YouTube2Text

Tausiah Syaikh Waasi H. Achmad Syaechudin - Tasawuf Bab. Kecondongan kpd isi dunia - 17/04/2026 — Transcript

by TQN Bogor Baru · 1,679 words · 389 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:01Wabarik ala sayyidina Muhammad wa ala
  2. 0:04ali sayyidina Muhammad
  3. 0:07kama barokta ala sayyidina Ibrahim wa
  4. 0:09ala ali sayyidina Ibrahim fil alamina
  5. 0:13innaka hamid majid.
  6. 0:15Ilahi anta maksudi
  7. 0:18warid matlubi
  8. 0:22mahabbataka
  9. 0:23wafataka ya arhamarahim.
  10. 0:29Auzubillahiminasyaitanirrajim.
  11. 0:32Qul huwallahu ahad. Allahus somad lam
  12. 0:36yalid walam yulad walam yakun lahu
  13. 0:39kufanah.
  14. 0:41[berdehem]
  15. 0:41Alhamdul
  16. 1:00isi dunia ini sudah barang tentu yang
  17. 1:03kita kaji adalah
  18. 1:08berupa kelalaian-kelalaian kita,
  19. 1:11kelengahan-kelengahan kita,
  20. 1:14keberbahayaan yang tidak tersadari oleh
  21. 1:18kita. Nah, lalu
  22. 1:21kita mengkajinya dan semoga
  23. 1:24ee kita bisa pula menjalankannya.
  24. 1:28Tidak hanya kita bicarakan,
  25. 1:32akan tetapi [batuk][berdehem]
  26. 1:34keseluruhan
  27. 1:37keterangan atau kajian tentang
  28. 1:40agar kita tidak condong kepada isi dunia
  29. 1:43ini
  30. 1:46agar kita bisa menjalankannya
  31. 1:49adalah ada ilmunya tata cara atau
  32. 1:52kaifiat teknik
  33. 1:55agar kita tertuju ke arah sana. Inilah
  34. 1:59dia kita masuk ke dalam hulaq zikir
  35. 2:05raudah min riyadil jannah
  36. 2:08yang harus berhati-hati
  37. 2:12bahwa ini pun ada di atas dunia ini dan
  38. 2:16kita masih tinggal di dunia ini.
  39. 2:20Apakah kita bisa mensyukuri
  40. 2:24masuk ke dalam halaq zikir ini?
  41. 2:27bersyukurnya
  42. 2:29sekeras segembira
  43. 2:32saat kita mendapatkan sesuatu isi dunia
  44. 2:36yang kita perlukan, yang kita cintai.
  45. 2:41Annafs itu kecondongan kita, syahwat
  46. 2:45kita itu.
  47. 2:47Sedangkan kemuliaan
  48. 2:50diterangkan bagaimana raudah min riyadil
  49. 2:53jannah.
  50. 2:56Betapa keindahan diberikan contoh itu.
  51. 3:01Nabi yang berbicara langsung
  52. 3:04diajarkannya kepada kita.
  53. 3:08Di sinilah kadar keadaan hati manusia.
  54. 3:14Apakah kita bergembira dengan
  55. 3:17tercapainya cita-cita
  56. 3:20atau sesuatu yang kita angan-angankan?
  57. 3:24berupa angan-angan yang tertuju biasa
  58. 3:28atau tulul amal. ini berulang-ulang
  59. 3:32berbicara tentang tulang
  60. 3:36angan-angan kita dan kadang-kadang itu
  61. 3:39berwarna-warni
  62. 3:41dan berbagai macam jenis
  63. 3:44yang tiada pernah berkesudahan
  64. 3:49apabila kita tidak membuangnya dari
  65. 3:53dalam hati kita dengan dawamud zikri wa
  66. 3:58dawamun ubudiyah.
  67. 4:02[berdehem]
  68. 4:02Itu satu. Yang kedua, sesuatu yang sudah
  69. 4:07diberikan oleh Allah Subhanahu wa taala
  70. 4:10atau sesuatu yang rutin datang kepada
  71. 4:13kita.
  72. 4:15Apakah kita pernah mengukur
  73. 4:19daya syukur kita kepada Allah Subhanahu
  74. 4:22wa taala?
  75. 4:24Seberapa kental, seberapa kadar
  76. 4:28kesyukuran kita?
  77. 4:32Baik, saya beri contoh barang sejenak
  78. 4:35yang ada di dalam isi dunia ini.
  79. 4:39[berdehem]
  80. 4:40Saya pernah menceritakan ini juga,
  81. 4:42tetapi ini adalah sehari-hari keadaan
  82. 4:44kita.
  83. 4:48kita menginginkan sesuatu
  84. 4:52atau tidak kita mengkhayalkannya,
  85. 4:56tetapi Allah sudah menghidangkan sesuatu
  86. 4:59kepada kita.
  87. 5:02Misalnya istri kita masak apa di rumah
  88. 5:06kita tidak tahu
  89. 5:09atau
  90. 5:11apa serv kita ee
  91. 5:15ya pembantu kita masak apa kita tidak
  92. 5:19tahu.
  93. 5:22Lalu kita membukanya
  94. 5:26di meja makan.
  95. 5:29sesuatu yang terlihat oleh kita. Padahal
  96. 5:33itulah yang dihidangkan oleh Allah
  97. 5:35Subhanahu wa taala melalui tangan
  98. 5:38siapapun di dalam keluarga kita. Lalu
  99. 5:41kita kurang menyukainya.
  100. 5:46Hanya kurang menyukainya. Ah, aku tidak
  101. 5:49mau. Itu rezeki yang datang yang
  102. 5:52dihidangkan
  103. 5:54kepada kita.
  104. 5:57Belumlah kita bersyukur
  105. 6:00malah kebalikan daripada itu.
  106. 6:03Kita malah mencelanya.
  107. 6:09Apabila kita berbanding dengan orang
  108. 6:11lain
  109. 6:13yang orang lain mungkin tiada yang
  110. 6:16dihidangkan kepada kita,
  111. 6:20tiada yang diberikan kepada kita, tiada
  112. 6:23yang disiapkan kepada kita.
  113. 6:28Ini baru satu peristiwa saja.
  114. 6:34Misalnya makan siang.
  115. 6:40Katakan itu disukai.
  116. 6:43Begitu dilihat kita suka. Lalu niat kita
  117. 6:48mau makan.
  118. 6:51Ada satu.
  119. 6:53Begitu kita melihat sesuatu yang akan
  120. 6:57kita makan itu
  121. 7:00daya tarik yang ada di dalam hati kita
  122. 7:03bergerak. Oh, ini kusukai.
  123. 7:07Makanan ini aku suka, sayur ini aku
  124. 7:10suka, goreng ini aku suka.
  125. 7:14Lalu kita duduk dan memakannya.
  126. 7:18Sahabat sekalian, ada yang terlewat di
  127. 7:21sana daya syukur kita. Saat kita melihat
  128. 7:26hidangan itu dari Allah Subhanahu wa
  129. 7:29taala, itu tidak disyukuri oleh kita.
  130. 7:31Dengarkan baik-baik dan perhatikan dalam
  131. 7:33kehidupan.
  132. 7:35Yang kedua, saat kita melihat itu adalah
  133. 7:39kepunyaan kita dan kita menyukainya
  134. 7:44tidak kita syukuri juga.
  135. 7:48Oh, kita akan memakannya.
  136. 7:52Kadang-kadang ini dia minggu lalu
  137. 7:54mungkin saya sudah ee merincinya juga.
  138. 7:59kadar rasa syukur kita.
  139. 8:04Ada yang mengambilnya dengan basmalah.
  140. 8:07Bismillahirrahmanirrahim.
  141. 8:09Lalu kita ambil.
  142. 8:12Lalu tersentuhlah lidah kita. Karena itu
  143. 8:16masuk ke dalam mulut kita.
  144. 8:20Hati kita berbicara, "Oh, ini cocok dan
  145. 8:23enak."
  146. 8:25Adakah saat itu langsung kita syukuri?
  147. 8:29atau hanyut kita oleh hanya sebuah rasa
  148. 8:35yang kita rasakan menyentuh salah satu
  149. 8:39jawarih yang ada di dalam tubuh kita,
  150. 8:42yaitu lidah kita. Lalu kita hanyut lupa
  151. 8:46kepada Allah Subhanahu wa taala semuanya
  152. 8:50hanya oleh sebuah rasa yang kita sukai.
  153. 8:55Saat kita melihat suka kita tidak
  154. 8:58bersyukur. Saat sudah masuk ke dalam
  155. 9:01mulut terbius oleh rasa.
  156. 9:04Karena rasanya enak, dia lupa kepada
  157. 9:07Allah Subhanahu wa taala dan kepada
  158. 9:09siapapun. Dia fokus ke dalam yang dia
  159. 9:12nikmati. Dia mengunyahnya. Kadang-kadang
  160. 9:16kita tidak tahu mengunyah itu berapa
  161. 9:18kali.
  162. 9:20Kita menelannya dan bertambah kenyang.
  163. 9:24tidak kita syukuri.
  164. 9:27Katakanlah terperinci,
  165. 9:29saya menganggapnya orang-orang itu
  166. 9:31adalah orang para ahli zikir yang selalu
  167. 9:35waspada
  168. 9:40sampai selesai.
  169. 9:42Oh, hati berbicara kenyang namanya.
  170. 9:45Habis makan.
  171. 9:48Lalu kita setelah itu selesai minum.
  172. 9:52Alhamdulillahiabbil alamin.
  173. 9:55Sambil kita tidak serius,
  174. 9:59tidak fokus kepada Allah Subhanahu wa
  175. 10:01taala,
  176. 10:03apalagi mencapai ihsan.
  177. 10:07Ya Allah, terima kasih. Alhamdulillah.
  178. 10:10Segala puji bagi Engkau ya Allah yang
  179. 10:13tadi kakan enak sekali. Alhamdulillah.
  180. 10:17Segala puji bagi Engkau ya Allah.
  181. 10:22atau selewatan saja atau kadang-kadang
  182. 10:25tidak hamdalah pula.
  183. 10:29Para sahabat sekalian,
  184. 10:31itu kita lakukan bertahun-tahun
  185. 10:36berarti kita sudah tidak bisa
  186. 10:38menghitungnya lagi.
  187. 10:40Setiap makanan masuk ke dalam satu jenis
  188. 10:44jawarih kita saja berupa lisan.
  189. 10:47nyaris jarang tersyukuri.
  190. 10:51Apabila itu tersyukuri, daya syukur kita
  191. 10:54saja sembarangan, alhamdulillah rabbil
  192. 10:57alamin. Sambil tidak memakai rasa dan
  193. 11:00hati tidak tertuju kepada Allah
  194. 11:02subhanahu wa taala.
  195. 11:05Inilah dia
  196. 11:07tasawuf. Ilmu tasawuf diolah di sana
  197. 11:13dijalankan di dalam ilmu thiqah yang di
  198. 11:17dalamnya memperketat daya ingat kita
  199. 11:20kepada Allah Subhanahu wa taala agar
  200. 11:23terus-menerus dalam keadaan zikrullah,
  201. 11:31menetapi peribadatan kita menjalankan
  202. 11:33syariat
  203. 11:35dengan melatih diri riyadah
  204. 11:40untuk mencapai yang tadi itu saat demi
  205. 11:44saat, rasa demi rasa
  206. 11:47baru satu jawari.
  207. 11:50Karena rasa bisa datang bisa dari lisan
  208. 11:54dan bisa dari
  209. 11:56saya sudah menerangkannya dari seluruh
  210. 11:58jawari
  211. 12:01di minggu-minggu lalu sudah saya
  212. 12:03terangkan.
  213. 12:06Setelah itu ada sebuah kewajiban ini
  214. 12:09minggu lalu saya sentuh juga.
  215. 12:14Bagaimana seorang syekh yang bermimpi?
  216. 12:18Kata Rasulullah, "Engkau diangkat
  217. 12:20derajat daripada teman-temanmu itu
  218. 12:24karena engkau
  219. 12:26berbakti dan meringankan beban para
  220. 12:30orang-orang suci, orang-orang alim,
  221. 12:34orang-orang beriman."
  222. 12:38Mengapa di situ disebut orang beriman?
  223. 12:42Lalu yang kedua
  224. 12:45disebutkan,
  225. 12:47berikan nasihat
  226. 12:50kepada sahabatmu. Ini pengajian minggu
  227. 12:52lalu ini nyambung ini.
  228. 12:56Mengapa harus memberikan nasihat kepada
  229. 12:59sahabat?
  230. 13:02Karena nasihat ini
  231. 13:06bagi para sahabat barangkali dia tidak
  232. 13:10berpikir tentang sesuatu yang kita
  233. 13:12nasihatkan kepada mereka.
  234. 13:15Lalu yang lain adalah lontaran kasih
  235. 13:18sayang kepada seorang sahabat. Ini
  236. 13:21pengajian di minggu yang lalu
  237. 13:24saya teringat kembali.
  238. 13:27Saat itulah
  239. 13:30apabila sang penasihat ini adalah
  240. 13:33orang-orang alim, orang-orang yang kita
  241. 13:37suka berguru kepada orang-orang salih,
  242. 13:43kata Syekh Abdul Qadir Jailani
  243. 13:45AlBaghdadi, teringat saya jadinya,
  244. 13:49jangan ditentang.
  245. 13:55Kata Syekh Abdul Qadir Jilani pula,
  246. 14:01karena orang alim itu
  247. 14:06dapat melihat
  248. 14:09sesuatu yang engkau tidak tahu dan
  249. 14:12engkau tidak mengerti.
  250. 14:16Itulah dia terjadinya
  251. 14:19sebuah adab di dalam tariqah.
  252. 14:23adalah taklid.
  253. 14:26Apabila ada seorang salik tidak takqlid
  254. 14:30kepada para masyaikh, pada mursyidnya,
  255. 14:34mursyidnya tidak merugi
  256. 14:37sama sekali. Tidak ingin pula dia
  257. 14:39ditaklidi.
  258. 14:42Tidak ada gerakan di dalam hatinya
  259. 14:44pengin dipatuhi sepatuh apa. Tidak ada.
  260. 14:48Mengapa seperti itu?
  261. 14:50Karena ditaklidi berupa keinginan itu
  262. 14:53tetap judulnya keinginan adalah sebuah
  263. 14:57kesenangan. Keadaan kesenangan yang ada
  264. 15:00di atas dunia ini. Sedangkan dunia ini
  265. 15:04tercela.
  266. 15:09Para mursyid berbicara
  267. 15:12damang-damang saja. Apa lancar-lancar
  268. 15:14saja?
  269. 15:16diikuti ya, tidak diikuti, maka tidak
  270. 15:19mengapa.
  271. 15:22Kita yang harus waspada.
  272. 15:27Seperti yang saya bicara tadi di dalam
  273. 15:29kitab seseorang
  274. 15:31atau seorang saya bermimpi seperti itu
  275. 15:33dan Nabi berbicara di dalam mimpinya
  276. 15:36diangkat darajatnya kelakuannya seperti
  277. 15:39itu
  278. 15:43berupa kasih sayang berupa kecintaan
  279. 15:47orang yang apa
  280. 15:51ini dunia ini
  281. 15:54sijnul muk Mukminin
  282. 15:57w jannatul qatir.
  283. 16:01Ini Abu Hurairah berkata seperti itu.
  284. 16:06Kata Rasulullah, katanya
  285. 16:10dunia itu neraka bagi orang mukmin.
  286. 16:14Wa jannatul katir
  287. 16:16dan surganya orang kafir.
  288. 16:20Mengapa? Karena dia kadang-kadang
  289. 16:22berbangga kehidupan di dunianya atas apa
  290. 16:26yang dimilikinya,
  291. 16:28diakui oleh dirinya. Dia tidak sadar
  292. 16:31kalau itu Allahlah yang menjadikannya.
  293. 16:37Ada yang ingin menjadi pejabat lalu
  294. 16:39berbangga atas keperjabatannya.
  295. 16:44Ada yang ingin jadi orang kaya. Dia
  296. 16:47kekayaannya seperti itu. Lalu dia
  297. 16:51tingkah lakunya di atas dunia ini hanyut
  298. 16:54dengan jabatan, hanyut dengan kekayaan,
  299. 16:57hanyut dengan angan-angan. Bahkan
  300. 17:02ada yang ingin diingat-ingat setelah aku
  301. 17:05mati agar
  302. 17:08dikenang oleh masyarakat.
  303. 17:11Ada lagi yang seperti itu.
  304. 17:15Bukan dia berpikir tentang dirinya
  305. 17:19agar ampunan dari Allah Subhanahu wa
  306. 17:22taala.
  307. 17:23Tidak dia berpikir
  308. 17:26akan keselamatan untuk di akhirat.
  309. 17:30Tidak ada dia riyadah wa mujahadah agar
  310. 17:34kadar keinginannya yang tadi itu
  311. 17:37seluruhnya dilepaskan.
  312. 17:41dari keadaan hatinya, dari rasanya agar
  313. 17:46dia melulu selalu hanya untuk Allah
  314. 17:50Taala dan hanya dengan Allah Subhanahu
  315. 17:52wa taala.
  316. 17:54Usia atau umur demi umur setiap hari.
  317. 17:58Karena setiap nafas yang kita keluarkan
  318. 18:02adalah umur kita yang kita tidak bisa
  319. 18:04kembalikan.
  320. 18:08adalah keinginan-keinginan,
  321. 18:09kecondongan-kecondongan kepada isi
  322. 18:11dunia. Itulah dibarengi dengan
  323. 18:14nafas-nafas kita di dalam kehidupan ini.
  324. 18:19Hilang terhapus segala amal,
  325. 18:22tidak teringat segala amal apabila dia
  326. 18:27tidak dawamud zikri.
  327. 18:31Zikir inilah yang menyingkapkan berbagai
  328. 18:35hijab-hijab
  329. 18:38dan mengundang atau mendatangkan cahaya
  330. 18:41dari Allah Subhanahu wa taala. sehingga
  331. 18:44sesuatu yang tidak terlihat menjadi
  332. 18:48terlihat, yang tidak terpikir menjadi
  333. 18:51terpikir. Itulah orang-orang yang
  334. 18:54beriman yang kita harus merapat
  335. 18:57kepadanya dan kita harus mendekat dan
  336. 19:00kita harus ikuti keadaannya dan harus
  337. 19:03rapat dengan mereka. Karena itu biasnya
  338. 19:06beliau-beliau itu seperti itu
  339. 19:09agar menghibah kepada kita. Lalu kita
  340. 19:12menjadi seorang ahli ibadah yang patuh
  341. 19:15hanya kepada Allah Subhanahu wa taala.
  342. 19:19Saat itulah dengan dawam zikri wa
  343. 19:23dawamun ubudiyah di dalamnya mengandung
  344. 19:27ee mujahadah
  345. 19:29melawan sesuatu yang dilarang.
  346. 19:33Maka keadaan demi keadaan makam atau
  347. 19:38tempat kadar tingkat keimanan akan
  348. 19:42bertambah dan bertambah. Yang tidak
  349. 19:45terpikir oleh orang lain maka akan
  350. 19:47terpikir oleh kita. Karena Allah
  351. 19:50mewariskan sesuatu. Warasakahullahu ilma
  352. 19:53maam ya'lam.
  353. 19:57Inilah yang dimaksud tadi saya katakan
  354. 20:00itu
  355. 20:03bahwa dunia itu sijnul mukmin
  356. 20:09neraka
  357. 20:10bagi orang mukmin. Wa jannatul kafir.
  358. 20:15Dan surga bagi orang-orang kafir,
  359. 20:18orang-orang yang tidak berpikir tentang
  360. 20:20akhirat
  361. 20:22merasa sudah aman hidup di dunia.
  362. 20:26karena segala pencapaian atau
  363. 20:28angan-angannya. Merasa dia merasa tenang
  364. 20:31sehingga peribadatan terhapus dari dalam
  365. 20:33hatinya, terhapus pula dalam pikirannya.
  366. 20:38Celakalah orang yang menjalankan
  367. 20:40kehidupannya
  368. 20:42tanpa
  369. 20:44merendah bagai bumi selama hidup ini di
  370. 20:48dunia. merendah di hadapan Allah
  371. 20:51Subhanahu wa taala dan tetap merendah
  372. 20:54pula di hadapan manusia tidak ingin
  373. 20:56dipuji.
  374. 20:59Menjauhlah dari keinginan-keinginan
  375. 21:02isi-isi dunia itu yang akan mengotori
  376. 21:05hati kita. Para sahabat sekalian, semoga
  377. 21:08ini menjadi pelajaran seluruhnya bagi
  378. 21:10kita dan semoga saya juga yang terlalu
  379. 21:13banyak berbicara ini bisa mengamalkannya
  380. 21:16karena saya ingin selamat karena saya
  381. 21:19juga yang berbicara seperti ini. ngajak
  382. 21:22para sahabat sambil saya berdoa kepada
  383. 21:24Allah Taala, "Ya Allah ampuni Ahmad
  384. 21:27Syikhuddin ini dan ya Allah bisakanlah
  385. 21:30Ahmad Syikhuddin ini membicarakan atau
  386. 21:34dan mengerjakan apa yang kukatakan
  387. 21:37sekarang kepada para sahabat semua yang
  388. 21:39ada di sini. Amin ya Allah ya rabbal
  389. 21:42alamin.

About this transcript

This page contains the full transcript of Tausiah Syaikh Waasi H. Achmad Syaechudin - Tasawuf Bab. Kecondongan kpd isi dunia - 17/04/2026 by TQN Bogor Baru, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,679 words across 389 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.