YouTube2Text

MSI MAG 245F X24 | Bentuk Boleh Sama Tapi..... — Transcript

by greytogrey · 1,136 words · 206 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Jadi, ceritanya ini adalah monitor MSI
  2. 0:03ketiga yang saya tes yang bentuknya
  3. 0:05hampir sama persis deh.
  4. 0:09[musik]
  5. 0:15Halo saya Ijun, sebelumnya saya sudah
  6. 0:17pernah ngetes monitor yang bentuknya ya
  7. 0:19kayak gini persis tapi namanya beda. Ada
  8. 0:21MSI MAG244F,
  9. 0:2424 inci 180 hertz yang performance
  10. 0:27gaming-nya luar biasa. Response time-nya
  11. 0:29sih enggak spesial tapi latency-nya
  12. 0:31rendah banget nyaris instan 0,02
  13. 0:35milisecond deh. Nah, habis itu saya
  14. 0:37ngetes monitor yang bentuknya hampir
  15. 0:39sama persis dengan dia tadi namanya agak
  16. 0:42berbeda MAG255FE20.
  17. 0:45Dimensinya sedikit lebih besar 25 inci,
  18. 0:47refresh rate-nya juga sedikit lebih
  19. 0:49tinggi 200 hertz tapi ternyata
  20. 0:50performance-nya kalah lumayan jauh
  21. 0:53dibandingin 244F. Nah, sekarang ini
  22. 0:55adalah monitor ketiga yang bentuknya
  23. 0:58juga hampir sama persis. Namanya adalah
  24. 1:00MSI MAG245FX24.
  25. 1:04Di pengujian sebelumnya sudah ada
  26. 1:05pertanda bahwa MAG255FE20
  27. 1:08itu akan ada di bawahnya 244F. Terlihat
  28. 1:12dari sekilas spec-nya di mana 244F
  29. 1:14tertulis punya gamut 96% DCI-P3
  30. 1:18sedangkan 255FE20 cuma 79 dan saat di
  31. 1:22tes ternyata beneran 244F-nya lebih
  32. 1:24bagus bukan hanya di color gamut-nya.
  33. 1:27Sedangkan monitor ini MSI MAG245FX 24
  34. 1:30tertulis punya gamut 87% DCI-P3. Nah,
  35. 1:34kalau formula yang kemarin berlaku juga
  36. 1:36untuk hari ini berarti harusnya monitor
  37. 1:38ini di bawahnya 244F tapi di atasnya
  38. 1:42255FE20.
  39. 1:44Kalau secara harga saya dapat monitor
  40. 1:45ini 1,7 kurang dikit itu sudah pakai
  41. 1:48voucher. Nah, kalau sebelumnya 244F itu
  42. 1:51dia sekitar 1,3 atau 1,4 waktu saya beli
  43. 1:54dan Dan setelah itu harganya naik entah
  44. 1:56digoreng karena memang bagus atau ada
  45. 1:59alasan lain saya enggak tahu. Jadi untuk
  46. 2:00harga saya enggak berani bilang banyak
  47. 2:02kecuali saat beli segitu, nantinya jadi
  48. 2:05berapa ya serahkan pada waktu. Tinggal
  49. 2:07sekarang kita lihat gimana
  50. 2:09performancenya. Secara desain sama
  51. 2:11persis seperti versi sebelumnya,
  52. 2:13perbedaannya minor cuma aksen di bagian
  53. 2:15belakang monitornya, sisanya sama
  54. 2:17persis. Materialnya full plastik,
  55. 2:19kakinya pendek dengan base stand plastik
  56. 2:20berbentuk V dengan detachable cable
  57. 2:22management dan ergonomisnya hanya bisa
  58. 2:24tilt aja. Pengaturan OSD menggunakan
  59. 2:26joystick merah di bagian kanan layar
  60. 2:28yang sama persis juga seperti dua seri
  61. 2:30sebelumnya. Connectivity dua HDMI 2.0b
  62. 2:32dan satu display port 1.2a dengan kabel
  63. 2:35bawaan di paket penjualannya hanya ada
  64. 2:37HDMI aja. Terus ada audio jack 3.5 mm
  65. 2:39dan Kensington lock. Overall build-nya
  66. 2:41bagus walaupun berbahan plastik.
  67. 2:43Panelnya rapid IPS dengan resolusi 1920
  68. 2:45* 1080, refresh rate 240 Hz, maximum
  69. 2:48brightness 300 nits, contrast ratio
  70. 2:501000:1, response time GTG tertulis 0.5
  71. 2:53ms, color gamut 112% sRGB, 85% Adobe RGB
  72. 2:58dan 87% DCI-P3 serta support adaptive
  73. 3:01sync. Design and feature standar monitor
  74. 3:03budget dengan skor saya kasih 58 sama
  75. 3:07seperti pendahulunya. Untuk performance
  76. 3:09dari flicker rate yang terhitung sangat
  77. 3:11aman untuk yang matanya sensitif. Pada
  78. 3:14luminance 100 nits yang didapat pada
  79. 3:15level brightness 18% deviasi terang
  80. 3:17gelapnya cuma 2.5% aja yang terus turun
  81. 3:20seiring bertambahnya brightness. Pada
  82. 3:21level 50% deviasinya turun jadi 1.5% aja
  83. 3:24dan pada brightness 100% yang mencatat
  84. 3:26maximum luminance 335 nits deviasinya
  85. 3:29hanya tersisa 1%. Color gamut not bad
  86. 3:32walaupun tidak seindah spec-nya, actual
  87. 3:34sRGB-nya cuma 94% Adobe RGB-nya 76% dan
  88. 3:38DCI-P3 hanya 78% aja. Iya, volume
  89. 3:41DCI-P3-nya 82% tapi yang 4% koordinatnya
  90. 3:44meleset. Monitor ini punya mode sRGB
  91. 3:46yang pada kondisi default brightness-nya
  92. 3:48diset terlalu tinggi 257 nits, black
  93. 3:51level-nya 0.2 yang menghasilkan contrast
  94. 3:53ratio 1170 banding 1. Putihnya sudah
  95. 3:56cukup bagus 6.300 Kelvin dengan gamma
  96. 3:58juga sudah cukup konsisten 2,2. Grey
  97. 4:00balance-nya juga oke dan akurasi warna
  98. 4:02juga sudah bagus sebenarnya. Sayangnya
  99. 4:05waktu brightness-nya saya turunin biar
  100. 4:06enggak terlalu terang, gamma-nya jadi
  101. 4:08rusak. Jadi mau enggak mau ya harus
  102. 4:10dikalibrasi. Seperti biasa 100 nits D65,
  103. 4:13black-nya bisa turun jadi 0,07 nits yang
  104. 4:16membuat kontras rasionya meningkat
  105. 4:18hampir mendekati 1.300 banding 1.
  106. 4:20Putihnya jadi lebih natural 6.500
  107. 4:22Kelvin, gamma-nya kembali konsisten 2,2,
  108. 4:24grey balance-nya masih bagus dan akurasi
  109. 4:26warna kali ini jadi oke beneran.
  110. 4:28Uniformity untuk luminance sudah bagus
  111. 4:30banget. Semua area sudah punya level
  112. 4:31brightness yang seragam, tapi sayangnya
  113. 4:33tidak demikian untuk warna. Sepertiga
  114. 4:35bagian kanan layar deviasi warnanya
  115. 4:38lebih dari 4 delta E dan sisanya
  116. 4:40walaupun masih masuk toleransi sudah
  117. 4:42lebih dari 2 delta E. Gaming
  118. 4:44performance, latency tercatat minimum
  119. 4:460,8 ms dengan average 3,05 ms. Not bad.
  120. 4:50Tapi apakah bagus? Nanti kita akan
  121. 4:51bandingin dengan yang lain. Response
  122. 4:53time monitor ini punya tiga mode
  123. 4:54overdrive yang dinamakan response time,
  124. 4:56normal, fast, dan faster. Pada mode
  125. 4:58normal response-nya standar tercepat 2,2
  126. 5:01ms dengan average 5,5. Ghosting-nya
  127. 5:03sudah cukup tipis harusnya. Naik ke fast
  128. 5:05langsung meningkat tercepat jadi 1,6 ms
  129. 5:08dengan average jadi 3,62 dan tidak ada
  130. 5:11overshoot sama sekali. Gambar bergerak
  131. 5:13bakal terasa lebih bening pastinya. Dan
  132. 5:15ini adalah response time terbaik karena
  133. 5:16pada mode faster kondisinya tidak
  134. 5:18membaik tapi malah membuat overshoot-nya
  135. 5:20jadi muncul banyak sekali. Untuk visual
  136. 5:23di mode normal sesuai pengukuran
  137. 5:24ghosting-nya nampak walaupun tipis. Naik
  138. 5:26ke fast langsung jadi bening banget di
  139. 5:28semua kondisi tanpa ada gangguan dan ini
  140. 5:30adalah mode response time terbaik.
  141. 5:32Karena pada mode faster inverse
  142. 5:33ghosting-nya langsung muncul terus. Skor
  143. 5:3590 untuk general use, kemudian untuk
  144. 5:38gaming dia 92, excellent banget. Di mana
  145. 5:40yang bisa bikin tinggi bukan cuma
  146. 5:42response time-nya yang kencang tapi
  147. 5:43overshoot-nya yang enggak ada sama
  148. 5:45sekali. Terakhir CreatorFocus 89.
  149. 5:49Sekarang kita bandingin dengan yang
  150. 5:50lain. Di sini agak kurang apple to apple
  151. 5:52karena pembandingnya masih 180 dan 200
  152. 5:55Hz, tapi enggak apa-apa hanya untuk
  153. 5:56referensi saja. Untuk warna color gamut
  154. 5:58MSI MAG245FX24
  155. 6:01ini terhitung biasa saja. Dia
  156. 6:03ketinggalan dibandingin Lenovo Legion
  157. 6:04Y24-10 dan Xiaomi G24i-2026, bahkan
  158. 6:07MAG244F yang cuma 180 Hz, tapi dia masih
  159. 6:11lebih bagus dibandingin 255FE20. Tapi
  160. 6:14untuk contrast rasionya, MSI MAG245FX24
  161. 6:17ini tertinggi, mepet 1300 banding 1.
  162. 6:20Bahkan Xiaomi G24i-2026 dan MSI MAG244F
  163. 6:24yang termasuk bagus saja masih di angka
  164. 6:261200-an kecil. Display latency not bad,
  165. 6:29MAG245FX24
  166. 6:31ini terhitung oke. Dia setara dengan
  167. 6:33Lenovo Legion Y24-10, tapi tetap masih
  168. 6:35ketinggalan dibandingin MAG244F yang
  169. 6:37hampir enggak bisa tersentuh dengan
  170. 6:39latency nyaris instan 0,02 ms diikuti
  171. 6:43Gigabyte G25F-2 yang 0,2 ms. Terakhir,
  172. 6:46response time yang juga terhitung oke,
  173. 6:49di mana dari semua yang sudah di-test
  174. 6:50rata-rata tercepat 1,6 ms, tapi untuk
  175. 6:54average dia terhitung lebih cepat dari
  176. 6:56yang lain. Ketinggalan cuma dari Lenovo
  177. 6:58Legion Y24-10 yang kemarin terhitung
  178. 7:00anomali, IPS tapi bisa 0,4 ms sendiri.
  179. 7:04MSI MAG245FX24,
  180. 7:08ternyata tidak sesuai dengan prediksi.
  181. 7:11Tadi diperkirakan dia kalah dengan 244F,
  182. 7:13ternyata enggak. Justru dia sedikit
  183. 7:15lebih bagus. Walaupun color gamut-nya
  184. 7:17masih kalah, tapi contrast rasionya
  185. 7:19adalah yang tertinggi dibandingin yang
  186. 7:22lain di kelasnya. Response time-nya juga
  187. 7:24tergolong salah satu yang paling cepat.
  188. 7:27Nah, soal response time, sebenarnya
  189. 7:28kalau selisihnya cuma sekitar 0,sekian
  190. 7:31ms, secara visual kita enggak bisa
  191. 7:33bedain. Tapi karena sudah diukur dan
  192. 7:35angkanya memang muncul, ya sudah itu
  193. 7:37kita jadikan pertimbangan juga. Tapi
  194. 7:39satu hal yang pasti, pembandingnya tadi
  195. 7:42tidak apple to apple. Monitor ini
  196. 7:44refresh rate-nya 240 Hz, sedangkan yang
  197. 7:46dibandingkan tadi adalah kelas 200 Hz.
  198. 7:50Jadi dia secara performa lebih tinggi,
  199. 7:52refresh rate-nya juga lebih tinggi.
  200. 7:54Masalah harga silakan dibandingkan
  201. 7:57sendiri [berdehem] di marketplace. Kalau
  202. 7:59sekiranya kamu takut harganya bakal
  203. 8:01kegoreng dan duitnya memang sudah ada
  204. 8:02buat beli monitor, langsung check out
  205. 8:04saja link-nya ada di bagian bawah video
  206. 8:06ini.

About this transcript

This page contains the full transcript of MSI MAG 245F X24 | Bentuk Boleh Sama Tapi..... by greytogrey, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,136 words across 206 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.