YouTube2Text

Singapura Ancam Putus Internet Indonesia?! — Transcript

by Raymond Chin · 2,598 words · 490 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Kenapa Singapura sama Indonesia
  2. 0:01berantem? Oktober 2022 kemarin, jujur
  3. 0:04nih, panggung [musik] politik Asia
  4. 0:06Tenggara itu sudah di titik panas. Dan
  5. 0:08ini tuh bukan kayak diplomasi santun
  6. 0:09khasnya ASEAN. Ini kalau bahasa gua ya,
  7. 0:12sudah masuk ke ranah gertak preman
  8. 0:14geopolitik.
  9. 0:15Keputusan Indonesia memangkas pasokan
  10. 0:17ekspor gas ke Singapura memunculkan
  11. 0:18perhatian terhadap hubungan kedua
  12. 0:19negara.
  13. 0:20Politikus Singapura Kelvin Cheng Er Li
  14. 0:21mengisyaratkan kemungkinan pemutusan
  15. 0:23kabel internet yang menghubungkan
  16. 0:24Indonesia dengan jaringan internasional
  17. 0:25melalui wilayah Singapura.
  18. 0:26Kalau kita mau kirim barang ke China, ya
  19. 0:28dari Jakarta langsung China. Tidak boleh
  20. 0:29dari Jakarta kirim ke negara
  21. 0:31yang itu.
  22. 0:32Ya.
  23. 0:37Bahlil, Menteri ESDM, lempar ancaman.
  24. 0:40Negara yang enggak menghargai Indonesia,
  25. 0:42kontrak energinya bakal dievaluasi.
  26. 0:44Saya akan melakukan evaluasi. Saya tidak
  27. 0:46segan-segan untuk mempertimbangkan untuk
  28. 0:48tidak melakukan ekspor kepada negara
  29. 0:51mereka yang tidak menghargai Indonesia.
  30. 0:52Enggak lama kemudian, pipa gas Natuna ke
  31. 0:54Singapura beneran dipotong 8%. PM-nya
  32. 0:56Singapura, Lawrence Wong, langsung kasih
  33. 0:58reaksi dingin. Eh, komitmen kontrak
  34. 1:01harus dihormati.
  35. 1:02Now, the gas supplies are covered by
  36. 1:04commercial contract. We expect all
  37. 1:07parties to honor their commitment.
  38. 1:09Tapi, Bahlil bin Bahlil ngomong seakan
  39. 1:12kayak nantang. Indonesia enggak perlu
  40. 1:13diajari soal komitmen kontrak.
  41. 1:15Negara kita adalah negara yang
  42. 1:17menghargai kontrak, aturan. Jadi, jangan
  43. 1:20ajari Indonesia terhadap komitmen untuk
  44. 1:23menjaga, menghargai kontrak.
  45. 1:25Dan drama paling meledaknya itu pas eks
  46. 1:27anggota parlemenlah, Kelvin Cheng,
  47. 1:29[musik] bukan Chin ya. Cheng, lempar
  48. 1:30statement brutal yang menurut gua
  49. 1:32provokasi. Eh, 90% internet
  50. 1:34internasional Indonesia lewat Singapura.
  51. 1:36Dengan satu tulisan, cut. Nah, gitulah
  52. 1:39panasnya kita. Anyway, netizen kita juga
  53. 1:41ngamuk. Kominfo
  54. 1:42[musik]
  55. 1:42ikut pasang badan sama ngebalas. Kalau
  56. 1:44kabel itu kalian putus, 80% Singapura
  57. 1:46juga ikut lumpuh. Jadi, ini unik ya, ini
  58. 1:48jangan tiba-tiba langsung panas ya.
  59. 1:49Karena kita tahu awalnya ini itu
  60. 1:51kebakaran hutan. Karhutla, polusi di
  61. 1:53Singapura, merembet ke pemangkasan gas
  62. 1:55bumi, saling ancam putus kabel internet,
  63. 1:58sampai wacana pembangunan pembangkit
  64. 2:00nuklir di Batam, persis di depan mata
  65. 2:02Singapura. [musik]
  66. 2:03Pertanyaannya gini ya, ini dua negara
  67. 2:04yang ibaratnya satu ranjang sebenarnya.
  68. 2:06Dari mulai paling basic deh, kenapa kita
  69. 2:07berantem, sepenting apa perseteruan ini,
  70. 2:09siapa yang sebenarnya cuma bluffing
  71. 2:11kasih peluru hampa, siapa yang diam-diam
  72. 2:13tuh lagi cekek leher lawan dia. Gua
  73. 2:15banyak banget kritik pemerintah, tapi as
  74. 2:17you guys know stance gua adalah [musik]
  75. 2:18Indonesia. Gua pengen Indonesia maju,
  76. 2:20tapi kalau ada yang salah kita akan
  77. 2:22kulitin. Jadi, coba kita bongkar
  78. 2:23satu-satu tanpa sensor nasionalisme.
  79. 2:25[musik]
  80. 2:31Jadi, ini cuma back story yang pendek
  81. 2:32ya. Kalimantan kebakaran, asapnya sampai
  82. 2:34ke Singapura, Singapura kesel, warganya
  83. 2:36kesel, perusahaan Indonesia berusaha
  84. 2:38diusut. Nah, panasnya mulai dari sana
  85. 2:40intinya. Karena merembet ke mana-mana,
  86. 2:41sebenarnya langkah pertama yang memantik
  87. 2:43[musik] dan in a way bikin Singapura
  88. 2:44tersentak, itu pemotongan gas Natuna
  89. 2:46sekitar 8% dan let's be honest, di media
  90. 2:49lokal [musik] dan adalah beberapa narasi
  91. 2:51yang kayak wah Indonesia gagah nih,
  92. 2:52berani ngasih pelajaran ke Singapura.
  93. 2:54Apalagi ada bumbu-bumbu alasan moral,
  94. 2:56gasnya dialihin buat nyelamatin rakyat
  95. 2:58Batam yang [musik] sempat mati lampu
  96. 2:59belasan jam. Anyway, secara stance ya
  97. 3:01panggung politik dalam negeri make sense
  98. 3:03[musik] dong Bahlil, eh sorry Pak
  99. 3:05Bahlil. Tapi kita harus objektif melihat
  100. 3:07apa yang terjadi sama [musik] pemerintah
  101. 3:08Singapura pas pengumuman itu keluar. Apa
  102. 3:10pejabat Singapura panik? Apa mereka
  103. 3:11langsung matiin AC di Changi Airport?
  104. 3:13Jawabannya enggak. Anyway, [musik]
  105. 3:15mungkin kalau gua prediksi mereka senyum
  106. 3:17tapi sinis. Kenapa? Jadi, datanya gini,
  107. 3:20Singapura memang ngandelin gas alam
  108. 3:22untuk 95% [musik]
  109. 3:24dari listriknya dan memang sepertiganya
  110. 3:27itu lewat pipa dari Indonesia. Tapi,
  111. 3:29pemangkasan 8% dari jatah pipa itu kalau
  112. 3:31dihitung ke total kebutuhan energi dari
  113. 3:33Singapura, angkanya kurang dari 2%.
  114. 3:35Kenapa? Sorry, Singapura itu negara
  115. 3:37dengan cadangan devisa ratusan miliar
  116. 3:39dolar. Bahasa kerennya, terminal
  117. 3:40regasifikasi [musik] LNG mereka di Pulau
  118. 3:43Jurong itu salah satu yang paling
  119. 3:44canggih di planet ini. Kalau kurang 2%
  120. 3:47gas pipa, mereka tinggal angkat telepon,
  121. 3:49beli satu atau dua kargo dari LNG di
  122. 3:51Australia, Qatar, atau Amerika Serikat
  123. 3:53dalam hitungan hari anyway.
  124. 3:54[musik]
  125. 3:54Uang mereka enggak berseri, ya mereka
  126. 3:56enggak ada masalah. Terus kenapa PM
  127. 3:58Lawrence Wong sampai ngerasa perlu
  128. 4:00ngerespon terbuka? Sebenarnya mereka
  129. 4:01bukan takut kehabisan listrik [musik]
  130. 4:03lah, tapi buat Singapura kepastian
  131. 4:05kontrak adalah harga mati. Kita tahu
  132. 4:06Singapura itu keras banget soal
  133. 4:08kepastian hukum. Anyway, Singapura itu
  134. 4:10negara yang enggak punya tambang, enggak
  135. 4:11punya tentara jutaan orang. Satu-satunya
  136. 4:13alasan konglomerat global taruh
  137. 4:15triliunan [musik] dolar di pulau mungil
  138. 4:17itu, basically satu, hukum di sana
  139. 4:19enggak bisa diotak-atik sama emosi
  140. 4:21[musik]
  141. 4:21politik. Jadi pas Indonesia potong kuota
  142. 4:23kontrak komersil dengan alasan sentimen
  143. 4:26diplomatik, ini opini gua, Singapura
  144. 4:28membaca ini sebagai alarm yang lumayan
  145. 4:29bahaya karena Indonesia mulai berani
  146. 4:31melanggar kesakralan kontrak demi
  147. 4:33kepentingan politik jangka pendek. Jadi
  148. 4:35kalau kasus ini, Indonesia anyway menang
  149. 4:37sentimen, ego panggung, tapi Singapura
  150. 4:39sama [musik] sekali enggak terluka. Nah,
  151. 4:40terus kita langsung yang paling gong
  152. 4:42deh, 90% internet itu
  153. 4:48kalian harus paham lagi ya, ini semua
  154. 4:50yang menurut gua, menurut opini pribadi
  155. 4:52gua, gertakan-gertakan yang terjadi
  156. 4:54secara [musik] geopolitik yang dilempar
  157. 4:56sama Pak Bahlil dibalas sama kartu yang
  158. 4:58sebenarnya jauh lebih menakutkan, sama
  159. 5:00Calvin Cheng, internet. Apa [musik]
  160. 5:01isinya? C U T, cut. Itu sebenarnya bukan
  161. 5:03sekedar sindiran, itu pengingat seberapa
  162. 5:06rentannya leher digital bangsa kita.
  163. 5:08Memang ini fakta pahitnya ya, 90%
  164. 5:10gateway traffic [musik] internet
  165. 5:11internasional Indonesia harus mampir
  166. 5:14dulu ke Singapura. Karena kabel fiber
  167. 5:15optik yang gede banget yang bikin kalian
  168. 5:18bisa nonton YouTube, cloud AWS,
  169. 5:19transaksi kripto, trading, sampai scroll
  170. 5:22TikTok mayoritas itu di Pantai Tuas,
  171. 5:24Singapura. Kalau sampai skenario gila
  172. 5:27itu terjadi, mereka pencet button cut,
  173. 5:29apa yang bakal terjadi di Indonesia?
  174. 5:30Bukan cuma enggak bisa streaming,
  175. 5:31[musik]
  176. 5:31semua sistem perbankan terganggu, server
  177. 5:34fintech macet, komunikasi ekspor-impor
  178. 5:36mandek, ekonomi digital kita yang
  179. 5:37nilainya ratusan triliun tiba-tiba koma.
  180. 5:40Pertanyaannya, kenapa Menkom Digie
  181. 5:41berani ngebalas kabel itu putus? 80%
  182. 5:44Singapura juga lumpuh. Nah, ini yang
  183. 5:45orang harus paham ya, karena banyak
  184. 5:47lemparan gertakan ini, menurut gua emang
  185. 5:49agak baseless.
  186. 5:50[musik]
  187. 5:50Karena di dunia infrastruktur data ada
  188. 5:52hukum yang namanya mutually assured
  189. 5:53destruction, kehancuran bersama. Memang
  190. 5:55Singapura pegang gelar jadi digital and
  191. 5:57financial capital of Southeast Asia. Dan
  192. 6:00kalau pemerintah Singapura sampai
  193. 6:01terbukti mensabotase atau memutus kabel
  194. 6:04data,
  195. 6:04[musik]
  196. 6:04detik itu juga riwayat Singapura sebagai
  197. 6:07hub global end. Langsung dead, mati.
  198. 6:10Google, Microsoft, Meta, Amazon, ribuan
  199. 6:13institusi keuangan Wall Street enggak
  200. 6:14bakal pernah lagi mau naruh data center
  201. 6:16mereka di Singapura. Rute kabel dunia
  202. 6:18bakal langsung dialihin ke Malaysia,
  203. 6:19Filipina, atau bypass langsung ke Guam.
  204. 6:21Jadi, ancaman potong kabel internet ini
  205. 6:23[musik] ibarat dua orang yang saling
  206. 6:24nendang pelontar granat dalam ruangan
  207. 6:26sempit berukuran 2 * 2 m. Mau apapun
  208. 6:29situasinya, dua-duanya mati barengan.
  209. 6:31Jadi, lemparan gas sudah tahu faktanya
  210. 6:33begitu. Lemparan gertakan internet
  211. 6:35faktanya begitu.
  212. 6:36[musik]
  213. 6:36Nah, ujung-ujungnya apa? Ujung-ujungnya
  214. 6:38uang. Tapi, kok Singapura kan investor
  215. 6:40terbesar Indonesia? Kalau kita bikin
  216. 6:41mereka kesal, kita makin enggak punya
  217. 6:42duit. Gini, dengar ya, langsung kita
  218. 6:44bahas.
  219. 6:50Kita tahu ngebahas uang itu tabu, karena
  220. 6:51bakal nyambung ke emangnya harga diri
  221. 6:53Indonesia bisa dibeli sama uang. Tapi,
  222. 6:54di satu sisi memang Indonesia butuh
  223. 6:56uang. Memang data resmi BKPM sampai
  224. 6:59kuartal ketiga 2026 mencatat Singapura
  225. 7:01adalah investor nomor satu terbesar di
  226. 7:03Indonesia. Tahun ini saja mereka
  227. 7:05gelontorin 14 miliar USD atau [musik]
  228. 7:07sekitar 254 triliun. Itu hampir
  229. 7:10sepertiga dari semua modal asing yang
  230. 7:12masuk ke negara kita. Mau lebih gila
  231. 7:14lagi? Dalam 5 tahun terakhir angkanya
  232. 7:16tembus 1,3 kuadriliun, [musik] 1.300
  233. 7:19triliun. Jadi, gua ngerti kalau banyak
  234. 7:21pengamat langsung teriak, "Jangan
  235. 7:22macam-macam sama Singapura. Kalau mereka
  236. 7:24tarik modalnya, ekonomi Indonesia bisa
  237. 7:25ambruk." Pertanyaannya, emang iya? Jadi,
  238. 7:28sebenarnya ada [musik] rahasia umum lah
  239. 7:29di industri finansial. Namanya The Round
  240. 7:31Tripping Scandal. Karena kita harus tahu
  241. 7:33juga 254 triliun ini itu emangnya murni
  242. 7:36uang punya Lawrence Wong, Temasek, atau
  243. 7:39warga Singapura, atau pemerintah
  244. 7:40Singapura? Sebenarnya banyak analis sama
  245. 7:41orang market tuh sudah tahu jawabannya.
  246. 7:43Sebagian besar uang yang masuk itu
  247. 7:44sebenarnya uang Indonesia sendiri. Loh,
  248. 7:46kok [musik] bisa? Karena puluhan tahun
  249. 7:48konglomerat tambang, bos sawit, crazy
  250. 7:50rich dari Jakarta, PIK, Surabaya, mereka
  251. 7:52parkir triliunan rupiah uang mereka ke
  252. 7:55yang namanya [musik] private banking di
  253. 7:56Singapura. Buat apa? Buat keamanan aset,
  254. 7:59perlindungan hukum, sama efisiensi
  255. 8:00pajak. Jujur-jujuran saja. Banyak banget
  256. 8:03uang dari crazy rich kita ada ada
  257. 8:05Jadi, waktu Indonesia buka proyek
  258. 8:07hilirisasi nikel, properti smelter,
  259. 8:10uang-uang ini enggak ditransfer langsung
  260. 8:11dari rekening lokal. Mereka pakai yang
  261. 8:13namanya SPV atau special purpose vehicle
  262. 8:16atau perusahaan yang dibangun [musik] di
  263. 8:17Singapura yang tujuan utamanya ya taruh
  264. 8:20duit di Indonesia dengan stempel yang
  265. 8:22namanya penanaman modal asing, PMA dari
  266. 8:24Singapura. Kenapa repot-repot kayak
  267. 8:26gitu? Karena status investor asing itu
  268. 8:28dapat karpet merah. Apa aja tuh? Tax
  269. 8:30holiday, perlindungan hukum
  270. 8:31internasional, dan prestige bisnis.
  271. 8:33Jadi, waktu ada narasi Singapura bisa
  272. 8:35narik uang investasinya buat ngehukum
  273. 8:37Indonesia, pertanyaannya [musik] uang
  274. 8:38siapa dulu yang mau ditarik? Banyak dari
  275. 8:40uang itu uang konglomerat Indonesia
  276. 8:42sendiri. Dan otoritas Singapura itu
  277. 8:43enggak punya hak legal buat nyita atau
  278. 8:45ngelarang dana swasta itu muter, kecuali
  279. 8:47tiba-tiba negara yang punya branding
  280. 8:49serapi itu, sebagus itu mau dicap
  281. 8:51sebagai negara perampok modal asing.
  282. 8:53Jadi, in a way Singapura itu sebenarnya
  283. 8:55bukan pemilik uangnya. Mereka tempat
  284. 8:57tukang parkir paling mewah dan paling
  285. 8:59terpercaya di Asia Tenggara. Gua yakin
  286. 9:01kalau kalian nonton sampai video ini,
  287. 9:02kalian baru paham apa yang gua maksud
  288. 9:04dari awal video. Kenapa gua bilangnya
  289. 9:05ini gertakan preman geopolitik? Sebelum
  290. 9:08gua kasih analisa gua siapa yang bakal
  291. 9:10menang nih, Indonesia atau Singapura,
  292. 9:12masih ada satu lagi yang kita harus
  293. 9:13bahas.
  294. 9:19Nah, sebenarnya dibanding semua topik
  295. 9:21yang ada, Bahlil [musik] maybe on a very
  296. 9:23good point. Karena ujung-ujungnya semua
  297. 9:26relationship sama jangka panjang kita
  298. 9:27sama Singapura itu ada hubungannya sama
  299. 9:29satu, energi. [musik]
  300. 9:31Karena kita enggak boleh dong orang
  301. 9:32punya duit, punya infrastruktur terus
  302. 9:34kita jadi diatur-atur semau mereka. Dan
  303. 9:36bagian ini itu tamparan paling keras
  304. 9:38untuk ego bangsa kita sebenarnya. Ada
  305. 9:40satu ketergantungan yang bikin para
  306. 9:42jenderal dan ekonom kita di Jakarta itu
  307. 9:44enggak berani macam-macam sama
  308. 9:46Singapura, [musik]
  309. 9:46enggak berani secara ekstrem lah. Yang
  310. 9:48namanya BBM, bahan bakar minyak. Coba
  311. 9:50kalian pahamin secara baik-baik [musik]
  312. 9:52ironi tragis ini. Indonesia bangga
  313. 9:54kenapa? Dia masuk hampir 30% kebutuhan
  314. 9:57gas pipa Singapura dari perut bumi kita.
  315. 10:00Tapi di saat yang sama lebih dari 26%
  316. 10:03impor produk migas Indonesia, [musik]
  317. 10:05apalagi BBM olahan ya kayak bensin,
  318. 10:06solar, aftur pesawat, itu kita beli dari
  319. 10:09kilang-kilang di Singapura. Bahasa
  320. 10:10singkatnya Indonesia punya minyak
  321. 10:11mentah, tapi puluhan tahun kita gagal
  322. 10:13membangun kapasitas kilang domestik yang
  323. 10:15cukup untuk kasih kebutuhan 280 juta
  324. 10:18penduduk kita. Nah, tapi
  325. 10:20[musik]
  326. 10:20sebaliknya nih untuk Singapura, pulau
  327. 10:21yang super-super mungil yang enggak
  328. 10:23punya setetes pun sumur minyak bumi itu
  329. 10:26salah satu raksasa penyulingan sama
  330. 10:28perdagangan minyak terbesar di dunia
  331. 10:30atau bahasa kerennya oil refining hub.
  332. 10:32Minyak mentah dari Timur Tengah disuling
  333. 10:34di Pulau Jurong jadi bensin matang tuh,
  334. 10:36terus dikapalin balik
  335. 10:38buat ngisi [musik] tangki motor bebek,
  336. 10:40mobil, log truk logistik sampai
  337. 10:42pesawat-pesawat di bandara kita. Nah,
  338. 10:43bayangin kalau eskalasi ini sampai ke
  339. 10:46titik embargo [musik] dagang. Buat yang
  340. 10:47enggak ngerti embargo dagang, udahlah
  341. 10:49kita ngambek terus enggak ada transaksi
  342. 10:51lagi soal BBM ini. Kalau Indonesia nahan
  343. 10:53gas, kita [musik] bahas Singapura
  344. 10:55tinggal beli LNG dari pasar global.
  345. 10:58Dampaknya apa? Mereka cuma bayar lebih
  346. 11:00mahal. Tapi kalau Singapura nahan atau
  347. 11:02memperlambat pasokan BBM olahan ke
  348. 11:05Indonesia dalam hitungan minggu stok BBM
  349. 11:07nasional kita bisa kritis, logistik
  350. 11:09pangan bisa berhenti, ekonomi Indonesia
  351. 11:11bisa lumpuh. Jadi ngerti enggak
  352. 11:12sebenarnya relationship kita tuh
  353. 11:14asimetri, [musik] enggak-enggak balance.
  354. 11:15Kebutuhan Singapura sama gas kita itu
  355. 11:17substitutif, bisa digampang diganti.
  356. 11:19Tapi kebutuhan Indonesia terhadap kilang
  357. 11:21minyak Singapura itu ketergantungan
  358. 11:23struktural at least for now. Jadi kita
  359. 11:26sudah ketemu konklusinya, tolonglah kita
  360. 11:28jangan berantem-berantem gini.
  361. 11:29Lempar-lemparan ego, lempar-lemparan
  362. 11:31gertakan sebenarnya perlu enggak sih?
  363. 11:32Jawabannya sebenarnya perlu. Bingung
  364. 11:34kan? Karena satu hal yang kalian sudah
  365. 11:35pahamin harusnya kalau nonton banyak
  366. 11:36dari video gua. Geopolitik, politik
  367. 11:39ujung-ujungnya adalah adu power. Sorry
  368. 11:41ya gua ralat, bukan sekedar power tapi
  369. 11:43perceived power.
  370. 11:49Dan inilah bukti paling nyata kalau
  371. 11:52drama di media massa cuma pertunjukan
  372. 11:54panggung. Jadi tanggal 28 Oktober
  373. 11:56kemarin pas publik masih panas ngomongin
  374. 11:58pemotongan gas, mahasiswa demo nuntut
  375. 12:01soal tanggung jawab karhutla di Jakarta,
  376. 12:03apa yang terjadi di balik layar? Bapak
  377. 12:04Presiden Prabowo ketemu lah kunjungan
  378. 12:06khusus sama Menteri Luar Negeri
  379. 12:08Singapura Vivian Balakrishnan di mana di
  380. 12:10tempat pribadinya di Hambalang.
  381. 12:12Pertemuan ini sebenarnya nunjukin satu
  382. 12:13hal, [musik] enggak ada yang mau tensi
  383. 12:14ini tuh naik. Enggak ada yang mau kita
  384. 12:16berantem terus, karena ada satu agenda
  385. 12:17yang lebih penting lagi yang kalian
  386. 12:19harus paham dan kenapa semua ini
  387. 12:21nyambung cuma bermuara ke satu hal di
  388. 12:23masa depan yaitu krisis energi data
  389. 12:25center AI. Kita harus paham dulu ya,
  390. 12:26Singapura itu punya ambisi yang [musik]
  391. 12:28gede banget. Dia pengen jadi pusat AI,
  392. 12:29artificial intelligence di dunia. Tapi
  393. 12:31yang kalian harus paham, server AI itu
  394. 12:33butuh listrik ribuan megawatt sama air
  395. 12:35pendingin yang gila-gila. [musik] Jadi
  396. 12:37akhirnya Singapura dan ambisinya itu
  397. 12:39mentok, pulau mereka kecil. Enggak ada
  398. 12:41tempat fisik, it's impossible untuk grow
  399. 12:43lagi, untuk expand lagi. Bukan cuma
  400. 12:45kehabisan tanah loh, mereka itu enggak
  401. 12:46bisa loh bikin PLTU batu bara [musik]
  402. 12:48karena komitmen emisi karbon global.
  403. 12:50Jadi satu-satunya cara Singapura bisa
  404. 12:52bertahan itu dengan mengimpor 3,4
  405. 12:54gigawatt green energy dari panel [musik]
  406. 12:56surya, solar panel di kepulauan Riau,
  407. 12:58Indonesia. Waktu Bahlil nahan proyek
  408. 13:00ekspor listrik hijau ini dengan alasan
  409. 13:02harga belum cocok, sebenarnya Singapura
  410. 13:04itu sadar masa depan teknologi mereka
  411. 13:06itu disandera sama letak geografis
  412. 13:08Indonesia. Singapura butuh tanah, butuh
  413. 13:10matahari kita, Indonesia [musik] butuh
  414. 13:11modal, teknologi sama konektivitas
  415. 13:13kilang mereka. Harusnya sampai sini gua
  416. 13:16tetap objektif, gua tetap lihat apa
  417. 13:18adanya. Walaupun gua orang Indonesia dan
  418. 13:20gua pengen dukung Indonesia, tapi di
  419. 13:21satu sisi gua ngerti Singapura itu kayak
  420. 13:23gimana dan patut jadi role model di
  421. 13:26South East Asia. Mari kita konklusikan
  422. 13:28satu hal, setoxic-toxicnya hubungan kita
  423. 13:31sama Singapura mustahil untuk terjadinya
  424. 13:33perceraian. Kita masuk ke konklusi.
  425. 13:40Sekarang jawaban paling simpelnya, kalau
  426. 13:42kita berantem siapa yang paling rugi?
  427. 13:43Jawabannya kalau jangka pendek Indonesia
  428. 13:45bakal babak belur dulu. Kalau perang
  429. 13:47ekonomi beneran terjadi, ya kita masih
  430. 13:48bergantung sama kilang minyak mereka,
  431. 13:50pasar modal mereka dan kita butuh
  432. 13:51reputasi kepastian hukum untuk ngejar
  433. 13:53target 8% kita,
  434. 13:55[musik]
  435. 13:55ya jelas jangka pendek kalau perang ini
  436. 13:57terjadi kita we dead dulu lah. Tapi di
  437. 14:00jangka panjang Singapura itu ngalamin
  438. 14:02ancaman yang eksistensial [musik] karena
  439. 14:04enggak mungkin dong pulau-pulau di
  440. 14:05Singapura dipindahin nih ke Samudra
  441. 14:08Pasifik. Karena tanpa stabilitas kawasan
  442. 14:10sama pasokan energi hijau dari
  443. 14:11Indonesia, [musik]
  444. 14:12tanpa lahan matahari dan semua yang kita
  445. 14:14punya, Singapura itu sudah sampai batas
  446. 14:17pertumbuhan fisiknya. Ambisi mereka
  447. 14:18enggak bakal tercapai. Jadi Indonesia
  448. 14:20sama Singapura ini ibarat kayak pasangan
  449. 14:22suami istri yang hubungannya toksik.
  450. 14:23Kita sebenarnya [musik] bisa saling
  451. 14:24menguntungkan. Kita sering berantem,
  452. 14:26gengsinya setinggi langit, suka saling
  453. 14:27ancam putus, tapi sebenarnya agak
  454. 14:29impossible sih kita cerai. Dan menurut
  455. 14:31gua impossible kita eskalasi ini ke
  456. 14:33peperangan yang sebenarnya. Jadi [musik]
  457. 14:35soal sindir-sindiran, gas internet, itu
  458. 14:37bukan permulaan dari perang dunia
  459. 14:39regional, bukan. Tapi kalau kalian paham
  460. 14:41geopolitik, itu cara dua negara
  461. 14:43bertetangga gimana cara punya bargaining
  462. 14:45power, [musik] naikin daya tawar mereka
  463. 14:46di meja perundingan sebelum akhirnya
  464. 14:49salaman lagi di pintu tertutup. Sekarang
  465. 14:51coba giliran kalian yang nilai lah.
  466. 14:53Karena kan gua pengin video-video ini
  467. 14:54bukan untuk "Oh, Remon punya opini
  468. 14:56semuanya harus ikutin." No, kalian boleh
  469. 14:58enggak setuju sama gua. Gua bisa saja
  470. 14:59salah, tapi menurut kalian benar enggak
  471. 15:01sih langkah Indonesia kemarin nahan gas,
  472. 15:03[musik] listrik kemarin, strategi yang
  473. 15:05pintar enggak sih buat unjuk gigi? Atau
  474. 15:06justru clumsy, ceroboh [musik] yang
  475. 15:08bikin calon investor global mikir dua
  476. 15:09kali. Tapi satu hal yang pasti, eskalasi
  477. 15:11ini tuh berangkat dari pemantik [musik]
  478. 15:13yang valid, Karhutla. Tolonglah, ini
  479. 15:16juga agak enggak make sense [musik]
  480. 15:18berkelanjutan. Memang harusnya kita
  481. 15:20bertanggung jawab, tapi gua juga enggak
  482. 15:21setuju nih kalau dari satu masalah jadi
  483. 15:24strong arm atau alat sandera untuk
  484. 15:25mereka cuma di tempat lain, gua juga
  485. 15:26[musik] enggak setuju. Jadi beginilah
  486. 15:28perseteruan suami istri yang impossible
  487. 15:30cerai tapi masih sama-sama unjuk gigi.
  488. 15:32Sudahlah, pikir damai sama semuanya.
  489. 15:34Tapi menurut [musik] kalian gimana? See
  490. 15:35you guys next video. Bye bye.

About this transcript

This page contains the full transcript of Singapura Ancam Putus Internet Indonesia?! by Raymond Chin, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 2,598 words across 490 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.