YouTube2Text

Kalau kamu bukan siapa-siapa, NGONTENLAH! — Transcript

by AVlog - Audio Visual VLOG · 2,033 words · 382 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Kamu pernah enggak sih kalau ngerasain
  2. 0:02kamu ini bukan siapa-siapa? Kamu pernah
  3. 0:04enggak sih ketika mau ngonten kamu tidak
  4. 0:07punya modal? Terus kamu ngerasa enggak
  5. 0:09kalau misalnya kamu selama ini memiliki
  6. 0:12keterbatasan-keterbatasan?
  7. 0:13Kan di konten itu nanti ada konten
  8. 0:15writer, ada konten desain, ada konten
  9. 0:19video dan segala macam itu merupakan
  10. 0:22sebuah konten. So, video ini saya akan
  11. 0:26mengulasnya, membedahnya, memberikan
  12. 0:29sebuah tips dan triks supaya teman-teman
  13. 0:31terus semangat untuk bisa
  14. 0:33[Musik]
  15. 0:39ngonten. Asalamualaikum warahmatullahi
  16. 0:41wabarakatuh. Hai, halo, selamat datang
  17. 0:43di A Vlog Audi Visisual Vlog, vlog yang
  18. 0:48membahas tentang dunia perkontenan dan
  19. 0:51vlog. Yups,
  20. 0:53emm
  21. 0:55saya cukup lama enggak ngonten. Kayaknya
  22. 0:59hampir 100 hari ya saya enggak ngonten
  23. 1:00sama sekali. beberapa kendala di kemarin
  24. 1:04itu yang saya rasain sebetulnya adalah
  25. 1:06saya kemarin ngerasa e bahwa pertama
  26. 1:09kendala kenapa saya tidak ada ngonten.
  27. 1:11Saya mesti jelasin dulu ya ke
  28. 1:14kalian. Tapi enggak masalah sih. Saya
  29. 1:16akan jelasin dulu kenapa selama kemarin
  30. 1:18saya enggak sempat ngonten dan baru kali
  31. 1:20ini saya ee ngonten lagi. Yang pertama
  32. 1:23kemarin saya ada kesibukan. Yang kedua,
  33. 1:27lensa yang menjadi andalan saya. Lensa
  34. 1:2985 yang sekarang ini. Nih, lensa ini 85
  35. 1:32ini kemarin dipakai ya kan? Terus
  36. 1:36kemarin sempat trouble ee dikiranya
  37. 1:39lensanya rusak eh lensanya itu mengalami
  38. 1:42apa namanya kendala. Pas di kirim ke
  39. 1:45tukang servis ternyata lensanya
  40. 1:47baik-baik aja gitu, biasa-biasa aja.
  41. 1:49Saya punya lensa dua sebetulnya. ada
  42. 1:51lensa yang 85 ini sama lensa yang ee
  43. 1:54variabel itu 2470. Dua-duanya sama-sama
  44. 1:58mirrorless, tapi yang membedakan adalah
  45. 2:01dibukaan. Saran saya kalau misalkan
  46. 2:03teman-teman mau bikin konten yang
  47. 2:06sifatnya cinematik, gunakan lensa yang
  48. 2:09fix. Itu yang pertama. Yang kedua,
  49. 2:11bukaannya cari yang paling kecil. Kayak
  50. 2:14lensa yang 85 ini, dia bukaannya 1,8.
  51. 2:16Kalau misalnya teman-teman mau bikin
  52. 2:19konten cinematik terus lensanya variabel
  53. 2:21apalagi bukaannya besar seperti lensa
  54. 2:23yang saya punya 2470 itu bukanya empat.
  55. 2:27Jadi kalau misalnya untuk gambar-gambar
  56. 2:28yang low light atau gambar-gambar yang
  57. 2:30menghasilkan bokes seperti ini itu
  58. 2:32kurang
  59. 2:33maksimal. Hah. Jadi ngomongin lensa tapi
  60. 2:36itu untuk pengalaman aja untuk
  61. 2:38pengetahuan. Terus kemudian kemarin juga
  62. 2:41saya ada kesibukan-kesibukan lain ya
  63. 2:44yang tidak perlu saya sebutkan. Tapi
  64. 2:46memang itulah dunia saya. Selain saya
  65. 2:48sebagai seorang praktisi, saya juga
  66. 2:51seorang seniman. Ya kan? Saya seorang
  67. 2:53seniman seni media audiovisual. Selama
  68. 2:56saya tidak ngonten juga saya melakukan
  69. 2:59sebuah sublimasi. Ih, keren banget
  70. 3:02sublimasi. Iya, maksud saya saya
  71. 3:04melakukan sebuah pengendapan di sana.
  72. 3:07Saya melakukan sebuah riset. riset yang
  73. 3:10hari ini sebetulnya. Jadi, saya biasanya
  74. 3:12kalau enggak ngonten itu saya tetap
  75. 3:14melakukan sebuah aktivitas yang ada
  76. 3:16hubungannya dengan dunia seni media
  77. 3:19audiovisual. Itu enggak bisa saya
  78. 3:21lepaskan. Mulai dari nulis,
  79. 3:24ngedesain, kemudian mencari literasi,
  80. 3:27dan kita melakukan sebuah riset
  81. 3:29perkembangan hari ini seperti apa
  82. 3:30teknologinya. Kalau saya tidak melakukan
  83. 3:33itu, saya bisa tertinggal jauh. Nah,
  84. 3:37Teman-teman juga misalkan itu. Makanya
  85. 3:38enaknya adalah teman-teman tinggal
  86. 3:40dengerin aja apa yang saya sampaiin.
  87. 3:42Wah, enak banget. Enggak. Intinya
  88. 3:44seperti itu. Jadi, setelah saya
  89. 3:45melakukan sublimasi atau pengendapan,
  90. 3:48saya mau bilang ke teman-teman bahwa
  91. 3:50kalau lu bukan siapa-siapa, ngonten
  92. 3:53lah. Hmm.
  93. 3:56[Musik]
  94. 4:03di dunia digitalisasi yang sekarang
  95. 4:07sudah begitu masif, sudah
  96. 4:10begitu jauh, jauh banget, bahkan sampai
  97. 4:13sekarang ini sudah melampaui ee
  98. 4:17batas-batas apa ya ee kemampuan otak
  99. 4:20manusia gitu. Yang pertama adalah banyak
  100. 4:23hari ini influencer, content creator
  101. 4:26yang itu dulunya bukan siapa-siapa. Tapi
  102. 4:29hari ini menjadi apa? Yang kedua,
  103. 4:33bahwa setelah dia menjadi apa dan
  104. 4:36menjadi siapa, dia bisa memberikan
  105. 4:39kemanfaatan secara positif. Makanya ada
  106. 4:42sebuah kata-kata filosuf motivasi juga
  107. 4:46itu dari eh tokoh Islam Hujjatul Islam
  108. 4:50Imam Alghazali pernah mengatakan begini,
  109. 4:53"Kalau kamu bukan anak bangsawan, kamu
  110. 4:56bukan anak raja, maka
  111. 5:00menulislah." Ya, itu di eranya sangat
  112. 5:02relevan. Kalau hari ini relevan enggak?
  113. 5:05Masih relevan tapi tipis.
  114. 5:08Berarti eh yang paling penting untuk
  115. 5:10hari ini tuh apa? Ngonten. Ngonten itu
  116. 5:13tidak hanya terbatas membuat video,
  117. 5:15tidak. Menulis itu juga
  118. 5:18ngonten. Membuat sebuah desain itu juga
  119. 5:21ngonten. Kan di konten itu nanti ada
  120. 5:24konten writer, ada konten desain, ada
  121. 5:27konten video dan segala macam. Itu
  122. 5:30merupakan sebuah konten. Paham ya sampai
  123. 5:33sini? Jadi, ada beberapa orang-orang di
  124. 5:36Indonesia ini yang cukup sukses ketika
  125. 5:38dia menjadi seorang content creator. Ada
  126. 5:40beberapa orang-orang yang tadinya bukan
  127. 5:42siapa-siapa, bahkan dia mungkin minder
  128. 5:47awalnya, ya kan. Dia jelek, enggak
  129. 5:50ganteng, enggak tampan, enggak cantik,
  130. 5:53enggak ayu. Terus dia ngonten. Akhirnya
  131. 5:56sekarang jadi apa? Jadi siapa? Beda
  132. 5:58halnya di tahun era sebelum digitalisasi
  133. 6:00ini masuk, orang kalau mau jadi siapa?
  134. 6:04harus jadi artis dulu, harus masuk TV
  135. 6:06dulu, baru kamu jadi siapa. Kalau hari
  136. 6:08ini ngonten. Kenapa sih harus ngonten?
  137. 6:12Tadi sudah saya jelaskan bahwa ada
  138. 6:15beberapa orang hari ini yang tadinya
  139. 6:18dulu nah body, sekarang jadi somebody.
  140. 6:21Nah, itu kuncinya. Kemudian kenapa sih
  141. 6:23harus ngonten? Alasan berikutnya adalah
  142. 6:26bahwa hari ini semua orang itu sudah
  143. 6:30dimudahkan.
  144. 6:31Ada beberapa tools yang hari ini
  145. 6:34sebetulnya sangat memudahkan teman-teman
  146. 6:36untuk bisa ngonten bahkan
  147. 6:39hanya menggunakan komputer atau hanya
  148. 6:41menggunakan laptop atau hanya
  149. 6:43menggunakan handphone yang teman-teman
  150. 6:45miliki. Karena hari ini dunia digital
  151. 6:48itu sudah yang tadi saya bilang bahwa
  152. 6:50kita sudah lompat jauh. Kita ada yang
  153. 6:52disebut dengan namanya teknologi I atau
  154. 6:55AI. Kamu mau baca AI atau AI sama ya.
  155. 6:59ini hanya istilah eh apa? ejaan aja.
  156. 7:02Ejaan itu tidak jadi masalah. Kamu mau
  157. 7:04membaca I atau ya semuanya sama. Nah,
  158. 7:07itu yang maksud maksud saya adalah
  159. 7:09mungkin di beberapa part video yang akan
  160. 7:11datang saya akan kasih tips dan triks
  161. 7:14bagaimana cara memanfaatkan teknologi I
  162. 7:18ini untuk kebutuhan pembuatan konten.
  163. 7:22Tapi walaupun begitu, YouTuber-YouTuber
  164. 7:24yang lain pun sudah banyak yang
  165. 7:26menjelaskan tentang bagaimana cara
  166. 7:28menggunakan ii hanya saja mungkin akan
  167. 7:31berbeda kalau versinya mereka ya
  168. 7:33versinya mereka. Kalau versi saya
  169. 7:35mungkin versi yang memang saya akan
  170. 7:38menjelaskannya ada kaitannya, ada
  171. 7:40hubungannya dengan dunia seni dan media
  172. 7:42audio visual tadi. Di video-video yang
  173. 7:45lain, di
  174. 7:46video-video kanala vlog ini saya juga
  175. 7:49sudah menjelaskan kendala-kendala atau
  176. 7:52tip dan trik bagaimana cara membuat
  177. 7:54sebuah konten yang baik. ya tinggal
  178. 7:56diarching aja tuh ada yang ada yang cara
  179. 7:59memilih handphone, ada yang cara memilih
  180. 8:03kamera, ada yang cara memilih mikrofon,
  181. 8:05kemudian ada yang menjelaskan bagaimana
  182. 8:08cara menulis script, ada yang bagaimana
  183. 8:11cara teman-teman supaya PD di depan
  184. 8:14kamera tuh seperti apa. Itu banyak yang
  185. 8:18sudah saya berikan. Tinggal teman-teman
  186. 8:20mau nonton video saya yang
  187. 8:21sebelum-sebelumnya ya. Lalu pertanyaan
  188. 8:24berikutnya adalah mentalitas seperti apa
  189. 8:26sih yang harus dimiliki oleh teman-teman
  190. 8:29supaya bisa percaya diri dalam ngonten?
  191. 8:33Jadi kuncinya adalah jangan menjadikan
  192. 8:37kendala itu kelemahan tetapi justru
  193. 8:40kendala itu adalah
  194. 8:42sebuah kekuatan, sebuah kreativitas,
  195. 8:46sebuah challenge, sebuah tantangan.
  196. 8:49Kelemahan kita para contreator pemula
  197. 8:52terutama itu dia sudah kalau saya bilang
  198. 8:56itu sudah merasa kalah dulu karena
  199. 8:58merasa bahwa ah gue alatnya terbatas, ah
  200. 9:01gue udah ada bayangan takut
  201. 9:03kegagalan-kegagalan seperti itu. Makanya
  202. 9:05saya bilang kalau misalnya teman-teman
  203. 9:07mau ngonten ngonten aja jangan takut
  204. 9:10gagal. Karena mentalitas pokok untuk
  205. 9:13kamu menjadi seorang content kreator itu
  206. 9:16kamu jangan takut gagal. Jadikan
  207. 9:19kelemahan-kelemahan yang kamu miliki itu
  208. 9:21sebuah kekuatan, sebuah challenge untuk
  209. 9:24membuktikan bahwa ini gua bisa. Itu yang
  210. 9:26harus kamu tanamkan, yang harus
  211. 9:29teman-teman tanamkan supaya nanti ketika
  212. 9:32kamu ngonten itu ya sudah ini sebuah
  213. 9:35proses, ini sebuah apa ya? alur sebuah
  214. 9:39cerita yang harus kamu lewati. Kemudian
  215. 9:41tips yang berikutnya adalah mulailah
  216. 9:44dari yang kamu miliki. Jadi ini sudah
  217. 9:48saya jelaskan di beberapa video-video
  218. 9:50sebelumnya bahwa kalau kamu mau ngonten
  219. 9:53itu kamu mulai
  220. 9:55dari yang kamu bisa kan. kamu punyanya
  221. 10:00ini nih, kamu punyanya misalnya hanya
  222. 10:02cuma handphone, kemudian kamu hanya bisa
  223. 10:04ngontennya di desa, kamu hanya bisa
  224. 10:07ngontennya
  225. 10:09di dusun yang sangat jauh gitu kan atau
  226. 10:12kamu bisa ngontennya hanya dari daerah,
  227. 10:15itu is enggak masalah karena itu yang
  228. 10:17kamu punya. Justru itu yang
  229. 10:21menjadikan potensi konten
  230. 10:24kamu
  231. 10:26berbeda. Saya
  232. 10:28punya kunci, saya punya resep, saya
  233. 10:30punya trik di sini. Bahkan saya pernah
  234. 10:33bilang bahwa sebetulnya konten itu
  235. 10:36kuncinya adalah makin lokal makin
  236. 10:39mengglobal. Itu
  237. 10:40kuncinya. Karena kalau konten-konten
  238. 10:43yang biasa itu biasanya sudah umum,
  239. 10:45sudah lazim, orang sudah bosan. Tapi
  240. 10:48kalau kamu berani bikin konten yang
  241. 10:49lokal dengan peralatan yang kamu miliki,
  242. 10:52peralatan yang yang saat ini kamu miliki
  243. 10:55misalnya hanya menggunakan handphone,
  244. 10:57tapi kamu produksinya di daerah atau di
  245. 11:00daerah atau di tempat-tempat yang
  246. 11:02sebelumnya orang tidak pernah melihat,
  247. 11:05itu potensinya lebih besar untuk kamu
  248. 11:06ngetop. Selanjutnya adalah strategi apa
  249. 11:09sih untuk memulai kamu membuat konten?
  250. 11:13Yang ini sudah saya jelaskan di beberapa
  251. 11:16video-video yang sebelumnya dan ini
  252. 11:18detail banget tapi saya coba ulang lagi.
  253. 11:20Yang pertama adalah kalau kamu mau
  254. 11:22ngonten, pilihlah NIS yang tepat. NIS
  255. 11:26itu topik yang
  256. 11:27spesifik. Topik yang spesifik itu jauh
  257. 11:31lebih memungkinkan kamu mudah untuk
  258. 11:34ng-etop.
  259. 11:36Kemudian yang berikutnya
  260. 11:38adalah ya kalau kamu ngonten, gunakanlah
  261. 11:41format yang sederhana.
  262. 11:43Yang paling gampang misalnya kamu bikin
  263. 11:45short video, kamu bikin vlog-vlog
  264. 11:47ringan, kamu bikin tutorial tutorial
  265. 11:51singkat mengenai misalnya yang kamu
  266. 11:53mampu aja, jangan yang rumit-rumit. Yang
  267. 11:56berikutnya adalah kamu juga wajib tahu
  268. 11:58tentang optimasi algoritma. Cara
  269. 12:00belajarnya gimana? Itu gampang banget.
  270. 12:03Gampang banget. Kamu pernah enggak sih
  271. 12:05ketika kamu misalnya main TikTok atau
  272. 12:08main YouTube ya, yang paling gampang
  273. 12:11TikTok. Misalnya kamu bikin hashtag.
  274. 12:13Hashtag itu kan biasanya kalau misalnya
  275. 12:15kamu bikin video terus kamu tulis di
  276. 12:17deskripsinya kamu tulis kan deskripsinya
  277. 12:20kamu tulis misalkan kamu main hashtag
  278. 12:21tuh misalnya hashtagnya tentang vlog itu
  279. 12:25biasanya ada tuh ada angkanya angka yang
  280. 12:26muncul SL. Nah angka itu menjadi acuan
  281. 12:30itu yang disebut dengan algoritma tadi
  282. 12:32banyak yang
  283. 12:33nonton. Nah itu algoritma paling
  284. 12:36sederhana. Selanjutnya kamu harus bikin
  285. 12:38thumbnails yang bagus. itu masih ada
  286. 12:40hubungannya dengan ee algoritma tadi
  287. 12:43bikin deskripsinya yang benar. Terus
  288. 12:46jangan lupa video yang kamu buat harus
  289. 12:49ada judulnya, tidak boleh tidak ada
  290. 12:50judulnya. itu bagian terkecil dari
  291. 12:54memaksimalkan atau optimasi dari
  292. 12:56algoritma tadi. Strategi yang berikutnya
  293. 12:59itu adalah kamu posting secara rutin,
  294. 13:02konsisten posting
  295. 13:03lah. Ini tamparan buat saya juga sih,
  296. 13:06terus terang karena saya pribadi sampai
  297. 13:10detik ini ee masih mencari masih apa ya
  298. 13:14ee belajarlah, belajar terus karena ee
  299. 13:18biarpun saya sudah punya jam terbang
  300. 13:20yang lumayan, tapi kadang-kadang saya
  301. 13:23juga mengalami kesulitan. Kesulitannya
  302. 13:25adalah mencari idenya. Sebetulnya gini,
  303. 13:27hal yang paling mudah untuk bisa kamu
  304. 13:30konsisten posting karena kamu menemukan
  305. 13:34dunia kamu sendiri, menemukan nis yang
  306. 13:36tepat. Itu kuncinya sih sebetulnya.
  307. 13:38Berikutnya adalah kira-kira
  308. 13:39kesalahan-kesalahan apa sih yang harus
  309. 13:41dihindari pada saat kamu ngonten? Ini
  310. 13:43fatal kalau kamu bukan siapa-siapa,
  311. 13:46kecuali kalau misalnya kamu sudah
  312. 13:50punya branding, punya personal branding,
  313. 13:54punya sesuatu yang kamu jual.
  314. 13:56Mungkin kamu bisa meniru. Tapi kalau
  315. 13:58misalnya kamu bukan siapa-siapa, jangan
  316. 14:01meniru. Maksudnya meniru ketiplekblek ya
  317. 14:03atau apa ya kalau saya bilang ee kalau
  318. 14:08bolehlah ada rumusnya kan ATM amati tiru
  319. 14:11modifikasi tapi tidak boleh amati tiru
  320. 14:13plug enggak boleh itu enggak boleh. Kamu
  321. 14:16harus amati tiru
  322. 14:19modifikasi. Kemudian yang berikutnya
  323. 14:22adalah hindari OVT. OVT itu apa?
  324. 14:25overthinking
  325. 14:28berlebihan. Ini
  326. 14:30kesalahan-kesalahan buat kamu yang akan
  327. 14:32memulai menjadi seorang content kreator.
  328. 14:36Kamu pasti mikirnya macam-macam. Wah,
  329. 14:38gue nanti gagal, gue nanti gimana, gue
  330. 14:40nanti seperti apa. Itu overthinking yang
  331. 14:43sebelumnya sebenarnya belum belum
  332. 14:45terjadi. Nah, makanya hindari itu. Nah,
  333. 14:47itu itu cara memecahkannya gimana?
  334. 14:49Lakukan lakukan aja. Udah, enggak usah
  335. 14:52mikirin salah benarnya. Karena hari ini,
  336. 14:54terus terang hari
  337. 14:56ini
  338. 14:58itu dunia sedang
  339. 15:01mengalami
  340. 15:03perang
  341. 15:05media. Jadi tidak peduli lu mau kayak
  342. 15:09apa, lu seperti apa, itu enggak peduli.
  343. 15:12Yang penting kalau lu memang niat untuk
  344. 15:15ngonten, ngonten. Karena ini untuk
  345. 15:18menjawab bahwa kalau lu bukan
  346. 15:19siapa-siapa, ngontenlah.
  347. 15:21Burar pada saat kamu ngonten, kamu tidak
  348. 15:23melakukan interaksi dengan si viewers
  349. 15:26atau si audiens karena ini akan
  350. 15:29mempengaruhi si audiens tadi. Audiens
  351. 15:31itu ngerasa bahwa ah dia ngomong sendiri
  352. 15:33enggak enak gitu kan. Kalau ngomong
  353. 15:36ngomong aja nyerocos tapi tidak membawa
  354. 15:39penonton atau audiens untuk berinteraksi
  355. 15:42dengan kamu. Nah, itu bahaya ya.
  356. 15:44Misalnya di akhir kamu melakukan ee
  357. 15:47apalah misalnya kalau kamu suka dengan
  358. 15:49video ini, kamu bisa like, kamu bisa
  359. 15:51share. Kalau ada pertanyaan, kamu bisa
  360. 15:54kolom komentar atau misalnya kamu
  361. 15:56memberikan pertanyaan, kira-kira apaagi
  362. 15:58ya kesalahan yang harus dihindari? Nah,
  363. 16:00ini adalah pertanyaan yang memang
  364. 16:02memancing si viewers atau si penonton
  365. 16:06untuk berinteraksi. Semua contonent
  366. 16:08kreator hari ini dulunya bukan
  367. 16:12siapa-siapa, tapi sekarang hari ini
  368. 16:14menjadi apa dan siapa dan dia bisa
  369. 16:17menjadi inspirator bagi
  370. 16:19contontreator-konten kreator yang lain
  371. 16:21yang ada di dunia ini. Jadi kalau lu
  372. 16:24bukan siapa-siapa, ngontenlah.
  373. 16:27Setidaknya kalau kamu suka dengan video
  374. 16:29ini, kamu bisa like, kamu bisa share,
  375. 16:33dan kalau misalnya ada pertanyaan
  376. 16:35pertanyaan, so kamu
  377. 16:37bisa isi kolom komentar apa yang mau
  378. 16:40ditanyain. Terima kasih. Mudah-mudahan
  379. 16:44prolog vlog ini bisa memberikan
  380. 16:47pencerahan ke teman-teman semuanya dan
  381. 16:52salam a vlog.
  382. 16:56[Musik]

About this transcript

This page contains the full transcript of Kalau kamu bukan siapa-siapa, NGONTENLAH! by AVlog - Audio Visual VLOG, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 2,033 words across 382 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.