KONTROVERSI - FEBRIE DITAHAN, FEBRIE MELAWAN — Transcript
Full transcript
- 0:02[musik]
- 0:08[musik]
- 0:16[musik]
- 0:21Jangan masuk jangan masuk
- 0:26[musik]
- 0:32Pak
- 0:39setelah sebelumnya menyandang status
- 0:41sebagai tersangka dalam kasus korupsi
- 0:43dan tidak pencucian uang PT Asabri
- 0:45periode 2020 hingga 2024 menjadi
- 0:48Kejaksaan Agung kembali menetapkan Febri
- 0:50Adriansyah untuk status yang sama
- 0:52sekaligus melakukan penahanan pada Jumat
- 0:5524 Juli lalu. Kali ini tersangka untuk
- 0:58kasus korupsi dan TPPU pengadaan batuara
- 1:01PLN dan kasus PT Kerakatau Stil.
- 1:06Saudara Eva telah ditetapkan tersangka
- 1:08dan dilakukan penanganan 20 hari ke
- 1:10depan sampai tanggal 24 kalau enggak
- 1:13salah eh tanggal berapa? 20 hari ke
- 1:16depan pokoknya dari hari ini di ee
- 1:21Rutan
- 1:24KPK Jakarta J cabang Jakarta Timur.
- 1:31Dalam konferensi Persia, Rudi Margono,
- 1:33Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan tidak
- 1:35menyebutkan secara rinci modus operandi
- 1:38tindak [musik] pencucian uang yang
- 1:39dilakukan Feb. ee modus yang beria
- 1:41secara umum dugaan TPPU yang dilakukan
- 1:45oleh penyelenggara negara dalam ee
- 1:49jabatannya
- 1:51sebagai jaksa atau pejabat sukural
- 1:54selama dia menjabat mengabdikan diri di
- 1:57kejaksaan. Lebih detailnya
- 2:00tidak akan saya sampaikan karena terkait
- 2:02dengan ee strategi
- 2:05pembuktian dan kalau kita sampaikan akan
- 2:07sangat menyulitkan kita ke depannya.
- 2:12Dengan menggunakan batik abu-abu tanpa
- 2:14rompi merah muda khas tahanan Kejaksaan
- 2:17Agung, Febri Adriansyah keluar dari
- 2:19gedung utama Kejaksaan setelah menjalani
- 2:21pemeriksaan selama hampir 10 jam
- 2:22lamanya. Febri merasa belum ada cukup
- 2:25bukti bagi dirinya untuk ditahan.
- 2:34Bahkan dengan cukup yakin Febri
- 2:36menyatakan ada tindakan kriminalisasi
- 2:38kepada dirinya. Silakan.
- 2:40Hari ini saya sudah diperiksa sebagai
- 2:42tetangga.
- 2:45Jangan dorongdorong
- 2:47jangan dorong. Jangan dorong
- 2:50dan dilakukan penahanan.
- 2:51Iya.
- 2:52Jangan dorong.
- 2:53Saya sudah diskusi dengan jaksa
- 2:54pemeriksa.
- 2:56Ini dorong ini.
- 2:57Saya sudah diskusi pemeriksa
- 3:00ya.
- 3:01bahwa
- 3:03alat bukti yang diajukan
- 3:05masih perlu didalami atau dikonfirmasi.
- 3:09Jangan didorong
- 3:11sehingga
- 3:13menurut saya ini belum cukup untuk
- 3:16dilakukan penahanan. Di gedung bundar
- 3:18tidak pernah seperti ini. Di gedung
- 3:21bundar tidak pernah seperti ini.
- 3:23Semua alat bukti harus dikonfirmasi dan
- 3:26diperdalam dulu. Dan berkali-kali
- 3:29dilakukan os baru kita yakin bahwa ini
- 3:32tidak zalim. Sehingga kita tetapkan
- 3:34tersangka
- 3:36dan barulah kita melakukan penahan.
- 3:39Tetapi ini sudah menjadi keputusan
- 3:41pimpinan.
- 3:43Saya siap menghadapinya ya. Dan saya
- 3:46merasa memang ini kriminalisasi.
- 3:53Tim 9 Kejaksaan Agung memutuskan untuk
- 3:55menahan Febri bukan di rumah tahanan
- 3:57milik Kejaksaan, melainkan di Rutan
- 3:59Gedung Merah Putih milik KPK. Rekam
- 4:02Jejak Febri dalam menangani kasus-kasus
- 4:03besar menjadi pertimbangan penyidik
- 4:06untuk memberikan perlindungan atas
- 4:07dirinya.
- 4:09Kebanyakan menanyakan kenapa di KPK ya
- 4:12kan? Nah,
- 4:14kita memastikan yang bersangkutan pernah
- 4:19ee setidaknya bersaja
- 4:22menangani kasus-kasus besar. Ya, kasus
- 4:25besar ya. ee kami memandang perlu untuk
- 4:29perlindungan yang bersangkutan juga
- 4:32untuk proses angabilitas transparansi
- 4:35dan kita sinergi dengan KPK juga oleh
- 4:38karanya ee untuk ee menjamin proses ke
- 4:43depannya dan yang bersangkutan
- 4:45ee mohon maaf mungkin lebih nyaman ee
- 4:49karena yang bersangkutan banyak menang
- 4:50ini kasus besar kita ketahui. Nah,
- 4:53itulah salah satu pertimbangannya kenapa
- 4:56di sana.
- 4:57Nah, dan itu sangat masuk akal.
- 5:01Sebelumnya Febri Adriansyah bersama
- 5:03dengan yang lain diperiksa atas dugaan
- 5:05tiga kasus korupsi dan tindak pidana
- 5:07pencucian uang. Kasus di PT Asabri pada
- 5:09periode 2020 hingga 2024. Kasus
- 5:12pengadang batubara, juga kasus korupsi
- 5:14di PT Kerata Stil. Dalam tiga kasus
- 5:17tersebut, penyidik menemukan total uang
- 5:19Rp536 miliar dan emas seberat 74 kg di
- 5:23sejumlah lokasi, termasuk di rumah milik
- 5:26Febri Adriansyah.
- 5:31[musik]
- 5:35Pak, Mas punya siapa?
- 5:38itu biar jaksa penyidik lihat itu punya
- 5:42siapa dan digunakan untuk apa kegiatan
- 5:45apa. Nanti minta penyidik untuk jawab
- 5:49ya.
- 5:51Pengacara Febri Adriansyah. Febri
- 5:54Diansyah mempertanyakan dasar penetapan
- 5:56kliennya sebagai tersangka dalam kasus
- 5:58tindak pencucian uang. Febri menilai
- 6:01bukti yang digunakan masih abu-abu dan
- 6:03tidak jelas.
- 6:09Mantan juru bicara KPK ini menilai
- 6:11penyidik harus bisa memastikan dari mana
- 6:14sumber barang-barang bernilai fantastis
- 6:16yang ditemukan di rumah Febri
- 6:17Adriansyah.
- 6:18Itu intinya adalah ee bukti-bukti untuk
- 6:22dasar penetapan tersangka masih abu-abu,
- 6:25tidak clear, dan tidak begitu jelas. Itu
- 6:29yang pertama. Yang kedua, prediket cri
- 6:32untuk TPPU juga masih ee tidak begitu
- 6:35jelas. Sehingga wajar kalau kita bicara
- 6:38dalam proses hukum kan semua bukti itu
- 6:40harus jelas. Bukti itu harus lebih
- 6:42terang dari cahaya. Itu itu maksim
- 6:44hukumnya. Apalagi ini tindak pidana nih.
- 6:47Tindak pidana korupsi dan tindak pidana
- 6:49pencucian uang. Jadi betul-betul harus
- 6:52jelas. Kalau buktinya tidak jelas, maka
- 6:56menjadi wajar kalau ada pertanyaan
- 6:58apakah ini kriminalisasi atau tidak.
- 7:01Febri Adriansyah bukanlah tersangka
- 7:03tunggal dalam kasus ini. Sudah ada Don
- 7:05Rito, tersangka yang juga telah ditahan.
- 7:08Berbeda dengan Febri, Don Rito ditahan
- 7:10di Rutan Kejaksaan Agung sejak
- 7:11pelimpahan berkas dari Kepolisian
- 7:13Republik Indonesia kepada Kejaksaan
- 7:15Agung pada awal Juli lalu.
- 7:28Dalam sebuah kesempatan, pengacara Don
- 7:29Rito Handika Honggowosongo menilai tim 9
- 7:32Kejaksaan Agung terlalu buru-buru
- 7:35menghubungkan temuan [musik] uang dan
- 7:36emas dengan Febri Adriansah. Ia
- 7:39mengklaim bahwa keduanya tidak saling
- 7:41berkaitan dan para pemilik aset akan
- 7:43segera mengajukan pra peradilan atas
- 7:45aset mereka yang disita.
- 7:48Nah, kalau semua perkara itu dihubungkan
- 7:51dengan uang yang ditemukan oleh
- 7:53rekan-rekan penyidik dari Kortas dan
- 7:55Polda, apakah uang itu berhubungan
- 7:58dengan perkara itu? Kami jawab, tidak
- 8:01ada hubungan. Secara hukum pembuktian
- 8:04itu pasti tertolak.
- 8:07Pasti tertolak itu. Nah, kalau ditanya
- 8:10itu uang-uang dari mana? Uang siapa? itu
- 8:12adalah kerja sama dengan pengusaha untuk
- 8:16membangun
- 8:18dermaga atau pelabuhan di daerah
- 8:21Kalimantan Timur.
- 8:27[musik]
- 8:29Itu yang lain berapa, Pak?
- 8:31Soalnya hari ini kalau enggak salah 10.
- 8:3310.
- 8:33Nanti diaranya taksir ke kabuten
- 8:36eh 10 itu bersama Tank sama Feri.
- 8:39Feri boboho itu, Pak.
- 8:41Iya. dari HIW.
- 8:43Oh iya, makasih ya.
- 8:44Makasih Pak Rudi.
- 8:45Siap. Makasih Pak Rudi.
- 8:46Berarti pemeriksaan masih ya Pak
- 8:48ya?
- 8:48Pemeriksaannya masih ya?
- 8:49Masihnya saya baru datang juga.
- 8:51Siap Pak.
- 8:54Kerugian negara akibat kasus yang
- 8:55menyeret nama Febri Adriansyah bukan
- 8:58sekedar angka di atas kertas, melainkan
- 9:00hak rakyat Indonesia yang ikut terlibas.
- 9:03Hanya dengan hukum yang adil dan tegas,
- 9:05kebenaran akan terbayar tuntas. Inilah
- 9:08kontroversi selengkapnya. Febri ditahan,
- 9:11Febri melawan. Bersama saya Zilvia
- 9:14Iskandar.
- 9:21[musik]
- 9:30Pemirsa sudah hadir empat orang
- 9:31narasumber di studio Metro TV. Saya
- 9:33perkenalkan [musik] di sebelah kanan
- 9:35saya adalah mantan kabar es krim Komjen
- 9:37Purnawirawan Ito Sumardi. Selanjutnya
- 9:40juga ada mantan [musik] jaksa Agung Muda
- 9:42bidang intelijen periode 2017 hingga
- 9:452020, Bapak Ian Samuel Maringka.
- 9:48Kemudian di sebelah kiri saya adalah
- 9:50kuasa hukum Febri Adriansyah yaitu Febri
- 9:53Diansyah dan kemudian ada pakar hukum
- 9:55pidana Abdul Fikar. Bapak-bapak terima
- 9:57kasih sudah hadir di kontroversi. Saya
- 9:59mulai dulu dari Mas Febri. Mas Febri,
- 10:01saya akan memanggil mantan Jampitsus
- 10:04dengan FA ya agar kita sama-sama
- 10:05memahami. Mas Febri di sini saya ingin
- 10:07tahu kenapa FA ketika selesai diperiksa
- 10:11oleh Kejaksaan Agung langsung mengatakan
- 10:13bahwa ada kata-kata zalim, ada kata-kata
- 10:15bahwa dia dikriminalisasi.
- 10:18[berdehem][batuk]
- 10:18Isu utama yang disampaikan sebenarnya
- 10:21substansi dan konteksnya ya itu adalah
- 10:24terkait dengan satu kecukupan bukti dan
- 10:27yang kedua kualitas alat bukti. Karena
- 10:30itu disebutkan tadi ee harusnya
- 10:33bukti-bukti yang ada itu diklarifikasi
- 10:36dan didalami lebih lanjut. Kan itu yang
- 10:38disampaikan. Sehingga kalaupun
- 10:41penyidikan dilakukan dan ada penetapan
- 10:43tersangka apalagi penahanan masih ada
- 10:46step-step verifikasi untuk lebih
- 10:49memastikan sebenarnya perbuatan
- 10:51dilakukan oleh siapa. Saya ingin kasih
- 10:54ee itu itu pernyataan ya. Saya ingin
- 10:56kasih ee kontekstual dengan apa yang ee
- 10:59kita lihat soal bukti. Contoh yang
- 11:01paling sederhana ditemukan emas batangan
- 11:03dalam jumlah yang signifikan dan
- 11:06sejumlah uang valas di beberapa lokasi
- 11:09begitu. Nah, pertanyaan pertamanya
- 11:11adalah yang belum clear sampai dengan
- 11:13saat ini itu emas milik siapa?
- 11:19Kalau sudah ditemukan emas itu milik
- 11:21siapa, maka pertanyaan lanjutannya
- 11:23adalah dari mana asal usul emas
- 11:26tersebut? Apakah dari penghasilan yang
- 11:29sah atau penghasilan yang tidak sah? Kan
- 11:31bisa dua-duanya. bisa aja e penghasilan
- 11:34yang sah atau tidak sah. Kalau itu
- 11:36berasal dari penghasilan yang tidak sah
- 11:38dalam konteks tindak pidana pencucian
- 11:40uang, maka harus clear pidana asalnya
- 11:43apa.
- 11:44Kalau kita bicara pencucian uang, Pak FA
- 11:46ini kan tersangka di pencucian uang.
- 11:48Kalau kita bicara pencucian uang menurut
- 11:51Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 ada 25
- 11:55tindak pidana asal. He.
- 11:56Korupsi salah satunya benar. Tapi ada
- 11:59tindak pidana asal yang lain yang sangat
- 12:01banyak. menjadi persoalan kalau ternyata
- 12:04sebelum klarifikasi dilakukan jauh lebih
- 12:07dalam ternyata itu has adalah ee dari
- 12:10hasil usaha yang sah, maka tidak ada
- 12:12pencucian uang atau kalau itu berasal
- 12:15dari pidana yang lain, hasil tindak
- 12:17pidana yang lain, maka tidak berwenang
- 12:20Kejaksaan Agung dan tidak bisa diadili
- 12:22di Pengadilan Tipikor. Nah, dalam
- 12:24Pak Febri, jadi sebetulnya TPPU ini
- 12:26untuk predikat crime yang mana?
- 12:29Itu pertanyaan lanjutannya
- 12:30yang disangkakan kepada Feber ini, FA
- 12:33ini untuk predikat klaim yang mana?
- 12:34TPPU-nya
- 12:35tidak jelas. Kenapa tidak jelas? Karena
- 12:38di ini proses di Kejaksaan Agung ya. Ee
- 12:40saya tidak bicara proses yang
- 12:42sebelumnya. Di Kejaksaan Agung itu ada
- 12:44tiga sprindik umum. Penetapan tersangka
- 12:48terhadap Pak FH itu hanya dilakukan
- 12:51untuk TPPU. Pertanyaannya kalau
- 12:54penetapan tersangka untuk TPPU
- 12:57mana prediket crime-nya? Apakah dua
- 12:59penyidikan yang lain tidak disebutkan
- 13:01secara spesifik di sana?
- 13:03Jadi bukan Asabri, bukan katostil atau
- 13:05yang batubara tidak disebutkan. Kalau di
- 13:07sprindik itu enggak jelas predicate
- 13:08crimen-nya yang mana. Itulah yang jadi
- 13:10poin ketika ee Pak Fad ee periksa, ada
- 13:13pertanyaan ini TPPU memang kewenangan ee
- 13:18kejaksaan atau penyidik untuk menetapkan
- 13:20tersangka, tapi hak tersangka juga untuk
- 13:24mengetahui secara jelas tuduhannya apa.
- 13:26Makanya ada pertanyaan ini predikate
- 13:27crime-nya apa? Dan itu tidak
- 13:29terjelaskan. Padahal di KUHAP itu clear
- 13:33sekali dipastikan salah satu hak
- 13:35tersangka adalah dia mendapat penjelasan
- 13:37apa yang sebenarnya saya lakukan yang
- 13:39salah itu apa, perbuatan yang mana. Itu
- 13:41yang yang
- 13:42sampai hari ini Pak Pak FA sendiri tidak
- 13:44jelas predikat krim yang mana dia
- 13:45salahnya di bagian korupsi yang mana
- 13:47tidak tahu dia
- 13:47pemeriksaan kan baru satu kali pada hari
- 13:49Jumat 24 Juli 2026 yang lalu. Sampai
- 13:52sekarang belum ada pemeriksaan makanya
- 13:54kami diskusi cukup panjang
- 13:56ini. Kami tidak dapat penjelasan yang
- 13:58cukup nih tentang tuduhannya.
- 13:59Baik. sehingga berakibat pada
- 14:01pembelaannya juga bisa tidak maksimal.
- 14:04Padahal hak itu dijamin dikuat.
- 14:05Oke, sekarang kan yang sudah jelas Mas
- 14:07Febri itu adalah soal tersangka di kasus
- 14:09TPPU-nya, soal kepemilikan 74 kg emas
- 14:12dan sejumlah uang ratusan miliar itu.
- 14:15Apakah Pak FA mengakui itu uangnya
- 14:18miliknya atau bagaimana?
- 14:20Tidak ada. dalam rumusan itu mengatakan
- 14:23Pak FA yang memiliki emas 74 kilo
- 14:26tersebut tidak ada dalam rumusan ee
- 14:29bahkan dalam rumusan surat perintah
- 14:30penyidikan itu dan yang disampaikan
- 14:33tidak ada. Justru menjadi persoalan
- 14:35harusnya kan penyidik ini menurut ee
- 14:38logika pidana yang ee harus lebih kuat
- 14:41buktinya ya harusnya kan penyidik
- 14:42telusuri dulu itu milik siapa. Jangan
- 14:45bergantung pada misalnya pengakuan
- 14:47tersangka atau sangkalan tersangka atau
- 14:50pengakuan pihak-pihak lain. Itu yang
- 14:52penting sekali ditelusuri agar perkara
- 14:55ini terang nih. Kita jalan di jalan yang
- 14:57terang. Kalau hukumnya abu-abu,
- 15:01suasananya gelap, kita enggak bisa
- 15:03pastikan proses peradilan ini berjalan
- 15:05betul-betul menuju keadilan.
- 15:06Baik. Satu lagi sebelum saya pindah ke
- 15:08narasumber yang lain. Kalau begitu
- 15:10apakah Pak FA selama ini tahu rumahnya
- 15:12itu dijadikan sebagai tempat penyimpanan
- 15:14emas segitu banyak, uang segitu banyak?
- 15:16Itu yang salah satu yang ee poin yang di
- 15:18ee tanyakan. Contoh yang paling
- 15:20sederhana begini, orang menghubungkan
- 15:22ketika emas itu ditemukan di rumah ee
- 15:25Sentul ya, di rumah Sentul maka
- 15:27seolah-olah pemilik rumah itu adalah
- 15:30pemilik emas. itu sekarang bagaimana
- 15:32kalau ada fakta yang mengatakan bahwa
- 15:35betul keluarga apa ee rumah itu adalah
- 15:38milik dari ee keluarga. Tapi bagaimana
- 15:41kalau ada fakta Pak FA sudah lama tidak
- 15:44di sana? Kenapa Pak FA tidak di rumah
- 15:46itu? Karena jaksa itu biasa ada
- 15:49penugasan ke daerah ini, ada penugasan
- 15:51ke daerah sana dan kemudian setelah di
- 15:54gedung bundar, Pak FA tinggal di rumah
- 15:57yang lain. Nah, bagaimana bisa
- 16:00membuktikan bahwa seluruh barang yang
- 16:03ada di rumah itu otomatis tanggung jawab
- 16:04Pak FA? itu secara hukum pidana banyak
- 16:07sekali bolong yang harus ditutupi. Nah,
- 16:09itu yang mestinya
- 16:11ee kami menghargai ya tugas ee penyidik
- 16:14itu yang mestinya clear dilakukan dan
- 16:16diidentifikasi oleh penyidik di
- 16:18kejaksaan.
- 16:19Baik. Oke, nanti saya akan dalami lagi.
- 16:20Terima kasih, Mas Febri. Pakang, tadi
- 16:23ada statement dari Pak FA yang sudah
- 16:25kita putarkan. Dia menyebut bahwa di
- 16:27gedung bundar tidak pernah seperti ini.
- 16:29Harusnya dilakukan ekspos terlebih
- 16:30dahulu.
- 16:31Tapi karena itu sudah menjadi putusan
- 16:32dari pimpinan, ya sudah saya nurut. tapi
- 16:34tetap dia merasa bahwa dia
- 16:36dikriminalisasi.
- 16:37Apakah memang ada proses yang janggal
- 16:38yang tidak biasa dalam kasus ini menurut
- 16:40Anda?
- 16:41Kalau kita melihat kasus ini, pertama
- 16:44dia bukan OTT. Jadi betul seperti yang
- 16:47FA sampaikan, harus ada proses
- 16:50pendahuluannya, pemeriksaan saksinya kah
- 16:53atau katakanlah hal-hal yang berkaitan
- 16:55dengan itu, dokumen-dokumen dan lain
- 16:58sebagainya paling tidak memenuhi apa
- 17:00yang disebut dengan alat-alat bukti.
- 17:04Nah, kita juga tahu mungkin sekarang
- 17:06dilihatnya dengan ketentuan yang baru
- 17:08ada barang bukti. Nah, temuan uang,
- 17:12temuan ee emas batangan itu bisa
- 17:15dikategorikan sebagai salah satu alat
- 17:18bukti. Tetapi tentunya kita melihat
- 17:22proses hukum ini kan bola panas sudah
- 17:25diserahkan ke Kejaksaan Agung dan
- 17:28Kejaksaan Agung itu harus lebih
- 17:29hati-hati. Artinya tidak boleh ada
- 17:33proses penegakan hukum yang tentunya
- 17:36melanggar hukum.
- 17:37Nah, inilah yang tadi kita lihat sudah
- 17:40disampaikan oleh ee Mas Febri dalam
- 17:44konteks sebagai penasihat hukumnya ee
- 17:47harus diklarifikasi dulu. He.
- 17:49Kalau dikatakan penyidikan terhadap
- 17:52Asabri,
- 17:53penyidikan terhadap ee jiwas batubara,
- 17:58konteks ini sudah selesai, sudah ingkas,
- 18:00sudah ada putusannya. Lalu di mana? Jadi
- 18:03kalau dikatakan dikaitkan dengan kasus
- 18:05itu mungkin dia sudah tidak akan terkait
- 18:08lagi. Tetapi kalau nanti ada pasal baru
- 18:11misalnya ada pemerasan, ada gratifikasi
- 18:15atau katakan barulah bisa dikatakan
- 18:18TPPU-nya. Karena itu sekali lagi ketika
- 18:21ditetapkan sebagai tersangka maka
- 18:23yangilakukan oleh Kejaksaan Agung
- 18:25menyatakan bahwa ini tersangka dalam
- 18:28kasus TPPU. Nah, ini memang menjadi ee
- 18:32PR besar. Ini adalah satu ujian
- 18:36bagi kejaksaan
- 18:38di mana kita tahu yang selama ini Febri
- 18:42FA dipuji-puji
- 18:44sebagai katakanlah
- 18:46from hero
- 18:47he
- 18:48sampai tanggal 11 Juli menjadi
- 18:53zero. Nah, inilah ee suatu momen dan
- 18:57kemarin kita lihat bahwa pada tanggal 22
- 19:00Juli sudah diterbitkan keputusan
- 19:02Presiden mengangkat
- 19:03oke
- 19:04Jampitsus yang baru. Artinya selesai.
- 19:07He.
- 19:07Ketika kemarin dia hanya mengundurkan
- 19:09diri dan sekarang pengunduran dirinya
- 19:11diterima
- 19:12dan telah diangkat pejabat baru. Ini
- 19:15adalah momentum,
- 19:16momentum bersih-bersih, momentum
- 19:18menunjukkan bahwa Kejaksaan Agung itu
- 19:21bisa lebih profesional,
- 19:24dia harus independen, dia [berdehem]
- 19:26harus transparan, dan ini menunjukkan
- 19:29akuntabilitas. statusnya kan memang
- 19:30sudah bukan jampitus lagi tapi fakta
- 19:32bahwa dia masih jaksa
- 19:35dan itu apakah ada tekanan psikologis,
- 19:37relasi kuasa.
- 19:38Nah,
- 19:39penyidik-penyidik yang yang menyidiki
- 19:42perkara itu harus kita lihatnya begini.
- 19:45Contoh ketika kita sudah menganggap
- 19:47mengangkat ini menjadi kasus yang
- 19:49ditangani oleh diterima sebagai walaupun
- 19:52katakanlah banyak tanda tanya ini
- 19:54prosesnya apa? Pra penuntutankah atau
- 19:56pra penyidikanah? He.
- 19:58Nah, tetapi dia tetap diterima sebagai
- 20:01tersangka, ditetapkan sebagai tersangka.
- 20:04Kemudian ada keragu-raguan.
- 20:07Apa keragu-raguannya? Misalnya setelah
- 20:10malam ditetapkan sebagai masuknya sudah
- 20:12tidak pakai rompi,
- 20:14dia tidakol dan ini yang menjadi
- 20:17pertanyaan-pertanyaan publik. itu juga
- 20:18tidak biasa, Pak, di kejaksaan seperti
- 20:19itu.
- 20:20Ya, tentunya kan kita sudah melihat
- 20:21selama ini ketika proses hukum harusnya
- 20:23berlaku seperti itu.
- 20:25Apalagi kemarin mungkin beban psikologis
- 20:28dengan adanya ditaruhin ini sebenarnya
- 20:30momentum
- 20:31jangan sampai justru ketika diberikan
- 20:34kepercayaan itu justru menimbulkan
- 20:37semakin ketidakpercayaan publik terhadap
- 20:40proses penegakan hukum yang memang
- 20:42sudah ee dinyatakan dilakukan oleh
- 20:45kejaksaan. Pak melihat meskipun sudah
- 20:47dibentuk tim khusus tim tapi yang
- 20:49namanya keseganan
- 20:52relasi kuasa itu tetap
- 20:54kalau dilihat kemarin itu
- 20:57PLT Jampitsus
- 20:59tetapi sekarang masih terus sebenarnya
- 21:02kan sudah ada J pitsus yang baru
- 21:04harusnya pengendalian perkara-perkara
- 21:06ini kan bisa dilaksanakan oleh Jampitsus
- 21:10yang baru toh sebagian anggota tim 9
- 21:12sudah mendapatkan SK mutasi ada yang
- 21:14menjadi KJATI ada yang menjadi bahkan
- 21:17jadi Dirdik kalau enggak salah salah
- 21:19satu
- 21:19ee
- 21:21anggota dari tim 9 ee Renaldi ini
- 21:23menjadi Dirdik. Inilah momentumnya bahwa
- 21:27dia dipercaya oleh dianggap bisa
- 21:30menjembatani antara Kortas Tipikor
- 21:34dengan ee apa namanya?
- 21:36Baik
- 21:36KPK. Nah, inilah saat yang tepat. Tidak
- 21:40usah ragu-ragu lagi. Tunjukkan bahwa
- 21:42pejabat baru yang ditunjuk oleh Presiden
- 21:46mampu menunjukkan bahwa dan memulihkan
- 21:48[musik]
- 21:48baik
- 21:48trust publik terhadap kejaksaan.
- 21:50Oke. Tadi dari Mas Febri bertanya soal
- 21:52belum dijelaskan sampai sekarang
- 21:53predikat crime yang membuat FA ini
- 21:56ditersangkakan kasus TPPU-nya itu apa.
- 21:59Nah, Pak Ito, kita tahu bahwa sebetulnya
- 22:01pada saat kasus ini ditangani oleh
- 22:03Kortas TP Cororpri itu tersangka FA ini
- 22:06dalam kasus yang asabri. Tapi kenapa
- 22:08ketika di kejaksaan yang keluar kita
- 22:10baru tahu secara jelas pada malam ini
- 22:12sebetulnya hanya TPPU nih febri
- 22:13tersangkanya. Saya ingin tahu pendapat
- 22:15Pak Ito nanti dan juga Pak Vikar. Tapi
- 22:17kita jeda terlebih dahulu psa
- 22:18kontroversi akan kembali sesaat lagi.
- 22:32[musik]
- 22:36Pak Ito pada saat ditangani kortas
- 22:37tipical poly itu Febri tersangkanya FA
- 22:40itu tersangkanya di kasus Asabri. Tapi
- 22:42ketika kejaksaan ternyata seperindik
- 22:44untuk tersangka yang keluar kepada FA
- 22:46ini adalah TPPU. Kenapa bisa begitu,
- 22:47Pak?
- 22:48Sebetulnya ada dua, Pak, ya, dua LP.
- 22:50Jadi mungkin perlu saya luruskan bahwa
- 22:53kasus ini kan unik ya. Kita harus
- 22:55melihat kasusnya secara komprehensif ya.
- 22:58Bahwa yang menangani pertama mulai dari
- 23:00bulan Agustus tahun 2025 itu adalah
- 23:03Polri ya. dalam har ini kortas tipor
- 23:06banyak sekali yang sudah dilakukan ee
- 23:09termasuk ee Mindiknya ya administrasi
- 23:12pendidikan yang selama untuk kasus yang
- 23:14pertama itu L pertama sampai 20 yang
- 23:17mulai dari laporan informasi sampai
- 23:20semuanya dilengkapi sehingga memiliki
- 23:23keyakinan bagi Kortas TPKOR untuk
- 23:26melakukan langkah hukum
- 23:28yaitu melakukan jadi menggeledah
- 23:30seseorang rumah yang miliknya pejabat
- 23:34yang saat itu menjadi satu ikon ya dalam
- 23:36pemberatasan
- 23:38pemberatasan korupsi. Ini kan juga
- 23:39merupakan sesuatu yang memiliki
- 23:40konsekuensi bagi PORI ya.
- 23:42Karena bisa jadi kickback kalau misalnya
- 23:44kita tidak hati-hati
- 23:45dan enggak sembarangan juga sampai bisa
- 23:47dapat keterangan di sana. Kemudian
- 23:50sampai dengan menggunakan alat tertentu
- 23:52ternyata ada ee brankas di belakang
- 23:55dinding ya. Nah kan pertanyaannya kenapa
- 23:57harus ada brankas yang di belakang
- 23:59dinding? Kita juga enggak tahu ya Pak
- 24:01ya. Tapi yang jelas apa yang dilakukan
- 24:03oleh penyidik PORI selama ini adalah
- 24:05semua persyaratan mulai dari laporan
- 24:08informasi sampai dengan LP itu dibuat
- 24:11betul-betul sesuai dengan ketentuan
- 24:13aturan hukum yang berlaku.
- 24:15Kenapa demikian?
- 24:17Karena kan ee tersangka ee FA ini enggak
- 24:19memiliki hak untuk nanti mengajukan pra
- 24:22peradilan kan.
- 24:23Nanti PORI tentunya harus menghormati
- 24:25apapun hasil daripada sidang
- 24:27praperadilan. Kita kan ingin mengungkap
- 24:29kasus korupsi bersama-sama. Semangatnya
- 24:32ini dari Bapak Presiden kan kasus
- 24:34korupsi harus diungkap siapapun yang
- 24:36terlibat.
- 24:37Nah, kemudian kalau kita lihat tadi ya
- 24:39bahwa memang kelihatannya ee untuk
- 24:42kepemilikan daripada emas dan uang itu
- 24:46PORI juga hati-hati. Pertama kita sudah
- 24:48menggandeng pegadaian ya untuk
- 24:50menentukan keaslian. Kemudian yang kedua
- 24:52dengan bahkan dengan FBI ya dengan
- 24:55secret service ya kita sudah mendapatkan
- 24:57satu keterangan ee yang untuk memperkuat
- 25:01kira-kira barang bukti itu kira-kira
- 25:03asalnya dari mana yang tentunya nanti
- 25:04harus dicrossek ya cross
- 25:06check. Kemudian yang kedua adalah
- 25:07tentunya secara logika bahwa yang
- 25:10dilakukan PORI ini kan semuanya adalah
- 25:12untuk membuat terang satu perkara
- 25:14setelah ada perintah untuk menyerahkan
- 25:17ke kejaksaan sekarang ini terputus kan.
- 25:19Iya. Tapi pori kan selama ini sudah
- 25:21memeriksa 16 orang. He.
- 25:23Kemudian sekarang masih dikembangkan
- 25:26lagi. Sehingga saya pernah mengalami
- 25:28dulu penanganan kasus mafia pajak itu
- 25:31kita lakukan bersama-sama teman-teman
- 25:33kejaksaan sehingga kita saling
- 25:35melengkapi ya saling mengisi semangat
- 25:38untuk mengungkap kasus ini. Apakah ini
- 25:41benar atau tidak harus kita kedepankan
- 25:43azas kalau Pak melihat kalau kali ini
- 25:45agak terputus nih setelah Kortas Pori ke
- 25:47Kejaksaan Agung itu tidak dilanjutkan
- 25:49tapi menjadi seperti dua hal yang
- 25:51berbeda. Kan begini tadi disampaikan
- 25:53oleh Pak Mas Febri bahwa kan
- 25:55ada bahwa dalam KUHP itu jaksa pun bisa
- 25:58melakukan koordinasi kan. Jadi ini pun
- 26:00juga tentunya antara pihak Kortas dengan
- 26:03kejaksaan kita selalu berkoordinasi.
- 26:05Apalagi yang menangani di Kortas ee TPOR
- 26:08ini kan teman-temannya Mas Frebi dulu.
- 26:10Kemudian yang tim 9 juga teman-temannya
- 26:12Mas Febri. sehingga bagi mereka sesama
- 26:14alumni daripada gedung merah putih akan
- 26:17sangat memudahkan kalau memang
- 26:19semangatnya betul-betul ingin mengungkap
- 26:21kasus ini secara terang ya secara
- 26:23jadi harusnya kalau di kepolisian sudah
- 26:25tersangka untuk Asabri harusnya di
- 26:27Kejaksaan Agung juga tersangka untuk
- 26:28Asabri juga
- 26:29iya tapi tentunya mereka juga harus
- 26:30mendapatkan pendalaman ya sementara ini
- 26:33kan TPPU-nya yang baru diinikan kalau
- 26:35yang di Asabri ini kan kita juga sudah
- 26:37mempunyai data-data kira-kira
- 26:39saksi-saksi yang mengatakan pada saat
- 26:41kasus Asabri itu dengan penetapan dari
- 26:44tersangka menjadi saksi itu ada harganya
- 26:46gitu kira-kira.
- 26:47Baik dari Mas Febri juga melihat ada
- 26:49yang terputus dari proses penanganan di
- 26:51Kortas Tipikor ketika ditangani oleh
- 26:53Kejaksaan Agung seperti ada bagian yang
- 26:54hilang yang tidak nyambung. Kalau saya
- 26:57melihat ya dari aspek hukum ya secara
- 27:00objektif begitu, Kejaksaan sebenarnya
- 27:03tidak mau secara otomatis mengambil
- 27:07status hukum yang lama, langsung
- 27:10otomatis status hukum itu dilekatkan di
- 27:12proses kejaksaan. Nah, analisa saya
- 27:16kejaksaan sedang berupaya semaksimal
- 27:18mungkin menjalankan hukum acaranya
- 27:21dengan benar. Karena itu kejaksaan
- 27:24menerbitkan tiga sprindik umum. Kan
- 27:26enggak bisa kejaksaan tiba-tiba netapin
- 27:28tersangka berdasarkan sprindiknya Polri.
- 27:32Itu tentu enggak bisa. Maka Kejaksaan
- 27:34membuka dengan sprindik umum terlebih
- 27:37dahulu. Ada tiga sprindik tadi yang saya
- 27:39ketahui. Yang menjadi persoalan adalah
- 27:42ketika
- 27:44tiga penyidikan ini yang jadi tersangka
- 27:46duluan adalah pencucian uangnya. He.
- 27:48Padahal kalau kita baca baik-baik di
- 27:52sudah diuji juga di putusan Mahkamah
- 27:53Konstitusi, ada penjelasan pasal 74
- 27:57Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 soal
- 27:59pencucian uang. Sederhananya begini,
- 28:02dalam hal penyidik tindak pidana asal,
- 28:04katakanlah tindak pidana asalnya
- 28:06korupsi, ya. Katakan begitu [berdehem]
- 28:08menemukan adanya tindak pidana pencucian
- 28:11uang, barulah dilakukan penyidikan
- 28:14tindak pidana pencucian uang.
- 28:16Artinya apa? harus jelas dulu tindak
- 28:19pidana asalnya. Itu itu undang-undang
- 28:21yang mengatakan demikian. Saya tahu
- 28:23betul ee sebagian besar dari tim 9 ini
- 28:27adalah orang-orang yang punya
- 28:28kredibilitas ketika menjalankan tugas di
- 28:31KPK sebagai penuntut umum. Bukan sebagai
- 28:33penyidik ya, sebagai penuntut umum.
- 28:36Namun ketika ada persoalan-persoalan
- 28:38seperti ini tentu sewajarnya hak
- 28:41tersangka dan kejelasan hukumnya juga ee
- 28:45bisa terang benderang. Nah, kemudian
- 28:47kami juga menemukan beberapa hari ini
- 28:50kan kami mengidentifikasi
- 28:52benar atau tidak proses ee penanganan
- 28:54perkara ini. Kami juga menemukan ada
- 28:56satu hal lagi di surat perintah
- 28:59penahanan ee tadi saya perlihatkan ke
- 29:02teman-teman wartawan. Jadi di surat
- 29:04perintah penahanan itu ee poin menimbang
- 29:07A itu langsung lompat ke poin menimbang
- 29:10E. Hilanglah poin menimbang B, C, dan D.
- 29:14Ini kan kasus serius ya. bukan kasus
- 29:17yang maksud saya ee bisa dimaafkan ada
- 29:20kekeliruan-kekeliruan.
- 29:22Nah, ini bentuk ketidak hati-hatian.
- 29:24Apakah itu harus didiamkan? Tentu saja
- 29:26tidak.
- 29:26Harus disampaikan.
- 29:28Itu yang pertama soal penahanan. Yang
- 29:30kedua, ada pasal yang betul-betul
- 29:34dilupakan dan tidak dipertimbangkan
- 29:36dalam penahanan tersebut. Berbeda nih.
- 29:39KUHAP lama itu kan penahanan berdasarkan
- 29:42subjektivitas penyidik. dikhawatirkan
- 29:44melarikan diri, dikhawatirkan
- 29:46menghilangkan barang bukti dan ee
- 29:48dikhawatirkan mengulangi perbuatan di
- 29:50Kuhab Baru. Enggak begitu, dibuat lebih
- 29:53objektif. Ada klausul di pasal 100 ayat
- 29:565 yang mengatakan penahanan dilakukan
- 30:00jika tersangka.
- 30:03Satu, tidak datang dua kali tanpa alasan
- 30:05yang sah. Enggak mungkin itu terpenuhi.
- 30:08Yang kedua, tersangka mengatakan hal
- 30:10yang tidak benar.
- 30:12Pemeriksaan tersangka saja belum
- 30:14dilakukan ketika penahanan dilakukan.
- 30:16Karena kami menerima surat ee penetapan
- 30:19tersangka TPPU dan penahanan itu pada
- 30:22jam .00 malam.
- 30:24Belum ada pemeriksaan tersangka pada jam
- 30:26.00 malam tersebut.
- 30:27Satusnya masih pemeriksaan saksi
- 30:28ee pemeriksaan saksi sudah selesai.
- 30:30Kemudian diumumkan pemeriksaan tersangka
- 30:32disampaikan langsung surat penahanan
- 30:34diberikan. Baik.
- 30:35Bagaimana mungkin seorang seseorang
- 30:37ditahan itu tanpa melalui proses
- 30:39pemeriksaan tersangka terlebih dahulu?
- 30:42Dan ada delan syarat di ayat 5 pasal 100
- 30:45itu yang menurut kami itu seperti tidak
- 30:48dibaca atau tidak dipertimbangkan oleh
- 30:51penyidik. Sehingga
- 30:54tadi saya setuju sekali kita sedang
- 30:55menegakkan hukum tidak boleh melanggar
- 30:57hukum
- 30:58bukan atas nama pemberantasan korupsi
- 31:01kemudian hukum bisa dilabrak. Tentu
- 31:02tidak begitu. Nah, dalam konteks itulah
- 31:05kami menyimpulkan salah satunya sekarang
- 31:08bahkan penahannya itu sendiri terancam
- 31:11tidak sah sebenarnya karena melanggar
- 31:12pasal 100 ayat 5.
- 31:14Baik kalau begitu apakah nanti
- 31:15prapadilan atau tidak ditahan dulu saya
- 31:16ke Pak Fikar dulu ya. Pak Vikar saya
- 31:18ingin mendalami soal yang disebut Mas
- 31:20Febri harusnya jelas dulu tindak pidana
- 31:22asal atau predikat krimnya apa, tapi FA
- 31:25ini langsung ditersangkakan atau
- 31:27ditahannya untuk TPPU. Oke. [berdehem]
- 31:30Yang harus diketahui sebenarnya he
- 31:33ee dalam proses penyelidikan perkara ini
- 31:37ya penyelidikannya itu sudah lama. Jadi
- 31:41sejak ada peristiwa pembuntutan itu ya
- 31:43kira-kira 1 tahun yang lalu itu
- 31:45sebenarnya penyelidikan sudah dimulai on
- 31:48ya.
- 31:48Penyelidikan sudah dimulai sudah ada
- 31:50pengumpulan alat bukti dan sebagainya
- 31:53kemudian disimpulkan oh ada peristiwa
- 31:55pidananya. Sampailah pada puncaknya
- 31:57kemudian polisi menetapkan sebagai
- 31:59tersangka meskipun kemudian
- 32:02penyelidikannya diserahkan kepada
- 32:05ee kejaksaan gitu. Tetapi di
- 32:07penyelidikan saya yakin ya polisi itu
- 32:10sudah mendapatkan alat-alat bukti yang
- 32:13kemudian menyimpulkan bahwa itu
- 32:14peristiwa pidana
- 32:16gitu. Karena di penyelidikan itu kan ee
- 32:18apa kesimpulan akhirnya itu ada
- 32:20peristiwa pidana yang dilakukan oleh
- 32:22seorang dan karena itu kemudian
- 32:24ada ada apa namanya ada peristiwa
- 32:27politiknya sedikit kan dipanggil
- 32:29presiden dan sebagainya yang kemudian
- 32:31penyidikannya diserahkan kepada
- 32:33kejaksaan. Oke.
- 32:34Ya.
- 32:35Jadi maksud Anda tindak pidana asalnya
- 32:37predikat krimnya itu sudah ketemu di
- 32:38tingkat
- 32:40ori itu sudah sudah ada itu ketika di
- 32:42penyelidikan itu sudah ada gitu. Oke.
- 32:45Nah, karena itu ee kemudian ee apakah
- 32:49kemudian umpamanya korupsinya atau
- 32:52tindak pidana lainnya itu dilekatkan
- 32:54pada tersangka yang lain ya atau nanti
- 32:58sama-sama juga gitu.
- 32:59Hanya saja sekarang kejaksaan sedang
- 33:02konsentrasi pada TPPU-nya gitu. He
- 33:05yang sebenarnya e kan itu artinya gini,
- 33:08TTPU itu intinya kan sebenarnya
- 33:11penyamaran hasil tindak pidana
- 33:13sebenarnya kan sebenarnya itu. Iya kan?
- 33:15Nah artinya tindak pidananya memang
- 33:17sudah ada gitu. Nah saya yakin didakwa
- 33:20sekarang kan baru pemeriksaan di
- 33:22dakwaannya itu pasti ada predikat criya,
- 33:24pasti ada tindak pidana asalnya pasti
- 33:26ada.
- 33:27Saya kira kejaksaan enggak main-main
- 33:29gitu ya. enggak main-main untuk
- 33:31menerapkan TPPU itu gitu karena dia
- 33:34sudah menemukan tindak pidana asalnya
- 33:36gitu. Saya kira begitu.
- 33:37He. Jadi kalau misalnya Febri itu kena
- 33:40TPPU, dia juga pasti kenakah tidak
- 33:41pidana asalnya?
- 33:42Pasti.
- 33:43Pasti juga.
- 33:44Pasti juga. Karena dalam perkara ini kan
- 33:48kalau dilihat saya kemarin membaca
- 33:51mingguan berita ee mingguan berita yang
- 33:54top itu dijelentrehkan apa diterangkan
- 33:57begitu sedemikian rupa ya sampai
- 34:00pihak-pihak yang semua yang terlibat tuh
- 34:02ada di dalam majalah itu. Nah, saya kira
- 34:04ini akan berkembang terus gitu ya di
- 34:07samping ee apa soal TPPU dan ini, tapi
- 34:10juga
- 34:10pihak-pihak yang akan ditempatkan jadi
- 34:12tersangka saya kira akan berkembang
- 34:14terus karena enggak mungkin
- 34:15Pak FA ini bekerja sendiri gitu ya.
- 34:18Apalagi umpamanya ee ketika dia
- 34:21melakukan penekanan-penekanan pada satu
- 34:23pihak untuk ee mengambil sesuatu itu
- 34:26orang lain yang melakukan. Artinya itu
- 34:28si
- 34:28benar tidak ada penekanan Mas Febri tapi
- 34:30dijawab nanti ya karena ada informasi
- 34:33tambahan juga tadi dari pihak Kejaksaan
- 34:35Agung Pak Rudi Margono sudah mengumumkan
- 34:38bahwa ada satu tambahan lagi tersangka
- 34:40yang ditahan juga dalam kasus TPPU
- 34:43dengan inisial NH. [musik]
- 34:44Kemudian juga ada satu saksi FH Feri
- 34:48Hong Kiriwang yang kemudian diajukan
- 34:51untuk mendapatkan perlindungan dari
- 34:52LPSK. Nanti kita akan bahas lebih jauh
- 34:54pemirsa. sesat
- 35:02[musik]
- 35:10dari seluruh total saksi yang sudah
- 35:12terperiksa sampai hari ini adalah 24
- 35:17saksi.
- 35:18Nah,
- 35:20hari ini juga ee
- 35:23dengan pertimbangan
- 35:25dua alat bukti
- 35:27ee
- 35:29dari tim 9 menetapkan
- 35:32ee tersangka NH
- 35:35ee terkait dugaan turut serta tindak
- 35:40pidana pencanyu
- 35:42yang mulai hari ini akan ditahan di
- 35:47Rutan
- 35:49Jasa Negeri Jakarta Selatan untuk 20
- 35:52hari ke depan.
- 35:55Baik, Pak Ito sebagai mantan penyidik
- 35:58ya, kita tahu ada satu lagi tambahan
- 36:00tersangka untuk kasus TPPU.
- 36:02Kasus TPPU so far berarti baru tiga
- 36:05tersangka ini, Pak ya. Termasuk Pak
- 36:06Febri Don Rito dan satu lagi NH.
- 36:09Apakah ini bisa bertambah lagi jumlah
- 36:12tersangka untuk TPPU? Apakah ini akan
- 36:14banyak, Pak, tersangkanya? Mungkin
- 36:15pertanyaan itu lebih e tepat kalau
- 36:18disampaikan kepada penyidik Kejaksaan
- 36:19Agung ya, karena kan polisi sudah tidak
- 36:22bisa. Cuman dari ee teman-teman penyidik
- 36:25ya menyampaikan sebetulnya perjalanan
- 36:28yang sudah panjang yang disampaikan
- 36:30Prof. Ikar tadi itu
- 36:31sampai menentukan ada peristiwa pidana
- 36:34sampai bisa menemukan ee emas dan uang
- 36:37yang diduga sebagai ee barang bukti ya.
- 36:40Kemudian juga itu kan enggak tidak
- 36:42merupakan sesuatu yang sembarangan ya,
- 36:45apalagi ini menyangkut orang yang
- 36:47betul-betul saat ini menjadi ikon dari
- 36:49pemberatasan korupsi ya. Nah, saya kira
- 36:52di sini tentunya kita semua tidak ingin
- 36:54berspekulasi ya
- 36:55kan banyak spekulasi yang berkembang dan
- 36:57lain sebagainya dengan kematian apa
- 36:59namanya ee kepala rumah tangganya dan
- 37:02sebagainya ya. Tapi kita polisi tidak
- 37:04ingin berspekulasi karena ini sudah
- 37:06diserahkan ke teman-teman kejaksaan.
- 37:08yang kita lakukan adalah memberikan ee
- 37:11input ya kepada teman-teman yasaan kalau
- 37:13memang bisa itu ber bermanfaat. Kan tadi
- 37:16sampaikan Pak Febri bahwa selama ini kan
- 37:19ada beda antara penyidikan dengan
- 37:21penuntut. I
- 37:22kita di kan profesional di bidang
- 37:24penyidikan ya,
- 37:25di bidang penuntutan tentunya Kesa Agung
- 37:28dan tentunya karena ini merupakan kasus
- 37:30yang awalnya ditangani oleh Kortas Tipik
- 37:33Cor banyak informasi-informasi yang kita
- 37:36berikan untuk melengkapi apakah itu
- 37:38nanti akan digunakan atau tidaksaan.
- 37:41Iya. Penyidik kejaksaan juga kan harus
- 37:43tidak bisa menerima begitu sada misalnya
- 37:45polisi menetapkan tersangka di sana yang
- 37:47tersangka juga enggak juga. Betul kata
- 37:48Pak Febri ya. kita ee terikat dengan
- 37:51peraturan undang-undang ya UHP. Jadi
- 37:54saya kira mungkin Mbak kalau untuk
- 37:56masalah ini saat ini yang yang dilakukan
- 37:58oleh PORI adalah bagaimana kita membantu
- 38:01karena untuk kasus ini kan diselidiki
- 38:03dalam waktu yang lama oleh PORI.
- 38:05Oke.
- 38:05Kita sudah menemukan banyak sekali
- 38:07indikasi-indikasi
- 38:09yang untuk mengarah kepada
- 38:11ee beberapa tindak pidana yang mungkin
- 38:13bisa disangkakan. Nah, ini akan kita
- 38:15kumpulkan terus, kita bergerak terus
- 38:17untuk bisa disampaikan. Nah, Pak Ito,
- 38:19saya ingin tahu dengan
- 38:20situasi yang sudah seperti ini, sudah
- 38:22diserahkan kepada kejaksaan, bantuan
- 38:24yang bisa diberikan oleh Polri itu
- 38:26sifatnya aktif atau pasif? Hanya ketika
- 38:29diminta saja. Kalau dari penyidik
- 38:30kejaksaan, kalau tidak diminta ya Polri
- 38:31akan lebih diam saja.
- 38:33Saya melihat dari positive thinking ya,
- 38:37bahwa pertemuan antara Pak Kejaksaan
- 38:39Agung, Pak Kapori datang ke Kejaksaan
- 38:41Agung kan
- 38:41baik
- 38:42beliau datang ke sana ini pasti sudah
- 38:43ada satu kesepakatan
- 38:46ya karena kebalik ini adalah semangat
- 38:47untuk pemberantas korupsi dalam rangka
- 38:50mewujudkan cita-citanya presiden kan.
- 38:52Oke,
- 38:52sudah pasti masalah ini adalah sudah ada
- 38:55pembicaraan dan saya yakin
- 38:57bahwa karena ini memang tadi saya
- 38:59sampaikan antara tim 9 dengan Kortas
- 39:01Tipikor ini sama-sama alumni ee Gedung
- 39:04Merah Putih ya. Saya kira beliau-beliau
- 39:06itu akan sangat mudah untuk
- 39:07berkomunikasi dan saya sangat yakin
- 39:10akan ada tambahan lagi
- 39:12ee tersangka di sini dan mudah-mudahan
- 39:15dengan jiwa integritas
- 39:17penyidik yang di Kortas dan juga di ee
- 39:20Kejaksaan Agung saya kira ini akan bisa
- 39:22mengungkap dan saya sepakat dengan
- 39:25sahabat saya Pak Yan bahwa polisi Polri
- 39:27sudah melakukan reformasi. Mungkin di
- 39:29sini saatnya juga bagi teman-teman di
- 39:32Kejaksaan melakukan reformasi ya.
- 39:34Baik. Baik, kita berprasangka baik saja,
- 39:36Pak, ya, kepada semua pihak, ya. Betul,
- 39:38[tertawa] betul,
- 39:39Pak.
- 39:40Kalau ini mungkin agak susah
- 39:41berprasangka baik
- 39:42karena sudah ada kasusnya ketika kita
- 39:44melihat ketika gunjangganjing persoalan
- 39:47ini, ternyata ada Karungga
- 39:49ee mantan kepala rumah tangga dari
- 39:52mantan Jampitsus, Febri Adriansyah yang
- 39:54ditemukan meninggal dunia dan diduga
- 39:55meninggal dunianya tidak wajar meskipun
- 39:57tidak diotopsi. Ya, Pak.
- 39:58Betul. Tapi yang ingin saya tanyakan
- 40:00permintaan keluarga atas permintaan
- 40:01keluarga makanya tidak diotopsi sehingga
- 40:03agak sulit menemukan penyebab
- 40:04kematiannya. Tapi pertanyaan saya adalah
- 40:07seharusnya apakah misalnya saya tidak
- 40:08tahu apakah ini bagian dari Jamintel
- 40:10yang harusnya sudah memberikan rambu
- 40:13mengantisipasi jangan sampai saksi-saksi
- 40:15yang dianggap kunci itu dalam tanda
- 40:17kutip kecolongan.
- 40:18Ada apa-apa terjadi something. Apakah
- 40:20seharusnya itu diwaspadai sejak awal?
- 40:22Pak
- 40:22yang harus kita lihat sebenarnya begini.
- 40:25Ini ada peristiwa pidana
- 40:27ya.
- 40:28Kemudian ada tindakan proses hukum. Nah,
- 40:31kemudian akhirnya kita lihat atas
- 40:34instruksi. Nah, kita tanda tanya nanti
- 40:36kita diserahkan oleh kepada institusi
- 40:40kejaksaan. Nah, tentunya publik melihat
- 40:43ini adalah koordinasi, koordinasi,
- 40:46koordinasi. Tetapi publik juga
- 40:49mengharapkan
- 40:50koordinasi yang baik ini tidak berakhir
- 40:52dengan konspirasi.
- 40:54Artinya inilah momentum masyarakat ikut
- 40:58mengawal. ini kan ee boleh dikata no
- 41:00viral, no justice. Dengan adanya
- 41:03pengawasan masyarakat, maka kejaksaan
- 41:05ini tidak akan bisa main-main lagi. Nah,
- 41:08dengan terjadinya katakanlah kemarin
- 41:10misalnya ee ini FA kesayangan presiden.
- 41:15Justru sekaranglah dibuktikan bahwa kita
- 41:19harus memberikan prasangka baik tadi
- 41:22bahwa pemerintah khususnya Presiden
- 41:24memberikan atensi kepada penanganan
- 41:26perkara ini agar berjalan ada tidak
- 41:29gaduh. Dan inilah kesempatan bagi
- 41:31kejaksaan untuk membuktikan. Jangan ada
- 41:34lagi cipta kondisi-cipta kondisi yang
- 41:37mengalihkan dari perkara pokok menjadi
- 41:40perkara yang sifatnya
- 41:41aksesoris-aksasesoris itu.
- 41:43Jadi kematian karuga apakah bisa diduga
- 41:46sebagai pengalihan atau gimana? Maksud
- 41:47Anda bagaimana Pak?
- 41:48Kemarin saya melihatnya misalnya ada
- 41:51penunjukan ya kita sekarang senang
- 41:53kuasa hukumnya adalah Febri and Febri.
- 41:56Jadi koordinasinya yang sangat-sangat
- 41:58baik menghubungkan tim 9 ee Satgas
- 42:03Tipikor. Kemudian juga mungkin kalau
- 42:06misalnya mau netral diserahkan saja
- 42:08kepada KPK. Nah, Bung Febri ini bisa
- 42:12menjembatani ketiganya.
- 42:14He.
- 42:15Tetapi yang saya katakan tadi, proses
- 42:17hukum tentunya dilakukan tidak boleh
- 42:20dengan melanggar hukum. Nah, misalnya
- 42:22ada keragu-raguan, ada ketidakpastian,
- 42:26Febri sebagai kuasa hukum bisa
- 42:28mengajukan
- 42:28oke
- 42:29proses preradilan. Nah, itu mungkin
- 42:32salah satu mereka melihat ini
- 42:33penundaan-penundaan atau yang kedua ada
- 42:36cipta kondisi yang saya katakan tadi ada
- 42:39ee dikatakan peran serta presiden.
- 42:41Buktinya presiden go ahead, silakan
- 42:44proses. Kita masyarakat harus melihat
- 42:46bahwa
- 42:47dalam kasus kematian mantan Karumga
- 42:48cipta kondisi enggak? Kalau cipta
- 42:50kondisi saya tanya,
- 42:52kebetulan saya berkomunikasi dengan
- 42:53mereka
- 42:54itu sebenarnya memang sudah sakit
- 42:57dia punya penyakit dan dilalanya jaga
- 43:02rumah kosong kemudian karena situasinya
- 43:05memburuk telepon minta bantuan ambulans.
- 43:09Karena kita kan punya rumah sakit.
- 43:11Sekarang Kejaksaan Agung memiliki
- 43:13fasilitas ee rumah sakit Adiak
- 43:15menggunakan fasilitas rumah ee ambulans
- 43:18kita sehingga terciptalah kondisi itu.
- 43:21Ambulans kejaksaan.
- 43:22Ambulans kejaksaan mengantar sampai di
- 43:24lokasi.
- 43:25Oke.
- 43:25Timbullah pertanyaan siapa yang sakit
- 43:27dari kejaksaan? He.
- 43:29Nah, inilah tentunya kalau sampai
- 43:31keluarga pun ikhlas menyatakan, kita
- 43:34bisa melihat, oh ini situasi yang apa
- 43:37ya,
- 43:37cocok logi.
- 43:39Ada suatu yang pasp. Tetapi kalau
- 43:41dikatakan ada cerita-cerita lain itu
- 43:43saya yakin itu ee tidak akan menjadi ee
- 43:46pengembangan lain.
- 43:46Tapi Anda sepakat kalau saksi berikutnya
- 43:48ini yang atas nama FH tadi sebaiknya
- 43:51memang diberikan perlindungan LPSK untuk
- 43:52menjaga keamanannya. Artinya ee semua
- 43:55ini sangat rentan karena di samping
- 43:57masalah ini tentu ada masalah yang lebih
- 43:59besar lagi. Kita harus melihat bahwa
- 44:01FEBRI sejak 2024 mengemban tugas berat
- 44:06di pemerintahan Bapak Presiden Prabowo
- 44:08ini. Ada satu upaya memulihkan kerugian
- 44:11keuangan negara dari sektor
- 44:13pertambangan, ada industri sawit dan
- 44:16lain. Ini modal besar
- 44:18bisa kita lihat
- 44:20apa yang dilakukan sekarang. bisa ada
- 44:22setoran kepada kas negara sekian banyak.
- 44:25Itu merupakan upaya hukum yang langsung
- 44:27secara konkret, real dilihat dan
- 44:29dirasakan.
- 44:30Baik, berarti ada prestasinya.
- 44:32Ada prestasinya. Tetapi masyarakat juga
- 44:34melihat ada seperti
- 44:38keakraban yang luar biasa antara TNI
- 44:42dengan kejaksaan.
- 44:43Oke, nanti kita lagi, Pak. Tapi harus
- 44:45nanti kita kawal bersama-sama.
- 44:47Oke, kita harus jeda lagi, pemirsa.
- 44:49Kontroversi masih akan kembali sesaat
- 44:50lagi.
- 44:55[musik]
- 44:59Pemirsa, kita melihat bahwa perjalanan
- 45:01kasus ini masih jauh. Sampai sekarang
- 45:03pun masih banyak pihak yang
- 45:04mempertanyakan sebetulnya bagaimana
- 45:06konstruksi hukum yang lengkap dari kasus
- 45:08yang melibatkan mantan Japesus Febri
- 45:10Adriansyah. Oleh karena itu, Pak Vikar,
- 45:12untuk membuat terang benderang ini harus
- 45:14bagaimana ya, Pak? Sampai sekarang kan
- 45:15kita tidak tahu peran persisnya dari Pak
- 45:18FA itu seperti apa, pemberi suapnya itu
- 45:20siapa. Masih belum, masih banyak yang
- 45:22abu-abu. Oleh karena itu, penyidikan ini
- 45:24harus berjalan seperti apa supaya publik
- 45:26pun percaya?
- 45:27Iya. Saya kira harus dimulai dari ee
- 45:31memeriksa seluruh pihak yang pernah
- 45:33berhubungan dengan Pak Febri. Ee di
- 45:37samping itu juga lingkungan kerjanya itu
- 45:40juga harus betul-betul di e dieksplore
- 45:42gitu ya. Nah, karena yang paling tahu
- 45:44adalah sebenarnya lingkungan lingkungan
- 45:46kerjanya ya. Apa Pak Febri ketemu siapa
- 45:50tinggal di mana atau ee apa ee menemui
- 45:53siapa di tempat yang ee yang mana gitu.
- 45:56Itu semua.
- 45:57Jadi sebetulnya almarhum Karumga itu
- 45:59saksi bisa jadi saksi kunci ya, Pak.
- 46:01Nah, itu yang ee mestinya menurut saya
- 46:04ya kalaupun kemudian itu berdiri sendiri
- 46:07sebagai satu peristiwa gitu ya, ya
- 46:10mestinya harus dilihat karena kemudian
- 46:12karena terjadi di tempat yang notab
- 46:15rumahnya Pak siapa namanya Pak Febri
- 46:18itu. Nah, jadi ee apapun hasilnya gitu
- 46:21ada atau tidak ada ada kaitannya saya
- 46:23kira itu harus diclearkan gitu. Harus di
- 46:26ee bisa di apa dikemukakan kepada publik
- 46:29peristiwa yang duduk ee persoalan yang
- 46:31sebenarnya. Tapi saya ingin kembali ke
- 46:33belakang tadi menanggapi bahwa ee apa
- 46:36kejaksaan bisa menetapkan atau polisi
- 46:39bisa menetapkan seorang sebagai
- 46:41tersangka sebelum ee diperiksa ya di
- 46:44KUHAP yang baru itu gini tidak ada norma
- 46:48yang mengharuskan bahwa seorang calon
- 46:51tersangka harus diperiksa sebagai saksi.
- 46:53tidak ada norma itu yang ada itu begini
- 46:56ee penyidik atau penuntut ee penyidik
- 46:58dapat memeriksa seseorang
- 47:02sebelum ditetapkan statusnya baik
- 47:04sebagai saksi atau tersangka itu
- 47:07normannya gitu. Jadi itu dapat loh dapat
- 47:10itu artinya bisa dilakukan bisa juga
- 47:12tidak. Nah, jadi
- 47:14ada pendapat yang menyatakan kalau belum
- 47:16apa ditetapkan sebagai saksi ee atau
- 47:19diperisikan sebagai saksi enggak bisa tu
- 47:21itu nonsense
- 47:22PUAP sekarang itu jelas gitu artinya ya
- 47:25ee tidak ada keberatan itu kalau memang
- 47:27ada cukup dua alat bukti siapapun atau
- 47:30belum pun dia diperiksa sebagai saksi
- 47:32dia boleh ditapukan sebagai tersangka
- 47:33begitu.
- 47:34Oke. Dan terakhir kepada Mas Febri apa
- 47:37langkah berikutnya? Apakah karena merasa
- 47:39ada banyak prosedur-prosedur yang belum
- 47:41jelas akan menempuh langkah praperadilan
- 47:43atau bagaimana?
- 47:44Belum ada keputusan untuk melakukan
- 47:46praperadilan. Itu poin yang yang
- 47:49penting. Pertama, begitu. Kami ee tidak
- 47:53ingin terburu-buru. Kami ingin
- 47:55betul-betul hati-hati
- 47:58agar kekeliruan di proses penyidikan di
- 48:01kejaksaan yang menurut kami karena tidak
- 48:03hati-hati itu tidak terulang kembali.
- 48:05Saya ingin tambahkan tadi soal surat
- 48:07perintah penahanan. Nah, barusan nih
- 48:09saya baca lagi ada surat perintah
- 48:12penyidikan di Kejaksaan Agung print
- 48:15nomor 43. Bagian menimbangnya adalah
- 48:19terkait dengan kasus Krakatau Steel.
- 48:22Jadi bagian menimbangnya satu terkait
- 48:24Krakatau Steel kemudian dilakukan
- 48:26penyidikan. Tapi ternyata setelah
- 48:28dilihat ke bawah
- 48:31poin pertama untuknya adalah penyidikan.
- 48:35kasus batubara.
- 48:36Bagaimana mungkin sebuah surat perintah
- 48:39penyidikan yang memberikan dasar
- 48:42legitimasi seorang penyidik untuk
- 48:44melakukan upaya paksa dan bahkan nanti
- 48:47bisa menetapkan tersangka
- 48:50bisa error seperti ini. Nah, itulah poin
- 48:52yang ee saya pikir perlu kita kawal
- 48:54bersama-sama. Proses penyidikan sedang
- 48:57berjalan. Kami hormati ee kejaksaan yang
- 48:59sedang menangani penyidikan. Tapi
- 49:01penyidikan atau penegakan hukum tidak
- 49:03boleh dilakukan dengan melanggar hukum
- 49:05dan dengan ketidak hati-hatian tadi.
- 49:09Bagaimana mungkin ee sebuah surat
- 49:11perintah penyidikan punya legitimasi
- 49:13kalau bagian menimbangnya kasus yang
- 49:15lain, bagian keputusannya kasus yang
- 49:17berbeda lagi.
- 49:18Belum lagi saya ingin sampaikan lagi,
- 49:21saya agak berbeda pendapat nih. Bang
- 49:22Fikar ini guru saya tapi saya berbeda
- 49:25pendapat. KUAP Baru memang tidak
- 49:28mengatur secara persis tentang tahapan
- 49:30pemeriksaan calon tersangka, tetapi kita
- 49:33tahu persis putusan Mahkamah Konstitusi
- 49:36menafsirkan
- 49:38aspek hak dari seseorang agar dia bisa
- 49:42diverifikasi terlebih dahulu sebelum
- 49:44jadi calon tersangka. Sebenarnya
- 49:46Kejaksaan sudah benar ketika memeriksa
- 49:49Pak FA terlebih dahulu sebagai saksi
- 49:52baru [musik] kemudian menetapkan
- 49:53tersangka secara prosedural. itu menurut
- 49:55saya secara fair saya harus katakan
- 49:57sudah benar meskipun ada cacat-cacat
- 49:59atau persoalan-persoalan yang cukup
- 50:02mendasar dalam hukum acaranya gitu.
- 50:04Oke. Baik. Terjadi perbedaan pendapat di
- 50:05sini tapi sayang sekali waktu kita sudah
- 50:07habis. Jadi mudah-mudahan kita bisa
- 50:09lanjutkan kembali ya diskusi ini. Tenang
- 50:11sepertinya masih akan panjang
- 50:12Bapak-bapak. Jadi nanti kita akan ketemu
- 50:13lagi. Terima kasih sudah hadir di
- 50:15kontroversi. Saya Zilvia Iskandar pamit
- 50:17undur diri pemirsa. Kita jumpa lagi di
- 50:19episode berikutnya.
- 50:24Metro TV.
- 50:28Jelahi cara baru mendapatkan informasi.
- 50:31Download Metro TV Extend sekarang.
About this transcript
This page contains the full transcript of KONTROVERSI - FEBRIE DITAHAN, FEBRIE MELAWAN by METRO TV JABAR & BANTEN, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 6,267 words across 1,264 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.