YouTube2Text

TKK DOMAIN KOGNITIF — Transcript

by atika rahmania · 4,211 words · 856 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:03Oke, bismillahirrahmanirrahim.
  2. 0:05Asalamualaikum warahmatullahi
  3. 0:07wabarakatuh,
  4. 0:09rekan-rekan mahasiswa. Kita akan
  5. 0:11melanjutkan lagi ya pembahasan mengenai
  6. 0:14domain dan kali ini kita akan membahas
  7. 0:17mengenai domain kognitif.
  8. 0:21Oke.
  9. 0:23Nah, apa sih domain kognitif itu? Nah,
  10. 0:27di pembahasan kali ini itu akan membahas
  11. 0:30domain kognitif atau kadang disebut juga
  12. 0:32domain pengalaman ya. Intinya adalah
  13. 0:35usaha memahami manusia dari sisi pikiran
  14. 0:38dan pengalaman sadarnya gitu. Nah, kalau
  15. 0:41sebelumnya biologis itu tentang otak,
  16. 0:43sistem saraf. Kalau di domain ini kita
  17. 0:45akan bicara bagaimana cara seseorang
  18. 0:49berpikir, merasakan, menginginkan
  19. 0:51sesuatu dan memaknai hidupnya sendiri.
  20. 0:55Dan fokusnya adalah pada pengalaman
  21. 0:58sadar seseorang dari sudut pandangnya
  22. 1:00sendiri. Artinya kita tidak menilai
  23. 1:03orang dari luarnya aja, tapi berusaha
  24. 1:06memahami bagaimana mereka memandang
  25. 1:09dunia di sekitarnya.
  26. 1:14Nah, kita akan lihat bagaimana satu
  27. 1:17pengalaman bisa mencerminkan seluruh
  28. 1:20proses kognitif seseorang. Nah, baik itu
  29. 1:23apa yang dia rasakan dan
  30. 1:25diperhatikannya, bagaimana dia
  31. 1:27menafsirkan peristiwa itu dan apa tujuan
  32. 1:30serta rencana yang ia buat untuk masa
  33. 1:33depannya gitu ya. Nah, dengan kata lain
  34. 1:36nanti s cara seseorang berpikir dan
  35. 1:39memberikan makna pada hidup akan sangat
  36. 1:41menentukan arah kepribadiannya ke depan.
  37. 1:47Nah, ini ada pembahasan pertama dulu.
  38. 1:48kita akan membahas tentang topik
  39. 1:50kognitif dalam kepribadian gitu ya. Nah,
  40. 1:54poinnya adalah setiap orang itu berbeda
  41. 1:56dalam cara mereka berpikir dan
  42. 1:58menafsirkan pengalaman hidupnya. Ya,
  43. 2:01ibarat kata dua orang yang sama-sama
  44. 2:03menghadapi tekanan kuliah. Ada yang satu
  45. 2:07bilang, "Aku harus lebih semangat
  46. 2:09belajar, tapi ada yang bilang, "Kayaknya
  47. 2:11aku enggak bisa deh." gitu. Nah,
  48. 2:14perbedaan dalam cara menafsirkan
  49. 2:15peristiwa itu menunjukkan adanya
  50. 2:17perbedaan proses kognitif. Nah, otomatis
  51. 2:20juga akan menggambarkan perbedaan dari
  52. 2:23kepribadian.
  53. 2:25Nah, yang nantinya juga adalah orang
  54. 2:28yang menggunakan strategi kognitif yang
  55. 2:31berbeda juga untuk menyelesaikan
  56. 2:33masalah. ada yang reflektif ya, ada yang
  57. 2:37reflektif, ada juga yang suka
  58. 2:39menganalisis dulu, ada juga yang lebih
  59. 2:42spontan gitu ya dan juga langsung
  60. 2:44bertindak gitu. Nah, jadi kalau di
  61. 2:46domain ini kepribadian itu dilihat dari
  62. 2:49sifat yang stabil ya. Ingat ya, stabil
  63. 2:52dan ee di sini menyoroti bahwa bagaimana
  64. 2:55seseorang itu berpikir menafsirkan dan
  65. 2:57juga memecahkan masalah dalam kehidupan
  66. 3:01nyatanya.
  67. 3:03Nah, di sini kita bahas dulu nih aspek
  68. 3:05yang pertama dari domain kognitif yaitu
  69. 3:07ada persepsi. Persepsi itu adalah cara
  70. 3:10kita menangkap dan memaknai informasi
  71. 3:13dari lingkungan.
  72. 3:15Jadi, persepsi ini penting banget. Cara
  73. 3:18seseorang memaknai lingkungan itu akan
  74. 3:20mempengaruhi bagaimana ia bersikap dan
  75. 3:23juga bereaksi.
  76. 3:25ya. Nah, dari persepsi itu bukan cuma
  77. 3:30soal melihat sesuatu dengan matanya aja,
  78. 3:33tapi melihat dengan pikiran dan
  79. 3:35pengalaman kita sendiri. Nah, kalau
  80. 3:38teman-teman lihat di sebelah kanan nih
  81. 3:41ada kubus ya, mungkin sebagian dari
  82. 3:44kalian merasa bidang merahnya itu berada
  83. 3:46di depan. Tapi sementara sebagian yang
  84. 3:50lainnya mungkin melihat bahwa di bidang
  85. 3:53merah ini itu justru di belakangnya.
  86. 3:56Nah, jadi menarik ya gambar ini
  87. 3:58sebenarnya tidak berubah sama sekali,
  88. 3:59tapi otak kita yang bergantian
  89. 4:02menafsirkan posisi bidang merahnya itu.
  90. 4:05Kadang kita melihatnya maju ke depan
  91. 4:07atau kadang mundur ke belakang. Nah,
  92. 4:09dari sini kita belajar bahwa persepsi
  93. 4:12itu bukan sekedar hasil dari stemulus
  94. 4:14visualnya aja, tapi melibatkan proses
  95. 4:17aktif dalam otak kita untuk menafsirkan
  96. 4:20informasi tersebut. Nah,
  97. 4:25dari otak itu kita selalu berusaha
  98. 4:27mencari makna membentuk gambaran yang
  99. 4:30masuk akal gitu ya. Tapi kalau
  100. 4:33stimulusnya ambigu yang seperti ini gitu
  101. 4:35ya, interpretasinya pun bisa
  102. 4:37berubah-berubah. gitu ya. Tergantung
  103. 4:39lagi pada fokus kita, pengalaman kita,
  104. 4:42dan harapan kita gitu. Jadi dari Neker
  105. 4:46Cube ini ya menunjukkan bahwa persepsi
  106. 4:49itu bersifat subjektif dan juga
  107. 4:52konstruktif gitu ya. Jadi kita tidak
  108. 4:54hanya melihat dengan mata, tapi juga
  109. 4:56melihat dengan pikiran.
  110. 5:00Oke. Nah, selanjutnya setiap orang itu
  111. 5:03memiliki perbedaan dalam memberikan
  112. 5:04persepsi. Perbedaan persepsi ini yang
  113. 5:07dimiliki dapat menjadi sesuatu yang
  114. 5:09stabil, konsisten ya, dan terkait dengan
  115. 5:13ruang lingkup kehidupan lainnya gitu.
  116. 5:16Jadi cara kita memberi makna terhadap
  117. 5:18dunia di sekitar kita mencerminkan nih
  118. 5:20siapa diri kita
  119. 5:23yang akan diungkapkan di sini sebenarnya
  120. 5:25ada dua. Kita bahas dulu yang pertama
  121. 5:28gitu ya, bagaimana sih mengungkapkan
  122. 5:31kepribadian dari persepsi? Yang pertama
  123. 5:33di sini ada feel dependence or
  124. 5:37independence ya. Jadi ini merupakan gaya
  125. 5:40perseptual atau dengan kata lain cara
  126. 5:44seseorang mengamati dan memproses
  127. 5:47informasi dari lingkungan sekitarnya.
  128. 5:50Nah, dari gaya ini itu bisa memungkinkan
  129. 5:53sekali gitu ya mempunyai implikasi
  130. 5:55penting perihal gaya belajarnya seperti
  131. 5:59apa dan juga nanti pilihan karirnya.
  132. 6:02Nah, ini yang akan dibahas selanjutnya
  133. 6:05nanti ada kemudian
  134. 6:08ada tentang pain tolerance dan sensation
  135. 6:12reducing. Nah, ini sebenarnya berkaitan
  136. 6:15dengan yang pembahasan sebelumnya
  137. 6:19sensation ya. Jadi ini berkaitan dengan
  138. 6:24ee
  139. 6:28berbahas tentang bagaimana sih seseorang
  140. 6:31itu
  141. 6:33memiliki perbedaan individu dalam
  142. 6:35kepekaan terhadap rangsangan sensoriknya
  143. 6:38gitu ya. Kalau kemarin ada yang
  144. 6:40sensasinya itu dia langsung ee merasakan
  145. 6:44adanya ee yang menggebu-gebu, tapi ada
  146. 6:48orang juga yang dikasih stimulus gitu ya
  147. 6:51atau rangsangan dia beda lagi reaksinya.
  148. 6:55Nah, perbedaan individu ini yang akan
  149. 6:57mempengaruhi gitu ya perkembangan
  150. 7:00perilaku yang bermasalah terkait dengan
  151. 7:02mencari rangsangan
  152. 7:05tuh.
  153. 7:09Nah, di sini ada sebuah tes ya.
  154. 7:14Di sini ada sebuah tes mengenai
  155. 7:17test field dependence or independence.
  156. 7:21Kalau teman-teman lihat di sebelah kiri
  157. 7:23gitu ya, ee kira-kira jawabannya yang
  158. 7:26mana? Mungkin teman-teman bisa melihat
  159. 7:29dari sudut kayak daunnya atau
  160. 7:32lingkarannya ya. Nah, di sini jawabannya
  161. 7:35itu yang A.
  162. 7:37gitu. Nah, sementara kalau misalkan
  163. 7:40seseorang tuh butuh waktu yang lama gitu
  164. 7:42ya, merasa bingung karena terlalu banyak
  165. 7:45garisnya itu lebih ke field dependence
  166. 7:49gitu ya. Field dependence itu cenderung
  167. 7:52melihat gambaran sebagai satu kesatuan
  168. 7:55atau sulit memisahkan bagian kecilnya.
  169. 8:00Tapi kalau orang yang cenderung memiliki
  170. 8:04feel independent,
  171. 8:07mereka itu bisa fokus pada detailnya dan
  172. 8:09mengabaikan gangguan dari pola di
  173. 8:11sekitarnya. Kalau teman-teman lihat
  174. 8:13sebelah kanan ya, itu kan cuman kayak
  175. 8:15garis gitu ya. Nah, itu bisa
  176. 8:18mencerminkan bagaimana sih seseorang itu
  177. 8:20melihat dari sudut gambar satu
  178. 8:22figural-figural ini gitu. kita coba
  179. 8:26lanjut lagi.
  180. 8:32Nah, dari sini gitu ya, kita coba
  181. 8:35membandingkan di dua field dependen dan
  182. 8:38juga independen ini kalau ee dua tipe
  183. 8:42ini kan gaya persepsi yang bukan cuma
  184. 8:45berpengaruh saat kita melihat gambar aja
  185. 8:48tadi itu, tapi juga berpengaruh pada
  186. 8:51cara kita belajar, berinteraksi
  187. 8:54dan serta memilih pekerjaan bahkan
  188. 8:57jurusan di perguruan tinggi. Nah, kalau
  189. 9:00misalkan feel dependent itu cenderung
  190. 9:04melihat dunia secara menyeluruh,
  191. 9:06kontekstual. Mereka lebih mudah memahami
  192. 9:09sesuatu. Kalau ada perihal konteks
  193. 9:13sosial, ya dia lebih bagus ke interaksi
  194. 9:17sosial dan cenderung pemilihan jurusan
  195. 9:20itu yaitu tadi berkaitan dengan hubungan
  196. 9:23dengan orang lain. Misalkan psikologi,
  197. 9:26ilmu sosial,
  198. 9:28komunikasi. dan mereka itu lebih nyaman
  199. 9:32bekerja dalam kelompok, senang interaksi
  200. 9:35gitu ya. Nah, dia juga sering meminta
  201. 9:39pendapat orang lain sebelum mengambil
  202. 9:41keputusan
  203. 9:43tuh. Nah, berbeda dengan yang feel
  204. 9:47independent.
  205. 9:49independent ini dia cenderung lebih ee
  206. 9:53analitis,
  207. 9:55objektif, dan juga mandiri dalam
  208. 9:58berpikir
  209. 9:59gitu. Nah, mereka itu suka memecahkan
  210. 10:03masalah secara logis tanpa perlu lagi
  211. 10:06nih tanya-tanya pendapat orang lain
  212. 10:08lagi. Nah, biasanya
  213. 10:11itu pemilihan jurusannya adalah
  214. 10:13cenderung menyukai ilmu alam,
  215. 10:15matematika, dan juga yang teknik gitu.
  216. 10:20Nah,
  217. 10:22jadi perlu diingat ya, bukan berarti
  218. 10:24mereka tidak peduli dengan orang lain,
  219. 10:27tapi hanya saja ini tuh lebih fokus pada
  220. 10:30isinya gitu daripada konteks sosialnya.
  221. 10:35Nah,
  222. 10:39kita lanjut lagi ke field dependent. Di
  223. 10:42sini ada root and frame test. Jadi, root
  224. 10:47ini adalah sebuah batangnya. Kemudian
  225. 10:51kalau frame-nya ini adalah bingkai
  226. 10:54perseginya.
  227. 10:56Lalu tugas masing-masing nih ya
  228. 10:59mahasiswa untuk menyesuaikan batang mana
  229. 11:02sih yang ee benar-benar tegak lurus gitu
  230. 11:06ya. meskipun posisi bingkainya itu
  231. 11:08miring.
  232. 11:10Jadi kalau diperhatikan lagi di sebelah
  233. 11:13kiri
  234. 11:15itu ada yang field dependent cenderung
  235. 11:18terpengaruh oleh kemiringan bingkanya.
  236. 11:20Jadi saat mereka berusaha untuk ee
  237. 11:24membuat batangnya tegak mereka tanpa
  238. 11:26sadar menyesuaikan juga nih dengan
  239. 11:28posisi bingkai yang miring gitu. Nah,
  240. 11:32tapi kalau yang di sebelah kanan orang
  241. 11:34yang feel independent itu tidak
  242. 11:36terpengaruh oleh bingkainya. Mereka
  243. 11:39justru memusatkan perhatiannya
  244. 11:42pada batangnya aja.
  245. 11:44Jadi menyesuaikan agar benar-benar
  246. 11:46vertikal meskipun tadi bingkainya itu
  247. 11:50condong ke samping. Nah, ini merupakan
  248. 11:53tes ya untuk mengukur seberapa kuat sih
  249. 11:56seseorang itu terpengaruh oleh konteks
  250. 11:59visual di sekitarnya.
  251. 12:06Oke. Nah, tadi kita lanjut lagi ke
  252. 12:08prehal pain tolerance and sensation
  253. 12:12reducing gitu ya. Ini eh ya sama seperti
  254. 12:16pembahasan kita kemarin yang sensation.
  255. 12:18Setiap orang itu ee memiliki perbedaan
  256. 12:21untuk toleransi rasa sakit yang mereka
  257. 12:23alami ya. Jadi ee perbedaannya itu
  258. 12:27penting bagi perkembangan perilaku
  259. 12:29bermasalah. yang terkait dengan mencari
  260. 12:32rangsangan. Nah, contohnya kalau di sini
  261. 12:35itu ada merokok dan juga ee penyelanggah
  262. 12:40penyalahgunaan
  263. 12:42narkoba. Nah, tapi teman-teman kalau
  264. 12:45dilihat dari sebuah gambar di sebelah
  265. 12:47kanan itu ada yang warna pink sama biru.
  266. 12:50Nah, yang di pink itu dikasih satu
  267. 12:53tusukan aja dia bisa teriak.
  268. 12:56Nah, sampai yang warna biru ini, orang
  269. 12:59yang biru itu kebingungan kenapa dia
  270. 13:01teriak gitu. Padahal dia ini punya
  271. 13:05tusukan biasa aja kan ada beberapa
  272. 13:09tusukan.
  273. 13:11Nah, ini sama aja dengan realita kita
  274. 13:14yang memang setiap orang itu merespon
  275. 13:17stimulus itu beda-beda. Ada yang dikasih
  276. 13:19rangsangannya sedikit, ada yang ee ada
  277. 13:23yang rangsangan sedikit tapi dia
  278. 13:24langsung sensitif. Tapi ada juga yang
  279. 13:27responnya itu berlebihan. Jadi, ada juga
  280. 13:29yang dikasih rangsangan itu lebih, tapi
  281. 13:32dia merasakan respon yang biasa-biasa
  282. 13:34aja kayak di contoh gambar ini.
  283. 13:38Gitu.
  284. 13:42Nah, tadi kita sudah membahas tentang
  285. 13:46persepsi
  286. 13:48mengolah datanya. ee lalu kita
  287. 13:52coba sensasinya seperti apa. Nah, setiap
  288. 13:56proses kinerja otak kita akan membawa
  289. 14:00kita untuk bisa interpretasi informasi
  290. 14:04apa sih yang kita peroleh gitu ya.
  291. 14:07Definisi dari interpretasi sendiri itu
  292. 14:10kan memberikan makna terhadap peristiwa
  293. 14:12yang kita alami gitu ya. ya. Nah,
  294. 14:15contohnya misalkan
  295. 14:18mm teman-teman dikasih nilai C di mata
  296. 14:22kuliah kalian menafsirkan bahwa ee dosen
  297. 14:27ini kayaknya enggak suka sama saya deh.
  298. 14:29Jadinya kalian kesal tuh dan mungkin
  299. 14:32jadi malas belajar. Tapi kalau kalian
  300. 14:36punya penafsiran lain, oh berarti saya
  301. 14:40harus lebih gate lagi belajarnya, lebih
  302. 14:45punya cara yang lebih efektif yang
  303. 14:47justru nantinya akan termotivasi
  304. 14:51gitu. Nah, jadi yang membedakan bukan
  305. 14:53peristiwanya tapi cara kita nih memaknai
  306. 14:57itu sendiri. Nah, yang peristiwa yang
  307. 15:01sama tadi tapi punya makna yang berbeda
  308. 15:05itu akan mempunyai pertanyaan yang
  309. 15:07reflektif.
  310. 15:09Jadi, apa sih sebenarnya arti jadi arti
  311. 15:12dari kejadian ini gitu ya? Kok bisa
  312. 15:17gitu? Bagaimana kejadian ini bisa
  313. 15:19terjadi
  314. 15:20dan bagaimana sih hasilnya atau
  315. 15:23dampaknya bagi saya
  316. 15:26itu?
  317. 15:29Nah, jadi di sini ada tiga mengungkapkan
  318. 15:32kepribadian berdasarkan interpretasi.
  319. 15:35Yang pertama di sini itu ada pembentukan
  320. 15:38kepribadian Kelly yang akan dibahas
  321. 15:42di kelompoknya lima. Kemudian ada bahas
  322. 15:46tentang lokus control ya, bagaimana
  323. 15:49seseorang itu ee mempunyai persepsi
  324. 15:55seseorang tentang tanggung jawab atas
  325. 15:58peristiwa atau kendali dalam hidupnya,
  326. 16:01baik itu secara internal ataupun secara
  327. 16:05eksternal. Dan yang terakhir itu ada
  328. 16:09perihal ketidakberdayaan
  329. 16:12atau helplessness.
  330. 16:15kita bahas satu-satu selanjutnya.
  331. 16:21Nah, yang di sini itu ya kita ee akan
  332. 16:25bahas mengenai
  333. 16:27personal konstruk teori dari George
  334. 16:32Kelly ya menjelaskan bahwa pada dasarnya
  335. 16:36ee manusia itu pada dasarnya selalu
  336. 16:39mencari penjelasan untuk setiap
  337. 16:42peristiwa dalam hidupnya.
  338. 16:45Ibarat kata itu seperti seorang ilmuwan.
  339. 16:50Ilmuwan itu kan mencari penjelasan
  340. 16:52tentang fenomena alam dalam laboratorium
  341. 16:55gitu ya. Kalau kita mencari penjelasan
  342. 16:58fenomena dalam kehidupan kita seperti
  343. 17:00apa sih gitu. Nah, Kelly ini menggunakan
  344. 17:05istilah konstruk untuk bisa
  345. 17:07menggambarkan cara seseorang
  346. 17:10mengkelompokkan, memberikan makna pada
  347. 17:13pengalamannya.
  348. 17:15Jadi konstruk ini sebagai kacamata
  349. 17:18kognitif yang kita gunakan untuk
  350. 17:20menafsirkan dunia. Jadi kayak kita
  351. 17:24misalkan ketemu teman baru di kelas
  352. 17:26gitu, apa yang kira-kira kita yang
  353. 17:29kira-kira kita perhatikan? Mungkin gaya
  354. 17:32bicaranya
  355. 17:33atau cara berpakaiannya
  356. 17:36atau bahkan sikapnya. Nah, dari situ
  357. 17:39pasti kalian punya bentuk ee sebuah
  358. 17:43kesan awal kan. Nah, misalkan kayak
  359. 17:46kayaknya dia orangnya pendiam deh atau
  360. 17:49dia kayaknya
  361. 17:51orangnya ambisius nih gitu. Nah, itu
  362. 17:54contoh dari bentuk dari personal
  363. 17:57konstruk gitu ya. Cara otak kita
  364. 18:00memberikan makna dan memprediksi
  365. 18:03bagaimana seseorang akan bersikap. Nah,
  366. 18:06ada ciri konstruk pribadi yang bersifat
  367. 18:09bipolar. Ini menarik artinya itu selalu
  368. 18:13punya dua sisi yang berlawanan.
  369. 18:17Ada orang yang pintar, kemudian ada yang
  370. 18:19tidak pintar. Ada yang atletis, ada yang
  371. 18:21tidak atletis. Kemudian ada yang hangat,
  372. 18:25ada yang dingin, ada yang menarik, ada
  373. 18:27yang tidak menarik. Jadi saat kita ee
  374. 18:31menilai seseorang sebagai pintar secara
  375. 18:33tidak langsung kita sedang membandingkan
  376. 18:36dengan konstruk sebaliknya yaitu tidak
  377. 18:39pintar.
  378. 18:40Oke, dapat. Jadi menurut Kelly di sini
  379. 18:44itu kepribadian
  380. 18:46terbentuk dari kumpulan konstruk pribadi
  381. 18:49yang kita bangun sepanjang hidup
  382. 18:52tuh.
  383. 18:54Nah, selanjutnya di sini ada Locus of
  384. 18:58Control
  385. 19:00yang dikembangkan oleh Julian Rotter
  386. 19:04pada tahun 1950-an.
  387. 19:07Nah, yang nantinya berkembang jadi teori
  388. 19:10belajar sosial.
  389. 19:12Kalau dalam teori ini, Julian Rter itu
  390. 19:15percaya bahwa orang yang belajar itu
  391. 19:18akan ada ee penguatannya atau
  392. 19:22inversement.
  393. 19:24Ya, jadi nanti pembelajaran itu
  394. 19:25tergantung pada sejauh mana sih orang
  395. 19:28itu tersebut mengharapkan penguatan
  396. 19:32gitu ya, bahwa mendapat hadiah berada di
  397. 19:35bawah kendali mereka.
  398. 19:37Nah, kalau teman-teman harus tahu juga
  399. 19:39locus of control ini kan ada dua ya,
  400. 19:42dari internal dan juga eksternal. Kalau
  401. 19:45yang internal itu secara singkatnya
  402. 19:49dia percaya bahwa hasil yang diperoleh
  403. 19:52itu
  404. 19:54dalam hidup kita nih ya tergantung pada
  405. 19:56usaha, kemampuan, dan juga keputusan
  406. 20:00diri sendiri.
  407. 20:02Nah, tapi sebaliknya kalau seseorang
  408. 20:04yang punya
  409. 20:06locus of control-nya eksternal,
  410. 20:10dia percaya bahwa segala sesuatu hasil
  411. 20:13hidupnya itu ditentukan oleh faktor luar
  412. 20:16seperti nasib gitu ya atau keberuntungan
  413. 20:20atau karena orang lain. Misalkan kalau
  414. 20:23misalkan saya gagal itu karena emang
  415. 20:26sial bukan karena saya jadi menyalahkan
  416. 20:29orang lain gitu. Jadi bedanya terletak
  417. 20:32pada cara menafsirkan sebab dari suatu
  418. 20:36peristiwa.
  419. 20:38Nah, kemudian di sini ada juga
  420. 20:41penjelasan mengenai
  421. 20:44generalized expasi
  422. 20:47ya. Jadi harapan umum seseorang terhadap
  423. 20:51hasil dari tindakannya.
  424. 20:54Artinya ketika seseorang menghadapi
  425. 20:58situasi baru, dia punya keyakinan umum
  426. 21:02tentang apakah tindakannya akan
  427. 21:04mempengaruhi hasil atau tidak.
  428. 21:07Nah, kalau seseorang terbiasa merasa
  429. 21:10setiap usaha saya itu biasanya
  430. 21:13bisa mengubah keadaan, maka dia punya
  431. 21:17harapan internal dan lokus of
  432. 21:19control-nya itu internal. Tapi kalau
  433. 21:23seseorang itu sering berpikir, "Enggak
  434. 21:26ada yang bisa saya lakuin deh." Semua
  435. 21:28itu sudah ditentuin gitu ya. Ya, maka
  436. 21:31harapan umumnya itu adalah eksternal.
  437. 21:35Jadi, itu yang punya locus of
  438. 21:37control-nya itu cenderung yang
  439. 21:38eksternal. Nah, dari sini gitu ya, dari
  440. 21:41cara berpikir ini terbentuklah
  441. 21:44pengalaman-pengalaman sebelumnya. Apakah
  442. 21:47dia merasa usahanya nih selama ini tuh
  443. 21:50dihargai? atau tidak
  444. 21:54tuh.
  445. 21:59Nah, tadi ya kalau misalkan seseorang
  446. 22:03terus-menerus merasa
  447. 22:06bahwa semua hal dalam hidup itu
  448. 22:09ditentukan oleh faktor luar gitu ya,
  449. 22:12dari nasib, keberuntungan atau orang
  450. 22:15lain, maka lama-kelamaan muncul perasaan
  451. 22:18tidak berdaya
  452. 22:20atau disebut dengan learn helplessness
  453. 22:23gitu ya atau ketidakberdayaan yang di ee
  454. 22:27pelajari yang dirasakan. Nah, konsep ini
  455. 22:31itu dikembangkan oleh Martin Segman
  456. 22:35gitu ya, melalui eksperimen psikologi.
  457. 22:39Nah, di sini itu
  458. 22:42Martin ini dia menggunakan
  459. 22:46neliti hewan anjing ya. Jadi yang
  460. 22:48diberikan kejutan listrik gitu ya ee di
  461. 22:52kakinya ketika dia berusaha untuk bisa
  462. 22:55melepaskan dirinya
  463. 22:58si anjingnya itu ya. Nah, karena udah
  464. 23:01ada pengalaman tersebut tuh ya udah
  465. 23:03pernah si anjing itu ee dikejutkan pakai
  466. 23:06setrum gitu ya, setrum listrik ke
  467. 23:08kakinya. Nah, dari pengalaman tersebut
  468. 23:12ketika si anjing ini ee diikat pakai
  469. 23:16tali biasa bukan setrum gitu ya, dia
  470. 23:19akan tetap stay di sana karena takut
  471. 23:22ketika dia bergerak dia akan kesetrum
  472. 23:24lagi gitu. Jadi ini sama kayak kehidupan
  473. 23:27kenyataan kita yang sering mengalami
  474. 23:29ketidakberdayaan ini gitu ya. merasa
  475. 23:32kejebak dalam kondisi tertentu,
  476. 23:35terkadang juga kejebak situasi yang
  477. 23:37tidak menyenangkan gitu ya. Yang mereka
  478. 23:40pikir itu semua di luar kendali mereka
  479. 23:43gitu ya. Padahal segala sesuatu yang ada
  480. 23:47di bawah kendali kita gitu ya tanpa
  481. 23:51mereka bisa merasa tidak berdaya gitu
  482. 23:53ya. Jadi maksudnya harusnya sih mereka
  483. 23:56merasa berdaya tuh.
  484. 24:04Nah, tadi kita sudah bahas mengenai
  485. 24:08ee persepsi interpretasi gitu ya.
  486. 24:11Sekarang kita bahas bagaimana
  487. 24:14seseorang itu bisa menetapkan dan
  488. 24:18berusaha mencapai tujuan.
  489. 24:25Nah, karena pada dasarnya setiap orang
  490. 24:28pasti punya goal ya dalam hidup gitu ya,
  491. 24:31entah disadari atau tidak. Tapi yang
  492. 24:35membedakan satu orang dengan orang
  493. 24:38lainnya adalah bagaimana cara mereka
  494. 24:40berpikir, bertindak untuk bisa mencapai
  495. 24:43tujuan itu. Nah, di sini ada dua, ada
  496. 24:46personal project analysis dan juga
  497. 24:49cognitive social learning theory,
  498. 24:53gitu ya. Nah, jadi yang pertama ini itu
  499. 24:56ya
  500. 24:57tujuannya itu menentukan diri dan
  501. 25:00strategi gitu ya. terus ee untuk bisa
  502. 25:03mengejar tujuan tersebut. Jadi em
  503. 25:07orang-orang yang mempunyai personal
  504. 25:10project analisis ini dia itu lebih
  505. 25:12terstruktur. Dia itu menggunakan tolis
  506. 25:15untuk bisa mencapai tujuannya
  507. 25:19gitu ya. Terus kalau misalnya yang
  508. 25:21cognitive social learning theory gitu
  509. 25:24ya, ini menggabungkan antara
  510. 25:27em kognisi cara berpikir dan juga
  511. 25:30pembelajaran sosial. Adanya harapan ee
  512. 25:34strategi, kemudian keyakinan terkait
  513. 25:37dengan kemampuan seseorang yang nantinya
  514. 25:40kita akan jelaskan di slide berikutnya.
  515. 25:49Nah, yang di sini adalah
  516. 25:52ee project personal project analisis
  517. 25:55gitu ya. Melihat kepribadian dari apa
  518. 25:57yang orang lakukan dan perjuangkan dalam
  519. 26:00kesehariannya gitu ya. Nah, di sini tuh
  520. 26:04lebih kayak melihat apa sih yang sedang
  521. 26:07kamu usahakan dan bagaimana kamu
  522. 26:09menjalaninya
  523. 26:10gitu ya.
  524. 26:13Jadi ee contohnya gini deh.
  525. 26:17Mm
  526. 26:19jadi kalian punya proyek proyek pribadi
  527. 26:22ya untuk lulus tepat waktu. Nah, cara
  528. 26:25kalian mengelola proyek itu bisa sangat
  529. 26:28beda-beda nih. Ada yang sangat
  530. 26:30terencana, rajin mencatat progres apa
  531. 26:33aja selama ini. Tapi ada juga yang
  532. 26:36fleksibel, santai, tapi tetap maju. Ada
  533. 26:40juga yang sering nunda tapi tetap
  534. 26:43optimis aja di akhir. Nah, gaya kalian
  535. 26:47dalam menjalankan proyek pribadi ini
  536. 26:49sebenarnya menunjukkan kepribadian
  537. 26:51kalian.
  538. 26:52Nah,
  539. 26:54lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa
  540. 26:58kebahagiaan seseorang dalam hidup itu
  541. 27:01sangat terkait dari cara dia mengelola
  542. 27:05proyek pribadinya.
  543. 27:07Orang yang bahagia biasanya
  544. 27:11merasa mampu mengendalikan proyek
  545. 27:13pribadinya. Jadi, punya sense of
  546. 27:16control-nya gitu ya. Tidak merasa
  547. 27:19terlalu terbebani gitu ya atau tertekan.
  548. 27:22Punya keyakinan positif bahwa proyeknya
  549. 27:26itu akan berhasil.
  550. 27:29Tapi kalau seseorang yang merasa
  551. 27:32proyeknya di luar kendali misalkan
  552. 27:34terlalu sulit, penuh tekanan, nah ya
  553. 27:38udah dia bisa merasa frustasi atau
  554. 27:41kehilangan e motivasinya.
  555. 27:48Nah, lanjut lagi kita perihal dengan
  556. 27:50cognitive social learning theory. Ini
  557. 27:53kayaknya di pembahasannya
  558. 27:56kelompok 6 ya.
  559. 27:58Jadi di sini itu menjelaskan bagaimana
  560. 28:02sih pikiran, lingkungan, sosial, dan
  561. 28:05perilaku saling mempengaruhi satu sama
  562. 28:07lain dalam proses pembelajaran dan
  563. 28:09membentuk kepribadian.
  564. 28:12Gitu. Jadi intinya Bandung itu bilang
  565. 28:15bahwa manusia itu tidak hanya belajar
  566. 28:19dari pengalaman langsung,
  567. 28:22tapi juga belajar dari mengamati orang
  568. 28:24lain. Nah, teori yang paling terkenal
  569. 28:28juga adalah selfasi
  570. 28:31atau efikasi diri. Ada yang tahu efikasi
  571. 28:34diri?
  572. 28:37Nah, jadi efikasi diri ini keyakinan
  573. 28:40seseorang bahwa dirinya itu mampu
  574. 28:43melakukan tindakan tertentu untuk bisa
  575. 28:46mencapai tujuan tertentunya.
  576. 28:49Nah, misalkan ya konteks akademik gitu
  577. 28:52ya, mahasiswa yang punya efekasi diri
  578. 28:55yang tinggi biasanya dia percaya diri
  579. 28:57nih untuk bisa menghadapi ujian.
  580. 28:59Kemudian konsisten belajarnya
  581. 29:02kemudian punya performa akademik yang
  582. 29:04lebih baik. Tapi sementara nih kalau
  583. 29:08misalkan mahasiswa yang efikasi dirinya
  584. 29:11ee rendah gitu ya, cenderung merasa
  585. 29:15cepat merasa cemas gitu ya, takut gagal
  586. 29:20dan akhirnya kurang optimal dalam
  587. 29:22berusahanya.
  588. 29:25Nah, sama lagi lebih lanjut yang
  589. 29:27terkenalnya adalah mengenai efikasi diri
  590. 29:30itu bisa ditingkatkan melalui adanya
  591. 29:33proses pemodelan modeling. Mungkin
  592. 29:36teman-teman tahu juga ya, kita tuh bisa
  593. 29:38belajar dengan melihat orang lain
  594. 29:40berhasil
  595. 29:42seperti itu.
  596. 29:47Lanjut lagi kita bahas kekonsepan lain
  597. 29:50yang dikembangkan oleh Carol Dek ya.
  598. 29:54Theory of mastery orientation.
  599. 29:58Jadi teori ini bahas bagaimana keyakinan
  600. 30:01seseorang itu terhadap kecerdasannya
  601. 30:05bisa mempengaruhi cara dia menghadapi
  602. 30:07tantangan terutama dalam konteks
  603. 30:10belajar.
  604. 30:12Jadi menurut Carol ini setiap orang itu
  605. 30:16punya pandangan yang berbeda-beda
  606. 30:19tentang kecerdasan ataupun kemampuan
  607. 30:22mereka.
  608. 30:24Jadi ee ada yang berpikiran kecerdasan
  609. 30:27itu tetap bawaan dari lahir dan enggak
  610. 30:30bisa diubah. Itu disebut dengan fixed
  611. 30:33mindset gitu ya atau mindsetnya tetap.
  612. 30:36Tapi ada juga yang percaya bahwasanya
  613. 30:39kecerdasan itu bisa berkembang kalau
  614. 30:42kitanya mau berusaha dan juga berlatih
  615. 30:46ya. Nah, itu biasa disebut dengan growth
  616. 30:49mindset gitu ya atau mindset yang
  617. 30:52berkembang. Ini ada bukunya loh.
  618. 30:54Barangkali teman-teman udah ada yang
  619. 30:57tahu ya atau udah ada yang sudah baca
  620. 31:00juga atau ada yang belum baca ya. Ini
  621. 31:03bagus sekali pembahasannya.
  622. 31:06Kita lanjut lagi
  623. 31:11mengenai
  624. 31:13dari ee Tory Higins gitu ya. masih
  625. 31:17berhubungan dengan bagaimana sih
  626. 31:19seseorang itu ee mengharapkan
  627. 31:22perilakunya untuk mencapai tujuan.
  628. 31:26Jadi kalau tadi yang pertama keyakinan
  629. 31:29diri dari Bandura, mindset dari Du gitu
  630. 31:33ya. Sekarang kita lihat dari sisi fokus
  631. 31:35tujuannya
  632. 31:38yaitu ada regulatory focus theory. Jadi
  633. 31:42intinya adalah
  634. 31:45menjelaskan bahwa orang itu bisa berbeda
  635. 31:49dalam cara mereka berusaha mencapai
  636. 31:51tujuan.
  637. 31:53Di sini ada dua jenis regulatory
  638. 31:56fokusnya.
  639. 31:58Yang pertama ada fokus promosi ya
  640. 32:01tentang kemajuan, pertumbuhan dan juga
  641. 32:05pencapaian gitu ya. Tapi kalau misalkan
  642. 32:08yang pencegahan dia cenderung menekankan
  643. 32:11keamanan, stabilitas,
  644. 32:14kemudian tanggung jawab gitu ya dan
  645. 32:17lain-lain sebagainya. Jadi mereka itu
  646. 32:20lebih berhati-hati dan berusaha
  647. 32:22menghindari kegagalan atau hal negatif.
  648. 32:26Nah, dua fokus ini sebenarnya enggak ada
  649. 32:29yang salah ya. Jadi, keduanya itu bisa
  650. 32:33samasama efektif tergantung konteksnya.
  651. 32:37Kalau misalkan orang yang ee fokus
  652. 32:40promosi itu optimis, kreatif ya, mau
  653. 32:45terbuka pada pengalaman baru. Tapi kalau
  654. 32:47misalkan fokus pencegahan tadi disiplin,
  655. 32:50teliti dalam pengambilan keputusan.
  656. 32:54Jadi ini perbedaan yang menunjukkan
  657. 32:57kepribadian itu bisa mempengaruhi cara
  658. 33:00kita merespon tujuan dan situasinya.
  659. 33:10Kita lanjut lagi
  660. 33:12ke cognitive social learning theory yang
  661. 33:16dikembangkan oleh welter
  662. 33:21miskel missel ya. Nah, ini biasa disebut
  663. 33:25dengan caps
  664. 33:28ya.
  665. 33:30Teori ini menjelaskan bahwa kepribadian
  666. 33:33seseorang itu tidak bisa dilihat hanya
  667. 33:35dari diri sifat-sifat tetapnya
  668. 33:39seperti rama, introvert, perfeksionis,
  669. 33:42tapi harus dilihat sebagai sistem yang
  670. 33:44dinamis gitu. Jadi, bagaimana pikiran
  671. 33:47dan emosi seseorang bekerja bersama-sama
  672. 33:51saat menghadapi situasi tertentu.
  673. 33:57Nah, proses kognitif dan efektif ini
  674. 33:59bisa terdiri dari aktivitas mental
  675. 34:02seperti konstrual, tujuan, harapan,
  676. 34:06keyakinan, dan perasaan serta standar
  677. 34:11pengaturan dirinya, kemampuan, rencana,
  678. 34:14dan strategi. Ya, ini merupakan komponen
  679. 34:19utamanya ya dalam CAPS
  680. 34:23atau enggak CAPS.
  681. 34:27Nah, selain itu kita akan masuk ke aspek
  682. 34:33berikutnya. Inteligen
  683. 34:37kecerdasan.
  684. 34:38Nah, kecerdasan ini enggak kalah
  685. 34:40pentingnya nih karena berhubungan
  686. 34:42langsung dengan cara seseorang berpikir,
  687. 34:44memecahkan masalah, mengambil keputusan
  688. 34:47gitu. Nah,
  689. 34:51ee kita bisa langsung masuk aja ya.
  690. 34:54perihal intelegensinya. Jadi, ada
  691. 34:57beberapa pandangan utama tentang
  692. 34:58kecerdasan. Yang pertama itu ada
  693. 35:01achievement view of intelligence gitu
  694. 35:04ya. Ini eh berkaitan dengan pencapaian
  695. 35:09gitu ya. Pandangan ini menilai
  696. 35:11kecerdasan itu dari seberapa banyak
  697. 35:13pengetahuan dan juga keterampilan yang
  698. 35:16sudah yang berhasil diperoleh seseorang
  699. 35:19gitu ya. dan ee ini secara relatif gitu
  700. 35:23ya dan berdasarkan dengan kelompok
  701. 35:26usianya.
  702. 35:28Kemudian kalau aptitude view of
  703. 35:31intelligence-nya
  704. 35:34kita akan melihat bagaimana
  705. 35:37the intelligence itu akan dilihat dari
  706. 35:41sudut pandang keberbakatannya.
  707. 35:44Kalau di sini itu dijelaskan bahwa pada
  708. 35:47dasarnya individu itu kan punya
  709. 35:49kemampuan untuk jadi terpelajar ya. Jadi
  710. 35:52masing-masing itu punya kemampuan
  711. 35:54ataupun punya bakat dalam belajar.
  712. 35:57Nah, untuk melihat aptitude view of
  713. 36:01intelligence ini itu dibutuhkan tools
  714. 36:05kecerdasan tradisional
  715. 36:07atau biasanya kita tahu ada tes IQ, tes
  716. 36:11psikotes,
  717. 36:13ya.
  718. 36:14Nah, kemudian selanjutnya kecerdasan itu
  719. 36:17bisa dilihat dari faktor tunggal.
  720. 36:20Teman-teman mungkin ada yang ingat juga
  721. 36:22di psikodiagnostik
  722. 36:24general intelligence atau G faktor dari
  723. 36:28teori siapa?
  724. 36:31Ingat? Oke, diingat-ingat lagi ya.
  725. 36:34Selain itu
  726. 36:36ada
  727. 36:38inteligen bisa membantu memecahkan
  728. 36:41masalah. Di sini dijelaskan proses
  729. 36:44belajar dan mencapai tujuan yang
  730. 36:48dihargai oleh individu dan budaya dari
  731. 36:52Howard Garner.
  732. 36:54Ya, jadi
  733. 36:56inteligency itu bukan ngomongin lagi
  734. 36:59akademik aja sebenarnya, tapi ada tujuh
  735. 37:03jenis kecerdasan yang mempengaruhi
  736. 37:05seseorang.
  737. 37:07Nah, itu katanya nanti dibahas ya di
  738. 37:09psikodiagnostik.
  739. 37:13Kita lanjut lagi.
  740. 37:17Nah, di sini ada emosi dan kepribadian
  741. 37:19yang memang dianggap sebagai keadaan
  742. 37:23juga sebagai trait. Yang keduanya adalah
  743. 37:26pola pengalaman, perubahan fisiologis,
  744. 37:29dan perubahan perilaku.
  745. 37:34Nah, ini ee dibagi dua ya perbedaannya,
  746. 37:38Teman-teman. ada yang keadaan emosional
  747. 37:40dan juga sifat emosional. Kalau misalkan
  748. 37:43keadaan emosional itu bersifat sementara
  749. 37:47dan sangat bergantung pada situasi
  750. 37:50eksternalnya.
  751. 37:52Misalnya
  752. 37:56kemarin kemarin itu ee kemarin pagi atau
  753. 38:00tadi malam misalkan kalian pergi, tapi
  754. 38:03dalam proses perginya ada berita yang
  755. 38:06enggak enak nih dari kelompok kalian.
  756. 38:09Nah, terus kalian kesal jadi enggak
  757. 38:11mutuh untuk nanti belajarnya. Nah, itu
  758. 38:14disebut dengan sebagai keadaan
  759. 38:16emosional.
  760. 38:19Nah, tapi beda lagi
  761. 38:21kalau sifat emosional itu ini beda
  762. 38:24banget ya sama keadaan emosional. Kalau
  763. 38:27sifat emosional itu dia cenderung stabil
  764. 38:31ya, menetap, konsisten dari waktu ke
  765. 38:35waktu.
  766. 38:40Nah, ada tiga komponen emosi. Di sini
  767. 38:43ada emosi itu memiliki perasaan
  768. 38:45subjektif, kemudian disertai dengan
  769. 38:48perubahan tubuh, ya. Ee kemudian yang
  770. 38:53biasanya perubahan tubuh itu berkaitan
  771. 38:54dengan pernapasan, detak jantung,
  772. 38:56ketegangan otot, dan sebagainya gitu ya.
  773. 39:00Kemudian biasanya emosi itu disertai
  774. 39:03dengan kecenderungan tindakan yang
  775. 39:05berbeda
  776. 39:07itu ya. Kalau kita bahas sebelumnya,
  777. 39:09setiap manusia itu punya respon yang
  778. 39:12beda-beda. Ada yang fight, light gitu
  779. 39:16ya, ada yang freeze
  780. 39:18ini.
  781. 39:22Nah, karena jenis pengalaman emosional
  782. 39:24itu jadinya beda-beda gitu ya. Ada yang
  783. 39:27emosinya
  784. 39:30itu menyenangkan,
  785. 39:32ada yang tidak menyenangkan.
  786. 39:34Jadi, emosi
  787. 39:37ee yang menyenangkan atau tidak
  788. 39:39menyenangkan itu masuk ke konten-konten
  789. 39:41emosional nih. Nah, dari ee
  790. 39:45konten-konten emosional ini nantinya
  791. 39:47akan diekspresikan dengan gaya-gaya
  792. 39:50emosionalnya
  793. 39:51yang merupakan cara khas seseorang
  794. 39:53mengalami emosi.
  795. 39:56Nah, nantinya konten dan gaya
  796. 39:58berinteraksi ini di dalam seseorang itu
  797. 40:01menghasilkan variasi
  798. 40:04kehidupan emosional yang berbeda-beda.
  799. 40:07Nah, makanya kan kalau teman-teman bisa
  800. 40:09lihat juga ada orang-orang yang mm lagi
  801. 40:13marah langsung reaktif.
  802. 40:16Ada yang cenderungnya pasif aja tapi ada
  803. 40:20juga orang yang lagi marah-marah. dia
  804. 40:24bisa mengungkapkan secara asertif
  805. 40:27sehingga setiap orang punya gaya
  806. 40:30emosional yang beda-beda.
  807. 40:37Nah, kita udah bahas tentang konsep
  808. 40:40muncullah self. Tadi kita sudah
  809. 40:44nyinggung sebenarnya ada self efikasi ya
  810. 40:46kalau teman-teman masih ingat gitu ya.
  811. 40:49Ada banyak the self yang harus kita
  812. 40:51pahami untuk bisa memahami
  813. 40:55bagaimana karakteristik kepribadian yang
  814. 40:57dimiliki seseorang.
  815. 41:00Yang pertama di sini ada self konsep.
  816. 41:04Jadi kalau kita bicara self konsep,
  817. 41:06bagaimana kita memahami diri kita
  818. 41:09mengenai apa yang kita alami, cerita
  819. 41:13tentang hidup kita gitu ya. dan di mana
  820. 41:17konsep diri ini dimulai sejak masa bayi
  821. 41:21ketika anak pertama kali membuat
  822. 41:24perbedaan antara tubuhnya dengan tubuh
  823. 41:26orang lain. Jadi konsep diri ini itu
  824. 41:31akan berkembang melalui kesadaran diri
  825. 41:35yang berulang-ulang.
  826. 41:39Nah, kemudian self yang kedua adalah
  827. 41:42self esteem. Kemampuan seseorang
  828. 41:45mengevaluasi.
  829. 41:47Apa sih yang dievaluasi? Yaitu self
  830. 41:50konsep mereka. Jadi mereka akan menilai
  831. 41:53nih self-self-nya itu secara negatif
  832. 41:55atau positif. Yang nantinya self esteem
  833. 41:59ini juga berkaitan dengan bagaimana cara
  834. 42:02seseorang
  835. 42:03menghadapi kegagalan, bagaimana
  836. 42:07seseorang itu menghadapi rasa malu dan
  837. 42:11sebagainya.
  838. 42:15Dan terakhir adalah kita sudah banyak
  839. 42:17selfasi, self konsep, self esteem. Nah,
  840. 42:21sudah terbentuk nih self-self lainnya
  841. 42:23terbentuklah identitas diri kita atau
  842. 42:27self identity. Ini bagian dari diri kita
  843. 42:30ya sendiri yang kita gunakan untuk bisa
  844. 42:32menciptakan pesan supaya orang tahu
  845. 42:36siapa sih kita dan apa sih yang bisa
  846. 42:40mereka harapkan dari kita gitu ya.
  847. 42:43Sehingga kita tahu nih ketika muncul
  848. 42:45seseorang tubuhnya bagaimana. Ah, ketemu
  849. 42:48tuh oh si A, si B, si C
  850. 42:52gitu rekan-rekan semuanya.
  851. 42:56Itu saja yang saya sampaikan.
  852. 42:58Mudah-mudahan dapat dipahami.
  853. 43:02Jika ada yang mau ditanyakan bisa
  854. 43:05diajukan di
  855. 43:07grup kelas ya.
  856. 43:10Terima kasih.

About this transcript

This page contains the full transcript of TKK DOMAIN KOGNITIF by atika rahmania, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 4,211 words across 856 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.