Semua Tuduhan Soal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Dijawab Tuntas di Sini — Transcript
Full transcript
- 0:00Sekarang saatnya gitu semua diut hadir
- 0:02di sini bukan hanya cuma saya.
- 0:04Koperasi ini bukan sekedar proyek
- 0:05pemerintah dong.
- 0:06Fer-feran aja ini. Terus terang saya
- 0:07enggak ada yang saya tutupin. Kenapa sih
- 0:09kok harus tentara? Ah
- 0:11bangkit untuk membela pemerintah. Jangan
- 0:13cuma hanya berdiri menikmati gaji besar.
- 0:15Udah ver aja udah enggak ada lagi.
- 0:17Inilah siapa yang enggak berani datang
- 0:19kalian lapor presiden.
- 0:27Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
- 0:30Wah, kalau lu tulis itu di mesin
- 0:32pencarian atau di medsos munculnya
- 0:34adalah kegelapan, berita buruk. Wah,
- 0:37dibangun di tengah jalan, di tengah
- 0:38kuburan.
- 0:39Netizen kapan enggak gelapang? Ee
- 0:42hari ini kita hadirkan di sini biar
- 0:45kalian pada makin wah gitu. Terima kasih
- 0:49kehadirannya Bapak Jowao Mota,
- 0:52teman lama saya.
- 0:54Sama-sama terima kasih gitu diundang.
- 0:56Hari ini Bang J bukanya gua potong aja
- 0:59soalnya udah terlalu gelap terus
- 1:00ngomongnya pusing kita
- 1:02sekarang kita bikin terang. Kita bikin
- 1:03terang terang terang terang penuh
- 1:06keceriaan gitu kan. Betul. Betul.
- 1:09Ini Indonesia harus penuh optimisme.
- 1:11Nah, ini yang paling penting. Optimisme
- 1:13itu harus dibangun melalui sebuah sikap.
- 1:16Betul.
- 1:16Kebersamaan. Dan ada banyak hal yang
- 1:19akan kita kupas. Wis kayak TV beneran
- 1:21aja kita kupas.
- 1:22Pillarnya mana? Pillarnya
- 1:25kita akan kupas gitu kan.
- 1:28Siap.
- 1:28Wah. Ee gua manggilnya Bang aja soalnya
- 1:30kebiasaan memang Bang biar agak muda
- 1:33gitu kan. Memang masih muda kok.
- 1:35Oh, masih muda. Saya selalu mudah gitu.
- 1:38Semangatnya
- 1:41selalu viral-viral. Ini Bapak satu ini
- 1:43kayak enggak punya rem. He. Dan saat ini
- 1:46kita akan ee hunjamkan beberapa
- 1:49pertanyaan. Wis
- 1:50w ngeri banget bahasanya.
- 1:51Karena kalau ngomongin KDKMP itu pasti
- 1:54isinya hal-hal yang jelek-jelek mulu
- 1:56kan.
- 1:56Ya itulah
- 1:57kita mau benerin di sini. Bang MTA
- 1:59sebenarnya koperasi ini apa sih Bang?
- 2:02Nah ini sangat menarik ya. Karena kita
- 2:04ini kan sekarang ini
- 2:07kata koperasi itu sepertinya sudah
- 2:10menjadi sesuatu yang haram dibicarakan
- 2:14oleh generasi muda gitu. Tapi itu
- 2:17menurut saya itu suatu operasi bagaimana
- 2:21orang-orang ingin membalikkan
- 2:25kedaulatan
- 2:27ekonomi rakyat menjadi pasar ber ee
- 2:30kedaulatan pasar itu benar-benar mutlak
- 2:32mereka lakukan secara sistematif dan
- 2:35masif sampai saya itu sangat terus
- 2:39terang aja saya enggak menyangka juga
- 2:41gitu
- 2:41semua perguruan tinggi di Indonesia
- 2:43sekarang sudah tidak mengajari lagi mata
- 2:46pelajaran koperasi
- 2:49sampai dari dari perguruan tinggi sampai
- 2:52ke SD itu enggak ada lagi pelajaran
- 2:54koperasi.
- 2:56Padahal koperasi itu adalah suatu
- 2:58menggambarkan
- 3:00karakterisme bangsa Indonesia itu loh.
- 3:03Hm.
- 3:03Dan koperasi itu kan menjadi suatu janji
- 3:07konstitusi gitu. di mana
- 3:10Undang-Undang ya Undang-ar
- 3:11Undang-Undang Dasar 45 itu kan jelas di
- 3:13situ bahwa pasal 33 itu adalah
- 3:17kalau menurut saya ya itu adalah suatu
- 3:19pasal ratapan rintihan founding fathers
- 3:22kita melihat bagaimana negara-negara
- 3:26asing yang pernah menjajah kita datang
- 3:28mengambil semua harta kekayaan kita h
- 3:31untuk membangun peradaban mereka tetapi
- 3:34kita tetap hidup dalam keadaan miskin
- 3:37dan melarat seolah-olah kayaknya nya
- 3:39kemiskinan ini sekarang pun dimanfaatin
- 3:43oleh kaum bumiputra burju kalau bahasa
- 3:46saya gitu
- 3:47atau kelas menengah untuk tetap
- 3:50melanggangkan posisi-posisi mereka atau
- 3:52keadaan mereka
- 3:54tanpa peduli bahwa
- 3:58apa yang mereka lakukan itu adalah
- 3:59sebuah kejahatan ekonomi yang
- 4:01sangat-sangat kalau bahasa saya ngomong
- 4:04di sini kan bebas ya
- 4:06itu adalah biadab gitu. itu
- 4:08mengambil keuntungan dari kemiskinan
- 4:10orang miskin itu adalah biadab. Itu
- 4:12tidak pantas. dan orang-orang yang
- 4:15menaikkan harga barang-barang subsidi
- 4:18yang mana barang subsidi itu kan milik
- 4:19publik dibayar dari pajak rakyat
- 4:22kemudian mereka mengambil keuntungan dan
- 4:24dikoptasi oleh kelompok
- 4:26itu saya pikir itu sebuah kejahatan yang
- 4:28harus dihukum dan harus diproses. Dan
- 4:30ini saya pikir ini sudahlah kita ini
- 4:33sudah sekian lama barang subsidi ini
- 4:35dimanipulasi,
- 4:36barang subsidi ini dikoptasi oleh
- 4:38kelompok tertentu, dinaikkan harganya.
- 4:41Eh saya jual gas 16.000 R000 malah
- 4:44dibully. Gua kurang ajar nih saya
- 4:46bilang, "Eh, lu harus itu bully
- 4:48orang-orang yang jual gas
- 4:51di atas 16.000 gitu.
- 4:52Harusnya 30.
- 4:54Wah,
- 4:54harusnya 50, Bang."
- 4:55Loh, kok selama ini kok diam gitu loh.
- 4:56Ini kita bangsa ini terlalu baik gitu.
- 4:59Orang miskin kita ini benar-benar
- 5:00terlalu sudah menerima kemiskinan itu
- 5:02sebagai kodrat sepertinya gitu. Dan ini
- 5:04dimanipulasi oleh orang-orang kelas
- 5:06menenga kita yang menurut saya sangat
- 5:08tidak pantas dan e tadi bahasa saya itu
- 5:11sudah kategorinya
- 5:13biadab itu sebetulnya gitu. Bagaimana
- 5:15kalian bisa menikmati dari kemiskinan
- 5:18yang sangat ee ini ya sangat mendasar di
- 5:21desa-desa gitu.
- 5:22Aku ngelihat masalah koperasi di Desa
- 5:24Merah Putih ini. Kenapa koperasi? Karena
- 5:26kan orang kan mungkin ngerasa sistemnya
- 5:28sudah odet tentang koperasi. Apa sih
- 5:30koperasi itu? Mungkin enggak bisa buat
- 5:32sistem. Gua pasti ingat dulu dapat ilmu
- 5:34koperasi tuh koperasi itu apa? Usaha
- 5:36bersama untuk ee kesejahteraan
- 5:38anggotanya.
- 5:39Iya. Tapi kan masih banyak cara nih,
- 5:40Bang. Kalau misalnya gua ambil jalan
- 5:43pikirnya netizen nih, kan masih banyak
- 5:44jalan yang bisa dilakukan pemerintah
- 5:46tanpa harus buat koperasi yang harus
- 5:49bangun gedung segitu yang buang-buang
- 5:51duit terus di tengah kuburan atau apalah
- 5:53itu namanya tengah jalan terus
- 5:54dempet-dempetan. Kenapa koperasi
- 5:56dipilih? Kenapa hal-hal yang aneh-aneh
- 5:58itu sampai terjadi?
- 6:00Ah, ini menarik juga ini karena gini.
- 6:02Ah, ini Silvin ni ikut netizen ini
- 6:04kayaknya arahnya nih. Jadi,
- 6:06iya dia oposisi, Bang.
- 6:08Oposisi boleh pokoknya.
- 6:09Soalnya soalnya tugas oposisinya hari
- 6:11ini
- 6:12soalnya biasanya ada satu lagi Anggi
- 6:13oposisi dia enggak bisa datang terus ee
- 6:16Sil titip ya oposisinya lu aja gitu.
- 6:18Nah, ini ini menarik menarik karena
- 6:21begini, koperasi itu sebetulnya koperasi
- 6:25yang dibangun pemerintah ini ini kan
- 6:27dibangun dari APBN di mana itu adalah
- 6:30uang rakyat sehingga konsepnya itu
- 6:32seluruh warga desa itu menjadi
- 6:36pemilik atau anggota koperasi tanpa dia
- 6:39harus melakukan pembayaran iuran atau
- 6:42tamukan wajib. Dan koperasi ini paling
- 6:46utama itu bukan jualan, bukan sifatnya
- 6:50transaksional, tapi paling utama itu
- 6:53adalah menjadi suatu wadah untuk
- 6:56pemerintah mampu atau bisa menjangkau
- 7:00orang-orang yang berhak mendapatkan
- 7:02barang-barang subsidi itu baik barang
- 7:05maupun ee finansial. Jadi, kredit-kredit
- 7:08mikro itu harus bisa didistribusikan
- 7:11langsung ke masyarakat di desa sehingga
- 7:13bisa dimanfaatkan untuk membangun ee
- 7:16ekonomi desa gitu. Sehingga masyarakat
- 7:18dengan kehadiran koperasi merah putih
- 7:20mereka menjadi subjek daripada demokrasi
- 7:23ekonomi gitu. Bukan lagi sebagai objek
- 7:26daripada koperasi ekonomi. Nah, tadi
- 7:28juga sempat Sil nanya masalah masalah
- 7:30kenapa kok harus koperasi sih? He.
- 7:32Karena begini, kalau kita tidak
- 7:35bersama-sama
- 7:37membangun suatu suatu kekuatan ekonomi
- 7:40bersama, kita akan dipecah belah kita
- 7:42bagaimana hegemoni kapitalis masuk ke
- 7:45desa-desa memberikan pinjaman secara
- 7:47individu. Sekarang sampai para petani
- 7:50karena karena ee tengkulaknya
- 7:52berbeda-beda. Waktu dia semprot hama itu
- 7:56cepat-cepatan. Siapa yang bisa dapat
- 7:58duluan uang untuk beli obat, dia
- 8:01semprot. Dia tidak peduli lagi bahwa
- 8:03nanti ketika dia semprot tidak
- 8:05bersamaan, tetangga sebelahnya bisa
- 8:07terserang hama gitu.
- 8:09Pindah
- 8:09pindah gitu. Bukan pindah tapi hanya
- 8:11karena dia sudah semprot berarti hama
- 8:13akan menyerang. Nah, ini kebersamaan
- 8:15paguyubang gotong royong itu sudah
- 8:17hilang gitu dengan masnya begitu ya.
- 8:20Nyemprotnya
- 8:22Bang Mota ini kan sebenarnya ahli
- 8:23pertanian. Saya passion saya itu adalah
- 8:26pertanian.
- 8:27Oh, passion dong.
- 8:28Dan saya memang benar-benar melakukan
- 8:30kegiatan pertanian dan saya ada
- 8:32ee bikin sistem metode pertanian alami
- 8:34yang tidak beli apapun. Jadi, petani itu
- 8:37benar-benar berdaulat. Nah, koperasi ini
- 8:41juga menurut saya itu adalah suatu
- 8:44konsep pembebasan masyarakat desa dari
- 8:47kemiskinan. Ee gua tertarik sama tadi
- 8:49Abang ee menyampaikan bahwa seluruh
- 8:53masyarakat itu menjadi anggota. Ini
- 8:56berarti enggak ada iuran.
- 8:57Enggak ada kan ini kan pakai APBN
- 8:59koperasi. Koperasi dulu kan kita kan
- 9:00punya dulu KUD ya. Kalau mau katakanlah
- 9:04kita mau beli dengan harga yang lebih ee
- 9:06harga grosir ataupun kita mau pinjam
- 9:08duit itu kan harus jadi anggota
- 9:10bayar iuran sukarela, iuran pokok sama
- 9:13iuran wajib. Nah, ini tadi Abang ee ini
- 9:16koperasi e KDKMP ini koperasi yang
- 9:20anggotanya adalah masyarakat enggak
- 9:22daftar apa gimana tuh?
- 9:23Karena begini, sekarang masyarakat sudah
- 9:26dibuat, sudah didokrin sedemikian rupa
- 9:29untuk berpikir tentang koperasi aja
- 9:33sudah tidak boleh gitu. Makanya sampai
- 9:35sekarang kita lihat semua perguruan
- 9:37tinggi sudah tidak lagi mengajarkan
- 9:39koperasi. sekolah-sekolah sudah tidak
- 9:41mengajarkan koperasi itu dibuat
- 9:43seolah-olah itu ee kegiatan ekonomi
- 9:46masyarakat terpinggirkan. Padahal
- 9:48koperasi itu ketika kita berguyub
- 9:50menjadi satu adalah sesuatu kekuatan
- 9:52yang besar yang mana kapitalis pun tidak
- 9:56bisa menembusnya gitu. Dan kita akan
- 9:58membangun
- 9:59dan hebatnya gini koperasi ini itu
- 10:02menjadi suatu ekonomi jalan tengah gitu.
- 10:03Saya selalu bilang ini problemomik itu
- 10:05ekonomi jalan tengah. Kenapa? Karena di
- 10:07koperasi ini kita juga memastikan
- 10:10masyarakat di desa itu punya akses
- 10:11terhadap produk-produk yang dibuat oleh
- 10:15industri.
- 10:15Hm. Jadi pada supplier-supplier yang
- 10:18selama ini mensuplly supermarket,
- 10:20mensuplly ini yang tadinya itu tidak
- 10:23sampai ke desa-desa. Sekarang dengan
- 10:25kita membangun jalur logistik dan
- 10:27distribusi yang ada ini, masyarakat desa
- 10:29pun hari ini bisa menikmati apa yang
- 10:31kita nikmati di Jakarta ini dengan harga
- 10:33yang fair. Selama ini tidak terjadi fair
- 10:36price. Karena apa? Karena jalur yang
- 10:39begitu panjang. Akhirnya kita di kita di
- 10:42kota yang pendapatannya lebih besar,
- 10:44membayar lebih murah. karena
- 10:46distribusinya pendek. Orang di desa yang
- 10:48distribut yang pendapatannya lebih
- 10:50sedikit justru malah membayarnya lebih
- 10:53mahal.
- 10:53Nah, ini menarik nih ya. Tadi kan
- 10:55ngomongin masalah ee fair price terus
- 10:58juga bagaimana distribusi ee barang yang
- 11:00kita dapatkan di kota ke desa.
- 11:02Rantai pasok ya.
- 11:03Rantai pasok
- 11:03ini
- 11:04kan sekarang kalau rantai retail yang
- 11:07kayak besar-besar kayak ee Indimaret
- 11:09atau apaisin
- 11:14enggak apa-apa. Enggak apa-apa boleh.
- 11:16Itu kan sekarang juga sudah mulai masuk
- 11:17ke desa-desa. Lantas nih pernah ada aku
- 11:20lihat video mobil KDKMP itu ngambil
- 11:25barang justru di gudangnya Indomaret.
- 11:27Nah,
- 11:28gimana bisa dapat fairprice malah situ
- 11:30ee ngambil di Indomaret mau jual di
- 11:33koperasi. E bukan Indomaret ya,
- 11:35ngambilnya di Indomarco.
- 11:37Jadi kita datang ngambil langsung di
- 11:39gudang
- 11:40prinsipal itu
- 11:40di prinsipal.
- 11:41He.
- 11:42Sehingga kita distribusikan langsung di
- 11:43tokoh-tokoh, di koperasi-koperasi. Nanti
- 11:46koperasi itu akan membuat ee
- 11:49warung-warung di sekitar itu bisa
- 11:52belanja di tempat yang lebih dekat dan
- 11:53dia menjual kembali dengan harga yang
- 11:56profit mereka yang lebih tebal. Tapi
- 11:58karena ada merek-merek nih, ada beberapa
- 12:00merek saya bisa tunjukin.
- 12:01Dia sudah ada logonya, sudah ada
- 12:03harganya, stempel harganya pemainnya
- 12:05R5.000. Kita dengan jumlah yang banyak
- 12:08kita ini kita bisa beli dengan setengah
- 12:10harga yang mungkin selama ini umpamanya
- 12:12barang itu R5.000. Si warung-warung di
- 12:15kampung itu dia beli dengan harga R.300,
- 12:174.200.
- 12:19Nah, sekarang kita bisa jual ke mereka
- 12:212.700, 2.800 sehingga margin mereka
- 12:24semakin besar sehingga mereka bisa jauh
- 12:26lebih sejahtera gitu.
- 12:27Tapi kan akhirnya jadinya saingannya
- 12:29sama justru retail-retail itu kan itu
- 12:31kan retail itu juga menghasilkan dan
- 12:34menampung tenaga-tenaga kerja. Sekarang
- 12:35kalau misalnya e retail-retail itu sepi
- 12:37juga kan otomatis mengganggu jadinya
- 12:39retail-retail itu kalau kita ini kan
- 12:41mereka bukannya di kota-kota mereka kan
- 12:43tidak masuk ke desa-desa. Kita di
- 12:45desa-desa. Jadi beda namanya koperasi
- 12:47desa kelurahan. Nah, kalau mereka adanya
- 12:50di kota-kota. Jadi, kita memastikan
- 12:52bahwa penyebaran barang ini menjadi
- 12:54lebih merata, harga lebih fair sehingga
- 12:57masyarakat desa bisa mengakses semua
- 13:00barang sehingga itu keadilan sosial bagi
- 13:03seluruh rakyat Indonesia kita wujudkan
- 13:05di dalam koperasi merah putih ini.
- 13:08Belum dijawab nih. Tapi
- 13:09apa nih yang belum dijawab?
- 13:10Posisi Kopdes-nya kok di atas gunung
- 13:14gitu kan.
- 13:14Wah, ya itu kalau yang di atas gunung
- 13:16ini menarik. ini benar-benar ini bisa
- 13:19bisa dicek langsung itu bahwa hasil
- 13:22musyawarah desa mereka ingin koperasi
- 13:25itu ditaruh di situ karena itu adalah
- 13:27jalur pariwisata sehingga mereka ingin
- 13:28memonetize
- 13:31ee kerumunan yang mengunjungi daerah
- 13:33wisata tersebut gitu. Sehingga dengan
- 13:35begitu
- 13:37KDK ee ee UMKM-UMKM yang ada di situ
- 13:40bisa jualan barang di situ. Mereka bisa
- 13:42mengunakan itu sebagai wadah berkumpul
- 13:45warga desa untuk memanetize crowd yang
- 13:48ada pada saat orang mengunjungi lokasi
- 13:50tersebut, gitu. Sehingga itu ee tinggal
- 13:52sekarang sebetulnya dari perspektif mana
- 13:54kita melihat dan dari apa ee ini kita
- 13:58yang mau kita gambarkan dalam ee melihat
- 14:00satu tempat tersebut. termasuk satu lagi
- 14:03yang berada di dekat tambak-tambak.
- 14:06Saya yakin nih semua yang lagi nonton
- 14:09kalian nih. Kalian enggak tahu kalau
- 14:11tambak ikan itu perlu pupuk urea
- 14:15untuk
- 14:17membuat
- 14:18ikan itu lebih lebih cepat besar gitu.
- 14:21Saya juga baru tahu gitu ketika saya
- 14:23datang ke Iya.
- 14:24Ini kalau ada.
- 14:25Nah, orang enggak pernah ada yang tahu
- 14:27ketika saya datang ke ini, saya datang
- 14:30ke Gresik. Ternyata saya ngobrol sama
- 14:33ada petani-petani tambak di sana, mereka
- 14:36mengeluh gitu, "Pak, kami sekarang ini
- 14:38kalau enggak ada Korea itu kita ikan 3
- 14:41bulan belum bisa segini besarnya."
- 14:43Katanya kalau pakai urea itu
- 14:45dengan makanan yang secukupnya itu 3
- 14:46bulan sudah bisa jual gitu.
- 14:48Berarti koperasi ini bukan sekedar
- 14:50proyek pemerintah dong.
- 14:51Iya. Karena koperasi ini adalah
- 14:56bagaimana menjadi patron, menjadi
- 14:58pendamping bagi masyarakat baik itu di
- 15:00desa maupun di kelurahan di mana
- 15:03koperasi itu berada. Jadi kita bikin e
- 15:05contohnya begini. Saya selalu kasih
- 15:06umpamanya di situ ada petani bawang.
- 15:09He.
- 15:10Petani bawang di situ 500 hektar.
- 15:12Dia 500 hektar petani bawang itu kalau 1
- 15:16hektar itu rata-rata 10 sampai 12 ton.
- 15:19Kalau dia rata-rata kita ambil 10 aja.
- 15:2110 ton. Kalau 10 ton kali 500 berarti
- 15:24kan 5.000. He.
- 15:255.000 ton. 5.000 ton kalau dikali 1 ton
- 15:29itu adalah 1.000 kilo. Berarti kan ada 5
- 15:32juta kilo
- 15:33kilo.
- 15:345 juta kilo nanti. Nah, nanti di situlah
- 15:36mulai koperasi. Bagaimana fungsi
- 15:38koperasi benar-benar kita akan rasakan
- 15:40oleh dirasakan oleh masyarakat petani di
- 15:42situ adalah ketika dia menabung Rp25
- 15:45untuk kegiatan ee pembersihan atau untuk
- 15:49memperbaikan masjid. Dia nabung Rp25
- 15:52untuk kegiatan sosial. Dia nabung Rp25
- 15:56untuk kegiatan ada musibah. Dia kegiatan
- 15:59e dia nabung Rp25 untuk dana cadangan
- 16:01kalau ada yang mendadak perlu gitu. Nah,
- 16:04dari Rp25 ini dikumpulkan Rp100, tapi
- 16:07Rp100 ini kalau dikali R5 juta itu
- 16:10adalah R500 juta. 500 juta itu hanya
- 16:12dalam waktu
- 16:1470 hari umur bawang itu akan menjadi
- 16:18social eh safety net yang dibangun oleh
- 16:21masyarakat itu sendiri untuk mereka
- 16:23gitu. Ini luar biasa loh ini kalau
- 16:25berjalan. Maka itu ditakuti oleh
- 16:27orang-orang yang selama ini ee atau kita
- 16:30anggap bahwa ini orang-orang kapitalis
- 16:31ya, sangat takut dengan konsep ini gitu.
- 16:34Oke. Tapi gini, Pak, ini kan pengalaman
- 16:37yang kemarin nih dengan SPPG yang
- 16:40fiktif-fiktif ini apa benar nih? Yakin
- 16:42nanti titik-titiknya akan sesuai
- 16:44dengan apa yang dilaporkan ke Pak
- 16:46Presiden nanti kayak kemarin 16.000 ibu
- 16:49di kuburan gitu kan
- 16:51kan kita enggak tahu. Nah, ini gimana
- 16:53dari betul betul
- 16:54kira-kira pemerintah memastikan bahwa
- 16:55itu enggak
- 16:57apa ya enggak cuman sekedar fiktif kayak
- 16:58kemarin
- 16:59kami punya dashboard jadi kami bangun
- 17:01ada dashb nanti teman-teman saya ajak
- 17:03deh nanti kalau ke saya ajak biar lihat
- 17:05dan mungkin bisa di bisa diliput bisa
- 17:07supaya ini lihat
- 17:09dalam kami ee sebut itu ee e war room di
- 17:13war room itu kita bisa melihat setiap
- 17:16titik setiap saat setiap hari dilaporkan
- 17:21oleh Babinsa foto selfie dengan open
- 17:24kamera. Jadi kita tahu ee longitud-nya
- 17:27berapa, lokasinya di mana, persis
- 17:29titiknya gitu real time. Jadi setiap
- 17:31hari kita bisa lihat gitu. Jadi
- 17:33ee itu menjadi suatu alat yang kami
- 17:36gunakan untuk memonitor gitu,
- 17:38memastikan. Dan ada teman-teman datang
- 17:40ke tempat saya, mereka nanya gitu, "Wah,
- 17:42Bang kalau ngelihat tempat ini kalau
- 17:44sistem ini kayaknya bagus ya kalau kita
- 17:46gunakan untuk MBG kalau pakai untuk
- 17:49apalah gitu." Terus saya bilang, "Ya, lu
- 17:52kalau mau pakai sistem ini
- 17:54gampang, tinggal di tinggal diduplikasi
- 17:56aja. Cuman
- 17:59lu mau jawaban yang pendek atau
- 18:00panjang?" Gua kasih jawaban pendek aja
- 18:02ya. Saya selalu bilang kalau mau jawaban
- 18:04pendeknya kalau lu mau maling jangan
- 18:06pakai sistem begini.
- 18:08Soalnya semua transparan, semua bisa
- 18:10dihitung, semua bisa dilihat gitu. Jadi
- 18:12ya sederhana kalau lu kalau mau maling
- 18:14jangan pakai sistem kayak yang kita
- 18:15pakai nih. Makanya nanti saya undang
- 18:16teman-teman kalau bisa nanti di sini
- 18:18juga di
- 18:19ya. diposting biar orang lihat gitu.
- 18:21Ini yang namanya peluru tak terkendali.
- 18:25Ini sebenarnya menarik kopi dulu ya.
- 18:27Ngopi dulu. Ngopi dulu.
- 18:28Makin banyak kopi kita nanyanya makin
- 18:30dardor.
- 18:33Bang ee masyarakat ini kan sekarang kita
- 18:37senang masyarakat kita kritis dan kita
- 18:39juga senang kalau setiap ada hal-hal
- 18:42kritis tersebut ee pejabat-pejabat
- 18:45ataupun yang ee terkait contohnya kayak
- 18:47sekarang nih abang nih.
- 18:49Iya. bisa hadir.
- 18:51Nah, masyarakat itu banyak nanya,
- 18:52"Kenapa sih kok harus tentara?" Ah,
- 18:55nah,
- 18:56ini menarik.
- 18:57He.
- 18:57Jadi, gini, ini saya fa-feran aja ini.
- 19:00Terus terang saya enggak ada yang saya
- 19:01tutupin ini. Ini ini bisa dicek, bisa di
- 19:03inini.
- 19:04Jadi, saya waktu itu dianggarkan 3
- 19:06miliar
- 19:08untuk
- 19:09dia senang yang begitu-begitu. Jadi
- 19:10untuk bangun setiap koperasi gitu. Nah,
- 19:14setelah saya coba hitung-hitung, saya
- 19:16coba hitung-hitung sisa dana itu ada
- 19:19sekitar.
- 19:22578.000.
- 19:25Nah, itu kalau saya bagi secara per
- 19:27meter persinya kurang lebih itu
- 19:29itu per sudah jadi ee unit
- 19:32itu ada anggaran yang ada untuk satu
- 19:35unit koperasi.
- 19:36Oke. Unit
- 19:37unit satu unit satu gerai itu saya
- 19:39cobalah hitung-hitung. Hitung-hitung
- 19:40saya bilang, "Wah, ini kalau kita pakai
- 19:42indeks nasional, indeks nasional itu 5,8
- 19:46paling murah, paling mahal di daerah
- 19:48Papua itu sekitar 14. Wah, ini kalau
- 19:50saya bangun ini enggak mungkin bisa
- 19:52jadi. Ini ini tugas berat dari B
- 19:54karena indeksnya beda-beda ya.
- 19:55Beda-beda ketua indeks setiap daerah itu
- 19:56kan duitnya sama. Nah, bagaimana
- 19:59caranya?" Akhirnya saya datang ke Pak
- 20:01Wapang, Pak Tando. Ee saya sampaikan,
- 20:04"Pak, saya ditugasan untuk bangun
- 20:0980.000 koperasi anggarannya R miliar
- 20:12satu koperasi. Saya untuk sarana
- 20:14prasarana itu ada 26
- 20:17item.
- 20:17Item I
- 20:18itu sekitar sama pajak itu sekitar 1,4
- 20:22sekian sisanya cuma sekian gitu. Ini
- 20:25kalau enggak ditolong TNI saya enggak
- 20:27mungkin bisa ini, Bang." Tapi gimana kan
- 20:30indeks kan di bawah indeks gitu ya. Saya
- 20:32bilang kan TNI kan punya infrastruktur,
- 20:34punya organisasi, punya ini. Kita sudah
- 20:36rencanakan, Pak, kita mau bikin konsep
- 20:39karya bakti padat karya. Eh, konsep apa
- 20:41lagi ini? Saya belum pernah dengar ini.
- 20:43Biasanya kita tahunya konsep ee
- 20:46manunggal abri. I.
- 20:47Nah, ini kok konsep wah ada Pak dasarnya
- 20:50kita sudah cari, sudah cari ini biasa
- 20:52kan kita sudah siap-siapin gitu. Nah,
- 20:54sudah kita siapin datang ke sana. Wah,
- 20:57Mas Jo. Saya ini kan bukan orang zini.
- 20:59Saya ini orang infantri. Saya ini kan
- 21:01tentara tahunya kan bakbuk-bakbuk.
- 21:02Enggak tahu urusan urusan
- 21:04bangun-bangunan.
- 21:05Wah, saya bilang
- 21:07ini Pak Wapang saya kebetulan de of saya
- 21:10kan orang seni. Wah, bisa dihitungin
- 21:13orang zeni maksudnya
- 21:15orang seni seniman zeni. Zeni.
- 21:18Orang seni bangunan dari TNI.
- 21:20Terus beliau nanya namanya Yuda.
- 21:24Bagaimana Pak Yuda? itu bisa ee
- 21:28kalau digunakan indeks enggak bisa, Pak.
- 21:30Kalau secara konvensional gitu soalnya
- 21:33angkanya cuma segini. Tapi kalau nanti
- 21:35kita gunakan Babinsa, kita gunakan ee
- 21:38potensi lokal sebagai kekuatan TNI untuk
- 21:41membangun koperasi ini ee dengan
- 21:44semangat merah putih saya yakin kita
- 21:47bisa, Pak.
- 21:50Ya, kalau kamu bilang ini kamu
- 21:51ngomonglah sama ini.
- 21:54Kalian cuma duduk hitung-hitungan lah.
- 21:55Saya mau lihat ini ya. Kalau memang bisa
- 21:57saya bantu. Mereka belum ngomong belum
- 21:59selesai. Kebetulan ee hari Sabtunya kita
- 22:02dipanggil ke Hambalang. Saya lapor ke
- 22:05Pak Presiden langsung saya bilang,
- 22:07"Pak, saya dibantu Pak Tandio untuk
- 22:10bangun negara merah putih." Wah, kamu
- 22:12saya belum bilang iya kok kamu sudah
- 22:14lapor presiden. I Tandu kamu bantu ya.
- 22:19Jadi ini ada cerita di balik itu
- 22:22terjebak juga berarti.
- 22:23Iya. Sekarang begini, orang-orang teriak
- 22:25di luar sana. Saya itu hanya mau nanya
- 22:27saja, harga yang kita pakai ini
- 22:30wajar enggak gitu?
- 22:31Iya
- 22:31kan sudah dibawa daripada harga yang
- 22:35indeks minimum. Tapi orang masih terus
- 22:37menghujat kita. Ah, saya makanya kemarin
- 22:39diprotes agak agak agak marah.
- 22:42Kalau harganya wajar kan jadi bingung
- 22:43yang dicari
- 22:45itu dibawa wajar. Jangan dibilang itu di
- 22:46bawah wajar. Makanya saya kemarin waktu
- 22:48ditanya ini
- 22:49di bawah wajar ya. Di bawah wajar
- 22:51makanya yang dicari adalah titik yang
- 22:53ada di kuburan.
- 22:54Betul.
- 22:56Karena di bawah wajar jadi tidak wajar.
- 22:58Tidak wajar
- 23:00enggak? Ini semangat enggak saya ini ini
- 23:03terus terang ini saya harus memotivasi
- 23:04teman-teman Babinsa bahwa
- 23:06ini adalah bagian dari semangat mereka
- 23:08tidak mau kalah. Mereka mau cari cepat
- 23:10bagaimana supaya bisa melaksanakan
- 23:13perintah presiden ini. Mereka ya
- 23:16tanpa pertimbangan, tanpa ini di mana
- 23:18saja ini pokoknya ada tempat bangun. H
- 23:21itu jadinya gitu. Jadi semangatnya
- 23:22begitu.
- 23:23He.
- 23:23Tapi itu saya apresiasilah itu semangat.
- 23:26Terima kasih teman-teman Babinsa di
- 23:27daerah dan koramil-koramil yang ada di
- 23:30seluruh pelosok Indonesia yang hari ini
- 23:32mendengar podcast ini. Saya ingin
- 23:34ucapkan terima kasih kalau tanpa kalian
- 23:36semua ini tidak akan terjadi.
- 23:38Ini legasinya bareng e TNI.
- 23:40Oh iya iya enggak bisa ini Babinsa
- 23:42Babinsa ini pahlawan ini. Mereka tuh
- 23:43pahlawan kalau koperasi ini berjalan
- 23:45gitu.
- 23:46Ini kita enggak bisa ini ini fair dong
- 23:48kita
- 23:49masa mereka yang berkorban mereka yang
- 23:51ini enggak kita apresiasi. Karena karena
- 23:52ee gua mau ngasih tahu juga ee Bang Mota
- 23:55bahwa sebenarnya di netizen kita itu
- 23:58terbiasa ya yang terutama yang usil
- 24:01ataupun yang memang dia digerakkan untuk
- 24:03usil itu terbiasa ya kalau dihitung gua
- 24:07ngitungnya ada delapan yang rada
- 24:09aneh-aneh gitu ya.
- 24:10Iya.
- 24:10Tapi selain itu yang benar itu banyak
- 24:13gitu.
- 24:13Betul.
- 24:13Iya.
- 24:14Yang benar banyak tapi kan ini menjadi
- 24:16sesuatu yang tidak menarik
- 24:18ya. Justru
- 24:19lu enggak akan bisa FYP kalau cuman
- 24:21nampilin koperasi KDKMP yang
- 24:24baik
- 24:25baik-baik saja. Sedangkan yang ee harga
- 24:28harga gasnya 16 aja di dibully
- 24:30dibully gitu. Saya
- 24:31ini pertanyaan yang kedua eh ketiga. Wis
- 24:34siap dengan pertanyaan ketiga?
- 24:36Lanjut.
- 24:37Tadi kan tadi kan kita nanya nih Bang
- 24:39kenapa kok tentara? Sekarang pertanyaan
- 24:41selanjutnya kenapa kok Agrinas? Ah,
- 24:44pertama begini. Agrinas itu
- 24:49dibangun atau dibuat di atas satu
- 24:52organisasi
- 24:54yang ada sebelumnya namanya Yodiya
- 24:56Karya. Yodiya Karya itu satu perusahaan
- 24:59konsultan Belanda yang dari zaman
- 25:02Belanda gitu. Jadi
- 25:03Oh, dari zaman Belanda ya.
- 25:03Iya. Terus didaftarkan di notaris pada
- 25:07tahun
- 25:091948.
- 25:11Jadi karya ini adalah salah satu
- 25:14konsultan engineering yang
- 25:17cukup lama dan pionir lah di sini ya.
- 25:20Pionir di Indonesia.
- 25:21Kebetulan saya juga profesi saya selama
- 25:24ini adalah kontraktor.
- 25:27Jadi saya selama ini saya baru pertama
- 25:30kali dalam seumur hidup saya bekerja.
- 25:32Saya selama ini usaha sendiri dan saya
- 25:35kontraktor dan pertanian. Jadi dari
- 25:38mungkin latar belakang saya, Pak
- 25:39Presiden lihat, wah ini Agrinas ini
- 25:43sudah saya kasih PR, saya kasih satu
- 25:45perintah dia sudah tahu jalan sendiri
- 25:47gitu.
- 25:47Pengalaman kontraktor, konsultan itu
- 25:50sudah menjadi satu
- 25:51makananlah ini akhirnya dan saya juga
- 25:54terbiasa bekerja dengan teman-teman dari
- 25:56TNI dan he
- 25:58dan saya punya ya cukup dekatlah
- 26:00hubungan saya sama teman-teman dari TNI
- 26:02dari berbagai macam latar belakang
- 26:04kegiatan gitu. Itulah mungkin saya makin
- 26:06jadi jadi sebenarnya karena kalau gua
- 26:08intip-intip KDK KMP ini kan
- 26:10positioning-nya cukup menarik ya.
- 26:12Mungkin buat teman-teman juga yang belum
- 26:14mungkin belum tahu atau mungkin yang
- 26:16anti yang belum lihat tapi sudah
- 26:18nyerang. Jadi ee KDKMP itu Koperasi Desa
- 26:22dan Kelurahan Merah Putih itu punya
- 26:24tagline yang cukup menarik sebenarnya.
- 26:26Apa tuh, Bang?
- 26:26Dari rakyat, oleh rakyat untuk
- 26:28Indonesia.
- 26:29Betul.
- 26:29Correct me if I am wrong.
- 26:31I correct.
- 26:31Benar kan?
- 26:32100%.
- 26:33Salaman dulu dong.
- 26:34Salaman.
- 26:36Nanti gua jadi Babinsa di mana gitu.
- 26:39Enggak bisa ada tato jadi enggak bisa
- 26:41daftar soalnya.
- 26:44Jadi bisa luak bisa.
- 26:47Jadi ee spirit yang cukup menarik adalah
- 26:51kalau gua nangkap nih ya.
- 26:52Iya.
- 26:53Entah menurut ee pendapat saudari Silvie
- 26:56ya.
- 26:56Aduh kok ada gue ya.
- 26:58Jadi Bapak itu membuat sebuah
- 27:02cita-cita yang luar biasa. Bahkan ini
- 27:04kan menjadi sebuah ee prioritas ya. Ini
- 27:07kan ee KDKM ini kan prioritas nih
- 27:10yang di situ kalau gua lihat dari tadi
- 27:13kenapa kok tentara terjawab? Karena ee
- 27:15mereka yang paling siap dengan semangat
- 27:17merah putihnya tadi dengan beberapa
- 27:19hal yang anomali-anomali tadi.
- 27:21Iya.
- 27:22Kemudian kenapa kok Agrinas? karena
- 27:24memang ada yang kompeten di situ dan
- 27:27komunikasi dengan pihak yang pertama
- 27:29tadi ee pihak TNI tadi juga sudah cukup
- 27:32oke yang itu cukup bagus untuk sebuah
- 27:35percepatan.
- 27:36Betul.
- 27:36Nah, sekarang setelah itu sudah oke nih
- 27:39dasarnya sudah oke, timnya sudah solid.
- 27:43Bagaimana Abang ee ketika nanti ada yang
- 27:46menanyakan tentang akuntabilitasnya
- 27:48gimana?
- 27:48Ah, ini ini juga ini memang perlu
- 27:50ditanya supaya kita bisa enak. Jadi
- 27:53gini, kita dalam mengelola koperasi ini
- 27:55koperasi ini kan kita koperasi modern.
- 27:57Koperasi modern itu salah satu
- 27:59ini harus dijelasin nih koperasi
- 28:00modernya apa?
- 28:01Koperasi modern itu harus dikelola
- 28:03secara pertama volumenya harus besar. H
- 28:05heeh.
- 28:05Kemudian dikelolanya harus secara
- 28:07digital,
- 28:08transparan, dan akuntabel
- 28:10supaya semua orang bisa lihat gitu.
- 28:12Iya. Dan begini, koperasi ini
- 28:16pemiliknya adalah seluruh warga desa
- 28:18itu, konsumennya adalah seluruh warga
- 28:21desa itu. Dan yang penerima manfaat dari
- 28:24hasil penjualan di situ keuntungannya
- 28:2697% dibalikin kembali kepada warga desa.
- 28:31Itu 3% sebagai manajemen fee untuk
- 28:34Agrinas mengelola sistem itu gitu
- 28:36yang kita bangun gitu. Karena kita juga
- 28:38harus gaji orang segala macam. Jadi
- 28:39Iya. Tapi sistem itu sudah terbangun ya?
- 28:41sudah terbangun. Jadi itu dari awal
- 28:43sebelumnya jadi kita sudah membangun
- 28:45sistem yang nanti suatu saat umpamanya
- 28:48dari Danantara mau ngelihat berapa
- 28:49transaksi hari ini produk-produk apa
- 28:52saja yang paling laku dijual
- 28:54ee Menteri Keuangan mau lihat itu
- 28:57menteri siapa saja mau lihat terbuka dan
- 29:00itu
- 29:01transparan dan real time. Jadi kita bisa
- 29:03tahu berapa transaksi, barang apa yang
- 29:06paling laku dijual, bagaimana
- 29:08mengendalikan inflasi,
- 29:10H
- 29:10distribusi barang itu semua sudah ada.
- 29:13Kemudian dengan koperasi sistem yang
- 29:15kita bangun ini, kita bisa menghubungkan
- 29:17produk-produk UMKM dari desa baik ke
- 29:20seluruh kota maupun ke seluruh dunia
- 29:23gitu. Sehingga kita hubungkan mereka
- 29:24dengan pasar, dengan koperasi ini dengan
- 29:26ada marketplace dan e-commerce. Ini ini
- 29:28menarik banget karena ee beberapa teman
- 29:31UMKM nih kesulitan untuk gua gua bisa
- 29:35memproduksi barang.
- 29:36Iya betul
- 29:37banyak.
- 29:38Oke.
- 29:38Tetapi gua tidak bisa menyalurkan karena
- 29:40gua enggak nemu pasarnya. Apakah KDKMP
- 29:43bisa mewadahi ini?
- 29:44Oh itu rumahnya rumahnya mereka dan
- 29:46KDKMP akan mengwadahi mereka karena kita
- 29:48ada marketplace e-commerce dan kita
- 29:51berusaha untuk tidak mencas mereka lebih
- 29:55dari 3%. Jadi di sistem itu nanti sudah
- 29:57ada merchandising-nya ya,
- 29:59misalnya masukin masukin new item nih.
- 30:01I
- 30:02itu ee akan ee sistem di situ sudah
- 30:05langsung menerima bahwa ini ee item baru
- 30:08yang nanti mempunyai master barang yang
- 30:10nanti bisa kita distribusikan ke seluruh
- 30:12produk dari kita katakanlah produk
- 30:15Atambua bisa dijual di Sumenep.
- 30:17Betul. Betul sekali. Karena begini,
- 30:19salah satu kelebihan koperasi merah
- 30:21putih saya terus terang aja nih. Saya
- 30:22bilang, saya waktu pertama kali disuruh
- 30:26ee sediakan mobil, saya juga sebetulnya
- 30:28enggak setuju gitu.
- 30:29Karena kan
- 30:29kita mau nanya, Abang sudah cerita
- 30:31tentang mobil
- 30:33sebenarnya sebenarnya gua mau jadi
- 30:35netizen usil yang seperti Bang bilang
- 30:37tadi gitu loh. Cuma keduluan
- 30:39tapi abang kita ini memang selalu begitu
- 30:41sebelum ditanya udah
- 30:42tenang tenang gua masih bisa jadi
- 30:43netizenusil.
- 30:44Oke oke pokoknya. Nah, gua gua gua gua
- 30:47terbuka aja l apa adanya. Gua bilang
- 30:49kan gini mobil untuk apa segala macam
- 30:51anggaran cuma sekian itu kita ngaturnya
- 30:53kan pusing juga gitu.
- 30:55Tetapi setelah saya coba datang ke ee
- 31:00India, saya lihat koperasi susu Amul
- 31:03saya koperasi susu
- 31:04koperasi susu di India gitu. Itu
- 31:05koperasi yang satu hari memproduksi ee
- 31:0910 juta liter mungkin koperasi terbesar
- 31:12di dunia yang memproduksi susu gitu.
- 31:14Heeh. Gila enggak kebayang gua 10 juta
- 31:16liter.
- 31:17Jadi waktu saya ke sana saya lihat gitu
- 31:20oh bagaimana koperasi itu memfasilitasi
- 31:24menjembatani logistik masyarakat desa
- 31:27gitu
- 31:28sehingga
- 31:28memutus jalur distribusi.
- 31:30Memutus jalur distribusi yang panjang
- 31:31sehingga masyarakat desa itu punya
- 31:33logistik tersendiri gitu untuk yang
- 31:37dijamin oleh koperasi mereka gitu.
- 31:39Sehingga dengan begitu mereka bisa
- 31:42menjangkau pasar. Mereka bisa menjangkau
- 31:45langsung konsumen. Dia bisa menjangkau
- 31:48konsumen secara langsung. Di situlah
- 31:50terjadi yang namanya fair price.
- 31:52Jadi harga yang kita bayar ini kan gua
- 31:53kan nanam gua kan nanam sayur nanam
- 31:55tomat di kebun ini kan.
- 31:56Nah
- 31:57dengan adanya MBG saya jual umpamanya
- 32:01kalau tomat ini kalau saya enggak tahu
- 32:03kalau kalian tahu enggak trik-trik ee
- 32:04tengkulak. Trik-trik tengkulak gini lu
- 32:06nanam tomat dia datang dia tawar.
- 32:10Ini tomat saya beli semua ya. Harganya
- 32:14borong
- 32:15R5.000 per kilo. Wah, kita udah happy
- 32:17nih.
- 32:18Kemarin ada yang datang nawar cuma
- 32:194.000, ini datang nawar 5.000. Oke,
- 32:21deal. Katanya nanti besok saya datang,
- 32:25besok dia enggak datang.
- 32:26Hm.
- 32:27Nah, besok dia enggak datang kita
- 32:30telepon dia, dia menghindar-menghindar.
- 32:33Lusa kita telepon dia, dia ngangkat.
- 32:35Waduh, di pasar lagi banyak tomat, harga
- 32:37lagi turun. Sekarang cuman R.000 gitu.
- 32:40Lalu tomat kan setiap hari tambah merah
- 32:42itu.
- 32:43Iya.
- 32:44Pusing udah kita tuh.
- 32:45Jadi dia dia test the water ya
- 32:47ceritanya.
- 32:47Jadi dia bukan hanya dia kunci barang
- 32:50kita habis itu
- 32:52dia biarin dia jepit kita gitu. Jepit
- 32:54kita
- 32:55petani kan wah udah ada yang nawar 5.000
- 32:57itu dia akan kip kan.
- 32:58Iya ada kip gitu kan. Kita enggak boleh
- 32:59jual kita.
- 33:01Dan petani itu sangat jujur gitu.
- 33:03Nah sekarang dengan ada MBG
- 33:05ya udah lu biasa beli di pasar harganya
- 33:08berapa? Rp5.000. R000 beli ya dari gua
- 33:10ya Rp8.000. Wah dia senang banget. Gua
- 33:12lebih senang lagi gitu karena selama ini
- 33:14jual 4.000 gua bisa jual R8.000 gitu
- 33:17tapi jual langsung.
- 33:19Nah ini sebetulnya yang selama ini yang
- 33:21mau dijebatani oleh koperasi sehingga
- 33:23memastikan bahwa
- 33:26barang yang kita bayar atau produk yang
- 33:28kita bayar itu menggambarkan dan
- 33:32kesejahteraan daripada petani itu
- 33:34nantinya.
- 33:34Oh
- 33:35oke. Mobilnya tadi gimana? Jadi mobil
- 33:37itu nanti untuk mengangkat untuk
- 33:39ngangkut.
- 33:39Nah, gua mau jadi netizen usil murah
- 33:41mau jadi netizenus usil gua. Kenapa
- 33:44mobilnya mobil India?
- 33:45Ah, ini kenapa kita saya balik lagi
- 33:47kenapa mobilnya harus mobil Jepang?
- 33:51Karena kan kalau misalnya
- 33:52emang kita kan kita sudah negara merdeka
- 33:54uang uang uang rakyat. Kenapa saya harus
- 33:56beli lebih mahal?
- 33:57Kenapa saya harus beli lebih mahal?
- 33:58Otomatis kalau misalnya kita mau beli
- 34:01sesuatu otomatis kita juga harus pikir
- 34:02maintenance-nya.
- 34:03Oh, pasti dong itu mereka ya. Sini saya
- 34:06fa-feran aja. Saya itu mau beli mobil
- 34:09Mahindra Tar dari dari Mahindra enggak
- 34:12dikasih.
- 34:14Kenapa? Karena dia tidak menyiapkan
- 34:16mobil ini untuk pasar kita sehingga dia
- 34:18enggak ada dia tidak menyediakan spare
- 34:20part maupun ini. Jadi mereka
- 34:23untuk spare part itu produk mobilnya dia
- 34:26itu lebih mahal daripada uang kita
- 34:29karena reputasi. Kalau sekali
- 34:31reputasinya hilang dia akan kehilangan
- 34:33pasar. Jadi tidak se sederhana orang
- 34:37jual mobil itu seperti yang kita pikir
- 34:40kita
- 34:42jual barang-barang yang konsumsi gitu.
- 34:45Jadi dia tahu, dia sudah hitung sampai
- 34:46berapa tahun ke depan dan di dalam
- 34:48kontrak kami juga sudah masukin bahwa
- 34:50dia harus bisa menyediakan spare part
- 34:53atau produksi spare part sampai 15 tahun
- 34:56ke depan. Ada komparasi harganya enggak,
- 34:58Pak? Misalnya?
- 34:59Oh, iya. Jelas dong.
- 35:00Lebih murah atau
- 35:00jauh lebih murah? Jauh lebih murah. Jadi
- 35:02begini supaya enggak ini ini kan gua
- 35:04tand tangan NBD nih lu entar gua bocorin
- 35:06lagin
- 35:09kacau entar gua dituntut perusahaan
- 35:11gitu. Nah ini kebetulan kita juga hadir
- 35:13di sini ada teman kita yang S3 dari
- 35:15Jepang nanti lapor kita nih Pak kita
- 35:17beli dari dari India langsung
- 35:19senyum-senyum
- 35:20langsung senyum-senyum gitu. Jadi saya
- 35:22kalau beli 21
- 35:25mobil dari mobil Mahindra
- 35:28itu sebanding dengan 10 mobil Toyota.
- 35:31Kita sebut aja namanya sudah ters nanti
- 35:33bisa diit gitu.
- 35:34Jadi perbandingannya seperti itu.
- 35:37Oke.
- 35:38Kalau saya beli 22 mobil Tata itu
- 35:42sebanding dengan 10 mobil Toyota. Nah
- 35:45itu perbandingannya. Sedangkan
- 35:47kualitasnya dari dari saya lihat, saya
- 35:50bukan orang mobil, tapi dari saya
- 35:51setelah datang ke saya lihat
- 35:53production lainnya, lihat kualitasnya,
- 35:56teman-teman juga nanti saya undanglah
- 35:57lihat kita ada stok satu di kantor untuk
- 35:59untuk show gitu.
- 36:01Bagaimana kualitasnya, bagaimana ininya,
- 36:03ketebalan dibranding ini aja bukan
- 36:05kaleng-kaleng itu ya,
- 36:06bukan kaleng-kaleng kalengnya gantung
- 36:08mobil
- 36:09kayak orang kawinan dong.
- 36:13Tapi tapi ini cukup menarik ya.
- 36:15Iya. Pertanyaan-pertanyaan netizen itu
- 36:18sebenarnya ya cuman butuh begini, Bang.
- 36:20Iya. Iya.
- 36:20Maksudnya masyarakat itu kan bertanya
- 36:23karena mereka butuh informasi yang
- 36:27seterang-terangnya nih.
- 36:28I sekarang kita bikin seterang-terang
- 36:30mungkin
- 36:31supaya Indonesia terang gitu. Selalu
- 36:33terang enggak juga sih kalau misalnya di
- 36:35ee bertanya karena seterang-terang
- 36:36enggak memang usil aja juga kadang i
- 36:38yang enggak ada dibikin ada
- 36:41yang
- 36:41yang sudah masuk akal dibuat enggak
- 36:43masuk akal. Betul. Nih nih. Sekarang
- 36:45kita tanya yang lebih lagi hot nih.
- 36:47Bang, soal pelatihan kenapa harus
- 36:49tentara-tentaraan? Nah.
- 36:51Nah, ini juga menarik ini. Jadi gini,
- 36:53Teman-teman. Ini kan orang-orang di luar
- 36:56ini kita sekarang gini, kita ngomong
- 36:58tentara-tentaraan,
- 36:59tapi pertama kita juga enggak pernah
- 37:01bertanya gitu. Kita enggak melihat bahwa
- 37:03pelatihan militer itu pelatihan ee
- 37:06comchat atau ini itu adalah nation
- 37:08karakter building.
- 37:09Kita lihat tetangga kita di sebelah,
- 37:10tetangga kita di sebelah itu 98% itu
- 37:13wajib militer gitu. Kita lihat tentara
- 37:16tetangga kita yang agak jauh sedikit ke
- 37:17sana juga mereka itu rata-rata wajib
- 37:19militer itu membangun nation karakter
- 37:21building. Terus begini ya, ini kita
- 37:23supaya teman-teman juga paham.
- 37:24Kebetulan saya punya latar belakang
- 37:26sedikit tentang ee pendidikan militer
- 37:28gitu. Jadi baris berbaris itu itu bukan
- 37:32hanya sekedar gaya-gayaan atau
- 37:34gagah-gagahan
- 37:34gagah-gagahan, tapi garis berbaris itu
- 37:36adalah satu cara mengajak mengajari
- 37:40bagaimana ee kekompakan antara di dalam
- 37:44tim, kemudian bagaimana mengeksekusi
- 37:46perintah
- 37:48dan juga dari situ juga kita belajar
- 37:50lead and to be lead,
- 37:52pimpin dan dipimpin. Jadi ketika kita
- 37:53menerima perintah siapak dan juga ketika
- 37:56nanti kita di kita yang merintah lancar
- 37:58depan kerak semua itu harus sama dan
- 38:00mimpin dan dipimpin itu kita belajar di
- 38:02dalam
- 38:03pendidikan das
- 38:03pendidikan dasar militer yang baris
- 38:05berbaris. Kemudian begini, menembak.
- 38:07Menembak itu bukan menembak itu menjadi
- 38:10satu bagian daripada olahraga. Menembak
- 38:13itu mengajarkan kita
- 38:14fokus
- 38:15fokus kepada tujuan. Ketika kita lagi
- 38:17berdiri nembak beberapa orang,
- 38:19sebelah kiri kanan kita nembak, kita tuh
- 38:21jangan kaget. Kita tetap harus fokus
- 38:23dengan apa yang mau kita capai, gitu.
- 38:25Nah, itu melatih kita untuk fokus, gitu.
- 38:28Sebetulnya itu banyak nilai-nilai yang
- 38:30menurut saya ee sangat ee
- 38:33positif ya dari latihan-latihan dasar
- 38:35militer itu B. Dan juga begini
- 38:37teman-teman juga harus fair, harus lihat
- 38:38begini, coba kita masing-masing ukur
- 38:40diri kita gitu. Siapa yang
- 38:41komentar-komentar di luar sana itu tanya
- 38:43gitu, "Saya siap enggak ditaruh di desa
- 38:47di Batang Jawa?" Ya, kita enggak belum
- 38:49ngomong di luar yang
- 38:51jaraknya itu ke
- 38:52bawang ya, bawang
- 38:53ya? Bawang atau batang di sana, di yang
- 38:56di ketinggian sana. kamu dari sana dari
- 38:59e dari desa itu untuk ke kota itu bisa 1
- 39:01jam gitu naik motor gitu. Siap enggak
- 39:04kita ditaruh di sana? Jangan hanya siap
- 39:06itu cuman hanya
- 39:07untuk berwisata, tapi dia harus siap
- 39:09ditaruh di sana selama 2 tahun.
- 39:11Nah, itu bagaimana mereka itu
- 39:14dengan pelatihan militer ini mereka
- 39:16belajar bagaimana belum tentu ya ini
- 39:18kita fa-feran lihat teman-teman yang di
- 39:20mahasiswa-mahasiswa belum tentu mereka
- 39:21itu pernah nginjak lumpur gitu. Hm.
- 39:23Sedangkan kamu nanti akan ditaruh di
- 39:25sana masuk di tengah-tengah lumpur,
- 39:27masuk di tengah-tengah sawah, masuk di
- 39:28ini. Apakah kalian siap gitu?
- 39:31Itu sebetulnya tuh jangan jangan
- 39:33menggampangkan
- 39:35kegiatan ini gitu. Maksudnya
- 39:37sebagai mantan anak pramuka saya
- 39:38memahaminya.
- 39:39Memahami
- 39:39tapi benar loh tadi tadi tadi Bang Mota
- 39:41bilang e yang mahasiswa pernah enggak
- 39:42nginjak lumpur? yang ada kemarin
- 39:44mahasiswa ee nolak MBG tapi pada saat
- 39:47yang sama ada bocah-bocah SD pada demo
- 39:50yang sama malah
- 39:51menolak
- 39:52pertahankan MBG
- 39:55di di apa selain itu gitu kan ngelihat
- 39:58apa yang terjadi ini kan ada insiden lah
- 40:00di saat pelatihan militar sedih banget
- 40:02tuh ya
- 40:02iya bagaimana nih nanti dari pemerintah
- 40:05juga mungkin TNI yang ee melakukan
- 40:08pelatihan itu ada enggak akan perubahan
- 40:11dari sistem pelatihan supaya ke depannya
- 40:13enggak terulang lagi atau gimana?
- 40:14Jadi ya kita ya ee maaf ya ini kita juga
- 40:17prihatin dengan apa yang terjadi
- 40:19terhadap ee teman- menimpa teman-teman
- 40:22lima orang yang kehilangan nyawanya dan
- 40:25kita turut berdukaita. Tetapi begini ee
- 40:28kita ini harus sama-sama sepakat dan
- 40:31saya pikir teman-teman di ee Kemhan juga
- 40:34tidak perlu terlalu saya rasa pelatihan
- 40:37ini bukan sesuatu yang berlebihan gitu
- 40:40kalau menurut saya ya. Menurut saya itu
- 40:44hal yang masih sangat basic. Mungkin
- 40:47yang jadi permasalahan dan kebetulan
- 40:50waktu awal-awalnya sebelum sebelum
- 40:52rekruting itu ditentukan siapa yang
- 40:55merekrut, Kemhan yang merekrut atau
- 40:57panberekrut. Saya orang yang paling
- 40:59ngotot supaya minta Kemhan
- 41:04yang ditunjuk untuk merekrut. Kenapa
- 41:06saya waktu itu ngotot untuk kemhan yang
- 41:09ditunjuk untuk merekrut? Karena saya
- 41:12sangat yakin dari pengalaman saya, dari
- 41:14pergaulan saya, saya sudah melihat semua
- 41:16bahwa rumah sakit rumah di TNI, pers TNI
- 41:20itu mereka sudah terbiasa merekrut orang
- 41:24yang
- 41:26memiliki standar fisik minimal untuk
- 41:29memenuhi pendidikan dasar militer gitu.
- 41:32Dan mungkin kemarin karena yang
- 41:33rekrutnya bukan untuk untuk kegiatan
- 41:36yang akan dilatih ee dasar-dasar militer
- 41:39sehingga ukuran fisik beberapa sisi ee
- 41:43kesehatan yang harusnya diperhatikan
- 41:45tidak diperhatikan sehingga akhirnya ee
- 41:48terjadi
- 41:50ada yang ee kehilangan kehilangan nyawa
- 41:53dan itu kita semua prihatin. Tapi saya
- 41:56pikir harusnya Kemhan untuk ke depan
- 41:58bisa ngambil alih rekruting dan kegiatan
- 42:00seperti ini saya pikir masih pantas
- 42:02untuk dilakukan karena melihat karena
- 42:04saya ini kan yang bangun, saya tahu
- 42:05lokasi-lokasinya gitu. Nah, jangan
- 42:07teman-teman yang netizen yang ini kamu
- 42:09siap enggak gitu ditaruh di tempat itu
- 42:10gitu.
- 42:11He.
- 42:12Nah, karena dan sekarang ini begini,
- 42:14manajer-manajer koperasi ini mereka ini
- 42:17diharapkan akan menjadi ee intelektual
- 42:20organik. intelektual yang ditaruh di
- 42:23situ di satu desa yang dia belajar
- 42:25mengenai ee ekonomi, sistem ekonomi di
- 42:28desa itu kondisi ekonomi desa itu dengan
- 42:31kemampuan ee pendidikan yang dia punya,
- 42:33dia bantu bersama-sama dengan rakyat
- 42:36rakyat desa itu menyelesaikan
- 42:38permasalahan mereka. Jadi, intelektual
- 42:40organik ini sangat penting gitu. Sudah
- 42:42tidak bisa lagi
- 42:43nanti akan ee ee custom gitu ya kan
- 42:46enggak kan beda-beda ya
- 42:47beda-beda. Jadi setiap desa itu
- 42:48beda-beda. Jadi kita
- 42:49tapi dasarnya mereka sudah dapat dulu
- 42:50nih.
- 42:50Dapat dulu gitu. ini mereka ketika
- 42:51ditempatkan di sana akan kita dampingin
- 42:54mereka bagaimana mengeksplorasi
- 42:57mengeksploitasi ee bagaimana
- 42:59potensi-potensi di desa itu untuk ee
- 43:02menjadi kekuatan ekonomi desa itu dan
- 43:05membuat masyarakat desa itu menjadi ee
- 43:08subjek daripada pembangunan ekonomi ini.
- 43:11Jadi kita ngomong demokrasi ekonomi ya
- 43:14masyarakat yang harus menjadi subjeknya
- 43:15bukan menjadi objek daripada pembangunan
- 43:17ekonomi gitu. Nah, ini yang kita selama
- 43:20ini sudah menyimpan jauh dari negara
- 43:22dan pelaku ya
- 43:23pelaku gitu. Betul.
- 43:25Mantap. Ya,
- 43:27kayaknya untuk ee apa ee KDKMP ini kalau
- 43:30ee gua dengar penjelasannya tadi dan
- 43:35pertanyaan-pertanyaan netizen mestinya
- 43:37sih terjawab ya, karena kita hadirkan
- 43:39langsung yang biasa mereka
- 43:42marah-marahin.
- 43:44Ini yang terakhir nih gua mau nanya nih,
- 43:46Bang. Abang nih
- 43:48kenapa sih kok menurut gua ya
- 43:52kok terlalu vokal sih? Kayak misalnya
- 43:55nih dulu
- 43:56ya itu menurut gua itu ee karena gua
- 44:00suka nonton anime ya di situ kan ada ada
- 44:03jiwa-jiwa yang sensus sasageo gitu kan.
- 44:06Kemudian ee saya tidak berhasil belum
- 44:10memuaskan maka saya akan mundur.
- 44:13Wah
- 44:142025 ya kan. Ah,
- 44:16kemudian beberapa saat yang lalu saya
- 44:19enggak takut kalau dinadimkan itu
- 44:23sebenarnya ini abang nih
- 44:25nantang apa gimana
- 44:26atau mau coba mungkin gitu.
- 44:28Nah, ini ini begini kita semua ini kan
- 44:31begini saya dalam leadership saya di di
- 44:34perusahaan saya selalu bilang saya anti
- 44:38sistem reward and punishment. Saya
- 44:39enggak pernah setuju
- 44:41karena menurut saya reward and
- 44:42punishment itu hanya membuat orang-orang
- 44:44palsu yang penjilat-penjilat yang ini
- 44:48ambil gini tadi, Bang.
- 44:50Jadi saya dalam memimpin saya mengambil
- 44:53tanggung jawab sebagai pimpinan selalu.
- 44:55Apapun yang saya lakukan saya lakukan
- 44:57secara serius dan ini juga saya sekalian
- 44:59aja saya nyindir aja atau saya sentil
- 45:01teman-teman ee yang jadi dirut-tirut di
- 45:03BUMN. Kita yakin apa yang sedang kita
- 45:05buat ini bagus untuk negara, bagus untuk
- 45:07kenapa kita harus takut membela negara
- 45:09ini gitu. Kenapa kita harus takut gitu?
- 45:11Sekarang saatnya gitu semua diut hadir
- 45:14di sini bukan hanya cuma saya. Masa cuma
- 45:16saya aja. Ayo-dirut yang lain. Saatnya
- 45:18kalian berdiri bangun bangkit untuk
- 45:21membela pemerintah. Jangan cuma hanya
- 45:22berdiri menikmati gaji besar tapi tidak
- 45:24berani ngambil tanggung jawab dan takut
- 45:26dihujat netizen gitu. Udah saya habis
- 45:28saya udah ver aja udah enggak ada lagi
- 45:30inilah udah siapa yang enggak berani
- 45:32datang kalian lapor presiden lapor Pak
- 45:35Praspras
- 45:36ayo datang ke bukan kaleng-kaleng bukan
- 45:38kaleng-kaleng gitu ini. Enggak
- 45:40kaleng-kaleng ini.
- 45:42Saya jadi merinding
- 45:46terakhir nih kayaknya dari aku, Bang.
- 45:47Heeh.
- 45:48Apa yang akan jadi patokan keberhasilan
- 45:51daripada Kopdes Merah Putih ini? Apakah
- 45:53mungkin omsetnya ataukah jumlah
- 45:55koperasinya aja? Iya. Ya.
- 45:58Ya, itulah ya itu ee
- 46:00KDKMP
- 46:01ya. KDKMP itu apakah yang akan jadi
- 46:04patokan keberhasilannya omsetnya atau
- 46:06apanya gitu lah.
- 46:07Jadi gini, Anda sedang ngomong tentang
- 46:09kapitalisme gitu, sedangkan koperasi
- 46:11merah putih ini adalah bagaimana paham
- 46:13bagaimana kita membangun suatu kegiatan
- 46:17yang bisa memberikan manfaat bukan
- 46:19menghitung untung atau
- 46:20masalahnya netizen kita kapital semua,
- 46:22Mas.
- 46:22Iya, tidak apa-apa. kita mereka walaupun
- 46:24mereka kapitalis kita tidak ber kita
- 46:26menjadi kapitalis seperti mereka. Kita
- 46:27harus tahu bahwa koperasi ini hadir
- 46:29untuk menjadi patron bagi orang-orang di
- 46:31desa dan bagaimana manfaatnya. Jadi
- 46:33benefit not profit oriented. Jadi
- 46:37bagaimana negara menghadirkan koperasi
- 46:39ini untuk memberikan benefit pada setiap
- 46:41masyarakat desa sehingga harapan saya
- 46:43dan mungkin saya berharap sampai sebelum
- 46:45saya dicopot saya bisa melihat
- 46:47masyarakat desa senyum. Nah, itu sudah
- 46:50selesai mimpi saya dan presiden juga
- 46:51pasti happy kalau melihat bahwa dengan
- 46:54adanya koperasi merah putih, masyarakat
- 46:56miskin di desa bisa senyum dan bahagia.
- 46:59Saya pikir kita semua akan selesai
- 47:00dengan kehidupan kita gitu. Wong cilik
- 47:03gumuyu. Berarti ee artinya gua nangkap
- 47:05gini ya, kalau misalnya ada yang tidak
- 47:07bahagia, tidak mendukung hal yang
- 47:09sebenarnya ingin men-support masyarakat
- 47:11desa, masyarakat yang selama ini banyak
- 47:13kekurangan, yang ketinggalan, ini
- 47:15sebenarnya adalah
- 47:15loros itu
- 47:16loros.
- 47:19Oke, Teman-teman. Asik banget ya
- 47:22obrolan kita hari ini. Ee nanti tentunya
- 47:26dari ee Agrinas KDKMP nanti akan ada ee
- 47:31pendekatan ke masyarakat secara langsung
- 47:33i
- 47:34dengan membagikan ee semacam pedoman
- 47:37supaya masyarakat bisa memahami ini ini
- 47:40barang apa sih ini gitu. Ini barang apa
- 47:42cita-cita apa dan peran kita sebagai
- 47:46masyarakat di sekitar ini apa gitu. Oke.
- 47:49Oke. Bukan kaleng-kaleng. Kita udah
- 47:51bongkar total taltal bersama
- 47:54jangan jual KDKMP aja. Tolong bukan
- 47:56kaleng-kaleng nanti dimarahin kita
- 47:58bukan kaleng-kaleng sampai lupa. Gua kan
- 48:00terlalu semangat buat KDKM
- 48:03sendiri sampai lupa
- 48:06karena tadi saya sudah buka semua. Jadi
- 48:08teman-teman ee Dirut-Dirut yang lain
- 48:11sekarang giliran giliran ya kita hadir
- 48:13di sini. Saya tunggu dan kaleng-kaleng
- 48:16akan mengundang yang lain-lain
- 48:17berikutnya gitu. Oke, terima kasih. Bye
- 48:19bye,
- 48:22Abang.
- 48:29Yeah.
About this transcript
This page contains the full transcript of Semua Tuduhan Soal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Dijawab Tuntas di Sini by Bukan Kaleng Kaleng, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 6,727 words across 1,330 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.