MSI MAG 245F X24 | Bentuk Boleh Sama Tapi..... — Transcript
Full transcript
- 0:00Jadi, ceritanya ini adalah monitor MSI
- 0:03ketiga yang saya tes yang bentuknya
- 0:05hampir sama persis deh.
- 0:09[musik]
- 0:15Halo saya Ijun, sebelumnya saya sudah
- 0:17pernah ngetes monitor yang bentuknya ya
- 0:19kayak gini persis tapi namanya beda. Ada
- 0:21MSI MAG244F,
- 0:2424 inci 180 hertz yang performance
- 0:27gaming-nya luar biasa. Response time-nya
- 0:29sih enggak spesial tapi latency-nya
- 0:31rendah banget nyaris instan 0,02
- 0:35milisecond deh. Nah, habis itu saya
- 0:37ngetes monitor yang bentuknya hampir
- 0:39sama persis dengan dia tadi namanya agak
- 0:42berbeda MAG255FE20.
- 0:45Dimensinya sedikit lebih besar 25 inci,
- 0:47refresh rate-nya juga sedikit lebih
- 0:49tinggi 200 hertz tapi ternyata
- 0:50performance-nya kalah lumayan jauh
- 0:53dibandingin 244F. Nah, sekarang ini
- 0:55adalah monitor ketiga yang bentuknya
- 0:58juga hampir sama persis. Namanya adalah
- 1:00MSI MAG245FX24.
- 1:04Di pengujian sebelumnya sudah ada
- 1:05pertanda bahwa MAG255FE20
- 1:08itu akan ada di bawahnya 244F. Terlihat
- 1:12dari sekilas spec-nya di mana 244F
- 1:14tertulis punya gamut 96% DCI-P3
- 1:18sedangkan 255FE20 cuma 79 dan saat di
- 1:22tes ternyata beneran 244F-nya lebih
- 1:24bagus bukan hanya di color gamut-nya.
- 1:27Sedangkan monitor ini MSI MAG245FX 24
- 1:30tertulis punya gamut 87% DCI-P3. Nah,
- 1:34kalau formula yang kemarin berlaku juga
- 1:36untuk hari ini berarti harusnya monitor
- 1:38ini di bawahnya 244F tapi di atasnya
- 1:42255FE20.
- 1:44Kalau secara harga saya dapat monitor
- 1:45ini 1,7 kurang dikit itu sudah pakai
- 1:48voucher. Nah, kalau sebelumnya 244F itu
- 1:51dia sekitar 1,3 atau 1,4 waktu saya beli
- 1:54dan Dan setelah itu harganya naik entah
- 1:56digoreng karena memang bagus atau ada
- 1:59alasan lain saya enggak tahu. Jadi untuk
- 2:00harga saya enggak berani bilang banyak
- 2:02kecuali saat beli segitu, nantinya jadi
- 2:05berapa ya serahkan pada waktu. Tinggal
- 2:07sekarang kita lihat gimana
- 2:09performancenya. Secara desain sama
- 2:11persis seperti versi sebelumnya,
- 2:13perbedaannya minor cuma aksen di bagian
- 2:15belakang monitornya, sisanya sama
- 2:17persis. Materialnya full plastik,
- 2:19kakinya pendek dengan base stand plastik
- 2:20berbentuk V dengan detachable cable
- 2:22management dan ergonomisnya hanya bisa
- 2:24tilt aja. Pengaturan OSD menggunakan
- 2:26joystick merah di bagian kanan layar
- 2:28yang sama persis juga seperti dua seri
- 2:30sebelumnya. Connectivity dua HDMI 2.0b
- 2:32dan satu display port 1.2a dengan kabel
- 2:35bawaan di paket penjualannya hanya ada
- 2:37HDMI aja. Terus ada audio jack 3.5 mm
- 2:39dan Kensington lock. Overall build-nya
- 2:41bagus walaupun berbahan plastik.
- 2:43Panelnya rapid IPS dengan resolusi 1920
- 2:45* 1080, refresh rate 240 Hz, maximum
- 2:48brightness 300 nits, contrast ratio
- 2:501000:1, response time GTG tertulis 0.5
- 2:53ms, color gamut 112% sRGB, 85% Adobe RGB
- 2:58dan 87% DCI-P3 serta support adaptive
- 3:01sync. Design and feature standar monitor
- 3:03budget dengan skor saya kasih 58 sama
- 3:07seperti pendahulunya. Untuk performance
- 3:09dari flicker rate yang terhitung sangat
- 3:11aman untuk yang matanya sensitif. Pada
- 3:14luminance 100 nits yang didapat pada
- 3:15level brightness 18% deviasi terang
- 3:17gelapnya cuma 2.5% aja yang terus turun
- 3:20seiring bertambahnya brightness. Pada
- 3:21level 50% deviasinya turun jadi 1.5% aja
- 3:24dan pada brightness 100% yang mencatat
- 3:26maximum luminance 335 nits deviasinya
- 3:29hanya tersisa 1%. Color gamut not bad
- 3:32walaupun tidak seindah spec-nya, actual
- 3:34sRGB-nya cuma 94% Adobe RGB-nya 76% dan
- 3:38DCI-P3 hanya 78% aja. Iya, volume
- 3:41DCI-P3-nya 82% tapi yang 4% koordinatnya
- 3:44meleset. Monitor ini punya mode sRGB
- 3:46yang pada kondisi default brightness-nya
- 3:48diset terlalu tinggi 257 nits, black
- 3:51level-nya 0.2 yang menghasilkan contrast
- 3:53ratio 1170 banding 1. Putihnya sudah
- 3:56cukup bagus 6.300 Kelvin dengan gamma
- 3:58juga sudah cukup konsisten 2,2. Grey
- 4:00balance-nya juga oke dan akurasi warna
- 4:02juga sudah bagus sebenarnya. Sayangnya
- 4:05waktu brightness-nya saya turunin biar
- 4:06enggak terlalu terang, gamma-nya jadi
- 4:08rusak. Jadi mau enggak mau ya harus
- 4:10dikalibrasi. Seperti biasa 100 nits D65,
- 4:13black-nya bisa turun jadi 0,07 nits yang
- 4:16membuat kontras rasionya meningkat
- 4:18hampir mendekati 1.300 banding 1.
- 4:20Putihnya jadi lebih natural 6.500
- 4:22Kelvin, gamma-nya kembali konsisten 2,2,
- 4:24grey balance-nya masih bagus dan akurasi
- 4:26warna kali ini jadi oke beneran.
- 4:28Uniformity untuk luminance sudah bagus
- 4:30banget. Semua area sudah punya level
- 4:31brightness yang seragam, tapi sayangnya
- 4:33tidak demikian untuk warna. Sepertiga
- 4:35bagian kanan layar deviasi warnanya
- 4:38lebih dari 4 delta E dan sisanya
- 4:40walaupun masih masuk toleransi sudah
- 4:42lebih dari 2 delta E. Gaming
- 4:44performance, latency tercatat minimum
- 4:460,8 ms dengan average 3,05 ms. Not bad.
- 4:50Tapi apakah bagus? Nanti kita akan
- 4:51bandingin dengan yang lain. Response
- 4:53time monitor ini punya tiga mode
- 4:54overdrive yang dinamakan response time,
- 4:56normal, fast, dan faster. Pada mode
- 4:58normal response-nya standar tercepat 2,2
- 5:01ms dengan average 5,5. Ghosting-nya
- 5:03sudah cukup tipis harusnya. Naik ke fast
- 5:05langsung meningkat tercepat jadi 1,6 ms
- 5:08dengan average jadi 3,62 dan tidak ada
- 5:11overshoot sama sekali. Gambar bergerak
- 5:13bakal terasa lebih bening pastinya. Dan
- 5:15ini adalah response time terbaik karena
- 5:16pada mode faster kondisinya tidak
- 5:18membaik tapi malah membuat overshoot-nya
- 5:20jadi muncul banyak sekali. Untuk visual
- 5:23di mode normal sesuai pengukuran
- 5:24ghosting-nya nampak walaupun tipis. Naik
- 5:26ke fast langsung jadi bening banget di
- 5:28semua kondisi tanpa ada gangguan dan ini
- 5:30adalah mode response time terbaik.
- 5:32Karena pada mode faster inverse
- 5:33ghosting-nya langsung muncul terus. Skor
- 5:3590 untuk general use, kemudian untuk
- 5:38gaming dia 92, excellent banget. Di mana
- 5:40yang bisa bikin tinggi bukan cuma
- 5:42response time-nya yang kencang tapi
- 5:43overshoot-nya yang enggak ada sama
- 5:45sekali. Terakhir CreatorFocus 89.
- 5:49Sekarang kita bandingin dengan yang
- 5:50lain. Di sini agak kurang apple to apple
- 5:52karena pembandingnya masih 180 dan 200
- 5:55Hz, tapi enggak apa-apa hanya untuk
- 5:56referensi saja. Untuk warna color gamut
- 5:58MSI MAG245FX24
- 6:01ini terhitung biasa saja. Dia
- 6:03ketinggalan dibandingin Lenovo Legion
- 6:04Y24-10 dan Xiaomi G24i-2026, bahkan
- 6:07MAG244F yang cuma 180 Hz, tapi dia masih
- 6:11lebih bagus dibandingin 255FE20. Tapi
- 6:14untuk contrast rasionya, MSI MAG245FX24
- 6:17ini tertinggi, mepet 1300 banding 1.
- 6:20Bahkan Xiaomi G24i-2026 dan MSI MAG244F
- 6:24yang termasuk bagus saja masih di angka
- 6:261200-an kecil. Display latency not bad,
- 6:29MAG245FX24
- 6:31ini terhitung oke. Dia setara dengan
- 6:33Lenovo Legion Y24-10, tapi tetap masih
- 6:35ketinggalan dibandingin MAG244F yang
- 6:37hampir enggak bisa tersentuh dengan
- 6:39latency nyaris instan 0,02 ms diikuti
- 6:43Gigabyte G25F-2 yang 0,2 ms. Terakhir,
- 6:46response time yang juga terhitung oke,
- 6:49di mana dari semua yang sudah di-test
- 6:50rata-rata tercepat 1,6 ms, tapi untuk
- 6:54average dia terhitung lebih cepat dari
- 6:56yang lain. Ketinggalan cuma dari Lenovo
- 6:58Legion Y24-10 yang kemarin terhitung
- 7:00anomali, IPS tapi bisa 0,4 ms sendiri.
- 7:04MSI MAG245FX24,
- 7:08ternyata tidak sesuai dengan prediksi.
- 7:11Tadi diperkirakan dia kalah dengan 244F,
- 7:13ternyata enggak. Justru dia sedikit
- 7:15lebih bagus. Walaupun color gamut-nya
- 7:17masih kalah, tapi contrast rasionya
- 7:19adalah yang tertinggi dibandingin yang
- 7:22lain di kelasnya. Response time-nya juga
- 7:24tergolong salah satu yang paling cepat.
- 7:27Nah, soal response time, sebenarnya
- 7:28kalau selisihnya cuma sekitar 0,sekian
- 7:31ms, secara visual kita enggak bisa
- 7:33bedain. Tapi karena sudah diukur dan
- 7:35angkanya memang muncul, ya sudah itu
- 7:37kita jadikan pertimbangan juga. Tapi
- 7:39satu hal yang pasti, pembandingnya tadi
- 7:42tidak apple to apple. Monitor ini
- 7:44refresh rate-nya 240 Hz, sedangkan yang
- 7:46dibandingkan tadi adalah kelas 200 Hz.
- 7:50Jadi dia secara performa lebih tinggi,
- 7:52refresh rate-nya juga lebih tinggi.
- 7:54Masalah harga silakan dibandingkan
- 7:57sendiri [berdehem] di marketplace. Kalau
- 7:59sekiranya kamu takut harganya bakal
- 8:01kegoreng dan duitnya memang sudah ada
- 8:02buat beli monitor, langsung check out
- 8:04saja link-nya ada di bagian bawah video
- 8:06ini.
About this transcript
This page contains the full transcript of MSI MAG 245F X24 | Bentuk Boleh Sama Tapi..... by greytogrey, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,136 words across 206 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.