YouTube2Text

Spiritualitas dan Kesehatan Mental - Sesi 1 — Transcript

by Centre for Interfaith and Multicultural Studies · 13,008 words · 2,454 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Pertama-tama perkenalkan Bapak Ibu
  2. 0:02narasumber kita yang terhormat pada hari
  3. 0:04ini. Saya Astuti Purwasari.
  4. 0:07Saya dan teman-teman saya dengan Pak
  5. 0:11Zin, kemudian Pak Josua, kemudian ada Bu
  6. 0:15Ernida dan satu lagi ada Pak Irfan.
  7. 0:19Ee Pak Muhammad Irfan dan Pak Irfan
  8. 0:20Sarhindi ya Pak. Selamat bergabung
  9. 0:23kembali dan para narasumber yang kami
  10. 0:26hormati, selamat datang pada kuliah umum
  11. 0:29keberagamaan
  12. 0:31pada semester ini dengan tema
  13. 0:33spiritualitas dan kesehatan mental
  14. 0:36perspektif agama di Indonesia.
  15. 0:39Puji dan syukur kepada Tuhan yang maha
  16. 0:41esa karena kegiatan kita pada hari ini
  17. 0:44dapat terlaksana tanpa adanya kendala
  18. 0:47satu apapun. Dan semoga kegiatan kita
  19. 0:50akan berjalan lancar sampai akhirnya
  20. 0:52nanti.
  21. 0:54Untuk ee memulai kegiatan kita pada hari
  22. 0:57ini, kita awali dengan kegiatan doa
  23. 1:01lintas agama terlebih dahulu. Nah,
  24. 1:04biasanya ini adalah ee kegiatan rutin
  25. 1:07kami Bapak, Ibu narasumber yang kami
  26. 1:10laksanakan setiap perkuliahan di awal
  27. 1:13dan di akhir. Untuk di awal pembukanya
  28. 1:16itu doa lintas agama dan di akhir
  29. 1:18setelah pembelajaran juga ada doa lintas
  30. 1:20agama. Oke, kepada para pembawa doa
  31. 1:23lintas agama saya persilakan untuk
  32. 1:25memimpin doa. Boleh dimulai dari doa
  33. 1:29agama Islam, kemudian dimulai disusul
  34. 1:34oleh doa agama Kristen Protestan,
  35. 1:36kemudian agama Katolik, kemudian agama
  36. 1:40Buddha, dan kemudian agama Hindu. Kepada
  37. 1:43para pembawa doa kami persilakan.
  38. 1:50Baik, saya akan membawakan agama dalam
  39. 1:53agama Islam.
  40. 1:54Auzubillahiminasyaitanirrajim.
  41. 1:56Bismillahirrahmanirrahim.
  42. 1:58Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu
  43. 2:00wasalamu ala asrofil iya wal mursalin.
  44. 2:03Waa alihi wasbihi ajmain. Allahumma inni
  45. 2:06nasaluka ilman nafian warizkan wasian
  46. 2:09waalan muttaqabalan. Allahum yirana
  47. 2:12umarana
  48. 2:15wabana
  49. 2:19wail akabanahamdulillahiabbil
  50. 2:27alamin.
  51. 2:41Baik, doa agama Kristen Protestan.
  52. 2:45Saya akan membawakan doa dalam agama
  53. 2:47Kristen Protestan. Mari kita bersatu di
  54. 2:50dalam doa. Puji dan syukur kami ucapkan
  55. 2:52Bapa karena pada siang hari ini masih
  56. 2:54memberikan berkat-Mu kepada kami
  57. 2:56sehingga kami dapat melakukan kegiatan
  58. 2:59Zoom kami untuk kuliah tamu ya Bapa.
  59. 3:02Bapa, berkatilah kegiatan kami hari ini
  60. 3:06agar menjadi manfaat bagi kami mahasiswa
  61. 3:09ya Bapa dan juga kepada para narasumber.
  62. 3:12Kau berikanlah hikmat kebijaksanaan-Mu
  63. 3:14agar dapat memberikan
  64. 3:17materi dengan sebaik-baiknya ya Bapa.
  65. 3:20Bapa, kami manusia yang berdosa. Kiranya
  66. 3:22Engkau hapuskan dosa yang kami perbuat
  67. 3:23agar kami dapat berkenan di hadapan-Mu.
  68. 3:26Hanya doa yang kami sampaikan pada-Mu
  69. 3:28melalui anak-Mu Yesus Kristus Tuhan
  70. 3:29pengantara kami yang hidup. Amin.
  71. 3:34Bagi Katolik. Dalam nama Bapa dan Putra
  72. 3:37dan Roh Kudus. Amin. Bapa, puji dan
  73. 3:39syukur kami ucapkan kepada-Mu atas
  74. 3:41kasih, berkat, dan rahmat yang Engkau
  75. 3:43telah berikan kepada kami Bapa. Kiranya
  76. 3:45Bapa memberkati kegiatan Zoom kami agar
  77. 3:49jaringan lancar dengan sampai
  78. 3:51selesainya. Bapa. Bapa, berkatilah
  79. 3:53narasumber kami yang akan memberikan
  80. 3:55pembelajaran untuk bekal kami supaya
  81. 3:58kami dapat menjadi menjadikan itu
  82. 4:00pembelajaran untuk kami ke depannya.
  83. 4:02Hanya inilah doa anak-Mu ya Bapa. Salam
  84. 4:04Maria, penuh rahmat, Tuhan serta-Mu.
  85. 4:06Terpujilah Engkau di antara wanita dan
  86. 4:07terpujilah buah tubuh-Mu Yesus. Santa
  87. 4:10Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang
  88. 4:11berdosa ini. Kemuliaan kepada Bapa dan
  89. 4:14Putra dan Roh Kudus seperti pada
  90. 4:16permulaan sekarang selalu sepanjang
  91. 4:17segala abad. Terpujilah nama Yesus,
  92. 4:20Maria, dan Yosef sekarang dan
  93. 4:21selama-lamanya. Bapa dan Putra dan Roh
  94. 4:23Kudus. Amin.
  95. 4:26Baik, doa agama Buddha.
  96. 4:30Doa damagama Buddha.
  97. 4:32Udam saranam gacami
  98. 4:37dam saranam gacami
  99. 4:41sanggam saranam gacami
  100. 4:45dutiampi bedam saramcami
  101. 4:50dutiampi damam saram gacami
  102. 4:56duti pisanggam saranamcami
  103. 5:03saran
  104. 5:07tatiampi damam saranamcami
  105. 5:12tatiampianggam
  106. 5:14saram
  107. 5:18sabe satusit
  108. 5:20semoga hidup bagia sadu sadu sadu
  109. 5:30Doa dalam agama Hindu.
  110. 5:31Doa dalam agama Hindu.
  111. 6:00Om
  112. 6:14Baik, terima kasih kepada para pembaca
  113. 6:17doa lintas agama pada hari ini. Baik,
  114. 6:20kita akan berkenalan dengan narasumber
  115. 6:22kita yang akan memberikan kuliah umum
  116. 6:25pada hari ini. Hari ini kita akan
  117. 6:27mendengarkan narasumber dari agama
  118. 6:31Islam, kemudian Kristen Protestan, dan
  119. 6:35Kristen Katolik. Nah, saya akan sedikit
  120. 6:39memperkenalkan kepada adik-adik
  121. 6:40mahasiswa. Narasumber yang pertama dari
  122. 6:43agama Islam itu ada Ibu Estrina Maya
  123. 6:46Laili, S.Psi, M.Psi, Psikolog. Selamat
  124. 6:51datang, Ibu pada kuliah umum
  125. 6:53keberagamaan pada hari ini. Terima kasih
  126. 6:56atas waktunya yang diberikan.
  127. 6:59Baik, Mas ee Bu Astuti. Terima kasih.
  128. 7:03Salam kenal, teman-teman.
  129. 7:05Sedikit saya akan membacakan biografi
  130. 7:08beliau.
  131. 7:09Ibu Estrina adalah alumnus perguruan
  132. 7:12tinggi Matil
  133. 7:15Matoliul Falah Pati Jawa Tengah.
  134. 7:19Kemudian sarjana psikologi di
  135. 7:21Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.
  136. 7:24Kemudian Magister Psikolog Profesi
  137. 7:27Bidang Klinis Universitas Gadjah Mada
  138. 7:30Yogyakarta.
  139. 7:32Nah, pengalaman kerja beliau cukup
  140. 7:35banyak. Nah, jadi ini adalah salah satu
  141. 7:38kesempatan yang terbaik bagi kita
  142. 7:39adik-adik mahasiswa bisa sharing session
  143. 7:43kepada Ibu Estrina. Jadi, jangan
  144. 7:45disia-siakan kesempatan pada hari ini
  145. 7:48untuk ee
  146. 7:50meminta pengalaman dari Ibu Estrina.
  147. 7:53Terima kasih, Bu. Kemudian narasumber
  148. 7:56kita yang kedua
  149. 7:58itu ada Ibu Maria
  150. 8:02ya. Ibu Maria selamat siang Ibu. Terima
  151. 8:05kasih sudah berkenan hadir.
  152. 8:07Selamat siang, Bu. pada hari ini untuk
  153. 8:11memberikan sedikit
  154. 8:13eh sharing session-nya terhadap mata
  155. 8:16kuliah kita pada hari ini. Nah, untuk
  156. 8:19Ibu Maria sendiri, Bu Maria ini alumni
  157. 8:23dari SMA swasta HKBP Tarutung ya, Bu ya,
  158. 8:26HKBP 2 Tarutung. Kemudian ee pendidikan
  159. 8:31diakones HKBP, kemudian Sekolah Tinggi
  160. 8:34Diakones HKBP, Sarjana Agama Prodi
  161. 8:37Pastoral Konseling, kemudian Institut
  162. 8:40Agama Kristen Tarutung, Magister
  163. 8:42Pendidikan Prodi Manajemen Pendidikan
  164. 8:44Kristen. Pengalaman kerjanya cukup luar
  165. 8:47biasa, adik-adik mahasiswa. Jadi jangan
  166. 8:49disia-siakan nih kesempatannya hari ini
  167. 8:52untuk yang agama Islam kemudian agama
  168. 8:54Kristen boleh nanti tanya-tanya kepada
  169. 8:57Ibu Maria dan Ibu Estrina terkait
  170. 9:01hal-hal yang menjadi e ganjalan nih
  171. 9:04untuk generasi Z. Kemudian kita ada satu
  172. 9:09lagi nih narasumber dari Kristen Katolik
  173. 9:12yaitu Romo Ncolasanjaya Sijabat SS. Nah,
  174. 9:18ee beliau ini sudah berpengalaman ee
  175. 9:22dalam pelayanan gereja. Kemudian ee
  176. 9:25beliau juga sebagai riwayat pendidikan
  177. 9:28teologia. Nah, sudah mengisi beberapa ee
  178. 9:33banyak seminar seminaris di Moskow
  179. 9:37Teknologi Akademi. Kemudian sudah
  180. 9:40menerima banyak sekali ee mandat yang
  181. 9:44diberikan kepada Bapak Romo. Selamat
  182. 9:46siang. Romo, terima kasih sudah hadir
  183. 9:48pada hari ini.
  184. 9:51Kasih
  185. 9:52terima kasih Romo. Baik, tanpa menunggu
  186. 9:56lama-lama lagi kita akan mulia kuliah
  187. 9:58umum kita dengan tema spiritualitas dan
  188. 10:01kesehatan mental perspektif agama di
  189. 10:03Indonesia. Jadi, ada beberapa hal yang
  190. 10:06akan kita bahas di sini ee di mana kita
  191. 10:09akan mengetahui nih keterkaitan antara
  192. 10:11spiritualitas dan kesehatan mental dari
  193. 10:14sudut pandang agama-agama di Indonesia.
  194. 10:16Kemudian kita juga bisa mengetahui nih
  195. 10:20mahasiswa mampu enggak mereka itu untuk
  196. 10:23melakukan penilaian spiritual yang
  197. 10:25sederhana kemudian merespon kesehatan
  198. 10:27masalah kesehatan mental yang
  199. 10:29berlandaskan nilai-nilai agama. Oke.
  200. 10:31Baik. Saya rasa pembukaan saya cukup
  201. 10:33sampai di sini.
  202. 10:34Kita akan mulai nih sharing session-nya.
  203. 10:37Diskusi kita pada hari ini kita akan
  204. 10:38mulai dari Bu Estrina, kemudian
  205. 10:40dilanjutkan oleh Bu Maria, dan
  206. 10:42dilanjutkan oleh Romo Nikolas. Kepada
  207. 10:45Bapak Ibu narasumber kami persilakan.
  208. 10:47[berdehem]
  209. 10:53Boleh Bu Esina terlebih dahulu.
  210. 10:57Mohon izin Mbak Saya tadi terlempar.
  211. 11:00Saya izin penyesuaian background dan
  212. 11:02sebagainya. Sebentar.
  213. 11:04Oh, boleh. Kalau saya ke Bu Maria, izin
  214. 11:06boleh Bu D.
  215. 11:07Iya, boleh. Silakan, silakan. Terima
  216. 11:09kasih, Bu Rina. Silakan Ibu Maria.
  217. 11:14Ya, selamat siang Ibu Astuti dan Bapak
  218. 11:18Ibu yang menjadi rekan saya dalam ee
  219. 11:20naras sebagai narasumber dalam ee kuliah
  220. 11:24umum hari ini dan juga ee adik-adik
  221. 11:26mahasiswa yang dan Bapak Ibu sekalian
  222. 11:29dari Universitas ee Satya Bhineka
  223. 11:33di Medan. Oke, izinkanlah saya untuk
  224. 11:35membagikan pengalaman saya terkait
  225. 11:38spiritualitas dan kesehatan mental
  226. 11:41secara umum.
  227. 11:42Em dari saya secara pribadi saya melihat
  228. 11:46bahwa memang ee kesehatan mental dan
  229. 11:50spiritual ini adalah dua aspek yang
  230. 11:54tidak terpisahkan dari seorang individu.
  231. 11:57Ya, saling berkaitan bukan hanya saling
  232. 12:00berkaitan tetapi saling melengkapi.
  233. 12:03tadi satu dia saling berkaitan dan
  234. 12:05saling melengkapi untuk ee menolong
  235. 12:08kita, membantu kita sebagai individu
  236. 12:11mencapai yang namanya ee kesejahteraan
  237. 12:14yang utuh dan menyeluruh atau kalau kami
  238. 12:18di pastoral konseling sering menyebutnya
  239. 12:20sebagai kesejahteraan yang holistik.
  240. 12:24Itu dia. Jadi ee dari penjelasan ee
  241. 12:27pengantar tadi saya melihat bahwa memang
  242. 12:30spiritualitas itu memiliki makna dan
  243. 12:34lahir dari perjalanan iman dan
  244. 12:37pengalaman kehidupan kita. Bagi kami
  245. 12:40orang Kristen itu adalah perjalanan iman
  246. 12:42kami
  247. 12:44dalam menemukan makna dan kekuatan dan
  248. 12:47harapan hidup bersama dengan yang kami
  249. 12:49imani yaitu Yesus Kristus.
  250. 12:52Jadi ee saya memahami bahwa memang
  251. 12:56spiritualitas bukan hanya soal ee ritual
  252. 12:59agama saja atau hanya dibahas sebatas
  253. 13:02agama saja, tetapi ee spiritualitas itu
  254. 13:07lebih ke arah bagaimana kita memahami
  255. 13:10dan menemukan pertumbuhan iman dan batin
  256. 13:13kita melalui hubungan kita, perjumpaan
  257. 13:15kita dengan Tuhan.
  258. 13:18Jadi ee spiritualitas Kristen yang saya
  259. 13:20imani itu harus ee berakar dan dibangun
  260. 13:24pada Yesus Kristus yang kami imani.
  261. 13:28Karena memang ee
  262. 13:30Bapak ee
  263. 13:32tokoh reformator kami sendiri, Martin
  264. 13:35Luther menyebutkan bahwa dalam setiap
  265. 13:37sisi kehidupan ini mulai dari kita
  266. 13:40bangun sampai kita tidur, kita selalu
  267. 13:42akan menemukan dan ada berada pada
  268. 13:46perjumpaan dengan Tuhan. sehingga memang
  269. 13:49dalam setiap kehidupan kita, kita akan
  270. 13:52selalu bertemu dengan Tuhan dan di sana
  271. 13:54kita akan ee menemukan memaknai
  272. 13:58spiritualitas hidup kita. Sementara bagi
  273. 14:00saya secara pribadi kalau dikatakan ee
  274. 14:04kesehatan mental namanya juga sudah
  275. 14:06mental berarti itu berkaitan dengan
  276. 14:09aspek psikologis kita. Tapi bukan hanya
  277. 14:12itu, psikologis itu psikologis yang
  278. 14:15memungkinkan kita untuk bisa berfungsi
  279. 14:18secara optimal.
  280. 14:21Jadi kalau dikatakan psikologis berarti
  281. 14:23itu berkaitan dengan emosi, perasaan,
  282. 14:26kemudian perilaku sehingga kita memang
  283. 14:28bisa ee bertindak berperilaku dengan
  284. 14:32sehat. Itu dari saya, Ibu. Jadi memang
  285. 14:36harus saling mendukung dan saling
  286. 14:38melengkapi. Karena kita adalah ee
  287. 14:42makhluk holistik yang di dalamnya ada
  288. 14:45empat aspek, fisik, spiritual, sosial,
  289. 14:48dan emosional. Jika salah satunya itu
  290. 14:51timpang ataupun tidak terpenuhi, maka
  291. 14:54akan terjadi satu reaksi dalam tubuh
  292. 14:56kita. Itu yang saya pahami. Terima
  293. 14:58kasih, Ibu.
  294. 15:01Baik, terima kasih, ya, Bu. berarti
  295. 15:03saling berkaitan ya, Bu antara
  296. 15:05spiritualitas dan kesehatan mental ya.
  297. 15:08Baik, ee cukup menarik ya Bu. Terima
  298. 15:11kasih. Nanti kita akan ee sambung
  299. 15:14kembali. Oke, selanjutnya saya berikan
  300. 15:17waktu kepada Romo Ncolas untuk
  301. 15:21pendapatnya nih. Kira-kira ee menurut
  302. 15:24pengalaman Romo
  303. 15:27ee agama itu mengajarkan tentang
  304. 15:29ketenangan dalam diri dan jiwa. Namun
  305. 15:32mengapa ada individu yang tekun
  306. 15:34beribadah tapi hatinya masih gelisah
  307. 15:36gitu? Kira-kira Romo punya enggak
  308. 15:39jawaban atas pertanyaan ini gitu. Baik,
  309. 15:42terima kasih.
  310. 15:44Terima kasih atas kesempatannya Mbak
  311. 15:46Astuti. Ee mungkin di dalam ajaran
  312. 15:48gereja Ortodoks, ibadah lahir itu belum
  313. 15:51tentu berarti hati seseorang itu
  314. 15:54sungguh-sungguh mengalami kedamaian
  315. 15:56dengan Allah.
  316. 15:57seperti itu. Seseorang mungkin bisa
  317. 15:59rajin datang untuk berdoa, hadir di
  318. 16:02rumah ibadah, tetapi masih menyimpan
  319. 16:04luka batin di dalam diri mereka seperti
  320. 16:07itu. Seperti dendam, ketakutan, masalah
  321. 16:10di dalam kehidupan anak-anak muda atau
  322. 16:13kaula muda seperti itu. Jadi ee
  323. 16:16terkadang itu juga bukan berarti
  324. 16:18bahwasanya seseorang itu dia datang
  325. 16:21dalam hal ketekunan dia untuk datang
  326. 16:24kepada Tuhan seperti itu. Ee dalam hal
  327. 16:27berarti bahwasanya seseorang itu
  328. 16:30menjalankan kehidupan agamanya itu
  329. 16:32karena itu adalah kewajiban seperti itu.
  330. 16:35Tetapi meskipun kewajiban terkadang
  331. 16:37kewajiban tertentu pun itu tidak
  332. 16:39mendatangkan damai bagi seseorang itu
  333. 16:41seperti itu. Dia masih memiliki benci
  334. 16:44terhadap sesamail
  335. 16:46seperti itu. Dia masih tidak suka
  336. 16:48terhadap orang lain seperti itu. Bapak
  337. 16:50Gereja kita seperti Santo Isak dari
  338. 16:52Syria pernah berkata bahwasanya damai
  339. 16:55sejahtera lahir ketika hati menjadi
  340. 16:57rendah hati dan ngobelas kasih. seperti
  341. 17:00itu. Jadi kadang-kadang manusia
  342. 17:02menjalankan agama hanya sebagai
  343. 17:04kewajiban seperti itu
  344. 17:06dan bukan sebagai relasi kasih dengan
  345. 17:09Tuhan itu sendiri seperti itu. Akibatnya
  346. 17:11ya ibadah itu dilakukan secara rutin
  347. 17:14tetapi tidak tetapi hati itu tetap
  348. 17:16kosong seperti itu ya. Selain itu juga
  349. 17:19Ortodoks juga mengakui bahwa keberan
  350. 17:22bisa muncul karena faktor psikologis
  351. 17:24juga seperti trauma, tekanan hidup,
  352. 17:27kelelahan atau gangguan mental tertentu.
  353. 17:30Jadi tidak semua kegelisahan berarti
  354. 17:33kurang doa seperti itu. Karena itu
  355. 17:35gereja mengajak umat bukan hanya untuk
  356. 17:37beribadah secara lahiriah, tetapi juga
  357. 17:40mengalami pertobatan hati, kecujuran
  358. 17:42batin, dan hidup dalam kasih seperti ya.
  359. 17:46kita bisa melihat bahwasanya kaula muda
  360. 17:48sekarang ini banyak sekali kekhawatiran
  361. 17:50di dalam hidupnya seperti itu. Ee jadi
  362. 17:53ya terkadang kita itu selalu mengalami
  363. 17:58yang namanya kayak permasalahan di dalam
  364. 18:01diri kita sendiri seperti ya. Seperti
  365. 18:04yang saya katakan tadi bahwasanya ee
  366. 18:06cinta kasih dari Allah itu yang kita
  367. 18:08butuhkan di dalam kehidupan sehari-hari
  368. 18:10seperti itu. Saling mengasihi orang lain
  369. 18:12seperti itu. Dan di dalam gereja
  370. 18:14Ortodoks itu kita diajarkan untuk
  371. 18:16hesikism. Itu diajarkan oleh Santo
  372. 18:19Gregorius Palomas di mana kita itu harus
  373. 18:22bertindak menghindar terlebih dahulu
  374. 18:24untuk mencari relasi kita dengan batin
  375. 18:26kita sendiri seperti itu kayak gitu ya.
  376. 18:30Jadi seperti itu, Pak.
  377. 18:33Oke. Baik, Pak. Terima kasih, Romo untuk
  378. 18:36penjelasannya. Nah, juga ini menjadi
  379. 18:39perhatian ya, Romo untuk generasi Z nih
  380. 18:41kesehatan mental itu menjadi sorotan nih
  381. 18:44akhir-akhir ini. Karena kalau kita
  382. 18:46bandingkan dengan generasi-generasi
  383. 18:47sebelumnya memang cukup menjadi
  384. 18:50perhatian ya, Romo ya.
  385. 18:53Benar. Oke, terima kasih Romo. Nanti
  386. 18:55kita bincang-bincang lagi Romo. Sekarang
  387. 18:57kita mau ke Bu Rina nih terlebih dahulu
  388. 18:59nih. Nah, Bu Rina kalau menurut Bu Rina
  389. 19:03nih ya kan menurut pengalaman Ibu ee
  390. 19:07apakah ketika kita ditimpa masalah git
  391. 19:10masalah kesehatan mental gitu artinya
  392. 19:12kita itu kurang beriman atau bagaimana
  393. 19:14Bu kira-kira? Atau ada ada [tertawa]
  394. 19:17hal yang salah di dalam diri kita nih?
  395. 19:20Baikbaik. Terima kasih buat Suti. Saya
  396. 19:23mohon maaf sebelumnya tadi pas ngasih
  397. 19:26prolog tiba-tiba saya terlempar
  398. 19:27nge-freeze gitu ya. Jadi saya setting
  399. 19:29device line dulu.
  400. 19:32Ee saya sebenarnya mau ini apresiasi
  401. 19:34buat teman-teman di Center for Interface
  402. 19:37and Multicultural Study telah
  403. 19:38menyelenggarakan kegiatan ini. Senang
  404. 19:41banget bisa ketemu apa namanya
  405. 19:43teman-teman dari beragam ee keyakinan
  406. 19:46gitu ya. Kita membahas satu hal yang
  407. 19:49cukup penting dan serius. Saya kira ini
  408. 19:51sudah bukan jadi isu personal tapi juga
  409. 19:53isu bersama karena memang kesehatan
  410. 19:54mental ini luar biasa sekali ya ee Bu
  411. 19:57Astuti ya. Saya ini ya refleksi sebentar
  412. 20:01ya. Ke kemarin 2023 itu Kemenkes itu
  413. 20:06rilis eh satu berita bahwa ternyata
  414. 20:09gangguan jiwa itu penyebab nomor dua eh
  415. 20:12years life with disease. Jadi
  416. 20:13tahun-tahun produktif yang hilang karena
  417. 20:15individu itu terkena sakit dan sakitnya
  418. 20:19adalah sakit gangguan mental begitu. ini
  419. 20:21mengalahkan penyakit kardiovaskular dan
  420. 20:23juga DM yang itu penyakit kronis yang
  421. 20:26sudah banyak ya dihadapi oleh
  422. 20:27orang-orang. Ternyata gangguan mental
  423. 20:29ini jadi nomor dua. Ini kan betapa
  424. 20:31memang luar biasa begitu ya. itu
  425. 20:34meliputi yang tiga teratas itu meliputi
  426. 20:36depresi, kecemasan, dan juga skizofren.
  427. 20:39Kalau tadi Bu Asuti membahas tentang
  428. 20:41generasi masa kini yang dirasa cukup
  429. 20:44rentan begitu, ini sesuai lagi. Tahun
  430. 20:472026 barusan ini Mei itu Kemenkes juga
  431. 20:50merilis satu hasil cek kesehatan gratis
  432. 20:54yang ternyata menyatakan bahwa Indonesia
  433. 20:56darurat kesehatan mental pada anak.
  434. 20:59Setelah sebelumnya saat COVID ini pas
  435. 21:01pada remaja daruratnya sekarang saat
  436. 21:032026 pada anak karena ditemukan sekitar
  437. 21:0510% dari anak Indonesia yang mengikuti
  438. 21:08survei itu sebanyak 10an rib itu 3.000
  439. 21:11sekian mengalami depresi, 3.800 sekian
  440. 21:14mengalami kecemasan. Ini kan angka yang
  441. 21:17besar. Kemudian ketika dikaitkan dengan
  442. 21:19pertanyaannya Bu Astuti ee kira-kira
  443. 21:23ketika orang mengalami gangguan mental
  444. 21:24ini apakah lantas dia menjadi orang yang
  445. 21:27kurang beriman begitu ya?
  446. 21:31Penjelasan dari dua narasumber
  447. 21:33sebelumnya ee saya senang banget tadi Bu
  448. 21:35Maria sudah apa namanya dan juga Romo
  449. 21:39Nikolas telah membahas bahwa memang
  450. 21:41faktor yang ee apa namanya pengaruhi
  451. 21:43individu
  452. 21:45dalam mempertahankan kesehatan mental
  453. 21:46itu banyak sekali. Jadi ada faktor
  454. 21:50personal begitu ya, faktor fisik juga
  455. 21:53faktor personal yaitu individu. Kemudian
  456. 21:55faktor sosial bisa jadi pengasuhannya
  457. 21:58dari lingkungan pertemanannya kemudian
  458. 22:00relasi dia dengan ee orang terdekatnya.
  459. 22:04Faktor personal saya tambah lagi ada
  460. 22:06memang kepribadian bawaannya, kemudian
  461. 22:08pengalaman-pengalaman masa lalu yang
  462. 22:10dideritanya dan ditambah lagi ada faktor
  463. 22:14biologis. jangan lupa ya, faktor
  464. 22:16biologis ini juga berperan karena
  465. 22:18ternyata ada beberapa gangguan mental
  466. 22:20itu sifatnya genetik diturunkan. Jadi
  467. 22:24bukan satu-satunya seperti teman-teman
  468. 22:26yang ee punya riwayat keluarga yang
  469. 22:29mengalami skizofren itu menyumbang
  470. 22:31berapa persen ee untuk diri kita itu
  471. 22:34bisa rentan gitu ya. Ee rentan mengalami
  472. 22:38gangguan yang serupa. Tapi ini kan bukan
  473. 22:41penyebab tunggal. Sekali lagi saya
  474. 22:42bilang apa? Karena tidak ada penyebab
  475. 22:44tunggal dalam gangguan mental. Ini pasti
  476. 22:46ada relasi, ada satu
  477. 22:51apa ya integrasiah ya gabungan gitu
  478. 22:53antar masing-masing faktor. Sehingga
  479. 22:55ketika dibilang kurang iman rasanya
  480. 22:57berarti cuma satu faktor aja yang kurang
  481. 23:00ya. Ibaratnya kursi ada empat kaki
  482. 23:02[berdehem] begitu semua kakinya utuh
  483. 23:05nih. Semua kakinya empat terpenuhi
  484. 23:07semua. Tapi ternyata ada satu ya enggak.
  485. 23:10Lantas dirasa itu pasti itu akan oleng
  486. 23:12ya. Mbastuti ya. Nah, ee ini seperti
  487. 23:15itu. Jadi tidak merupakan faktor utama.
  488. 23:19Namun
  489. 23:21iman yang kita miliki, keyakinan yang
  490. 23:23kita miliki, ee spiritualitas atau
  491. 23:25penghayatan ibadah yang kita miliki ini
  492. 23:28jadi faktor protektif yang luar biasa
  493. 23:30untuk ketangguhan mental kita. Berbicara
  494. 23:32masalah kesehatan mental ini tidak bisa
  495. 23:35lepas dari dua hal, yaitu adanya faktor
  496. 23:36protektif dan faktor risiko. Faktor
  497. 23:39risiko adalah faktor faktor yang ee
  498. 23:42berisiko gitu ya, memperlemah atau
  499. 23:44membuat individu itu rentan mengalami
  500. 23:47gangguan mental. Seperti tadi ada faktor
  501. 23:49biologis mungkin ee ada proses otak kita
  502. 23:52yang hormon di otak kita yang sudah ee
  503. 23:55berubah begitu ya. Kemudian ada cidera
  504. 23:57otak, ada tadi genetika ee gangguan
  505. 24:01mental yang sudah dialami atau riwayat
  506. 24:03gangguan oleh saudara kita atau ee apa
  507. 24:06namanya
  508. 24:09orang tua ataupun nenek kita begitu ya.
  509. 24:12Kemudian ada juga faktor resikonya apa.
  510. 24:16Misalkan lingkungannya tidak supportif,
  511. 24:19misalkan dia pernah mengalami
  512. 24:20perundungan atau mengalami kekerasan
  513. 24:23seksual atau kehilangan. ini kan berat
  514. 24:26sekali ya. Nah, sementara faktor
  515. 24:30protektif ini apa gitu? Faktor protektif
  516. 24:32adalah faktor-faktor yang membuat
  517. 24:34individu itu menjadi lebih kebal dan
  518. 24:36melindungi individu agar lebih bisa
  519. 24:38tough dan sehat secara mental gitu. Dan
  520. 24:42keyakinan kita, spiritualitas kita itu
  521. 24:45menjadi faktor protektif yang bisa
  522. 24:47menguatkan kesehatan mental kita.
  523. 24:50Begitu. Jadi memang tidak menafikan
  524. 24:54berbagai macam faktor,
  525. 24:57tapi juga tidak menyebut bahwa memang
  526. 25:00cuman penyebabnya satu faktor aja gitu,
  527. 25:02Mbak. Bu Astuti.
  528. 25:06Saling terkoneksi.
  529. 25:13Baik, terima kasih Ibu atas
  530. 25:14penjelasannya. Nah, ini salah satu momen
  531. 25:17yang berharga ya, karena kita langsung
  532. 25:19diberikan ee sumber dari psikolog
  533. 25:22langsung nih oleh Bu Rina. Nah, saya
  534. 25:25juga sebenarnya punya apa ya, Bu? Mm ee
  535. 25:29psikologi ini sebenarnya menarik
  536. 25:31perhatian saya gitu karena ee apa ya
  537. 25:35mempengaruhi secara mental kemudian
  538. 25:38fisik juga. Nah, jadi saya pernah ee
  539. 25:42baca juga kan bahwa orang yang memiliki
  540. 25:45ee mental yang baik justru dia akan
  541. 25:48lancar dalam kehidupannya, egonya bisa
  542. 25:50terkontrol dengan baik, kemudian juga
  543. 25:52ikutlah spiritualitasnya akan terlaksana
  544. 25:54dengan baik. Oke, saya punya pertanyaan
  545. 25:57lagi nih. Boleh ya ke Bu Maria lagi ya,
  546. 25:59Bu.
  547. 26:01Nah, kalau ee Bu Maria nih kira-kira ada
  548. 26:05enggak contoh praktik spiritualitas
  549. 26:08dalam komunitas keagamaan Ibu yang dapat
  550. 26:12menjadi inspirasi melaraskan kesehatan
  551. 26:14mental?
  552. 26:16Iya. Ee terima kasih Bu untuk
  553. 26:18pertanyaannya.
  554. 26:20Ee tentu memang ee setiap agama itu
  555. 26:23punya model pelayanan, model ee
  556. 26:27kegiatan-kegiatan religius yang
  557. 26:31menjadi ee ciri daripada setiap gereja
  558. 26:35ataupun lembaga yang lain, keagamaan
  559. 26:38yang lain. ee di gereja saya sendiri
  560. 26:41contoh praktik spiritualitas yang bisa
  561. 26:45menjadi ee upaya yang boleh kita lakukan
  562. 26:48ya itu upaya yang boleh dilakukan oleh
  563. 26:50gereja dan juga kita secara pribadi
  564. 26:53untuk ee merawat ya bukan untuk
  565. 26:56menyembuhkan tapi awalnya itu untuk
  566. 26:58merawat kesehatan mental kita.
  567. 27:01Ee yang pertama mungkin doa karena
  568. 27:05memang ya semua agama di dunia ini pasti
  569. 27:11berdoa. Tidak ada agama yang tidak
  570. 27:13berdoa. Bagaimanapun ceritanya doa yang
  571. 27:16pertama. Jadi bagi kami orang Kristen,
  572. 27:19kami mengimani bahwa memang doa adalah
  573. 27:23ee nafas kehidupan. Jadi ketika setiap
  574. 27:26kami berdoa, setiap kami bernapas, kami
  575. 27:28berdoa.
  576. 27:30Jadi ee doa yang saya imani bukan hanya
  577. 27:34saya menyampaikan permohonan kepada
  578. 27:36Tuhan, bukan. Tetapi di dalam doa saya
  579. 27:40juga
  580. 27:42berupaya untuk mendengarkan suara Tuhan.
  581. 27:46Jadi saya tidak hanya menyampaikan
  582. 27:47permohonan saya, tetapi saya juga
  583. 27:50berupaya untuk mendengarkan suara Tuhan.
  584. 27:53apa yang saya minta apakah itu memang
  585. 27:55seturut dengan kehendak Tuhan. Jadi
  586. 27:58lewat doa kita boleh menyampaikan dan
  587. 28:01juga mendengarkan suara Tuhan. Jadi di
  588. 28:04dalam doa
  589. 28:06doa pribadi misalnya kalau di kami itu
  590. 28:09ada saat teduh. Ketika kami di
  591. 28:10persamaian di seminari kami selalu
  592. 28:13bersaat teduh. Kami mengambil sedikit
  593. 28:16ruang menjaga jarak dari orang lain
  594. 28:19untuk kening. Kemudian kita berefleksi,
  595. 28:22bercerita kepada Tuhan tentang apa yang
  596. 28:25kita alami.
  597. 28:27Seolah-olah kita sedang berbicara kepada
  598. 28:29sahabat kita.
  599. 28:32Jadi Tuhan itu memang bukan hanya yang
  600. 28:34mendengar, tapi kita berbicara kepada
  601. 28:36Tuhan. Dan itu saya rasa cukup membantu
  602. 28:39dan ee saya rasa ini praktik yang paling
  603. 28:42banyak dilakukan oleh banyak orang
  604. 28:44ketika dia mengalami ee sesuatu hal yang
  605. 28:48dirasanya itu mengancam atau membuatnya
  606. 28:50khawatir, dia langsung itu berdoa.
  607. 28:53Mungkin itu yang pertama. Kemudian yang
  608. 28:55kedua ee kita boleh dari kami di Kristen
  609. 29:00Kristen Protestan kami ee selalu
  610. 29:02misalnya mengingat atau membaca Alkitab.
  611. 29:06Jadi pada saat-saat masa krisis dalam
  612. 29:09praktik kehidupan yang saya lakukan dan
  613. 29:11yang saya
  614. 29:13pengalaman pelayanan yang saya lakukan
  615. 29:15di gereja maupun di lembaga maupun
  616. 29:17mendampingi ee mahasiswa saya pernah
  617. 29:20melayan di sekolah di sekolah tinggi
  618. 29:22diakon HKBP selama 9 tahun.
  619. 29:25ee kami mengenal atau mengimani bahwa
  620. 29:27memang Alkitab menjadi sumber pengenalan
  621. 29:29akan Tuhan. Jadi ketika saya ada masalah
  622. 29:33ini, saya kadang-kadang contohnya saja
  623. 29:35ya, Ibu ya. Saya langsung mengingat ayat
  624. 29:37Alkitab. Oh, marilah kepadaku semua yang
  625. 29:40letih lesu dan berbeban berat. Aku akan
  626. 29:43memberikan kelegaan padamu. Hanya
  627. 29:46mengingat itu saja, itu mengucapkannya
  628. 29:48itu justru akan memberikan ruang bagi
  629. 29:51kita untuk ee merilis stres kita. Oh,
  630. 29:55Tuhan akan Tuhan tidak akan pernah
  631. 29:56memberikan cobaan yang lebih besar
  632. 29:58daripada kekuatanku. Ah, kita diajak
  633. 30:01untuk berefleksi. Kemudian yang ketiga
  634. 30:05ini yang sedang banyak sekali digemari
  635. 30:08dan saya kira ini orang sudah mulai
  636. 30:10sadar bahwa hal ini penting. Retreat dan
  637. 30:14meditasi. Di mana-mana sekarang ada
  638. 30:16banyak hal yang melakukan retreat.
  639. 30:18Retreat itu bagi saya secara pribadi
  640. 30:21bukan hanya jalan-jalan saja, pergi
  641. 30:24mengunjungi sesuatu tempat, tetapi
  642. 30:27retreat ee itu kita mengambil jarak
  643. 30:30sedikit dari rutinitas kita, dari
  644. 30:33pekerjaan, dari segala sesuatu yang kita
  645. 30:36lakukan setiap hari kita pergi menepi
  646. 30:39bukan karena jauhnya, tetapi mungkin
  647. 30:41bisa hanya pergi ke sawah mungkin
  648. 30:44misalnya kita sudah tergantung kepada
  649. 30:46apa yang mau kita lakukan. Kemudian kita
  650. 30:48bisa di sana bermeditasi bukan harus
  651. 30:51bertapam bukan. Tetapi bagaimana kita
  652. 30:54berupaya untuk merefleksikan berbicara
  653. 30:57dengan Tuhan dan juga berbicara dengan
  654. 31:00sekitar kita. Dengan alam juga kita bisa
  655. 31:02berbicara untuk merilis stres kita.
  656. 31:05Kemudian yang yang ketig yang terakhir
  657. 31:09yang mungkin yang saya yang sering kami
  658. 31:11lakukan itu ee kita di gereja itu ada
  659. 31:15banyak ee persekutuan ataupun
  660. 31:18perkumpulan-perkumpulan
  661. 31:20gereja. Gereja saya ee secara pribadi
  662. 31:23HKBP itu mulai dari anak-anak itu punya
  663. 31:26komunitas. Mulai dari anak-anak, remaja,
  664. 31:30pemuda, kemudian ada kaum Bapak, kaum
  665. 31:33ibu sampai lansia itu punya komunitas.
  666. 31:35Jadi komunitas ini menjadi komunitas
  667. 31:39yang membangun, sarana untuk membangun.
  668. 31:41Di dalamnya ada ee spiritualitasnya, ada
  669. 31:45pendalaman Alkitab, kemudian ada
  670. 31:48menyanyi. Menyanyi itu salah satu terapi
  671. 31:50yang paling baik untuk ya ee mengurangi
  672. 31:53kecemasan. Ketika menyanyi, orang Batak
  673. 31:56suka menyanyi. Ketika dia marah, dia
  674. 31:58menyanyi. Ketika dia menangis, sedih,
  675. 32:01dia juga menyanyi. Kemudian ketika dia
  676. 32:03bergembira, dia juga menyanyi. Ya. Jadi
  677. 32:07di dalam di dalam persekutuan itu ada
  678. 32:09menyanyi, kemudian ada juga doa, dan
  679. 32:12pada saat yang bersamaan kita boleh
  680. 32:14membangun, merawat relasi kita dengan
  681. 32:17orang-orang yang ada di sekitar kita.
  682. 32:19Tapi pada intinya adalah gereja sudah
  683. 32:23menawarkan itu, kita sudah mengetahui
  684. 32:25itu. Hal yang penting adalah bagaimana
  685. 32:27kita melakukan praktik spiritualitas itu
  686. 32:29secara teratur dan rutin. Bukan hanya
  687. 32:33semacam rutinitas, tetapi itu menjadi
  688. 32:35bagian dari kehidupan kita. Sehingga
  689. 32:38memang ee itu menjadi kebutuhan bukan
  690. 32:43lagi sebagai rutinitas, tapi itu menjadi
  691. 32:45kebutuhan bagi kita sendiri. Terima
  692. 32:47kasih, Bu.
  693. 32:51Baik, terima kasih Bu Mari atas
  694. 32:52pengalamannya. Oke. Baik. Pertanyaan
  695. 32:55yang sama nih saya sampaikan kepada Romo
  696. 32:57Nikolas. Kira-kira ada enggak praktik
  697. 32:59spiritualitas dalam komunitas keagamaan
  698. 33:02Kristen Ortodoks yang Bapak yakini untuk
  699. 33:07dapat ee menginspirasi nih atau
  700. 33:10menyeleraskan kesehatan mental.
  701. 33:13Oh, terima kasih Bu. Ee jadi di dalam
  702. 33:16gerejaos itu kita itu ada yang namanya
  703. 33:19doa puja Yesus. Seperti itu seperti yang
  704. 33:22apa yang dikatakan Ibu Maria tadi
  705. 33:24bahwasanya tidak ada satupun agama yang
  706. 33:26tidak berdoa seperti itu. Semua agama
  707. 33:29selalu mengajarkan doa seperti itu. Di
  708. 33:31dalam gereja ortotoks kita diajarkan
  709. 33:33penutup dinamai doa Yesus atau doa puja
  710. 33:37Yesus. Seperti
  711. 33:40kita Gereja Ortodoks, Gereja Katolik
  712. 33:41juga memiliki hal yang sama seperti itu.
  713. 33:44Seperti dua Rosario seperti itu. Dua
  714. 33:46puja Yesus yang kita akui di dalam
  715. 33:48gereja wakoros adalah seperti ya Tuhan
  716. 33:51Yesus Kristus anak Allah kasihanilah aku
  717. 33:53orang yang berdosa ini. Seperti itu. Dan
  718. 33:56doa ini sebenarnya itu adalah doa yang
  719. 33:59sejak zaman dulu sudah dibicarakan oleh
  720. 34:02gereja-gereja
  721. 34:03terutama abad pertama. Bahkan ketika
  722. 34:07Yesus Kristus ada di dunia ini, doa itu
  723. 34:09sudah ada seperti itu. Jadi doa Yudis
  724. 34:11ditawarkan oleh imat Kristen Ortodos
  725. 34:14untuk didoakan seperti itu. Doa ini
  726. 34:16diulang perlahan-lahan dengan penuh
  727. 34:18kesadaran dan kekingan. Dalam tradisi
  728. 34:21Ortodoks, doa ini membantu menenangkan
  729. 34:23pikiran dan mengusatkan hati kepada
  730. 34:25Tuhan. Terus yang seperti yang saya
  731. 34:27katakan tadi, yang diperlukan adalah
  732. 34:29hezikism. seperti itu. Hezikizam itu
  733. 34:31adalah menarik sebentar saja dari
  734. 34:33kesibukan kita. Seperti itu. Tradisi ini
  735. 34:36mengajarkan pentingnya diam atau tenang
  736. 34:39dan menjaga hati dari pikiran yang kacau
  737. 34:42seperti itu. Bapak Gereja kita seperti
  738. 34:44Santo Gregorius dari Palama seperti yang
  739. 34:46saya katakan tadi menjelaskan bahwa
  740. 34:49keheningan membantu manusia mengalami
  741. 34:51damai dengan Allah itu sendiri.
  742. 34:55Yang ketiga juga kita ada di dalam
  743. 34:56gereja Ortodoks itu pengakuan dosa dan
  744. 34:59pendampingan rohani seperti itu. Di
  745. 35:01dalam gereja Ortodos itu seperti saya
  746. 35:03adalah seorang Romo. Ketika ada jemaat
  747. 35:06saya yang memiliki masalah seperti itu,
  748. 35:08mereka itu selalu mengadu kepada saya
  749. 35:11seperti itu sehingga saya seperti adalah
  750. 35:13seorang bapak bagi mereka. Saya
  751. 35:15mendoakan mereka seperti BP. Dan
  752. 35:20ini di dalam gereja Ortodoks itu sangat
  753. 35:22penting seperti itu. Umat tidak memikul
  754. 35:24beban hidup sendirian seperti itu. Ada
  755. 35:26relasi dengan Bapak rohani untuk
  756. 35:28membimbing dan mendengarkan pergumulan
  757. 35:30batin mereka seperti itu. Dan di dalam
  758. 35:33gereja Ortodes kita itu ada yang namanya
  759. 35:35ekaristi atau ini kehidupan komunitas
  760. 35:38seperti itu. Doa bersama nyanyian di
  761. 35:41dalam liturgi, kuasa kehidupan saling
  762. 35:44mendukung di dalam gereja, membantu
  763. 35:46manusia merasa tak sendirian dalam
  764. 35:48penderitaan seperti itu. Jadi korelasi
  765. 35:51hubungan kita dengan sesama itu ada.
  766. 35:53Ketika kita punya masalah, kita bisa
  767. 35:55menceritakan kepada Bapak Rohani kita.
  768. 35:58Ketika kaula muda itu punya masalah, dia
  769. 36:00bisa menceritakan juga kepada sahabat
  770. 36:02dia yang mungkin lebih dekat dengan dia
  771. 36:04itu. Jadi, ya relasi atau korelasi
  772. 36:07antara kita dengan sahabat-sahabat kita
  773. 36:09juga penting seperti itu. Jadi itu yang
  774. 36:12gereja tawarkan di dalam kehidupan
  775. 36:14spiritualitas,
  776. 36:16di dalam kehidupan yang berkomunitas
  777. 36:19tadi. Seperti itu. Demikian Bu Studi.
  778. 36:24Baik, Romo. Terima kasih. Nah, sekarang
  779. 36:26ke Bu Rina nih, kira-kira ada enggak
  780. 36:29praktik spiritualitas dalam komunitas
  781. 36:32keagamaan Bu yang bisa menginspirasi nih
  782. 36:36untuk ee kesehatan mental?
  783. 36:40H baik. Ini harus komunitas keagamaan
  784. 36:44atau boleh yang bersifat individual
  785. 36:46juga, Bu? Ast
  786. 36:47boleh. Oke.
  787. 36:48Baik. Iya. Kes ya. Terima kasih. ee apa
  788. 36:53namanya?
  789. 36:55Yang paling sederhana. Tapi sebenarnya
  790. 36:59kalau dilakukan itu juga
  791. 37:01butuh apa ya? Butuh effort gitu ya dan
  792. 37:06butuh kesadaran lebih untuk terhubung
  793. 37:08yaitu salat. Salat ini hal mendasar yang
  794. 37:14wajib dilakukan oleh umat muslim. Salat
  795. 37:17wajib sendiri itu ada satu hari lima
  796. 37:20kali pelaksanaannya dari subuh, kemudian
  797. 37:23zuhur, kemudian asar ee kemudian magrib
  798. 37:26dan juga isya di waktu-waktu yang telah
  799. 37:28ditentukan. Salat ini sebenarnya sebagai
  800. 37:30penanda ya, bahwa di sela-sela rutinitas
  801. 37:33kita, sela-sela kesibukan kita,
  802. 37:35sela-sela peperangan pikiran kita,
  803. 37:38begitu ya, sela-sela kita melihat berita
  804. 37:40yang sangat bermacam-macam di sosial
  805. 37:42media saat ini gitu, kita butuh ruang
  806. 37:44jeda. Kita butuh ruang jeda berhenti
  807. 37:47sejenak kemudian kita mendekatkan diri
  808. 37:49ke Allah. Kita mengakui bahwa memang
  809. 37:52inatius
  810. 37:55mati bahwa salat kita, hidup kita, mati
  811. 37:57kita itu memang benar-benar milik Allah.
  812. 38:00Menyadari kita sebagai seorang hamba dan
  813. 38:03itu ketika kita hayati benar ini luar
  814. 38:05biasa.
  815. 38:07Tuan-an adalah karena salat ini
  816. 38:10cenderung rutin maka kadang
  817. 38:13pelaksanaannya pun sebatas rutinitas dan
  818. 38:15ini PR kita bersama gitu sebenarnya ya.
  819. 38:18Kemudian selanjutnya ada zikir dan juga
  820. 38:20doa.
  821. 38:22Zikir dan juga doa ini sebenarnya di
  822. 38:25prinsip psikologi modern sama dengan
  823. 38:27kita mindfulness ya. Jadi kita menarik
  824. 38:29kesadaran kita,
  825. 38:32menarik pikiran kita untuk present. Jadi
  826. 38:35hadir di sini dan juga saat ini kita
  827. 38:38melafazkan kalimat-kalimat thayyibah,
  828. 38:40kalimat-kalimat baik. Kita bisa memohon
  829. 38:42ampun dan membaca istigfar. Kita bisa
  830. 38:45melafazkan syukur dengan ee zikir
  831. 38:48alhamdulillah. Kita bisa mengesakan
  832. 38:52Allah dengan lailahaillallah dan
  833. 38:53lain-lain. Zikir-zikir kalimat-kalimat
  834. 38:56thayyibah lain yang itu ketika
  835. 38:59dinikmati, ketika diresapi itu luar
  836. 39:01biasa. Dan zikir ini sudah banyak
  837. 39:03diteliti juga. ternyata penerapannya itu
  838. 39:07bisa berkorelasi positif dengan
  839. 39:10menurunnya simptom depresi yang dialami
  840. 39:13gitu ya, meningkatkan ketenangan. Jadi,
  841. 39:15sudah banyak sekali riset-riset yang
  842. 39:17mengukur tentang hal ini. Kemudian doa
  843. 39:20seperti tadi teman-teman ee Bu Maria dan
  844. 39:24juga ee Romo Nikolas memang doa ini
  845. 39:27adalah satu-satunya bukan satu-satunya
  846. 39:29ya salah satu cara kita terhubung ya
  847. 39:31dengan sesuatu yang lebih besar dari
  848. 39:34kita.
  849. 39:35terhubung dan ini juga bagian dari stres
  850. 39:37liris, stres rilis. Karena di doa ini
  851. 39:39kita bisa untuk menceritakan apapun
  852. 39:43kegelisahan kita. kita bisa memohon
  853. 39:46ampun, kita bisa
  854. 39:48menyampaikan harapan-harapan kita dan
  855. 39:51harapan-harapan ini ketika teruskan jadi
  856. 39:53afirmasi positif gitu ya, masuk di sel
  857. 39:55tubuh kita dan itu bisa membangun
  858. 39:57optimisme dan juga ee apa namanya
  859. 40:01membangun harapan-harapan
  860. 40:04yang akhirnya bisa menenangkan.
  861. 40:07Selanjutnya ada puasa. Nah, ini juga
  862. 40:10salah satu ritual yang sering kami
  863. 40:12lakukan. Puasa ini macam-macam. Ada
  864. 40:14puasa wajib yang kita lakukan di bulan
  865. 40:16Ramadan itu hampir 30 hari kita lakukan
  866. 40:20puasa wajib untuk seluruh umat muslim
  867. 40:23sudah balig dari habis sub sebelum subuh
  868. 40:26ya sampai magrib gitu. Puasa ini kita
  869. 40:29berlatih untuk mengendalikan diri kita,
  870. 40:33mengendalikan keinginan kita,
  871. 40:35mengendalikan ee nafsu makan kita,
  872. 40:39mengendalikan ke
  873. 40:43gosiping ya. J jiwa-jiwa jiwa-jiwa kita
  874. 40:46untuk bergosip dan sebagainya. Karena
  875. 40:48memang di puasa ini ada satu anjuran
  876. 40:50untuk kita menjaga diri. tidak hanya
  877. 40:52menahan haus dan lapar, tapi juga
  878. 40:54menahan amarah, menahan hawa nafsu,
  879. 40:57menahan hal-hal yang dilarang oleh
  880. 40:59agama.
  881. 41:01Ini juga bentuk dari delay
  882. 41:02gratification. Delay gratification ini
  883. 41:05membuat
  884. 41:06apa namanya? Menunda kepuasan. Jadi,
  885. 41:08kita menunda macam-macam hal untuk nanti
  886. 41:10mendapatkan hal yang lebih besar. Ini
  887. 41:12melatih kesabaran dan juga regulasi
  888. 41:14emosi kita. Kemudian ada juga praktik
  889. 41:17ibadah silaturahim. ada anjuan untuk
  890. 41:20kita berkunjung ya bersilaturahim ini ee
  891. 41:24apa namanya menjalin satu relasi ke
  892. 41:27teman atau saudara dan ini juga sebagian
  893. 41:32dari kita mencari dukungan sosial dan
  894. 41:35bagian dari kita juga untuk namanya
  895. 41:38menepis yang namanya rasa loneliness.
  896. 41:40Karena dengan kita silaturahim ini kita
  897. 41:44bisa bertukar pikiran, kita bisa
  898. 41:46bertukar keceriaan, kita juga bisa
  899. 41:49bertukar apa namanya saling mendukung
  900. 41:51saat kita sedang dalam kondisi yang
  901. 41:54tidak aman atau tidak nyaman. Ada lagi
  902. 41:57yaitu tradisi, bukan tradisi ya, yaitu
  903. 42:01ajakan untuk
  904. 42:04bersedekah gitu ya, kemudian berkurban
  905. 42:08dan juga berzakat. ini bagian dari
  906. 42:10kepedulian kita sebagai umat muslim ke
  907. 42:13sumber kita yang lain dan juga upaya
  908. 42:14untuk menanam kebaikan.
  909. 42:17Kemudian ada lagi satu ini masuk di
  910. 42:20ranah sosial juga ada praktik takziah.
  911. 42:23Takziah ini adalah mengunjungi
  912. 42:25ee saudara kita atau teman kita yang
  913. 42:27sedang dilanda musibah yaitu kedukaan.
  914. 42:31Dan di sini harapannya jadi support
  915. 42:32sosial, menjadi penghiburan, dan juga
  916. 42:35menjadi pengingat atas adanya kematian
  917. 42:38gitu. bahwa kita akan berakhir di sana
  918. 42:42gitu ya. Jadi apakah kita sudah cukup
  919. 42:45bekalnya untuk mencapai ke fase itu
  920. 42:49gitu. Kemudian ee agar kita kembali
  921. 42:52berefleksi bagaimana kita menjalani
  922. 42:54hidup selama ini. Bahwa nanti kita semua
  923. 42:57akan tidak memiliki apa-apa, tidak
  924. 43:00memiliki apa-apa, tidak membawa apa-apa,
  925. 43:02tidak bertan berteman dengan siapapun.
  926. 43:04kita akan dimintai pertanggungjawaban
  927. 43:07di hari itu nanti gitu ya, saat hari
  928. 43:09hisab nanti pasca kematian. Ee itu juga
  929. 43:12menjadi salah satu ee praktik ibadah
  930. 43:15yang ada di
  931. 43:17agama Islam. Sebenarnya masih banyak
  932. 43:20lagi, mungkin nanti bisa kita lanjut di
  933. 43:21sesi diskusi selanjutnya. Begitu ya, Ibu
  934. 43:23Astuti ya.
  935. 43:24Baik, Ibu terima kasih. Cukup menarik
  936. 43:27ini semua diskusinya nih. Satu lagi saya
  937. 43:30masih punya pertanyaan nih. Boleh ya,
  938. 43:32Bu? [mendengus] Oke, ee saya ke Bu Maria
  939. 43:37lagi nih. Nah, kira-kira Bu Maria nih ee
  940. 43:39apa tantangan yang dihadapi oleh umat
  941. 43:42beragama mengenai kesehatan mental,
  942. 43:44kemudian bagaimana nih agama
  943. 43:47meresponnya?
  944. 43:49Begitu Bu Maria.
  945. 43:50Ee ya ee terima kasih Bu.
  946. 43:54Ee untuk pertanyaan itu tantangan yang
  947. 43:58dihadapi umat beragama mengenai
  948. 43:59kesehatan mental. Sebenarnya tadi dari
  949. 44:02percakapan ini sudah muncul sebenarnya.
  950. 44:05Yang pertama itu saya lihat itu masih
  951. 44:08ada ini pemahaman yang keliru mengenai
  952. 44:11ee kesehatan mental itu sendiri. Seperti
  953. 44:14tadi apakah kalau ada gangguan mental
  954. 44:17itu karena kurang imannya. itu kan
  955. 44:20pemahaman yang kurang tepat dan keliru.
  956. 44:23Jadi salah satu tantangannya ada masih
  957. 44:26itu pandangan atau pemahaman yang
  958. 44:29keliru. Akibatnya memang kalau kita
  959. 44:31mengatakan bahwa orang yang mengalami
  960. 44:33gangguan mental atau masalah mental
  961. 44:35orang yang kurang beriman, akhirnya
  962. 44:37orang yang mengalami itu mengalami ee
  963. 44:40yang namanya beban ganda sebenarnya.
  964. 44:43Jadi dia mengalami
  965. 44:45dia harus memikul penderitaannya,
  966. 44:48masalahnya sendiri. Di samping itu, dia
  967. 44:50harus ee mencoba untuk menerima stigma
  968. 44:54atau pemahaman orang lain yang dianggap
  969. 44:56sudah kebenaran itu menerimanya dan
  970. 44:59merasa, "Oh, iya ya, apakah aku memang
  971. 45:01kurang beriman?" Jadi, dia memiliki
  972. 45:03beban ganda.
  973. 45:06Kemudian yang kedua yang dan ini saya
  974. 45:08rasa yang paling mendasar eh masih
  975. 45:11kurang self awareness-nya, kesadaran
  976. 45:14bahwa seseorang itu individu itu bisa
  977. 45:17kapan saja dan di mana saja terkena ee
  978. 45:21gangguan mental atau masalah kesehatan
  979. 45:23mental. Bahkan ee saya pribadi saja yang
  980. 45:27ee katanya tadi yang apa kurang yang
  981. 45:32beriman yang sudah pelayan gereja.
  982. 45:34Kadang-kadang kita burn out dengan
  983. 45:36berbagai pelayanan dan pekerjaan yang
  984. 45:38kita hadapi
  985. 45:40ya. Karena memang ee pelayanan di gereja
  986. 45:43itu ada banyak dan seorang pelayan itu
  987. 45:46di dituntut dengan berbagai multitalent,
  988. 45:49pelayanan yang tidak habis-habisnya.
  989. 45:52Harus siap untuk mendengarkan berbagai
  990. 45:55keluh kesah jemaat. Jadi siapa yang mau
  991. 45:57mendengar kami? Kan misalnya seperti
  992. 45:59itu. Itu sebenarnya salah satu
  993. 46:01tantangannya. Jadi memang self
  994. 46:02awareness. Jadi kesadaran kalau
  995. 46:06kesadaran itu kadang-kadang masih perlu
  996. 46:08dibangun untuk kita. Kadang-kadang
  997. 46:11memang ee karena kita adalah orang yang
  998. 46:14berbudaya juga, jadi budaya malu itu
  999. 46:17ada. Kita masih kadang-kadang malu kalau
  1000. 46:20kita disebut, "Oh, pergilah ke psikiater
  1001. 46:23atau psikolog itu malu." Dia langsung,
  1002. 46:25"Yah, malu aku nanti ditahu orang." Kan
  1003. 46:28begitu. Jadi memang ee budaya malu itu
  1004. 46:32juga salah satu tantangan karena ee
  1005. 46:35tidak semua dari kita yang masih bisa
  1006. 46:38menerima dan memahami ee pemikiran yang
  1007. 46:41sudah ee maju. Ada ada faktor-faktor
  1008. 46:45lain yang mempengaruhi ee kehidupan
  1009. 46:48kita. Kemudian ee
  1010. 46:52saya melihat bahwa memang di sini gereja
  1011. 46:55perlu untuk ee memberikan ee edukasi,
  1012. 47:01pemahaman, kesadaran, bahkan
  1013. 47:02pendampingan bagi jemaat. Bukan hanya
  1014. 47:05bagi jemaat tetapi juga bagi pelayannya
  1015. 47:08sendiri.
  1016. 47:09Jadi sebenarnya sudah harus ada ee
  1017. 47:13ee biro atau semacam lembaga untuk
  1018. 47:16kesehatan mental yang harus dibuat oleh
  1019. 47:18gereja untuk ee bukan hanya ee lembaga
  1020. 47:23ee umum saja, tetapi yang mungkin
  1021. 47:24berbasis Kristen yang bisa menampung ee
  1022. 47:28aspirasi ataupun keluhan daripada
  1023. 47:31jemaat. Karena memang saat ini saya ee
  1024. 47:36bisa bilang atau bisa mengatakan bahwa
  1025. 47:38saat ini sudah kita sudah sangat
  1026. 47:41membutuhkan orang yang bisa mendengar
  1027. 47:43kita. Padahal kita kemampuan kita untuk
  1028. 47:47mendengar itu cukup terbatas.
  1029. 47:49Jadi memang kita gereja harus
  1030. 47:51menciptakan ruang-ruang yang boleh
  1031. 47:54menampung atau yang bisa menampung ee
  1032. 47:59masalah-masalah atau krisis-krisis
  1033. 48:01jemaat. Itu yang pertama. Kemudian
  1034. 48:04seperti yang dikatakan Ibu Estrina tadi
  1035. 48:07ee sekarang banyak orang yang di ee
  1036. 48:11berada pada tahap kesepian, lonely in
  1037. 48:15crowded ya. dia sebenarnya di sebenarnya
  1038. 48:19dia di keramaian tapi dia merasa
  1039. 48:21kesepian atau jangan-jangan
  1040. 48:24ee seseorang itu individu itu bisa
  1041. 48:27memiliki keluarga yang baik kemudian ee
  1042. 48:30karir yang baik tetapi dia kosong secara
  1043. 48:33batin. Dia hanya ya mengalami
  1044. 48:36kehidupannya ya begitu-begitu saja. Jadi
  1045. 48:39gereja harus membangun memang komunitas
  1046. 48:42yang bisa kuat untuk ee
  1047. 48:47berbagai aksi yang bisa menguatkan satu
  1048. 48:49sama dengan yang lain. Kemudian ee
  1049. 48:53gereja jangan terlalu menutup diri.
  1050. 48:56Semuanya bisa dikerjakan gereja jangan.
  1051. 48:59Tetapi gereja juga harus sudah semakin
  1052. 49:03membuka peluang untuk berelasi dengan ee
  1053. 49:07pihak profesional. tenaga profesional
  1054. 49:09yang lain. Jadi ee gereja bukan
  1055. 49:12serta-merta hanya berbasis agama, tetapi
  1056. 49:14bagaimana bisa beriringan dengan
  1057. 49:16misalnya kalau karena sudah semakin
  1058. 49:19banyak orang yang mengalami ee gangguan
  1059. 49:21kesehatan mental, bagaimana ee
  1060. 49:24bergandeng tangan dengan dokter, dengan
  1061. 49:26psikolog, dengan psikiater atau tenaga
  1062. 49:29ahli yang lain sehingga memang ee
  1063. 49:33masalah kesehatan mental ini bisa ee
  1064. 49:37kita tangani bersama. bukan hanya
  1065. 49:39gereja, tetapi semua lembaga, semua
  1066. 49:42keahlian itu harus sama-sama bergandeng
  1067. 49:45tangan termasuk dengan konselor. Itu
  1068. 49:48dari saya, Bu. Terima kasih.
  1069. 49:50Baik, terima kasih Bu Maria. Benar tadi
  1070. 49:53ya, sekarang kita nih semua pekerjaan
  1071. 49:55pasti ada bernut-nya ya, Bu.
  1072. 49:58Oke. Baik. Begitu juga pertanyaan yang
  1073. 50:00sama kepada Romo nih. Kira-kira apa
  1074. 50:03tantangan yang dihadapi oleh umat
  1075. 50:04beragama mengenai kesehatan mental?
  1076. 50:07Kemudian solusinya bagaimana Romo? Boleh
  1077. 50:09diberikan Romo?
  1078. 50:12Ee terkadang banyak
  1079. 50:19selalu mencatapkan ilmu stigma dari
  1080. 50:21masyarakat Islam.
  1081. 50:23Mungkin seperti yang dikatakan Ibu Maria
  1082. 50:25tadi, maka kurang berdoa, kurang beriman
  1083. 50:29seperti itu sehingga banyak orang yang
  1084. 50:33atau
  1085. 50:35mencari pertolongan.
  1086. 50:38Tantangan lainnya adalah yang
  1087. 50:41terkesepian
  1088. 50:43media sosial yang selalu kita lihat
  1089. 50:45mungkin ada berita yang lain yang kita
  1090. 50:47tidak ingin dengarkan.
  1091. 50:49Karena kesehatan mental itu tidak
  1092. 50:51terlepas dari yang namanya masalah.
  1093. 50:53Seperti selama mata masih bisa melihat
  1094. 50:56dan selama telinga masih bisa mendengar,
  1095. 50:58masalah selalu ada.
  1096. 51:01Jadi masalah itu enggak bisa terhindar
  1097. 51:03dari mata dan masalah itu bisa terhindar
  1098. 51:06dari telinga seperti itu. Karena semua
  1099. 51:08informasi yang kita dapatkan itu bisa
  1100. 51:11menjadi stigma atau permasalahan di
  1101. 51:13dalam mentalitas kita seper.
  1102. 51:16Terus yang kemudian ada juga dalam
  1103. 51:18pandangan gereja Ortodos, gereja
  1104. 51:20dipanggil untuk menjadi tempat
  1105. 51:22penyembuhan bukan tempat penghakiman.
  1106. 51:24seperti gereja itu adalah rumah sakit
  1107. 51:28seperti perkataan Santo Yohanes Kristos
  1108. 51:31Thomas, gereja itu ber menghakimi
  1109. 51:33dosa-dosa orang melainkan gereja adalah
  1110. 51:35rumah sakit bagi mereka yang sakit
  1111. 51:38seperti jadi kita harus bisa mendengar
  1112. 51:41orang-orang yang mungkin membawa
  1113. 51:42permasalahan mereka gereja sehingga saya
  1114. 51:45sebagai seorang bapak bisa menyelesaikan
  1115. 51:47atau membantu mereka. Seperti yang
  1116. 51:49dikatakan Ibu Maria tadi bahwasanya kita
  1117. 51:52harus mendengar atau lebih rutin untuk
  1118. 51:55mendengar apa yang menjadi permasalahan
  1119. 51:57mereka seperti itu. Ya, terkadang
  1120. 51:59orang-orang yang datang kepada kita itu
  1121. 52:01adalah orang-orang yang lebih muda
  1122. 52:02daripada kita. Seperti orang-orang tua
  1123. 52:04kita zaman dulu selalu mengatakan
  1124. 52:06bahwasanya kami lebih dulu memakan garam
  1125. 52:10daripada kalian seperti itu. Jadi ya
  1126. 52:13terkadang hal yang paling penting adalah
  1127. 52:15pengalaman diri kita sendiri terlebih
  1128. 52:17dahulu seperti itu. Apakah kita datang
  1129. 52:21untuk membantu mereka seperti itu tidak
  1130. 52:24memarahi mereka ketika mereka punya
  1131. 52:26masalah? tidak menjadi acuan bagi mereka
  1132. 52:29ketika mereka mungkin memiliki
  1133. 52:31permasalahan pribadi seperti itu. Oleh
  1134. 52:34sebab itu, gereja sebenarnya itu harus
  1135. 52:36membuka ruang dialog antara masyarakat
  1136. 52:40atau antara umat dengan promo seperti
  1137. 52:43itu dan mendampingi umat dengan kasih
  1138. 52:45seperti itu. Jangan memarahi umat
  1139. 52:47seperti itu. Ketika umat itu punya
  1140. 52:49masalah seperti itu, jangan dimarahi.
  1141. 52:51Kita harus diajarkan mereka bagaimana
  1142. 52:53cara melakukannya yang benar. cinta
  1143. 52:56kasih seperti itu. Terkadang kemarahan
  1144. 52:59itu
  1145. 53:00membuat kita itu marah seperti itu. Dan
  1146. 53:03terkadang kita itu bisa merespon seperti
  1147. 53:05itu. Jadi tergantung dari cara kita
  1148. 53:08untuk menanggapinya. Apakah kita
  1149. 53:10menanggapinya dengan positif atau
  1150. 53:12negatif seperti itu. Ee tapi ya kalau
  1151. 53:15contohnya di dalam bergereja terutama
  1152. 53:18gereja saya, gereja Ortodoks ee banyak
  1153. 53:21orang-orang yang mungkin itu datang
  1154. 53:23dengan permasalahan mereka. Mereka
  1155. 53:24selalu menangis di dalam gereja. Mereka
  1156. 53:27selalu datang kepada saya bahwasanya
  1157. 53:29mereka ada kesulitan mungkin ekonomi
  1158. 53:31atau masalah pendidikan seperti itu.
  1159. 53:34Saya menjadi bagian dari mereka ketika
  1160. 53:37saya ketika mereka mengatakan itu kepada
  1161. 53:40saya, saya merasakan apa yang mereka
  1162. 53:42rasakan seperti itu. Jadi ketika mungkin
  1163. 53:45ada teman saya enggak punya uang atau
  1164. 53:47jemaat saya enggak punya uang, saya
  1165. 53:49menjadi jawaban mungkin saya bisa bantu
  1166. 53:52seperti itu. Saya bisa membayar uang
  1167. 53:54kuliah seperti itu. sanggupnya saya
  1168. 53:56seperti itu. Dan yang ketiga sebenarnya
  1169. 53:59itu adalah seperti bekerja sama dengan
  1170. 54:01teradok profesional seperti Mbak Estrina
  1171. 54:03ini seperti itu. Jadi ya sama seperti
  1172. 54:06dikatakan Ibu Maria banyak seperti kaula
  1173. 54:08muda itu atau orang-orang kita yang di
  1174. 54:10zaman sekarang itu takut untuk datang ke
  1175. 54:12psikiatter. Ketika kita membicarakan
  1176. 54:15kepada teman kita untuk perkipter,
  1177. 54:18teman kita itu selalu mengatakan
  1178. 54:20bahwasanya ini gila ini ada aneh-anehnya
  1179. 54:22seperti itu. Jadi kita belum pergi dan
  1180. 54:25itu hanya planning seperti itu. Tetapi
  1181. 54:28orang bisa menjusti seperti itu. Jadi ya
  1182. 54:31kita sebenarnya itu kalau contohnya
  1183. 54:33mencurhatkan permasalahan kita,
  1184. 54:35curhatlah kepada orang yang benar
  1185. 54:36seperti itu ya. kepada Ibu Estrina
  1186. 54:39mungkin seperti itu atau kepada Ibu
  1187. 54:41Maria juga atau kepada Ibu Astufi juga
  1188. 54:44seperti itu yang sudah melewati memakan
  1189. 54:47garam terlebih dahulu seperti itu. Saya
  1190. 54:49juga ya seperti itulah kita orang
  1191. 54:52seperti itu. Jadi serta mengajarkan
  1192. 54:54bahwa setiap manusia berharga di hadapan
  1193. 54:56Tuhan seperti itu. Terkadang
  1194. 54:58permasalahan atau kesehatan mental itu
  1195. 55:00terjadi dengan tidak harap tidak ada
  1196. 55:03harapan ya bunuh diri seperti at bundir
  1197. 55:05seperti itu. Jadi ya gereja harus bisa
  1198. 55:08mengajarkan bahwasanya kamu itu dikasihi
  1199. 55:10Tuhan seperti itu. Apapun permasalahan
  1200. 55:13kamu, apapun yang kamu hadapi Tuhan itu
  1201. 55:15tetap mengasihi dirimu seperti itu.
  1202. 55:18Langkah yang baik itu adalah dengan
  1203. 55:19memberikan kata-kata positif kepada
  1204. 55:22mereka. Tidak menghakimi, tidak menjadi
  1205. 55:25acuan atau menjadi bensin bagi masalah
  1206. 55:28mereka. Ya, setidaknya kita bisa
  1207. 55:30memperbaiki masalah mereka. Sekian.
  1208. 55:33gitu.
  1209. 55:35Baik, Romo. Terima kasih, Romo. Tapi
  1210. 55:37tadi kayaknya garam yang saya makan
  1211. 55:40belum terlalu banyak Romo. [tertawa]
  1212. 55:44Baik. Ee terakhir nih kepada Bu Rina nih
  1213. 55:47mungkin ee masternya di bidang ini ya,
  1214. 55:51Bu. Jadi boleh dikasih nih kira-kira ee
  1215. 55:54apa saja tantangan yang dihadapi oleh
  1216. 55:57umat kebanyakan atau ada orang-orang
  1217. 55:59yang datang konsultasi nih Bu terkait
  1218. 56:02dengan ee kesehatan mental gitu. Apakah
  1219. 56:05mereka juga membuka diri untuk bisa
  1220. 56:08sharing terkait tentang agamanya nih
  1221. 56:09gitu yang menjadikan mereka bisa kembali
  1222. 56:13nih dari hal-hal yang ee ruwet dalam
  1223. 56:15kehidupannya gitu. Silakan, Bu.
  1224. 56:21Iya, terima kasih. Ee apa namanya, Bu
  1225. 56:24Hasti?
  1226. 56:26Saya tadi mendengarkan Bu Maria sama Pak
  1227. 56:29sama Romo Nicholas itu. Oh, iya,
  1228. 56:31ternyata stigma terhadap kesehatan
  1229. 56:33mental ini jadi masalah bersama begitu
  1230. 56:37ya di berbagai macam keyakinan dan juga
  1231. 56:40agama. Memang masalah kesehatan mental
  1232. 56:43ini kalau dikaitin sama agama rasanya
  1233. 56:45kayak mudah banget gitu. Mudahnya tuh
  1234. 56:47menyalahkan orang just eh menyalahkan
  1235. 56:51orang atau mengkerdilkan permasalahan
  1236. 56:53orang menggunakan seolah-olah kacamata
  1237. 56:57agama yang kurang
  1238. 57:05imannya kok turun terus sih gitu.
  1239. 57:07Padahal yang namanya iman itu kan naik
  1240. 57:09turun ya memang ya iman itu naik turun.
  1241. 57:12Makanya ada doa, "Ya Allah apa namanya?
  1242. 57:14Tetapkanlah hatiku dan sebagainya."
  1243. 57:17Bahkan ee di Al-Qur'an juga banyak
  1244. 57:19disampaikan
  1245. 57:21apa namanya Nabi pun orang pilihan itu
  1246. 57:24juga mengalami sifat-sifat kemanusiaan
  1247. 57:27seperti takut, cemas, ee apa namanya?
  1248. 57:31Rasa sedih yang luar biasa itu ada.
  1249. 57:35sehingga ini bagian dari kemanusiaan
  1250. 57:38yang seharusnya gitu ya kita yang
  1251. 57:41beragama ini masuknya juga melalui pintu
  1252. 57:44manusia gitu. Artinya kita menyadari
  1253. 57:47bahwa mungkin kesalahan yang dilakukan
  1254. 57:49itu bagian dari common humanity. Jadi
  1255. 57:53sifat-sifat kemanusiaan yang mungkin
  1256. 57:54salah. Eh al insan itu makhluk khisan
  1257. 57:58tempatnya salah dan lupa. Itu bagian
  1258. 57:59dari diri kita. Tapi tidak langsung kita
  1259. 58:02mendewakan. Wah, aku salah, aku boleh
  1260. 58:04salah, enggak. Tapi dari situ kita tahu
  1261. 58:06bahwa salah tuh harus apa. Nah, itu
  1262. 58:08masuknya lewat pintu-pintu humanisme
  1263. 58:09seperti itu.
  1264. 58:12Ee saya masih satu kasus kemarin saya
  1265. 58:14mendampingi teman itu yang mengalami
  1266. 58:17depresi karena satu dia satu dia teman
  1267. 58:21yang sangat taat. Ini kebetulan saya
  1268. 58:22menemani nonmuslim begitu ya. Teman yang
  1269. 58:24sangat taat. Dia mengalami kehilangan.
  1270. 58:27Jadi dia kehilangan suaminya di saat
  1271. 58:29COVID. Dan menyedihkannya adalah yang
  1272. 58:31sedih adalah karena dia tidak bisa
  1273. 58:33berjemput dengan bertemu dengan
  1274. 58:34suaminya. Suaminya sedang diisolasi cuma
  1275. 58:38cuma tahu dari layar. Bahkan saat
  1276. 58:40meninggal pun tidak bisa me
  1277. 58:43memakamkannya begitu ya. Dan yang bikin
  1278. 58:46lebih ee rentan adalah beliau ini juga
  1279. 58:50jauh dari saudara karena dari Lampung.
  1280. 58:54Mutasi kerja ke Jogja dua-duanya.
  1281. 58:57sehingga support sosialnya sangat
  1282. 58:59kurang. Tapi ternyata ee jadi gini,
  1283. 59:05orang itu selalu punya waktu untuk
  1284. 59:06merasakan kesedihan gitu ya. Merasakan
  1285. 59:08berbagai perasaan yang dialami entah itu
  1286. 59:11sedih atau marah atau kecewa itu selalu
  1287. 59:14butuh waktu dan itu kita enggak apa-apa
  1288. 59:17gitu merasakan itu gitu. Bahkan ya tadi
  1289. 59:19manusia-manusia terpilih tentu punya
  1290. 59:21punya rasa sakit, punya sedih itu boleh.
  1291. 59:24Tapi setelah itu kita bisa nih buffer
  1292. 59:27gitu ya. Pas lagi mood-nya lagi enak
  1293. 59:29dikit, kita boleh melakukan hal-hal yang
  1294. 59:32ee meningkatkan
  1295. 59:34rasa iman kita, meningkatkan
  1296. 59:37spiritualitas kita. Di sahabat cerita
  1297. 59:39saya tadi itu beliau mendekatkan diri di
  1298. 59:42komunitas gerejanya gitu ya, teman-teman
  1299. 59:45gereja yang di Jogja itu mendatanginya
  1300. 59:48karena dia benar-benar sendirian di
  1301. 59:50Jogja itu jadi penguat yang luar biasa
  1302. 59:51sekali. saat dia tidak bisa bekerja,
  1303. 59:54saat dia hanya bisa menangis saja, saat
  1304. 59:56dia bahkan tidak bisa masuk rumah gitu,
  1305. 59:59masuk, maaf, tidak bisa masuk kamar.
  1306. 1:00:00tidak bisa masuk kamar yang ada yang
  1307. 1:00:03ditempati dengan suaminya itu
  1308. 1:00:05teman-teman gerejanya yang support untuk
  1309. 1:00:08ee memasakkan
  1310. 1:00:11anak-anaknya dan juga membersih membantu
  1311. 1:00:13membersihkan kamarnya sehingga
  1312. 1:00:15perlahan-lahan beliau mulai survive dan
  1313. 1:00:18ya alhamdulillah sekarang sudah bisa
  1314. 1:00:20berfungsi dengan cukup optimal. Itu satu
  1315. 1:00:23kasus. Kemudian satu kasus lagi saya
  1316. 1:00:26kemarin mendampingi satu teman yang
  1317. 1:00:29korban
  1318. 1:00:31ee bukan korban ya,
  1319. 1:00:33punya masalah relasi dengan pasangannya.
  1320. 1:00:35Jadi pasangannya ini tidak bisa
  1321. 1:00:37memberikan dia nafkah, terjerat pinjol,
  1322. 1:00:41terjerat judul sehingga dia jadi tulang
  1323. 1:00:44punggung keluarga dengan satu anak yang
  1324. 1:00:47juga kebetulan itu berkebutuhan khusus.
  1325. 1:00:50Ini luar biasa sekali gitu ya. Dan
  1326. 1:00:52beliau bilang, "Saya kalau enggak punya
  1327. 1:00:55Allah aja, saya sudah pengin mengakhiri
  1328. 1:00:57hidup saya, Mbak Maya." gitu.
  1329. 1:01:00Kebayang gitu ya. Saya saya sendirian,
  1330. 1:01:03perempuan. Saya enggak bisa tempat
  1331. 1:01:04bersandar. Anak saya butuh support saya,
  1332. 1:01:06saya butuh menghidupi keluarga saya
  1333. 1:01:08gitu. Saya hanya enggak tahu. Saya
  1334. 1:01:10merinding ceritanya gitu ya. Karena di
  1335. 1:01:12samping ee apa namanya? Keteguhan
  1336. 1:01:15beliau, alhamdulillahnya juga beliau
  1337. 1:01:18dapat support dari sekolah. Beliau
  1338. 1:01:19seorang guru. Jadi, teman-teman
  1339. 1:01:21sekolahnya sangat apa namanya? Suportif,
  1340. 1:01:25tidak men berikan stigma negatif
  1341. 1:01:28terhadap calon status beliau ya. Jadi
  1342. 1:01:31beliau kebetulan mengajukan gugatan
  1343. 1:01:33cerai
  1344. 1:01:35karena kondisi beliau yang sudah tadi
  1345. 1:01:37ada KDRT-nya juga kebetulan. Jadi memang
  1346. 1:01:39sudah sangat tidak sehat hubungannya dan
  1347. 1:01:41tidak kan kebanyakan sekarang orang
  1348. 1:01:43ketika akan statusnya berbeda itu maka
  1349. 1:01:47akan banyak stigma negatif juga ya.
  1350. 1:01:49terhadap perempuan yang single seperti
  1351. 1:01:51itu. Itu dan tadi beliau berzikir,
  1352. 1:01:55beliau rutin untuk salat tahajud, beliau
  1353. 1:01:59lebih meresati lagi kira-kira hikmahnya
  1354. 1:02:02apa ya gitu. Ternyata beliau menemukan
  1355. 1:02:05tiga-tiganya ini kebetulan anaknya
  1356. 1:02:07laki-laki semua. Yang satu berkebutuhan
  1357. 1:02:10khusus. Beliau langsung semacam
  1358. 1:02:11mendapatkan insight, ternyata ini ya
  1359. 1:02:13maksud Allah aku diberikan anak
  1360. 1:02:15laki-laki biar bisa jadi penjagaku
  1361. 1:02:17nanti. Gitu. biar aku tidak sendirian.
  1362. 1:02:20Jadi itu upaya-upaya
  1363. 1:02:22ee beliau dalam mendekatkan diri itu
  1364. 1:02:24sampai di menemukan hikmah juga pada
  1365. 1:02:28peristiwa tidak menyenangkan yang beliau
  1366. 1:02:30alami.
  1367. 1:02:32Seperti itu, Bu Astuti. Mungkin kalau
  1368. 1:02:34boleh saya menemukan satu lagi ini
  1369. 1:02:36tantangan kita adalah ini ya kalau di
  1370. 1:02:38agama Islam itu ada penghayatan agama
  1371. 1:02:40yang cukup kaku itu juga dapat membuat
  1372. 1:02:42tekanan psikologis tersendiri dan
  1373. 1:02:44membuat ee individu itu rentan mengalami
  1374. 1:02:46gangguan mental. Jadi misal aku harus
  1375. 1:02:49sempurna setiap saat, enggak boleh
  1376. 1:02:51melakukan kesalahan.
  1377. 1:02:53Ee aduh kok aku cuman bisa gini aja sih?
  1378. 1:02:56Harusnya tuh aku bisa kayak gitu. Ini
  1379. 1:02:57lagi-lagi nyambung tadi sama Romo ya.
  1380. 1:02:59Media sosial ini menjadi salah satu
  1381. 1:03:04kompornya ya, salah satu pemicunya untuk
  1382. 1:03:06membuat kita menjadi lebih mudah untuk
  1383. 1:03:09menyalahkan diri membanding-bandingkan
  1384. 1:03:11yang kadang itu enggak apple to Apple
  1385. 1:03:12perbandingannya.
  1386. 1:03:14seperti itu, Ibu Astuti.
  1387. 1:03:17Baik, terima kasih Bu Rina. Nah, mungkin
  1388. 1:03:20ee bagi saya dan adik-adik mahasiswa ya,
  1389. 1:03:22jadi datang ke psikolog itu bukan
  1390. 1:03:24menjadi momok bagi kita ya. Saya rasa
  1391. 1:03:26itu juga kita perlukan ya, Bu
  1392. 1:03:31ya, mewaraskan diri kita di kehidupan
  1393. 1:03:33yang semakin carut-marut ini.
  1394. 1:03:35Iya. Iya, betul. Jadi ini ya apa
  1395. 1:03:37namanya? kita bergandengan ya maksudnya
  1396. 1:03:40ikhtiar ikhtiar spiritual kita lakukan
  1397. 1:03:43gitu ya ikhtiar lahir dengan mencari
  1398. 1:03:46pertolongan pada profesional kita
  1399. 1:03:47butuhkan sama halnya kayak kita sakit
  1400. 1:03:49fisik kita ke dokter gitu ya sakit
  1401. 1:03:51mental juga kita ke psikiater juga ke
  1402. 1:03:53atau ke psikolog seperti itu.
  1403. 1:03:55Baik terima kasih Bu Rina cukup menarik
  1404. 1:03:58semua paparan dari narasumber kita pada
  1405. 1:04:00hari ini. Nah, sekarang saya mau buka
  1406. 1:04:03sesi tanya jawab nih, Q&A pada adik-adik
  1407. 1:04:05mahasiswa yang mungkin dari tadi sudah
  1408. 1:04:07enggak sabar ingin bertanya. Mungkin
  1409. 1:04:10mereka juga memiliki beban dalam dirinya
  1410. 1:04:13yang ingin disampaikan hari ini. Ya,
  1411. 1:04:16enggak apa-apa ya, kita terbuka saja
  1412. 1:04:17karena ini sharing session. Mungkin yang
  1413. 1:04:19kamu alami juga dialami oleh teman-teman
  1414. 1:04:21kamu di kelas-kelas yang lain. Jadi,
  1415. 1:04:24untuk adik-adik mahasiswa yang punya
  1416. 1:04:27pertanyaan boleh raise hand atau boleh
  1417. 1:04:29di catat di kolom chat untuk nanti saya
  1418. 1:04:33bacakan. Oke, saya akan buka tiga
  1419. 1:04:35penanya terlebih dahulu ke masing-masing
  1420. 1:04:38narasumber kita. Kepada Romo 1, Bu Rina
  1421. 1:04:411, dan kepada Ibu Maria 1. Jika nanti
  1422. 1:04:44waktu memungkinkan, kita akan buka sesi
  1423. 1:04:46tanya jawab selanjutnya.
  1424. 1:04:48Oke, ini ada pertanyaan dari Rotua. Oke,
  1425. 1:04:52baik Rotua ingin bertanya kepada siapa
  1426. 1:04:56dulu? Silakan.
  1427. 1:04:58Ee saya ingin bertanya sama
  1428. 1:05:02ee yang beragama Islam dan Kristen, Bu.
  1429. 1:05:05Oke.
  1430. 1:05:06Iya. Baik.
  1431. 1:05:08Ee pertanyaan saya ee seb kenapa Bu
  1432. 1:05:13sebagian
  1433. 1:05:15orang yang beragama itu kan Bu dia Bu
  1434. 1:05:17punya kesadaran diri yang tinggi ee
  1435. 1:05:20tentang masa lalunya gitu Bu sehingga
  1436. 1:05:23dia Bu ee dia sudah nyerah gitu dia, Bu.
  1437. 1:05:27Terus itu ee jadilah dia itu pindahlah
  1438. 1:05:31ke ke ateis Bu. Itu kira-kira Bu gimana
  1439. 1:05:34ya Bu?
  1440. 1:05:36Oke.
  1441. 1:05:39Baik.
  1442. 1:05:41Nah, ee bisa dicerna, Bu pertanyaannya
  1443. 1:05:47untuk rotua ini terkait masa lalu ya,
  1444. 1:05:50Rotua ya?
  1445. 1:05:52Iya, Bu.
  1446. 1:05:54Kenapa? Ada ada trauma masa lalu atau
  1447. 1:05:56bagaimana ini?
  1448. 1:05:58Ada loh, Bu. [tertawa]
  1449. 1:06:01Kan Bu enggak mau jujur kan, Bu? Nah,
  1450. 1:06:04oke. Baik, Rua. Terima kasih. Kemudian
  1451. 1:06:07ini ada Bella. Bella mau bertanya kepada
  1452. 1:06:10siapa?
  1453. 1:06:13Kepada agam
  1454. 1:06:16kepada agama Kristen Protestan, Bu.
  1455. 1:06:20Oke, silakan.
  1456. 1:06:25Izin ya, Bu. Pertanyaannya begini, Bu.
  1457. 1:06:27Apakah gangguan kesehatan mental dapat
  1458. 1:06:30dianggap sebagai ujian spiritual atau
  1459. 1:06:33justru kondisi medis yang memerlukan
  1460. 1:06:37penanganan yang profesional, Bu?
  1461. 1:06:40Oke,
  1462. 1:06:44terima kasih Bella.
  1463. 1:06:47Oke, pertanyaan terakhir nih. Saya mau
  1464. 1:06:49yang ke Romo ya kalau bisa. Oke. Eh,
  1465. 1:06:53sebentar.
  1466. 1:06:55Gilang boleh?
  1467. 1:06:57Pertanya ke siapa? Gilang.
  1468. 1:06:59Izin, Bu. Saya mau bertanya kepada Bu
  1469. 1:07:01Esprina.
  1470. 1:07:03Boleh.
  1471. 1:07:04Eh, boleh, boleh. Enggak apa-apa. Nanti
  1472. 1:07:07kita cari yang ke romu, ya.
  1473. 1:07:10Eh, jadi gini, Bu. Saya sering tememuin
  1474. 1:07:13orang-orang yang tidak ingat Tuhan,
  1475. 1:07:15tidak ingat salat, dan sering melakukan
  1476. 1:07:17hal-hal buruk di kehidupannya. Mereka
  1477. 1:07:19baik-baik saja, rezekinya lancar dan
  1478. 1:07:21segala keinginannya mungkin terwujud.
  1479. 1:07:23Sedangkan ee di sisi lain saya melihat
  1480. 1:07:25orang yang taat ibadah, taat agama,
  1481. 1:07:28berpuasa, tahajud, dan melakukan
  1482. 1:07:31kegiatan positif lainnya berbal mereka
  1483. 1:07:33sering menghadapi ee cobaan, rezekinya
  1484. 1:07:37kurang lancar dan banyak hambatannya.
  1485. 1:07:39Sedangkan kita ketahui bahwasanya di
  1486. 1:07:41surah Alsirah menjelaskan di apa
  1487. 1:07:44bunyinya dua kali yaitu kayak inama
  1488. 1:07:46usrius eh Pak inama usrius inama usrius
  1489. 1:07:50yang di mana ee setiap kesulitan pasti
  1490. 1:07:52ada kemudahan Bu. Kira-kira pandangan
  1491. 1:07:55Ibu gimana?
  1492. 1:07:58Oke baik terima kasih Gilang. Oke kita
  1493. 1:08:00cukupkan dulu pertanyaannya ya nanti
  1494. 1:08:02kita ee cek waktu kembali. Nah, untuk
  1495. 1:08:05pertanyaan pertama boleh dari Rotua
  1496. 1:08:08kepada Ibu Esrina dan Bu Maria boleh
  1497. 1:08:12direspon Bu terkait pertanyaannya. Ini
  1498. 1:08:14terkait dengan ee masa lalu nih Bu.
  1499. 1:08:18Bagaimana solusinya narotuanya tanya?
  1500. 1:08:21Boleh Bu Rina dulu yang jawab.
  1501. 1:08:23Terima kasih, Bu.
  1502. 1:08:32Izin mic-nya, Bu.
  1503. 1:08:42Masih mati, Bu, mik-nya.
  1504. 1:08:45I terima kasih. I tadi yang pertanyaan
  1505. 1:08:51pertama ini maksudnya adalah orang yang
  1506. 1:08:53selalu teringat masa lalu begitu ya.
  1507. 1:08:55Berarti mungkin mengalami pengalaman
  1508. 1:08:58yang sangat menyakitkan, tidak
  1509. 1:09:00menyenangkan, bisa jadi sangat
  1510. 1:09:02traumatik. sehingga mengalami PTSD post
  1511. 1:09:06traumatic
  1512. 1:09:08post traumatic syndrome begitu ya dan
  1513. 1:09:11akhirnya memilih untuk ateis. Begitu Bu
  1514. 1:09:14Asutti kurang lebih pertanyaannya.
  1515. 1:09:16Iya benar Bu.
  1516. 1:09:17Begitu.
  1517. 1:09:23Terima kasih.
  1518. 1:09:25Iya sama-sama.
  1519. 1:09:28Iya. Apa namanya begini?
  1520. 1:09:32Apakah ini atais betulan atau ini bentuk
  1521. 1:09:35kemarahan kepada Tuhan itu kita yang
  1522. 1:09:38belum tahu ya. Tapi bisa jadi
  1523. 1:09:41orang-orang dengan rasa trauma yang
  1524. 1:09:43tinggi, orang-orang dengan pengalaman
  1525. 1:09:45masa lalu yang sangat menyakitkan itu
  1526. 1:09:47akan berusaha melakukan sesuatu untuk
  1527. 1:09:51melindungi dirinya, untuk melindungi
  1528. 1:09:55egonya seperti itu dengan cara ada sih
  1529. 1:09:58menyalahkan orang lain begitu ya atau
  1530. 1:10:00menyalahkan keadaan dia.
  1531. 1:10:03kayaknya tuh enggak mungkin ini bukan
  1532. 1:10:04karena kesalahan aku sendiri, ini pasti
  1533. 1:10:07karena A B C dan biasanya
  1534. 1:10:10perasaan-perasaan yang menyertai itu
  1535. 1:10:12adalah ada fase-fase di mana dia
  1536. 1:10:15menyalahkan
  1537. 1:10:17Tuhan, merasa tidak adil seperti itu.
  1538. 1:10:21Nah, barangkali yang dimaksudkan Mbak
  1539. 1:10:24Penanya tadi, Mbak Maworu ya kalau tidak
  1540. 1:10:27salah ya, itu perasaan yang seperti itu.
  1541. 1:10:30Jadi memang ada fase di mana saat orang
  1542. 1:10:32sedang tidak nyaman, dia akan
  1543. 1:10:35melimpahkan ketidaknyamanannya terhadap
  1544. 1:10:37orang lain yang atau ter sesuatu yang
  1545. 1:10:40itu bukan dirinya. Jadi tadi
  1546. 1:10:44dia menyalahkan Tuhan dan merasa tidak
  1547. 1:10:46adil. Tapi biasanya teman-teman ini itu
  1548. 1:10:49fase-fase yang ee ada waktunya begitu
  1549. 1:10:53ya. Jadi misalnya memang saat itu
  1550. 1:10:56teman-teman sedang merasa sangat tidak
  1551. 1:10:58nyaman, yuk cari bantuan.
  1552. 1:11:01Ayo kita ngobrol dengan teman gitu ya.
  1553. 1:11:03Ayo kita hadiri kegiatan apapun yang itu
  1554. 1:11:05membuat kita merasa lebih didengarkan,
  1555. 1:11:08merasa kita tidak sakit sendiri.
  1556. 1:11:12Sehingga harapannya ketika teman-teman
  1557. 1:11:13sudah naik satu tahap lagi dari fase
  1558. 1:11:16yang tadi ee menyalahkan diri, keadaan
  1559. 1:11:20atau bahkan menyalahkan Tuhan
  1560. 1:11:27dibandingkan yang sebelumnya. Maksudnya
  1561. 1:11:29lebih stabil dibandingkan saat merasa
  1562. 1:11:32yang sakitnya luar biasa tadi. Begitu
  1563. 1:11:34barangkali ya. Jadi saya tidak bisa
  1564. 1:11:38menyampaikan secara ini apakah apa
  1565. 1:11:41namanya ee dia tidak mempercayai Tuhan
  1566. 1:11:44begitu ya. Tapi kalau lagi kalau saya
  1567. 1:11:45mau bahas dari sudut agama Islam kalau
  1568. 1:11:48memang misalnya akhirnya dia sampai ee
  1569. 1:11:51mengingkari ketiadaan Tuhan dan memilih
  1570. 1:11:54untuk tidak meyakini apapun berarti saat
  1571. 1:11:56itu hidayah Allah sedang dicabut dari
  1572. 1:12:00yang bersangkutan. Itu dari sudut
  1573. 1:12:01pandang Islam. Kemudian kita lanjut ke
  1574. 1:12:04pertanyaan selanjutnya dari Mas Gilang
  1575. 1:12:06ya. Mas Gilang tadi Mas Gilang
  1576. 1:12:07menyampaikan bahwa eh menanyakan yang
  1577. 1:12:10sangat ya challenging banget ini
  1578. 1:12:13sebenarnya pertanyaannya. Kenapa sih
  1579. 1:12:14Mbak kok ada hal kayak gitu gitu ya? Ada
  1580. 1:12:15orang yang enggak taat, suka seenaknya
  1581. 1:12:18sendiri, mungkin suka korupsi gitu ya,
  1582. 1:12:20atau suka menyakiti orang tapi dia
  1583. 1:12:22kayaknya fine-fine aja hidupnya,
  1584. 1:12:23rezekinya lancar ee dan sebagainya. Dan
  1585. 1:12:26sebaliknya orang yang taat banget kenapa
  1586. 1:12:29ditimpa kemalangan yang bertubi-tubi?
  1587. 1:12:31minta rezekinya enggak baik atau mungkin
  1588. 1:12:32pekerjaannya buruk atau mungkin dia
  1589. 1:12:34disakiti orang lain.
  1590. 1:12:37Ee ini kita bisa melihat dari sudut
  1591. 1:12:40pandang yang seperti ini.
  1592. 1:12:46Orang yang kita lihat sebagai orang yang
  1593. 1:12:49rasanya sangat nyaman sekali hidupnya
  1594. 1:12:52itu apakah [tertawa] benar-benar nyaman
  1595. 1:12:54ya atau jangan-jangan itu sawang
  1596. 1:12:58sinawangan kita aja itu pandangan kita
  1597. 1:13:01aja terkait kenyamanan yang dimiliki
  1598. 1:13:03orang itu. Karena sebenarnya hati kita
  1599. 1:13:06itu kadang tahu mana kita berbuat salah
  1600. 1:13:09atau enggak, manakalanya kita melakukan
  1601. 1:13:12hal yang baik atau enggak. Jadi, hati
  1602. 1:13:14itu sebenarnya jadi penghukum utama atas
  1603. 1:13:15kesalahan yang kita lakukan. Dan kita
  1604. 1:13:17enggak ngerti nih sebenarnya ketentraman
  1605. 1:13:19orang yang kaya raya tapi melakukan
  1606. 1:13:20banyak hal yang tidak menyenangkan tu
  1607. 1:13:22seperti apa. Itu satu. Nah, daripada
  1608. 1:13:25sudut dari sudut pandang Islam
  1609. 1:13:27sebenarnya mungkin ini bisa menjelaskan
  1610. 1:13:29adanya ee hal yang dinamakan istidraj
  1611. 1:13:32ya. Jadi kelebihan yang diberikan Allah
  1612. 1:13:35kepada orang-orang yang me emang
  1613. 1:13:38orang-orang yang tidak berbuat baik gitu
  1614. 1:13:41ya. Orang-orang yang tidak mau
  1615. 1:13:43mengimani, tidak mau bertakwa. Bertakwa
  1616. 1:13:45adalah tidak mau melakukan perintah
  1617. 1:13:47Allah dan malah banyak melakukan
  1618. 1:13:49larangan Allah. Jadi memang sengaja
  1619. 1:13:50diberikan kemudahan dan akses yang luar
  1620. 1:13:52biasa untuk ada sih istilah kalau di
  1621. 1:13:55Indonesia ya, kalau di Jawa itu
  1622. 1:13:57disegurah nyohnyoh tak wi. Ini loh aku
  1623. 1:13:59kasih kamu sebanyak-banyaknya gitu.
  1624. 1:14:02Tapi ternyata itu sebagai bahan untuk ya
  1625. 1:14:04dikasih tapi bukan dalam rasa sayang,
  1626. 1:14:07tapi dikasih untuk dalam ee menguji yang
  1627. 1:14:12dia tidak tahu kalau bahwa dia sedang
  1628. 1:14:13diuji dengan segala hal yang teman-teman
  1629. 1:14:14yang dia miliki. Kemudian untuk orang
  1630. 1:14:17yang taat tadi kenapa diuji dengan
  1631. 1:14:19banyak hal? Ya, kalau dari sudut Islam
  1632. 1:14:21berarti mungkin jadi orang sangat
  1633. 1:14:23disayang Allah ya. diberikan ujian yang
  1634. 1:14:26luar biasa gitu karena dirasa mampu.
  1635. 1:14:29Karena Allah sendiri menyampaikan di
  1636. 1:14:32Al-Qur'an bahwa ee aku tidak memberikan
  1637. 1:14:35ujian di luar kemampuan hambaku.
  1638. 1:14:37Barangkali orang tersebut dianggap mampu
  1639. 1:14:41untuk menyelesaikan
  1640. 1:14:43pengalaman-pengalaman hidup yang tidak
  1641. 1:14:45menyenangkan yang dialaminya gitu. Atau
  1642. 1:14:48barangkali Allah ingin lebih dia
  1643. 1:14:51mendekat dengan Allah dengan cara
  1644. 1:14:53dihadirkanlah
  1645. 1:14:55cobaan cobaan yang sedang dialami.
  1646. 1:14:58Begitu Bu Astuti.
  1647. 1:15:01Baik Bu Rina terima kasih untuk
  1648. 1:15:03pemaparannya.
  1649. 1:15:05Oke. Baik. Sekarang untuk pertanyaan
  1650. 1:15:07yang kedua tadi pertanyaan dari Bella
  1651. 1:15:10kepada Ibu Maria. Boleh direspon Bu
  1652. 1:15:13pertanyaannya
  1653. 1:15:15ya. Ee terima kasih. Pertama saya mau
  1654. 1:15:19mengkonfirmasi pertanyaannya dulu ya
  1655. 1:15:21kepada Bella. Tadi pertanyaannya apakah
  1656. 1:15:24memang ee gangguan mental yang dialami
  1657. 1:15:28seseorang itu disebut sebagai ujian
  1658. 1:15:31spiritual bukan begitu, Dik?
  1659. 1:15:36Iya, Bu.
  1660. 1:15:38Iya. Oke. Em,
  1661. 1:15:41terima kasih untuk pertanyaanmu, ya. ee
  1662. 1:15:43saya cukup berhati-hati
  1663. 1:15:45untuk menyebutkan bahwa memang apakah
  1664. 1:15:48gangguan mental yang kita alami itu
  1665. 1:15:51apakah itu ujian spiritual atau ujian
  1666. 1:15:54spiritualitas bagi kita. Karena ee
  1667. 1:15:59kadang memang dalam kehidupan ini ee
  1668. 1:16:03gangguan mental yang kita alami itu
  1669. 1:16:04akibat dari apa yang kita kerjakan, apa
  1670. 1:16:07yang kita lakukan.
  1671. 1:16:10Jadi ee ada banyak hal yang cukup
  1672. 1:16:13mempengaruhi ee kehidupan kita. Jadi
  1673. 1:16:17saya ee berhati-hati menyebutkan bahwa
  1674. 1:16:20memang gangguan mental itu ujian
  1675. 1:16:22spiritualitas. Misalnya
  1676. 1:16:24saya nih sudah tahu saya kolesterol saya
  1677. 1:16:27tinggi.
  1678. 1:16:29Nah, terus saya banyak makan ee
  1679. 1:16:31daging-dagingan,
  1680. 1:16:33kemudian saya minum alkohol. Apakah itu
  1681. 1:16:36ujian spiritualitas bagi saya? Akhirnya
  1682. 1:16:39saya jadi oh saya jadi penyakitan.
  1683. 1:16:43Saya tidak bisa tidur, emosi saya tidak
  1684. 1:16:45stabil,
  1685. 1:16:47emosi saya jadi ee saya mengalami darah
  1686. 1:16:49tinggi. Jadi setiap orang yang berbicara
  1687. 1:16:51kepada saya akan saya senggak. Ah
  1688. 1:16:54kadang-kadang memang ada banyak hal yang
  1689. 1:16:56kita lakukan itu karena memang kita yang
  1690. 1:17:00kurang ee
  1691. 1:17:03memproteksi diri kita sendiri. Jadi saya
  1692. 1:17:05kurang setuju bahwa memang ee gangguan
  1693. 1:17:07mental itu sebagai ujian spiritualitas.
  1694. 1:17:11Itu dari saya. Terima kasih.
  1695. 1:17:15Baik, terima kasih Bu Maria. Ee saya
  1696. 1:17:18punya pertanyaan nih satu untuk Romo ya.
  1697. 1:17:20Romo ada di kolom chat dari Iren
  1698. 1:17:23pertanyaannya itu apa hubungan antara
  1699. 1:17:27persekutuan dengan Allah? doa dan
  1700. 1:17:30sakramen dengan ketenangan hati serta
  1701. 1:17:34kekuatan batin seseorang.
  1702. 1:17:37Begitu Romo. Pertanyaannya ada di kolom
  1703. 1:17:38chat Romo kalau untuk lebih jelas.
  1704. 1:17:40Terima kasih.
  1705. 1:17:42ee kita mengalami yang yang intinya itu
  1706. 1:17:47melalui
  1707. 1:17:50jadi ketika kamu mengalami income dengan
  1708. 1:17:53halus
  1709. 1:17:55komunikasi
  1710. 1:17:57dan komunikasi dengan itu juga bisa
  1711. 1:18:00dialami dengan keadaan spiritual kita
  1712. 1:18:07seperti itu karena natur
  1713. 1:18:11gereja
  1714. 1:18:12Ee ingat di dalam kehidupan kita
  1715. 1:18:15terutama Gereja Ortodoksina dengan
  1716. 1:18:17Gereja Katolik Roma, kita itu memiliki
  1717. 1:18:21satu tujuan yaitu berteosis dengan Allah
  1718. 1:18:24seperti itu. bersatu dengan kehidupan
  1719. 1:18:27Allah dan kita itu bersatu dalam
  1720. 1:18:30persekutuan dengan Allah itu sendiri
  1721. 1:18:33seperti itu bersama dengan orang-orang
  1722. 1:18:34kudusnya bersama dengan para malaikat di
  1723. 1:18:36surga kita itu satu dengan Allah seperti
  1724. 1:18:39itu yang disebut sebagai teosis seperti
  1725. 1:18:42jadi kita itu bersakai
  1726. 1:18:45jangan menganggap bahwa seanya ketika
  1727. 1:18:46kamu mengalami sesuatu seperti tulus
  1728. 1:18:50yang seperti kamu tanyakan apa
  1729. 1:18:51perhubungan antara persekutuan dengan
  1730. 1:18:53Allah kuasa kami dengan batu Kor
  1731. 1:18:57itu hal yang perlu di
  1732. 1:19:00ee meditasi seperti dalam kitor meditasi
  1733. 1:19:03yang kita lakukan itu adalah dengan cara
  1734. 1:19:06ee pucati seperti atau di dalam Gereja
  1735. 1:19:09Katolik Roma itu ada yang namanya devosi
  1736. 1:19:11kepada eh Bunda Maria seperti itu para
  1737. 1:19:14malaikat seperti itu atau kepada hati
  1738. 1:19:17kudus Yesus kepada hati kudus Maria
  1739. 1:19:19seperti itu cikat oleh Gereja Katolik
  1740. 1:19:21Roma se jadi itu adalah gunungan intim
  1741. 1:19:25dengan Allah itu sendiri. Kalau
  1742. 1:19:26contohnya kamu ingin lebih intim lagi,
  1743. 1:19:30kamu bisa lari ke kamar kamu. Seperti
  1744. 1:19:32yang dikatakan Yesus seperti itu.
  1745. 1:19:34Apabila engkau berdoa, tutup jendelamu,
  1746. 1:19:37tutup pintumu. Doalah bersama dengan
  1747. 1:19:39Bapak-Mu di tempat yang tersembunyi
  1748. 1:19:40seperti ee terkadang seperti apa yang
  1749. 1:19:43Romo lakukan seperti Romo terkadang
  1750. 1:19:46lebih khusyuk ketika keperluan sendiri
  1751. 1:19:50seperti dalam gereja atau ketika R di
  1752. 1:19:52kamar se eh berdoa sendiri-sendiri itu
  1753. 1:19:56adalah sesuatu yang misalnya spiritual
  1754. 1:19:58yang lebih tinggi seperti itu. ee memang
  1755. 1:20:01di dalam kebersamaan itu memang seper
  1756. 1:20:04tapi intim yang dekat dengan cipta
  1757. 1:20:07bersama dengan Allah itu sendiri adalah
  1758. 1:20:09dengan cara komunikasi dengan Allah
  1759. 1:20:11melalui doa dan ekaristi dan menerima
  1760. 1:20:14tubuh dan darah Kristus di dalam
  1761. 1:20:16ekaristi seperti itu. Jadi ya jangan
  1762. 1:20:19takut seperti itu.
  1763. 1:20:22Terima kasih
  1764. 1:20:24ya. Baik ee Pak, saya menemukan
  1765. 1:20:26pertanyaan ini untuk para narasumber
  1766. 1:20:28yang cukup menarik. Eh, saya rasa ini
  1767. 1:20:31bisa untuk semua narasumber ya, Bapak,
  1768. 1:20:33Ibu. Pertanyaannya dari Yasmin Zahra.
  1769. 1:20:37Saya ingin bertanya, ketika seseorang
  1770. 1:20:39mengalami trauma masa kecil yang hebat
  1771. 1:20:42hingga jiwanya pecah, apakah itu bentuk
  1772. 1:20:46pertahanan mekanis otak atau bentuk
  1773. 1:20:48perlindungan spiritual spiritual agar
  1774. 1:20:52inti jiwa terdalamnya tidak ikut hancur
  1775. 1:20:54oleh kejamnya dunia? Agak dalam ini
  1776. 1:20:57Bapak, Ibu, pertanyaannya. Nah, jadi dia
  1777. 1:20:59ini punya ee trauma masa kecil mungkin
  1778. 1:21:02pertanyaannya. Kemudian hingga jiwanya
  1779. 1:21:04pecah, apakah itu bentuk pertahanan
  1780. 1:21:07mekanis otak atau bentuk perlindungan
  1781. 1:21:09spiritual agar inti jiwa terdalamnya
  1782. 1:21:12tidak ikut hancur oleh kejamnya dunia?
  1783. 1:21:16Boleh ee yang ingin merespon terlebih
  1784. 1:21:19dahulu
  1785. 1:21:22kepada narasumber kita
  1786. 1:21:26Bu boleh merespon.
  1787. 1:21:39Mohon maaf ini tiba-tiba tidak bisa
  1788. 1:21:41unmute. Terima kasih pertanyaannya.
  1789. 1:21:44Iya.
  1790. 1:21:45Ee apakah trauma masa kecil yang begitu
  1791. 1:21:49hebatnya
  1792. 1:21:50ee sehingga membuat jiwanya
  1793. 1:21:53pecah katanya Bu?
  1794. 1:21:55Kalau saya boleh
  1795. 1:21:58tanya lebih lanjut ke penanya maksud
  1796. 1:22:01terpecah ini seperti apa? Maksudnya
  1797. 1:22:03apakah saking sakitnya atau memang ee
  1798. 1:22:06dia pernah didiagnosa, maaf ya ini
  1799. 1:22:09langsung bertanya didiagnosa mengalami
  1800. 1:22:13semacam disasosiasi atau spit
  1801. 1:22:15personality seperti itu. Ini lebih ke
  1802. 1:22:17arah mana kira-kira pertanyaannya?
  1803. 1:22:19Misalnya saya nanti akan merespon
  1804. 1:22:20menyesuaikan dengan pertanyaannya. Iya.
  1805. 1:22:22Kepada Yasmin nih. Yasmin Zahra. Ada
  1806. 1:22:24orangnya?
  1807. 1:22:28Ada, Bu.
  1808. 1:22:29Heeh. Gimana maksud pertanyaannya
  1809. 1:22:30Yasmin? Karena cukup dalam nih kalau Ibu
  1810. 1:22:33baca ee lebih ke trauma berat gitu, Bu.
  1811. 1:22:42Trauma. Trauma berat, Bu, katanya.
  1812. 1:22:45Oke.
  1813. 1:22:47Lebih ke trauma berat. Apakah ini bagian
  1814. 1:22:50dari hidup yang harus dijalani atau ini
  1815. 1:22:52bagian dari semacam Tuhan melindungi
  1816. 1:22:54begitu ya? Kurang lebih seperti itu ya,
  1817. 1:22:56Mbak Yasmin ya. Kak Yasmin ya.
  1818. 1:23:00Iya, Bu.
  1819. 1:23:01Iya. Oh, self mechanis defense
  1820. 1:23:04mechanism. Iya.
  1821. 1:23:07Eh, membahas tentang pengalaman masa
  1822. 1:23:11lalu ini.
  1823. 1:23:11Izin, Bu. Suaranya tidak terdengar.
  1824. 1:23:15Oh, suaranya sudah terdengar.
  1825. 1:23:16Sudah sudah, Bu. Sudah,
  1826. 1:23:18sudah. Ya. Iya. Membahas tentang trauma
  1827. 1:23:20masa lalu memang
  1828. 1:23:23apa ya memang banyak dari kita mungkin
  1829. 1:23:26yang pernah mengalami pengalaman tidak
  1830. 1:23:28menyenangkan begitu ya. Tapi kita kalau
  1831. 1:23:32dari kacamata psikologis kita perlu
  1832. 1:23:34asses dulu seperti apa nih begitu.
  1833. 1:23:38Kemudian hal-hal apa ee kapan aja
  1834. 1:23:40dirasakan, kemudian intensitas
  1835. 1:23:44ketidaknyamanan munculnya ini seperti
  1836. 1:23:46apa, itu perlu kita ketahui terlebih
  1837. 1:23:48dahulu. Dan satu yang penting ee Kak
  1838. 1:23:51Yasmin terkait trauma ini apakah kita
  1839. 1:23:55cek gitu ya, apakah trauma ini
  1840. 1:23:58mempengaruhi
  1841. 1:23:59perilaku kita sehari-hari?
  1842. 1:24:02Apalagi? Apakah trauma ini membuat kita
  1843. 1:24:06sempat kehilangan fungsi kita sebagai
  1844. 1:24:11individu? Jadi ada yang berkurang misal
  1845. 1:24:14ee dulu traumanya pas Kas umur 4 tahun
  1846. 1:24:18gitu ya. Setelah itu enggak apa-apa.
  1847. 1:24:20Tapi ternyata saat Kak Yasmin umur 16
  1848. 1:24:22tahun, ada satu peristiwa yang itu memic
  1849. 1:24:26memicu munculnya ingatan akan kondisi
  1850. 1:24:29lalu yang dialami seperti itu. Nah, ini
  1851. 1:24:32kita perlu cek, kita perlu refleksi
  1852. 1:24:34sebenarnya yang terjadi apa gitu. Ini
  1853. 1:24:38bagian mana dari diri Kak Yasmin yang
  1854. 1:24:40merespon. Apakah memang benar Kak Raska
  1855. 1:24:43Yasmin merespon keadaan saat itu atau
  1856. 1:24:46yang merespon keadaan saat umur 16 tahun
  1857. 1:24:48ini si Yasmin kecil yang traumatik akan
  1858. 1:24:51peristiwa yang serupa dengan kejadian
  1859. 1:24:54umur 16 tahun ini.
  1860. 1:24:58Kalau sekiranya
  1861. 1:25:00hal ini sudah tidak dirasa menenangkan,
  1862. 1:25:04sudah mengganggu aktivitas gitu ya,
  1863. 1:25:06sudah membut kurang berfungsi, ada
  1864. 1:25:08baiknya kita mencari pertolongan.
  1865. 1:25:10terkait defense mechanism ini
  1866. 1:25:13macam-macam sekali. Bisa jadi memang
  1867. 1:25:15karena traumanya misalnya masa kecilnya
  1868. 1:25:18dia suka disalahkan begitu ya, suka
  1869. 1:25:21disalahkan atau suka tidak didengarkan,
  1870. 1:25:24maka saat ini dia sebagai perlindungan
  1871. 1:25:27dirinya dia mengambil cara untuk menjauh
  1872. 1:25:30dari semua orang. Aku lebih baik
  1873. 1:25:33menyendiri biar apa? biar enggak ada
  1874. 1:25:34celah untuk aku disakiti.
  1875. 1:25:37Nah, berarti responnya saat ini itu
  1876. 1:25:39bentuk dari pertahanan diri ee yang
  1877. 1:25:42bersangkutan karena
  1878. 1:25:45peristiwa yang saat itu terjadi,
  1879. 1:25:46peristiwa masa lalu yang terjadi. Atau
  1880. 1:25:48satu lagi misalnya
  1881. 1:25:51ee karena aku pernah disakiti, pernah
  1882. 1:25:55ditinggalkan orang yang aku sayang gitu.
  1883. 1:25:58Maka setelah ini aku akan jadi
  1884. 1:26:01kebaliknya sekebalikannya gitu ya. Aku
  1885. 1:26:04akan berubah untuk menyakiti para lelaki
  1886. 1:26:08biar biar mereka tahu betapa sakitnya
  1887. 1:26:11disakiti. Nah, ini ini bisa jadi adalah
  1888. 1:26:14defense mechanism. Oleh itu, oleh karena
  1889. 1:26:16itu penting sekali untuk kita aware,
  1890. 1:26:18kita sadar sebenarnya kita ini kenapa,
  1891. 1:26:20luka apa saja yang kita miliki, kita
  1892. 1:26:23sudah pernah memproses apa sehingga
  1893. 1:26:25nanti ke depannya kita bisa bertumbuh
  1894. 1:26:28secara lebih nyaman gitu ya. Kita tahu
  1895. 1:26:31bahwa oh ternyata ini aku yang terluka
  1896. 1:26:33yang merespon bukan aku yang sebenarnya.
  1897. 1:26:35Yasmin yang sebenarnya bisa ketika
  1898. 1:26:37misalnya diajak temannya ee apa namanya
  1899. 1:26:41untuk makan dia akan mengiyakan atau
  1900. 1:26:44misalnya dicela saat ih kamu kok
  1901. 1:26:46dandananya kayak gitu. Mungkin Yasmin
  1902. 1:26:49tidak akan langsung seketika
  1903. 1:26:52ee baper gitu ya. Tapi oh mungkin dia
  1904. 1:26:55emang orangnya asal ceplos-ceplos aja.
  1905. 1:26:57Tapi karena dari kecil dia merasa yasin
  1906. 1:26:59merasa mudah disalahkan, jadi respon
  1907. 1:27:02dari orang itu kita anggap sebagai
  1908. 1:27:03kritik yang menyerang kita gitu. Kalau
  1909. 1:27:05kita aware bahwa ternyata teman itu cuma
  1910. 1:27:08bukan cuma maaf ya, cara teman itu
  1911. 1:27:10mengingat mengingatkannya tidak pas,
  1912. 1:27:12maka Yasmin bisa membuat reaksi yang
  1913. 1:27:15lebih netral. Oh, emang iya ya aneh ya.
  1914. 1:27:19itu lebih netral kan ya dibandingkan
  1915. 1:27:21yang langsung merasa kayak kita
  1916. 1:27:22dijahati, kita dikatakan dan tadi
  1917. 1:27:24disalahkan seperti itu mungkin ya. Kalau
  1918. 1:27:27untuk bentuk mm
  1919. 1:27:30penyelamatan
  1920. 1:27:33Tuhan,
  1921. 1:27:35mm
  1922. 1:27:37mungkin saya butuh waktu untuk menjawab
  1923. 1:27:39ini gitu. Tapi saya menjawab dari sisi
  1924. 1:27:41psikologis terlebih dahulu. Boleh, Bu
  1925. 1:27:42Astuti?
  1926. 1:27:45Iya, Bu. Baik, terima kasih banyak Bu.
  1927. 1:27:49Eh, untuk Romo dan Bu Maria ada yang mau
  1928. 1:27:52ditambahin
  1929. 1:27:54atau saya ini sedang melihat ada
  1930. 1:27:57mahasiswa yang raise hand ini. Bapak,
  1931. 1:27:59Ibu boleh saya tanya dulu Bapak Ibu
  1932. 1:28:02karena ee beliau bilang mau bertanya
  1933. 1:28:04kepada tiga narasumber.
  1934. 1:28:07Oke, ada Fuji Ayu nih. Iya, Fuji Ayu
  1935. 1:28:11silakan.
  1936. 1:28:14Setelah ini saya rasa sudah dicukupkan
  1937. 1:28:16ya. Pertanyaan dari Fuji ini adalah
  1938. 1:28:17pertanyaan terakhir karena teringat
  1939. 1:28:20waktu, mengingat waktu. Oke, silakan
  1940. 1:28:22Puji.
  1941. 1:28:23Baik, Ibu. Apakah suara saya sudah
  1942. 1:28:25terdengar?
  1943. 1:28:27Sudah jelas, Bu Ji.
  1944. 1:28:29Baik, izin. Perkenalkan nama saya Fuji
  1945. 1:28:31Ayuasmana. Saya berasal dari kelas KWB
  1946. 1:28:34siang. Ee di sini ee saya ingin
  1947. 1:28:37bertanya, Ibu. kan saya memiliki ee
  1948. 1:28:40kepada tiga narasumber ee saya kan
  1949. 1:28:43memiliki teman yang memiliki gangguan
  1950. 1:28:46mental Ibu itu karena awal mulanya
  1951. 1:28:48karena dia ee kan sebagai wanita ini ada
  1952. 1:28:52namanya fase ee menstruasi gitu kan Bu.
  1953. 1:28:55Nah, kan kita ada breakout wajah gitu
  1954. 1:28:58Bu. Karena sampai sekarang dia itu
  1955. 1:29:00trauma karena waktu SD karena ada
  1956. 1:29:03menstruasi itu jadi wajahnya breakout
  1957. 1:29:07terus ee dia itu jadi diejek sama
  1958. 1:29:10teman-temannya Ibu dari SD hingga sampai
  1959. 1:29:14SMA Bu. Jadi dia memiliki trauma ee jika
  1960. 1:29:20kayak
  1961. 1:29:22mm takut gitu Bu, kayak takut bertemu
  1962. 1:29:25sama teman. Lalu jika ada seseorang yang
  1963. 1:29:28melihat dia, dia jadi kayak ee
  1964. 1:29:33mengata-ngatai orang tersebut, Ibu.
  1965. 1:29:34Karena adanya trauma dari SD hingga SMA
  1966. 1:29:38itu memiliki trauma yang dibully
  1967. 1:29:42tentang fisiknya, Ibu. Jadi, dia jadi
  1968. 1:29:44kayak insecure lalu takut bertindak
  1969. 1:29:48gitu, Ibu. Jadi kita sebagai teman atau
  1970. 1:29:52sebagai ee umat yang beragama mau dari
  1971. 1:29:56Islam, dari Kristen, Protestan, lalu
  1972. 1:29:59Katolik ee itu gimana Ibu cara
  1973. 1:30:01menanggapinya Bu atau karena kan kita
  1974. 1:30:04kalau misalnya salah ngucap pasti dia
  1975. 1:30:05akan memiliki namanya rasa sakit hati
  1976. 1:30:07gitu, Ibu. Terima kasih, Ibu.
  1977. 1:30:10Oke, terima kasih, Puji. Boleh ee Romo
  1978. 1:30:13yang menjawab terlebih dahulu untuk
  1979. 1:30:15kasus tersebut? promo
  1980. 1:30:18ee sebenarnya usus tersebut itu karena
  1981. 1:30:20mungkin dia punya trauma yang sangat
  1982. 1:30:22mendalam gitu apalagi seperti yang
  1983. 1:30:25katakan bahwasanya dia sudah terumah dan
  1984. 1:30:27sudah dapat penggunaan hal tersebut itu
  1985. 1:30:30dari istri se
  1986. 1:30:34yang perlu diperhatikan adalah ee
  1987. 1:30:37dirinya itu harus datang ke psikiatan
  1988. 1:30:39terlebih dahulu itu ee dia itu harus
  1989. 1:30:43berdialog dengan seat apa yang terbaik
  1990. 1:30:46baik dengan dia seperti itu. Karena
  1991. 1:30:48contohnya kalau contohnya kita kepada
  1992. 1:30:50dia mungkin dia akan bercolok seperti
  1993. 1:30:52itu. Jadi alangkah lebih baiknya jika
  1994. 1:30:55orang tersebut itu didat psikiater.
  1995. 1:30:58Ingat seperti yang Romo katakan tadi
  1996. 1:31:00bahwasanya ee agama atau kegiatan
  1997. 1:31:05spiritual dengan yang namanya dunia
  1998. 1:31:09psikolog itu sangat berkaitan seperti
  1999. 1:31:11itu. Jadi alangkah lebih baiknya jika
  2000. 1:31:13orang tersebut itu didatangkan terlebih
  2001. 1:31:15dahulu atau pembuka agama datang
  2002. 1:31:18terlebih dahulu berkomunikasi jika tidak
  2003. 1:31:20memungkinkan untuk ada komunikasi dengan
  2004. 1:31:23pemuka agama didatangkanlah
  2005. 1:31:27untuk dikomunikasi dengan orang seperti
  2006. 1:31:29itu.
  2007. 1:31:32Baik terima kasih Romo atas responnya.
  2008. 1:31:34Sekarang kita ke Bu Maria nih. Bagaimana
  2009. 1:31:36tanggapan terhadap kasus temannya Fuji
  2010. 1:31:39tadi Bu
  2011. 1:31:41ya? Ee terima kasih untuk ee pertanyaan
  2012. 1:31:44ee untuk berbagi pengalaman dari Puji
  2013. 1:31:46mendampingi temannya.
  2014. 1:31:48Ee dari saya secara pribadi, saya belum
  2015. 1:31:51tahu detail persoalannya di mana. Itu
  2016. 1:31:54yang pertama. Yang kedua yang bisa saya
  2017. 1:31:58katakan memang ee bullying ini salah
  2018. 1:32:01satu em peristiwa ataupun ya kita
  2019. 1:32:05katakanlah kejadian yang cukup
  2020. 1:32:07meresahkan di di kalangan anak-anak. dan
  2021. 1:32:11juga orang-orang muda seperti kita saat
  2022. 1:32:14ini. Tapi memang yang boleh saya katakan
  2023. 1:32:18dari pengalaman Puji mungkin sebelum ke
  2024. 1:32:21psikiater yang bisa Puji lakukan saya
  2025. 1:32:24dari pendekatan pastoral konseling ya,
  2026. 1:32:27konseling ya, Ibu-ibu ya. Karena saya ee
  2027. 1:32:30pernah juga ee mengalami pendidikan yang
  2028. 1:32:33demikian. Mungkin Puji bisa hadir duduk
  2029. 1:32:36menemani dia pertama sekali mendengarkan
  2030. 1:32:40secara utuh empati bukan hanya sekilas
  2031. 1:32:44tetapi mungkin Puji bisa menawarkan
  2032. 1:32:46kira-kira apa yang bisa kau apa rupanya
  2033. 1:32:49yang kau alami.
  2034. 1:32:51Jadi pertama sekali pendekat pendekatan
  2035. 1:32:54menanyakan apa kegelisahan tadi yang dia
  2036. 1:32:57alami.
  2037. 1:32:58Nah ajaklah dia berbicara.
  2038. 1:33:01Nah, jika memang itu sudah
  2039. 1:33:05kamu tidak sanggup lagi untuk ee
  2040. 1:33:08mendengarkan atau untuk menolong dia,
  2041. 1:33:10mungkin bisa pergi ke ee bisa berbicara
  2042. 1:33:14dengan orang tuanya.
  2043. 1:33:16Ee ini kawan-kawan ini seperti ini loh
  2044. 1:33:19ee Bapak Ibu ee apakah orang tuanya
  2045. 1:33:24mengetahui hal yang demikian?
  2046. 1:33:27Jadi beban itu jangan tinggal dipuji
  2047. 1:33:29saja, tetapi kan temannya masih punya
  2048. 1:33:32orang tua, orang tuanya mungkin akan
  2049. 1:33:34bisa mendampingi
  2050. 1:33:36kemudian menentukan langkah-langkah ke
  2051. 1:33:38mana dia akan pergi. Apakah jika orang
  2052. 1:33:41tuanya bisa menangani, oke, baik.
  2053. 1:33:45Kemudian kalau tidak bisa ajaklah
  2054. 1:33:47tenaga. mungkin ee seperti Bu Esterina
  2055. 1:33:51ataupun ee pelayan
  2056. 1:33:55ee di masjid bisa seperti itu, pelayan
  2057. 1:33:58kerohanian.
  2058. 1:33:59Kemudian kalau sudah tidak bisa lagi
  2059. 1:34:01ditangani mungkin ke tenaga yang lebih
  2060. 1:34:04profesional. Karena kadang tadi kita
  2061. 1:34:08orang yang berbudaya dan takut distigma
  2062. 1:34:10itu budaya ketimuran itu masih kuat di
  2063. 1:34:12kita. kita bukan budaya Barat, tapi itu
  2064. 1:34:15bisa yang kita lakukan karena kita
  2065. 1:34:17terbatas. Puji terbatas dan tidak ada ee
  2066. 1:34:21pengetahuan untuk pendampingan kepada
  2067. 1:34:24mereka yang mengalami trauma. Dan trauma
  2068. 1:34:26memang pertanyaan yang tadi yang ber
  2069. 1:34:28sebelumnya juga trauma itu kita kita
  2070. 1:34:32punya ingatan ini yang bisa
  2071. 1:34:33berulang-ulang apalagi kalau yang tidak
  2072. 1:34:35diselesaikan.
  2073. 1:34:37Jadi kalau tidak diselesaikan akan ada
  2074. 1:34:40pada masa-masa tertentu ingatan itu akan
  2075. 1:34:42kembali. Kalau tidak kita selesaikan itu
  2076. 1:34:46akan menjadi akar pahit bagi kita yang
  2077. 1:34:49terus membayangi
  2078. 1:34:51kehidupan kita. Dan itu yang membuat
  2079. 1:34:52kita menjadi misalnya terkena gangguan
  2080. 1:34:55mental yang lebih ee besar kalau tidak
  2081. 1:34:58kita segera selesaikan segera tidak kita
  2082. 1:35:02kontrol.
  2083. 1:35:03Ee kemudian memang em
  2084. 1:35:07karena dia mungkin bisa menjadi ee
  2085. 1:35:11body shaming ya, body shaming karena
  2086. 1:35:13dengan breakout yang ada di wajahnya
  2087. 1:35:16mungkin
  2088. 1:35:18ee bisa dikasih masukan bahwa kita ini
  2089. 1:35:22adalah makhluk Tuhan yang sama
  2090. 1:35:24sebenarnya. Hanya tidak ada perbedaan
  2091. 1:35:27mau yang kudisan, mau yang apa, itu
  2092. 1:35:30sama-sama adalah makhluk ciptaan Tuhan.
  2093. 1:35:32Tapi memang jika memang puji tidak bisa
  2094. 1:35:35mendampingi, sebatas teman mendengarkan.
  2095. 1:35:37Tapi kalau tidak bisa lagi kau
  2096. 1:35:39dengarkan, berbicara kepada orang-orang
  2097. 1:35:41terdekatnya. Bisa guru, bisa orang tua
  2098. 1:35:45sebelum ke Ibu Esterina sebagai
  2099. 1:35:47psikolog. Terima kasih.
  2100. 1:35:51Baik, terima kasih Bu Maria masukannya.
  2101. 1:35:53Nih dari Bu Estrina ini terakhir nih.
  2102. 1:35:57Gimana Bu menanggapi kasus yang dialami
  2103. 1:35:59oleh temannya Fuji? Kira-kira apa saran
  2104. 1:36:02terbaik yang bisa dilakukan Fuji nih
  2105. 1:36:04sebagai temannya?
  2106. 1:36:06Iya, terima kasih Mbak Fuji nih nampak
  2107. 1:36:10sangat care banget ya empatiknya tinggi
  2108. 1:36:12ke teman gitu ya. Bahkan sampai membawa
  2109. 1:36:15kasus temannya ke sini artinya kan
  2110. 1:36:16memang tidak sebatas ee apa ya pedulinya
  2111. 1:36:20tidak hanya di lisan tapi memang ingin
  2112. 1:36:23tahu nih gimana caranya untuk bisa
  2113. 1:36:25mendampingi temannya. Saya sepakat
  2114. 1:36:27dengan yang disampaikan Bu Maria tadi.
  2115. 1:36:31Memang
  2116. 1:36:33ee ada hal-hal yang bisa Mbak Fuji
  2117. 1:36:35lakukan, tapi juga ada batasan yang
  2118. 1:36:37mungkin harus mulai Mbak Fuji kenali
  2119. 1:36:40ketika memang Mbak Fuji sudah tidak
  2120. 1:36:42sanggup mendampingi. Berbicara tentang
  2121. 1:36:45perundungan ini memang
  2122. 1:36:47ee ini ya luar biasa ya. Perundungan itu
  2123. 1:36:52efeknya sampai nanti begitu efeknya itu
  2124. 1:36:55panjang. perundungannya umur berapa,
  2125. 1:36:57kenanya umur berapa, dan itu dalam
  2126. 1:36:59rentan waktu itu tuh perasaan tuh masih
  2127. 1:37:01dibawa terus mulai ngerasa tidak
  2128. 1:37:03berharga, terus perasaan enggak PD gitu
  2129. 1:37:06ya, merasa
  2130. 1:37:08ee tidak berdaya dan sebagainya sampai
  2131. 1:37:12yang lebih parah itu dari kasus
  2132. 1:37:13perundungan bisa sampai berjung
  2133. 1:37:15mengakhiri hidup. banyak ya
  2134. 1:37:17berita-berita kita lihat di ee apa
  2135. 1:37:20namanya sosial media terkait ee
  2136. 1:37:23pengakhir hidup yang disebabkan karena
  2137. 1:37:25perundungan karena memang
  2138. 1:37:28lidah kita itu
  2139. 1:37:30dan juga perilaku kita bisa menyakiti
  2140. 1:37:32sebegitu.
  2141. 1:37:34Nah, Mbak, Mbak Fuji bisa apa nih? Satu,
  2142. 1:37:39kita semua kita itu punya potensi untuk
  2143. 1:37:41bisa memberikan pertolongan pertama pada
  2144. 1:37:43luka psikologis. Saya bilang yang
  2145. 1:37:45dialami teman Mbak Fuji ini luka
  2146. 1:37:47psikologis karena belum diasses nih
  2147. 1:37:49jenis gangguannya jenis jenisnya apa.
  2148. 1:37:52Apakah dia benar-benar traumatik sekali
  2149. 1:37:55atau dia kecemasan yang levelnya sudah
  2150. 1:37:58tinggi ataukah sudah ke fasa depresi?
  2151. 1:38:00Kita bilang itu luka psikologis begitu
  2152. 1:38:02ya. Kita punya kita punya potensi untuk
  2153. 1:38:05melakukan yang namanya pertolongan
  2154. 1:38:07pertama pada luka psikologis. Sama
  2155. 1:38:09halnya kalau kita kena pisau kita punya
  2156. 1:38:12handsap gitu ya di P3K. Nah, perangkat
  2157. 1:38:15yang kita miliki diri kita ini bisa
  2158. 1:38:17melakukan pertolongan pertama seperti
  2159. 1:38:19itu juga, tapi pada orang yang terkenal
  2160. 1:38:21luka psikologis. Dengan cara apa? Satu,
  2161. 1:38:24kita bisa hadir. Kita bisa hadir. Kita
  2162. 1:38:28bisa hadir sepenuhnya untuk
  2163. 1:38:31mendengarkan. Jadi mendengarkannya hadir
  2164. 1:38:34tidak menghakimi begitu ya. Tidak lantas
  2165. 1:38:37adu nasib, tidak juga menyalahkan. Jadi
  2166. 1:38:40kita hadir, kita cek kira-kira kebutuhan
  2167. 1:38:43dia apa sih? Itu kebutuhan yang paling
  2168. 1:38:45dasar. Misalkan saat itu dia sedang
  2169. 1:38:47nangis, kita bisa ngasih tisu seperti
  2170. 1:38:49itu. Kita bisa menyediakan air putih.
  2171. 1:38:52Jadi kita cek kebutuhan dasarnya dia.
  2172. 1:38:55Ketika misal dia berpotensi melakukan
  2173. 1:38:57hal-hal yang kiranya melukai diri dia
  2174. 1:38:59sendiri, kita usahakan bahwa kita
  2175. 1:39:01menjauhkan dia dari barang-barang yang
  2176. 1:39:05berpotensi melukai benda-benda tajam
  2177. 1:39:07gitu. pisau kita jauhin, cutter, siletun
  2178. 1:39:10kita jauhkan. Kalau bisa kita temani
  2179. 1:39:13dulu kalau kita punya sumber daya itu
  2180. 1:39:15gitu ya. Kalau emang kondisinya sedang
  2181. 1:39:16tidak baik, kemudian kita minta dia
  2182. 1:39:19bercerita saat dia siap dan kita tidak
  2183. 1:39:21memaksa nih, kamu harus cerita. Kamu tuh
  2184. 1:39:23kayak butuh dibantu lah. Kalau dia
  2185. 1:39:24enggak mau, kita enggak bisa maksa. Nah,
  2186. 1:39:26itu juga bentuk bantuan. Bentuk bantuan
  2187. 1:39:29adalah dengan tidak memaksakan kehendak
  2188. 1:39:31kita untuk memberikan pertolongan. Itu
  2189. 1:39:35juga bentuk bantuan. Kemudian kita bisa
  2190. 1:39:38menghubungkan ya ini prinsip P3K. Jadi
  2191. 1:39:42hadir memberikan
  2192. 1:39:44memberikan kebutuhan dasar kemudian kita
  2193. 1:39:47mendengarkan dan juga kita
  2194. 1:39:49menghubungkan. Menghubungkan ke siapa?
  2195. 1:39:51Menghubungkan ke sosial support terdekat
  2196. 1:39:53dia. Jadi kata Bu Maria, kita bisa
  2197. 1:39:55ngubungi mungkin kalau dia punya kakak
  2198. 1:39:59yang cukup baik hubungannya dengan dia,
  2199. 1:40:01kita bisa ke kakaknya gitu ya. atau bisa
  2200. 1:40:04kita hubungkan juga ke orang tuanya.
  2201. 1:40:06Kamu mungkin enggak sih ngomong sama
  2202. 1:40:07orang tuamu gitu? Atau kamu mau aku
  2203. 1:40:09bantu nih untuk ngomong sama orang tuamu
  2204. 1:40:11kalau kamu kayaknya ee lagi butuh
  2205. 1:40:13didengerin? Eh enggak enggak enggak aku
  2206. 1:40:15hubunganku enggak baik nih. Aku sama aku
  2207. 1:40:17sering dimarahin misalnya. Berarti kan
  2208. 1:40:18kita enggak bisa ya. Nah, kalau sudah
  2209. 1:40:20seperti itu boleh kita tawarkan ke dia
  2210. 1:40:23untuk mendapatkan akses profesional
  2211. 1:40:25kalau memang sekiranya dia sudah sangat
  2212. 1:40:28ee mengganggu kalau memang lukanya itu
  2213. 1:40:30sudah sangat mengganggu fungsi
  2214. 1:40:31keseharengan dia. Kayaknya kamu udah
  2215. 1:40:34butuh deh ke profesional. Ini nih aku
  2216. 1:40:36punya list A B C D kamu bisa menghubungi
  2217. 1:40:39salah satu di antara ini mau yang mana.
  2218. 1:40:41Jadi kita kasih alternatif kita tawarkan
  2219. 1:40:43dia mau mililih yang mana. Kalau mau
  2220. 1:40:44konseling online mau langsung gitu. Kaum
  2221. 1:40:47di rumah sakit A atau B itu boleh kita
  2222. 1:40:49tawarkan. Dan alternatif-alternatif
  2223. 1:40:51seperti ini tuh kadang membuka apa ya
  2224. 1:40:54pemikiran orang yang sedang ee merasakan
  2225. 1:40:57ketidaknyaman itu jadi kayak terbuka.
  2226. 1:40:59Karena kadang mereka tuh ngerasanya
  2227. 1:41:00kayak stuck gitu ya. Stu kayak kayak
  2228. 1:41:03kayak apa ya? Kayak enggak bisa ngelihat
  2229. 1:41:06banyak sudut. Dan kehadiran kita
  2230. 1:41:08menawarkan alternatif bantuan itu selain
  2231. 1:41:13memang hal yang dibutuhkan itu semacam
  2232. 1:41:15membuka pemikiran baru dan juga oh iya
  2233. 1:41:19ya dan juga membuka insight baru untuk
  2234. 1:41:21dia. Nanti dia aku browsing-browsing
  2235. 1:41:23juga aku mau milih yang mana. Harapannya
  2236. 1:41:25begitu ya. Harapannya teman Mbak Mbak
  2237. 1:41:27Fuji bisa sampai di tahap ketika emang
  2238. 1:41:29dia tidak mampu dia mau mengakses
  2239. 1:41:33bantuan profesional karena sudah dirasa
  2240. 1:41:35tidak nyaman dan mengganggu
  2241. 1:41:38produktivitasnya sebagai mahasiswi,
  2242. 1:41:41sebagai anak, sebagai teman seperti itu.
  2243. 1:41:44Gitu Bu Astuti.
  2244. 1:41:48Baik, Bu. Terima kasih untuk seluruh
  2245. 1:41:52pemaparan dari narasumber kita yang
  2246. 1:41:55hebat-hebat luar biasa. satu
  2247. 1:41:57penghormatan bagi kami bisa mendengarkan
  2248. 1:41:59dan sharing session kepada Bapak Ibu
  2249. 1:42:01narasumber pada hari ini. Nah, karena
  2250. 1:42:04waktu jugalah yang memisahkan kita,
  2251. 1:42:05Bapak Ibu terima kasih untuk ee
  2252. 1:42:09keluangan waktunya pada hari ini. Nah,
  2253. 1:42:11pada akhirnya kita ketahui bahwa
  2254. 1:42:13integrasi antara nilai-nilai spiritual
  2255. 1:42:16dan upaya kesehatan mental itu dapat
  2256. 1:42:18membantu mewujudkan individu yang lebih
  2257. 1:42:21tangguh, kemudian sehat secara
  2258. 1:42:24psikologis, serta mampu menjalani
  2259. 1:42:25kehidupan yang bermakna sesuai dengan
  2260. 1:42:27ajaran agama dan nilai-nilai kemanusiaan
  2261. 1:42:29di Indonesia. Baik, sebelum kita tutup
  2262. 1:42:32eh saya akan memberikan kesempatan
  2263. 1:42:35kepada Bapak Irfan Sarhindi pada hal ini
  2264. 1:42:39selaku
  2265. 1:42:41eh founder Center for Interfaultural
  2266. 1:42:44Studies Universitas Satya Bineka untuk
  2267. 1:42:47memberikan sedikit arahannya. Mohon maaf
  2268. 1:42:50ya, Pak di awal tadi saya terlewat.
  2269. 1:42:53Terima kasih. Baik, Pak. Dipersilakan
  2270. 1:42:55kepada Pak Irfan
  2271. 1:42:57ya. Tidak apa-apa Bu Asti. Terima kasih
  2272. 1:42:59banyak. Tadi saya ee senang sekali
  2273. 1:43:01belajar ee banyak hal hari ini mendengar
  2274. 1:43:04dari ee Bu Estrina, Bu Maria, Romo
  2275. 1:43:08Nicholas gitu ya mengenai bagaimana
  2276. 1:43:10hubungan antara agama
  2277. 1:43:13sebagai sebuah set of values gitu dengan
  2278. 1:43:17struggle manusia dalam melaksanakan
  2279. 1:43:19agamanya yang tidak selalu bisa sempurna
  2280. 1:43:21gitu. Kemudian bagaimana eh situasi dan
  2281. 1:43:24gap antara of values dengan
  2282. 1:43:26ketidaksempurnaan kita dalam mengagamai
  2283. 1:43:28agama kita itu berhubungan dengan
  2284. 1:43:30struggle kita yang berhubungan dengan ee
  2285. 1:43:33kesehatan mental. Dan ini ee bagi saya
  2286. 1:43:36mengingatkan saya juga bahwa dalam
  2287. 1:43:38bahkan tidak hanya di Indonesia dalam
  2288. 1:43:39konteks global ternyata pemuka agama itu
  2289. 1:43:43memang sekarang dituntut juga untuk bisa
  2290. 1:43:45aware soal kesehatan mental umatnya
  2291. 1:43:47gitu. eh sehingga ee roles-nya itu ee
  2292. 1:43:51lumayan meluas gitu. Kalau dulu mungkin
  2293. 1:43:53ee jadi pemuka agama cukup ee
  2294. 1:43:55mendampingi, memandu peribadatan saja.
  2295. 1:43:58Kalau sekarang ee jemaat itu sudah
  2296. 1:44:01bertanya juga mengenai ee struggle ee
  2297. 1:44:04keimanan dan struggle kesehatan mental
  2298. 1:44:06mereka dan berharap ee agama bisa
  2299. 1:44:08memberikan ee jawaban gitu ya atau
  2300. 1:44:11memberikan ee dorongan terapi yang ee
  2301. 1:44:14berbasis spiritualitas. Walaupun tentu
  2302. 1:44:16saja ini tidak menafikan juga ee
  2303. 1:44:19kebutuhan untuk ee menghubungi ee
  2304. 1:44:22psikolog atau psikiater gitu ya sehingga
  2305. 1:44:24bantuannya bisa lebih optimal. Terima
  2306. 1:44:27kasih banyak Bu Esrina eh Romo, Bu Maria
  2307. 1:44:30yang sudah meluangkan waktu berbagi
  2308. 1:44:32kepada mahasiswa-mahasiswa kami. Ee
  2309. 1:44:34tentu saja banyak kekurangan dalam
  2310. 1:44:35pelaksanaan kegiatannya. mohon maaf
  2311. 1:44:37sekali dari ee kami selaku ee Center for
  2312. 1:44:40Interate eh Inclusivity and
  2313. 1:44:42Multicultural Studies juga dari Bapak
  2314. 1:44:44Ibu dosen yang ee mengampu ee mata
  2315. 1:44:46kuliah ini. Ee jadi kebetulan sebagai
  2316. 1:44:49konteks ee kami mata kuliah agamanya itu
  2317. 1:44:52bukan mata kuliah agama yang
  2318. 1:44:53masing-masing mahasiswa belajar agamanya
  2319. 1:44:56masing-masing, tapi mahasiswa ee mata
  2320. 1:44:59kuliahnya kami sebut keberagamaan. ee di
  2321. 1:45:01mana mahasiswa belajar soal aspek
  2322. 1:45:03sosiologis, aspek antropologis, ee aspek
  2323. 1:45:06kultur dari agama sehingga ee titik temu
  2324. 1:45:10yang sifatnya sosial, kultural itu coba
  2325. 1:45:12kami perkuat, kami rajut sehingga
  2326. 1:45:14mahasiswa juga bisa lebih inklusiflah
  2327. 1:45:17dalam beragama. mereka beriman dengan
  2328. 1:45:19agamanya secara kuat, melaksanakan
  2329. 1:45:21ibadah agamanya secara baik, tapi juga
  2330. 1:45:23bisa toleran, bisa melihat bagaimana ee
  2331. 1:45:27bahwa agama itu punya punya kesamaan
  2332. 1:45:30dalam konteks ajaran yang sifatnya
  2333. 1:45:32sosial gitu. Mudah-mudahan ini bukan
  2334. 1:45:34kali terakhir kita berkolaborasi ya ee
  2335. 1:45:36Romo, Bu Maria, Bu Estrina gitu. kami di
  2336. 1:45:40ee CIM sangat ee terbuka, tertarik
  2337. 1:45:42sekali kalau misalkan ada potensi kerja
  2338. 1:45:45sama ee lebih lanjut, kolaborasi lebih
  2339. 1:45:48lanjut gitu ya. kami juga punya program
  2340. 1:45:50misalkan chimk yang kami nanya rapid
  2341. 1:45:53question gitu ya ke narasumber kemudian
  2342. 1:45:54mereka bisa share mengenai area yang
  2343. 1:45:57mereka lakukan dan nantinya harapannya
  2344. 1:45:58itu bisa jadi bahan pembelajaran juga
  2345. 1:46:01bagi mahasiswa-mahasiswa kami.
  2346. 1:46:03Mudah-mudahan lain kali juga kita bisa
  2347. 1:46:05ketemu secara fisik. Mungkin kalau Bapak
  2348. 1:46:06Ibu ee ke Medan jangan ragu untuk
  2349. 1:46:09menghubungi eh kami itu eh ada Pak
  2350. 1:46:12Josua, Bu Asutti, Bu Ernida, Pak
  2351. 1:46:14Muhammad Irpan juga Pak Zin juga nanti
  2352. 1:46:15akan ada di Medan juga dengan saya. Itu
  2353. 1:46:18saja mungkin ee dari saya. Terima kasih
  2354. 1:46:20banyak sekali lagi eh Romo, Bu Maria,
  2355. 1:46:23Buina untuk waktunya dan untuk e
  2356. 1:46:25pengetahuan, pengalamannya, berbaginya.
  2357. 1:46:27Mudah-mudahan nanti mahasiswa ee belajar
  2358. 1:46:29ee banyak ya dan ee bisa menjadi
  2359. 1:46:32pemantik untuk mereka bisa mencari tahu
  2360. 1:46:33lebih banyak lagi. Terima kasih banyak.
  2361. 1:46:36Saya kembalikan ke Bu Asuti.
  2362. 1:46:37Baik, terima kasih Pak Irfan. Baik, kita
  2363. 1:46:40akan menutup sesi ee perkuliah tamu ini
  2364. 1:46:43dengan foto dan narasumber akan
  2365. 1:46:45diberikan sertifikat. Sertifikatnya akan
  2366. 1:46:48kita foto dan akan dipotlight oleh Pak
  2367. 1:46:50Josua. Saya kembalikan kepada Pak Josua.
  2368. 1:46:56Baik Bapak Ibu
  2369. 1:46:59silakan kepada Pak Irfan boleh
  2370. 1:47:04ee sebagai ketua
  2371. 1:47:07ya. Baik Pak Josua. Eh ini sertifikat
  2372. 1:47:11virtual ya Ibu Bapak ini eh dari kami
  2373. 1:47:14sebagai token of appreciation atas
  2374. 1:47:16kesediaan Bapak Ibu. Ini untuk Ibu Maria
  2375. 1:47:19Manal SA, MPd. Terima kasih Bu.
  2376. 1:47:23Berikutnya untuk e Romo Nikolas.
  2377. 1:47:28Berikutnya untuk Romo Nikolas Sanjaya.
  2378. 1:47:29Terima kasih Romo untuk ee waktunya. Ee
  2379. 1:47:32mudah-mudahan nanti kita bisa bertemu
  2380. 1:47:34dan berdiskusi langsung ya Romo ya ee eh
  2381. 1:47:38lebih lanjut.
  2382. 1:47:41Kemudian ada untuk yang Bu Estrina Maya,
  2383. 1:47:44S. MPsi. Terima kasih e Ibu. senang ee
  2384. 1:47:47juga bisa terkoneksi ya dengan Ibu
  2385. 1:47:49melalui ee Pak Azen dan Gus Hamid
  2386. 1:47:51kemarin juga yang sudah berbagi di kami.
  2387. 1:47:54Makasih banyak.
  2388. 1:47:57Demikian Bu Astuti. Terima kasih,
  2389. 1:48:00Pak. Kita dokumentasi untuk seluruh
  2390. 1:48:02peserta hari ini ya, Pak. Boleh mohon
  2391. 1:48:03bantuannya untuk adik-adik mahasiswa
  2392. 1:48:06boleh diaktifkan kameranya. kita akan
  2393. 1:48:07ambil momen untuk kegiatan kita pada
  2394. 1:48:09hari ini. Silakan, Pak Jo.
  2395. 1:48:14Baik, Bapak, Ibu, dan mahasiswa kami
  2396. 1:48:16silakan dibuka kameranya. Boleh juga
  2397. 1:48:19dibantu dengan tim keberagaman yang lain
  2398. 1:48:22kalau kurang apanya ini ya untuk ee
  2399. 1:48:26karena mahasiswa kita ada sekitar 500
  2400. 1:48:29mahasiswa, jadi dibantu juga untuk e
  2401. 1:48:32screenshot-nya Bapak Ibu. 1 2
  2402. 1:48:34Baik, Pak
  2403. 1:48:353.
  2404. 1:48:39Oke, slide selanjutnya ada 18 slide.
  2405. 1:48:42Saya
  2406. 1:48:43ee tiga aja, Pak. Mungkin, Pak.
  2407. 1:48:44Tiga, ya.
  2408. 1:48:45Ambil tiga aja, Pak. Oke, slide
  2409. 1:48:47selanjutnya tolong dibuka kameranya
  2410. 1:48:49mahasiswa kami.
  2411. 1:48:52Satu, dua, tig
  2412. 1:48:56satu lagi, satu
  2413. 1:48:59dua,
  2414. 1:49:01tig.
  2415. 1:49:03Oke, terima kasih Bapak Ibu kembali.
  2416. 1:49:07Baik, terima kasih Pak Josua. Ee sekali
  2417. 1:49:09lagi terima kasih kepada Bapak, Ibu
  2418. 1:49:10narasumber yang sudah berkenan pada hari
  2419. 1:49:13ini. Mudah-mudahan ini bukan awal dan
  2420. 1:49:15akhir kita bertemu, tapi ini menjadi ee
  2421. 1:49:19apa ya, satu awal silaturahmi kita.
  2422. 1:49:23Mudah-mudahan terjalin sampai nanti ada
  2423. 1:49:26lain kesempatan. Terima kasih kepada
  2424. 1:49:27adik-adik mahasiswa yang sudah mengikuti
  2425. 1:49:30sampai akhir. Ee kami ingatkan kembali
  2426. 1:49:32untuk tugas yang akan diberikan sudah
  2427. 1:49:35disampaikan kepada masing-masing dosen
  2428. 1:49:37pengampu. Terima kasih. Waktu jugalah
  2429. 1:49:39yang memisahkan kita karena tadi di awal
  2430. 1:49:41tidak ada pantun. Saya tutup dengan
  2431. 1:49:43pantun di akhir Bapak Ibu. Pantun yang
  2432. 1:49:46legendaris ya kan Bapak Ibu. Burung
  2433. 1:49:48irian burung cendrawasi. Cukup sekian
  2434. 1:49:51dan terima kasih. Terima kasih Bapak,
  2435. 1:49:53Ibu semuanya, adik- mahasiswa. Saya
  2436. 1:49:55tutup kegiatan pada hari ini.
  2437. 1:49:57Asalamualaikum warahmatullahi
  2438. 1:49:58wabarakatuh. Shalom. Hom swastiastu.
  2439. 1:50:01Namo buddhaya. Salam kebajikan. Sampai
  2440. 1:50:03ketemu pada kuliah umum minggu depan.
  2441. 1:50:07Terima kasih semuanya.
  2442. 1:50:09Terima kasih Bapak Ibu.
  2443. 1:50:11Terima kasih Bapak Ibu. Kasih Bu
  2444. 1:50:14Mariahu.
  2445. 1:50:18Iya terima kasih kolaborasinya. Semoga
  2446. 1:50:20bermanfaat.
  2447. 1:50:21Bu.
  2448. 1:50:22Amin. Amin. Amin.
  2449. 1:50:23Iya. Asalamualaikum.
  2450. 1:50:25Waalaikumsalam.
  2451. 1:50:26Terima kasih, Bu. Makasih.
  2452. 1:50:28Asalamualaikum warahmatullahi
  2453. 1:50:29wabarakatuh.
  2454. 1:50:46Silakan

About this transcript

This page contains the full transcript of Spiritualitas dan Kesehatan Mental - Sesi 1 by Centre for Interfaith and Multicultural Studies, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 13,008 words across 2,454 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.