Kesuksesan Hidupmu Ditentukan dari Sholat Subuhmu | Ustadz Adi Hidayat — Transcript
Full transcript
- 0:01Kata Nabi, "Apakah engkau masih bisa
- 0:04mendengar azan?" "Ya Rasulullah, saya
- 0:06dengar." Perhatikan kalimatnya
- 0:12masjid.
- 0:14Selama engkau masih bisa mendengar azan,
- 0:16berusahalah optimal agar mampu
- 0:19menunaikan subuh itu berjamaah di
- 0:21masjid. Allahu Akbar. Allahu Akbar.
- 0:24Sudah subuh nih. Siap, ya Allah. Saya
- 0:25datang. Datang dengan agenda sujud kita
- 0:27minta, "Ya Allah, mudahkan urusan saya.
- 0:29Lindungi pekerjaan saya, berkahi hidup
- 0:32saya, sayangi keluarga saya, urutkan.
- 0:35Itu yang dimaksudkan. Mengapa subuh? Ada
- 0:38apa dalam subuh? Dan bagaimana seorang
- 0:42yang menunaikan salat subuh dipandang
- 0:44berhasil salatnya oleh Al-Qur'an dan
- 0:47hadis-hadis Nabi Muhammad sallallahu
- 0:48alaihi wasallam. Ini yang akan kita
- 0:50bahas di pertemuan subuh ini dan
- 0:52mudah-mudahan Allah mudahkan kajian kita
- 0:54insyaallah.
- 1:07Jemaah sekalian,
- 1:10mengapa kita harus menunaikan salat
- 1:12subuh?
- 1:14Mengapa di dalam Al-Qur'an dari lima
- 1:16waktu salat
- 1:18hanya subuh yang diberikan dua nama dan
- 1:22disebutkan langsung di dalam Al-Qur'an
- 1:24dengan sumpah?
- 1:27Dan mengapa dengan itu semua
- 1:30para sahabat Nabi sampai berebut untuk
- 1:33menunaikan salat subuh
- 1:36dan berjamaah di masjid.
- 1:39Sehingga seorang sosok sepuh
- 1:42yang bahkan matanya sudah tidak bisa
- 1:45melihat,
- 1:47Abdullah bin Abi Ummi Maktum radhiallahu
- 1:50taala anhu
- 1:52itu sangat ditekankan oleh Nabi ketika
- 1:55berkonsultasi meminta kelonggaran dalam
- 1:58menunaikan salat subuh. Jadi beliau ini
- 2:01ahli masjid.
- 2:04Jeda satu salat ke yang lainnya sering
- 2:06iktikaf.
- 2:08Magrib ke isya ditunggu
- 2:11sehingga nanti saat pulang itu bisa
- 2:13telah sempurna menunaikan jemaahnya.
- 2:16Zuhur ke asar ditunggu
- 2:19tapi subuh tidak mudah
- 2:22karena matanya oleh Allah ditutup dari
- 2:24perbuatan maksiat. Ini sering saya
- 2:27tampilkan bahasa halus ini untuk
- 2:29mengarahkan pada diksi yang sering
- 2:32manusia katakan buta.
- 2:35Saya lebih melihatnya sebagai anugerah
- 2:37Allah yang matanya ditutup dari peluang
- 2:40maksiat sehingga ringan hisabnya di
- 2:42akhirat nanti.
- 2:44Anda bisa bayangkan jarak rumah ke
- 2:46masjid itu tidak terlampau dekat. Mata
- 2:49tak bisa melihat.
- 2:51Masjidnya jangan dibandingkan dengan
- 2:53almusabbihin.
- 2:55Jauh dari kemegahan.
- 2:57Tiang-tiangnya hanya pelepah kurma.
- 3:00Atapnya itu daun-daun kurma yang kalau
- 3:03panas pasti kepanasan sampai ke dalam.
- 3:05Kalau dingin pasti kedinginan. Kalau
- 3:08hujan pun itu basah.
- 3:11Karena di antara hadis tentang lailatul
- 3:13qadar dalam Sahih Muslim itu di antara
- 3:15tandanya Nabi melihat dalam mimpi ketika
- 3:18sujud, bangkit dari sujud dan salam itu
- 3:21terlihat bekas-bekas bagian tanah di
- 3:24keningnya.
- 3:26Konsultasi pada Nabi sallallahu alaihi
- 3:28wasallam. Ya Rasulullahi aliya raksah
- 3:31kamaqal. Ya Rasulullah, boleh enggak
- 3:34saya diberikan toleransi
- 3:37untuk salat subuh aja?
- 3:40Bisa enggak saya tunaikan di rumah?
- 3:43Kondisinya punya uzur, mata sulit
- 3:46melihat, pendamping tidak dimiliki,
- 3:50jarak ke masjid juga tidak terlampau
- 3:52ideal.
- 3:54Boleh enggak diberikan keringanan saya
- 3:56salat di rumah?
- 3:58Nabi tidak langsung membenarkan
- 4:01tapi juga tidak melarang.
- 4:03Yang paling menarik adalah Nabi
- 4:05mengonfirmasikan
- 4:07dengan satu isyarat panggilan salat.
- 4:10Nabi menyampaikan
- 4:12atasulan,
- 4:14engkau masih mendengar azan tidak?
- 4:18Maka beliau menjawab, "Bala ya
- 4:20Rasulullah." "Iya saya dengar."
- 4:22Dan ingat azan itu panggilan konfirmasi
- 4:25iman yang langsung dibuka di Al-Qur'an
- 4:28itu dengan kata iman dan menggunakan
- 4:31adatul hasri huruf pembatas innama.
- 4:35Quran surah ke-8 ayat ke-2. Innamal
- 4:38mukminunalladina
- 4:40idza zukirallahu wajilatubuh.
- 4:45Orang beriman itu gampang kata Allah
- 4:46ngukurnya.
- 4:48Ciri pertamanya kalau kita ingin
- 4:51mengetes dan melihat apakah kita masih
- 4:53punya iman. Kata Allah, "Coba dengarkan
- 4:57ketika disebutkan nama Allah,
- 4:59diperdengarkan di telinga kita, dalam
- 5:03bahasa Arab telinga itu disebut uzun.
- 5:06Jamaknya disebut azan.
- 5:09Jadi azan itu bukan sekedar panggilan
- 5:11untuk salat, tapi azan itu sekaligus
- 5:14diperdengarkan di telinga kita untuk
- 5:17mengonfirmasi apakah dalam perpindahan
- 5:20waktu setiap hari itu. Lihat desainnya,
- 5:23setiap perpindahan waktu dalam sehari,
- 5:25subuh baru bangun tidur, pindah ke
- 5:28siang, pindah ke sore, menjelang malam
- 5:31sampai menjelang tidur diperdengarkan di
- 5:34telinga kita. Apakah masih ada getaran
- 5:36iman? Tidak dalam jiwa kita. Maka ketika
- 5:39disebutkan nama Allah, idirallahu,
- 5:43kalau diperdengarkan disebutkan nama
- 5:45Allah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, itu
- 5:48otomatis kalau imannya ada, getaran itu
- 5:50muncul
- 5:52dan itu beda.
- 5:54Tidak sama getarannya dengan getaran
- 5:56cinta misalnya.
- 5:58Beda dengan getaran ketika orang Medan
- 6:00di jalan lihat polisi razia tuh pain.
- 6:05Allahu Akbar. Allahu Akbar. Ya Allah
- 6:07sudah azan. Nah itu diaran iman
- 6:11atasul azan. Kata Nabi, "Apakah engkau
- 6:14masih bisa mendengar azan?" Bah ya
- 6:16Rasulullah saya dengar. Perhatikan
- 6:18kalimatnya. Maumtaasulan
- 6:23masjid.
- 6:25Selama engkau masih bisa mendengar azan,
- 6:27berusahalah optimal agar mampu
- 6:30menunaikan subuh itu berjamaah di
- 6:32masjid.
- 6:34Jadi, Pak Jamal, gerakan subuh berjamaah
- 6:37itu termasuk sunah yang dilestarikan
- 6:39sejak era Nabi.
- 6:4115 abad yang lalu itu sudah Nabi kuatkan
- 6:45tentang gerakan subuh berjamaah.
- 6:47Pertanyaannya, kenapa?
- 6:50Belum pernah dengar kan gerakan zuhur
- 6:52berjamaah
- 6:53ya. Ini Ustaz Zul di Aceh punya Masjid
- 6:57Arafah khusus untuk subuh. Saya tadi
- 7:00tanya kenapa enggak ada zuhur Mina, asar
- 7:03Muzdalifah, subuhnya Arafah?
- 7:07Kenapa ada subuh berjamaah?
- 7:10Dan menariknya Abdullah bin Abi Ummi
- 7:12Maktum kalau sekarang misal kita ambil
- 7:16dalam waktu medan jam .00
- 7:19misalnya saja ya 5 itu azan
- 7:23itu beliau kemudian datang lebih awal 1
- 7:26jam sebelumnya raba jalan
- 7:30masuk masjid
- 7:32biasa yang kita dengar yang azan tuh
- 7:34siapa di zaman Nabi
- 7:36Bilal bin Rabah sejak peristiwa motivasi
- 7:39Nabi itu, peristiwa tentang gerakan
- 7:41subuh khusus azan subuh itu Abdullah bin
- 7:44Abi Ummi Maktum sampai dua kali azannya
- 7:49ya. Azan untuk motivasi supaya siap-siap
- 7:51ke masjid itu. Nabi meminta Abdullah bin
- 7:54Abi Ummi Maktum sebelum tiba waktu subuh
- 7:58azan.
- 8:00Itulah sejarahnya kenapa azan subuh dua
- 8:02kali dari Madinah sampai dengan ke
- 8:04Makkah sekarang. Saking pentingnya subuh
- 8:07cuman subuh yang azan dua kali plus
- 8:10Jumat kan di antaranya.
- 8:13Tapi yang di era Nabi terjadi itu di era
- 8:15Nabi itu subuh.
- 8:17Dari sejak itulah kemudian Abdullah bin
- 8:19Abi Ummi Maktum azan sebelum subuh
- 8:22sekitar 30 menit sebelum subuh. Setelah
- 8:26itu baru kemudian datang jemaah
- 8:27persiapan. Barulah Bilal bin Rabah azan
- 8:30tepat di waktu subuh masuk.
- 8:32Pertanyaannya, mengapa subuh? Ada apa
- 8:36dalam subuh? Dan bagaimana seorang yang
- 8:39menunaikan salat subuh dipandang
- 8:41berhasil salatnya oleh Al-Qur'an dan
- 8:44hadis-hadis Nabi Muhammad sallallahu
- 8:46alaihi wasallam. Ini yang akan kita
- 8:48bahas di pertemuan subuh ini dan
- 8:50mudah-mudahan Allah mudahkan kajian kita
- 8:52insyaallah.
- 8:52Amin.
- 8:53Ah. Amin.
- 8:54Jadi yang tadi mukadimah ya, sekarang
- 8:56kita masuk isinya.
- 8:59Bismillahirrahmanirrahim.
- 9:02semua ibadah yang kita tunaikan
- 9:06baik itu salat, zakat, puasa, umrah, dan
- 9:10haji. Di dalam Islam menariknya itu
- 9:13semuanya ada maknanya.
- 9:17Bukan bacaan biasa, bukan gerakan biasa,
- 9:21dan bukan nama biasa.
- 9:24Kita ambil langsung dalam salat.
- 9:27Ini bukan dari takbir sampai salam.
- 9:30sekedar gerakan bacaan salam tutup
- 9:34selesai.
- 9:35Salat itu tidak hanya sampai situ, tapi
- 9:38ternyata dari semua gerakan dan
- 9:40bacaannya itu punya makna.
- 9:43Dan dengan makna inilah Nabi bimbing
- 9:45sahabat-sahabat utama sampai mereka jadi
- 9:48orang hebat di zamannya, di semua
- 9:50profesinya.
- 9:52Anda bisa bayangkan dari salat saja yang
- 9:55modal pakaian berbisnis itu bisa jadi
- 9:58orang paling kaya di zamannya. Yang saat
- 10:01kami riset secara serius itu Abdurrahman
- 10:04bin Auf saja dikonversi ke masa kini.
- 10:08Asetnya itu sampai 72.000 triliun
- 10:13dari salat.
- 10:15Itu hanya mengamalkan makna berdiri.
- 10:18Amr bin Ash itu
- 10:20membawa rombongan dari Afrika Utara
- 10:24jalan dari Mesir, Libya, Tunisia,
- 10:27Maroko, Aljazair sampai ke Syam. Di
- 10:30Syriah itu semua tempat yang dilewati.
- 10:34Tidak ada perang, tidak ada paksaan
- 10:36masuk Islam. Dan dahsyatnya bukan
- 10:38sekedar masuk Islam, tapi tempatnya maju
- 10:42dan berperadaban.
- 10:43Sampai Afrika Utara itu jadi provinsi.
- 10:46di masa Musa bin Nusir, gubernurnya Musa
- 10:49bin Nusir, provinsi, pangdamnya Thariq
- 10:51bin Ziyad. Dan dengan kehebatan itu dari
- 10:55Iberia, Andalusia, Spanyol, Portugal
- 10:58cuma datang minta bantuan dikirim
- 11:01panglima pada saat itu dengan beberapa
- 11:03pasukan itu bisa yang paling dahsyat
- 11:06membangun Spanyol, membangun Portugal,
- 11:10Iberia, Andalusia sampai punya peradaban
- 11:127uh abad itu dari salat.
- 11:17Anda bisa bayangkan dan dahsyatnya
- 11:20semua nama yang melekat pada salat itu
- 11:22bukan nama biasa.
- 11:25Kenapa subuh namanya? Kenapa fajar?
- 11:29Kenapa siang bukan salat nahar? Padahal
- 11:31siang bahasa Arabnya nahar. Kenapa salat
- 11:34zuhur? Kenapa sore bukan salat masya
- 11:38tapi salat asar?
- 11:40Kenapa magrib bahkan isya? Isya itu kan
- 11:43salatnya malam. Kenapa bukan salat lail
- 11:46tapi salatul isya?
- 11:49Dari lima ini kita ambil satu saja
- 11:51karena kita ada di waktu subuh. Hari ini
- 11:53kita akan ungkap nama subuh dan fajar.
- 11:57Jemaah sekalian,
- 12:00salat subuh ini menjadi menarik karena
- 12:03dua namanya
- 12:05dan cuma satu-satunya dari semua salat
- 12:08yang lima waktu disebutkan dengan dua
- 12:11nama dalam Al-Qur'an dan keduanya
- 12:13menggunakan sumpah.
- 12:16Satu fajar yang imam tadi kita bacakan.
- 12:21Wal fajrayalin
- 12:24asr. Perhatikan baik-baik. Nanti ada
- 12:27rahasia dalam surah ini. Orang yang
- 12:31mampu memahami ayat ini, menunaikan
- 12:33salat di waktu fajarnya dengan semangat
- 12:36fajar, Allah akan muliakan hidupnya.
- 12:39Allah akan bebaskan dari kefakiran,
- 12:42diberkahi kalau punya jabatan, diberkahi
- 12:44kalau punya harta, dan ditutup hidupnya
- 12:47dengan husnul khatimah. Ditampakkan
- 12:49surganya sebelum wafatnya.
- 12:54Dua di Quran surah ke-81 At-Takwir di
- 12:58ayat ke-18.
- 12:59Wasubhi idza tanaffas.
- 13:04Orang yang mampu memahami ayat ini,
- 13:07Allah akan jadikan semua aktivitasnya
- 13:09tertata, terukur, ringan, dan sukses
- 13:12saat dilakukan. Ini yang menyebabkan
- 13:15Nabi langsung komen tentang subuh. Dan
- 13:18ingat kalau Nabi sudah komen umatnya
- 13:20tinggal like and subscribe. Jangan komen
- 13:23lagi ya.
- 13:25Allahumma barik liumati fi bukuriha.
- 13:29Ya Allah jika ada umatku memiliki
- 13:32gerakan subuh senang ke masjid senang
- 13:34menunaikan jemah fajar mohon sempurnakan
- 13:38berkahnya untuk umatku itu. Itu langsung
- 13:41doa Nabi itu.
- 13:43Baik. Sehingga Nabi sebelum masuk waktu
- 13:47subuh, waktu fajar, diabadikan nanti
- 13:49dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh
- 13:53sahabat junior, keluarga dekat beliau
- 13:56Ringkar A1, Ahlul Bait, Ibnu Abbas
- 13:59radhiallahu taala anhuma.
- 14:01Didokumentasikan riwayat ini oleh Sunan
- 14:03Abu Daud dalam kitabnya Sunan Abu Daud
- 14:05nomor hadis 1367.
- 14:08Saking pentingnya subuh, Nabi persiapan
- 14:11dengan sempurna merencanakan semua
- 14:14agenda saat bangun dari tidurnya. Kita
- 14:17mulai subuh. Apa itu subuh?
- 14:23Halo.
- 14:25Tiap hari salat subuh belum tahu apa itu
- 14:27subuh.
- 14:29Ayo 1 juta yang tahu
- 14:342 juta
- 14:37yang ngasih Pak Wali bukan saya
- 14:43R juta ini serius.
- 14:47Ah sudah waktu habis.
- 14:53Subuh itu bukan pagi
- 14:56pada asalnya subuh itu akarnya dari kata
- 15:00asbah
- 15:02yang berarti sesuatu yang disiapkan
- 15:05dengan rapi.
- 15:07Yang berarti rencana kegiatan yang
- 15:09dirapikan,
- 15:12yang berarti planning dari aktivitas
- 15:14yang disiapkan. Jadi kalau orang Arab
- 15:16itu bertanya begini, "Kaifa asbahti ya
- 15:18akhi? Bagaimana kabarmu di pagi ini, di
- 15:21subuh ini? Maksudnya bukan tanya kondisi
- 15:24tubuh.
- 15:26Kalau cuma tanya kabar kayak haluk
- 15:28selesai. Tapi dia tanya, "Bagaimana
- 15:31kabarmu hari ini dan kegiatanmu di hari
- 15:33ini?
- 15:35Apa yang akan kau kerjakan di jam 0.00
- 15:37nanti? Apa yang kau lakukan di jam 09.00
- 15:40nanti? Sudahkah engkau punya kegiatan
- 15:42yang tertata di pagi ini?" Itu asbah.
- 15:46Sifat dari itu kalau kita siapkan
- 15:49menjadi agenda yang terukur yang akan
- 15:52kita kerjakan di setiap hari yang kita
- 15:54lalui, maka sifatnya berubah menjadi
- 15:57subuh namanya.
- 16:00Nah, karena itulah kemudian ketika Allah
- 16:02berfirman dengan sumpah di Quran surah
- 16:04ke-81 At-Takwir ayat ke-18. Wasubhi idza
- 16:10tanaffas.
- 16:11Dan aku bersumpah
- 16:14demi waktu subuh yang aku bentangkan
- 16:16keberkahannya. Perhatikan cara
- 16:18menerjemahkannya langsung dengan tafsir.
- 16:20Idza tanaffas. Ketika tiba waktu subuh
- 16:24itu, maka siapkan agenda terbaikmu
- 16:28bersamaan dengan nafas pertama yang aku
- 16:30anugerahkan kepadamu saat bangun itu.
- 16:33Sehingga semua alam itu sudah menyiapkan
- 16:35agenda terbaik untuk berbuat kebaikan.
- 16:38Silakan cek.
- 16:41Matahari saja itu ketika mulai bertugas
- 16:45membelah kegelapan malam, menunjukkan
- 16:47kebaikan pada manusia dengan perintah
- 16:50Allah dimulai dengan subuh
- 16:53tumbuh-tumbuhan.
- 16:55Kapan mereka memberikan manfaat
- 16:58dan menebarkan oksigen itu dimulai waktu
- 17:00subuh.
- 17:02Saya waktu di Belanda kemarin, berapa
- 17:04waktu lalu saya di Belanda di Utrech,
- 17:07kami ditempatkan di satu vila dengan
- 17:11alamnya yang sangat indah, udaranya
- 17:13bagus, bawahnya itu kanal-kanal indah.
- 17:16Di Belanda itu kanalnya disambungkan ke
- 17:1913 provinsi. Jadi kalau macet di darat
- 17:21mereka itu pakai jalur kanal sungai,
- 17:26Pak. Saya tes keluar
- 17:29sebelum subuh ke balkon hanya untuk
- 17:31mengecek udara.
- 17:35Belum segar, Pak.
- 17:38Lalu saya tunggu begitu tiba waktu
- 17:41subuh, waktu Utrech di Belanda. Begitu
- 17:43tiba waktu itu, itu berubah udaranya
- 17:46dari yang tadinya agak pengap padahal
- 17:48tumbuhan banyak karena masih karbon
- 17:50dioksida. Begitu tiba subuh tiba-tiba
- 17:52berubah semua segar, nyaman, indah.
- 17:56Wasubhi id tanaffas. Anda bisa
- 17:59bayangkan, mohon maaf. Begitu subuh tiba
- 18:02matahari sudah beramal saleh. Begitu
- 18:04subuh tiba tumbuhan sudah beramal saleh.
- 18:07Begitu tubuh tiba hewan sudah beramal
- 18:09saleh, ayam sudah berkokok,
- 18:13binatang sudah bertasbih, mereka sudah
- 18:15punya giat rencana kegiatan yang
- 18:17disiapkan dan mereka tidak dihisab.
- 18:21Dikembalikan kepada umatnya Nabi
- 18:22Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- 18:24kita yang dihisab, kita yang
- 18:26beraktivitas, khususnya kita yang muslim
- 18:29yang sudah punya iman, setiap bangun
- 18:31dari tidur ditanya oleh Allah dengan
- 18:33sumpah, "Hei Adi Hidayat, dari bangun
- 18:36ini rencana apa yang sedang kau siapkan
- 18:39untuk dieksekusi di hari ini?" Jadi
- 18:42sebetulnya enggak boleh ada orang Islam
- 18:44tuh bangun tidur enggak punya rencana
- 18:45hidup.
- 18:47Jangan sampai ditanya begini, "Jam .
- 18:49Nanti apa yang dikerjakan?" Belum tahu
- 18:51saya. Nah, itu belum subuhan.
- 18:55Apalagi bila dilakukan dengan berjamaah.
- 18:57Tidak ada satu pun sahabat-sahabat Nabi
- 19:00yang belajar dengan Rasulullah
- 19:02sallallahu alaihi wasallam datang ke
- 19:04masjid menunaikan salat subuh kecuali
- 19:06mereka sudah punya rencana yang
- 19:08disiapkan untuk dieksekusi hari itu.
- 19:11Pak Wali datang subuhan, rencana apa
- 19:14yang disiapkan di hari ini? Jam 0.00 ada
- 19:15di mana? Jam 0.00 kerjakan apa? Jam
- 19:1812.00 ada di mana? Itulah subuh.
- 19:21Itulah sebabnya mereka berangkat
- 19:23menunaikan aktivitas dari masjid Pak
- 19:25Musa. Itu rahasianya kenapa tunggu
- 19:27syuruk
- 19:29dan itu rahasianya mengapa syuruk itu
- 19:32sampai dijamin oleh Nabi itu pahalanya
- 19:34senilai dengan umrah dan haji.
- 19:37Tapi bukan sudah umrah dan haji. Ya,
- 19:39awas jangan dipotong nih videonya nih.
- 19:42Bukan sudah umrah dan haji. Jangan
- 19:44sampai ditanya mau ke mana. Musabbihin
- 19:47ngapain haji?
- 19:50Awas ya. Awas nih. Karena beberapa
- 19:52tempat nih sudah bergeser itu ya. Awas.
- 19:57Kenapa begitu besar pahalanya? Lihat
- 19:58kalimatnya di hadisnya. Man shal gata
- 20:01fil jamaati.
- 20:03Siapa yang mau bergerak menunaikan salat
- 20:06subuh berjamaahmaquullah.
- 20:10Lalu dia setelah subuh itu duduk
- 20:12berzikir kepada Allah. Nanti kita lihat
- 20:14rahasia zikir itu apa. Dia duduk
- 20:16berzikir kepada Allah.
- 20:21Kemudian dia menunaikan salat dua rakaat
- 20:24fi bidat duha. Saat tiba awal dha. Awal
- 20:28duha itu matahari naik melewati tempat
- 20:32terbitnya masyrik lalu dia bergeser.
- 20:34Pergeserannya disebut isyraq.
- 20:37Sifatnya disebut syuruk.
- 20:40Karena itu syuruk itu adalah awal dhha.
- 20:43DHA itu punya tiga waktu. Awal dhha,
- 20:46pertengahan dhha, akhir dhha, dan
- 20:48rakaatnya bisa berbeda. Awal dhha itu
- 20:51kata Nabi cukup dua rakaat.
- 20:55Jadi jangan terlampau saleh
- 20:57ya. Boleh lebih dari itu boleh gak ada
- 21:01masalah. Tapi intinya di dua ini.
- 21:06Hajin wa umratin. Kalau ada orang salat
- 21:09subuh lalu setelah itu dia berzikir
- 21:12duduk kemudian dia tiba waktu syuruk
- 21:15salat dua rakaat itu baru bangun mau
- 21:18berangkat beraktivitas dituliskan oleh
- 21:20malaikat diperintahkan oleh Allah
- 21:22tuliskan dia punya pahala senilai haji
- 21:24dan umrah. Lalu disebutkan oleh Nabi,
- 21:27sempurna, sempurna, sempurna. Kalau ada
- 21:30kata sempurna, sempurna artinya masih
- 21:33ada nanti umat yang bertanya, "Masa
- 21:35sih?"
- 21:37Ditegaskan di akhir kalimat Nabi sudah
- 21:39tahu itu. Mungkin ada yang bertanya,
- 21:41"Masa iya sih dapat haji dan umrah
- 21:43pahalanya?" Maka Nabi sebelum ditanya,
- 21:46sebelum orang meragukan, kata Nabi,
- 21:48"Sempurna, sempurna, sempurna. Jangan
- 21:50pernah ragu." Pertanyaannya, zikir apa
- 21:53yang disiapkan
- 21:56dari subuh ke syuruk itu?
- 21:58Itulah jawaban yang didapatkan di Sunan
- 22:00Abu Daud nomor hadis 1367.
- 22:04Imam Abu Daud nama aslinya Sulaiman
- 22:08dari Sijistan. Dikenal dengan Sulaiman
- 22:11Assijistani.
- 22:12Tapi cintanya kepada hadis begitu luar
- 22:14biasa. Sampai hafal banyak hadis.
- 22:18Lisannya begitu lunak membacakan hadis.
- 22:21Bukan hanya sanad matan, tapi statusnya.
- 22:24Jadi kalau ditanya ya Imam ini hadis
- 22:27apa? Ini statusnya begini, ini sahih,
- 22:30ini diif, yang ini mungkar, yang ini
- 22:32matruk, ini maudu, ini statusnya begini.
- 22:35Saking ringannya lisannya menyebutkan
- 22:37hadis, para ulama komen. Di antara yang
- 22:40komen itu, Al Imam Ibnu Qayyim
- 22:42Aljauziyah. Jika ada Nabi Daud mudah
- 22:47melunakkan besi dengan tangannya, maka
- 22:50ini
- 22:51Abu Daud ringan melunakkan hadis dengan
- 22:55lisannya. Jadi bukan sekedar kunyah
- 22:58untuk keturunan Abu Daud ini, tapi juga
- 23:01memberikan kesan begitu cinta senang
- 23:04kepada hadis diberikan anugerah oleh
- 23:06Allah ringan dalam menilai dan
- 23:08menyebutkan hadis. Di antara sekian
- 23:10hadis yang beliau dokumentasikan dalam
- 23:13kitabnya Sunan. Nanti satu saat kita
- 23:16belajar detail ya, mungkin bagi para
- 23:18dai, imam dan khatib.
- 23:21Kenapa kitab hadis dibagi empat? Nanti
- 23:23ada Mu'jam, ada Sunan, ada Musnad nanti
- 23:27ya saya ulangi ya. Ada satu Jami', dua
- 23:32Sunan tiga Mu'jam, empat Musnad. Yang
- 23:36ini Sunan. Kitab Sunan itu kitab hadis
- 23:41yang disusun berdasar urutan fikih
- 23:44kegiatan ritual kita. Cepat. Nomor hadis
- 23:461367.
- 23:49Diriwayatkan langsung oleh keponakan
- 23:51Nabi sallallahu alaihi wasallam. Anaknya
- 23:53paman beliau. Nabi punya paman salah
- 23:56satunya Abbas radhiallahu taala anhu.
- 23:58Beda usia dengan Rasulullah itu kurang
- 24:00lebih 3 tahun. Tempat tinggalnya dekat
- 24:03dengan Nabi di samping Babu Salam.
- 24:06Jadi kalau Bapak Ibu umrah atau haji
- 24:08saya doakan yang belum insyaallah bisa
- 24:10disegerakan.
- 24:11Amin.
- 24:12Ah tidak cukup dengan amin nabung dari
- 24:14sekarang ya.
- 24:16Ah ini saya lupa tadi mulai ni mohon
- 24:19maaf nih ya saya tidak terafiliasi
- 24:21dengan politik-politik praktis. Saya ini
- 24:23ulama mendoakan untuk semua sehingga
- 24:26semua punya bimbingan dari Allah
- 24:28Subhanahu wa taala. Amin. Nah, cuma
- 24:31masalahnya sekarang saya kadang
- 24:32kesulitan memilih kata, termasuk saat di
- 24:35luar negeri. Saya mohon ya ini kalau
- 24:38kita nanti mendapat kata niatkan untuk
- 24:41ibadah, tidak untuk yang lain. Jadi
- 24:44aminnya amin spiritualis bukan amin
- 24:46politis ya.
- 24:49Nah, wah sudah sudah ini kajian kita
- 24:53kajian subuh.
- 24:55Sebab sekarang ini saya ke Kuwait
- 24:58kemarin, saya dapat cerita, "Ustaz, ini
- 25:01sesnya luar biasa. Orang tahiyat tadinya
- 25:04begini, sekarang jadi begini begini." K
- 25:06begini. Gak boleh. Jangan sampai terjadi
- 25:09itu ya. Satu tempat kita imami salat
- 25:14ghairil magdubi alaihim waladin.
- 25:18Diam, diam, diam, diam, diam, diam. itu
- 25:23karena ada yang beda enggak keluar
- 25:25suaranya. M gitu kan.
- 25:30Heeh.
- 25:32Ah, kita balik lagi saya ingatkan ya.
- 25:35Jadi kalau pilih kata atau apa ini
- 25:37enggak ada hubungan dengan politik yang
- 25:39lainnya. Posisi saya jelas. Saya
- 25:42mendoakan dan memberikan bimbingan ulama
- 25:45itu paku bagi bangsa supaya semua dapat
- 25:48hidayah. Kita enggak tahu siapa yang
- 25:49Allah pilihkan. Diam. Kalau gak saya
- 25:51selesai.
- 25:53Ya, saya serius karena ini masjid untuk
- 25:56ibadah. Niat kita ke sini untuk ibadah,
- 25:59bukan yang lain. Kalau mau politik di
- 26:01luar,
- 26:03ingat ya. Saya ingin semua diikhlaskan
- 26:06oleh Allah sehingga siapapun yang
- 26:07terpilih Allah tetapkan diberikan
- 26:10hidayah oleh Allah Subhanahu wa taala.
- 26:11Amin.
- 26:12Ya,
- 26:13Ibnu Abbas, Abbas itu
- 26:17tempatnya di belakang pintu Assalam,
- 26:19Babuss Salam.
- 26:21Jadi kalau umrah haji dari Zamzam belok
- 26:25kanan,
- 26:27enggak langsung lewat pintu satu belok
- 26:28ke kanan. Tandanya sampingnya ada bukit
- 26:31yang ada istana raja di atasnya.
- 26:34Lurus terus sampai ujung. Di begitu
- 26:37belok ada post security CCTV satu warna
- 26:40putih yang jaga dua orang lurus kanannya
- 26:43ada kipas angin tuh sampai ujung ada 35
- 26:45kipas anginnya. Saya sudah hitung tuh
- 26:47ya.
- 26:49Sebelah kiri persis turun ke bawah.
- 26:50Itulah pintu Babus Salam. Itu rumah
- 26:53kediamannya Abbas.
- 26:56Di sampingnya ada pintu babun Nabi.
- 27:00Namanya get Nabi.
- 27:02Itu rumah kediamannya Sayidah Maimunah
- 27:06di antara istri Nabi sallallahu alaihi
- 27:08wasallam dan bibinya juga Abdullah bin
- 27:12Abbas. Abbas punya dua orang putra. Satu
- 27:14fudhail yang sulung. yang bungsu namanya
- 27:17Abdullah bin Abbas. Nah, Abdullah kecil
- 27:19ini disiapkan oleh pamannya Nabi Abbas
- 27:23ini untuk khusus belajar dari Nabi,
- 27:27investasi. Kenapa? Karena Abbas ini
- 27:30pengusaha, Pak, pedagang.
- 27:33Kegiatannya sibuk. Tapi maaf,
- 27:35sesibuk-sibuknya itu akhir pekan atau
- 27:38waktu luang masih bisa ngaji dengan
- 27:40Nabi. Sehingga saat Nabi meninggal itu
- 27:43beliau sudah hafal 200 hadis.
- 27:47Kalau Quran gampang, hadis tak mudah.
- 27:49200 hadis.
- 27:51Tapi beliau berpikir,
- 27:53mesti ada yang dibanggakan di keluarga
- 27:55saya karena nanti di akhirat di antara
- 27:58satu anggota keluarga itu ada yang
- 28:01diperintahkan oleh Allah untuk
- 28:03memberikan syafaat kepada orang tua dan
- 28:05keluarganya.
- 28:06Itu yang harus Anda siapkan.
- 28:09Jadi kalau bangga dunia biasa masuk alam
- 28:11kubur almarhum,
- 28:13tapi di akhirat nanti itu abadi
- 28:15sifatnya. Ada anak-anak tertentu yang
- 28:18disiapkan oleh orang tuanya. itu
- 28:20langsung menggandeng bapak ibunya,
- 28:23keluarga di belakangnya dan
- 28:24diperkenankan oleh Allah masuklah ke
- 28:27dalam surga lewat tamannya yang indah
- 28:29sampai naik ke tingkat tertinggi. Itu
- 28:31ada di Quran surah 13 Arra'du ayat 23
- 28:34sampai 24.
- 28:41abihim wa azwajihimikai
- 28:49salamunikumar
- 28:54paham tidak
- 28:58jannatu yadkulaunaha
- 29:01nanti di hari kiamat kata Allah ada
- 29:04orang-orang yang aku mintakan cepat
- 29:07masuk surga.
- 29:09Jangan sibuk saat hisab, cepat masuk
- 29:11surga. Padahal suasana hisab itu begitu
- 29:13mencekangkan. Sampai orang-orang itu
- 29:16minta berusaha minta syafaat, gelisah,
- 29:19gemuruh. Tapi ada satu keluarga besar
- 29:21yang kata Allah langsung langsung masuk
- 29:23surga.
- 29:25Yang hebatnya
- 29:27surga kan delapan pintu, delapan
- 29:29tingkatan. Itu diminta masuk lewat
- 29:31tengah-tengah di tempat yang paling
- 29:33indah tamannya. Lalu diperintahkan,
- 29:36"Gandeng bapak ibumu yang saleh itu yang
- 29:39telah menyiapkan engkau menjadi pemimpin
- 29:41keluargamu pada saat ini."
- 29:44Wadriyatihim.
- 29:46Gandeng keluargamu di belakang,
- 29:48pasanganmu keluargamu. Perhatikan
- 29:50kalimatnya. Begitu dia mulai masuk
- 29:53diperintahkan malaikat oleh Allah,
- 29:54malaikat semua berdiri di setiap depan
- 29:57pintu surga yang dijaga dan ucapkan
- 30:00selamat kepada keluarga besar ini. Maka
- 30:02malaikat masuk dan berdiri di setiap
- 30:04pintu surga. Wal malaikatu yadkuluna
- 30:07alaihim min kulli.
- 30:09Salamun alaikum bima shobartum. Ucapan
- 30:13selamatnya selamat keluarga besar.
- 30:16Karena Anda telah sabar meniti jalan ke
- 30:19sini saat di dunia.
- 30:21Sabar. Saat turun ayat ini dibaca oleh
- 30:24sahabat. Di antara yang baca dengan
- 30:26sempurna itu paman Nabi sallallahu
- 30:28alaihi wasallam. Beliau seorang
- 30:30pedagang. Beliau pekerjaannya sibuk.
- 30:33Kadang juga merantau. Walaupun sesekali
- 30:35masih ikut kajian Nabi. Tapi kalau saya
- 30:38boleh cuman hafal 200, anak saya mesti
- 30:41lebih dari saya. Bapaknya enggak hafal
- 30:43Quran, anaknya mesti hafal. Bapaknya
- 30:46mungkin bukan ahli fikih, tapi satu di
- 30:48antara anak saya mesti menjadi ahli
- 30:50fikih.
- 30:51Maka disiapkanlah Abdullah kecil ini
- 30:53yang usianya dari sejak dini 2 tahun, 3
- 30:56tahun disimpan di majelis Nabi. Ketika
- 30:59anak ini dari kecil disimpan di majelis
- 31:01Nabi, tumbuhlah cintanya pada Rasulullah
- 31:03sallallahu alaihi wasallam.
- 31:05Ke mana-mana ikut Nabi. Penasaran dengan
- 31:07Nabi. Di antara saking penasarannya,
- 31:10beliau ingin tahu bagaimana bangun
- 31:13tidurnya Nabi sebagai persiapan subuh.
- 31:15Jadi hadis ini diriwayatkan oleh anak
- 31:18kecil yang belum balig.
- 31:20saking cintanya dengan Nabi.
- 31:23Dan kelak nanti ketika Nabi meninggal,
- 31:25bapaknya Abbas tadi, bapaknya Abdullah
- 31:27hafal hadis 200, anaknya hafal 2.000
- 31:30hadis.
- 31:32Di antara hadis yang beliau hafalkan
- 31:34adalah apa yang akan saya bacakan ini.
- 31:36Qala an ibni Abbasin radhiallahu taala
- 31:39anhuma qal hadis riwayat Ibnu Abbas. Ini
- 31:42tolong catat baik-baik ya. Ini rumus
- 31:44dalam hadis.
- 31:47Kalau Bapak Ibu teliti baca hadis,
- 31:50kalau ada jasa ayah kepada anak dalam
- 31:53mendidik, itu nama anak enggak pernah
- 31:56disebutkan dalam riwayat hadisnya
- 31:59yang disebutkan bapaknya.
- 32:03Pernah dengar Ibnu Umar?
- 32:06Pernah dengar Ibnu Abbas tadi? Yang kita
- 32:10tahu kan Ibnu Abbas Ibnu Umar nama
- 32:12aslinya siapa?
- 32:14Ibnu itu anak laki-laki. Umar anak
- 32:17laki-lakinya Umar. Ibnu Abbas anak
- 32:19laki-lakinya Abbas. Nama anaknya enggak
- 32:22disebut Abdullah enggak disebut. Kenapa?
- 32:25Untuk memberikan petunjuk pada umat di
- 32:26masa depan. Nih, ini seorang bapak
- 32:29hebat, seorang ibu hebat bisa mendidik
- 32:32anaknya sampai sukses. Kalau anak
- 32:35sukses, bapak ibunya ikut dalam namanya.
- 32:39Bukan cuma pahalanya, tapi namanya pun
- 32:41akan dikenang.
- 32:43Ada anak pesantren hafal Quran ngimami
- 32:47subuh misal di Masjid Almusabbihin
- 32:48bacaannya bagus. Yang ditanya pertama
- 32:51kali anak siapa tuh?
- 32:54Anak siapa?
- 32:56Maka kalau Bapak Ibu ingin dikenang,
- 32:59jadi orang hebat melintasi zaman, bukan
- 33:01cuma saat ini. 10 tahun ke depan masih
- 33:04orang tahu, 20 tahun ke depan masih
- 33:06orang tahu. Di akhirat namanya
- 33:08diviralkan oleh Allah, panggil lewat
- 33:10malaikat. Apa yang harus disiapkan?
- 33:14Investasikan satu di antara anak itu
- 33:16menjadi anak yang baik, yang dekat
- 33:18dengan Allah Subhanahu wa taala. Maka
- 33:21Ibnu Abbas mengatakan dari hasil
- 33:22pendidikan ayahnya, perhatikan
- 33:24kalimatnya.
- 33:25Kanan Nabiu shallallahu alaihi wasallama
- 33:29adalah kebiasaan Nabi sallallahu alaihi
- 33:31wasallam jika bangun di malam hari
- 33:34sebagai persiapan subuhnya.
- 33:38Fajalasa
- 33:39duduk dulu.
- 33:42Kata Ibnu Abbas tuh kalau beliau tuh
- 33:43bangun tengah malam lebih sedikit atau
- 33:46pas atau kurang sedikit.
- 33:49Saya konversikan ke waktu Indonesia
- 33:51kurang lebih patokannya jam . lah lewat
- 33:55sedikit mungkin 2 1/40.30 atau kurang
- 33:58sedikit .30
- 34:00itu kebiasaan Nabi bangun.
- 34:03Jadi saking pentingnya subuh
- 34:05disiapkannya oleh Rasulullah bangunnya
- 34:07sebelum subuh. Saking pentingnya subuh
- 34:11dan jadi kebiasaan. Kata Ibnu Abbas, apa
- 34:13yang dilakukan oleh Nabi? Maka saat
- 34:15bangun itu beliau duduk dulu. Ini sunah.
- 34:19Jadi bukan bangun langsung baca doa.
- 34:21Bukan
- 34:23ya. Bangun tuh duduk dulu. Dalam duduk
- 34:26itulah dibiarkan duluah mengalir. Tenang
- 34:28dulu.
- 34:30Yang kedua, biyadiium.
- 34:34Beliau kemudian menggunakan bagian
- 34:35tangannya yang bersih untuk
- 34:37menghilangkan bekas kantuknya.
- 34:40Hilangkan dulu ngantuknya.
- 34:43Ya. Jadi bukan bangun tidur langsung
- 34:44baca doa. Tidak. Doa itu bagusnya
- 34:47dibacakan dalam keadaan sadar dan
- 34:49khusyuk.
- 34:50Bangun jam .00 ngantuk masih ada.
- 34:53Alhamdulillahilladzi ya Pak sadar jam
- 34:56.00.
- 34:59Hah.
- 35:00sadar dulu.
- 35:02Karena doa itu ketika dipanjatkan dalam
- 35:04keadaan sadar, diiringi dengan hati yang
- 35:06khusyuk, seketika jawaban muncul.
- 35:09Minimal ada getaran hati, ada
- 35:10ketenangan, konfirmasi dalam jiwa kita.
- 35:13Maka apa yang terjadi?
- 35:15Baru kemudian setelah sadar,
- 35:18hilang ngantuknya. Ini yang pertama
- 35:20dilakukan kita kombinasikan dengan hadis
- 35:23Albukhari dari dua orang sahabat Muadz
- 35:25bin Jabal dan Jundub bin Junadah
- 35:26radhiallahu taala anhuma. faqaraa. Maka
- 35:29baru Nabi membaca doa. Perhatikan
- 35:30doanya. Alhamdulillahilladzi
- 35:34ahyana
- 35:36ba'dama amatana wa ilaihin. Pertanyaan
- 35:40saya, paham enggak maknanya apa doa itu?
- 35:45Ini sebetulnya komitmen awal kita
- 35:47menjalani hidup.
- 35:50Alhamdulillahilladzi ahyana. Ya Allah,
- 35:52terima kasih hamba memujimu dan
- 35:55bersyukur pada-Mu yang telah memberi
- 35:57kesempatan hamba hidup di hari ini.
- 36:00Walaupun engkau bisa wafatkan hamba
- 36:02dalam tidur tadi, namun engkau
- 36:05perkenankan sesuai dengan ajal yang
- 36:06telah Engkau tetapkan. Terima kasih ya
- 36:08Allah, diberikan kesempatan hidup lagi
- 36:09di hari ini. Alhamdulillahilladzi ahyana
- 36:13ba'dama amatana. Ini kuncinya. Wa
- 36:15ilaihin nusyur. Hamba berjanji, "Ya
- 36:18Allah, hari ini akan mencari bekal
- 36:21terbaik dalam hidup supaya siap saat
- 36:23pulang."
- 36:25Jadi, nusyur itu artinya menyebar untuk
- 36:27pulang.
- 36:29Kita saat mengatakan wa ilaihin nusyur.
- 36:32Kita berkeyakinan selama ini
- 36:33beraktivitas satu saat pasti pulang.
- 36:36Itu saat kembali kepada Allah.
- 36:39Pertanyaannya, apakah setiap yang pulang
- 36:41itu sudah menyiapkan bekal untuk
- 36:43pulangnya?
- 36:45Karena sifat pulang itu, Pak, Bu, itu
- 36:48punya sifat senang.
- 36:50Yo, Bapak Ibu di Jakarta menjelang
- 36:53lebaran
- 36:54mau akhir Ramadan, pulang kampung senang
- 36:56tidak?
- 36:58Pulang ketemu keluarga senang tidak?
- 37:01Senang. Senang itu pulang kalau ada
- 37:03bekal.
- 37:05Saya tanya ada orang, "Kenapa tak
- 37:06pulang?" "Saya tak ada bekal, Ustaz."
- 37:08Katanya. Tapi kalau dia sudah punya
- 37:10bekal, walaupun cuma pakai motor,
- 37:13motornya bebek itu bekalnya jadi singa
- 37:15tuh belakang kasih pelepah pisang.
- 37:18Tambah lagi. Kemudian bacaan dus sat,
- 37:21dus du, dus 3. Di belakang dekat knalpot
- 37:23dia tuliskan, "Aku pulang, sayang."
- 37:28Dan di rumah dia kabari ini miniatur
- 37:30kehidupan. Di rumah dia kabari,
- 37:33"Aku pulang nih, Abang pulang katanya."
- 37:35Dan yang di rumah itu bisa menyiapkan
- 37:38bekal yang tadi telah disiapkan untuk
- 37:40datang. Diganti dengan semua persiapan
- 37:43yang indah. Rumah dicat,
- 37:45kue-kue disiapkan, yang tidak ada jadi
- 37:47ada dan cuma ada di Indonesia.
- 37:50Mohon maaf itu kalengnya kaleng biskuit
- 37:53isinya bisa rangginang.
- 37:56Saya gak sebut nama supaya tidak endorse
- 37:58gitu ya.
- 38:00Nah, itu miliasi dunia makanya disebut
- 38:03id. ID id itu pulang.
- 38:05Inallah miad miad itu waktu pulang.
- 38:09Tempat pulang disebut maad. Ini
- 38:15hei engkau yang sibuk. Hei yang punya
- 38:17jabatan, hei yang punya kekayaan, hei
- 38:20yang merasa pintar, hei yang ini, hei
- 38:22yang itu. Silakan kau kerjakan apapun
- 38:24dalam hidupmu. Tapi engkau pasti pulang.
- 38:28Quran surah 39 ayat 30. Innaka mayyitun
- 38:32wa innahum mayyitun. Muhammad, engkau
- 38:35akan pulang dan umatmu pun semua akan
- 38:37pulang.
- 38:40Ahah. Ini mayit nih.
- 38:42Saya juga mayit. Calon meninggal
- 38:46ya. Antum mayit nih.
- 38:49Meninggal tuh meninggal. Waktunya bisa
- 38:53beda-beda. Bisa antum duluan, saya
- 38:54belakangan bisa.
- 38:57Atau dibalikbalik bisa terjadi. Saya
- 38:59belakangan, antum duluan bisa.
- 39:02Bisa.
- 39:04Ya kan mungkin saja terjadi ya. Ya balik
- 39:07tuh
- 39:09apa yang Nabi siapkan
- 39:11supaya kita beraktivitas menjelang
- 39:13pulang.
- 39:16Itulah yang Nabi bacakan. Faqora
- 39:18khawatim surah Ali Imran. Ini persiapan
- 39:20sebelum subuh. Di sini kita akan
- 39:23fokuskan bahasan kita. Maka Nabi
- 39:26menunjukkan siapkan bekal dari 11 ayat
- 39:30terakhir surah Ali Imran. itu kunci
- 39:32menjalani semua aktivitas hidup setiap
- 39:34hari. Saking pentingnya ayat ini
- 39:37dibacakan setiap hari oleh Nabi saat
- 39:39bangun tidur dan disiapkan untuk
- 39:41dieksekusi setelah keluar dari masjid
- 39:44salat subuh.
- 39:46inna fi khalqis samawati wal ardi
- 39:50wtilafil laili naharulilab
- 39:56fokus alladinaunallaha
- 40:00qiam waa
- 40:03junubihim masih ingat tadi setelah salat
- 40:06subuh zikir menunggu syuruk kan dijawab
- 40:09di ayat ini alladinaallahai
- 40:12waun
- 40:23Belum selesaibana
- 40:26inq
- 40:32belum selesaibana
- 40:52inaka
- 40:54sampai sini saja sampai pulang. Ini
- 40:57saking pentingnya kita bacakan 17 kali
- 40:59dalam sehari
- 41:01di setiap waktu salat fardu. Jadi
- 41:04gambaran kurikulum hidup ini yang kita
- 41:06kerjakan setiap hari kita minta sama
- 41:09Allah dijaga istiqamah 17 kali dalam
- 41:11sehari. Anda bayangkan
- 41:14satu.
- 41:16Inna fi khalqis samawati wal ardi
- 41:18wtilafilia wahi laatulil albab. Saya
- 41:22cepat terjemahkan langsung dengan
- 41:23tafsir. Orang cerdas itu,
- 41:26orang pintar itu, orang yang paham
- 41:29esensi sesuatu, dia tidak akan hanya
- 41:32menikmati hidup, menatap langit dan
- 41:34menjalani kehidupan di bumi saja. Lihat
- 41:37langit indah, jalan-jalan
- 41:41nikmati aktivitas di bumi. Tidak. Orang
- 41:44cerdas, orang pintar yang tahu inti
- 41:46kehidupan itu. Inti sesuatu itu disebut
- 41:50lub namanya.
- 41:52Tahu kelapa?
- 41:54Heh.
- 41:55Jadi Pak Wali itu, Pak Ijek, Pak Bobi.
- 42:00Kemarin saya makan satu tempat di sini
- 42:03ada kelapa tapi kelapanya Thailand.
- 42:07Kenapa enggak ada kelapa Medan?
- 42:10Ya, saya makan di Medan, kelapanya
- 42:13kelapa dari Thailand. Nanti ada hadis
- 42:15Nabi di ujung saya ingatkan tentang
- 42:17kondisi masa depan yang perkembangan
- 42:19teknologi semakin cepat. Supaya enggak
- 42:21lompat-lompat saya urutkan dulu. Kelapa
- 42:24itu ada kulitnya enggak? Luarnya
- 42:27serabut ya. Setelah ketemu serabut
- 42:29ketemu apa?
- 42:31Batok kelapa. Setelah ketemu batok
- 42:32ketemu apa?
- 42:34Ada dagingnya ya. Nah, lalu air kalau
- 42:37kita lihat kelapa di dalamnya itu, itu
- 42:39kan ada daging halus tuh. Ya, itu yang
- 42:42paling enak kan?
- 42:43Iya. Itulah lub namanya.
- 42:46Inti sesuatu, inti kelapanya lub
- 42:49jamaknya disebut albab.
- 42:52Ada orang yang kalau disebutkan sesuatu
- 42:55paham, "Oh, ini intinya arahnya ke
- 42:58sini." Ah, itu ulbab.
- 43:01Tapi ada orang yang dijelaskan sekali
- 43:03belum paham. Dua kali baru paham. Daging
- 43:06kelapa.
- 43:08Dua orang disebutkan yang satu paham,
- 43:11yang satu tiga kali belum paham-paham.
- 43:13Batok kelapa.
- 43:16Hah. Disebutkan sesuatu diarahkan
- 43:19berjam-jam diberi arahan enggak mau
- 43:21paham. Serabut tuh namanya.
- 43:25Dan biasanya yang sering kejebak dengan
- 43:27serabut kelapa itu monyet.
- 43:29Coba lihat monyet tuh sering kejebak
- 43:32dengan sabut kelapa. Jadi bedanya hewan
- 43:34dengan manusia, manusia itu didesain
- 43:37oleh Allah inti otaknya itu dan inti
- 43:40hatinya untuk cerdas dan pintar. Tidak
- 43:43ada manusia bodoh. Cuma di lagu
- 43:47ada band yang bandnya sudah enggak ada.
- 43:50Enggak ada manusia bodoh. Semua manusia
- 43:52diciptakan Allah pintar. Nah, tingkat
- 43:54tertinggi yang pintar itu disebut oleh
- 43:56Al-Qur'an dengan ulul albab.
- 43:59Siapa ulab ini? Tingkat tertingginya
- 44:02yang paham tugas dia dalam menunaikan
- 44:05kehidupan di bumi untuk pulang ke
- 44:07akhirat.
- 44:09Jadi kalau cuma ngumpulkan harta,
- 44:11berangkat gelap, pulang gelap, harta
- 44:13banyak, akhir pekan liburan, tunjukkan
- 44:15bikin status, maaf itu belum ulul albab,
- 44:18itu baru batok kelapa.
- 44:21Karena jahiliah pun banyak begitu. Kalau
- 44:24cuma berebut untuk dapat kedudukan,
- 44:27berebut sampai naik tingkat tertinggi,
- 44:28bangga dengan itu, pasang balig
- 44:30besar-besar hanya untuk mendapat
- 44:32kedudukan, bukan untuk menggunakannya
- 44:34pada yang baik, itu baru batok kelapa.
- 44:37Karena jahiliah itu banyak mengerjakan
- 44:39demikian. Ketika Al-Qur'an turun dan
- 44:42ingin merubah orang-orang Islam jadi
- 44:44orang pintar, orang bermanfaat, orang
- 44:47berbahagia, orang sukses, maka turun
- 44:49ayat orang pintar itu orang yang paham
- 44:52esensi kehidupan. Untuk apa dia ada di
- 44:55dunia dan bagaimana dia cara pulang
- 44:57meninggalkan dunia.
- 44:59Maka apa yang dia lakukan? Alladzina
- 45:01yadkurunallah.
- 45:03Maka dia berkonsultasi tersambung kepada
- 45:06pencipta langit dan bumi. Ya Allah,
- 45:08kenapa saya diciptakan?
- 45:10Apa tugas saya? Untuk apa saya menjalani
- 45:13kehidupan di bumi ini?
- 45:17Ya Allah, berikan pedoman pada saya.
- 45:20Saat saya berdiri, jalan lari, apa yang
- 45:22harus saya kerjakan? Saat saya duduk,
- 45:24bagaimana saya harus lakukan? Saat saya
- 45:26tiduran pun bagaimana tidur yang baik?
- 45:28Karena itu, Anda tidak akan pernah
- 45:30temukan pedoman yang lengkap dari
- 45:32berdiri sampai tidur. Bahkan caranya dan
- 45:34doanya kecuali dalam Islam.
- 45:38Coba saya tanya ya, bangun tidur ada
- 45:41doanya enggak?
- 45:43Ada caranya.
- 45:44Mau tidur ada doanya enggak?
- 45:47Ada caranya? Ada. Pertanyaan saya, cara
- 45:50bangun tidur dengan cara akan tidur sama
- 45:52tidak? Doa bangun tidur dengan doa mau
- 45:55tidur sama tidak?
- 45:57Doa itu bukan sekedar menjadikan
- 45:59aktivitas jadi ibadah, tapi isinya
- 46:01petunjuk bagaimana menjalani aktivitas
- 46:03itu.
- 46:05Ini perkara minum nih. Ini langsung saya
- 46:07contohkan ya. Perkara minum
- 46:10di Islam tuh sampai diatur.
- 46:12Bagaimana cara minum yang baik? Qima
- 46:15thaam
- 46:17adinda kata Nabi, "Jika makanan
- 46:19hidangan, minuman sudah dihidangkan di
- 46:22hadapanmu, khuz biyaminika ma yalik."
- 46:24Ambil dengan tangan kananmu.
- 46:27Yang paling dekat denganmu.
- 46:29Yang paling dekat.
- 46:32Jadi kalau jusnya jus jambunya jauh,
- 46:37yang dekat itu air minum biasa atau
- 46:40wakal saja.
- 46:46Karena itu, Bu, Bu, Bu, kalau Ibu masa
- 46:50menghidangkan maksud hadis ini, Ibu
- 46:52harus kenal dengan anggota keluarga. Dia
- 46:55suka apa.
- 46:57Kalau dia suka ayam, dekatkan dengan
- 46:59ayam. Kalau dia suka ikan, dekatkan
- 47:02dengan ikan. Jangan dia suka ayam, di
- 47:05depan dikasih jengkol.
- 47:07Sehingga jauh dia ngambil ayam. Saya
- 47:10punya teman orang India, orang Pakistan
- 47:12saat di Tripoli.
- 47:14Qadarallah kan kalau kita makan di
- 47:16piring besar itu, Pak ya. Makan
- 47:19sama-sama.
- 47:21Jadi begitu mau makan si India ini
- 47:24depannya ayam. Pakistan cuman nasi
- 47:27beryani depannya ayamnya enggak ada.
- 47:29Jadi kambing ayam depan yang India.
- 47:31Pakistan pintar diajak ngobrol yang
- 47:34Indianya, akhi bla bla bla bla. Dia
- 47:36putar piringnya begini pelan-pelan tuh.
- 47:40Begitu ayamnya sudah di depan dia,
- 47:42kambingnya depan dia, dia mau siap
- 47:43makan. Rupanya India pun putar. India
- 47:46pintar. Dia bilang sama kawannya
- 47:48Pakistan, "Ya akhi dunya quratiha kawan,
- 47:52kita kembalikan dunia pada porosnya."
- 47:54Kara lagi
- 47:59kita kembalikan dunia pada porosnya
- 48:02ya. Maka apa yang dilakukan pertama
- 48:04kali? Ya Allah bimbing kami seperti apa
- 48:06kami beraktivitas.
- 48:08Perhatikan kalimatnya. Kalau engkau
- 48:11terkoneksi dengan Allah secara baik,
- 48:13maka tidak ada kegiatanmu satu pun
- 48:15kecuali dibimbing oleh Allah. Bimbingan
- 48:17itulah yang datang lewat doa.
- 48:20Sehingga semua doa kita itu beda-beda.
- 48:23Itu ada isinya.
- 48:25Ambil yang paling dekat dengan kita.
- 48:27Lalu sammillah, sebut nama Allah.
- 48:31Bismillahirrahmanirrahim.
- 48:34Ada seorang ulama kita itu enggak mau
- 48:36viral. Dan jarang ketemu orang
- 48:40itu kalau sudah menghadapi makanan,
- 48:42minuman, beliau itu memakai pakaian
- 48:44terbaiknya. Gak pernah pakai kaos oblong
- 48:47makanan. Lalu sisir yang rapi.
- 48:52Setelah itu baru dinikmati. Muridnya
- 48:54lihat berapa kali selalu begitu. Ketika
- 48:57ditanya, "Ya Syekh, tuan guru, kenapa
- 48:58engkau ketika mau makan minum tampilanmu
- 49:01begitu rapi?" Kata beliau, "Bukan karena
- 49:03makanannya, tapi saya berterima kasih
- 49:06dan bersyukur kepada Allah yang telah
- 49:08memberikan anugerah rezeki itu kepada
- 49:10saya." Jadi, saat saya makan, saya
- 49:12merasa Allah mengawasi saya. Saya
- 49:14bersyukur dengan semua itu. Sebut nama
- 49:16Allah. Bismillahirrahmanirrahim.
- 49:20Di semua aspek. Nah, sebelum kita
- 49:24mengeksekusi itu, watfakkaruna fi khalq
- 49:26samawati wal ard. Siapkan tafakur. Apa
- 49:30itu tafakur? Tafakur itu merencanakan
- 49:33dengan pikiran kita menyiapkan agenda
- 49:35yang terstruktur dibimbing oleh akal
- 49:37kita mau dikerjakan apa. Berdiri, duduk,
- 49:40dan tiduran di hari itu. Susun agenda.
- 49:44Mau bangun jam berapa? Pagi ada di mana,
- 49:48siang mengerjakan apa, malam mau
- 49:50istirahat jam berapa. Orang pintar itu
- 49:52dia susun agendanya. Bagaimana saat ia
- 49:55kerjakan ini tersusun dengan rapi lalu
- 49:57kemudian dia niatkan pekerjaan itu untuk
- 50:00mencari bekal pulang? Itulah ulul albab.
- 50:03Ini ada pedagang pengusaha di sini. Saya
- 50:07mau tanya, Anda usaha itu untuk apa?
- 50:11Hah?
- 50:12Dapat harta. Bagus. Memang betul begitu.
- 50:15Enggak usah takut ya. Kalau sudah dapat
- 50:18harta mau apa?
- 50:20Kayak umrah boleh enggak? Apa-apa. Lihat
- 50:23baik-baik nih. Lihat baik-baik.
- 50:25Kalau cuma kita mencari harta untuk
- 50:29kebutuhan dunia itu umum, sah-sah saja.
- 50:32Dan di Quran ada ayatnya Albaqarah ayat
- 50:34200. Waminanasi yaqubana atina fid
- 50:39dunya. Bukan. Kalau belum hafal diam
- 50:41dulu.
- 50:48Ada orang-orang itu yang hidupnya lelah
- 50:51dia untuk mencari dunia. untuk dunia aja
- 50:53tapi akhirat enggak dapat apa-apa.
- 50:56Nah, yang ideal itu ada orang yang
- 50:59dunianya dia bahagia, akhiratnya pun dia
- 51:01mulia. Dunia sukses, kaya, punya
- 51:03kedudukan, ilmu luas, luar biasa.
- 51:06Akhiratnya pun luar biasa juara dia.
- 51:08Itulah ayat 2011 yang sering kita
- 51:10hadirkan dalam doa. Waminhum yaqubana
- 51:14atina fid dunya wafil akhirati hasanah
- 51:18waqina.
- 51:20Sukses dia bahagia dia.
- 51:22Nah, bagaimana cara mengversi itu?
- 51:24Pertama, lihat pesannya langsung
- 51:27diterapkan oleh Nabi lewat bahasa Quran
- 51:28tadi. Wasubhi idza tanaffas. Kalau sudah
- 51:33menjelang subuh malam-malam tuh siapkan
- 51:35dulu. Apa rencana besok?
- 51:38Karena itu Nabi itu sebelum tidur itu
- 51:41yang dilakukan evaluasi dulu. Tadi
- 51:42kerjakan apa seharian ini. Oh iya, saya
- 51:46ke masjid misalnya jemah lima kali.
- 51:48Jemah enggak. ke masjid enggak baca
- 51:51Quran enggak. Besok saya siapkan. Kalau
- 51:54tadi tiga kali saya ke masjid, besok
- 51:56lima kali saya ke masjid. Siapkan masjid
- 51:58pertama almusabbihin. Masjid kedua A,
- 52:00masjid ketiga B. Masjid ketiga terus
- 52:02sampai dengan isya. Jemaahnya di mana?
- 52:05Pekerjaannya apa? Ukur semua siapkan.
- 52:09Begitu sudah siap, begitu sudah baik.
- 52:12Itulah yang disebut dengan tafakur.
- 52:13Waatafakkaruna fi khalqis samawati wal
- 52:16ard.
- 52:17Rbana ma khalaqta hadza batila. Kalau
- 52:20semua orang begitu enggak sia-sia
- 52:22pekerjaannya.
- 52:24Ya, maaf. Silakan kata Allah, silakan
- 52:27Anda tugasnya di udara yang pilot ada
- 52:30pramugari, ada macam-macam. Enggak
- 52:31dilarang jadi pilot silakan jadi
- 52:33astronaut silakan yang penting itu jadi
- 52:36pilot yang terukur. Jadi astronut yang
- 52:39punya rencana yang baik. Siapkan dari
- 52:41sekarang. Anda tugas di lautan, silakan.
- 52:44ada nelayan misalnya, ada jaga silakan.
- 52:48Tapi siapkan apa yang harus Anda lakukan
- 52:51saat akan berangkat ke lautan itu punya
- 52:53rencana yang jelas. Di daratan juga
- 52:54demikian.
- 52:56Setelah itu, ini yang hebat. Ini yang
- 52:59hebat.
- 53:01Iringi semua kegiatan itu dengan
- 53:03persiapan sampai akhirat. Satu kata
- 53:05Allah, "Jangan sampai engkau berbuat
- 53:08maksiat dan kerusakan dalam pekerjaanmu.
- 53:11Karena neraka itu lebih keras ancamannya
- 53:13dibandingkan dengan keadaan dunia."
- 53:15Rabbana innaka man tudinar faqad
- 53:19akzaita. Susun rencana yang baik.
- 53:21Niatkan ikhlas untuk kemanfaatan.
- 53:24Jangan sampai terancam dengan neraka.
- 53:27Apa di antaranya? Maaf, dua sumbernya.
- 53:32Neraka itu cuma dua sumbernya. Satu
- 53:34fahsya, dua mungkar.
- 53:38Fahsya keburukan yang diingkari oleh
- 53:41hati sumbernya syahwat faraj. Zina,
- 53:44selingkuh, LGBT, pornografi, pornoaksi,
- 53:48kata-kata jorok, kotor, itu fahsya.
- 53:53Mungkar keburukan yang diingkari oleh
- 53:55hati sumbernya nafsu perut dan akal.
- 53:57Maaf, korupsi, saling berselisih, bikin
- 54:01hoa, saling mencela, saling menjatuhkan,
- 54:04merampok, membunuh, itu mungkar.
- 54:07Saya mau tanya pada Bapak Ibu sekalian,
- 54:10amalan apa yang oleh Allah disiapkan
- 54:12untuk membuat seseorang terjauh dari
- 54:14fahsya dan mungkar?
- 54:16Cuma salat.
- 54:18Ada di Quran surah 29 ayat 45. Innata
- 54:23tanha anil fahsya wal. Jadi standar
- 54:26salat itu itu bisa merubah seorang jadi
- 54:29baik. Standar salat salat yang paling
- 54:31pokok. Jadi kalau orang salat pasti baik
- 54:35ya. Pak Bobi bikin proek misalnya
- 54:38revitalisasi nih di Medan. Saya pengin
- 54:42revitalisasi sehingga taman jadi bagus.
- 54:45Tiba-tiba datang pengusaha, "Pak, kalau
- 54:48Pak Wali bisa memberikan arahan ke kami
- 54:51fe-nya 20 miliar, Pak.
- 54:53Maka karena Pak Bobi sudah salat subuh
- 54:55di Masjid Almusabbihin, beliau jawab,
- 54:57"Maaf ya, jari saya ini jari tahiyat
- 55:00tidak akan pernah dipakai maksiat."
- 55:04Itu
- 55:06tapi setan tidak nyerah, Pak.
- 55:11Datang lagi dia. Pak Bobi naik, Pak.
- 55:14V-nya 200 miliar.
- 55:17Maka Pak Bobi diam langsung lihat. Hei,
- 55:20sebentar saya istikharah dulu. Enggak
- 55:23ada istikharah dalam maksiat.
- 55:26Enggak ada istikharah.
- 55:28Nah, karena salat itu otomatis. Kalau
- 55:29orang sudah salat pasti baik. Salat tuh
- 55:33sifatnya taat. Lawan taat maksiat. Tak
- 55:35ada orang salat itu bermaksiat. Tak ada.
- 55:39Ya orang jahiliah itu dirubah menjadi
- 55:43khairamah itu dengan salat. Itu standar
- 55:45artinya standar biasa. Subuh itu
- 55:48standarnya lewat dari situ melebihi
- 55:50standar. Kalau orang salat subuh bukan
- 55:52cuman baik, tidak cukup dija orang baik.
- 55:56Kalau ingin merubah sesuatu berkemajuan,
- 55:58jadi hebat, mencerahkan, jadi maju, jadi
- 56:00sukses, harus punya rencana.
- 56:03Pak Musa apa rencananya?
- 56:06Strateginya apa? Kegiatannya apa? Buat
- 56:09rencana. Dari subuh itu punya rencana
- 56:12kehidupan. Kalau tugas untuk pribadi,
- 56:14untuk keluarga, anak saya nanti mau
- 56:16bagaimana ke depan? Siapa yang jadi ahli
- 56:18Quran? Siapa yang jadi ahli fisika?
- 56:21Siapa yang jadi dokter? Siapa yang jadi
- 56:22ahli fikih?
- 56:25Dengan istri kompak. Nah, itulah yang
- 56:26disebut ulbab.
- 56:29Kalau amanahnya lebih luas, RT, RW
- 56:31misalnya sampai ke lurah, camat, sampai
- 56:34ke walikota, sampai ke gubernur, sampai
- 56:36ke atas lagi, maka disiapkan rencananya
- 56:39dengan sifat-sifat tugas kerjanya. Di
- 56:42Sumatera Utara ini bukan cuma bicara
- 56:43siapa yang kemudian naik jadi pemimpin,
- 56:46tapi apa yang akan dilakukan setelah
- 56:48kemudian Allah berikan amanah itu.
- 56:50Mitigasikan
- 56:5233 kabupaten ini kekurangannya apa.
- 56:54Masuk hadis Nabi. Perhatikan. Sayati
- 56:57alaikum zamanun aamaqala. Akan datang
- 56:59satu masa nanti. Ditandai dengan
- 57:01taqarubuz zaman. Waktunya begitu cepat
- 57:03berlalu. 1 tahun kayak sebulan, sebulan
- 57:06kayak sepekan, sepekan kayak sehari,
- 57:08sehari kayak sekilatan. Pada saat itu
- 57:10terjadi, taqarubul aswaq, pasar mudah
- 57:13diakses.
- 57:15Dulu ibu ke pasar tuh pakai angkot, Bu.
- 57:18Turun belanja, sekarang klik di
- 57:21handphone, barangnya datang. Jadi benar
- 57:23yang Nabi sampaikan terjadi.
- 57:26Pasar mudah diakses,
- 57:28tapi saat yang bersamaan yantasyirul
- 57:31kadib manipulasinya banyak.
- 57:33Benar kayak salah, salah kayak benar.
- 57:35Orang mulai tipu-tipu dan tipu-tipunya
- 57:38karena ada perkembangan teknologi pindah
- 57:40dari offline jadi online.
- 57:43Sekarang banyak tertipu dalam online.
- 57:45Dulu judi itu offline, sekarang judi
- 57:48online.
- 57:50Sampai Zeus bingung ikutan judi tuh.
- 57:55Saya bingung kalau di jalan tuh. Lihat
- 57:57ini ke Banten lihat Spider-Man
- 57:58minta-minta Transformer sudah di jalanan
- 58:01sekarang minta sumbangan.
- 58:03Di Medan masih manusia silver ya. di
- 58:05Banten tuh Spider-Man turun ke bawah
- 58:06minta sumbangan.
- 58:09Zeus ikutan judi kan. Tuh memang dunia
- 58:12ini sudah kacau sekarang ni. Tantasyirul
- 58:15fitan ya. Fitnahnya makin banyak. Jadi
- 58:18kalau kena fitnah biasa saja. Memang
- 58:19kata Nabi fitnahnya makin banyak berarti
- 58:21nabinya benar.
- 58:23Syukur itu. Cuman yang mesti dilakukan
- 58:26apa? sambut hadis Nabi itu. Saya ceramah
- 58:29ke beberapa institusi di daerah itu.
- 58:32Nabi bilang akan ada masa perkembangan
- 58:35teknologi.
- 58:36Sekarang kita sudah punya aplikasi.
- 58:39Kenapa enggak bikin aplikasi di 33
- 58:41tempat itu sesuai dengan lokalnya? Kita
- 58:43sekarang gerakkan gerakan glokalisasi
- 58:47Medan, Mas. bikin aplikasi untuk Medan,
- 58:50warga Medan mitigasikan UMKM orang Medan
- 58:53masukkan ke situ. Kemudian setelah
- 58:56dimasukkan, sinergikan ASN-nya. Enggak
- 58:58perlu pakai yang tinggi-tinggi dari
- 59:00luar. Tukang ojek, tukang ojek sini.
- 59:02Masukkan ojek aplikasi tapi untuk yang
- 59:04lokal Medan saja hidup di situ semua.
- 59:07Deli Serdang bikin sendiri yang ada di
- 59:09Medan tukang beras masukkan situ. Tukang
- 59:11duren ya sudah banyak di situ ya. Tukang
- 59:14ini, tukang itu. Jadi kalau butuh A klik
- 59:16si fulan jualan beras, belinya dari
- 59:18beras di situ. Si fulan jualan baju,
- 59:20belinya yang baju di situ. Kalau tidak
- 59:21ada di situ, baru keluar. Hidup
- 59:23lingkarannya di situ. Sambungkan dengan
- 59:25masjid. Yang mau zakat, mau infak, titik
- 59:27poinnya di masjid.
- 59:29Ojeknya online. Online-nya yang lokal
- 59:31yang dipakai. Jadi bukan menghidupkan
- 59:33yang sudah besar, yang di dalam hidup.
- 59:36Kami Pak Musa, Mas Bobi, di Bekasi itu
- 59:39kita punya program ojek saleh namanya.
- 59:42Boleh ditiru, Pak. Masjid, Pak. Porosnya
- 59:45ojek saleh itu opang, ojek pangkalan.
- 59:47Kita kasih aplikasi sambungkan ke jemah
- 59:49itu. Mereka meeting point-nya di masjid
- 59:51pakai fingerprint, Pak. Kayak ngantor.
- 59:54Saya pernah coba masukkan fingerprint t
- 59:57pepew coba. Silakan coba lagi. Oh, saya
- 59:59gak bisa.
- 1:00:01Hanya ojek aja yang bisa masuk lima
- 1:00:03waktu. Nanti ketika lima waktu itu
- 1:00:06konsisten diukur dengan absen, langsung
- 1:00:08akhir bulan tidak usah pusing dengan
- 1:00:10sembakau. Disiapkan sembakau untuk
- 1:00:12mereka. Dari zis masjid diputarkan lagi,
- 1:00:15dimitigasi. Setiap daerah di komplek
- 1:00:17kami itu sudah ada database-nya. Si
- 1:00:19fulan siapa? Usahanya apa? Ini yang
- 1:00:21kesulitan siapa? Ziz itu diputarkan
- 1:00:23sesuai kebutuhannya. Saldo masjid nol,
- 1:00:25Pak.
- 1:00:27Tapi enggak ada yang tidak sulit. Tidak
- 1:00:29ada yang tidak mudah. Semua butuh
- 1:00:31proses. Tapi setelah terjadi semua rata.
- 1:00:33nyaman ini naik. Begitu yang ojek naik
- 1:00:37hari ini dia mendapatkan bantuan, besok
- 1:00:39dia sudah berusaha berbagi. Itu masanya.
- 1:00:42Nah, itulah tafakur.
- 1:00:45Dan ketika dikerjakan itu semua dengan
- 1:00:47sifatnya, maaf, mahasiswa ada di sini?
- 1:00:51Nah, mau jadi apa? Kenapa pilih kampus
- 1:00:54itu? Apa yang mau disiapkan dengan itu?
- 1:00:57Apa kontribusi di tempat tinggalnya?
- 1:01:00Nah, itulah subuh. Itulah subuh.
- 1:01:03Ketika dipertemukan seperti ini, jangan
- 1:01:05diam.
- 1:01:07Tidak ada salat subuh di zaman Nabi
- 1:01:09kecuali semua jemaah saling kenal satu
- 1:01:11dengan yang lainnya. Sehingga yang sakit
- 1:01:13gak bisa ke rumah sakit ketemu dokter.
- 1:01:15Almusabbihin bikin satu gerai.
- 1:01:17Dokter-dokter ada database-nya yang
- 1:01:19sakit datang konsultasi. Tak perlu ke
- 1:01:21rumah sakit dapat obat generik.
- 1:01:24Yang lapar datang pulang-pulang kenyang.
- 1:01:27Oh ini ada sarapan tidak nih? Subuh ini
- 1:01:31cuma tanya, Pak. Coba tanya.
- 1:01:34Yang haus datang pulang. Yang tidak
- 1:01:37punya pekerjaan ada database. Wah, ini
- 1:01:39yang punya usaha konsultasi selesai.
- 1:01:41Itulah subuh. Karena itu sifatnya
- 1:01:44gerakan. Gerakan itu bergerak,
- 1:01:46beraktivitas.
- 1:01:48J kalau cuma datang salat pulang, nah
- 1:01:51itu belum sempurna nilai-nilai value
- 1:01:55yang melekat pada subuhnya. Salatnya
- 1:01:57sah, dapat pahala. Cuman sampai pahala
- 1:01:59saja. keberkahan subuhnya enggak dapat
- 1:02:02dengan sempurna. Kesuksesan mungkin,
- 1:02:04kebahagiaan belum tentu. Jadi ada sukses
- 1:02:07saja, ada bahagia saja, ada sukses dan
- 1:02:10bahagia. Sukses saja disebut dengan
- 1:02:12faus, saya akhiri. Bahagia saja disebut
- 1:02:15dengan awas hati-hati farihah. Ya, kalau
- 1:02:19sukses dan bahagia disebut dengan falah
- 1:02:22namanya. Saya ulangi, falah namanya.
- 1:02:26Ini saya pilih ya.
- 1:02:28Coba pilih kaya tapi gelisah atau miskin
- 1:02:32tapi tenang. Pilih
- 1:02:39kaya tapi
- 1:02:41ya sudahlah terlihat mukanya begitu ya.
- 1:02:44Nah, kaya dan tenang itu namanya falah.
- 1:02:48Falah.
- 1:02:50Orangnya disebut muflih, jamaknya
- 1:02:53disebut muflihun.
- 1:02:55Allah bersumpah langsung di Quran surah
- 1:02:5823 ayat 1 dan 2. Qod aflahal mukminun.
- 1:03:03Orang beriman itu pasti sukses dan
- 1:03:05bahagia. Apa amalan yang mengantarkan
- 1:03:07pada sukses dan bahagia itu? Ayat 2.
- 1:03:09Alladzina hum fi shatihim khasiyiun.
- 1:03:13Kalau salatnya khusyuk. Maka supaya
- 1:03:15khusyuk dipanggillah dia dengan kata
- 1:03:17falah dalam salat. Saat azan itu
- 1:03:20berkumandang Anda tanya, "Kenapa saya
- 1:03:22mesti salat?" Dijawab langsung oleh
- 1:03:24seorang muadzin, "Hayya alas,
- 1:03:27kenapa saya masih salat, ya Allah?"
- 1:03:29Jawab, "Hayya alal falah." Supaya Engkau
- 1:03:32sukses dan bahagia. Jadi, sebetulnya
- 1:03:35motivasi salat itu bukan hanya
- 1:03:36menjadikan kita dapat pahala, supaya
- 1:03:39kita hidupnya sukses dan bahagia.
- 1:03:42Kalau kesuksesan itu diraih, kebahagiaan
- 1:03:44didapat, karena kita ingat Allah,
- 1:03:47berpijak pada Allah, maka sadarlah kita
- 1:03:49akan keagungan Allah. Itulah yang
- 1:03:51menjadikan setelah hayya alal falah
- 1:03:53ingat Allah lagi. Allahu akbar, Allahu
- 1:03:55akbar lailahaillallah.
- 1:04:01Tapi tidak semua orang yang salat
- 1:04:02mendapatkan kesuksesan, kebahagiaan.
- 1:04:04Mengapa? Karena dia tidak mengambil
- 1:04:06hikmah dan pelajaran dari semua
- 1:04:09pedoman-pedoman terkait salat itu. Anda
- 1:04:11kalau cuma datang ke masjid salat dua
- 1:04:13rakaat dan pulang tidak dapat hikmahnya.
- 1:04:16Tapi ketika Anda sebelum datang uraikan
- 1:04:18kegiatan hari ini. Saya mahasiswa di USU
- 1:04:21mesti IPK-nya 4.
- 1:04:24Saat bersamaan saya menghafal Quran.
- 1:04:26Kami punya gerakan di Jakarta namanya
- 1:04:29Macan UAH. Mahasiswa Cerdas anak Negeri.
- 1:04:32Usahakan Al-Qur'an hafal gitu.
- 1:04:36Itu disiapkan sambil kuliah menghafal
- 1:04:38Quran. Kami dampingi gratis.
- 1:04:40Kita kasih buku paket, kita siapkan
- 1:04:43sambil kuliah menghafal Quran di wisuda
- 1:04:45selesai S1 4 tahun di kampus mana pun
- 1:04:48saat di wisuda IPK-nya diharapkan 4 kita
- 1:04:51bantu. Saat yang bersamaan dia diwisuda
- 1:04:53sebagai penghafal Quran 30 juz.
- 1:04:56Yang duluan hafal kami umrahkan. Ini 24.
- 1:04:59Tanggal 24 saya berangkat satu pesawat
- 1:05:01penghafal Quran semua 370 orang
- 1:05:05berangkat. T di antara mereka mahasiswa.
- 1:05:08Nanti kalau mau sinergi boleh, Pak ya,
- 1:05:11Mas. Boleh. Itu kita jadikan misalnya
- 1:05:15satu desa, satu penghafal Qurannya mesti
- 1:05:17ada satu. Kita bantukan situ. Indahnya
- 1:05:19apa? Kalau sudah ada penghafal Quran itu
- 1:05:21tenang dan damai kehidupan sekitarannya.
- 1:05:24Penghafal Quran yang benar. Kita nanti
- 1:05:26ada metode 30 hari 30 juz. Bukan juz 30.
- 1:05:3130 hari 30 juz. Ini kami terima dari goa
- 1:05:34300 orang. Setiap angkatan 30. berlatih
- 1:05:3760 hari, 10 hari adaptasi, 30 hari
- 1:05:40menghafal Quran 30 juz. Ada yang
- 1:05:42alhamdulillah kemarin 28 hari hafal 30
- 1:05:44juz. Rekornya sekarang masih seorang
- 1:05:47kakek 78 tahun hafal Al-Qur'an dalam
- 1:05:51hitungan hari. Beliau kurang lebih 50-an
- 1:05:53hari. Hafal Quran 30 juz. Ada dari Jambi
- 1:05:5649 tahun sekarang mungkin sudah 50-an.
- 1:05:59Hafal Quran 40 hari. Dari nol rekornya
- 1:06:02dari Wanjo. Hafal Quran 14 hari 30 juz.
- 1:06:06Menghafal tuh gampang. Yang susah itu
- 1:06:09mengajak diri kita untuk menghafal. Ya.
- 1:06:12Nah, saya tutup. Saya akhiri. Siapkan
- 1:06:14rencana.
- 1:06:16Apa sifat kegiatan kita sebelum
- 1:06:18dieksekusi, datanglah kepada Allah untuk
- 1:06:21minta taufik dan petunjuk serta
- 1:06:23kemudahan. Datangnya kita ke masjid
- 1:06:25untuk salat itu bukan sekedar salat.
- 1:06:28Minta sama Allah, "Ya Allah, saya punya
- 1:06:30agenda nih. Ya Allah, saya punya
- 1:06:32kegiatan."
- 1:06:36Nah, itu datangnya lewat salat. Makanya
- 1:06:39kenapa salat pertama disebut dengan
- 1:06:40fajar? Karena ada pancaran dalam tubuh
- 1:06:43kita merespon panggilan Allah. Allahu
- 1:06:45Akbar. Allahu Akbar. Sudah subuh nih.
- 1:06:47Siap ya Allah saya datang. Datang dengan
- 1:06:49agenda sujud kita minta, "Ya Allah
- 1:06:50mudahkan urusan saya, lindungi pekerjaan
- 1:06:53saya, berkahi hidup saya, sayangi
- 1:06:56keluarga saya, urutkan." Itu yang
- 1:06:58dimaksudkan.
- 1:07:00Itulah kemudian Allah bersumpah di surah
- 1:07:01Alfajr. Wal fajr walayalin wasyafi'i
- 1:07:06wal.
- 1:07:07Tiap tahun mesti begitu sampai ketemu
- 1:07:09puncak tahun sehari ke-10 di bulan Idul
- 1:07:12Adha. Nah, qasam di Quran surah 89
- 1:07:15sumpahnya itu wal fajri. Di situ kata
- 1:07:17para ulama tentang keutamaan fajar saat
- 1:07:20Idul Adha. Tapi maksudnya berlatih
- 1:07:23setiap tahun supaya setiap pagi itu
- 1:07:25begitu aktivitasnya setiap tahun sampai
- 1:07:27ketemu Idul Adha. sampai ketemu Idul
- 1:07:29Adha. Kalau bisa dikerjakan saya tutup.
- 1:07:32Tidak ada satuun orang yang dapat rezeki
- 1:07:35kecuali puas.
- 1:07:37Ketika dapat dia berbagi. Punya
- 1:07:39kedudukan dia manfaat. Lalu Allah
- 1:07:42siapkan di akhir kehidupannya cara
- 1:07:44pulang yang baik. Ya ayyatuhan nafsul
- 1:07:48mutmainah. Karena dia punya agenda, dia
- 1:07:51punya arah, hidupnya tenang, maka
- 1:07:53meninggalnya pun dalam keadaan tenang.
- 1:07:55Hai jiwa yang sudah tenang, siap-siap
- 1:07:57pulang. Irji'i ilabika radiatam.
- 1:08:01Siap pulang. Aku sudah rida dengan
- 1:08:03amalmu. Engkau pun akan rida dengan
- 1:08:05pemberianku.
- 1:08:07Sudah siap pulang?
- 1:08:10Oh, belum. Ya. Baik. Ee
- 1:08:15ada satu penjaga masjid
- 1:08:18di Pasarbo di Jakarta, tapi di daerah
- 1:08:21bukan di kotanya.
- 1:08:23tugasnya marbot masjid aja.
- 1:08:26Tapi dia tahu fikih marbot belajar dari
- 1:08:28Bilal. Dinikmati kerjanya, Pak. Nanti
- 1:08:32ada belajar ya, ada belajar.
- 1:08:35Saya entah mengapa beliau ini saking
- 1:08:36ikhlasnya datang orang Qatar.
- 1:08:40Qatar, Pak. Lampu merah sonoan dikit
- 1:08:42tuh.
- 1:08:43Datang ke situ hanya untuk bertemu orang
- 1:08:47itu dan gak tahu dari mana tahunya.
- 1:08:49datang beliau bilang, "Saya ingin renov
- 1:08:51musala ini, tapi Bapak saja yang jaga."
- 1:08:54Ini kisah nyata. Singkatnya di renov
- 1:08:57jadi begitu jadi ditingkatkan cintanya
- 1:09:00pada masjid yang buka masjid beliau yang
- 1:09:03bersihkan, beliau yang azan, beliau qat
- 1:09:06sampai ngimami beliau
- 1:09:08semua bersih. Satu kali hari Kamis
- 1:09:12puasa
- 1:09:14nunggu buka bakda asar. sudah rapikan
- 1:09:17masjid tuh orang salat tiduran dekat
- 1:09:20karpet
- 1:09:21karena punya kurikulum, punya persiapan
- 1:09:25amal, punya strategi beramal. Beliau
- 1:09:28sudah paham ini cuma sementara. Saya
- 1:09:30pulang itu enggak akan disebut ini
- 1:09:31marbot, ini pejabat, ini rakyat, ini
- 1:09:33ustaz. Yang penting saya siapkan bekal
- 1:09:35pulang. Itu cuma tidur-tiduran, Pak.
- 1:09:37Tiduran di tempat yang dirawat, di
- 1:09:39tempat yang diberkahi itu cuma
- 1:09:41meremlek-meremlek.
- 1:09:43Ya ayyatuhan nafsul mutmainah. meninggal
- 1:09:46beliau di tempat yang beliau abdikan, di
- 1:09:49tempat beliau ibadah dalam keadaan yang
- 1:09:52tenang, sukses beramal.
- 1:09:55Cara pulangnya meninggal cuma meremelek,
- 1:09:57meremelek, meninggal.
- 1:09:59Maaf ya, hati-hati pojok tuh sudah ada
- 1:10:01yang meremelek, meremelek tuh.
- 1:10:07Nah, itulah subuh ya. Jadi, saya tidak
- 1:10:10menginginkan kita mengerjakan sesuatu
- 1:10:12tapi kita tidak paham apa yang
- 1:10:13dilakukan. Maka kesimpulannya satu,
- 1:10:17subuh bukan salat biasa, tapi menjadi
- 1:10:20gerakan bagi kita untuk bisa
- 1:10:23memaksimalkannya dan mendapatkan
- 1:10:25nilai-nilai kebaikan di dalamnya. Satu.
- 1:10:27Dua, subuh sifatnya gerakan, tapi
- 1:10:30gerakan yang merubah hidup kita. Makanya
- 1:10:33baca lagi surat Alfajr tadi, maaf ya.
- 1:10:36yang tadinya buruk perilaku, yang enggak
- 1:10:38suka berbagi, yang jelek sifatnya, yang
- 1:10:40suka bertindak yang kotor dengan
- 1:10:42lingkungannya, itu ketika datang subuh
- 1:10:44berubah dia.
- 1:10:46Yang cari-cari harta sibuk sekarang
- 1:10:48berubah, bagaimana bisa mengolah
- 1:10:49hartanya dengan baik? Ini datang subuh
- 1:10:53jangan lihat banyaknya. Tapi dari yang
- 1:10:54banyak ini saat pulang, siapa yang bisa
- 1:10:57menanamkan pada dirinya untuk berubah
- 1:10:58menjadi pribadi yang lebih baik? Dua.
- 1:11:01Tiga. Subuh itu salat jemah dengan
- 1:11:04bisifati taaruf saling mengenal.
- 1:11:07Kalau bisa digerakkan
- 1:11:09walikota di level gubernur naikkan.
- 1:11:12Subuh itu untuk yang muslim kenalkan.
- 1:11:14Jangan cuma datang bikin program
- 1:11:16kenalan. Kalau bisa bikin database nih
- 1:11:19ya Pak Jamal. Masjid ini punya database
- 1:11:22minimal dari warga sekitarannya.
- 1:11:24Kenalkan nanti walikota, gubernur,
- 1:11:27macam-macam kunjungan. kenalan
- 1:11:30itu kalau sudah begitu enggak ada
- 1:11:32masalah-masalah yang didapatkan di
- 1:11:35masyarakat kecuali tuntas karena kenal
- 1:11:36langsung di lapangan. Nah, itulah ilmu
- 1:11:39blusukan Nabi yang ditiru oleh Umar pada
- 1:11:42masa itu. Sehingga ketika Umar jadi
- 1:11:45khalifah, jadi pemimpin itu sudah biasa
- 1:11:47dengan belusukan dan tidak bawa kamera
- 1:11:51ya. Karena masa itu belum ada. Masa itu
- 1:11:54belum ada. Kalau ada ya dipakai juga
- 1:11:58untuk dokumentasi dan nyampaikan ke
- 1:12:00masyarakat bahwa ini program kita ya,
- 1:12:03bukan untuk bikin status. Jemaah juga
- 1:12:05begitu tuh foto-foto macam-macam ya.
- 1:12:08Nah, niat innamal bin.
- 1:12:10Nah, yang terakhir ini yang paling
- 1:12:12penting.
- 1:12:14Subuh membuat kita semakin bersaudara,
- 1:12:17semakin mencintai, menyayangi. Saya
- 1:12:19tutup. Nabi tidak pernah melihat dalam
- 1:12:22subuh kecuali sebelum salat beliau
- 1:12:25tengok siapa di saak mana jemaah-jamaah
- 1:12:27itu sampai Nabi tahu siapa yang ada di
- 1:12:31posisinya.
- 1:12:33Saya akhiri dengan singkat.
- 1:12:35Seorang jemaah di sayap kanan
- 1:12:38hilang di era Nabi.
- 1:12:41Nabi tanya, "Mana si fulan?" "Belum
- 1:12:43ketahuan ya Rasulullah. Tunggu sampai
- 1:12:46dekat ke akhir habis salat subuh." Ini
- 1:12:48kisah nyata.
- 1:12:50Karena waktunya mau habis diputuskan
- 1:12:51sudah kita mulai salat. Salat. Begitu
- 1:12:55selesai salat enggak ada. Kita tengok ke
- 1:12:57rumahnya.
- 1:12:59Datang disusuri ternyata ya Allah ya
- 1:13:02Rabbi ketemu rumahnya agak jauh.
- 1:13:06Yang tersisa hanya istrinya. Ditanya
- 1:13:09aina zaujuk? Ke mana suamimu? Ya
- 1:13:12Rasulullah
- 1:13:13dia telah kembali kepada Allah.
- 1:13:15Meninggal. Itu sampai dicari ditemukan
- 1:13:18sudah meninggal. Nabi cari.
- 1:13:20Nabi bilang gini, "Ada yang aneh enggak
- 1:13:22sebelum meninggal?" "Tidak, ya
- 1:13:24Rasulullah. Cuma dia bilang begini, "Ya
- 1:13:27Allah, kenapa kau enggak makin jauh? Ya
- 1:13:31Allah, kenapa bukan yang baru saja?"
- 1:13:34"Itu aja yang saya bingung, ya
- 1:13:35Rasulullah." Kata Nabi, "Bukan, dia itu
- 1:13:38sebelum meninggal ditampakkanlah pahala
- 1:13:41salatnya yang sering ia lakukan ke
- 1:13:43masjid itu dalam subuh khususnya
- 1:13:45ditampakkan. Jadi bukan berarti kita
- 1:13:47sia-sia. Nanti sebelum meninggal
- 1:13:49kebiasaan kita ditampakkan.
- 1:13:52Kalau yang rajin itu amal saleh
- 1:13:53ditampakkan amalnya sehingga itu yang
- 1:13:54membuat kita tenang.
- 1:13:57Lalu dia melihat ternyata jalannya itu
- 1:13:59dihitung banyak pahalanya. Dia berkata,
- 1:14:02"Ya Allah, kenapa enggak makin jauh lagi
- 1:14:04aja masjidnya sehingga makin banyak
- 1:14:06pahalanya?"
- 1:14:08Satu waktu di musim dingin dia keluar
- 1:14:10pakai baju dobble di jalan yang
- 1:14:12kedinginan saat akan berangkat ke masjid
- 1:14:14dia copotlah baju yang luar dia pakai
- 1:14:16yang dalam. Yang dalam tuh yang baru,
- 1:14:18yang luar yang lama. Begitu diberikan
- 1:14:20keluar pahala ditampakkan sebelum wafat.
- 1:14:23Dia berkata, "Ya Allah, kenapa yang
- 1:14:25enggak baru saja yang saya berikan?
- 1:14:26Kenapa harus yang lama?" Karena
- 1:14:28pahalanya berbeda.
- 1:14:31Salat. Itulah janji Allah. Ya ayyatuhan
- 1:14:34nafsul dan tempatnya ayat itu di surah
- 1:14:37Alfajr. Tempatnya di surah Alfajr.
- 1:14:40Itu yang harus jadi motivasi untuk kita.
- 1:14:43Tetangga yang belum ke masjid datangi
- 1:14:46silaturahim.
- 1:14:47Apa hukumnya? Tetangga dekat masjid
- 1:14:49jarak bahkan nempel rumahnya ke masjid
- 1:14:52tapi enggak mau ke masjid. Apa hukumnya?
- 1:14:56Hah? Bakar. Awas hati-hati tuh. Hei.
- 1:15:00Aduh. Main bakar aja tuh. Belajar.
- 1:15:02Belajar. Belajar. Jangan baca
- 1:15:02terjemahan. Hukum tetangga muslim yang
- 1:15:06belum berkenan ke masjid tapi rumahnya
- 1:15:07dekat dengan masjid, hukumnya ajak dia
- 1:15:10ke masjid.
- 1:15:13Doakan. Ajak dia ke masjid.
- 1:15:16Kita pernah ada komplek bagus seperti
- 1:15:18ini, Pak. Masjidnya kompleknya mewah,
- 1:15:21muslimnya banyak. Yang ke masjid satu
- 1:15:23saf saja tidak penuh. 6 10 orang. Saf
- 1:15:27satu saf tuh bisa 20 30. Duduk saya
- 1:15:30lihat saya tanya kenapa begini? Kita
- 1:15:31atur strategi ini kisah saja. Nanti DKM
- 1:15:36punya database, kunjungi tetangga.
- 1:15:39Datang ya hari libur saja, Sabtu
- 1:15:41misalnya atau Ahad begini bawa buah.
- 1:15:43Siapkan sebelumnya pulang subuh bawa
- 1:15:45buah. Assalamualaikum. Waalaikumsalam.
- 1:15:48Eh, Pak Haji katanya, "Ada apa nih?"
- 1:15:51"Oh, enggak. Kami dari masjid tadi tak
- 1:15:53lihat Bapak. Kami kira sakit. Kami
- 1:15:55datang bawa buah.
- 1:15:59itu zuhur enggak ditanya langsung ke
- 1:16:01masjid.
- 1:16:03Sekarang penuh. Sekarang penuh. Ya,
- 1:16:05demikian yang bisa saya sampaikan.
- 1:16:07Mudah-mudahan Allah berkahi kita semua.
- 1:16:09Amin.
- 1:16:09Allah sayangi kita semua dalam kebaikan.
- 1:16:12Terima kasih telah menyimak video ini
- 1:16:15hingga akhir. Semoga apa yang kita
- 1:16:17pelajari hari ini dapat menjadi
- 1:16:18pengingat dan motivasi bagi kita semua
- 1:16:21untuk lebih menjaga salat khususnya
- 1:16:23salat subuh. Kesuksesan sejati bukan
- 1:16:26hanya tentang dunia. tetapi juga tentang
- 1:16:28kedekatan kita dengan Allah Subhanahu wa
- 1:16:31taala. Dan semua itu bisa dimulai dari
- 1:16:33hal sederhana, yaitu menjaga salat subuh
- 1:16:36tepat waktu dengan penuh keikhlasan.
- 1:16:39Mari kita mulai memperbaiki diri dari
- 1:16:41sekarang, sedikit demi sedikit dengan
- 1:16:43niat yang tulus dan usaha yang istiomah.
- 1:16:46Semoga Allah memudahkan langkah kita,
- 1:16:49menguatkan iman kita, dan menjadikan
- 1:16:51kita hamba yang sukses di dunia dan
- 1:16:53akhirat. Jangan lupa untuk membagikan
- 1:16:55video ini kepada keluarga dan sahabat
- 1:16:58agar semakin banyak yang terinspirasi
- 1:17:00untuk berubah menjadi lebih baik. Semoga
- 1:17:03setiap kebaikan yang kita sebarkan
- 1:17:05menjadi amal jariah yang terus mengalir
- 1:17:07pahalanya. Wasalamualaikum
- 1:17:09warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
About this transcript
This page contains the full transcript of Kesuksesan Hidupmu Ditentukan dari Sholat Subuhmu | Ustadz Adi Hidayat by Jalan Pulang, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 8,877 words across 1,756 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.