Tausiah Syaikh Waasi H. Achmad Syaechudin - Tasawuf Bab. Kecondongan kpd isi dunia - 17/04/2026 — Transcript
Full transcript
- 0:01Wabarik ala sayyidina Muhammad wa ala
- 0:04ali sayyidina Muhammad
- 0:07kama barokta ala sayyidina Ibrahim wa
- 0:09ala ali sayyidina Ibrahim fil alamina
- 0:13innaka hamid majid.
- 0:15Ilahi anta maksudi
- 0:18warid matlubi
- 0:22mahabbataka
- 0:23wafataka ya arhamarahim.
- 0:29Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- 0:32Qul huwallahu ahad. Allahus somad lam
- 0:36yalid walam yulad walam yakun lahu
- 0:39kufanah.
- 0:41[berdehem]
- 0:41Alhamdul
- 1:00isi dunia ini sudah barang tentu yang
- 1:03kita kaji adalah
- 1:08berupa kelalaian-kelalaian kita,
- 1:11kelengahan-kelengahan kita,
- 1:14keberbahayaan yang tidak tersadari oleh
- 1:18kita. Nah, lalu
- 1:21kita mengkajinya dan semoga
- 1:24ee kita bisa pula menjalankannya.
- 1:28Tidak hanya kita bicarakan,
- 1:32akan tetapi [batuk][berdehem]
- 1:34keseluruhan
- 1:37keterangan atau kajian tentang
- 1:40agar kita tidak condong kepada isi dunia
- 1:43ini
- 1:46agar kita bisa menjalankannya
- 1:49adalah ada ilmunya tata cara atau
- 1:52kaifiat teknik
- 1:55agar kita tertuju ke arah sana. Inilah
- 1:59dia kita masuk ke dalam hulaq zikir
- 2:05raudah min riyadil jannah
- 2:08yang harus berhati-hati
- 2:12bahwa ini pun ada di atas dunia ini dan
- 2:16kita masih tinggal di dunia ini.
- 2:20Apakah kita bisa mensyukuri
- 2:24masuk ke dalam halaq zikir ini?
- 2:27bersyukurnya
- 2:29sekeras segembira
- 2:32saat kita mendapatkan sesuatu isi dunia
- 2:36yang kita perlukan, yang kita cintai.
- 2:41Annafs itu kecondongan kita, syahwat
- 2:45kita itu.
- 2:47Sedangkan kemuliaan
- 2:50diterangkan bagaimana raudah min riyadil
- 2:53jannah.
- 2:56Betapa keindahan diberikan contoh itu.
- 3:01Nabi yang berbicara langsung
- 3:04diajarkannya kepada kita.
- 3:08Di sinilah kadar keadaan hati manusia.
- 3:14Apakah kita bergembira dengan
- 3:17tercapainya cita-cita
- 3:20atau sesuatu yang kita angan-angankan?
- 3:24berupa angan-angan yang tertuju biasa
- 3:28atau tulul amal. ini berulang-ulang
- 3:32berbicara tentang tulang
- 3:36angan-angan kita dan kadang-kadang itu
- 3:39berwarna-warni
- 3:41dan berbagai macam jenis
- 3:44yang tiada pernah berkesudahan
- 3:49apabila kita tidak membuangnya dari
- 3:53dalam hati kita dengan dawamud zikri wa
- 3:58dawamun ubudiyah.
- 4:02[berdehem]
- 4:02Itu satu. Yang kedua, sesuatu yang sudah
- 4:07diberikan oleh Allah Subhanahu wa taala
- 4:10atau sesuatu yang rutin datang kepada
- 4:13kita.
- 4:15Apakah kita pernah mengukur
- 4:19daya syukur kita kepada Allah Subhanahu
- 4:22wa taala?
- 4:24Seberapa kental, seberapa kadar
- 4:28kesyukuran kita?
- 4:32Baik, saya beri contoh barang sejenak
- 4:35yang ada di dalam isi dunia ini.
- 4:39[berdehem]
- 4:40Saya pernah menceritakan ini juga,
- 4:42tetapi ini adalah sehari-hari keadaan
- 4:44kita.
- 4:48kita menginginkan sesuatu
- 4:52atau tidak kita mengkhayalkannya,
- 4:56tetapi Allah sudah menghidangkan sesuatu
- 4:59kepada kita.
- 5:02Misalnya istri kita masak apa di rumah
- 5:06kita tidak tahu
- 5:09atau
- 5:11apa serv kita ee
- 5:15ya pembantu kita masak apa kita tidak
- 5:19tahu.
- 5:22Lalu kita membukanya
- 5:26di meja makan.
- 5:29sesuatu yang terlihat oleh kita. Padahal
- 5:33itulah yang dihidangkan oleh Allah
- 5:35Subhanahu wa taala melalui tangan
- 5:38siapapun di dalam keluarga kita. Lalu
- 5:41kita kurang menyukainya.
- 5:46Hanya kurang menyukainya. Ah, aku tidak
- 5:49mau. Itu rezeki yang datang yang
- 5:52dihidangkan
- 5:54kepada kita.
- 5:57Belumlah kita bersyukur
- 6:00malah kebalikan daripada itu.
- 6:03Kita malah mencelanya.
- 6:09Apabila kita berbanding dengan orang
- 6:11lain
- 6:13yang orang lain mungkin tiada yang
- 6:16dihidangkan kepada kita,
- 6:20tiada yang diberikan kepada kita, tiada
- 6:23yang disiapkan kepada kita.
- 6:28Ini baru satu peristiwa saja.
- 6:34Misalnya makan siang.
- 6:40Katakan itu disukai.
- 6:43Begitu dilihat kita suka. Lalu niat kita
- 6:48mau makan.
- 6:51Ada satu.
- 6:53Begitu kita melihat sesuatu yang akan
- 6:57kita makan itu
- 7:00daya tarik yang ada di dalam hati kita
- 7:03bergerak. Oh, ini kusukai.
- 7:07Makanan ini aku suka, sayur ini aku
- 7:10suka, goreng ini aku suka.
- 7:14Lalu kita duduk dan memakannya.
- 7:18Sahabat sekalian, ada yang terlewat di
- 7:21sana daya syukur kita. Saat kita melihat
- 7:26hidangan itu dari Allah Subhanahu wa
- 7:29taala, itu tidak disyukuri oleh kita.
- 7:31Dengarkan baik-baik dan perhatikan dalam
- 7:33kehidupan.
- 7:35Yang kedua, saat kita melihat itu adalah
- 7:39kepunyaan kita dan kita menyukainya
- 7:44tidak kita syukuri juga.
- 7:48Oh, kita akan memakannya.
- 7:52Kadang-kadang ini dia minggu lalu
- 7:54mungkin saya sudah ee merincinya juga.
- 7:59kadar rasa syukur kita.
- 8:04Ada yang mengambilnya dengan basmalah.
- 8:07Bismillahirrahmanirrahim.
- 8:09Lalu kita ambil.
- 8:12Lalu tersentuhlah lidah kita. Karena itu
- 8:16masuk ke dalam mulut kita.
- 8:20Hati kita berbicara, "Oh, ini cocok dan
- 8:23enak."
- 8:25Adakah saat itu langsung kita syukuri?
- 8:29atau hanyut kita oleh hanya sebuah rasa
- 8:35yang kita rasakan menyentuh salah satu
- 8:39jawarih yang ada di dalam tubuh kita,
- 8:42yaitu lidah kita. Lalu kita hanyut lupa
- 8:46kepada Allah Subhanahu wa taala semuanya
- 8:50hanya oleh sebuah rasa yang kita sukai.
- 8:55Saat kita melihat suka kita tidak
- 8:58bersyukur. Saat sudah masuk ke dalam
- 9:01mulut terbius oleh rasa.
- 9:04Karena rasanya enak, dia lupa kepada
- 9:07Allah Subhanahu wa taala dan kepada
- 9:09siapapun. Dia fokus ke dalam yang dia
- 9:12nikmati. Dia mengunyahnya. Kadang-kadang
- 9:16kita tidak tahu mengunyah itu berapa
- 9:18kali.
- 9:20Kita menelannya dan bertambah kenyang.
- 9:24tidak kita syukuri.
- 9:27Katakanlah terperinci,
- 9:29saya menganggapnya orang-orang itu
- 9:31adalah orang para ahli zikir yang selalu
- 9:35waspada
- 9:40sampai selesai.
- 9:42Oh, hati berbicara kenyang namanya.
- 9:45Habis makan.
- 9:48Lalu kita setelah itu selesai minum.
- 9:52Alhamdulillahiabbil alamin.
- 9:55Sambil kita tidak serius,
- 9:59tidak fokus kepada Allah Subhanahu wa
- 10:01taala,
- 10:03apalagi mencapai ihsan.
- 10:07Ya Allah, terima kasih. Alhamdulillah.
- 10:10Segala puji bagi Engkau ya Allah yang
- 10:13tadi kakan enak sekali. Alhamdulillah.
- 10:17Segala puji bagi Engkau ya Allah.
- 10:22atau selewatan saja atau kadang-kadang
- 10:25tidak hamdalah pula.
- 10:29Para sahabat sekalian,
- 10:31itu kita lakukan bertahun-tahun
- 10:36berarti kita sudah tidak bisa
- 10:38menghitungnya lagi.
- 10:40Setiap makanan masuk ke dalam satu jenis
- 10:44jawarih kita saja berupa lisan.
- 10:47nyaris jarang tersyukuri.
- 10:51Apabila itu tersyukuri, daya syukur kita
- 10:54saja sembarangan, alhamdulillah rabbil
- 10:57alamin. Sambil tidak memakai rasa dan
- 11:00hati tidak tertuju kepada Allah
- 11:02subhanahu wa taala.
- 11:05Inilah dia
- 11:07tasawuf. Ilmu tasawuf diolah di sana
- 11:13dijalankan di dalam ilmu thiqah yang di
- 11:17dalamnya memperketat daya ingat kita
- 11:20kepada Allah Subhanahu wa taala agar
- 11:23terus-menerus dalam keadaan zikrullah,
- 11:31menetapi peribadatan kita menjalankan
- 11:33syariat
- 11:35dengan melatih diri riyadah
- 11:40untuk mencapai yang tadi itu saat demi
- 11:44saat, rasa demi rasa
- 11:47baru satu jawari.
- 11:50Karena rasa bisa datang bisa dari lisan
- 11:54dan bisa dari
- 11:56saya sudah menerangkannya dari seluruh
- 11:58jawari
- 12:01di minggu-minggu lalu sudah saya
- 12:03terangkan.
- 12:06Setelah itu ada sebuah kewajiban ini
- 12:09minggu lalu saya sentuh juga.
- 12:14Bagaimana seorang syekh yang bermimpi?
- 12:18Kata Rasulullah, "Engkau diangkat
- 12:20derajat daripada teman-temanmu itu
- 12:24karena engkau
- 12:26berbakti dan meringankan beban para
- 12:30orang-orang suci, orang-orang alim,
- 12:34orang-orang beriman."
- 12:38Mengapa di situ disebut orang beriman?
- 12:42Lalu yang kedua
- 12:45disebutkan,
- 12:47berikan nasihat
- 12:50kepada sahabatmu. Ini pengajian minggu
- 12:52lalu ini nyambung ini.
- 12:56Mengapa harus memberikan nasihat kepada
- 12:59sahabat?
- 13:02Karena nasihat ini
- 13:06bagi para sahabat barangkali dia tidak
- 13:10berpikir tentang sesuatu yang kita
- 13:12nasihatkan kepada mereka.
- 13:15Lalu yang lain adalah lontaran kasih
- 13:18sayang kepada seorang sahabat. Ini
- 13:21pengajian di minggu yang lalu
- 13:24saya teringat kembali.
- 13:27Saat itulah
- 13:30apabila sang penasihat ini adalah
- 13:33orang-orang alim, orang-orang yang kita
- 13:37suka berguru kepada orang-orang salih,
- 13:43kata Syekh Abdul Qadir Jailani
- 13:45AlBaghdadi, teringat saya jadinya,
- 13:49jangan ditentang.
- 13:55Kata Syekh Abdul Qadir Jilani pula,
- 14:01karena orang alim itu
- 14:06dapat melihat
- 14:09sesuatu yang engkau tidak tahu dan
- 14:12engkau tidak mengerti.
- 14:16Itulah dia terjadinya
- 14:19sebuah adab di dalam tariqah.
- 14:23adalah taklid.
- 14:26Apabila ada seorang salik tidak takqlid
- 14:30kepada para masyaikh, pada mursyidnya,
- 14:34mursyidnya tidak merugi
- 14:37sama sekali. Tidak ingin pula dia
- 14:39ditaklidi.
- 14:42Tidak ada gerakan di dalam hatinya
- 14:44pengin dipatuhi sepatuh apa. Tidak ada.
- 14:48Mengapa seperti itu?
- 14:50Karena ditaklidi berupa keinginan itu
- 14:53tetap judulnya keinginan adalah sebuah
- 14:57kesenangan. Keadaan kesenangan yang ada
- 15:00di atas dunia ini. Sedangkan dunia ini
- 15:04tercela.
- 15:09Para mursyid berbicara
- 15:12damang-damang saja. Apa lancar-lancar
- 15:14saja?
- 15:16diikuti ya, tidak diikuti, maka tidak
- 15:19mengapa.
- 15:22Kita yang harus waspada.
- 15:27Seperti yang saya bicara tadi di dalam
- 15:29kitab seseorang
- 15:31atau seorang saya bermimpi seperti itu
- 15:33dan Nabi berbicara di dalam mimpinya
- 15:36diangkat darajatnya kelakuannya seperti
- 15:39itu
- 15:43berupa kasih sayang berupa kecintaan
- 15:47orang yang apa
- 15:51ini dunia ini
- 15:54sijnul muk Mukminin
- 15:57w jannatul qatir.
- 16:01Ini Abu Hurairah berkata seperti itu.
- 16:06Kata Rasulullah, katanya
- 16:10dunia itu neraka bagi orang mukmin.
- 16:14Wa jannatul katir
- 16:16dan surganya orang kafir.
- 16:20Mengapa? Karena dia kadang-kadang
- 16:22berbangga kehidupan di dunianya atas apa
- 16:26yang dimilikinya,
- 16:28diakui oleh dirinya. Dia tidak sadar
- 16:31kalau itu Allahlah yang menjadikannya.
- 16:37Ada yang ingin menjadi pejabat lalu
- 16:39berbangga atas keperjabatannya.
- 16:44Ada yang ingin jadi orang kaya. Dia
- 16:47kekayaannya seperti itu. Lalu dia
- 16:51tingkah lakunya di atas dunia ini hanyut
- 16:54dengan jabatan, hanyut dengan kekayaan,
- 16:57hanyut dengan angan-angan. Bahkan
- 17:02ada yang ingin diingat-ingat setelah aku
- 17:05mati agar
- 17:08dikenang oleh masyarakat.
- 17:11Ada lagi yang seperti itu.
- 17:15Bukan dia berpikir tentang dirinya
- 17:19agar ampunan dari Allah Subhanahu wa
- 17:22taala.
- 17:23Tidak dia berpikir
- 17:26akan keselamatan untuk di akhirat.
- 17:30Tidak ada dia riyadah wa mujahadah agar
- 17:34kadar keinginannya yang tadi itu
- 17:37seluruhnya dilepaskan.
- 17:41dari keadaan hatinya, dari rasanya agar
- 17:46dia melulu selalu hanya untuk Allah
- 17:50Taala dan hanya dengan Allah Subhanahu
- 17:52wa taala.
- 17:54Usia atau umur demi umur setiap hari.
- 17:58Karena setiap nafas yang kita keluarkan
- 18:02adalah umur kita yang kita tidak bisa
- 18:04kembalikan.
- 18:08adalah keinginan-keinginan,
- 18:09kecondongan-kecondongan kepada isi
- 18:11dunia. Itulah dibarengi dengan
- 18:14nafas-nafas kita di dalam kehidupan ini.
- 18:19Hilang terhapus segala amal,
- 18:22tidak teringat segala amal apabila dia
- 18:27tidak dawamud zikri.
- 18:31Zikir inilah yang menyingkapkan berbagai
- 18:35hijab-hijab
- 18:38dan mengundang atau mendatangkan cahaya
- 18:41dari Allah Subhanahu wa taala. sehingga
- 18:44sesuatu yang tidak terlihat menjadi
- 18:48terlihat, yang tidak terpikir menjadi
- 18:51terpikir. Itulah orang-orang yang
- 18:54beriman yang kita harus merapat
- 18:57kepadanya dan kita harus mendekat dan
- 19:00kita harus ikuti keadaannya dan harus
- 19:03rapat dengan mereka. Karena itu biasnya
- 19:06beliau-beliau itu seperti itu
- 19:09agar menghibah kepada kita. Lalu kita
- 19:12menjadi seorang ahli ibadah yang patuh
- 19:15hanya kepada Allah Subhanahu wa taala.
- 19:19Saat itulah dengan dawam zikri wa
- 19:23dawamun ubudiyah di dalamnya mengandung
- 19:27ee mujahadah
- 19:29melawan sesuatu yang dilarang.
- 19:33Maka keadaan demi keadaan makam atau
- 19:38tempat kadar tingkat keimanan akan
- 19:42bertambah dan bertambah. Yang tidak
- 19:45terpikir oleh orang lain maka akan
- 19:47terpikir oleh kita. Karena Allah
- 19:50mewariskan sesuatu. Warasakahullahu ilma
- 19:53maam ya'lam.
- 19:57Inilah yang dimaksud tadi saya katakan
- 20:00itu
- 20:03bahwa dunia itu sijnul mukmin
- 20:09neraka
- 20:10bagi orang mukmin. Wa jannatul kafir.
- 20:15Dan surga bagi orang-orang kafir,
- 20:18orang-orang yang tidak berpikir tentang
- 20:20akhirat
- 20:22merasa sudah aman hidup di dunia.
- 20:26karena segala pencapaian atau
- 20:28angan-angannya. Merasa dia merasa tenang
- 20:31sehingga peribadatan terhapus dari dalam
- 20:33hatinya, terhapus pula dalam pikirannya.
- 20:38Celakalah orang yang menjalankan
- 20:40kehidupannya
- 20:42tanpa
- 20:44merendah bagai bumi selama hidup ini di
- 20:48dunia. merendah di hadapan Allah
- 20:51Subhanahu wa taala dan tetap merendah
- 20:54pula di hadapan manusia tidak ingin
- 20:56dipuji.
- 20:59Menjauhlah dari keinginan-keinginan
- 21:02isi-isi dunia itu yang akan mengotori
- 21:05hati kita. Para sahabat sekalian, semoga
- 21:08ini menjadi pelajaran seluruhnya bagi
- 21:10kita dan semoga saya juga yang terlalu
- 21:13banyak berbicara ini bisa mengamalkannya
- 21:16karena saya ingin selamat karena saya
- 21:19juga yang berbicara seperti ini. ngajak
- 21:22para sahabat sambil saya berdoa kepada
- 21:24Allah Taala, "Ya Allah ampuni Ahmad
- 21:27Syikhuddin ini dan ya Allah bisakanlah
- 21:30Ahmad Syikhuddin ini membicarakan atau
- 21:34dan mengerjakan apa yang kukatakan
- 21:37sekarang kepada para sahabat semua yang
- 21:39ada di sini. Amin ya Allah ya rabbal
- 21:42alamin.
About this transcript
This page contains the full transcript of Tausiah Syaikh Waasi H. Achmad Syaechudin - Tasawuf Bab. Kecondongan kpd isi dunia - 17/04/2026 by TQN Bogor Baru, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,679 words across 389 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.