Usai Pengumuman MSCI, Saham RI Kehilangan Gairah? | CUANOMIX — Transcript
Full transcript
- 0:00Kata-katanya dong buat 6 bulan terakhir
- 0:02ini apa?
- 0:03Kayaknya kalau satu kata tuh mungkin
- 0:05runkat ya.
- 0:06Waduh.
- 0:07Aku tuh fifty-fy sama kondisi market
- 0:09saat ini. Karena kalau kita ngomong MSCI
- 0:11itu tuh bukan berita yang bagus. Seang
- 0:13memang enggak ada sentimen positif,
- 0:15enggak ada sentimen negatif. Tapi
- 0:16mungkin dalam beberapa bulan ke depan
- 0:18tuh bakal ada ee sentimen positif.
- 0:21Secara makro kita tuh lebih bagus
- 0:22sekarang karena oil turun, MBG
- 0:25difisiensi, COPD difisiensi kan. He
- 0:28itu secara budget jadi lebih aman.
- 0:31Mungkin kalau satu peribahasa ya, satu
- 0:33peribahasa yang ee bisa ngegambarin
- 0:35keadaan Indonesia itu ya udah jatuh
- 0:38ketimpa tangga.
- 0:39Aduh.
- 0:40Iya. Lagi enggak bergairah. Mungkin
- 0:41kalau aku update-update ee teman-teman
- 0:44klien atau tem eh apa namanya?
- 0:46Followersfollowers gitu ya. Ya,
- 0:50sekarang tuh kepecah dua. Ada yang
- 0:52melihat ini sebagai opportunity, ada
- 0:54yang takut. Tapi nanti kalau turun lagi
- 0:55gimana? Sebenarnya kalau IPO itu aku
- 0:59lebih prefer untuk eh short term. Ini
- 1:02majority ya, majority IPO itu untuk
- 1:04short term. Cuman
- 1:07buruknya sih udah datang. Kita tuh udah
- 1:08dihantem buruknya gitu. Iya, market
- 1:10selalu gitu kan. Kalau seandain berita
- 1:11buruknya udah dihantem semua
- 1:13ya apalagi yang mau lu hantem? Gua udah
- 1:15hilang nih, udah enggak ada nyawa lagi
- 1:17gitu loh.
- 1:22Hai Chis di sini. Apa kabarnya di sana?
- 1:25Kalau kabarnya dunia saham ini nampaknya
- 1:26masih penuh dengan ketidakpastiannya.
- 1:29Terus gimana ya cara kita menghadapi
- 1:30ketidakpastian ini? Langsung saja yuk
- 1:32kita ngobrol dengan salah satu praktisi
- 1:34saham. Ada Henrik Gadi di sini. Terima
- 1:36kasih Rico.
- 1:37Halo Riz sudah diundang di Cuanomix
- 1:40Liputan 6.
- 1:41Rico ini kan kita sudah masuk bulan Juni
- 1:43ya.
- 1:44Heeh.
- 1:45Apa bagaimana kamu mendeskripsikan
- 1:48situasi market kita dari Januari sampai
- 1:50Juni dulu nih? Oke.
- 1:52Kata-katanya dong buat 6 bulan terakhir
- 1:54ini apa?
- 1:55Kayaknya kalau satu kata tuh mungkin
- 1:57rungkat ya.
- 1:58Waduh.
- 1:59Ya, kita kan koreksinya juga hampir sama
- 2:02kayak COVID ya, bahkan sempat lebih
- 2:04tinggi daripada COVID kan ya. Otomatis
- 2:07ya sebenarnya bisa dibilang kita crash
- 2:08ya marketnya tahun ini gitu.
- 2:10Jadi 6 bulan terakhir ini nampaknya
- 2:12memang menjadi ujian begitu ya.
- 2:15Iya.
- 2:15Ujian
- 2:15ujian buat para investor saham ya.
- 2:19Terus tapi kalau menurut kamu sendiri ee
- 2:21selama 6 bulan terakhir ini ya, apa aja
- 2:23sih faktor-faktor yang mempengaruhi
- 2:25situasi akhirnya dinamis banget gitu ya,
- 2:28situasi market kita?
- 2:29Iya, sebenarnya banyak sih ya. Ee
- 2:30mungkin yang pertama itu kan MSCI ya,
- 2:33karena kita katanya mau di-downgrade lah
- 2:35dari MSCI gitu. Itu jadi trigger
- 2:37pertamanya. Trigger keduanya itu
- 2:39sebenarnya karena oil gitu. Jadi oil itu
- 2:42naik karena US nyerang Iran. akhirnya
- 2:46fiskal kita yang memang sudah mepet gitu
- 2:48ya, itu jadi harus diperbesar lagi gitu.
- 2:51Jadi mungkin ee bahasa halusnya
- 2:54pemerintah kita ini kurang pintar untuk
- 2:57realokasi budget gitu kan. Akhirnya
- 2:59fiskal kita ee melebar mulai tuh ee
- 3:03ibarat main bola tuh dapat kartu kuning
- 3:04kan dari berbagai lembaga SNP, mudis
- 3:08gitu. Itu kan semua udah kasih kartu
- 3:10kuning nih eh fiskal lu lewat gitu. Nah,
- 3:12ini yang akhirnya juga bikin investor
- 3:14tuh takut. Investor takut jualan
- 3:17otomatis semua tuh kena. Mau dari saham
- 3:19kek, kalau lihat yield obligasi juga
- 3:21naik. Ee rupiah juga mungkin yang paling
- 3:23dekat sama kita ya, rupiah itu juga naik
- 3:26kan hampir 18.000 sampai ya in short
- 3:29sebenarnya 6 bulan itu kita bermain
- 3:32dengan sentimen ini aja sih gitu.
- 3:34H. Terus ee terakhir kan memang MSCI
- 3:36yang ngeluarin apa namanya hasil
- 3:39review-nya itu ya.
- 3:40Heeh. Eh, ya kita masih di emerging
- 3:43market cuman kayaknya lebih dibikin
- 3:46ngegantung enggak sih kalau e Rico
- 3:48ngelihatnya gimana nih hasil review MSI
- 3:51terakhir? Karena kan akhirnya
- 3:52diperpanjang kan ya sampai November.
- 3:54Iya, diperpanjang sampai November.
- 3:56Sebenarnya ee masih inline sih ya dengan
- 3:59ekspektasi market.Market market kita
- 4:00juga enggak expect emm akan terjadi
- 4:03let's say eh down eh sori upgrade ke DM
- 4:07atau enggak juga kita tetap di dengan
- 4:10inclusion itu enggak memang
- 4:11ekspektasinya cuma sampai sini aja bahwa
- 4:13kita tetap di emerging market tapi kena
- 4:15freeze mungkin sampai November gitu kan.
- 4:18Cuman yang menjadi ee apa ya mungkin
- 4:21yang tidak disangka-sangka
- 4:23gitu ya sama investor adalah ternyata
- 4:25marketnya malah jebol gitu kan kemarin
- 4:27ketika MSI-nya diumumin. Kalau menurutku
- 4:30sendiri sebenarnya aku sempat sharing
- 4:32juga di komunitasku tuh aku bilang gini,
- 4:35aku tuh fifty-fifty sama kondisi market
- 4:37saat ini. Karena kalau kita ngomong MSCI
- 4:40itu tuh bukan berita yang bagus gitu.
- 4:42kita tuh cuman dapat berita jelek terus
- 4:45berita jeleknya itu diunwind gitu kan
- 4:48jadi neutral lagi gitu dan semua orang
- 4:50tuh udah expect itu. Kita enggak ada
- 4:52berita positifnya karena ya foreign yang
- 4:55tadinya sudah keluar juga enggak masuk
- 4:56lagi gitu kan. Terus kita mau dapat
- 4:59foreign inclusion dari MSI juga enggak
- 5:01mungkin sampai November gitu kan. Jadi
- 5:04aku melihatnya sebenarnya itu bukan
- 5:06berita yang bagus, cuman mengunwind
- 5:09berita negatif menjadi lebih positif
- 5:13gitu. Bukan positif ya, cuman dari
- 5:15negatif lebih positif gitu doang sih.
- 5:17Yang tadi kamu bilangnya tuh netral aja
- 5:19gitu.
- 5:19Iya, netral aja. Betul.
- 5:20Nah, jadi situasi sekarang menurut kamu
- 5:22f-50 tuh kayak gimana sih? Eh, 50-50 itu
- 5:25gini, kalau kita ngelihat market
- 5:28sekarang itu sentimen negatifnya sudah
- 5:31mulai mereda. Balik lagi ke yang tadi
- 5:33neutral, cuman enggak ada berita positif
- 5:35juga gitu. Apa berita positifnya dari
- 5:37global sampai eh 2 hari lalu at least
- 5:41takut inflasi katanya inflasi tinggi
- 5:44semalam baru US itu bilang sekarang
- 5:47koncern kita bukan inflasi tinggi lagi
- 5:48karena oilnya sudah turun tapi adalah
- 5:50slow economic growth gitu. which is itu
- 5:53jadi ketakutan lagi bahwa oh kalau gitu
- 5:56mau resesi dong gitu. Nah, ini yang jadi
- 5:59di globalnya sendiri pun juga kalau
- 6:01dilihat marketnya lagi koreksi kan. Jadi
- 6:04kalau kita ngelihat sekarang memang
- 6:05enggak ada sentimen positif, enggak ada
- 6:06sentimen negatif tapi mungkin dalam
- 6:09beberapa bulan ke depan tuh bakal ada ee
- 6:11sentimen positif. Enggak mungkin enggak
- 6:13beberapa bulan lah ya, dua atau tiga
- 6:16kuartal ke depan, which is kalau tiga
- 6:17kan tahun depan gitu. apa menurut eh
- 6:20Rico yang bisa menjadi sentimen positif
- 6:22ke depannya?
- 6:23Oke, mungkin yang eh pertama menjadi apa
- 6:26namanya? Perhatian aku tuh gini, Riska.
- 6:29Eh, oil itu kan sudah turun ya. Sekarang
- 6:32kan kekhawatiran inflasi itu em mereda.
- 6:36Kalau kita berhitung nih secara
- 6:38statistik gitu ya, kita ngomong eh
- 6:41inflation year on year berarti kan
- 6:42dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
- 6:44Kalau kita ngomong let's say eh bulan
- 6:46Maret atau April tahun depan, berarti
- 6:48kan dibandingkannya dengan April tahun
- 6:50ini gitu kan ya. Oilnya kan lagi tinggi
- 6:52tuh itu kan inflasinya mulai merangkak
- 6:54naik. Ketika oilnya mulai turun
- 6:57seharusnya
- 6:59inflasinya kan sudah rendah atau bahkan
- 7:02bisa deflasi kan di sana di AS sana.
- 7:05Kalau seandainya itu terjadi, deflasi
- 7:07itu sesuatu yang paling tidak diinginkan
- 7:09dalam ekonomi gitu. Kalau itu terjadi
- 7:11dengan dicombine tadi ekonomiknya lagi
- 7:14lemah harusnya kan terjadi eh
- 7:16quantitative easing atau penurunan suku
- 7:19bunga. Nah, itu sebenarnya suku bunga eh
- 7:22sori eh liquidity yang bakalan masuk ke
- 7:25market itu bisa menjadi sentimen positif
- 7:28lagi gitu. Cuman kita kan harus nunggu
- 7:30data nih kapannya itu inflasinya menjadi
- 7:34ee rendah.
- 7:36itu kan kita enggak bisa tebak karena
- 7:38kan cuman the
- 7:40lengkapnya gitu kan di sana. Jadi
- 7:42rasa-rasanya sih seharusnya dari posisi
- 7:45ini kalau view saya itu lebih ke arah
- 7:48neutral kita menunggu sentimen positif
- 7:51gitu.
- 7:52Kalau development kalau enggak salah
- 7:53sekarang lagi suku bunganya mau
- 7:55direncananya naik juga enggak sih?
- 7:57Nah itu tadi semua orang masih berpikir
- 7:59kayak gitu sampai semalam.
- 8:01Hm.
- 8:01Semalam itu mereka mulai bilang inflasi
- 8:04ini kayaknya udah enggak jadi masalah
- 8:05kan. Nah, itu yang kayaknya tinggal
- 8:07tunggu waktu deh kapan si The FET ini
- 8:09bakalan eh merubah ST atau at least
- 8:13konsensus lah ya, bukan def konsensus.
- 8:15Jadi ngerubah stensnya kayaknya the
- 8:16enggak bakalan eh race rate deh gitu.
- 8:19Enggak bakalan naikin suku bunga deh.
- 8:21Bahkan kayaknya ada peluang buat cut
- 8:22rates. Cut rates ini kan sebenarnya
- 8:24bagus buat eh ekonomi satu sama
- 8:26financial market. Terus kalau memang
- 8:28situasi globalnya juga lagi enggak
- 8:29pasti, berarti market-market e lain juga
- 8:32sebenarnya lagi enggak enggak oke-oke
- 8:34aja juga gitu ya di luar sana.
- 8:36Iya. Iya, betul. Kalau ngelihat ee ya US
- 8:39ya, US sekarang kan lagi koreksi gitu.
- 8:42Koreksinya pun sebenarnya enggak
- 8:43dalam-dalam banget sih, ranging aja
- 8:44gitu. Terus kalau kita ngelihat eh CP
- 8:47misalnya, Cospi itu sekarang volatility
- 8:50tinggi sekali kan Korea itu. Eh kalau
- 8:53kita ngelihat China juga enggak bagus
- 8:55gitu. Literally semuanya ya sama kayak
- 8:59kita at this point gitu ya. Semua
- 9:01menunggu eh berita positif gitu.
- 9:04Negatifnya malah di US nih baru
- 9:05kepikiran kemarin nih. Gimana kalau kita
- 9:07resesi
- 9:08gitu.
- 9:08Jadi lagi pada mengalami perlambatan
- 9:11juga ya.
- 9:11Iya. Tapi makro kita sendiri maksudnya
- 9:14secara fundamental
- 9:17tahan enggak sih dengan situasi kayak
- 9:19gini?
- 9:20Secara makro kita tuh lebih bagus
- 9:21sekarang karena oil turun MBG
- 9:24difisiensi, COPD difisiensi kan.
- 9:27He
- 9:27itu secara budget jadi lebih aman gitu.
- 9:31Sebenarnya pun kemarin kita ee
- 9:35kalau boleh dibilang koreksi di IHSG itu
- 9:37lebih parah daripada pelemahan ekonomi
- 9:40yang sebenarnya juga gitu. karena kan
- 9:41ada faktor ketidakpercayaan terhadap
- 9:43pemerintah gitu kan.
- 9:45Politik lah ya simpelnya gitu. Keadaan
- 9:47politik di dalam negeri pun kalau kita
- 9:50mulai ngikutin itu udah lebih baik
- 9:52daripada waktu ee IHSG jebol ee rupiah
- 9:56juga jebol yield naik gila-gilaan itu
- 9:59sekarang sudah mulai mendingan gitu.
- 10:00Iya tapi mendingan cuman IHSG akan stuck
- 10:03di 6.000 aja nih kalau gimana
- 10:07naiknya sih naik ya karena kalau kita
- 10:09mikir sebenarnya ee
- 10:12gini ee kalau mungkin mungkin
- 10:14ngelihatnya dari perspektif ee sedikit
- 10:15teknikal gitu ya kalau kita ngelihat
- 10:17volume volume perdagangan IHSG itu
- 10:20rendah sekali gitu. IHSG itu per kemarin
- 10:23kalau enggak salah ee tanggal 24 e Juni
- 10:26itu cuman 13 triliun dari biasanya
- 10:29sekitar 20-an triliun which itu turun
- 10:3135%-an daripada biasanya gitu ya.
- 10:35Sebenarnya transaksinya kan berarti
- 10:36tipis sekali gitu loh. Dan kalau kita
- 10:39biasa ngelihat market kita ngelihat ini
- 10:41tuh bit overnya tipis sekali. Jadi ada
- 10:43orang yang mau jualan sedikit itu
- 10:45harganya turunnya bisa signifikan gitu.
- 10:47Coba Riska lihatin beberapa saham yang
- 10:50ee volumenya itu gimana beberapa hari
- 10:52terakhir gitu ya. Volumenya tuh
- 10:53kecil-kecil sekali gitu loh.
- 10:55Jadi ada transaksi buying pressure atau
- 10:58selling pressure dikit harganya tuh
- 11:00langsung gerak naik gerak turun gitu
- 11:01loh. Enggak banyak orang yang mau
- 11:03bertransaksi apalagi kalau dia punya
- 11:05view jangka panjang gitu ya. Mereka tuh
- 11:07masih bingung bingung ini kalau gua
- 11:10ambil posisi sekarang beritanya bakal
- 11:13jadi bagus enggak? Karena kalau enggak
- 11:14jadi bagus, otomatis jadi nyangkut di
- 11:17dalam dengan resiko yang kita belum tahu
- 11:18gitu. Tapi kalau jual sebenarnya sayang
- 11:21juga ya. Karena kalau kita ngejual
- 11:23sekarang valuasinya tuh udah murah,
- 11:26sentimennya tidak seburuk kemarin.
- 11:28He.
- 11:28Jadi ya kita ngambang aja ya mungkin
- 11:31kalau kok ngomongnya ya. itu juga karena
- 11:32kita masih ketergantungan dengan asing
- 11:34juga enggak dan asing pun juga mungkin
- 11:36sekarang lagi
- 11:37mm gimana ya kalau diceritain dengan
- 11:40adanya situasi global yang enggak pasti
- 11:42ya mereka juga lagi lebih hati-hati juga
- 11:44lagi sih
- 11:44iya betul betul asing itu juga lebih
- 11:46hati-hati ee dalam invest agresif ya
- 11:51Indonesia itu kan mau kita bilang beli
- 11:53BCA BRI Mandiri itu aman buat asing itu
- 11:56resik karena mereka harus mikirin
- 11:58country ris-nya gitu kan masuk ke
- 12:00emerging market itu itu adalah sebuah
- 12:02resiko. Ketahuan invest ke ee US at
- 12:05least gitu kan lebih aman ya. Mereka
- 12:07juga ketika keadaan ekonomi global lagi
- 12:10begini mereka mikir ngapain masuk ke
- 12:12Indonesia gitu loh. Ngapain masuk ke
- 12:14emerging market deh bukan masuk ke
- 12:15Indonesia. lebih baik main aman dulu
- 12:18nih, main aja di US gitu sih.
- 12:21Jadi maksudnya secara psikologis kan
- 12:23kadang kita tuh memikirkannya adalah oh
- 12:24ini apakah karena ee lembaga-lembaga
- 12:27rating MSA dan sejenisnya yang
- 12:30memberikan apa ya rating yang belum
- 12:34memuaskan
- 12:35atau memang secara psikologis dari
- 12:37mereka pun lagi enggak mau ngambil
- 12:38resiko besar karena situasi
- 12:41I think dua-duanya
- 12:41global ini ya.
- 12:43I think dua-duanya sih Riska. Jadi ee
- 12:45memang ekonomi globalnya tidak
- 12:46memungkinkan juga untuk mereka ngambil
- 12:49resiko terlalu besar. Yang pertama. Yang
- 12:51kedua dengan penurunan atau downgrade
- 12:55tadi meningkatkan resiko kita kan. Jadi
- 12:57resiko kita tuh sudah tinggi
- 12:59ditingkatkan lagi jadi lebih tinggi.
- 13:00Karena downgrade dari lembaga
- 13:02rating-lembaga rating dan MSI itu kan.
- 13:05He
- 13:05itu yang bikin asing tuh dari yang udah
- 13:08ris off makin ris off lagi gitu.
- 13:12Jadi udah nih nampaknya banyak faktor
- 13:16ya. Kita tuh kalau mau ngomongin cuman
- 13:18ee dalam negeri tentang kepercayaan tapi
- 13:21ya di luar pun situasinya juga lagi
- 13:23caret-maret juga gitu.
- 13:25Mungkin kalau satu peribahasa ya, satu
- 13:27peribahasa yang ee bisa ngegambarin
- 13:29keadaan Indonesia itu ya udah jatuh ke
- 13:32timpa tangga.
- 13:33Aduh
- 13:34globalnya udah jelek ketimpa tangga lagi
- 13:37kan karena ee kondisi dalam negerinya
- 13:39kayak gitu. Tapi respon pemerintah
- 13:41beberapa minggu terakhir ini menurut
- 13:44Rico gimana nih dari pihak regulator
- 13:46kita?
- 13:46Udah regulator kita at least ee aku
- 13:49berapa kali ketemu ee regulator ya,
- 13:51ketemu danantara sumber daya Indonesia
- 13:53terus ketemu Bank Indonesia gitu ya.
- 13:56Mereka so far sudah mulai ee apa namanya
- 14:00buka komunikasi ke publik karena memang
- 14:02komunikasi kan yang penting ya dalam
- 14:04ekonomi kan mulai buka komunikasi mereka
- 14:07mulai menenangkan pasar lah kasarnya
- 14:09gitu. GU. Jadi kalau kita ngelihat
- 14:11mungkin sampai awal bulan ini IHSG kan
- 14:14masih drop shot ya. Sekarang kan udah
- 14:16mulai ya rebound dikit terus sideways
- 14:19gitu kan. Walaupun belum ada arah-arah
- 14:21mau naik tapi at least sudah mulai ee
- 14:24market tuh enggak setakut itu.
- 14:26I kemarin tuh investor banyak yang
- 14:28bilang ee kendalanya itu kalau sama
- 14:30pemerintah adalah komunikasi gitu ya.
- 14:32Heeh.
- 14:33Ceritain dong perbedaannya komunikasi
- 14:35dulu kayak gimana dan sampai akhirnya
- 14:36setelah ada berbagai ini sekarang
- 14:38gimana?
- 14:39Oke, mungkin ee komunikasinya yang
- 14:43contoh ya yang bikin ee investor itu
- 14:46bingung adalah misalnya pengumuman waktu
- 14:48itu Pak Prabowo bilang meluncurkan dan
- 14:52antara sumber daya Indonesia gitu kan
- 14:54DSI. ini untuk menghapuskan under
- 14:56ininvoicing. Kasarnya e
- 14:58pengusaha-pengusaha komoditas yang
- 15:01ngejual barang harusnya harganya 100
- 15:03dolar dijual cuman let's say 70 60 gitu
- 15:06kan. Tapi masalahnya teknisnya tuh
- 15:09enggak dikasih tahu gitu. Harusnya itu
- 15:11jadi berita yang bagus dong buat
- 15:13Indonesia kan. Artinya kan kita dapat
- 15:14pendapatan lebih tapi masalahnya oke
- 15:17tujuannya bagus tapi caranya gimana itu
- 15:20tidak dikomunikasikan. Akhirnya market
- 15:22itu kan bingung loh apakah caranya A B C
- 15:26D atau apa nih gitu loh.
- 15:28Karena bingung itu akhirnya orang
- 15:29berspekulasi kan dengan keadaan yang
- 15:32lagi jelek, komunikasi jelek itu asumsi
- 15:35liar semuanya jadi ke arah negatif. Wah
- 15:37jangan-jangan nanti DSI mau jadi Glen
- 15:40core-nya Indonesia katanya. Glencore itu
- 15:42kan trader, trader komoditas besar di
- 15:45Indonesia gitu loh. Eh di sori di
- 15:47global. Kalau Indonesia mau jadi gland
- 15:49core dalam waktu 6 bulan, wah pasti
- 15:51hancur nih. Akhirnya orang udah buang
- 15:52dulu deh saham komodity gitu kan. Semua
- 15:55dibuang harga sahamnya jatuh. Itu kan
- 15:57akibat komunikasi sebenarnya. Padahal
- 16:00waktu aku waktu itu ketemu sama
- 16:02danantara sumber dayanya sendiri, mereka
- 16:04aja bilang kita masih mau ee belajar
- 16:06dulu gimana dengan environment eh komodi
- 16:10bisnis di Indonesia gitu loh. Kita tidak
- 16:12mau menghancurkan ekosistem yang sudah
- 16:14ada dari kata-kata mereka kan. kita mau
- 16:17belajar sebenarnya mereka juga belum
- 16:18tahu nih nantinya akan seperti apa ee
- 16:21fungsi mereka gitu. Tapi karena
- 16:24pemerintah komunikasinya kurang jelas,
- 16:27banyak asumsi jadinya marketnya juga
- 16:29dihajar
- 16:30saat itu ya. Dan sekarang gimana nih ee
- 16:33ngelihat komunikasinya itu sekarang
- 16:35sudah mulai terbuka gitu. itu yang ee
- 16:37relief juga ya buat kita ya bahwa sudah
- 16:39terbuka ee dan yang paling penting
- 16:42sebenarnya kan juga pemerintah sudah
- 16:45mulai menunjukkan bahwa dia koncern
- 16:46terhadap fiskal dia. Contohnya oke MBG
- 16:49kita akan efisiensikan, COPDES kita akan
- 16:52efisiensikan. Itu kan udah ngasih signal
- 16:54ke market gitu sebelumnya kan enggak
- 16:56ada.
- 16:57Hm.
- 16:57Gitu. itu komunikasi-komunikasi yang
- 16:59sebenarnya seharusnya dilakukan oleh
- 17:02pemerintah supaya investor tuh tenang.
- 17:05Ee ekonomi itu enggak kayak 1 + 1 = 2,
- 17:09tapi kita harus mengkomunikasikan gimana
- 17:10caranya kita menambahkan 1 ditambah 1
- 17:13ini jadinya dua.
- 17:15Iya,
- 17:15itu yang kurang di pemerintah.
- 17:17Iya. Ee dan sekarang nampaknya udah udah
- 17:19mulai bergerak cepat sehingga tadi bisa
- 17:21membuat market pun back to neutral itu
- 17:24ya dengan situasi saat ini.
- 17:27Betul. yang tersisa adalah sekarang
- 17:29retail nih. Maksudnya dengan situasi
- 17:31yang tadi ya, sentimen negatif sudah
- 17:33enggak ada tapi positifnya
- 17:35ditunggu-tunggu masih belum muncul. Lagi
- 17:37enggak bergairah dong market kita saat
- 17:39ini.
- 17:39Iya, lagi enggak bergairah. Mungkin
- 17:41kalau aku update-update ee teman-teman,
- 17:43klien atau tem ee apa namanya?
- 17:46Followersfollowers gitu ya. Ya,
- 17:50sekarang tuh kepecah dua. Ada yang
- 17:51melihat ini sebagai opportunity, ada
- 17:54yang takut. Tapi nanti kalau turun lagi
- 17:55gimana? Karena dua-duanya tuh enggak
- 17:58bisa disalahin. Murah benar. Dibilang
- 18:01nanti kalau turun lagi gimana? Bisa juga
- 18:02karena enggak ada berita e positifnya
- 18:04kan. Semua berita anteng aja gitu. Kita
- 18:08semua anteng aja gitu kan. Jadi bisa
- 18:10naik bisa turun ini posisi yang mungkin
- 18:13kurang enak ya jadinya.
- 18:14Kalau dari perspektif recall sendiri
- 18:17gimana? Lebih lebih berat ke mana? Ini
- 18:19adalah peluang atau tadi yang satu lagi
- 18:22bisa lebih apa? Rendah lagi.
- 18:24Lebih rendah lagi ya. Kalau aku sendiri
- 18:26karena style-nya itu lebih ke mid to
- 18:29long term means eh kita bisa ambil
- 18:32posisi untuk bulanan gitu ya.
- 18:35Aku lebih cenderung ke arah bullis, ke
- 18:38arah positif gitu ya. Balik lagi ke tadi
- 18:42ekonomi dunia ini melemah semuanya.
- 18:44Kalau semua sudah berpikir melemah pasti
- 18:46di stimulus dong. Pemerintah kita kan
- 18:48punya suatu sistem gimana supaya ekonomi
- 18:51ini kalau melemah oh gua harus ngapain
- 18:53nih gitu kan. Jadi ketika itu terjadi
- 18:56biasanya dikasih stimulus. Jadi itu
- 18:59me-reverse outlook yang sudah eh negatif
- 19:02di luar gitu ya. Di luar kan negatif
- 19:04nih, beda sama di Indo gitu ya. Di luar
- 19:06itu kan lagi outlooknya oh kayaknya bisa
- 19:07resesi bisa negatif gitu. Itu ke reverse
- 19:10jadi positif. Indonesia yang tadinya
- 19:12neutral itu bisa juga ikut gerbong. Kita
- 19:15enggak bisa bikin gerbong sendiri lah.
- 19:16Kita pasti ngikut ee global gitu kan.
- 19:19Begitu globalnya nega ee positif dalam
- 19:22negeri kita sudah baik. seharusnya kita
- 19:24bisa ikutan rally kayak indeks-indeks
- 19:27saham di luar sana yang
- 19:29rally selama kita koreksi kemarin gitu.
- 19:32Cuman text time ya
- 19:33pasti time pasti time
- 19:35dan berarti yang dibutuhkan kesabaran
- 19:37saat ini secara psikologis
- 19:39dan mental yang kuat aja gitu ya.
- 19:41Betul.
- 19:41Untuk berarti apa sih kalau dari E Rico
- 19:45sendiri emang momen sekarang itu lebih
- 19:48mending back to basic aja style
- 19:50investasinya atau kayak gimana?
- 19:52Kalau gua sebenarnya lebih suka ke ee
- 19:55gini, kalau kita enggak terlalu
- 19:56pintar-pintar amat lah ya kasarnya ya.
- 19:58Kita enggak tahu-tahu banget tentang
- 19:59market. Menurutku ini ee
- 20:03apa ya? Simpel. Gampangnya cacing-cacing
- 20:05naga-naga deh gitu.
- 20:06Kalau seandainya kita nebak ee IHSG
- 20:10bullish aja gitu ya, beli banking tuh
- 20:12pasti naik juga kok gitu. Kalau kita ee
- 20:15salah tebak, mau beli banking juga pasti
- 20:17hancur ke bawah gitu. Jadi sebenarnya
- 20:20enggak usah susah-susah amat pemilihan
- 20:22saham itu pilih aja yang gampang. Kalau
- 20:25seandainya bullish dia naik, kalau
- 20:26seandainya beres dia turun gitu kan.
- 20:27Tinggal yang diperkuat itu tesis on
- 20:30makronya gitu. Makronya ini gimana?
- 20:33Apakah kita melihat ada potensi bullish
- 20:35kayak tadi kan kalau aku bullish gitu ya
- 20:37atau sebenarnya wah ini kayaknya enggak
- 20:39nih kayaknya bakalan resesi lah atau
- 20:41bakalan
- 20:43ee makronya tambah parahlah gitu. Karena
- 20:45kalau aku ngelihat semua kinerja dari
- 20:47apa namanya emiten itu bagus kok gitu.
- 20:51Jadi kalau di market kan ada dua, ada
- 20:54company riset risk which company ris-nya
- 20:57sebenarnya aman. Tinggal nih market
- 20:59risk. Market ris ini kan berhubungan
- 21:00dengan makroekonomi baik global ataupun
- 21:03domestik
- 21:04gitu. Kita tinggal tebak itu aja.
- 21:06Maksudnya dari secara fundamental
- 21:08emiten-emiten kita tuh
- 21:10bagus.
- 21:10Oke gitu ya. Oke. Oke.
- 21:11Tapi apa nih sektor-sektor yang menurut
- 21:15Rico berpeluang saat ini?
- 21:17Kalau aku suka yang pertama banking
- 21:19pasti itu udah ee ya karena pandangan
- 21:22aku bullish ya, banking itu jadi kayak
- 21:25ee duit gampang lah kasnya
- 21:28dari deviden ya apa gimana
- 21:29enggak? ee aku rasa nanti juga akan naik
- 21:31banking itu ya pertama dividen besar
- 21:34untuk beberapa emiten ee Himbara
- 21:36terutama gitu kan. Tapi selain dividen
- 21:38valuasi juga murah gitu. Jadi ketika
- 21:41mood dari market ini berubah dari
- 21:44negatif jadi positif itu saham pasti
- 21:47valuasinya akan kembali ke normal dari
- 21:49murah ke normal gitu ya. Kita enggak
- 21:51ngomong jadi mahal gitu ya ke normal
- 21:54aja. Itu kan udah kasih kita gain gitu.
- 21:56Itu yang pertama. Kedua, aku suka
- 21:58sebenarnya komoditas. Komoditas itu
- 22:00menurutku eh selain energi ya, karena
- 22:03energi itu kan lagi turun tuh oil.
- 22:05Energi itu kan oil, coal, sama gas.
- 22:08Selain tiga itu menurutku ee masih cukup
- 22:11menarik sih gitu.
- 22:13sisanya ya mungkin bukan sektoral tapi
- 22:15emiten-emiten yang mungkin teman-teman
- 22:17kalau cari dia punya ee
- 22:21growth story dalam arti mungkin mau
- 22:22mengakuisisi apalah itu kan akan selalu
- 22:24ada kan akuisisi apalah eh right issue
- 22:27untuk apalah nah itu mungkin juga
- 22:30menjadi ee ketertarikan market baru
- 22:33kalau aku sebutnya tematic stock mungkin
- 22:35itu jadi tematik yang baru gitu
- 22:38tapi kalau perbankan itu kan maksudnya
- 22:40situasi kita kan ekonomi ee BI rate-nya
- 22:43juga lagi tinggi-tingginya gitu ya. Itu
- 22:46enggak enggak berkorelasi ya?
- 22:49Ee sebenarnya berkorelasi cuman
- 22:53buruknya sih sudah datang. Kita tuh udah
- 22:55dihantem buruknya gitu. Jadi kalau mau
- 22:56dihantem ke bawah lagi gini kalau
- 22:59sebelumnya di awal tahun let's say kita
- 23:01tuh ada di level 10 gitu ya terus kita
- 23:05kehantem berita buruk kan saya dari 10
- 23:07ini turun jadi tiga gitu ya. Kalau
- 23:10seandainya turun lagi pun mau turun
- 23:12sampai mana sih? Paling kan turun tiga.
- 23:14Tapi kalau seandainya positif dapatnya
- 23:16ini tujuh nih gitu loh. Jadi secara
- 23:19mindset adalah mending kita apa digeber
- 23:22dengan berita buruk di awal gitu atau
- 23:24gimana?
- 23:24Iya market selalu gitu kan. Kalau
- 23:26seandainya berita buruknya udah dihantem
- 23:27semua ya apalagi yang mau lu hantem gua
- 23:30udah hilang nih udah enggak ada nyawa
- 23:31lagi gitu loh. Apalagi yang lu mau ambil
- 23:34udah udah enggak ada lagi gitu. kecuali
- 23:36udah yang kayak tadi ya, udah globalnya
- 23:38jelek, domestiknya jelek, enggak diurus
- 23:40apa, itu kan namanya negatif. Terus kita
- 23:43mau betting juga susah gitu kan. Tapi
- 23:45dengan berita sekarang semua negatifnya
- 23:48sudah keluar, pemerintahnya udah concern
- 23:50bahwa oke kita akan memperbaiki ini.
- 23:53Berarti kan kita ngelihat ekonomi kita
- 23:55arahnya lebih cenderung ke atas kan
- 23:57karena sudah ada mau diperbaiki gitu.
- 23:59H
- 24:00kalau kayak gitu kita tinggal ngelihat
- 24:02ke bawah itu potensinya berapa, ke atas
- 24:03berapa. Karena kan saham selalu ris
- 24:05reward ratio kan. Kalau menurutku posisi
- 24:07sekarang jangankan untuk eh cut loss ya,
- 24:11aku bilang kalau posisi sekarang kita
- 24:15enggak punya barang aja tuh sayang.
- 24:17Jangankan oh kalau kan orang bilang kan
- 24:19oh udah turun banyak nih ee cutl enggak
- 24:22ya nanti turun lagi gimana? Kalau aku
- 24:23bilang mau cutl sekarang pun aku takut
- 24:26ketika cutl nanti terbang.
- 24:27H
- 24:28gitu. Jangankan yang punya saham, yang
- 24:30enggak punya saham aja kalau ditanya
- 24:31beli saham enggak beli. Aku bilangnya
- 24:32gitu.
- 24:33Hm. Hm. Keap dan ada lagi kekhawatiran
- 24:36tentang rupiah ini gimana ya? Rupiah kan
- 24:39kita juga masih
- 24:40gonya-ganya
- 24:41gimana ya. Heeh.
- 24:42Kalau rupiah sih sebenarnya ee kembali
- 24:45lagi ya ini tinggal tunggu ee apa
- 24:47namanya? Kepercayaan masyarakat pulih
- 24:49memang kan takes time gitu. Cuman kalau
- 24:51kita ngelihat seharusnya dengan fiskal
- 24:53kita yang tidak terlalu ee agresif lagi,
- 24:57kebutuhan dolar kan juga enggak tinggi.
- 24:59Terus yang mungkin teman-teman emm perlu
- 25:02tahu juga
- 25:04di bulan-bulan ini di kuartal 2 ini itu
- 25:07banyak ee pembagian dividen kan itu
- 25:10transfer uang dari dalam negeri ke luar
- 25:12itu sangat banyak. Jadi setelah lewat
- 25:15dari Juni
- 25:17seharusnya dengan sentimen ini ya kalau
- 25:19sentimennya berubah kan otomatis asumsi
- 25:21semua berubah lagi. Dengan sentimen ini
- 25:23seharusnya
- 25:25rupiah ini udah enggak terlalu
- 25:26signifikan naik kenaikannya. Mungkin
- 25:2818.000 cuman kalau 18.000 lewat itu udah
- 25:33chance-nya kecil.
- 25:34Bukan enggak mungkin peluang itu pasti
- 25:35selalu ada cuman kan kecil kita bil aku
- 25:37ngelihatnya kecil gitu. Jadi lebih
- 25:40ngelihat ke arah oke rupiah mungkin bisa
- 25:42menguat tapi enggak expect sampai 16.000
- 25:45juga sih. Kayak mungkin kalau sekarang
- 25:46178 ya mungkin menguat 175 174.
- 25:49Oh justru prediksinya segitu ya karena
- 25:51kan ee beberapa tuh mengkhawatirkan wah
- 25:53BRnya tuh udah udah tinggi nih gitu tapi
- 25:56kok kayaknya ee apa ya penguatannya
- 25:59enggak yang signifikan sampai gimana
- 26:02gitu. Kan kita masih sekitar 17.000-an
- 26:05gitu.
- 26:05Iya. Karena kepercayaan sih kalau rupiah
- 26:07ya
- 26:07semua enggak percaya. Even ee
- 26:10kita warga kita aja itu banyak yang
- 26:13menukar ee rupiah mereka menjadi dolar
- 26:16karena ketakutan kan. Wah entar
- 26:18rupiahnya 19.000 katanya Rp2.000 R1.000
- 26:22gitu kan. Kalau ditukar terus ya mau
- 26:24fundamentalnya bilang R.000 juga kalau
- 26:27kita tukar dolar apa rupiah kita ke
- 26:29dolar terus juga enggak bakal kejadian
- 26:31kan itu.
- 26:32Aduh, ayo kita cintai rupiah
- 26:35berarti ya itu ya maksudnya masih ya ini
- 26:38mung brate-nya atau segala upaya itu
- 26:40adalah mungkin obatnya cuman ya balik
- 26:42lagi akarnya itu ya yang harus
- 26:45he tetap tetap harus dibenahi juga gitu
- 26:47dan dikelola. Nah, terus buat para
- 26:50retail yang
- 26:52ngerasa wah situasinya kan sekarang lagi
- 26:55enggak pasti nih gitu.
- 26:57Ee strateginya gimana ya? Atau ya
- 26:59mungkin mereka beberapa ada yang rasa
- 27:01duh nyangkut lagi gitu. Gimana tuh Kak?
- 27:04Rasanya kalau nyangkut ee mungkin
- 27:07mayoritas investor nyangkut ya. Ada
- 27:08saham nyangkut lah at least gitu kan.
- 27:10Cuman kembali lagi kalau kita ngomong ee
- 27:13saham itu sebagai sebuah bisnis. Loss
- 27:16itu kan kita anggap sebagai eh sangkos.
- 27:19Sangkos tuh ibarat beban yang sudah
- 27:22terjadi dan kita enggak bisa ulang
- 27:24anyway gitu kan. Kita kan mesti berpikir
- 27:25ke depan tuh seperti apa. Nah, kalau aku
- 27:28pribadi sebenarnya ngelihat kalau
- 27:30strateginya sama nih untuk midterm
- 27:33seharusnya di level ini kita punya
- 27:36posisi dalam arti kita punya sahamnya.
- 27:38Tapi memang enggak bisa kita ngomong oh
- 27:41all in nih. Karena waktu IHSG naik tahun
- 27:44lalu kan semua orang bilangnya
- 27:45cacing-cacing naga-naga nih gitu kan.
- 27:48Kita sekarang itu harus punya posisi
- 27:50tapi jangan posisi yang apa sampai semua
- 27:54harta ada di saham gitu. Kita harus
- 27:56tetap masih punya cash sambil menunggu
- 27:58kepastian gitu. Investor suka kepastian.
- 28:00Anyway, jadinya ketika saham kayak gini
- 28:04kita tahu valuasi murah kelihatannya
- 28:07akan bagus gitu ya. Kita punya posisi
- 28:10nanti begitu yang kita ekspektasikan
- 28:13terjadi oh jadi bagus nih. Itu gampang
- 28:15kita average up aja.
- 28:17Time to buy juga dong sekarang
- 28:19sebenarnya.
- 28:19Iya. I think ya.
- 28:20H. Tapi ya harus sabar-sabar itu ya.
- 28:22Sabar ya. Jangan terlalu nafsu dulu.
- 28:25Marketnya belum bullish gitu. Mungkin
- 28:27aku ngelihatnya lebih ke arah penurunan
- 28:30terbatas,
- 28:31kenaikannya lebih tidak terbatas gitu.
- 28:34Hmm. Situasi saat ini.
- 28:35Iya. Kalau aku gambarin ya mungkin.
- 28:37Oke. Nah, terus yang juga lagi ramai itu
- 28:40pada ngincer saham-saham IPO kan lagi
- 28:43banyak tuh keluar list-lnya.
- 28:45Heeh. Heeh.
- 28:46Kalau menurut Rico sendiri, situasi
- 28:48sekarang buat yang pengin cari cuan
- 28:50lewat saham IPO gimana?
- 28:53Saham IPO ya? Eh,
- 28:56sebenarnya kalau IPO itu aku lebih
- 28:59prefer untuk eh short term. Ini majority
- 29:03ya, majority IPO itu untuk short term.
- 29:05Kecuali ya memang ada beberapa yang oke
- 29:08banget kayak misalnya eh waktu itu Pego,
- 29:10eh IPO itu kan memang ee kita pegang
- 29:14panjang pun fundamentalnya memang ada
- 29:16gitu ya. Cuman kalau seandainya
- 29:19mayoritas IPO itu menurutku lebih ke
- 29:22arah short term karena satu yang pasti
- 29:25aja tuh biasanya valuasinya mahal
- 29:27gitu. Jadi kita harus eh lebih aware
- 29:31akan valuation bukan cuman fundament
- 29:34sori kita harus lebih aware terhadap emm
- 29:38pertama kan valuasinya ini mahal mau
- 29:39dibilang fundamentalnya bagus oh labanya
- 29:43tumbuhlah apa. Tapi kalau valuasi mahal
- 29:45kan enggak enggak 100% bagus juga gitu
- 29:48ya. Cuman
- 29:50kalau short term itu aku mungkin
- 29:52ngelihatnya bukan fundamental. Kalau
- 29:54kayak IPO itu kan short term ya. Aku
- 29:56lebih ngelihatnya ke arah momentum means
- 29:59eh
- 30:01mungkin ada beberapa underwriter yang
- 30:04lebih diminatin pasar gitu kan. Misalnya
- 30:07biasanya tuh kalau underwriternya HP
- 30:09Henan Putirayai market suka gitu atau
- 30:12enggak eh KI itu kan market suka.
- 30:15Mungkin nyari-nyari yang ee Android yang
- 30:19punya track record bagus dalam IPO-nya
- 30:22gitu. Kalau udah naik ya udah aku jual
- 30:24kayak gitu. dan ngelihat juga ini siapa
- 30:27punya gitu. Kebiasaannya kalau orang ini
- 30:30IPOIN gimana nih? Apakah sahamnya naik
- 30:34atau enggak gitu? Kalau aku sih biasanya
- 30:36ngelihat kayak gitu. Kalau yang aku no
- 30:38idea banget kebanyakan aku skip gitu.
- 30:42Hmm. Oke. Jadi itu indikator-indikator
- 30:44yang
- 30:45lebih ke teknikal ya. Jadi daripada
- 30:46fundamental. Karena fundamental biasanya
- 30:49ya enggak semua sih, cuman mayoritasnya
- 30:51fundamentalnya at least dijual mahal
- 30:53sih, walaupun growth lah, apa gitu.
- 30:55Kalau dari point of view-nya Rico
- 30:57sendiri, lebih banyak peluangnya atau
- 30:59resikonya sih dengan saham
- 31:01IPO?
- 31:01PO. Heeh. IPO ini
- 31:03kalau yang fundamentalnya kurang oke
- 31:04tadi, aku merasa resikonya tuh lebih
- 31:07besar sebenarnya karena kebiasaannya
- 31:11kalau kita dapat IPO saham yang naik
- 31:14terus gitu ya, itu alokasinya kecil.
- 31:16Let's say beli R juta mungkin alokasinya
- 31:18cuma dapat R juta kurang gitu.
- 31:21Jadi cuman 1% 1% dari alokasi kita terus
- 31:24sahamnya naik kencang gitu kan. Tapi
- 31:26kalau kita beli Rp100 juta dan dia turun
- 31:29itu kita bisa dapatnya gede alokasinya.
- 31:31H.
- 31:32Jadi kalau naik kayaknya enggak berasa.
- 31:35Kalau turun turunnya berasa. Jadi
- 31:38kayaknya ris reward-nya kurang menarik
- 31:40buat aku kalau IPO. Dan rata-rata
- 31:43kesalahan orang tuh apa sih dalam
- 31:45IPO?
- 31:46Menjalani Heeh. IPO
- 31:47orang tuh ngelihatnya kalau IPO itu duit
- 31:49gampang karena beli aja nanti ee naik
- 31:53gitu katanya dalam suatu ee suatu waktu
- 31:57tertentu memang itu terjadi gitu. Let
- 31:59say dari 10 IPO 9 naik, tapi kita
- 32:01dapatnya misalnya 1% sepen 1/% 1/% gitu.
- 32:04Naruh R juta dapat R1 juta, naik 2 beg
- 32:07juta. Begitu terus sampai ee 9 gitu ya
- 32:10kita dapat Rp1 juta sekali tembak yang
- 32:12ke-10 Rp100 juta dapat alokasi misalnya
- 32:1550% Rp50 juta turun dua kali 10% 10% aja
- 32:20hilangnya ada R juta gain 18 juta dari 9
- 32:24saham IPO itu hilang dalam satu IPO.
- 32:26Hm. He.
- 32:27Jadi menurutku enggak enggak fair ya
- 32:29permainannya. Jadi aku kurang suka gitu
- 32:32sih.
- 32:32Oh iya. Bukan style-nya lah ya.
- 32:34Bukan style-nya. Dan dengan ramainya
- 32:38list-list IPO ini di tengah situasi yang
- 32:41sekarang mungkin lagi tadi neutral aja
- 32:42dan enggak terlalu bergairah.
- 32:45Berarti cuma sekedar spekulasi aja ya
- 32:47tentang
- 32:48IPO.
- 32:49Heeh. IPO ini
- 32:50ya. Kalau aku sendiri sih kalau ngelihat
- 32:52emiten di bursa banyak yang murah kenapa
- 32:55harus spekulasi gitu. He
- 32:57jadi aku lebih prefer beli yang udah
- 32:58listing aja kalau begitu.
- 33:00Oke. Jadi lebih yang udah mending lama
- 33:03yang tercatat di bursa aja gitu ya.
- 33:04Iya. Heeh. Betul.
- 33:07Nah, kalau jadi kalau misalnya ngomongin
- 33:08style nih seorang Rico tuh apa sih
- 33:10style-nya?
- 33:12Aku lebih ngikutin siklus makro sih
- 33:13sebenarnya
- 33:14gitu. Jadi ee
- 33:16kita ngelihat ee makro itu ke depan
- 33:18kayak apa. Makanya kalau tadi kita bahas
- 33:19lalu aku ngomongnya gimana makroekonomi
- 33:22global? Ekspektasi ke depan itu seperti
- 33:24apa gitu kan. likuiditas seperti apa.
- 33:26Terus kita ngelihat lagi ke dalam
- 33:28negeri, kekhawatiran apa yang ada di
- 33:30dalam negeri, gimana mood investornya
- 33:33gitu ya. Dari situ baru kita bisa
- 33:35ngelihat oh ee sektor apa nih yang
- 33:39diuntungkan dari sisi makroekonomi terus
- 33:41juga investor nih kelihatannya akan suka
- 33:44gitu. Karena at the end saham itu
- 33:47menurutku adalah ee apa namanya? Supply
- 33:51and demand gitu. Kita boleh bilang ini
- 33:54saham murah, tapi kalau enggak ada yang
- 33:56beli itu saham akan murah terus
- 33:57selamanya.
- 33:58Kita boleh bilang itu saham mahal
- 34:00sepanjang dibeliin terus naik terus itu
- 34:03sahamnya gitu. Jadi fundamental itu one
- 34:06thing tapi
- 34:08bukan artinya fundamental adalah
- 34:10segala-galanya gitu kan. Aku melihat
- 34:13fundamental itu cuman satu faktor di
- 34:15mana orang akan melakukan aksi jual atau
- 34:17beli.
- 34:19Spekulasi the other things yang bisa
- 34:21bikin orang jual dan beli gitu kan.
- 34:22Makanya aku stick ke pendekatan yang aku
- 34:27rasa paling kecil resikonya ngelihat ee
- 34:31makroekonomi, ngelihat fundamental
- 34:33kira-kira mana nih yang investor bakal
- 34:36suka. Jadi kalau murah nih
- 34:38fundamentalnya murah makronya bagus,
- 34:41tapi kayaknya investor enggak suka nih
- 34:42saham-saham gini, aku enggak beli.
- 34:44H
- 34:44gitu. Aku lebih ke arah situ sih.
- 34:46Nah, ee perjalanan untuk nentuin
- 34:48style-nya itu sempat nyoba yang
- 34:51lain-lain juga enggak sih? Iya, dulu aku
- 34:52pernah belajar technical analysis,
- 34:55pernah belajar flow, belajar trading,
- 34:58pokoknya macam-macam lah ya gitu. Cuman
- 35:01semua itu kan punya keahlian dan
- 35:04kekurangannya masing-masing.
- 35:06Mungkin aku enggak cocok di situ di
- 35:08bagian trading gitu ya.
- 35:11Stressful menurut aku ngelihatin angka
- 35:13kanan kiri bit over gitu tuh menurutku
- 35:15stressful gitu. Jadi aku lebih gampang
- 35:17ngelihat oh kalau ee ekonominya seperti
- 35:22ini, kebijakan yang akan diambil
- 35:24pemerintah tuh seperti ini. Kebijakannya
- 35:26kayak gini nanti efeknya ke market kayak
- 35:27gini. Oh, kalau marketnya kayak gini
- 35:29pasti investor sukanya yang kayak gini
- 35:30nih. Ya udah kita beli dulu nanti udah
- 35:33ada investor yang masuk ya udah kita
- 35:35keluar gitu. Hm. Kayak jadi emang apa ya
- 35:39menjalani trial and error juga gitu
- 35:41sampai akhirnya ngerasa
- 35:43oke nih suka dengan yang ee style yang
- 35:45dijalanin ini. Nah, style yang dijalanin
- 35:48sekarang pun itu juga ada disiplin cutl
- 35:50juga enggak sih?
- 35:51Ada. Ada. Tentunya kalau seandainya
- 35:53sentimennya ternyata berubah. Apalagi
- 35:55sekarang di zamannya ee Donald Trump ya,
- 35:58presiden AS-nya kebijakan tuh bisa
- 36:01berubah sangat cepat gitu. Even kalau
- 36:04kita ngelihat eh Selat Hormus itu a bisa
- 36:06buka tutup, buka tutup sampai ada yang
- 36:09bikin di Google Maps kan jam buka jam
- 36:10tutupnya tu kan itu sangat dinamis gitu
- 36:13loh. Tapi kalau kita coba ngelihat
- 36:17secara garis besar ee kita ngelihat
- 36:19helicopter view ya ternyata view kita
- 36:21dengan kenyataan di lapangan tuh
- 36:22berbeda. Bertolak belakang maksudnya aku
- 36:25akan cutlos.
- 36:27Hm.
- 36:27Gitu
- 36:28ya. E gimana maksudnya misalnya dalam 6
- 36:31bulan terakhir ini deh, cutl-nya udah
- 36:33bisa sampai berapa kali nih?
- 36:35Wah, cutlos itu pertama MSI eh ada cut
- 36:39loss gitu kan karena enggak ada yang
- 36:41nyangka anyway MSCI begini. Pertama cut
- 36:43loss terus ee ketika ambil posisi perang
- 36:47itu aku enggak cutlos karena aku expect
- 36:49itu akan perang.
- 36:50aku malah cuan aku ngambil wah ini kalau
- 36:52kayak gini bisa perang ngambil saham
- 36:54energi. Jadi pas orang-orang perangnya
- 36:57beneran kejadian orang-orang beli saham
- 36:58energi kita jualan gitu. Cutl lagi
- 37:02adalah ketika waktu perangnya itu udah
- 37:05mulai ee pick gitu ya udah dipick
- 37:08ternyata Indonesia kena fiskal.
- 37:11Wah ternyata Indonesia salah nih
- 37:13rearrange fiskalnya dia. Itu cut lagi
- 37:16yang sempat ada kekhawatiran defisit itu
- 37:18juga ya.
- 37:18Iya iya iya. Aku tahu itu pasti kalau
- 37:19kayak gitu investor pasti enggak suka
- 37:22dan dia pasti jual gitu. Itu kan maksud
- 37:24aku itu yang tadi aku bilang kita dalam
- 37:26kondisi begini kita bisa tahu investor
- 37:28ini suka atau enggak kan. Investor pasti
- 37:30enggak suka ya. Jadi kita juga jual
- 37:32dulu, cutl dulu, ambil lagi posisi di
- 37:33bawah.
- 37:34Wah, jadi udah sempat beberapa kali juga
- 37:37gitu ya
- 37:38dengan situasi 6 bulan terakhir ini dan
- 37:42yang apa yang masalah investor asing
- 37:45kita juga sempat masuk pemberitaan itu.
- 37:48Rico tahu juga tuh yang pemberitaan
- 37:49asing.
- 37:49Heeh. itu impactful yang dari Bloomberg
- 37:53itu ya impactnya gimana sih?
- 37:56Ya sebenarnya aku juga ee agak bingung
- 38:00ya karena kalau kita ngomong
- 38:01pemberitaan-pemberitaan bahkan kayaknya
- 38:03di blow up sebegitu besarnya
- 38:06aku enggak merasa Indonesia itu sejelek
- 38:08itu kok gitu. Kalau sejelek yang
- 38:10diberitakan mungkin bubar kita sebagai
- 38:13negara gitu ya kita bubar. Cuman
- 38:15masudnya aku enggak ngelihat event 98
- 38:17aja tuh kita belum bubar loh gitu. Dan
- 38:19kita tidak even mendekati 98. Kenapa
- 38:23kita diberitakan seolah-olah mau bubar
- 38:26gitu. Mungkin kalau konspirasi pada
- 38:27bilang, "Wah, ini antek-antek asing."
- 38:29gitu kan ya. Rasanya mau dibilang
- 38:32enggak, enggak mungkin negara kita ee
- 38:34memang jelek. Kayaknya ada benarnya juga
- 38:36nih, ada antek-antk asingnya gitu loh.
- 38:39Kenapa diblow up sebegininya gitu?
- 38:41Karena kita enggak sejelek itu. Cuman
- 38:43kalau orang bilang ekonomi kita sangat
- 38:46bagus, apa semacam harus diakui memang
- 38:48kita melakukan ee sedikit blunder.
- 38:51Artinya ekonomi kita memang tidak
- 38:52sebagus itu. Cuman jangan seolah-olah
- 38:55jeleknya tiga, kita diberitakan jeleknya
- 38:58seolah-olah minus 10 dong, gitu loh.
- 39:00Hm. Karena kita e maksudnya dari point
- 39:03of recall sendiri pun juga masih ada
- 39:05optimistis ya terhadap situasi market
- 39:07kita saat ini kan. Iya,
- 39:09walaupun di tengah apa ya
- 39:11goncang-ganjing
- 39:12di tengah goncang.
- 39:13Iya. Aku masih optimis karena kalau
- 39:14menurutku bahkan kita mendekati krisis
- 39:1698 aja enggak sih gitu. Kecuali
- 39:19pemerintah kita diam terus gitu.
- 39:22Dan sejauh ini kita selalu proaktif ya
- 39:24dari pihak pemerintah juga. Kalau COVID
- 39:26sama COVID menurut Rico gimana situasi
- 39:29krisis sekarang sama
- 39:30sekarang itu lebih lebih bikin was-was
- 39:34karena waktu COVID itu pemerintah cepat
- 39:35anggap COVID semua lockdown dikasih
- 39:39stimulus eh fiskal dan moneter. Jadi
- 39:42clear cut gitu loh. Kalau di sini
- 39:46beratnya adalah ee pemerintahnya lambat
- 39:50meresponnya. Kayak contohnya tadi ada
- 39:52perang fiskalnya itu enggak langsung
- 39:54diadjust. itu kan sempat bikin, wah
- 39:57kalau fiskal gini terus mah asing enggak
- 39:58suka jual dong gitu kan. Jadi kan kita
- 40:00cutlos lagi. Kalau COVID mungkin cutlnya
- 40:02cuma sekali ini tadi sudah berapa kali
- 40:04yang aku ceritain gitu kan.
- 40:05Mungkin karena itu sih ya di sini jadi
- 40:07lebih sulit gitu marketnya.
- 40:09Cuma tadi menarik sih aku belum gali
- 40:11lagi kalau misalnya ee Rico dan mungkin
- 40:14beberapa praktisi saham juga lagi sering
- 40:16mengadakan apa ya ketemu-ketemuah ee
- 40:19dengan pihak ee regulator gitu ya. He
- 40:22itu tuh biasanya ada apa sih lebih
- 40:24transfer informasi apa aja?
- 40:26Ee sebenarnya kalau dari regulator itu
- 40:28kita ketemu lebih ke arah klarifikasi
- 40:31sebenarnya tadi kan aku bilang
- 40:34komunikasinya kurang jelas gitu kan. He.
- 40:36Sebenarnya yang terjadi itu apa sih
- 40:39gitu? Walaupun mereka ngomong enggak
- 40:41tahu, bilang aja enggak tahu gitu loh.
- 40:44Kita tahu kok. Kita juga bukan orang
- 40:45yang eh mengasumsikan
- 40:49orang itu tuh lagi bikin candi gitu.
- 40:52Kalau orang bikin candi kan oh besok
- 40:53jadi gitu kan. Kita tahu semua butuh
- 40:54proses. Cuman masalahnya konsep besarnya
- 40:57seperti apa, progresnya sampai mana kan
- 41:00kita pengin tahu gitu. Kalau enggak
- 41:03diberitahu itu lebih jelek daripada kita
- 41:06ngomong enggak tahu gitu. Jadi kita
- 41:08cuman sebenarnya ketemu itu buat
- 41:09mengklarifikasi si Pak Bu sebenarnya ini
- 41:13konsepnya seperti apa?
- 41:15terus ee ke depan rencananya seperti
- 41:16apa, eksekusinya sekarang sampai mana?
- 41:19Kayak gitu-gitu sih.
- 41:20I dan akhirnya di situ bisa dapat inilah
- 41:22ya apa komunikasi dua arah yang lebih
- 41:25clear lagi gitu ya.
- 41:27Iya. Enggak cuman dari rumor ya.
- 41:28Heeh. Atau pemberitaan-pemberitaan yang
- 41:30cuman satu arah aja kan biasanya kalau
- 41:32dari convers juga gitu-gitu.
- 41:34Betul betul.
- 41:35Oke menarik. Nah terus ee perjalanan
- 41:38Rico untuk memutuskan jadi masuk dunia
- 41:41saham itu gimana? Karena tadi kan
- 41:43diceritain sebenarnya background Rico
- 41:46pun bukan dari ekonomi kan sebenarnya.
- 41:48Iya. Heeh. Aku dari teknik sipil.
- 41:51Heu
- 41:52pertama kali sebenarnya udah sempat
- 41:53terjun ke dunia teknik sipil juga sih
- 41:57gitu. Ee kurang lebih 3 tahun. Terus aku
- 42:00ngelihat kayaknya memang pertama itu
- 42:02sebenarnya karena pure mau investasi
- 42:04gitu. Kayaknya nih enggak boleh nih uang
- 42:06tuh dibiarinin nganggur.
- 42:09Ee belajarlah investasi. Terus pas
- 42:13seperjalanan investasi rugi gitu. Karena
- 42:16kan dulu diajarinnya cuman beli saham
- 42:18itu yang PI-nya murah, labanya bertumbuh
- 42:20gitu kan. Loh, ini udah kriteria masuk
- 42:22semua kok rugi gitu kan. Aku bingung.
- 42:24Nah, akhirnya ee carilah kenalan ya.
- 42:29Kalau sekarang gampanglah masuk
- 42:30komunitas-komunitas gitu kan. Carilah
- 42:32dulu masih belum banyak komunitas jadi
- 42:34cari kenalan, cari kenalan. Eh, seru
- 42:37juga gitu awalnya jadinya. Jadi dari mau
- 42:40cari duit tambahan terus seru juga gitu
- 42:42terus mikir, "Ah, ini udah nyemplung
- 42:45setengah badan nih. Nyemplung aja lah
- 42:47sekalian." Akhirnya carilah ee job di
- 42:50stock market gitu. Dari situ mulailah ke
- 42:53sini.
- 42:54Udah kurang lebih kalau di stock market
- 42:57tuh di industri ya kan 7 tahun kok
- 43:00rasanya sampai sekarang masih menarik
- 43:01gitu loh. Masih
- 43:03belum membosankan. Jadi ya udah lanjut
- 43:05aja terus. Om itu sempat ngelewatin yang
- 43:07COVID juga itu ya?
- 43:08Sempat. Sempat.
- 43:09Terus ini dapat cuan banyak dong setelah
- 43:11itu?
- 43:12Iya. Covid cuan banyak. Karena kan COVID
- 43:14itu ee sebenarnya kalau orang bilang
- 43:17COVID itu parah menurutku enggak juga
- 43:19ya.
- 43:20Soalnya mudah pemerintahnya responsif.
- 43:23Begitu COVID kita cutlos di bawah
- 43:26tiba-tiba pemerintah kasih stimulus
- 43:28udah marketnya naik. se
- 43:30se
- 43:31walaupun penurunannya kayaknya
- 43:33signifikan, tapi sebenarnya gampang
- 43:34untuk kita ee merespon pasar waktu itu
- 43:37gitu ya.
- 43:39Dan situasi global juga enggak
- 43:41secarut-marut sekarang karena situasi
- 43:43saat itu kan masalahnya adalah
- 43:45komit gitu kan.
- 43:46Satu masalah gitu. Kalau ini aja udah
- 43:48kayak
- 43:49udah dua masalah yang pasti kan sudah
- 43:50jatuh ke timpa tangga global yang
- 43:52masalah domestiknya enggak ngerespon
- 43:53dan maksud aku faktor dari globalnya
- 43:55juga banyak lagi gitu. Betul, betul,
- 43:57betul. Itu lebih, ini lebih, ini lebih
- 43:59complicated sih. Jadi lebih pusing juga
- 44:01ya untuk tahun ini.
- 44:02Ee tadi sempat rugi, rugi sama minus
- 44:0450%. Benar enggak sih?
- 44:06Pernah. Pernah. Tapi bukan yang saat ini
- 44:08maksudnya pernah. Per
- 44:09pas perjalanannya itu kan itu gimana
- 44:12enggak menyerah saat itu?
- 44:15Oh, justru pertama kali yang ngebukain
- 44:16jalan aku buat masuk ke industri itu
- 44:18karena enggak menyerah.
- 44:20Karena rugi itu. Jadi,
- 44:22jadi ee aku rugi 50%-an gitu ya. itu
- 44:26mungkin belum ngitung. Ee waktu itu aku
- 44:28sempat pinjam duit.
- 44:29He.
- 44:29Jadi kalau dihitung-hitung sebenarnya
- 44:31uangnya losnya hampir semua.
- 44:33Ini juga ya taking risik banget ya pakai
- 44:36kayak minjam duit ya. baru anak fresh
- 44:38grade kayak apa sih hidup ini kan duit
- 44:40buat apa kita pegangin hajar aja terus
- 44:42ternyata lost waktu itu. H
- 44:44ee waktu lost itu terus aku belajar
- 44:47recover lah mulai recover terus ee
- 44:50karena aku penasaran aku bilang kayaknya
- 44:52lebih baik nyemplung sekalian nih ke
- 44:55industrinya gitu. Gimana cara analis itu
- 44:58berpikir? Gimana caranya ee
- 45:00institutional investor itu berpikir
- 45:02kayak gitu kan. Nah, eh interview yang
- 45:05waktu itu bikin aku diterima karena kan
- 45:08basic-nya enggak kuat ya finance-nya.
- 45:10Jadi salah satu yang bikin diterima
- 45:12adalah waktu diwawancara sama ownernya.
- 45:14Ownernya tuh nanya kenapa kamu kok mau
- 45:17pindah? Kamu udah punya karir loh di
- 45:19teknik gitu kan. Kamu di sini ngulang
- 45:20lagi gitu. Iya, Bu. Enggak apa-apa. Saya
- 45:23bilang karena eh saya suka di sini. Saya
- 45:25lost. Dia bilang saya eh hampir berhasil
- 45:29membalikkan loss saya hampir. Jadi masih
- 45:31rugi juga waktu itu. Saya pengin belajar
- 45:34lagi, Bu. Karena saya yakin ini saya
- 45:35bisa dapat duit dari sini. Cuman
- 45:37masalahnya saya belum paham banget
- 45:39gimana caranya. Saya pengin masuk ke
- 45:41sini, saya pengin belajar. Oh, ternyata
- 45:43ownernya itu suka.
- 45:45Dan waktu itu jadi akhirnya ee diterima.
- 45:47Jadi Rico ini selain apa namanya terjun
- 45:50sebagai praktis juga sebagai analis juga
- 45:53ya ee sebagai analis juga berarti itu
- 45:55adalah pelajaran yang didapat ketika
- 45:58kemarin-kemarin mengalami kegagalan yang
- 46:01minus sampai 50% itu. Terus tapi juga
- 46:03akhirnya punya community.
- 46:05Iya.
- 46:06Rico tadi kan masih aku masih pengin
- 46:09banyak belajar tapi juga akhirnya
- 46:11memilih edukasi tuh gimana? Sebenarnya
- 46:13kan kalau kita mau sharing aku
- 46:16ngomongnya ya mungkin kalau kita mau
- 46:17sharing kan kita enggak harus jadi
- 46:19profesor dulu atau kita harus ee
- 46:23jadi orang yang paling pintar gitu kan.
- 46:25Kita kan enggak harus seperti itu. Tapi
- 46:27yang aku lihat adalah ee aku berhasil
- 46:30dengan cara seperti ini gitu ya. Aku
- 46:32ngelihat waktu itu ee beberapa
- 46:34teman-teman tuh sebenarnya bingung
- 46:37karena kurangnya informasi dan
- 46:40pengetahuan gitu kan sebenarnya. Jadi
- 46:43yang aku mau sharing di community itu
- 46:45adalah begini loh cara berpikirnya. Aku
- 46:49enggak mau mungkin ini balik ke personal
- 46:51ya. Aku tuh enggak suka kalau orang even
- 46:53ngasih eh lu beli ini gitu terus aku
- 46:56enggak tahu apa-apa aku beli gitu. Aku
- 46:57tuh kurang suka kayak gitu. Makanya itu
- 46:59juga yang aku terapin di komunitas. Aku
- 47:01sharing cara berpikirnya, aku sharing ee
- 47:04informasinya tapi keputusan harus di
- 47:08masing-masing gitu. itu supaya mereka
- 47:11itu bisa berkembang. Karena kalau
- 47:12disuapinin terus, dikasih ikannya terus,
- 47:15mereka enggak akan pernah bisa gitu kan.
- 47:17Nah, di komunitas ini tuh yang aku mau
- 47:18sharing adalah seperti itu. Ini caraku
- 47:21berpikir seperti ini, informasinya
- 47:23seperti ini. Silakan di-igest gitu.
- 47:25Kalau enggak ngerti kita bisa diskusi di
- 47:27situ.
- 47:28Dan ternyata banyak banget ini ya ee
- 47:30orang-orang baru yang terjun ke market
- 47:33ya. Kalau dari komunity
- 47:35banyak ee yang terjun ke market tuh
- 47:37jujur banyak sih ya. Karena kan
- 47:38dan baru semua tahun ini atau
- 47:40banyakan tahun lalu. Tahun ini jarang
- 47:42sih ya. Tahun lalu yang waktu market itu
- 47:44gila-gilaan itu gila investor baru tuh
- 47:46kayak ee even di komunitas aku yang join
- 47:49itu aku tanya udah berapa lama di market
- 47:51baru 2 bulan, baru sebulan gitu.
- 47:54Dan melihat situasi di tahun berikutnya
- 47:57itu tahun ini gimana tuh mereka?
- 47:58Lumayan syok ya.
- 48:00Lumayan syok ya.
- 48:01Tapi kita semua pasti syok sih karena
- 48:03ngerasa tahun lalu tuh lagi
- 48:04hype-hype-nya banget kan semuanya. Boleh
- 48:07enggak sih kasih bocoran juga gitu ke
- 48:09teman-teman di sini yang ee tadi Rico
- 48:12bilang bahwa sebenarnya paling
- 48:14terpenting adalah cara berpikirnya
- 48:16dengan background Rico juga sebagai
- 48:19analis beberapa pengalaman juga gitu ya
- 48:21sebagai praksi saham sebenarnya apa sih
- 48:23cara berpikirnya
- 48:26yang dirasa
- 48:28tepat gitu menurut Rico untuk terjun ke
- 48:31saham ini? Oke, jadi ee mungkin cara
- 48:34untuk cuan di market kan banyak ya. Ee
- 48:37ibarat kayak bela diri. Bela diri itu
- 48:39kan banyak aliran. Ada wingchun, ada
- 48:41kungfu, taekwando, apa segala macam.
- 48:43Setiap orang itu punya kelebihan dan
- 48:45kekurangannya masing-masing. Setiap
- 48:47metode juga punya kelebihan dan
- 48:49kekurangannya masing-masing. Nah, kalau
- 48:51aku pribadi, aku tuh selalu melihatnya
- 48:55yang harus kita ukur itu adalah seberapa
- 48:57besar kita bisa ee mengambil resiko dan
- 49:00seberapa besar kita bisa dapat cuannya
- 49:02atau orang sekarang gampang ngomongnya
- 49:04ris reward ratio ya gitu kan. Nah, kalau
- 49:08aku pribadi karena ngambil jalur ee apa
- 49:12namanya? makro, makroekonomi dan juga
- 49:15emm midterm gitu ya. Yang paling penting
- 49:18itu menurut aku kita bisa memahami
- 49:22apa yang ee akan menjadi minat buat
- 49:26investor untuk membeli saham itu. Jadi
- 49:28at the end kalau kita mau jual lagi
- 49:30saham kita, kita harus mau tahu dong ini
- 49:32kira-kira yang mau beli saham gua di
- 49:35harga lebih tinggi tuh siapa? Kayak
- 49:37gitu. Itu yang selalu jadi apa ya yang
- 49:41aku pikirin sebelum beli gitu.
- 49:43He.
- 49:44Kalau seandainya aku merasa oh ini saham
- 49:46bagus tapi siapa yang mau beli? Orang
- 49:48enggak liquid. Satu offnya setiap off
- 49:50cuma satu. Satu satu satu lot. Maksudnya
- 49:53investor mana yang mau beli? Wah enggak
- 49:55bisa jualan atau enggak bisa beli
- 49:57banyak. Aku akan skip gitu. Walaupun
- 49:59fundamentalnya murah tapi kalau aku tahu
- 50:02ini barang murah terus investor pasti
- 50:06suka. aku beli gitu. Jadi kalau aku
- 50:09pribadi dengan style ini yang aku
- 50:12pikirkan adalah kira-kira siapa yang mau
- 50:15beli saham gua di atas harga beli gua
- 50:18dengan margin yang lumayan. Aku enggak
- 50:20mau marginnya cuma 1 2% karena kan
- 50:22mikirnya capek. Masa margin cuma 1 2%
- 50:24gitu. cari yang marginnya let's say
- 50:27ngasih 30% 40% minimal gitu loh. H
- 50:30kalau itu menurut aku sih yang penting
- 50:32kalau dari strategi aku seperti itu.
- 50:34Dan rata-rata kesalahan investor pemula
- 50:37yang range-nya mungkin masih under 1
- 50:40tahun ke bawah itu apa sih? Rata-rata
- 50:43mereka tuh enggak tahu apa yang mereka
- 50:44beli gitu.
- 50:45H
- 50:46balik lagi tadi strategi kan banyak.
- 50:49Mereka tuh enggak punya strategi.
- 50:51Sesimpel aku nanya Riska, "Riska beli
- 50:52saham apa?" "Aku beli BCA." Oh, terus
- 50:55aku ikutin kenapa BCA? Apakah Riska ini
- 50:58tipe sculper atau swing trading atau eh
- 51:03makroekonomi atau fundamental value
- 51:05investing atau apa kan kita enggak tahu
- 51:08gitu loh. Entar tiba-tiba ketemu lagi
- 51:09Riska BCA gimana turun nih? Gitu loh.
- 51:12Aku udah jual kemarin kan naik 2% loh.
- 51:15Aku pikir kan ini untuk jangka panjang
- 51:17aku pikir gitu misalnya.
- 51:19Hm. He
- 51:19itu kan beda. Jadi orang itu cuman apa
- 51:23ya melihat apa yang direkomendasikan
- 51:25orang itu. Oh ini bagus nih karena
- 51:27background orangnya. Tapi enggak
- 51:29mengerti sebenarnya orang ini tuh cara
- 51:32mainnya seperti apa sih.
- 51:33Jadi kadang tuh cuman ngelihat dari
- 51:35popularitas emitennya aja gitu ya. Nama
- 51:38besar emitennya.
- 51:39Emitennya atau bahkan yang
- 51:40merekomendasikan. H
- 51:42gitu.
- 51:42Yang merekomendasikan juga bukan artinya
- 51:45yang merekomendasikan salah cuman kita
- 51:47enggak kenal dengan yang
- 51:48merekomendasikan.
- 51:50kita akhirnya cuman ikut-ikutan kan.
- 51:52Hm. Oke. Oke. Jadi gitu ya, Teman-teman.
- 51:55Coba yang baru-baru mungkin emang iya
- 51:59sih rata-rata ya kayak gitu ya
- 52:02istilahnya kadang fomonya lah ee lihat
- 52:05apa yang lagi viral di wetsos gitu kan.
- 52:10Kayak tahun lalu mungkin cerita sedikit
- 52:12tentang satu saham ee ya kita sebut aja
- 52:15bumi lah ya gitu kan. Aku kalau tanya
- 52:18orang ee eh lu main saham? Iya. Lu beli
- 52:21saham apa? Bumi. Kenapa lu beli saham
- 52:23bumi? Enggak tahulah. Pokoknya si A
- 52:25nyebut bumi kalau enggak buminya naik
- 52:27terus gitu.
- 52:28Emang yang beli yang suruh lu beli itu
- 52:31ee mainnya gimana? Enggak tahu. Pokoknya
- 52:34beli aja. Itu kan mereka jadi enggak
- 52:36tahu gitu loh. Kalau buminya turun,
- 52:39let's say 10% gua harusnya cut loss atau
- 52:42gue fred down? Ya itu kan bingung.
- 52:44Hm. Itu sih
- 52:45dan di situasi saat ini ya jadi apa ya
- 52:50jadi teruji gitu ya mana yang
- 52:53mana yang ikut-ikutan mana yang emang
- 52:54ngerti kan.
- 52:55Heeh. Benar-benar karena sebenarnya
- 52:57kalau menurut Rico sendiri di situasi
- 52:58saat ini ketika kita benar-benar paham
- 53:00dengan apa yang kita beli cuannya masih
- 53:02bisa kita dapat gitu
- 53:03dengan situasi ini.
- 53:05Em mungkin kalau situasi ini ee bisa
- 53:09tapi mungkin sulit ya gitu. Mungkin
- 53:11kalau belum terlalu gimanapun
- 53:14mungkin bisa lost gitu.
- 53:16Nah, berarti oke. Gimana?
- 53:18Cuman menurutku kan maksudku
- 53:21kalau gaya aku sendiri kan ngelihatnya
- 53:22ee kita nge-review Porto tuh biasa 1
- 53:24tahun gitu masih ada kesempatan kok gitu
- 53:26loh. Bukan artinya yang ee ini udah game
- 53:29over gitu kan. Dan anyway kalau main
- 53:33dengan style yang sama di tahun lalu
- 53:35juga itu game-nya lumayan loh. Bisa 300%
- 53:38400%. Aku pribadi pun sekitar 200-an%
- 53:41gitu loh. 200 plus. Means sebenarnya
- 53:44kalau turun sekarang pun ya ya udahlah
- 53:46anggap aja normal return gitu loh.
- 53:48Normal means mungkin aku cuman untung
- 53:50dalam 2 tahun 50% 60% per tahun kayak
- 53:54masih oke juga ya menurutku gitu loh.
- 53:56Nah ee kita sudah nyampai pertengahan
- 53:58tahun proyeksinya nih 6 bulan ke depan
- 54:01ditambah kita masih ada digantung lah ya
- 54:04ee sampai bulan November. Heeh.
- 54:06Masih ada pengumuman lagi enggak sih ya
- 54:07kita lembaga-lembaga ya?
- 54:09SNP I gimana nih proyeksinya 6 bulan ke
- 54:12depan?
- 54:13Ee
- 54:15mungkin ini tough ya, tapi menurutku at
- 54:18least mungkin 7.000 ya. At least 7.000
- 54:20kita sampai. Kalau semuanya mendukung
- 54:24mungkin kita bisa menuju all time high.
- 54:27Enggak tahu mungkin all time high di
- 54:28tahun depan atau awal tahun depan. Cuman
- 54:30kalau semuanya mendukung dari global dan
- 54:32domestik all time high itu mungkin aja.
- 54:35terjadi lagi.
- 54:36Hm.
- 54:37Jadi 6 bulan ke depan masih tough ya
- 54:39situasi
- 54:40masih tough. Tapi ya menurutku 7.000
- 54:42dapatlah. Maksudnya 6.000 ke 7.000 aja
- 54:44enggak dapat. Kondisinya udah lumayan
- 54:45oke kok kayak gini.
- 54:46Oke. Dan ee posisinya untuk strategi 6
- 54:50bulan ke depan apa nih kalau dari point
- 54:52of koko?
- 54:53Kalau kalau aku sih ee yang pertama kita
- 54:57mesti ngikutin ya ngikutin perkembangan
- 54:59karena kan memang kondisinya
- 55:00gonjang-anjing masih ada. Kalau
- 55:02seandainya gonjang-ganjingnya sudah
- 55:03makin kecil, posisi ditambahin
- 55:06strategiku. Terus ee apa namanya? Kalau
- 55:10sahamnya ya tadi aku prefer banking,
- 55:13commodity dan saham-saham yang punya
- 55:15core protection, inorganic growth kalau
- 55:17kita sebutnya gitu.
- 55:19Dan tadi ya penting untuk tahu dulu nih
- 55:21kalian emang mau belinya apa tuh
- 55:24dipahami benar-benar gitu ya.
- 55:26Iya. Iya. I. Oke, terakhir deh pesan nih
- 55:28buat teman-teman yang mungkin sekarang
- 55:29lagi mental breakdown atau lagi apa ya
- 55:33ngerasa duh nyangkut apalagi sih
- 55:36rata-rata keluhan yang sekarang itu
- 55:38oke yang banyakan nyangkut sih ya
- 55:40kayaknya enggak ada lagi ya
- 55:42ya mungkin kalau yang teman-teman yang
- 55:44masih nyangkut menurutku
- 55:46pesannya ee enggak usah sering-sering
- 55:49mantauin market dulu terutama yang
- 55:51memang strateginya sama gitu ya untuk
- 55:54midterm long term gitu enggak usah
- 55:55dilihatin dulu dulu ya mungkin daripada
- 55:58ngelihatin ee platform OLT lebih baik
- 56:02ngikutin portal berita gitu liputan 6
- 56:05misalnya gitu kan.
- 56:07Thank you.
- 56:07Kita
- 56:09ngelihat aja ekonomi domestik gimana.
- 56:11Nah, terus juga sekarang sosm itu juga
- 56:13banyak aku suka ngelihatin X itu banyak
- 56:15yang bahas tentang global economic makro
- 56:18gitu kan
- 56:20di ee diikutin aja supaya kita bisa tahu
- 56:24nih. Oh, ini kan market lagi neutral ya.
- 56:28Tadi aku bilang kan kalau baris kita
- 56:30harus cut nih di sini tapi kalau jadi
- 56:32bullish kita harus tambah jadi enggak
- 56:34ketinggalan gitu. Strateginya sih kalau
- 56:37menurutku ya pesanku itu aja. Ngikutin
- 56:39aja dulu. Pilih sahamnya enggak usah
- 56:41yang pusing-pusing banget. Ikutin nanti
- 56:44ee apa namanya? Tinggal add or reduce
- 56:47position aja di posisi sekarang. Enggak
- 56:49usah terlalu dilihatin. Kalau udah minus
- 56:52kita mau sembah sujud ke mana juga itu
- 56:55enggak bakal jadi hijau kan.
- 56:57Oke. Oke. Jadi ya ini adalah momen
- 57:00belajar yang sangat berharga memang ya
- 57:03tahun ini dan ya kita jadi lebih
- 57:05kayaknya apa ya momen untuk slowdown aja
- 57:07dulu ya
- 57:08ikutin
- 57:11yang ngikutin arusnya aja gitu.
- 57:13Thank you Rico sudah sharing untuk kita
- 57:16semua. Semoga bermanfaat ya buat
- 57:18teman-teman yang mungkin lagi
- 57:19galau-galau. Dan demikianis kali ini.
- 57:22Sampai ketemu di topik lainnya. Sampai
- 57:24jumpa.
About this transcript
This page contains the full transcript of Usai Pengumuman MSCI, Saham RI Kehilangan Gairah? | CUANOMIX by Liputan6, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 8,449 words across 1,517 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.