Siapa yang Paling Berat Tanggung Utang Triliunan Kereta Cepat Whoosh? — Transcript
Full transcript
- 0:00terutama kami dalami juga ya masalah
- 0:02KCIC yang seperti yang disampaikan tadi
- 0:05memang
- 0:07ini bom waktu buat
- 0:09Indonesia tengah berpacu mencari solusi
- 0:12untuk menyelamatkan proyek kereta cepat
- 0:15Jakarta Bandung Wus dari beban utang
- 0:18bernilai jumbo. Di balik permasalahan
- 0:21ini terdapat beberapa perusahaan yang
- 0:24tercatat akan ikut serta menanggung
- 0:26beban utang proyek yang memiliki nilai
- 0:29investasi ratusan triliun itu. Lantas
- 0:34siapa yang paling berat menanggung utang
- 0:36wus?
- 0:39[Musik]
- 0:43WUS digarap di bawah pengelolaan
- 0:45konsorsium PTKIC dengan 60% konsorsium
- 0:50itu dipegang oleh PT Pilar Sinergi BUMN
- 0:53Indonesia atau PBSI.
- 0:56PBSI sendiri mendapatkan patungan saham
- 0:59dari sejumlah BUMN antara lain PT Kereta
- 1:03Api Indonesia dengan saham mayoritas
- 1:0558,2%.
- 1:07Disusul PT Wijaya Karya Tbk sebesar
- 1:1033,4%,
- 1:13PT Jasa Marga Persero sebesar 7,1%,
- 1:17serta PT Perkebunan Nusantara 8 dengan
- 1:21saham 1,03%.
- 1:25PTKAI sebagai perusahaan dengan saham
- 1:28mayoritas dalam konsorsium otomatis
- 1:31menanggung beban paling besar. Per Juni
- 1:352025, nilai rugi bersih PBSI yang
- 1:38dikontribusikan ke KAI mencapai Rp951,5
- 1:43miliar.
- 1:45Baik biaya operasional maupun
- 1:47pengembalian utang, sebagian kerugian
- 1:50proyek akan ditambal oleh KAI.
- 1:53Di Rot KAI, Bobi Rasidin sudah pernah
- 1:56menyampaikan salah satu program utama
- 1:58KAI untuk 2025 adalah restrukturisasi
- 2:02utang proyek kereta cepat WUS. Masalah
- 2:05KCIC dikhawatirkan akan menjadi bom
- 2:09waktu.
- 2:10Hingga saat ini pemerintah bersama
- 2:13danantara masih mencari formula yang
- 2:15tepat untuk menyelesaikan utang proyek
- 2:17peninggalan era Jokowi itu. Menko bidang
- 2:20infrastruktur dan pembangunan
- 2:22kewilayahan Agus Harimurti Yudoyono
- 2:25menyebut sejumlah opsi sedang dikaji.
- 2:28Meski begitu dirinya maupun Danantara
- 2:31masih menunggu keputusan Presiden
- 2:34Prabowo.
- 2:35Saya belum bisa menyampaikan secara
- 2:37definitif karena memang masih terus
- 2:39dikembangkan. Nanti saja pada saatnya
- 2:41kita akan jelaskan secara terbuka
- 2:43bagaimana
- 2:45langkah yang diambil. Masih ada opsi
- 2:47tentunya
- 2:49prasarana
- 2:51ditanggulangi oleh pemerintah, tapi juga
- 2:53masih ada opsi bahwa sudah dan antara
- 2:56bisa take over dan lain-lain. Ya, saya
- 2:59tidak ingin menjadi ee polemik antara
- 3:01pemerintah seperti berhadap-hadapan
- 3:04dengan
- 3:06swasta dengan Danantara atau BUMN.
- 3:11[Musik]
- 3:24Ah.
- 3:25Yeah.
About this transcript
This page contains the full transcript of Siapa yang Paling Berat Tanggung Utang Triliunan Kereta Cepat Whoosh? by Kompas.com, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 304 words across 71 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.