YouTube2Text

#momscorner 79 dr. Yoga Yandika, Sp.A & Novia Candra | Jangan Lewatkan Stimulasi Sensory untuk Anak! — Transcript

by Nikita Willy Official · 6,399 words · 1,205 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Jadi bayangin sensor itu kayak mesinnya,
  2. 0:03stimulasi itu kayak bahan bakarnya.
  3. 0:09Nah, tanda bayar perkembangan motorik
  4. 0:11kasar yang pertama nih. Motorik kasar
  5. 0:13kan berarti gerakan kasar. Jadi kalau
  6. 0:15gerakan kasarnya yang kanan sama yang
  7. 0:17kirinya enggak asimetris, itu tanda
  8. 0:19bahaya. Segera ke dokter. Jadi cara
  9. 0:22memantau perkembangan itu ada empat
  10. 0:24komponen dasar. Ada motorik kasar,
  11. 0:26motorik halus, berbahasa, sama aspek
  12. 0:30sosial.
  13. 0:31Begitu dia lahir seperti itu tuh kayak
  14. 0:34aku ngelakuin apa nih ke anak aku gitu.
  15. 0:38Berawal dari masalah pribadi yang
  16. 0:40dialami anak dari Ibu Novya Candra yang
  17. 0:43pernah ketergantungan dengan gadget,
  18. 0:45beliau akhirnya menciptakan Fox and
  19. 0:47Bunny.
  20. 0:49Kita akan membahas pentingnya stimulasi
  21. 0:51sensori anak dengan narasumber kita kali
  22. 0:53ini, Do. Yoga Yandika, spesialis anak
  23. 0:57yang berpraktik di Y Clinic Children
  24. 0:59Growth and Care dan Rumah Sakit Permata
  25. 1:02Dalima.
  26. 1:04Hai, welcome to Mom's Corner. Podcast
  27. 1:06kali ini akan mengajak para orang tua
  28. 1:08memahami bahwa perkembangan anak itu
  29. 1:10tidak hanya soal fisik atau kognitif,
  30. 1:13tetapi berakar dari sensori bahwa
  31. 1:15stimulasi sebagai mesin utama tumbuh
  32. 1:17kembang dan menjadi pondasi berbagai
  33. 1:19aspek perkembangan anak.
  34. 1:22Nah, kita hari ini akan mendengarkan
  35. 1:24insight langsung dari dokter spesialis
  36. 1:26anak dan seorang ibu yang memahami
  37. 1:28pentingnya stimulasi sensori anak. Oke,
  38. 1:31dokter yoga. Kita nih para ibu-ibu
  39. 1:33sering banget loh mendengar kata-kata
  40. 1:35stimulasi, sensori. Tapi apakah kita
  41. 1:39benar-benar mengerti tentang stimulasi
  42. 1:41dan sensori? Mungkin dokter bisa jelasin
  43. 1:43apa sih yang dimaksud dengan sensori
  44. 1:45dalam tumbuh kembang anak dan bedanya
  45. 1:47apa stimulasi dan sensori itu?
  46. 1:49Ya, ini pertanyaan bagus ya. Jadi kalau
  47. 1:51kita ngomongin bedanya stimulasi dan
  48. 1:53sensorik dia itu dua hal yang saling
  49. 1:58bekerja sama. Jadi kalau ngomongin
  50. 2:00sensorik, sensorik itu pondasi dasar.
  51. 2:03Jadi sensorik itu pondasi dasar sebelum
  52. 2:06akhirnya menjadikan hasil dalam bentuk
  53. 2:08stimulasi. Contoh misalkan gini, kalau
  54. 2:11kita ngomongin stimulasi kan stimulasi
  55. 2:13konsepnya ada empat. Ada stimulasi ee
  56. 2:17perkembangan kan ada motorik kasar,
  57. 2:18motorik halus, terus sosial sama bahasa.
  58. 2:23Ya, cara melatihnya kita sebut namanya
  59. 2:26stimulasi. Nah, sekarang apa yang kita
  60. 2:28latih? Yang kita latih adalah
  61. 2:30sensoriknya.
  62. 2:31Sehingga sensorik itu kan macam-macam.
  63. 2:33Ada sensorik dalam bentuk melihat,
  64. 2:36mendengar, dan lain-lain. Jadi bayangin
  65. 2:38sensorik itu kayak mesinnya stimulasi
  66. 2:41itu kayak bahan bakarnya.
  67. 2:43Oke,
  68. 2:43gitu. Jadi dia mesin bahan bakar ini
  69. 2:46enggak bakal bisa ada gunanya kalau
  70. 2:49enggak ada mesin. Mesin enggak bisa
  71. 2:51jalan kalau enggak ada bahan bakar.
  72. 2:52Jadi, anggota tubuh kita enggak bisa
  73. 2:55running well kalau enggak enggak
  74. 2:57distimulasi dengan baik.
  75. 2:58Oke,
  76. 2:59gitu. Nah, yang masih belum banyak
  77. 3:02memahami itu pentingnya latihan sensorik
  78. 3:05itu ya sebagai dasar supaya simulasinya
  79. 3:08jalan lancar
  80. 3:10gitu. Nah, nanti sensoriknya apa aja ya?
  81. 3:12Sensorik kan nanti macam-macam
  82. 3:13tergantung kita mau melatihnya di usia
  83. 3:16berapa, latihan sensoriknya apa. He
  84. 3:19begitu. Niki,
  85. 3:20aku pernah mendengar soal tujuh sensor
  86. 3:23system itu.
  87. 3:24Iya, salah satu tujuh sensor sistem.
  88. 3:25Tujuh sensor system itu yang pertama
  89. 3:28sensorik visual. Visual itu dia belajar
  90. 3:30dari apa yang dia lihat.
  91. 3:32He.
  92. 3:32Oke. Yang kedua, auditory. Dari apa yang
  93. 3:35dia dengar dia belajar. Dia belajar,
  94. 3:37"Oh, kalau mau ngomong mama saya harus
  95. 3:39ngomongnya dari pendengaran dulu. Ada
  96. 3:42suara masuk, bunyi suara ada mama, dia
  97. 3:45ngomong mama."
  98. 3:46sehingga kita mensimulasi berbahasa
  99. 3:48dengan cara melatih sensorik auditory.
  100. 3:52Kita menstimulasi anak supaya dia bisa
  101. 3:54meraih benda dengan cara menstimulasi
  102. 3:57visual. Ada lagi propioseptif itu
  103. 4:00anggota tubuh. Dia mengenali anggota
  104. 4:02tubuh sama posisi dia ada di mana gitu.
  105. 4:06Ada lagi vestibular keseimbangan.
  106. 4:08Keseimbangan latihannya ya dengan kita
  107. 4:10stimulasi motorikar anak belajar dari
  108. 4:13apa? Duduk ke berdiri. atau dari jongkok
  109. 4:16ke berdiri terus dia nyimbangin.
  110. 4:19Nah, saat kita melatih motorik asar di
  111. 4:21situ sensorik vesibolannya kita latih.
  112. 4:25Ada lagi gustatori. Gustatori itu indra
  113. 4:27perasa. Jadi pada saat dia merasakan
  114. 4:30sesuatu dia akan ngerasain kan kalau
  115. 4:32rasa kan ada manis, asem, asin, pahit.
  116. 4:35Nah, atau rasa satu lagi umami. Nah,
  117. 4:38saat kita
  118. 4:40menstimulasi dengan makanan tertentu,
  119. 4:43sensoriknya kita latih.
  120. 4:45Jadi, sensorik mesinnya, stimulasi bahan
  121. 4:48bakarnya. Ada lagi yang terakhir,
  122. 4:50intersepsi. Intersepsi itu dia mengenal
  123. 4:53rasa lapar, mengenal kapan dia harus
  124. 4:55tidur, mengenal gelap terang, gitu. Nah,
  125. 4:59semua hal itu ya tujuh sensori sistem
  126. 5:00tadi tuh ada auditory, visual, terus
  127. 5:04gustatori, vestibular,
  128. 5:07terus apalagi tuh propioseptif, sama
  129. 5:10satu lagi apa tuh intersepsi. Ya, itu.
  130. 5:13Nah, dari tujuh sensori sistem itu mana
  131. 5:16yang paling sering terlewat sama orang
  132. 5:18tua, Dok?
  133. 5:19Yang paling sering itu yang sekarang
  134. 5:22lagi banyak mulai berkembang tuh yang
  135. 5:25taktil gustatori
  136. 5:27gitu. Dan sebenarnya yang itu yang
  137. 5:31jarang dilatih, cuman yang paling sering
  138. 5:33kena impact dari dunia sekarang kan
  139. 5:35digitalisasi.
  140. 5:37Digitalisasi itu paling sering kena
  141. 5:38impact itu dari segi visual, auditory,
  142. 5:41sama vestibular
  143. 5:43gitu. Karena dengan dia melihat ada
  144. 5:46lihat gadget, dia kan ngelihat visual.
  145. 5:48He.
  146. 5:49Otomatis dia secara sensorik
  147. 5:52terjadi overstimulasi visual sehingga
  148. 5:55saat layar itu kita stop, dia akan
  149. 5:58berusaha mencari stimulasi visual terus
  150. 6:00karena dia terbiasa mendapatkan
  151. 6:02stimulasi visual terlalu banyak. Ada
  152. 6:05lagi nanti yang dari layar over simulasi
  153. 6:07auditory. Jadi dia mencari suara terus
  154. 6:09kayak orang enggak bisa diam. Kalau saya
  155. 6:12biasanya bilangnya anaknya sering tawaf
  156. 6:13gitu. Enggak bisa diam. Sama satu lagi
  157. 6:16vestibular. Dia enggak bisa duduk. dia
  158. 6:18penginnya berdiri jalan gitu. Nah, itu
  159. 6:22dari layar yang paling sering kena
  160. 6:23impact di zaman sekarang. Karena kan
  161. 6:25zaman sekarang hampir semua lingkungan
  162. 6:29keluarga dia mendapatkan
  163. 6:32gadget. Nah, tinggal gadget itu dia bisa
  164. 6:35pergunakan dengan baik atau tidak dan
  165. 6:37kapan dia boleh gunainnya.
  166. 6:39Oke,
  167. 6:39gitu.
  168. 6:40Jadi, sebenarnya dari newborn pun kita
  169. 6:43bisa start menstimulasi anak ya, Mas.
  170. 6:45Bisa. Kalau newborn cara latihannya kan
  171. 6:47nanti paling mudah kan dia belajar
  172. 6:49melihat dulu. He
  173. 6:50ya dari visual. Visual dia ngelihat oh
  174. 6:53ada warna hitam putih
  175. 6:55kontras.
  176. 6:55Kontras terus nanti dia sudah mulai bisa
  177. 6:59ngelihat visual dia melihat menggerakkan
  178. 7:01mata ke kanan kiri
  179. 7:03gitu kan. Kalau jarak pandang dia lahir
  180. 7:06dia biasanya ngelihat satu kepel 1 bulan
  181. 7:08dua kepel 3 bulan tiga kepel. Nanti
  182. 7:11lama-lama dia mulai tadinya ngelihat
  183. 7:13orang hitam putih sudah mulai ada
  184. 7:15warnanya.
  185. 7:16Makanya nanti di
  186. 7:191 bulan, 2 bulan mulai muncul senyum
  187. 7:21sosial. Jadi dari tadinya dia bengong
  188. 7:24aja, dia ngelihat cuman oh ada gelap
  189. 7:26teranggelap terang dia sudah mulai pas
  190. 7:27ada orang dia mulai senyum.
  191. 7:30Nah, itu bisa dibantu salah satunya
  192. 7:32dengan visual alat stimulasi yang
  193. 7:34membantu buat melihat visualnya gitu.
  194. 7:37Nanti kan alat simulasi visual kan bisa
  195. 7:39warna hitam putih.
  196. 7:40Nanti coba aja deh yang punya anak di
  197. 7:43bawah 0 sampai 3 tahun bedain. Saat dia
  198. 7:46ngelihat benda yang warna-warni sama
  199. 7:48benda yang hitam putih, dia akan lebih
  200. 7:50excited ngelihat yang hitam putih dulu.
  201. 7:52He
  202. 7:52gitu. Karena secara sensorik visualnya
  203. 7:56ya dia masih baru melihatnya itu dulu
  204. 7:58gitu di atas 3 bulan baru muncul warna.
  205. 8:01He.
  206. 8:01Pelan-pelan.
  207. 8:02Jadi setiap fase usia stimulasinya juga
  208. 8:04berbeda lagi ya.
  209. 8:05Berbeda. Betul.
  210. 8:06Nah, stimulasi sensor ini dapat
  211. 8:07mempengaruhi karakter anak enggak, Dok?
  212. 8:09mungkin fokusnya atau gimana cara dia
  213. 8:12mengatur emosi dan lain-lain.
  214. 8:14Kalau karakter bisa mempengaruhi dalam
  215. 8:16artian tadi kan saat dia mendapatkan
  216. 8:18oversimulasi yang terlalu banyak
  217. 8:20otomatis dia akan mencari stimulasi itu.
  218. 8:22Saat simulasi itu tidak dia dapatkan
  219. 8:24pasti dia akan mengekspresikan emosinya
  220. 8:27dalam bentuk tantrum
  221. 8:29gitu. Terus kalau misalkan dia enggak
  222. 8:31dapat stimulasi itu ya dia akan mencari
  223. 8:34stimulasi kan sehingga saat dia mencari
  224. 8:35stimulasi dia jadi hiperaktif.
  225. 8:38saat dia tidak mendapatkan simulasi itu,
  226. 8:40dia tidak bisa duduk dalam waktu yang
  227. 8:41panjang. Jadi, dia enggak bisa diam. Dia
  228. 8:44baru mau duduk, aduh p berdiri nih harus
  229. 8:47dapat simulasi ini. Dapat simulasi ini.
  230. 8:48Nah, sehingga dia jadi enggak bisa fokus
  231. 8:51gitu. Makanya tadi dasar sensorik jika
  232. 8:54dilatih dengan baik itu akan menjadi
  233. 8:57stimulasi yang baik sehingga akan jadi
  234. 8:59berkembang dengan baik. Jadi, sensorik
  235. 9:01itu pondasinya, stimulasi itu
  236. 9:03latihannya. Apa yang mau kita latih saat
  237. 9:06kita melatih suatu kegiatan? A sensorik
  238. 9:09pasti akan ada yang ikut tuh. He
  239. 9:11gitu. Makanya kan kalau misalkan nanti
  240. 9:13ee ada anak-anak yang kurang fokus atau
  241. 9:16yang enggak bisa diam, salah satu
  242. 9:19terapinya kan sensor integrasi.
  243. 9:20Iya. Sensor integratif itu tujuannya
  244. 9:22adalah buat latihan sensorik yang
  245. 9:24terintegrate. Jadi kita latih kegiatan
  246. 9:27tertentu, kita melatih sensorik yang
  247. 9:30tadi tujuh sensorik tadi secara
  248. 9:32integrate. He.
  249. 9:33Di waktu yang bersamaan kita latih buat
  250. 9:35mengurangi gejala si enggak bisa
  251. 9:38fokusnya, gejala hiperaktifnya.
  252. 9:40Oke,
  253. 9:40gitu.
  254. 9:41Jadi, tuh kalau kekurangan stimulasi dan
  255. 9:43sensori tadi tuh sangat berpengaruh
  256. 9:46untuk akademik akademiknya nanti ya,
  257. 9:48Dok.
  258. 9:48Yes.
  259. 9:49He
  260. 9:49ya. Karena dia enggak bisa fokus, enggak
  261. 9:51bisa diam, otomatis dia enggak bisa
  262. 9:54belajar.
  263. 9:55Benar
  264. 9:55gitu. Jadi latihan sensorik atau latihan
  265. 9:57simulasi itu kan sebenarnya enggak butuh
  266. 9:59waktu yang panjang, enggak butuh sesuatu
  267. 10:01yang mahal. Semuanya bisa kita cari ada
  268. 10:05di dalam rumah gimana caranya
  269. 10:07berinovasi.
  270. 10:08Hm.
  271. 10:09Gitu ya. Waktunya juga enggak harus
  272. 10:11lama-lama kok. Sekitar 3 5 menit aja
  273. 10:13cukup. Atau biasanya kalau saya
  274. 10:14ngajarinnya sampai bayinya nangis aja,
  275. 10:15Bu. Kalau bayinya sudah nangis berarti
  276. 10:17tandanya dia sudah waktunya bosan. Stop.
  277. 10:19gitu. Ah, jadi enggak usah didetikin,
  278. 10:21enggak usah dimenitin ya.
  279. 10:24Dunia anak, ingat, dunia anak adalah
  280. 10:26dunia bermain. Jadi, belajarlah dari
  281. 10:29bermain,
  282. 10:30gitu kan. Konsep mengasuh anak, konsep
  283. 10:33dasarnya cuma dua. Treat your baby like
  284. 10:35you, treat yourself. Rawatlah bayi
  285. 10:38seperti kita ingin perawat diri sendiri
  286. 10:41sama ciptakan lingkungan yang aman.
  287. 10:44Jadi, kalau mau latihan sensorik
  288. 10:45misalkan, "Dok, saya mau latihan
  289. 10:46sensorik tapi saya latihannya pakai
  290. 10:48beras. Boleh enggak? Ya, kalau beras itu
  291. 10:52kan sesuatu yang ada resiko menjadi
  292. 10:55tidak aman. Karena saat dia ngambil anak
  293. 10:58kan masukin benda ke mulut. Ada fase
  294. 11:00oromotornya berarti ada resiko dia
  295. 11:02ngambil masuk. Nah, kalau dia resiko
  296. 11:04ketelan berarti kan enggak aman.
  297. 11:06I
  298. 11:06ya. Berarti sebaiknya pakailah benda
  299. 11:09yang aman gitu. Mau dia foot grade
  300. 11:12silakan. Mau benda yang dalam bentuk
  301. 11:15nempel kan ada sekarang banyak tuh
  302. 11:17sensor repip segala macam. Nah, itu kan
  303. 11:19dia enggak bisa diambil.
  304. 11:20I
  305. 11:21dia cuman latihan megang. Karena
  306. 11:22tujuannya bukan buat dimakan, tujuannya
  307. 11:25buat di pegang.
  308. 11:27Pegang
  309. 11:27gitu. Anak itu saat dia belajar apapun
  310. 11:30dia pasti akan ada namanya fase
  311. 11:32adaptasi, adap adaptive state.
  312. 11:35He.
  313. 11:35Jadi sekitar 5 3 sampai 5 detik tuh dia
  314. 11:38ngelihat dulu. Dia kayak bengong dulu.
  315. 11:40Bengong dulu dia ngelihat. Nanti kalau
  316. 11:42dia belajar sensorik atau belajar megang
  317. 11:44atau belajar apapun dia akan megang dulu
  318. 11:46dia gitu dulu. Nanti dia penasaran tuh
  319. 11:49saat dia sudah penasaran dia pegang, oh
  320. 11:52kayaknya enggak apa-apa baru dia main
  321. 11:54gitu. Nah, jadi dari benda yang lembek
  322. 11:57adaptasi dulu aja jangan langsung
  323. 11:59tangannya disuruh gini. Oh, marah dia
  324. 12:02bisa nangis gitu. Jadi kalau mau latihan
  325. 12:05apapun, latihan sensor apapun taruh
  326. 12:07bendanya contohin. Nanti kan dia
  327. 12:09ngelihat apaan sih tuh? Dia ngelihat.
  328. 12:12Nah, dia ngelihat ngambil op dia megang.
  329. 12:15Dia penasaran kabur dulu, dia ngelihat
  330. 12:16lagi.
  331. 12:18Nah, bisa dari benda lembek, bisa juga
  332. 12:20nanti ada panjang-panjang.
  333. 12:21Panjang-panjang tuh kan bisa kayak mie,
  334. 12:24spaghetti, bihun.
  335. 12:26Jadi kita bisa merubah rumah kita
  336. 12:28menjadi sensori ya.
  337. 12:29Iya, sensor friendly. Tadi kan syaratnya
  338. 12:31harus yang aman. Kalau yang aman
  339. 12:33sifatnya kalau ada resiko tertelan
  340. 12:36pakailah yang food grade.
  341. 12:37Iya,
  342. 12:38gitu. Kalau ada resiko tertelan, kalau
  343. 12:42bisa yang tertempel.
  344. 12:44gitu yang tertempel ya salah satunya
  345. 12:46dengan alat bantu simulasi. Alat bantu
  346. 12:48simulasi kan nanti macam-macam.
  347. 12:50Ada sensor pad.
  348. 12:51Betul.
  349. 12:52Nanti kan sudah banyaklah tuh di di
  350. 12:54tempat-tempat yang sensor packnya nanti
  351. 12:56apa aja ya. Salah satunya nanti ada
  352. 12:57latihan tadi yang panjang-panjang, ada
  353. 12:59tekstur yang tajam-tajam. Tajam-tajam
  354. 13:01tuh rumput misalkan atau benda yang
  355. 13:05butiran-butiran atau kayak yang
  356. 13:07manik-manik
  357. 13:08buatnya megang
  358. 13:10gitu.
  359. 13:10Nah, kalau screen time bisa menggantikan
  360. 13:12stimulasi enggak?
  361. 13:14Screen time enggak bisa menggantikan
  362. 13:15simulasi. Kenapa? Karena screen time itu
  363. 13:17dia menyebabkan oversimulasi pada
  364. 13:20beberapa jenis sensorik.
  365. 13:23Ah, oke.
  366. 13:23Gitu. Contoh misalkan dia melihat screen
  367. 13:26time berarti kan sensorik yang
  368. 13:28teraktivasi kan sensorik visual,
  369. 13:31sensorik auditorik,
  370. 13:33vestibular karena dia duduk dan
  371. 13:34propioseptif
  372. 13:36gitu ya. Otomatis saat dia terlalu
  373. 13:39overstimulated, bayangin ada layar
  374. 13:41misalkan anggap yang paling sering
  375. 13:43ditonton sekarang paling sering kan Coco
  376. 13:45Melon misalkan gitu ya. Ya, pada saat
  377. 13:48dia ngelihat, oh
  378. 13:50kan dia ngelihat, oh iya ada orang bawa
  379. 13:53supir, bawa bus, ada dia ngelihat, oh
  380. 13:55ada orang, ada bus, ada pohon. Jadi dia
  381. 13:58terbiasa melihat satu titik dalam waktu
  382. 14:01yang pendek
  383. 14:03sehingga dia teroverstimulate visual.
  384. 14:06Ditambah lagi suara auditory,
  385. 14:08overstimulate auditory. Dan dia jadi
  386. 14:10duduk kan enggak diam. Eh, jadinya diam.
  387. 14:14Jadi dia secara keseimbangan vesibular
  388. 14:16pasti juga terganggu. Proioseptif ya dia
  389. 14:20jadi ngikutin gerakan kan. Nah saat dia
  390. 14:22terjadi overstimulasi pada sensori
  391. 14:25tertentu ya pasti akan terimpact
  392. 14:27terhadap yang lain.
  393. 14:28Oke.
  394. 14:29Makanya anak-anak dengan melihat gadget
  395. 14:32yang paling sering terimpact adalah
  396. 14:34pertama emosinya dulu.
  397. 14:37Kenapa? Karena saat dia tidak
  398. 14:39mendapatkan stimulasi dalam dosis
  399. 14:41tertentu, itu kan dosis stimulasi yang
  400. 14:44dia lihat, dia akan mencari dosis yang
  401. 14:46sama sehingga saat itu enggak dia dapat,
  402. 14:48dia marah, ah saya mau mau dapat
  403. 14:51simulasi gitu. Sehingga pasti jadi
  404. 14:54emosian. Terus saat dia terover simulasi
  405. 14:57dilihat, otomatis auditorynya jadi
  406. 15:00enggak enggak terkena dengan baik
  407. 15:02sehingga dia jadi ada resiko space
  408. 15:04delay.
  409. 15:05Oke,
  410. 15:06gitu. Nah, signal-signal apa yang kita
  411. 15:09sebagai orang tua harus pahami ketika
  412. 15:10anak kita kekurangan suatu sensori atau
  413. 15:12stimulasi?
  414. 15:13Ya, yang paling gampang kelihatan tuh
  415. 15:15anak jadi mudah rewel. Yang
  416. 15:17dari usia berapa itu, Dok?
  417. 15:18Kalau mudah rewel kan dari 6 bulan ke
  418. 15:20atas sudah kelihatan
  419. 15:22gitu. Atau satu lagi anak kelihatan
  420. 15:25kalau untuk auditori itu anak gampang
  421. 15:27kaget
  422. 15:29diituin kaget, terkejut-kejut.
  423. 15:31Nah, itu tandanya auditorik sensorik
  424. 15:33auditoringnya enggak dilatih dengan
  425. 15:35baik. atau anak sering jatuh pada saat
  426. 15:38kita latihan dia sudah mulai kelihatan
  427. 15:40pas berdiri atau jalan dia jalan eh
  428. 15:43jatuh. Nah, kalau sudah ada tanda-tanda
  429. 15:45begitu terjadi 2 3 bulan berturut-turut
  430. 15:48enggak mau enggak bisa fokus rewel ya
  431. 15:50segera bawa ke dokter anak.
  432. 15:52Oke
  433. 15:53gitu buat dilihat.
  434. 15:54Hmm.
  435. 15:55Kita lihat dulu, kita observe dulu
  436. 15:57sendiri ya, Dok ya. 2 bulan, 3 bulan ya.
  437. 15:59Iya. 2 3 bulan paling lama 2 3 bulan. 2
  438. 16:013 bulan jika memang terlihat dominan
  439. 16:03sekali, oke kayaknya saya harus bawa deh
  440. 16:05ke dokter anak gitu. Bahkan kalau secara
  441. 16:09anjuran 06 bulan tuh kalau ba tiap
  442. 16:12sebulan cek perkembangan.
  443. 16:14612 tiap 3 bulan
  444. 16:16di atas 12 tiap 6 bulan.
  445. 16:19Oke
  446. 16:19gitu. Mampir aja ke dokter anak, "Dok,
  447. 16:21saya pengin ngecek
  448. 16:22perkembangannya gimana gitu
  449. 16:25ya."
  450. 16:26Oke.
  451. 16:26Dokter anak baik-baik kok.
  452. 16:29Salah satunya dokter yoga. Iya. Enggak
  453. 16:31galak ya, Dok.
  454. 16:32Oke, sekarang aku mau nanya ke ee ke Ibu
  455. 16:34Novi. Ibu Novi kan sebagai seorang ibu
  456. 16:37yang lebih berpengalaman dari saya
  457. 16:40karena anak pertamanya umur 11 tahun,
  458. 16:42anak keduanya umur 9 tahun. Tapi saya
  459. 16:45yakin 11 tahun lalu pasti parentingnya
  460. 16:47juga udah agak berbeda ya, Bu ya.
  461. 16:48Beda banget sih. Beda banget.
  462. 16:50Iya. Tapi dulu tuh aware enggak sih soal
  463. 16:51stimulasi sensori kayak gini?
  464. 16:53Ee sejujurnya
  465. 16:56enggak sama sekali ya. Karena 11 tahun
  466. 16:59yang lalu itu tentang stimulasi sensori
  467. 17:02itu sangat masih sangat awam. Enggak
  468. 17:05nge-hype, belum nge-hype seperti
  469. 17:06sekarang gitu kan. Karena juga di masa
  470. 17:09itu kan sosial media juga masih sangat
  471. 17:11terbatas ya. Kita masih early adapter
  472. 17:13lah untuk sosial media sehingga ee
  473. 17:16informasi dari para ahli itu juga masih
  474. 17:20terbataskan kita aksesnya gitu. Jadi ee
  475. 17:23stimulasi sensori benar-benar enggak
  476. 17:25enggak kedengaran. Malah mungkin di masa
  477. 17:28itu saya ee ketika menjadi ibu baru itu
  478. 17:31lebih memperhatikan soal kesehatan fisik
  479. 17:34ya secara fisik. Ibu melahirkan
  480. 17:37atau bayi yang dilahirkan gitu. Tapi
  481. 17:39soal stimulasi sensori ini sama sekali
  482. 17:41belum pernah dengar gitu. Nah, saya baru
  483. 17:45sadar soal stimulasi sensori ini justru
  484. 17:48ketika saya habis dapat masalah nih
  485. 17:51dengan e problem di anak pertama saya.
  486. 17:54Karena dulu ee ketika usia anak saya
  487. 17:57kurang dari 2 tahun yang pertama itu ee
  488. 18:00dia udah ketergantungan gadget
  489. 18:03gitu. Jadi yang jelas karena kesalahan
  490. 18:06saya ya sebagai orang tua yang masih
  491. 18:09sangat apa ya clules ya jadi orang tua
  492. 18:11baru di masa itu. Jadi kalau dibilang
  493. 18:14berpengalaman gitu ya mungkin Niki jauh
  494. 18:16lebih baik ketika sekarang menjadi orang
  495. 18:18tua baru ketimbang saya yang dulu gitu.
  496. 18:21Karena ketika masih clues tentang e
  497. 18:25menjadi orang tua tahunya melahirkan
  498. 18:27gitu kan ngasih makan gitu ya, Dok. Ke
  499. 18:29dokter oke kalau sakit gitu tapi
  500. 18:31imunisasi gitu ya, Dok. Tapi untuk yang
  501. 18:34di ranah-ranah lebih dari itu, itu
  502. 18:37enggak kepikiran sama sekali. Baru
  503. 18:39kepikiran setelah ee anak saya itu dapat
  504. 18:43problem itu gitu, ketergantungan gadget.
  505. 18:46Nah, dari situ baru kayak, "Wah,
  506. 18:49kayaknya ada yang salah nih." gitu. Baru
  507. 18:51deh kita
  508. 18:53awar. Kapan Ibu Novi itu tahu bahwa ini
  509. 18:56kayaknya something wrong with my
  510. 18:58daughter gitu. Kayaknya harus saya bawa
  511. 19:00ke spesialis atau dokter anak.
  512. 19:03Jadi waktu itu kita tahunya udah cukup
  513. 19:06telat sih karena bukan lagi tanda-tanda
  514. 19:08kecil ya, tapi udah ee jatuhnya udah
  515. 19:11kayak terlambat ya, karena ee efeknya
  516. 19:14itu udah cukup lumayan parah gitu.
  517. 19:16Karena saat itu ketika kita sadar itu
  518. 19:19pertama dari fisik dulu gitu. Jadi
  519. 19:22matanya itu saat itu merah kemudian dia
  520. 19:25kedip-kedip sendiri gitu loh, Dok.
  521. 19:27Mungkin karena terlalu lelah ya di apa
  522. 19:29namanya? gadget. Selain itu dia tantrum
  523. 19:32banget ketika gadgetnya itu diminta.
  524. 19:35Iya, betul. Jadi saat itu juga kayak,
  525. 19:38"Hah, kenapa nih anak aku?" Hah, ya
  526. 19:42Allah, ini anak aku pertama yang sebelum
  527. 19:45dia lahir itu kita pengin banget kita
  528. 19:48punya anak, pengin banget kita apa
  529. 19:50istilahnya ya, mm digadang-gadanglah si
  530. 19:53anak pertama ini. Begitu dia lahir
  531. 19:55seperti itu tuh kayak aku ngelakuin apa
  532. 19:58nih ke anak aku gitu. Jadi dari situ
  533. 20:01baru kita kayaknya ini kita salah banget
  534. 20:03deh. Kita harus kita harus ke dokter deh
  535. 20:06ini. Ini gimana caranya biar anak ini
  536. 20:08tuh balik lagi gitu. Meskipun saat itu
  537. 20:10juga agak
  538. 20:12ngerasa desperate gitu, "Dok, ini anak
  539. 20:14bisa balik lagi enggak ya?" Kayak gitu.
  540. 20:16Itu sih.
  541. 20:17Terus akhirnya dokter bilang bahwa
  542. 20:18kekurangan stimulasi sensori itu.
  543. 20:20Betul. Jadi dia udah masuk ke tahap ee
  544. 20:22terapi ya.
  545. 20:23He.
  546. 20:24Jadi udah bukan lagi apa namanya
  547. 20:26preventif tapi udah terapi gitu. udah
  548. 20:29kuratif gitu. Karena saat itu dia sudah
  549. 20:31menunjukkan gejala yang mm bukan lagi
  550. 20:34gejala gitu udah udah parah lah ya.
  551. 20:37Sehingga waktu itu dokter bilang ini
  552. 20:39diterapi gitu terapi ee distimulasi
  553. 20:43tapi di zaman itu ya masih belum terlalu
  554. 20:46banyak dokter tumbuh kembang, Dok.
  555. 20:48Enggak kayak zaman sekarang gitu. Jadi
  556. 20:51kita dulu ee terapi itu baru kayak 2
  557. 20:53minggu sekali gitu. Nah, tapi dokter ada
  558. 20:56bilang waktu itu kalau ee sebaiknya
  559. 21:00diterapi di rumah. Jadi, maksudnya
  560. 21:02stimulasi itu dilakukan di rumah. Jadi,
  561. 21:04makanya tadi saya flashback gitu ketika
  562. 21:06dokter ngomongin tentang rumah itu bisa
  563. 21:09menjadi tempat stimulasi gitu karena
  564. 21:11kita bisa lakukan rutin setiap hari gitu
  565. 21:14kan.
  566. 21:15Nah, ee cuma kayak ee gimana ya caranya
  567. 21:20gitu. Nah, di situ momen itu yang
  568. 21:22akhirnya memaksa kami ya sebagai orang
  569. 21:24tua baru baru belajar deh. Oh, stimulasi
  570. 21:27sensori itu seperti apa sih? Stimulasi
  571. 21:30untuk anak yang berdampak ee stimulasi
  572. 21:33berdampak untuk anak itu seperti apa
  573. 21:36kayak gitu. Dari situ saya baru tahu
  574. 21:38kalau oh ternyata si anak ini tuh tadi,
  575. 21:42Dok, overstimulasi.
  576. 21:43Iya.
  577. 21:44Iya. Dari visual, dari auditorynya.
  578. 21:47Betul. Terus ya dan ada understimulasi
  579. 21:51ya, Dok, kalau enggak salah dari
  580. 21:52vestibulernya yang karena kan dia ketika
  581. 21:55duduk aja kan ketika nonton gadget itu
  582. 21:58kan dia duduk aja artinya dia menjadi
  583. 22:00tidak seimbang gitu.
  584. 22:02Itu sehari bisa berapa jam gitu gadget?
  585. 22:05Itu dari buka mata sampai tutup mata
  586. 22:08lagi.
  587. 22:09Hah?
  588. 22:09Iya. Karena dulu
  589. 22:10karena dia udah nyari gitu ya.
  590. 22:11Iya. Kalau enggak dikasih dia bakalan
  591. 22:13nangis gitu. Nah, sebetulnya masalah
  592. 22:16masalah apa ya? Masalah ujungnya kan
  593. 22:18karena dulu saya adalah ee dari dulu
  594. 22:21saya sudah berbisnis nih. Dulu saya ada
  595. 22:23bisnis fashion. Nah, ketika bisnis saya
  596. 22:26itu semakin ee apa namanya? berkembang,
  597. 22:30si anak ini tuh enggak ada yang jagain,
  598. 22:33enggak ada yang ngasuh, enggak ada
  599. 22:34babysitter. He.
  600. 22:36Jadi yang mengasuh adalah gadget. Nah,
  601. 22:38itulah letak kesalahannya itu di situ,
  602. 22:41gitu. Jadi ketika saya bekerja meskipun
  603. 22:43saya bekerja di rumah tapi kan saya
  604. 22:46tidak bersama dia gitu
  605. 22:49dan dia bersama dengan
  606. 22:51pengasuhnya yaitu gadget gitu.
  607. 22:53Makanya ketika ee dia dari buka mata
  608. 22:56sampai tidur lagi dia akan selalu
  609. 22:59bersama itu gitu. Terus pada saat dokter
  610. 23:02menyuruh Ibu Novi untuk menstimulasi
  611. 23:04anaknya di rumah, boleh tahu enggak
  612. 23:06kegiatan apa yang akhirnya Bu Novi
  613. 23:08ciptakan untuk anaknya? Sebetulnya
  614. 23:11enggak yang kegiatan yang rumit dulu ya,
  615. 23:14tapi kegiatan-kegiatan yang
  616. 23:17bermain sih sebetulnya kalau kita
  617. 23:19sebagai orang tua ngelihatnya itu tuh
  618. 23:21cuma bermain gitu, tapi ternyata di
  619. 23:24bermain itu tuh banyak sekali ee sensori
  620. 23:27dia atau mungkin hampir keseluruhan
  621. 23:28sensori dia itu aktif ya, Dok, dari
  622. 23:31bermain itu gitu. Jadi ee dulu itu tidak
  623. 23:34yang ribet-ribet banget gitu. Nah, tapi
  624. 23:38ee pernah di satu masa saya itu juga
  625. 23:41mencari apa ya referensi gitu. Mencari
  626. 23:43referensi dari berbagai macam sumber.
  627. 23:46Kebetulan ketemulah dengan referensi
  628. 23:48dari luar itu namanya quiet book.
  629. 23:51He.
  630. 23:51Jadi si Quiet book itu berisi tentang
  631. 23:55activity-activity di dalamnya. Di dalam
  632. 23:57buku itu ada activity-activity yang
  633. 24:00membuat anak itu tuh fokus. Oke.
  634. 24:03Karena di dalam setiap ee satu
  635. 24:06halamannya itu hanya ada satu activity
  636. 24:10itu saya cari di Indonesia itu enggak
  637. 24:12ada gitu. Dan saat itu hanya ada di ee
  638. 24:16negara-negara Eropa kalau enggak salah
  639. 24:17di tahun 2015 ya gitu. Jadi, wah gimana
  640. 24:21nih caranya? Kayaknya pengin nyobain deh
  641. 24:23buku ini gitu. Karena enggak ada di
  642. 24:25Indonesia akhirnya saya bikin sendiri
  643. 24:27tuh.
  644. 24:28He
  645. 24:28bikin sendiri, jahit sendiri gitu kan.
  646. 24:31Karena itu dari kain ya, Bic tuh dari
  647. 24:33velt, kain veld. Nah, ee pakai referensi
  648. 24:37dari luar itu kan. Terus ee itu saya
  649. 24:41bikinnya itu mungkin ada kali 6 bulan
  650. 24:43karena kan saya sambil bekerja ya untuk
  651. 24:45satu buku itu gitu. Jadi,
  652. 24:47satu buku itu
  653. 24:48sembari me apa namanya? Menstimulasi
  654. 24:52anak, sembari bekerja, sembari bikin ini
  655. 24:55activity ini gitu. Karena saya pengin
  656. 24:56nyobain nih karena dia ee bagus gitu. Di
  657. 24:59dalam setiap satu halaman hanya ada satu
  658. 25:02activity gitu. Saya bikin setelah jadi
  659. 25:07ee saya coba pelan-pelan nih ke anak
  660. 25:09saya. Saya kasih itu apa ya? Saya
  661. 25:12ngerasa ada semacam keajaiban gitu, Dok
  662. 25:15di sana. Iya. Karena anak saya itu kan
  663. 25:17cewek ya, dia itu waktu proses ee
  664. 25:20berpisah dengan gadgetnya itu dia enggak
  665. 25:22mau diganti dengan mainan lain-lain,
  666. 25:24Dok. kayak misalnya boneka atau
  667. 25:27mobil-mobilan atau segala mainan-mainan
  668. 25:30itu tuh enggak mau dia. Tapi kalau
  669. 25:32diajak main dia mau, Dok.
  670. 25:33Iya.
  671. 25:34Nah, itu
  672. 25:35maksudnya kalau main bersama ibunya dia
  673. 25:36mau.
  674. 25:36Iya, dia mau gitu. Tapi kalau dia cuma
  675. 25:39dikasih gitu doang, dia akan tetap
  676. 25:42tantrum cari handphone gitu. saat itu
  677. 25:45seperti itu. Nah, ketika si buku ini
  678. 25:48jadi, saya cobain tuh saya tungguin.
  679. 25:51Terus dia penasaran dengan apa yang
  680. 25:54mainan-mainan yang ada di dalam,
  681. 25:56aktivitas-aktivitas yang ada di dalamnya
  682. 25:58gitu. Iya, betul. Terus ee lama-lama
  683. 26:01lama-lama dia lebih milih buku ini, Dok,
  684. 26:05daripada gadgetnya gitu.
  685. 26:07Karena mungkin dia terangsang ya, Dok.
  686. 26:10Iya, ya. Karena kan pada saat dia lagi
  687. 26:13main sesuatu kan kalau kita ngomongin
  688. 26:16perkembangan otak Bu Novi ya, otak itu
  689. 26:19kan ada namanya sel otak, ada namanya
  690. 26:21kabelnya. Kabelnya itu namanya aksonnya.
  691. 26:23Jadi di 03 tahun otak itu tumbuh
  692. 26:26eh 02 tahun otak itu tumbuh. Di 2 sampai
  693. 26:295 tahun dia mulai bercabang-cabang. He.
  694. 26:32Nah, si busy book tadi atau si Quite
  695. 26:34book tadi saat dia mengerjakan setiap
  696. 26:37otak yang sudah ada tuh muncul cabang
  697. 26:39baru.
  698. 26:40Cabang baru.
  699. 26:41Sehingga semakin banyak cabang yang
  700. 26:43terbentuk semakin tertarik dia sama
  701. 26:45benda itu.
  702. 26:46Iya. Benar. Benar. Benar.
  703. 26:47Gitu.
  704. 26:48saat dia belajar kan tadi ada adaptasi
  705. 26:51kan tadi saya bilang setiap dia
  706. 26:53mengerjakan adaptasi dia ngambil dia
  707. 26:55pegang dulu satu cabang ke bentuk dua
  708. 26:58cabang kebentuk baru dia megang cabang
  709. 27:00kedua, ketiga kebentuk baru cabangnya
  710. 27:01sudah lengkap baru dia main
  711. 27:03gitu itu namanya sinaptogenesis
  712. 27:06ya jadi proses pembentukan
  713. 27:08serabut-serabut saraf yang baru nah saat
  714. 27:11dia muncul muncul rasa ingin tahu nah
  715. 27:13rasa ingin tahu itulah yang menyebabkan
  716. 27:15anaknya Jadi quiet, makanya dibilangnya
  717. 27:18quiet book.
  718. 27:18Betul, betul, betul gitu,
  719. 27:20gitu. Nah, saat dia sudah menjadi quiet,
  720. 27:22dia harus get bored.
  721. 27:23Dia harus bosen.
  722. 27:25Jadi, anak itu jangan terlalu banyak
  723. 27:27benda.
  724. 27:28Heeh.
  725. 27:28Jadi, kalau dia main benda itu maksimal
  726. 27:31empat, kalau perlu satu, one moment, one
  727. 27:33time.
  728. 27:34Karena saat dia getboard, satu halaman
  729. 27:36dia sudah getboard, dia akan mulai
  730. 27:38berimajinasi.
  731. 27:40Saat dia sudah mulai bosan, dia
  732. 27:41imajinasi, oh nih bendanya mau sayain
  733. 27:44ya. sehingga dia muncul imajinasi
  734. 27:46imajinasi baru
  735. 27:48sehingga menjadi quiet.
  736. 27:50Iya, betul.
  737. 27:50Makanya di luar dibilangnya quiet.
  738. 27:53Nah, kalau di sini dibilangnya busy
  739. 27:54book.
  740. 27:55Busy book. Betul
  741. 27:56ya. Kalau dulu tuh memang belum ada busy
  742. 27:58book. Adanya busy board.
  743. 27:59Iya.
  744. 28:00Dalam satu tempat ada board isinya ada
  745. 28:03suatu kegiatan-kegiatan di situ. Nah,
  746. 28:05dia ngerjain.
  747. 28:06Nah, supaya dia bisa ngerjain, dia harus
  748. 28:09get bored, harus bosan. Jadi, anak itu
  749. 28:12harus bosan. Enggak boleh enggak bosan.
  750. 28:14Hmm.
  751. 28:14Jadi dia jangan sering-sering dikasih
  752. 28:17stimulasi mainan terlalu banyak.
  753. 28:18Jangan selalu entertain terus gitu ya,
  754. 28:20Dok.
  755. 28:21Yes. Ya, you must get bored. Saat dia
  756. 28:22get bored, dia akan menjadi muncul
  757. 28:25creativity-nya, imajinatifnya akan
  758. 28:27jalan. Heeh.
  759. 28:29Gitu. Jadi yang dilakuin Bu Novi benar
  760. 28:31tuh saat dia duduk kan dibiarin tuh.
  761. 28:34Heeh.
  762. 28:35Kan dia bingung kan
  763. 28:36mau ngapain lagi ya
  764. 28:37udah dapat layar, layar hilang gitu kan.
  765. 28:41Akhirnya dia kan makan berusaha nih.
  766. 28:42Gimana caranya nih buku yang ada nih
  767. 28:44saya mainin sehingga saya getbard. Saat
  768. 28:47dia getboard dia akan mikir lagi saya
  769. 28:49harus ngapain lagi nih buku
  770. 28:51gitu.
  771. 28:52Nah itu konsep busy book atau white boot
  772. 28:54kan harusnya begitu ya tujuannya itu.
  773. 28:57Iya
  774. 28:57benar sih Dok.
  775. 28:59Terima kasih, Dok.
  776. 29:01Iya benar. Saya juga ngelihat apa ya ee
  777. 29:03respon di mata anak ya kayak dia tuh
  778. 29:06excited gitu dengan apa yang di
  779. 29:08hadapannya gitu. karena kayak dia akan
  780. 29:10terus penasaran. Benar tadi, Dok.
  781. 29:12Penasaran memang. Terus ya akhirnya ya
  782. 29:15itulah sebetulnya cikal bakal
  783. 29:17terlahirnya Foken Bani. Betul. Jadi
  784. 29:19bukan karena
  785. 29:20ee saya melihat ada peluang bisnis, tapi
  786. 29:23memang ada problem pribadi sebetulnya
  787. 29:26gitu.
  788. 29:26Dan Ibu mau menolong ibu-ibu yang
  789. 29:28memiliki problem yang sama. Kebetulan di
  790. 29:31tahun 2015-216 itu ternyata di masa itu
  791. 29:36sudah banyak orang tua yang mengalami
  792. 29:39kendala yang sama dengan saya gitu di
  793. 29:41saat itu.
  794. 29:42Oke.
  795. 29:42Apalagi di saat ini di masa era digital
  796. 29:45seperti ini ya, Dok. Gitu. Mungkin
  797. 29:47bahkan malah banyak yang ee
  798. 29:51menormalisasi, Dok, kayak ya bayi atau
  799. 29:54anak itu enggak apa-apalah dengan
  800. 29:56gadgetnya. Mungkin kalau sekarang malah
  801. 29:57salahnya di situ ya. Tapi sebetulnya
  802. 30:00dari tahun itu sudah banyak terjadi ee
  803. 30:03apa namanya isu seperti ini. Dan ketika
  804. 30:06itu sebetulnya enggak sengaja sih. Saya
  805. 30:08cuma berbagi cerita nih. Anak saya
  806. 30:11kemarin e kayak gini ee saya bikin ini
  807. 30:14ternyata jadi begini. Ternyata dari
  808. 30:17teman-teman itu bermunculan eh aku juga
  809. 30:21mau dong kayaknya ee anak aku juga butuh
  810. 30:23gitu. Dari situlah sebetulnya awal
  811. 30:26mulanya
  812. 30:27gitu. Jadi memang ee niat awalnya itu
  813. 30:30memang ingin berbagi solusi ya gitu.
  814. 30:32Keterusan Dok sampai sekarang
  815. 30:33awalnya door to door berarti ya.
  816. 30:35Bahkan enggak dong. Jadi benar-benar
  817. 30:38kayak mm
  818. 30:40kita itu tuh ee dulu dijual secara
  819. 30:43online. Heeh. Oke.
  820. 30:44Gitu. Jadi memang benar-benar dari
  821. 30:45sosial media yang baru Facebook doang
  822. 30:47zaman dulu itu gitu.
  823. 30:49Yang pertama tuh yang ini ya?
  824. 30:50Yang pertama yang ini.
  825. 30:52Jadi dulu belum
  826. 30:53ini yang ibu jahit sendiri. Ah, dulu
  827. 30:55bentuknya belum seperti ini. Dulu masih
  828. 30:57sangat manual, masih felt gitu, masih
  829. 31:00kain. Jadi belum printing. He.
  830. 31:02Kemudian dulu juga belum yang dipisah.
  831. 31:04Kalau sekarang kan sudah berdasarkan
  832. 31:06usia ya, ada yang 1 tahun untuk 1 tahun,
  833. 31:082 tahun, 3 tahun. Kalau dulu sudah ada
  834. 31:10psikolog yang masuk ke,
  835. 31:11betul. Karena kalau dulu kan masih
  836. 31:13sendiri ya gitu. E kalau sekarang sudah
  837. 31:15alhamdulillah sudah apa namanya didukung
  838. 31:18oleh tim R& yang ee di dalamnya ada
  839. 31:21teman-teman dari psikolog, terus
  840. 31:23kemudian ada dari early child educator,
  841. 31:26ada dari dokter tumbuh kembang juga gitu
  842. 31:29seperti itu. Hai, sorry dipotong dulu
  843. 31:31podcastnya. Di podcast kali ini kita
  844. 31:33sedang membahas tentang seven sensory
  845. 31:35system dan aku jadi keingat sesuatu.
  846. 31:37Saat liburan bayi-bayi kita pasti akan
  847. 31:39cepat overstimulated dan itu akan
  848. 31:41membuat mereka cepat cranky dan lebih
  849. 31:43sensitif. Untuk itu aku selalu siap dan
  850. 31:46bawa Baby Book Full Color,
  851. 31:49Sensory Path dan Busy Book Fox.
  852. 31:54Aku bawa ini agar ketika traveling
  853. 31:57sensory time anak tetap terjaga, anak
  854. 31:59tetap engage, dan mood anak selalu
  855. 32:02happy.
  856. 32:04Buku-buku ini sangat travel friendly,
  857. 32:06mudah untuk dibawa-bawa yang bikin tetap
  858. 32:09bisa mendukung tujuh sensori sistem
  859. 32:10mereka. Kalau Papa Mama ingin liburan
  860. 32:13tenang, anak ggak cranky dan tetap bisa
  861. 32:16sensory play, yuk bawa Fox and Bunny.
  862. 32:30Halo,
  863. 32:35back to podcast.
  864. 32:38Nah, setelah terapi terus pemberian
  865. 32:40stimulasi sensori yang Ibu lihat dan Ibu
  866. 32:42rasakan sama anak Ibu tuh apa?
  867. 32:44Banyak sih. Yang jelas yang paling
  868. 32:46kelihatan itu ee enggak tantrum.
  869. 32:49Tantrumnya tuh jadi hilang atau
  870. 32:51berkurang banget?
  871. 32:52Bukan hilang ya, tapi berkurang banget.
  872. 32:54Nah, sekarang kan dia udah 11 tahun nih.
  873. 32:56Nah, di saat dia pretin ini tuh dia udah
  874. 32:59mulai bisa mengendalikan diri gitu. Dulu
  875. 33:02waktunya juga ee tidak sebegitu cepatnya
  876. 33:06ya. Maksudnya ketika dikasih stimulasi
  877. 33:08terus terapi, habis itu
  878. 33:10langsung sembuh. Enggak juga. Jadi ini
  879. 33:12tuh perjuangan gitu. Jadi maksudnya
  880. 33:14kalau misalnya di luar sana para orang
  881. 33:17tua yang anaknya masih masih green lah
  882. 33:21istilahnya belum terkena masalah sih
  883. 33:23jangan sampai gitu kan karena
  884. 33:24perjuangannya itu panjang gitu.
  885. 33:27perjuangannya panjang. Tapi
  886. 33:28alhamdulillah dengan dia udah sembuh ini
  887. 33:33perkembangannya di yang paling terlihat
  888. 33:35jelas itu di ee sosial dan emosionalnya.
  889. 33:38Kemudian fokus gitu karena kan
  890. 33:42itu terjadi sebelum jauh sebelum dia
  891. 33:44masa sekolah ya. Itu dulu saya juga
  892. 33:47sudah khawatir banget karena dokter juga
  893. 33:48dulu bilang kalau ini nanti bisa ee
  894. 33:51berpengaruh di fokusnya dalam belajar
  895. 33:54gitu. He.
  896. 33:54Nah, sekarang dia sudah sekolah nih.
  897. 33:57Fokusnya alhamdulillah sudah membaik.
  898. 34:00Sudah membaik. Kalau dulu masih dalam
  899. 34:02masa penyembuhan itu, Dok. Dia enggak
  900. 34:05bisa, Dok. Diam
  901. 34:07terus dia betah di dalam satu activity
  902. 34:11itu enggak bisa gitu. Itu yang paling
  903. 34:14kerasa banget sih di kami gitu.
  904. 34:17Jadi enggak bisa belajar ya.
  905. 34:18Enggak bisa belajar, Dok.
  906. 34:19Iya.
  907. 34:19Kan enggak bet
  908. 34:20kan resikonya kan akan jadi gitu. Akan
  909. 34:21jadi attention deficit.
  910. 34:23Betul. dan gangguan hiperaktif. He.
  911. 34:26Tapi kita bisa mendiagnosisnya kan kalau
  912. 34:28di atas 5 tahun. Kalau masih di bawah 5
  913. 34:30tahun tuh masih ada ruang untuk
  914. 34:32improve
  915. 34:34gitu.
  916. 34:34Jadi benar ya, Dok. Enggak perlu
  917. 34:36ribet-ribet ya, Dok. Ini menggunakan
  918. 34:38busy book dari Foxbani juga udah cukup
  919. 34:39banget di rumah
  920. 34:40ya. Konsepnya ya saat kita melakukan
  921. 34:44stimulasi dalam bentuk ya satu one
  922. 34:46moment one time ya harusnya sih selesai
  923. 34:49itu
  924. 34:50karena dalam proses sensorik kita ajarin
  925. 34:53dia berbagai macam sensorik yang
  926. 34:56terintegrasi dalam satu kegiatan ya itu
  927. 34:58akan bisa bikin anaknya jadi lebih
  928. 35:00fokus.
  929. 35:00Oke
  930. 35:01gitu ya. Salah satunya yang paling
  931. 35:03sederhana kan bisa dengan buku busy book
  932. 35:06bisa dengan busy board. Kalau Dok, saya
  933. 35:08belum ada, saya mau yang paling
  934. 35:10sederhana lagi apa? Ya, dengan bermain
  935. 35:12sama orang tuanya. Misalnya nyusun
  936. 35:14balok.
  937. 35:15Oke.
  938. 35:15Nyusun balok. Yuk, kita main yuk. Coba
  939. 35:17sekarang dari balok warna merah kita
  940. 35:19susun warna merah dia susun
  941. 35:21atau yang ada yang itu donat. Donat yang
  942. 35:24tower kita masukin donat. Ya, saat kita
  943. 35:27ngomongin belajar jangan tangan bayinya
  944. 35:30kita
  945. 35:31masukin. Jangan kita arahin. Kita
  946. 35:33contohin. Lihat, tutup, taruh. Nanti kan
  947. 35:37dia ngelihat salah pertama belajar
  948. 35:39terbentuk cabang, salah kedua belajar,
  949. 35:42berikutnya dia melihat, "Oh, gitu
  950. 35:43caranya dia ngerja ngerjain lagi."
  951. 35:45Oke,
  952. 35:45gitu. Dari yang paling sederhana sampai
  953. 35:47yang kalau mau lebih simpel ya, yang
  954. 35:50dalam satu benda ada berbagai macam
  955. 35:52kegiatan ya. Salah satunya quiet book,
  956. 35:55busy book itu bisa sangat membantu
  957. 35:58karena dia dibilangkan alat media
  958. 36:00stimulasi. Jadi kalau ngomongin sensorik
  959. 36:03stimulasinya salah satunya kan butuh
  960. 36:05media. alat simulasi. Nah, alat
  961. 36:07simulasinya yang bisa dipakai busy book
  962. 36:09salah satu caranya.
  963. 36:11Dan ini very simple jadi bisa dibawa ke
  964. 36:12mana-mana ya. Kalau traveling apalagi
  965. 36:15dalam long flight gitu-gitu ya.
  966. 36:16Nah, itu itu yang paling ee belakangan
  967. 36:19ini tuh mungkin kayak 5 tahun terakhir
  968. 36:22itu kerasa banget karena kan orang udah
  969. 36:24mulai ee apa namanya? traveling
  970. 36:26gitu-gitu ya, Dok. itu biasanya kalau
  971. 36:29saya dulu kalau anak itu diajak
  972. 36:32traveling misal seperti di kereta kereta
  973. 36:35kan perjalanan panjang ya 8 jam mungkin
  974. 36:38ya itu anak bakalan
  975. 36:41tantrum banget kalau misalnya dia tidak
  976. 36:42ada
  977. 36:43enggak ada kegiatan
  978. 36:44tidak ada kegiatan gitu bisa gangguin
  979. 36:46orang juga kan gitu. Nah, ee kalau kita
  980. 36:48bawa busy book misalnya, ya udah dia
  981. 36:51akan anteng dengan kegiatan yang ada
  982. 36:53tujuannya gitu. Tapi kita juga sebagai
  983. 36:55orang tua tetap mendampingi sih. Jadi
  984. 36:57enggak yang anak itu ditinggal mainan,
  985. 37:00udahlah kamu mainan sendiri aja gitu
  986. 37:03kan.
  987. 37:04Memang harus didampingi tetap ya.
  988. 37:05Betul, memang harus didampingi gitu.
  989. 37:07Karena konsepnya kan kalau ngomongin
  990. 37:09tadi latihan, latihan itu kalau sebagai
  991. 37:12kita bilangnya biasanya ke orang tua,
  992. 37:14jangan wujudnya aja ada. H
  993. 37:17ya. Jadi harus bersama dengan anak
  994. 37:19karena wujudnya bisa aja kalau wujud ada
  995. 37:22saya ada kok siap anak main ya ada tapi
  996. 37:24dia enggak bersama anak.
  997. 37:26Hm. Anak orang tuanya main handphone
  998. 37:29gitu ya.
  999. 37:29Iya punya pekerjaannya masing-masing.
  1000. 37:32Nah kalau ngomongin stimulasi ya dia
  1001. 37:34harus bersama dengan anak gitu ya. Kalau
  1002. 37:37kita tidak bisa bersama dengan anak ya
  1003. 37:39berarti kita harus menciptakan suatu
  1004. 37:42lingkungan yang bisa membantu anak itu
  1005. 37:44untuk mensimulasi.
  1006. 37:46Ya, salah satu itu tadi saat kita
  1007. 37:48memberikan suatu permainan atau
  1008. 37:51stimulasi atau alat bantu stimulasi, si
  1009. 37:53anak itu harus bisa duduk dan dia jangan
  1010. 37:56terlalu banyak karena jadi
  1011. 37:57overstimulated.
  1012. 37:58I
  1013. 37:59saat dia overstimulated dia jadi bingung
  1014. 38:01mau main yang mana. Jadi stimulasi one
  1015. 38:03moment, one time. Satu waktu, satu
  1016. 38:06kesempatan. Ya, saat dia bingung mau
  1017. 38:09ngapain, getboard. Saat dia getateboard
  1018. 38:11muncul imajinasi sehingga makin duduknya
  1019. 38:15makin anteng. Coba aja nanti ngelihat
  1020. 38:18misalkan ada anak kecil yang sudah agak
  1021. 38:19gedean 3 tahun 4 tahun dikasih nih ada
  1022. 38:22ee dino misalkan dinosaurus dia main
  1023. 38:25dinonya. Tadinya dia udah makan-makan oh
  1024. 38:28udah bosan udah bingung nih dia mau
  1025. 38:30diapain lagi. Oh di tiba-tiba jadi
  1026. 38:31pesawat. Wah gituitu
  1027. 38:34ya gitu. Jadi dia harus getoard. Saat
  1028. 38:38dia getard dia akan muncul imaginative.
  1029. 38:41Imaginatif muncul menjadi curiosity-nya
  1030. 38:44tinggi. Jadi executive functioning-nya
  1031. 38:46juga jadi bagus, problem solving-nya
  1032. 38:49jadi dapat. Jadi itu sangat penting
  1033. 38:52gitu. Jadi kalau ada satu alat stimulasi
  1034. 38:55yang bisa membantu untuk menstimulasi
  1035. 38:57itu ya why not gitu ya. Tapi hebat loh
  1036. 39:01dengan pengalaman pribadi. Jadi punya
  1037. 39:05apa istilahnya tuh punya keinginan buat
  1038. 39:08membantu orang banyak?
  1039. 39:10Iya karena mungkin jadi si Dok.
  1040. 39:12Terima kasih. Saya salting nih jadinya
  1041. 39:16karena mungkin ini ya, Dok. Ee apa
  1042. 39:18namanya? saya punya anak. Kemudian saya
  1043. 39:21pengin anak saya ini di masa depan nanti
  1044. 39:24dia hidup di kondisi yang nyaman untuk
  1045. 39:28dia, dianya sendiri juga siap gitu. Nah,
  1046. 39:32ketika itu mm harapan itu kayaknya kalau
  1047. 39:37misalnya kita enggak ngelakuin sesuatu
  1048. 39:40di kondisi dan masa yang seperti ini tuh
  1049. 39:44apa ya dunia mereka nanti tuh akan
  1050. 39:46seperti apa gitu, Dok.
  1051. 39:47Gitu ya. Jadi memang ee divisinya Foxen
  1052. 39:51Bani pun memang inginnya itu
  1053. 39:54berkontribusi gitu, Dok, untuk
  1054. 39:55mewujudkan generasi bangsa yang ee kaya
  1055. 39:58hati dan empati kalau kita bilangnya
  1056. 40:00gitu. Karena di dunia yang serba
  1057. 40:03digital, kemudian apa namanya
  1058. 40:06orang-orang hanya berpaku pada layar
  1059. 40:09gitu, yang namanya empati itu kayaknya
  1060. 40:11sulit banget dibangun gitu. Nah, melalui
  1061. 40:14bermain kemudian melalui stimulasi yang
  1062. 40:17tepat itu semua akan tadi seperti dokter
  1063. 40:20bilang akan terkoneksi sehingga ya akan
  1064. 40:23menciptakan dunia yang lebih baik gitu.
  1065. 40:25Ah, jadi terharu.
  1066. 40:28Iya. Iya seperti itu memang
  1067. 40:29ya Bu. Dan kebetulan ketiga buku ini
  1068. 40:31memang sudah aku pakai sejak Isa
  1069. 40:33Newborn. Karena saat newborn itu kan
  1070. 40:36masih membutuhkan buku dengan high
  1071. 40:38contrast. Jadi aku sudah memberikan
  1072. 40:40kontrast baby book ke Isa. Lalu pada
  1073. 40:42saat Isa Tummy Time, aku tuh memberikan
  1074. 40:45Isa baby sense sensory path. Jadi dia
  1075. 40:48bisa juga terstimulasi sensorinya pada
  1076. 40:49saat Tami time. Dan untuk sekarang ini
  1077. 40:52karena kita sering traveling,
  1078. 40:55kita ke mana-mana pasti enggak pernah
  1079. 40:56ketinggalan untuk bawa busy bookox ini
  1080. 40:59karena membuat anak mandiri dan
  1081. 41:01mempunyai aktivitasnya sendiri.
  1082. 41:03Ya, Bu Novi kan sudah memiliki
  1083. 41:06pengalaman mengenai e stimulasi sensori
  1084. 41:08dan Bu Novi juga sekarang sebagai owner
  1085. 41:10dari Fox and Bunny. Mungkin Bu Novi mau
  1086. 41:12menyampaikan kepada para ibu bahwa kita
  1087. 41:14tuh sebagai orang tua penting banget
  1088. 41:16untuk paham dan aware mengenai stimulasi
  1089. 41:18sensori anak sejak dini
  1090. 41:20ya. Ee jadi sebetulnya seperti yang tadi
  1091. 41:24dokter Yoga katakan bahwa sensori ini
  1092. 41:27tuh adalah sebuah fondasi gitu ya, Dok.
  1093. 41:29sebuah fondasi yang ee ketika kita bisa
  1094. 41:33menstimulasi dengan tepat, dia itu akan
  1095. 41:36sangat impactnya sangat ke mana-mana
  1096. 41:38banget nih untuk ee si anak ini, untuk
  1097. 41:40kehidupan si anak ini karena benar-benar
  1098. 41:43ee menyambungkan dari satu hal ke hal
  1099. 41:47lainnya gitu. Dan ketika kita sebagai
  1100. 41:50orang tua itu aware dan paham tentang
  1101. 41:54pentingnya stimulasi sensori, selain
  1102. 41:57dari tumbuh kembang anaknya yang jadi
  1103. 41:59optimal, kitanya sendiri sebagai orang
  1104. 42:01tua itu ketika menghadapi atau apa
  1105. 42:05namanya ya, mendampingi anak itu cara
  1106. 42:08pandangnya tuh jadi berbeda gitu loh,
  1107. 42:09Dok. Jadi kayak kita bisa lebih empati
  1108. 42:13gitu terhadap anak, bisa lebih mindful
  1109. 42:15juga karena enggak enggak yang terlalu
  1110. 42:19gampang ngecap anaknya, waduh anak aku
  1111. 42:22gampang rewel, anak aku nakal kayak
  1112. 42:24gitu-gitu. Karena sebetulnya itu semua
  1113. 42:26ada penyebabnya gitu.
  1114. 42:28Oke,
  1115. 42:28gitu. Jadi penting banget untuk memahami
  1116. 42:31stimulasi sensori yang optimal untuk
  1117. 42:34anak agar kita juga ee apa ya
  1118. 42:38berinvestasi dengan baik di anak-anak
  1119. 42:40kita untuk masa depannya. Seperti itu,
  1120. 42:42Dok. One more nih, Dok. Before we close,
  1121. 42:45ada satu hal lagi. Mungkin para ibu yang
  1122. 42:47sedang mendengarkan podcast ini yang
  1123. 42:50masih belajar sama seperti saya juga dan
  1124. 42:51ingin mencoba menjadi lebih baik lagi.
  1125. 42:54Ada enggak pesan penting yang ingin
  1126. 42:55dokter sampaikan mengenai stimulasi
  1127. 42:57sensori yang bisa mereka praktikkan
  1128. 42:59mulai sekarang di rumah setelah menonton
  1129. 43:02podcast ini?
  1130. 43:02Ya, pesan yang pertama, stimulasi itu
  1131. 43:06sebaiknya dilakukan. stimulasi itu ee
  1132. 43:10sifatnya bukan menyempatkan waktu, tapi
  1133. 43:12dia sebagai struktur perkembangan anak.
  1134. 43:15Jadi, kalau bisa kerjakan 3 sampai 5
  1135. 43:17menit, sempatkan saja.
  1136. 43:19Ya, saat kita melakukan stimulasi secara
  1137. 43:21enggak sara kita akan menstimulasi
  1138. 43:23sensoriknya juga. Nah, sensorik itu
  1139. 43:26sebagai pondasi dasar tadi. Dasar
  1140. 43:29sensoriknya kita latih dengan baik.
  1141. 43:31Otomatis perkembangan anak tuh kan
  1142. 43:33secara domain ada empat. motorik kasar,
  1143. 43:36motorik halus, bahasa, dan sosial. Empat
  1144. 43:39perkembangan ini akan terkena impact
  1145. 43:41dengan sangat baik saat sensoriknya kita
  1146. 43:44latih dengan baik. Dan yang harus
  1147. 43:46benar-benar dipahami, sensorik itu bisa
  1148. 43:49dilakukan dengan media apapun,
  1149. 43:52di manaun,
  1150. 43:53dengan bahan seminimal mungkin, dengan
  1151. 43:57tujuan yang cukup baik. Dan yang paling
  1152. 44:01penting konsep dasarnya selalu ingat,
  1153. 44:04treat your baby like you treat yourself.
  1154. 44:06Rawatlah bayi seperti kita merawat diri
  1155. 44:09sendiri. Ciptakan lingkungan yang aman
  1156. 44:12dan harus hadir bersama dengan anak. Ya,
  1157. 44:15mungkin itu sih secara gambaran. Nanti
  1158. 44:17untuk yang simulasinya apa aja ya nanti
  1159. 44:19kan bisa
  1160. 44:21dilihat 03 bulan sesuai dengan
  1161. 44:22perkembangan. Nah, dia baru melihat dia
  1162. 44:24belajar sensori visual sama sensori
  1163. 44:27auditorik. 69 bulan latihan mulai duduk
  1164. 44:30mulai probioseptif sama vestibular
  1165. 44:339 12 bulan mulai melangkah vestibular
  1166. 44:36sama mulai intersepsinya sudah mulai
  1167. 44:38belajar belajar rasa lapar kenyang
  1168. 44:40he
  1169. 44:40mulai belajar gelap terang gitu sehingga
  1170. 44:44nanti semakin bertambah usia latihan
  1171. 44:47sensoringnya akan makin banyak
  1172. 44:49he
  1173. 44:49ya salah satunya mungkin nanti ayah
  1174. 44:50bunda bisa juga ngelihat di di
  1175. 44:54cara melatih si 0 sampai 12 bulan itu
  1176. 44:56apa aja beserta alat simulasinya apa
  1177. 44:58saja? Mungkin itu sih, Niki.
  1178. 45:00Oke, Dok. Ada lagi, Bu, yang ingin
  1179. 45:02disampaikan mengenai pentingnya bermain
  1180. 45:04dan stimulasi sensori? Pentingnya
  1181. 45:06bermain ya. Kadang kita sebagai orang
  1182. 45:08tua tuh ngelihat bermain itu hanya
  1183. 45:11bermain gitu. Padahal ee bermain itu
  1184. 45:14adalah fitrahnya anak ya yang Allah
  1185. 45:17kasih gitu. Dan ternyata dari yang Allah
  1186. 45:19kasih itu sudah bisa banget
  1187. 45:23memfasilitasi si anak untuk
  1188. 45:25mengoptimalkan semua yang memang harus
  1189. 45:28dia optimalkan gitu ya dari sensorinya
  1190. 45:31gitu. Jadi bermain itu kita tidak boleh
  1191. 45:35meremehkan bermain gitu. Hal yang kita
  1192. 45:37anggap kayak gitu doang tapi ternyata
  1193. 45:40manfaatnya untuk anak sampai dia dewasa
  1194. 45:42nanti itu banyak banget gitu.
  1195. 45:44Thank you Bu. Dan dari obrolan kita hari
  1196. 45:47ini bisa aku simpulkan bahwa pada
  1197. 45:49akhirnya sebagai orang tua kita sering
  1198. 45:51lupa bahwa bagi anak bermain bukan
  1199. 45:53sekedar aktivitas untuk
  1200. 45:54bersenang-senang. Bermain adalah cara
  1201. 45:57alami otak mereka bekerja dan tumbuh.
  1202. 46:01Karena bermain adalah cara terbaik anak
  1203. 46:03belajar memahami dunia. Dr. Yoga dan Ibu
  1204. 46:05Novi, thank you so much for sharing
  1205. 46:07today and see you guys next week. Bye.

About this transcript

This page contains the full transcript of #momscorner 79 dr. Yoga Yandika, Sp.A & Novia Candra | Jangan Lewatkan Stimulasi Sensory untuk Anak! by Nikita Willy Official, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 6,399 words across 1,205 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.