Triliuner Baru di Masa Depan Terlahir dari Orang Yang Kerja SENDIRIAN PAKAI AI di BASEMENT!? — Transcript
Full transcript
- 0:00Aku hire karyawan pertama aku, sekitar
- 0:01300.000 per bulan gajinya. Itu ChatGPT.
- 0:05[tertawa]
- 0:05Gua kira karyawan beneran 300.000.
- 0:0724/7 enggak ngeluh. Jam 3 kepikiran apa
- 0:10dia masih jawabin. AI terbaik adalah
- 0:12Meta AI. Tesis aku adalah penggunanya
- 0:14banyak. Jadi Meta AI itu even sampai
- 0:16orang-orang yang ketemu yang umur 50,
- 0:1760, mereka bilang, "Eh, kamu tahu Meta
- 0:19AI?"
- 0:19Oh, kalau di WhatsApp.
- 0:21Exactly, very intuitive. Gampang banget
- 0:23diakses. Jadi eh tesis aku adalah AI
- 0:25terbaik adalah AI yang dipakai. Jangan
- 0:27pernah subscribe AI
- 0:28kalau kamu belum pernah benefit dari
- 0:29free version-nya.
- 0:30Kalau kamu enggak bisa benefit dari free
- 0:32version, kamu enggak bakal pernah bisa
- 0:33benefit dari yang paid version.
- 0:34Kalau perbandingannya gini, Tony Stark
- 0:35dan Jarvis. Jarvis ada Jarvis
- 0:37karena Tony Stark-nya.
- 0:38Tony Stark-nya yang kasih dia instruksi,
- 0:41expertise, dan lain-lain. Enggak mungkin
- 0:43dia tiba-tiba bisa hidup dan langsung
- 0:44sejago itu. Jangan berharap Claude lu
- 0:46ini atau Open Claude lu ini jago kalau
- 0:48lu sendiri enggak tahu mau ngapain.
- 0:50The future trilioner
- 0:52itu bakal adalah seorang anak-anak yang
- 0:54lagi di basement.
- 0:56[musik]
- 0:57Jadi jadi
- 0:58The future trilioner ya?
- 0:59The future trilioner.
- 1:02[musik]
- 1:11Selamat datang di podcast Kongko
- 1:13Komunitek. Kali ini saya kehadiran dua
- 1:16sosok praktisi AI yang jago dan keren
- 1:19banget. Eh, kali ini bukan satu.
- 1:21[tertawa]
- 1:22Biasanya gua podcast cuma satu nih, Bro.
- 1:24Kali ini gua kehadiran dua orang. Ya,
- 1:26karena mereka memang dua-duanya adalah
- 1:28praktisi AI juga dan mereka bergabung di
- 1:31dalam satu usaha ya, join ya. Ya, let's
- 1:33welcome Edward Santoso dan Enrico. Ya.
- 1:38Thank you.
- 1:39Thank you for having me.
- 1:40Siap, siap, siap. Gimana? Boleh dong
- 1:41cerita dulu tentang tentang diri kalian.
- 1:43Gimana nih? How you guys Who are you
- 1:45guys and how you guys jump into AI gitu?
- 1:48Menarik, menarik.
- 1:49I'll go first.
- 1:50Ya.
- 1:50Jadi eh nama aku Enrico Wicarsa. Eh,
- 1:53jadi sebenarnya
- 1:54aku enggak ada background technical sama
- 1:56sekali kok.
- 1:56Oke.
- 1:56Bahkan coding dulu pas kuliah juga
- 1:58enggak ada belajar sama sekali. Benarnya
- 2:00background itu lebih ke arah finance.
- 2:03Finance ya?
- 2:03Betul, betul. Jadi kayak seluruh karirku
- 2:06itu dari perbankan mungkin masuk ke
- 2:08sekuritas baru terakhir sebagai
- 2:09investment banking.
- 2:10Oke.
- 2:11Tapi memang di situ menariknya kita
- 2:13banyak advice teknologi startup dari
- 2:15South East Asia.
- 2:16South East Asia, oke.
- 2:17Nah, dari situ sebenarnya jadi kayak
- 2:19kita tereksposlah terhadap
- 2:21Pertama teknologi dulu di sana karena
- 2:23kan banyak lihat company dari luar
- 2:25Iya.
- 2:25startup startup mereka maju banget ya.
- 2:26Kita lihat sendiri di Indonesia kok
- 2:29apa kita jauh banget lagging-nya gitu
- 2:31ya. Jadi sebenarnya kerja sekitar 4 5
- 2:34tahun gitu
- 2:35last year baru keluar and then fully
- 2:37shifted to AI.
- 2:39Oke.
- 2:39Awal sih mulai sebagai konsultan AI.
- 2:41Jadi
- 2:42ke family businesses dulu karena very
- 2:44traditional business dan mereka butuh
- 2:46gitu sih.
- 2:46Oke.
- 2:47Jadi mungkin itu sedikit background
- 2:49purely
- 2:51not a technical person tapi we made it
- 2:53in the AI gitu.
- 2:54Apa yang membuat lu shifting gitu?
- 2:57Kenapa lu dari finance kok bisa shifting
- 3:00ke dunia AI? Apa yang lu lihat, Bro?
- 3:02Eh
- 3:03I think the market potential is very
- 3:05huge ya.
- 3:06Oke.
- 3:06Terutama kalau kita ngomongin tentang
- 3:07AI. I mean tech itself gede banget. AI
- 3:09is just one of the apa ya one of the
- 3:12trend gitu ya.
- 3:13Hmm.
- 3:13Eh
- 3:14Jadi dulu itu awal-awal sebenarnya
- 3:16tertarik banget sampai kayak punya huge
- 3:18conviction in the AI space terutama
- 3:19untuk Indonesia itu
- 3:21kayak pas awal-awal N8N masuk ke
- 3:23Indonesia.
- 3:23Oke, N8N ya. Oke.
- 3:25Kita sesimpel bikin automation dari
- 3:26misalkan untuk bikin konten, kita bisa
- 3:29masuk
- 3:30send ke email, sampai bisa auto
- 3:32automated posting itu dulu udah
- 3:33Wow ini gila banget Wow banget ya.
- 3:35Iya.
- 3:36Itu kayak next level-nya ChatGPT kan.
- 3:37Betul.
- 3:38Iya, iya, iya.
- 3:38Betul, betul. [tertawa] And then now
- 3:39looking back wah pas kerja korporat
- 3:42enggak ada AI sengsara juga ya.
- 3:44[tertawa]
- 3:44Iya, iya.
- 3:45Ya itu I think salah satu turning point
- 3:47lah.
- 3:47Turning point ya.
- 3:48Salah satu turning point gitu.
- 3:49Oke, oke.
- 3:50Ya itu itu menarik banget N8N karena kan
- 3:52kita sebagai apa ya? Dulu aku sebagai
- 3:54advisor, jadi mungkin eh project
- 3:56manager.
- 3:57Ehm.
- 3:57Project manager kita eh client facing,
- 4:00kita banyak eh cover banyak industri eh
- 4:03kemudian dari situ
- 4:05there's a gap between project manager
- 4:07sama
- 4:08apa ya? Technical execution gitu. Di
- 4:10mana dulunya kita eh advice ke client,
- 4:12kita kasih ke developer, ke tim
- 4:14technical gitu ya. Tapi dengan adanya AI
- 4:16ini setelah kita ulik-ulik lagi,
- 4:17sebenarnya kita sendiri udah cukup gitu.
- 4:19Ya.
- 4:19Waktunya itu yang dulunya butuh mungkin
- 4:22beberapa bulan, kita dari sendiri aja
- 4:23itu udah bisa.
- 4:24Tuh.
- 4:25Dan itu sebenarnya udah luar biasa
- 4:26banget.
- 4:27Siap, siap. What about yourself, Edward?
- 4:29Apa yang membuat lu jump into AI? Apa
- 4:31background lu?
- 4:32Aku [berdehem] dari tadi salah fokus
- 4:33lihat animation-nya Komunitas, keren
- 4:35banget. [tertawa]
- 4:35Thank you, thank you.
- 4:36kepikiran, eh ini bikinnya pakai AI
- 4:38enggak ya?
- 4:39Oh enggak lah, pasti lah.
- 4:41[tertawa]
- 4:41Cuma sekarang possible juga ya kayaknya
- 4:43pakai AI. Ehm, cuma introduction tuh
- 4:45selalu jadi bagian paling seru buat aku.
- 4:47Ya.
- 4:47Soalnya aku dari Papua, teman-teman.
- 4:49Wow.
- 4:49Eh, kalau teman-teman kenal ehm
- 4:52aku dari Papua, aku awalnya tuh media
- 4:54person. Jadi aku ehm
- 4:56emang sempet kuliah IT. Tadi udah sempet
- 4:58juga ngobrol sama Koh Robi, aku kuliah
- 4:59IT cuma aku drop out di semester
- 5:01pertama. Karena media aku ini.
- 5:03Cepat banget ya.
- 5:03Jadi aku ehm
- 5:05actually started a media di Papua itu.
- 5:07Ehm.
- 5:07Eh, karena aku ngerasa
- 5:09mungkin aku kenalin dikit ke
- 5:10teman-teman, aku anak ketiga dari empat
- 5:11bersaudara.
- 5:12Ya.
- 5:12Ehm, anak pertama dan kedua tuh
- 5:14ngelanjutin ngelanjutin usaha papa. Anak
- 5:16ketiga keempat kerjanya digital, karena
- 5:18ngerasa enggak kebagian lahan ya.
- 5:20Eh, jadinya waktu itu aku pikir kerjain
- 5:22apa ya yang enggak terbatas sama waktu
- 5:25dan lokasi. Soalnya aku udah lihat masa
- 5:27depan aku tuh aku enggak mau lihat di
- 5:28Papua terus. Aku maunya bisa eh location
- 5:31freedom lah, bisa di manapun yang aku
- 5:33mau.
- 5:33Ya.
- 5:34Jadi waktu itu kepikiran build a media,
- 5:35namanya sevenpercent.co. Ehm, siapa tahu
- 5:37teman-teman ada yang ngikutin juga.
- 5:39Kalau itu inspirational, motivational,
- 5:41self improvement eh biasanya pada
- 5:43ngikutin. Ehm
- 5:45di sana aku eh di media itu aku jualnya
- 5:47digital produk.
- 5:48Oke.
- 5:49Jadi aku masih ingat transaksi pertama
- 5:50aku tuh kayak "Wih ada yang transfer gua
- 5:52peceng."
- 5:53[tertawa]
- 5:54Padahal lagi nongkrong sama teman.
- 5:55Happy banget ya.
- 5:56Iya happy banget. Itu transaksi digital
- 5:58pertama yang mematahkan keyakinan
- 6:00keluarga aku.
- 6:01Mmm.
- 6:01Jadi keluarga aku tuh brick and mortar
- 6:03family, traditional business.
- 6:04Oke.
- 6:05Jadi kita percaya barang tuh harus ada
- 6:07ditukar dengan uang.
- 6:08real.
- 6:09Exactly. Jadi eh kalau komunitas sering
- 6:11bahas kripto itu kan pasti tabu bagi
- 6:13orang yang dulu ya.
- 6:14Betul.
- 6:15Jadi digital produk tuh juga tabu bagi
- 6:17beberapa keluarga.
- 6:17Betul.
- 6:18Soalnya kita ngerasa ya harus ditukar
- 6:19produk dan duit itu.
- 6:20Betul.
- 6:20Cuma pas aku penjualan pertama itu gua
- 6:23peceng aku tunjukin
- 6:24Ke orang tua ya.
- 6:25Digital produk nih.
- 6:27[tertawa]
- 6:27Cuma dari sana eh
- 6:28it went very good lah, it went very
- 6:30good. Dari sana aku akhirnya bisa
- 6:32terbuka
- 6:33akses ke seminar ke Jakarta, liburan ke
- 6:35luar negeri pertama kali pakai duit
- 6:37sendiri.
- 6:37Wow.
- 6:38Cuma aku ingat banget di awal tahun 2023
- 6:41aku hire karyawan pertama aku.
- 6:42Mmm.
- 6:43Sekitar 300.000 per bulan gajinya.
- 6:45Oh ya?
- 6:46Itu ChatGPT.
- 6:47[tertawa]
- 6:48Gua kira karyawan beneran 300.000.
- 6:50ChatGPT ya.
- 6:51Dia kerja enggak ngeluh. Waduh harusnya
- 6:53aku kayak gini dulu ya.
- 6:5424/7 enggak ngeluh. Jam 3 kepikiran apa
- 6:57dia masih jawab masih balas ya.
- 6:59[tertawa]
- 6:59iya.
- 6:59Cuma
- 7:00waktu itu
- 7:02aku juga dari
- 7:03aku tuh agak sulit mendelegasikan
- 7:05soalnya orangnya lumayan perfeksionis
- 7:06ya. Jadi it's actually a problem for a
- 7:08lot of people. Kita ngerasa wah kalau
- 7:10kita delegasikan entar enggak one to one
- 7:12nih secara quality.
- 7:14Tapi waktu itu jadinya aku hire karyawan
- 7:16pertama tadi ChatGPT.
- 7:18Quality-nya masih bisa dijaga. Tadinya
- 7:20aku butuh misalnya satu konten. Jadi
- 7:22kalau diperhatikan di media aku
- 7:24konten utamanya tuh carousel.
- 7:26Oke.
- 7:27Soalnya aku ngerasa konten itu pertama
- 7:29yang paling menjual. Tapi setelah dari
- 7:31time to time aku jadi nyadar
- 7:33carousel itu adalah funneling itself.
- 7:35Oke.
- 7:35Soalnya carousel itu format yang paling
- 7:37salah satu yang paling menarik menurut
- 7:39aku di Instagram. Soalnya ada beberapa
- 7:41slide kan. Dan tesis aku adalah di slide
- 7:43ini sudah kayak corong.
- 7:44Ya.
- 7:45Orang yang sebatas tertarik biasa cuma
- 7:47lihat satu dua slide pertama, orang yang
- 7:48lumayan tertarik bisa baca lumayan.
- 7:50Sampai akhir.
- 7:50Dan orang yang bisa baca sampai akhir
- 7:51itu interested-nya in level of
- 7:53interest-nya itu menarik banget.
- 7:55Betul.
- 7:55Jadi pas kita pasang call to action
- 7:56penjualannya itu menarik.
- 7:57Ya.
- 7:58Jadi eh itulah awal mula aku kenalan
- 8:00sama AI, itu karyawan pertama. Dan
- 8:02akhirnya aku memutuskanlah buat pindah
- 8:04ke Jakarta, ketemu Bro Enrico.
- 8:06Ya.
- 8:06Eh we build this AIU-lah, kita kerjain
- 8:09buat klien berawal dari marketing sampai
- 8:11ke operasional.
- 8:12Oke.
- 8:12Kurang lebih kayak gitu.
- 8:13Menarik nih AIU gitu. Eh apa sebenarnya
- 8:16AI University ini dan apa yang kalian
- 8:18jual?
- 8:20AIU, AIU sebenarnya mungkin kebanyakan
- 8:22orang nanya AIU apa gitu.
- 8:24Iya iya, kalau kalau gua pribadi
- 8:25dengarnya AI University kayak tempat
- 8:27untuk belajar.
- 8:28Iya.
- 8:28[tertawa]
- 8:29Betul enggak salah, tapi sebenarnya
- 8:31sekarang kita itu eh mungkin
- 8:33penyebutannya AIU tapi sebenarnya kita
- 8:34AI University and Agency.
- 8:36University and Agency.
- 8:38eh kita itu ada dua pilar yang lumayan
- 8:40strong, di mana yang pertama ini lebih
- 8:41ke arah marketing use cases, oke. Yang
- 8:43kedua ini lebih ke operation. Oke.
- 8:45Marketing itu lebih kayak kita bikin
- 8:47kayak eh digital IP, kita eh bikin apa
- 8:50own media aset, eh sekarang kan dengan
- 8:52adanya AI itu sudah lebih mudah gitu, di
- 8:54mana dulu itu susah banget untuk bikin
- 8:56IP, ya kan. Itu on the marketing.
- 8:58Kemudian dari sisi operation itu kita
- 9:00bikin sistem, eh bikin automation, eh
- 9:02bahkan kita bikin aplikasi sendiri kita
- 9:04juga ada. Eh intinya kita bermulai dari
- 9:07dua pilar ini.
- 9:08Yes.
- 9:08Dan secara natural kita juga dapat
- 9:10banyak demand, akhirnya kita eh fully
- 9:12shift, not fully shift tapi kita juga eh
- 9:15merambat ke corporate training. Jadi
- 9:17kita masuk ke korporasi-korporasi kita
- 9:18training tentang AI.
- 9:20I see.
- 9:20Iya.
- 9:21Iya, jadi em kita mau eh mematahkan
- 9:24beberapa mungkin argumen ya. Jadi kalau
- 9:26beberapa orang kayak bilang eh lu jualan
- 9:28kelas, kayak maksudnya lu jualan kelas.
- 9:30I think jualan kelas is not a wrong
- 9:32thing.
- 9:32Betul.
- 9:32Tapi kalau orangnya enggak walk the talk
- 9:34itu bakal agak em enggak gitu. Itu ya.
- 9:37Walaupun ada kiasan eh coaches don't
- 9:40play gitu ya.
- 9:41Iya.
- 9:41Kiasan coaches don't play.
- 9:42Iya, iya, iya.
- 9:43Eh, cuma
- 9:44em, kita ngerasa at least we've got
- 9:47enough experience. Kita selama jadi
- 9:49agency itu kita udah tahu kita enggak
- 9:51selamanya mau jadi agency.
- 9:52Oke.
- 9:52Kerjain agency itu capek. Kita juga time
- 9:54to time ada ngeluh kayak, "Gila kerja."
- 9:57Setiap ada industri baru especially
- 9:58misalnya ada client di industri baru,
- 10:00kita harus start basically like from
- 10:02zero.
- 10:02Betul.
- 10:03harus tahu, pahami mereka punya masalah
- 10:05apa segala. Kita ngerasa itu capek. Tapi
- 10:07di agency kita tuh sambil developing
- 10:09asset juga.
- 10:10Iya.
- 10:10Karena tadi di pilarnya ada operational
- 10:11dan marketing, di operational-nya kita
- 10:13develop software as a service.
- 10:14Software as a service, oke.
- 10:15Exactly. Dan salah satunya tuh yang kita
- 10:17lumayan oke tuh sekarang lagi running
- 10:19banget itu kita ketemu sama banyak
- 10:21leader insurance.
- 10:22Leader insurance.
- 10:23Jadi job kita tuh lumayan menariklah.
- 10:24Kita sekarang kalau ketemu leader
- 10:25insurance kita yang keluarin iPad.
- 10:27[tertawa]
- 10:28Kebalik ya.
- 10:29Biasanya lu yang di-prospect.
- 10:30Lu, lu yang di-prospect. Lu yang
- 10:31di-prospect.
- 10:32Exactly. Cuma
- 10:33Gimana? Lu sekarang keluarin iPad lu
- 10:35ngomongin apa sama mereka?
- 10:36Aplikasi.
- 10:36Oke, apa [tertawa]
- 10:37itu?
- 10:38agent activation. Jadi kita ngerasa
- 10:40Agent activation.
- 10:40eh, 80% agent pas direkrut itu gugur di
- 10:446 bulan pertama lah.
- 10:45Oke.
- 10:45Soalnya kita tahu kita kurang lebih
- 10:47ngerti dari orang sekitar kita walaupun
- 10:48kita belum pernah jadi agent insurance.
- 10:50Em, orang sekitar kita tuh masalahnya di
- 10:52rejection ya.
- 10:53Yap.
- 10:54We're not actually em, comfortable with
- 10:56rejection.
- 10:56Betul.
- 10:57Biasanya kan kalau orang daftar jadi
- 10:58agent insurance pertama yang dijualin
- 10:59siapa?
- 11:00Keluarga.
- 11:01Pasti keluarga dan dan teman terdekat.
- 11:03Dan mereka biasanya enggak enakan.
- 11:04Iya.
- 11:05Mereka biasanya masih beli, "Ya udahlah,
- 11:06dukung usaha anak ini lah."
- 11:08Support.
- 11:09ketika mereka pertama kali masuk ke
- 11:10dunia luar, jualan ke orang lain itu
- 11:12pertama kali mereka alamin rejection.
- 11:14Dan ini yang sebenarnya menurut kita
- 11:16sayang banget kalau mereka berhenti cuma
- 11:17karena rejection ini.
- 11:18Oke.
- 11:19Padahal rejection kan sumber
- 11:20pembelajaran.
- 11:21Betul.
- 11:21Jadi kita ngerasa kita mau adopsi eh,
- 11:23cara kerja game. Kalau Korubi main game?
- 11:26Eh, dulu banget.
- 11:27[tertawa]
- 11:27Game apa dulu?
- 11:28Waduh, ya
- 11:30zaman-zaman sekolah ya.
- 11:31Takut ketahuan umur ya kalau sudah
- 11:33[tertawa]
- 11:34Masih
- 11:34muda ya ini.
- 11:35Masih muda.
- 11:36Sudah tua dan begitu masuk ke dunia
- 11:39kerja gitu-gitu memang sudah
- 11:40jarang-jarang main game. Jadi kalau dulu
- 11:42main game, ya kalau dulu PS ya Winning
- 11:45Eleven, terus ada beberapa game fighting
- 11:48gitu-gitu saja lah.
- 11:49Ya.
- 11:49Kita pun sekarang sudah enggak gitu main
- 11:51game lah. Cuma sekarang yang seru adalah
- 11:53kita seru mengerjakan pekerjaan kita.
- 11:55Oke.
- 11:56Ini truly, beneran bisa kelihatan
- 11:57soalnya kita berapa kali konsultasi pun
- 11:59enggak lihat jam, kita lewatin tuh
- 12:01biasanya. [tertawa]
- 12:02Cuma
- 12:03again yang insurance tadi kita percaya
- 12:04tesisnya adalah gamifikasi ya.
- 12:06Gamification, oke.
- 12:07Di mana kita percaya satu-satunya yang
- 12:09terus meningkat di hidup ini tuh
- 12:10satu-satunya cuma experience dong.
- 12:11Oke.
- 12:12Penghasilan naik turun.
- 12:13Oke.
- 12:13Ehm mood kita bisa naik turun, tapi
- 12:15satu-satunya yang bertambah terus tuh
- 12:17experience dong.
- 12:17XP ya.
- 12:18Di game kan XP selalu bertambah, enggak
- 12:20pernah berkurang.
- 12:20Betul, betul.
- 12:21Cirinya di ehm aplikasi ini kita buat
- 12:23setiap kali dia ada activity selalu
- 12:24experience-nya bertambah.
- 12:25Oke.
- 12:26Meskipun itu rejection, dia tetap dapat
- 12:27experience. Dan kalau dia naik level,
- 12:29dia tetap dapat hadiah.
- 12:31IC.
- 12:31adalah tesis dari aplikasi ini lah. Itu
- 12:33berdasarkan riset dari Bain & Company
- 12:35juga.
- 12:35Oh.
- 12:37Jadi, oke menarik nih aplikasi ini
- 12:39digunakan kalian prospeknya adalah
- 12:41leader-leader insurance untuk agen-agen
- 12:43di bawah dia. Supaya agen-agen di bawah
- 12:46dia itu ada feel gamification-nya
- 12:48sehingga dia enggak cepat menyerah.
- 12:50Betul.
- 12:51Betul, betul.
- 12:52agen menarik-menarik.
- 12:53Agen activation sama leader monitoring.
- 12:55Oh agen activation sama leader
- 12:57monitoring.
- 12:57asuransi itu ciri khasnya mereka ada
- 12:59multi generation ke bawah kan.
- 13:01Betul.
- 13:01Nah jadi di sistem kita salah satunya ya
- 13:02kita juga sudah support up to 10
- 13:04generation ke bawah gitu. Itu yang
- 13:06secara value atau orang tuh lihat wah
- 13:08ini menarik banget gitu.
- 13:09Oke, oke. Berarti waktu kalian approach
- 13:12ehm leader insurance tuh
- 13:14itu sistem service fee-nya seperti apa?
- 13:16Misal let's say I'm a leader lah, aku
- 13:18punya 50 atau 100 agen di bawahku.
- 13:20Oh, ini ibaratnya kalau korobi leader
- 13:22ya.
- 13:23Leader-nya
- 13:24[tertawa]
- 13:28Cuma bisnis model dari aplikasi ini
- 13:30adalah subscription.
- 13:31Subscription base.
- 13:32As the usual software as a service, kita
- 13:34jalanin subscription.
- 13:35Menarik.
- 13:35Tapi annually. Soalnya kita ngerasa um
- 13:37there is a good commitment di mana
- 13:39mereka tuh bisa lihat return on
- 13:40investment mereka. Menurut kita, um di
- 13:42luar negeri, di Indonesia itu problemnya
- 13:45adalah di subscription. Kenapa? Jadi di
- 13:47media kita, 7% um itu bisnis pertamanya
- 13:51adalah aplikasi ringkasan buku.
- 13:53Ringkasan buku ya.
- 13:54Betul. Sebelum AI muncul, aku ringkasin
- 13:56sendiri tuh.
- 13:56Ringkasan.
- 13:57150 judul aku ringkasin sendiri.
- 13:59Wah.
- 13:59Jadi kalau teman-teman ada yang
- 14:00subscriber di sini, eh 150 judul pertama
- 14:03tuh aku yang bacain sendiri.
- 14:04Wah.
- 14:05Aku aku rangkumin sendiri.
- 14:07Ah.
- 14:07AI muncul.
- 14:08Iya iya iya iya iya.
- 14:08Exactly. Um
- 14:10cuma di awal aku bikin subscription
- 14:11model. Ada yearly dan monthly.
- 14:13Oke.
- 14:13Um jadi orang waktu itu bayar ada yang
- 14:16yearly, ada yang bayar monthly. Eh cuma
- 14:18aku ngerasa pas aku baca data, yang
- 14:20menariknya data di luar negeri, kenapa
- 14:22subscription model di luar negeri itu
- 14:23berhasil?
- 14:24Ternyata.
- 14:25Pas aku baca salah satu company, 30%
- 14:27revenue-nya Corobi, itu dari orang-orang
- 14:29yang lupa unsubscribe.
- 14:31Lupa [tertawa] unsubscribe. Menarik ya.
- 14:32Exactly. Very interesting.
- 14:34Cuma iya lupa unsubscribe ya.
- 14:35Bottleneck-nya di Indonesia untuk
- 14:36subscription model adalah orang
- 14:38Indonesia belum familiar dengan kartu
- 14:39kredit.
- 14:40Setuju sekali.
- 14:41masih pakai eh transfer. Biasanya
- 14:42transfer bisa pakai apa.
- 14:43Atau QRIS. Belakangan ini QRIS.
- 14:44Exactly. Pakai QRIS.
- 14:45Tapi QRIS kan enggak bisa recurring.
- 14:47Exactly. Enggak bisa recurring. Eh apa
- 14:49yang bikin ini jadi enggak bisa jalan?
- 14:51Karena mereka jadi harus ambil keputusan
- 14:52itu consciously.
- 14:53Iya.
- 14:54Setiap bulan.
- 14:55Betul.
- 14:55Walaupun dia bilang saya mau subscribe
- 14:5612 bulan bayarnya per bulan.
- 14:58Iya.
- 14:58Tapi setiap kali dia mau keluarin
- 15:00QRIS-nya kan dia aduh pikir-pikir lagi
- 15:02kan.
- 15:02Betul betul.
- 15:02There's actually reconsidering di
- 15:04prosesnya itu. Makanya eh subscription
- 15:06model sebenarnya enggak terlalu works di
- 15:07Indonesia karena itu. Tapi kita jalanin
- 15:09annually lah.
- 15:10Oke.
- 15:10Di aplikasi Saktiku itu.
- 15:12Betul.
- 15:13Ya ya ya ya.
- 15:14Kurang lebih kayak gitu modelnya.
- 15:15Nah, jadi sudah berapa lama SaaS ini
- 15:17jalannya untuk agen insurance ini?
- 15:19Mungkin
- 15:21Dari awal tahun kali.
- 15:22Dari awal tahun ya.
- 15:23Sebenarnya awalnya aku eh kita kan
- 15:24banyak konsultasi. Jadi sebenarnya awal
- 15:27mula ide ini itu terbentuk gara-gara ada
- 15:30leader-leader asuransi datang ke kita.
- 15:32Kita awalnya kira ya mereka mau
- 15:33konsultasi biasa juga gitu ya. Jadi
- 15:34mereka ceritain nah bahwa ada masalah
- 15:37ini yang udah lama banget di industri
- 15:39ini tapi belum ada solusinya gitu.
- 15:41Oke.
- 15:41Ya semua bermula dari situlah.
- 15:43I see.
- 15:43Mungkin Q4 tahun lalu kita mulai
- 15:46menggodok idenya kemudian kita baru live
- 15:49komersialnya itu di Januari ya.
- 15:51Oke dan setelah live nih
- 15:53apa feedback yang didapat dari agen-agen
- 15:56leader-leader ini?
- 15:57Sebenarnya
- 15:58sebelum masuk ke feedback dari leader
- 16:01ini adalah salah satu tesis kalau AI itu
- 16:03bisa bikin mungkin yang jargon sekarang
- 16:05yang terkenal itu one man company.
- 16:06One man company oke.
- 16:07Jadi ini bukan mencetuskan karena kita
- 16:09kerjainnya juga
- 16:11berpartner gitu ya. Kita buat instraktif
- 16:13itu. Cuma um
- 16:15dari proses kita ngobrol
- 16:18kongko ya kalau bahasa Indonesianya.
- 16:19Kita
- 16:19[tertawa]
- 16:20kongko sama leader insurance.
- 16:21Kita ngobrol sama leader insurance.
- 16:24Itu
- 16:25cuma dalam 3 bulan aplikasinya udah
- 16:26jadi.
- 16:27I see.
- 16:27Udah siap to launch, ready to launch.
- 16:29Jadi kita ngobrol di Q4 2025,
- 16:32Q1 2026 udah launching dan udah BEP
- 16:34langsung, udah profit.
- 16:35Dari satu agensi yang kita buat
- 16:37Dari satu agensi udah profitable.
- 16:39Exactly makanya kalau ada yang bilang
- 16:41wah enggak enggak punya modal buat start
- 16:43business, enggak punya apa yang
- 16:45satu-satunya yang penting sekarang di
- 16:46era AI itu modal ilmu.
- 16:48Betul.
- 16:48Jadi kalau dia punya modal ilmu dia udah
- 16:50bisa start a company actually.
- 16:51Betul.
- 16:52Dan kita udah bisa buktikan gitu loh
- 16:53sendiri.
- 16:53Ya ya you prove it ya.
- 16:55We prove it exactly. We want to walk the
- 16:56talk.
- 16:57Ya.
- 16:57In order pas kita ngajar kita tuh bisa
- 16:59langsung kasih tunjuk ini loh.
- 17:00Betul betul.
- 17:00Jadi kita bisa show the way. Cuma
- 17:02feedback dari leader mungkin Enrico bisa
- 17:04share.
- 17:04Feedback-nya sebenarnya beragam
- 17:07ya karena setiap apa ya agensi itu
- 17:09mereka punya masalah beda-beda gitu.
- 17:10Ya.
- 17:11Tapi setidaknya kita
- 17:13um
- 17:14kita touch that one pain point yang
- 17:16semua
- 17:18agency asuransi di Indonesia tuh face
- 17:21gitu which is yang tadi yang
- 17:22agent activation ratio di mana itu
- 17:24sangat rendah di Indonesia gitu. Kalau
- 17:26kita bandingin sama kayak di misalkan
- 17:28negara yang lebih berkembang misalkan
- 17:29kayak Singapura, mereka tuh eh apa ya
- 17:32adoption dari sisi asuransinya tuh
- 17:33tinggi banget.
- 17:34Betul. Satu orang bisa punya kayak 5 7
- 17:36polis gitu.
- 17:37Exactly.
- 17:37[tertawa]
- 17:38Empat atau lima kayaknya
- 17:39kalau di Indonesia belum segitunya.
- 17:41Nol koma.
- 17:42Iya, betul
- 17:43betul betul dan I think di Indonesia
- 17:44juga mungkin stigma ke arah pekerjaan
- 17:47asuransi itu masih
- 17:49negatif negatif juga gitu. Iya. Jadi ini
- 17:52salah satu upaya dari kita juga bahwa
- 17:54gimana ya industri yang udah lama
- 17:55berdiri ini gimana cara kita berevolusi
- 17:57juga dengan perkembangan teknologi.
- 17:59Em
- 18:00in developing [berdehem] software as a
- 18:01service kita tuh harus bisa terima
- 18:02feedback terus.
- 18:03Ya, betul kayaknya di early phase ini
- 18:05adalah fase paling penting menurut
- 18:07soalnya kita bakal selalu ngobrol sama
- 18:09leader-leader. Kita tanya feedback-nya
- 18:10gimana. Sampai kita ngerasa ini adalah
- 18:14harusnya bekerja dua arah. Jadi seperti
- 18:15kita buat sekolah em guru dan orang tua
- 18:18tuh harus bisa kolaborasi
- 18:19Setuju.
- 18:20dalam hal agent activation kita sebagai
- 18:22pengembang software dengan leader
- 18:23insurance tuh harus bisa berkolaborasi.
- 18:25Betul.
- 18:25Jadi di aplikasi ini kita open untuk
- 18:27leader buat insentif mereka
- 18:28masing-masing.
- 18:29I see.
- 18:29Jadi kemarin misalnya ada yang bilang
- 18:30yang capai level 5 duluan nanti dapat
- 18:32stay di hotel Langham
- 18:33Iya iya iya.
- 18:34selama dua malam misalnya gitu. Eh cuma
- 18:36kita pun secara proaktif sebagai
- 18:38developer kita cari kerja sama yang
- 18:40menarik. Jadi salah satu yang kerja sama
- 18:42kita terakhir tuh sama Kodenny Santoso
- 18:43Oke.
- 18:44Brain Boost.
- 18:45Iya iya.
- 18:45Jadi em agent-agent yang masuk di top
- 18:47leaderboard itu dapat hadiah berupa
- 18:49Brain Boost.
- 18:49Brain Boost oke audio ya.
- 18:52Kita tambah-tambahin mereka punya
- 18:53insentif supaya mereka lebih semangat
- 18:54Betul betul betul.
- 18:56Nah, bagi leader-leader insurance yang
- 18:58tertarik untuk cobain software as a
- 19:00service-nya namanya apa?
- 19:01insuraktif.com
- 19:03insuraktif.com silakan contact Edward
- 19:05atau Enrico ya.
- 19:06[tertawa]
- 19:07Bisa langsung di website juga.
- 19:08Bisa langsung di website. Nah, apart
- 19:09from
- 19:10SAS ini ada juga enggak yang apa ya,
- 19:13customize-customize
- 19:15software yang sudah kalian build untuk
- 19:17untuk company apa saja gitu?
- 19:19Menarik.
- 19:20Eh, mungkin kalau paling umum emm use
- 19:22case di Indonesia yang paling umum untuk
- 19:24AI sih chatbot ya.
- 19:25Chatbot ya?
- 19:25Cuma emm kita ngerasa sudah banyak
- 19:28software as a service chatbot emm yang
- 19:30beredar di Indonesia.
- 19:31Emm tapi kita ngerasa software as a
- 19:33service itu bagus untuk orang yang
- 19:36pertama kali berusaha adopt teknologi.
- 19:37Emm.
- 19:38Jadi kayak oh dari sebelumnya non-tech
- 19:41mau masuk ke teknologi, software as a
- 19:42service is a good start.
- 19:43Yap.
- 19:44Cuma kita ngerasa buat company yang
- 19:45sudah mature, mature enough in tech wise
- 19:47ya. Itu biasanya mereka perlu yang lebih
- 19:49customize.
- 19:50Betul.
- 19:51Jadi kita ngerasa software as a service
- 19:52itu seperti emm kalau kita ke toko baju,
- 19:55kita beli yang one size fit all.
- 19:56Ah.
- 19:57Ukurannya ya kadang ada yang
- 19:58kelonggaran, ada yang kekecilan.
- 20:00Setuju banget.
- 20:00Itu dia pakai software as a service,
- 20:02jadi fiturnya enggak mungkin eh sesuai
- 20:05banget yang dia mau. Soalnya ini harus
- 20:06berdasarkan kolektif, keputusan
- 20:08kolektif.
- 20:09Kita kan sebagai pengembang software as
- 20:10a service juga, kita jadi tahu. Ada satu
- 20:12agency yang minta request boleh dong
- 20:14tambahin fitur ini.
- 20:15Ya ya ya.
- 20:15Kan kita enggak mungkin langsung
- 20:16tambahin. Agency yang lain nanti mau
- 20:18pakai atau enggak? Sayang banget.
- 20:19Maksudnya dia juga minta yang lain lagi.
- 20:21Betul.
- 20:21Jadi kita pun untuk eh tambahin sebuah
- 20:23fitur, kita tuh harus kolektif
- 20:24keputusannya.
- 20:25Yap yap.
- 20:25Kita tanya dulu, kamu butuh juga enggak?
- 20:27Kamu butuh juga enggak? Kalau persentase
- 20:28mayoritas butuh, baru kita tambahin
- 20:30fitur itu.
- 20:31Jadi kita sadar kalau it's a one size
- 20:33fit all thing.
- 20:34Yap.
- 20:34Dan
- 20:35kita pun sekarang pas terjun ke market,
- 20:37kita lebih sarankan buat company yang
- 20:38mature enough itu untuk desain yang
- 20:40customize. Jadi seperti misalnya
- 20:42chatbot, ada satu fitur yang I think di
- 20:45software as a service itu enggak ada, eh
- 20:46correct me if I'm wrong.
- 20:47What is that?
- 20:48Cuma ada pilihan model.
- 20:49I see.
- 20:50Jadi mereka pun sebagai business owner
- 20:52bisa sesuaikan budget-nya.
- 20:53Oke.
- 20:53Jadi kita bilang misalnya di tengah
- 20:55bulan mereka ngerasa gila ini budget-nya
- 20:56sudah terlalu bengkak misalnya di aspek
- 20:58lain dia mau cut di sini. Dia bisa ganti
- 21:00model chatbot-nya.
- 21:01I see.
- 21:01Yang lebih cost efficient. Kita pun di
- 21:03awal sudah pasti rekomendasikan model
- 21:05yang termurah dengan efektivitas yang
- 21:07terbaik.
- 21:07Emm. em.
- 21:08Cuma pas dia mau sewaktu-waktu mau
- 21:09ganti, itu juga bisa.
- 21:10I see. Oke, oke. Bicara bicara soal
- 21:13model LLM dan lain-lain. Based on your
- 21:15experience, apa nih model LLM yang
- 21:18paling kalian sering gunakan dan terbaik
- 21:20menurut kalian?
- 21:21Aduh, ini
- 21:22Enggak apa-apa, ini kita enggak enggak
- 21:23promosi apa-apa. I mean, I mean, it's
- 21:25it's an open market, ya kan? Yes.
- 21:28Apa nih?
- 21:28Apa ya? Kalau aku mungkin eh balik lagi
- 21:31tergantung use case-nya.
- 21:33Tergantung use case.
- 21:33Kebutuhannya apa? Cuman I think now eh
- 21:36most of my daily workflow itu di cloud.
- 21:38Cloud, oke.
- 21:39Cloud-nya pun
- 21:39Anthropic cloud, ya?
- 21:41Cloud code sama mungkin cloud chat atau
- 21:42cloud work itu kita masih main di area
- 21:44area sana. Cuman kalau untuk kebutuhan
- 21:46kalau untuk kebutuhan media, kita juga
- 21:48ada media eh di mana kita generate eh
- 21:50konten-kontennya, nah itu kita masih
- 21:51pakai GPT.
- 21:52Chat GPT.
- 21:53GPT yang eh GPT image-nya, mereka yang
- 21:56paling bagus kan.
- 21:56The best so far, ya?
- 21:57Betul, karena kalau di cloud mereka
- 21:58bikin desain itu kan base-nya coding
- 22:00gitu.
- 22:00Betul, betul.
- 22:01Jadi kayak UI UI komponen gitu
- 22:03desainnya.
- 22:03Betul, dan terlalu boros juga kali ya
- 22:06secara token, ya? Token waste terlalu
- 22:08boros, kan?
- 22:09Betul, betul, betul banget. Jadi kalau
- 22:11aku sendiri sekarang pun enggak apa ya?
- 22:13Cuman pakai satu, tapi pakai beberapa.
- 22:15Beberapa.
- 22:16Ya, sesimpelnya yang cloud, eh chat GPT,
- 22:19sama Gemini juga.
- 22:20Oh, Gemini juga pakai?
- 22:21Iya.
- 22:21Gemini pakainya lebih ke untuk apa?
- 22:23Eh,
- 22:24I think
- 22:25Five coding.
- 22:26[tertawa]
- 22:26Five coding enggak enggak enggak terlalu
- 22:28sih, cuman lately baru balik ke Gemini
- 22:32lagi kira-kira ada satu fitur yang
- 22:33mungkin kebanyakan orang belum tahu,
- 22:35yaitu ada canvas.
- 22:36Canvas?
- 22:37Iya, di mana di situ sebenarnya bisa
- 22:38juga eh semacam kayak five coding lah,
- 22:40ya. Eh, tapi secara tampilannya lumayan
- 22:43menarik.
- 22:43Oke.
- 22:44Robby tahu eh tools namanya lovable?
- 22:46Lovable, heard about it, tapi belum
- 22:48pernah pakai.
- 22:49Iya, kurang lebih sebenarnya sebelum
- 22:51Mirip mirip lovable.
- 22:52Jadi kayak lovable, eh mungkin
- 22:54tools-tools lainnya itu tuh lumayan
- 22:56intuitif ya tampilannya. Jadi di sebelah
- 22:57kiri ini ada kayak
- 22:59Kayak chat box.
- 22:59Ya, Ya, ya, ya.
- 23:00Kemudian kita ketik kita mau desain
- 23:01pakai natural language saja. Kemudian
- 23:03Dan tampilannya, ya, ya, ya, ya, ya.
- 23:05Nah, itu di Gemini Canvas
- 23:07Sudah ada.
- 23:08Sudah ada seperti itu. Ya, dan ternyata
- 23:10lumayan bagus juga satu kali ketik.
- 23:12Karena kita tes, kita bandingin antara
- 23:14Cloud Code, mungkin Code X, terus kita
- 23:16bandingin Gemini
- 23:17sama yang tools-tools lainnya. I think
- 23:19Gemini sudah lumayan oke juga ini. Ini
- 23:21lumayan baru gitu. Jadi memang kita lagi
- 23:23explore-explore juga sih karena-karena
- 23:25gitu.
- 23:25Kalau Gemini, aku malah lebih feature
- 23:28yang aku pakainya itu yang namanya
- 23:30Gemini Live API.
- 23:31Live API.
- 23:32Gemini Live API itu adalah untuk untuk
- 23:34karena kan kita kebanyakan main di AI
- 23:36Agent, ya.
- 23:36Ya, ya.
- 23:37Kita mainnya di Open Cloud AI Agent.
- 23:39Ya.
- 23:39Jadi kalau kita kasih si AI Agent ini
- 23:42Gemini Live API, dia itu bisa kayak
- 23:44ngobrol real time.
- 23:46Mmm.
- 23:46Bukan speech to text, bukan text to
- 23:49speech, loh.
- 23:49Ya.
- 23:50Kalau speech to STT TTS kan kita ngobrol
- 23:52nih sama misalnya aku bikin Open
- 23:55Cloud-nya di Telegram, terus aku ngobrol
- 23:57Ya.
- 23:57voice saja pas lagi nyetir voice, nanti
- 23:59dia juga bisa balas dan lain-lain. Tapi
- 24:00kan itu enggak real time.
- 24:01Yes.
- 24:02Nah, kalau Gemini Live API itu you can
- 24:03build like voice agent.
- 24:05Ya.
- 24:06Oke, terus lu bisa ngobrol sama dia
- 24:07benar-benar
- 24:09real time.
- 24:09Mmm.
- 24:10Jadi aku coba build, [berdehem] kalau
- 24:12aku ya use case yang aku coba bikin, aku
- 24:14build si Open Cloud ini di MacBook-ku.
- 24:16Aku sengaja beli satu MacBook, aku
- 24:18hidupin dia di situ. Ya, ngobrol saja.
- 24:20Kadang-kadang aku panggil ada wake
- 24:21word-nya.
- 24:22Mmm.
- 24:22Nama nama bot-ku Big Bot.
- 24:24Bot.
- 24:24Iya, iya.
- 24:25[tertawa]
- 24:25Big Bot, Big Bot.
- 24:25Hei, Big Bot. Nanti dia muncul, ya, kita
- 24:27ngobrol-ngobrol-ngobrol-ngobrol gitu.
- 24:29Terus aku pernah coba juga sampai aku
- 24:31kan kan dia hidup di MacBook-ku.
- 24:33Ya, ya.
- 24:33Jadi kita coba bikin satu Google Meet
- 24:36bareng tim-ku, dia join di Google Meet
- 24:38itu.
- 24:39Interesting.
- 24:39Dia join Google Meet itu yang kita
- 24:41ngobrol saja.
- 24:41Ya, ya, ya, ya.
- 24:42Kita suruh dia untuk ikut serta nimbrung
- 24:45atau take notes dan lain-lain.
- 24:48Menarik banget.
- 24:48Ya, Gemini Live API.
- 24:50Gemini Live API.
- 24:51kalau ruang pembelajaran untuk AI itu
- 24:53gede banget. Kita sudah ngerjain untuk
- 24:55klien banyak saja belum ngikutin yang
- 24:56dan AI itu bergeraknya cepat banget
- 24:59dulu 3 tahun lalu aku ingat banget aku
- 25:02pakai chat GPT untuk bikin image jelek.
- 25:04Oke.
- 25:05Menurutku ya 2 tahun lalu jelek kita
- 25:07suruh desain apa-apa kata-katanya entah
- 25:09bahasa apa ngerti enggak? [tertawa]
- 25:11Ya memang ada fase-fasenya kok.
- 25:13Wordingnya ya.
- 25:13GPT kita juga pakai Nano Banana.
- 25:15Nano Banana itu kan dulu kan bagus
- 25:17banget tapi sekarang I think shifting
- 25:18gitu.
- 25:19Ya.
- 25:20Makanya makanya selalu berubah sangat
- 25:22cepat dan aku juga selalu saranin orang
- 25:25waktu mereka subscribe sesuatu never
- 25:27subscribe it annually. Misalnya lu mau
- 25:29lu mau subscribe Gemini atau chat GPT
- 25:31annually jangan deh. Bulanan aja benar
- 25:34enggak? Karena 2 2 bulan lagi 3 bulan
- 25:36lagi belum tentu dia yang the best loh.
- 25:38Lu harus ngikutin.
- 25:39That's a very good recommendation.
- 25:40Baru dengar. [tertawa]
- 25:42What about yourself? Apa yang
- 25:44apa yang lu sering pakai dan apa yang
- 25:46andalan lu lah.
- 25:47Ini pertanyaan yang menarik soalnya a
- 25:48lot of business owners pas ketemu kita
- 25:50mereka langsung nanya AI terbaik
- 25:52sekarang apa sih?
- 25:53Ya ya ya ya.
- 25:54Itu rasanya kayak nanya
- 25:55baju paling bagus sekarang apa sih?
- 25:57Kayak tergantung kamu mau meeting atau
- 25:58mau tidur kan masa pakai piyama
- 26:00[tertawa] pas meeting orang. Eh cuma
- 26:03jawabannya tergantung pasti always
- 26:04depends.
- 26:06Cuma kalau buat teman-teman yang
- 26:07penasaran bisa banget cek yang tadi aku
- 26:08kasih tahu ke Robi juga
- 26:09arena.ai/leaderboard.
- 26:11arena.ai/leaderboard
- 26:13oke.
- 26:13Itu adalah satu website yang
- 26:15menandingkan satu sama lain AI AI models
- 26:18ini untuk setiap kebutuhan.
- 26:20Oke.
- 26:20Jadi setiap kali orang nanya AI terbaik
- 26:22itu apa aku tanya dulu kebutuhannya apa?
- 26:24Gambar kah?
- 26:25Seperti gambar atau coding atau apa baru
- 26:27kita kasih tahu bisa kasih tahu. Cuma
- 26:29ini pertanyaan yang menarik dan
- 26:31aku ngerasa sudah banyak banget AI
- 26:32expert termasuk Bro Enrico juga pas
- 26:34share ke orang ditanya soal AI terbaik
- 26:37of course sekarang yang mungkin leading
- 26:38itu Cloud ya.
- 26:39Cloud.
- 26:39Cuma aku tuh berusaha mencari ini kalau
- 26:42formula viral konten ya harus jawab yang
- 26:45agak berbeda dibanding yang lain.
- 26:46Biar viral [tertawa] ya.
- 26:47Terakhir terakhir pas diinterview aku
- 26:49bilang AI terbaik adalah Meta AI.
- 26:51Uh, kenapa?
- 26:52[tertawa]
- 26:53Kontroversi itu.
- 26:54Exactly, kontroversi.
- 26:55Ini menarik loh, ini menarik.
- 26:56Soalnya um tesis aku adalah penggunanya
- 26:59banyak.
- 26:59Oke.
- 26:59Jadi Meta AI itu even sampai orang-orang
- 27:02yang aku temuin yang umur 50, 60 mereka
- 27:03bilang, "Eh, kamu tahu Meta AI enggak?"
- 27:04Oh, karena WhatsApp.
- 27:06Betul.
- 27:06Exactly, very intuitif, gampang banget
- 27:08diakses.
- 27:09Ya, ya.
- 27:09Jadi eh tesis aku adalah AI terbaik
- 27:11adalah AI yang dipakai.
- 27:12Ehm, ya.
- 27:13Percuma dia sudah tahu, "Oh, AI terbaik
- 27:15adalah Perplexity, AI terbaik adalah
- 27:17Cloud." Kalau dia enggak pakai, apakah
- 27:18itu yang terbaik?
- 27:19Betul.
- 27:20Enggak juga. Kalau Meta AI sudah bisa
- 27:21bantu dia punya bisnis, why not?
- 27:23Betul.
- 27:23Jadi kayak sesimpel teman-teman misalnya
- 27:25kita ada problem mau handling objection,
- 27:27kita forward ke Meta AI gimana cara
- 27:28jawabnya, dia langsung kasih tahu cara
- 27:30jawabnya yang bagus, kita forward lagi,
- 27:31kita pakai lagi, kita parafrase.
- 27:33Ya.
- 27:33Itu kan sudah sangat membantu.
- 27:34Betul.
- 27:35ROI-nya sudah sangat tinggi walaupun itu
- 27:36gratis loh, berarti kan
- 27:37It's free ya, it's free.
- 27:39[tertawa]
- 27:39Makanya gua bilang Meta AI terbaik
- 27:41adalah AI yang kita pakai. Jadi kayak eh
- 27:44no matter what you um
- 27:46apa yang kita dengar, please use it dulu
- 27:49from the simple use case lah.
- 27:51Soalnya aku ngerasa di Indonesia kita
- 27:52terlalu sibuk lah ngejar-ngejar AI
- 27:54terbaru.
- 27:55Terbaik.
- 27:55Model apa sih yang paling baru? Kita
- 27:56sampai ngikutin semua content creator,
- 27:58ngikutin apa. Padahal yang paling simpel
- 28:00saja belum dipakai.
- 28:01Setuju.
- 28:01Jadi kita kan sudah ketemu sama top
- 28:03business owners lah, we would say the
- 28:04top 1% lah yang skill-nya sudah puluhan
- 28:07cabang, ratusan cabang. Dan mereka pun
- 28:09use case simpel sudah bisa ROI-nya
- 28:11tinggi banget buat mereka.
- 28:12Oke.
- 28:13Jadi mereka dari yang nol, kita cuma
- 28:14tambahin satu use case sudah ROI-nya
- 28:16tinggi banget.
- 28:17Ya, produktivitasnya naik ya.
- 28:18Exactly. And we would always recommend
- 28:20start from one. Mulai dari satu dulu.
- 28:23Dari sana didalamin dulu, baru
- 28:24pelan-pelan masuk ke yang lainnya.
- 28:25Betul.
- 28:26Ya, I think sesimpel kayak kita kan
- 28:27banyak ngerjain chatbot development juga
- 28:29ya. Di mana chatbot-nya mau dimasukin ke
- 28:31dalam grup WhatsApp. Karena kan semua
- 28:32orang sekarang pakai grup WhatsApp gitu
- 28:34kan.
- 28:35Eh I think sesimpel kalau in the topic
- 28:37of Meta AI kita bisa di dalam grup kita
- 28:39sendiri kita add Meta AI.
- 28:41Betul.
- 28:41Nanti dia bisa muncul sendiri. Nah, itu
- 28:42kan bahkan [berdehem] I think kebanyakan
- 28:44orang di Indonesia belum tahu.
- 28:45Enggak tahu ya.
- 28:46Sesimpel itu saja gitu. Enggak usah ke
- 28:47chat GPT tapi di Meta AI sudah bisa
- 28:49gitu.
- 28:49Iya iya iya. Jadi waktu you guys develop
- 28:52eh chatbot ini menggunakan Meta AI juga?
- 28:55Atau atau
- 28:56bukan enggak. [tertawa]
- 28:56Oh enggak enggak enggak pakai itu ya?
- 28:58Ini ini lebih ke jawaban kontroversial
- 28:59doang
- 29:00kita aja kita enggak pakai [tertawa] si
- 29:01Meta AI aku juga pakainya Cloud sama
- 29:03ChatGPT.
- 29:04Aku pernah sekali coba pakai tapi kok
- 29:06kurang bagus ya akhirnya [tertawa]
- 29:07tinggalin.
- 29:08Lucu-lucuan aja gitu.
- 29:09Lucu-lucuan.
- 29:10Lucu-lucuan sama teman lah ya.
- 29:11Misalnya kita tag tell me a joke.
- 29:13[tertawa]
- 29:14Iya iya.
- 29:14Pun kadang joke-nya enggak lucu.
- 29:17Cuma eh kita ngerasa emm kita tuh banyak
- 29:20banget eh beberapa kali lah eh diundang
- 29:22juga buat sharing soal AI.
- 29:24Even kita ngerasa
- 29:26kalau ini kalau Indonesia
- 29:28sudah bisa prompting yang benar
- 29:30I would say GDP pasti meningkat sekian
- 29:32persen.
- 29:32Setuju banget.
- 29:33Cuma tahu cara prompting yang benar aja.
- 29:35Dan itu kenapa kita sharing lah
- 29:37framework-nya buat eh beberapa kali kita
- 29:39sharing framework prompting. Jadi
- 29:41framework yang selalu kita share itu
- 29:42namanya RCTOAR.
- 29:44Apa tuh RCTOAR?
- 29:45Betul. RCTOAR itu menurut kita kita
- 29:47sudah dengar banyak framework tapi
- 29:49menurut kita RCTOAR itu salah satu eh
- 29:50salah satu yang terbaik so far.
- 29:52Oke teach us what is RCTOAR?
- 29:54[berdehem]
- 29:54Jadi teman-teman pasti pengin tahu. Oke
- 29:55ini
- 29:56[tertawa]
- 29:57Masterclass.
- 29:57Rp 199.000 itu.
- 30:00Boleh.
- 30:01RCTOAR is basically an acronym ya
- 30:03singkatan.
- 30:05R stands for role.
- 30:06Role itu peran. Jadi ketika kita mau
- 30:09minta resep makanan kita mintanya ke
- 30:10siapa?
- 30:11Cook.
- 30:12Eh chef.
- 30:13Ke cook kitchen atau ke chef. Enggak
- 30:14mungkin kita minta ke programmer
- 30:15dikasihnya resep Indomie gitu ya. Ke
- 30:17programmer terlalu sibuk coding masak
- 30:19makanan instan. Cuma itu yang pertama
- 30:22role. Jadi ketika kita minta sesuatu
- 30:23kita mau ada role-nya. Yang kedua itu
- 30:25konteks. Kita selalu bilang
- 30:27eh AI itu kayak karyawan kita. Bayangin
- 30:30kalau kita baru hire karyawan hari
- 30:31pertama nih Koh Robi. Dia baru datang
- 30:34berharap dikasih nasi kuning tumpeng
- 30:35gitu ya. Tapi kita sudah bilang buatin
- 30:37PPT buat presentasi besok. Terus kita
- 30:40langsung tinggal enggak kasih konteks
- 30:41lagi.
- 30:41Ya, enggak bisa.
- 30:42Enggak bisa.
- 30:42Besok pasti salah. 99,99%
- 30:45pasti salah PPT-nya.
- 30:46Atau kita enggak puaslah.
- 30:47Exactly.
- 30:48Ya.
- 30:48Pasti enggak puas, itu sudah 99,99%.
- 30:51Cuma apa yang kurang dari sana? Yang
- 30:53kurang adalah konteks.
- 30:54Betul.
- 30:54Itu kenapa di perusahaan ada proses yang
- 30:56namanya onboarding.
- 30:57Betul.
- 30:57Kita kasih knowledge, kasih value kita,
- 30:59kasih SOP kita eh ke karyawan baru ini
- 31:01supaya dia tuh aligning dengan company.
- 31:03Betul, yes.
- 31:03Dan ketika dia kerja, itu tuh sesuai
- 31:05dengan value kita.
- 31:06Betul.
- 31:06Itu masuk di konteks. Yang ketiga adalah
- 31:08task. Itu kan kita sudah banyak ya eh
- 31:10dari dulu mindset kita tuh mindset
- 31:12Google search. Sekarang pindah ke
- 31:14mindset AI.
- 31:14Oke, Google search.
- 31:15Di Google search kita tuh sudah terbiasa
- 31:16dengan framework T ini. T ini adalah
- 31:18task. Kita minta tugas doang.
- 31:21Cara buat PPT, kita search di Google
- 31:23[tertawa] ya.
- 31:24Iya, iya, iya.
- 31:24Eh itu maksudnya di task. Dan kebanyakan
- 31:26orang tuh belum move on.
- 31:28Belum move on ya.
- 31:28Mereka tuh orang-orangnya enggak bisa
- 31:29move on ya, orang-orang yang enggak bisa
- 31:31move on ya. [tertawa]
- 31:33Itu dari cara pakai Google masih dipakai
- 31:35kayak cara pakai ChatGPT dan itu enggak
- 31:37optimal menurut kita.
- 31:37Oke, ya.
- 31:38Jadi task ini adalah salah satu komponen
- 31:40reframe work. Yang O adalah output.
- 31:42Oke.
- 31:43Berapa kali kita pas eh pakai ChatGPT
- 31:45LLM
- 31:46kita frustrasi. Kita kayak lu salah
- 31:48terus, sampai ada yang bilang eh ini
- 31:50bego ya.
- 31:50Iya, iya, iya, benar.
- 31:51Padahal eh kalau boleh jujur nih, maaf
- 31:53ya, kadang-kadang [tertawa] yang bego
- 31:55bukan AI-nya gitu ya.
- 31:56Yang nge-prompt-nya.
- 31:57Exactly.
- 31:58Orang yang bilang ya, bukan aku.
- 31:59Itu kenyataan.
- 32:00Exactly. Cuma sumber data AI itu 6
- 32:03miliar sampai 8 miliar manusia. Apakah
- 32:05bisa dia lebih bodoh daripada kita? Coba
- 32:07dipikirkan kembali saja ya.
- 32:08Iya.
- 32:08Cuma um berapa kali kita nge-prompt
- 32:11salah, kita sampai marahin dia, kamu
- 32:13bodoh banget sih, kamu perbaiki yang
- 32:14ini. Terus AI-nya bilang, saya mengerti
- 32:16frustrasi Anda. Habis itu
- 32:18[tertawa]
- 32:18tapi habis itu dia bikin kesalahan yang
- 32:20sama lagi. Kita collect eh kita bisa
- 32:22koreksi 8 sampai 12 kali baru dapat
- 32:24hasil yang kita mau. Eh cuma di O ini, O
- 32:26adalah output. Jadi ketika kita minta um
- 32:29saya mau formatnya adalah PDF, saya mau
- 32:31formatnya adalah misalnya kalau resep
- 32:33saya mau di atas tuh ada bahan-bahan
- 32:35ingredients, di bawah tuh ada step by
- 32:36step how to-nya. Jadi output ini lah
- 32:39yang meminimalisir kesalahan tersebut.
- 32:40Kita jadi tahu output yang kita harapkan
- 32:42seperti apa atau desain misalnya
- 32:43output-nya.
- 32:44Harus jelas output-nya ya.
- 32:45Betul, betul. Kalau yang terakhir itu R.
- 32:48Ini optional, cuma menurut aku ini lah
- 32:50salah satu bagian terpenting, komponen
- 32:51terpenting dari prompting.
- 32:53R itu reference, jadi referensi. Jadi
- 32:55misalnya kita mau buat PPT, kita bisa
- 32:57banget masukin PPT yang kita udah suka.
- 32:59Ya.
- 32:59Misalnya pitch deck dari satu company
- 33:01yang kita suka banget, kita masukin.
- 33:02Saya suka loh style dari PPT ini.
- 33:04Ya.
- 33:04Tolong nanti buatinnya dengan style ini
- 33:05ya.
- 33:06Ya.
- 33:06Jadi eh misalnya kita mau memasak nih,
- 33:08ibu-ibu waktu itu ada yang komen juga di
- 33:10salah satu podcast.
- 33:11Eh ibu rumah tangga menyimak eh
- 33:14podcast-nya bagus tapi kayaknya kita
- 33:16enggak bisa pakai. Aku bilang, "Ibu, AI
- 33:18itu bisa banget dipakai untuk almost
- 33:20everyone."
- 33:20Ya.
- 33:21Even gini, kalau kita pakai AI,
- 33:24salah satu buat ibu rumah tangga nih ya
- 33:25use case-nya.
- 33:26Foto aja isi kulkas kita.
- 33:27Ya.
- 33:28Hmm.
- 33:28Kita bilang, "Saya mau masak malam ini
- 33:29dengan bahan yang ada ini.
- 33:31Saya bisa masak apa?"
- 33:32Ya, ya.
- 33:32AI bisa bantuin.
- 33:33Ya.
- 33:34Jadi referensi dalam hal memasak,
- 33:35misalnya saya mau masakannya seperti
- 33:37Chef Renata.
- 33:37Ya.
- 33:38Chef Juna.
- 33:39Ya.
- 33:39Itu adalah referensi. Jadi RCTO R
- 33:41menurut aku bisa meningkatkan
- 33:43efektivitas prompting mungkin sampai
- 33:4580%.
- 33:46Setuju.
- 33:46Dari yang tadinya enggak ngerti
- 33:48prompting, sekarang udah ngerti
- 33:49prompting.
- 33:49Ya, betul. Mungkin mungkin aku juga
- 33:51merasakan hal yang sama ya. Banyak orang
- 33:52yang kayak kamu tadi bilang, karena kita
- 33:55terbiasa dulunya googling,
- 33:56Exactly.
- 33:57jadi kita masih pakai metode googling
- 33:59kita ke AI ini ya kan.
- 34:01Kamu kamu sulit move on ke
- 34:02Iya.
- 34:02[tertawa]
- 34:04Sulit move on dia.
- 34:05Iya.
- 34:06Mungkin satu sulit move on, kedua mereka
- 34:07enggak punya knowledge lah ya kan. Dan
- 34:10orang Indonesia juga ini ini hal yang
- 34:12kita rasakan. Jadi setiap kali kita
- 34:14bikin workshop,
- 34:16kita ngajarin orang setup open claw ya
- 34:18AI agent. Setelah selesai, keesokan
- 34:20harinya gitu, mereka bilang,
- 34:22"Jadi bisa ngapain ya?"
- 34:23Lah.
- 34:24[tertawa]
- 34:24Jadi bingung.
- 34:25Ya, lu mau ngapain? Benar enggak sih?
- 34:28What is your goal gitu kan.
- 34:29Jangan tanya gua kan, karena goal gua
- 34:31dan gol kamu berbeda. For me myself, gua
- 34:34trading crypto. Gua suruh bot gua open
- 34:37cloud gua bikin bikin bot trading yang
- 34:39tadinya gua butuh 2-3 bulan bayar satu
- 34:42engineer 1.000-2.000 dolar, sekarang
- 34:44bisa terjadi dalam 2-3 hari gitu.
- 34:46Bayarnya cuma subscription LLM. Gua bisa
- 34:49tuangin expertis tentang trading crypto
- 34:51gua ke si dia. Sama, gua bayar engineer
- 34:54gua juga harus ngomong juga sama dia.
- 34:56Bukan berarti gua enggak ngomong, kan?
- 34:57Benar enggak sih? Enggak mungkin gua
- 34:58diam-diam dia tahu gua mau ngapain. Kan,
- 35:00enggak mungkin, ya, kan? Ini juga sama.
- 35:02Cuman gua selalu bilang bahwa lu mungkin
- 35:04kurang ngobrol aja, ya. Tadi harusnya
- 35:06dengan RCTOR itu, ya, kan? Banyak orang
- 35:09Indonesia yang mereka punya AI atau
- 35:11subscribe AI atau
- 35:14punya open cloud AI agent, mereka
- 35:15langsung berharap tuh kayak menjadi
- 35:18seso- seseorang atau sesuatu. Langsung
- 35:19kayak banget.
- 35:21Tapi
- 35:21[tertawa]
- 35:22it's not possible.
- 35:24Exactly. Kayak gitulah kenyataannya. Kok
- 35:26AI-nya enggak bisa ngapa-ngapain lah. Lu
- 35:28lu suruh apain? Lu lu mau ngapain? Gol
- 35:30lu ngapain? Jadi kita kita yang balik
- 35:32tanya. Sebelum masuk ke framework RCTOR,
- 35:36menurut aku kebanyakan orang tuh they
- 35:38don't know what they want.
- 35:40Sesimpel itu aja gitu. Karena sekarang
- 35:42itu I think prompting juga berevolusi,
- 35:43ya, kok. Yang dulunya kita perlu
- 35:46mengikuti framework ini, tapi kita bisa
- 35:49especially kalau dengan AI AI model yang
- 35:51sekarang itu sudah lebih pintar untuk
- 35:52menggali konteks dari kita gitu. Simply
- 35:54kayak di akhir apa prompt-nya kita
- 35:56tanya, "Tolong ask me any relevant
- 35:58questions ya ya ya ya komplit the prompt
- 36:00gitu.
- 36:01Itu kan sudah ngebantu banget gitu. Satu
- 36:02kalimat aja, ya.
- 36:04Tapi sebelum ke sini, ya, kita harus
- 36:05tahu apa yang kita mau gitu. Ini juga
- 36:07salah satu yang kita dapat dari pas kita
- 36:08corporate training, ya. Jadi kan kita
- 36:10tadi sudah jelasin kita dari operational
- 36:12marketing.
- 36:14Kemudian muncullah organic demand dari
- 36:16klien kita yang sudah punya tim yang
- 36:18proper. Dia minta di-training. Dan di
- 36:20salah satu training kita sudah kasih
- 36:21tahu framework RCTOR ini.
- 36:23For opening, ya. Biasa kita kasih tahu
- 36:25dulu dari fundamental.
- 36:26Terus ada yang bilang,
- 36:28"Wih, saya tadi minta AI-nya tanya
- 36:29juga." Terus menurut aku gila ini eh
- 36:31peserta training kita keren juga ya,
- 36:33canggih.
- 36:34iya iya iya.
- 36:34Jadi kita tambahin waktu itu di training
- 36:36RCTOAR belakangnya C.
- 36:37Heeh.
- 36:38C stands for clarify.
- 36:39Oh, clarify dulu.
- 36:40clarify ke kita. Cuma aku suka banget
- 36:42yang tadi Korobi sharing yang bilang
- 36:44soal eh Korobi berangkat dari use case.
- 36:46Jadi ada orang yang bingung use case-nya
- 36:48apa. Aku bilang,
- 36:49"Jangan pernah fokus ke AI-nya dulu.
- 36:51Berangkat eh berangkatlah dari use
- 36:52case."
- 36:53Betul.
- 36:53Itu kayak work the talk lah. Kita
- 36:55Kayak
- 36:55kayak kita beli kalkulator, tapi kita
- 36:57enggak ada kegunaan kalkulator buat apa?
- 36:58Buat apa, benar.
- 36:59Iya. Jadi kita selalu saranin ke semua
- 37:00kita punya eh klien ya,
- 37:02"Jangan pernah subscribe AI.
- 37:05Oh, Ikat di situ dulu.
- 37:06[tertawa]
- 37:07Jangan pernah subscribe AI kalau kamu
- 37:09belum pernah benefit dari free
- 37:10version-nya.
- 37:11I see.
- 37:12Because it's basically like kalau kamu
- 37:13enggak bisa benefit dari free version,
- 37:15kamu enggak bakal pernah bisa benefit
- 37:16dari yang paid version.
- 37:17Betul sih.
- 37:18Jadi please utilize atau abuse ya
- 37:20Abuse
- 37:21free version-nya
- 37:21Free version dulu.
- 37:22sampai kamu sudah bisa hasilkan. Aku
- 37:24selalu bilang, "Uang yang kamu hasilkan
- 37:25dari free version-nya baru kamu pakai
- 37:27buat bayar."
- 37:27Betul.
- 37:28basically free. Salah satu website
- 37:30Ehm.
- 37:31ada satu website yang baru-baru ini
- 37:32viral itu menarik banget. Dia nunjukin
- 37:34stats eh berapa yang kita bayar ke
- 37:36ChatGPT misalnya atau Cloud, berapa
- 37:38value yang sebenarnya mereka tawarkan.
- 37:40Oke.
- 37:40Jadi I think ehm di ChatGPT kalau kita
- 37:42bayar 20 dolar,
- 37:43Oke.
- 37:43value yang sebenarnya ditawarkan itu
- 37:442.000 dolar.
- 37:45Oke.
- 37:46Jadi teman-teman bisa cek di website,
- 37:47langsung dikasih tahu value-nya.
- 37:48Oke.
- 37:49Jadi menurut aku even dari free
- 37:50version-nya pun sudah ada nilainya.
- 37:51Iya.
- 37:52Jadi ngapain kita semua eh baru mulai
- 37:54sudah langsung terus sibuk subscribe.
- 37:56Betul. Gitu loh.
- 37:56Setuju sih, setuju. Pelajari
- 37:58framework-nya dulu ya. Dari free version
- 38:00pun kan sebenarnya kita bisa eh asal
- 38:02framework-nya benar, cara prompting kita
- 38:04benar kan sudah bisa dapat manfaatnya
- 38:05ya.
- 38:06Yes.
- 38:06Dan yang tadi Korobi bilang juga mumpung
- 38:08aku ngingat ya, ehm ini masalahnya di
- 38:11Indonesia banget Korobi. Di mana orang
- 38:13ngerasa "Bisnis saya tadinya enggak
- 38:14works. Saya pakaiin AI works."
- 38:17Cuma [tertawa]
- 38:18aku bingung logikanya di mana gitu ya.
- 38:20Iya.
- 38:20Logikanya di sebelah mana? Teman-teman
- 38:21bantu cerahkan aku ya.
- 38:22Ini misalnya pipa air gitu ya.
- 38:25Airnya aja enggak ada, airnya
- 38:26netes-netes gini. Kita udah sibuk
- 38:28perbaikin pipanya, kita tutupin
- 38:30lubang-lubangnya, belokannya kita
- 38:31perbaikin. Airnya makin kenceng enggak?
- 38:33Enggak.
- 38:34Enggak kan?
- 38:34Enggak.
- 38:35Jadi eh tesis kita adalah AI itu
- 38:37harusnya em
- 38:38adalah bagian efisiensi dan efek
- 38:40tingkatkan efektivitas.
- 38:41Betul.
- 38:42Tapi kita harus kencangkan, deraskan
- 38:43airnya dulu. Airnya udah kenceng nih. Di
- 38:46workflow bisnis ini ibarat bukan air ya,
- 38:48tapi ini workflow bisnis.
- 38:50Airnya udah deras, kita udah temukan
- 38:51titik-titik bocornya. Ih, di sini bocor
- 38:53banyak banget.
- 38:54Ya, ya, ya.
- 38:54Di sini kurang efektif nih lekukannya.
- 38:56Di situ AI masuk.
- 38:57Betul.
- 38:58untuk men-solve eh solve titik efisiensi
- 39:01ini.
- 39:01Ya, ya, ya.
- 39:02Jadi em sama halnya seperti bangun
- 39:03sebuah bisnis.
- 39:05Franchise enggak mungkin kita langsung
- 39:06develop 1.000 cabang.
- 39:07Betul.
- 39:08Baru kita berusaha berhasilkan satu
- 39:09persatu cabangnya.
- 39:10Betul.
- 39:10Kita pasti harus mulai dari satu cabang.
- 39:12Yap.
- 39:12Sudah berhasil dulu, baru kita duplicate
- 39:14ke 1.000 cabang.
- 39:15Betul.
- 39:15Kurang lebih eh menurut aku lucunya
- 39:18ketika kita mau utilize AI. Kita tuh
- 39:20justru harus berpikir fundamental
- 39:21banget.
- 39:22Yap.
- 39:22Ini I think yang salah satu yang
- 39:24membedakan kita dibanding AI experts
- 39:25yang lain. Of course AI experts yang
- 39:27lain menurut kita jago-jago banget. Cuma
- 39:29pendekatan kita selama ini adalah
- 39:30fundamental. Kita start from the very
- 39:32fundamental.
- 39:32Yes.
- 39:33Oke, jadi apakah kalian juga
- 39:35menyampaikan hal yang sama waktu
- 39:37corporate training?
- 39:38Yes. Menurut em mungkin dari Brian aku
- 39:40bisa.
- 39:41I think di setiap sesi awal ya di
- 39:44corporate training itu pasti kita akan
- 39:45membahas mulai dari sisi mindset-nya
- 39:47dulu, cara berpikirnya gitu ya.
- 39:49Mindset ya.
- 39:50Karena sesimpel kayak prompting tadi kan
- 39:52eh kalau misalkan enggak ada AI ya kan
- 39:54kita human to human kita memberikan
- 39:56instruksi.
- 39:56Betul.
- 39:57Dan terkadang kita memberi instruksi aja
- 39:59belum lengkap.
- 39:59Ya.
- 40:00Gimana kita mau prompting? Konteksnya
- 40:01kurang gitu ya.
- 40:02[tertawa]
- 40:02Bukan mereka butuh konteksnya untuk
- 40:04Benar.
- 40:05sesuai dengan output-nya gitu.
- 40:06Jadi emang kita kebanyakan kalau
- 40:08corporate training di awal pasti eh ada
- 40:10masuk ke arah mindset-nya gitu,
- 40:11pengenalan AI secara general. Eh dan
- 40:13juga mungkin satu hal lagi itu
- 40:14penyetaraan
- 40:16eh pemahaman gitu ya. Karena kita eh
- 40:18tidak bisa dipungkiri bahwa mungkin
- 40:20pengetahuan orang secara teknikal,
- 40:22secara AI mungkin berbeda-beda gitu ya.
- 40:24betul.
- 40:24Dan itu yang mungkin yang salah satu
- 40:26challenge yang kita hadapi juga ya.
- 40:27Exactly.
- 40:29Ya, itu itu kebanyakan kita mulai dengan
- 40:30itu sih. Kemudian I think beberapa
- 40:33modul-modul lainnya kita sesuaikan lagi
- 40:35dengan industri perusahaan tersebut
- 40:37gitu.
- 40:37Oke, jadi bicara bicara sedikit soal
- 40:39corporate training jadi biasanya kalian
- 40:43maksudnya
- 40:44company-company apa yang pakai jasa
- 40:46kalian terus sistemnya seperti apa ya
- 40:49kan? Siapa tahu audiensnya ada yang dari
- 40:51company butuh corporate training.
- 40:53Yes.
- 40:54[berdehem]
- 40:54Menarik. [tertawa]
- 40:55Sejauh ini
- 40:57belum ada industri yang kita temuin yang
- 40:58enggak bisa utilize AI.
- 40:59Semua bisa ya?
- 41:00Semua bisa.
- 41:01Sejauh ini bisa.
- 41:01Ya, ya, ya.
- 41:02Yang semua yang
- 41:03propose mau corporate training itu kita
- 41:05pas kita bedah titik efisiensinya tuh
- 41:07lumayan menarik.
- 41:08Oke.
- 41:08Apalagi again kalau bisnis ini biasa di
- 41:10skala tertentu of course kalau buat
- 41:12teman-teman yang baru merintis please
- 41:14don't use corporate training soalnya
- 41:16cost-nya kayak lumayan gede gitu ya,
- 41:17nanti jadi beban operasional malah.
- 41:18Ya.
- 41:19Cuma ada a certain skill di skill
- 41:20tertentu em
- 41:23sesimpel satu use case saja berhasil
- 41:24kita pecahin pakai AI penghematan mereka
- 41:26tuh luar biasa.
- 41:27Op. Betul.
- 41:28selalu berangkat dari value base ya.
- 41:30Ya.
- 41:30Jadi kita cuma mau lakukan corporate
- 41:32training kalau nilai dari corporate
- 41:34training kita tuh enggak ada apa-apanya
- 41:35dibanding yang mereka berhasil hemat
- 41:36atau mereka berhasil dapatkan dari
- 41:38penggunaan AI ini.
- 41:38Oke, berarti kalian biasa bedah dulu
- 41:40sorry potong.
- 41:41Betul.
- 41:41Oke.
- 41:42Jadi kita salah satu yang pasti kita
- 41:43ngajarin setiap kali ketemu orang atau
- 41:46sharing-sharing adalah bisnis proses
- 41:47mapping.
- 41:48Buat teman-teman mungkin simpel use
- 41:50case-nya adalah kalau kita punya toko
- 41:51kelontong gitu ya.
- 41:53Kita harus bisa petakan semua titik dari
- 41:54pertama kali customer buka pintu sampai
- 41:56dia keluar dari pintu.
- 41:57Oke.
- 41:58Ada titik-titiknya tuh, dari dia masuk
- 42:00terus dia pilih barang terus di
- 42:02packaging, dibungkus baru nanti di
- 42:04delivery baru dia keluar ada after sales
- 42:05lagi itu ada titik-titiknya. Setelah
- 42:08mereka sudah gambar semua titik-titik
- 42:09ini kita bisa bedah satu persatu titik
- 42:11yang bisa kita efisiensikan dengan AI.
- 42:14Dari situlah biasa kita berangkat
- 42:15layanan kita. Jadi em sejauh ini I think
- 42:18beredar banyak banget beragam. Ada dari
- 42:20architecture, ada dari perhotelan, ada
- 42:22dari bengkel. Cuma sejauh ini kita
- 42:24temuin em company-company
- 42:27skalanya. Jadi meternya tuh bukan di
- 42:29industrinya sejauh ini, tapi lebih ke
- 42:31skalanya. Kalau skalanya udah cukup,
- 42:33efisiensi sesimpel apapun udah bisa
- 42:34ROI-nya tinggi banget.
- 42:35Yap.
- 42:36Jadi salah satu lagi em mungkin
- 42:37indikator kalau company-nya temen-temen
- 42:39ini mungkin siap ready to adopt AI or
- 42:41not
- 42:42adalah rapinya dokumentasi data.
- 42:44I see.
- 42:45Jadi a lot of business owners
- 42:47pas kita nemu ada juga beberapa yang
- 42:48kita tolak as client. Maksudnya kita
- 42:50kayak bilang ya udah kita kayaknya
- 42:51sharing-sharing dulu aja. Feel free
- 42:52untuk call atau WhatsApp, nanya-nanya
- 42:54kita pasti bakal jawab juga.
- 42:55Yap.
- 42:56Cuma kita ngerasa
- 42:57kalau kamu belum ready to adopt AI,
- 42:58sayang banget kamu bayar kita gitu.
- 43:00Percuma ya, percuma.
- 43:01Exactly.
- 43:03iya.
- 43:03Em jadi dokumentasi data yang rapi itu
- 43:05sangat bagus. Jadi buat temen-temen AI
- 43:08itu pinternya karena apa? Karena past
- 43:10reference data.
- 43:11Past reference.
- 43:12data historis. Dia sekarang bisa jawab
- 43:14kita ngajarin sales karena udah ada
- 43:16orang sales di sana
- 43:17Iya.
- 43:17yang input data ke AI ini soal sales.
- 43:19Jadi kita bisa terima
- 43:20Iya.
- 43:21em data tersebut. Jadi ketika company
- 43:23kita em tidak punya data historis, AI
- 43:26itu belajarnya dari mana? Ambil
- 43:27keputusannya dari mana? Ini sebenarnya
- 43:29lebih ke logical thinking ya ketika
- 43:30ngobrol sama client.
- 43:31Betul.
- 43:32Mungkin bisa aja di misalkan kebanyakan
- 43:34[berdehem] perusahaan mereka pakai em
- 43:35software-software yang terpisah.
- 43:37Sebenarnya bisa aja kita hubungkan
- 43:38semuanya, cuman
- 43:39dari sisi skalabilitasnya
- 43:41itu enggak enggak enggak masuk ke
- 43:43perhitungannya gitu.
- 43:44Enggak signifikan ya.
- 43:45Iya. Jadi I think di awal-awal pas kita
- 43:47juga em memulai AIU ini
- 43:51yang awalnya kita tesisnya lebih ke arah
- 43:52AI, tapi setelah kita ngobrol sama
- 43:54banyak perusahaan-perusahaan di
- 43:55Indonesia
- 43:56I think
- 43:58framing-nya itu malah menjadi digital
- 44:00transformation. Gimana kita
- 44:02mendigitalisasi data-data mereka dulu.
- 44:04Kita bikin kayak satu sistem yang
- 44:06terintegrasi
- 44:07Iya, iya, setuju, setuju.
- 44:08ada POS-POS terpisah 1, 2, 3. Nah, ini
- 44:10gimana semuanya terhubung? Kita punya
- 44:12satu database yang centralized, one
- 44:14single apa source of truth-nya gitu.
- 44:16Baru dari situ, on top of it, kita baru
- 44:18masukin yang namanya automation, baru AI
- 44:20gitu. I think AI itu it's at the end of
- 44:22the spectrum.
- 44:22Yap.
- 44:23Ya. Bahkan sesimpel pekerjaan-pekerjaan
- 44:25yang kita pikir, "Ah, ini butuh AI."
- 44:27Sebenarnya automation.
- 44:28Iya, iya.
- 44:29Simply automation. Automation itself kan
- 44:31udah udah ada lama banget gitu ya. Robot
- 44:33process automation.
- 44:35Betul.
- 44:35Atau basically yang ke arah
- 44:37manufacturing itu juga banyak banget
- 44:38automation. Cuma memang um
- 44:41baru naik tuh mungkin saat muncul-muncul
- 44:43kayak no code tools ya.
- 44:44Iya, no coding tools ya.
- 44:46Ya.
- 44:46Ya, ya, ya, menarik nih. Nah, kita udah
- 44:48ngobrol-ngobrol hampir 1 jam nih. Enggak
- 44:50terasa ya.
- 44:51Wow.
- 44:51Enggak terasa ya.
- 44:52Udah [tertawa] 15 menit.
- 44:53Iya, kayaknya.
- 44:54Oke, gua pengen gua pengen tanya nih.
- 44:56Enggak enggak mau hold kalian lama-lama,
- 44:57tapi gua pengen tanya. Da di apa nih
- 45:00satu hal mungkin di AI you atau apa yang
- 45:04yang sedang kalian planning atau ada di
- 45:06road map atau di future plan yang belum
- 45:09pernah kalian spill di tempat lain
- 45:11sebelumnya.
- 45:11[tertawa]
- 45:13Biar aku dulu aja yang share. Nanti aku
- 45:15bisa salah share.
- 45:18[tertawa]
- 45:19[terkesiap]
- 45:20Mungkin apa ya? Sharing
- 45:22Future road map maybe atau one thing
- 45:24that you never talk before.
- 45:26Mungkin um one thing yang kita enggak
- 45:29pernah bahas. I mean kita sebagai agency
- 45:31juga um sebenarnya
- 45:33kalau kita ngomongin profesi agency.
- 45:35Agency itu udah ada mungkin um dari sisi
- 45:38kayak, "Ah, gimana cara kamu scale
- 45:40up-nya gitu ya?" Susah banget gitu ya.
- 45:41Um
- 45:43kita jualan jasa gitu. Cuma I think um
- 45:46the
- 45:47playground has shifted. Shifted-nya
- 45:49gimana? Especially dengan ada
- 45:51tools-tools AI yang sekarang yang bisa
- 45:53diakses hampir sama semua orang.
- 45:55Sesimpel kalau kita ngomongin kayak um
- 45:57five coding. Kita bikin aplikasi atau
- 45:59kita bikin um sistem.
- 46:02Itu
- 46:03sekarang itu kita sudah mudah banget
- 46:05untuk membuat aset buat diri kita
- 46:06sendiri.
- 46:07Yap.
- 46:07Jadi I think play apa play book-nya
- 46:10sudah berubah.
- 46:11Hmm.
- 46:11Mana dulu kita purely jualan jasa, tapi
- 46:13sekarang kita bisa build multiple aset.
- 46:16Oke.
- 46:16At the same time itu kan kita jadi
- 46:18grow-nya akan lebih gampang dan
- 46:19skalabilitasnya kayak gitu.
- 46:21Betul.
- 46:21I think itu mungkin yang enggak banyak
- 46:22orang bahas juga.
- 46:24I see.
- 46:24So I [berdehem] think I think
- 46:26agency itu bagus banget untuk mungkin di
- 46:28awal ya. Eee dan dengan ada AI ini jadi
- 46:32mempercepat kita untuk kita bisa move to
- 46:34the next phase gitu ya.
- 46:35Ya.
- 46:36Mungkin Bro Edward bisa share kira-kira
- 46:38roadmap ke depannya apa.
- 46:39Mungkin um
- 46:40[berdehem]
- 46:40satu take yang um
- 46:43kita belum sharing juga sama banyak
- 46:44orang itu
- 46:45ada satu quotes dari Mark Cuban yang
- 46:47lumayan terkenal.
- 46:48Oke.
- 46:49Dia bilang the future trilioner
- 46:51itu bakal
- 46:52Lahir.
- 46:53adalah seorang anak-anak yang lagi di
- 46:54basement lagi coding sendiri, lagi pakai
- 46:57AI sendirian.
- 46:58Jadi
- 46:59The future of trilioner ya.
- 47:00The future is here.
- 47:01Ya.
- 47:01Eee sekarang tuh sudah masa depannya.
- 47:03Ya.
- 47:04Jadi one man company kalau sekarang
- 47:06sudah mulai muncul di artikel di
- 47:07Bloomberg, di mana. It's here.
- 47:10Ya.
- 47:10Jadi wih ini sudah kayak official
- 47:12statement saja.
- 47:13[tertawa]
- 47:14One man company.
- 47:14Eee menurut kita
- 47:16please don't please take it with a grain
- 47:18of salt ya. Jangan ambil saran ini
- 47:20mentah-mentah.
- 47:21One man company menurut kita sejauh ini
- 47:23adalah indikasi pemahaman AI. Itu bukan
- 47:25sesuatu yang harus kamu lakukan
- 47:27tiba-tiba pecat semua karyawan terus
- 47:29jalanin one
- 47:30Betul betul.
- 47:30Itu hanya indikasi pemahaman AI kita.
- 47:33Jadi beberapa kali
- 47:35orang tanya gimana sih cara kita ngukur
- 47:37pemahaman AI kita. Orang kan biasa pakai
- 47:39skala 0 sampai 10. Basically subjektif
- 47:42lah. Ada orang yang bilang saya 9.
- 47:44Padahal ditanya cloud belum pernah
- 47:45explore gitu.
- 47:46[tertawa]
- 47:46Eee cuma
- 47:48[berdehem]
- 47:48one man company menurut saya adalah
- 47:49skala yang lumayan menarik untuk
- 47:51mengukur pemahaman kita terhadap AI.
- 47:53Kita kayak kita sudah bisa bikin bisnis
- 47:55say enggak usah terlalu gede, bisa
- 47:56hasilin 10 juta per bulan aja. Fully
- 47:59enggak pakai karyawan, pakai AI semua.
- 48:01Itu adalah ketika kita sudah mencapai
- 48:02pemahaman AI yang cukup tinggi.
- 48:04I see.
- 48:04Karena dalam membangun sebuah
- 48:05perusahaan, kalau teman-teman juga pasti
- 48:07pernah dengar gitu ya. Eh, kalau Korobi
- 48:09sudah pasti ngerti.
- 48:10Bisnis itself adalah bentuk cerminan
- 48:13dari self development pemiliknya.
- 48:15betul.
- 48:15Jadi kalau bisnis owner-nya itu
- 48:17berkembang, bisnisnya [berdehem] pasti
- 48:18berkembang.
- 48:18Yap, yap.
- 48:19Jadi menurut kita, pemahaman AI pun eh
- 48:22sejalan dengan pengembangan one man
- 48:23company ini.
- 48:24Setuju.
- 48:25Ketika dia sudah bisa bikin sebuah
- 48:26bisnis yang fully automated by AI.
- 48:28Itu berarti dia pemahaman terhadap AI
- 48:29sangat tinggi. Karena bisnis kan
- 48:31komponennya banyak banget.
- 48:33Yap.
- 48:33Ada di bagian marketing, operational,
- 48:35bagian executive decision.
- 48:36Ya, yes.
- 48:37Teman-teman di sini [berdehem] pasti
- 48:38banyak banget juga yang belum explore
- 48:39yang namanya AI council.
- 48:41AI council?
- 48:42AI council itu AI yang kita pakai untuk
- 48:44eh mengambil keputusan.
- 48:46Oke.
- 48:46Jadi berapa kali kita bilang, wah bisnis
- 48:48owner itu butuh circle yang like minded.
- 48:50Oke.
- 48:50Kita butuh setiap kali ada pendapat,
- 48:52berapa kali kita punya ide.
- 48:55Terdengar jenius di kepala kita. Tapi
- 48:57ketika ketemu sama orang dibilang itu
- 48:58ide goblok banget.
- 48:59[tertawa]
- 48:59Iya, iya, iya, iya.
- 49:00Cuma eh basically kita dulu butuh teman
- 49:03tongkrongan ketika mau ambil keputusan,
- 49:05kita tuh harus ngumpul sama orang-orang
- 49:06yang menurut kita kita kagumilah.
- 49:08Ya, ya, ya.
- 49:08Mereka tuh di tingkat pendidikan yang
- 49:09sama atau lebih bahkan dalam hal ini.
- 49:11Yes, yes.
- 49:12Eh, tapi sekarang itu sudah bisa
- 49:13digantikan dengan AI.
- 49:15Yap.
- 49:15Jadi itu adalah kegunaan dari AI
- 49:16council. AI council ini biasanya terdiri
- 49:18dari lima tokoh.
- 49:19Oke.
- 49:19Ehm, ada yang contradictory, dia suka
- 49:21sekali menentang ide kita, ada yang
- 49:23bagian expansionist, ada yang bagian
- 49:24idealist. Ada yang ehm say I don't know
- 49:27bagian opportunist. Pokoknya aku lupa eh
- 49:30judul dari setiap lima topi ini.
- 49:31Ya.
- 49:31Cuma lima topi ini customizable, itu
- 49:33kenapa aku enggak perlu hafalin.
- 49:34Oke.
- 49:35Soalnya setiap orang bisa jadi punya
- 49:36kebutuhan yang berbeda. Cuma ini adalah
- 49:37yang general. Cuma AI council ini
- 49:39tugasnya adalah seperti membentuk sebuah
- 49:41WhatsApp group ya.
- 49:42Yap.
- 49:42Isinya ada lima AI dan kita gitu. Jadi
- 49:44setiap kali kita lempar ide, mereka akan
- 49:46langsung menandingkan ide ini.
- 49:47Diskusi, diskusi ya, mereka diskusi dan
- 49:49debat gitu.
- 49:49ada yang dukung.
- 49:50Iya, iya, iya, iya.
- 49:51Dan itu adalah ehm cara kita mendapatkan
- 49:53keputusan terbaik.
- 49:54Ya. kenapa
- 49:55debat menurut saya adalah cara terbaik
- 49:57untuk kita mencapai kebenaran. Itu
- 49:59kenapa kalau orang yang enggak suka
- 50:00berdebat biasanya pemikirannya akan
- 50:02nyangkut di situ. Itu saja.
- 50:03Iya, iya, iya, iya, iya.
- 50:05[tertawa]
- 50:05Dan ini sebenarnya menarik juga kok,
- 50:07tentang AI Council.
- 50:08Council.
- 50:08Kemudian kalau kita bedah, basic-nya itu
- 50:10prompting.
- 50:11Yap.
- 50:11Balik lagi ke framework yang RCTOR.
- 50:13Iya, iya.
- 50:14Iya, kan? Kita kasih ini, setiap
- 50:15agent-nya ini ada perannya apa, tugasnya
- 50:17apa, kalau misalkan ada eh certain
- 50:19condition, kamu harus seperti apa.
- 50:21Betul.
- 50:21Basic-nya kan eh prompting gitu.
- 50:22Seperti itu saja ya, cuma dibeda-bedain
- 50:24ya.
- 50:24Betul. Tinggal kalau misalkan di use
- 50:26case-nya kita, eh karena kita banyak eh
- 50:28apa ya, eh di Indonesia, di market
- 50:30Indonesia, ada kita tambahin satu lagi
- 50:32dari lima itu tambah satu, which is dari
- 50:34sisi eh pricing.
- 50:36Oke.
- 50:36Karena kita sadar, di Indonesia itu baby
- 50:38budget conscious.
- 50:39Iya.
- 50:40Jadi, aku bilang peran kamu itu
- 50:42setiap kali kita apa ya, tembak sebuah
- 50:45ide atau proposal atau offering, selalu
- 50:48assume bahwa harganya ini terlalu mahal.
- 50:51I
- 50:53Kan kadang kita saat kita menentukan
- 50:55harga atau apa, kadang ya kita enggak
- 50:56bisa
- 50:57apa ya, mikir ke arah sana juga gitu.
- 50:59Jadi,
- 51:00apa, sesimpel AI Council ini, kita kasih
- 51:02peran-peran itu membantu kita
- 51:04jadi lebih rasional gitu ya.
- 51:06Iya.
- 51:06Jadi, kalian sudah guna pakai AI Council
- 51:08ini di semua use case yang kalian
- 51:10develop?
- 51:11Iya. Mungkin buat teman-teman yang mau
- 51:13cari pasangan bisa pakai AI Council.
- 51:15[tertawa]
- 51:17Masukin Instagram profile-nya,
- 51:19LinkedIn-nya.
- 51:20[tertawa]
- 51:21Cuma bisa dipakai untuk segala aspek.
- 51:23Segala aspek ya.
- 51:23Simpelnya untuk decision making.
- 51:25Decision making.
- 51:25Cuma eh
- 51:27menurut aku, seiring berkembangnya
- 51:28teknologi ya,
- 51:30orang-orang yang ada alasan tuh makin
- 51:31di, makin ditekan terus tuh.
- 51:33Iya, iya.
- 51:33yang terlalu banyak alasan tuh dari
- 51:34zaman ke zaman ada kan.
- 51:36Betul, betul.
- 51:36Dan mungkin dulu sebelum internet muncul
- 51:38ada yang bilang saya kekurangan
- 51:39informasi.
- 51:40Iya.
- 51:40Internet muncul dia ada alasan baru
- 51:42lagi, ada alasan. Ini bukan cuma orang
- 51:44canggih yang berevolusi, orang yang
- 51:45banyak alasan tuh juga berevolusi.
- 51:47[tertawa]
- 51:48Alasannya makin banyak.
- 51:49Alasan 5.0, alasan 6.0 meningkat terus.
- 51:52Cuma teknologi itu mematahkan tesis
- 51:54mereka terus, Pak. Jadi, sekarang
- 51:56I don't know, coba munculin alasannya
- 51:57lagi. Kalau bisa keren [tertawa] sih.
- 52:00Ada saja lah ya.
- 52:01Ya, anyway ya kita sudah ngobrol banyak
- 52:04hari ini. Thank you for your time. Kita
- 52:05belajar banyak. Saya juga belajar
- 52:07RCTOAR. Itu menurutku framework yang
- 52:09dasar dulu.
- 52:10Ya.
- 52:10Teman-teman kuasai itu dulu, please.
- 52:12Kalau memang itu sudah kuasai, next step
- 52:13baru
- 52:14Ya.
- 52:15tadi eh counsel itu tadi ya ya counsel
- 52:17menurutku penting banget ya.
- 52:19Eh dan ya kayaknya kita sudah sampai di
- 52:22penghujung acara.
- 52:24[tertawa]
- 52:24Wah, waktu time constraint
- 52:25Cepat banget.
- 52:26Ya, enggak terasa ya. Nanti kita ngobrol
- 52:27lagi lain kali. Jangan lupa terus follow
- 52:30Komunitag, follow Kongko Komunitag.
- 52:32Terus juga jangan lupa follow Edward
- 52:34sama Enrico di lebih fokus di Instagram
- 52:37ya.
- 52:37Instagram.
- 52:38Instagram ya untuk belajar lebih banyak
- 52:40soal AI. Saya juga eh berjanji akan
- 52:42terus hadirin praktisi-praktisi dan
- 52:44influencer-influencer AI yang memang
- 52:46mereka ya pengguna lah. Kayak kayak
- 52:48kayak you guys say lah ya kan. Kita
- 52:50harus walk the talk gitu kan. Kayak kita
- 52:52pun kita dari crypto kita pivot ke AI
- 52:56dan AI agent pun karena kita sudah
- 52:58merasakan manfaatnya.
- 52:59Betul.
- 52:59Kita pakai open cloud, kita lihat wow
- 53:01this is game changer. Baru kita berubah.
- 53:03Bukan bukan kita cuma ngajari orang tapi
- 53:05kita enggak pakai gitu ya.
- 53:06Saya juga kan dulu background finance,
- 53:08enggak belajar IT enggak coding. Tapi
- 53:09kenapa bisa bikin aplikasi, bikin
- 53:12website itu itu sih.
- 53:13Gua gua ingat banget dua tahun lalu
- 53:15waktu pertama ChatGPT booming gitu kan.
- 53:18Terus waktu itu sempat si CEO-nya Nvidia
- 53:20Jensen Huang dia bilang suatu hari eh
- 53:23ini ini ceritanya belum ada 5 coding nih
- 53:25baru ChatGPT ChatGPT staff. Suatu hari
- 53:27bahasa pemrograman adalah bahasa
- 53:29manusia.
- 53:30Ya.
- 53:30Dan ini sudah terjadi kan.
- 53:31Sudah.
- 53:31You guys coding enggak pakai
- 53:33coding-coding kan. Bahasa manusia saja
- 53:34kan. Gua maunya gini gini gini gini ya
- 53:36kan. Ya, inilah inilah industri AI
- 53:39Yes.
- 53:40memang maju dan berkembang, teman-teman.
- 53:42dan tinggal bagaimana kita bisa ikut ini
- 53:45dan memanfaatkan ini. Tapi jangan lupa
- 53:48bukan berarti dengan adanya AI serta
- 53:50merta kita langsung jago gitu. Gua
- 53:52selalu bilang juga
- 53:54waktu kita ngajarin orang serap open
- 53:55cloud ataupun cloud biasa, ya kan. Gua
- 53:58selalu perbandingannya gini, Tony Stark
- 53:59dan Jarvis. Jarvis adalah Jarvis itu
- 54:02karena Tony Stark-nya loh. Tony
- 54:03Stark-nya yang kasih dia
- 54:06instruksi, expertis dan lain-lain.
- 54:08Enggak mungkin dia tiba-tiba bisa hidup
- 54:09dan langsung sejago itu. Benar enggak
- 54:11sih? Jadi you have to be the Tony Stark,
- 54:13you have to have the expertis gitu. Baru
- 54:16lu bisa punya digital partner lu gitu.
- 54:20Jangan berharap Jarvis lu lu bikin
- 54:23Claude lu ini atau open cloud lu ini
- 54:24jago kalau lu sendiri enggak tahu mau
- 54:26ngapain gitu.
- 54:27AI hanya akan seefektif tujuan dari
- 54:30penggunanya.
- 54:31Betul.
- 54:31Jadi kalau kita cuma pakai buat cari
- 54:33restoran di Jakarta Barat
- 54:35pakai Google aja ya.
- 54:37[tertawa]
- 54:37Oke oke. Kalau gitu kita sudahi dulu.
- 54:40Thank you ya. Thank you Edward, thank
- 54:42you Enrico. Kita ngobrol lagi lain kali.
- 54:44Bye, see you.
- 54:45Bye bye.
About this transcript
This page contains the full transcript of Triliuner Baru di Masa Depan Terlahir dari Orang Yang Kerja SENDIRIAN PAKAI AI di BASEMENT!? by Komunitech, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 9,801 words across 2,182 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.