YouTube transcript (ubm-bTOFmLI) — Transcript
Full transcript
- 0:13Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- 0:15Bismillahirrahmanirrahim.
- 0:17Allahumma sholli alaidina Muhammadin
- 0:20fatihi lima ktimi limaqasir
- 0:25bilqi hadqim
- 0:28wasallahu alaihi waa alihi wasobihi haqq
- 0:32qriim
- 0:34allahumma sholli ala sayyidina muhammad
- 0:38wa ala ali sayyidina muhammad kama
- 0:40shaita ala sayyidina ibrahim wa ala ali
- 0:43sayyidina ibrahim wabarik ala sayidina
- 0:46Muhammad
- 0:48Muhammadidina
- 0:51Ibrahimam
- 0:54innaka hamid majid. Ilahi antaudi
- 0:59kamatlubi mahabbataka
- 1:02wafataka ya arhamarahimin. Amin. Ya
- 1:05Allah ya rabbal alamin.
- 1:07Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- 1:09Bismillahirrahmanirrahim.
- 1:12Qul huwallahu ahad. Allahus somad lam
- 1:16yalid walam yulad walam yakun lahu kufan
- 1:19ahad.
- 1:23Alhamdulillah wa syukru ala nmillah. Ya
- 1:26Allah,
- 1:30kita diberi
- 1:32waktu, diberi kesempatan masih oleh
- 1:36Allah Taala
- 1:38datang dan masuk ke dalam halaq zikir
- 1:41ini.
- 1:43Hati-hati,
- 1:45syukurilah
- 1:47karena ini adalah kesempatan
- 1:51kita masih hidup.
- 1:55Hidup adalah sebagai
- 1:58ketentuan
- 2:01bagaimana kehidupan di akhirat nanti.
- 2:05Maka
- 2:08selama hidup kita inilah
- 2:11berupa kenikmatan terbesar adalah Allah
- 2:15memberikan kesempatan kepada kita. kita
- 2:19beribadah.
- 2:23Lalu mintalah kepada Allah Taala dengan
- 2:27terus-menerus meminta,
- 2:29minta kegagahan di dalam peribadatan.
- 2:38Sekali lagi, karena ketentuan kehidupan
- 2:41akhirat itu adalah selama kita hidup di
- 2:45dunia.
- 2:47Dunia itu tempat manusia berbuat dosa.
- 2:53Dunia ini
- 2:56kalau untuk orang-orang yang beriman
- 3:01yang menuju
- 3:04selalu tertuju kepada Allah Taala
- 3:07berarti keimanannya bercukup. Itu
- 3:10penjara.
- 3:13Saya teringat
- 3:16sebuah hadis itu dari Abu Hurairah.
- 3:20Kata Rasulullah, "Adunya itu sijnul
- 3:24mukminin
- 3:27wa jannatul kafir."
- 3:30Jadi dunia itu
- 3:33penjara bagi orang-orang yang beriman,
- 3:37tetapi surga
- 3:40bagi orang-orang kafir.
- 3:47Hadis yang seperti ini kerasnya untuk
- 3:51kita.
- 3:53Mengapa kita tidak beri tanda
- 3:57bahwa dunia ini adalah sijnul mukminin,
- 4:04penjara orang mukmin?
- 4:07Karena selama hidup kita
- 4:12nyaris keseluruhan
- 4:17jiwa, pikiran, rasa
- 4:23kita masih membicarakan seperti minggu
- 4:26lalu, jawarih kita
- 4:30yang mempengaruhi hati itu, itu nyari
- 4:34seluruhnya tersita.
- 4:38kepada isi dunia ini
- 4:43dikarenakan kita masih berpijak di atas
- 4:46dunia ini,
- 4:52masih mendengar
- 4:55tentang cerita-cerita
- 4:58kehidupan di alam semesta ini dan
- 5:02cerita-cerita
- 5:04yang ada di dalam hati.
- 5:07tidak dibicarakan. Tetapi kalau
- 5:10mendengar sebuah bahasa dari orang lain,
- 5:15lalu cerita di dalam hati ini terpancing
- 5:19ke arah isi dunia, maka bangkit
- 5:22keseluruhannya.
- 5:26Harapan-harapan tentang isi dunia ini
- 5:30baru sebagai tahapan saja
- 5:33mendengar hal yang seperti itu.
- 5:37Terpancing hati kita atas isi dunia ini.
- 5:42Saat itulah tersita seluruh perasaan
- 5:47kita, rasa kita yang ada, dan warna hati
- 5:53kita. tenggelam ke dalam dunia ini.
- 5:58Saat itulah Allah Subhanahu wa taala
- 6:03yang tidak pernah terputus memberikan
- 6:07kenikmatan atas hidupnya kita di atas
- 6:10dunia ini terhapus dari dalam hati.
- 6:14Perhatikan oleh kita di situ
- 6:18hanya dengan sebuah kata-kata.
- 6:22Kalau terdengar kadang-kadang kata-kata
- 6:26itu tidak terlontarkan oleh orang lain,
- 6:30tidak terdengar oleh kita, tetapi daya
- 6:34harap terad terhadap isi dunia ini dan
- 6:38khayalan-khayalan,
- 6:41angan-angan
- 6:45dari sebuah judul keinginan
- 6:48tentang
- 6:50isi dunia ini
- 6:53maka manusia itu merindukan
- 6:58yang disebut penjara bagi orang mukmin
- 7:01itu.
- 7:03Itulah keadaan manusia hidup di atas
- 7:06bumi ini.
- 7:10Terpancar
- 7:11dari dalam hati,
- 7:14hanyut
- 7:16terlupakan Allah Subhanahu wa taala.
- 7:20Bahkan
- 7:22bagi seseorang atau para salik sejati di
- 7:26dalam ilmu tareqah ini yang hidup di
- 7:29jalan tasawuf ini dalam keadaan zikir
- 7:35lalu terdengar suara iming-iming atas
- 7:39isi dunia ini.
- 7:41Lupa dia semuanya. Padahal sedang pegang
- 7:45tasbih,
- 7:47sabahah,
- 7:49sedang berzikir. Kita
- 7:53hanyut dengan isi dunia.
- 7:57Itulah yang dimaksud oleh Rasulullah
- 8:00penjara bagi orang mukmin,
- 8:05sijnul mukminin. Tapi orang kafir tidak
- 8:09peduli tentang hal-hal yang sedang kita
- 8:12bicarakan ini.
- 8:17Karena
- 8:18adalah jannah bagi orang kafir.
- 8:22Dia tidak memikirkan tentang akhirat
- 8:25nanti.
- 8:27Dia tidak memikirkan tentang kesucian.
- 8:31Kita yang berpikir tentang kesucian
- 8:34dengan segala kelemahan kita yang ada
- 8:42dengan segala ketidakmampuan di dalam
- 8:46peribadatan.
- 8:52Minggu lalu kita berbicara
- 8:55mengupas barang sedikit
- 8:58yang bisa mensucikan
- 9:01manusia
- 9:03adalah adanya di dalam salat.
- 9:08Tahap demi tahap, gerak demi gerak.
- 9:15tahapan di dalam salat
- 9:19sebelum niat saja
- 9:23kalau kita digerakkan oleh Allah
- 9:25Subhanahu wa taala bahwa kita sudah mau
- 9:28salat
- 9:30dan sudah berwudu,
- 9:35kita bisa bertaharah saat itu.
- 9:39Perhatikan para sahabat sekalian, kita
- 9:42bisa berwudu saja dan selesai berwudu
- 9:46tidak pernah kita bersyukur kepada Allah
- 9:48Taala. Ya Allah, terima kasih aku
- 9:53barusan bisa bersuci.
- 9:56Padahal kita bisa bersuci itu karena
- 9:58Allah. Belum belum salat baru wudu.
- 10:07Di dalam wudunya saja manusia ada yang
- 10:10sembarangan.
- 10:15Membasuh kuping itu tidak sempurna.
- 10:19Ada yang cuman ditempel di kuping saja
- 10:22begitu.
- 10:26mengusap rambut adeng
- 10:30takut jambulnya rusak.
- 10:34Dia ada rasa sayang kalau apa
- 10:39kalau rambut yang disisirnya itu
- 10:42acak-acakan.
- 10:44Padahal dia sedang bersuci,
- 10:47sayang dia. Karena kalau mau menyisir
- 10:49lagi enggak ada sisir. Takut rusak.
- 10:53Silakan dirasakan.
- 10:56Jambulnya saja takut rusak. Padahal dia
- 11:00akan berhadapan dengan Allah Subhanahu
- 11:02wa taala. Yang menjadikan jambulmu yang
- 11:05dianggap bagus itu Allah.
- 11:08Dia tidak rida mengusap rambutnya. Jadi
- 11:11cuman ujungnya saja. Itu
- 11:14rasakan
- 11:16semua peribadatan baru urusan berwudu
- 11:20saja.
- 11:22Setan sudah main dari mana-mana,
- 11:27terganggu jiwa kita.
- 11:31Mana wudu untuk Allah Subhanahu wa taala
- 11:35agar kita sempurna?
- 11:39Saya sering berkata kepada para sahabat
- 11:42sekalian,
- 11:44Syek Ibnu Arabi itu bila berwudu tidak
- 11:47mengusap sela-sela jarinya itu. Kata
- 11:51Syekh Ibnu Arabi,
- 11:53"Maka bangkitlah
- 11:56kesombongan di dalam hatiku
- 12:00saat aku berwudu tidak mengusap
- 12:03sela-sela jarinya ini atau jari kaki
- 12:06juga.
- 12:08Bangkitlah sebuah kesombongan dari dalam
- 12:10hatiku.
- 12:12Perhatikan.
- 12:15Padahal kita sering mengaji tentang bab
- 12:17thaharah ini, bab bersuci itu tetesan
- 12:22air wudu yang dari tangan kita itu jadi
- 12:25malaikah.
- 12:31Lupa semuanya.
- 12:34Wudunya sembarangan.
- 12:40Di dalam sejarah
- 12:44disebutkan itu Sayidina Umar sempat
- 12:47menjaga di depan masjid
- 12:51memegang tongkat itu.
- 12:54Setiap yang sudah berwudu itu mau masuk
- 12:57masjid itu dilihat tumitnya
- 13:00apakah dia sempurna.
- 13:03Tumitnya juga tercuci. Karena dari mata
- 13:06kaki ke bawah.
- 13:09Apabila terlihat kering itu dipukul
- 13:12kakinya, disuruh kembali, "Tumitmu masih
- 13:15basah."
- 13:18Tahukah para sahabat sekalian, saya
- 13:21pernah memperhatikan
- 13:24tapi dulu sudah lama
- 13:28wudu di bawah di situ saya perhatikan.
- 13:31Oh, benar. Inilah dia yang Sayidina Umar
- 13:35pukul betisnya itu untuk kembali lagi.
- 13:38Ada sembarangan dia wudunya, kakinya
- 13:41gitu di asal kena gitu. Rupanya tumitnya
- 13:45masih kering. Ini jadi
- 13:48baru urusan bab thaharah saja
- 13:53malas.
- 13:57Enggak peduli dia kakinya tidak sah itu
- 14:00tidak suci.
- 14:03Sedangkan saya katakan tadi, ketentuan
- 14:05di akhirat itu adalah sekarang.
- 14:10Selama kita masih hidup di atas dunia
- 14:12ini,
- 14:14mengapa kita tidak fokus, tidak
- 14:16perhatikan, tidak kita belajar
- 14:19menyempurnakan
- 14:22peribadatan
- 14:23dari berangkat bab wudu? Apalagi orang
- 14:28mengaku ahli-ahli thariqoh, wudu saja
- 14:32udah batal gitu, enggak wudu lagi.
- 14:36Belagak di luar sombong ingin disebut
- 14:39orang ahli thiqah.
- 14:42Wudu saja putus-putus.
- 14:46Batal tuh. Tenang-tenang saja dia.
- 14:51Para sahabat sekalian, bagaimana keadaan
- 14:54kita? Naudubillah summa. Nauzubillah.
- 14:58Kalau dalam keadaan kita tidak berwudu,
- 15:03dalam keadaan kita tidak bertaharah,
- 15:06tidak bersuci,
- 15:36apa yang ada di atas dunia ini dan
- 15:40kelakuan kita selama hidup di dunia ini.
- 15:45Seperti itulah kita semuanya berhadapan
- 15:49dengan Allah yang maha suci.
- 15:53Betapa gflahnya kita, lalai kita
- 15:56semuanya.
- 15:58Betapa gelapnya karena segala kebodohan
- 16:01yang ada. Kalau begitu, betapa gelapnya
- 16:06hati kita.
- 16:07Karena ilmu yang seperti ini saja
- 16:10kadang-kadang tidak terlihat.
- 16:14Ilmu yang seperti ini saja
- 16:16pemberangkatan peribadatan belum ibadat
- 16:19belum.
- 16:21Baru bab thaaharah saja sudah
- 16:23tergelapkan.
- 16:30Minggu lalu saya berbicara tentang
- 16:33takbir.
- 16:38Diceritakan, "Wahai apabila engkau
- 16:41salat,
- 16:44apakah saya mengingat-ingat saja ini
- 16:46minggu lalu saat engkau bergerak di
- 16:50dalam salat seperti yang dianjurkan di
- 16:54dalam azan." Allahu Akbar. Allahu Akbar.
- 17:00Saat engkau takbir,
- 17:02engkau akbarkan Allah Subhanahu wa
- 17:05taala.
- 17:07Lalu takbir yang pertama itu pun belum
- 17:10tentu selamat.
- 17:15Karena seolah-olah kita sudah sukses,
- 17:18sudah merasa benar, telah mengagungkan,
- 17:22mengakbarkan Allah Taala.
- 17:25Allahu Akbar. Seolah-olah sudah benar.
- 17:29Tapi kita menilainya sendiri bahwa ini
- 17:32sudah mengakbarkan Allah Taala.
- 17:37Tidak ada di dalam keadaan hahalah,
- 17:45merasa ketidakberdayaan.
- 17:49Ya Allah bisakanlah aku hah mengakbarkan
- 17:55engkau di dalam hatiku.
- 18:00Bukan kita saat takbir merasa sudah
- 18:02diakbarkan Allah Taala.
- 18:05Tapi bisakanlah ya Allah akbar aku
- 18:09mengakbarkan Engkau saat aku takbir.
- 18:16Lalu di dalam gerakan yang kedua, yang
- 18:18ketiga, Allahu Akbar. Allahu Akbar.
- 18:20Allahu Akbar. Sudah lupa lagi dengan
- 18:23kualitasnya dengan takbir yang pertama.
- 18:28Yang kedua, sesuatu yang tersembunyi.
- 18:33Setelah engkau mengakbarkan
- 18:36Allah Subhanahu wa taala di dalam takbir
- 18:40yang pertama,
- 18:44kita membaca doa iftitah.
- 18:48Allahu Akbar kabir, alhamdulillah kasir,
- 18:50subhanallahi
- 18:52lancar dia hatinya pergi ke mana-mana.
- 18:57yang tidak terpikir jadi terpikir
- 19:01yang tidak terasa di situ ada dan
- 19:05keinginan cepat selesai bergerak di
- 19:08dalam hati
- 19:12kita mundur lagi kembali kepada apa yang
- 19:16kita ucapkan saat Allahu Akbar
- 19:23sambil berdoa kita agar kita bisa
- 19:25mengakbarkan Engkau ya Allah.
- 19:29Apakah saat kita membaca doa iftitah
- 19:33Allah masih terakbarkan
- 19:37atau hanya engkau menyebut saat itu
- 19:40saja? Setelah baca doa iftitah engkau
- 19:43tetap berhadapan dengan Allah tetapi
- 19:46Allah tidak engkau akbarkan
- 19:50hanya saat engkau berbicara itu saja.
- 19:55Sedangkan engkau sedang berhadapan
- 19:57dengan yang maha suci dan maha akbar
- 20:00tadi.
- 20:04Ini dia
- 20:07langkah
- 20:08demi langkah, tahap demi tahap, keadaan
- 20:13demi keadaan,
- 20:16rasa demi rasa yang ada di dalam hati
- 20:19kita saja
- 20:21kita belum pandai menetapkan keadaan
- 20:24diri.
- 20:26Apalagi di dalam kehidupan sehari-hari
- 20:29kita melangkah ke mana-mana. Engkau
- 20:32sedang diawasi. oleh Allah yang maha
- 20:36akbar itu
- 20:41melihat sesuatu belok hati kita ke
- 20:43mana-mana tidak berzikir
- 20:49hilang segera kesyukuran
- 20:52ini. Tiada
- 20:55kewaspadaan di dalam kehidupan. Para
- 20:58sahabat sekalian, inilah keadaan kita
- 21:01yang sebenarnya.
- 21:06Jadi tidak tidak benar apabila ada
- 21:10manusia berlaga pandai beribadat,
- 21:15berlaga, pandai menilai orang lain
- 21:18ibadatnya kurang baik atau apa segala
- 21:20macam.
- 21:23Apa bahasa sundanya? Nothing. Enggak ada
- 21:28itu.
- 21:31Enggak ada itu.
- 21:34Jadi tetaplah haalah ini harus
- 21:37menghunjam di dalam dada.
- 21:41Merendah bagai bumi.
- 21:45Di mana gerangan bumi? Di bawah yang
- 21:48suka kita pijak-pijak itu.
- 21:53Nyaman kita berpijak. Tolak pinggang.
- 21:57mengangkat kaki, berjalan selangkah, dua
- 22:00langkah, tiga langkah,
- 22:03kadang-kadang satu hari lebih dari 100
- 22:06langkah. Adakah per langkah engkau
- 22:09syukuri kepada Allah Subhanahu wa taala?
- 22:14Adakah setiap pijakan engkau syukuri
- 22:17kepada Allah Subhanahu wa taala
- 22:22atau engkau dan aku khususnya yang
- 22:25berbicara ini?
- 22:27Berkacakah
- 22:30bahwa kita telah bersyukur kepada Allah
- 22:33Subhanahu wa taala
- 22:35atau kita memang kurang ajar di hadapan
- 22:38Allah? Kufur, kufur nikmat.
- 22:44Ibadah semau-maunya.
- 22:49Bergerak di alam semesta ini sembarangan
- 22:52sak mau kita.
- 22:56Tetapi nafas terus-menerus
- 22:59berjalan
- 23:01nikmat.
- 23:03Maka di dalam tareqah ada yang disebut
- 23:05hifzul anfas.
- 23:12Memperhatikan setiap keluar masuknya
- 23:16pernafasan kita. Jangan terlepas dari
- 23:20mengingat Allah Subhanahu wa taala.
- 23:23Karena setiap nafas-nafas yang keluar
- 23:25itu adalah umur kita yang tidak akan
- 23:29kembali lagi satu nafas saja.
- 23:33Itu umur kita.
- 23:39Jadi isilah setiap saat, setiap nafas.
- 23:44Perhatikan nafas-nafas kita. Apakah
- 23:47terisi
- 23:49atau di dalam satu hari atau di dalam 1
- 23:53jam? Berapa banyak nafas kita yang kita
- 23:56isi.
- 23:58Inilah yang dimaksud di dalam ilmu kita,
- 24:02di dalam tareqah kita atau seluruh
- 24:04tareqah di atas bumi ini. Tarikah apapun
- 24:06namanya
- 24:08asal bersilsilah dengan baik,
- 24:11bersilsilah dengan benar dan
- 24:13mengambilnya dari syekh kita terdahulu.
- 24:16Kalau yang sudah jadi syar khqah,
- 24:21dijubahkan, dikhirqohkan,
- 24:27barulah kita boleh belajar kepada
- 24:29orang-orang yang seperti itu.
- 24:32Bila tidak jelas silsilahnya,
- 24:34tinggalkan.
- 24:38Boleh ikuti zikirnya saja.
- 24:43Jangan-jangan terlalu banyak
- 24:44berbicaranya. tetapi tidak
- 24:46mengerjakannya.
- 24:48Lalu kita akan bergantung kepada siapa.
- 24:53Paling tidak kalau mengaji kepada
- 24:56seorang si yang betul-betul khqah entah
- 24:59sugro entah kubra apalagi
- 25:03yang ulya
- 25:08maka enak kita mengajinya juga karena
- 25:11syekhnya yang bertanggung jawab atas apa
- 25:14yang diajarkannya itu.
- 25:17zaman
- 25:21dan saya pasti kalau seorang saya sejati
- 25:24kalau benar-benar enggak ada urusannya
- 25:27dengan harta benda,
- 25:30enggak ada urusannya dengan
- 25:32bayaran-bayaran apapun namanya
- 25:36yang mau beribadat beribadatlah. Yang
- 25:39tidak mau ibadat maka tidak mengapa.
- 25:43Jadi ibadat yang kuat
- 25:46khususnya dawamuzik
- 25:48tadi harus kita pegang terus menerus
- 25:51dalam keadaan berzikir. Wa dawamun
- 25:54ubudiyah.
- 25:56Ubudiyah ini bukan peribadatan biasa.
- 26:02Peribadatan yang berkelas
- 26:05yang ada di dalam kewaspadaan.
- 26:08berarti rasanya juga berbeda.
- 26:12Karena rasa yang berbeda, karena rasa
- 26:15yang menghunjam, dia akan membersihkan
- 26:18hati kita. Akan terlihat
- 26:21kejahatan-kejahatan kita yang
- 26:23sebenarnya.
- 26:24Bukan melihat keburukan orang lain. Dia
- 26:28akan melihat keburukan diri. Karena
- 26:31arofa nafsahu faqod arrofbahu.
- 26:35Maka keburukan kita yang kita terus kita
- 26:38lihat dan kita singkirkan dia agar kita
- 26:44tidak dipenjara
- 26:46di atas dunia ini
- 26:51agar kita tidak hanyut ke dalam isi
- 26:54dunia ini.
- 26:57Karena bagi orang mukmin,
- 27:00sijnul mukminin ini adunya sijnul
- 27:03mukminin
- 27:07wa jannatul kafir.
- 27:11Maka surganya orang-orang kafir hidup di
- 27:13atas dunia ini. Inilah para sahabat
- 27:16sekalian. Insyaallah semoga zikirnya
- 27:18lebih banyak. Ini tidak terlalu malam.
- 27:22Semoga Allah mengampuni khususnya saya
- 27:25yang terlalu banyak berbicara. Semoga
- 27:28Allah mengampuni saya dan semoga saya
- 27:31pandai menjalankannya.
- 27:33Semoga saya menjadi contoh bagi para
- 27:36sahabat semua yang ada di sini. Dan
- 27:38semoga kita dijadikan orang yang tangguh
- 27:42oleh Allah Subhanahu wa taala di dalam
- 27:45riyadah kita dan mujahadah kita. Amin ya
- 27:49Allah ya rabbal alamin.
About this transcript
This page contains the full transcript of YouTube transcript (ubm-bTOFmLI) , generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,959 words across 471 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.