YouTube2Text

Perilaku Konsumen — Transcript

by Paduka Dosen · 8,888 words · 2,005 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:02Bismillahirrahmanirrahim.
  2. 0:04Assalamualaikum warahmatullahi
  3. 0:06wabarakatuh.
  4. 0:08Alhamdulillah wassalatu wassalamu ala
  5. 0:10Rasulillah
  6. 0:11wa ala alihi wa sahbihi wa mawala amma
  7. 0:14ba'd.
  8. 0:16Baik teman-teman semua, bagaimana
  9. 0:17kabarnya? Semoga semuanya pada sehat
  10. 0:20walafiat. Amin ya rabbal alamin.
  11. 0:23Oke teman-teman, eh jadi
  12. 0:26eh kita sekarang
  13. 0:28sudah sampai pada pertemuan yang ke-6 ya
  14. 0:31di sini ya.
  15. 0:33Ini jadi ini kelasnya itu kelas online
  16. 0:35asinkron untuk pertemuan yang ke-6
  17. 0:38dengan topik memahami perilaku konsumen
  18. 0:41individu.
  19. 0:43Jadi teman-teman nanti silakan disimak
  20. 0:45videonya sampai selesai, dicatat ya dan
  21. 0:48nanti dikerjakan
  22. 0:49kuisnya.
  23. 0:51Dan jangan lupa buat teman-teman yang
  24. 0:52belum submit Lord untuk pertemuan yang
  25. 0:55ke-5
  26. 0:56ya eh untuk kegiatan komvis kalian
  27. 0:59silakan di-submit dulu melalui Google
  28. 1:01Classroom. Kalau tidak submit Lord-nya
  29. 1:04nanti akan terhitung absen di pertemuan
  30. 1:06yang ke-5.
  31. 1:08Oke.
  32. 1:09Langsung saja kita masuk ke materi ya.
  33. 1:12Materi kita ini berkaitan dengan
  34. 1:15perilaku konsumen.
  35. 1:17Nah teman-teman kalau masih ingat ya
  36. 1:20Anda sudah belajar basic dari manajemen
  37. 1:23pemasaran
  38. 1:25bahwa manajemen pemasaran itu berkaitan
  39. 1:27dengan value ya.
  40. 1:29Dan Anda juga sudah tahu semua definisi
  41. 1:31value seperti apa.
  42. 1:33Anda juga sudah belajar STP, segmenting,
  43. 1:36targeting dan juga positioning.
  44. 1:39Even juga Anda sudah semuanya
  45. 1:41mempraktekkan ya
  46. 1:44bagaimana
  47. 1:45eh seorang manajer marketing itu
  48. 1:47kemudian men-segmen pasar
  49. 1:50membagi pasar ya, men-target pasar dan
  50. 1:52menciptakan
  51. 1:54positioning.
  52. 1:55Nah sebetulnya
  53. 1:57setelah STP itu
  54. 1:59kita langsung 4P, ya. Langsung 4P.
  55. 2:03Nah, sebetulnya materi ini tuh
  56. 2:05materi sebelum STP, ya. Cuma karena ada
  57. 2:07komvis, ya kan.
  58. 2:09Komvis di reguler dan IUP, saya
  59. 2:11mendesain topiknya itu apa namanya saya
  60. 2:15bolak-balik, ya. Sehingga bisa sama
  61. 2:17semuanya nanti.
  62. 2:18Nah,
  63. 2:20eh materi ini sebenarnya sebelum STP,
  64. 2:22tapi saya buat jadi setelah STP, ya.
  65. 2:24Jadi, nanti setelah materi ini kita akan
  66. 2:26ngomongin 4P, ya.
  67. 2:29Nah, 4P-nya insyaallah minggu depan kita
  68. 2:30akan pertemuan di
  69. 2:32kelas, insyaallah, ya.
  70. 2:34Oke. [mendengus]
  71. 2:35Nah, setelah materi ini teman-teman
  72. 2:37nanti akan bisa mendefinisikan
  73. 2:39apa yang disebut dengan pasar konsumen
  74. 2:42atau consumer market.
  75. 2:44Kalian juga sudah tahu kan bedanya
  76. 2:46consumer sama customer, ya. Jadi, sudah
  77. 2:48sudah oke asumsinya.
  78. 2:50Yang kedua, teman-teman nanti akan bisa
  79. 2:52menyebutkan
  80. 2:54faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi
  81. 2:56perilaku konsumen. Dan yang ketiga,
  82. 2:59teman-teman nanti akan bisa
  83. 3:00mengidentifikasi tahapan-tahapan proses
  84. 3:03dalam pembelian.
  85. 3:05Dan yang keempat, mendiskusikan
  86. 3:08eh bagaimana konsumen mengadaptasi atau
  87. 3:10mengadopsi produk yang baru.
  88. 3:13Ya. Oke. Ini penting nih yang poin 4 nih
  89. 3:16karena ini akan akan jadi jembatan untuk
  90. 3:18mempelajari
  91. 3:19P yang pertama yaitu produk, ya. Minggu
  92. 3:22depan kita belajar, insyaallah. Oke.
  93. 3:25Nah, kalau di pertemuan offline seperti
  94. 3:27biasa, ya, saya akan selalu mulai dengan
  95. 3:28diskusi kasus. Ya, kan.
  96. 3:31Nah, cuma karena kita kelasnya online
  97. 3:32kita enggak mungkin diskusi kasus.
  98. 3:35Cuma saya tetap akan menyampaikan, ya,
  99. 3:37kira-kira apa kasus yang relate dengan
  100. 3:39materi kita
  101. 3:41untuk topik ini.
  102. 3:43Nah, ini pasti
  103. 3:45menarik nih kalau kita bahas di kelas.
  104. 3:47Ya, kan.
  105. 3:48Di Indonesia itu ada hal yang aneh.
  106. 3:51Ya, kan. Lihat gambarnya itu, ya.
  107. 3:53Gambarnya lihat. Kulkas
  108. 3:55Kulkas merek Sharp. Ini bukan Sharp
  109. 3:57doang nih, ada banyak merek lain.
  110. 4:00Kulkas tapi kemudian diberikan
  111. 4:02sertifikasi halal.
  112. 4:05Ya kan?
  113. 4:06Nah.
  114. 4:08Pertanyaannya untuk diskusi ya.
  115. 4:10Kenapa menurut kalian kulkas itu perlu
  116. 4:13di sertifikasi halal?
  117. 4:15Coba teman-teman jawab di hati kalian
  118. 4:16ya.
  119. 4:17Berikan jawaban kritisnya ya.
  120. 4:20Kenapa kira-kira
  121. 4:21sebuah kulkas diberikan label halal?
  122. 4:25Emang kulkas dimakan? Gitu kan?
  123. 4:27Biasanya kan yang dikasih label halal
  124. 4:28kan
  125. 4:29untuk produk yang dikonsumsi kan, kayak
  126. 4:31makanan, minuman, ya kan?
  127. 4:33Ini kulkas kenapa dikasih label halal?
  128. 4:35Kayak gitu kan? Kenapa?
  129. 4:37Dan yang kedua,
  130. 4:39menurut kalian apakah dengan memberikan
  131. 4:41label halal pada kulkas bisa
  132. 4:44membuat konsumen itu jadi tertarik gitu?
  133. 4:47Iya enggak?
  134. 4:49Coba [mendengus] teman-teman
  135. 4:50pikir dulu ya jawabannya seperti apa.
  136. 4:52Kalau ini kita flurkan di dalam kelas.
  137. 4:57Oke ya. Nah jadi,
  138. 4:58kenapa kemudian dikasih label halal?
  139. 5:00Sebenarnya kalau kita ngomongin
  140. 5:03ngomongin apa namanya fikih ya,
  141. 5:05dalam fikih Islam itu teman-teman,
  142. 5:08eee
  143. 5:09semua hal dalam agama kita ini halal
  144. 5:11sebetulnya ya.
  145. 5:13Karena al aslu fil asya'i al ibahah.
  146. 5:16Ya.
  147. 5:17Semua hal dalam agama ini dibolehkan,
  148. 5:19dihalalkan.
  149. 5:20Kecuali ada yang melarangnya. Kecuali
  150. 5:23ada
  151. 5:24larangannya, ada ada hal-hal yang
  152. 5:26membuatnya jadi terlarang. Kayak gitu
  153. 5:27kan?
  154. 5:28Sehingga pada dasarnya semua halal.
  155. 5:31Yang diperlukan justru bukan yang label
  156. 5:32halal ya, karena semuanya sudah halal
  157. 5:34kan?
  158. 5:35Yang diperlukan justru malah label yang
  159. 5:37label haramnya gitu kan? Kalau logikanya
  160. 5:39gitu.
  161. 5:40Semuanya halal ya tinggal kita
  162. 5:42cap aja mana yang enggak halal gitu kan?
  163. 5:44Harusnya label-label haram yang
  164. 5:45diperlukan.
  165. 5:47Itupun berlakunya sebenarnya untuk
  166. 5:49makanan, minuman, ya kan.
  167. 5:51Kulkas, ya kan.
  168. 5:53Nah, cuman memang kalau kita ngomongin
  169. 5:54marketing, teman-teman.
  170. 5:57Marketing itu
  171. 5:58kita ngomongin di antaranya adalah
  172. 6:01perilaku konsumen.
  173. 6:03Nah, ketika teman-teman ngomongin
  174. 6:04perilaku konsumen, itu mencakup juga
  175. 6:07persepsi konsumen.
  176. 6:10Mencakup juga sikap konsumen.
  177. 6:13Mencakup juga
  178. 6:15keinginan konsumen untuk membeli.
  179. 6:18Nah, karena ini berkaitan dengan
  180. 6:19persepsi konsumen, label halal itu bisa
  181. 6:22menciptakan persepsi
  182. 6:25konsumen.
  183. 6:26Persepsi yang itu
  184. 6:28apa ya, masuk ke dalam
  185. 6:31apa namanya,
  186. 6:32eee
  187. 6:34subconscious mind, ya.
  188. 6:36Eee pikiran terdalamnya konsumen,
  189. 6:38seakan-akan menganggap semua-semua yang
  190. 6:40dihalal-halalkan,
  191. 6:42semua-semua yang ada logo halalnya itu
  192. 6:44jadi hal yang baik. Jadi hal yang
  193. 6:46jadi hal yang
  194. 6:48pantas dibeli oleh konsumen, terutama
  195. 6:50yang beragama muslim.
  196. 6:51Gitu kan. [mendengus]
  197. 6:52Jadi meskipun secara fikih,
  198. 6:55ya, meskipun secara fikih label halal
  199. 6:57untuk seperti ini mungkin tidak
  200. 6:59diperlukan,
  201. 7:01tapi secara marketing diperlukan, gitu
  202. 7:03ya. Karena bisa mempengaruhi persepsi
  203. 7:05konsumen.
  204. 7:07Meskipun dia enggak sadar, ya. Jadi alam
  205. 7:09bawah sadarnya konsumen itu ngerasa,
  206. 7:10"Wih, halal nih." gitu ya kan.
  207. 7:12Jadinya dia beli, gitu.
  208. 7:13Gitu ya.
  209. 7:14Nah, sebetulnya ini juga menjadi
  210. 7:16perdebatan, ya.
  211. 7:17Saya pribadi
  212. 7:19saya pribadi ya, ini ngerasa kayaknya
  213. 7:21label halal tidak begitu signifikan
  214. 7:24banget deh, kalau saya pribadi ya.
  215. 7:26Saya misalkan punya martabak, ya
  216. 7:27teman-teman. Saya punya martabak punya
  217. 7:28maca,
  218. 7:30dan dua-duanya sudah label sudah dapat
  219. 7:32halal, ya.
  220. 7:33Sudah saya ajukan sertifikasi halal,
  221. 7:35sudah ada juga label halalnya, gitu.
  222. 7:37Tapi ini lagi kan.
  223. 7:39Tapi yang saya lihat itu kayaknya
  224. 7:41konsumen tidak begitu peduli ya dengan
  225. 7:43label halalnya.
  226. 7:45Kenapa? Mungkin karena mereka tahu
  227. 7:47makanannya itu secara
  228. 7:49secara produk itu bukan makanan yang
  229. 7:51memang harus di kasih label halal ya.
  230. 7:54Martabak sih ya kan, apalagi yang jual
  231. 7:57pakai kerudung ya kan, yang punya
  232. 8:00seorang muslim.
  233. 8:01[mendengus]
  234. 8:02Nah, beda halnya kalau misalkan
  235. 8:04eh secara produk itu produk Cina ya,
  236. 8:06misalkan mi Cina ya kan.
  237. 8:08Orang kan konsumen sudah dari awal eh
  238. 8:11Cina lagi ya kan.
  239. 8:12Mana nih label halalnya gitu. Kalau
  240. 8:14produknya sudah kayak gitu mungkin perlu
  241. 8:16label halal.
  242. 8:17Tapi kalau somay ya, martabak, nasi uduk
  243. 8:20ya
  244. 8:21kayaknya enggak diperlukan label halal.
  245. 8:23Itu yang saya rasa ya sebagai seorang
  246. 8:25pengusaha.
  247. 8:26Gitu.
  248. 8:27Baik ya. Nah, jadi apa hubungan dengan
  249. 8:29topik kita kali ini? Hubungannya adalah
  250. 8:31bahwa ternyata perilaku konsumen itu
  251. 8:33unik.
  252. 8:34Ya kan ya.
  253. 8:35Orang terutama yang beragama muslim ya,
  254. 8:38kadang kita merasa
  255. 8:40label halal itu diperlukan untuk produk
  256. 8:42tertentu.
  257. 8:43Tapi untuk produk yang lain itu kita
  258. 8:45ngerasa enggak perlu-perlu amat label
  259. 8:46halal ya kan.
  260. 8:48Nah, inilah
  261. 8:49persepsi konsumen, inilah sikap konsumen
  262. 8:52dan secara keseluruhan ini adalah
  263. 8:54perilaku konsumen.
  264. 8:56Gitu ya. Nanti teman-teman kalau ambil
  265. 8:58TA ya, kalau ambil [mendengus] TA entah
  266. 9:01itu jalur manajer atau jalur
  267. 9:04konsultan atau jalur wirausahawan ini
  268. 9:06bisa teman-teman jadikan topik
  269. 9:08penelitian ya, label [mendengus] halal.
  270. 9:10Saya bisa bimbing kalian kalau pengen
  271. 9:12ambil topik eh tentang keislaman seperti
  272. 9:14ini.
  273. 9:15Nah, baik.
  274. 9:17Tadi kasusnya sekarang kita masuk ke
  275. 9:18part teorinya.
  276. 9:21Kita masuk ke teori tentang consumer
  277. 9:23behavior.
  278. 9:25Mesin disebut dengan perilaku konsumen.
  279. 9:29Nah, kalau kita bicara model perilaku
  280. 9:32konsumen
  281. 9:33teman-teman nanti akan
  282. 9:36membicarakan tiga hal ini gitu ya.
  283. 9:39Kalau kita ngomongin penelitian tentang
  284. 9:41perilaku konsumen
  285. 9:43ya enggak jauh-jauh dari sini.
  286. 9:46Pertama ya konsumen tuh berperilaku
  287. 9:49tergantung dari lingkungannya.
  288. 9:52Nah, kita sudah belajar lingkungan ya.
  289. 9:54Kita sudah belajar lingkungan pemasaran
  290. 9:55ada mikro, makro kan kita sudah lewat
  291. 9:56ya.
  292. 9:57Nah, mikro, makro, lingkungan mikro,
  293. 9:59makro itu mempengaruhi banget nanti
  294. 10:02perilaku konsumen.
  295. 10:04Ya, kita sudah belajar lingkungan mikro
  296. 10:05ada banyak ya, ada perusahaan itu
  297. 10:07sendiri, ada apalagi?
  298. 10:10Ada
  299. 10:11supplier ya kan dan segala macam. Makro
  300. 10:14tuh ada apalagi? Ada lingkungan budaya
  301. 10:16dan segala macam itu sudah belajar ya.
  302. 10:18Sekaligus juga stimuli pemasaran juga
  303. 10:21ini
  304. 10:22mempengaruhi perilaku konsumen, 4P.
  305. 10:25Konsumen berperilaku tergantung
  306. 10:26produknya seperti apa yang tadi sudah
  307. 10:28saya bilang ya.
  308. 10:29Kadang konsumen muslim kalau produknya
  309. 10:30produk martabak dia enggak perlu enggak
  310. 10:32enggak enggak merasa perlunya label
  311. 10:34halal.
  312. 10:35Kalau produknya produk Cina, ya produk
  313. 10:37Korea gitu ya kan.
  314. 10:39Itu mereka merasa
  315. 10:40mencari-cari malah ya, mana mana logo
  316. 10:42[berdehem] halalnya?
  317. 10:44Ya, itu tergantung produknya.
  318. 10:45Harga juga perilaku konsumen juga akan
  319. 10:48akan berbeda tergantung harga.
  320. 10:51Kadang
  321. 10:53ya kopi ya segelas kopi yang namanya
  322. 10:55kopi dijual 10.000 ya kan
  323. 10:59itu dianggapnya mahal.
  324. 11:02Tapi kalau dikasih nama bahasa Inggris
  325. 11:03ya coffee ya coffee
  326. 11:06pakai bahasa Inggris dijual harga 20.000
  327. 11:08itu orang menganggapnya
  328. 11:10ya biasa aja harganya segitu ya kan.
  329. 11:12Paling sama-sama coffee sama bahannya.
  330. 11:15Ya, harga, tempat dan promosi ini semua
  331. 11:17mempengaruhi perilaku konsumen.
  332. 11:20Kesemua ini
  333. 11:21ini akan mempengaruhi persepsi konsumen
  334. 11:24di kepalanya.
  335. 11:26Ya, mempengaruhi persepsi di kepalanya.
  336. 11:28Nah, di dalam model ini kita nyebutnya
  337. 11:30dengan buyer's black box.
  338. 11:33Tahu black box enggak teman-teman? Black
  339. 11:35box itu kotak hitam yang ada di pesawat
  340. 11:38terbang.
  341. 11:39Ya, kalau ada kecelakaan pesawat gitu
  342. 11:41kan.
  343. 11:42Kan yang dicari pertama kali kan black
  344. 11:43box-nya. Black box di pesawat itu
  345. 11:45merekam semua ucapan,
  346. 11:49semua perbincangan yang terjadi antara
  347. 11:51pilot dengan kopilot.
  348. 11:53Gitu ya.
  349. 11:54Jadi sebenarnya merekam si pesawat ini
  350. 11:56gimana sih perilakunya sebelum dia jatuh
  351. 12:00gitu kan.
  352. 12:01Gimana perilaku pesawatnya apakah
  353. 12:02jangan-jangan ada
  354. 12:04apa namanya mesinnya mati,
  355. 12:06atau ada
  356. 12:08bird strike, apa serangan burung atau
  357. 12:10apa. Nah, kita bisa tahu itu semua
  358. 12:12perilaku pesawat gara-gara black
  359. 12:14box-nya.
  360. 12:15Gitu kan, merekam semua di black
  361. 12:16box-nya.
  362. 12:17Sama kayak konsumen.
  363. 12:19Kita bisa tahu konsumennya kayak gimana
  364. 12:21sih orangnya, gimana sih perilakunya,
  365. 12:24apa sih yang dia suka, apa sih yang dia
  366. 12:26enggak suka,
  367. 12:27bagaimana sikap dia terhadap produk ini,
  368. 12:29bagaimana sikap dia terhadap harga ini.
  369. 12:31Nah, kita bisa tahu itu semua dari black
  370. 12:33box konsumen itu hanya bahasa kiasan ya,
  371. 12:35black box-nya adalah maksudnya adalah
  372. 12:37kepala konsumen. Ya, persepsi konsumen.
  373. 12:40Nah, black box-nya konsumen ini yang
  374. 12:43akan kita bahas ada dua,
  375. 12:44yaitu karakteristik pembeli
  376. 12:47dan bagaimana pembeli itu mem membuat
  377. 12:50keputusan pembelian.
  378. 12:53Ya, dua ini kita bahas.
  379. 12:55Nah, setelah
  380. 12:56konsumen ini
  381. 12:58kita pelajari black box-nya, kita
  382. 13:01pelajari persepsi di kepalanya,
  383. 13:03barulah mereka berperilaku.
  384. 13:06Barulah mereka bergerak ya, kan tadi
  385. 13:09cuma di kepala kan.
  386. 13:10Cuma di pikiran mereka, baru setelah di
  387. 13:12pikiran kan baru keluar ya kan.
  388. 13:14Keluar ke sikapnya, ya kan. Baru keluar
  389. 13:17ke perilakunya, perilaku itu apakah dia
  390. 13:19jadi beli apa enggak,
  391. 13:20ya kan.
  392. 13:22Kemudian juga tercermin juga dalam
  393. 13:23hubungannya dengan sebuah brand.
  394. 13:26Nah, inilah model dasar dari perilaku
  395. 13:28konsumen.
  396. 13:29Lingkungan,
  397. 13:31terus persepsi atau black box-nya dia,
  398. 13:33di kepalanya dia, kemudian baru
  399. 13:35responnya berupa sikap dan juga berupa
  400. 13:37perilaku. Nah, yang akan kita bahas
  401. 13:40[berdehem]
  402. 13:40pada topik kita di kelas online hari
  403. 13:44ini, itu kita akan fokus bahas di sini,
  404. 13:46teman-teman.
  405. 13:47Ya.
  406. 13:48Kita akan fokus bahas di buyer's black
  407. 13:50box-nya, kita akan fokus mempelajari
  408. 13:52persepsi konsumennya.
  409. 13:54Jadi, ini ini enggak kita bahas, ya.
  410. 13:56Ini juga enggak kita bahas karena sudah
  411. 13:57lewat.
  412. 13:58Oke.
  413. 13:59Sekarang kita ngomongin karakteristik
  414. 14:01pembeli.
  415. 14:03Nah, kalau kita ngomongin karakteristik
  416. 14:05pembeli, by the way, ini karakteristik
  417. 14:06yang kita bahas yang ini, ya.
  418. 14:08Nanti kita bahas ini dan nanti bahas
  419. 14:10yang ini. Ya, dua aja yang kita bahas di
  420. 14:11video kali ini.
  421. 14:13Untuk karakteristik pembeli,
  422. 14:15kita bisa tahu karakter dari seorang
  423. 14:17konsumen itu
  424. 14:19dari empat hal.
  425. 14:21Satu, dua, tiga, empat.
  426. 14:23Empat hal.
  427. 14:26Ya, kalau teman-teman entar punya
  428. 14:27punya usaha atau nanti mungkin kerja
  429. 14:30jadi manajer pemasaran, gitu ya.
  430. 14:33Anda pengin tahu nih bagaimana karakter
  431. 14:35konsumen.
  432. 14:36Cara mengetahuinya dari empat ini.
  433. 14:38Dilihat bagaimana culture-nya,
  434. 14:40budayanya,
  435. 14:42dilihat sosialnya, dilihat personalnya,
  436. 14:44dilihat psikologinya.
  437. 14:46Empat ini, teman-teman. Ki.
  438. 14:49Nah, kalau kita ngomongin culture, nanti
  439. 14:50ada namanya
  440. 14:51culture itu sendiri, budaya, ini
  441. 14:54umbrella besarnya atau payung besarnya.
  442. 14:57Entar turun ke bawahnya ada namanya
  443. 14:58subculture
  444. 15:00dan ada sosial class. Nanti kita bahas,
  445. 15:01ya.
  446. 15:02Nanti juga ada sosial,
  447. 15:04ada personal, ada juga psychological.
  448. 15:06Nanti akan saya break down, ya, one by
  449. 15:08one, insya Allah.
  450. 15:09Kita mulai dari culture dulu.
  451. 15:11Nah,
  452. 15:12ini faktor budaya atau faktor cultural
  453. 15:15ini yang membentuk
  454. 15:16karakter seorang konsumen paling dasar,
  455. 15:20culture. kita lihat.
  456. 15:22Ya, jadi kalau Anda mempertanyakan,
  457. 15:24"Kenapa sih orang enggak beli ini?
  458. 15:25Kenapa orang mau beli itu? Kenapa sih
  459. 15:27viral? Kenapa sih orang ini?" Ya, kan?
  460. 15:29Faktor paling pertama itu culture,
  461. 15:31budaya.
  462. 15:33Nah, pertanyaannya, budaya itu apa sih?
  463. 15:35What is a culture? Apa itu budaya?
  464. 15:38Budaya itu adalah sebuah sistem yang
  465. 15:41broad, sistem umum,
  466. 15:44sistem secara umum ya, sistem secara
  467. 15:45keseluruhan
  468. 15:47yang mencakup
  469. 15:50nilai-nilai yang dibagikan.
  470. 15:53Jadi, nilai-nilai yang dibagikan,
  471. 15:56kepercayaan-kepercayaan yang dibagikan,
  472. 15:59adat-istiadat, ya, custom itu
  473. 16:01adat-istiadat,
  474. 16:02bahasa dan perilaku, ya. Jadi,
  475. 16:07eh ketika satu negara
  476. 16:10itu membagikan atau mempraktekkan
  477. 16:13nilai-nilai yang sama,
  478. 16:15kepercayaan-kepercayaan
  479. 16:17yang sama,
  480. 16:18adat-istiadat yang sama, bahasa yang
  481. 16:21sama, perilaku yang sama,
  482. 16:24ini kita sebut dengan culture,
  483. 16:26budaya.
  484. 16:27Jadi, sesuatu itu dianggap sebagai
  485. 16:30sesuatu yang sudah membudaya
  486. 16:32ketika apa?
  487. 16:34Ketika nilai-nilai tadi dipraktekkan
  488. 16:36bersama.
  489. 16:38Gitu, ya. Ketika sebuah perilaku
  490. 16:40dipraktekkan bersama oleh semua orang
  491. 16:43atau majority orang di sebuah tempat,
  492. 16:46itu culture.
  493. 16:47Ketika bahasa yang dipakai itu semua
  494. 16:49sama,
  495. 16:50dipraktekkan nya bukan cuma satu, dua
  496. 16:52hari, bertahun-tahun, berturun-temurun,
  497. 16:55itu namanya culture,
  498. 16:57budaya.
  499. 16:59Makanya kita bisa bilang, "Ah, korupsi
  500. 17:01sudah membudaya di Indonesia."
  501. 17:04Maksudnya gimana? Maksudnya korupsi
  502. 17:06sudah dipraktekkan oleh banyak orang di
  503. 17:09Indonesia dari mulai sistem paling
  504. 17:11bawah,
  505. 17:13SD sampai kuliah, bahkan sampai jadi
  506. 17:16anggota DPR, ya, kan?
  507. 17:18Sudah
  508. 17:19tersistem, ya. Makanya disebut sebagai
  509. 17:21sistem.
  510. 17:22Ya, dari mulai ke bawah sampai atas itu
  511. 17:25membudaya. Makanya disebut dengan
  512. 17:27culture.
  513. 17:28Gitu, ya.
  514. 17:30Paham, ya, teman-teman, itu culture.
  515. 17:31Nah, ini kadang teman-teman susah
  516. 17:33dihapusnya.
  517. 17:35Karena sudah bicara adat istiadat, ya,
  518. 17:37sudah bertahun-tahun turun-temurun,
  519. 17:39susah dihapusnya.
  520. 17:41Di Saudi Arabia
  521. 17:43perempuannya memakai niqab.
  522. 17:45Ya, kan? Memakai niqab.
  523. 17:47Apakah
  524. 17:48culture tersebut
  525. 17:50apa terjadi dalam sehari semalam? Tidak,
  526. 17:52teman-teman, ya.
  527. 17:53Jadi
  528. 17:54prosesnya panjang. Kenapa orang-orang
  529. 17:56Saudi Arabia pakai niqab?
  530. 17:58Karena mereka meyakini value-nya.
  531. 18:02Mungkin pakai niqab kalau yang saya
  532. 18:03dengar, ya, dari Syekh eh siapa Ali
  533. 18:06Jum'ah, kalau saya enggak salah tadi
  534. 18:07ingat, ya.
  535. 18:08Di sana itu pakai niqab itu karena
  536. 18:09memang culture, budaya.
  537. 18:11Dan budaya itu terbentuk karena mereka
  538. 18:12meyakini, ya, ada value
  539. 18:15nilai-nilainya adalah karena kalau pakai
  540. 18:17culture itu sesuai dengan nilai agama
  541. 18:18Islam, pertama, ya, belief, ya.
  542. 18:21Itu mereka bisa melindungi dari apa
  543. 18:24namanya dari debu, ya, kan? Culture, ya.
  544. 18:27Nah, kalau dipakai di Indonesia mungkin
  545. 18:29enggak cocok, ya, karena mungkin di
  546. 18:31Indonesia enggak sedebu itu, enggak
  547. 18:33segersang itu, ya.
  548. 18:35Makanya ada yang bilang
  549. 18:37niqab itu culture. Even ulama-ulama
  550. 18:39Saudi Arabia juga menyampaikan bahwa
  551. 18:41niqab atau cadar itu adalah sunah, ya,
  552. 18:43tidak tidak wajib.
  553. 18:45Jadi culture, teman-teman, ya.
  554. 18:47Nah, di bawahnya culture itu ada
  555. 18:49subculture.
  556. 18:51Subculture ini adalah
  557. 18:53kelompok kecil, ya, yang turun dari
  558. 18:55culture itu sendiri.
  559. 18:57Kelompok kecil, ya.
  560. 18:59Jadi culture itu payung besarnya,
  561. 19:01turunnya ada ada namanya subculture.
  562. 19:05Dia sama-sama something, sama-sama
  563. 19:08sesuatu yang dipraktikkan secara
  564. 19:09bersama-sama oleh banyak orang, Tapi,
  565. 19:13orangnya ini enggak sebanyak
  566. 19:15yang dipraktikkan oleh culture.
  567. 19:17Kalau culture kan tadi
  568. 19:19luas banget ya, satu negara semuanya
  569. 19:21kayak gitu ya. Kayak bahasa. Kita pakai
  570. 19:23bahasa Indonesia, ya kan? Sama.
  571. 19:25Ya kan?
  572. 19:26Apalagi korupsi tadi kan? Hampir
  573. 19:28se-Indonesia mungkin teman-teman korupsi
  574. 19:29ya. Even orang-orang yang teriak anti
  575. 19:31korupsi pun korupsi mereka itu.
  576. 19:33Ya kan? Kayak kalian ini ya, mahasiswa
  577. 19:34kan?
  578. 19:35Sok-sokan anti korupsi, telat datang
  579. 19:37kelas, ya kan? Kalian kira itu bukan
  580. 19:39korupsi? Korupsi itu.
  581. 19:41Ya kan? Jadi memang sudah mem- mendarah
  582. 19:43daging.
  583. 19:44Itu culture tuh.
  584. 19:46Payung besarnya.
  585. 19:48Subculture tuh
  586. 19:50culture juga tapi yang dipraktikkan oleh
  587. 19:53segelintir orang, tapi dia sudah
  588. 19:56sudah berjalan
  589. 19:57apa namanya? Lama.
  590. 19:59Contohnya apa?
  591. 20:00Contohnya ketika dipraktikkan dalam
  592. 20:02sebuah etnik grup, dalam sebuah
  593. 20:05apa namanya? Etnis ya.
  594. 20:07Contohnya apa ya? Misalkan di Minang.
  595. 20:08Ada ya orang Minang di sini? Orang
  596. 20:10Padang, Sumatera Barat.
  597. 20:12Di Minang itu culture-nya beda.
  598. 20:15Culture dia kalau misalkan mau menikah,
  599. 20:18itu yang melamar itu perempuan. Iya
  600. 20:20enggak? Perempuan melamar ke laki-laki.
  601. 20:23Ini bukan rasis ya, ini fakta, iya kan
  602. 20:25sih? Benar ya yang yang orang Padang ya?
  603. 20:27Jadi, orang Padang perempuan yang
  604. 20:30melamar laki-laki. Kalau kita bicara
  605. 20:32keumuman, culture secara umum di
  606. 20:35Indonesia kan enggak ya? Laki melamar
  607. 20:37perempuan.
  608. 20:38Subculture di Minang
  609. 20:40perempuan melamar laki-laki. Ya itu
  610. 20:42subculture tuh, karena dipraktikkan
  611. 20:44bertahun-tahun, berturun-temurun, tapi
  612. 20:47oleh segelintir orang saja dalam sebuah
  613. 20:49etnik grup atau kelompok etnis.
  614. 20:52Ya. Atau juga ketika dipraktikkan oleh
  615. 20:54sebuah
  616. 20:55komunitas anime, gitu ya kan?
  617. 20:58Ya kan?
  618. 20:59Eh apa ya? Yang suka anime apa gitu kan?
  619. 21:02Dia mempraktikkan satu hal, satu
  620. 21:04perilaku secara turun-temurun dan itu di
  621. 21:07dianggap sebagai sesuatu yang bernilai
  622. 21:09oleh anggota komunitasnya.
  623. 21:11Saya enggak tahu karena saya bukan
  624. 21:12komunitas anime ya, mungkin ada kali.
  625. 21:16Apa kalau pakai cosplay-cosplay ya?
  626. 21:18Ya kan? Pakai cosplay adalah sebuah hal
  627. 21:21yang bagus karena menunjukkan seberapa
  628. 21:23cinta kita dengan anime itu mungkin ya.
  629. 21:26Ini subculture.
  630. 21:27Nah, di bawah subculture ada social
  631. 21:29class.
  632. 21:31Social class ini kelas sosial ya yang
  633. 21:33menentukan
  634. 21:34siapa yang paling terhormat dan paling
  635. 21:37enggak terhormat gitu ya. Mana yang
  636. 21:39kastanya paling rendah dan paling tinggi
  637. 21:42dalam sebuah culture, dalam sebuah
  638. 21:44budaya.
  639. 21:45Ya mungkin aja kalau kita ngomongin tadi
  640. 21:47niqab ya, kalau kita ngomongin niqab di
  641. 21:49Saudi Arabia misalkan.
  642. 21:52Sosi, kalau kita bicara social class ya,
  643. 21:54perempuan yang pakai niqab mungkin
  644. 21:56dianggap dalam sebuah culture di Saudi
  645. 21:58Arabia itu kelas tertinggi.
  646. 22:00Kelas paling piety, piety itu paling
  647. 22:02religious.
  648. 22:04Ya kan?
  649. 22:05Yang tidak pakai niqab,
  650. 22:07cewek-cewek yang enggak pakai niqab itu
  651. 22:08kelas yang paling lemah iman. Kayak gitu
  652. 22:10ya.
  653. 22:11Paham ya itu maksudnya begitu. Sama
  654. 22:13kayak tadi misalkan anime ya.
  655. 22:15Yang sukanya cosplay, cosplay-nya paling
  656. 22:18mirip, paling bagus, kelasnya itu paling
  657. 22:20tinggi, yang cosplay-nya paling rendah
  658. 22:22itu
  659. 22:23kelasnya paling bawah.
  660. 22:25Gitu ya teman-teman ini social class.
  661. 22:26Nanti kita akan bahas lagi ya. Nah,
  662. 22:28biasanya kalau kita ngomongin social
  663. 22:29class,
  664. 22:30ini akan mencakup ya
  665. 22:33pekerjaan, occupation.
  666. 22:36Mencakup income level, oke mencakup
  667. 22:39apa na, eh gaji, penghasilan, pendidikan
  668. 22:43tingginya, kesejahteraan dan
  669. 22:44macam-macam. Nanti kita akan bahas insya
  670. 22:46Allah. Baik.
  671. 22:48Contoh culture teman-teman.
  672. 22:50Nah, ini viral nih ya siapa yang mau
  673. 22:52makan kayak gini? Ya kan?
  674. 22:54Kalau kalian
  675. 22:56sekarang lihat video ini mungkin
  676. 22:58sok-sokan jijik ya kan ih jijik jijik ya
  677. 23:00kan. Kok kok pakai tangan diaduk-aduk
  678. 23:02gitu, kan?
  679. 23:04Nah, buat kita, mungkin kita jijik.
  680. 23:07Ya, kenapa? Karena kita mungkin enggak
  681. 23:08kebiasa, ya, atau mungkin kita
  682. 23:10mungkin karena kita rasis saja kali, ya.
  683. 23:13Iya, enggak, sih?
  684. 23:14Nah, bagi orang India
  685. 23:16yang kayak begini tuh enggak jijik,
  686. 23:18gitu, kan? Kenapa enggak jijik?
  687. 23:21Karena sudah dipraktikkan turun-temurun.
  688. 23:23Maka jadi culture tadi.
  689. 23:26Sudah dari kecil, sudah dari kakek
  690. 23:27buyutnya, mungkin dari apa cucu Nabi
  691. 23:30Adam kali, ya, yang turun ke India sudah
  692. 23:32kayak gitu kali, ya, kita enggak tahu.
  693. 23:34Sudah membudaya ngantuk-ngantuk gitu,
  694. 23:35kan.
  695. 23:36Bahkan pakai kakinya diinjak-injak gitu,
  696. 23:37ada saya lihat videonya itu, ya.
  697. 23:40Nah, kenapa? Kenapa mereka meyakini hal
  698. 23:42seperti ini itu enggak apa-apa?
  699. 23:45Ingat, kita kalau ngomongin culture tadi
  700. 23:46ada apa?
  701. 23:48Ada value, ya, ada nilai-nilai. Ada
  702. 23:50belief, ada kepercayaan. Nah,
  703. 23:53mereka menganggap
  704. 23:54begini-begini itu, ya, ada value-nya,
  705. 23:58ada kepercayaannya. Apa kepercayaannya?
  706. 24:01Mereka merasa, katanya, kalau kita
  707. 24:03langsung
  708. 24:04menyentuh makanan pakai tangan tanpa
  709. 24:07hand glove,
  710. 24:09itu, katanya, bisa
  711. 24:10meningkatkan koneksi dengan food-nya,
  712. 24:13dengan makanannya. Jadi, ada hubungan
  713. 24:14langsung,
  714. 24:16hubungan yang erat dengan makanannya.
  715. 24:17Meskipun dalam makanannya cair, ya, dia
  716. 24:18aduk pakai tangan, ya.
  717. 24:20Daki ini langsung
  718. 24:21nyampur itu, ya, ke makanannya itu, ya.
  719. 24:24Gitu, ya.
  720. 24:25Buat mereka itu bagus, ya, karena ada
  721. 24:28menyatu dengan makanan gitu, ya. Jadi,
  722. 24:29gitulah.
  723. 24:30Nah, itu bisa memperbaiki digestion,
  724. 24:32bisa memperbaiki pencernaan,
  725. 24:34katanya gitu. Ya, iya, langsung diare
  726. 24:36gitu.
  727. 24:37Nah, buat orang kita mungkin ini enggak
  728. 24:39cocok, ya.
  729. 24:40Tapi, sebenarnya kita juga kayak gitu
  730. 24:42juga, ya, sih, iya, enggak, sih? Coba
  731. 24:43kalau ke pasar tradisional, iya, enggak?
  732. 24:46Kita beli apa, kan, pedagangnya pakai
  733. 24:47tangan yang ngambilnya, kan, ya.
  734. 24:49Atau coba kalau yang ngelakuin kayak
  735. 24:50gini orang putih coba, orang Jepang, ya,
  736. 24:52orang kayaknya kita enggak bakal jijik,
  737. 24:54iya, enggak, sih? Iya, enggak, sih?
  738. 24:56Kita jijik karena kita rasis kayaknya
  739. 24:57ya.
  740. 24:58Seperti dia ya.
  741. 25:00Anyway, it is culture. Inilah budaya.
  742. 25:03And this is not
  743. 25:04my portion to judge, bukan porsi saya
  744. 25:06untuk men-judge ya, tapi ya itulah
  745. 25:08culture ya. Kita bicara dalam konteks
  746. 25:09akademik ya.
  747. 25:10Oke.
  748. 25:12Ini juga culture di Saudi Arabia,
  749. 25:14teman-teman. Jadi
  750. 25:16beberapa orang atau konsumen di Saudi,
  751. 25:19mereka tidak suka
  752. 25:21tidak suka untuk nabung atau naruh uang
  753. 25:24di bank.
  754. 25:2528%
  755. 25:26enggak suka nabung di bank.
  756. 25:29Banyak ya 20% ya. Kalau misalkan
  757. 25:31populasinya ada
  758. 25:3320 juta ya, Saudi itu 20 sampai 30 juta
  759. 25:35lah populasinya.
  760. 25:3628% berapa juta? Kan banyak ya, lumayan.
  761. 25:40Ini subculture berarti kan.
  762. 25:42Subculture karena kalau culture dia
  763. 25:44dipraktikkan oleh semua atau majority
  764. 25:46orang. Kalau subculture dia sebagian
  765. 25:48kecilnya saja.
  766. 25:50Nah, sebagian kecil orang Saudi, dia
  767. 25:52enggak suka nabung di bank.
  768. 25:54Banyak alasannya. Ada yang alasannya
  769. 25:56karena alasan religius, ya kan, karena
  770. 25:58riba mungkin.
  771. 26:00Karena enggak percaya sama bank dan
  772. 26:02alasan lainnya.
  773. 26:04Ini juga culture.
  774. 26:05Ya.
  775. 26:06Di Indonesia gimana?
  776. 26:08Enggak ya, di Indonesia kayaknya
  777. 26:10eh
  778. 26:11kayaknya even orang miskin sekalipun
  779. 26:13nabung di bank, bahkan ngutang sama bank
  780. 26:15tuh. Ya kan. Makanya banyak yang suka
  781. 26:18apa namanya, ditagih sama itu ya
  782. 26:21penagih utang gitu ya, orang miskin di
  783. 26:23kampung-kampung gitu.
  784. 26:25Makanya ini beda-beda culture antara
  785. 26:26kita dengan Saudi.
  786. 26:28Nah, kemudian
  787. 26:29kita masuk ke sosial, sosial group ya,
  788. 26:32atau sosial faktor gitu.
  789. 26:34Nah, kalau kita ngomongin sosial, itu
  790. 26:36berarti
  791. 26:38perilaku konsumen itu dipengaruhi oleh
  792. 26:42[mendengus]
  793. 26:42siapa orang-orang yang berada di
  794. 26:45sekitarnya dia.
  795. 26:47Gitu kan ya, sosial tuh.
  796. 26:49Nah, kalau kita bicara orang-orang yang
  797. 26:50ada di sekitar dia
  798. 26:53atau orang-orang yang mempengaruhi dia
  799. 26:55kita bicara
  800. 26:57subbab yang pertama yaitu kelompok
  801. 26:59referensi
  802. 27:01reference group kelompok yang menjadi
  803. 27:03yang menjadi panutan dia
  804. 27:06ya
  805. 27:07kelompok yang dia ikuti gitu ya, siapa
  806. 27:09yang dia ikuti ya siapa influencer yang
  807. 27:12dia
  808. 27:13terpengaruh
  809. 27:14padanya
  810. 27:16ini masuk ke faktor sosial contoh ini
  811. 27:19ini ustaz ya yang terkenal di YouTube
  812. 27:21namanya Ustaz Khalid Basalamah saya
  813. 27:22yakin Anda tahu ya
  814. 27:25oke beliau punya jamaah kan
  815. 27:28iya kan saya yakin beliau mempengaruhi
  816. 27:29jamaahnya untuk berperilaku
  817. 27:32ada orang yang hijrah misalkan
  818. 27:35orang hijrah yang mungkin yang tidak mau
  819. 27:38nabung di bank konvensional
  820. 27:40coba tanya ke orang-orang yang seperti
  821. 27:42itu yang enggak mau nabung di bank
  822. 27:43konvensional kenapa sih enggak mau
  823. 27:44nabung di bank konvensional
  824. 27:47pasti karena takut riba misalkan ya
  825. 27:50kenapa kok bisa takut riba siapa siapa
  826. 27:52yang pertama kali bilang itu ke dia
  827. 27:55pasti kan ada ustaznya ya kan
  828. 27:56dia terpengaruh dari dari ucapan
  829. 27:59ustaznya
  830. 28:00ya inilah reference group
  831. 28:02atau mungkin terpengaruh dengan
  832. 28:03jamaahnya jamaahnya satu community itu
  833. 28:05dia tidak mau semuanya pakai
  834. 28:08bank konvensional kalau mereka nabung di
  835. 28:10bank konvensional maka akan diasingkan
  836. 28:12atau dianggap beriman lemah sama
  837. 28:15kelompoknya let's say kayak gitu ya
  838. 28:17inilah reference group teman-teman
  839. 28:20reference group
  840. 28:21ada mungkin jamaahnya Ustaz Abdul Somad
  841. 28:24Ustaz Adi Hidayat ya kan ya
  842. 28:26masing-masing punya
  843. 28:28perilaku yang berbeda-beda
  844. 28:30iya kan jamaahnya Ustaz Abdul Somad
  845. 28:32mungkin melakukan amalan atau perilaku
  846. 28:34tertentu yang enggak dilakukan oleh
  847. 28:36jamaahnya Ustaz Adi Hidayat
  848. 28:38enggak usah bicara persen dah bicara
  849. 28:40bicara ini aja deh NU dan Muhammadiyah
  850. 28:43iya kan ya orang NU
  851. 28:45kalau lebaran pasti ngikutin pemerintah.
  852. 28:50Gitu kan.
  853. 28:51Ada orang NU yang lebarannya sendirian
  854. 28:53dianggap sesat. Iya enggak?
  855. 28:55Sehingga perilakunya orang yang NU
  856. 28:57tergantung dari
  857. 28:59ya apa apa gimana gimana masyarakat
  858. 29:01umum. Gimana
  859. 29:03eee
  860. 29:04pemerintahnya.
  861. 29:06Muhammadiyah beda.
  862. 29:08Muhammadiyah itu lebarannya tergantung
  863. 29:09dari bukan dari pemerintah tapi
  864. 29:11tergantung dari penanggalan versi
  865. 29:12mereka.
  866. 29:14Sehingga warga Muhammadiyah perilakunya
  867. 29:17itu berbeda dengan warga NU atau warga
  868. 29:20yang selain Muhammadiyah dalam konteks
  869. 29:22berlebaran atau berhari raya.
  870. 29:24Orang Muhammadiyah perilakunya akan
  871. 29:25ngikuti grupnya dia.
  872. 29:28Iya kan ngikuti kelompoknya dia. Lebaran
  873. 29:30ikut kalendernya Muhammadiyah. Mereka
  874. 29:31pakai kalender global ya.
  875. 29:33Muhammadiyah itu.
  876. 29:35Anyway saya enggak bicara
  877. 29:36enggak bicara mana yang benar mana yang
  878. 29:38salah. Ini saya bicara faktanya aja
  879. 29:39untuk menggambarkan
  880. 29:41itulah perilaku yang dipengaruhi oleh
  881. 29:44kelompok
  882. 29:45ya sosial tadi.
  883. 29:47Oke ya.
  884. 29:49Nah ini juga
  885. 29:50family juga masuk sosial.
  886. 29:53Selain community yang kita bergabung di
  887. 29:55dalamnya atau
  888. 29:57organisasi yang kita bergabung di
  889. 29:58dalamnya
  890. 29:59yang mempengaruhi perilaku kita
  891. 30:01keluarga juga mempengaruhi bagaimana
  892. 30:03kita berperilaku.
  893. 30:05Ya saya nih.
  894. 30:07Saya ya
  895. 30:08dengan anak istri saya
  896. 30:10perilaku saya ketika membeli sesuatu
  897. 30:14sekarang itu udah
  898. 30:16udah enggak didorong oleh apa yang saya
  899. 30:18pengen lagi teman-teman.
  900. 30:20Ya.
  901. 30:21Perilaku saya ketika beli sesuatu
  902. 30:23sekarang udah terdorong dari apa yang
  903. 30:25dipengen oleh keluarga saya.
  904. 30:28Iya enggak?
  905. 30:29Kalau saya masih single nih
  906. 30:30kalau saya masih single saya punya duit
  907. 30:32saya mungkin akan beli PlayStation. Nah
  908. 30:34iya enggak?
  909. 30:35Beli motor iya kan CB. Itu yang di
  910. 30:38kepala saya ya dulu ketika saya masih
  911. 30:40rock and roll ya.
  912. 30:41Saya akan keliling dunia, uangnya saya
  913. 30:43habisin buat
  914. 30:44keliling dunia, ya kan? Mungkin cari
  915. 30:46pacar-pacar di
  916. 30:48belahan dunia mana pun, ya.
  917. 30:50Itu perilaku saya ketika single, mungkin
  918. 30:51di kepala saya.
  919. 30:54Sekarang karena saya sudah berkeluarga,
  920. 30:55sudah punya istri, anak,
  921. 30:57apa yang saya beli itu enggak lagi
  922. 30:59begitu, enggak lagi yang ada di bayangan
  923. 31:01saya gitu.
  924. 31:02Saya akan menghabiskan uang saya
  925. 31:04mungkin buat pendidikan anak-anak saya.
  926. 31:06Ya, kan?
  927. 31:07Mungkin mungkin juga saya akan beli
  928. 31:09barang-barang tergantung dari
  929. 31:12apa yang disetujui oleh istri saya.
  930. 31:15Ya, kan? Nah, ini buat yang yang
  931. 31:17laki-laki nih, hati-hati, ya.
  932. 31:18Nanti kalau nikah, hilang sudah hilang
  933. 31:21sudah kemerdekaan Anda.
  934. 31:24Direnggut sudah oleh oleh istri Anda
  935. 31:26nanti, ya.
  936. 31:27Ini bukti apa? Fakta. Di Amerika,
  937. 31:30contohnya.
  938. 31:31Data menunjukkan di Amerika bahwa istri
  939. 31:34itu menjadi
  940. 31:37agen pembelian utama
  941. 31:39dalam sebuah keluarga.
  942. 31:42Jadi, semua pembelian itu tergantung
  943. 31:44istri.
  944. 31:45Dalam keluarga di Amerika loh, Amerika
  945. 31:47loh, ya.
  946. 31:48Terutama dalam konteks membeli makanan.
  947. 31:50Jadi, si suami itu ngikut istri.
  948. 31:52Istrinya mau apa, oke.
  949. 31:54Dalam konteks beli rumah atau
  950. 31:56barang-barang dalam rumah,
  951. 31:58istri yang menentukan. Mau beli sofa
  952. 32:01apa, apa, bahkan mau beli rumah kayak
  953. 32:03mana itu istri yang menentukan. Dan juga
  954. 32:05pakaian.
  955. 32:06Even pakaian suami pun juga istri yang
  956. 32:08nentuin.
  957. 32:09Di Amerika loh.
  958. 32:10Dan saya yakin di Indonesia pun juga
  959. 32:11begitu, sama, ya. Soalnya saya pribadi
  960. 32:13kan
  961. 32:14suami, ya. Saya merasa iya juga, ya. Gue
  962. 32:16gue gitu juga nih.
  963. 32:18Nah, woman,
  964. 32:20perempuan ini mempengaruhi 65% ini data
  965. 32:22menunjukkan.
  966. 32:23Pembelian mobil baru itu perempuan yang
  967. 32:25yang yang
  968. 32:27ngambil apa namanya? Punya power, ya.
  969. 32:31Beli rumah 91% itu perempuan yang yang
  970. 32:34menentukan rumah kayak gimananya.
  971. 32:37Dan 92%
  972. 32:39untuk travel ya, kalau pengen liburan
  973. 32:41tuh perempuan juga yang menentukan mau
  974. 32:42liburan ke mana.
  975. 32:44Makanya
  976. 32:45buat laki-laki
  977. 32:47sebelum kemerdekaan Anda terenggut ya,
  978. 32:49nikmatilah nikmatilah gitu ya, mumpung
  979. 32:52masih single nih, nikmatilah. Nanti
  980. 32:54kalau sudah menikah hilang sudah ya.
  981. 32:57Tapi teman-teman meskipun nanti
  982. 32:59Anda
  983. 33:00apa melakukan atau membeli sesuatu
  984. 33:02karena istri Anda karena anak-anak Anda
  985. 33:06meskipun Anda merasa tidak merdeka ya,
  986. 33:08hilang sudah kemerdekaan Anda
  987. 33:11tapi
  988. 33:12kalau saya pribadi ya
  989. 33:13saya merasa bahagia.
  990. 33:15Gitu ya. Enggak tahu kenapa, saya merasa
  991. 33:17bahagia meskipun saya tidak bisa beli
  992. 33:19something untuk kebutuhan saya pribadi,
  993. 33:21saya merasa
  994. 33:23I'm happy.
  995. 33:24Karena saya bisa berkorban because I can
  996. 33:26sacrifice myself to my family.
  997. 33:29Nanti mungkin Anda akan ngerti kenapa
  998. 33:32kok bisa bahagia.
  999. 33:33Gitu ya.
  1000. 33:34Baik.
  1001. 33:35Berikutnya ada roles and status. Peran
  1002. 33:38dan status ya, ini juga masalah sosial.
  1003. 33:41Peran roles, apa itu roles? Roles itu
  1004. 33:43adalah peran ya, peran itu maksudnya
  1005. 33:44adalah
  1006. 33:45em kegiatan konsumen
  1007. 33:50sesuai dengan apa namanya orang-orang
  1008. 33:52yang ada di sekitar dia, itulah peran.
  1009. 33:55Misalkan a mother
  1010. 33:57peran sebagai seorang
  1011. 33:59ibu, peran sebagai seorang manajer
  1012. 34:01peran sebagai seorang teenager, sebagai
  1013. 34:04seorang Gen Z, sebagai seorang anak
  1014. 34:06muda.
  1015. 34:07Ya.
  1016. 34:07Setiap peran ini
  1017. 34:10pasti punya
  1018. 34:11apa namanya status.
  1019. 34:14Peran ibu nanti ada statusnya apa?
  1020. 34:16Seorang ibu, iya kan ya.
  1021. 34:18Manajer
  1022. 34:21perannya manajer dia juga nempel dengan
  1023. 34:23status sebagai manajer yang high class.
  1024. 34:26Pemuda
  1025. 34:28sebagai status sebagai anak muda yang
  1026. 34:29yang yang yang friendly yang yang apa
  1027. 34:32namanya, cheerful.
  1028. 34:34Iya kan ya. Nah, setiap peran
  1029. 34:37ini beda-beda perilakunya.
  1030. 34:39Beda-beda apa yang dia beli, benar
  1031. 34:41enggak?
  1032. 34:41Ibu kalau Anda jadi ibu, pasti akan beli
  1033. 34:44something yang selayaknya seorang ibu.
  1034. 34:48Iya kan?
  1035. 34:49Nah, itulah.
  1036. 34:50Ketika Anda berperan sebagai ibu dan dan
  1037. 34:52berperan sebagai manajer, beda.
  1038. 34:55Manajer akan belinya sesuatu yang
  1039. 34:57selayaknya seorang manajer, beli jas.
  1040. 35:00Iya, mungkin beli laptop yang
  1041. 35:01profesional, iya kan?
  1042. 35:03Kalau Anda berperan sebagai seorang
  1043. 35:05teenager, sebagai anak muda, pasti
  1044. 35:07belinya something yang itu sesuai dengan
  1045. 35:08anak muda.
  1046. 35:10Iya enggak sih? Fomo, apa yang lagi
  1047. 35:12viral, [berdehem] iya kan?
  1048. 35:13Kayak gitu ya teman-teman. Jadi, peran
  1049. 35:15berbeda
  1050. 35:16berbeda juga perilakunya.
  1051. 35:18[berdehem]
  1052. 35:19Iya, makanya dalam sebuah penelitian tuh
  1053. 35:21kadang kita menyebutkan
  1054. 35:24eh, apa namanya, misalkan ya
  1055. 35:26perilaku beli eh,
  1056. 35:28mobil listrik di antara Gen Z, iya kan?
  1057. 35:31Atau membandingkan Gen Z dengan
  1058. 35:33milenial.
  1059. 35:35Atau membandingkan
  1060. 35:36mahasiswa dengan pekerja. [berdehem]
  1061. 35:39Nah, itu peran tuh.
  1062. 35:40Karena beda-beda peran, beda juga
  1063. 35:43perilakunya. Iya, nanti kalau Anda ambil
  1064. 35:46penelitian, TA ambilnya marketing
  1065. 35:49nanti Anda akan paham. Iya, ini bisa
  1066. 35:50dijadikan sebuah penelitian.
  1067. 35:52Berikutnya age and life cycle. Usia juga
  1068. 35:55mempengaruhi perilaku ya, teman-teman
  1069. 35:57ya.
  1070. 35:58Ketika Anda masih jadi bocah, baby
  1071. 36:00seperti ini, kan
  1072. 36:02sukanya kan mungkin
  1073. 36:04makanannya makanan lembut, iya kan?
  1074. 36:06Dikasih jengkol kan enggak mungkin ya.
  1075. 36:09Jengkol ketika Anda sudah segini nih,
  1076. 36:11iya kan? Atau mungkin segini nih, iya
  1077. 36:12kan? Mungkin sukanya jengkol.
  1078. 36:14Seusia ini kan belum suka main PS, iya
  1079. 36:16kan? Belum bisa megangnya, iya kan? PS
  1080. 36:18mungkin ketika usia segini atau segini
  1081. 36:20ya, atau mungkin sampai tua juga main
  1082. 36:21PS. Kayak saya, saya
  1083. 36:22meskipun saya sudah jarang main PS, tapi
  1084. 36:24saya masih suka main PS. Kalau saya ada
  1085. 36:25PS tuh pengin main, misalnya gitu ya.
  1086. 36:28Nah, sehingga berbeda
  1087. 36:30life cycle,
  1088. 36:32maka berbeda juga perilakunya.
  1089. 36:35Baik.
  1090. 36:35Berikutnya occupation. Occupation ini
  1091. 36:37pekerjaan.
  1092. 36:39Pekerjaan juga menentukan
  1093. 36:41perilaku konsumen.
  1094. 36:44Nah, ini ada yang menarik ya.
  1095. 36:46Ehm,
  1096. 36:47blue collar workers,
  1097. 36:49pekerja
  1098. 36:50eee
  1099. 36:51pekerja yang itu pekerja kasar,
  1100. 36:55ya, [berdehem] blue collar pekerja
  1101. 36:55kasar,
  1102. 36:57cenderung atau pekerja pekerja menengah
  1103. 36:59ke bawah ya,
  1104. 37:00cenderung pakai pakaian-pakaian yang
  1105. 37:02sok-sokan pakai jas, ya, pakai dasi.
  1106. 37:06Nah, kalau kita ketemu orang yang dia
  1107. 37:08pakai jas, pakai dasi gitu ya,
  1108. 37:11itu tandanya itu dia tuh
  1109. 37:13apa ya?
  1110. 37:14Belum orang kaya gitu.
  1111. 37:16Belum orang kaya.
  1112. 37:18Masih miskin, tapi yang kepengen
  1113. 37:19sok-sokan kayak orang kaya gitu.
  1114. 37:22Nih, coba ya cek-cek aja kalau sales kan
  1115. 37:24biasa pakai jas ya.
  1116. 37:26Itu belum belum belum kaya bener itu.
  1117. 37:28Kalau orang udah kaya bener, yang udah
  1118. 37:30beneran kaya, dia udah enggak lagi
  1119. 37:31peduli
  1120. 37:33validasi orang. Enggak peduli lagi
  1121. 37:34penampilannya yang pakai jas. Pakai aja
  1122. 37:36kaos oblong kayak gini ya.
  1123. 37:38Iya enggak?
  1124. 37:38Nih, si Elon Musk ini ketemu Jokowi,
  1125. 37:41presiden loh, ya, dulu ya,
  1126. 37:44pakai kaos oblong gini ya. Enggak peduli
  1127. 37:45dia. Ya, orang kaya, iya kan?
  1128. 37:48Kalau mungkin mungkin Jokowi yang pengen
  1129. 37:50ketemu dia, iya kan? Iya enggak? Karena
  1130. 37:52udah kaya.
  1131. 37:53Mark Zuckerberg yang punya Meta,
  1132. 37:55Facebook, dia kayak gini, oblogan aja
  1133. 37:57gitu ya.
  1134. 37:59Nah, ini ini juga pekerjaan tuh
  1135. 38:00mempengaruhi perilaku.
  1136. 38:03Berikutnya,
  1137. 38:04ya, ini tadi kita ngomongin ini udah
  1138. 38:06ngomongin ini ya,
  1139. 38:08personal ya, tadi
  1140. 38:10ini sosial tadi udah lewat ya di sini.
  1141. 38:12Ya, ini tadi personal ya, teman-teman
  1142. 38:13ya, masalah faktor personal ya, age and
  1143. 38:15life cycle.
  1144. 38:16Ini juga
  1145. 38:18personal ya, eee pekerjaan.
  1146. 38:20Ini juga lagi-lagi ngomongin personal,
  1147. 38:22yaitu keadaan ekonomi, itu riil.
  1148. 38:24Perilaku konsumen secara
  1149. 38:28umum dipengaruhi oleh faktor personal,
  1150. 38:30ya, faktor diri dia sendiri.
  1151. 38:33Dan faktor personal, faktor individunya,
  1152. 38:36itu juga bergantung dari keadaan
  1153. 38:38ekonominya dia.
  1154. 38:40Ya, keadaan ekonomi dia.
  1155. 38:43Jelas ya ini masuk akal ya, kalau dia
  1156. 38:44enggak punya uang ya, dia enggak beli
  1157. 38:46gitu kan ya, bahasa kasarnya gitu. Kalau
  1158. 38:48punya uang ya beli.
  1159. 38:50Nah, ini terjadi, saya belajar banyak
  1160. 38:51karena saya
  1161. 38:53eee jualan martabak, ya.
  1162. 38:55Jadi, Anda beruntung ya
  1163. 38:58apa dosennya itu punya banyak insight
  1164. 39:00sebagai seorang pedagang, sebagai
  1165. 39:02seorang praktisi pernah
  1166. 39:04eee sebagai dosen juga.
  1167. 39:07Saya belajar kalau teori saya sudah
  1168. 39:08sudah kenyang ya. Sebagai seorang
  1169. 39:11pedagang, saya belajar ini, satu hal.
  1170. 39:14Fenomena bulan apit. Apa itu?
  1171. 39:17Bulan apit, mungkin ada yang pernah tahu
  1172. 39:19ya.
  1173. 39:21Saya pas jualan martabak, teman-teman,
  1174. 39:23saya kadang suka heran.
  1175. 39:25Kenapa di di hari-hari tertentu atau di
  1176. 39:28bulan-bulan tertentu
  1177. 39:30kok sepi banget yang beli?
  1178. 39:32Enggak ada yang beli ya.
  1179. 39:34Padahal saya sudah promo gitu kan, kalau
  1180. 39:36bicara teori ya, sudah promo kok. Sudah
  1181. 39:39ini kok, sudah ini kok, teorinya sudah
  1182. 39:40kenyang nih, sudah dikerjakan, tapi kok
  1183. 39:42enggak ada yang beli atau sepi, ya.
  1184. 39:44Kenapa ya? Nah, inilah yang enggak
  1185. 39:46dipelajari di dalam buku, dalam teori.
  1186. 39:50Kita mempelajari namanya bulan apit. Apa
  1187. 39:52itu bulan apit gitu?
  1188. 39:53Bulan apit itu adalah suatu momen
  1189. 39:57ketika
  1190. 39:59konsumen itu lebih mengutamakan
  1191. 40:02beli-beli barang-barang lebih esensial,
  1192. 40:05yang lebih penting
  1193. 40:06dibandingkan barang-barang yang tidak
  1194. 40:08penting.
  1195. 40:09Contohnya di bulan-bulan
  1196. 40:11eee apa ya, saya lupa di bulan-bulan
  1197. 40:13Juni kalau enggak salah ya, Mei, Juni
  1198. 40:14gitu,
  1199. 40:15itu turun
  1200. 40:16penjualan, teman-teman.
  1201. 40:18Apalagi kalau pasarnya ini ya, pasarnya
  1202. 40:20adalah pasar anak-anak dan pasar orang
  1203. 40:22tua.
  1204. 40:23Turun. Kenapa? Karena orang tua uangnya
  1205. 40:26itu dipakai buat masuk
  1206. 40:29naik kelas ya, anak-anaknya.
  1207. 40:31Iya kan? Masuk sekolah baru, apa?
  1208. 40:33Semester baru anak-anaknya.
  1209. 40:35Loh, emang apa hubungannya, Pak?
  1210. 40:37Teman-teman, ketika semester baru kan
  1211. 40:39biasanya kan beli buku baru, iya kan?
  1212. 40:41Sepatu baru, iya enggak sih? Tas baru,
  1213. 40:44itu kan perlu duit. Iya kan?
  1214. 40:46Nah, uangnya habis buat di situ,
  1215. 40:47teman-teman.
  1216. 40:49Bahkan ada yang mungkin yang liburan,
  1217. 40:50iya kan? Uang habis buat liburan.
  1218. 40:52Sehingga pembelian barang-barang yang
  1219. 40:54tidak begitu esensial kayak beli
  1220. 40:56martabak saya
  1221. 40:57beli macca, iya kan?
  1222. 40:58Mungkin enggak esensial.
  1223. 41:00Yang lebih penting ya beli buat tadi
  1224. 41:02buku baru, baju baru. Kalau pengen makan
  1225. 41:04ya beli nasi, gitu kan ya?
  1226. 41:06Nah, ini bulan apit. Kenapa kemudian di
  1227. 41:08bulan-bulan tertentu sepi? Karena itu,
  1228. 41:11bulan apit tadi.
  1229. 41:12Iya?
  1230. 41:13Baik, paham ya?
  1231. 41:15Nah, berikutnya juga ini masalah
  1232. 41:16personal juga, lifestyle.
  1233. 41:19Iya. Orang itu beli enggak beli konsumen
  1234. 41:22itu beli enggak beli, perilakunya mereka
  1235. 41:23tergantung lifestyle.
  1236. 41:27Hedon enggak? Gitu kan? Dia orang have
  1237. 41:29apa tidak, iya kan?
  1238. 41:31Kalau hedon, hedon biasanya dia beli aja
  1239. 41:34meskipun dia enggak pengen dia beli aja
  1240. 41:36udah, iya kan? FOMO biar dianggap
  1241. 41:38orang have, iya enggak sih?
  1242. 41:40Dan lifestyle juga tergantung dari dia
  1243. 41:42punya uang enggak enggak?
  1244. 41:44Iya kan? Nah, ini ini.
  1245. 41:45Orang Al Azhar, saya kaget juga ya waktu
  1246. 41:47saya lihat ini di TikTok nih. Coba deh
  1247. 41:49kalau enggak percaya, cek di TikTok ya.
  1248. 41:50Jajan uang Al Azhar, jajan siswa Al
  1249. 41:53Azhar, coba cek ya.
  1250. 41:55Sebulan 6 juta, iya kan?
  1251. 41:57Gedean gaji gedean uang mereka dibanding
  1252. 41:59gaji saya, iya gaji saya cuma berapa,
  1253. 42:00iya kan?
  1254. 42:02Berarti bapaknya berapa gajinya kalau
  1255. 42:03dia bisa ngasih uang segitu, iya?
  1256. 42:06Tapi saya yakin Anda juga kayaknya uang
  1257. 42:08jajan segitu ya, iya enggak sih? Saya
  1258. 42:09sempat nanya di kelas soalnya.
  1259. 42:11Di kelas katanya, "Siapa yang saya
  1260. 42:13tanyakan, siapa yang
  1261. 42:15uang jajan nya 6 juta?" Ada yang
  1262. 42:17ngacung, buset. Benar berarti ya.
  1263. 42:19Dan yang ngacung-ngacung itu biasanya
  1264. 42:21orang-orang luar Jawa, iya enggak? Yang
  1265. 42:23orang-orang Kalimantan, Sumatera ya.
  1266. 42:25Segini biasanya nih uang jajan nya nih.
  1267. 42:27Orang have itu, orang have ya.
  1268. 42:29Oke ya.
  1269. 42:31Berikutnya,
  1270. 42:32personality dan self konsep ini masuk
  1271. 42:34juga personal faktor.
  1272. 42:37Personality ya, apa ya arti-arti apa
  1273. 42:39namanya? Karakteristik dari dari
  1274. 42:41konsumennya.
  1275. 42:42Ada konsumen yang mungkin ekstrovert,
  1276. 42:45introvert.
  1277. 42:46Orang ekstrovert belinya apa, orang
  1278. 42:48introvert belinya apa ya, gitu.
  1279. 42:51Apa lagi? Karakteristik yang orang yang
  1280. 42:53pemalu, orang yang suka pamer ya.
  1281. 42:57Orang yang
  1282. 42:59apa namanya? Pemalu ya kan.
  1283. 43:01Nah, semua karakter itu menentukan dia
  1284. 43:03beli apa.
  1285. 43:05Orang yang sukanya itu apa?
  1286. 43:08Hidup hemat. Karakter itu karakter yang
  1287. 43:11pelit misalkan ya.
  1288. 43:13Dia pastikan menahan-nahan beli atau
  1289. 43:14beli itu ya barang-barang murah ya.
  1290. 43:16Kalau istilah Gen Z itu namanya frugal
  1291. 43:19living. Frugal itu ketika hidupnya itu
  1292. 43:22ngirit ya, pelit ya, enggak mau banget
  1293. 43:25keluar.
  1294. 43:25Makan nasi pakai garam ya supaya ngirit,
  1295. 43:27gitu-gitu frugal nih, frugal living.
  1296. 43:30Oke.
  1297. 43:32Berikutnya psikologi psychological
  1298. 43:33factor, faktor psikologi.
  1299. 43:36Nah, kalau kita ngomongin faktor
  1300. 43:37psikologi yang pertama itu kita akan
  1301. 43:39bicara motivasi teman-teman.
  1302. 43:41Perilaku konsumen itu
  1303. 43:44tergantung atau dipengaruhi oleh
  1304. 43:46motivasi masing-masing konsumen.
  1305. 43:49Apa sih motivasi? Motivasi itu adalah
  1306. 43:51sesuatu yang mendorong dari dalam, itu
  1307. 43:53motivasi itu.
  1308. 43:55Something yang drive,
  1309. 43:57yang mendorong ya, yang force,
  1310. 43:59yang push ya, yang mendorong dari dalam.
  1311. 44:02Kadang kita enggak bisa paham kenapa gua
  1312. 44:04pengen beli ini.
  1313. 44:05Kan, kenapa aku termotivasi pengen beli
  1314. 44:07itu? Kenapa aku termotivasi pengen
  1315. 44:09memboikot?
  1316. 44:11Kenapa aku termotivasi pengen nikahin
  1317. 44:13dia, iya kan?
  1318. 44:14Kadang kita kan
  1319. 44:15enggak ngerti, iya enggak tahu pokoknya
  1320. 44:17kepengen aja, iya enggak sih? Iya kan?
  1321. 44:19Itulah motivasi, teman-teman. Something
  1322. 44:20yang mendorong dari dalam.
  1323. 44:23Kadang kita juga mempertanyakan
  1324. 44:25perilaku orang, iya enggak sih?
  1325. 44:27[berdehem]
  1326. 44:27Contoh yang paling simpel ya.
  1327. 44:29Ih, kenapa sih dia kok mau nikah sama
  1328. 44:31dia? Dia kan jelek, contoh ya, contoh.
  1329. 44:34Kenapa sih dia kok mau dia kan jelek,
  1330. 44:35dia kan miskin, iya kan?
  1331. 44:37Kita kadang enggak bisa paham karena
  1332. 44:38motivasi orang beda-beda.
  1333. 44:40Iya kan? Mungkin buat kita orang itu
  1334. 44:43jelek, iya kan? Buat dia mungkin cantik,
  1335. 44:45iya kan? Atau ganteng.
  1336. 44:47Mungkin
  1337. 44:48buat kita dia nikahin orang itu karena
  1338. 44:52enggak make sense, iya kan? Tapi buat
  1339. 44:53dia mungkin make sense karena orang
  1340. 44:54jelek tapi kaya, contoh.
  1341. 44:57Iya kan? Itu motivasi, teman-teman.
  1342. 44:59Iya. Nih, contohnya nih.
  1343. 45:01Ini orang tua, teman-teman.
  1344. 45:03Dia membeli mobil mewah
  1345. 45:06bukan karena dia pengen validasi.
  1346. 45:10Bukan karena apa-apa, tapi motivasi dia
  1347. 45:13adalah karena dia kepengen merasa muda
  1348. 45:15lagi.
  1349. 45:16Iya kan? Beda kan?
  1350. 45:17Enggak kebayang kan? Iya kan?
  1351. 45:19Enggak terprediksi loh.
  1352. 45:21Kirain supaya biar keren, kirain supaya
  1353. 45:24biar dapat validasi, ternyata hanya
  1354. 45:26kepengen
  1355. 45:28merasa muda lagi.
  1356. 45:30Iya, orang kaya, iya orang have ya.
  1357. 45:32Bisa beli duit, bisa beli karena punya
  1358. 45:34duit. Iya kan? Gitu itu namanya
  1359. 45:36motivasi, teman-teman.
  1360. 45:38Nah, kalau kita ngomongin motivasi, ini
  1361. 45:40ada teorinya.
  1362. 45:42Teori yang terkenal, teorinya Maslow.
  1363. 45:45Mungkin sudah pernah belajar ya di kelas
  1364. 45:46yang lain.
  1365. 45:47Nah, kalau kata Maslow, seseorang itu
  1366. 45:49berperilaku
  1367. 45:51tergantung apa yang membuat apa yang
  1368. 45:54memotivasi dia.
  1369. 45:56Dan motivasi itu tergantung dari
  1370. 45:58kebutuhannya, gitu kata Maslow.
  1371. 46:01Dan kebutuhan orang itu berbeda-beda,
  1372. 46:03berjenjang-jenjang dari mulai paling
  1373. 46:06dasar sampai paling tinggi. Ini kata
  1374. 46:08Maslow.
  1375. 46:09Meskipun ada kritiknya, cuma kita enggak
  1376. 46:12bahas kritiknya ya. Nanti akan jadi
  1377. 46:13panjang lebar. Kita ngomongin secara
  1378. 46:15umum aja. Secara umum apa itu Maslow?
  1379. 46:17Maslow bilang,
  1380. 46:19seseorang termotivasi, let's say
  1381. 46:21termotivasi kerja lah ya.
  1382. 46:23Termotivasi kerja atau termotivasi
  1383. 46:25melakukan melakukan sesuatu, pasti
  1384. 46:27motivasi awalnya adalah karena untuk
  1385. 46:29memenuhi
  1386. 46:31fisiologi, bukan psikologi, fisiologi.
  1387. 46:35Fisiologi itu adalah kebutuhan untuk
  1388. 46:37makan,
  1389. 46:38kebutuhan untuk minum,
  1390. 46:40iya kan?
  1391. 46:41Kita kerja,
  1392. 46:42iya kan? Untuk apa?
  1393. 46:44Supaya bisa makan, iya.
  1394. 46:46Tadi ada perempuan yang mau dinikahin
  1395. 46:49sama laki-laki jelek.
  1396. 46:52Kenapa dia mau? Pasti karena
  1397. 46:53laki-lakinya kaya. Kenapa kok dia mau
  1398. 46:55nikah sama laki-laki kaya yang jelek?
  1399. 46:57Karena kan dia butuh makan,
  1400. 46:58iya kan? Dia butuh pengen makan enak,
  1401. 47:00iya kan? Pengen, iya enggak? Kalau nikah
  1402. 47:02sama laki-laki ganteng yang kere, iya
  1403. 47:04kan? Enggak bisa makan, iya. Orang
  1404. 47:06enggak termotivasi dong.
  1405. 47:07Paham ya?
  1406. 47:08Jadi motivasi paling pertama itu ya dia
  1407. 47:10pengen makan dan pengen minum.
  1408. 47:12Gitu ya. Makan minum ini motivasi paling
  1409. 47:13pertama.
  1410. 47:14Mungkin ini juga yang mendorong kenapa
  1411. 47:16Pak Prabowo bikin MBG loh.
  1412. 47:18Ya mungkin jadi dia mungkin pakai teori
  1413. 47:19Maslow.
  1414. 47:21Ya kalau kata Prabowo sih,
  1415. 47:23motivasi orang supaya mau belajar itu ya
  1416. 47:26harus kenyang dulu.
  1417. 47:27Kalau enggak kenyang gimana orang bisa
  1418. 47:29belajar? Gitu ya. Itu kata-kata Pak
  1419. 47:30Prabowo dan saya
  1420. 47:32merasa itu apa namanya?
  1421. 47:35Pikiran yang bagus ya. Mungkin saya
  1422. 47:37enggak beda, saya ngerasa itu pikiran
  1423. 47:38bagus. Ini pendidikan apa sebuah
  1424. 47:40paradigma bagus karena kita selama ini
  1425. 47:42berpikir pendidikan itu cuma sekolah,
  1426. 47:44ngeles kan?
  1427. 47:46Padahal ada hal yang lebih esensial yang
  1428. 47:47itu harus menjadi bagian dari
  1429. 47:49pendidikan. Yaitu apa? Makanan
  1430. 47:51makanannya.
  1431. 47:52Kalau makanannya enggak berkualitas,
  1432. 47:53kalau dia lapar, mungkin enggak akan
  1433. 47:55jalan itu pendidikan.
  1434. 47:56Ya ini teorinya ini nih, teori Maslow
  1435. 47:58teman-teman.
  1436. 47:59Ya Yang kedua, setelah ini terpenuhi,
  1437. 48:02kalau sudah kenyang nih,
  1438. 48:04orang akan termotivasi melakukan hal
  1439. 48:06yang di atasnya,
  1440. 48:07yaitu untuk dapat perlindungan,
  1441. 48:10keamanan.
  1442. 48:12Sudah kenyang, pasti cari keamanan.
  1443. 48:15Anda nih kerja, sudah punya gaji
  1444. 48:16misalkan sebulan 1,5 juta.
  1445. 48:19Sudah bisa memenuhi,
  1446. 48:21iya kan?
  1447. 48:23Apa namanya, kehidupan sehari-hari bisa
  1448. 48:25makan.
  1449. 48:26Setelah itu kan pasti ada pengen cari
  1450. 48:27lebih kan?
  1451. 48:29Pengen cari aman kan? Aman berarti
  1452. 48:30mungkin kalau sekarang kerjanya masih
  1453. 48:32kontrak,
  1454. 48:33next step-nya Anda pengen cari kerjaan
  1455. 48:35tetap, biar aman, biar enggak dipecat,
  1456. 48:37tetap.
  1457. 48:39Next step-nya Anda pengen cari gaji yang
  1458. 48:40lebih gede, biar bisa beli rumah,
  1459. 48:43rumah sendiri, enggak ngontrak, berarti
  1460. 48:44aman, iya kan? Biar enggak di
  1461. 48:46depak-depak sama pemilik kontrakan,
  1462. 48:48contoh, iya.
  1463. 48:50Setelah ini terpenuhi, baru berikutnya,
  1464. 48:52kebutuhan untuk sosial, kebutuhan
  1465. 48:55untuk dapat teman, kebutuhan untuk
  1466. 48:58nikah, iya kan?
  1467. 49:00Punya pasangan, iya kan?
  1468. 49:02Bisa mencintai seseorang, ini kebutuhan
  1469. 49:04ketiga kalau kata Maslow.
  1470. 49:07Jadi makan dulu, kedua,
  1471. 49:09selamat dulu, iya, punya rumah dulu,
  1472. 49:12punya pekerjaan tetap dulu, baru setelah
  1473. 49:13itu, setelah punya rumah, punya
  1474. 49:15pekerjaan, baru dia nikah,
  1475. 49:16iya kan?
  1476. 49:18Baru dia ini nikah, karena enggak
  1477. 49:19mungkin kalau orang, kalau katanya
  1478. 49:20Maslow ya, enggak mungkin orang nikah
  1479. 49:22dulu kalau belum punya pekerjaan. Nah,
  1480. 49:24ini makanya salah satu kritiknya ya.
  1481. 49:26Di beberapa budaya, enggak gitu juga ya,
  1482. 49:28kayak di Indonesia kan enggak, kadang
  1483. 49:29orang nikah dulu baru kemudian dipikir
  1484. 49:31bareng-bareng,
  1485. 49:33dipikir bareng-bareng gimana cara beli
  1486. 49:34rumahnya gitu ya.
  1487. 49:35Kalau kata Maslow enggak, beli rumah
  1488. 49:36dulu baru nikah,
  1489. 49:38iya kan?
  1490. 49:38Terus esteem needs,
  1491. 49:40esteem needs itu kebutuhan
  1492. 49:42untuk kita dipuji,
  1493. 49:44diapresiasi, iya kan? Nah, ini kebutuhan
  1494. 49:46keempat, yang paling top itu kebutuhan
  1495. 49:49aktualisasi namanya.
  1496. 49:51Aktualisasi itu untuk kita
  1497. 49:54mengerjakan sesuatu
  1498. 49:56apa ya? Tanpa kita pamrih gitu ya, tanpa
  1499. 50:00perlu validasi. Kita pengin ngelakuin
  1500. 50:02sesuatu karena kita pengin aja.
  1501. 50:04Karena kita merasa itu bagus.
  1502. 50:06Namanya self actualization.
  1503. 50:08Gitu ya.
  1504. 50:09Contohnya apa? Misalkan Prabowo lah
  1505. 50:11presiden kita, Pak Prabowo Subianto.
  1506. 50:14Dia udah udah kaya kan?
  1507. 50:15Udah kaya teman-teman. Uangnya kan
  1508. 50:17triliun.
  1509. 50:18Ya kan? Harusnya dia udah
  1510. 50:21hidup nyaman aja udah ya kan? Nyaman aja
  1511. 50:23udah hidupnya tuh, enggak usah sampai
  1512. 50:24jadi presiden.
  1513. 50:26Tapi kenapa dia pengin jadi presiden?
  1514. 50:29Kenapa? Karena ini self actualization.
  1515. 50:31Dia kepengin
  1516. 50:33dari mulai dia muda kan ada rekamannya
  1517. 50:36kan? Rekaman pas Prabowo muda sampai
  1518. 50:38sekarang udah tua-tua ini udah udah usia
  1519. 50:4070-an.
  1520. 50:41Mimpinya tetap sama. Satu, pengin bikin
  1521. 50:44Indonesia jadi negara yang sejahtera.
  1522. 50:47Bahkan dia bilang sebelum dia mati dia
  1523. 50:48pengin
  1524. 50:49sejahtera Indonesia.
  1525. 50:50Itu misi pribadi dia, moral moral dia.
  1526. 50:53Dia jadi presiden karena kepengin itu,
  1527. 50:55bukan pengin kaya dia udah udah kaya.
  1528. 50:57Ya, yang namanya self actualization. Dia
  1529. 50:59pengin ngelakuin sesuatu karena dia
  1530. 51:01kepengin aja.
  1531. 51:02Karena dia dia merasa itu hal yang harus
  1532. 51:04dia lakukan meskipun dia enggak untung.
  1533. 51:06Ngerti ya teman-teman ya?
  1534. 51:08Bill Gates.
  1535. 51:09Bill Gates udah kaya kan? Udah kaya.
  1536. 51:12Tapi dia kemudian bikin charity, bikin
  1537. 51:14yayasan di mana-mana.
  1538. 51:16Dia keluar uang loh untuk bantu orang,
  1539. 51:18untuk donate di mana-mana, donasi di
  1540. 51:20mana-mana.
  1541. 51:21Dia mungkin enggak untung ya.
  1542. 51:23Kenapa dia bantu orang? Karena kepengin
  1543. 51:24aja gitu.
  1544. 51:26Karena dia ngerasa itu hal yang perlu
  1545. 51:27dilakukan.
  1546. 51:29Beda kayak kita, kita orang miskin kan?
  1547. 51:31Kita orang miskin kalau pengin ngelakuin
  1548. 51:32sesuatu pasti karena kita pengin dipuji,
  1549. 51:34ya kan?
  1550. 51:35Karena kita pengin ada yang suka sama
  1551. 51:37kita, ya kan? Itu kalau kita masih
  1552. 51:39miskin tapi kalau orang udah kaya
  1553. 51:40enggak, dia udah
  1554. 51:41pada tahapan self actualization.
  1555. 51:44Kalau kata Maslow ya.
  1556. 51:45Gitu ya teman-teman ya.
  1557. 51:47Motivasi.
  1558. 51:48[berdehem]
  1559. 51:48Nah, berikutnya persepsi.
  1560. 51:51Ini juga yang mempengaruhi perilaku
  1561. 51:52konsumen.
  1562. 51:54Sebenarnya marketing itu tentang semua
  1563. 51:56tentang persepsi, teman-teman. Jadi,
  1564. 51:58dalam marketing itu enggak ada benar
  1565. 51:59salah.
  1566. 52:00Ya, benar salah itu relatif. Tergantung
  1567. 52:03persepsinya seperti apa.
  1568. 52:05Nah, kalau kita ngomongin persepsi,
  1569. 52:07ini ada tiga proses perseptual.
  1570. 52:10[berdehem]
  1571. 52:10Tiga proses perseptual, tiga proses
  1572. 52:12bagaimana persepsi itu
  1573. 52:15apa namanya, eh, terbentuk.
  1574. 52:17Yang pertama itu selective attention.
  1575. 52:20Selective attention. Jadi, kita
  1576. 52:22selektif, kita memilih-milih, ya.
  1577. 52:25Itu persepsi.
  1578. 52:27Tendensi untuk
  1579. 52:29menotis, ya.
  1580. 52:31Untuk apa, bisa notis, apa sih bahasa
  1581. 52:33bahasa Indonesianya?
  1582. 52:34Tendensi itu bisa notis, bisa menemukan,
  1583. 52:36yang bisa melihat apa yang sesuai dengan
  1584. 52:38keinginannya.
  1585. 52:40Persepsi itu gitu, ya.
  1586. 52:42Kadang-kadang bias, ya, kadang bias.
  1587. 52:44Karena kita suka sesuatu,
  1588. 52:46kita ketika kita yang melihat sesuatu,
  1589. 52:48kita akan notis apa yang sesuai dengan
  1590. 52:51apa yang kita pengin aja.
  1591. 52:52Kalau enggak pengin, kita biasanya kita
  1592. 52:54akan skip.
  1593. 52:55Ya, kan? Ini namanya selective
  1594. 52:56attention.
  1595. 52:59Misalkan ya, kalau Anda fans Real Madrid
  1596. 53:01atau fans Inter Milan,
  1597. 53:03ya, kan? Kalau Anda lihat berita, ya,
  1598. 53:05kan, di YouTube, ya, kan, lihat di
  1599. 53:06mana-mana, kalau ada logo Inter
  1600. 53:07Milan-nya, langsung ditonton tuh. Iya,
  1601. 53:10enggak? Ya, kan? Langsung ditonton.
  1602. 53:11Tapi, kalau Anda lihat logo AC Milan,
  1603. 53:13skip. Iya, kan?
  1604. 53:15Atau kalau Anda pendukung Persib, ya,
  1605. 53:17kalau ada Persib, ya, kan, nonton
  1606. 53:19langsung. Kalau Persija, skip. Atau
  1607. 53:21mungkin ditonton tapi dihina-hina. Gitu
  1608. 53:23kan, ya? Ini namanya selective
  1609. 53:24attention, perceptual process. Kadang
  1610. 53:26itu memang, bukan kadang, sering.
  1611. 53:28Mungkin always, selalu aja begitu, bias.
  1612. 53:31Ya.
  1613. 53:32Kedua, selective distortion.
  1614. 53:35Tendensi untuk me, menterjemahkan
  1615. 53:37informasi
  1616. 53:39sesuai dengan apa yang dia sudah yakini.
  1617. 53:42gitu kan
  1618. 53:43misalkan nih
  1619. 53:44dari awal Anda meyakini MBG itu
  1620. 53:47hal yang buruk
  1621. 53:49wah MBG ini dasar boros boros boros gitu
  1622. 53:52contohnya ya
  1623. 53:53dari awal sudah yakin itu
  1624. 53:55maka ketika ada
  1625. 53:57berita scrolling tentang MBG buruk Anda
  1626. 53:59langsung dukung ya kan, dukung dukung
  1627. 54:01tanpa dengar lagi
  1628. 54:03argumennya kalau ada konten yang bilang
  1629. 54:06MBG itu baik tanpa dengar argumennya
  1630. 54:08Anda langsung bilang Allah
  1631. 54:11Bazer ya kan sih
  1632. 54:12itu bias teman-teman inilah yang disebut
  1633. 54:14dengan selective distortion kita
  1634. 54:17kita itu
  1635. 54:19bertendensi atau punya tendensi
  1636. 54:20menterjemahkan sesuatu karena kita sudah
  1637. 54:23punya keyakinan sebelumnya
  1638. 54:26itu yang saya enggak suka teman-teman
  1639. 54:27ya, saya pribadi saya enggak mau menjadi
  1640. 54:29orang yang seperti itu ya
  1641. 54:30tetapi setelah saya sudah S3 saya jadi
  1642. 54:33lebih kritis terhadap sesuatu ya
  1643. 54:35saya enggak mau kemudian apa yang saya
  1644. 54:37yakini itu ditentukan oleh orang lain
  1645. 54:39saya harus dengar semua secara objektif,
  1646. 54:42saya dengar segala hal, saya lihat
  1647. 54:43bagaimana argumennya
  1648. 54:45bagaimana motivasinya, value-nya, jangka
  1649. 54:48panjangnya baru saya kemudian memutuskan
  1650. 54:51kalau buat saya pribadi ya kalau terkait
  1651. 54:52MBG tadi buat saya itu hal yang bagus ya
  1652. 54:55memang ada salah-salahnya pasti ya mana
  1653. 54:58ada yang sempurna ya sebuah program tapi
  1654. 55:01jangka panjangnya itu memang hal yang
  1655. 55:02baik
  1656. 55:03ya
  1657. 55:04eh distortion, yang ketiga selective
  1658. 55:06retention
  1659. 55:08yaitu tendensi untuk mengingat hanya
  1660. 55:10hal-hal yang bagus saja
  1661. 55:12tentang sesuatu yang sudah kita suka
  1662. 55:15kalau yang jelek-jeleknya itu enggak
  1663. 55:17enggak kita enggak kita lihat atau
  1664. 55:18contoh misalkan kalau kita ngomongin
  1665. 55:20politik lagi tadi ya biar connect ya
  1666. 55:23fanatikus ya Prabowo atau Gibran
  1667. 55:27karena sudah fanatik sama Prabowo Gibran
  1668. 55:28kan ada hal-hal yang buruk tentang dia
  1669. 55:30enggak peduli oh pokoknya sing paling
  1670. 55:33apik Gibran contoh
  1671. 55:35atau Anies ya kan
  1672. 55:37Anies itu Imam Mahdi
  1673. 55:38gitu ya kan
  1674. 55:40Pokoknya
  1675. 55:41enggak ada salahnya. Kalau ada salahnya,
  1676. 55:43itu buzzer. Gitu ya.
  1677. 55:46Ini nih hanya mengingat hal-hal yang
  1678. 55:47bagus tentang
  1679. 55:49sosok atau tentang brand yang kita suka.
  1680. 55:51Ini perceptual proses, ini bias, ya.
  1681. 55:54Selective retention.
  1682. 55:56Itu juga yang saya enggak mau.
  1683. 55:58Saya enggak mau kayak gitu. Saya
  1684. 55:59meskipun saya dulu milihnya
  1685. 56:01Prabowo-Gibran
  1686. 56:03kalau emang salah, salah gitu ya. Salah
  1687. 56:05ya salah.
  1688. 56:06Gitu ya. Contoh apa? Ketika misalkan Pak
  1689. 56:08Prabowo
  1690. 56:09ketika dia apa namanya pidato ya, kadang
  1691. 56:12ngomongnya enggak bener ya. Itu salah
  1692. 56:14ya.
  1693. 56:15Salah.
  1694. 56:16Ya, kita akuin itu salah, enggak bisa
  1695. 56:18karena itu ngaruh ke mana-mana.
  1696. 56:21Gitu ya. Gibran pun sama ya, ketika dia
  1697. 56:23debat kemarin saya enggak suka. Debat
  1698. 56:25dia itu tidak sopan ke Pak Mahfud.
  1699. 56:27Contoh kan.
  1700. 56:28Ketika debat dengan Cak Imin, dia
  1701. 56:30bawa-bawa ingat enggak SGIE? Ya kan, dia
  1702. 56:33bertanya tapi pakai singkatan. Itu
  1703. 56:35enggak enggak bagus, itu bukan ada yang
  1704. 56:36bagus. Ya. Jadi gitu. Tetap objektif
  1705. 56:39teman-teman. Tidak kemudian bias, enggak
  1706. 56:42boleh kita fanatik dengan sesuatu.
  1707. 56:45Kalau kita konekkan dengan brand pun
  1708. 56:46sama.
  1709. 56:47Kita Anda suka Yamaha misalkan.
  1710. 56:50Meskipun sudah tahu Yamaha itu ada
  1711. 56:52boboroknya, Anda enggak peduli ya.
  1712. 56:53Pokoknya Yamaha sih paling sih paling
  1713. 56:54apik.
  1714. 56:56Ya. Itu namanya selective retention.
  1715. 56:59Paham ya.
  1716. 57:00Nah, sekarang kita masuk ke buying
  1717. 57:02decision proses. Ini part yang terakhir.
  1718. 57:04Proses pembelian konsumen.
  1719. 57:07Nah, konsumen ketika mereka membeli
  1720. 57:09sesuatu, ini ada lima tahapannya.
  1721. 57:13Lima tahapannya.
  1722. 57:15Pertama-tama adalah pasti mereka
  1723. 57:18punya kebutuhan dulu.
  1724. 57:21Enggak mungkin orang beli kalau dia
  1725. 57:22enggak punya kebutuhan.
  1726. 57:24Dia butuh enggak gitu ya. Kalau enggak
  1727. 57:25butuh pasti enggak beli.
  1728. 57:27Paham ya itu ya.
  1729. 57:28Sekarang Jogja lagi panas-panasnya,
  1730. 57:29bener ya.
  1731. 57:30Panasnya luar umum ya.
  1732. 57:32Bahkan sampai hutan kebakaran di
  1733. 57:33mana-mana. Itu bukan karena
  1734. 57:36apa namanya
  1735. 57:37mungkin ada juga karena dibakar orang,
  1736. 57:39ya.
  1737. 57:40Untuk apa membebaskan
  1738. 57:43lahan atau mungkin oligarki yang bakar,
  1739. 57:46ya, untuk menggoyang pemerintah.
  1740. 57:49Ya.
  1741. 57:50Tapi yang memang kebakaran terjadi di
  1742. 57:52antaranya adalah karena
  1743. 57:53panas. Musim kemarau, apalagi El Nino
  1744. 57:56sekarang. Itu gampang sekali kebakar.
  1745. 57:59Ya. Gunung Lawu kemarin, ya, sekarang
  1746. 58:02masih katanya lagi kebakar, ya. Semoga
  1747. 58:04aja enggak enggak kebakaran, ya, di
  1748. 58:06mana-mana.
  1749. 58:08Nah, sekarang lagi panas Jogja, kita
  1750. 58:09butuh apa pas lagi panas? Butuh AC.
  1751. 58:12Iya, kan? Makanya kita beli AC karena
  1752. 58:14ada kebutuhan.
  1753. 58:15Ada kebutuhan.
  1754. 58:17Anda kenapa ke UII? Karena butuh. Butuh
  1755. 58:19apa? Butuh kuliah. Kenapa butuh kuliah?
  1756. 58:21Takut enggak dihina tetangga.
  1757. 58:25Ada kebutuhannya. Ya. Nah, setelah
  1758. 58:27kebutuhan, Anda sudah tahu nih Anda
  1759. 58:29butuh apa, barulah Anda mencari
  1760. 58:31informasi tentang
  1761. 58:33tentang sesuatu yang bisa
  1762. 58:35memenuhi kebutuhan Anda.
  1763. 58:37Tadi misalkan panas, kan?
  1764. 58:39Panas butuhnya butuh AC.
  1765. 58:40Anda langsung mencari tahu, kan,
  1766. 58:42kira-kira merek AC apa saja
  1767. 58:45ya, yang bagus, iya enggak?
  1768. 58:47Iya, kan? Mencari tahu di mana? Di
  1769. 58:48TikTok.
  1770. 58:49[berdehem]
  1771. 58:50Di Google, iya, kan? Cari tahu AC yang
  1772. 58:52dingin apa, gitu, kan?
  1773. 58:53Setelah sudah mencari tahu, baru kan
  1774. 58:55dapat kunsu kumpulan brand-nya, kan?
  1775. 58:58Setelah nyari di TikTok, nyari di
  1776. 58:59Google, ah, dapat nih brand A
  1777. 59:01Daikin, brand B Panasonic, Samsung, ya.
  1778. 59:04Semua list AC Anda punya, iya, kan?
  1779. 59:07Baru Anda evaluasi.
  1780. 59:09Oke, dari list-list tersebut, AC mana
  1781. 59:11yang paling worth it? Excel Anda
  1782. 59:12kemudian pilih Daikin.
  1783. 59:14Iya, kan? Kebutuhannya butuh butuh AC,
  1784. 59:17mencari tahu AC-nya mereknya apa saja,
  1785. 59:19ya,
  1786. 59:20yang paling murah, paling worth it,
  1787. 59:22terus Anda milih,
  1788. 59:24milih mana yang paling bagus, ya,
  1789. 59:26dievaluasi, baru yang berikutnya adalah
  1790. 59:28setelah sudah milih, Anda beli.
  1791. 59:30Sudah milih, ah saya pengin milih
  1792. 59:32Daikin. Baru Anda ke toko atau krib
  1793. 59:34kalau di sini, gitu ya.
  1794. 59:35Ke Atakrib langsung beli tuh Daikin-nya.
  1795. 59:38Setelah beli, sudah pakai, Anda puas
  1796. 59:41atau Anda enggak puas, nanti Anda akan
  1797. 59:42masuk ke tahap yang kelima, yaitu post
  1798. 59:44purchase behavior.
  1799. 59:46Ini berkaitan dengan apakah Anda puas
  1800. 59:48atau enggak puas di sini.
  1801. 59:51Kalau puas, Anda merekomendasikan ke
  1802. 59:52orang lain, WOM, ya.
  1803. 59:54Kalau enggak puas pun juga akan Anda
  1804. 59:56akan
  1805. 59:57eh Anda akan menjelek-jelekin barang itu
  1806. 59:59ke orang lain. Kita nyebutnya berkaitan
  1807. 1:00:00dengan negatif WOM.
  1808. 1:00:03Jadi, ada positif WOM. WOM itu word of
  1809. 1:00:05mouth.
  1810. 1:00:06Ya, positif WOM ada negatif WOM. Inilah
  1811. 1:00:09buying decision
  1812. 1:00:11proses atau proses pembelian konsumen.
  1813. 1:00:14Nah, ketika kita mengadopsi barang baru,
  1814. 1:00:17teman-teman, ini
  1815. 1:00:18ada lima tahapan, ya, ketika barangnya
  1816. 1:00:20barang baru.
  1817. 1:00:22Barang yang baru banget, ya, bukan
  1818. 1:00:23barang yang sudah lama ada, tapi barang
  1819. 1:00:25yang baru kayak misalkan mobil listrik
  1820. 1:00:27atau handphone baru Samsung, ya.
  1821. 1:00:29Ini ada ini, nih.
  1822. 1:00:30Tahapannya ini.
  1823. 1:00:32Pertama, awareness.
  1824. 1:00:34Awareness itu berarti gimana caranya
  1825. 1:00:36pemasar itu membuat konsumen itu aware
  1826. 1:00:38dulu ada produk baru.
  1827. 1:00:40Ya.
  1828. 1:00:41Kedua, setelah awareness, interest.
  1829. 1:00:43Gimana caranya konsumen itu jadi
  1830. 1:00:45interest, tertarik, ya. Jadi, tertarik
  1831. 1:00:48untuk beli. Sudah aware,
  1832. 1:00:50tertarik.
  1833. 1:00:51Setelah tertarik,
  1834. 1:00:53langkah berikutnya adalah gimana caranya
  1835. 1:00:54orang mau mempertimbangkan untuk beli
  1836. 1:00:57itu.
  1837. 1:00:58Sadar ada produk baru, tertarik dengan
  1838. 1:01:00produk baru, yang ketiga adalah gimana
  1839. 1:01:02caranya bikin konsumen jadi
  1840. 1:01:05mempertimbangkan untuk beli.
  1841. 1:01:08Nah, setelah mempertimbangkan, ada
  1842. 1:01:09namanya trial.
  1843. 1:01:11Trial ini gimana caranya setelah
  1844. 1:01:12konsumen sudah sudah mulai
  1845. 1:01:13mempertimbangkan,
  1846. 1:01:15gimana caranya supaya mereka mau
  1847. 1:01:17nyobain.
  1848. 1:01:19Trial itu nyobain.
  1849. 1:01:21Makanya, biasanya kan kalau Samsung ya,
  1850. 1:01:24Huawei, produk-produk HP gitu,
  1851. 1:01:26pasti ada experience store-nya di mall.
  1852. 1:01:30Iya kan, ada supaya orang tuh merasakan
  1853. 1:01:33ya kan, experience store.
  1854. 1:01:34Supaya mencoba, iya kan.
  1855. 1:01:36Kita beli HP lipat kan nyoba dulu kan,
  1856. 1:01:38gimana rasa tabletnya. Kalau yang
  1857. 1:01:41yang apa, flip ya, tutup kan dicoba dulu
  1858. 1:01:44ya kan.
  1859. 1:01:45Itu penting loh teman-teman, kalau orang
  1860. 1:01:46enggak nyoba, dia enggak akan bisa
  1861. 1:01:49teryakinkan untuk beli.
  1862. 1:01:51Iya makanya setelah setelah sudah coba,
  1863. 1:01:53trial, barulah dia akan beli.
  1864. 1:01:55Adopsinya di beli.
  1865. 1:01:57Iya jadi, sadar
  1866. 1:01:59ada produk baru, terus tertarik dengan
  1867. 1:02:01produk baru, mempertimbangkan produk
  1868. 1:02:03baru, mau nyoba produk barunya, trial,
  1869. 1:02:07dan baru yang terakhir adalah dia beli.
  1870. 1:02:09Iya dia beneran beli.
  1871. 1:02:10Iya ini tahapannya ya.
  1872. 1:02:13Ini terakhir teman-teman.
  1873. 1:02:16Kalau kita ngomongin adopsi produk baru,
  1874. 1:02:18ini ada teorinya.
  1875. 1:02:20Iya, teorinya ini yang disebut dengan
  1876. 1:02:22teori difusi inovasi.
  1877. 1:02:25Ingat-ingat ya teorinya, teori difusi
  1878. 1:02:27inovasi.
  1879. 1:02:28Jadi, inovasi itu teman-teman, datang
  1880. 1:02:31itu
  1881. 1:02:33tidak mungkin orang langsung menerima.
  1882. 1:02:36Ketika ada produk yang inovatif, ketika
  1883. 1:02:39ada produk yang baru,
  1884. 1:02:40tidak mungkin diterima langsung oleh
  1885. 1:02:42seluruh masyarakat, enggak mungkin.
  1886. 1:02:44Jadi, jangan pernah berekspektasi produk
  1887. 1:02:46baru langsung ramai gitu.
  1888. 1:02:47Iya.
  1889. 1:02:49Itu enggak mungkin apalagi apalagi mahal
  1890. 1:02:50ya, kalau yang murah-murah mungkin bisa
  1891. 1:02:52kayak gitu, tapi kalau yang mahal-mahal
  1892. 1:02:53ini enggak.
  1893. 1:02:55Nah, teorinya kalau ada produk baru, itu
  1894. 1:02:57nama ada namanya eh difusi inovasi tadi.
  1895. 1:03:00Orang-orang yang beli-beli produk-produk
  1896. 1:03:02yang inovatif, mobil listrik misalkan,
  1897. 1:03:05HP yang dilipat, touchscreen lipat ya
  1898. 1:03:08kan.
  1899. 1:03:09Kan enggak mungkin semua orang Indonesia
  1900. 1:03:10langsung beli kan enggak mungkin, yakin
  1901. 1:03:12saya enggak mungkin. Teorinya hanya 2,5%
  1902. 1:03:16yang beli.
  1903. 1:03:18Ya.
  1904. 1:03:19Pertama-tama ketika produk baru
  1905. 1:03:20di-launching
  1906. 1:03:21itu pasti hanya 2,5%
  1907. 1:03:24pasar yang beli.
  1908. 1:03:25Kita nyebutnya
  1909. 1:03:27sebagai seorang inovator. Jadi
  1910. 1:03:29orang-orang yang beli awal-awal
  1911. 1:03:31adalah
  1912. 1:03:32inovator.
  1913. 1:03:34Konsumen yang mau beli sesuatu dia
  1914. 1:03:38karena apa namanya pengen cobain ide
  1915. 1:03:40baru, pengen cobain
  1916. 1:03:42hal-hal yang inovasi, inovatif. Dia mau
  1917. 1:03:44ambil resiko.
  1918. 1:03:46Inilah inovator.
  1919. 1:03:47Hanya 2,5%.
  1920. 1:03:49Setelah itu setelah lewat beberapa bulan
  1921. 1:03:52ya atau mungkin sekian bulan barulah
  1922. 1:03:54orang-orang pengen beli.
  1923. 1:03:56Ya setelah inovator ada ada lagi orang
  1924. 1:03:57yang beli
  1925. 1:03:58yaitu 13,5%.
  1926. 1:04:02Kita nyebutnya sebagai early adopters.
  1927. 1:04:05Orang-orang yang beli awal-awal ya.
  1928. 1:04:07Kalau yang paling awal tuh inovator.
  1929. 1:04:09Kemudian setelah inovator ada namanya
  1930. 1:04:10early adopter, orang-orang yang pengen
  1931. 1:04:12yang pengen apa yang beli awal-awal.
  1932. 1:04:16Kenapa dia beli awal-awal? Supaya pengen
  1933. 1:04:18respect.
  1934. 1:04:19Supaya dia dianggap sebagai orang yang
  1935. 1:04:21orang yang duluan beli, gitu kan. Kan
  1936. 1:04:23gitu kan ya, kita kan ya. Wih
  1937. 1:04:26keren lu udah-udah beli itu ya kan.
  1938. 1:04:28Gitu pengen respect.
  1939. 1:04:30Inilah early adopters, 13,5%.
  1940. 1:04:33Setelah itu baru ada namanya early
  1941. 1:04:35majority. Setelah inovator pada beli
  1942. 1:04:38early adopters pada beli baru barulah
  1943. 1:04:41early majority ikutan beli.
  1944. 1:04:44Fomo biasanya.
  1945. 1:04:45Ya kan, ini fomo nih di sini nih.
  1946. 1:04:47Orang-orang fomo nih, 34%.
  1947. 1:04:51Kenapa dia kemudian belinya telat
  1948. 1:04:53dibandingkan yang dua kelompok konsumen
  1949. 1:04:55sebelumnya? Karena dia ingin hati-hati.
  1950. 1:04:59Dia pengen lihat dulu nih kira-kira
  1951. 1:05:01ada masalah enggak ya produknya?
  1952. 1:05:03Ya kan, dia pengen lihat dulu karena ini
  1953. 1:05:05kan udah udah pada beli kan. Dia pengen
  1954. 1:05:06lihat review-nya seperti apa ini ya.
  1955. 1:05:0934%.
  1956. 1:05:11Setelah itu turun
  1957. 1:05:12ada namanya late majority 34%.
  1958. 1:05:16Ini orang-orang yang skeptikal.
  1959. 1:05:18Ya, orang-orang yang belinya tuh
  1960. 1:05:20nanti-nanti, ya, nungguin nungguin
  1961. 1:05:22inovator dulu, nungguin early adopter
  1962. 1:05:24dulu, nungguin early majority dulu baru
  1963. 1:05:26dia beli.
  1964. 1:05:28Yang paling terakhir namanya laggar.
  1965. 1:05:30Laggar di sini adalah orang-orang yang
  1966. 1:05:32super-super
  1967. 1:05:34super-super apa, ya?
  1968. 1:05:36Enggak mau nyobain hal yang hal-hal yang
  1969. 1:05:38inovatif, enggak mau ngambil risiko.
  1970. 1:05:41Dia hanya mau beli produk baru kalau
  1971. 1:05:45majority orang-orang sudah pada nyobain,
  1972. 1:05:47gitu. Ini laggar namanya.
  1973. 1:05:49Dia enggak mau beli Samsung yang
  1974. 1:05:51lipat-lipat
  1975. 1:05:53sebelum majority semua orang
  1976. 1:05:55pakai itu semua.
  1977. 1:05:57Nah, dia enggak mau ngambil risiko, ya.
  1978. 1:05:59Dia enggak mau beli mobil listrik
  1979. 1:06:00sebelum semua mobil di Indonesia itu
  1980. 1:06:02kebanyakan mobil listrik. Namanya
  1981. 1:06:04laggar. Laggar ini 16%.
  1982. 1:06:07Ya.
  1983. 1:06:08Jadi, diingat-ingat ini ada the quiz,
  1984. 1:06:09ya. Inovator, early adopter, early
  1985. 1:06:12majority, late majority dan juga laggar.
  1986. 1:06:15Baik, mungkin demikian, teman-teman,
  1987. 1:06:16yang bisa kita bahas, ya, pada topik
  1988. 1:06:18ini. Kesimpulannya adalah
  1989. 1:06:20semua manusia, karena kita ngomongin
  1990. 1:06:23perilaku konsumen, ya.
  1991. 1:06:25Jadi, setiap konsumen, setiap manusia
  1992. 1:06:27itu unik.
  1993. 1:06:28Memahami perilaku mereka itu adalah
  1994. 1:06:31kunci untuk mendapatkan keputusan
  1995. 1:06:33pemasaran yang lebih baik.
  1996. 1:06:36Silakan, teman-teman, di-scan, ya, untuk
  1997. 1:06:37quiz-nya. Jangan lupa dikerjakan, ya.
  1998. 1:06:40Mungkin demikian yang bisa kita
  1999. 1:06:41sampaikan pada pertemuan kali ini. Kita
  2000. 1:06:42akhiri dengan doa kafaratul majelis.
  2001. 1:06:44Subhanakallahumma wabihamdika, asyhadu
  2002. 1:06:46alla ilaha illa anta, astagfiruka wa
  2003. 1:06:47atubu ilaik. Jumpa lagi minggu depan.
  2004. 1:06:49Assalamualaikum warahmatullahi
  2005. 1:06:51wabarakatuh.

About this transcript

This page contains the full transcript of Perilaku Konsumen by Paduka Dosen, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 8,888 words across 2,005 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.