Ternak Uang Talks: Sumber Kekayaan Timothy Ronald — Transcript
Full transcript
- 0:00Oke, hai teman-teman Ternak Wang is
- 0:02back. Eh, kali ini podcast eksklusif
- 0:05kita bareng Timothy Ronald. [terkesiap]
- 0:09Oke, jadi teman-teman banyak banget yang
- 0:11ee apa ya? Mungkin banyak tim yang
- 0:13ngobrol-ngobrol tentang mungkin kan lu
- 0:14sangat inspirational lah. Jadi banyak
- 0:16sekali yang suka, terinspirasi dan
- 0:19lain-lain. Tapi mungkin banyak yang
- 0:20enggak tahu nih sisi dari Timothy Ronald
- 0:22tuh seperti apa sih kayak gitu. Dan
- 0:24mungkin kan kalau kita ngelihat ya dari
- 0:26podcast-podcast yang mungkin ee pernah
- 0:28lo datangin itu kan lebih kurang
- 0:30ngobrolin tentang uang, ngobrolin
- 0:32tentang ee apa namanya ya? Ekonomi dan
- 0:34lain sebagainya. Tapi kali ini kita akan
- 0:36ngobrolin deep dive tentang Timothy
- 0:37Ronald. Ready ya Tim ya. [tertawa]
- 0:40Oke, langsung aja Tim kan banyak banget
- 0:42nih yang nanyain tentang ee keluarga.
- 0:45Jadi Timothy Ronald ini sebenarnya bisa
- 0:47kaya kayak sekarang itu tuh ekonomi
- 0:50keluarga lo tuh sebenarnya sebelum ini
- 0:52gitu ya. I itu seperti apa sih dan ya
- 0:55istilahnya apakah hal ini tuh mendorong
- 0:57lu sebagai dalam kuotaan quotanya
- 0:59privilege lah untuk bisa lu sukses kayak
- 1:01sekarang.
- 1:02Jadi awalnya itu ini yang cerita yang
- 1:04gua tahu ya dari keluarga gua dan dari
- 1:06saudara-saudara gua.
- 1:07Awalnya bokup gua itu
- 1:09kerja
- 1:09oke
- 1:10kerja ee di bidang IT
- 1:12waktu itu posisinya lumayan oke di
- 1:14pekerjaannya.
- 1:14Oke.
- 1:15Tapi ya layaknya biasanya kebanyakan
- 1:17orang coba untuk bikin bisnis.
- 1:19Oke
- 1:19gitu. Oke.
- 1:20Jadi dari tadi pekerjaan kerjanya oke
- 1:22nih.
- 1:22Iya.
- 1:23Dia bikin bisnis. Nah, di saat bikin
- 1:25bisnis ini ya oke
- 1:27ini yang gua sadar enggak semua orang
- 1:28tuh dilahirkan untuk jadi pengusaha.
- 1:30Oke. I
- 1:31bokap gua tuh bukan seorang risk taker
- 1:33kayaknya. Dia enggak bisa mengambil
- 1:34risiko, enggak bisa delegasi ke
- 1:36karyawan.
- 1:38Sebenarnya lebih ke seniman tapi
- 1:40dibilang IT. Jadi dia suka bikin sesuatu
- 1:42yang sangat kompleks tapi bikinnya
- 1:43sendiri gitu loh.
- 1:44Oke.
- 1:44Akhirnya tapi kan bisnis kita tahu
- 1:45enggak bisa seperti itu.
- 1:46Betul
- 1:47ya. kondisi keuangan ya jadi problem
- 1:50waktu itu gitu loh. Jadi selalu jadi
- 1:53permasalahan. Akhirnya gua deset gua
- 1:56pengin cari duit sendiri waktu itu. Gua
- 1:58pengin cari duit sendiri itu di usia
- 1:59yang sangat muda waktu itu 14 15 tuh gua
- 2:01udah mulai cari duit sendiri.
- 2:02Jadi awal-awal gua mulai dari main game
- 2:05waktu itu gua main game gua pernah jadi
- 2:07joki game juga gua nyari duit dari situ
- 2:09segala macam.
- 2:11Dan ya akhirnya sampai sekarang.
- 2:14Oke menarik tuh kan. Jadi mungkin
- 2:16banyakan yang bilang Timoti Titing
- 2:17orangnya sebenarnya anak dari orang kaya
- 2:20terus tiba-tiba
- 2:20engak mungkin kalau kalau anak [tertawa]
- 2:22orang kaya tuh biasanya enggak mungkin
- 2:23cari duit di usia yang muda karena
- 2:25biasanya diajarin dulu, diajarin dulu
- 2:27disekolahin ke luar negeri
- 2:29baru kerja di perusahaan orang tuanya
- 2:31biasanya begitu anak orang kaya yang gua
- 2:32tahu ya.
- 2:33Oke.
- 2:33Soalnya banyak teman-teman gua anak
- 2:34orang kaya enggak ada. Gua tanya ada
- 2:35enggak lu cari duit umur 14? Enggak ada.
- 2:37Betul.
- 2:37Pasti enggak ada.
- 2:38Oke. Karena memang turning point
- 2:40seseorang kan biasanya beda-beda ya tim
- 2:42ya. Oke. Nah, terus kira-kira apa sih
- 2:44kayak pengalaman pertama nih ya yang
- 2:45bikin lu sadar kayak oke uang ini tuh
- 2:48bakalan bikin istilahnya dunia tuh jadi
- 2:50berubah gitu? Dari
- 2:52dari mana sih per?
- 2:52Oh, ini ini unik nih. Gua waktu itu tuh
- 2:55pernah gua ada kejadian nih bayang tanya
- 2:57kenapa akhirnya gua tertarik sama uang.
- 2:59Betul.
- 2:59Tapi ini kayaknya gua belum pernah bahas
- 3:00nih yang ini nih.
- 3:01Oke.
- 3:02Ada satu kejadian di hidup gua. Gua itu
- 3:04di supermarket gua lupa di sekitar
- 3:07kayaknya dekat-dekat sini supermarketnya
- 3:09dulu udah ganti kayaknya namanya tapi
- 3:10supermarket dekat sini. Oke.
- 3:12Gua waktu itu tuh perlu ngedorong
- 3:15sesuatu lah. Waktu nyokap gua ada beli
- 3:17sesuatu buat gua lupa barangnya itu apa.
- 3:20Lumayan besar.
- 3:20Oke.
- 3:21Tapi gua perlu dorong badan gua kan
- 3:22masih kecil waktu itu. Gua masih kecil
- 3:23banget. Gua
- 3:23umur umur berapa tim? Kalau boleh tahu
- 3:26itu kayaknya 10 kayaknya umur 10 umur
- 3:2811.
- 3:28Oke.
- 3:29Nah waktu itu gua tuh ingat gua ada uang
- 3:31jajan.
- 3:32He
- 3:32gua ada uang jajan. Gua ada uang
- 3:34pokoknya Rp15.000 kalau enggak salah di
- 3:35saku gua.
- 3:36Oke.
- 3:37Terus gua panggil kayak orang dewasa
- 3:38gitu. He
- 3:39kayak ya staff lah kerja gua kasih dia
- 3:4215 itu.
- 3:43Iya.
- 3:43Terus gua suruh dia.
- 3:45Oke.
- 3:46Buat bantuin lu gitu ya.
- 3:47Iya. Terus dia mau dengan R.000 gitu gua
- 3:49p wah kertas ini sakti nih. Gua pikir
- 3:51[tertawa]
- 3:52dari situ
- 3:53ini gua enggak pernah cerita nih
- 3:54ceritanya.
- 3:55Dari situ akhirnya
- 3:57gua tertarik. Oh uang itu bisa dipakai
- 4:00untuk influence orang loh.
- 4:02Betul. Untuk ngegerakin orang gitu.
- 4:04Untuk ngegerakin itu. Gua p orang
- 4:05dewasa. Gua badan kecil nih. Pakai
- 4:07kertas dia gerak. Wah, itu canggih itu
- 4:08gua pikir.
- 4:09Oke, berarti awalnya dari istilahnya lu
- 4:12butuh pertolongan sesuatu sebetulnya.
- 4:13Iya, Gu gua enggak bisa dorong gitu.
- 4:14Oke, gara-gara 15.000 ini lu bisa
- 4:17gerakin orang untuk bantuin lu at
- 4:19oke menarik menarik. Tapi
- 4:21gua pikir gua harus punya lebih banyak
- 4:22nih kertas ini gitu. [tertawa]
- 4:23Oke. Oke. Ini berarti belum pernah
- 4:25diceritain
- 4:26sama Timoti di manapun original story.
- 4:29Jadi ternyata
- 4:30awalnya lu tertarik sama uang tuh justru
- 4:32gara-gara si dorongan yang berat ini ya.
- 4:34Iya betul.
- 4:3410 tahun. Oke, menarik. Nah, terus kalau
- 4:37misalnya eh apa ya? Kita ngomongin
- 4:40trigger lah ya, tim ya. Kayak kira-kira
- 4:42eh apa sih trigger
- 4:43yang bikin lu kayak kalau misalnya duit
- 4:46ini tuh jadi berdaya gitu, jadi lebih
- 4:48banyak gitu ya. Dan apa sih trigger lu
- 4:50yang kayak oke gua harus bikin lebih
- 4:52banyak dari instead of tadi cerita yang
- 4:54tadi?
- 4:55Tapi apa kayak trigger utama lu untuk
- 4:57kayak oke gua harus lebih banyak duit
- 4:58untuk ab cd itu apa tuh?
- 5:00Nah, jadi kalau misalnya orang menanya
- 5:02triggernya gua tuh enggak bisa pernah
- 5:03jawab L triggernya. Ada yang pikirpikir
- 5:05triggernya karena gua pernah cerita kan
- 5:07waktu itu orang tua gua akhirnya pisah
- 5:08rumah gitu kan.
- 5:09Betul. Betul.
- 5:10Ada yang kira triggernya itu. Tapi
- 5:11sebenarnya bukan.
- 5:13Kalau untuk kebanyakan orang mungkin
- 5:14trigger tuh sesuatu yang harus kayak
- 5:16mungkin traumatik kayak untuk
- 5:17orang-orang. Tapi gua tuh triggernya
- 5:18bukan itu. Waktu itu
- 5:20gua enggak ada satu momen yang kayak oke
- 5:21gua mau jadi kaya.
- 5:23Oke.
- 5:23Gua adanya kayak momen pelan-pelan gitu
- 5:25loh.
- 5:25Kayak tadi.
- 5:26Oh ini uang tuh bisa gerakin orang.
- 5:28Heeh.
- 5:29Tapi gua memang punya ketertarikan. Gue
- 5:31tuh orangnya kompetitif dari dulu.
- 5:32apapun yang gua kerjakan
- 5:34gua [tertawa] sangat kompetitif.
- 5:36Betul.
- 5:36Nah, ini tuh sebenarnya ada
- 5:38hubungannya dengan
- 5:39he
- 5:40gua dulu hobinya pas kecil gua suka main
- 5:42game.
- 5:43Oke.
- 5:44Jadi ketika gua main suatu game
- 5:45contohnya waktu itu kan gua pernah beli
- 5:48ini PS2 gitu kan.
- 5:49Oke.
- 5:50Gua main game namanya Resident Evil 4
- 5:52gitu kan.
- 5:53Orang tuh kalau main game dia dari awal
- 5:55sampai akhir ya mungkin dia 60 jam gitu
- 5:57terus selesai.
- 5:58Jadi gua ketika gua main L 60 jam ini,
- 6:00gua masih kecil ini. Yang gua lakukan
- 6:02adalah gimana caranya dari 60 jam ini
- 6:04gua bisa jadi 30 jam.
- 6:05Jadi gua ulang lagi game-nya.
- 6:06Oke. Jadi kayak direate lagi gitu ya.
- 6:0830 gimana caranya 10 sampai akhirnya gua
- 6:10bisa nyelesain tuh dalam 2 3 jam yang
- 6:12komunitas sekarang bilangnya speedrun.
- 6:14Tapi gua dari dulu udah begitu udah udah
- 6:16agak gila. Ngerti enggak?
- 6:17Jadi gua cari cara paling efisien untuk
- 6:18selesain. Padahal gameennya sama gua
- 6:20ulang terus.
- 6:21Nah jadi gua kompetitif akhirnya gua
- 6:23ketemu game-game yang kompetitif beneran
- 6:25gitu.
- 6:25Iya. lebih lebih susah lagiah gitu.
- 6:27Betul. Jadi uang ini ada hubungannya
- 6:29dengan hobi dan kecintaan gua waktu dulu
- 6:32itu main game.
- 6:32He. Oke.
- 6:34Gua ketemu game yang kayak misalnya Dota
- 6:35yang kompetitif,
- 6:36akhirnya gua pindah ke game namanya
- 6:38League of Legends.
- 6:39Oke.
- 6:39Gua kan sangat kompetitif, gua kejar
- 6:41ranking gitu. Nah, tapi gua lihat uang
- 6:42ini sama kayak gitu.
- 6:44Oke.
- 6:44Uang ini kayak game.
- 6:46Iya.
- 6:46Tapi yang gua lihat game-nya uang ini
- 6:48lebih susah dari semua game yang gua
- 6:50mainin tadi.
- 6:51Betul. Betul. Karena ini komena satu
- 6:54lebih kompleks. Dua, semua orang mau
- 6:56semua orang pintar rebutan ini.
- 6:58Oke, menarik.
- 6:59Jadi, gua lihatnya kayak sama kayak
- 7:01ranking kayak high score.
- 7:02Kalau gua di atas berarti gua lebih
- 7:04pintar gitu loh. Kalau ada yang di atas
- 7:05berarti dia lebih pintar.
- 7:06Betul. Betul. Kalau istilahnya Timoti
- 7:07itu uang adalah rapot yang jujur.
- 7:09Iya. Rapot itu jadi rapot. Nah, di situ
- 7:11gua jadi kayak wah ini gameennya menarik
- 7:13sekali.
- 7:13Dan itu kan digabung semua tuh. Udah
- 7:15game yang menarik sekali secara game
- 7:16doang menarik gitu loh. Enggak usah
- 7:17dipakai untuk apa-apa. Tapi ini berguna.
- 7:19Ini bisa untuk influence, ini bisa untuk
- 7:21ini, itu bisa untuk itu.
- 7:23Nikmat.
- 7:23Oke.
- 7:24Lu bisa beli experience. He he.
- 7:26Lu bisa beli misal lu bisa beli waktu
- 7:29pakai uang.
- 7:30Ketika misalnya
- 7:31lu banyak uang, ada orang mau meeting
- 7:33sama lu, lu bisa bilang, "Enggak, lu
- 7:34bisa beli waktu." Ya kan?
- 7:35Betul.
- 7:35Kalau orang yang enggak punya uang, dia
- 7:36harus meeting tuh.
- 7:38Iya.
- 7:38Sedangkan kalau punya uang, enggak. Gua
- 7:39enggak mau hari ini.
- 7:40Iya. Lebih bebas
- 7:41lu. Lebih bebas lu bisa beli waktu. Lu
- 7:42enggak mau misalnya,
- 7:44"Oh, terbang lu mau ngantri 2 jam, lu
- 7:46bisa pakai PJ" gitu. Oke,
- 7:48lu misalnya mau resort yang paling
- 7:50mewah, lu bisa
- 7:51lu bisa beli waktu pakai uang.
- 7:53Oke. Iya. Istilahnya mungkin waktu itu
- 7:55kan lu pernah cerita juga tuh personal
- 7:57kayak kalau misalnya lu ada duit mungkin
- 8:00kita bisa kejar pesawat dengan naik
- 8:02privet.
- 8:02Betul
- 8:03gitu. Itulah kayak itu apa ya something
- 8:05menurut gua lumayan mener itu mentrigger
- 8:06gua juga sih untuk
- 8:07jadi bisa beli waktu dan jadi kombinasi
- 8:10dari semua itu yang bikin gua suka uang
- 8:11bukan kayak satu kejadian yang kayak
- 8:13bikin gua mau uang.
- 8:14Oke. Oke. Jadi sebenarnya kayak piramid
- 8:16gitu ya. Jadi kayak oke dari dari kecil
- 8:18lu suka ya dari game, dari game terus
- 8:20kayak lu berpikir lagi mungkin dengan
- 8:22cara lu dengan berkompetisi dengan diri
- 8:24lu sendiri jadinya bikin
- 8:25betul sama karena gua juga suka sama
- 8:26kayak olahraga gua suka basket gua
- 8:28serius gitu loh mainnya serius
- 8:29kompetitif juga
- 8:31ikut lomba-lomba ya kan
- 8:33kompetitif gua ketika gua coba di suatu
- 8:35hal tapi gua ketemu wah ini game
- 8:37ultimate ya ini game game paling sulit
- 8:38di yang hidup ini
- 8:40iya yaitu game yang untuk dalam tanda
- 8:42kutip nyari duit ini
- 8:43gitu oke nah tapi menurut lu sendiri sih
- 8:46ee tim penting enggak sih untuk buktiin
- 8:48ke orang-orang yang salah menilai lo
- 8:50dari dulu lah misalnya kayak Timoti
- 8:52kecil, Timoti remaja sampai Timoti sudah
- 8:54dewasa gitu. Pasti kan ada orang-orang
- 8:56yang underestimate terhadap Timothy
- 8:57Ronald. Menurut lu penting enggak sih
- 8:59untuk proof gitu kalau ya lu salah nilai
- 9:01gue waktu kecil gitu lah.
- 9:02Oke. Gua tuh enggak pernah punya ee
- 9:06external drive.
- 9:08Oke,
- 9:08ini yang bikin beda nih antara yang
- 9:10benar-benar bisa jauh banget sama yang
- 9:11enggak.
- 9:12Gua itu ketika gua kerjain semua yang
- 9:14tadi
- 9:15itu tuh enggak ada faktor eksternal.
- 9:17Jadi enggak ada karena
- 9:18oh lu
- 9:20dulu miskin gitu digituin sama orang.
- 9:21Gua enggak pernah digituin sama orang.
- 9:23Atau misalnya kalau orang kan ada yang
- 9:24cerita, "Oh, ada cewek yang bilang, "Oh,
- 9:25lu gini dulu gitu kan." Gua enggak ada
- 9:27[tertawa] gitu loh.
- 9:28Jadi gua enggak pernah punya drive yang
- 9:30gua mau kerjain sesuatu itu karena ada
- 9:31orang ngomong apa.
- 9:32Hmm.
- 9:33Semuanya internal.
- 9:34Betul.
- 9:34Kenapa gua mau kayak itu? Karena gua mau
- 9:36menang.
- 9:37Gua mau lebih jago dari lu dah. Itu
- 9:38dong.
- 9:39Iya. sesimpel kayak enggak berdasarkan
- 9:41dari kesakitan hati lu lah istilahnya
- 9:43gitu ya.
- 9:44Cuman karena jiwa kompetitif gua, gua
- 9:46cuman ya gua gua menang gitu, gua lebih
- 9:48jago dah.
- 9:49I see.
- 9:49Di apapun yang gua kerjain.
- 9:50Oke, menarik. Nah, terus tim ini kan
- 9:52sebenarnya kita kan sebagai manusia
- 9:53sosial gitu ya. Ee gua penasaran juga
- 9:55gitu
- 9:56ini kan lu orangnya sangat individual
- 9:58sekali gitu. Nah, ini tuh berpengaruh
- 10:00enggak dengan kayak kehidupan sosial lu
- 10:02lah misalnya dengan teman-teman lu
- 10:03mungkin atau mungkin dengan ya dengan
- 10:05lebih personal misalnya keluarga. sama
- 10:07istilahnya yang gua pahami adalah lu kan
- 10:09kerjanya lumayan sinting lah. Pokoknya
- 10:11kalau ada orang sinting kerja nanti muti
- 10:13itu lebih sinting lagi gitu.
- 10:14Nah, jadi apakah itu mengganggu
- 10:16kehidupan lu secara sosial?
- 10:18Jawabannya enggak. Karena gini,
- 10:19oke,
- 10:20di hidup ini kan ada dua yang gua pengin
- 10:22cari kan, meaningful work. Jadi ketika
- 10:24lu pekerja, lu mengerjakan sesuatu itu
- 10:25sesuatu ada ada passion-nya di lu.
- 10:27Betul.
- 10:27Jadi meaningful.
- 10:29Satu, meaningful work. Dua, meaningful
- 10:30relationship kan.
- 10:31Di mana itu ada hubungan yang
- 10:33meaningful.
- 10:34dua ini tuh banyak yang intertwine untuk
- 10:36gua gitu loh.
- 10:38Jadi orang-orang yang memang paling
- 10:40dekat sama gua
- 10:41itu otomatis jadi teman gua semua
- 10:43ya.
- 10:43Dan kebanyakan itu ada hubungan kerjanya
- 10:45juga. Kebanyakan enggak semua.
- 10:46Oke.
- 10:4780% i
- 10:48apakah gua ada teman 20% di luar kerjaan
- 10:50ada gitu loh.
- 10:51Oke. Tapi kebanyakan yang bermanfaat
- 10:52gitu ya.
- 10:53Kebanyakan
- 10:54bukan bermanfaat tapi ada satu ada
- 10:57interseksinya.
- 10:58Oke.
- 10:59Ada interseksinya antara apa yang gua
- 11:01kerjakan dengan mereka. otomatis
- 11:02partner-partter bisnis gua jadi teman
- 11:04gua gitu loh.
- 11:04Hm. Oke. Istilahnya kalau orang-orang
- 11:07sekarang bilangnya nongkrong sambil
- 11:08bisnis gitu ya.
- 11:09Betul. Tapi ya mereka juga orangnya
- 11:10asik-asik. Jadi gua mereka juga teman
- 11:12gua gitu loh.
- 11:13Oke menarik. Nah tapi kalau lu sendiri
- 11:15punya enggak sih tim kayak ketakutan
- 11:17terhadap kayak ah ya udahlah mungkin
- 11:18karena tadi kan sosial lu sebenarnya
- 11:20enggak ada perang enggak ada pengaruhnya
- 11:21lah gitu. Tapi lu sendiri sebenarnya di
- 11:23dalam hati lu gitu ada enggak sih
- 11:24ketakutan kayak aduh kalau misalnya gua
- 11:26makin tinggi pencapaian berarti
- 11:27teman-teman gua nih pasti jadi jauh
- 11:30tertinggal. Oke. Nah, ada enggak sih hal
- 11:31kayak gitu?
- 11:32Nah, ini tuh sesuatu yang menurut gua
- 11:34orang banyak yang salah karena gua
- 11:35banyak dengar ajarannya ini dari
- 11:37influencer di luar negeri. Gua pernah
- 11:38lihat tuh di reals Instagram dia bilang
- 11:39kayak gini,
- 11:40"Oke.
- 11:41Ee, lu tuh teman lu, lu harus upgrade
- 11:44gitu kan kalau dia ini lu tinggalin
- 11:46gitu." Itu bego menurut gua.
- 11:48Oke.
- 11:48Karena teman itu esensinya bukan itu
- 11:52gitu loh.
- 11:53Lu bisa temenan sama yang mau jauh
- 11:54banget di bawah lu.
- 11:56Gua enggak pernah lihat manusia itu beda
- 11:58kayak begitu. Ngerti enggak? Oke.
- 12:00Semuanya sama lah gitu ya.
- 12:01Iya. Dari zaman gua dulu ya, gua dulu
- 12:03kan usaha gua jualan online segala macam
- 12:06kan gua sering keluar komplek tuh naik
- 12:07sepeda tuh dari gua kecil.
- 12:08Iya.
- 12:08Gua tuh kadang kalau pulang gua
- 12:11nongkrong barang satpam gua depan
- 12:12komplek.
- 12:13Oke.
- 12:13Gua beliin kacang rebus di depan itu kan
- 12:15ada gerobaknya
- 12:16nongkrong bareng.
- 12:17Nongkrong bareng.
- 12:18Oke.
- 12:18Kita nyebat bareng, ngopi bareng.
- 12:20He.
- 12:21Gua enggak pernah lihat kayak eh gua
- 12:22pengusaha online shop yang omsetnya
- 12:24lumayan pas waktu itu. Terus lu cuman
- 12:26sat. Gua enggak pernah lihat kayak
- 12:27begitu.
- 12:28Hmm. semua orang tu sama. Jadi kalau
- 12:30orang bilang kayak enggak, teman lu
- 12:31harus tinggalin buat upgrade, enggak
- 12:32juga menurut gua.
- 12:33Oke.
- 12:33Karena lu bisa ketemu circle yang di
- 12:35atas juga sambil lu masih temenan sama
- 12:37yang enggak sama sama status sama lu
- 12:39kan.
- 12:39Betul.
- 12:40Itu enggak ada problem menurut gua.
- 12:41Oke, menarik. Nah, tapi kalau misalnya
- 12:43kita ngelihat gitu ya kan Timoti di
- 12:45sosial media itu ya seperti ini adanya
- 12:48gitu teman-teman. Tapi ada enggak sih
- 12:50perbedaan antara Timoti di sosial media
- 12:52dengan non sosial media atau ya di luar
- 12:54dari kamera lah.
- 12:55Di luar dari kamera yang
- 12:57apa bedanya menurut lu yang enggak?
- 12:59Menurut gini dari awal gua bikin ini
- 13:01i
- 13:02gua pengin ini sedekat-dekatnya kalau
- 13:04bisa sama realita.
- 13:05Oke
- 13:06ya walaupun kita tahu kamera kan selalu
- 13:08ada ya additional effect dan lain-lain
- 13:10itu kan kalau di film.
- 13:11Betul.
- 13:12Cuman gua pengin ini makin mendekat ke
- 13:13realita karena gini.
- 13:14Oke.
- 13:15Semua manusia itu unik. He,
- 13:17gua cuman ada satu di dunia ini. Jadi,
- 13:18gua enggak, gua enggak perlu jadi orang
- 13:19lain. Gua cuma perlu jadi diri gua
- 13:20sendiri. Gua tunjukin
- 13:22ada yang mau mendapatkan informasi dan
- 13:24mau nonton silakan. Kalau enggak juga
- 13:26enggak peduli gua gitu.
- 13:28Oke, ya. Itu sih sebenarnya yang
- 13:29istilahnya ada apa ya self apa namanya?
- 13:33Differentiation yang istilahnya lu
- 13:35dengan orang lain ya bedanya begitulah
- 13:36gitu. Oke. Nah, tapi dari istilahnya kan
- 13:39lu mau ya membangun ternak uang apalagi
- 13:41waktu itu terus kayak akademi kripto itu
- 13:43kan sangat-sangat personal menurut gue
- 13:46gitu dan
- 13:47ee dari sana ada enggak sih tim yang
- 13:49kayak
- 13:50big mission yang lu sebenarnya enggak
- 13:51pernah ceritain kayak kenapa sih kayak
- 13:53kenapa Timoti itu mau membuat ini semua
- 13:55tuh kenapa sih gitu.
- 13:56Oke, jadi gini ee kalau lu tanya big
- 13:59mission-nya ada.
- 14:00Oke,
- 14:00big mission-nya adalah waktu itu gua
- 14:03menemukan ya satu game lagi di luar
- 14:05duit. Oke.
- 14:06Yang menurut gua ini game yang ultimate.
- 14:09Oke.
- 14:10Jadi kan tadi gua bilang, gua awalnya
- 14:11pikir duit itu yang paling ujung.
- 14:13Yang paling ujung. Betul.
- 14:14Tapi gua ketemu ada game yang ini lebih
- 14:16jauh dari uang.
- 14:17Oke.
- 14:17Dan lebih susah menurut gua.
- 14:18Oke.
- 14:19Jadi pertanyaan fundamental mungkin
- 14:21secara filosofis gitu kan.
- 14:23Manusia ini
- 14:24apa sih hal yang paling berharga
- 14:26manusia? Orang banyak yang bakal sebut
- 14:27tiba-tiba ada yang bilang uang, ada yang
- 14:29bilang kuasa.
- 14:30Iya mungkin
- 14:30ada yang bilang waktu.
- 14:31Ada yang bilang waktu. Betul.
- 14:32Menurut gua salah.
- 14:33Oke.
- 14:33Bukan waktu. Atensi. Kenapa
- 14:36lu bisa punya waktu kosong 4 jam? Tapi
- 14:38kalau atensi lu pakai untuk sampah
- 14:40selama 4 jam,
- 14:41iya.
- 14:41Waktu lu tuh kebuang.
- 14:43Betul.
- 14:43Jadi ultimate currency dari kehidupan
- 14:45seorang manusia itu adalah atensi.
- 14:48Bola mata.
- 14:48Oke. Oke.
- 14:49Siapa yang bisa kontrol atensi ini akan
- 14:51kontrol dunia.
- 14:53Lu bisa jadi apapun yang lu mau kalau
- 14:54bisa kontrol semua. Misalnya gini,
- 14:56281 juta bola mata
- 14:59di Indonesia itu benar-benar cuman
- 15:00fokusnya di gua.
- 15:01I
- 15:01gua bisa ubah negara ini apapun yang gua
- 15:03mau.
- 15:04Betul.
- 15:05Betul.
- 15:05Itu itu kuasa di atas power.
- 15:08He
- 15:09itu di atas semuanya. Itu kenapa Donald
- 15:10Trump bisa jadi presiden.
- 15:12Iya.
- 15:12Karena dia bisa kontrol kebanyakan
- 15:14atensi orang. Mau enggak suka dia
- 15:15terserah.
- 15:16Iya.
- 15:17Jadi siapa yang kontrol atensi itu bisa
- 15:19kontrol semua masa.
- 15:20Betul. Jadi saya suka tidak suka atensi
- 15:23kalau udah menang itu pemenangnya.
- 15:25Betul. Jadi gua 2019 gua tuh dulu orang
- 15:27yang enggak pernah pakai sosial media.
- 15:28Jadi kalau Instagram gua dibuka mungkin
- 15:30dulu ya itu postnya nol, profile picture
- 15:33enggak ada gitu kan. Benar-benar itu
- 15:35gua,
- 15:36gua tuh bukan orang yang tadinya mau
- 15:38muncul.
- 15:39Iya. Bukan orang yang mau di kamera lah.
- 15:41Gua bukan orang yang mau di kamera. Nah,
- 15:42tapi kebanyakan orang yang di kamera
- 15:44sekarang salah L. Mereka banyak
- 15:45sebenarnya banyak sih even teman-teman
- 15:46gua yang misalnya ada kayak kreator yang
- 15:48lain tanya gimana sih caranya personal
- 15:49branding.
- 15:50Oke.
- 15:50Ini menurut gua jawaban yang mungkin
- 15:53mereka enggak mau dengar.
- 15:54I
- 15:54orang tuh pikir personal branding ada
- 15:55caranya.
- 15:56Lu begini, lu begini, lu begini, lu bisa
- 15:58personal branding. Menurut gua itu bego.
- 15:59Enggak ada kayak begituan. Oke.
- 16:02Ketika lu udah pernah bikin sesuatu, he
- 16:04baru lu sharing apa yang lu bikin, itu
- 16:06jadi personal brand lu. Lu masa enggak
- 16:08pernah bikin apa-apa? Terus kayak, "Ini
- 16:09tutorial untuk begini begini begini.
- 16:11Siapa yang mau dengerin lu, pengalaman
- 16:12lu? Apa apa yang lu pernah bikin?" gitu
- 16:14loh. Ketika gua pertama muncul di kamera
- 16:16gua punya pengalaman gitu loh.
- 16:17I ada secret resipnya gitu ya tim ya.
- 16:19Iya. Gua udah punya pengalaman gua udah
- 16:21ada track record pernah ngerjain apa.
- 16:23Ini banyakan orang enggak pernah
- 16:24ngapa-ngapain.
- 16:24Oke.
- 16:25Dia lihat kayak kamera sebagai jalan
- 16:26keluar untuk cari duit. Enggak begitu
- 16:27menurutku.
- 16:28Oke. Menarik. attention tuh menurut gua
- 16:31sekarang ini tuh jadi barang yang mahal
- 16:33lah pasti apalagi kan kita sering banget
- 16:34ngobrol ya di wrong meeting gitu ya
- 16:36tentang gimana caranya atensi ini bisa
- 16:38jadi sesuatu yang lebih besar lagi dalam
- 16:40tanda kutip. Nah, em game of attention
- 16:43ini tuh ada enggak sih tim yang kayak
- 16:45personal banget yang kayak oke ini tuh
- 16:47gua mau prove my ego untuk kayak
- 16:49attention tuh akan jadi seperti apa?
- 16:50Karena
- 16:51sebentar [tertawa] karena tuh ini
- 16:53menarik karena sebelum Timothy Ronald e
- 16:56dalam tanda kutip mainin attention orang
- 16:57tuh sebenarnya enggak peduli.
- 16:59Heeh. selalu sadar ya. Jadi begitu lu
- 17:02udah mainin attention semua ya semua
- 17:04progres kita udah mulai gede banget dan
- 17:07semua orang mungkin most likely akan
- 17:09ngelihat setiap hari di TikTok, di
- 17:11Instagram dan lain-lain gitu. Nah,
- 17:13gimana ti
- 17:13enggak kalau misalnya mau ngomong gitu
- 17:14orang enggak ngerti atten tuh orang yang
- 17:17di level bawah sebenarnya yang enggak
- 17:18ngerti.
- 17:18Oke.
- 17:19Yang di level atas emang sudah tahu game
- 17:20ini dari dulu.
- 17:21Makanya kalau lu mau ngomong matematika
- 17:23dari elektoral kan semuanya tahu cara
- 17:24mainnya.
- 17:25Betul. kita kita lihat yang
- 17:26menang-menang dari dulu Pilpres tuh yang
- 17:28zaman dulu pertama kali masuk di
- 17:29Facebook pasti.
- 17:30Jadi ini ini tuh yang elit-elit yang
- 17:33paling tinggi itu udah tahu cara
- 17:34mainnya.
- 17:36Gua cuman bawa ini ke M gitu loh.
- 17:38Nah,
- 17:40jadi menurut gua ini adalah
- 17:43hal yang semua orang perlu tahu
- 17:46ya.
- 17:46Ketika lu bisa kontrol atensi lu
- 17:48sendiri, lu harus bisa kontrol atensi lu
- 17:50sendiri. Kalau enggak itu akan dikontrol
- 17:51sama orang lain.
- 17:52Lu harus hati-hati dengan opini lu itu
- 17:55dari mana.
- 17:56I
- 17:56itu yang penting, El.
- 17:57I
- 17:58gitu loh.
- 17:59Jadi kalau pertanyaan tadi apa? Ada yang
- 18:00sangat personal kah atau gimana?
- 18:01Iya. Maksudnya dengan eh game of
- 18:04attention ini kan udah lumayan besar
- 18:05sekali ya.
- 18:06Ini ada menyangkut dengan ego enggak
- 18:07sih? Kayak lu mau proving something.
- 18:08Kalau attention tu
- 18:09secara ego enggak.
- 18:11Jadi gini, it's all just a game buat
- 18:13gua. sama kayak persis kayak gua main
- 18:15game tadi.
- 18:16Oke.
- 18:16Gua cuma cari cara paling efisien
- 18:18untuk nge-hijek manusia punya
- 18:20otak.
- 18:21Gimana caranya dia melihat dari secara
- 18:23visual, audio, apa yang dia tangkap. Ini
- 18:26cuman game, ini cuman angka, ini cuman
- 18:28matematika buat gua.
- 18:30Oke.
- 18:30Nothing more. Ini enggak personal, ini
- 18:32enggak apa. Ini gua cuman sama kayak gua
- 18:33main game yang tadi.
- 18:34Oke.
- 18:35Dan kalau lu mau lihat yang di level
- 18:36paling tinggi politik kayak zaman dulu
- 18:37kan sempat ada whistle blower yang
- 18:39keluarin kayak Cambridge Analytica kan.
- 18:41Iya betul. Itu
- 18:41it's all just Numbers.
- 18:42Rame banget. Iya, itu banyak papernya.
- 18:45Gua bacain semua ya, paper game theory
- 18:47tentang manusia punya
- 18:49prisoners dilema, semua itu gua baca.
- 18:51Jadi cara manusia itu
- 18:54dikelompokkan dan digrup dalam sebuah
- 18:57game besar.
- 18:58Iya.
- 18:58Itu gua telan semuanya. Dan menurut gua
- 19:01ya enggak banyak yang ngerti pasti.
- 19:04Betul.
- 19:04Dan enggak banyak yang bisa.
- 19:05Betul. Betul. Betul. Karena kan apa ya
- 19:07sekarang ini orang-orang sudah mulai nih
- 19:08mainnya ke attention gitu dengan
- 19:10istilahnya mungkin dengan distribution
- 19:12konten sekarang sudah mulai mar masif
- 19:14sekali gitu. Tapi sebelum lu main game
- 19:16itu masalahnya enggak ada yang main game
- 19:17itu di Indonesia gitu. Jadi makanya gua
- 19:19tanya kayak kira-kira ada personal ego
- 19:21enggak sih gitu. Ternyata enggak ada.
- 19:22Cuman memang benar-benar Timoti mau tes
- 19:24kira-kira selain duit apalagi yang bisa
- 19:26dimainin ternyata action yang paling
- 19:28naik gitu ya.
- 19:29Oke. Nah, terus Tim kira-kira kalau
- 19:30misalnya kita ngomongin personal lagi
- 19:32nih tim kira-kira ee apa ya?
- 19:36Apakah kekalahan terbesar dalam hidup lo
- 19:38selama lo hidup sampai mungkin sekarang
- 19:4126 tahun ini ya? Oke.
- 19:43Gua ngerasa ya ini mungkin banyak orang
- 19:45yang bilang gila ya, tapi gua ngerasa
- 19:46gua enggak pernah kalah.
- 19:48Oke.
- 19:48Karena orang yang [tertawa] kalah itu
- 19:49orang yang nyerah nyerah. Lu enggak bisa
- 19:52lu gimana caranya lu kalah kalau lu
- 19:54enggak nyerah.
- 19:55Betul.
- 19:55Kecuali lu main basket
- 19:57ada prit selesai.
- 19:59Iya.
- 19:59Lu kalah.
- 20:00Iya. Ada technical fall keluar gitu.
- 20:01Iya. [tertawa] Prit. Hidup ini enggak
- 20:03kayak gitu cara kerjanya. Enggak ada
- 20:05wasit yang selesai quarter 4 enggak ada.
- 20:07Oke.
- 20:08Hidup ini jalan terus sampai lu mati
- 20:09masuk kuburan.
- 20:10Gua kalahnya kapan, Nel? Pas gua masuk
- 20:11kuburan.
- 20:12Iya.
- 20:12Kalah tuh.
- 20:13Iya. Tiba sering banget ngomong kayak
- 20:14gitu.
- 20:14Iya. Jadi gua kalahnya kapan itu? Pas
- 20:16dari tanah tuh.
- 20:16Iya.
- 20:17Gua eh udah udah kalah.
- 20:18Oh iya udah selesai gin
- 20:19gua bilang oke gua kalah gitu. [tertawa]
- 20:22Tapi kalau misalnya apa dan lain-lain
- 20:25orang zaman sekarang tuh banyak yang apa
- 20:27ya paranoid dan lain punya ketakutan.
- 20:30Kita tuh hidup di zaman paling enak di
- 20:31dunia lagi.
- 20:32Oke.
- 20:32Lu zaman dulu lu kalah nih ya.
- 20:34Misalnya gua,
- 20:36gua mau invasi sebuah kota gitu kan.
- 20:38Oke.
- 20:38Ada kayak apa? Ada rajanya yang di sana.
- 20:42Gua raja di sini. Gua mau hantam di sana
- 20:43gua seach warfare lah. Terus let's say
- 20:46gua kalah tipis gitu. Kalah tipis
- 20:47pasukannya kalah.
- 20:49Akhirnya mereka datang tuh ke kerajaan
- 20:50gua buat nyerang kerajaan gua balik.
- 20:52Oke.
- 20:52Itu lu disiksa itu, kaki lu diikat,
- 20:55tangan lu diikat, ditarik pakai kuda,
- 20:56habis itu disayat terus putus semua.
- 20:58Betul.
- 20:59Ini tuh hidup yang kayak enggak ada
- 21:01enggak ada [tertawa] kekalahan. Ini
- 21:03zaman ini zaman keemasan manusia ini. Di
- 21:06mana menyenangkan gitu ya.
- 21:09I jadi kita enggak perlu lagi takut
- 21:11istilahnya untuk dikejar sesuatu yang
- 21:12kita juga
- 21:13kayak enggak ada
- 21:14fearnya tuh. Enggak ada di
- 21:15fearnya enggak ada. Oke, menarik. Nah,
- 21:17terus dengan personality lu dengan yang
- 21:20mandiri, ambisius, dan lain-lain,
- 21:21kira-kira ada kekhawatiran enggak sih
- 21:22dari pihak keluarga? Kayak misalnya aduh
- 21:24misalnya ini Timoti terlalu masif
- 21:26misalnya ya pasti orang tua kan pasti
- 21:28ada ke apa ya kekhawatiran atau seperti
- 21:31itu. Kalau kekhawatiran mungkin ya
- 21:32harusnya selalu ada. Cuma balik lagi.
- 21:34Iya.
- 21:35Gua tuh hidup buat diri gua sendiri.
- 21:37Oke.
- 21:37Jadi kayak gua enggak pernah ada ee
- 21:40masukin faktor eksternal.
- 21:41Oke
- 21:41gitu loh.
- 21:42Balik lagi yang tadi ya.
- 21:43Gua dari kecil kan selalu banyak ada
- 21:44saran-saran yang benar-benar kayak gua
- 21:45masuk kuping kiri keluar kuping kanan.
- 21:47Oke. [tertawa]
- 21:48Gua gua tuh cuman ngitung orangnya. Gua
- 21:50tuh enggak pakai opini karena orang tua
- 21:52tuh ngasih gua saran. Gua lihatnya kan
- 21:53intinya kebijaksanaan kan. Ini wise
- 21:55enggak? Ini benar enggak?
- 21:56Kalau hitungan gua ini enggak benar
- 21:58kayaknya. Kayak waktu itu kan kuliah
- 21:59gitu contoh.
- 21:59Iya. Oh, nanti kalau kamu enggak kuliah
- 22:01entar enggak ada pekerjaan.
- 22:02Oke.
- 22:03Banyak juga yang masuk kuliah. Itu kan
- 22:04fakta.
- 22:05Itu itu faktanya. Betul.
- 22:06Jadi gini, Opi, opini opini adalah kamu
- 22:09harus kuliah kalau enggak nanti susah
- 22:11cari kerja. Opini.
- 22:12Betul.
- 22:13Faktanya yang kuliah banyak yang enggak
- 22:14bisa nyari kerja. Jadi harus bisa
- 22:16dibedain orang pintar tuh bisa beda
- 22:17antara opini dan fakta.
- 22:18Oke.
- 22:19Nah, gua selalu mainnya di fakta, data,
- 22:21angka. Jadi ketika gua ngomong sesuatu,
- 22:23"Oh, Timoti ngomong ini terjadi ya. Oh,
- 22:25ngomong ini terjadi." Dikira gua dukun.
- 22:26Enggak. Gua cuma main di angka, data,
- 22:28fakta. Betul.
- 22:29Lu boleh enggak suka dan enggak suka tuh
- 22:31format dari opini lu.
- 22:32Yes.
- 22:32Contohnya misalnya kan gua waktu pernah
- 22:34bahas di Instagram gua Indonesia.
- 22:36Oke.
- 22:37Indonesia dibilang, "Oh, ini jelek
- 22:38negara dan lain-lain." Gua bilang,
- 22:40"Enggak, ini 2050 ini top 10 GDP."
- 22:43Iya, itu fakta.
- 22:44By semua angka yang gua hitung gitu loh.
- 22:47Kayak lu mau enggak suka, lu mau jungkir
- 22:49balik, lu mau jadi bazer, lu mau jadi
- 22:50oposisi, lu mau jadi orang bego
- 22:52sekalipun.
- 22:52Iya.
- 22:53It will happen.
- 22:55Betul.
- 22:55Indonesia akan top 10 GDP by 2050.
- 22:57Iya. Titik. titik gitu loh. Terserah lu
- 23:00mau suka atau enggak. Iya, betul.
- 23:02Jadi gua selalu main di situ. Jadi,
- 23:04kalau kalau lu tanya tadi ada orang tua
- 23:06mau
- 23:07ya mengintervensi keputusan lu loh.
- 23:09Mengintervensi dan gua enggak pernah
- 23:10peduli. Gua peduli setan dari dulu.
- 23:12Oke. Nah, ini ini kan tim ini lumayan
- 23:14break the rules ya. Kalau istilahnya ee
- 23:16format di Indonesia atau kebanyakan di
- 23:18Indonesia kan anak harus menuruti orang
- 23:20tuanya gitu ya.
- 23:21Orang tuh kalau enggak gini, break the
- 23:24rules itu kan kata-kata yang dibikin
- 23:25sama para remaker. L. True.
- 23:28Rule maker ini yang bikin rule-nya dan
- 23:30dia bilang, "Oh, lu break the rule."
- 23:31Padahal dia juga break the rule untuk
- 23:33bisa ke sana.
- 23:34Oke.
- 23:34Jadi hanya orang-orang yang bisa break
- 23:37the rule yang bisa naik. Kenapa? Karena
- 23:38kalau lu ikutin aturan lu enggak bisa
- 23:39menang.
- 23:40I
- 23:40gini, lu ada 10 orang. Ini gua ajarin
- 23:42matematika nih, Teman-teman. Nih,
- 23:43game teori sederhana. Lu ada 10 orang,
- 23:45gimana cara lu menang? Game-nya ini 10
- 23:47individual.
- 23:48Cara pertama lu untuk menang gimana?
- 23:49Cara absolut untuk menang adalah curang.
- 23:51Curang itu apa? Dengan koordinasi. He.
- 23:54Jadi, lu bentuk grup lu berdua gitu loh.
- 23:56Itu cara lu bisa menang.
- 23:57Tapi yang bentuk grup pertama itu akan
- 23:59kalah. Karena lu ketika lu berdua ada
- 24:00berdua terus ada yang bikin tiba-tiba
- 24:02berenam lu kalah langsung.
- 24:03Jadi caranya adalah curang tapi
- 24:05curangnya di momen yang pas.
- 24:07Oke. Momentum juga timingnya yang pas lu
- 24:09curang harus di momen yang pas. N ini
- 24:10itu matematika itu absolut itu bukan
- 24:12opini gitu loh.
- 24:13Oke.
- 24:13Jadi gimana caranya
- 24:16lu bisa naik? Kan banyak orang bilang,
- 24:18"Oh, dia mau naik." Ya, lu harus break
- 24:19the rule. Kayak enggak mungkin orang
- 24:21normal konser itu dia bikin DOM terus
- 24:23dia short proyektor I kan?
- 24:25Betul. Iya.
- 24:26Knya itu punya
- 24:28Iya pasti. Iya punya apa ya? Eh evils
- 24:32mind-nya.
- 24:33Betul. Gua kan gua tuh gua hampir
- 24:35kayaknya enggak pernah nonton konser
- 24:36Indonesia. Tapi kan kemarin karena kita
- 24:38vlog ada sponsor di sana juga
- 24:39gua datang. Tapi pas gua lihat di situ
- 24:42iya
- 24:42gua tahu ini manusia yang beda sama
- 24:44kebanyakan orang.
- 24:45Betul.
- 24:46Karena gua pun pribadi ya kan dia lebih
- 24:48dia jauh lebih art gua. I
- 24:49gua gak akan mikir untuk bikin kayak
- 24:51begitu gitu loh.
- 24:52Iya.
- 24:52Itu pikiran yang di luar nalar manusia
- 24:54normal.
- 24:55Sama kayak orang-orang kayak Elon Musk
- 24:56dan lain-lain.
- 24:57Tapi orang akan bilang orang-orang kayak
- 24:58gini missfit.
- 25:00Iya betul.
- 25:00Enggak cocok di society.
- 25:02Iya karena terlalu berbeda, terlalu aneh
- 25:04bilangnya gila dalam bilangnya gila gitu
- 25:06ya. Gua sih enggak peduli kalau ada
- 25:07orang bilang gua gila bagus mau ini
- 25:09bagus kan tuh opinin. [tertawa]
- 25:11Oke. Oke. Menarik. Nah, terus tim kayak
- 25:14ini kan banyak banget
- 25:14keputusan-keputusan yang di luar dari
- 25:16keluarga ya dalam tanda kutip. Jadi
- 25:18istilahnya lu enggak peduli lah
- 25:19istilahnya mungkin ibu atau ayah atau
- 25:21mungkin adik kakak ee istilahnya enggak
- 25:23enggak enggak match segala dalam tanda
- 25:24kutip. Nah, berarti apa ya dalam tanda
- 25:27kutip tuh lu ee gimana caranya bisa
- 25:30tetap fit sama keluarga walaupun lu tuh
- 25:32selalu berbeda sendiri?
- 25:34Oke, jawabannya gini. Ya udah gua gua
- 25:36tinggal kotakin aja oh ini keluarga gitu
- 25:38loh. Kalau pas sama mereka ya gua
- 25:40ngomong ya
- 25:41kayak orang biasa gitu tetap makan dan
- 25:43lain-lain gitu loh.
- 25:44Jadi enggak ada yang harus gua pikirin
- 25:46gua gimana. Karena
- 25:49mereka dan zaman sekarang juga udah
- 25:51jaranglah misalnya ngasih kayak opini
- 25:53yang itu kan zaman dulu pas gua masih
- 25:54kecil.
- 25:54Betul.
- 25:55Sekolah gitu ya. I betul. Niatnya itu
- 25:57enggak jahat.
- 25:58Betul.
- 25:59Niatnya itu bukan jahat. Jadi kalau
- 26:01misalnya teman-teman ngerasa orang tua
- 26:02begitu, orang tua pasti mau yang
- 26:03terbaik.
- 26:04True.
- 26:04Tapi yang terbaik untuk mereka bukan
- 26:05berarti yang terbaik untuk lu.
- 26:07Oke. Oke. Menarik. Nah, terus Tim kalau
- 26:09misalnya kita ngomongin ambisi ya dengan
- 26:10ambisi lo yang sangat tinggi
- 26:12eh ada enggak sih salah satu penyesalan
- 26:15lu terhadap ambisi yang lu buat sendiri?
- 26:17Oke, jawabannya enggak ada.
- 26:18Tetap enggak ada ya?
- 26:19Enggak ada karena [tertawa]
- 26:20Oke.
- 26:21Karena K Ilon Mars dia punya ambisi kan
- 26:22dia mau ke Mars kan.
- 26:23Iya betul.
- 26:24Dia bakal nyesal enggak kalau dia gagal?
- 26:25Enggak. Kalau dia berhasil dia nyesal
- 26:26enggak? Enggak.
- 26:27Oke.
- 26:27Kalau dia mati ngerjain itu dia nyesal
- 26:29enggak? Enggak. Orang yang enggak punya
- 26:30sesuatu untuk diperjuangin itu orang
- 26:32menyedihkan menurut gua.
- 26:33Oke.
- 26:34Karena kalau lu enggak ada sesuatu kayak
- 26:35begitu.
- 26:36Oke. Betul betul betul. Sedih lu matinya
- 26:38lu mati jangan kayak begitu sedih lu.
- 26:40Oke.
- 26:41Hidupnya lu sia-sia hidupnya cuma sekali
- 26:42man. Lu coba chance-nya berapa untuk lu
- 26:45lahir jadi manusia dibanding lu jadi apa
- 26:48kayak kupu-kupu atau apa.
- 26:50Kupu-kupu. Oke. [terkesiap] Sedikit
- 26:51di multi ini universe yang ibaratnya
- 26:55ever expanding
- 26:56yang kita keluar dari galaksi kita aja
- 26:58secara timeline to impossible.
- 27:00Iya. In this grand scale of space and
- 27:03time.
- 27:03Yes.
- 27:04Lu jadi manusia gitu loh.
- 27:05Terus lu di sini cuma mau jadi sampah
- 27:07gitu kayak ngapain.
- 27:08Oke. [tertawa]
- 27:09Jadi kalau tanya ada penyesalan enggak
- 27:11ambisi gua? Let's say misalnya gua punya
- 27:12ambisi
- 27:13i
- 27:13ya gua enggak sebutlah a gitu ambisi gua
- 27:15terus crack gitu misalnya
- 27:16terus enggak terjadi. Yes.
- 27:17At least gua die trying gitu loh.
- 27:19Oke menarik. Alexander tuh lu dia di
- 27:22ketika dia mati lu dia enggak akan
- 27:24pernah bilang gua nyesal ya jadi empire
- 27:27ini yang namanya masih dibahas nih
- 27:28sampai sekarang nih
- 27:29ribuan tahun.
- 27:30Betul ternyata dia
- 27:32dia enggak nyesal.
- 27:33Oke.
- 27:33Enggak ada yang nyesal.
- 27:34Oke. Menarik.
- 27:35Napoleon nyesal enggak kalah di Battle
- 27:37of Water lu? Enggak pasti.
- 27:38Iya.
- 27:39Dia mati masih ngaso dia. Di pulau
- 27:42ngasuhnya dia. [tertawa]
- 27:44Betul. Tapi ini menarik juga karena
- 27:46mungkin kebanyakan kan anak-anak muda
- 27:47sekarang apalagi ya apa ya gen-gen alfa
- 27:50gen Z ini kan udah mulai dewasa lah
- 27:52dalam tanda kutip. Jadi menurut gua
- 27:55ambisi itu tuh banyak yang lama-lama
- 27:57padam tuh tim gimana caranya lu jaga ee
- 28:00apa ya konsistensi
- 28:01biar ambisi lu tuh benar-benar hit gitu
- 28:03sama tujuan.
- 28:04Ini ini pertanyaan bagus sekali ini.
- 28:05Gimana kan caranya mereka enggak padam
- 28:07gitu kan.
- 28:08Karena orang
- 28:10itu tuh banyakan kecundang. Jadi mereka
- 28:11gini, mereka ketika mereka coba sesuatu
- 28:14mereka kalah.
- 28:15Iya,
- 28:16gua kalah gitu.
- 28:18Selesai.
- 28:18Selesai.
- 28:19Jadi lu jadi ketika lu itu kan target
- 28:22target tuh janji terhadap diri lu
- 28:24sendiri. I enggak
- 28:24oke
- 28:25lu udah janji nih sama diri lu nih
- 28:26target
- 28:27iya kontrak nih. Kontrak nih. I kan
- 28:29terus lu enggak bisa capai lu tuh kalah.
- 28:31Makanya gua gua ada bilang gua, gua
- 28:33sempat dengar kayak quotes-quotes yang
- 28:34kayak em jangan remehin kalau misalnya
- 28:37orang itu sedang olahraga karena itu
- 28:38kemenangan kecil di hidupnya. Whatever.
- 28:40gitu.
- 28:40Menurut gua gini, hidup itu lu harus
- 28:42punya target dan ketika lu sudah janji
- 28:44sama diri lu terus lu capai, lu jadi
- 28:46tambah, "Oh, gua bisa gitu loh."
- 28:48Oke, betul.
- 28:49Tapi kalau lu nyerah di tengah-tengah,
- 28:51I
- 28:51ya udah lu jadi lu jadi pecundang seumur
- 28:54hidup.
- 28:54Iya.
- 28:55Orang tuh kebanyakan kalah sama dirinya.
- 28:57Akhirnya dia kalah, dia kalah, dia
- 28:59kalah, dia kalah, dia kalah, terus dia
- 29:00nyerah. Iya.
- 29:02Ya, kebanyakan orang begitu. Makanya
- 29:03menang di dunia ini gampang banget.
- 29:04Karena kebanyakan orang cuma pecundang,
- 29:05penyerah dan pecundang.
- 29:07Jadi mereka kalah kalah kalah kalah
- 29:08kalah kalah nyerah. Iya mungkin bisa
- 29:11dibuletin dunia tuh hanya butuh
- 29:13persistensi ya tim
- 29:15butuh persistens sama lu ya itu lu
- 29:17jangan nyerah karena kalau lu kalah lu
- 29:19kalah lu kalah lu kalah lu nyerah lu
- 29:21selesai gameennya selesai game
- 29:22iya siapa tahu nyerah nyerah ee sori ee
- 29:25maksudnya siapa tahu lu coba coba coba
- 29:27ternyata menang
- 29:28lu kadang cuman butuh sekali buat menang
- 29:29kan di hidup
- 29:30tru
- 29:30lu cuman butuh kayak satu momen satu
- 29:32satu kemenangan untuk lu menang di hidup
- 29:34tapi kalau lu enggak pernah dapetin
- 29:35kemenangan itu buat diri lu sendiri
- 29:37he
- 29:37lu jadi orang yang itu jadi pecundang.
- 29:40Jadi pecundang. Jadi sebenarnya untuk
- 29:41terus akhirnya lu salah-salahin orang.
- 29:42Jadi ketika lu udah kalah nih lu
- 29:44salahnya lu keluar baru habis itu energi
- 29:46lu keluarin lu ketik uh ini begini
- 29:49enggak lu yang bego. Gitu [tertawa]
- 29:51ini begini kok gua enggak begini kok gua
- 29:53susah begini begini.
- 29:55Oke. Jadi butuh apa namanya? Butuh
- 29:57kambing hitam buat
- 29:58Iya. Dia butuh kambing hitam.
- 29:59Iya untuk nyalain kekalahannya.
- 30:00Tapi ini bukan dari zaman kita ini. Udah
- 30:03ini dari manusia awal berdiri kan ada
- 30:05apa-apa sama desanya. kepala desanya ini
- 30:08tah ini ini salah itu salah tetangga gua
- 30:10salah tetangga gua curang ini curang ya
- 30:12udah lu yang curang dong kalau gitu
- 30:14tapi saya punya moral ah itu [tertawa]
- 30:17bego l bego
- 30:18bego ya
- 30:19ok tim kalau misalnya ngelihat dari ego
- 30:23ee terus ambisi dan lain-lain menurut
- 30:25gua lu tuh orangnya sangat firm dari
- 30:27awal kenal sampai sekarang Timoty Ronald
- 30:30masih orang yang sama
- 30:31tapi tim menurut gua e menurut lo itu eh
- 30:34apa ya seberapa penting harga diri buat
- 30:35diri
- 30:37Wah, ini pertanyaan yang unik ya. Harga
- 30:39diri. Gua enggak pernah ngelihat kayak
- 30:40harga diri itu sebagai sebuah currency
- 30:42si.
- 30:42Oke.
- 30:43Jadi gua itu orangnya gini, gua itu
- 30:46kalau misalnya ada orang yang lebih tahu
- 30:48gua di suatu bidang ngasih tahu gua
- 30:49sesuatu,
- 30:50ya
- 30:50gua tuh dengerin
- 30:51oke.
- 30:53Kadang kalau lu punya sebenarnya mungkin
- 30:56pride kali ya, lebih gampang kita
- 30:57gambarin ya.
- 30:58Pride boleh.
- 30:59Pride itu musuh menurut gua. Oke.
- 31:01Karena ketika lu orang yang prideful,
- 31:03orang banyak yang ngelihat, "Oh, gua
- 31:04orang yang prideful dari luar." Enggak.
- 31:06Iya.
- 31:07Gua ketika ada orang yang ngasih tahu,
- 31:08bahkan lu.
- 31:09Iya,
- 31:09kan. Eh, Lel ini salah satu
- 31:11karyawan-karyawan awal gua lah ya.
- 31:13Salah satu yang pertama percaya sama
- 31:14visi gua.
- 31:16Ketika lu kadang kasih tahu gua sesuatu
- 31:19terus menurut gua lu yang benar,
- 31:20iya.
- 31:21Itu akan gua terima.
- 31:22True, valid.
- 31:23Oh, ini oke gitu.
- 31:25Iya. Jadi lu harus bisa jadi orang yang
- 31:28bahkan nghilangin pride lu dan tetap
- 31:30objektif gitu loh.
- 31:31Oke.
- 31:32Karena input tuh bisa datang dari
- 31:34mana-mana. Counsel tuh bisa datang dari
- 31:35mana? Dari kiri dari kanan.
- 31:36True.
- 31:37Ada yang kadang bisa kasih tahu oh kayak
- 31:38begini nih yang lebih lebih bagus tuh
- 31:40kayak begini. Lu harus bisa timbang tuh.
- 31:42Iya.
- 31:42Ini bener atau salah? Faktanya mana.
- 31:44Oke.
- 31:44Apa yang terjadi.
- 31:45Oke.
- 31:46Jadi enggak gua enggak pernah lihat diri
- 31:47gua sebagai orang yang prideful kayak
- 31:49gitu. Enggak.
- 31:50Hmm. I see. Oke. Nah, terus e kita
- 31:53lanjut lebih dalam lagi ya Tim
- 31:54kira-kira. eh apa ya kayak secret
- 31:57resip-nya Timothy Ronald lah untuk kayak
- 31:59punya strong conviction terhadap sesuatu
- 32:01yang lu mau atau kita semua mau jalanin
- 32:03lah.
- 32:04Oke, secret resipe ya.
- 32:07Yes.
- 32:08Gua tuh pernah ada conversation sama
- 32:11nyokap gua. Ini juga gua enggak pernah
- 32:12share. Nyokap gua tuh pernah
- 32:14suatu saat dia minta maaf sama gua. dia
- 32:15bilang,
- 32:16"Oke."
- 32:16Dia minta maaf karena dulu tuh dia
- 32:18enggak ngerti gitu loh. Makanya gua jadi
- 32:20enggak suka sekolah karena mungkin
- 32:22mungkin sekolah gua itu enggak cocok
- 32:25sama gua gitu loh.
- 32:26Oke.
- 32:27Karena kemampuan dia sekolahnya di situ
- 32:29itu tuh enggak cocok sama gua. He.
- 32:31Karena ketika gua ee mulai SMA atau
- 32:34mungkin gua umur 181, gua tuh hobi
- 32:36belajar. Jadi gua suka bukain di YouTube
- 32:37tuh MIT Open, Courware segala macam.
- 32:39Oke.
- 32:39Matematika, game teori. Gua suka sekali
- 32:41gitu loh. Gua suka sekali belajar. Cuman
- 32:43mungkin pelajaran yang gua belajar di
- 32:46sekolah dulu ketinggalan tuh terlalu
- 32:47jauh.
- 32:48Betul. Dengan pengetahuan yang lu punya.
- 32:49Dengan pengetahuan yang gua punya. Jadi
- 32:50kayak gua gua belajar security
- 32:52analisisnya Benjamin Graham sama David
- 32:54Dot. Tapi gua belajar kayak akuntansi
- 32:56dasar
- 32:57di SMA.
- 32:58Oke. Jadi
- 32:58benar-benar melambungnya terlalu jauh.
- 33:00Jadi ini sekolah tuh emang enggak cocok
- 33:02buat gua. Makanya gua selalu bilang
- 33:03sistem sekolah itu scam.
- 33:05Oke.
- 33:05Karena itu terlalu jauh sama apa yang
- 33:06gua punya. Betul.
- 33:07Nah, nyokap gua bilang waktu itu dia
- 33:08minta maaf kalau dia waktu itu punya
- 33:10kemampuan lebih, harusnya dia bisa taruh
- 33:11gua di tempat yang benar-benar yang
- 33:12paling bagus gitu loh. Mungkin gua akan
- 33:14happy dan gua belajar. Dan gua pikir ya
- 33:16mungkin benar juga mungkin gua akan
- 33:17happy kalau misalnya waktu itu gua
- 33:19I
- 33:20di MIT gitu loh.
- 33:21Iya.
- 33:21Mungkin gua akan happy.
- 33:22Iya. Ya bisa aja mungkin lu di Harvard.
- 33:24Iya mungkin kalau kayak gitu mungkin gua
- 33:26bisa happy. Tapi kalau sekarang kan
- 33:28waktunya udah enggak match kan
- 33:29timelin-nya.
- 33:30Betul. Jadi,
- 33:32terus dia bilang, "Gua tuh mungkin
- 33:34diberkati gitu loh." Nah, dulu kan gua s
- 33:36bilang kayak enggak ini semua gua yang
- 33:38kerjain gitu kan sendiri. Dia bilang,
- 33:39"Enggak, yang diberkati adalah otak lu
- 33:41dia bilang."
- 33:42Oke.
- 33:42Jadi kalau tanya secret resep-nya apa
- 33:45gua enggak bisa jawab karena kadang gua
- 33:48ngelihat ya orang diciptain beda-beda.
- 33:51Betul.
- 33:52Ini yang orang enggak mau telan ini. Ini
- 33:53tuh manusia tuh kayak komputer. El. Yes.
- 33:56Ini kan perdebatan di neuroscience kan
- 33:57antara
- 33:59eh lu punya ibaratnya hardware atau
- 34:02software gitu loh. Nature versus
- 34:03nurture. Yang mana sih?
- 34:05Betul.
- 34:05Jawaban aslinya dua-duanya.
- 34:07Hmm. Oke.
- 34:09Cuman gua ke sini ya. Ini kan masih jadi
- 34:11perdebatan sampai sekarang di neurosins.
- 34:13Ini opini. Kalau ini opini bukan fakta.
- 34:15Ini opini pribadi gua.
- 34:16Betul. Silakan.
- 34:17Ee menurut gua kayaknya hardware-nya
- 34:20lebih penting.
- 34:21Hardware ya.
- 34:22Iya. Sama kayak komputer. Jadi kalau
- 34:23hardware-nya udah cacat
- 34:25Iya. Lu mau software yang kayak gimana,
- 34:26lu tetap bego.
- 34:27Betul.
- 34:28Jadi kayak ini, tapi ini orang enggak
- 34:30akan suka terima.
- 34:30Iya.
- 34:31Dan ini mungkin entar ada psikolog dari
- 34:33mana mau debatin gua, lu silakan gitu.
- 34:35Iya.
- 34:36Tapi orang itu kalau mungkin udah
- 34:38base-nya itu bego,
- 34:39I
- 34:39dia akan bego. Terus.
- 34:41Oke.
- 34:41Anak yang dulunya ini Charlie Manger
- 34:43bilang anak yang anak tuh kayak jackpot
- 34:45bahkan dia bilang
- 34:46oke
- 34:46yang dulunya timid, takut-takut itu kan
- 34:48s takut-takut L gedenya.
- 34:50Iya.
- 34:50Yang dulu kecilnya berani dan kayak mau
- 34:52ini akan berani.
- 34:53Betul
- 34:54itu tuh. Betul. Betul.
- 34:55Sesuatu yang enggak bisa lu pakai kayak
- 34:58parenting kelas enggak ada.
- 35:00Oke. Enggak ada sekolahnya gitu ya tim.
- 35:02Kalau itu benar berarti semua saudara
- 35:03gua harusnya sama gua.
- 35:05True.
- 35:06Tapi nyatanya sangat jauh berbeda.
- 35:08Oke.
- 35:10Ya, ini bahkannya ini ketidakadilannya
- 35:11dunia ini. Dunia memang tidak adil gitu
- 35:13loh.
- 35:13Jadi kalau tanya secret resipinya yang
- 35:15gua jawab otak. Udah.
- 35:16Oke. Secret resipinya adalah otak gitu.
- 35:19Dan memang ee
- 35:20karena banyak loh orang misalnya pintar
- 35:22dibang matematika tapi belum tentu dia
- 35:23orang yang pintar loh.
- 35:24Betul.
- 35:25Banyak yang kelihatan pintar matemati
- 35:26tapi asli goblok banget orangnya.
- 35:27[tertawa]
- 35:27Dia cuman belajar gitu buat Olimpi tapi
- 35:29aslinya orangnya goblok gitu. Dia enggak
- 35:30bisa enggak wise, enggak bisa ngelihat
- 35:32situasi gitu.
- 35:33Iya. Mungkin biasanya kan orang tuh ee
- 35:35apa ya enggak enggak enggak lurus ke
- 35:38bawah.
- 35:38Betul.
- 35:39Kebanyakan tuh dia lebar ke kanan ke
- 35:40kiri gitu. Oke. Nah, Tim J gue jadi
- 35:43penasaran dari topik yang tadi ee apa
- 35:46namanya? Lu kan udah belajar pengetahuan
- 35:48lu tuh banyak sekali gitu dari lu
- 35:49sangat-sangat muda gitu.
- 35:51Itu tuh pertama kali dari mana sih Tim
- 35:53kayak lu tahu Charlie Manger, lu tahu
- 35:56Benjaminan segala macam tuh dari mana
- 35:58gitu?
- 35:58Nah, ini balik lagi kalau lu mungkin
- 36:00tanya privilege dari keluarga gua
- 36:03ee bokup gua tuh orang yang sangat
- 36:05pintar lah.
- 36:06Oke.
- 36:07Jadi bokup gua tuh
- 36:08mungkin event sampai sekarang ya gua
- 36:11belum
- 36:12ketemu menurut gua orang yang lebih
- 36:14pintar dari dia.
- 36:16Oh. Jadi bokup gua itu
- 36:18bikin waktu itu kan ini usaha dia ya,
- 36:19dia bikin software. Software ini
- 36:22ee IRP.
- 36:23IRP ini kalau teman-teman enggak tahu
- 36:25itu kayak SAP atau kayak Oracle.
- 36:26Iya, betul.
- 36:27Jadi di ini tuh biasa dikerjakan 10.000
- 36:29sampai 15.000 orang ya.
- 36:31Dia tuh kerjain sendiri kayak 10 juta
- 36:33line of Cod tuh dikerjain sendiri.
- 36:34Oke.
- 36:35Dia dari kecil suka tanya-tanya gua
- 36:38hal-hal yang unik lah gitu loh.
- 36:39Oke.
- 36:40Jadi dia ngajarin gua kayak mekatronika,
- 36:42kayak bikin-bikin robot tuh dari SD.
- 36:44Oke, jadi orang-orang belum ramai robot
- 36:47ngobrol ram. Makanya gua waktu pas gua
- 36:48ngomong kayak tentang e web, dev dan
- 36:50lain-lain, banyak yang kira gua tuh
- 36:51bukan orang teknikal. Gua tuh bisa
- 36:53coding dari SD gitu karena bokap gua
- 36:55ngajarin gua dari kayak Ruby Onrails
- 36:57segala macam. Dia udah ngajarin dari itu
- 36:59dari SD gitu loh.
- 37:00Oke.
- 37:01Logiknya, caranya bagaimana. Waktu itu
- 37:03gua juga pernah ikut kompetisi kayak
- 37:05bikin-bikin robot begitu segala macam.
- 37:06Oke.
- 37:07Jadi dia itu selalu ee pentingin yang
- 37:11kayak tadi antara fakta dan juga opini
- 37:14gitu loh.
- 37:15Oh that's why itu menghasilkan
- 37:17istilahnya lu bisa nyerap dari hasil
- 37:19ngobrol sama.
- 37:20Iya. Jadi gua mungkin enggak dikasih
- 37:22privilege dari segi uang ya.
- 37:25I
- 37:25tapi dari segi knowledge dia itu
- 37:27walaupun uangnya terbatas
- 37:28oke
- 37:29tapi buku apapun yang gua mau dia akan
- 37:31coba untuk beli pakai semua duitnya.
- 37:34Oke, ini gua baru tahu nih.
- 37:35Jadi [tertawa] ini juga pertama kali gua
- 37:37share dia. Jadi apapun itu kayak
- 37:38misalnya waktu itu gua suka tuh gua
- 37:40masih kecil banget. Gua udah suka komik
- 37:41orang sukses kayak ada Enzo Ferrari dan
- 37:44lain-lain.
- 37:45Dia beliin semuanya semuanya dia beliin
- 37:47gitu loh.
- 37:47Oke,
- 37:48gua baca itu semua mau gua habisin. Jadi
- 37:50gua kayak gua ada kayak rumah gua kan
- 37:51selantai kan
- 37:52tapi di atas tuh kayak ada genteng kecil
- 37:54gitu.
- 37:54Oh jadi itu kayak ini ya kayak di luar
- 37:56negeri gitu ya?
- 37:57Iya kayak kecil gitu di atas. Jadi bukan
- 37:58dua lantai, satu lantai tapi di atas ada
- 38:00kecil gudang lah sebenarnya.
- 38:01Oke.
- 38:01Itu tuh rumah gua. Gudang itu tuh rumah
- 38:03gua.
- 38:03Oke.
- 38:04Itu enggak ada AC-nya, itu panas-panas.
- 38:05Tapi gua suka baca buku di situ karena
- 38:06enggak ada yang enggak berisikan.
- 38:08Oke. Jadi istilahnya itu safe space-nya
- 38:10lu ya?
- 38:10Iya. Itu isinya benar-benar semua buku
- 38:12itu dari mau kayak buku C++ gua baca
- 38:15programming language
- 38:16buku tuh di situ. Itu tempat buku gitu.
- 38:19Oke. Nah, itu
- 38:20dan buku-buku dia juga gua ee baca-baca
- 38:22gitu. Buku-buku dia juga gua baca-baca.
- 38:24Gua baca semua mau kayak ee biografi
- 38:26oke
- 38:27da Vinci itu gua baca semua situ.
- 38:29Even Da Vinci pun lu baca itu umur
- 38:31berapa tip? 14 ke 15. [tertawa]
- 38:33Oke.
- 38:34Eh, banyak-banyak Steve Jobs punya gua
- 38:36baca juga. Gua suka, gua suka banget
- 38:37biografi.
- 38:39Oh,
- 38:39gua suka banget baca biografi.
- 38:40That's why mungkin dari sana lu bisa
- 38:41belajar cara mereka berpikir.
- 38:43Betul. Karena menurut gua cara paling
- 38:44bagus belajar adalah belajar dari
- 38:45biografi. Karena biografi itu bagus
- 38:47sekali untuk ngajarin orang.
- 38:48Ya, tapi kebanyakan orang. Nah, balik
- 38:49lagi kalau orang tuh bego, dia enggak
- 38:51bisa baca buku. El
- 38:53itu lu mau tahu orang bego atau enggak
- 38:55itu dia bisa baca buku atau enggak?
- 38:57Oke.
- 38:57Gua ngomong sama orang sekali, gua
- 38:59langsung tahu ini orang pembaca buku
- 39:00atau enggak. Oke,
- 39:01sekali gua conversation gua tahu.
- 39:03Oke,
- 39:03ini orang bego atau bukan. [tertawa]
- 39:06Ini adalah hard yang harus diterima ya,
- 39:07Teman-teman gitu. Jadi,
- 39:08lu kalau enggak bisa baca buku in one
- 39:09sitting lu orang bego.
- 39:11Oke, jadi banyak-banyak baca buku biar
- 39:14siapa tahu bisa jadi Timothy Ronald.
- 39:15Next Timothy Ronald gitu ya. Oke, Tim.
- 39:18Nah, terus ee kita kan udah ngobrolin
- 39:20banyak personal gitu ya
- 39:21dan ee Timoti itu sebenarnya kan tadi
- 39:23udah dijelasin juga sih dari dari segi
- 39:25pertemanan, keluarga dan ya diri sendiri
- 39:28lah gitu. Dan kita tuh sering banget
- 39:31ditanyain sebetulnya kayak Timoti itu
- 39:33sebenarnya gimana sih caranya bisa bikin
- 39:35ternak uang dari ternak uang ke akademi
- 39:37kripto dan momennya tuh selalu pas. Nah,
- 39:40itu dia.
- 39:40Oke, jadi ternak Wang itu gua mulai dari
- 39:43waktu itu gua bikin di TikTok konten
- 39:44karena waktu itu kan gua ini BYU data.
- 39:46Jadi waktu itu gua lihat ada doyin di
- 39:48Oke, doyin ya
- 39:49doyin terus TikTok masuk. Nah, gua tahu
- 39:52kan orang Cina nih orang-orang gila.
- 39:54Mereka pasti
- 39:54betul
- 39:55nge-attack marketnya keras gitu loh.
- 39:56Yes.
- 39:58Ini ladang baru karena attention itu
- 40:00sama kayak lu mau investasi lah ya.
- 40:02I
- 40:02lu lihat kan platform mana yang bikin.
- 40:04Kayak sekarang kalau lu tanya platform
- 40:05paling besar di Indonesia sudah pasti
- 40:06TikTok 180 juta usernya.
- 40:08YouTube R50 juta,
- 40:09meta Facebook Rp110 juta. Gua tahu di
- 40:11luar kepala itu datanya.
- 40:12Ya,
- 40:13jadi
- 40:14TikTok itu besar sekali. Pas dia masuk
- 40:15tuh dia benar-benar kayak guontorin duit
- 40:17yang kayak bego.
- 40:18Gila gila banget ya. itu
- 40:20begitu gua lihat Flow of Money. Oke, gua
- 40:22tahu ini platformnya.
- 40:23Jadi waktu itu tiktoker nomor satu tuh
- 40:26yang cepmek-cepek itu loh. Tahu tahu
- 40:27enggak sih? Yang
- 40:27Iya. Yang zaman-zaman ini apa? Yang
- 40:29zaman-zaman yang alay-alay itu.
- 40:31Iya. Itu pokoknya itu yang musically
- 40:33yang berubah itu loh yang kayak pal
- 40:35begini begini.
- 40:35Iya. Ada dance-dce kayak gitu
- 40:37itu pokoknya TikTok isnya itu.
- 40:38Oke.
- 40:38Lu enggak akan lihat satuun konten
- 40:40edukasi. Gua literally konten edukasi
- 40:42pertama TikTok Indonesia pernah lihat.
- 40:43Bisa dicek
- 40:44konten pertama kali gua yang bikin
- 40:46karena semuanya begitu. Ya,
- 40:48belum ada tuh yang influencer Instagram
- 40:49ke TikTok belum ada. Itu masih yang
- 40:51kayak
- 40:52wah tempatnya
- 40:53iya masih raw banget lah ya.
- 40:54Ra lah [tertawa] itu tempat
- 40:56kayak hutan belantara
- 40:57itu hutan belantara TikTok. Nah, gua
- 40:58bikin waktu itu edukasi tentang saham.
- 41:01Iya.
- 41:02Karena kan gua punya expertise gua
- 41:03berinvestasi di umur 15 tahun.
- 41:05Oke.
- 41:05Jadi yang gua waktu itu lakukan adalah
- 41:07gua bilang tuh COVID lu beli saham ini,
- 41:09ini, ini. Itu videonya masih ada tuh.
- 41:10Oh iya, itu COVID ya zaman dulu ya.
- 41:12I Covid Covid gua bilang beli saham ini
- 41:14ini. Terus sahamnya itu terbang semua.
- 41:15Yes.
- 41:16Ya kan waktu pas gua begitu begitu
- 41:17begitu gua juga beli tuh dari belakang
- 41:18pakai margin tuh gua beliin semuanya itu
- 41:20sampnya terbang. Jadi kalau lu beli itu
- 41:22waktu itu naiknya hampir uang lu ya 60
- 41:2570% lah pasti kalau video itu lu tonton
- 41:27terus lu klik
- 41:28itu 60 70% dan itu rame.
- 41:29Oke oke oke.
- 41:31Rameai terus gua pikir ah ini paling
- 41:33enak gua sambil ngajarin sambil praktik.
- 41:36Oke.
- 41:36Karena orang lebih suka begitu. Oke.
- 41:38Jadi waktu itu ketika gua beli-beli
- 41:39saham-saham itu portofolio gua buka.
- 41:42Dulu enggak ada loh. Kalau kalian tanya
- 41:43kayak
- 41:43kayak open langsung gitu ya.
- 41:44Iya. Soalnya dulu gua lihat ada kayak oh
- 41:46ini ada seminar di sini sini sini. Tapi
- 41:47kayak mana? [tertawa]
- 41:50Oke.
- 41:50Ngemeng lu di mana? Gua yang buka
- 41:52pertama kali di Indonesia.
- 41:54Enggak pernah ada yang buka-buka
- 41:55portofolio gua yang pertama kali buka
- 41:57portofolio karena waktu itu kan kayak
- 41:58misalnya gua beli kayak Antam waktu itu
- 41:59dari bawah sampai ke atas gua bukain tuh
- 42:01untung 2,9 miliar sekian. Dan itu umur
- 42:03gua kan masih kecil waktu itu.
- 42:04Iya. Timotnya masih kurus banget waktu.
- 42:06Jadi itu menarik sekali untuk
- 42:08ee banyak orang dewasa dan banyak
- 42:11anak-anak muda. Jadi yang tertarik itu
- 42:12dua dua jenis.
- 42:14Satu tuh biasanya fan-fan manager yang
- 42:15kayak uh ini menarik nih.
- 42:16Menarik nih. Oke.
- 42:17Sama anak-anak muda gitu.
- 42:19Oh oke.
- 42:20Nah dari konten-konten itu pun gua
- 42:21banyak kenal tuh akhirnya gua jadi
- 42:23golden boy lah di market waktu itu. Jadi
- 42:25banyak gua kenal sama beberapa
- 42:27emiten f manager segala macam.
- 42:29I
- 42:30terus waktu itu banyak yang DM gua. Oke.
- 42:33Padahal kan kontennya gratis, tapi kan
- 42:34TikTok waktu itu formatnya.
- 42:36Please bikinin kita kelas dong mau
- 42:39belajar.
- 42:39Betul.
- 42:40Terus gua pikir apaan sih? Kayak kok kok
- 42:42kok kok lu enggak mau belajar? Gua udah
- 42:44kasih tahu loh di konten 60 detik gua
- 42:46yang gua pikir waktu itu strukturnya
- 42:47udah bagus.
- 42:48Nonton aja ini.
- 42:50Oke. Tapi mereka minta kelas at the
- 42:52time.
- 42:52Maksa maksa DM-nya maksa. Mulai maksa.
- 42:54Oke.
- 42:55Please bikinin gua kelas gitu loh.
- 42:57Oke.
- 42:57Ya udah gua gua bikinlah anjing
- 42:59kelasnya.
- 43:00Oke. Menarik. Gua bikin di Zoom waktu
- 43:02itu.
- 43:03Oke.
- 43:03Rp97.000.
- 43:04Gua enggak pernah lupa harganya
- 43:06Rp97.000.
- 43:07Oke. Itu angka iseng atau lu ya udahlah
- 43:09R97.000 aja atau gimana?
- 43:11Gua tuh suka angka tuuh karena angka
- 43:12tuuh tuh angka yang ya itu jauh lah
- 43:15kalau gua jelasin. Tapi gua intinya gua
- 43:16suka angka tuuh.
- 43:17Iya lucky numbernya Timoti.
- 43:18Iya gua suka angka tujuh. Makanya mobil
- 43:19gua tuh banyak tujuh.
- 43:20Tujuh. Yes.
- 43:21Kalau ditanya kenapa angka tujuh itu
- 43:24bisa satu video sendiri
- 43:26jam-jaman jadi jangan.
- 43:27Oke.
- 43:2897.000 Ibu gua bikin terus tim itu
- 43:32banyak banget yang masuk.
- 43:33Oke, itu awalnya ya
- 43:35yang masuk banyak banget.
- 43:36Oke,
- 43:37itu semua umur tuh tim?
- 43:38Semua umur.
- 43:39Oke.
- 43:39Termasuk yang waktu itu akhirnya jadi
- 43:41partner gua Rayon Chin.
- 43:42Rayon Chin. Oke.
- 43:42Dia ikut kelas gua itu waktu itu dia
- 43:43bayar tuh.
- 43:44Oke.
- 43:46Itu banyak. Terus gua bikin beberapa
- 43:48batch. Tapi akhirnya gua kan enggak tahu
- 43:50waktu itu Zoom tuh bukan kayak sekarang
- 43:52ya, Zoom tuh dulu ada limitasinya.
- 43:54Betul.
- 43:541000 kalau gua engak salah. Jadi
- 43:56lu enggak bisa bayar. Dulu bahkan enggak
- 43:57bisa banyak enterprise, enggak ada. Itu
- 43:58dulu Zoom masih perusahaan kecil dulu.
- 43:59Iya, sebelum Covid. Iya, betul. Dia
- 44:01perusahan dia perusahaan perusahaan mini
- 44:03itu sebelum COVID.
- 44:04Oke.
- 44:04Zoom itu enggak ada yang pakai dulu.
- 44:06Iya, betul.
- 44:08Waktu gua coba konakct orangnya
- 44:10terus enggak dikasih kuotanya. Enggak
- 44:12tahu gua enggak bisa pokoknya enggak
- 44:13bisa 1000 pokoknya udah 1000 udah gitu.
- 44:15Oke.
- 44:15Jadi per batch tuh gua bikin 1.000 1000
- 44:18hampir berarti R jutaan tuh dapat duit
- 44:20per batch. Nah, itu waktu itu kan
- 44:21oke
- 44:21gua tuh masih running tuh agency gua
- 44:23waktu itu.
- 44:24Oh, yang marketing itu ya?
- 44:25Iya. He
- 44:26cuman itu kan gua harus kerja, gua harus
- 44:27kalian terus itu bikin kayak 40 R 50
- 44:29juta lah.
- 44:30I
- 44:30nah ini setiap kali batch tuh bikin R
- 44:32juta waktu gua.
- 44:32Oke.
- 44:33Dan kan gua bisa top up investasi gua
- 44:35pakai itu kan.
- 44:36Nah gua rasa oh ini model yang lebih oke
- 44:38nih. Modelnya bagus juga dan mereka juga
- 44:40happy. Gua cuma bikin sekali doang.
- 44:42Iya.
- 44:43Gimana kalau gua digitalisasi? Oh, mau
- 44:46diale.
- 44:46Gua mau scale. Oke. Terus gua lihat kan
- 44:48beberapa kayak e master class
- 44:51ee gua lihat juga e kan academi waktu it
- 44:55gratis. He.
- 44:56Tapi master class lah waktu itu yang gua
- 44:58lihat tuh master class.
- 45:00Terus oh ini bisa nih dijadiin attack.
- 45:02Terus waktu itu lagi zamannya attack.
- 45:04Iya betul ya.
- 45:05Kan dulu juga dari attack.
- 45:06Betul. Saya diculik oleh Timoti Ronal.
- 45:08Iya lu gua keculik ya. Kita enggak usah
- 45:09sebutlah ada perusahan enggak enak.
- 45:10Oke.
- 45:11Dia di salah satu attack e top five ya
- 45:12waktu itu.
- 45:13Top five. Betul
- 45:14ya. Top three lah bahkannya dulu at
- 45:16top two event
- 45:16top two ya [tertawa]
- 45:18gua culik.
- 45:19Oke.
- 45:20Nah, jadi idenya attack waktu itu. Nah,
- 45:23attack ini
- 45:25on the rise lah. India dengan baijunya
- 45:27dan lain-lain ya.
- 45:28Iya.
- 45:29Terus gua pikir oke gua mau dijadiin
- 45:31suatu platform. Nah, gua cari dev. Cari
- 45:33dev.
- 45:34Ada satu dari Cina
- 45:35tapi anjing itu orang Cina itu nipu gua.
- 45:37[tertawa]
- 45:38Ini enggak bisa disebut di sini ya?
- 45:39Iya.
- 45:40Ditipu gua.
- 45:41Oke.
- 45:42Eh, Cina asli mainland ya? Oh, beneran
- 45:44Tina asli mainland ya. Tipu gua uang gua
- 45:47dibawa. [tertawa]
- 45:48Jadi enggak jadi tuh platform tuh.
- 45:50Eh, iya tapi gak jadi UIUX-nya gua yang
- 45:52bikin. Terus gua suruh dia devang gua
- 45:54ditipu di bawah.
- 45:55Cepat. Oke.
- 45:56Enggak jadi platformnya.
- 45:57Nah, terus waktu itu gua dikonakct sama
- 45:59Rayond.
- 46:01Oke,
- 46:02Rayonak gua e mau bikin sesuatu enggak.
- 46:04Dia waktu itu masih kerja di Fito. Dia
- 46:07bikin suatu perusahaan diqu choir sama
- 46:09FitC. Dia e gym wellness apalah enggak
- 46:12ngerti gua. Oke.
- 46:13Dia bilang dia orang IT,
- 46:16dia bisa dia bisa ee bantu bikinin. Nah,
- 46:18waktu itu gua akhirnya sudah ketemu
- 46:19sebanyak orang IT lain.
- 46:21Dia masuk waktu itu untuk bantu ngurus
- 46:23di bidang IT waktu itu karena ekertis
- 46:26dia, dia bilang dia punya agency namanya
- 46:28apal gua lupa
- 46:29di bidang IT.
- 46:30Oke.
- 46:31Kita joinan untuk dia dia bikin IT-nya,
- 46:33gua yang bikin perusahaannya gitu loh.
- 46:34Oke. Bagi-bagi tugas nih.
- 46:35Bagi-bagi tugas. Nah,
- 46:38dari situ kita bikin, kita launching
- 46:40aplikasi traction-nya luar biasa.
- 46:42Iya. Ramai sekali.
- 46:43Ramai sekali. Ramai sekali ya. Fenomena
- 46:46nasional lah ya. Habis itu ada satu
- 46:48influencer keuangan juga yang waktu itu
- 46:51bikin konten di kosannya Valley.
- 46:53I
- 46:54terus gua lihat oh ini bisa bikinin
- 46:57konten buat di dalam nih gitu.
- 46:58Oke. Karena konsepnya lu tuh dari awal
- 47:01memang master class.
- 47:02Iya. Jadi gua bikin perusahaannya, gua
- 47:03ada orang IT-nya sama gua ada yang bikin
- 47:05konten dalam. Beres dong.
- 47:06Oke.
- 47:07Nah itu jadi itu ternak uang gitu. Heem.
- 47:09Nah, ee buat yang bilang ternak uang
- 47:13quote onqurut itu sebenarnya salah.
- 47:16Betul. Saya ada di dalam.
- 47:17Ini dalam orang masih ada sekarang. Mana
- 47:18bangkrutnya? Lu bego lu. [tertawa] Tenak
- 47:20tuh enggak pernah bangkrut
- 47:21ya.
- 47:22Tenak tuh enggak pernah sekalipun
- 47:24bangkrut
- 47:24karena itu perusahaan gua. Gua tuh
- 47:26majority shareholder sampai sekarang
- 47:27ya.
- 47:28Kalau sekarang sudah semuanya 100% punya
- 47:29gua.
- 47:30Dulu pun banyak yang tahu. Gua majority
- 47:31shareholder di Ternak Wang.
- 47:34Jadi Ternak Wang itu perusahaan gua
- 47:36bukan perusahaan orang lain. Perusahaan
- 47:37gua gitu. Oke,
- 47:38tadi balik tadi gua yang punya
- 47:39perusahaannya ini bikin IT, ini bikin
- 47:41konten ini punya gua gitu.
- 47:42Oke, ini super clear ya.
- 47:43Super clear. Ini perusahaan gua
- 47:45waktu itu. Ini gua enggak bisa sebut di
- 47:47kamera ada deal yang ditawarin ke gua
- 47:49untuk perusahaan ini.
- 47:50Oke. I
- 47:51oleh salah satu perusahaan.
- 47:53Iya.
- 47:54Oke.
- 47:54Oke.
- 47:55Deal ini akan membikin perusahaan ini
- 48:00harusnya jadi lebih besar.
- 48:01Oke,
- 48:02gitu.
- 48:04gambarannya gini kayak akademi crypto
- 48:06sekarang gua ada vlog gambaran kayak
- 48:07gitu.
- 48:08Oke.
- 48:08Oke.
- 48:09Betul.
- 48:09Jadi teman-teman tahu harusnya
- 48:10perusahaannya jenisnya apa.
- 48:11Yes.
- 48:12Salah satulah itu kan listnya cuma
- 48:14dikit. Makanya gua enggak sebut jenisnya
- 48:15apa karena cuma dikit
- 48:16ketahuan
- 48:17karena langsung ketahuan.
- 48:18Langsung ketahuan. Perusahaan ini
- 48:20nawarin
- 48:22Ternakang kan punya infra kan.
- 48:24Jadi kalau lu kan dalam perusahaan lu
- 48:25tahu waktu itu. Jadi kita hire
- 48:26orang-orang the best team. Iya. yang itu
- 48:29kita itik gua enggak usah sebutlah
- 48:32merek-mereknya startup-start top di
- 48:34Indonesia dari India. Ini orang-orang
- 48:35India yang kerjain.
- 48:36Gua gaji tuh mahalnya minta ampun. Perol
- 48:38kita tuh waduh
- 48:39wah itu meledak sih.
- 48:41Karena kenapa? Karena gua udah deal sama
- 48:43perusahaan ini.
- 48:45Kita udah jadi gini kalau teman-teman
- 48:47yang enggak paham tag ya. Iya,
- 48:49stack untuk kalian bikin ET dan stack
- 48:52untuk bikin perusahaan ya gua sebut
- 48:53sekuritas lah.
- 48:54I
- 48:55itu beda gitu loh dari security-nya dan
- 48:57lain itu beda. Kita tuh sudah transisi
- 48:59dari ke securitas. Kita tuh mau bikin
- 49:01social investing platform pertama yang
- 49:03akhirnya dibikin sama stock bit. Keren.
- 49:05Keren Stockbit. [berdehem]
- 49:06Jadinya di itu diimplementasi
- 49:08diimplementasi. Jadi
- 49:10itu ide pertamanya itu dari gua social
- 49:13investing itu.
- 49:14Betul. yang sekarang ee teman-teman di
- 49:16Stockbit e Pelson dan lain-lain keren
- 49:18bikinnya
- 49:19dan gua headsof
- 49:21itu idenya ternak tuh mau jadi kayak
- 49:22begitu El sama salah satu perusahaan.
- 49:24Iya itu desainnya udah jadi bahkan
- 49:25udah jadi desainnya
- 49:26tinggal hah
- 49:27tinggal akhirnya gua pakai di vlog
- 49:29desainnya [tertawa]
- 49:31desainnya udah jadi.
- 49:32Iya iya iya
- 49:33tapi karena suatu hal dan lain hal ya
- 49:36ini Indonesia kan. Yes.
- 49:39Perusahaan ini diquire.
- 49:42Oke.
- 49:43Perusahaan ini diquire ya kan idenya kan
- 49:45gedein perusahan ini.
- 49:46Ketika dia begitu
- 49:48perusahannya valuasi lebih besar terus
- 49:49kita bisa all happy ending.
- 49:51Tapi perusahaannya dicaplok.
- 49:53Hmm. Yap. Ternak
- 49:55uang. Byee.
- 49:56Betul. Oke. Betul.
- 49:58Jadi it's the real story. Ternakuang
- 50:00never went back ngap.
- 50:01Yap. Oke, akhirnya ya udah sama yang ada
- 50:04ngurus-ngurusin ini gua kayak enggak,
- 50:05gua enggak mau, gua mau punya 100%
- 50:07balikin duitnya.
- 50:08Iya, itu yang terjadi ya, Teman-teman.
- 50:10Karena banyak banget loh yang nanyain
- 50:11tentang gua mau jadi media. Nah, tapi
- 50:13ternak uang itu enggak pernah mati.
- 50:15The same company, the same people, same
- 50:18videographer. Ini enggak, ini [tertawa]
- 50:19baru
- 50:20lu.
- 50:21Iya,
- 50:22itu bikin akademi crypto.
- 50:23Akademi Crypto ini ternak uang tim.
- 50:26Yes.
- 50:26Original. Semua karyawannya
- 50:29ikutnya gua.
- 50:30Iya. Heeh.
- 50:31Semuanya
- 50:32betul. [tertawa]
- 50:34Kalau ada yang bego ikut yang lain
- 50:35sekarang semua sudah pindah kerjaan
- 50:36semua ya.
- 50:38Off the record. [tertawa]
- 50:40Ketawa-ketawa nih semua nih.
- 50:42Oke. Oke.
- 50:44Jadi yang survive itu timnya dan
- 50:47kapalnya. Kapalnya tuh survive sampai
- 50:48sekarang. Tapi kan akhirnya sama ya
- 50:50kayak kemarin vlog juga lu bantu ngurus
- 50:51juga kan. Akhirnya semuanya jadi apa?
- 50:55Palu gada kita semua di sini. Jadi
- 50:56enggak ada pernah kayak satu perusahaan
- 50:58tapi ini originalnya adalah ternak uang
- 51:00tim. Nah, king kita gua bikin kita
- 51:02bikinin sama modelnya persis ternak uang
- 51:04itu the same model sama ternak uang tapi
- 51:05di crypto karena waktu itu
- 51:08gua ketemu sizi dan dia
- 51:09oke
- 51:10ibaratnya nge-challenge pemikiran gua
- 51:12baki gua enggak punya pride makanya gua
- 51:14bilang oke benar
- 51:15menurut dia bitcoin paling bagus oke
- 51:16bitcoin paling bagus gitu loh
- 51:18oke itu awalnya ya untuk awal karena
- 51:22kripto tuh gua udah kenal dari lama gitu
- 51:24kan tapi kan gua dulu pernah rugi besar
- 51:25tapi yang benar-benar meyakinkan gua
- 51:27sizi waktu itu pas ketemu di Bali
- 51:29nah tapi balik lagi kayak ini kalau ini
- 51:31mungkin ee berkat Tuhan kali ya. Gua itu
- 51:33di konakct ee orangnya sizi buat manggil
- 51:36gua ke Bali itu di meeting yang sama di
- 51:39meja meeting yang sama gua balikin duit
- 51:40terang uang.
- 51:41Oh iya
- 51:42di meja meeting yang sama dibilangnya
- 51:44besok nih
- 51:45big boss mau datang lu bisa enggak? Iya
- 51:47oke. Gua inget gua inget. I yaitu besok.
- 51:50Tapi yang malamnya tuh gua ada meeting
- 51:51penting banget. Jadi gua tuh harus dari
- 51:53meeting itu terbang
- 51:55ya
- 51:56terus gua terbang lagi di hari yang
- 51:57sama. Jadi kayak situ balikbalik gitu
- 51:59loh.
- 51:59Iya betul betul.
- 52:00Cuman buat ketemu CJi.
- 52:02Oke.
- 52:02Jadi di situ dia dia ngobrol sama gua
- 52:05lah. Dia tertarik dengan Indonesia as a
- 52:08whole. E mekanisme seperti apa. Dan
- 52:10waktu itu dia lagi acquciire yang
- 52:11namanya toko crypto.
- 52:13Yes, betul sekali. Jadi toko crypto itu
- 52:15kan dibikin sama orang Indo.
- 52:16I
- 52:17diquire sama Cizi. Jadi jadi waktu itu
- 52:20lagi pergantian manajemen.
- 52:21Hm.
- 52:21Itu lagi pergantian manajemen ke Yudo.
- 52:24I
- 52:25CEO-nya Toko Crypto yang sekarang jadi
- 52:27CEO-nya Vlog. Betul.
- 52:29Nah, gua kenal Yudo juga di situ.
- 52:31Oke. Gitu.
- 52:31Di situ gua mulai kenal Yudo dan ya
- 52:33mulai jalin relationship.
- 52:35Iya.
- 52:36di
- 52:382022 itu. Nah, gua put
- 52:41dari uang gua akhirnya di crypto.
- 52:43Karena
- 52:43jadi lu udah mulai believer nih
- 52:45sekarang.
- 52:45Intinya gua tuh cuan besar sekali dari
- 52:47saham-saham yang dari zaman 2020 sampai
- 52:502022 itu kan basically mini bull market
- 52:51tuh waktu itu enggak segede yang 2025
- 52:53waktu itu gua dapat duit banyak
- 52:55uang itu gua taruh di bitcoin semua.
- 52:58Nah, 2023 ya kita tahulah grow-nya jadi
- 53:00kayak gimana kan. 2023
- 53:01I betul ya. Tech winter dan lain-lain
- 53:03lah
- 53:03rameai.
- 53:04Iya.
- 53:05Eh, kripto, habis itu gua ketemu Kakak.
- 53:08Oke.
- 53:09Gua tuh temenan sama Kakak udah dari
- 53:112023 awal.
- 53:12Kita temanan di kita teman Twitter lah.
- 53:14Iya.
- 53:15Kita teman Twitter. Nah, gua tuh ada
- 53:16beberapa teman Twitter yang lain. Dia
- 53:17salah satu teman Twitter yang gua kira
- 53:18tadinya orang luar negeri.
- 53:20Oke. Nah, ini udah pernah diceritain
- 53:22belum tim yang ini? Udah. Ya,
- 53:24ini kayak ini udah pernah ini tergarang
- 53:25orang dari Blitar.
- 53:26Oke,
- 53:26gitu.
- 53:27Kirain bule kan.
- 53:28Gua kira bule. Ternyata Blitar [tertawa]
- 53:31gua nge-chat ketemuan sama dia tuh. Kan
- 53:33gua lagi di klub di Bali itu gua lagi
- 53:34jam 3.00 pagi.
- 53:35Oke.
- 53:36Balas. Makanya gua kira ini orang luar
- 53:38karena jamnya aneh.
- 53:39Oke. Karena jamnya tuh orangnya orang
- 53:41luar. Jamnya kayak jam orang luar. Gue
- 53:43cat temannya jam 3.00 pagi gitu di klub
- 53:45di Bali belakang
- 53:46chat. Ya udah lu ketemu di mana?
- 53:48Iya.
- 53:49Terus tiba-tiba dia ee gua waktu itu ng
- 53:51lupa ada satu pos yang gua bikin
- 53:52kayaknya tentang ee kayak trade jumlah
- 53:55trade volume gua.
- 53:56Oh oke.
- 53:57Jadi trade volume gua tuh kayak berapa
- 53:59billion dolar gitu. Iya.
- 54:01Ee terus dia tuh kayak ee ngpost di
- 54:05bawahnya trade volume dia.
- 54:07Oke.
- 54:07Yang kayak ya se seperlima lah dari gua.
- 54:10Terus gua kayak wi lumayan nih. Terus
- 54:12tiba-tiba tapi dia ngecatnya pakai
- 54:13bahasa Indo.
- 54:14Oh dari situ lu tahu kalau kakak orang
- 54:16Blitar anak anjing nih gua bilang
- 54:18[tertawa] orang ini kurang ajar. Kalau
- 54:20dia kan pasti tahu gua karena ada orang
- 54:22tahu gua.
- 54:23Gua anak anjing nih ngerjain gua. Jadi
- 54:24dia pakai Inggris terus
- 54:26karena dia masih AVS kan namanya kan.
- 54:27Iya. Terus pakai Indo, habis itu pakai
- 54:29Indo.
- 54:29Udah lu ke G anjing. Gua bilang
- 54:31[tertawa]
- 54:32lu ke G dah lu ke Gi. Terus gua gua
- 54:34bilang ini tenang gua bikin begini. Aceh
- 54:36udah jalan. Aceh udah jalan. Udah
- 54:39logonya kita masih ngasal. Masih ngasal
- 54:41yang
- 54:42udah jalan, udah jalan.
- 54:43I
- 54:43gua bilang, "Oke, lu mau partner enggak
- 54:45bikin ini akademi kripto?" Karena balik
- 54:47lagi waktu itu kan ee
- 54:49gua tuh ee ya basicnya gua CEO
- 54:51perusahaan lah ya.
- 54:52Betul. Dari tenang kan gua yang ngurus
- 54:54semuanya, gua yang selalu di kantor.
- 54:55Yes.
- 54:56Kebanyakan partner gua enggak di kantor.
- 54:58Valid.
- 54:58Valid. Karena luju lu sama gua lah yang
- 55:00di kantor kan [tertawa] kita yang di
- 55:01kantor.
- 55:02Ee gua enggak bisa semua waktu gua untuk
- 55:04bahkan bikinin konten di dalam.
- 55:06Nah, terus dia background-nya dosen
- 55:08menarik banget buat gua. Dia punya
- 55:09expertise yang sama di dunia financial
- 55:11market dan crypto sama gua. Tapi dia
- 55:13dosen, berarti dia punya base untuk
- 55:14ngajar.
- 55:15Oke.
- 55:15Ini kombinasi yang gua susah ya, bukan
- 55:17susah enggak bisa ditemuin gitu.
- 55:18Iya. Susahlah. Rare banget Kak tuh.
- 55:20Rare banget dia. Dosen dosen beneran.
- 55:22Iya,
- 55:23tapi at the same time dia ngerti
- 55:24financial market.
- 55:25Betul. Dan dia trader crypto
- 55:27dan dia dan dia praktisi praktisi gini
- 55:28dosen dan praktisi at the same time.
- 55:30Jadi gua bilang, "Oke, lu bantuin gua
- 55:32bikin konten di dalamnya untuk
- 55:33karena gua mesti ngurus perusahaannya as
- 55:35a whole kan untuk bikin semuanya
- 55:36operation dan lain-lain." Dia agree.
- 55:38He
- 55:39cepat banget dia langsung oke langsung
- 55:40mau.
- 55:41Oke.
- 55:41Karena dia bilang dia udah ngikutin gua
- 55:42dari lama dari zaman ternak uang. Gua
- 55:43bilang anak kurang ajar. Emang [tertawa]
- 55:44dia ngomong pakai bahasa Inggris.
- 55:46Terus
- 55:46oke
- 55:47habis itu ya kita bikin Aceh Aceh jadi
- 55:49besar.
- 55:512024 tambah besar 2025 ya sampai
- 55:53sekarang Aceh gitu.
- 55:54Oke.
- 55:55Terus di 2025 ada kejadian menarik. Eh
- 55:58waktu itu tuh gua udah tebar-tebar info
- 56:00sih sebenarnya saya anak-anak financial
- 56:02market.
- 56:02Oke.
- 56:03Even di salah satu sekuritas yang tadi
- 56:05ya sekuritas lah gua sebut aja seitas
- 56:07yang tadi kan mereka nih ada yang punya
- 56:08license-license. Gua udah keliling. Gua
- 56:10udah keliling nanyain lu ada yang punya
- 56:11ini enggak?
- 56:13Eh license exchanger crypto karena waktu
- 56:15itu crypto tuh pas itu belum diurus sama
- 56:18ojek diurus sama Mbak Pepti. Betul ya.
- 56:20Masih abu-abu lah.
- 56:21Intinya kalau teman-teman enggak paham
- 56:22ini tuh kayak stasiun TV. Yes.
- 56:23Jadi kayak stasiun TV zaman dulu lu
- 56:25enggak bisa tid bikin RCTI.
- 56:27Ya, betul.
- 56:27Itu tuh cuman beberapa yang punya
- 56:29stasiunnya. Nah, kripto tuh sama. Jadi
- 56:32lu enggak bisa tiba-tiba punya izin
- 56:33exchange crypto besok gitu. Lu mau punya
- 56:35duit berapa lu enggak bisa tidak punya
- 56:37besok.
- 56:38Betul.
- 56:38Ini kayak stasiun TV. Nah, gua tanya
- 56:40dong siapa yang punya stasiun TV nih?
- 56:41Gitu. Gua keliling keliling keliling.
- 56:43Nah, Yudo datang ke gua. bilang dia e
- 56:46dia punya nih licens
- 56:48jadi lahirlah flo gitu ya
- 56:50punya punya license dari salah satu
- 56:51perusahaan Tbk
- 56:52H
- 56:55ee mau enggak kita kerjain bareng ini
- 56:57jadi gua sama Yudo tuh benar-benar from
- 56:59dari awal dia pertama kali datang dia
- 57:02datang tuh awal banget bahkan belum fix
- 57:03deal-nya tuh belum fix
- 57:05oke
- 57:05terus habis itu gua bilang oke ini ee
- 57:08partnernya siapa ya yang punya ada punya
- 57:09license ini gitu loh
- 57:10i i
- 57:11oke kita kerjain gitu loh
- 57:13oke
- 57:13akhirnya gue yang invest gua taruh duit.
- 57:15Yudo ini kan emang jago sekali di bidang
- 57:17operasional. Dia 19 tahun di KPMG.
- 57:19Yes.
- 57:19Eh pengalamannya banyak di fintech
- 57:22ya.
- 57:22CEO toko crypto ya. TRK recordnya udah
- 57:24enggak diragukan lah.
- 57:25Iya betul.
- 57:25Kalau bukan Yudo yang ngajak gua,
- 57:28mungkin gua enggak mau karena yang
- 57:29ngajak gua banyak.
- 57:31Betul.
- 57:31Jadi exchanger- exchanger kalian lihat
- 57:33itu 2024 ada yang beberapa nawarin gua
- 57:36saham
- 57:37ya. Beberapa untuk masuk ke exchang-nya.
- 57:39Ada yang nawarin gua semua exchange-nya.
- 57:41Wah menarik.
- 57:42Tapi kemahalan lu tawarin ya. [tertawa]
- 57:45Ini
- 57:45mahal benar. Rugi kok.
- 57:46Ini ini menarik karena kan waktu itu
- 57:48rugi kok mahal.
- 57:49Sempat waktu itu tim jadi kayak ada ee
- 57:51apa ya dibilangnya lu lumayan
- 57:53kontradiksi karena katanya lu enggak mau
- 57:55bikin exchange tiba-tiba bikin vlog. Nah
- 57:57apa?
- 57:58Gua enggak bilang gua enggak bikin bikin
- 57:59exchange loh. Gua bilik exchange enggak
- 58:00untung loh.
- 58:01Enggak untung. Nah itu dia. Jadi
- 58:03gua bilang exchange bukan bisnis yang
- 58:04untung karena banyak yang rugi.
- 58:05Betul.
- 58:06Gua kasih tahu ya. Exchanger Indo yang
- 58:07untung enggak banyak loh. [tertawa]
- 58:09Jadi sebenarnya bukan enggak mau bikin
- 58:11gitu ya, tapi sebenarnya lebih ke
- 58:13exchange ya, dikit untungnya gitu.
- 58:15Iya, exchange tuh satu untungnya dikit,
- 58:17dua bisa kena hack.
- 58:19I ya masih agile lah, susahlah. I
- 58:21Exchange itu bukan bisnis yang gampang.
- 58:23Jangan lu kira oh exchange jadi kaya.
- 58:25Iya,
- 58:26lu kira jadi sizi gampang [tertawa]
- 58:28dibui dia 4 bulan di Amerika kayak
- 58:31enggak gampang jadi CZ lu jadi benzo
- 58:33gampang. Bbit kena hack pusing itu
- 58:35kepanya mau
- 58:36iya
- 58:37meledak dia botak dia jadinya. [tertawa]
- 58:40Oke menarik tim. Nah terus ee ini cukup
- 58:44menarik juga berarti sebenarnya se
- 58:45dan gua ditawarin L jadi gua ditawarin
- 58:47sama gua tuh di jadi gua tuh dipanggil
- 58:49sama semua bos exchange di dunia.
- 58:51Wow.
- 58:51Sizi manggil gua, band manggil gua.
- 58:54Oke.
- 58:55Belakangnya investornya band manggil
- 58:56gua. Yang bikin yang exchange biru luar
- 58:59negeri yang gede panggil gua. Wah semua
- 59:00tuh panggil gua. Mereka mau main, mau
- 59:03jajakin market Indonesia.
- 59:04Betul.
- 59:05Tapi goto-nya mereka siapa? Gua
- 59:07karena gua yang punya audiens paling
- 59:08banyak, gua punya expertise di sana.
- 59:10Jadi mereka semua cari gua.
- 59:11Betul. I
- 59:12mereka banyak tawarin gua untuk bikin
- 59:14kayak platformnya dan lain-lain.
- 59:15Tapi akhirnya karena gua kenal sama Yudo
- 59:18tuh udah cukup lama dan menurut gua dia
- 59:20secara operational
- 59:22I excellent operational excellent.
- 59:24I
- 59:25gua oke kita bikin namanya belum ada
- 59:27waktu itu.
- 59:28Itu namanya dari Yudo. Namanya dari
- 59:29Yudo.
- 59:29Iya. Vlog itu arti apa yang burung itu
- 59:31namanya burung ya?
- 59:32Iya namanya tuh dari Yudo. Dia bilang
- 59:34oke namanya vlog. Oke let's go. Itu gua
- 59:37gua investasi besar di sana kita jalanin
- 59:39perusahaannya.
- 59:40Oke. Menarik tuh dari Ternak Uang
- 59:43Akademi Crypto habis itu F.
- 59:44Iya. Nah di akademi Crypto juga
- 59:46tengah-tengah di 2024 eh sebenarnya 2023
- 59:49sih 2024 kan gua masuk di Holy Wings
- 59:52Group juga gitu.
- 59:53Oh iya betul. Holy Wings. Nah, tapi ada
- 59:56yang menariknya gini, Tim. Karena kan
- 59:58banyak banget nih ee orang yang suka
- 59:59nanya, sebenarnya kekayaan Timot itu
- 1:00:01dari mana sih? Nah,
- 1:00:02oke. Jadi, kekayaan gua dari mana? Gua
- 1:00:05anak awal jualan ya. Gua awal jualan
- 1:00:07terus habis itu 2019
- 1:00:10yang itu gua bikin kelas yang Zoom kan
- 1:00:12gua top up di situ kan open ya. Jadi
- 1:00:14TikTok gua kalau enggak di-band tuh sama
- 1:00:15TikTok kurang ajar tuh.
- 1:00:16Iya.
- 1:00:17TikTok ngban akun gua tuh waktu itu
- 1:00:18makan gua jadi malas gitu karena akun
- 1:00:20utama gua di-ban waktu itu enggak tahu
- 1:00:22enggak jelas. Oke. Oke.
- 1:00:24Eh,
- 1:00:25itu kan open tuh. Makanya itu sebenarnya
- 1:00:27gua kesalnya tuh karena itu banyak yang
- 1:00:30bisa dilihat di situ. Ngerti enggak sih?
- 1:00:33Karena di band hilang. Iya. Tapi banyak
- 1:00:35kok
- 1:00:35banyak yang selamatin. Makasih ya kalian
- 1:00:36ya yang selamatin ya konten-konten
- 1:00:39keutang gua. Tapi yang kayak
- 1:00:40konten-konten porto gua yang kayak ini
- 1:00:42hilang. Nah.
- 1:00:43Oke.
- 1:00:44Jadi ee itu bisa lihat di situ. Itu kan
- 1:00:47berarti
- 1:00:47gua udah invest tuh udah miliar-miliaran
- 1:00:49duit gua di situ. Gua bikin ternak uang.
- 1:00:51Tenaku kan waktu itu belum diinject.
- 1:00:53Betul.
- 1:00:53Gua enggak usah sebutlah nama person
- 1:00:54yang injek lah.
- 1:00:55Iya
- 1:00:55diinjek kan sebelum diinjek itu kan cash
- 1:00:57flowing company. Gua majority share kita
- 1:00:59bagi dividen. Gua e Rayond juga dapat
- 1:01:01dividen, Val juga dapat dividen.
- 1:01:02Oke.
- 1:01:03Ya mistake kita tuh diinvest itu. Itu
- 1:01:05kalau enggak diinvest itu tenagu masih
- 1:01:06gede sampai sekarang.
- 1:01:07Iya.
- 1:01:08Mistake gua adalah diinvest waktu itu.
- 1:01:09Iya. I betul.
- 1:01:10Karena waktu itu karena diinvest itu
- 1:01:11jadi ada deal yang enggak jadi itu.
- 1:01:13Iya. Itu ada kayak flopping dikit lah.
- 1:01:15Iya. Jadi kalau waktu itu enggak
- 1:01:16diinvest tetap running biasa ya
- 1:01:18bagus. Nah, gua bagi dividen tuh dari
- 1:01:20ternak uang. Gua investasiin ya. Lu
- 1:01:22tahulah gua jackpot di Arto. Arto 300
- 1:01:23perak, cuy. Waktu itu.
- 1:01:24Wah, saya ketinggal. Siapa yang
- 1:01:26ketinggalan Arto di sini? [tertawa]
- 1:01:27Gua, gua jackpot banyaklah di saham
- 1:01:30waktu itu.
- 1:01:31Oke.
- 1:01:31Warenan-waran juga banyak yang gua
- 1:01:32mainin zaman itu.
- 1:01:35Gua make a lot of money dari financial
- 1:01:37market waktu itu.
- 1:01:38Oke.
- 1:01:39Terus very big money tuh 2022 sejak sizi
- 1:01:41itu. Bitcoin.000. Itu semua duit yang
- 1:01:44gua punya.
- 1:01:44Bit. Jadi, lu masukin semua duit yang lu
- 1:01:47punya tuh ke Bitcoin at the time
- 1:01:48dan itu 600%. Teman-teman bisa cek aja
- 1:01:50kenaikannya 600%.
- 1:01:52Gila.
- 1:01:52Dan waktu itu gua bikin Aceh.
- 1:01:55Aceh is a still good cash flowing
- 1:01:57company waktu itu.
- 1:01:58I
- 1:01:59uangnya gua pakai gua beliin lagi L sama
- 1:02:01pakai ternak uang tapi waktu itu di
- 1:02:02crypto dan lu tahu 2024 dari render,
- 1:02:05BGB,
- 1:02:05wah terbang semua
- 1:02:07terbang.
- 1:02:08Iya terbang sekali.
- 1:02:09Terbang-terbangan. Oke.
- 1:02:10Gua bikin uang yang gua enggak pernah
- 1:02:11lihat sebelumnya tuh 2024 itu dari situ.
- 1:02:14Oke, berarti kayak ini udah clear ya,
- 1:02:17Teman-teman. Jadi kan banyak nih yang
- 1:02:18suka
- 1:02:19kayaknya timy nih cuci-cuci lah atau apa
- 1:02:21segala macam. Enggak, Teman-teman.
- 1:02:23Kalau lu pikir itu kayak bikin kayak
- 1:02:24begitu gampang gitu kan. Kalau bahkan ya
- 1:02:27gua suka lihat kayak ada artis ini di
- 1:02:29label dia cuci duit l. Coba deh lu deh
- 1:02:32lu bisa enggak deh [tertawa]
- 1:02:34lu ngemeng doang lu ya. Oke. Jadi
- 1:02:37orang tuh kalau udah terlalu miskin
- 1:02:39dia biasanya mencari cara untuk
- 1:02:40menyerang hartanya orang. Contohnya kan
- 1:02:42awal lu ingat enggak dulu ternak uang
- 1:02:44gua dibilang apa? Gua dibilang anak
- 1:02:45orang kaya loh. Jangan salah.
- 1:02:46Iya betul.
- 1:02:46Kalau sekarang kan udah enggak.
- 1:02:48Dulu tuh pertama kali tuh gua
- 1:02:49dibilangnya anak orang kaya loh. Lu
- 1:02:50jangan lupa loh. Iya anak konglomerat
- 1:02:52gua dibilang
- 1:02:52ini tuh benar itu amin. [tertawa]
- 1:02:54Gua kasih tahu loh gua kalau anak
- 1:02:55konglomerat. Aduh ah gila
- 1:02:57enggak tiba kalau misalnya dia anak
- 1:02:59orang kaya enggak mungkin ke kantor
- 1:03:01pakai Ford Merah.
- 1:03:01Iya betul
- 1:03:02ya kan. Dari Ford Merah dia profit dikit
- 1:03:04profit dikit beli.
- 1:03:05Betul. Ya, mobil agak gedean dikit
- 1:03:07sampai sekarang punya super car. Jadi
- 1:03:09enggak instan lah. Enggak instan.
- 1:03:10Betul. Dan itu duit gua udah miliaran
- 1:03:11tuh gua naik Ford merah tuh waktu itu.
- 1:03:13Iya. Pokoknya dia masih e ngajakin gua
- 1:03:15makan soto yang di samping
- 1:03:17sebelah samping.
- 1:03:17Iya. Yang cuman
- 1:03:18soto Kudus.
- 1:03:19Soto Kudus. Nah,
- 1:03:20langganan
- 1:03:21langganan. Jadi kartunya udah
- 1:03:22hitam-hitam tapi tetap karakternya. Gua
- 1:03:25makanya Sok Kudus di situ. Benar.
- 1:03:27Sampai sekarang pun masih ini di kantor
- 1:03:29yang ini Indomie bawah nih. Indomie
- 1:03:31telur du
- 1:03:31Indom bawah. Jadi uang itu enggak
- 1:03:33mengubah
- 1:03:34i
- 1:03:35orang gitu.
- 1:03:36Oke, menarik. Nah, ini kita ngomong
- 1:03:38sekarang dari uangnya nih, Tim. Tadi kan
- 1:03:40kita udah ee dengar semua tentang gimana
- 1:03:43dari Tak uang dari akademi kripto, dari
- 1:03:44akademi crypto ke vlog ke Holy Wings dan
- 1:03:46lain sebagainya. Pokoknya ya numpuklah
- 1:03:48duitnya nih. Teri ee apa namanya? Banyak
- 1:03:50sekali dalam tanda kutip
- 1:03:51keuntungan-keuntungan lu yang lu
- 1:03:53istilahnya kompaun terus.
- 1:03:54Nah, keuntungan itu gua investasikan.
- 1:03:56Gua diversifikasi tu tadi.
- 1:03:57Yes. Gitu. Nah, kan kita ngelihat nih ee
- 1:04:00market lumayan crash kuota gitu. Nah, lu
- 1:04:03kena big hit-nya enggak di situ?
- 1:04:05Enggak ya?
- 1:04:05Enggak.
- 1:04:06Boleh cerita dikit enggak?
- 1:04:08Jadi gua itu kan ya teman-teman kayak
- 1:04:10teman-teman ada yang bilang gua rugi
- 1:04:12BSnya nyangkut 8.000. Siapa yang bilang
- 1:04:13pernah lu gua beli di R8.000?
- 1:04:15Oke. Iya.
- 1:04:16Bnya itu posisi gua udah lama cuy.
- 1:04:18Betul.
- 1:04:19Kalau dia pasti tahu dari dulu gua emang
- 1:04:21banyak banyak dia. Banyak dia.
- 1:04:22Gua emang investor BCA dari dulu.
- 1:04:24Sekuritas yang gua pakai satu enggak
- 1:04:26pernah pindah-pindah sama. Oke.
- 1:04:28Kayak infonya dari mana gua beli R8.000
- 1:04:30bukan karena waktu itu kan waktu itu
- 1:04:31gara-gara keluar di Bloomberg kan.
- 1:04:33Oh gara-gara ini ada yang ngesposisinya.
- 1:04:36Iya kan posisinya. Bukan berarti itu
- 1:04:37harga gua beli yang saat itu lu emang
- 1:04:40monyet-monyet makanya enggak punya duit
- 1:04:41gitu kan. [tertawa]
- 1:04:44Oke.
- 1:04:44Satu itu dan itu kan posisinya ya
- 1:04:47i
- 1:04:475%-nya enggak gitu. Jadi itu negligible
- 1:04:50ya. Kalau itu minus dari total average
- 1:04:51gua beli. Iya minus
- 1:04:53cuman apakah gede? Enggak.
- 1:04:54Oke,
- 1:04:55gua ada e invest satu perusahaan juga
- 1:04:57yang gua enggak bisa sebut lah.
- 1:04:59Oke,
- 1:04:59karena gua malas gua sebut
- 1:05:01nanti orang beli lagi ya kan. Oke.
- 1:05:04Ee tiga lah gua ada emiten sekarang ya.
- 1:05:07Satu tahu yang terakhir tuh sudah
- 1:05:09terbang lagi. Sudah terbang nih lagi
- 1:05:10hari ini lagi terbang.
- 1:05:11Terbang hari ini terbang tuh dia terbang
- 1:05:12sendirian
- 1:05:13terbang sendirian dia. Yang lain rugi
- 1:05:14semua dia terbang sendirian. [tertawa]
- 1:05:16Nanti kalau kalau itu mungkin bulan
- 1:05:17depan kalian cek entar keluar tuh ada
- 1:05:19pemegang di keset. Ya nanti kita kita
- 1:05:21ini ya kita tunggu ya Timoti ada di
- 1:05:23emiten jangan jangan deh jangan ditunggu
- 1:05:24deh [tertawa] ya enggak penting juga
- 1:05:26soalnya mereka entar suka bilang oh lu
- 1:05:27enggak lu semua enggak punya duit
- 1:05:29iya
- 1:05:29enggak enggak ada yang enggak ada
- 1:05:30untungnya gua pernah kasih tahu lu semua
- 1:05:31enggak ada untungnya
- 1:05:32oke
- 1:05:33jadi itu kalau dari segi
- 1:05:36keuangan apakah gua kena hit enggak ee
- 1:05:39tapi enggak bisa kita ngomong gitu
- 1:05:40karena kan Bitcoin gua udah dari 16.000
- 1:05:42Jadi apakah gua kena hit yang 120 ke 80?
- 1:05:44Ya kenalah secara total portofolio kena
- 1:05:46dong.
- 1:05:47Lah
- 1:05:48kena jadi total porto tuh kena. Tapi kan
- 1:05:50kita enggak bisa ngelihat begitu. Kita
- 1:05:51ngelihatnya kan dari dulu investasinya
- 1:05:53CAG-nya berapa.
- 1:05:54Betul.
- 1:05:54Dari itu sih enggak kena.
- 1:05:55Enggak kena ya. Oke. Karena kan banyak
- 1:05:58banget nih ee kemarin sempat viral juga
- 1:06:01YG
- 1:06:02anjlok terus habis itu orang-orang jadi
- 1:06:04ngomongin lagi gitu kan. Dan
- 1:06:06influencer-influencer yang
- 1:06:07kemarin-kemarin ngobrol-ngobrol yang
- 1:06:09ngemeng-ngemeng itu kan hilang tuh tim.
- 1:06:11Nah. gimana caranya lu bisa tahu gitu
- 1:06:13dalam tanda kutip mungkin dengan ya
- 1:06:14terlepas dengan analisa dan segala macam
- 1:06:17apa yang membuat lu berpikir kayak ini
- 1:06:19kayaknya in the future bakalan begini
- 1:06:20deh gitu.
- 1:06:21Gua tuh dari dulu prinsipnya sama. Orang
- 1:06:22kan biasa pindah-pindah ketika mereka
- 1:06:24waktu itu zaman dulu trading tchnical
- 1:06:25semua trading tchnikal terus tiba-tiba
- 1:06:27jadi broker summary, broker summary,
- 1:06:28terus tiba-tiba pakai flow, pakai flow
- 1:06:30terus tiba-tiba pindah pakai ini, pakai
- 1:06:31ini. Gua dar jurusnya satu, gua beli
- 1:06:33bisnis.
- 1:06:34Yes, beli bisnis.
- 1:06:35Gua beli bisnis.
- 1:06:37Oke.
- 1:06:37Mereka kan jurusnya ganti-ganti
- 1:06:39tergantung orderan bohirnya kan.
- 1:06:40[tertawa]
- 1:06:42Waduh, saya enggak berani kalau ini ya.
- 1:06:44Mereka tergantung orderan Bohir ya kan.
- 1:06:46Eh, lu ini yang yang ini naikin ini
- 1:06:48entar kita crossing barengan dari
- 1:06:50Securitas kan gitu kan.
- 1:06:51Bohir kan gua kenal.
- 1:06:53Oke. [tertawa]
- 1:06:55Ini agak agak agak ba.
- 1:06:56Nah, tapi bohirnya belinya bisnis.
- 1:06:58True. I
- 1:06:59bahir-bherir itu belinya bisnis.
- 1:07:01Iya. Iya. Ya,
- 1:07:02mereka lihatnya kayak gua ini perusahaan
- 1:07:04berapa earnings. Kalau misalnya emang
- 1:07:05kita mau beli perusahaannya ini belinya
- 1:07:08mau pakai apa? Mau pakai cash kah? Mau
- 1:07:10pakai hutang kah?
- 1:07:11Iya.
- 1:07:11Mau kita model dulu ini kalau kita mau
- 1:07:14bikin apa?
- 1:07:15Modal untuk acquire pakai hutangnya
- 1:07:16kayak gimana. Sama kayak gua ini
- 1:07:18orang-orang
- 1:07:19hiu-hiu ini tuh belinya bisnis.
- 1:07:21Iya. Nah,
- 1:07:22mereka lihat yang berdarah mati terus
- 1:07:23beli bisnisnya. Tapi kan mereka kadang
- 1:07:25butuh naikin bisnisnya. Baru mereka cari
- 1:07:26badut-badut. Eh, Dut sini Dut.
- 1:07:29Nih gua udah dari sekuritas ini. Gua
- 1:07:30crossing ke lu ini. Sini gua crossing ke
- 1:07:32lu. Entar barangnya lu balik sini.
- 1:07:33Oke. Oke.
- 1:07:34Gitu.
- 1:07:35Oke. Berarti lu selalu membeli bisnisnya
- 1:07:37dulu.
- 1:07:38Gua belinya bisnis. Iya. Oke. Jadi kayak
- 1:07:40tidak terlepas dari teknikal apalah ini
- 1:07:42itu enggak lihat selalu bis kayak mau
- 1:07:45apapun yang terjadi opini lu apapun ya
- 1:07:47biasanya tahun ini laba bersih naik
- 1:07:50itu adalah hard trot [tertawa]
- 1:07:53itu fakta. Terus kalau lu ada yang
- 1:07:55bilang kayak ada satu bank yang lebih
- 1:07:56bagus dibanding bank itu di negara ini.
- 1:07:58Iya
- 1:07:59lu luusional.
- 1:08:00Iya betul.
- 1:08:01Lu ilusional?
- 1:08:02Iya dan Iya karena kan kemarin itu
- 1:08:04banyak banget.
- 1:08:04Lu tanya lah semua banker senior. Lu
- 1:08:06tanya bahkan di root bank yang lu beli
- 1:08:07deh yangennya. Oke,
- 1:08:08bank. Paling bagus tuh apa sih di
- 1:08:09Indonesia? Kalau ada yang jawab selain
- 1:08:11BCA itu bohong. [tertawa]
- 1:08:14Berarti
- 1:08:14BCA itu the best well govern bank
- 1:08:16I
- 1:08:17the country has ever seen.
- 1:08:18Dulu dibikin sama grupnya Salim, Pak
- 1:08:20Mokhtar yang awal bikin Late the
- 1:08:22Foundation.
- 1:08:23Terus sekarang di eh kendarai sama
- 1:08:25grupnya Jarum. It's a very
- 1:08:29very good company.
- 1:08:30Oke. Ya, that's why lu
- 1:08:32top.
- 1:08:32Iya. That's why Timoti ini bahkan
- 1:08:34seorang Timoti aja mau gitu kan dalam
- 1:08:36tanda kutip kayak ngenilai bisnisnya.
- 1:08:37Cari deh kalau perusahaan-perusahaan
- 1:08:38paling besar itu kalau mereka berani
- 1:08:40minta loan tuh dari siapa?
- 1:08:41Oke. Iya betul.
- 1:08:43Konglo-konglo gitu yang bikin
- 1:08:45gedung-gedung dan lain-lain tuh dari
- 1:08:46siapa sih lonnya?
- 1:08:47Oke. Nah ini ini daging nih teman-teman.
- 1:08:49Jadi bisa bisa apa ya? Bisa bikin kita
- 1:08:52tuh apa kreatif
- 1:08:53ya. Tapi bukan berarti ini maksud gua
- 1:08:55kalian beli BCA itu BCA gua enggak
- 1:08:58enggak peduli lu mau beli atau enggak. K
- 1:09:00enggak peduli [tertawa]
- 1:09:02ya. Ini kita bisa belajar banyak juga
- 1:09:04gitu dari gimana caranya
- 1:09:05karena orang egonya tinggi L. Jadi kayak
- 1:09:07contoh misalnya orang bilang, "Oh, lu
- 1:09:08nyangkut di BCA ya, dividen gua di BCA
- 1:09:11itu lu bisa dari lu kerja." Jadi kayak
- 1:09:13iya itu dia
- 1:09:14ada alasannya kenapa begitu posisi
- 1:09:16hidupnya karena lu lebih bego. [tertawa]
- 1:09:19[terkesiap]
- 1:09:20Oke. Nah, Tim terus kayak kan ngelihat
- 1:09:22ini peluang banyak banget ya tim ya.
- 1:09:24Nah, terus ee gimana sih cara lu
- 1:09:26ngelihat peluang ini tuh ya terlepas
- 1:09:28dari lu menilai banyak hal? Tapi kita as
- 1:09:31a kroco-kroco the quotquote, gimana sih
- 1:09:33cara kita belajar untuk bisa lebih
- 1:09:35clever untuk ngelihat peluang lebih
- 1:09:37bagus?
- 1:09:37Eh, cari peluang yang ada leverage-nya
- 1:09:39aja.
- 1:09:40Leverage.
- 1:09:40Jadi kayak misalnya restoran jangan
- 1:09:41dibikin
- 1:09:42ya.
- 1:09:43Oke. Oh, lu sering banget ya ngobrol
- 1:09:45kayak jangan pernah bikin ini gitu.
- 1:09:47Iya, karena susah. Karena susah.
- 1:09:48Susah. Susah. Betul.
- 1:09:49Kayak clothing jangan dibikin. Susah.
- 1:09:51Cari yang ada leverage-nya. Leverage itu
- 1:09:53apa? yang lu kerjanya sekali itu bisa
- 1:09:54berkali-kali di lakukan lagi gitu loh.
- 1:09:57Oke.
- 1:09:58Jadi contoh misalnya ee media ini
- 1:10:01leverage nih.
- 1:10:02Iya.
- 1:10:02Coba Hi untuk lu bisa bikin sebuah
- 1:10:04media, lu mau jadi personality di media,
- 1:10:06lu harus punya cerita yang unik. Lu
- 1:10:08enggak bisa, lu cuma ngibul sama dalam
- 1:10:10mulut ngemeng begitu.
- 1:10:11Oke. Oke.
- 1:10:12Orang see true-nya cepat.
- 1:10:13Iya. I
- 1:10:14karena kan sekarang ada AI, ada apa.
- 1:10:15Iya.
- 1:10:16Kayak kalau gini konten yang keluar ini
- 1:10:19dari mulut gua ini nih sekarang nih. Ini
- 1:10:20lu enggak bisa kayak cari di AI. Ngerti
- 1:10:22enggak? Betul. Enggak bisa proming
- 1:10:24tiba-tiba keluar pengalaman otak gua
- 1:10:25gitu loh. I
- 1:10:26kayak lu enggak gak bisa dapat infonya.
- 1:10:28Tapi kalau cuman kayak cara menganalisa
- 1:10:31saham gitu [tertawa]
- 1:10:33itu monyet juga bisa bikin gitu.
- 1:10:35Oke berarti cari peluang yang ada
- 1:10:38leverage-nya.
- 1:10:39Iya cari peluang yang ada leverage.
- 1:10:40Oke. Oke. Nah terus kita ngomongin
- 1:10:42resiko. Tim
- 1:10:43ini kan ee bisnis lu bukan bisnis yang
- 1:10:46kecil dalam tanda kutip gede banget.
- 1:10:48Pastikan resikonya juga lebih besar.
- 1:10:50Nah, berarti how deal with the risknya
- 1:10:52ini tu gimana sih?
- 1:10:54Eh, resiko itu selalu ada dengan return
- 1:10:56satu dan lain hal. Lu enggak bisa mau
- 1:10:58mendapatkan keuntungan tanpa resiko,
- 1:11:00tapi resiko paling besar adalah tidak
- 1:11:02mengambil resiko. Jadi, gimana caranya
- 1:11:03lu bisa mengambil resiko yang baik
- 1:11:05adalah lu melihat gimana cara lu hancur.
- 1:11:08Oh, menarik inversion. Jadi,
- 1:11:10oke,
- 1:11:11ini jacobian method dari matematika.
- 1:11:13Jadi, kalau lu mau nyelesaikan sebuah
- 1:11:14problem tuh di-invert dibalik.
- 1:11:16Makanya kan sama dengan lu bisa balik
- 1:11:18kan. Ya.
- 1:11:19Jadi ketika lu invert, jadi contoh
- 1:11:23ketika gua punya perusahaan
- 1:11:25I
- 1:11:25oke ee simpelnya ya. Misalnya gua punya
- 1:11:28perusahaan biar gampang aja restoran deh
- 1:11:30gitu ya.
- 1:11:31Boleh.
- 1:11:31Gimana caranya bangkrut? Lu bikin aja
- 1:11:33makanannya lu kasih racun kan siih
- 1:11:34bangkrut. [tertawa]
- 1:11:35Oke.
- 1:11:36Tapi gimana caranya bangkrut?
- 1:11:38I
- 1:11:38ee bikinnya enggak konsisten.
- 1:11:40Iya.
- 1:11:41Ee customernya ketika lu kasih piringnya
- 1:11:43lu kayak di Paris di kafe gitu loh
- 1:11:44lempar set gitu.
- 1:11:45Set. Iya.
- 1:11:47Kalau diindo kabur orang.
- 1:11:49Oke.
- 1:11:49Lu lu lu kasarin kayak begitu kabur.
- 1:11:51Oke.
- 1:11:52Lu kasarin customer lu, lu racunin
- 1:11:55makanan lu, lu
- 1:11:56he
- 1:11:57staff lu enggak usah lu gaji semua.
- 1:11:59Oke.
- 1:12:00Pasti bangkrut bisnisnya ya kan?
- 1:12:01Nah, jadi ketika lu pikir kayak gitu, lu
- 1:12:03pikir kebalik. Oke, kalau gua enggak
- 1:12:04racun makanan gua, gua ngapain?
- 1:12:06Gua cari chef yang paling enak buat
- 1:12:07bikin makanan paling enak.
- 1:12:09Dua.
- 1:12:09Oke.
- 1:12:09Kalau gua enggak mau dipilempar
- 1:12:10piringnya, gua cari staff dari tempat
- 1:12:12paling baik dengan gaji yang memadai.
- 1:12:14Oke.
- 1:12:15Yang bisa ngasih service paling baik.
- 1:12:17Hm.
- 1:12:17Dibalik.
- 1:12:18Dibalik istilahnya jangan sampai itu
- 1:12:21terjadi duluan tuh.
- 1:12:22Iya. Lu cari jurangnya biar lu enggak
- 1:12:24mati ke sono.
- 1:12:24Betul.
- 1:12:25Makanya kalau orang bego enggak bisa
- 1:12:26mikir gini nih.
- 1:12:27Oke. [tertawa]
- 1:12:29Makanya gua su bilang itu quats gua tuh.
- 1:12:31Itu quatsu yang terkenal tuh. Sekarang
- 1:12:32kalau miskin tuh bego ya. Beneran itu
- 1:12:33benar.
- 1:12:33I ya. Ya. [mendengus] Oke.
- 1:12:35Itu kan matematika
- 1:12:36ya. Ya. Betul. Nah, terus ee kalau
- 1:12:39misalnya dari Oke, dari resiko kan
- 1:12:40berarti gimana caranya si resiko ini tuh
- 1:12:43ya kalau makin gede resikonya ya berarti
- 1:12:44makin gede juga. Lu cari matinya tuh
- 1:12:47kalau apa?
- 1:12:48He
- 1:12:48lu mati kalau ngapain?
- 1:12:50Oke.
- 1:12:50Kalau lu bisa invert itu lu enggak akan
- 1:12:52mati dong.
- 1:12:53Betul gitu.
- 1:12:54Betul. Nah, tapi pernah enggak tim kayak
- 1:12:56misalnya resiko yang udah lu ukur
- 1:12:58ternyata oke resikonya udah segini nih.
- 1:13:00Nah, ternyata segala segala resiko yang
- 1:13:03sudah lu pertaruhkan itu tuh enggak
- 1:13:05sesuai dengan apa ya apa yang lu mau lah
- 1:13:07dalam tanda kutip. Pernah enggak sih ada
- 1:13:08di mom?
- 1:13:09Sering sekali. Berarti itu kan salah
- 1:13:10hitung.
- 1:13:11Oke.
- 1:13:12Tapi gua salahin diri gua sendiri. Gua
- 1:13:13enggak pernah salahin orang lain karena
- 1:13:14gua yang salah hitung. Sering. Sering.
- 1:13:16Sering. Kalau itu sering lah
- 1:13:17oke
- 1:13:17itu kan kesalahan dalam berbisnis.
- 1:13:18Banyak. Banyak sekali. Banyak sekali
- 1:13:20kesalahan berbisnis. Misalnya kayak
- 1:13:21judgement gua A ternyata B. D jud gua C
- 1:13:24ternyata D.
- 1:13:24He
- 1:13:25sama kokal kayak di grup di Hollyw saja
- 1:13:28kan kita banyak bikin keputusan bareng
- 1:13:30tapi oh ternyata keputusannya ini salah
- 1:13:31kita enggak banyak egoin salah l salah
- 1:13:33lu. Oke kita ganti konsepnya.
- 1:13:35Oke as simple as that.
- 1:13:37Ganti konsepnya [tertawa] enggak ada
- 1:13:38debat enggak ada apa.
- 1:13:39Oke
- 1:13:40ini kayaknya yang di Jalan Wijaya ini
- 1:13:41bagusnya bikin ini ya. Oke. Karena yang
- 1:13:43dipik ini bikin segini kita samain
- 1:13:44konsepnya. Taruh sini. Oke. Oke. Jadi
- 1:13:47istilahnya gimana caranya harus cepat
- 1:13:49juga ya beradaptasi sama istilahnya nih
- 1:13:51hasil dari resiko ini nih gua enggak
- 1:13:53dapat nih gitu.
- 1:13:54Betul betul betul.
- 1:13:55Oke.
- 1:13:55Nah, tapi makin gua sekarang makin gua
- 1:13:58mm
- 1:14:00ya kita ngomong misal lebih jauh di
- 1:14:02hidup ya sekarang dibanding mungkin 4
- 1:14:04tahun lalu.
- 1:14:04Iya. Iya.
- 1:14:06Pengambilan resiko gua lebih hati-hati
- 1:14:07lagi sekarang.
- 1:14:08Oke.
- 1:14:09Karena lebih banyak tulus kan dibanding
- 1:14:10dulu. Jadi resikonya lebih hati-hati
- 1:14:12lagi dari dulu.
- 1:14:13Oke. Ini menarik nih. Se
- 1:14:13dulu gua tuh agresif banget. He.
- 1:14:15Jadi waktu itu gua tuh ada satu partner
- 1:14:16yang sekarang jadi teman gua, yang
- 1:14:17sekarang jadi partner gua, Andrew.
- 1:14:19Oke
- 1:14:20ya. Andrew tuh dulu ee kalau kita
- 1:14:23ngobrol tuh ada enggak nyambung di
- 1:14:25bagian resiko. Jadi gua tuh ngambil
- 1:14:28resiko mungkin ee dia ditambah kayak 50
- 1:14:3160% 70% lah.
- 1:14:32Hm. He.
- 1:14:33Nah, tapi sekarang ketika gua sadar yang
- 1:14:35benar tuh dia.
- 1:14:37Oke. Dia kayak tadi jadi invert tapi
- 1:14:39lebih jauh dikasih marginal safety lebih
- 1:14:41jauh lagi.
- 1:14:42Oke.
- 1:14:43Nah, yang benar tuh dia gitu loh.
- 1:14:45Pengambilan resikonya.
- 1:14:46Iya. He he.
- 1:14:48Oke. Nah, jadi
- 1:14:50makanya lebih kaya dia. [tertawa]
- 1:14:53Iya lagi.
- 1:14:54Nah, tapi dia umurnya lebih tua.
- 1:14:55Lebih tua. Oke. Nah, tapi kalau misalnya
- 1:14:57dari umur kan sekarang udah udah udah
- 1:15:00enggak enggak remaja lagiah gitu.
- 1:15:01Mungkin kalau kemarin-kemarin kan Timoti
- 1:15:03bisa dibilang remaja dan kaya raya gitu
- 1:15:04lah.
- 1:15:05Nah, sekarang berarti apa sih tim
- 1:15:07apalagi yang mau lu capai lah segala
- 1:15:09macam lu sudah bisa dapetin
- 1:15:11gitu. Tapi
- 1:15:12apa sih kayak satu hal yang paling besar
- 1:15:14yang kayaknya gua mau ini dulu deh gitu?
- 1:15:17Oh kalau untuk sekarang sih itu sih yang
- 1:15:18kayak kayak kemarin kita datang
- 1:15:19ngedukasi anak kecil.
- 1:15:21Oke.
- 1:15:22Kayaknya itu yang paling menarik tuh.
- 1:15:24Oke.
- 1:15:24Menurut gua itu salah satu yang paling
- 1:15:26menarik yang gua pernah kerjakan di
- 1:15:27hidup gua. Oke.
- 1:15:30Itu sesuatu yang
- 1:15:33apa ya? Enggak bisa lu beli ya lu pakai
- 1:15:35duit.
- 1:15:36Betul. Kayak apa namanya kan lu punya
- 1:15:38misi 1000 sekolah.
- 1:15:40Iya.
- 1:15:40Nah 1000 sekolah ini sampai lu mati kan
- 1:15:43atau
- 1:15:43harusnya lebih sih kalau mati itu buat
- 1:15:45awal lah. Buat awal aja lah ya.
- 1:15:46Lebih lebih. Oke. Nah berarti misalnya
- 1:15:48anggaplah lu pengin bikin ribuan sekolah
- 1:15:51gitu.
- 1:15:52Tapi kayak purpose utama lu bikin si
- 1:15:54sekolah ini tuh apa?
- 1:15:56Jadi gini, gua ada satu orang waktu itu
- 1:15:59di hidup gua
- 1:16:00i
- 1:16:01kan balik lagi gua enggak punya pride
- 1:16:02tadi kan.
- 1:16:03Jadi gua tiap kali ada masukan yang baru
- 1:16:04tuh gua ini gua tuh waktu itu pesimis
- 1:16:06sama manusia. Jadi waktu itu gua pengen
- 1:16:08duit tuh cuman ya buat
- 1:16:09gua jadi game masternya dunia ini lah.
- 1:16:12Oke.
- 1:16:12Terus gua
- 1:16:13ya gua yang bikin aturan ya. Gua pengin
- 1:16:15suatu saat
- 1:16:17dulu kan ada aturan-aturan yang aneh
- 1:16:18tuh.
- 1:16:18Gua gua pengin jadi orang yang suatu
- 1:16:20saat gua yang nulis aturannya. Jadi
- 1:16:22oke
- 1:16:22aturan aneh ya gua kasih contoh ya kayak
- 1:16:24COVID. Oke,
- 1:16:25COVID itu kan dari dulu ya kalau
- 1:16:26sekarang sudah terbukti itu White House
- 1:16:28sudah keluarin bahwa itu
- 1:16:29betul
- 1:16:30barang bikinan.
- 1:16:31Kalau ini udah fakta nih ya.
- 1:16:33Udah bukan udah bukan ke katanya nih lu
- 1:16:34cek di website house.
- 1:16:36Oke.
- 1:16:36Jadi ketika dulu COVID itu kan ada yang
- 1:16:40kayak ee
- 1:16:42live tuh yang ngadap-ngadepan.
- 1:16:44Oke.
- 1:16:45Gua pernah ditegur sama Satama, "Bang,
- 1:16:46enggak ada apaang."
- 1:16:47Hmm.
- 1:16:48Gua enggak kepa lu aja. Gua bilang, "Lu
- 1:16:49ngadap sonana kepa lu." Gua bilang,
- 1:16:50[tertawa]
- 1:16:51"Oh, karena kan harus begini-begini gitu
- 1:16:52kan."
- 1:16:52I lu bego lu kepa lu aja. Gua bilang
- 1:16:54oke
- 1:16:55aturan enggak siapa yang bikin aturan
- 1:16:56nih?
- 1:16:58Oke.
- 1:16:58Gua pengin suatu saat dulu tadinya
- 1:17:00sebelum yang sekolah sini semua
- 1:17:01oke
- 1:17:01karena gua tuh pesimis sama manusia.
- 1:17:03Iya.
- 1:17:04Ya, kebalik lagi kayak orang kan gua
- 1:17:05udah edukasi baik-baik banyak yang bacot
- 1:17:06kayak oh ee lu nyangkut gini enggak lu
- 1:17:09bego gitu loh.
- 1:17:11Gua pesimis karena menurut gua terlalu
- 1:17:12banyak orang manusia bego yang kayak
- 1:17:14begini gitu loh.
- 1:17:16Gimana kalau suatu saat gua sampai atas
- 1:17:18itu
- 1:17:18i
- 1:17:19terus gua bikin aturannya terus gua
- 1:17:20lucu-lucuin. Itu kan yang terjadi
- 1:17:22sebenarnya COVID ini ya. Itu ada orang
- 1:17:24mungkin 12 20 satu ruangan gede.
- 1:17:27Eh
- 1:17:28apa yang lucu ya buat badut-badut ini
- 1:17:29ya? Ah, [menghela napas]
- 1:17:31gua tahu lif-nya ngadap-ngadapan.
- 1:17:33[tertawa]
- 1:17:34Yakin gua sumpah.
- 1:17:37Oke,
- 1:17:38pasti ini ada orang yang ini tuh jokes
- 1:17:40buat mereka.
- 1:17:41Oke.
- 1:17:42Jadi gini, ketika lu udah lahir,
- 1:17:43misalnya lu lu yang ee lu anak dari yang
- 1:17:46punya bank sentral dunia nih, Kartel
- 1:17:49Financial Global.
- 1:17:50Oke.
- 1:17:50Lu bisa pilih misalnya
- 1:17:52presiden di Brazil jatuh atau enggak, di
- 1:17:55Serbia jatuh atau enggak.
- 1:17:56Oke,
- 1:17:56next-nya apa? Next-nya ngelucu, El.
- 1:17:59Hmm. Humor. Oke.
- 1:18:01Ini orang-orang miskin tuh enggak paham.
- 1:18:03Iya. Terlalu jauh. Terlalu jauh humor.
- 1:18:05Jadi ketika makan dikasih kaca
- 1:18:07napi [tertawa]
- 1:18:10yang kayak di US itu tuh jokes buat
- 1:18:12mereka. Kayak itu bukan standar
- 1:18:13kesehatan, itu jokes.
- 1:18:15Iya. Gua gua gitu lagi gua turutin lagi
- 1:18:17tuturutin kan. [tertawa]
- 1:18:19Kalau gua gua angkat itu oke lu enggak
- 1:18:21boleh kayaknya gua keluar dari restoran
- 1:18:22lu.
- 1:18:23Oke.
- 1:18:23Nah tapi akhirnya gua sadar kan. Oke.
- 1:18:24Gua bisa tuh kalau gua punya restoran
- 1:18:26sendiri
- 1:18:26kayak dulu misalnya gua
- 1:18:28suka clubbing enggak boleh pakai sendal
- 1:18:30ya. Gua beli clubnya.
- 1:18:31Iya benar
- 1:18:32seang boleh kan
- 1:18:32ini sendal dari dulu nih.
- 1:18:33Nah itu kan contoh itu contoh
- 1:18:34aturan-aturan kecil. Nah tadi gua pikir
- 1:18:35gua pengin kayak gitu terus gua mainin
- 1:18:37semuanya.
- 1:18:37Oke.
- 1:18:38Jadi gua ya bikin joks-joks yang sama
- 1:18:40yang kayak mereka bikin ke orang karena
- 1:18:42itu pas bisa orang yang pesimis sama
- 1:18:44manusia.
- 1:18:44Nah tapi gua ketemu satu orang.
- 1:18:46He.
- 1:18:47Terus gua lagi di mobil lah intinya.
- 1:18:49Oke.
- 1:18:50Gua bilang gua gua tanya secara
- 1:18:51filosofis gitu. gimana caranya selamatin
- 1:18:53orang ini gitu loh. Ini benerin otaknya
- 1:18:55gimana?
- 1:18:55Oke.
- 1:18:56Nah, dia bilang ke gua, "Tapi yang anak
- 1:18:57kecil ini
- 1:18:58He,
- 1:18:59ini enggak punya pilihan, tim." Dia
- 1:19:01bilang,
- 1:19:01"Oke,
- 1:19:02gua mikir,
- 1:19:04benar juga ya. Mungkin memang bapaknya
- 1:19:05yang goblok, tapi
- 1:19:07anaknya ini
- 1:19:08yang kena dampak.
- 1:19:09Kena dampak.
- 1:19:10Anaknya enggak punya pilihan."
- 1:19:11Oke.
- 1:19:11Di situ gua jadiin misi hidup gua.
- 1:19:13Hmm. Menarik.
- 1:19:15Tadinya kan gua bikin SMA dan lain-la.
- 1:19:16Betul.
- 1:19:17Gua mau yang kecil.
- 1:19:18Iya.
- 1:19:18Yang dia tuh kan dia lahir di situ bukan
- 1:19:20dia yang pilih.
- 1:19:21Betul. Dia Gaca biologis kan?
- 1:19:24Yes.
- 1:19:25Dia lahir di situ bukan dia yang pilih.
- 1:19:26Oh.
- 1:19:28He.
- 1:19:28Ini yang gua mau bantu nih.
- 1:19:29Oke. Jadi fondasinya,
- 1:19:32fondasi ini yang mau gua bantu.
- 1:19:33Oke. Hmm. Oke. Jadi sebenarnya itu tuh
- 1:19:37memang
- 1:19:37conversation di mobil malam itu ngubah
- 1:19:39hidup gua tuh.
- 1:19:40Oke.
- 1:19:41Gua pesimis tadi manusia. Gua tuh lebih
- 1:19:42gua tuh prefer yang kayak apa ya? Yang
- 1:19:45kayak Elon Musk gitu loh. Oke kita ke
- 1:19:47Mars
- 1:19:47pengin ngapain yang
- 1:19:48kalau lu tanya filantropi paling bagus
- 1:19:50di dunia siapa? Elon Mask karena lu mau
- 1:19:52ke mana, dicuruk di mana, lu bisa pakai
- 1:19:54Starling gitu loh.
- 1:19:55Itu filantropy sebenarnya kan dengan
- 1:19:57bikin bisnis yang sangat besar nge-serve
- 1:19:59sebagian besar orang.
- 1:20:00Iya.
- 1:20:01Tadinya gua mau cari yang kayak begitu
- 1:20:02itu cuman setelah gua pikir
- 1:20:04enggaklah gua mau ini aja gua mau
- 1:20:06benahin yang mereka yang enggak punya
- 1:20:07kesempatan.
- 1:20:08Oke. Nah, jadi ini sisi-sisi Timoti yang
- 1:20:11kita tuh sebenarnya jarang tahu ya
- 1:20:13teman-teman ya gitu. Karena kan selalu
- 1:20:14Timoti itu kalau di depan kamera tuh
- 1:20:16rasanya kayak
- 1:20:17pokoknya galak gitu kan terus ngomongnya
- 1:20:19kasar apa segala macam. Tapi di balik
- 1:20:21itu ternyata misinya itu tuh cuman satu
- 1:20:24malam bikin misi hidup lu jadi berubah
- 1:20:26gitu.
- 1:20:27Oke. Nah, Tim ee ini kan semakin dewasa
- 1:20:30kan pasti semakin banyak ee apa ya
- 1:20:32pertimbangan hidup lah gitu.
- 1:20:34Jadi apa ya the biggest fear lu sekarang
- 1:20:36apa sih? Gua mau tahu
- 1:20:38biggest fear gua
- 1:20:39iya
- 1:20:41untuk jadi orang yang mungkin enggak
- 1:20:43bermanfaat kali buat orang lain.
- 1:20:44Oke.
- 1:20:45Karena gini kayak orang mau bilang, "Oh,
- 1:20:47gua kasar, enggak suka sama gua." Itu
- 1:20:48opini kalian. Ya.
- 1:20:49Tapi faktanya adalah ada 265 anak
- 1:20:51sekarang yang sekolah di sekolah gua
- 1:20:53setiap hari hari ini.
- 1:20:54Iya, betul
- 1:20:55ya.
- 1:20:56Iya.
- 1:20:56Jadi
- 1:20:58ee gua pengin banyakin impact itu sih.
- 1:21:01Oke.
- 1:21:01Gimana caranya lebih banyak orang yang
- 1:21:03terdampak lagi gitu loh.
- 1:21:04Oke.
- 1:21:06Kan itu baru sedikit gitu loh. Gimana
- 1:21:08kalau gua scale 10 kali lagi gitu loh.
- 1:21:10H
- 1:21:10100 kali lagi, 1000 kali lagi gitu.
- 1:21:12Makanya target gua di awal 1.000 gitu.
- 1:21:14Oke. Tapi ternyata lebih dari 1.000 ya.
- 1:21:16Iya. Penginnya sih lebih ya.
- 1:21:17Iya. Ya. Hopefully ya. Karena gua hitung
- 1:21:19harusnya bisa lebih dari 1000.
- 1:21:20Oke. Karena masih muda juga jadi masih
- 1:21:22masih panjang lah gitu untuk untuk bisa
- 1:21:25kayak creating kayak kemarin.
- 1:21:26Dan apa ya kalau misalnya gua tanya
- 1:21:29kira-kira apa yang paling feels good di
- 1:21:31hidup lu sekarang?
- 1:21:32Itu sih menurut gua
- 1:21:33anak-anak ini bisa sekolah ya berarti.
- 1:21:35Iya.
- 1:21:35Oke.
- 1:21:36Itu yang paling apa ya
- 1:21:40menarik ya buat gua ya.
- 1:21:42Oke.
- 1:21:42Itu yang paling menarik buat gua karena
- 1:21:45gua enggak dapat kesenangan yang sama.
- 1:21:47Gini, sekolah paling bagus yang gua
- 1:21:48bikin tuh sekolah yang pertama
- 1:21:49sebenarnya
- 1:21:50itu SMA waktu itu ada lapangannya ada.
- 1:21:52Oke.
- 1:21:53Lu datang enggak tahu lu enggak sebarang
- 1:21:54Sumba itu bukan sih? Bukan deh.
- 1:21:56Iya Sumba deh kay
- 1:21:56Sumba kan? Oh datang. Datang.
- 1:21:57Oh datang. Itu yang paling gede tuh. Itu
- 1:21:59yang gede itu ada lapangan ee basketnya.
- 1:22:01Ada
- 1:22:02ada lagi dibangun komputernya.
- 1:22:03Iya pokoknya itu di antara apa namanya
- 1:22:05bukit-bukit.
- 1:22:06Betul.
- 1:22:06Iya ya. Gua datang datang.
- 1:22:08Jadi itu gua enggak ngerasa sehappy itu.
- 1:22:11Bahkan di sekolah yang paling besar itu
- 1:22:12tapi gua pas TK yang pertama yang gua
- 1:22:14bikin di Lombok kalau gua enggak salah
- 1:22:15Lombok ya. Eh, Lombok atau di mana ya?
- 1:22:17Oke, Lombok itu gua ngerasa ada ini.
- 1:22:21Iya,
- 1:22:21beda nih yang ini nih.
- 1:22:22Iya iya kayak anak-anak kecil.
- 1:22:24Yang enggak punya kesempatan. El,
- 1:22:26benar. Benar.
- 1:22:26Lu kalau lihat ya bahkan yang terakhir
- 1:22:28nih yang terakhir kita datang nih kalau
- 1:22:30lu lihat foto sebelumnya itu tuh di
- 1:22:31Gazebo
- 1:22:33iya gazebo. Gazebo yang bambu yang udah
- 1:22:35mau rubu sih itu. I ya gua lihat
- 1:22:37kemarin.
- 1:22:37Betul itu di gazebo bambu lu belajar
- 1:22:40situ. [tertawa]
- 1:22:42Iya
- 1:22:42itu ya gua jalan ke situ aja L. He
- 1:22:46panas
- 1:22:47betul kita keringetan parah itu.
- 1:22:49Gua tuh orang yang enggak suka ngeluh
- 1:22:51ya. Gua main basket panas-panasan dulu
- 1:22:53gua kayak
- 1:22:54Iya.
- 1:22:55Tapi itu panas El.
- 1:22:56Betul.
- 1:22:57Dan itu di situ di Gazebo di depan di
- 1:22:59situ belajar gimana caranya belajar.
- 1:23:01Iya.
- 1:23:02Mereka enggak punya kesempatan mereka
- 1:23:03enggak diminta dilahirin di situ.
- 1:23:04Betul. Tapi keadaan maksa mereka harus
- 1:23:06kol jadinya.
- 1:23:07Betul. I jadi karena itu ya udah
- 1:23:11children jadinya temanya. Oke,
- 1:23:13sebenarnya ada juga sih investor yang
- 1:23:15fokus di anak-anak namanya Chris Hon.
- 1:23:16Dia bahkannya bikin fundnya tuh TCI Fund
- 1:23:18Management. Orang banyak yang enggak
- 1:23:19tahu namanya dari Children Investment
- 1:23:20Fund.
- 1:23:21Children investment Fund. Nanti nanti
- 1:23:24gua coba lihat.
- 1:23:25Jadi dia itu fokus di anak-anak juga
- 1:23:27gitu.
- 1:23:27Tapi kalau dia kan jauh lebih kaya dari
- 1:23:29gua. Jadi titik fokusnya lebih banyak
- 1:23:30kayak kesehatan, makanan. Kalau gua kan
- 1:23:32enggak enggak sangguplah kalau itu
- 1:23:33edukasi dulu lah. Kecuali fun gua udah
- 1:23:35kayak TCI tapi suatu saat nanti.
- 1:23:37Iya siapa tahu kan bisa jadinya kan
- 1:23:39benar-benar massif seluruh Indonesia lu
- 1:23:41bisa bangun sekolahnya kayak gitu. Oke.
- 1:23:43Nah sekarang kita ngomongin kekayaan
- 1:23:45lagi nih. Tip
- 1:23:45kalau dari kekayaan apa sih yang lu
- 1:23:48pikir kayak ini kayaknya angka stop gua
- 1:23:50segini deh gitu biar kayak gua bisa
- 1:23:52nyantai apa segala macam. Lu kepikiran
- 1:23:54enggak sih ada retire gitu?
- 1:23:55Dulu ada kan udah lewat.
- 1:23:56Udah udah lewat.
- 1:23:57Udah jauh lewat. Jadi kalau dulu mah
- 1:23:59ada, dulu ada angka. Oke, angkanya udah
- 1:24:01hit habis itu
- 1:24:02udah hit udah gini gini gini ee gua tuh
- 1:24:05bukan orang yang kolektor lah apalah
- 1:24:08kayak mobil yang gua beli itu tuh mobil
- 1:24:12yang emang impian gua.
- 1:24:13Oke.
- 1:24:13Kalau misalnya partner gua sih kakak tuh
- 1:24:15beda. Kakak tuh kolektor.
- 1:24:16Iya.
- 1:24:16Dia punya kesenangan di koleksi mobil
- 1:24:18tuh banyak banget kakak itu.
- 1:24:19Iya.
- 1:24:19Dia itu ya bahkan orang enggak dia
- 1:24:21enggak pernah posting mobil-mobilnya.
- 1:24:22Dia tuh banyak mobil klasik JDM yang
- 1:24:24orang-orang enggak tahu. Banyak kalau
- 1:24:26garap
- 1:24:26itu ke garasi yang di bawah apartemen
- 1:24:28dia itu udah kayak showroom dia
- 1:24:29sekarang.
- 1:24:29[tertawa]
- 1:24:30Jadi dia kolektor, dia dapat kebahagiaan
- 1:24:33dari sana. Kalau gua kebetulan gua
- 1:24:34enggak jadi gua kayak ada satu yang gua
- 1:24:36pengen banget dari dulu. Gua udah beli,
- 1:24:37oh udah.
- 1:24:38Gua enggak FOMO, gua enggak ini, gua
- 1:24:40enggak itu.
- 1:24:42Jadi
- 1:24:43gua enggak mahal.
- 1:24:45Hm.
- 1:24:45Ya mungkin mahal experience kali. Gua
- 1:24:46suka experience ya. Jadi kalau misalnya
- 1:24:48kayak ke mana-mana gua suka tempat-temp
- 1:24:50segala macam.
- 1:24:50Iya.
- 1:24:51Tapi di luar itu enggak sial. Jadi gua
- 1:24:53biaya hidupnya enggak besar. Gua masih
- 1:24:54suka makan sop kaki kambing. Gua masih
- 1:24:56suka makan sate Padang.
- 1:24:57Betul. makan suka bakso apa bocot aa
- 1:24:59gitu.
- 1:25:00Bakso. Iya suka banget. Gua suka makan
- 1:25:02di sini Indomie.
- 1:25:03Iya
- 1:25:03gua enggak mahal biaya hidupnya. Jadi
- 1:25:06oke
- 1:25:06Indonesia itu bukan negara yang mahal.
- 1:25:08Lu kayak punya puluhan miliar aja itu
- 1:25:10udah udah more than enough.
- 1:25:12Iya betul.
- 1:25:12Negara ini, negara ini murah.
- 1:25:14He
- 1:25:14ya mau lu bilang inflasi gimana ya?
- 1:25:16Makanan enggak enggak
- 1:25:17iya
- 1:25:18enggak gimana
- 1:25:18kalau ke depan nasi goreng R.000 dapat.
- 1:25:20Iya kayak enggak enggak usah selebai itu
- 1:25:22gitu. Ini negara murah sekali. Murah
- 1:25:24meriah ini.
- 1:25:25Oke. Jadi ada ada plan enggak tim? Kayak
- 1:25:27kayaknya gua mau retire deh pas angka
- 1:25:29gua segitu.
- 1:25:30Dulu tuh gua kayak itu itu kan pikiran
- 1:25:32pas 15 tahun ya ada dulu mikir gitu.
- 1:25:33Oke.
- 1:25:34Gua mungkin ya sebelum pas ternaknya gua
- 1:25:35udah retire kok
- 1:25:37gua sebelum bikin Aceh udah retire.
- 1:25:38Iya betul
- 1:25:39gua mau suspek selesai selesai hidup
- 1:25:40gua. Duh [tertawa]
- 1:25:42gua tuh udah selesai udah lama gua gua
- 1:25:44udah selesai. Jadi kenapa gua masih
- 1:25:45terus? Jawabannya kan sama
- 1:25:47pertanyaannya.
- 1:25:48Kenapa Waren Buffet masih terus?
- 1:25:49Betul. Kita ini pendekar-pendekar di
- 1:25:51dunia ini. Kita kita enggak enggak stop
- 1:25:53sampai mati.
- 1:25:54Iya. Never stop lah.
- 1:25:55Ya, orang yang begitu kan enggak pernah
- 1:25:56salah. Saya Rupert Murdok L masih dia
- 1:25:58masih ngurusin new. Wah,
- 1:26:01udah itu udah jalan udah susah tapi wei
- 1:26:03masih begini dia
- 1:26:04microanage. Jadi
- 1:26:07ya gua sih mungkin begitu ya.
- 1:26:08Iya. Berarti lu akan lebih memilih untuk
- 1:26:11kayak terus kerja sama terus. Kamu mah
- 1:26:13gua pensiun ngapain main golf apa sol
- 1:26:15gini [tertawa] seteng jam capek. Bosan
- 1:26:18gua ujungnya gitu minum terus pakai
- 1:26:20bendera datang ke Edit
- 1:26:22ngapain? Ngapain?
- 1:26:23Oke.
- 1:26:24What's life? Kayak ya di resort
- 1:26:273 hari 4 hari terus apa?
- 1:26:29Oke.
- 1:26:30Dan what?
- 1:26:31Iya karena itu bisa dilakukan sebenarnya
- 1:26:32ya dalam 1 minggu kenyang bosan ya harus
- 1:26:35kerja lagi kan.
- 1:26:36Iya tapi kan ada orang yang happy
- 1:26:37begitu. Nah sebenarnya
- 1:26:39ini gua pernah nanya nyokap gua waktu
- 1:26:40itu.
- 1:26:41Oke.
- 1:26:42Gua bilang ih enak ya orang kayak kalian
- 1:26:43ya kalau jalan-jalan tuh happy gitu. N
- 1:26:45gua tuh happy kalau dia jalan-jalan se
- 1:26:46Eropa timur ke mana dia happy gitu ya.
- 1:26:49Gua tuh enggak bisa happy sama sekali
- 1:26:50begitu kan. [tertawa] Jadi kayak
- 1:26:52happiness gua tuh susah. Gua tuh
- 1:26:54musiknya ngelakuin sesuatu yang kayak
- 1:26:56menurut gua wah ini oke nih gitu. Gua
- 1:26:58iya harus ada impact yang lu kerjain
- 1:27:00dulu kan.
- 1:27:01Iya soalnya dia waktu kita ke Jepang
- 1:27:03bareng-bareng. Oh
- 1:27:05dia kerja
- 1:27:05gua ya. Gua mau di Jepang nih waktu gua
- 1:27:07nginp kayak di aman Tokyo begitu kayak
- 1:27:10terus apa gitu. Udah hotel paling bagus
- 1:27:12yang dunia pernah punya tuh.
- 1:27:15Betul.
- 1:27:15Kayak ya gua selalu coba-cobain gu gua
- 1:27:18ya ada senangnya lah dikit gitu kayak
- 1:27:20coba-cobain semua tempat paling mewah
- 1:27:22yang dunia bisa kasih ke manusia gitu
- 1:27:23kan.
- 1:27:23Iya.
- 1:27:24Cuman
- 1:27:25then what gitu.
- 1:27:27Oke.
- 1:27:27Lu dikasih makanan yang lebih mewah
- 1:27:29lu kerjain chef-nya.
- 1:27:30He
- 1:27:30kayak gua kerjain kemarin di Vietnam gua
- 1:27:32suruh bikin rendang gitu kan gua
- 1:27:33[tertawa]
- 1:27:34kayak terus habis itu apa?
- 1:27:37Oke. Jadi itu tuh mungkin kayak lebih ke
- 1:27:39kayak kesenangan sementara gitu ya.
- 1:27:41Iya. Mobil gua bisa beli, rumah mana pun
- 1:27:43gua bisa beli, jam tangan ap pun gua
- 1:27:45bisa beli. Tapi kan apa ujung apa habis
- 1:27:47ya?
- 1:27:48Oh
- 1:27:48ya ada ujungnya juga sih kadang. Iya
- 1:27:50kan?
- 1:27:50He. Oke. Nah, terus ini sebenarnya ada
- 1:27:53pertanyaan menarik yang tadi gua agak
- 1:27:55ketinggalan sih. Ee tim kenapa lu
- 1:27:57memilih dengan outfit yang lu bisa
- 1:27:59memilih outfit yang paling mahal di
- 1:28:00dunia gitu?
- 1:28:01Tapi kenapa lu memilih begini aja?
- 1:28:02Karena gua dari lu begini gua malas.
- 1:28:04Nah, tapi gini. Oke. Oke. Ini bagus
- 1:28:06banget pertanyaannya. Karena dulu ini
- 1:28:07banyak enggak diterima orang. Oke.
- 1:28:10Kayak guru sekolah gua contoh dulu gua
- 1:28:12sepatu kayak misalnya ada warnanya di
- 1:28:14kok enggak full hitem lu? Siapa sih yang
- 1:28:15ngajar lu full hitam gitu. Jadi gini ini
- 1:28:19itu simbolis. Jadi sebenarnya ini gua
- 1:28:21sok-soin bikin lebih filosofis aja ini
- 1:28:23simbolis.
- 1:28:23Oke. Simbolis boleh
- 1:28:25ini simbolis
- 1:28:26as a simple you ke orang-orang yang
- 1:28:28bilang enggak boleh pakai sendal ke
- 1:28:29mana-mana. El yang enggak boleh, gua sih
- 1:28:32boleh. [tertawa]
- 1:28:33Elg enggak boleh.
- 1:28:35Oke.
- 1:28:35Kayak misalnya Oh, kalau kalau tempatnya
- 1:28:37mewah enggak boleh.
- 1:28:38Hm.
- 1:28:39Ayo, ada yang lebih mewah enggak dari
- 1:28:40tempat gua?
- 1:28:42Oke.
- 1:28:42Oh, enggak boleh kalau makan di restoran
- 1:28:44mewah. Eh, datang tuh ke finish speakal
- 1:28:47[tertawa]
- 1:28:48semu ngomong apa? Beli kan tempatnya.
- 1:28:51Tempatnya dibeli.
- 1:28:52Oh, ke clubbing. Clubbing ada ini dress
- 1:28:54house rule.
- 1:28:55Ah,
- 1:28:56gua ke klub siapapun di Indonesia gua
- 1:28:58pakai sendal.
- 1:28:59Betul.
- 1:29:00Bukan punya gua pun gua pakai sendal.
- 1:29:01Ada yang larang enggak?
- 1:29:02Enggak ada sih.
- 1:29:03Karena kemarin sempat viral tuh habis
- 1:29:05kita vlog itu kan ada after party kan.
- 1:29:07Iya. Mau apapun
- 1:29:08ya. Wherever whenever [tertawa] sponsor
- 1:29:11orang kita sponsor juga sih tetap pakai
- 1:29:15sendal
- 1:29:15sendal.
- 1:29:17Oke berarti
- 1:29:17gini kenapa ee kadang ada enggak gua
- 1:29:21pengin pakai sepatu ada. Tapi kalau gua
- 1:29:22pengin
- 1:29:23betul
- 1:29:23itu tuh kalau gua pengin lagi kebetulan
- 1:29:25pengen pakai kaos gua tuh orangnya
- 1:29:27mager.
- 1:29:27Iya
- 1:29:28kenapa kaos ini? Iya.
- 1:29:31Ini tuh gua gua beli ginian tuh ada 100
- 1:29:35kayaknya 100 kurang deh 200 kayaknya
- 1:29:36200 ada lah
- 1:29:37200 di lemari gua tuh ada 200.
- 1:29:39Jadi gua tuh enggak suka otak gua
- 1:29:41dipakai untuk hal lain.
- 1:29:43Gua tuh bingung sama orang-orang yang
- 1:29:44kayak apalagi laki ya yang kayak doyan
- 1:29:46dengan kayak
- 1:29:47berpakaian dipikir gitu loh. Kenapa otak
- 1:29:50lu ini enggak dipakai buat yang lain?
- 1:29:52[tertawa]
- 1:29:52Kan tadi gua mau bangun 1000 sekolah
- 1:29:54gitu loh. Gua bangun pagi. Jadi gini
- 1:29:56tiap kali lu mikir tuh ada mental lot
- 1:29:57yang dipakai. Benar enggak? Ini
- 1:29:58kameramen pada ketawa nih.
- 1:30:00Iya. Lu tiap kali lu tiap kali bangun K
- 1:30:03ada mentalot. Mentalot gua nih ini nih.
- 1:30:05Ini udah kayak setan nih.
- 1:30:06I
- 1:30:07ini kayak ini ini ya. Gua tuh tadi kayak
- 1:30:09bangunannya udah banyak full prek gitu.
- 1:30:10Gua mesti balasin tuh tuh. Itu udah satu
- 1:30:13udah kena tuh mental loot gua tuh.
- 1:30:15Oke.
- 1:30:15Dua mandi dong.
- 1:30:17Oh iya
- 1:30:18ya kan mandi mau ngopi gitu kan. Terus
- 1:30:20lu basahnya mandi terus lu keluar. Hem.
- 1:30:23Saya buka lemari. [tertawa]
- 1:30:25Yang mana yang bikin saya keren ya?
- 1:30:28itu gua jejer gua bingung manusia apa.
- 1:30:30Karena kalau lu lihat kayak orang-orang
- 1:30:31yang paling atas kayak lu mau ngelihat
- 1:30:33yang hebat-hebat lah Jeff yang bikin
- 1:30:34hyperlik dia manam pikir kayak keluar
- 1:30:35pakai baju yang mana ya?
- 1:30:37Oke.
- 1:30:38Atau kayak Mark Zuuckerberg itu kayak
- 1:30:40hmm [tertawa] baju gua yang mana? Atau
- 1:30:42kayak Elon Mask kaos gua yang keren yang
- 1:30:44mana ya? Dia enggak peduli dia mau
- 1:30:45ketemu presiden di mana. Dia pakai kaos.
- 1:30:47Iya dia pakai kaos dengan rambut yang
- 1:30:48lu mau ketemu gua ketemu gua enggak
- 1:30:49enggak. Karena kalau ada orang yang
- 1:30:51nilai lu berdasarkan penampilan lu.
- 1:30:54Iya
- 1:30:55aneh.
- 1:30:56Oke, menarik. Karena banyak banget yang
- 1:30:59nanyain kayak kenapa
- 1:31:00kecuali lu cari yang kayak gini ya,
- 1:31:01kecuali lu cari kayak ee emang lu lagi
- 1:31:04bikin acara kayak gua pernah enggak
- 1:31:05pakai baju yang lain? Pernah. Pas acara
- 1:31:07kita bikin Great Gasp itu partti paling
- 1:31:09gede yang Jakarta pernah lihat tuh.
- 1:31:10Karena itu harus rapi
- 1:31:11enggak? Itu kan gua yang bikin konsepnya
- 1:31:12gitu.
- 1:31:12Iya emang dia yang bikin gr.
- 1:31:14Terus kalau misalkan gua lagi pengen ya
- 1:31:16ke mana ya boleh gitu. Tapi kalau misal
- 1:31:18untuk daily use gitu loh. I
- 1:31:20menurut gua orang kayak mikir kayak hmm
- 1:31:22gua hari ini keren pakai apa
- 1:31:24atau aneh. Oke, [tertawa]
- 1:31:27ini preferensi ya, Teman-teman. Jadi
- 1:31:29kayak mungkin Tiboti akan lebih senang
- 1:31:31kalau ya begini aja gitu kan dengan
- 1:31:32kaos.
- 1:31:33Enggak. Tapi kan tuh bukan cuman gua
- 1:31:34yang ngomong kayak begini. Lu cari semua
- 1:31:35orang, semua orang kaya deh lu cari.
- 1:31:37He he.
- 1:31:38Enggak usah kayak mentor gua lah, Pak
- 1:31:40Toto lah. Lu pernah enggak lihat dia
- 1:31:41keluar selain pakai baju kaos warna
- 1:31:43hitam?
- 1:31:43Enggak ada sih.
- 1:31:44Karena dia malas kan. Dia harus mikir
- 1:31:45selalu rock and roll sih.
- 1:31:46Dia [tertawa] harus mikirin gini, dia
- 1:31:47harus mikirin, oh ini data centernya
- 1:31:49diekspansi seperti apa, berapa megaw
- 1:31:51jadi berapa megaw.
- 1:31:52Iya. Ya,
- 1:31:53dia enggak mikir gua mau keren.
- 1:31:55[tertawa]
- 1:31:57Sama. Makanya orang bilang, kan, "Oh,
- 1:31:58kok sama bajunya?" Bukan kita samaan.
- 1:32:00Iya.
- 1:32:00Mikirannya sama gitu loh.
- 1:32:02Betul. Jadi, jadi
- 1:32:04tapi kalau kalian mau begitu ya silakan
- 1:32:05kalian jadi fashion model gitu loh.
- 1:32:07Kalau gua kan mau ngubah Indonesia buat
- 1:32:09bangun 1000 sekolah.
- 1:32:10Kalau lu yang cita-citanya jadi fashion
- 1:32:12model ya good for you. Keren. [tertawa]
- 1:32:14Siap. Begitu loh.
- 1:32:15Good for you.
- 1:32:16Lu mau jadi keren di tongkrongan jaksa
- 1:32:18lu. Siap. Keren.
- 1:32:20Oke. Tapi dengan
- 1:32:21gua enggak salah
- 1:32:21apa namanya? dengan outfit yang seperti
- 1:32:23ini gitu ya tim ya. Ada enggak kayak
- 1:32:25perlakuan-perlakuan orang yang kayak dia
- 1:32:27enggak tahu lu lah mungkin gitu terus
- 1:32:29tiba-tiba jadi kayak lu enggak boleh
- 1:32:30masuk misalnya ke sebuah tempat atau
- 1:32:32apa. Pernah enggak ada momen lucu kayak
- 1:32:33gitu?
- 1:32:33Enggak sih? Bedanya enggak ada yang
- 1:32:34enggak tahu gua. Jadi
- 1:32:36oke
- 1:32:36jadi enggak [tertawa] pernah
- 1:32:37bos. Memang
- 1:32:39bedanya gua ke tempat di Indonesia ya.
- 1:32:41I ya i
- 1:32:42kalau luar negeri mungkin. Tapi enggak
- 1:32:44juga sih di luar negeri
- 1:32:46mungkin kalau luar negeri
- 1:32:46gua di restoran ada si Oh ada ada ada
- 1:32:49ada
- 1:32:50ada ada. Gua pernah sekali misichin
- 1:32:52three star terus dibilang di situ dress
- 1:32:54kot harus pakai jaz.
- 1:32:55Oke. Harus pakai jaz. Dan lu seperti
- 1:32:56ini.
- 1:32:56Iya. Gua seperti ini.
- 1:32:57Terus enggak boleh masuk?
- 1:32:58Enggak 400 euro nih. [tertawa]
- 1:33:03Terus boleh masuk.
- 1:33:03Boleh.
- 1:33:04Oke. Jadi sebenarnya tuh mau outfit
- 1:33:07apapun ketika uang lu banyak fine aja.
- 1:33:09Iya fine aja. Gua kayak di Hongkong juga
- 1:33:12ada. Gua misalin Trisar semuanya rapi
- 1:33:14gua pakai ini enggak apa-apa.
- 1:33:15Kalau di Hongkong enggak apa-apa. Oke.
- 1:33:17Ya bebas. Itu kan gua di hotel satu
- 1:33:18hotel ya. Gua di Presiden Suite, gua ada
- 1:33:21butlernya, terus lu mau apa? [tertawa]
- 1:33:24Lu mau apa? Pakai jaz lu gitu loh
- 1:33:26maksudnya.
- 1:33:26Iya. Jadi semakin kita enggak pedulian
- 1:33:29gitu ya sama siapa tuh yang ownernya apa
- 1:33:32Pak Bob ya dulu ya Pak Bob ya. Oh, Bob
- 1:33:34Sadino juga sama dia bikin perusahaan
- 1:33:36gede kan waktu itu Kchck segala macam.
- 1:33:38Dia pakai sendal kok dia ke TV interview
- 1:33:40pakai sendal
- 1:33:41pakai cara pendek enggak apa-apa kayak
- 1:33:43lu jangan judge orang berdasarkan
- 1:33:44outfitnya. Kayak tadi misalnya contoh ya
- 1:33:46orang judge gua ada kayak
- 1:33:48ee orang oh lu pakai begini berarti lu
- 1:33:51enggak sopan gitu kan.
- 1:33:52Iya
- 1:33:53ya mungkin fashion influencer kali kalau
- 1:33:55[tertawa] begitu ya.
- 1:33:57Fashion influencer.
- 1:33:59Oke. Jadi
- 1:33:59kayak dia mau kayak ngomongin kayak ini
- 1:34:01maksudnya enggak apa-apa Adidas ini nih.
- 1:34:04Tu kan.
- 1:34:04Ah
- 1:34:06karena tuh
- 1:34:07semu ngapain? [tertawa]
- 1:34:08Iya karena tuh sebenarnyain.
- 1:34:10Oke. Jadi mungkin gini tim kebanyakan
- 1:34:12mungkin orang kan lebih ke kayak emm
- 1:34:15kalau seumuran loh itu kan selalu sama
- 1:34:18outfit yang ok lah semuanya branded
- 1:34:20misalnya apa-apa segala macam
- 1:34:22pilihan hidup. Cuman lu tuh kayak
- 1:34:24kakek-kakek masalahnya. Jadi kayak kaos
- 1:34:26itu. Kalau itu mah banyak ya yang
- 1:34:27ngomong ke gua.
- 1:34:28Banyak yang bilang otak mental gua tuh
- 1:34:3055 gitu loh. Tua
- 1:34:32tapi emang benar teman gua tuh tua-tua.
- 1:34:34[tertawa]
- 1:34:34Betul.
- 1:34:34Teman gua tuh tua-tua. Teman gua tuh
- 1:34:36ranging-nya paling muda itu yang
- 1:34:38anak-anak Hollyws.
- 1:34:40Iya paling paling masuk paling muda. Ya.
- 1:34:42Mikir anak-anak Hollywings. Andrew 40-an
- 1:34:44tuh itu muda tuh.
- 1:34:45Sisanya
- 1:34:45sisanya [tertawa]
- 1:34:4760 70 80 juga ada.
- 1:34:51Teman gua orang-orang tua. I see.
- 1:34:53Karena gua enggak suka mikir sama yang
- 1:34:55muda kayak kadang mah kayak ya jauhlah
- 1:34:57mikirnya. Jauhlah terlalu jauh.
- 1:34:58Oke. Terus ee dengan ya dengan kepadatan
- 1:35:01kehidupan lu lah setiap hari
- 1:35:02ya.
- 1:35:03Lu pernah enggak sih ngerasain mager
- 1:35:04gitu kayak anak-anak seumur lu? Harusnya
- 1:35:06enggak sih. Karena gua gini ini ya buat
- 1:35:09gua ya kayak ML.
- 1:35:10Oke,
- 1:35:11gua udah ngurus apa itu enggak ada
- 1:35:13bedanya sama gua main depan komputer
- 1:35:15main game.
- 1:35:15Oke,
- 1:35:16it's a game. It's very fun for me. Jadi,
- 1:35:18he
- 1:35:20gua enggak pernah enggak gua enggak
- 1:35:22pernah ngelakuin sesuatu yang gua enggak
- 1:35:23mau lakuin. Gini,
- 1:35:24kemageran itu ketika lu melakukan
- 1:35:26sesuatu yang lu enggak mau lakuin dong.
- 1:35:28Betul.
- 1:35:28Misalnya contoh lu ada meeting ya, lu
- 1:35:30malas buat datang
- 1:35:31ya. Lu
- 1:35:31nah masalahnya kalau gua dari awal ditaw
- 1:35:33tim mau meeting sama ini gua udah malas
- 1:35:35sih ketemu orangnya. Ah anjing enggak
- 1:35:36usahlah. Gua bilang, [tertawa]
- 1:35:38"Gua enggak pernah meeting di tempat
- 1:35:40yang gua enggak mau datang.
- 1:35:41Gua enggak pernah
- 1:35:42kerjain
- 1:35:43sesuatu yang gua enggak mau kerjain."
- 1:35:45Iya, betul. Termasuk kemarin ada orang
- 1:35:48penting dia bilang, "Lu aja, L, yang
- 1:35:49ketemu." [tertawa]
- 1:35:51Oke.
- 1:35:51Jadi, gua kayak gua enggak pernah
- 1:35:53iya
- 1:35:54ke ketemu orang yang gua enggak mau
- 1:35:56ketemu. Jadi kalau ada orang ngajak gua
- 1:35:57ketemu dan gua mau ketemu lu, berarti
- 1:35:58gua mau ketemu lu.
- 1:35:59Hmm.
- 1:36:00Kalau enggak pasti gua bilang enggak.
- 1:36:02Terus gua enggak pedul. Nah, itu enaknya
- 1:36:03uang.
- 1:36:04Oke.
- 1:36:05Uang tuh kasih op opsi. Iya. Uang tuh
- 1:36:07kasih opsi yang lebih benar.
- 1:36:08Terus kalau lu enggak suka gua ngomong
- 1:36:09ketemu soat. Lu mau ngapain lu bayarin
- 1:36:10makan gua? Enggak kan?
- 1:36:11Iya. Oke ya. Lebih bebas menentukan
- 1:36:14pilihan hidup lah.
- 1:36:15Iya. Gua bebas banget. Jadi pernah mager
- 1:36:17engak? Enggak. Karena gua semua kerjain
- 1:36:18hal-hal yang gua enggak mager.
- 1:36:20Oke sekarang agak berat dikit. Boleh
- 1:36:22enggak tim untuk sesi terakhir nih?
- 1:36:24Boleh.
- 1:36:24Nah, em awal tahun ini kan kita ya kena
- 1:36:28pemberitaan yang enggak enaklah gitu.
- 1:36:30Dan
- 1:36:31apa ya, gua ada beberapa ee kepenasaran
- 1:36:35juga secara personal
- 1:36:37kenapa dengan banyaknya ya negative
- 1:36:40things lah yang datang ke kita, kenapa
- 1:36:42lu memilih diam?
- 1:36:43Karena gini, apapun yang terjadi
- 1:36:47i
- 1:36:48orang kan harus tahu fakta-fakta di
- 1:36:50baliknya. Betul
- 1:36:51gitu loh. Kita yang udah lama ya gua lah
- 1:36:53gua yang sudah lama di Indonesia
- 1:36:56ya.
- 1:36:56Gua udah lihat banyak hal. Emang ada
- 1:36:59beberapa hal yang enggak perlu kita
- 1:37:01bicarakan dan biarin waktu yang
- 1:37:02buktikan.
- 1:37:03Oke.
- 1:37:03Ya kan? Karena gini,
- 1:37:06di saat orang mau coba shaping opini
- 1:37:09publik,
- 1:37:10oke,
- 1:37:10lu mau ngomong apapun tuh buat apa?
- 1:37:12Lu mau melakukan pembelaan apapun tuh
- 1:37:14fungsinya di mana?
- 1:37:15I
- 1:37:16kalau lu emang benar, lu benar. Kalau
- 1:37:18salah, lu salah. Itu kan fakta.
- 1:37:19Betul. dan biarkan waktu yang
- 1:37:21membuktikan. Menurut gua itu cara yang
- 1:37:22paling elegan. Contohnya Johnny Dep.
- 1:37:24Johnny Dep ketika dia di
- 1:37:26ee sama mantan istri yang gila itu
- 1:37:29iya
- 1:37:29dia kan sampai dicantel sama semua
- 1:37:31karena di sini ngemis-ngemis balik kan
- 1:37:32tapi dia enggak mau kan.
- 1:37:33Betul.
- 1:37:33Jadi apakah dia melakukan pembelaan
- 1:37:36terhadap dirinya? Enggak. Dia biarin
- 1:37:38case-nya selesai.
- 1:37:39Hmm. Oke
- 1:37:41gitu.
- 1:37:42Oke. Karena tuh
- 1:37:43karena gini apapun yang coba orang mau
- 1:37:46serang gua, it's not my first rodiol.
- 1:37:49Kalau gua udah lama tahu banyak.
- 1:37:51Iya tahu banyak.
- 1:37:51Gua bukan anak kemarin sore.
- 1:37:53Betul.
- 1:37:53Gua bukan anak kemarin sore.
- 1:37:55Karena tuh jadinya sebenarnya gini,
- 1:37:57asumsi publik kan liar banget ya.
- 1:37:58Oh iya pasti.
- 1:37:59Pokoknya kita pulang dari Jepang gua
- 1:38:00ingat banget terus tiba-tiba kayak uh
- 1:38:02apa nih gitu kan.
- 1:38:04Dan lu memilih untuk kayak
- 1:38:05aman L gitu
- 1:38:06kayak gitu kan aman L gitu. Nah tapi
- 1:38:08kayak begini kan balik lagi orang kan
- 1:38:10kira semua tuh bisa dilakukan secara
- 1:38:12natural. Enggak ada hal-hal yang natural
- 1:38:15sifatnya.
- 1:38:16Betul. Iya. Pasti ada orkestratornya,
- 1:38:18ada pendananya, ada yang bikin public
- 1:38:20opinionnya.
- 1:38:21Iya
- 1:38:22kan kalau misalnya begitu lebih gampang
- 1:38:24kita mappingnya. Oh ini sih ini ini ini.
- 1:38:27Oke. Karena kan dari kemarin bahkan di
- 1:38:30acara terakhir pun kan itu ramai banget
- 1:38:31kan tim kayak
- 1:38:33kenapa Timoti enggak ngomong aja? Kenapa
- 1:38:35Timoti enggak
- 1:38:36gini? Kan sama kayak itu tuduhan-tuduhan
- 1:38:37makannya tuduhan-tuduhan orang yang aneh
- 1:38:39kayak misalnya contoh ijazah L misalnya
- 1:38:41ijazah lu nih misalnya
- 1:38:43Lael enggak punya ijazah [tertawa]
- 1:38:45terus haruskah lu tunjukin nih nih
- 1:38:47ijazah saya nih kan bego gitu loh.
- 1:38:49[tertawa]
- 1:38:50Kenapa lu harus buktiin? Ngerti enggak?
- 1:38:51True.
- 1:38:52Karena pembuktian itu dari penuduh.
- 1:38:55Betul.
- 1:38:56Ngerti enggak?
- 1:38:57Jadi kalau dia tuduh lu enggak punya
- 1:38:58ijazah lu yang buktiin lu enggak punya
- 1:39:00ijazah.
- 1:39:00Iya. Kenapa dia
- 1:39:01kalau begitu kan gua bisa begini gua
- 1:39:02bisa begini.
- 1:39:04Lu enggak punya KTP ya di duuk capil ya.
- 1:39:06Oke.
- 1:39:06Berarti lu harus keluarin dong. KTP aku.
- 1:39:09[tertawa]
- 1:39:10KTP aku gitu. Oke.
- 1:39:11Enggak kan?
- 1:39:12I.
- 1:39:12Ngapain lu buka KTP lu cuman karena gua
- 1:39:14tuduh sama kan?
- 1:39:16Oke. Berarti apa ya? Ini tuh adalah
- 1:39:18kungfunya Timoti
- 1:39:19bukan kungfu itu cuma orang bego atau
- 1:39:21orang pintar. [tertawa]
- 1:39:23Kalau orang bego kan gitu. H enggak ini
- 1:39:24KTP-ku.
- 1:39:26Oke. Oke.
- 1:39:27Lah kan lu yang tunduk enggak punya KTP.
- 1:39:29Kok gua buka KTP gua? Data diri gua gua
- 1:39:31sebar. [tertawa] Hah? Gimana sih ijazah?
- 1:39:34Kan lu yang tuduh gitu. C gue yang
- 1:39:35buktiin.
- 1:39:36Oke. Berarti
- 1:39:37logika loh itu sederhana.
- 1:39:38Betul. Itu kan sebenarnya ee apa ya? Gua
- 1:39:41menjembatani aja nih dari dari
- 1:39:43pertanyaan-pertanyaan teman-teman di
- 1:39:44netizen lah gitu. Kayak kenapa kenapa
- 1:39:46Timoti enggak buka suara gitu kan.
- 1:39:48Kenapa Timoti lebih milih diam sampai
- 1:39:50ini kan sudah hampir setahun nih tim.
- 1:39:51Terus tiba-tiba kemarin ada pemberitaan
- 1:39:53bahwa selesai gitu kan dalam tanda
- 1:39:55kutip. Nah, berarti gimana sih lu eh apa
- 1:39:57ya manage your emotion juga sama sampai
- 1:40:01ada orang yang bilang Timoti diam karena
- 1:40:03kena mental.
- 1:40:04Waduh, salah sekali.
- 1:40:05Nah, mungkin karena dengan diam kita kan
- 1:40:07jadinya banyak asumsi aneh kan.
- 1:40:09Gua gua enggak pernah kena mental over
- 1:40:11apapun. Gua balik lagi gua kasih tahu lu
- 1:40:13ya. Kita hidup di zaman paling indahnya
- 1:40:15dunia.
- 1:40:16Iya. [tertawa]
- 1:40:16Lu zaman dulu ya lu disiksa, lu
- 1:40:19dikulitin.
- 1:40:19Betul.
- 1:40:20Di sini kalau kalah tuh apa?
- 1:40:22Iya.
- 1:40:22What's the kalah? Kecuali mati ya lu
- 1:40:25ditusuk orang atau ditembak ya.
- 1:40:26Iya.
- 1:40:27Di luar itu tuh.
- 1:40:29He.
- 1:40:29Ini tuh dunia yang udah indah gitu loh.
- 1:40:32Udah daham.
- 1:40:33Udah ini, udah itu.
- 1:40:34Dunia yang menyenangkan.
- 1:40:35Betul. Lu jangan samain kayak template
- 1:40:37mental lu sama gua. Gua dikerjain orang
- 1:40:39udah dari kecil dari gua zaman jualan
- 1:40:41online datangin bea cukai udah sering.
- 1:40:43Lu anak kemarin sore [tertawa] anak sore
- 1:40:46kayak
- 1:40:46dari jualan pomet udah disamper-samperin
- 1:40:48ya?
- 1:40:48Iya. Gua dari jualan pommet, gua bikin
- 1:40:50ternak uang dulu ada yang banyak dulu
- 1:40:52zaman ternak uang tuh banyak pakai nama
- 1:40:54gua scammer-scammer dari Kamboja,
- 1:40:55Malaysia pakai nama gua.
- 1:40:56Iya.
- 1:40:57Orang-orang yang ditipu ada yang
- 1:40:58ngelaporin gua
- 1:41:00gua bukan anak kemarin sore gitu.
- 1:41:02Jadi
- 1:41:03apakah kena mental? Ya pasti enggak
- 1:41:05gitu.
- 1:41:05Santai aja.
- 1:41:06Gua tuh senang banget sama semua hal
- 1:41:07yang terjadi hidup gua. Ini buat
- 1:41:08teman-teman tahu.
- 1:41:09Oke. Oke.
- 1:41:09It's like a game buat gua. Makanya buat
- 1:41:12orang yang ngasa jadi musuh gua atau
- 1:41:14apa, hati-hati karena gua cuma ngelihat
- 1:41:16ini sebuah game.
- 1:41:17Gua enggak ada emosi,
- 1:41:19I
- 1:41:19gua enggak ada apa namanya? Anger,
- 1:41:22fear.
- 1:41:24It's just numbers and game buat gu. Dan
- 1:41:26lu pasti kalah.
- 1:41:27Oke,
- 1:41:28lu pasti kalah.
- 1:41:28Menarik.
- 1:41:29Mungkin enggak sekarang, mungkin enggak
- 1:41:30tahun depan, tapi 10 tahun lu pasti mati
- 1:41:32kalau lawan gua.
- 1:41:33I see. Wah, menarik.
- 1:41:35Tapi yang konglol-kongol ini juga tahu
- 1:41:37sifat gila ini terhadap gua. Makanya
- 1:41:38mereka banyak yang mau temenan sama gua.
- 1:41:40Oke, jadi hati-hati teman-teman ya.
- 1:41:43Enggak, Timoti enggak kena mental karena
- 1:41:44waktu pas e kita lagi ramai-ramai pun
- 1:41:46dia lagi ngopi di Alsut. [tertawa]
- 1:41:48Gua ngopi, gua santai,
- 1:41:50nyantai makan Indomie.
- 1:41:51Iya, gua ngasuh gitu. Jadi
- 1:41:53gua enggak pernah
- 1:41:54kena apapun soal apapun yang apalagi
- 1:41:57opini publik ya.
- 1:41:58Iya.
- 1:41:59Karena kan dari zaman dulu opini publik
- 1:42:00sudah banyak ya.
- 1:42:01Iya.
- 1:42:01Cuman itu kan mainan kalian yang kalian
- 1:42:04ngetik kalian marah itu ah jadi zaman d
- 1:42:06kan kalian gua main-mainin sebenarnya.
- 1:42:07[tertawa]
- 1:42:09Oke. Jadi,
- 1:42:10boneka yang gua taruh ke sini, ke sini,
- 1:42:12ke sini.
- 1:42:12Iya. Tidak terpengaruh secara personal,
- 1:42:14tidak terpengaruh juga secara mental.
- 1:42:17Nol ya, zero.
- 1:42:18Oke. Nah, Tim em
- 1:42:20ini pertanyaan-pertanyaan terakhir juga.
- 1:42:22Lu melihat Timothi itu 10 20 tahun lagi
- 1:42:25itu akan menjadi seperti apa sih? 1020
- 1:42:29tahun lagi ya. Gua pasti ada ambisi lah
- 1:42:31ya.
- 1:42:32Yes.
- 1:42:32Lebih besar lagi dari sekarang di
- 1:42:34hal-hal itu
- 1:42:36ya. Dan ditunggu aja lah mainnya kayak
- 1:42:38gimana. 10 20 tahun lagi.
- 1:42:39Wah. Jadi kitanya harus tunggu aja. Jadi
- 1:42:42enggak bisa dipel nih.
- 1:42:43Iya gua enggak suka kayak kasih tahu
- 1:42:44plan gua, gua mau jadi apa atau seperti
- 1:42:45apa. Tapi ya kalian lihat aja nanti 10
- 1:42:47tahun lagi.
- 1:42:48Oke. Oke. Thank you so much Timothy
- 1:42:51Ronald. Jadi teman-teman kita udah
- 1:42:53ngobrol panjang banget entah ini udah
- 1:42:55berapa jam kayaknya hampir 2 jam. Eh
- 1:42:58hopefully bisa dapetin banyak insight
- 1:43:00dari Timothy Ronald.
- 1:43:01E Ternak uang happy banget bisa comeback
- 1:43:03lagi. Jadi kita akan ngobrol dengan
- 1:43:05orang-orang atau figur-figur yang
- 1:43:06menarik ya tim ya
- 1:43:07kayak gitu. So e itu aja paling dari gue
- 1:43:11Lel dan Timoti Ronald. Thank you so
- 1:43:14much. Selamat sore semuanya. Yeah.
About this transcript
This page contains the full transcript of Ternak Uang Talks: Sumber Kekayaan Timothy Ronald by Ternak Uang, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 19,071 words across 3,974 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.