#REWIND with Riri Riza & Mira Lesmana: Dua Sosok yang Mengubah Arah Perfilman Indonesia — Transcript
Full transcript
- 0:00film itu bukan ee produk dagangan saja
- 0:03gitu. Jadi kita
- 0:05ee bertanggung jawab untuk setidaknya
- 0:07memberikan sesuatu ke dalam karya kita
- 0:09gitu.
- 0:13Hello, welcome back to Rewind.
- 0:15[Musik]
- 0:19Hari ini kita kedatangan seorang
- 0:20produser dan sutradara yang saya
- 0:22idolakan cukup lama. Selamat datang Mera
- 0:24Wasmana dan Riri Riza.
- 0:26Terima kasih banyak.
- 0:29Thank you for having us.
- 0:32Em sebelumnya terima kasih sudah mau
- 0:34hadir di Maple Media.
- 0:36Terima kasih untuk undangannya dong.
- 0:37Thank you.
- 0:38Sama eh mau terima kasih juga sudah
- 0:40diundang di screening e Rangga dan
- 0:42Cinta.
- 0:43Oke. Ye.
- 0:44It was good.
- 0:46Kayak exciting banget gitu pas pertama e
- 0:49dibuka scene-nya di sekolah itu kayak
- 0:51apa ini selanjutnya? Apa selanjutnya
- 0:52apa? Thank you. By the way,
- 0:54kita langsung start aja. Em, sebuah
- 0:57tempat yang sebetulnya tidak
- 0:58mempertemukan kalian juga,
- 1:00tapi in a way itu ada benang merahnya ee
- 1:04Institut Kesenian Jakarta.
- 1:05Yes.
- 1:06Kampus e kalian berdua.
- 1:07Cikini, Cikini.
- 1:09Cikini Raya 73.
- 1:12By the way, menurut aku ya, banyak
- 1:13banget orang-orang yang em apa ya, besar
- 1:17dari sana gitu.
- 1:18Iya, banget. Heeh. Di perfilman ya.
- 1:21Heeh. Film, musik. Betul.
- 1:23Seni rupa dan masih banyak lagi. Em
- 1:26seberapa besar sih ee Mbak dan Mas IKJ
- 1:28ee mempengaruhi kalian atau kecintaan
- 1:32kalian ee akan film?
- 1:34H
- 1:35gue merah.
- 1:36He
- 1:37ee besar sekali ya. Besar sekali. Jadi
- 1:39awalnya waktu
- 1:41aku tuh ee memutuskan untuk mau masuk
- 1:45gitu ke dunia film ee almarhum ayahku
- 1:47kan bilang harus sekolah gitu. ee
- 1:50tadinya enggak terlalu terpikir gitu ya,
- 1:53apa kira-kira yang bisa didapatkan dari
- 1:54sekolah gitu. Ee pasti sifatnya lebih
- 1:57akademis gitu. Ee tapi ternyata
- 2:01pengaruhnya sangat-sangat besar. Ee itu
- 2:04mungkin ee dipahami setelah kita
- 2:08melakukan perjalanan ee belajar di sana
- 2:11bertemu dengan berbagai orang apalagi di
- 2:14Institut Kesenian Jakarta ya. kita
- 2:15enggak hanya ketemu dengan sesama ee
- 2:18pelajar yang memang suka film, tapi juga
- 2:20suka musik, suka teater,
- 2:22ee seni rupa,
- 2:23em tari gitu. Jadi apa environment IKJ
- 2:28itu em sangat rich gitu. H
- 2:31ee tapi di saat yang sama di IKJ kita
- 2:36punya mata kuliah beberapa yang
- 2:37sangat-sangat penting gitu ee yang
- 2:40kemudian membawa kita sampai hari ini
- 2:43gitu ya. Ya, itu misalnya kayak sejarah
- 2:45film misalnya,
- 2:46itu sesuatu yang benar-benar ee subjek
- 2:49yang harus kita pahami betul, membuat
- 2:52kita sangat menghargai ee perjalanan
- 2:54sinema Indonesia dan membuat kita juga
- 2:57jadi punya tanggung jawab yang besar
- 2:59gitu dalam berkarya dan ketemu
- 3:00orang-orang yang ee luar biasa gitu ya,
- 3:04memahami kecocokan
- 3:06em juga apalagi ya ee ya saya rasa
- 3:12disiplin ilmu itu membuat kita jadi
- 3:14lebih bertanggung jawab gitu.
- 3:16Disiplin ilmu
- 3:17seben sebenarnya juga dia tempat salah
- 3:19satu tempat paling progresif mungkin ya
- 3:21untuk kesenian gitu. Kalau film pasti
- 3:24karena dulu itu tidak ada sekolah film
- 3:26di Indonesia.
- 3:27Satu-satunya
- 3:28satu-satunya tuh di IKJ. Jadi saya
- 3:31waktu masa masa kami waktu saya tuh
- 3:34masuk '8 sampai keluar 92 93 belum ada.
- 3:38Dan yang ngajar di situ itu
- 3:40benar-benar dari generasi pertama
- 3:42perfilman Indonesia tuh masih ada. Jadi,
- 3:44jadi
- 3:45seperti
- 3:45seperti misalnya ada tahun 2012 tuh ada
- 3:49film yang dirilis ulang dari tahun 5
- 3:52judulnya lewat jam malam kalau pernah
- 3:54dengar itu
- 3:55itu satu film yang kemudian diakui
- 3:56sebagai salah satu
- 3:58film terbaik di Asia atau masuk
- 4:01tiba-tiba membawa Indonesia masuk dalam
- 4:03ranking lah ya film perfilman
- 4:06internasional sebagai karya yang klasik
- 4:08gitu. itu dibikin tahun '4 sutradaranya
- 4:11Ususmar Ismail. Penata artistiknya itu
- 4:14namanya Khalid Arifin itu masih ngajar
- 4:16kami sejarah film.
- 4:17Ih, seru banget ya.
- 4:18Iya. Terus ada Pak Sumarjono yang adalah
- 4:20editornya itu juga masih mengajar di
- 4:22situ. Ada Pak MD Alif yang adalah salah
- 4:25satu production manager di film itu. Itu
- 4:28masih ada. Jadi kadang-kadang kami tuh
- 4:30masih dapat ensiklopedia film-film
- 4:32Indonesia tahun 30, 40, 50-an. Tapi juga
- 4:35maestro-maestro ee sutradara
- 4:38apa perfilman Indonesia yang jaya di
- 4:41masa itu
- 4:4289
- 4:43sering sekali datang ke kampus ee
- 4:45memberikan master class gitu. Kita kita
- 4:47Teguh karya
- 4:48ada Teguh Karya ada Arifin Senor adanya
- 4:50Abas Akub
- 4:51Sumanjaya.
- 4:52Iya itu membuat kita jadi kayak
- 4:54roots-nya itu berasa banget gitu. Dan
- 4:56juga sebenarnya ya IKJ itu kan ada kayak
- 4:59eh di tim karena IKJ kan bagian dari
- 5:02tim. Di situ tuh sering ada misalnya
- 5:04kayak retrospektif filmnya Wim Wenders
- 5:07gitu, sutradara Jerman baru, New Jerman
- 5:10Cinema atau film-film dan
- 5:12saya ingat juga pernah ada pekan film
- 5:14Iran yang di tahun 90-an atau di tahun
- 5:180-an itu mulai muncul sebagai semacam
- 5:20new wave-nya sinema dunia gitu. Jadi
- 5:24ya kayak gitu-gitu tuh hidup di kita.
- 5:25Plus tentu saja ada jurusan seni rupa di
- 5:28situ ada kayak kayak pematung dolorosa
- 5:31sinaga terus ada sena utoyo dipetet yang
- 5:35pantomime gitu itu kayak gitu tuh kita
- 5:38hidupi setiap hari gitu. Tapi mungkin
- 5:40kalau secara singkat gitu ya ee dengan
- 5:43ee kita berada di IKJ ee paling tidak
- 5:48kami dan saya rasa kebanyakan yang juga
- 5:51masuk di IKJ ee apa ya kami menyadari
- 5:54betul bahwa film itu bukan sekedar ee
- 5:59hiburan gitu, bahwa film itu bukan ee
- 6:03produk dagangan saja gitu. Jadi kita
- 6:06ee bertanggung jawab untuk setidaknya
- 6:09memberikan sesuatu ke dalam karya kita
- 6:11gitu.
- 6:12Dan itu sebabnya misalnya kita juga
- 6:14selalu mencoba untuk ee apa ya apapun
- 6:17yang mau kita sampaikan itu harus
- 6:20mempunyai isu yang sangat relevan yang
- 6:22sangat ee dibutuhkan oleh ee kami negeri
- 6:27ini, masyarakat kita gitu. Jadi ee itu
- 6:30kayaknya yang ee paling utama sih
- 6:33itu ee value itu dibawa secara institusi
- 6:35atau sebetulnya kayak ee lingkungan aja
- 6:38yang membentuk
- 6:38keduanya.
- 6:39Keduanya. Jadi guru-guru besar kami juga
- 6:43mengajarkan itu karena kita mempelajari
- 6:46orang-orang yang kemudian menghasilkan
- 6:49ee apa ya sinema yang yang ee apa yang
- 6:54tadi itu yang ee apa bertanggung jawab
- 6:56dan tidak hanya entertaining tapi juga
- 6:59memiliki
- 7:01apa ya pesan yang lebih gitu untuk
- 7:02disampaikan.
- 7:03Iya.
- 7:04Tapi kan sebetulnya menariknya Mas e
- 7:06Riri adalah awalnya ke IKJ tadinya
- 7:08pengin masuk musik ya Mas?
- 7:09Iya.
- 7:11Ya, sebenarnya sebenarnya waktu itu saya
- 7:14pokoknya yang saya tahu saya mau belajar
- 7:16sesuatu yang ada hubungannya dengan
- 7:17kesenian gitu.
- 7:19Karena masa itu di masa SMA saya
- 7:22pokoknya saya suka fotografi, saya suka
- 7:24musik, saya suka saya suka pop culture
- 7:27lah gitu. Dan
- 7:28tapi belum film. belum film. Karena
- 7:30sebenarnya saya suka nonton film, saya
- 7:32juga tapi saya tidak terlalu memikirkan
- 7:34kalau film itu
- 7:35bisa
- 7:36bis harus dibuat dengan sebuah metode
- 7:40dan teknologi dan struktur tertentu
- 7:42gitu. Saya menikmati aja film seperti
- 7:44yang Mira bilang itu kayak kayak hiburan
- 7:46ya sebagai anak muda waktu itu. Saya
- 7:48ingat ada satu film yang agak turning
- 7:50point waktu itu waktu saya nonton cutnya
- 7:52Din tahun waktu itu saya baru mau lulus
- 7:54SMA nontonnya. Jadi saya saya mikir, wah
- 7:57gila ya orang Indonesia selama ini kita
- 7:59nonton film Indonesia untuk
- 8:00ketawa-ketawa aja tapi kok ini kok
- 8:02serius dan bagus gitu. Nah itu saya tapi
- 8:06saya tahu betul saya mau musik gitu dan
- 8:09saya datang ke IKJ sekolah musiknya
- 8:11sedang agak-agak sedikit tutup katanya
- 8:14udah 2 tahun enggak nerima mahasiswa.
- 8:16Jadi ada ada satu orang senior yang saya
- 8:19masih kenal sampai saya masih berkonteks
- 8:21sampai hari ini tuh yang bilang lu
- 8:23mendingan lihat tuh itu ada jurusan
- 8:26sinematografi. Keren tuh lu ke situ aja
- 8:29dulu cek.
- 8:30Terus dari situlah saya belajar wah gila
- 8:33ya ada musik film, ada editing, ada
- 8:35artistik, ada apa gitu yang wah ini
- 8:37menarik gitu. H even ada musiknya juga,
- 8:39ada aspek musik juga. Bahkan di dalam
- 8:42minimal waktu itu bookletnya paling
- 8:43bagus dibanding semua jurusan lain.
- 8:46Ada mata kuliah musik film.
- 8:47Ada mata kuliah musik film, editing,
- 8:50penulisan. Jadi
- 8:51jadi lebih luas ya spektrumnya.
- 8:55Ya, selalu menyenangkan gitu ketika
- 8:56mendengarkan cerita tentang ee IKJ. Ee
- 8:59walaupun jujur aku enggak tahu sekarang
- 9:01seperti apa ya.
- 9:02Heeh. Oke. Eh, selanjutnya pasti eh akan
- 9:06ngomongin soal perkenalan kalian. H
- 9:08kan walaupun kalian sama-sama satu
- 9:10almamater ya, tapi kalian tidak bertemu
- 9:12di sana.
- 9:12Iya. Iya.
- 9:13Lalu ee lucunya Mbak Mira sempat
- 9:15mencari-cari mana yang namanya Ririna
- 9:18itu gimana ceritanya, Om? Jadi
- 9:20sebenarnya ee
- 9:23saya menyelesaikan
- 9:25kuliah ee 3 tahun
- 9:28pertama
- 9:29ee itu di masa Riri justru baru masuk
- 9:32gitu. Jadi saya selesai Riri masuk
- 9:34ee saya baru menyelesaikan S1 tuh
- 9:37kemudian gitu. Jadi memang kita tidak
- 9:40bertemu, tapi saya langsung sebenarnya
- 9:41ditarik oleh sebuah perusahaan
- 9:43advertising karena di masa itu ee
- 9:46perfilman Indonesia memang sedang mati
- 9:48suri ya istilahnya.
- 9:50Enak itu tuh karena apa sih, Bu?
- 9:51Oh, banyak hal, banyak hal. Jadi
- 9:52sebenarnya ee kualitas film-filmnya ee
- 9:56tidak lagi disukai oleh penonton, tapi
- 10:00juga ada peraturan yang sangat sangat
- 10:03ketat dari pemerintah untuk bisa masuk
- 10:05ke dunia film. Ee maksudnya kalau kayak
- 10:08kita mau jadi suradara itu prosesnya
- 10:10panjang sekali. Enggak bisa kayak
- 10:12sekarang bisa langsung
- 10:13kalau ada dana ya sudah bisa bikin film
- 10:15gitu. Kalau dulu itu ada proses yang
- 10:18sangat panjang, harus menjadi bagian
- 10:19dari organisasi, harus ee memasuki apa
- 10:24harus membawa ee karya yang akan kita
- 10:27buat ke Departemen Penerangan dulu gitu.
- 10:30Perizinannya juga
- 10:32it's very very long proses lah gitu. ee
- 10:35bahkan kita enggak boleh jadi suradara
- 10:36kalau belum menjadi asisten suradara
- 10:38empat kali gitu misalnya.
- 10:40Oh gitu.
- 10:41Heeh. Dan untuk jadi asisten suradara
- 10:43kita juga harus menjadi pencatat skrip
- 10:44dulu empat kali gitu.
- 10:46So ini memang memang
- 10:47rigid banget ya.
- 10:48Iya sangat-sangat ee apa ya?
- 10:52Iya birokratis dan akhirnya itu juga
- 10:55melesukan
- 10:56ee perfilman gitu. Dan film-film para
- 10:58maestro yang tadi
- 11:00kami sebutkan ee itu tidak dekat dengan
- 11:03penontonnya. Jadi dia memang berada di
- 11:06sebuah apa ya di mungkin dianggap oleh
- 11:08masyarakat sebagai film yang sulit gitu.
- 11:11Ee jadi memang ada jarak antara ee
- 11:13filmmaker dulu dengan penontonnya gitu.
- 11:16Jadi
- 11:17ee itu sih ee karena tidak adanya
- 11:20lapangan pekerjaan dan berarti kan kalau
- 11:23kalau enggak ada film gimana saya mau
- 11:25jadi pencatat skrip, gimana saya mau
- 11:26jadi asisten surara gitu. Tapi kebetulan
- 11:29di saat yang sama dunia televisi sedang
- 11:31baru mau dibuka dan dimulai gitu.
- 11:34Jadi itu yang kemudian ee orang-orang
- 11:37lumayan berebut mencari ee apa ya orang
- 11:41yang memahami film atau sekolah film
- 11:43untuk masuk ke dunia advertising.
- 11:45Nah, di dunia advertising saya cukup
- 11:47lama sekitar ee
- 11:49producer
- 11:50saya ditarik sebagai junior producer
- 11:52langsung. Em dan ee saya membuat
- 11:55beberapa iklan besar yang kadang
- 11:57membutuhkan ee tenaga-tenaga baru gitu.
- 12:00Dan dari teman-teman IKJ ee saya
- 12:03mendengar karena saya waktu itu mencari
- 12:05ee untuk apa asisten produksi ee dan
- 12:09asisten suradara ya
- 12:10yang bilingual dan memahami film untuk
- 12:13menemani seorang ee apa? Suradara dari
- 12:16Amerika gitu.
- 12:17Jadi dapatlah nama oh si Riri Riza tuh
- 12:20bisa gitu. Ada anak IKJ baru lulus.
- 12:24Ya, tadinya mikirnya perempuan gitu.
- 12:27Oke. Oke. Nih ada cewek lagi nih dari
- 12:29IKJ gitu. Ternyata munculnya ini
- 12:33saya saya saya tuh waktu mau lulus tahun
- 12:3693 saya ingat saya bikin screening gitu
- 12:38ya.
- 12:39Video film saya film ujian saya itu
- 12:42namanya dulu bukan TA tapi TSD tahap
- 12:45studi dasar itu saya ee duplikasi dalam
- 12:49bentuk VHS saya. cari seorang desainer
- 12:52untuk membuat packaging-nya. Terus waktu
- 12:55terus saya ngundang orang jadi kayak
- 12:56bikin premier gitu dan saya jual VHS itu
- 13:00gitu ee kayak kemasan gitu.
- 13:04Ee dan banyak banget orang yang beli
- 13:06gitu ya. Kebanyakan sih teman-teman saya
- 13:08senior-senior gitu ya. Beli doang lu
- 13:11nyumbang bla bla bla. Terus kayaknya
- 13:13satu dari itu dampaknya gitu. Jadi
- 13:15kayaknya film saya mulai diomongin orang
- 13:17gitu. Filmnya sih enggak bagus-bagus
- 13:19amat. Tapi tapi minimal minimal
- 13:22kayak oh siapa nih berani amat bikin
- 13:26kayak screening kayak itu kayak
- 13:27producing sebuah presentasi di di kampus
- 13:31gitu ya dan
- 13:32tapi masuk festival
- 13:34iya dia saya traveling ke Jerman karena
- 13:37film itus menang di festival-film pendek
- 13:39di Jerman yang jurinya tuh anak-anak
- 13:41Jerman waktu itu. Film saya tuh film
- 13:43anak-anak waktu itu ya. Terus
- 13:45intinya dia direkomendasikanlah dengan
- 13:47semua catatan tersebut gitu.
- 13:50Saya bisa pergi ke mana-mana terus saya
- 13:53mungkin termasuk kayak aktivis kalau di
- 13:54kampus gitu. He.
- 13:56Jadi dari situ yang saya mulai di
- 13:59tahu-tahu saya sampai gitu dan mencari
- 14:02Mira dan ketemu deh.
- 14:06Tapi impresi pertama kali ketemu itu
- 14:08bagaimana, Mbak?
- 14:09Em ya pertama kaget tentunya karena oh
- 14:12cowok gitu. ee tapi ngobrol sebenarnya
- 14:15langsung nyambung ee dan ee saat itu
- 14:18sebenarnya langsung aja diover ada
- 14:21apa project nih gitu yang ee membutuhkan
- 14:24ee Riri sebagai asisten sutradara dan
- 14:27juga ee diproduksi gitu dan ya udah
- 14:30langsung langsung itu tahun '94 sudah
- 14:33lama banget. Oh my God. itu itu training
- 14:36ground yang gila itu masa-masa itu.
- 14:38Karena iklan-iklan ini kebanyakan di
- 14:40sutradaranya orang Amerika, diop-nya
- 14:43orang Australia atau orang
- 14:45karena di Indonesia sudah lama sekali
- 14:47tidak tidak membuat iklan.
- 14:48Iya.
- 14:49Ee jadi memang
- 14:50sejak televisi di privatis eh di
- 14:52negeriin ya. Di negeri ini.
- 14:54Oke. Tapi itu juga semacam pelatihan
- 14:56juga enggak sih untuk I kan untuk
- 14:58tim-tim
- 14:59cari duit dan juga ee apa dapat ilmu ya
- 15:03jam terbang gitu. itu itu luar biasa
- 15:05cari duitnya juga gitu ya. Eh gimana
- 15:07lagi nih gitu harus dapat job nih gitu.
- 15:12Tapi lalu apa project pertama yang
- 15:14mempersatukan kalian sebagai produser
- 15:16dan sutradara dan kayak Mbak menurut aku
- 15:19ya ee kalian berdua tuh lama banget sih
- 15:22kayak 94
- 15:23iya kan berdua terus gitu
- 15:25ya. itu sebenarnya ee pertama kali di
- 15:2894, tapi ee enggak lama setelah itu em
- 15:33saya memutuskan untuk ee membuat PH,
- 15:37membuat miles ini gitu. Karena ee saya
- 15:40pikir gila udah sekolah, udah punya
- 15:43keinginan buat bikin film layar lebar,
- 15:45kayaknya harus direalisasikan gitu. Jadi
- 15:48saya mengundurkan diri ee di tahun 94
- 15:53dari dunia periklanan itu sebenarnya
- 15:55satu PH gitu ya, satu pH iklan besar
- 15:57gitu dari ee apa yang ee dirun oleh
- 16:01orang-orang Amerika gitu pada saat itu.
- 16:03Dan akhirnya ee saya membuka Miles Films
- 16:06di tahun '95 gitu.
- 16:09Susah.
- 16:10Iya ya. Oh my God. Gila bener. Wow.
- 16:15Iya. Berarti sudah 30 years ago
- 16:18ee saya buka Miles di awal tentunya
- 16:21mencoba untuk
- 16:23ee berpikir gitu gimana caranya bisa
- 16:26bikin film layar lebar. Begitu banyak
- 16:27peraturan, begitu banyak
- 16:29ee apa ee birokrasinya gitu dan kayaknya
- 16:35kok masih di awang-awang sekali gitu.
- 16:37Tapi ee saya merasa kayak teman-teman di
- 16:39IKJ ini ee semuanya pasti berbakat dan
- 16:43pasti semuanya ingin bikin film lahir
- 16:44lebar gitu. Tapi nekat juga ya, Mbak?
- 16:47Lumayan. Lumayan nekat.
- 16:48Memang di awal susah banget gitu. Jadi
- 16:50dimulai juga dengan bikin
- 16:51projek-projject ee apa ee music video
- 16:56lebih kayak gitu ya. Sampai akhirnya ee
- 16:59saya mendapat kesempatan karena salah
- 17:01satu iklan yang cukup vintage ee di
- 17:04sebuah media kalau boleh saya sebutin
- 17:06RCTI. Dulu ada sebuah campaign RCTI.
- 17:09Oke,
- 17:10yang helikopter yang under itu. Itu
- 17:13kebetulan saya yang produce. He
- 17:15ee dan
- 17:16yang di kapal eh
- 17:19yang di perahu-rah yang di perahu-perahu
- 17:22jadi itu memang lumayan vintage dan
- 17:24legendary.
- 17:26Dan em RCTI pada saat itu
- 17:30sangat happy dengan hasilnya dan begitu
- 17:32tahu saya membuat sebuah eh production
- 17:35company ee saya kemudian dipanggil dan
- 17:38mereka kemudian minta bisa enggak bikin
- 17:41sesuatu tentang Indonesia gitu. dan
- 17:44lahirlah sebuah serial
- 17:46ee dokumenter doku drama judulnya Anak
- 17:49Seribu Pulau.
- 17:51Dan saya berpikir waktu itu, oke kita
- 17:52harus bikin pakai Silelo White, pakai
- 17:54film dan kita bawa
- 17:58sutradara-sutradara
- 17:59dari Institut Kesenian Jakarta gitu,
- 18:02termasuk yang muda-muda. Jadi waktu itu
- 18:04ee saya kerja bareng dengan Mas Garin
- 18:06dan beberapa teman antara lain ada Nen
- 18:09Aknas dan Riri Riza. saya minta untuk
- 18:11ikut serta
- 18:12dan Riri bikin dua episode dan bikin
- 18:14satu episode dan ada beberapa teman lain
- 18:16dari
- 18:17dari IKJ gitu. Di situlah kami
- 18:20sebenarnya benar-benar mulai bekerja
- 18:22sama
- 18:23dan krunya juga kebanyakan anak-anak
- 18:26Institut Kesenian Jakarta di OP-nya,
- 18:28sound-nya ee dan itu membuat
- 18:32saat itu ya
- 18:34banget bahwa gila ini kita apa ya ee
- 18:37orang-orang kreatifnya, SDM-nya nih ada
- 18:40untuk bikin film layar lebar. Jadi itu
- 18:41sebenarnya ee pertama kali saya merasa
- 18:45bahwa kita bisa, kita harus bisa bikin
- 18:47film lahir lebar gitu.
- 18:48Iya. Berti bisa dibilang itu cikal bakal
- 18:51environment.
- 18:52Iya betul.
- 18:53Iya ya. Environment
- 18:55produksi film bukan hanya iklan gitu ya.
- 18:58Betul. Jadi kolektif ee
- 19:00keahlian-keahlian dan
- 19:02kepentingan-kepentingan dan
- 19:04tujuan-tujuan untuk ngumpul di
- 19:07kurang lebih di anak Ser000u pulau.
- 19:08Karena
- 19:09dan pada saat kita bikin anak ser000u
- 19:10pulau itu semua orang kalau ditanya aduh
- 19:12kapan ya kita bisa bikin ler lebar?
- 19:14Kapan ya kita bisa bikin film buat
- 19:16bioskop gitu. Karena memang itu yang
- 19:17kita pelajari kan sebenarnya semua di
- 19:19kampus.
- 19:20Iya.
- 19:21Oke. Dan yang pertama berarti cool
- 19:23desak.
- 19:23Betul.
- 19:24Iya. Setelah itu kesak deh.
- 19:25Jadi ee setelah membuat anak ser000u
- 19:29pulau
- 19:30ada sedikit modal sedikit sekali
- 19:33sebenarnya dari itu. Heeh. Tidak terlalu
- 19:36besar sampai bisa membuat film lahir
- 19:38lebar tapi setidaknya waktu itu untuk
- 19:41berkumpul dan memulai dan
- 19:43eh tapi aku penasaran sedikit itu berapa
- 19:44sih? R juta,
- 19:47cuma Rp50 juta yang intinya enggak
- 19:51mungkin bisa bikin film gitu, tapi kita
- 19:54berpikir pasti ada cara gitu.
- 19:56Dan mungkin itu tadi kembali lagi ke apa
- 20:00ya ee belajar ee ilmu film atau berada
- 20:04di sekolah film itu juga ee apa ya
- 20:08kekuatan untuk atau keberanian untuk
- 20:11membuat sebuah gerakan itu ada gitu. He.
- 20:14Karena kita mempelajari banyak movement
- 20:16di sinema dunia gitu. Jadi waktu itu
- 20:18kita berpikir kita harus bikin movement
- 20:20gitu. Kita anak-anak muda yang tidak
- 20:23bisa bikin film karena banyaknya
- 20:24peraturan, karena banyaknya birokrasi.
- 20:28Em kita harus berani dan mendobrak itu
- 20:30semua gitu. Dan ternyata dukungannya
- 20:34luar biasa. Ini bicara lahirnya Kuldesak
- 20:37diawali dengan saya Riri Nen Aknas dan
- 20:40kemudian kami mengajak Rizal Mantovani
- 20:43untuk bersama-sama bikin satu film lahir
- 20:45lebar dan mengajak siapapun yang mau
- 20:48tapi enggak dibayar gitu.
- 20:50Jadi memang labor of love istilahnya dan
- 20:53ternyata itu enggak kira-kira sih yang
- 20:56mau bantuin semua merasa bahwa ayo kita
- 20:58bikin gerakan ini gitu. termasuk para
- 21:00pemain filmnya pada saat itu.
- 21:02Musisi-musisi atau band-band yang bilang
- 21:05nih gue sumbangin lagu
- 21:07Dewa
- 21:08ee ada Ahmad Dani dan ee Once.
- 21:11Nah, membawakan lagu Kuldesak gitu. Tapi
- 21:14ada banyak ada sleng waka netral ya
- 21:19pure Saturday banyak sekali sih Opi
- 21:22Andaresta
- 21:23ee dan itu menjadi gerakan pop culture
- 21:26anak-anak muda saat itu yang nekad bikin
- 21:29film tanpa perizinan
- 21:32pokoknya benar-benar sebenarnya ya ee
- 21:34ilegal gitu istilahnya. Hm.
- 21:37Dan itu gerakan yang berjalan 2 tahun
- 21:38lebih ya, karena
- 21:40hampir 3 tahun ya.
- 21:41Saya saya sendiri syuting itu bulan
- 21:43Desember ee 95.
- 21:45Oke,
- 21:45ya.
- 21:46Ee terus habis itu saya selesai kurang
- 21:48lebih selesai, habis itu Mira mulai,
- 21:51habis itu Nen mulai, habis itu Rizal
- 21:53mulai. Itu dalam waktu kurang lebih 1
- 21:55tahun kami mengerjakannya
- 21:56sendiri-sendiri, terpisah-pisah gitu.
- 21:58Tentu saja kita ngobrolnya lama dulu.
- 22:00ngobrolnya tuh di di sebuah kafe di
- 22:03Kemang itu hampir setiap minggu selama 3
- 22:05bulan gitu sambil
- 22:06kantor kita di Cepete dulu sambil nyari
- 22:09nih ini film apa sih yang kita mau bikin
- 22:11apa yang menyatukannya karena kita tetap
- 22:13mau punya creative freedom gitu
- 22:15masing-masing.
- 22:16Jadi enggak enggak perlu gitu ee apa
- 22:18kayak ada produser utama yang menentukan
- 22:21ee filmnya nanti jadi kayak begini
- 22:23enggak. kita semua sendiri-sendiri dan
- 22:25mencari kru, mencari lokasi syuting
- 22:28sendiri-sendiri. Kemudian dibuat dalam
- 22:31waktu kurang lebih 2 tahun.
- 22:33Ee kemudian kita punya teman dari
- 22:35Singapura, salah satu direktur dari
- 22:37Festival Film Singapura yang
- 22:40merekomendasikan editing kami itu ke
- 22:42sebuah lembaga funding di Belanda dan
- 22:44lembaga funding film ya khusus untuk
- 22:46pengembangan film independen di seluruh
- 22:48dunia, negara-negara dunia ketiga gitu.
- 22:51Terus sudah kita dapat dana untuk post
- 22:53production-nya sampai film itu selesai
- 22:55dan akhirnya bisa diputar. Itu setelah
- 22:58dan momentumnya itu reformasi. Jadi film
- 23:00itu dibuat
- 23:012 tahun mulai dibuat 2 tahun sebelum
- 23:04reformasi. Tetapi yang bisa kemudian
- 23:06menjadi momentum tepat untuk memutarnya
- 23:09itu adalah sekitar akhir 98. Jadi kalau
- 23:12enggak salah November 98 pas banget
- 23:15setelah setelah reformasi pergantian
- 23:17pemerintah gitu. Jadi saatnya reformasi
- 23:21sebuah film tiba-tiba dari tidak ada
- 23:24film sama sekali muncul dan yang bikin
- 23:25anak-anak muda yang sok tahu ini gitu
- 23:29dan akhirnya kita dilabel sebagai
- 23:31generasi baru perfilman Indonesia gitu.
- 23:34Karena ee e tadi sempat bahas juga soal
- 23:36reformasi. Aku tuh selalu penasaran ee
- 23:40kayak ketika sebuah karya dibuat di era
- 23:43itu gitu. maksudnya kayak em aku lahir
- 23:47setelahnya setelah setelah reformasi
- 23:50eh sori ee
- 23:51sedikit sebelum reformasi.
- 23:52Iya, sedikit sebelum reformasi tapi aku
- 23:54besar setelah reformasi gitu. Jadi aku
- 23:56selalu penasaran seberapa sulitnya sih
- 23:58ee pembuatan coolesak. Maksudnya gimana
- 24:00caranya kalian tadi sampai kalian
- 24:03melakukan itu secara ilegal gitu karena
- 24:05memang sulit perizinan dan lain-lain.
- 24:07Sangat sulit sangat sulit. Makanya
- 24:09panjang. Sebenarnya kalau semuanya muda,
- 24:12film itu bisa kita selesaikan syuting ee
- 24:15mungkin 30 hari gitu ya, 30 sampai 40
- 24:18hari.
- 24:19Tapi karena kita enggak punya dana, kita
- 24:21harus diam-diam. Ee jadi semuanya harus
- 24:23kita lakukan
- 24:25akhirnya sepanjang itu. Belum lagi ee
- 24:28dari 95 sampai titik reformasi
- 24:32ada banyak ee persoalan politik gitu ya.
- 24:35ee
- 24:35ekonomi juga,
- 24:36ekonomi juga demonstrasi
- 24:39atau dulu kita menyebutnya ada krisis
- 24:40moneter gitu. Jadi memang sangat-sangat
- 24:43sulit.
- 24:44Tapi di saat yang sama mungkin ee gairah
- 24:48muda tadi dan keberanian anak-anak muda
- 24:51tadi itu ya. Dan karena kita bersama
- 24:54kita jadi apa ee bisa mendobrak ini
- 24:59semua gitu walaupun sulit dan semuanya
- 25:02ikut ikut apa mendukung gitu.
- 25:05Jadi ada nilai nilai dan norma yang
- 25:08sudah ditentukan bahwa yang namanya
- 25:10dunia film itu adalah milik orang-orang
- 25:12seperti ini, prosedur pembuatannya
- 25:15adalah seperti ini dan semua approve
- 25:18waktu itu. Jadi itu kalau bahwa kita
- 25:21harus menyerahkan skenario ke pemerintah
- 25:23untuk dapat stempel, oh ini boleh
- 25:25dibikin. Itu sudah menjadi kebiasaan
- 25:27yang berjalan lebih dari 20 tahun di
- 25:30masa itu. Jadi tidak ada lagi yang
- 25:31merasa aneh. Padahal kan aneh banget ya.
- 25:34kita mau bikin sesuatu kok harus ada
- 25:36lembaga yang menstampel itu. Kalau
- 25:38lembaga sensor apa boleh buat itu ada
- 25:41terus dan itu sebuah kayak konvensi di
- 25:43manapun. Tapi kalau lembaga perizinan
- 25:46itu kan aneh ya gitu dan itu tidak
- 25:49pernah berubah selama 20 tahun sampai
- 25:51kami melakukan
- 25:53sebenarnya tidak aneh
- 25:55karena mereka
- 25:57yang sudah membuat film sudah ada dalam
- 26:00sistem itu. Kita kan orang baru, kita
- 26:02kan anak baru gitu. He
- 26:04jadinya kita yang merasa aneh gitu,
- 26:06gimana caranya mau jadi sutradara kalau
- 26:08harus melalui begitu
- 26:10apa proses yang begitu panjang dan ee
- 26:12birokrasinya demikian ini enggak akan
- 26:14pernah terjadi gitu. Kayaknya baru bisa
- 26:16bikin film pas umur 40 gitu.
- 26:18Jadi ya kita ngerasa kayak enggak bisa
- 26:20harus harus kita dobrak gitu.
- 26:23Pas aku nonton Cock pas aku kuliah aku
- 26:25juga merasa ini mudah sekali gitu kayak
- 26:26ee padahal kan itu kan dibuat 9 eh
- 26:3095 sampai 97.
- 26:32Heeh. Kamu nonton waktu umur berapa?
- 26:34Kuliah ee 21.
- 26:36Oke. Berarti berarti sudah tahun 2000-an
- 26:38gitu ya. Oke. Iya. Itu itu film yang
- 26:40selalu menurut banyak pertama kali orang
- 26:43ada beberapa teman kami yang nonton
- 26:45pertama kali yang sudah merasa ini film
- 26:47kayak settingnya tuh timeless ini kayak
- 26:49di mana ya? Tapi tapi this is so now. 10
- 26:52tahun kemudian ditonton lagi masih
- 26:54begitu reaksinya gitu ya. Walaupun
- 26:56penontonnya udah berbeda gitu.
- 26:57I think it's the spirit gitu.
- 27:01Iya. Oh,
- 27:01bisa bisa kayak gitu ya. Kayak kayak
- 27:03dari apa Benisnya tadi udah diceritain,
- 27:06tapi pas nonton juga sama gitu. Spirit
- 27:08mudanya tuh berasa sekali gitu e sampai
- 27:10sekarang.
- 27:11Beras
- 27:11em setelah C the shock pas kemarin tim
- 27:15kita mendetailkan itu banyak banget film
- 27:18Miles. Tapi aku penasaran kalian gitu
- 27:20enggak sih? Film Miles?
- 27:23Film apa? Film Miles.
- 27:24Film Miles ada berapa yang ngitung?
- 27:25Ada berapa banyak
- 27:27ngitung? Tapi termasuk tidak banyak
- 27:28kalau dibanding dengan beberapa beberapa
- 27:31yang lain. Kami tuh selalu merasa bahwa
- 27:33we are very slow,
- 27:34we take our time,
- 27:36slow living dari dulu ternyata.
- 27:37Karena karena biar bagaimanapun bikin
- 27:39film itu resource yang ada atau
- 27:42pola-pola kerja kami kayak kultur
- 27:45kerjanya itu sudah terbentuk dengan cara
- 27:49yang sangat intensif gitu. Maksudnya
- 27:52keterlibatan Mira itu sangat mendalam.
- 27:55keterlibatan saya tentu saya tidak
- 27:58sedalam seorang producer tapi saya
- 28:00biasanya butuh waktu untuk menentukan
- 28:02untuk saya ikut ikut terlibat juga
- 28:04penulisan skenarionya misalnya atau
- 28:06pengembangan skenarionya. Jadi ya
- 28:08sebenarnya sih ee
- 28:0920 ada enggak Mir 20
- 28:1121. Jadi sebenarnya sih bukan karena
- 28:15involvementnya intens, tapi ee apa cara
- 28:19kerja kami itu agak mirip-mirip apa ya
- 28:23em sifatnya tidak tidak industri atau
- 28:27mungkin kayak studio-studio besar
- 28:29sekarang gitu sejak awal
- 28:31menginvolvekan mungkin karena berangkat
- 28:34juga dari Kuldesak kita selalu punya
- 28:38teman-teman kreatif gitu untuk berkumpul
- 28:40dan berdiskusi gitu. Jadi film-film yang
- 28:43dilahirkan itu bukan karena misalnya
- 28:45cuma saya aja bilang saya mau bikin film
- 28:47kayak gini dan harus jadi tolong ditulis
- 28:48skenarionya. Enggak, enggak seperti itu
- 28:50gitu. Ee apalagi di awal-awal tahun
- 28:532000-an gitu. Itu justru
- 28:56istilahnya dulu ya tempat anak-anak muda
- 28:58nongkrong mangkal itu ya di miles gitu.
- 29:01Semua yang pengin bikin film. Ee bahkan
- 29:04ada satu teman yang sangat aktif di
- 29:06dunia iklan karena saya sudah enggak
- 29:08lagi bikin iklan itu yang bilang gitu,
- 29:09"Ini pabrik ide ya yang enggak pernah
- 29:11jadi-jadi gitu karena kerjaannya cuma
- 29:14bikin ide, bikin ide pengin bikin apa
- 29:17gitu. Ee sampai kemudian tentunya ada
- 29:19projek-projek yang
- 29:21ee terpilih untuk ee kita produksi gitu.
- 29:25Tapi aku penasaran tahu dari 21 film itu
- 29:27kalian punya list favorit enggak sih?
- 29:30Mas kayak personal gitu. itu tuh kayak
- 29:33ee kita punya anak banyak, terus mana
- 29:35anak favorit kamu?
- 29:38Enggak mungkin sih.
- 29:39Jadi, jadi ya kalau saya sih saya merasa
- 29:42segala sesuatunya tidak ada yang kita
- 29:44kerjakan setengah-setengah ya. Maksudnya
- 29:46kadang-kadang kadang-kadang mau tidak
- 29:48mau harus diakui bahwa semuanya sangat
- 29:50personal gitu.
- 29:52E ada yang berhasil, ada yang tidak
- 29:54terlalu berhasil, ada yang juga tentu
- 29:57saja
- 29:58dalam ukuran ya kita biasa punya konsep
- 30:00dan punya ide yang matang sekali
- 30:02rasanya. Tapi begitu dimulai dieksekusi
- 30:05ada beberapa yang mungkin tidak terlalu
- 30:08mencapai bayangan.
- 30:09Oke.
- 30:10Kalau saya pribadi kadang-kadang bisa
- 30:11merasa begitu.
- 30:13Ee tentu saja kalau di Indonesia kan
- 30:15ukuran film itu untuk menjadi kayak
- 30:17bagus gitu itu macam-macam. Tapi yang
- 30:20paling penting buat kami, kebanyakan
- 30:22film-film yang kami buat itu dampaknya
- 30:24masih hidup gitu di masyarakat gitu
- 30:27untuk waktu yang lama. Jadi
- 30:28kadang-kadang ada film tahun 2001, 2004
- 30:32yang masih dirayakan gitu. Kayak kami
- 30:35diundang ngobrol di sebuah kota hanya
- 30:38untuk ngomongin film yang kami bikin 20
- 30:40tahun yang lalu gitu.
- 30:41Kayak itu masih terjadi.
- 30:44Jadi itu berhasil banget kalau menurut
- 30:45saya. Itu tuh keberhasilan film.
- 30:48Iya. Heeh. Kalau kalau aku soalnya 3
- 30:50hari untuk selamanya aku kayak aku suka
- 30:52banget aku bisa nonton ini berkali-kali.
- 30:57Asik.
- 30:59Itu favorit kalian bukan? Takut minta
- 31:01tetap minta gitu
- 31:03itu
- 31:03semua favorit.
- 31:04Iya
- 31:05semua favorit.
- 31:06Tapi di di era itu ternyata ee Mbak Mira
- 31:09pernah ingin em berhenti.
- 31:14Iya sebenarnya di persis setelah 3 hari
- 31:17untuk selamanya ya.
- 31:18setelah 3 hari untuk selamanya itu ee
- 31:21itu kan perjalanan berarti dari 98 bikin
- 31:24kooldesak ee kemudian melewati masa
- 31:28sampai ke 2006
- 31:30itu kan berarti udah 8 tahun ya.
- 31:33Tapi memang ada perasaan bahwa banyak
- 31:36hal yang berubah gitu.
- 31:38banyak hal yang ee saya merasa tidak
- 31:42sehat pada saat itu gitu antar antar ee
- 31:46pembuat film, antar bioskop ee
- 31:48distribusi itu kayak ee spiritnya tidak
- 31:52lagi seperti waktu kita di awal gitu.
- 31:53Berarti dalam 8 tahun sudah banyak yang
- 31:55berubah, Mbak?
- 31:56Lumayan. Ee boleh dibilang berubah itu
- 31:59memang sejak 20002
- 32:022003 gitu. Sebenarnya yang bikin film
- 32:04belum banyak, tapi ada sesuatu yang
- 32:06menurut saya kayak
- 32:07tidak friendly lagi ya gitu. Ada rasa
- 32:10seperti itu gitu, tidak friendly gitu.
- 32:13Dan
- 32:14em ya saya merasa kayak aduh kayaknya
- 32:17mungkin saya harus mikir-mikir ee
- 32:19memikirkan hal lain gitu.
- 32:21Jadi waktu itu saya memutuskan liburan
- 32:23gitu ke Jepang gitu. Udah ah mau
- 32:26istirahat dulu gitu. mungkin semuanya
- 32:28harus dipikirkan lagi kayaknya pengin
- 32:30banget kok ada perasaan pengin quitting
- 32:33ya gitu
- 32:34Mas Riri sudah tahu pada saat itu
- 32:35ya saya sering dengar sih waktu itu.
- 32:39Jadi ee cuma ya kalau menurut saya ee
- 32:43apa ya
- 32:45ee quitting itu kan sesuatu kata yang
- 32:47tidak enak sebenarnya ya. I quit gitu.
- 32:50Quit gitu. Kayak
- 32:51kayak enggak enak sebenarnya. Tapi ya ee
- 32:53saya membutuhkan waktu ee untuk
- 32:56merasakan betul-betul ini perasaan
- 32:58enggak enak ini apa sih gitu. Kemudian
- 33:00ketika saya di Jepang ee saya dihubungi
- 33:02oleh Riri gitu. Ada persoalan nih gitu
- 33:06di perfilman Indonesia.
- 33:08Sebenarnya waktu itu terkait ee sebuah
- 33:12film di festival film Indonesia yang
- 33:14tidak disetujui oleh masyarakat film,
- 33:18orang-orang film. untuk menang gitu. Em
- 33:22dan semua ingin berkumpul untuk
- 33:25menyuarakan ini, gitu.
- 33:27Pada saat itu saya berpikir lagi gitu.
- 33:29Saya bilang, "Aduh, gimana sih? Itu kan
- 33:31ada penjuriannya. Kalau juri sudah
- 33:33membilang bilang film itu menang,
- 33:36kita tidak bisa ee berteriak film itu
- 33:39harus dicabut gitu."
- 33:41Em, itu bukan hak kita, itu adalah hak
- 33:45ee juri gitu yang sudah jelas-jelas itu
- 33:48adalah keputusan. gitu. Dan em saya
- 33:51bilang juga ee sebenarnya mau diprotes
- 33:54ini hubungannya apa gitu dan akhirnya ya
- 33:57semua bilang, "Ya udah kita kumpul
- 33:58ajaalah dulu loh pulang dari Jepang
- 34:00kumpul dan teman-teman film
- 34:02semua berkumpul gitu." Ternyata
- 34:03kegelisahannya bukan hanya tentang
- 34:06film tersebut tapi sistem
- 34:08perfilman kita
- 34:10yang mungkin itu salah satu juga yang
- 34:12saya rasakan kayak ini yang bikin
- 34:14agak-agak enggak enak gitu. masih ada
- 34:16banyak peraturan-peraturan yang ee
- 34:18nyangkut gitu ya untuk kita bisa leluasa
- 34:21membuat film. Salah satunya sebenarnya
- 34:23adalah lembaga ee dulu namanya lembaga
- 34:26sensor film juga badan sensor film.
- 34:28Ee badan sensor film BSF dulu namanya.
- 34:31Sesulit apa, Mbak Mira? Eh, lumayan ya
- 34:34sebenarnya lumayan sekali kayak kita
- 34:36jadi ragu-ragu untuk ee bikin film yang
- 34:40ingin apa ya menyuarakan
- 34:44secara bebas gitu. Maksudnya kayak 3
- 34:46hari untuk selamanya kalau dibikin
- 34:47sekarang itu juga mungkin punya
- 34:50kesulitan yang sama gitu ya. Tapi
- 34:52ee kayak 3 hari untuk selamanya itu ee
- 34:55kita akhirnya nekad tetap kita bikin dan
- 34:58ee distribusinya tidak bisa terlalu
- 35:00besar gitu. Ee tapi ya ini sebenarnya ee
- 35:04juga terkait dengan hal-hal lain. Ee
- 35:07masih ada organisasi-organisasi yang
- 35:09tidak up to date lah istilahnya masih
- 35:11belum ee apa ya mengusung kepentingan
- 35:15pembuat film. Nah, panggilan itulah yang
- 35:17kemudian akhirnya saya pikir oke maybe
- 35:20dengan melakukan ini ikut terjun bersama
- 35:23teman-teman. Dulu kita menyebutnya MFI,
- 35:25masyarakat film Indonesia.
- 35:26Gerakan gerakan MFI
- 35:27gerakan masyarakat Film Indonesia. ee
- 35:29yang kemudian juga melihat bahwa film
- 35:31yang yang ee mereka suarakan itu saya
- 35:35waktu itu bilang gitu kalau film ini
- 35:37melanggar hukum itu bisa digugat tapi
- 35:39kalau enggak enggak bisa gitu dan tapi
- 35:40ternyata memang ada hal-hal kreatif yang
- 35:43secara copyright itu juga
- 35:45ee problematik jadi itu pun disuarakan
- 35:47gitu. Kurang lebih sih itu sih
- 35:49persoalannya waktu itu.
- 35:51Tapi ya akhirnya setelah
- 35:53ee semuanya ee berkumpul dan menyuarakan
- 35:56dan bahkan kita sampai ke Mahkamah
- 35:59Konstitusi gitu. dan dan hasilnya
- 36:02sebenarnya ee kita menggugat lembaga
- 36:04sensor film waktu itu ee untuk
- 36:07mengatakan bahwa sudah tidak lagi up to
- 36:09date dengan spirit ee kebebasan
- 36:12berekspresi gitu
- 36:13dan bertentangan dengan Undang-Undang
- 36:14Dasar
- 36:15dan tentunya bertentangan gitu dengan ee
- 36:17hak asasi
- 36:19kita untuk berekspresi dan lain
- 36:20sebagainya. Apakah menu?
- 36:22Ee jadi sebenarnya kita kalah
- 36:24tetapi apa yang kita suarakan itu sangat
- 36:27terdengar
- 36:29dan ada satu konsenting eh
- 36:33desenting opinion dari siapa ya?
- 36:36Laika Marzuki.
- 36:37Hakim Laika Marzuki yang sebenarnya
- 36:40sepakat dengan kita.
- 36:41Nah, walaupun kita kalah ada catatan
- 36:43dari Mahkamah Konstitusi bahwa
- 36:45undang-undang film ini sudah tidak lagi
- 36:48sesuai dengan zamannya dan harus diubah.
- 36:51Heeh. Harus sesuai.
- 36:52Jadi sebenarnya Way menang karena dari
- 36:54situlah kemudian
- 36:55Undang-Undang
- 36:56ada Undang-Undang Baru tahun 2009.
- 36:58Walaupun enggak bagus-bagus amat juga,
- 36:59tapi at least
- 37:01tapi kebijakan sensornya sedikit
- 37:02berubah. Enggak ada lagi pemotongan
- 37:05misalnya.
- 37:05Jadi sebenarnya itunya berhasil, tidak
- 37:08ada lagi pemotongan film. Yang ada
- 37:10adalah klasifikasi. Walaupun namanya
- 37:12tetap lembaga sensor film, tapi mereka
- 37:15tidak bisa lagi memotong film. Hanya
- 37:16bisa mengklasifikasi. Oke. Jadi berarti
- 37:19dulu ada e
- 37:21langsung potong langsung even tidak
- 37:23meminta. Jadi tidak perlu tidak perlu
- 37:24meminta. Kita kadang-kadang bisa
- 37:26atau kalau enggak ya enggak tayang kalau
- 37:28enggak mau ikut.
- 37:29Kita bisa basa-basinya kalau mau diskusi
- 37:32bisa tapi tidak ada gitu. Kita kami
- 37:34pernah mengalaminya sendiri waktu
- 37:35kldesak gitu. Kita datang ke LSF, kita
- 37:37enggak mau adegan itu dipotong karena
- 37:40itu adalah karakter dari tokohnya itu ya
- 37:43kita punya sekian alasan gitu tapi
- 37:45enggak bisa enggak bisa dipotong. Kalau
- 37:47enggak kalau enggak mau dipotong ya
- 37:48enggak usah main. Waduh gitu.
- 37:52Iya. Ee dan akhirnya itu yang membuat
- 37:55Mamira tidak jadi untuk berhenti dari
- 37:57film.
- 37:58Yes.
- 37:59Karena ee orang-orang yang terlibat di
- 38:02dalam film itu akhirnya berkumpul
- 38:03bersama nih.
- 38:04Ya, in a way pokoknya enggak bisa quit
- 38:06gitu, enggak bisa quitting apapun alasan
- 38:09pada saat itu ya. Ee karena itu kan
- 38:11sebenarnya sedang memang sedang marah,
- 38:14sedang kesal gitu.
- 38:16Ee bukan karena saya mau pensiun usianya
- 38:18sudah seperti sekarang gitu, bukan. Tapi
- 38:21emang sedang marah gitu kayak don't
- 38:24think I wan do anymore gitu. Lebih kayak
- 38:27gitu gitu.
- 38:28Em kebayang enggak, Mbak kalau pada saat
- 38:30itu berhenti jadi apa ya?
- 38:33Berhenti enggak tahu ngapain ya? Enggak
- 38:34tahu juga sih.
- 38:37Yang pasti enggak akan ada laskar
- 38:38pelangi.
- 38:39Iya. Iya. I ya. Berarti terakhir itu
- 38:41yang 3 hari untuk selamanya ya berarti.
- 38:43Iya. Iya betul. Heeh.
- 38:45Em tapi kalau misalnya Mas Riri ada
- 38:48momen-momen seperti enggak Mas? kayak
- 38:49terlalu
- 38:51terlalu ee marah dengan ee industri itu
- 38:55sendiri sampai kayak pengin berhenti
- 38:57atau terlalu capek untuk melanjutkan ee
- 38:59di dunia film.
- 39:00Hm.
- 39:02Ada enggak ya?
- 39:03Dia sih enggak pernah.
- 39:04Saya saya saya mungkin saya mungkin
- 39:07tidak terlalu atau diberi ruang untuk
- 39:11tidak terlalu apa ya
- 39:14tidak terlalu
- 39:16apa melihatnya sebagai sesuatu yang
- 39:19sampai membebani
- 39:21ee pemikiran saya atau untuk kemudian
- 39:24mengambil opsi bahwa I have to leave
- 39:26gitu.
- 39:27Ee tidak begitu gitu. Saya juga selalu
- 39:30merasa ada kayak secara terus-menerus
- 39:33saya mendapatkan atau dibukakan ide gitu
- 39:37ya.
- 39:38Kayak ketemu dengan penulis ini,
- 39:40kemudian saya membaca laskar pelangi.
- 39:44Kemudian emm tahu-tahu kami dapat
- 39:48kesempatan bikin film dokumenter di NTT.
- 39:53Kemudian saya melihat bahwa wah gila ini
- 39:56ini kayak sumber cerita baru yang enggak
- 39:57mungkin selesai hanya dalam satu film
- 39:59gitu. Tahu-tahu saya
- 40:01kok kepikiran sampai akhirnya kami
- 40:02membuat tiga film di NTT gitu.
- 40:05Ee selalu ada hal-hal kayak begitu.
- 40:07Maksudnya ini
- 40:10film itu saya rasa luas sekali spektrum
- 40:13kemungkinannya gitu dan kompleksitasnya
- 40:16gitu. Kayak kalau kita mau ngomongin
- 40:19waktu kita bikin Cool Desak itu kita
- 40:22menyadari bahwa film itu adalah
- 40:23representasi dari satu kelompok dan kita
- 40:27itu kelompok yang under representate
- 40:29representate in the in the film gitu ya.
- 40:32Maksudnya film remaja itu atau film anak
- 40:34muda itu dibuat oleh orang-orang yang
- 40:36menurut menurut kami datang dari
- 40:38generasi yang berbeda sebelumnya gitu
- 40:40dan tidak relevan pada pada kami waktu
- 40:43itu gitu dengan musik yang kita dengar,
- 40:45dengan gaya hidup yang kita jalanin
- 40:46gitu. Iya.
- 40:47Terus habis itu 10 tahun kemudian itu
- 40:49masih terasa kemudian
- 40:51kami bikin film kayak GI atau
- 40:553 hari untuk selamanya yang bicara
- 40:56tentang anak muda dan sikap-sikap kritis
- 40:59terhadap generasi sebelumnya gitu. Jadi
- 41:02selalu ada tuh apa ya ee
- 41:04kebaruan.
- 41:05Iya. Selalu ada lagi isu yang kok sangat
- 41:08relevan dan penting buat saya gitu.
- 41:10Sehingga saya tahu-tahu
- 41:12pengin menulis kek atau mengajukan ide
- 41:15kek, kita bikin ini yuk gitu. Tidak
- 41:17semuanya terealisasi tapi
- 41:20rasanya enggak pernah berhenti ya gitu.
- 41:22minimal sampai hari ini.
- 41:24He
- 41:26saya e penasaran tahu, tapi e proses
- 41:28idenya kalian berdua yang sudah lama
- 41:31banget gitu ee bekerja sama itu seperti
- 41:33apa? Maksudnya masih sama kayak 2000
- 41:36ee 4 eh sori 94 ee sampai sekarang tuh
- 41:40masih sama atau sebenarnya sudah ada
- 41:43kebaruan-kebaruan
- 41:44tertentu gitu karena usia misalnya
- 41:47ee sebenarnya secara prinsipnya sih
- 41:51masih sama ya. karena berjalannya waktu,
- 41:54pengalaman dan lain sebagainya pasti ada
- 41:56unsur-unsur lain juga gitu. Tapi prinsip
- 41:59bahwa ide itu dilempar dulu.
- 42:03Em kita coba bicarakan, kita lihat
- 42:05visibility-nya untuk diproduksi gitu.
- 42:07Karena eh Miles Films itu kan memang
- 42:10memutuskan untuk tidak menjadi
- 42:11perusahaan yang besar gitu. Ee kami
- 42:15memang memilih untuk memproduksi
- 42:17satu-satu gitu. Setahun satu itu aja
- 42:19kadang-kadang enggak bisa gitu.
- 42:21Kadang-kadang kita harus every other
- 42:23year, film terakhir kita 2023 petolangan
- 42:25Sherina gitu
- 42:26dan butuh
- 42:28sampai 2025 baru bisa rilis film lagi
- 42:31gitu. Jadi kadang-kadang memang tidak
- 42:33bisa. I wish I could. Kadang-kadang
- 42:35pengin banget bisa lebih banyak gitu. Ee
- 42:39tapi ya mungkin karena prosesnya itu
- 42:40selalu ee menginvolvekan juga. ee saya
- 42:45selalu kepengin banget punya anak-anak
- 42:47muda yang juga ikut gitu berproses ee
- 42:52punya ide-ide. Jadi kadang-kadang itu
- 42:54memang menjadi ruang ruang diskusi gitu
- 42:57ee yang yang panjang sebelum jadi gitu
- 43:01ya.
- 43:01Iya. Dan dan kami ngantor ya. Jadi di
- 43:04Miles itu ya kantor. Jadi saya datang
- 43:07kami ketemu Senin sampai Jumat, Sabtu
- 43:10kadang-kadang kalau terpaksa. Tapi ee
- 43:14proses itu adalah proses yang membuka
- 43:16kemungkinan untuk selalu berinteraksi
- 43:18gitu.
- 43:19Ee dan ada saat-saat yang kami pergi
- 43:23untuk misalnya kayak location reky
- 43:25mencari lokasi atau ee kalau diundang ke
- 43:28festival film kita pergi bersama gitu
- 43:31nonton beberapa film yang membuka
- 43:35membuka pikiran, percakapan baru lagi
- 43:38gitu. mulainya itu dari situ. Musik,
- 43:40musik juga jadi percakapan, buku gitu
- 43:43ya. Kadang-kadang ada
- 43:45ya mungkin mungkin bedanya ee sekarang
- 43:48itu as we grow older ee kita semua yang
- 43:52ada di Miles eh apa ya ee orang-orang
- 43:56awalnya itu semua berkeluarga
- 43:59ee juga mungkin punya interest-interes
- 44:01lain sehingga tidak setiap hari yang
- 44:03diomongin tuh ide apa besok gitu. Jadi
- 44:05kadang-kadang itu itu yang mungkin juga
- 44:08membuatnya tidak pernah bisa cepat gitu
- 44:11ya. Karena
- 44:12ya kadang-kadang
- 44:14ya ada urusan-urusan lain gitu yang
- 44:16tidak walaupun kantor nih tapi bukan
- 44:19kayak oke besok ide apa
- 44:21enggak enggak itu terus gitu. Kalau dulu
- 44:24kantornya jadi rumah sebenarnya.
- 44:25Kalau dulu iya kalau dulu di awal-awal
- 44:28itu enggak enggak ngomongin hal lain
- 44:29kecuali bikin ide. Makanya dulu namanya
- 44:31pabrik ide.
- 44:35Oke, sekarang kita mundur lagi ke 2002.
- 44:38Ee ada apa dengan cinta?
- 44:40Iya.
- 44:41Waktu itu ee Mbak Mira dan Mas Riri
- 44:44pernah menjelaskan bahwa memang pengin
- 44:46membuat sebuah film ee bertemakan
- 44:48romance remaja. Tapi, tapi kenapa
- 44:51maksudnya emang pada saat itu kekurangan
- 44:54film-film seperti itu juga atau apa yang
- 44:57mentrigger ee Mbak Mira dan Mas Riri
- 45:00waktu itu tapi berkuliah di US ya?
- 45:02Iya. saya lagi enggak, saya enggak bisa
- 45:04menyutradarai intinya sih.
- 45:07Em, jadi sebenarnya memang film itu
- 45:10belum banyak intinya. Ee kita belum
- 45:12punya
- 45:13penonton film Cooldesak itu kita cuma
- 45:16putar di
- 45:18awalnya cuma satu layar, akhirnya tiga
- 45:20layar. Hanya tiga layar
- 45:21tapi Rp100.000.
- 45:23Iya 100.000 lebih bahkan layar. I, tapi
- 45:27panjang sekali dan kita keliling dan itu
- 45:30ee selalu full house.
- 45:32Em jadi penontonnya memang masih
- 45:35apa ya masih selected gitu ee masih nich
- 45:40lah gitu yang mau nonton film Indonesia
- 45:42gitu. Jadi belum terbukti bahwa
- 45:45orang-orang mau menonton film Indonesia.
- 45:46Ini ini yang harus diingat sebelumnya
- 45:48kan tidak ada penonton film Indonesia
- 45:50gitu. Jadi sebenarnya waktu setelah
- 45:53kudesak itu berpikirnya adalah bagaimana
- 45:56kita bisa membuat film yang terbaik
- 46:00dengan ee kegelisahan apapun itu yang
- 46:03kita punya. But make sure filmnya bisa
- 46:06entertaining karena percuma mau mau
- 46:09membungkus sebuah message atau pesan
- 46:12atau kegelisahan kalau penontonnya
- 46:14enggak ada gitu kan. Jadi we have to
- 46:16make sure penontonnya ada. Nah,
- 46:19sebenarnya itu setelah cool desak kita
- 46:22mencoba mendesain.
- 46:24By by design sebenarnya waktu itu
- 46:26berpikir bahwa kita harus bikin film
- 46:28anak-anak. Karena dengan adanya film
- 46:31anakanak-kanak di tahun 99 gitu setelah
- 46:33Col Desak, kita harus bikin film
- 46:35anak-anak sebaik mungkin dengan harapan
- 46:38kita bisa punya
- 46:40cikal bakal penonton film Indonesia
- 46:43gitu. Dan itu adalah petualangan dan
- 46:46ternyata anak-anaknya datang semua gitu
- 46:49dan ibu-ibu dan bapak-bapak.
- 46:50Dan ibu-ibu dan bapak-bapak itu adalah
- 46:52kebangkitan penonton keluarga Indonesia
- 46:55gitu. Nah, kemudian saya berpikir bahwa
- 46:58oke we have to move on. The next adalah
- 47:01remaja. I think it's so important remaja
- 47:03juga punya filmnya dan bisa melihat
- 47:06dirinya di layar lebar di sinema.
- 47:08Terepresentasikan di sinema Indonesia.
- 47:11Dulu ada way back
- 47:14tahun-an, 70-an, 80-an tuh ada film-film
- 47:17kayak Gita Cinta dari SMA gitu. Ada ada
- 47:20film-film yang sangat dekat dengan
- 47:22penontonnya. Saya waktu itu ee saya
- 47:25berpikir bahwa kita harus punya gitu dan
- 47:28lahirlah ada p dengan cinta ini.
- 47:31Kebetulan saya juga pengin banget bikin
- 47:32film Pakai Putih abu-abu gitu. Pengin
- 47:35banget bikin film SMA gitu. Jadi ee
- 47:38lahirlah dapat dengan cinta. He
- 47:42dan pernah kepikiran enggak sih itu akan
- 47:44semasif itu?
- 47:45Enggak sih. Kita Sherina juga memang
- 47:48enggak enggak terpikir bisa pertolangan
- 47:50Sherina bisa sampai sedemikian
- 47:52ee fenomenalnya gitu. Kita cuma mencoba
- 47:56membikin yang terbaik dan serelatable
- 47:58mungkin of course to the audience dan
- 48:01memberikan makna apapun yang menurut
- 48:03kita pada saat itu penting gitu. Tapi
- 48:05yang saya ingat sebenarnya setelah
- 48:07petualangan Sharina itu intensitas untuk
- 48:10misalnya mempersiapkan strategi
- 48:14apa yang biasa disebut dengan audience
- 48:16design itu sudah cukup kuat gitu.
- 48:20Maksudnya kita kita ngobrol dengan
- 48:21banyak pihak tentang idenya. Kita bahkan
- 48:24melakukan kayak semacam FGD
- 48:26kecil-kecilan gitu ya, ngobrol tentang
- 48:29penontonnya siapa kita. kita waktu itu
- 48:31ngobrol dengan ee apa ee radio-radio
- 48:34yang ee pasarnya remaja gitu. Kita kita
- 48:39bikin ee ya kerja sama juga dengan
- 48:43majalah remaja gitu ya kan ada tuh ya ee
- 48:46lingkungan atau arenanya tuh waktu itu
- 48:49yang terkait dengan remaja dan anak muda
- 48:51itu semua terlibat gitu. Ee
- 48:54ada juga satu hal penting sebenarnya ee
- 48:57dalam film juga sebenarnya sudah mulai
- 48:59ada gerakan-gerakan independen yang
- 49:01menyentuh remaja. Saya setelah kami
- 49:03bikin ee petualangan Sherina itu
- 49:06em kita em diundang satu sore untuk
- 49:09menonton film pertamanya Rudi Sujarul
- 49:12yang judulnya Bintang Jatuh. H
- 49:15itu film ya film remaja film anak muda
- 49:17gitu dan film muda
- 49:19ee dibuat dengan spirit kayak cool
- 49:21theesak lah gitu ya. dia produksi
- 49:23sendiri
- 49:25dengan budget yang terbatas. Kemudian
- 49:27dia memutarnya juga bahkan sendiri.
- 49:29Kalau kan main di1 ya, dia bahkan muter
- 49:32sendiri dan di situlah kita sebenarnya
- 49:34in way kayak juga punya punya kayak
- 49:37amunisi tambahan bahwa wah ini menarik
- 49:40banget ya gitu. K di situ ketemu Dian
- 49:42Sastro kebetulan yang main Dian Sastro
- 49:44Ayo dan Sastro Sujarwijarwo
- 49:47gitu. Karena film itu juga kalian
- 49:49mengajak Rudi Surwo dan Iya.
- 49:51Yes. Ee di atas
- 49:52jadian. Heeh. Jadi ada keyakinan itu
- 49:55gitu. Karena kebetulan saya juga waktu
- 49:57itu akan pergi saya dapat beasiswa
- 50:00sekolah belajar di Inggris 1 tahun. Jadi
- 50:03siapa lagi nih? Sementara kalau berhenti
- 50:05momentumnya kayaknya enggak. Kayaknya
- 50:07kita lagi asik ini dapat gitu dan
- 50:09akhirnya kita kita bekerja dengan Rudi
- 50:11gitu. Eh, tapi kalau misalnya em menurut
- 50:15kalian nih setelah dipikir-pikir apa
- 50:17yang membuat AHDC itu besar sekali?
- 50:19Kayaknya kalau menurut saya ee
- 50:23kita again ketika membuat itu memang
- 50:25ingin membuatnya ee relatable banget
- 50:28dengan ee penontonnya,
- 50:31tapi di saat yang sama kita juga ingin
- 50:33memberikan sesuatu yang baru gitu. Itu
- 50:35itu dulu itu apa ya? Em itu sesuatu yang
- 50:40kayak enggak ada sama sekali kan gitu.
- 50:42Jadi kita kayak kita harus kasih mereka
- 50:44tontonan. Dan yang menarik sebenarnya
- 50:47itu against so many people tuh bilang,
- 50:50"Aduh kamu kenapa menghilangkan momentum
- 50:52film anak-anak gitu. Harusnya bikin lagi
- 50:55film anak-anak gitu."
- 50:56Tapi ee waktu itu sih kami ngerasa kayak
- 50:59ee kita harus move forward gitu. Em
- 51:02yang pasti kita ingin membuat dan
- 51:07menampilkan sesuatu yang sangat berbeda
- 51:10dengan apa yang pernah dibuat sebelumnya
- 51:13gitu. Ketika kita berbicara, oke kita
- 51:15mau mengangkat soal sekelompok anak-anak
- 51:19muda gitu ya. Eh,
- 51:22kita enggak mau tuh pakai bahasa yang
- 51:25baku. Karena kalau kita nonton film
- 51:27Indonesia di masa lalu itu bahasanya
- 51:30sangat baku gitu. Jadi kita benar-benar
- 51:33mengadopsi
- 51:35gaya bicara anak-anak dulu, anak-anak
- 51:38Jaksel
- 51:41dan kemudian membawa ee satu orang yang
- 51:44bisa mewakili mereka yang bukan anak
- 51:47Jakarta gitu ya, yaitu Rangga gitu ya,
- 51:49yang bisa dibilang outsider gitu.
- 51:52Kita mengangkat pop culture, kita
- 51:53mengangkat ee semua yang disukai oleh
- 51:56remaja gitu. He.
- 51:58Tetapi enggak cuma itu, kita punya
- 52:01keinginan untuk misalnya
- 52:04kita harus bicara soal sastra yuk. Yang
- 52:06sebenarnya pada saat itu nekad gitu ya.
- 52:09Ee orang juga mungkin enggak enggak anak
- 52:12SMA gitu, belum sebegitunya gitu mau
- 52:14membaca puisi gitu. Kita kita angkat
- 52:17puisi.
- 52:19Tidak tahu bahwa itu akan menjadi apa
- 52:23sesuatu gitu ya. Ee tetapi saya rasa
- 52:26semua yang menonton ee bisa merasakan
- 52:29spirit anak muda, bisa merasakan
- 52:32indahnya menjadi anak SMA, sulitnya,
- 52:36pahitnya menjadi remaja, em jatuh cinta,
- 52:40patah hati, you know, broken heart, ee
- 52:43bahkan
- 52:44kita juga membawa unsur ee ee keluarga
- 52:47yang tidak bahagia gitu di salah satu
- 52:50ee tokohnya gitu. Saya rasa mungkin itu
- 52:54lengkap terepresentasikan ee
- 52:57kehidupan ee remaja
- 52:59sama ikonik banget tahu dialog-dialognya
- 53:02kayak salah gue
- 53:05kayak
- 53:05iya itu kan karena real gitu ya kayak
- 53:09ya sehari-harinya
- 53:11seperti itu gitu dan waktu itu kita kan
- 53:14juga again sama-sama gitu ya cerita
- 53:16dibuat oleh ee saya Prima Rusdi dan Riri
- 53:19gitu kami yang yang mendesain ceritanya
- 53:21kita gabungkan ee menjadi ada pandangan
- 53:25cinta. Mas jujur menulis skenarionya dan
- 53:26pada saat itu dia bilang gitu, "Es takut
- 53:29nih umur saya enggak hari ini. Kayaknya
- 53:31saya butuh orang yang benar-benar bisa
- 53:33menulis untuk remaja gitu." Dan Prima
- 53:36Rusdi hadir untuk ee menciptakan
- 53:38dialog-dialognya geng cinta gitu.
- 53:41Kemudian ee Rako Prianto yang sangat
- 53:44jago nulis puisi. Waktu itu kita minta
- 53:47dan juga
- 53:48ee ikut ee menulis gitu. He. Ya, kurang
- 53:52lebih itu semua ya. Kemudian rangga dan
- 53:55cintanya, semua persoalan
- 53:57jatuh cinta untuk pertama kalinya
- 53:59ee coba diingat gitu. Saya mencoba
- 54:03mengingat-ngingat seperti apa ya dulu
- 54:05kalau jatuh cinta gitu di masa SMA
- 54:09eh this butterfly feeling in the stomach
- 54:11dan ragu dan malu dan itu semua ee coba
- 54:16dimasukkan gitu rasanya untuk
- 54:18kedua
- 54:19tokoh ini gitu dan ya mungkin akhirnya
- 54:21jadinya semua remaja that's my film
- 54:24that's my world gitu ya itulah dunia
- 54:26saya itulah
- 54:27dan cinema kan begitu harusnya ya kita
- 54:29bisa melihat potret kita dan merasakan
- 54:32kehidupan kita gitu.
- 54:34Udah tambahan
- 54:36cukup.
- 54:38Em,
- 54:39tapi mungkin enggak banyak yang tahu
- 54:41juga ada masa di mana karena IP-nya
- 54:43sebesar itu ee Mbak Mira ya yang ee
- 54:46ingin menjual IP ini kayak
- 54:49saya tuh kadang-kadang gitu ya ternyata
- 54:51ya. Iya.
- 54:54Rasen pertama Mas Riri apa ee pas
- 54:57mendengar itu? Oh, kalau saya saya yakin
- 54:59sih setiap setiap pemikiran Mira tuh
- 55:02kayak sesuatu yang lebih strategik gitu.
- 55:05Oke.
- 55:05Eh, dan bisa dampaknya bisa lebih jauh
- 55:09dan jangka panjang. Emm. Ya, tapi kan
- 55:13itu itu bagian dari dinamikanya gitu ya.
- 55:15Ketika kita melampaui
- 55:19era
- 55:21Indonesia dan film Indonesia yang juga
- 55:24punya naik turunnya gitu. kita juga
- 55:27kadang-kadang memutuskan untuk menjadi
- 55:29kayak eh menjadi orang yang agak melihat
- 55:32agak dari jauh sebentar gitu. Itu itu
- 55:35beberapa kali terjadi gitu. Ee pernah
- 55:37saat misalnya setelah membuat laskar
- 55:39pelangi ee kita memutuskan kayak ada
- 55:43jeda dulu gitu dan kita enggak bikin
- 55:45film kurang lebih 3 tahun ya waktu itu
- 55:46habis habis laskar pelangi eh habis sang
- 55:48pemimpi, maaf. Habis laskar pelangi kita
- 55:50bikin sang pemimpi, habis itu kita jedah
- 55:52dulu sekitar 3 tahun. Itu itu masa-masa
- 55:55seperti itulah yang
- 55:56karena kita juga bukan enggak kerja ya,
- 55:58kita bikin musikal askar pelangi, kita
- 55:59bikin ee musikal panggung
- 56:01ya. Tapi film itu sesuatu yang kita
- 56:04anggap ya mungkin harus dilihat dari
- 56:06jauh dulu sebentar gitu
- 56:08ya. Hal-hal begitu ser ya beberapa kali
- 56:10terjadi gitu ya. H
- 56:11kembali ke pertanyaan sebenarnya kenapa
- 56:14he
- 56:15yang ditanya tadi gimana
- 56:17kan iya respon lu
- 56:19ya itu saya sih selalu melihatnya ke
- 56:21depan-ke depan aja saya selalu percaya
- 56:23aja kalau dia bilang begitu
- 56:26oke let's see.
- 56:28Tapi akhirnya enggak jadi. Ee sebenarnya
- 56:30alasannya sangat simpel. Ee alasannya
- 56:33adalah ekonomi gitu. Bahwa
- 56:35ee again perusahaan
- 56:38kami Miles ini bukan sebuah perusahaan
- 56:41besar yang punya kapital besar. Setiap
- 56:43film, setiap project
- 56:45itu membutuhkan dana gitu. Dan karena
- 56:48kita tidak cepat,
- 56:49He.
- 56:49Kita enggak bisa tuh kayak oke lima
- 56:51slate tolong dicarikan dananya. Kita
- 56:54selalu satu-satu gitu. Sehingga
- 56:56mendapatkan dana itu tidak mudah. nomor
- 57:00satu em atau orangnya menunggu kan mana
- 57:03mana ceritanya
- 57:05sehingga waktu itu sih saya cuma merasa
- 57:07bahwa kita butuh modal ini gitu and we
- 57:10don't have enough of that gitu walaupun
- 57:12kita punya IP-IP besar tapi karena kita
- 57:14tidak seproduktif itu
- 57:16ee dana itu tidak tidak cair dan
- 57:20mengalir terus gitu. Jadi kita memang di
- 57:22miles itu seperti itu gitu naik turun
- 57:25naik turun.
- 57:26Em dan waktu itu saya berpikir gitu
- 57:29kalau kita ee
- 57:32modal utama kita adalah IP besar kita
- 57:34gitu. Kalau itu kemudian saya license
- 57:36atau saya jual ke pihak lain yang memang
- 57:38mampu, kita mungkin akan punya kapital
- 57:42di mana kita bisa kemudian membuat
- 57:44film-film yang kita mau gitu. sesimpel
- 57:47itu sebenarnya agak short agak short anu
- 57:49kali ya
- 57:50eh short thinking gitu tapi basically
- 57:54tidak udah ada enggak perlu bingung gitu
- 57:57dan tentunya kan ada ada tetap ada
- 57:58perusahaan ya sekecil apapun ee tetap
- 58:01ini kan harus berjalan cash flow-nya dan
- 58:04lain sebagainya gitu. So I have to think
- 58:06of all that gitu
- 58:07dan akhirnya terpikir itu sebenarnya
- 58:10kayaknya maybe I should sell it, maybe I
- 58:13should or license it gitu. Em supaya
- 58:16bisa mendapatkan kapital yang cukup
- 58:18gitu.
- 58:19Tapi again
- 58:20ke Jepang lagi ya, Mbak.
- 58:22Waktu itu bukan ke Jepang. Jadi
- 58:23traveling itu emang penting banget untuk
- 58:25mencerahkan
- 58:27Kelabuhan Bajo. Kayaknya ler
- 58:29gue kayaknya nyelem ya. Kayaknya nyelem.
- 58:32Iya, kayaknya nyelem di Labuhan Bajo apa
- 58:34di mana apa di Comodo Islands atau di
- 58:36mana. Tapi
- 58:38kembali itu dari eh traveling itu e
- 58:41berpikir bahwa eh wait a minute, if the
- 58:44IP is so big
- 58:47berarti
- 58:48eh kenapa harus orang lain yang
- 58:51mengerjakan? Maybe we should do it
- 58:53ourself gitu. Paling enggak,
- 58:55iya, it's that big dan itu kesayangan
- 58:57kita semua gitu ya. dan ee mungkin
- 59:01waktunya kita kita ee explore lebih jauh
- 59:04aja gitu. Sebenarnya sudah ada pemikiran
- 59:06untuk membuat ada pengan cinta dua di
- 59:09sekitar 2010 waktu itu.
- 59:11Oke,
- 59:12gitu. Tapi ya karena ide kadang-kadang
- 59:14juga kepengin macam-macam gitu ya.
- 59:16Tadinya kita pikir ah mungkin bisa orang
- 59:18lain gitu kalau ada yang mau membuatnya
- 59:20gitu. Tapi akhirnya that's that's the
- 59:22thought gitu. Kayaknya I think we should
- 59:23do it ourself gitu. dan teman-teman dari
- 59:26ee geng cinta Oji, Rangga Oji, semua
- 59:30yang pernah membuat tentunya juga merasa
- 59:32bahwa he kita maunya bikinnya sama
- 59:34kalian gitu. So, akhirnya lahirlah ada
- 59:37dengan cinta dua.
- 59:39Tapi cerita itu berarti ee ada setelah
- 59:43akhirnya kalian mau ee membuat ADC2 atau
- 59:46sebenarnya ceritanya udah ada? Maksudnya
- 59:47at least di benak kalian.
- 59:49Di benaknya udah ada. Kalau di benak
- 59:50saya sudah ada dari 2010 sebenarnya.
- 59:53Karena di 2010 itu kita merayakan ee
- 59:57sori 2012
- 59:59kita merayakan 10 tahun ADC
- 1:00:01gitu.
- 1:00:01Kita putar terbatas waktu itu di
- 1:00:03Jakarta.
- 1:00:03Iya.
- 1:00:04Jadi itu sudah ada gitu. Kemudian di
- 1:00:082014 kita license ke sebuah perusahaan
- 1:00:11komunikasi untuk bikin
- 1:00:13mini serinya gitu. Jadi memang waktu itu
- 1:00:15sudah dipikirkan kayaknya habis ini we
- 1:00:17do the second gitu. Tapi memang kemudian
- 1:00:21terpikir kalau kalau kita jual mungkin
- 1:00:24kapital tadi itu ya mungkin kayaknya
- 1:00:26lebih lebih
- 1:00:28memungkinkan buat kita bisa bekerja
- 1:00:30bikin film
- 1:00:32lebih banyak gitu. Tapi at the end
- 1:00:34kayaknya kita kembali lagi ke cara
- 1:00:37konvensional kita gitu.
- 1:00:40Kan ada em dialog yang kamu lakukan ke
- 1:00:45saya itu jahat. Tapi menurut kalian raga
- 1:00:47jahat.
- 1:00:51Oh,
- 1:00:51manusia itu memang kadang
- 1:00:53berhadapan dengan dilema dia sebenarnya.
- 1:00:55Iya.
- 1:00:56Jahat sih.
- 1:00:58Dilema-dilema yang
- 1:01:00I feel you cinta gitu. I feel you cinta
- 1:01:03gitu.
- 1:01:04Tapi kan ketika itu kan amarah
- 1:01:08memang kalau dari kacamata cinta jahat
- 1:01:10sekali yang dia lakukan gitu tapi dia
- 1:01:13belum tahu alasannya kan gitu. H
- 1:01:15J selalu ada dua sisi
- 1:01:16yang harus dilihat dulu gitu.
- 1:01:20Bisa aja M.
- 1:01:23Oke. Tapi apa alasannya apa alasan
- 1:01:26terbesarnya akhirnya em meremake ini
- 1:01:29menjadi sebuah musikal Rangga dan Cinta
- 1:01:31di tahun 2025 ini?
- 1:01:33Iya, tadi sudah dikatakan bahwa
- 1:01:36sebenarnya kita berpikir tentang adapan
- 1:01:38dengan cinta ini ini IP atau film atau
- 1:01:42sebuah karya yang dampaknya panjang dan
- 1:01:45dan kalau membuat tinggal di hati kami
- 1:01:48cukup lama dan bertumbuh terus gitu. Tu
- 1:01:51jadi tahun ketika tidak lama setelah
- 1:01:53pandemi sebenarnya kita setelah ada
- 1:01:55perangan cinta dua kita berpikir ingin
- 1:01:57bikin satu bentuk yang lain dan sempat
- 1:01:59duduk brainstorming untuk bikin series
- 1:02:01gitu kayak mini series ada dengan cinta
- 1:02:05rebor tentu saja dengan pemain yang baru
- 1:02:07tapi formatnya musikal gitu. ee banyak
- 1:02:10hal terjadi pandemi dan lain-lain
- 1:02:13membuat kami harus mengambil banyak
- 1:02:15keputusan lain. Tapi ini momentum yang
- 1:02:17sangat tepat gitu. in a nick of time
- 1:02:19sebenarnya waktu yang
- 1:02:21jadi intinya kita galauan ya kayak udah
- 1:02:23punya ide terus entar enggak ya ganti
- 1:02:25lagi ah ganti lagi
- 1:02:27dan dan musikal itu menurut kami untuk
- 1:02:30ada perengan cinta satu pendekatan atau
- 1:02:34bentuk yang mungkin paling tepat untuk
- 1:02:37refresh bukan hanya buat penonton ya
- 1:02:39tapi buat kami juga gitu
- 1:02:41karena musik musiknya sangat hampir
- 1:02:44kayak sama sama besarnya atau
- 1:02:47legendarisnya dengan filmnya.
- 1:02:49He.
- 1:02:49Dan
- 1:02:50semuanya tuh perspektifnya sebenarnya
- 1:02:52ada di musik-musik itu gitu. Di
- 1:02:54lagu-lagu itu ada akunya gitu, ada
- 1:02:56keakuannya, ada wakil dari karakter.
- 1:02:59Jadi dia tepat banget
- 1:03:00untuk jadi sebuah bentuk film musikal
- 1:03:03gitu.
- 1:03:05Mungkin beberapa hal juga gitu ee
- 1:03:09kita sudah 30 tahun Miles gitu dan sudah
- 1:03:13melampaui banyak hal gitu. Ya,
- 1:03:16eh intinya sih kalau dari saya pribadi,
- 1:03:18I feel like we need to celebrate gitu.
- 1:03:21We need to celebrate.
- 1:03:22Ada apa dengan cinta? We need to
- 1:03:23celebrate si IP yang dulu udah sempat
- 1:03:26kepikiran mau dikasih ke orang gitu.
- 1:03:30Ee ingin merangkul kembali dan ee
- 1:03:34apa menjadikan ini momentum untuk
- 1:03:38merayakan kembali banyak hal gitu.
- 1:03:41Banyak hal yang mungkin kita sudah lupa
- 1:03:43gitu. itu film ada tentunya dibenak
- 1:03:47banyak orang, tapi eh rasanya itu kayak
- 1:03:50ini kita harus we need to celebrate
- 1:03:52gitu. We need to celebrate our young
- 1:03:55lives gitu. Masa muda, masa yang sangat
- 1:03:59penting dalam hidup kita. Masa di mana
- 1:04:02kita dulu atau banyak orang selalu
- 1:04:04ngerasa kayak lu masih kecil gitu. Tapi
- 1:04:06begitu banyak hal terjadi waktu kita
- 1:04:08remaja kan. momentum yang sangat apa ya
- 1:04:11e masa kehidupan yang sebenarnya sangat
- 1:04:14krusial gitu.
- 1:04:15Ee dan kita kadang kalau misalnya punya
- 1:04:18cita-cita gitu terus kita menjadi
- 1:04:20seseorang yang berbeda, kadang kita
- 1:04:23kepengin balik lagi ke masa itu dan dulu
- 1:04:25gue penginnya jadi apa ya? Kok beda ya
- 1:04:28atau wow I exceed my expectation gitu.
- 1:04:32Itu I think good time to reflect dan
- 1:04:35juga celebrate life gitu. Ee dan yang
- 1:04:38terpenting adalah mungkin yang tadi Riri
- 1:04:40sudah bilang gitu, kita bisa bawa
- 1:04:42generasi baru lagi.
- 1:04:44Generasi baru yang bisa kita ee berikan
- 1:04:49kepada industri perfilman Indonesia
- 1:04:52untuk supaya mereka bisa menjadi bagian
- 1:04:54juga gitu ke depannya aktor-aktor muda
- 1:04:57ini gitu. Like new, fresh,
- 1:05:00young people. He.
- 1:05:02Dan di saat yang sama kita juga bisa gak
- 1:05:05gampang loh kerja sama remaja-remaja
- 1:05:08i juga ya
- 1:05:11di umur kita gitu. And kita test ourself
- 1:05:14juga kita lihat gitu how young can we be
- 1:05:18pasti
- 1:05:19how young can you go
- 1:05:22karena tapi soal celebration eh aku
- 1:05:24sebagai penonton aku merasakan itu sih
- 1:05:26merasakan energi itu merayakan sebuah
- 1:05:29film bersama gitu lewat Rangga dan
- 1:05:30Cinta. Em tapi ee kenapa era yang
- 1:05:34dipilih itu era yang masih sama seperti
- 1:05:37ada apa dengan Cinta?
- 1:05:38Tetap ya? Ya, itu juga em pilihan kami
- 1:05:41ya. Maksudnya ee ketika kita mau
- 1:05:44me-celebrate atau kita mau mereflect
- 1:05:47me-reflect suatu masa itu eh ya masanya
- 1:05:51jadi harus sama gitu. Ee bu we want to
- 1:05:54reflect gitu kan. masa-masa kita bisa
- 1:05:58duduk berhadapan tanpa gadget gitu.
- 1:06:01Iya.
- 1:06:02Oh.
- 1:06:02Ee bagaimana kita menyampaikan
- 1:06:06cinta atau bagaimana kita nge-date dulu.
- 1:06:09Bagaimana kita berinteraksi satu sama
- 1:06:10lain, bagaimana persahabatan itu
- 1:06:13ee ketika berkumpul semuanya benar-benar
- 1:06:15ada di momen itu. Em bagaimana indahnya
- 1:06:19baca buku,
- 1:06:20memegang buku gitu. Jadi, em ya memang
- 1:06:24harus harus di masa itu gitu. Dan kita
- 1:06:27memang tidak karena kita memang membuat
- 1:06:29the rebirth of adap dengan cinta, kita
- 1:06:32memang tidak ingin mengubah itu gitu.
- 1:06:34Eh, karena itu yang memang mau
- 1:06:35dielebrate gitu.
- 1:06:37Dan waktu yang sangat menarik juga ya di
- 1:06:40tahun 2000-an itu Indonesia juga
- 1:06:43baru berubah gitu ya. ee masih ada
- 1:06:45tension-tension gitu di
- 1:06:49lingkungan sosial kita gitu.
- 1:06:51Perubahan-perubahan yang membuat orang
- 1:06:53lain itu tidak terlalu belum terlalu
- 1:06:55gampang dipahami. Kenapa sih lu jadi
- 1:06:56begini atau
- 1:06:58dan ee itu kita kita gambarkan di film
- 1:07:01ee
- 1:07:01dan mungkin mungkin ada yang mensyukuri
- 1:07:03kali ya untung gue hidupnya di masa
- 1:07:05sekarang gitu.
- 1:07:06Iya.
- 1:07:07Supaya kalau mau ditinggalin enggak
- 1:07:10perlu lari-lari ke bandara. Tinggal saya
- 1:07:13tunggu sebentar enggak?
- 1:07:16Saya tinggal telepon. Eh, eh jangan
- 1:07:17pergi dulu.
- 1:07:20Karena setelah aku pikir-pikir, oh iya
- 1:07:23juga ya. Aku jadi kayak ee apa ya? Ee
- 1:07:26kan ada bokapnya
- 1:07:29apaga gitu, ada mengalami momen itu
- 1:07:31dan kayak Om itu bisa jadi pengingat
- 1:07:34kita juga akan masa itu. Masa yang tidak
- 1:07:36dan seperti apa kita sekarang? Iya.
- 1:07:38Apakah masih sama?
- 1:07:39[Tertawa]
- 1:07:41Cuma bisa aja.
- 1:07:44Oke. Em, makanya era itu tetap dipilih.
- 1:07:47Heeh. Ee 2000-an. Em, kalau kita
- 1:07:51ngomongin casting, nah menurut aku nih
- 1:07:53kayak aku enggak kebayang pada saat
- 1:07:55kalian em casting 700 700 peserta ini
- 1:07:59kayak
- 1:08:00ee kalian punya ketakutan enggak sih
- 1:08:03malah mencari ee Dian Sastro dan Nikolas
- 1:08:06Saputra, bukan Rangga dan Cinta.
- 1:08:08Hm. Kalau dari awal prinsipnya sudah
- 1:08:11kami atau kita akan mencari rangga dan
- 1:08:13cinta. kita tidak perlu kita tidak perlu
- 1:08:16fokus pada look gitu ya. Karena karena
- 1:08:19itu sesuatu yang dalam setiap proses
- 1:08:22casting selalu kita percaya itu.
- 1:08:24He. Sudah sudah kuat banget karakternya.
- 1:08:27Iya. Em
- 1:08:28apalagi ketika sudah kuat sekali.
- 1:08:30Iya. Cuma bayangkan proses proses
- 1:08:33pencariannya kan pertimbangannya jadi
- 1:08:35harus banyak sekali ternyata.
- 1:08:37Kadang-kadang, kadang-kadang ya tentu
- 1:08:39saja ada anak-anak yang yang punya punya
- 1:08:43semacam kemampuan dan juga ini banyak
- 1:08:47banget ya anak-anak usia mereka remaja
- 1:08:49sekarang yang juga nonton dengan cinta
- 1:08:52dan mengidolakan
- 1:08:54Rangga dan Cinta gitu dan
- 1:08:56teman-temannya. Tapi kemudian ada yang
- 1:08:59datang dengan look, ada yang datang
- 1:09:02dengan bawaan mereka sebagai anak
- 1:09:04sekarang gitu. Nah, itu itu kombinasi
- 1:09:06yang sejak awal kalau saya selalu
- 1:09:08membayangkan ini akan menarik banget sih
- 1:09:10kayak melihat bagaimana sensibility
- 1:09:13mereka anak hari ini itu dia bawa ke
- 1:09:16script yang dia baca.
- 1:09:17H
- 1:09:18dan itu yang selalu menjadi bayangan
- 1:09:20saya gitu kalau kalau membayangkan ingin
- 1:09:22bekerja dengan mereka ee dalam proses
- 1:09:24kami memilih gitu ya. I
- 1:09:26ini sih asik sih ini ini beda sih
- 1:09:28looknya tapi mereka bawa sesuatu yang
- 1:09:32akan khas mereka dan akan menghubungkan
- 1:09:36tokoh-tokoh yang mereka mainkan dengan
- 1:09:38generasinya dia gitu. itu itu yang
- 1:09:40sebenarnya.
- 1:09:40Tapi ya sejak sejak awal ee memang sudah
- 1:09:43sepakat sih baik saya,
- 1:09:46Riri dan Nik karena Niko sangat involve
- 1:09:49dalam proses ee pencarian
- 1:09:52pemain ini
- 1:09:53itu ee dari awal kita sudah sepakat
- 1:09:56sekali kita mencari karakter bukan
- 1:09:58mencari
- 1:09:59eh the next Ncolas Saputra atau the next
- 1:10:02Dian Sastra, the next Siti Kamal
- 1:10:04eh Dina Wirasti dan lain sebagainya
- 1:10:05gitu. Jadi em kita kan punya deskripsi
- 1:10:08karakter sejak sejak awal.
- 1:10:10Cinta,
- 1:10:12cewek 17 tahun,
- 1:10:14populer di sekolah,
- 1:10:17ketua geng ee leaderleader dari ee apa?
- 1:10:21Persahabatan
- 1:10:22cewek-cewek di sekolah,
- 1:10:25mengurus mading di sekolah gitu. Dan
- 1:10:27anak itu ada ada deskripsi gitu, anaknya
- 1:10:30punya gengsi gitu. Ini yang kemudian
- 1:10:34kita pakai kan gitu. untuk mencari ee
- 1:10:37jadi tidak tidak apa tidak mencari yang
- 1:10:41mah aduh kurang mirip sama dia. Enggak
- 1:10:43enggak gitu sih gitu. Begitu juga Karmen
- 1:10:45sudah jelas tomboy.
- 1:10:47Iya i
- 1:10:47iya kan berani suaranya kencang kayak
- 1:10:50gitu-gitu tuh udah ya.
- 1:10:52Dan lucunya memang ketika kita berproses
- 1:10:54kadang-kadang mirip jadinya gitu ada
- 1:10:57kemiripan gitu
- 1:10:59tapi tidak plekiplek tapi ada auranya
- 1:11:02yang sama karena memang karakter yang
- 1:11:04mereka mainkan. Heeh.
- 1:11:05Sama gitu
- 1:11:06menurut aku ee itu good casting gitu.
- 1:11:10Kayak aku enggak pernah membayangkan
- 1:11:12Ncolas. Sori tuh kan aku pernah
- 1:11:14membayangkan Rangga. Heeh.
- 1:11:16Ee diperankan oleh selain Nikolas
- 1:11:18Saputra tapi El Putra itu menurut aku
- 1:11:20bagus banget kayak wow. Oke kok bisa
- 1:11:24melihat rangga di sisi ee El Putra gitu
- 1:11:26kan. So good.
- 1:11:27Iya. Dan dan menurut kami ee itu sih em
- 1:11:32beberapa yang sudah e kami perlihatkan
- 1:11:35filmnya dalam private-private screening
- 1:11:37itu semua enggak habis pikir karena
- 1:11:39semua bilang, "Mbak, gua skeptik banget
- 1:11:41tahu enggak ngelihat
- 1:11:43yang mau meraniin Rangga ini ya, Putra
- 1:11:45ini. Gua takut nih, gua takut mau
- 1:11:46nonton, gua takut enggak happy." Tapi
- 1:11:49ya semuanya kayak ah I get it gitu.
- 1:11:54Berarti ee Niko juga berperan dalam
- 1:11:57Absolutely. Absolutely. Heeh. Semua
- 1:11:59sebenarnya enggak cuma Rangga,
- 1:12:01semua pemain kami sama-sama memutuskan
- 1:12:04mana yang ee paling tepat gitu untuk
- 1:12:07memainkannya. Le Prinsi eh sebagai cinta
- 1:12:10dan Al Putra sebagai rangka. So good.
- 1:12:14Oke. Em tapi akhirnya kan dulu waktu ada
- 1:12:18Padan Cinta proses castingnya juga cukup
- 1:12:19menarik ya. Ada ada, ada proses casting
- 1:12:21yang menarik juga enggak di Ranga dan
- 1:12:23Cinta ini?
- 1:12:24Wah, banyak
- 1:12:27panjang
- 1:12:27ini proses casting terlama kita mungkin
- 1:12:29ya.
- 1:12:30Iya. Iya.
- 1:12:31I think dan sebenarnya lucu karena biar
- 1:12:35bagaimanapun ee tokoh-tokohnya
- 1:12:38tokoh-tokohnya cukup kompleks dan
- 1:12:41dinamik gitu dan generasi
- 1:12:45pemain kita itu juga sebenarnya sudah
- 1:12:48ada ya. kami sudah bekerja dengan pemain
- 1:12:49remaja. Emm tahun 2019 sebenarnya juga
- 1:12:53kami pernah bikin sebuah film remaja
- 1:12:55yang ada ensembelnya gitu. Jadi kita
- 1:12:56pernah punya mengalami kayak menemukan
- 1:13:00beberapa new talent gitu dan antara
- 1:13:03waktu itu sampai sekarang
- 1:13:04perkembangannya juga sudah jauh.
- 1:13:06Jangan lupa Rangga dan Cinta ini
- 1:13:09musical. Jadi kemampuan bernyanyi juga
- 1:13:11harus menjadi pertimbangan gitu.
- 1:13:13Walaupun kami sudah bayangkan harus ada
- 1:13:15waktu prep dan lain-lain, tapi kita
- 1:13:18menemukan beberapa kelompok gitu atau
- 1:13:19kita membaginya dalam tahapan tahapan
- 1:13:21kelompok yang itu kadang-kadang kita
- 1:13:24udah hampir happy gitu, tapi karena
- 1:13:26ketidakseimbangan satu karakter saja
- 1:13:29atau satu kas saja semuanya harus
- 1:13:31dirombak lagi gitu.
- 1:13:34Really ingin banget mengapresiasi semua
- 1:13:36yang sudah ikutan cast
- 1:13:38banget. Bagusbagus
- 1:13:40bagusbagus. Tapi akhirnya ketika kita
- 1:13:43harus memilih ee bukan dia gitu, itu
- 1:13:47bukan karena dia tidak mampu atau tidak
- 1:13:49bisa atau dia enggak bagus, tapi
- 1:13:51benar-benar ini pertimbangan dari tadi
- 1:13:54itu karena kita harus melihat
- 1:13:55keseimbangan
- 1:13:57satu sama lain. Ee geng cinta itu harus
- 1:14:01dilihatnya sebagai satu
- 1:14:04entity gitu kan. Kemudian cinta dan Alya
- 1:14:08juga harus kita lihat sebagai satu
- 1:14:10entity. Lalu cinta dan Rangga, another
- 1:14:13entity gitu. Jadi memang ini yang
- 1:14:16membuatnya menjadi lama. Kita harus
- 1:14:18mencoba mencocokkan dan bukan hanya
- 1:14:20fisik, kemampuan, tapi juga suara.
- 1:14:23Suaranya enggak bisa sama gitu ketika
- 1:14:26mereka bernyanyi. Enggak enggak enggak
- 1:14:28mungkin jenisnya sama. We have to find
- 1:14:30also karakter dari
- 1:14:32suaranya gitu. Jadi emang
- 1:14:34lumayan complicated dan panjang gitu.
- 1:14:37So, I mean, really want to appreciate
- 1:14:40semua yang yang sudah datang. Audisi
- 1:14:43bagus-bagus banget.
- 1:14:45Paling enggak kita ngerasa kayak ee kita
- 1:14:48enggak usah khawatir juga sih banyak
- 1:14:49sekali dengan talent. Yes.
- 1:14:51Itu berapa lama berarti?
- 1:14:52Em 7 bulan ya hampir.
- 1:14:54Wow.
- 1:14:55Yes. It's a long time.
- 1:14:57Oke. Eh, selanjutnya. Tapi selain
- 1:14:59musikal, apa yang membedakan Rangga dan
- 1:15:01cinta dengan ada apa dengan cinta?
- 1:15:04Hmm. Riri Riza tentunya punya
- 1:15:07eh apa ya eh perspektif
- 1:15:12atau eh visual treatment gitu yang yang
- 1:15:16berbeda dengan Rudi Sujarwo gitu. Eh
- 1:15:19ya way scriptnya juga ada adjustment
- 1:15:22itu ada adjustment eh sensitivitas
- 1:15:26generasi baru ini walaupun mereka
- 1:15:28memainkan generasi milenial mereka
- 1:15:29adalah Jenzi gitu. ee mereka mampu
- 1:15:33sebenarnya untuk untuk
- 1:15:36mempelajari bagaimana ee untuk menjadi
- 1:15:40tanda kutip remaja di tahun 2000-an,
- 1:15:43tapi sensitivitas mereka mau tidak mau
- 1:15:48ee berbeda gitu. Penonton SMA hari ini
- 1:15:51mau tidak mau juga punya sensitivitas
- 1:15:53yang berbeda dan itu mau tidak mau masuk
- 1:15:56ke dalam ee treatmentnya gitu ya. Em
- 1:16:01mungkin dulu ee waktu kita membuat ada
- 1:16:04pedengan cinta, momen atau environment
- 1:16:06bekerja kita bersama Rudi Sujarwo juga
- 1:16:09beda gitu. Ada
- 1:16:11ada excitement yang berbeda pada masa
- 1:16:15itu gitu. Tapi sekarang juga ada lagi
- 1:16:19gitu bentuknya, tapi mungkin berbeda dan
- 1:16:22saya rasa interpretasi itu yang pasti
- 1:16:24akan membedakan gitu sehingga baik ada
- 1:16:28pedengan cinta maupun rangga cinta akan
- 1:16:30bisa menjadi karya yang bisa dinikmati
- 1:16:31dua-duanya gitu.
- 1:16:33Kita enggak pernah ingin menggantikan
- 1:16:34karya ee Rudi Sujaro yang sudah sangat
- 1:16:38fenomenal gitu ee produksi kami di tahun
- 1:16:412002 yang juga menjadi turning point
- 1:16:43bagi
- 1:16:44bagi kami semua gitu. it will still be
- 1:16:46there and will always be there gitu. Dan
- 1:16:50Rangga dan Cinta eh menjadi satu eh
- 1:16:52interpretasi
- 1:16:54baru gitu. H ya.
- 1:16:57Ada lagi yang yang berb
- 1:16:58ya banyak hal ya kayak perkembangan
- 1:17:00teknologinya juga ada banyak hal yang
- 1:17:02dulu ee merupakan approach yang sangat
- 1:17:07kuat gitu ya ketika kita membuat film di
- 1:17:10masa itu yang sekarang sudah tidak bisa
- 1:17:13diulang ya, enggak bisa direpeat, enggak
- 1:17:15bisa disaingi gitu dan membuat
- 1:17:17ee bagaimana kita em apa ee memutuskan
- 1:17:21kayak strategi
- 1:17:24estetiknya gitu. itu harus berubah gitu
- 1:17:26dan itu yang dimaksud dengan Mira, dia
- 1:17:29akan menjadi sebuah film yang baru sama
- 1:17:32sekali. Jadinya dia tidak akan bisa
- 1:17:34menjadi pengganti dari film yang dulu.
- 1:17:37Kita tetap akan menonton film yang ada
- 1:17:39dengan cinta itu dan melint
- 1:17:41itu sebabnya judulnya juga bukan adaapan
- 1:17:42dengan cinta. Heeh.
- 1:17:44Betul. Eh, betul. Perangga dan cinta in
- 1:17:46a way. Pos posisi istilahnya ya
- 1:17:50bagaimana posisi perspektif Rangga di
- 1:17:52dalam film ini juga ada sedikit berbeda
- 1:17:55gitu. Ting
- 1:17:58ya maksudnya maksudnya kan sebenarnya
- 1:18:00biar bagaimanapun dia punya
- 1:18:04pembawaan atau karakter yang sedikit
- 1:18:06berbeda dengan sikap Rangga di tahun itu
- 1:18:10gitu. Itu yang mungkin tadi tadi tadi
- 1:18:13dikatakan bahwa setiap sutradara pasti
- 1:18:15kemudian bekerja dengan aktornya,
- 1:18:16bekerja dengan lingkungan kerjanya.
- 1:18:19Jangan lupa saya bekerja dengan geng
- 1:18:21cinta saya juga nih. Sekarang ada
- 1:18:22sinematografer saya tuh perempuan,
- 1:18:25Vera Lestava. production desernya juga
- 1:18:27perempuan diagambiro. Bisa dibayangkan
- 1:18:30enggak bagaimana setiap keputusan
- 1:18:33titik kamera diletakkan, bagaimana
- 1:18:35kamera bergerak terhadap subjeknya, itu
- 1:18:37pasti dipengaruhi oleh sudut pandang
- 1:18:40seorang perempuan jadinya gitu. Nah, itu
- 1:18:42itu yang saya rasa pasti mungkin tidak
- 1:18:46semua orang bisa menangkap atau tapi
- 1:18:48saya yakin itu akan melahirkan sebuah
- 1:18:51mungkin mungkin beberapa fun fact juga
- 1:18:53kali ya kalau ditanya gitu. Apa sih yang
- 1:18:55membedakan selain
- 1:18:57ee nuansa musik yang ee jauh lebih
- 1:18:59kental gitu? Em
- 1:19:02ya yang pertama ya mestinya harus nonton
- 1:19:05filmnya sih ya, tapi yang pertama ee
- 1:19:07mungkin akan ada sedikit clue-clue ee
- 1:19:10fun gitu. Apa sih yang ditanya Alya ke
- 1:19:13satpam misalnya
- 1:19:15dulu kan enggak ada
- 1:19:16dulu cuma dilihat dari jauh dan kita
- 1:19:18enggak dengar.
- 1:19:19Oh iya.
- 1:19:21Oke.
- 1:19:23Mungkin itu hal-hal yang dulu orang
- 1:19:25enggak terlalu ngeh gitu ya.
- 1:19:27Lalu surat yang ditulis oleh Cinta untuk
- 1:19:30Rangga.
- 1:19:31Ih kayak kayak main teki.
- 1:19:32Iya kan? Itu juga dulu ee dia nulis apa
- 1:19:35sih sebenarnya gitu. Ee dan mungkin satu
- 1:19:39yang paling em utama adalah
- 1:19:42ee bagaimana
- 1:19:44perasaan Rangga di film Rangga dan Cinta
- 1:19:47ini kita beri ruang.
- 1:19:49Mungkin kalau diadapan dengan cinta ee
- 1:19:52fokus utama betul-betul adalah
- 1:19:53perspektif cinta.
- 1:19:55Tapi kali ini
- 1:19:57kita membuka ruang untuk semua bisa
- 1:19:59merasakan
- 1:20:00apa yang Rangga rasakan gitu.
- 1:20:03Oh, makanya Rangga dan Cinta. Yes.
- 1:20:08Oke. Em
- 1:20:11tayang tanggal
- 1:20:122 Oktober.
- 1:20:132 Oktober 2025
- 1:20:15kan enggak mungkin cuma tiga layar ya
- 1:20:17kayak Col.
- 1:20:17Iya. Jangan dong
- 1:20:19Indonesia. Oh.
- 1:20:21Oke. Em, pertanyaan terakhir eh Mira eh
- 1:20:25Mas Riri, sudah lebih dari 30 tahun
- 1:20:28kalian ee berkarya bersama, kita
- 1:20:30ngomongin sebuah produksi yang ideal.
- 1:20:32Kan ee tadi aja dari 8 tahun sudah
- 1:20:34banyak yang berbeda, tapi selama 30
- 1:20:36tahun kalian berkarya, menurut kalian
- 1:20:38seperti apa sih produksi yang ideal
- 1:20:41sekarang?
- 1:20:42Hmm.
- 1:20:43Oke, ya. Sebenarnya yang pasti ada ada
- 1:20:48perspektif yang mungkin harus harusnya
- 1:20:52berbeda gitu. Posisi pembuat film
- 1:20:56melihat karyanya itu sudah harus lebih
- 1:21:00utuh dan lebih mungkin untuk menjadi
- 1:21:03kayak ekspresi pribadi atau ekspresi
- 1:21:07yang lebih
- 1:21:09seperti
- 1:21:10kesenian yang lain gitu. Kalau dulu itu
- 1:21:14ee biar bagaimanapun film itu kayak
- 1:21:15punya nilai yang sudah dipatok gitu ya.
- 1:21:19Ya, antara lain karena kita hidup di
- 1:21:21dalam situasi politik yang berbeda sama
- 1:21:23sek
- 1:21:23dulu maksudnya before reformasi ya,
- 1:21:25before reformasi dan sometimes after
- 1:21:27reformasi pun gitu. He.
- 1:21:29Jadi sekarang sebenarnya pembuat film
- 1:21:32lebih mungkin untuk lebih jujur, lebih
- 1:21:35terbuka terhadap apa yang ingin
- 1:21:37disampaikan. Nah, itu kan itu satu salah
- 1:21:40satu faktor yang menurut saya penting
- 1:21:41dan lama tidak terjadi dalam perfilman
- 1:21:45Indonesia sehingga gampang sehingga
- 1:21:47selalu ringkih gitu ya, selalu rapuh
- 1:21:49gitu.
- 1:21:50Itu dan juga sekarang saya pikir ee
- 1:21:53pembuat film datang dari lingkungan yang
- 1:21:55lebih lebih muda, lebih luas, lebih
- 1:21:59inklusif gitu ya. He.
- 1:22:01Jadi em ada mestinya ada sebuah sistem
- 1:22:05yang lebih demokratis dalam bekerja ya,
- 1:22:08lebih nyaman bagi semua, lebih aman bagi
- 1:22:10semua gitu.
- 1:22:11Itu sih yang yang bagi saya paling
- 1:22:14penting ya.
- 1:22:16Ya, mungkin ee kalau dari saya sih
- 1:22:18mungkin nambahin yang terakhir tadi gitu
- 1:22:19ya. ee ketika kita memulai
- 1:22:24ee beberapa puluh tahun yang lalu gitu
- 1:22:27em kita semua baru baru saja memasuki
- 1:22:31masa reformasi tadi, euforia kebebasan
- 1:22:34gitu. Emm sebelumnya kita terpress gitu
- 1:22:39ya, benar-benar ee menjadi orang-orang
- 1:22:41yang
- 1:22:42terkekang dan ee banyak hal yang tidak
- 1:22:44bisa kita lakukan gitu.
- 1:22:46Tetapi dalam proses perjalanan ee
- 1:22:48perjalanannya ee industri perfilman
- 1:22:51Indonesia kan menjadi semakin ramai,
- 1:22:53menjadi semakin banyak yang diproduksi.
- 1:22:55Bahkan ada ee perusahaan-perusahaan yang
- 1:22:57bisa membuat 10 atau lebih film dalam ee
- 1:23:021 tahun
- 1:23:03sehingga kontrol
- 1:23:06terhadap apa yang terjadi atau ruang
- 1:23:09yang diberikan kepada mereka yang
- 1:23:11bekerja ee itu mungkin lolos dari ee
- 1:23:15perhatian gitu. He
- 1:23:17artinya itu tadi ya, ruang nyaman, ruang
- 1:23:20aman,
- 1:23:22jam kerja yang ee lebih ee memadai,
- 1:23:26melindungi terutama perempuan dari ee
- 1:23:29apa situasi yang tidak aman tadi.
- 1:23:32Apalagi di film itu kita bisa kerja
- 1:23:34sampai malam hari, kadang kita harus
- 1:23:36keluar kota.
- 1:23:37So, hal-hal seperti ini ee yang tentunya
- 1:23:40harus menjadi perhatian lebih sekarang
- 1:23:43gitu karena ya banyak sekali. And I must
- 1:23:46say it's a man's world gitu out there
- 1:23:48sampai sekarang.
- 1:23:49Sampai sekarang gitu. Eh ya mungkin
- 1:23:52kayak Rangga dan Cinta itu by design.
- 1:23:55Kita kepengin banget untuk
- 1:23:57bekerja dengan perempuan-perempuan lebih
- 1:23:59banyak, perempuan-perempuan hebat gitu
- 1:24:00ya. Em
- 1:24:02ee dan membuat kenyamanan tadi gitu. Em
- 1:24:05tapi di luar sana banyak sekali yang
- 1:24:08tetap it's a man's world gitu.
- 1:24:10Iya. I
- 1:24:11dan itu harus harus diperhatikan sih.
- 1:24:14Ya, biar bagaimanapun film Indonesia itu
- 1:24:16kan ee selalu harus
- 1:24:20berupaya untuk em menjadi menjadi sebuah
- 1:24:27suara dominan di bioskop gitu ya, di
- 1:24:30dalam layar film
- 1:24:32kita gitu. Dan itu juga satu perjuangan
- 1:24:34yang enggak mudah karena saya rasa dunia
- 1:24:36makin terbuka. Kalau dulu tuh ada selalu
- 1:24:39kayak ee apa ya upaya untuk bicara soal
- 1:24:42kuota film impor gitu. Ini ini kayaknya
- 1:24:45sampai 5 10 tahun yang lalu pun kayak
- 1:24:48kayak pengin banget semua orang pastiin
- 1:24:50dong keadilan untuk film Indonesia lebih
- 1:24:52banyak di layar. Itu satu hal yang
- 1:24:55sepertinya sekarang sudah tidak lagi
- 1:24:57menjadi
- 1:24:58kayak perdebatan yang tentu saja tetap
- 1:25:01aja ada ya kekhawatiran-kekhawatiran.
- 1:25:03Tapi intinya begini, bahwa sebenarnya
- 1:25:05film yang terjadi kemudian Indonesia,
- 1:25:08pembuat film Indonesia sebagai sebuah
- 1:25:10bangsa yang besar gitu sebenarnya justru
- 1:25:13harus menjadi bagian dari kesadaran
- 1:25:17bahwa ya mau mau tidak mau dunia makin
- 1:25:19terbuka, film kita adalah pernyataan
- 1:25:23kita dan dia akan menjadi relevan kalau
- 1:25:26pernyataan itu dekat dengan kegelisahan
- 1:25:29masyarakat kita. kita punya bahasa kita
- 1:25:31sendiri, kita punya kekayaan, cara
- 1:25:34bicara, linggo-linggonya kita punya gitu
- 1:25:37ya. Yang itu adalah kekuatan kita gitu.
- 1:25:40Em di dalam level yang lain sebenarnya
- 1:25:42kan pasar juga terbuka besar di dunia.
- 1:25:46Ee banyak sekali teman-teman pembuat
- 1:25:48film sekarang yang sudah intens sekali
- 1:25:50International Coproduction misalnya
- 1:25:52memastikan filmnya bukan hanya diputar
- 1:25:54di Indonesia tapi juga diputar di luar
- 1:25:56gitu. Jadi itu itu kan lingkungan yang
- 1:25:59sebenarnya
- 1:26:01in a way sangat sehat kalau setiap orang
- 1:26:03dengan intensinya itu bisa hidup dan
- 1:26:05bisa tetap berproduksi gitu. Jadi
- 1:26:08jadi ya kalau buat saya sih
- 1:26:10mestinya kehidupan film yang sehat itu
- 1:26:14adalah ketika siapapun dengan berbagai
- 1:26:16kepentingannya ya kalau dulu kami bikin
- 1:26:18satu aja cool desak itu, itu
- 1:26:20perjuangannya tuh kayak ini cuma
- 1:26:22mengomong ini dalam film loh. Intinya
- 1:26:24kita cuma mau bikin film kok rumit amat
- 1:26:26gitu. Sekarang bayangkan siapapun
- 1:26:29bisa jadi produser, bisa jadi director.
- 1:26:32Kita tiap lihat itu tiap minggu selalu
- 1:26:35ada oh siapa lagi nih?
- 1:26:36Sutradara baru siapa? Itu itu terjadi
- 1:26:39dengan natural gitu.
- 1:26:41Dan ee tapi ya tentu saja ee kompetisi
- 1:26:46juga menjadi semakin ketat pasti ya.
- 1:26:48Heeh.
- 1:26:49Heeh.
- 1:26:50Ya, semoga 5 tahun 10 tahun lagi nanti
- 1:26:52ada interview promo kayak gini ee film
- 1:26:55udah jadi equal.
- 1:26:56dunia yang equal.
- 1:26:58Iya ya. Hopefully. Yes.
- 1:27:00Oke sebelumnya terima kasih. Terima
- 1:27:02kasih banyak sudah datang.
- 1:27:04Kami juga terima kasih banget. Senang
- 1:27:07banget.
- 1:27:09Ada promo lagi mungkin untuk yang
- 1:27:11nonton.
- 1:27:11Hmm. Jangan lupa ya mulai 2 Oktober kita
- 1:27:15rayakan ada apa Dengan Cinta melalui
- 1:27:18film Rangga dan Cinta. merayakan
- 1:27:22masa muda,
- 1:27:23masa remaja,
- 1:27:23masa remaja
- 1:27:24merayakan
- 1:27:25ee pahit manisnya kehidupan
- 1:27:28jatuh cinta
- 1:27:29ya di masa muda. Eh let's celebrate in
- 1:27:32cinema Rangga dan cinta mulai 2 Oktober.
- 1:27:35Nanti aku akan nonton lagi.
- 1:27:36Ye
- 1:27:38thank you banget.
- 1:27:39Thank you.
- 1:27:40Makasih.
- 1:27:41Iya. And thank you guys for watching.
- 1:27:43Semoga bermanfaat hari ini. Bye.
- 1:27:45Dadah.
- 1:27:47Yeay.
- 1:27:49Okay.
- 1:27:53[Musik]
About this transcript
This page contains the full transcript of #REWIND with Riri Riza & Mira Lesmana: Dua Sosok yang Mengubah Arah Perfilman Indonesia by The Maple Media, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 11,620 words across 2,200 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.