. Kita sudah
  141. 7:07menentukan struktur hasilnya tadi.
  142. 7:09[musik]
  143. 7:10Dan lanjut adalah quality kriteria.
  144. 7:15ini tuh bagaimana cara kita menyajikan
  145. 7:19sesuatu yang berkualitas. Misal
  146. 7:21berdasarkan
  147. 7:23fakta analisis dan namsi jangan membuat
  148. 7:26kesimpulan tanpa evidence.
  149. 7:29Intinya jangan sampai EAI itu halu
  150. 7:32karena
  151. 7:34kita sudah memberikan AI ke AI ini apa
  152. 7:38yang harus dibuat dan juga kita sudah
  153. 7:41memberitahu ke AI apa yang benar dan apa
  154. 7:43yang salah.
  155. 7:45Lalu kita akan masuk ke teknik
  156. 7:46selanjutnya yaitu tas decomposition.
  157. 8:01Tas decomposition sendiri itu adalah
  158. 8:03memecah pekerjaan kompleks menjadi
  159. 8:06beberapa subtas yang lebih sederhana dan
  160. 8:09terkontrol.
  161. 8:11Bayangkan kita ngasih tas ke AI. Buatkan
  162. 8:14rekomendasi program training berdasarkan
  163. 8:17feedback peserta.
  164. 8:19Kelihatannya kelihatannya sederhana tapi
  165. 8:23sebenarnya tas itu banyak. [musik] Harus
  166. 8:25baca feedback, mencari insight,
  167. 8:28mengelompokkan feedback, mencari pola,
  168. 8:31menentukan masalah, prioritas, kemudian
  169. 8:34membuat rekomendasi. [musik]
  170. 8:37daripada kita meminta EA itu dalam satu
  171. 8:40kalimat, buatkan semuanya sekaligus.
  172. 8:42Nah, kita bisa memecahnya menjadi enam
  173. 8:44tahap. Satu, ekstrak. Ambil inset utama
  174. 8:49dari data ini. Kedua, kluster.
  175. 8:52Kelompokkan. [musik] Ketiga, analyze.
  176. 8:55Identifikasikan pola dan cap. Keempat,
  177. 8:59prioritize. Tentukan isu yang prioritas.
  178. 9:02Kelima, recommend. susun berdasarkan
  179. 9:05rekomendasi program dan terakhir
  180. 9:08validasi, cek evidence dan asumsi. Jadi
  181. 9:11ada cluster, analyze, prioritize,
  182. 9:16recommend dan juga validate. Dengan cara
  183. 9:19ini, tas yang awalnya terlihat sangat
  184. 9:22kompleks
  185. 9:23menjadi beberapa langkah yang mudah
  186. 9:25dikontrol. Dan yang tidak kalah penting,
  187. 9:28setiap tahap bisa memiliki tujuan dan
  188. 9:31kriteria kualitasnya sendiri.
  189. 9:34Nah, kalau tas itu sudah kita pecah,
  190. 9:38bagaimana cara kita menjalankannya?
  191. 9:41Salah satu teknik yang bisa digunakan
  192. 9:43adalah prom chaining. Berarti kita
  193. 9:46menggunakan beberapa prom ya yang saling
  194. 9:50terhubung dan output dari satu tahap
  195. 9:54menjadi input ke tahap berikutnya.
  196. 9:56Contoh prom 1 chat 1 ekstrak data.
  197. 10:01Kemudian hasilnya mereka ekstrak itu
  198. 10:04jadikan chat kedua. Dari hasil chat 1
  199. 10:08buatkan seperti ini. Lalu masuk ke chat
  200. 10:11ketiga. Dari hasil dua analisis datanya.
  201. 10:16Lanjut ke chat 4. Dari hasil analisis
  202. 10:20buatkan rekomendasinya. Jadi bertahap
  203. 10:24kita membagi pekerjaan menjadi berbagai
  204. 10:28step. Dan keuntungannya setiap tahapan
  205. 10:31memiliki tujuan yang jelas dan kita bisa
  206. 10:33melakukan pengecekan. Jangan sampai
  207. 10:36input [musik] dari sebelumnya itu eh
  208. 10:38output dari sebelumnya belum benar. Kita
  209. 10:41sudah lanjut ke step selanjutnya.
  210. 10:42[musik]
  211. 10:43Kita harus pastikan itu sudah benar
  212. 10:45belum. Dan kalau misal belum ya kita
  213. 10:48perbaiki.
  214. 10:50Nah, jadi prom chaining itu membantu
  215. 10:53kita menjaga proses tetap terkontrol.
  216. 10:57Nah, teking berikutnya adalah iterative
  217. 11:00prompting.
  218. 11:02Sebenarnya ini sudah saya jelaskan ya
  219. 11:05terkait iterasi di basic prompting. Tapi
  220. 11:07kalau dalam advance prompting prosesnya
  221. 11:10itu menjadi lebih terarah. Jadi
  222. 11:13iterative prompting adalah proses
  223. 11:16review, feedback, refinement, rerun.
  224. 11:21Jadi ketika hasil EA itu kurang baik,
  225. 11:25jangan hanya mengulang prompting yang
  226. 11:27sama, tapi cari tahu dulu bagaimana sih
  227. 11:31yang gagal, apa penyebabnya, apa yang
  228. 11:34perlu diperbaiki.
  229. 11:36Misal outputnya sudah relevan tapi
  230. 11:38analisisnya masih terlalu umum. Jangan
  231. 11:42hanya mengatakan coba lebih detail gitu,
  232. 11:44tapi berikan feedback yang spesifik.
  233. 11:47Step ini tuh masih kurang, tapi step ini
  234. 11:49sudah benar. kamu perbaiki step yang
  235. 11:51ini. Nah,
  236. 11:54untuk setiap inside,
  237. 11:57jadi kita harus bedakan ya, pisahkan
  238. 11:59beberapa chaining itu menjadi sebuah
  239. 12:01step yang relevan dan
  240. 12:05berfungsi untuk iterasi selanjutnya dan
  241. 12:08jangan sekedar mengulang prom ya,
  242. 12:11identifikasi masalahnya dan ubah
  243. 12:14strukturnya. Kalau cuman ngulang E-nya
  244. 12:16akan semakin halu.
  245. 12:22[musik]
  246. 12:27dan eh AI ya untuk problem solving dan
  247. 12:32improvement itu bisa digunakan untuk
  248. 12:34membantu mengubah data atau masalah
  249. 12:37operasional menjadi rekomendasi
  250. 12:40improvement. Misal kita memiliki
  251. 12:44berbagai feedback dari customer.
  252. 12:47Daripada hanya meminta nyoh ke feedback
  253. 12:50analysiser.
  254. 12:51Kita bisa memberikan workflow. Pertama
  255. 12:55kumpulkan insight. Kedua, kelompokkan
  256. 12:58berdasarkan tema.
  257. 13:00Nah, setelah itu analisisan polanya.
  258. 13:04Kemudian identifikasi kemungkinan
  259. 13:07penyebab. Lalu tentukan prioritasnya dan
  260. 13:10yang terakhir susun rekomendasi. Nah,
  261. 13:14dengan workflow ini AI tidak hanya
  262. 13:17digunakan untuk menghasilkan teks, tapi
  263. 13:20digunakan sebagai alat bantu dalam
  264. 13:22proses sebelum problem solving itu
  265. 13:25terjadi.
  266. 13:26Namun, ada satu hal, rekomendasi EAI ini
  267. 13:30harus berdasarkan evidence ya. Jangan
  268. 13:32sampai EA itu berasumsi mengambil
  269. 13:35keputusan tapi enggak ada dasar data
  270. 13:39yang cukup. Nah, bagaimana cara kita
  271. 13:42tahu bahwa output EA itu sudah baik?
  272. 13:45Kita membutuhkan quality kriteria.
  273. 13:48[musik]
  274. 13:57Ada beberapa kriteria nih. Yang pertama
  275. 14:00adalah relevans. Apakah output fokus
  276. 14:04pada kebutuhan yang diminta?
  277. 14:06Kedua, akurasi. Apakah sudah fakta atau
  278. 14:11itu cuman asumsi?
  279. 14:13Dan harus diverifikasi tentunya. Ketiga,
  280. 14:17completeness. [musik]
  281. 14:18Apakah poin penting sudah tercakup?
  282. 14:23Apakah ada informasi kritis yang
  283. 14:25terlewat? Lalu keempat, konsistensi.
  284. 14:29Apakah format, istilah, gaya, dan aturan
  285. 14:33output sudah konsisten di setiap chat.
  286. 14:36Yang kelima adalah action ability. Jadi,
  287. 14:40apakah output sudah cukup jelas dan
  288. 14:42praktis untuk digunakan sebagai dasar
  289. 14:45tindakan?
  290. 14:46Dan berikutnya adalah reliability.
  291. 14:49Apakah asumsi, uncertainity,
  292. 14:52keterbatasan, dan potensi error dapat
  293. 14:54diidentifikasi? [musik]
  294. 14:56Jadi, output yang bagus bukan hanya
  295. 14:59output yang terlihat pintar. Output yang
  296. 15:02bagus adalah output yang relevan,
  297. 15:06akurat, lengkap, konsisten, [musik]
  298. 15:10actionable,
  299. 15:12dan reliable.
  300. 15:17[musik]
  301. 15:26Oke, sekarang setelah output itu
  302. 15:30melewati quality kriteria, kita masih
  303. 15:33perlu melakukan evaluasi.
  304. 15:37Tujuannya adalah menentukan apakah
  305. 15:40output ini sudah baik untuk digunakan
  306. 15:44atau masih perlu diperbaiki.
  307. 15:48Inilah yang disebut decision gate.
  308. 15:53Secara sederhana kita bisa membayangkan
  309. 15:56dua kemungkinan.
  310. 15:58Jika memenuhi kriteria kita dapat
  311. 16:01melanjutkan ke proses berikutnya. Tetapi
  312. 16:04jika belum memenuhi, kita kembali ke
  313. 16:07proses refinement.
  314. 16:10Nah, jadi jangan melihat output AI
  315. 16:13sebagai hasil akhir yang otomatis siap
  316. 16:16digunakan.
  317. 16:17Anggap output tersebut sebagai hasil
  318. 16:21yang perlu melalui quality check.
  319. 16:25[musik]
  320. 16:31[musik]
  321. 16:32Sebelum kita tutup, kita kembalikan ke
  322. 16:35satu prinsip yang tidak boleh dilupakan.
  323. 16:38Responsible use of AI. Semakin kompleks,
  324. 16:42semakin penting juga kita memperhatikan
  325. 16:45bagaimana AI digunakan.
  326. 16:48Gunakan sebagai alat bantu. Tetap
  327. 16:51periksa evidence,
  328. 16:53asumsi, keterbatasan itu harus dideteksi
  329. 16:57dan tetap gunakan human judgement.
  330. 17:00Karena edendi itu dapat membantu kita
  331. 17:03melakukan analisis, tapi keputusannya
  332. 17:06tetap berada di tangan manusia.
  333. 17:09Oke, jadi kita sudah sampai di akhir di
  334. 17:12penghujung acara di penghujung podcast
  335. 17:14terkait advance prompting. [musik]
  336. 17:17Hari ini kita sudah belajar bahwa tidak
  337. 17:19semua pekerjaan cukup diselesaikan
  338. 17:21dengan satu prom saja. Dan untuk tas
  339. 17:24yang kompleks, kita dapat menggunakan
  340. 17:26struktur dari advance prompting ini yang
  341. 17:29terdiri dari role, objektif, contex atau
  342. 17:33input, task, examples,
  343. 17:37output dan quality kriteria. Lalu kita
  344. 17:40juga belajar terkait task decomposition
  345. 17:43untuk memecah pekerjaan kompleks menjadi
  346. 17:46beberapa subtas yang menjadi beberapa
  347. 17:48chat. Kemudian prom chaining untuk
  348. 17:51menghubungkan beberapa tahap pekerjaan
  349. 17:55dan iterative prompting untuk melakukan
  350. 18:00review, feedback,
  351. 18:02refinement, dan juga rerun. Dan yang
  352. 18:06paling penting jangan hanya bertanya apa
  353. 18:09yang bisa kerjakan sih, tapi mulai
  354. 18:12berpikir bagaimana saya bisa merancang
  355. 18:14proses agar AI bisa membantu saya dalam
  356. 18:18menyelesaikan masalah dengan lebih
  357. 18:20terstruktur. Karena advance prompting
  358. 18:23bukan hanya tentang membuat prompting
  359. 18:25yang panjang, tapi lebih ke memberikan
  360. 18:29struktur, memecah masalah, mengontrol
  361. 18:32kualitas, dan menghasilkan output yang
  362. 18:35dapat digunakan.
  363. 18:38Dan ingat ya, EAI ini memberikan bantuan
  364. 18:41kita yang tetap memberikan keputusan.
  365. 18:45Oke, terima kasih sudah mengikuti
  366. 18:48podcast training Advance Proming ini.
  367. 18:51Semoga setelah training ini kita tidak
  368. 18:54hanya menjadi pengguna yang lebih baik,
  369. 18:56tapi kita mampu menggunakan AI sebagai
  370. 19:00partner kita dalam problem solving,
  371. 19:03improvement dan lain sebagainya. Sampai
  372. 19:06jumpa di training berikutnya. Thank you.
  373. 19:12[musik]

About this transcript

This page contains the full transcript of Video E-Learning: Advanced Prompting by timlnd spil, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,756 words across 373 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.