Istiqomah Itu Berat! Ini Cara Agar Tetap di Jalan Allah | Ustadz Adi Hidayat — Transcript
Full transcript
- 0:00Apa anda mudah untuk mendapatkan
- 0:02kesuksesan dan puncaknya surga? Orang
- 0:04hijrah itu kan tingkat tertingginya
- 0:06pengin surga.
- 0:08Orang hijrah puncak tertingginya pengin
- 0:10sukses di hadapan Allah. Apa Anda kira
- 0:14sementara Anda belum diuji seperti
- 0:16orang-orang dulu yang hijrah dan sukses.
- 0:20Apa jenis ujiannya? Kata Allah ada tiga.
- 0:23Tapi ingat janji Allah, kalau Anda bisa
- 0:25seperti itu, maka Allah akan berikan
- 0:27limpahan yang tanpa batas. Kata Allah,
- 0:30"Muragaman kat sebanyak-banyaknya aku
- 0:33berikan." Karena kalau orang sudah benar
- 0:35mengelola harta, mau diberikan berapa
- 0:36pun benar keluarnya. Kata Allah, "Aku
- 0:39limpahkan yang banyak. Kalau ilmu aku
- 0:40berikan yang banyak. Kedudukan aku
- 0:42angkat setinggi-tingginya."
- 0:48Definisi hijrah dan apa itu istiqamah?
- 0:52Dari definisi ini nanti baru kemudian
- 0:55kita turunkan isyarat-isyarat dalam
- 0:58Al-Qur'an.
- 0:59Bagaimana berhijrah yang benar? Petunjuk
- 1:02dalam hadis. Bagaimana cara berhijrah
- 1:06yang ditunjukkan oleh Rasulullah
- 1:08sallallahu alaihi wasallam. Sehingga
- 1:10dengan hijrah ini mengantarkan pada
- 1:12predikat yang disebut oleh Al-Qur'an
- 1:15dengan khairu ummah.
- 1:17di orang-orang hijrah ini itu pada
- 1:19akhirnya nanti goalnya target
- 1:22terbesarnya adalah mendapatkan langsung
- 1:25predikat dari Allah yang lantas
- 1:27diabadikan dalam Al-Qur'an di surah yang
- 1:30ketiga Ali Imran itu di ayat yang
- 1:33ke-110.
- 1:34Jadi yang tadinya jahiliah berhijrah
- 1:37bertransformasi ujungnya kemudian
- 1:40disebut sebagai khairu ummah. Kuntum
- 1:43khair ummatin ukhrijat linas tamuruna
- 1:48bil maruf watanhaunail
- 1:51munkar. Kata Allah, "Kalian itu
- 1:54benar-benar pakai kuntum kana wa
- 1:56akhawatuha." Ya, kalau kana wa
- 1:58akhawatuha sudah masuk pada sebuah
- 2:00keterangan ini menunjukkan sifat taukid
- 2:03namanya. Sesuatu yang menjamin kepastian
- 2:06dan kekuatan. J. Kata Allah, "Saya
- 2:08pastikan yang memberikan garansi Allah
- 2:11bukan manusia." Jadi kalau yang
- 2:13memberikan garansi manusia bisa jadi
- 2:15sudut pandangnya berbeda. Anda diberikan
- 2:18garansi di sini Anda orang baik. Tapi
- 2:20ketika pindah komplek ke tempat lain
- 2:22bahkan di wilayah yang sama, Anda pindah
- 2:24dari sini ke Cicahem. Orang Cicahem
- 2:26belum tentu menyebut Anda baik. Pindah
- 2:29ke soreang. Orang soreang belum tentu
- 2:31mengenal Anda. Jadi prediksi manusia,
- 2:34pandangan manusia boleh jadi bisa
- 2:37meragam. Tak sama memberikan pandangan,
- 2:40tak serupa memberikan penilaian. Tapi
- 2:42kalau Allah sudah memberikan garansi,
- 2:44maka jangankan penduduk bumi, penduduk
- 2:46langit mengatakan ini yang terbaik. Maka
- 2:49kata Allah, "Kuntum khair umatin."
- 2:52Kalian itu benar-benar
- 2:54aku garansi, aku pastikan umat yang
- 2:57terbaik yang pernah hadir di muka bumi.
- 3:01Dan khaira itu saya bahas kemarin di
- 3:03Kelapa Gading itu setidaknya memiliki
- 3:06tiga pengertian paling minimal.
- 3:08Khair itu bisa menunjuk pada perilaku
- 3:12sifat. Jadi yang tadinya kurang baik
- 3:15berubah jadi baik. Itu menunjuk pada
- 3:17sifat.
- 3:19Yang kedua,
- 3:21contoh pertama sebelum kedua tadi itu
- 3:23langsung dibuktikan dengan perilaku yang
- 3:24jahiliah tadi. Bayangkan tukang mabuk,
- 3:27preman, bertransformasi jadi dai. Saya
- 3:30kebayang tidak pezina berubah kemudian
- 3:34jadi ahli hadis. Anda bayangkan ada
- 3:37orang pembegal setelah itu jadi dai,
- 3:40ustaz bahkan meriwayatkan hadis-hadis
- 3:43Nabi sallallahu alaihi wasallam. Tobat
- 3:45mereka itu berubah dari yang tadinya di
- 3:47titik nadir paling buruk, tiba-tiba jadi
- 3:50orang yang terbaik yang bahkan disanjung
- 3:51oleh Allah subhanahu wa taala. Makna
- 3:53khair yang pertama. Yang kedua, khair
- 3:56itu bisa berarti harta yang digunakan
- 3:59pada yang baik-baik. Karena itu ketika
- 4:02Allah meminta kita untuk berinfak,
- 4:04kalimatnya keluarkan dari yang kirah
- 4:07ke-2 Albaqarah ayat 215
- 4:11ya, paling kanan sebelah bawah di
- 4:12mushaf. Yasalunaka
- 4:14yunquun. Mereka bertanya padamu Muhammad
- 4:18sallallahu alaihi wasallam, apa yang
- 4:20harus diinfakkan kalau punya harta?
- 4:22Harta bagaimana yang diinfakkan? Ya, apa
- 4:25kata Allah? Qul ma anfaqum min khair.
- 4:28Katakan kalau engkau ingin infak,
- 4:30keluarkan dari yang baik-baik. J harta
- 4:33dikeluarkan dengan cara yang baik,
- 4:36dihasilkan dari cara yang baik. Itu
- 4:38disebut oleh Al-Qur'an dengan khair
- 4:39namanya. Karena itu berkah. Berkah itu
- 4:43nama penjelasnya disebut ziadatul khair.
- 4:46Bertambah nilai kebaikannya. J kalau
- 4:49harta itu berkah maka nilai kebaikan
- 4:51yang melekat pada harta itu semakin
- 4:53bertambah.
- 4:55Anda punya mobil ya berkah tidak? Ukuran
- 4:58berkahnya lihat sudut khairnya, lihat
- 5:01nilai kebaikannya. Berapa kali mobil itu
- 5:04digunakan untuk ke masjid? Berapa kali
- 5:06masjid mobil digunakan untuk mengantar
- 5:08Anda pada majelis taklim? Berapa kali
- 5:10kendaraan itu digunakan untuk mencari
- 5:11nafkah yang halal? J kalau orang
- 5:14memiliki harta tidak digunakan pada yang
- 5:16baik, ini artinya ada keberkahan yang
- 5:18tidak melekat pada harta itu. Bahkan
- 5:21orang mau meninggal pun kata Allah kalau
- 5:24dia mau tulis wasiat maka gunakan wasiat
- 5:27itu pada yang baik.
- 5:30Dan wasiat yang diberikan pun itu
- 5:32diberikan dari hasil yang baik. Maka
- 5:34turun Quran surah ke-2 Albaqarah ayat
- 5:36180.
- 5:38Ketika menyebut kalimat wasiat dari
- 5:41harta apa digunakan kalimat khairnya
- 5:42munculikum.
- 5:52Jika engkau punya harta yang cukup
- 5:54banyak, engkau ingin gunakan pada hal
- 5:56yang baik sebelum wafat, maka kalau
- 5:58cukup dibagikan untuk warisan lebihnya
- 6:01wasiatkan paling maksimal sepertiga.
- 6:03Gunakan pada yang baik-baik. harta.
- 6:06Tiga, tidak disebutkan kalimat khair
- 6:10kecuali menunjuk pada sebuah amalan yang
- 6:13pahalanya begitu melimpah.
- 6:16Karena itu ketika Nabi menyebutkan
- 6:18amalan baca Al-Qur'an yang pahalanya
- 6:20banyak dibandingkan ibadah lain, kita
- 6:23salat pahala 10 ya. Baru kita salat itu
- 6:2610 pahalanya. Kalau berjamaah kalikan 27
- 6:30ya standar 10 itu di Quran surah ke-6
- 6:33ayat 160.
- 6:36bil hasanati falahu as amaliha. Siapa
- 6:40yang mengerjakan satu kebaikan bernilai
- 6:42pahala, hasanah itu kebaikan yang punya
- 6:45pahala. Setiap kita mengerjakan kebaikan
- 6:48dituliskan pahalanya. Mau minum ada
- 6:50pahalanya, makan ada pahalanya.
- 6:53Bagaimana cara minum dapat pahala? Maka
- 6:55caranya disebut hasanah. Karena itu
- 6:57hasil dari pahala akan dikolektifkan di
- 7:00akhirat menjadi timbangan kita kemudian
- 7:02untuk bekal masuk surga. Karena itulah
- 7:05kita sering berdoa. Di dunia dapat
- 7:06hasanah, di akhirat dikumpulkan
- 7:08hasanahnya sebagai bekal ke surga. Itu
- 7:10yang kemudian disampaikan Allah
- 7:12isyaratnya di Quran surah ke-2 Albaqarah
- 7:15ayat 2011. Waminhum mayqubbana
- 7:19atina fid dunya hasanah wafil akhirati
- 7:23hasanah waqinaabanar.
- 7:26Untuk mencari hasanah itu Allah turunkan
- 7:29dua jenis ibadah. Satu ibadah ritual.
- 7:31Yang kedua sosial. Ibadah ritual
- 7:33misalnya salat. Salat itu disebut
- 7:35hasanah. Dari mana tahunya? Buka Quran
- 7:38surah ke-11 Hud ayat 114
- 7:45minil inalati.
- 7:50Tunaikan salat ya di kedua ujung siang,
- 7:54zuhur, asar ya sampai dengan ke magrib,
- 7:57isya ke fajarnya. Sungguh salat itu
- 8:00termasuk perbuatan hasanah yang kalau
- 8:02dikerjakan bisa merubah perilaku orang
- 8:04yang mengerjakannya. Meninggalkan yang
- 8:06buruk-buruk, menghapuskan
- 8:07kejelekan-kejelekannya.
- 8:09Mengerjakan sekali hasanah pahalanya 10.
- 8:11Quran surah 6 ayat 160 tadi. J kalau
- 8:14selesai orang salat sendirian dituliskan
- 8:1710. Menghitung 10 bukan 1 2 3 4 sampai
- 8:2210 bukan. Cara menghitungnya diajarkan
- 8:24di hadis Muslim. Ada hadis tentang masuk
- 8:27masjid baru masuk dapat 25. Baru masuk
- 8:31belum mengerjakan apapun dengan niat
- 8:33ibadah. Masuk masjid dapat 25 jarak satu
- 8:37kedua 500 tahun dua ketiga 500 tahun. 3
- 8:41keempat 500 tahun. Rumus yang sama
- 8:43digunakan pada salat hitungan pahala
- 8:45tadi 10. Satu kedua 500. Dua ketiga 500
- 8:50tahun. 3 ke4 500 tahun. Hasanah itu
- 8:52nilainya 10 kalikan 500. J kalau ada
- 8:55orang sengaja meninggalkan salat sekali
- 8:57saja, dia kehilangan pahala 5.000 tahun.
- 9:025.000 tahun dahsyat. Tapi ada amalan
- 9:06yang saat dikerjakan itu bukan 10
- 9:09poinnya. Kalau salat selesai 10
- 9:12berjamaah kali 27. Shatul jamaati afdolu
- 9:15min shatil fardin waina darajah. Kalau
- 9:19salat kemudian berjamaah, maka naik
- 9:21pahalanya berjumlah 27. Rumusnya
- 9:24berbeda. Anda sambil berinfak minimal
- 9:26700. Quran surah ke-2 ayat 261. Tapi
- 9:29kalau Anda membaca Al-Qur'an misalnya,
- 9:33maka bukan selesai baca dapat 10. Setiap
- 9:36hurufnya 10. Bukan selesai baca, setiap
- 9:39hurufnya 10. Anda bayangkan
- 9:43hadisnya at-Tirmidzi nomor hadis 2010.
- 9:46Man quran min kitabillahi falahu asanat.
- 9:50Siapa membaca satu huruf saja dari
- 9:52kitabullah Alquran, maka setiap hurufnya
- 9:5510 kebaikan. Walam akul alif lam mim
- 9:59harfun. Kata Nabi, "Saya tidak katakan
- 10:01alif lam mim satu huruf." Walakin alifun
- 10:05harfun, lamun harfun, mimun harfun.
- 10:07Waliulli harfin asr hasanat. Tapi
- 10:09alifnya satu huruf, lamnya satu huruf,
- 10:11mimnya satu huruf. Setiap hurufnya 10.
- 10:14J. Kalau Anda baca alif lam
- 10:17mim berapa huruf? Tiga huruf. Kali
- 10:20berapa? 10. Dapat berapa? 30.
- 10:24Dan tak pernah ada orang baca Al-Qur'an
- 10:26cuman 1 2 3 huruf. Enggak ada. Anda
- 10:29bayangkan.
- 10:32Nun
- 10:33lumayan 10 tutup enggak ada. Orang pasti
- 10:38baca banyak. Bismillahirrahmanirrahim
- 10:39sudah 19 huruf. Karena pahalanya
- 10:42berlimpah, maka belajar Al-Qur'an, baca
- 10:44Al-Qur'an, mengaji Al-Qur'an, menghafal
- 10:47Al-Qur'an disebut dengan khair oleh
- 10:52dengan apa? Khair oleh Nabi sallallahu
- 10:54alaihi wasallam. Itu ditemukan dalam
- 10:57hadis riwayat al Imam Al-Bukhari nomor
- 10:59hadis 4.719.
- 11:02Kalau kita urutkan sanadnya, Imam
- 11:03albukhari menerima dari Hajad bin
- 11:05Minhal. Hajad bin Minhal menerima dari
- 11:07Sy'bah. Sy'bah menerima dari Alqamah bin
- 11:10Marsad. Alqamah bin Martad menerima dari
- 11:12Sa'ad bin Ubaidah. Saad bin Ubaidah
- 11:14menerima dari Abu Abdurrahman As-Sudami.
- 11:16Abu Abdurrahman Assudami menerima dari
- 11:18Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib
- 11:20Radhiallahu taala anhuma. Keduanya
- 11:22menerima dari Nabi sallallahu alaihi
- 11:24wasallam. Beliau bersabda, "Khairukum
- 11:27man ta'allamal qurana waamah kir. Jika
- 11:33ada orang baik di antara kalian, maka
- 11:35yang terbaik yang bisa engkau dapatkan
- 11:37dari situ pahala yang melimpah kalau
- 11:39cari amalan itu orang yang mau belajar
- 11:41Quran pahalanya banyak. Nah, orang tadi
- 11:44jahiliah dia berhijrah apa, Bu? Begitu
- 11:48berhijrah disebut oleh Allah dengan
- 11:50khair khaira ummah.
- 11:52Apa kalimat khair di sini? Mencakup tiga
- 11:54makna tadi. Satu, perilakunya berubah
- 11:57jadi orang baik. Bayangkan dari orang
- 12:00yang paling keras tiba-tiba jadi orang
- 12:02yang paling penyayang. Orang yang
- 12:04pemukul jadi perangkul. Orang yang
- 12:06pencela jadi pecinta. Orang yang paling
- 12:08rakus jadi orang paling dermawan.
- 12:10Merubah perilaku.
- 12:12Yang kedua ini yang paling dahsyat.
- 12:15Khair juga menjadikan golongan para
- 12:18sahabat yang berorientasi untuk
- 12:20mengumpulkan harta. Sekarang berubah
- 12:23orientasinya bagaimana harta yang
- 12:24dikumpulkan untuk bernilai kebaikan.
- 12:27Dulu saat jahiliah kerja, kerja kerja
- 12:29dapat uang, dapat bonus, riba, kumpulkan
- 12:32sebanyak-banyaknya. Setelah berhijrah,
- 12:34sekarang motivasi mencari hartanya
- 12:36bagaimana saya kaya supaya bisa zakat,
- 12:39saya kaya supaya bisa infak, saya kaya
- 12:42supaya bisa sedekah. Makanya bagi orang
- 12:45Islam pada saat itu kaya itu biasa, Pak.
- 12:48Dan enggak jadi kebanggaan. Yang sulit
- 12:50itu bagaimana mengelola kekayaan.
- 12:53Kaya itu biasa. Bahkan orang bisa milih,
- 12:55kamu pengin kaya ya kamu kaya aja
- 12:57silakan. Kalau aku pengin dengan tenaga
- 12:59saja. Maka Bilal memilih dengan tenaga.
- 13:01Azan sampai suara terumpahnya terdengar
- 13:04di surga oleh Nabi sallallahu alaihi
- 13:05wasallam. Ali tidak memilih jalur
- 13:08kekayaan. Padahal kalau mau kaya gampang
- 13:10menantu Nabi.
- 13:12Cerdal
- 13:14apa? Jalur pengetahuan. Abu Hurairah
- 13:17memilih jalur pengetahuan. Abdurrahman
- 13:19bin Auf memilih jalur kekayaan. Utsman
- 13:22bin Affan jalur kekayaan. dikumpulkan
- 13:24kekayaan bukan untuk dikoleksi. Apa yang
- 13:27dilakukan oleh mereka ketika ada orang
- 13:29membutuhkan infak? Abdurrahman bin Auf.
- 13:34Sepertiga orang Madinah itu hutangnya
- 13:36dibebaskan oleh Abdurrahman bin Auf.
- 13:38Sepertiganya. Sepertiga lagi diutangi,
- 13:42diberikan modal untuk kerja. Sepertiga
- 13:44lagi yang tak mampu kerja disantuni oleh
- 13:47Abdurrahman bin Auf. Satu orang
- 13:49menyantuni seluruh penduduk Madinah.
- 13:52Khair.
- 13:54Yang ketiga yang paling menarik walaupun
- 13:57ini kaya, walaupun punya kedudukan,
- 14:01walaupun berubah sekarang jadi orang
- 14:02yang lebih baik, tetap tidak
- 14:04meninggalkan pemburuan amalan yang
- 14:06melahirkan pahala yang sangat banyak.
- 14:08Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf,
- 14:10Tamim Addari. Saya sebutkan tadi
- 14:13bagaimana kekayaan limpahan mereka. Tapi
- 14:15disebutkan oleh Al Imam an-Nawawi dalam
- 14:17kitabnya Attibyan fi Adab Hamalatil
- 14:20Quran. Kitab pertama yang dituliskan
- 14:22oleh beliau sebelum menulis Al-Arbain 42
- 14:25hadis. Riyadus Shihin 1896
- 14:28hadis. Sampai kemudian syarah Muslim 9
- 14:30jilid. Beliau tuliskan dulu kitab
- 14:32at-Tibyan fi Adab Hamalatil Quran.
- 14:35Dituliskan di situ kata beliau Allahu
- 14:38Akbar. Sekaya-kayanya Utsman,
- 14:40sekaya-kayanya Abdurrahman bin Auf masih
- 14:42sempat tahajud setiap malam sampai
- 14:44khatam Al-Qur'an.
- 14:48Khatam Al-Qur'an.
- 14:50Bahkan Al Imam Asyafi'i disebutkan juga
- 14:53sesaleh-salehnya beliau ilmunya begitu
- 14:55banyak, khairnya pada ilmunya. Masih
- 14:57sempat mengkhatamkan Al-Qur'an setiap
- 14:59hari sekali, Ramadan dua kali khatam.
- 15:01Siang sekali, malam sekali. Anda bisa
- 15:03bayangkan?
- 15:05Jadi hijrah golnya itu khair. Sekarang
- 15:08kalau sekarang kita mendengar semangat
- 15:10hijrah. Jakarta hijrah, Bandung hijrah,
- 15:14Sumatera hijrah, Kalimantan hijrah,
- 15:17bahkan ada festival hijrah. Sekarang
- 15:20perhatikan, apakah hijrah yang ditempuh
- 15:22ini sama dengan yang diisyaratkan oleh
- 15:25Al-Qur'an dan hadis-hadis Nabi
- 15:26sallallahu alaihi wasallam? Apakah
- 15:28mengakhirkan gol yang sama merubah
- 15:30perilaku seseorang dari sifat yang
- 15:32kurang baik bahkan menjadi sikap yang
- 15:34mulia? Apakah hijrah menjadikan harta
- 15:36kita lebih berkah dalam kehidupan?
- 15:39Ataukah hijrah memberikan motivasi pada
- 15:41kita untuk mulai beramal dan memburu
- 15:43limpahan pahala untuk menutupi dosa-dosa
- 15:45di masa-masa yang lalu? Maka ini yang
- 15:47coba kita turunkan supaya hijrah bisa
- 15:50dipahami dengan benar. Baik, paham
- 15:52sampai di sini? Ah, kalau paham kita
- 15:55mulai pembahasannya. Ini baru mukadimah
- 15:57tadi ya.
- 16:01Pertama, apa itu hijrah? Ini dulu supaya
- 16:04kita sepakat dulu ya apa itu hijrah?
- 16:08Teman-teman sekalian,
- 16:11hijrah
- 16:12itu bukan sekedar pindah.
- 16:15Awas, bukan sekedar beralih
- 16:18atau dibatasi dengan pindah tempat.
- 16:21Sekarang ada tren karena trennya hijrah.
- 16:24Setiap pindah itu hijrah. Ya, saya
- 16:26hijrah, Pak, dari Bandung ke Jakarta.
- 16:30Saya hijrah, Pak, dari Jawa ke Sumatera.
- 16:33Ah, kalau pengertiannya sekedar pindah,
- 16:35maka tidak disebut dengan hijrah.
- 16:37Disebut dengan intiqal. Namanya intaqala
- 16:40yantaqilu intiqalan. Ana antaqil min
- 16:43Jakarta ila Bandung. Saya pindah dari
- 16:46Jakarta ke Bandung.
- 16:48Awas, hati-hati. Sekali lagi. Kalau
- 16:51sekedar pindah itu disebutkan dengan
- 16:53intiqal. Berpindah dari tempat ke tempat
- 16:56lain. Kalau perubahan terjadi disebut
- 16:59dengan tagyir. Enggak pindah tapi
- 17:01berubah. Awas supaya enggak dipelesetkan
- 17:03nih. Saya hijrah dari laki-laki ke
- 17:05perempuan. Bukan hijrah namanya itu.
- 17:07Cepi.
- 17:09Sekarang manusia ini aneh-aneh sekarang
- 17:11nih. Ya sudah jadi laki-laki jadi
- 17:13perempuan. yang perempuan jadi
- 17:15laki-laki. Terus keduanya dekat-dekatan
- 17:17lagi. Ya, berhubungan. Aduh, kenapa
- 17:20ribet amat itu. Yang perempuan jadi
- 17:23laki-laki, yang laki-laki jadi
- 17:24perempuan. Udah gitu berhubungan
- 17:27perasaan ribet amat gitu kan. Nanti yang
- 17:29hamil yang laki-laki lagi. Ini repot
- 17:31gitu.
- 17:33Ah, ini kita perbaikilah. Kita doakan
- 17:35semoga berubah jadi lebih baik. Kemudian
- 17:38setelah itu kita dakwahi dengan cara
- 17:39yang lembut ya. Yuk, kita kembali apa
- 17:42itu hijrah. Kita kembalikan ke batasan
- 17:45Nabi sallallahu alaihi wasallam.
- 17:46Bagaimana Nabi mendefinisikan hijrah.
- 17:50Kita lihat di keterangan Al Imam
- 17:52Albukhari.
- 17:53Saya kembalikan ke Al-Qur'an dan
- 17:56hadis-hadis Nabi sallallahu alaihi
- 17:57wasallam.
- 17:58Bismillah.
- 18:01Mohon izin saya tuliskan ya.
- 18:05Dibuka di kitab Sahih Albukhari.
- 18:12Kitabul Iman.
- 18:18Jadi ada 97 pembahasan
- 18:21dalam kitab Sahih Albukhari. Setiap
- 18:24pembahasannya disebut dengan kitab
- 18:26namanya. Ya. Jadi di dalam kitab ada
- 18:30kitab.
- 18:31Asalnya kitab itu banyak maknanya.
- 18:35Makna dasarnya sesuatu yang tersusun
- 18:37dengan rapi dan sempurna. Rapi, terukur,
- 18:41sistematis, maka disebut kitab. Kenapa
- 18:44buku disebut dengan kitab? Karena buku
- 18:46disusun dengan sistematis dari awal
- 18:48sampai dengan akhirnya. Jelas, ya? Maka
- 18:51Al Imam albukhari seakan ingin
- 18:53mengatakan, "Saya menyusun setiap babnya
- 18:56dengan rapi, sistematis. Saya mulai
- 18:58dengan ayat Al-Qur'an dulu, kemudian
- 19:00saya masukkan hadisnya. Kalau perlu
- 19:02penjelasan, saya berikan penjelasan
- 19:04sedikit. Seperti inilah saya runtutkan
- 19:06dari awal sampai akhirnya. Maka beliau
- 19:08namakan setiap bab dalam pembahasannya
- 19:10dengan kitab.
- 19:13Dalam setiap kitab ini ada subbab lagi.
- 19:17Subnya disebut dengan bab.
- 19:20Uh, masyaallah.
- 19:22Ini artinya pembahasannya banyak, luas
- 19:26ya, komprehensif. Makanya kitabnya
- 19:28diberi
- 19:30jami'.
- 19:33Jami'
- 19:34nanti ada aljami, ada sunan, ada musnad,
- 19:38ada mujam. Itu berbeda. Aljami sesuatu
- 19:42yang masih luas, komprehensif. Babnya
- 19:44banyak. Makanya beliau namakan kitabnya
- 19:47Aljami asahih almusnad al-Mukhtasar min
- 19:51umuri Rasulillahi sallallahu alaihi
- 19:53wasallam wasunanihi wa ayyamihi. Itu
- 19:56nama kitabnya. Coba ulangi ya.
- 20:01Kepanjangan disingkat jadi sahih
- 20:03albukhari. Kitab saya ini luas
- 20:05bahasannya. Masih bercampur banyak di
- 20:08situ. Dari mulai masalah iman sampai
- 20:10masalah sakit, masalah pemerintahan
- 20:12kitabul imarah, masalah fikihnya ada di
- 20:15situ. Asahiih isinya saya pastikan saya
- 20:17validasi. Benar. Mustad bersumber kepada
- 20:20Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- 20:21Jadi ini bukan komentar saya, bukan
- 20:23karya saya, tapi saya telusuri sampai
- 20:25terhubung kepada Nabi. Min umuri
- 20:28Rasulillah sallallahu alaihi wasallam.
- 20:29Saya kumpulkan segala perkara yang bisa
- 20:32saya temukan terkait dengan aktivitas
- 20:34Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- 20:36Wasunanihi dan sunah-sunah yang bisa
- 20:38diikuti. J ada yang tak bisa diikuti,
- 20:41ada yang bisa diikuti. Ya, menikah
- 20:43dengan lebih daripada empat istri enggak
- 20:45bisa diikuti. Khusus bagi Nabi. Salat
- 20:49bisa diikuti terbuka untuk kita. Jelas?
- 20:52Baik. Kembalikan kemudian kepada babnya.
- 20:54Wa ayyamihi dan keseharian Nabi. Apa
- 20:57yang Nabi kerjakan dari bangun tidur
- 20:59sampai tidur lagi? Saya turunkan di
- 21:00kitab saya. Ah inilah kemudian diberi
- 21:03nama dengan kitab Aljami disingkat
- 21:05dengan Sahih Albukhari.
- 21:08Albukhari menunjuk kepada penulisnya.
- 21:12Tapi nama asal Al-Bukhari sesungguhnya
- 21:14nama daerah bukan nama orang. dari kata
- 21:17Bukhara nama aslinya Muhammad. Punya
- 21:20bapak namanya Ismail punya kakek namanya
- 21:24Ibrahim. Kakek buyutnya Al-Mughirah.
- 21:27Eyang buyutnya Albardizbah. Tinggal di
- 21:30Kecamatan Jufsah, Kabupaten Bukhara,
- 21:32Provinsi Khorasan, negara Uzbekistan
- 21:35sekarang. Maka dikenal dengan orang yang
- 21:38berasal dari Bukhara. Rumusnya tambahkan
- 21:40alif lam di depannya al ujungnya ganti
- 21:43dengan i. Albukhari.
- 21:46Saya berasal dari Bukhara.
- 21:49Anda juga bisa katakan demikian. Syekh
- 21:51Nawawi dari Banten. Syekh Nawawi
- 21:53Albantani. Syekh Yasin dari Padang,
- 21:55Syekh Yasin alpadangi.
- 21:59Syekh Ahmad Khatib dari Minangkabau.
- 22:01Syekh Ahmad Khatib Alminangkabawi.
- 22:05Anda dari misalnya Cicalengka, ana Asep
- 22:08albandungi alicalengkai
- 22:12ya.
- 22:14Ah, ini
- 22:16babnya bab yang kelima.
- 22:21Kemudian hadisnya nomor yang ke-11.
- 22:26Rawinya adalah sahabat Abdullah Ibnu Amr
- 22:30ibnul Ash radhiallahu taala anhuma.
- 22:34Ibnu Ash radhiallahu taala anhuma. Kitab
- 22:37saya disyarah oleh Al Imam Ibnu Jauzi
- 22:39posisi paling kiri sebelah atas di jilid
- 22:42yang pertama.
- 22:44Di situ Nabi definisikan kalimat hijrah.
- 22:48Awas hati-hati.
- 22:49Babul muslim man salimal muslim.
- 22:54Man salimal muslimuna min lisanihi
- 22:57waadihi. Ya qala hadana qala langsung ke
- 23:00rawi terakhir. An abdillah ibn Amr ibnu
- 23:03Ash radhiallahu taala anhuma. Hadis
- 23:05diriwayatkan dari ujung sanadnya kepada
- 23:07Nabi dari Abdullah bin Amr ibnul Ash
- 23:10semoga Allah meridai kepada beliau dan
- 23:11kepada bapaknya atau kedua orang tuanya
- 23:14dari Nabi sallallahu alaihi wasallam.
- 23:15Qal almuslimu.
- 23:18Orang muslim yang baik itu orang muslim
- 23:22yang imannya benar itu. Jadi cara baca
- 23:24kitab Sahih Bukhari itu begini.
- 23:26sebutkan kitabnya tentang apa, maka
- 23:29hadisnya akan terkait dengan pembahasan
- 23:31kitabnya itu. Jangan dipisahkan
- 23:33terjemahan dari subtemanya. Kalau
- 23:36temanya tentang iman, maka cara
- 23:37menerjemahkannya begini. Orang muslim
- 23:40yang punya iman kuat itu, orang muslim
- 23:44yang benar, yang baik itu man salimal
- 23:46muslimuna min lisanihi waadi adalah
- 23:50orang yang mampu saat berinteraksi
- 23:52dengan orang Islam yang lain,
- 23:53orang-orang lain itu merasa tenang
- 23:55dengan keadaan lisan dan tangannya.
- 23:57Kalau bahasa singkatnya, orang Islam
- 24:00yang baik itu mampu menjaga lisan dan
- 24:02tangannya.
- 24:04Jelas? Karena itu kalimat lisan itu
- 24:06seringki dibuka dengan kalimat iman
- 24:08dalam Al-Qur'an.
- 24:09Buka Quran surah 49 ayat 11 sampai 12.
- 24:12Ya ayyuhalladzina amanu iman dulu.
- 24:17Hai orang-orang yang merasa punya iman
- 24:19muslim yang baik. Kebab tadi maka
- 24:22gunakan lisanmu untuk berkata yang baik.
- 24:24Jangan saling mencela kata Alqur'an. Ya
- 24:26ayyuhalladzina amanu. Hai orang-orang
- 24:28muslim yang baik yang punya iman. La yag
- 24:32ba'dukum ba'. Jangan gosip jangan gibah.
- 24:36J. Kalau ada orang bergibah menunjukkan
- 24:38imannya lemah. Kalau ada orang gosip
- 24:40menunjukkan muslimnya belum baik.
- 24:43Ya abi mah henteu ustaz bagus tuh
- 24:46sepertos itu tuh. Uh bapak itu mah uh
- 24:48tiap hari
- 24:51sama
- 24:52di orang Islam yang baik dia jaga
- 24:54lisannya. Bahkan di hadis Nabi yang lain
- 24:56dikatakan
- 24:57billahi walumil akir
- 25:01siapa yang merasa beriman pada Allah di
- 25:03hari kiamat. Awas, beriman kepada Allah
- 25:06dan akan dihisab di hari akhir. Di Nabi
- 25:09katakan begini, "Kamu hati-hati jaga
- 25:10lisan perkataanmu dihisab." Falqir
- 25:14aosmut. Maka katakan yang baik supaya
- 25:16hisabmu ringan. Kalau tak mampu diam.
- 25:20Kalau tak bisa berkata yang baik, diam.
- 25:23Eh, kamu tahu enggak tentang si fulan
- 25:25itu? Hm h.
- 25:29Diam aja. Ancaman dari Nabi, kalau kamu
- 25:31paksakan berkata yang buruk, maaf, di
- 25:34hari kiamat lebih dahsyat. Kalau kamu
- 25:36yakin akan dihisab, perkataan kamu itu
- 25:37dihisab. Di hadis Muslim yang lain itu
- 25:40ada bab muflis namanya. Muflis orang
- 25:43bangkrut itu pekerjaannya di muka bumi,
- 25:45di dunianya ternyata rajin ibadah, Pak.
- 25:48Uh, kalau salat dahsyat, Bu. Kata Nabi,
- 25:50"Yati yaumalqiamati bisatin." Datang di
- 25:53hari kiamat pahala salatnya banyak.
- 25:54Pakai nakirah. Nakirah itu umum. Umum
- 25:57itu bukan spesifik. Artinya jenis-jenis
- 25:59salat dikerjakan. Jangankan fardu, sunah
- 26:01diburuk.
- 26:03Wasiamin puasanya rajin. Jangankan
- 26:06Ramadan, bahkan ayamul bid
- 26:08ditunggu-tunggu.
- 26:10Wazakatin zakatnya rajin. Cuman sayang
- 26:14wayatiqatama.
- 26:16Dia pun datang membawa dosa. Seringkiali
- 26:18mencela si fulan. Ini isyarat dari Nabi.
- 26:20Fenomena 15 abad yang lalu. Kata Nabi,
- 26:23"Akan muncul fenomena di masa yang akan
- 26:24datang nanti. Orang rajin ibadah tapi
- 26:26rajin maksiat.
- 26:28Maksiatnya apa? Maksiatnya pun unik.
- 26:31Rajin salat senang mencela.
- 26:35Rajin puasa senang berselisih karena
- 26:37hadisnya belum lengkap. Waqadfa had
- 26:40senang nuduh orang lain. Waba hadza
- 26:42senang berselisih. Wasfakadama h. Bahkan
- 26:45ada yang menumpahkan darah bahkan
- 26:47menyebutkan nama Allah di dalamnya.
- 26:48Tembak orang Allahu Akbar. Bom orang
- 26:50Allahu Akbar. Muncul bom panci, bom
- 26:53kulkas, bom open, bom setrika dan
- 26:55sebagainya.
- 26:56itu terjadi enggak? Kalau Nabi yang
- 26:58sampaikan dulu pasti kejadian itu
- 27:01disampaikan itu supaya kita bisa
- 27:02mengantisipasi jangan masuk bagian dari
- 27:04itu. Makanya hati-hati kalau antum
- 27:07belajar rajin ikut pengajian, rajin
- 27:10membawa antum untuk ibadah, tapi dalam
- 27:11saat yang bersamaan senang membuat antum
- 27:13mencela orang, senang menjadikan Anda
- 27:16berselisih itu mesti hati-hati. Karena
- 27:18boleh jadi masuk dalam golongan ini,
- 27:20apalagi mengarahkan Anda pada tindakan
- 27:22ekstrem.
- 27:24Kamu kemarin banyak dosa, tobat. Kalau
- 27:27pengin banyak pahala, jihad sekalian.
- 27:28Tuh, ledakan kedubes anu. Uh, hati-hati
- 27:31dengan yang begitu. Hati-hati.
- 27:34Tinggalkan seketika karena menyalahi
- 27:35hadis Nabi. Kata Nabi, "Hasan w min
- 27:39hasanati." Kalau ada yang seperti itu
- 27:40sifatnya, maka diambil pahala
- 27:42kebaikannya ditimpakan dan diberikan
- 27:45ditransferkan kepada orang dizalimi
- 27:47tadi. Misal ada orang selesai salat,
- 27:51maaf tiba-tiba setelah salat
- 27:53membicarakan orang lain dalam konteks
- 27:55gibah. Enggak tanggung-tanggung yang
- 27:56dibicarakan imamnya.
- 27:58Saya imam naik tadi si pantes teu ngunah
- 28:01suarana
- 28:06itu dia selesai salat pahalanya
- 28:08ditransferkan kepada imamnya sekalian
- 28:10seketika. Makanya kalau Anda sedang
- 28:13dicela orang enggak usah marah Pak.
- 28:16Itu tandanya ada transfer pahala yang
- 28:18diberikan kepada Anda. Dan hukum celaan
- 28:21itu, hukum celaan enggak bisa bebas kita
- 28:23darinya. Enggak ada orang bebas dari
- 28:25celaan. Demi Allah saya katakan, tidak
- 28:28ada manusia yang bebas dari celaan.
- 28:30Jangankan manusia, bayangkan Allah
- 28:32dicela oleh orang yang kafir. Malaikat
- 28:35dicela, Rasul dicela, nabi dicela,
- 28:38sahabat dicela, tabiin dicela, ulama
- 28:41dicela. Anda Tuhan bukan, malaikat
- 28:43bukan, Rasul bukan, Nabi bukan, sahabat
- 28:47bukan, tabiin bukan, ulama juga bukan.
- 28:49Enggak pengin dicela. Anda siapa?
- 28:53Kalau kita orang baik, pasti akan dicela
- 28:55oleh orang yang tidak baik. Kalau kita
- 28:57orang yang kurang baik, akan dicela oleh
- 28:59orang baik. Tapi rumusnya itu luar
- 29:01biasa. Apa rumusnya? Kalau celaan dibaca
- 29:04dengan bab iman, indah semuanya. Kalau
- 29:07ada yang mencela Anda orang yang kurang
- 29:09baik, sebetulnya bukan celaan. Rumusnya
- 29:11dalam kaidah akhlak sebetulnya pengakuan
- 29:14dari Allah yang dititipkan lewat lisan
- 29:16pencela itu bahwa Anda telah menjadi
- 29:18orang baik.
- 29:20Misal nama Anda Asep. Tadinya senang
- 29:23kumpul-kumpul enggak jelas, tiba-tiba
- 29:25rajin ke Multazam, kajian salat, eh
- 29:28dirubah namanya saleh misalnya.
- 29:31Oh, ahli surga euy gitu lewat kan. Itu
- 29:35enggak usah marah. Itu sebetulnya bukan
- 29:38celaan. Dalam bab akhlak itu
- 29:39sesungguhnya pengakuan yang ditetapkan
- 29:41oleh Allah melalui lisan orang tadi
- 29:43bahwa Anda telah berubah menjadi baik.
- 29:46Makanya kalau ada yang cela pada
- 29:47kebaikan jangan dibalas.
- 29:49Woi, panitia surga lewat. Panitia surga
- 29:51lewat. Enggak usah dibalas. Cukup
- 29:53sampaikan, maaf, saya cuman humas. Gitu
- 29:55aja.
- 29:58Paham? Sebaliknya, kalau ada yang
- 30:00mencela orang yang tidak baik, itu
- 30:03pertanda sayang Allah kepada Anda untuk
- 30:05menghentikan perbuatan tidak baik itu
- 30:07sehingga kembali kepada jalur yang
- 30:08benar. Jelas sampai sini? Baik. Jadi,
- 30:10mustahil kita tidak menghindari hal
- 30:12demikian. Mustahil. Pasti didapatkan.
- 30:15Karena itu kembalikan kepada babnya
- 30:17orang yang kemudian maaf mengerjakan
- 30:19kebaikan saat bersamaan mengerjakan yang
- 30:21buruk maka ditransferkan pahalanya. Fain
- 30:23faniat hasanatu kalau habis bekal
- 30:25kebaikannya maka diambil keburukan dari
- 30:28orang tadi finar. Dilemparkan orang itu
- 30:30ke neraka. Maaf ya, maaf. Bekal salat
- 30:33sudah enggak ada. Puasa sudah habis.
- 30:36Zakat sudah menutup dosa. Tinggal
- 30:37tersisa. Itu pun keburukan. Dosa fitnah
- 30:40belum ditutup. Maka diambillah dosa
- 30:42orang difitnah itu ditimpakan kepada
- 30:44yang memfitnah dan dilemparkan pemfitnah
- 30:46itu ke dalam neraka. Selesai. Maka jaga
- 30:50jaga lisan, jaga tangan. Setelah itu
- 30:53hadisnya mengatakan belum selesai.
- 30:56Wal muhajir.
- 30:59Ah perhatikan. Sedangkan orang hijrah
- 31:02itu
- 31:04awas ini definisi nabinya. Sedangkan
- 31:06orang hijrah itu man hajara ma nahallahu
- 31:14anhu. Ada yang dahsyat di sini.
- 31:18Lihat sini.
- 31:23wal muhajir.
- 31:26Sedangkan orang hijrah itu didefinisikan
- 31:30oleh Nabi,
- 31:31man hajara
- 31:36ma
- 31:38naha
- 31:40anhu.
- 31:43Fokus.
- 31:45Kenapa Nabi menggunakan kata man?
- 31:49Kenapa menggunakan kata hajar cepat?
- 31:51Padahal kata kata kerja yang sering
- 31:53digunakan pakai alif. Hajaro
- 31:56orangnya disebut muhajir. Kenapa di sini
- 31:58alifnya dibuang? Kenapa menggunakan ma
- 32:01di sini?
- 32:03Fokus. Kemudian fokus baik-baik. Ini
- 32:07saya turunkan begini H-nya sebagai
- 32:09larangan. Bisa ke atas, bisa ke bawah
- 32:11seperti zina. Tapi ini yang sering
- 32:13dipakai. Kemudian selanjutnya apa yang
- 32:15disebut dengan naha anh? Dan dari sini
- 32:20ditemukanlah definisi hijrah. Apa
- 32:22definisi yang dimaksudkan? Itu yang kita
- 32:25akan lihat setelah menunaikan salat Isya
- 32:26berjamaah insyaallah. Bismillah.
- 32:31Asalamualaikum warahmatullahi
- 32:33wabarakatuh.
- 32:34Waalaikumsalam warahmatullahi
- 32:36wabarakatuh.
- 32:38Alhamdulillah
- 32:40wasalatu wasalamu ala rasulillah.
- 32:43Waa alihi wasohbihi wamanw ba'd.
- 32:49Alhamdulillah kita telah menunaikan
- 32:51salat Isya berjemaah beserta amalan
- 32:55sunahnya. Semoga salat kita semua
- 32:58diterima oleh Allah subhanahu wa taala.
- 33:00Amin.
- 33:01Dan pemirsa di mana pun Anda berada yang
- 33:03belum menunaikan salat Isya semoga
- 33:06diberikan kemudahan dan kelancaran dan
- 33:08juga diberkahi oleh Allah subhanahu wa
- 33:10taala.
- 33:12Seperti telah kita uraikan,
- 33:15tujuan utama
- 33:18dari hijrah adalah menghasilkan kualitas
- 33:21manusia yang disebut oleh Al-Qur'an
- 33:24dengan khaira ummah. Perilakunya berubah
- 33:28menjadi baik. Segala
- 33:31yang melekat pada dirinya, khususnya
- 33:34hartanya juga bisa digunakan dan
- 33:37dihasilkan dari cara yang baik
- 33:40dan melahirkan motivasi kuat untuk
- 33:43memburu amalan-amalan ibadah yang
- 33:46melahirkan pahala yang melimpah.
- 33:49Karena itu kalimat hijrah pun
- 33:52pemaknaannya dibatasi oleh Nabi
- 33:54sallallahu alaihi wasallam supaya tidak
- 33:57semua orang bisa membuat definisi
- 33:59tentang hijrah ini.
- 34:01Batasan ini di antaranya disampaikan
- 34:04oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam
- 34:05dalam hadis yang diriwayatkan oleh
- 34:07sahabat Abdullah Ibnu Amr ibn Ash
- 34:10radhiallahu taala anhuma yang
- 34:12disampaikan kemudian oleh Al Imam
- 34:14al-Bukhari seperti tadi telah kita
- 34:16uraikan. Nabi sampaikan, "Al muslimu
- 34:20manimal muslimuna min lisanihi waadihi
- 34:25wal muhajir." Di sini tadi kita berhenti
- 34:29dan sekarang kita coba mulai teruskan.
- 34:32wal muhajir.
- 34:34Sedangkan orang hijrah itu
- 34:37man hajara
- 34:40adalah setiap orang
- 34:43yang mau berhijrah
- 34:47anhu. Ma nahallahu anhu. Yaitu dengan
- 34:52meninggalkan semua segala hal yang
- 34:55dilarang oleh Allah atas dirinya.
- 34:59Itu definisi singkatnya.
- 35:01Jadi penjelasan Nabi membatasi definisi
- 35:04hijrah dengan sangat singkat. Kalau Anda
- 35:07ingin berhijrah, maka cara paling
- 35:10simpelnya kata Nabi, tinggalkan semua
- 35:12yang dilarang oleh Allah.
- 35:15Nah, penjelasan dari sini walaupun
- 35:17diungkapkan dengan kalimat yang sangat
- 35:19singkat, isinya padat, tapi jangan
- 35:22lupakan kaidah dari perkataan Nabi saat
- 35:24Nabi berkata, "Awas ana afsahu arabin
- 35:29baina anni min quraisy
- 35:33ana afsahul."
- 35:35Saya itu kata Nabi orang Arab yang
- 35:37paling fasih
- 35:39ba quraisyin.
- 35:42Dan saya termasuk dari kalangan Quraisy.
- 35:44Quraisy itu termasuk suku yang paling
- 35:47fasih bahasa Arabnya.
- 35:50Karena itu nanti rujukan ya rujukan
- 35:52dalam bacaan Al-Qur'an pun ketika
- 35:54dibacakan Quran tuh rujukan utama bahasa
- 35:57Arab yang paling fasih dan utamanya
- 36:00diturunkan menggunakan bahasa Quraisy.
- 36:03Jadi turunan dari Quraisy nanti ada
- 36:05Hudzail. Al Imam As-Syafi'i di antara
- 36:08empat imam mazhab itu, itu turunan dari
- 36:10Quraisy Huzil sukunya. Nama aslinya juga
- 36:13Muhammad, bapaknya Idris. Muhammad bin
- 36:17Idris kakeknya Al-Abbas. Muhammad bin
- 36:19Idris bin Al-Abbas bin Utsman bin
- 36:21Syafi'i. Syafi'i. Jadi Syafi'i ini
- 36:24kakeknya ya Muhammad bin Idris al Imam
- 36:28Assyafi'i. Termasuk kalangan sahabat
- 36:30yang berjumpa dengan Nabi sallallahu
- 36:32alaihi wasallam. Di bapaknya Idris
- 36:34bertabarruk dengan nama kakeknya yang
- 36:37masuk dalam golongan sahabat yang
- 36:39mudah-mudahan mendapatkan kesalehannya.
- 36:40Dan jadi ya Muhammad bin Idris bin
- 36:44Al-Abbas bin Utsman bin Syafi' bin
- 36:47Assaib.
- 36:48Awas. Bin Assaib bin Ubaid bin Abdul
- 36:51Yazid. Ya. Ke atasnya lagi bin
- 36:55Almuthalib bin Hasyim. Ya, ke atasnya
- 36:57lagi bin Abdul Manaf bin Qushab bin
- 36:59Murra bin Kilab bin Ka'ab bin Ghalib bin
- 37:02Fihir bin Malik bin Nadar bin Kinana bin
- 37:04Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin
- 37:07Nizar bin Mudhar bin Ma'ad bin Adnan bin
- 37:09Addi bin Adri bin Muqawam bin Nahur bin
- 37:11Tarikh bin Ya'ub bin Yasjub bin Nabit
- 37:13bin Ismail alaih Salam bin Ibrahim Alaih
- 37:15Salam bin Adar bin Nahur bin Ab bin
- 37:18Kinan bin Arfaksyad bin Sam bin Nuh
- 37:20Alaih Salam bin Mihlail Matusyala bin
- 37:22Kinan bin Anwas bin Tiit bin Adam Alaih
- 37:24Salam nasabnya berjum jumpa dengan Nabi
- 37:27sallallahu alaihi wasallam di Abdul
- 37:28Manaf dalam golongan Quraisy.
- 37:31Karena Quraisy ini fasih bahkan
- 37:34Al-Qur'an diturunkan dengan bahasa Arab
- 37:35yang paling fasih dan acuan utamanya
- 37:38adalah lghatu quraisyin. Maka berlaku
- 37:41kaidah setiap bahasa Al-Qur'an itu pasti
- 37:44rangkaian katanya bahkan kalimatnya
- 37:46mengandung mukjizat.
- 37:48Kalau dikaitkan dengan lughah Quraisy
- 37:50pasti fasih, pasti jelas. Apalagi bahasa
- 37:53Quran. Sedangkan Nabi itu adalah orang
- 37:56yang diutus untuk memberikan penjelasan
- 37:58tentang Quran. Maka bahasa yang
- 38:00disampaikan oleh Nabi pun bukan bahasa
- 38:02Arab sembarangan. Setiap rangkaian
- 38:05katanya pasti memiliki makna yang sangat
- 38:07dalam. Ini yang saya ingin kaji dalam
- 38:09setiap hurufnya. Mari kita lihat ini.
- 38:11Dan boleh jadi ini jarang dibahas karena
- 38:14yang mungkin disampaikan itu boleh jadi
- 38:16hanya terjemahan umum saja. Kalau mau
- 38:18hijrah tinggalkan yang dilarang. Tapi
- 38:20apakah seperti itu kalimatnya? Mari kita
- 38:23lihat bahasa nabinya. Karena nabi tidak
- 38:25bisa bahasa Indonesia, apalagi bahasa
- 38:28Sunda. Ya,
- 38:31bismillah.
- 38:33Wal muhajir. Sedangkan orang yang ingin
- 38:37hijrah itu, orang hijrah itu satu, man.
- 38:43Yuk, kita baca pakai ilmu nahwu
- 38:46di dasar bahasa Arab. Nanti kalau ingin
- 38:48mudah memahami Al-Qur'an, ngajinya bisa
- 38:51sempurna dalam pengertian memahami makna
- 38:53dengan luas, nanti belajar bahasa Arab
- 38:55dengan cabang empat ilmu. Ini yang
- 38:58dasar. Satu nahu. Yang kedua saraf.
- 39:02Orang Arab menyebut nahu bapaknya, saraf
- 39:03ibunya. Ya, jadi nah kemudian saraf.
- 39:07Kalau ingin simpel keduanya dipadukan di
- 39:09alfiah. Alfiahnya misalnya Ibnu Malik,
- 39:12syarahnya Ibnu Aqil.
- 39:31Belajar dari yang dasar ya misal pakai
- 39:34jurumiah karangan imam alam
- 39:39mufil
- 39:41isun dan seterusnya. Ya, nahwu saraf.
- 39:45Nahwu menunjukkan makna, dasar dan
- 39:48perubahan kata karena harakat. Kalau
- 39:50fathah maknanya apa? Kalau kasrah
- 39:51maknanya apa? Kalau dhammah seperti apa?
- 39:54Kalau sukun dipahami apa? Itu nahwu.
- 39:57Saraf perubahan bentuk kata derivasi.
- 40:00Makan makan, sedang makan telah makan.
- 40:03Makan jangan dimakan. Bagaimana
- 40:05membentuk katanya makanan? Ya, waktu
- 40:09makan tempat makan. Nah, itu ilmu saraf.
- 40:11Anda tahu ilmu shaf kata bisa hafal 12
- 40:16makna. Dengan ilmu shaf kosakata Anda
- 40:20tahu 12. Bayangkan kalau tahu 10 berarti
- 40:23Anda telah hafal 120 kosakata.
- 40:27Itu saraf. Ketiga, balagah. Ya, balagah.
- 40:31Balagah itu punya tiga cabang ilmu lagi
- 40:34ya. Maani bayan bani maani untuk memilih
- 40:38diksi yang sesuai. Pada orang dewasa
- 40:41begini bicaranya pada anak kecil begini,
- 40:43pada remaja begini. Karena itu nanti
- 40:45ketika Nabi menyampaikan tingkat
- 40:47tertinggi dalam kalimat Nabi itu bukan
- 40:50hanya nahwu sharf, tapi balagahnya
- 40:52masuk. Setiap memilih kata sempurna
- 40:54kata-katanya.
- 40:56Bayan dijelaskan dengan terang sehingga
- 40:59orang tidak bertanya lagi apa maksudnya,
- 41:01bagaimana caranya. Maka kata-kata yang
- 41:03telah disusun itu dirangkai jadi kalimat
- 41:06yang jelas dan sempurna. Tapi kan tidak
- 41:09semua yang jelas itu terasa
- 41:10menyenangkan. Anda jadi imam ingin
- 41:13meluruskan kalimatnya jelas. Ada Bapak
- 41:15di sana belum rapat, Anda katakan, "Pah,
- 41:17rapatkan." Apa enggak ngerti juga
- 41:19merapatkan? Jelas kan? Tapi enggak enak.
- 41:23Supaya enak keterimanya maka gunakan
- 41:25kemudian badi namanya. Badi ilmu
- 41:29menghiasi kata. Sehingga ketika
- 41:31disampaikan orang tidak merasa diajari,
- 41:33ketika diperintahkan rasanya kemudian
- 41:35dinasehhati dengan cara yang sangat
- 41:37lembut. Bahkan ketika memuji orang
- 41:39senang. Kamu cantik banget sayang. Itu
- 41:42baru bayan. Tapi kalau sudah pakai badi,
- 41:44uh, cahaya rembulan pun kalah dengan
- 41:47pesanamu malam hari ini. Tuh, catat tuh.
- 41:51Itu badi namanya. Terakhir arud, ya.
- 41:55Arud nanti asalnya untuk membuat puisi
- 41:58Arab. Tapi dalam nanti khazanah
- 42:00keislaman bisa digunakan untuk membuat
- 42:02nazam-nazam ilmiah atau digunakan untuk
- 42:05sekedar mengetahui berapa banyak pahala
- 42:07yang didapatkan dari satu amalan.
- 42:09Sekarang kita pakai ilmu ini untuk
- 42:10membaca hadis-hadis Nabi sallallahu
- 42:11alaihi wasallam. Man kita gunakan ilmu
- 42:14nahwunya.
- 42:16Ismun mausulun yadullu alal fardiliah.
- 42:21Paham tidak?
- 42:24Man ismun mausulun konjungsi, kata
- 42:26sambung yang menunjuk pada subjek atau
- 42:29objek secara tunggal tapi maknanya umum.
- 42:35Bentuk tunggal menunjuk pada setiap
- 42:37personal, setiap orang.
- 42:42Tapi walaupun menunjuk pada personal
- 42:44maknanya general,
- 42:47luas,
- 42:48umum.
- 42:51Kalau diartikan ke sini seakan-akan Nabi
- 42:54katakan begini, "Man hajara." Hijrah itu
- 42:58kata Nabi berlaku bagi siapapun umum.
- 43:02Setiap personal Anda itu diajak untuk
- 43:05berhijrah. Hijrah terbuka secara luas.
- 43:08Bukan hanya untuk orang yang punya harta
- 43:10saja, bukan hanya untuk orang yang punya
- 43:12kedudukan, bukan hanya orang saleh yang
- 43:14bisa hijrah, orang salah pun diminta
- 43:16untuk kembali saleh.
- 43:18J seakan-akan Nabi buka, enggak ada
- 43:21batasan. Anda laki-laki, Anda perempuan,
- 43:24Anda yang laki-laki ngaku perempuan,
- 43:26yang perempuan ngaku laki-laki, Anda
- 43:28yang kecil, yang besar, yang tua, yang
- 43:30muda, pelaku maksiat yang
- 43:31sebanyak-banyaknya. Kalau Anda pengin
- 43:33bertobat, ayo pulang kembali. Kata Nabi,
- 43:35hijrah
- 43:37terbuka
- 43:39ini. Kalau nabinya sudah mengajak tanpa
- 43:41kecuali, andanya belum tersentuh juga.
- 43:44Berarti kalau punya masalah di hari
- 43:45kiamat nanti bukan Nabinya yang salah.
- 43:47Andya yang diajak tapi tak mau ikut.
- 43:50Makanya kata Nabi pernah berkata begini,
- 43:52santai. Nabi katakan, "Setiap umatku
- 43:55akan masuk surga
- 43:57illa man aba, kecuali yang enggak pengin
- 44:01tuh. Setiap umatku akan masuk surga."
- 44:04Kecuali yang enggak pengin. Jadi kalau
- 44:06ada yang enggak ke surga bukan nabinya
- 44:08yang salah, dianya yang enggak pengin.
- 44:11Makanya ketika Nabi katakan hijrah
- 44:13terbuka untuk kita semua. Jangan si
- 44:15fulan hijrah. Saya tidak terbuka
- 44:17kesempatan. Tidak. Semua orang bisa
- 44:18hijrah. Ayo, setiap personal kita
- 44:22terbuka untuk umum dan tidak ada batasan
- 44:25dan tidak ada biaya. Semua bisa terlibat
- 44:28dengan cara yang sangat ringan.
- 44:30Nah, yang paling menarik ketika mengajak
- 44:33kata kerjanya menggunakan cepat hajar.
- 44:38Tapi orang hijrahnya saat memulai itu
- 44:41menggunakan alif hajar
- 44:45tuh.
- 44:47Buka Quran surah ke
- 44:51Ali Imran.
- 44:53Sudah
- 44:59bandingkan dengan Annisa.
- 45:03Sudah.
- 45:06Baik. Kita mulai dengan Ali Imran dulu
- 45:09ayat yang ke-100 paling kiri sebelah
- 45:11bawah.
- 45:15Yang An-Nisa dulu. Annisa. Annisa.
- 45:18Saya bacakan ayatnya.
- 45:21Wam yuhajir fiilillahi
- 45:25yajid fil ardhi muragaman
- 45:29was.
- 45:30Perhatikan kalimatnya. Masih menggunakan
- 45:33man tapi ditambahkan alif di dalamnya.
- 45:38Wamay yuhajir fi sabilillahi.
- 45:44Mannya sama
- 45:46tapi ketika memulai ditambahkan alif.
- 45:48yuhajir.
- 45:55Kata dasarnya dari kata hajar
- 45:58yuhajiru
- 46:00ada alifnya.
- 46:05Ha jar.
- 46:11Fokus baik-baik.
- 46:13Ada hajarah, ada hajara.
- 46:17itu beda.
- 46:20Dalam kaidah ilmu lughah, alif itu
- 46:23asalnya berfungsi memanjangkan bacaan
- 46:27dasarnya. Misal kalau saya katakan
- 46:29begini, hajaro pendek kan? Kalau saya
- 46:32tambahkan alif ha jaro ha-nya panjang
- 46:36kan? Fataha pendek fanya pakai alif
- 46:41fataha panjang kan? Baik. Nah, dalam
- 46:45kaidah ilmu lghah kalau ada satu kalimat
- 46:48hurufnya ditambahkan alif bukan hanya
- 46:51menunjuk panjang bacaannya, boleh jadi
- 46:54menunjukkan proses yang tidak mudah dan
- 46:56singkat,
- 46:58menunjukkan proses yang tidak mudah dan
- 47:01cepat,
- 47:02menunjukkan sesuatu yang butuh tahapan.
- 47:05Ketika Nabi mengajak kepada kita,
- 47:07alifnya dibuang. Seakan-akan ingin
- 47:09memberikan pesan begini, "Hai, ini saya
- 47:11tawarkan kepada kalian. cepat hijrah.
- 47:13Jadi kalau Anda ingin berpikir hijrah,
- 47:15jangan banyak pikir. Cepat aja dulu
- 47:16hijrah. Cepat, cepat, cepat. Tapi ketika
- 47:20Anda memulai, boleh jadi butuh
- 47:22tahapan-tahapan untuk memulainya.
- 47:25Boleh jadi butuh proses untuk
- 47:27menjalaninya. Karena itu ketika
- 47:28seseorang ingin memulai hijrah, jangan
- 47:30dikira langsung tiba-tiba pindah.
- 47:33Nabinya ngajak cepat, jangan banyak
- 47:34pikir. Kalau pengin pikir, kalau pengin
- 47:36hijrah cepat kalian pergi, cepat kalian
- 47:38berubah, cepat kalian hijrah. Tapi
- 47:40ketahuilah kata Nabi, jangan dikira
- 47:42ketika berhijrah itu boleh jadi ringan
- 47:44untuk dihadapi. Mungkin tantangannya
- 47:46akan terasa tidak mudah saat itu. Apa
- 47:49Anda kira enggak pernah taklim,
- 47:50tiba-tiba pengin taklim bisa langsung
- 47:52taklim? Belum tentu.
- 47:55Apa itu taklim?
- 47:57Di mana ustaznya? Materinya apa?
- 48:00Awal-awal dengar dari luar.
- 48:02tertarik duduk pojok di belakang, makin
- 48:05tertarik masuk ke tengah, makin tertarik
- 48:08lagi ke depan, makin tertarik lagi
- 48:10sebelum orang datang anda yang duluan.
- 48:13Apa Anda kira tadinya nonton bola
- 48:14malam-malam penggemar Real Madrid
- 48:16tiba-tiba pengin jadi rel masjid begitu
- 48:18mudah? Hah? Pengin tahajud? Belum tentu.
- 48:23Awal-awal tahajudnya dulu digabungkan
- 48:25dengan bola. Babak kedua baru tahajud.
- 48:28Hah? Itu pun kalau yang didukungnya
- 48:31menang ya, menang menang, menang, menang
- 48:33menangis tuh kan. Eleh deui eleh deui.
- 48:37Baik
- 48:39lama-lama mulai ditinggalkan. Ngatur
- 48:41waktu dulu naik lagi. Apa yang dikira
- 48:44yang tak berhijab tiba-tiba bisa
- 48:45berhijab? Belum tentu. Ada tahapan dulu.
- 48:48Bergulat dengan perasaan dirinya,
- 48:50bergulat dengan orang sekitarannya.
- 48:52Kadang-kadang ada orang yang menguji
- 48:53dengan kata-kata bahkan bentuknya
- 48:55celaan. Kadang-kadang dibully dan
- 48:56sebagainya.
- 48:58Ya. Jadi jangan dikira ketika Anda
- 48:59kemudian akan berhijrah memang ajak aja
- 49:02cepat. Kata Nabi, "Ayo cepat, pahalanya
- 49:04banyak. Ayo cepat, perubahannya tinggi."
- 49:06Tapi untuk mendapatkan kebaikan itu,
- 49:09untuk jadi orang baik itu ada tantangan.
- 49:11Maaf, maaf. Untuk belajar saja pasti ada
- 49:14ujian. Sekarang orang mengerjakan yang
- 49:17haram saja ada tantangan. Masa Anda
- 49:19pengin baik, enggak ada tantangan.
- 49:21Bukankah di balik tantangan itu ada
- 49:22pahala? Bukankah di balik persoalan ada
- 49:25kesabaran? Bukankah sabar mendekatkan
- 49:26kepada Allah? Innallaha maobirin.
- 49:29Bukankah kalimat pertama di surga bagi
- 49:30orang sabar? Salamun alaikum bima
- 49:32shobartum. Karena itu pesan pertama
- 49:35dalam Al-Qur'an ketika ada tawaran
- 49:37hijrah cepat ambil.
- 49:40Jangan tinggalkan. Tapi pahamilah dari
- 49:43awal ketika Anda berhijrah, Anda pasti
- 49:45akan mendapatkan tantangan. Makanya
- 49:47ketika Anda hijrah ana enggak akan
- 49:48kaget, Pak. Kalau paham kalimat ini, ana
- 49:51enggak akan kaget. Sekarang pengin mulai
- 49:53ke masjid sudah dandan rapi pakai sepeda
- 49:56paling bagus. Brompton dipakai kesubuhan
- 49:59duluan datang ke Multazam sepatu paling
- 50:01bagus pulang-pulang hilang sepatu hilang
- 50:02sepeda
- 50:05hijrah. Ah jadi karena itulah kemudian
- 50:09turunkan sini pelan-pelan
- 50:12ketika kalimatnya menggunakan hajara ini
- 50:14masih ajakan
- 50:17yang menunjukkan cepat cepat kerjakan.
- 50:20Tapi ketika prosesnya dimulai, maka
- 50:23kalimat berubah menjadi fi'il madhi.
- 50:26Bentuknya masuk ke madhori menggunakan
- 50:28alif di sini. Hajara
- 50:31orangnya disebut muhajir.
- 50:34Hajar
- 50:35yuha jiru. Muhajaratan
- 50:39menunjuk kepada proses.
- 50:42Nah, karena sifatnya ada proses, maka
- 50:44Al-Qur'an pun menurunkan
- 50:46tantangan-tantangan yang mungkin akan
- 50:47dihadapi saat hijrah. Apa di antaranya?
- 50:51Satu. Yuk, teruskan ayatnya.
- 50:56Wam yuhajir fibilillahi yajid fil ardhi
- 51:00muragaman kat was. Pertama, maaf, orang
- 51:05yang mungkin berhijrah
- 51:07boleh jadi akan terkait erat dengan
- 51:10pengurangan dari si harta, harta dan
- 51:12materinya, harta bendanya. Jadi, ada
- 51:15sifat hijrah yang terkait dengan harta
- 51:17benda. Satu, yang akan berpengaruh pada
- 51:19pola hidupnya.
- 51:24Dan ada janji Allah di sini yang akan
- 51:26mengganti apa yang dia rasakan rugi.
- 51:30Pertama, hijrah lewat harta.
- 51:33Apa kaidah yang digunakan? Teruskan
- 51:35hadisnya. Mahallahu anhu. Kalau pengin
- 51:39hijrah, cepat tinggalkan semua yang
- 51:41dilarang oleh Allah. Motivasinya cepat,
- 51:43cepat tinggalkan. Nah, sekarang Anda
- 51:45bergulat dengan harta misalnya, kerja,
- 51:47bisnis, macam-macam. Apa saja yang
- 51:49dilarang? Penipuan haram. Korupsi haram,
- 51:53kolusi haram, riba haram, mencuri haram.
- 51:58Kalau harta ingin diberkahi, maka
- 52:00hijrah. Tinggalkan cepat semua yang
- 52:02dilarang. Cepat tinggalkan ini. Walaupun
- 52:05saat meninggalkan itu karena pola
- 52:07hidupnya sudah terpola dengan pendapatan
- 52:09dari hasil yang haram itu mungkin tidak
- 52:11mudah meninggalkannya.
- 52:13Pada awalnya demikian.
- 52:15Biasa nipu, penghasilan dari hasil
- 52:18penipuan. Kelihatan banyak, sekarang
- 52:20harus ditinggalkan.
- 52:22Biasa saling menyogok, sekarang harus
- 52:23ditinggalkan. Biasa korupsi
- 52:26ditinggalkan. Biasa riba, sekarang akan
- 52:28ditinggalkan. Tidak mudah. Dan biasanya
- 52:31harta haram itu membentuk pada perilaku
- 52:33yang tidak sama dengan harta halal.
- 52:35Beda.
- 52:36Orang yang mendapatkan harta dengan cara
- 52:38yang halal itu perilakunya pasti beda
- 52:40dengan orang yang mendapatkan harta
- 52:42dengan cara yang bermasalah. Pasti beda.
- 52:44Jalannya akan lain. Harta halal itu akan
- 52:47mudah mengantarkan Anda pada yang
- 52:48baik-baik. Ke masjid gampang. Baca
- 52:51Al-Qur'an ringan, tahajud ringan. Demi
- 52:54Allah saya katakan, kalau harta yang
- 52:55Anda kumpulkan belum mampu mendekatkan
- 52:57Anda dengan Allah, berarti ada yang
- 52:59kurang berkah dari pendapatan di harta
- 53:01Anda. Itu itu rumusnya mudah.
- 53:04Temukan rumusnya di Albukhari kitabul
- 53:06ilmi nomor hadis 71 dari Muawiyah bin
- 53:09Abi Sufyan radhiallahu taala anhu.
- 53:15Siapa yang diinginkan oleh Allah berubah
- 53:17jadi orang baik maka yang pertama akan
- 53:19dilakukan oleh Allah membimbing dia
- 53:21untuk memahami ajaran agamanya. Orang
- 53:23yang mencari nafkah dengan tuntunan
- 53:25agama itu dibawa dengan pola iman. J
- 53:28sifat imannya membimbing dia. Di Quran
- 53:30surah ke-2 ayat 172. Ya ayyuhalladzina
- 53:34amanu. Disebutkan imannya dulu. Kulu min
- 53:37thibati ma roqnakum. Kata Allah,
- 53:39orang-orang beriman itu pasti akan
- 53:41mencari harta yang terbaik untuk
- 53:43mendapatkan nafkah dalam hidupnya. Jadi
- 53:45yang baik-baik yang dicari. Berkah,
- 53:47berkah, berkah, berkah. Karena yang
- 53:49dicari yang berkah ini, maka iman yang
- 53:51didapatkan dengan harta itu mengantarkan
- 53:53dia pada perbuatan yang baik-baik.
- 53:55Salatnya gampang. Coba lihat mencari
- 53:58nafkah dibuka dengan kalimat iman.
- 53:59Bukankah salat dibuka dengan kalimat
- 54:01iman? Bukankah puasa dibuka dengan
- 54:03kalimat iman? Kalimat salat pertama
- 54:06Albaqarah ayat 3 kan iman dulu. Alladina
- 54:08yuna bilib
- 54:12puasa Albaqarah 183. Ya ayyuhalladina
- 54:15amanu kutibaikumab
- 54:17mencari nafkah. Albaqarah 172. Ya
- 54:20ayyuhalladzina amanu kulu min thyibati
- 54:23maqnakum.
- 54:25Kalau sudah berkah karena salatnya
- 54:27rajin, puasanya rajin, jadi harta itu
- 54:30juga dipakai untuk membantu dia
- 54:31menunaikan salat dengan sempurna. Sepeda
- 54:34dipakai subuhan, motor dipakai zuhuran,
- 54:37magrib dipakai magriban dengan mobilnya
- 54:40dipakai semua. Saat puasa hartanya
- 54:43berkah, sahurnya berkah, bukanya berkah,
- 54:45mudah. Iman mengantarkan pada perbuatan
- 54:48iman lagi. Sebaliknya harta haram belum
- 54:51tentu. Makanya ketika ada orang makan
- 54:54makanan haram itu isyarat Qurannya
- 54:56begini. Masuk ke perut, diolah dalam
- 54:59perut, beredar dengan darah. Kalau sudah
- 55:01jadi daging, masuk ke telinga. Quran
- 55:03surah 6 ayat 25 di pertengahannya.
- 55:06Wafianihim
- 55:07waq. Di telinganya ada sumbatan.
- 55:11Kalau lebih lebih jelas lagi masuk ke
- 55:13mata, masuk ke telinga, masuk ke hati.
- 55:15Albaqarah ayat 7. Khamallahuim
- 55:19waaim
- 55:20wa abwah. Maka ke telinga jadi sumbatan,
- 55:24ke mata jadi hambatan, tertutup
- 55:26pandangannya, ke hati ngunci. Makanya
- 55:28ketika mendengar azan, walaupun dia kaya
- 55:31secara duniawi tapi kalimat-kalimat baik
- 55:33enggak kedengaran oleh telinganya.
- 55:36Ngelihat orang ke masjid enggak ada
- 55:37sentuhan ke hatinya karena matanya
- 55:39terhalang hati tertutup. Bukan enggak
- 55:40lihat, Pak? Bukan tidak mendengar, Bu.
- 55:43Kan saya sering contohkan ini logikanya
- 55:45di mana? Ini masjid tuh di sini tuh.
- 55:49Orang yang disebut cukup bahkan disebut
- 55:52fakir jarak ke masjid 5 kilo. Motor tak
- 55:56punya, mobil tak ada, sepeda mimpi pun
- 55:58enggak pernah. Selalu datang ke masjid
- 56:00bahkan di awal waktu jalan kaki
- 56:02menggunakan kakinya karena takut
- 56:03dihisab. Mulut dikunci, kaki yang
- 56:05kemudian akan berkata
- 56:14dia takut kakinya saat ditanya gak bisa
- 56:17jawab maka dia gunakan kakinya. Tapi
- 56:20cuman jarak 5 me dari masjid ada rumah
- 56:22bahkan hampir nempel ke masjid
- 56:25nempel. Sepeda ada lengkap, garasi luas,
- 56:28mobil koleksian banyak, motor ada,
- 56:30bahkan menara masjid begini speakernya
- 56:33ke rumah ini begini.
- 56:37Allahu Akbar. Allahu Akbar.
- 56:42Kedengaran kencang tapi enggak sanggup
- 56:45mengantarkan dia ke masjid.
- 56:48Woi, volumenya kurangin dikit. Kurangin
- 56:50dikit.
- 56:52Tuh, Anda mesti koreksi tuh. Kalau
- 56:54dengan kaki belum mengantarkan ke
- 56:55masjid, Allah kirimkan sepeda belum ke
- 56:57masjid, Allah kirimkan motor belum ke
- 56:58masjid, Allah kirimkan mobil belum ke
- 57:00masjid, perlu dikirim apa lagi untuk
- 57:01mengantarkan Anda ke masjid?
- 57:04Pasti ada yang tidak berkah di harta
- 57:05itu.
- 57:07Dicek, diurutkan ini dapat dari mana,
- 57:09sumbernya dari mana, asalnya dari mana.
- 57:11Kalau Anda sekiranya dapatkan dengan
- 57:13cara yang tidak baik, cepat tinggalkan.
- 57:17Tapi kenapa saat memulainya menggunakan
- 57:19alif?
- 57:21Ini ingin menunjukkan tidak mudah saat
- 57:24mengeksekusi itu. Karena saat orang
- 57:27sudah ada di level harta yang merasa
- 57:29nyaman, di zona nyaman, meninggalkan itu
- 57:31tidak merasa mudah.
- 57:33karena gaya hidupnya berbeda, polanya
- 57:36sudah ada. Sehingga ketika akan pindah
- 57:38kepada pola yang lain, penyesuaiannya
- 57:40butuh waktu. Itu poinnya. Kan saya
- 57:43terangkan kan di fisika juga sama di bab
- 57:45gaya F1 = F2. Babnya sama lagi bab gaya
- 57:50gaya gerak sama dengan gaya dorong tuh.
- 57:54Pukulannya ringan, bunyinya ringan.
- 57:56Pukulan kencang bunyinya kencang. Pakai
- 58:00di bab iman. Imannya kuat, amalan
- 58:03kencang. Iman lemah, amalannya juga
- 58:05lemah. Pakai di bab akhlak, hukum gaya,
- 58:08hukum harta. Hartanya banyak, yang
- 58:10keluar gayanya beda dengan yang hartanya
- 58:12sedikit. Orang naik Ferrari ketika
- 58:14keluar gayanya lain. Ketika keluar dari
- 58:18angkot gayanya tawadu, langsung sedekah.
- 58:22I kan kebiasaan dibentuk. Biasa ada yang
- 58:26bukain pintu. Sekarang belum selesai bab
- 58:28gayanya, mau pindah. Kan gaya itu
- 58:31rumusannya sebanding dengan tekanan kan.
- 58:33Hambatannya beda, tekanannya tidak sama.
- 58:36Makanya ketika Pascal membuat rumus F
- 58:38gaya berbanding lurus dengan tekanan.
- 58:42Kalau diterapkan di hukum tadi orang
- 58:43yang makin banyak gaya makin tertekan.
- 58:49Makanya ketika hartanya mulai berkurang,
- 58:51tapi gayanya enggak bisa kurang, tekanan
- 58:53hidupnya tinggi.
- 58:55Itu yang menyebabkan sebagian orang
- 58:57stres.
- 58:58Ada yang menyebabkan orang merasa masih
- 59:00mendapatkan jabatan walaupun sudah
- 59:01selesai.
- 59:03Ada orang merasa masih kaya walaupun
- 59:04kekayaan sudah tidak ada. Ada syndrome
- 59:07of power, ada macam-macam. Karena
- 59:10levelnya enggak bisa menurunkan itu. Ini
- 59:12poinnya.
- 59:14Tapi percayalah kata Allah, kalau Anda
- 59:16mau meninggalkan apa yang dilarang oleh
- 59:18Allah dan rasulnya, perhatikan. Yajid
- 59:20fil ardian.
- 59:22Aku akan berikan lahan yang lebih besar
- 59:25dari apa yang ia dapatkan sebelumnya
- 59:26dari yang haram.
- 59:31Akan diganti oleh Allah. Kalau Anda mau
- 59:33berjuang meninggalkan yang haram-haram,
- 59:35walaupun awalnya enggak mudah, awalnya
- 59:37tinggalkan dulu, tinggalkan dulu,
- 59:39tinggalkan dulu. Apa yang Anda dapatkan
- 59:41pertama kali? Bukan harta yang langsung
- 59:42diganti. Wasaah yang aku berikan bukan
- 59:46hartanya dulu. Yang aku berikan
- 59:47kelapangan hatinya dulu. Jadi orang
- 59:49hijrah itu yang pertama Allah
- 59:50anugerahkan bukan harta. Salah Anda
- 59:52kalau motivasi Anda berhijrah dapat
- 59:54harta itu keliru. Salah yang Anda
- 59:57dapatkan pertama kali orang hijrah itu
- 59:59ketenangan hati. Sah lapang.
- 1:00:05Ini dia.
- 1:00:07Makanya kalau orang hijrahnya benar di
- 1:00:09awal-awal tenang. Coba lihat, Pak.
- 1:00:12Abdurrahman bin Auf itu kan kayanya itu
- 1:00:14enggak ketulongan,
- 1:00:16kayaknya enggak terukur. Kapaknya
- 1:00:18terbuat dari emas. Tapi apakah untuk
- 1:00:21hijrah itu seketika kemudian langsung
- 1:00:23punya kapak dari emas? Tidak.
- 1:00:25Anda bisa bayangkan saat mau hijrah ke
- 1:00:27Yathrib yang kelak jadi Madinah itu kan
- 1:00:30harta hasil kerja kerasnya dirampas oleh
- 1:00:31orang Quraisy.
- 1:00:33Dirampas satu preman-preman Quraisy. Ya,
- 1:00:36orang-orang yang kriminal kan rezekinya
- 1:00:40kan rezekinya haram. Ya boleh jadi eh
- 1:00:43yang kau dapatkan selama ini ada yang
- 1:00:45enggak baiknya. Karena itu tidak baik
- 1:00:47maka silakan diambil orang yang enggak
- 1:00:49baik saja. Yang enggak baik ngambil yang
- 1:00:51enggak baik lagi dirampas semuanya. Tapi
- 1:00:53apakah Abdurrahman bin Auf kemudian
- 1:00:54kecewa dengan itu? Tidak.
- 1:00:57Kalau orang sudah lapang dan di hatinya
- 1:01:00tertuliskan Allah, maka semua akan kecil
- 1:01:03dalam hidupnya. Kecuali hanya Allah yang
- 1:01:05akbar. Makanya orang-orang yang khusyuk
- 1:01:08ketika mengatakan Allahu Akbar tertulis
- 1:01:11dalam jiwanya Allah maka semua akan
- 1:01:14menjadi kecil dalam hidupnya kecuali
- 1:01:15Allah.
- 1:01:17Maka ketika dia akan hijrah dirampas
- 1:01:20semua hartanya. Dikatakan oleh orang
- 1:01:22Quraisy, perhatikan tawarannya. Ini
- 1:01:23sering saya ungkapkan dalam setiap
- 1:01:24kesempatan. Kalau Anda ingin hijrah ke
- 1:01:26Yathrib sana, silakan pergi, tapi jangan
- 1:01:28bawa harta spesal pun. Pakaian yang
- 1:01:30melekat di badan saja. Kami biarkan kau
- 1:01:32pergi, enggak kami eksekusi. J orang
- 1:01:34kafir Quraisy satu berpikir kalau dia
- 1:01:36berangkat enggak akan selamat di jalan.
- 1:01:38Cuman bawa pakaian, enggak bawa harta.
- 1:01:40Jaraknya 400 sampai dengan 500 kilo. 400
- 1:01:43kilo lebih sekarang pakai bis itu bisa 6
- 1:01:46sampai 8 jam. Paling cepat 45 jam.
- 1:01:49Sekarang jalan kaki belum ada badai,
- 1:01:51belum melewati bukit-bukit. Bukitnya
- 1:01:53keras ada bebatuannya.
- 1:01:55Pikiran orang kafir Quraisy paling
- 1:01:57berangkat itu. Ya sudahlah kalau enggak
- 1:01:59meninggal di jalan, selesai sampai sana.
- 1:02:01Enggak ada harta lagi.
- 1:02:03Apa yang terjadi? Silakan ambil
- 1:02:05hartanya. Aku akan kejar hijrahnya. J
- 1:02:09kalau orang sudah lapang itu, Pak, Bu,
- 1:02:12tenang pikirannya.
- 1:02:13Dan ketenangan itu sangat penting. Mahal
- 1:02:15tenang itu. Anda kaya tapi gelisah.
- 1:02:18Kerja banyak tapi hati enggak tenang.
- 1:02:19Enggak akan nikmat. Kan saya sering beli
- 1:02:22pilihan begini. Kaya tapi gelisah atau
- 1:02:24miskin tapi tenang. Pilih mana?
- 1:02:27Jangan ada yang ketiga. Belum saya
- 1:02:28terangkan.
- 1:02:30Kaya tapi gelisah atau miskin tapi
- 1:02:32tenang? Pilih yang mana?
- 1:02:34Tuh.
- 1:02:37Artinya ketenangan itu penting. Sehat
- 1:02:39tapi gelisah atau sakit tapi tenang.
- 1:02:41Pilih mana
- 1:02:45itu? Saking pentingnya ketenangan itu
- 1:02:47Anda enggak mau tinggalkan. Makanya
- 1:02:48ibadah pun didesain oleh Allah untuk
- 1:02:50menenangkan hati. Coba salat, baca
- 1:02:53Al-Qur'an, berdoa, zikir. Itu kan semua
- 1:02:56zikir namanya. Salat disebut zikir.
- 1:02:59Quran surah ke-20 ayat 14 tadi imam kita
- 1:03:01bacakan waqimat lidik. Doa disebut zikir
- 1:03:05Quran surah 7 ayat 205. Wkaka fin nafs
- 1:03:08bakda salat zikir. Quran surah ke4 ayat
- 1:03:10103. Faqusullah.
- 1:03:13Anda baca Quran zikir Quran surah 15
- 1:03:15ayat 9. Anda murajaah menghafal Quran
- 1:03:17zikir Quran surah 54 ayat 17, 22, 32,
- 1:03:2140. Apa fungsinya? Menenangkan hati.
- 1:03:23Dari mana tahunya? Quran surah 13 ayat
- 1:03:2528. Ala bidikrillahi tatmainnul qulub.
- 1:03:30Makanya saat Anda salat tenang hati,
- 1:03:32masuk masjid tempat salat tenang hati,
- 1:03:34baca Quran tenang hati. Ada masalah buka
- 1:03:37mushaf baca Quran hati tenang. Ada
- 1:03:40masalah salat hati tenang. Jadi
- 1:03:41ketenangan itu penting. Makanya orang
- 1:03:43yang hijrah kalau benar hijrahnya yang
- 1:03:45pertama diberikan ketenangan hatinya.
- 1:03:47Jadi kalau Anda hijrah hati Anda belum
- 1:03:49tenang, berarti ada yang belum sempurna
- 1:03:50hijrahnya.
- 1:03:52Ada tahapan yang terlewati di sini. Maka
- 1:03:55yang paling dahsyat saya ini kan
- 1:03:57mendekat kepada Allah. Allah yang punya
- 1:03:59rezeki. Allah yang punya ketenangan,
- 1:04:01Allah yang punya ilmu. Saya enggak takut
- 1:04:03Anda ambil semua harta tapi saya dekat
- 1:04:05dengan yang punya semua harta itu.
- 1:04:07Jadi kalau sudah dekat dengan Allah mau
- 1:04:09mintanya gampang. Sudah hatinya tenang,
- 1:04:12dekat dengan Allah, mau minta apa saja
- 1:04:13langsung diberikan. Anda dekat dengan
- 1:04:15pimpinan, pekerjaan Anda mudah. Anda
- 1:04:17dekat dengan Allah, apa yang tidak mudah
- 1:04:19bagi Allah? Maka ditinggalkan semua
- 1:04:21harta itu. Berangkat kemudian ke Madinah
- 1:04:23ke Yathrib. Begitu sampai sana diterima
- 1:04:25oleh orang paling kaya di Yathrib.
- 1:04:28Samuaka kunta ganian. Saya dengar Anda
- 1:04:31itu pernah kaya. Khali. Kalau pengin
- 1:04:34kaya lagi ambil setengah harta saya. Apa
- 1:04:36jawabannya? Saking tenangnya hatinya
- 1:04:38mengatakan jazakallahu bna as. Semoga
- 1:04:43Allah berikan pahala pada Anda. Cukup
- 1:04:44tunjukkan padaku di mana pusat
- 1:04:46bisnisnya. Kerja kemudian jadi penyalur
- 1:04:49kambing pada awalnya setahun jadi orang
- 1:04:52paling kaya di Madinah. Setelah tenang
- 1:04:54hatinya, nikmat hijrahnya, gampang
- 1:04:57kerjanya, tawakal tinggi kepada Allah,
- 1:04:59baru Allah limpahkan rezeki sesuai
- 1:05:01dengan passion-nya.
- 1:05:03Kalau dia passionnya ilmu, diberikan
- 1:05:05ilmu dengan batasan yang sangat luar
- 1:05:07biasa dari kalangan manusia.
- 1:05:10Kalau passionnya kedudukan, diangkat
- 1:05:11setinggi-tingginya. Kalau passionnya
- 1:05:13dibisnis, diberikan limpahan harta yang
- 1:05:15kuat. Jadi kalau orang sudah hijrah
- 1:05:17diberikan harta, hartanya pasti
- 1:05:19digunakan pada yang baik. Kalau orang
- 1:05:21hijrah dapat kedudukan, kedudukan
- 1:05:23digunakan membuat kebijakan yang baik.
- 1:05:25Kalau orang hijrah sudah baik, punya
- 1:05:27ilmu, ilmunya digunakan mendidik dengan
- 1:05:29cara yang baik. Itu yang kita butuhkan.
- 1:05:32Makanya ketika orang hijrah enggak akan
- 1:05:33diberikan dulu, Pak, pengetahuan, enggak
- 1:05:35akan diberikan kedudukan, enggak akan
- 1:05:36diberikan kekayaan, yang diberikan
- 1:05:38ketenangan dulu. Itu poinnya. Nah,
- 1:05:41sekarang coba coba Anda buktikan. Anda
- 1:05:43sebelum datang ngaji dengan setelah
- 1:05:44ngaji kan keadaan hatinya pasti beda.
- 1:05:47Kalau ngajinya benar, kalau ngajinya
- 1:05:50enggak benar tetap gelisah juga.
- 1:05:53Jelas ya? Ah, ini bagian pertama. Jadi
- 1:05:56yang pertama bisa jadi orang berhijrah
- 1:05:59itu boleh jadi ada kaitan dengan
- 1:06:01pengurangan harta yang selama ini dia
- 1:06:03rasakan. Sesungguhnya bukan ingin
- 1:06:05berkurang tapi Allah ingin pisahkan
- 1:06:08antara yang Allah tidak sukai dengan
- 1:06:09yang disukainya. Bukankah hijrah
- 1:06:12berpindah mendekat kepada Allah?
- 1:06:14Sedangkan Allah itu maha suci dan hanya
- 1:06:16mencintai yang suci-suci. Makanya ketika
- 1:06:18Anda mendekat kepada Allah, maka yang
- 1:06:20tidak suci dikeluarkan dari diri Anda.
- 1:06:22Perilaku yang tidak baik, harta yang
- 1:06:24tidak baik, ilmu yang tidak baik
- 1:06:25dihilangkan dulu, dihilangkan dulu,
- 1:06:27dihilangkan dulu baru ditambahkan pada
- 1:06:29nilai-nilai kebaikan yang lain.
- 1:06:32Satu,
- 1:06:35dua, saya agak cepat.
- 1:06:41Tingkat tantangan ini bisa jadi ada
- 1:06:43tiga.
- 1:06:47Satu, dua, t ditemukan di Quran surah
- 1:06:51ke-2 ayat 214
- 1:06:54paling kanan sebelah bawah di mushaf.
- 1:06:58Saya cepat. Am hasibtumadkul
- 1:07:01jannah
- 1:07:04walammaikum matsaladina khalau
- 1:07:07minqoblikum. Apa
- 1:07:10anda mudah untuk mendapatkan kesuksesan
- 1:07:12dan puncaknya surga? Orang hijrah itu
- 1:07:15kan tingkat tertingginya pengin surga.
- 1:07:18Orang hijrah puncak tertingginya pengin
- 1:07:19sukses di hadapan Allah. Apa Anda kira
- 1:07:24sementara Anda belum diuji seperti
- 1:07:26orang-orang dulu yang hijrah dan sukses.
- 1:07:29Apa jenis ujiannya? Kata Allah ada tiga.
- 1:07:33Satuul
- 1:07:38ujian yang sifatnya masih ringan.
- 1:07:41Orang Arab kalau ada ujian ringan
- 1:07:43disebut dengan bas namanya. Bas jamaknya
- 1:07:47b'sa.
- 1:07:48Basun jamaknya b'sa. Contoh,
- 1:07:52Anda jarang ke masjid tiba-tiba sekarang
- 1:07:54pengin jadi ahli masjid. Ini tadi rumah
- 1:07:56Anda ini masjid ya. Datang ujian ringan
- 1:08:00untuk menguji masih serius enggak? Anda
- 1:08:02pengin ke masjid.
- 1:08:04Kalau enggak ada ujian, enggak ada
- 1:08:05ukuran. Benar enggak hijrahnya? Makanya
- 1:08:08Allah turunkan ujian supaya menguji.
- 1:08:10Serius enggak hijrah? Maka turun ujian
- 1:08:13ringan. Apa bentuknya? Misalnya, maaf
- 1:08:16kasih hujan gerimis.
- 1:08:20Ya,
- 1:08:21kecil aja dulu.
- 1:08:23Orang Arab kalau ada ujian kecil yang
- 1:08:26kiranya enggak butuh tenaga banyak dia
- 1:08:27katakan
- 1:08:34kamu mau ke masjid hujan di luarnya gak
- 1:08:36ada masalah kecil kau cuman ringan aja
- 1:08:41ini payung aku gak butuh payung jalan
- 1:08:43aja itu B dia katakan la ba orang
- 1:08:47Indonesia lebih hebat lag sambungkan
- 1:08:49wasal semua labas
- 1:08:53Labas
- 1:08:56lewat
- 1:08:58untuk nguji. Benar enggak pengin hijab
- 1:09:00ke masjid? Kasih gerimis dulu.
- 1:09:02Kalau dengan gerimis pun Anda belum ke
- 1:09:04masjid, mau ke masjid, ah tiba-tiba
- 1:09:06gerimis terus enggak jadi ke masjidnya.
- 1:09:09Berarti niat Anda berhijrah belum utuh
- 1:09:12sepenuhnya.
- 1:09:14Papah kok enggak jadi ke masjid? Hujan
- 1:09:17mah. Kan cuman gerimis, ada payung lagi.
- 1:09:19Takut ria. Oh, takut ria.
- 1:09:24Ah, berarti ada masalah belum sempurna.
- 1:09:27Mau taklim begitu mau berangkat diuji
- 1:09:30sedikit
- 1:09:32lewat tukang durian,
- 1:09:34soto ayam, tukang somai.
- 1:09:37Ah, masih ringan-ringan. Nanti kalau
- 1:09:40sudah naik-naik daro dari kata durun.
- 1:09:44Durron mulai ke fisik. Dur dari kata
- 1:09:47durun
- 1:09:49mulai kena fisik. Hujannya mulai deras
- 1:09:53masih ke masjid enggak? Mulai macet di
- 1:09:56jalan masih taklim enggak?
- 1:09:58Tuh mulai enggak kebagian tempat masih
- 1:10:01taklim enggak?
- 1:10:03Kalau kita masih bisa lewat, lewat lewat
- 1:10:05puncaknya yang terakhir zilzal
- 1:10:07wazulzilu.
- 1:10:09Kalau bahasa kita gempa, sesuatu yang
- 1:10:11menggoncang pada hati. Di hatinya mulai
- 1:10:13dagdigd. Aduh, berangkat enggak ya?
- 1:10:15Berangkat enggak nih? Bukan deras lagi.
- 1:10:18Petirnya udah di mana-mana.
- 1:10:22Aksesnya sebagian besar terkena banjir.
- 1:10:24Masih berangkat enggak?
- 1:10:27Sudah. Kemudian hujan deras, sebagian
- 1:10:30ada petir. Akses tutup banjir.
- 1:10:33Masyaallah ustaznya masih datang juga.
- 1:10:36Datang sendiri, nulis sendiri, nerangin
- 1:10:38sendiri, ngapus sendiri, rekaman jalan
- 1:10:40juga. Tapi ujian di luar masih banyak.
- 1:10:43Ke masjid pun tiba-tiba datang ke masjid
- 1:10:45sudah kedapatan penuh. Anda bagian
- 1:10:47belakang
- 1:10:49sudah. Kemudian juga makanan enggak ada,
- 1:10:51akses enggak dapat, snack enggak
- 1:10:53didapatkan. Pertanyaan saya, masih mau
- 1:10:55ikut taklim enggak?
- 1:10:57Zilzal situ ujiannya.
- 1:11:00Kalau belum menyentuh kepada harta,
- 1:11:03masih tenaga, biasanya masih bisa
- 1:11:05dilewatin. Tapi kalau sudah sama harta
- 1:11:07itu enggak mudah. Riba,
- 1:11:11hal-hal yang didapatkan dengan cara yang
- 1:11:13buruk. Tiba-tiba mau pindah nyiapkan
- 1:11:16sesuatu tahapan-tahapannya, itu enggak
- 1:11:18mudah. Meyakinkan keluarga, meyakinkan
- 1:11:20pasangan, merubah kebiasaan pada anak,
- 1:11:22itu enggak mudah.
- 1:11:24Tapi ingat janji Allah, kalau Anda bisa
- 1:11:26seperti itu, maka Allah akan berikan
- 1:11:29limpahan yang tanpa batas. Kata Allah,
- 1:11:31muragaman kat sebanyak-banyaknya aku
- 1:11:34berikan. Karena kalau orang sudah benar
- 1:11:36mengelola harta, mau diberikan berapa
- 1:11:37pun benar keluarnya. Kata Allah, "Aku
- 1:11:40limpahkan yang banyak. Kalau ilmu aku
- 1:11:41berikan yang banyak. Kedudukan aku
- 1:11:43angkat setinggi-tingginya."
- 1:11:45Kalau sudah bisa mengelola, maka muncul
- 1:11:47sifat yang tidak loba dengan urusan
- 1:11:49dunia. Quran surah ke-59 ayat 9 sampai
- 1:11:5210.
- 1:11:56Bahkan dia bisa memberikan sesuatu
- 1:11:58walaupun dia butuh dengan itu. Karena
- 1:12:00merasa hizahnya sudah puncak tinggi.
- 1:12:03Kalaupun dia butuh dia bisa berikan pada
- 1:12:04orang
- 1:12:06saking yakinnya dengan Allah dalam
- 1:12:08kondisi tertentu. Tidak semua bisa
- 1:12:09melakukan itu. Jelas sampai sini?
- 1:12:13Hah? Kalau ingin hijrah lebih
- 1:12:15mendekatkan diri kepada Allah, maka
- 1:12:17sarannya dari Nabi yang pertama cepat
- 1:12:19tinggalkan semua hal yang dilarang oleh
- 1:12:21Allah. Sekarang praktiknya begini.
- 1:12:23Kurikulumnya saya cepat di sini kita
- 1:12:24berakhir ya. Cara paling cepat sekarang
- 1:12:28koreksi diri di tubuh kita dulu dari
- 1:12:31ujung kepala sampai ujung kaki.
- 1:12:32Kebiasaan apa yang melekat pada tubuh
- 1:12:35kita yang tidak disukai oleh Allah dan
- 1:12:37diharamkan oleh Rasulullah sallallahu
- 1:12:38alaihi wasallam?
- 1:12:39Contoh mata. Bertahap. Ya, pelan-pelan
- 1:12:43bertahap. Apa kebiasaan mata yang tidak
- 1:12:45disukai oleh Allah yang dilarang,
- 1:12:47diharamkan?
- 1:12:49menatap gambar yang tidak bagus,
- 1:12:50tayangan-tayangan yang jorok,
- 1:12:51pornografi, pornoaksi, gambar tak elok.
- 1:12:54Lihat di handphone berapa kali buka
- 1:12:55handphone terbuka hal yang dilarang.
- 1:12:57Sekarang mulai tinggalkan.
- 1:13:00Yang ditonton televisi, acara-acara
- 1:13:01tinggalkan yang tak bagus. Yang
- 1:13:02bagus-bagus pakai. Tayangan-tayangan
- 1:13:05mendidik pakai, yang enggak mendidik
- 1:13:07buang jauh-jauh. Karena tantangan
- 1:13:09hidayah sekarang lebih berat. Setannya
- 1:13:11lebih berpendidikan sekarang. Ya, zaman
- 1:13:14dulu setan jahiliah, setannya jahiliah
- 1:13:15juga. Orang jahiliah, setan jahiliah.
- 1:13:18Orang modern, setan lebih modern
- 1:13:19sekarang. Banyak. Sekarang Anda baru
- 1:13:21buka media sosial, baru dibuka
- 1:13:24berita-berita di media sosial,
- 1:13:26berita-berita di news ya yang
- 1:13:28menggunakan situs-situs tertentu. Begitu
- 1:13:30Anda buka, demi Allah saya katakan
- 1:13:32hampir sekarang 80% isinya racun semua.
- 1:13:36Pembunuhan di sini, perkosaan di sini,
- 1:13:38perampokan, zina, mabuk, macam-macam. Di
- 1:13:40mana berita baiknya sih? Kalaupun ada
- 1:13:42konten yang baik, paling cuma 10%.
- 1:13:46Dan sekarang kenapa banyak orang berbuat
- 1:13:47maksiat? Karena mudah mengakses maksiat
- 1:13:50itu. Buka YouTube ada cara merampok,
- 1:13:53dibuka YouTube ada cara mencuri, ada
- 1:13:56cara bikin bom, ada cara konten ini. Ya,
- 1:13:58pantas orang mengerjakan maksiat karena
- 1:13:59ada petunjuknya. Sekarang orang bisa
- 1:14:02buat sendiri karena bisa diakses
- 1:14:04langsung dengan handphone yang ia pegang
- 1:14:05ke manaun bahkan tanpa batas. Itu
- 1:14:08poinnya. Maka sekarang coba mulai dari
- 1:14:10mata turun nanti ke telinga, turun ke
- 1:14:13lisan sampai ke ujung kaki. Kalau tubuh
- 1:14:15kita sudah otomatis bisa berhijrah, maka
- 1:14:18semua yang melekat pada tubuh ini akan
- 1:14:19digunakan pada yang baik-baik. Baik itu
- 1:14:22ilmu, baik itu harta juga tenaga yang
- 1:14:25kita gunakan dalam kehidupan. Ini bagian
- 1:14:27rumus Nabi yang pertama. Fokus. Wal
- 1:14:29muhajir man hajro ma nahallahu anhu. Ma
- 1:14:35itu bentuknya menunjuk pada semua tanpa
- 1:14:37batas.
- 1:14:39Semua yang dilarang tanpa kecuali.
- 1:14:41Apapun yang kita kerjakan kalau
- 1:14:43bersentuhan dengan yang dilarang
- 1:14:44tinggalkan.
- 1:14:46Ya. Jadi kalau ada yang haram-haram
- 1:14:47jangan banyak pikir, tinggalkan aja ya.
- 1:14:50Kalau sekarang terlibat pada yang haram
- 1:14:52kemudian dengan meninggalkan itu tidak
- 1:14:54ada bekal atau memungkinkan kita masuk
- 1:14:56pada bab yang lebih sulit hidup kita.
- 1:14:58Misal Anda bekerja nih ya dalam bab
- 1:15:00fikih ini begini. bekerja di tempat
- 1:15:02misalnya yang ada ribanya atau ada
- 1:15:04haramnya di situ. Kemudian Anda ingin
- 1:15:06tinggalkan seketika, tapi enggak ada
- 1:15:08modal dari situ. Kalau Anda tinggalkan
- 1:15:11seketika, jatuhnya lebih kuat, bahkan
- 1:15:14berdampak pada kehidupan Anda lebih
- 1:15:15sulit ya, lebih tidak mudah untuk
- 1:15:18dijalani bahkan bisa mengancam kepada
- 1:15:21jiwa. Maka ulama sepakat di sini,
- 1:15:23jadikan ini sebagai pijakan, dijalani
- 1:15:25terlebih dahulu, bikin jembatan, cari
- 1:15:27pekerjaan lain. Begitu mendapatkan
- 1:15:30pekerjaan lain, tinggalkan total semua
- 1:15:31ini. Tinggalkan seluruhnya dapat
- 1:15:34pekerjaan yang lain. Karena
- 1:15:37Anda bekerja rezeki turun. Rumusnya
- 1:15:40sederhana ya. Quran surah ke-51 ayat
- 1:15:43ke-22. Wafisama rizquukum w tuadun. Di
- 1:15:47langit rezeki dituliskan, dijanjikan,
- 1:15:49diberikan kepada Anda tanpa dikurangi
- 1:15:51sedikit pun. Bagaimana cara
- 1:15:53mendapatkannya? Quran surah ke-2 ayat
- 1:15:55168. Ya ayyuhanasu kulu mimma fil ardhi
- 1:15:58halalan thyibah. Asal Anda mau kerja
- 1:16:01dengan cara yang halal, dapatkan yang
- 1:16:03benar. Allah turunkan rezekinya tanpa
- 1:16:04dikurangi sedikit pun. Jangan dikira
- 1:16:07kalau korupsi harta bisa nambah. Tidak.
- 1:16:09Jangan dikira kalau mencuri harta bisa
- 1:16:11melimpah. Tidak. Tetap saja harta Anda
- 1:16:14segitu enggak akan nambah, Pak.
- 1:16:17Yang beda itu cuma berkahnya. Kalau kata
- 1:16:19Allah 1 miliar, 1 miliar Anda dapat
- 1:16:21tanpa mencuri pun dapatnya segitu juga.
- 1:16:23Jadi ngapain mesti mencuri?
- 1:16:26Dan rezeki itu bukan yang dikumpulkan.
- 1:16:28Apa yang masuk ke mulut Anda itu rezeki
- 1:16:30Anda.
- 1:16:31Anda sekarang ditabungan R miliar, tapi
- 1:16:34yang kepakai di badan masuk ke mulut
- 1:16:36cuma R juta sampai meninggal. sisanya
- 1:16:38dibagi, maka yang punya Anda itu yang R
- 1:16:40juta itu. J selama belum masuk ke mulut
- 1:16:43tuh bukan punya Anda. Tuh yang sudah
- 1:16:46Anda masukkan, yang sudah Anda bagikan.
- 1:16:48Sedekah, zakat, infak, itu bagian Anda.
- 1:16:52Tapi kalau belum diapa-apakan cuma
- 1:16:53dikumpulkan, mungkin itu hak orang lain
- 1:16:55yang dititipkan di tangan Anda.
- 1:16:58Boleh jadi begitu. Makanya ngapain
- 1:17:00korupsi, enggak ada kerjaan. Kalau orang
- 1:17:02beriman itu enggak akan korupsi, bikin
- 1:17:04capai diri sendiri. Enggak akan mencuri.
- 1:17:07Anda kalau mau mencuri, jangan pikirkan
- 1:17:09diri sendiri. Anda kalau sudah punya
- 1:17:10keluarga, Anda anak pikirkan orang tua.
- 1:17:13Anda orang tua pikirkan anak. Anda yang
- 1:17:15berbuat, anak Anda yang susah. Anda yang
- 1:17:17korupsi, anak Anda yang dibully.
- 1:17:20Anda yang mencuri, orang tua Anda yang
- 1:17:21sakit menahan lahiran Anda, menahan
- 1:17:24kehamilan saat akan mengandung Anda,
- 1:17:25sedang mengandung Anda, melahirkan Anda,
- 1:17:27tiba-tiba dibalas oleh Anda dengan
- 1:17:29perbuatan kriminal itu. Apa enggak
- 1:17:31sayang pada orang tua?
- 1:17:34Baik, kembalikan ke sini. Jadi semua
- 1:17:36yang masuk kategori dilarang oleh Allah,
- 1:17:38tinggalkan semuanya. Kalau sudah bisa
- 1:17:40dikerjakan semua itu, maka apa yang
- 1:17:42kemudian diberikan kepada kita?
- 1:17:44Puncaknya diberikan ketenangan plus
- 1:17:47limpahan sesuai dengan passion yang kita
- 1:17:49jalani. Terakhir
- 1:17:52Quran surah ke-3 ayat 142. Bagaimana
- 1:17:56cara hijrah yang efektif menurut
- 1:17:58Al-Qur'an?
- 1:17:59Karena tidak mudah mengatasinya.
- 1:18:02Di ayat 214. Itu tantangannya.
- 1:18:06Di ayat 142 itu perencanaan dan
- 1:18:09solusinya. Perhatikan caranya.
- 1:18:13Am hasibtum anadkul jannata. Di
- 1:18:17Albaqarah 214 tantangannya dibuka dengan
- 1:18:20kalimat ini. Di Ali Imran ayat 142
- 1:18:23dibuka juga dengan kalimat ini. Apa Anda
- 1:18:26mudah begitu saja kemudian mendapatkan
- 1:18:29kesuksesan bahkan surga yang Anda
- 1:18:31mimpikan dengan berhijrah langsung
- 1:18:33dapat? Belum tentu kata Allah. Walamma
- 1:18:36ya'lamillahulladzina
- 1:18:38jahadu minkum wa'lam shobirin.
- 1:18:44Rumusnya cuma dua kata Allah.
- 1:18:48Satu
- 1:18:49kita hapus dulu.
- 1:18:55Hijrah itu seperti menghapus. Tidak
- 1:18:57mudah.
- 1:18:59Kadang-kadang tintanya sulit. Tapi kalau
- 1:19:01hijrah bersama-sama kadang-kadang lebih
- 1:19:03mudah dilakukan.
- 1:19:08Hijrah berjamaah.
- 1:19:10Mohon izin saya lebih fokus serius malam
- 1:19:12ini supaya materi kita dapatnya banyak
- 1:19:14gitu ya.
- 1:19:16Tuh kan kadang-kadang ada bunyinya tak
- 1:19:18ditukit kit hijrah tuh ya begitu apalagi
- 1:19:22dosa gitu kan. Dosa itu seperti tinta.
- 1:19:25Jadi kalau dosanya semakin besar tinggi
- 1:19:27menghapusnya enggak mudah. Bahkan
- 1:19:28kadang-kadang harus butuh odol. Ya,
- 1:19:31butuh minyak kayu putih gitu, butuh yang
- 1:19:34lain lagi dan sebagainya. Tapi kalau
- 1:19:35tintanya kecil-kecil, dosa kecil,
- 1:19:37dihapus sedikit hilang. Ya,
- 1:19:39mauatan
- 1:19:40silakan silakan silakan. Tapi jangan
- 1:19:43hapus yang tidak ingin saya hapus. Ya.
- 1:19:46Ya.
- 1:19:50Baik, saya hitung sampai 10 ya. Satu,
- 1:19:54dua,
- 1:19:56tiga,
- 1:19:574,
- 1:19:595, 6.
- 1:20:069
- 1:20:08kullu nafsinqatul maut
- 1:20:12dah
- 1:20:13lihat sini ini bagian terakhir dari kita
- 1:20:16jadi saya sudah terangkan definisinya
- 1:20:18terangkan tantangannya sekarang cara
- 1:20:20untuk menjalani dan mengatasi
- 1:20:22persoalan-persoalan tadi ya mohon izin
- 1:20:24saya malam ini lebih fokus kepada mater
- 1:20:26jadi hal-hal yang enggak penting kita
- 1:20:27simpan dulu Ya,
- 1:20:30lihat sini.
- 1:20:31Satu saya gunakan yang tinta biru untuk
- 1:20:34membedakan dengan yang tadi. Walamma
- 1:20:37yamillahinau
- 1:20:42minkum waamirin.
- 1:20:50Fokus
- 1:20:52satu kalimatnya menggunakan jahadu dari
- 1:20:54kata jahada yujahidu.
- 1:21:02akar katanya dari kata juhdun ya aljuhdu
- 1:21:10artinya serius sungguh-sungguh
- 1:21:15serius
- 1:21:17sungguh-sungguh jadi kalau mau hijrah
- 1:21:20mesti serius
- 1:21:22jangan tanggung
- 1:21:24mesti sungguh-sungguh
- 1:21:26kalau enggak serius hasilnya enggak akan
- 1:21:28sempurna. Nah, tahajud. Ayo. Jam berapa
- 1:21:32bangun? Aku mah engke weh. Susah
- 1:21:35ya engke kumaha gitu nanti bagaimana.
- 1:21:39Jadi kalau kitanya enggak enggak serius
- 1:21:41setengah-setengah hasilnya pun enggak
- 1:21:42akan maksimal.
- 1:21:44Bangun jam berapa? Jam 3.00. Siap. Siap.
- 1:21:46Ayo. Alarm berapa diatur? Ya sudah tiga
- 1:21:48kali deh. Sepakat. Sepakat. Samp suraue.
- 1:21:512 1/4, 230, 245. Ya sudah atur tiga
- 1:21:54kali. Yang alarm pertama bangun. Matikan
- 1:21:56alarm kedua. Alam kedua bangun, matikan
- 1:21:58alam ketiga. Alam ketiga siap-siap ya
- 1:22:00kan. Yang penting konsisten dulu jam
- 1:22:023.00 bangun. Nah, serius
- 1:22:04sungguh-sungguh.
- 1:22:06Yang paling menarik teman-teman
- 1:22:07sekalian, akar kata ini sebetulnya bisa
- 1:22:10tanpa menggunakan alif.
- 1:22:13Jahada yajhadu.
- 1:22:15Tapi kenapa menggunakan alif? Jahada.
- 1:22:18Tuh, masih ingat tadi di awal yang saya
- 1:22:20terangkan ketika menggunakan alif orang
- 1:22:23hijrah pasti butuh proses, pasti ada
- 1:22:27tantangan. Kalaupun menghadapi
- 1:22:29tantangan, hadapi dengan sungguh-sungguh
- 1:22:31juga. Hadapi dengan serius, yakin dengan
- 1:22:34kuat. Sedang menghafal Quran, awal-awal
- 1:22:37ringan, lama-lama jadi agak susah.
- 1:22:40Serius, enggak apa-apa. Seperti
- 1:22:41menghafal yang ringan, hafalkan yang
- 1:22:43sulit, jadikan ringan.
- 1:22:45Alif lam
- 1:22:47mim masih ringan. 1 menit enggak
- 1:22:50nyampai. Ya ayyuhalladzina amanu. Ya
- 1:22:53ayyuhalladzina amanu. Ya ayyuhalladzina
- 1:22:55amanu. Sejam enggak hafal-hafal
- 1:22:58ya enggak apa-apa sungguh-sungguh. Yang
- 1:22:59penting kesungguhan Anda dimaksimalkan.
- 1:23:02Di situ akan terasa kenikmatan dalam
- 1:23:03menghafal Al-Qur'an. Teruskanlah. Dapat.
- 1:23:07Dapat. Dapat. Yang kedua, ini yang belum
- 1:23:09saya ajarkan. Alif itu bisa berfungsi
- 1:23:12mufa'alah menunjuk makna saling.
- 1:23:16Contoh
- 1:23:18shofaha yushofihu.
- 1:23:21Saling bersalaman.
- 1:23:23Yang satu menyodorkan, yang satu
- 1:23:25menyambut pakai alif.
- 1:23:28Contoh saling menjaga dan mengingatkan.
- 1:23:32Pakai alif. Hafadho yuhafidu.
- 1:23:36Menjaga. Hafidho yahfadhu saling
- 1:23:39menjaga.
- 1:23:42Yang paling menarik ketika Allah meminta
- 1:23:44kita menjaga waktu salat, kalimatnya
- 1:23:45menggunakan alif. Buka Quran surah kedu
- 1:23:48Albaqarah ayat 238
- 1:23:51paling kanan sebelah atas di mushaf.
- 1:23:53Hafidu
- 1:23:55al shawat pakai alif.
- 1:23:58Hafidu
- 1:24:02bukan sekedar jaga. Kata Allah, jaga
- 1:24:05waktu salat jangan lewat. Jaga waktu
- 1:24:07salat. Tunaikan tepat waktu. Tapi
- 1:24:10kalimatnya bukan sekedar dijaga, saling
- 1:24:12menjaga,
- 1:24:14saling ingatkan. Mungkin bapaknya ingat,
- 1:24:16anaknya tidak. Bapak ke masjid, anaknya
- 1:24:20tidak. Ibunya salat, anaknya tidak. Anak
- 1:24:23salat bapak tidak. Maka yang Quran
- 1:24:26katakan jangan sampai di rumah ada yang
- 1:24:28salat, yang lain tidak. Saling
- 1:24:29mengingatkan satu dengan yang lainnya.
- 1:24:32Ini sekarang yang bahaya begini. Teman
- 1:24:33jauh diingatkan, teman di keluarga tidak
- 1:24:37diajak dan diingatkan.
- 1:24:39Ukhti, jilbabnya kok begitu? Ukhti,
- 1:24:42tetangga diingatkan anak perempuan
- 1:24:44sendiri enggak berjilbab.
- 1:24:47Akhi, besok ke masjid yuk, akhi.
- 1:24:49Tetangga jauh diingatkan. Bahkan didm
- 1:24:51ketemuan anak sendiri enggak pernah
- 1:24:53diingatkan.
- 1:24:54Tuh, hafid. Makanya ketika Allah
- 1:24:57turunkan Quran surah ke-66 ayat yang
- 1:24:59ke-6 yang diminta pertama kali dijaga
- 1:25:01tuh keluarga dekat.
- 1:25:03Qu anfusakum wa ahlikum.
- 1:25:08Keluar dekat hafadah.
- 1:25:11Nah, kalau sudah saling menjaga jadi
- 1:25:12ringan. Kita pun terbantu. Satu salat
- 1:25:15ngajak yang lain ringan. Dan jemah tuh
- 1:25:17ringan rasanya ringan. Kalau salat
- 1:25:20terbawa cuman tinggal ikut. Kadang kita
- 1:25:22enggak baca. Coba yang baca surat kan
- 1:25:24cuman imam. Kita ringan cuman Fatihah.
- 1:25:27Jelas kan? Dan kalau Anda lupa, imam
- 1:25:30ngingatkan, imam lupa, Anda ngingatkan.
- 1:25:32Jadi enggak berat salat sendirian tuh
- 1:25:34lebih berat. Salat sendirian subuh dua
- 1:25:36rakaat bisa jadi tiga.
- 1:25:40Jemah enggak mungkin. Begitu imam bangun
- 1:25:42lagi subhanallah.
- 1:25:44Oh, salah kan enggak mungkin nengok.
- 1:25:47Subhanallah. Apa tidak
- 1:25:51gitu? Yang satu rukuk rukuk semua bahkan
- 1:25:54kalimat semua sama. Itu saling
- 1:25:56mengingatkan. Di sini ketika menyebutkan
- 1:25:58kita cara untuk berhijrah, cara
- 1:26:00mendapatkan surga, cara sukses,
- 1:26:02kalimatnya menggunakan alif jau.
- 1:26:06Bukan sekedar serius, tapi lakukan
- 1:26:09dengan saling mengajak satu dengan yang
- 1:26:11lainnya.
- 1:26:13Yuk, ajak yuk. Teman yang belum salat
- 1:26:15ajak, Pak.
- 1:26:17Anda di sini bertetangga, boleh jadi
- 1:26:19tidak semua orang ke masjid
- 1:26:21walaupun dia muslim.
- 1:26:24Maka fikihnya mengajarkan sebelum fikih
- 1:26:26dakwah, fikih ibadah disebutkan, fikih
- 1:26:28dakwah dilakukan. Fikih dakwah itu
- 1:26:29biasanya nomor satu sebelum fikih ibadah
- 1:26:31diterapkan. Contoh kalau dalam fikih,
- 1:26:36fikih ibadah yang langsung terkait
- 1:26:38pahala dengan dosa. Ada punya tetangga
- 1:26:41masjid, dia muslim laki-laki, enggak
- 1:26:43pernah mau ke masjid. Apa hukumnya?
- 1:26:46Hah?
- 1:26:48Uh, bakar rumahnya. Bakar rumahnya.
- 1:26:50Harus main bakar aja.
- 1:26:52Nih hukum tetangga masjid enggak mau ke
- 1:26:54masjid, hukumnya ajak dia ke masjid.
- 1:27:00Yang dipakai fikih dakwah dulu. Ajak dia
- 1:27:02dengan cara yang lembut. Malam doakan
- 1:27:04dulu supaya ringan. Makanya kalau
- 1:27:06mengajak orang yang sulit jangan
- 1:27:07langsung diajak. Fikihnya doakan dulu.
- 1:27:10Contoh paling gampang Firaun ketika
- 1:27:12didakwahi oleh Musa Alaih Salam. Musa
- 1:27:14dan Harun berangkat pada Firaun kerasnya
- 1:27:17luar biasa.
- 1:27:19kaku hatinya, bahkan hardikannya
- 1:27:21kencang. Banyak orang yang mau datang
- 1:27:23pun mau menyampaikan sesuatu bisa enggak
- 1:27:25jadi. Saking dahsyatnya kalimat-kalimat
- 1:27:28celaannya, ancamannya dan sebagainya.
- 1:27:30Maka ketika mau berangkat beliau berdoa
- 1:27:32populer sampai sekarang. Rabbisrohli
- 1:27:35waassirli wahlul uqdatan yafqahu. Anda
- 1:27:40bangun tahajud minta sama Allah, "Ya
- 1:27:42Allah, tetangga saya, Engkau kumpulkan
- 1:27:44saya dengan dia di dunia. Jangan
- 1:27:45pisahkan kami di akhirat. Ya Allah,
- 1:27:46lembutkan hatinya untuk ke masjid.
- 1:27:49Ya Allah sayangi kawan saya ini ya
- 1:27:50Allah. Ya Allah tempatkannya di tempat
- 1:27:52yang paling baik. Setelah itu besoknya
- 1:27:54Anda ngobrol saling dengan teman-teman.
- 1:27:56Eh kalau kita kok rasanya enggak enak
- 1:27:58ya? Masjid kapasitas 1000 yang ke masjid
- 1:27:59cuman tiga orang. Yuk kita ajak teman
- 1:28:02kita yang lain. Maka gunakan rumus
- 1:28:04dakwah dengan pendekatan yang baik. Saya
- 1:28:05pernah ajarkan ini dipraktikkan dan
- 1:28:07efektif Pak. Bagaimana caranya? Cari
- 1:28:09waktu libur dulu. Anda beli buah dulu.
- 1:28:12Pulang dari subuhan tengok ke rumahnya.
- 1:28:14Assalamualaikum.
- 1:28:16Waalaikumsalam. Eh, mari-mari tumben ke
- 1:28:18sini. Iya, bukan tumba,
- 1:28:21ke masjid bertiga, ya. Iya. Enggak
- 1:28:23ngelihat antum dikira sakit nih ada
- 1:28:25buah.
- 1:28:28Yakin saya magrib ke masjid dia
- 1:28:32yakin saya.
- 1:28:34Ini ajak orang jangan saleh sendirian.
- 1:28:36Surga itu cukup luas. Enggak cukup untuk
- 1:28:38Anda sendirian aja. Luas.
- 1:28:41seluas langit dan bumi. Di komplek ini
- 1:28:43aja banyak yang nguni. Surga seluas
- 1:28:45langit dan bumi. Terus Anda pengin
- 1:28:46monopoli sendirian,
- 1:28:49ajak yang lain. Makanya kalau hijrah itu
- 1:28:51pengin ringan, ajak yang lain.
- 1:28:52Teman-teman yang lain yang hijrah dari
- 1:28:55yang bertato sudah dihapus, ajak yang
- 1:28:56bertatonya. Sampaikan nih sudah nikmat
- 1:28:59nih, sudah hilang sama sekali dari naga
- 1:29:02jadi cacing jadi hilang sama dikasih
- 1:29:04keti
- 1:29:07ya. Turun semuanya ya.
- 1:29:11itu enak nikmat. Makanya kalau Anda
- 1:29:12bikin gerakan bareng-bareng, tahajud
- 1:29:14sama-sama, taklim saling share, puasa
- 1:29:18saling share, menghafal saling share,
- 1:29:20semangatnya beda. Coba teman-teman yang
- 1:29:22dakwah di kampus, yang belajar sekarang
- 1:29:24di kampus, ajak teman-teman menghafal
- 1:29:26bareng-bareng,
- 1:29:27mengisi kekosongan, punya target
- 1:29:29bareng-bareng. Nanti kita wisuda tahun
- 1:29:30depan di wisuda sekalian jadi penghafal
- 1:29:32semua ya, hafiz semua. Kan masanya
- 1:29:35panjang, Teman-teman. Menghafal Quran
- 1:29:36paling ringan itu paling ringan itu
- 1:29:38paling lama 2 tahun. Anda kuliah sampai
- 1:29:404 tahun harusnya hafal 60 juz. Anda tuh
- 1:29:46dua kali khatam tuh hafalannya tuh. Ya,
- 1:29:48kenapa enggak bikin target sekalian di
- 1:29:49wisuda sekalian hafal Quran 30 juz?
- 1:29:52Kenapa enggak bikin target ketika jadi
- 1:29:54ayah saya sudah menjadi ayah yang siap
- 1:29:55mengajarkan pada anak Al-Qur'an? Bikin
- 1:29:58targetnya. Sekarang hijrah
- 1:29:59bareng-bareng. Itu caranya.
- 1:30:02Nah, turunan dari kata jahadu ini punya
- 1:30:04tiga turunan lagi. Yang pertama
- 1:30:07merencanakan di passion apa Anda mau mau
- 1:30:10hijrahnya disebut dengan ijtihad
- 1:30:12namanya. Turun jadi ijtihad kesungguhan
- 1:30:16merencanakan.
- 1:30:18Misal
- 1:30:20saya mau hijrah memperbaiki perilaku
- 1:30:22diri dulu. Bikin target apa rencananya?
- 1:30:26Perbaikan mata selama sepekan. Cuci
- 1:30:28mata.
- 1:30:30Cuci mata dari yang diharamkan-haramkan
- 1:30:33mulai ditinggalkan.
- 1:30:35Target kedua, telinga. Jangan dengarkan
- 1:30:37yang dilarang sampai ke ujung kaki.
- 1:30:41Target yang selanjutnya, rencanakan
- 1:30:42peningkatan ibadah. Saya ingin mulai
- 1:30:45dengan salat dulu. Maka bikin rencana
- 1:30:47dulu. Saya pengin salat sempurna dengan
- 1:30:50sunahnya. Keluarkan semua jenis salat
- 1:30:52sunah. Rencanakan, keluarkan waktunya
- 1:30:54kapan, kapan? Kapan, kapan. Turunkan.
- 1:30:57Kalau pengin mudah, share dengan yang
- 1:30:58lain supaya bebannya jadi ringan.
- 1:31:01Minimal ketika ditanya enak jawabnya.
- 1:31:03Awal-awal itu motivasinya belum tentu
- 1:31:05ikhlas semua. Maksudnya murni karena
- 1:31:07Allah. Enggak mungkin 100%. Pertamanya
- 1:31:09awal-awal takut kalau teman tanya saya
- 1:31:11enggak kerjakan.
- 1:31:13Lama-lama hilang semua itu. Jadi
- 1:31:15kebiasaan. Kebiasaan. Kebiasaan.
- 1:31:17Kebiasaan. Sudah enggak peduli mau teman
- 1:31:19ngajak mau tidak lillah. Hubungan
- 1:31:20langsung dengan Allah Subhanahu wa
- 1:31:21taala.
- 1:31:23Kalau sudah seperti itu, levelnya naik
- 1:31:25lagi, tambah ke ilmu. Mulai petakan di
- 1:31:28mana ada kajian-kajian supaya menambah
- 1:31:29ilmu. Mustahil ibadah tanpa ilmu yang
- 1:31:32benar. Bisa celaka nanti. Semangat salat
- 1:31:34cuman ilmu enggak ada. Besok-besok Idul
- 1:31:36Fitri jadi tiga rakaat.
- 1:31:39Belajar fikihnya.
- 1:31:41Tambahkan, tambahkan, tambahkan. Mulai
- 1:31:43ke harta benda. Pengin usaha apa yang
- 1:31:45dihalalkan, bikin komunitas
- 1:31:47supaya gampang. Bikin komunitas. Kamu
- 1:31:50jualan apa? Saya jualan apa? Terus bikin
- 1:31:52aplikasi bareng-bareng, terapkan dengan
- 1:31:54cara yang benar, share dengan komunitas
- 1:31:56muslim. Di sini kan banyak, Teman-teman.
- 1:31:58Apa kurang 200 juta itu orang Islam ada
- 1:32:00di sini? Kalau Anda buka pasti mereka
- 1:32:03pengin. Nih beras, nih produknya
- 1:32:07sayuran, nih produknya pakaian, ni
- 1:32:09produknya kopi, ni produknya tumbuhan.
- 1:32:11Keluarkan semua. Kalau bisa bikin dengan
- 1:32:13nama-nama yang indah. Ya, masyaallah.
- 1:32:16Kopi hijrah.
- 1:32:18Beras saleh.
- 1:32:20Masyaallah. Ya, bikin aja pokoknya ya
- 1:32:23baju firdaus ya. Apa aja pokoknya lah
- 1:32:26ya. Apa maksudnya nih baju firdaus? Baju
- 1:32:28yang kalau Bapak pakai salat dengan
- 1:32:30khusyuk bisa masuk surga firdaus. Karena
- 1:32:33kalimat pertama amalan surga firdaus
- 1:32:35alladzina hum fi shatihim khasiun. Pakai
- 1:32:38barkod di sininya langsung ketika dican
- 1:32:41menunjuk ke surah Almukminun ayat yang
- 1:32:42kedua.
- 1:32:45Anda enggak perlu hafal Quran bikin
- 1:32:46barkot cukup nyampai
- 1:32:49gitu caranya. itu passion. Apalagi di
- 1:32:51kita masyarakatnya senang dengan sesuatu
- 1:32:54yang baru ya kecenderungannya cepat
- 1:32:56kaget, gampang kagum.
- 1:32:59Jadi kalau ada sesuatu yang menarik
- 1:33:00cepat dilakukan bikin mall brm datang ke
- 1:33:03situ numpang kagum aja belanja enggak?
- 1:33:08Ah ini jadi mulai rencanakan sekarang
- 1:33:10passion Anda apa? Mulai J. Jangan sampai
- 1:33:13hijrah ke tempat yang bukan passion Anda
- 1:33:15di situ. Di tempat Anda aja.
- 1:33:18Anda artis, public figure, hijrah, ya
- 1:33:20hijrahnya gampang, enggak usah ahli
- 1:33:21profesi. Ini bakat Anda di acting,
- 1:33:24pindah ke pedagang enggak akan nyambung.
- 1:33:26Kecuali kalau ada bakat baru yang ingin
- 1:33:27diinginkan, boleh, silakan pindah aja.
- 1:33:30Lakukan adegan-adegan yang sekarang yang
- 1:33:32dibenarkan oleh syariat Islam. Bikin
- 1:33:34sinetron yang islami, bikin
- 1:33:35tayangan-tayangan islami, terlibat di
- 1:33:37iklan yang islami. Anda sekarang pengin
- 1:33:39hijrah, ke mana belajarnya? Kampus.
- 1:33:41Silakan jadi insinyur. Bukan berarti
- 1:33:44hijrah itu tinggalkan yang umum. Ini
- 1:33:45kafir haram bukan.
- 1:33:48tetap masuk ke kampus umum tapi isi
- 1:33:50dengan nilai-nilai agama yang baik.
- 1:33:52Salatnya tepat waktu, menghafal Quran
- 1:33:54juga. Setiap pelajaran keluarkan
- 1:33:56ayatnya. Belajar fisika, keluarkan
- 1:33:58ayat-ayat fisika. Belajar kimia,
- 1:34:00keluarkan hadis-hadis tentang kimia.
- 1:34:01Jadi, apa yang Anda pelajari dikuatkan
- 1:34:03dengan nilai-nilai keislaman. Itulah
- 1:34:05hijrah.
- 1:34:06Enggak harus pindah tempat. Kecuali
- 1:34:09kalau Anda ingin ganti passion, pindah
- 1:34:11dari universitas umum, pindah ke agama
- 1:34:14karena tujuannya ingin menjadi penyebar
- 1:34:15agama. Jadi dai misalnya, pindah ke
- 1:34:18Universitas Islam, belajar Islam dengan
- 1:34:20baik, balik-balik berdakwah silakan.
- 1:34:22Yang penting tujuan jelas.
- 1:34:24Jangan sampai hijrah tanpa tujuan. Anda
- 1:34:27hijrah tapi tujuan enggak jelas.
- 1:34:29Saya mau pindah jabatan sudah tinggi. Ke
- 1:34:32mana? Saya mau tinggalkan yang haram.
- 1:34:34Jadi jual sampai celeleai aja misalnya
- 1:34:35kan. Ya memang enggak dilarang, cuman
- 1:34:38dibikin pemetaan. Apa yang Anda ingin
- 1:34:40terapkan dari situ? Bukan aib kok.
- 1:34:41Jualan apapun silakan. Gini ya saya
- 1:34:43kasih rahasia nih. Ini antara kita saja
- 1:34:47ya. Anda mau kerja apapun tidak akan
- 1:34:50merubah kuantitas rezeki Anda. Tetap
- 1:34:53segitu juga. J Anda tuh sebetulnya
- 1:34:56tinggal milih mau jadi apa
- 1:34:58dan oleh Allah potensinya dikasih.
- 1:35:00Manusia itu hebat, Pak. Mau jadi
- 1:35:02insinyur jadi insinyur. Jadi arsitek
- 1:35:05jadi arsitek. Jadi ustaz jadi jadi
- 1:35:07apapun bekal itu di tubuh kita tuh ada.
- 1:35:10Asal Anda mau jadi, Pak. Jadi,
- 1:35:14cuman tinggalkan yang dilarang, yang
- 1:35:16baik-baik ambil. Rezeki itu akan
- 1:35:17diberikan otomatis. Jangan takut. Dan
- 1:35:20jangan dengarkan manusia. Kalau halal
- 1:35:21kerjakan. Itu cuman ah mohon maaf ya,
- 1:35:24istilah manusia saja. Tukang ini, tukang
- 1:35:27itu, macam-macam. Profesi itu istilah
- 1:35:28manusia aja. Yang penting menurut Allah
- 1:35:30mulia di situ ada kehebatan yang bisa
- 1:35:32Anda dapatkan. Satu.
- 1:35:35Kedua, jihad namanya.
- 1:35:38Perjuangan. dengan tindakan eksekusi.
- 1:35:41Jangan cuma pakai konsep ya. Konsepnya
- 1:35:44bangun jam 3.00 malam tapi enggak
- 1:35:46bangun-bangun
- 1:35:47ya. Eksekusi oleh kita. Begitu alarm
- 1:35:49bunyi pet bangun. Ya bukan cuma
- 1:35:53dimatikan. Memang awal-awal kadang
- 1:35:55enggak mudah. Saya pun mengalami dengan
- 1:35:56teman-teman. Teman-teman maksudnya ya
- 1:35:59alarmnya sampai ditempel di telinga
- 1:36:01begini. Titut titut tititit
- 1:36:04Awal-awal enggak bangun-bangun juga ya.
- 1:36:07Tapi lama-lama ketika kita bangunkan
- 1:36:09atau kita yang mengalaminya dibangunkan
- 1:36:11oleh teman-teman, akhi bangun kan Allah
- 1:36:13itu sangat sayang dengan kita. Niat itu
- 1:36:15ditentukan oleh niat. Begitu Anda
- 1:36:17berniat, seketika Allah akan meluruskan
- 1:36:19apa yang Anda sedang kerjakan. Walaupun
- 1:36:21alarmnya mungkin enggak membangunkan
- 1:36:22Anda, teman Anda yang di bawah yang
- 1:36:24bangun. Teman Anda yang di samping yang
- 1:36:26bangun. Anda tidur dengan istri yang
- 1:36:28pengin tahajud Anda. Istri enggak
- 1:36:30kepikiran. Anda pasang alarm jam .
- 1:36:32bangun alarm dari .30 ternyata Anda
- 1:36:35enggak bangun. yang bangun istri .30,
- 1:36:38"Pah, bangun, Pak. Ini alarm sudah
- 1:36:40bangun. Papa tuh mau ngapain sih?" "Ah,
- 1:36:42Ma. Papa mau tahajud kalau gitu mama
- 1:36:44ikut." Tuh, tiba-tiba dua-duanya
- 1:36:46tahajud.
- 1:36:48Tuh, lihat cara Allah bagaimana
- 1:36:49menjadikan satu keluarga menjadi baik.
- 1:36:52Jihad eksekusi. Terakhir, mujahadah.
- 1:36:56Mujahadah, ya. Mujahadah itu perjuangan
- 1:36:59melawan gejolak emosi dalam diri. Karena
- 1:37:02pasti akan turun naik, Pak.
- 1:37:03Ingat-ingat lagi enggak jadi lagi ya.
- 1:37:06Ingat-ingat lagi. Ah, kita setengah
- 1:37:08hijrah dulu deh sambil bertahap ya. Ada
- 1:37:11lagi naiknya, ada lagi turunnya. Itu
- 1:37:12belum tentu semuanya rata itu. Ah, maka
- 1:37:15perangi itu. Perjuangan melawan gejolak
- 1:37:17jiwa. Awas hati-hati. Perjuangan melawan
- 1:37:21gejolak jiwa. Perasaan-perasaan dalam
- 1:37:23hati supaya konsisten dalam hijrah itu
- 1:37:25disebut mujahadah namanya. Maka jalani
- 1:37:28semua ini dengan kalimat yang terakhir.
- 1:37:30Walamirin.
- 1:37:33Sabar sampai Anda diwafatkan oleh Allah
- 1:37:36sedang berjuang dalam keadaan berubah
- 1:37:38lebih baik lagi. Termasuk hijrahnya ahli
- 1:37:41maksiat caranya menggunakan tobat.
- 1:37:43Enggak apa-apa. Tobat aja dulu. Masih
- 1:37:45dikerjakan tobat lagi. Dikerjakan juga
- 1:37:48pasti kadarnya akan menurun. Tobat lagi,
- 1:37:51menurun lagi, tobat lagi. Mudah-mudahan
- 1:37:53diwafatkannya sedang dalam keadaan
- 1:37:55tobat, tertulis, sedang berjuang. Itu
- 1:37:58poinnya.
- 1:38:00Ah, jadi kalau sudah seperti ini
- 1:38:02kerjakan konsisten. Kalau Anda sudah
- 1:38:04niatkan konsisten, benar dikerjakan,
- 1:38:07maka berbahagialah. Saya tutup.
- 1:38:09Diturunkanlah berita gembira oleh Allah
- 1:38:11di Quran surah ke-41, Fusilat ayat yang
- 1:38:14ke-30.
- 1:38:16Innalladzina qalu rabbunallah. sudah
- 1:38:19pakai inna. Sungguh orang yang yakin
- 1:38:23yakin sudah yakin seyakin-yakini dan
- 1:38:26menguatkan pada hatinya. Qolu itu jangan
- 1:38:28s diartikan berkata. Ada terjemahan
- 1:38:30begini menguatkan pada jiwa olu. Karena
- 1:38:34di antara cara menguatkan itu dengan
- 1:38:35mengatakan. Makanya orang-orang Barat
- 1:38:38termasuk orang Asia Timur termasuk
- 1:38:40sekarang ke Jepang, Korea itu kalau
- 1:38:41mereka ingin meyakinkan pada hatinya,
- 1:38:43mereka katakan dengan lisannya, "Kamu
- 1:38:45bisa, kamu bisa, kamu bisa." Dulu saya
- 1:38:47sering katakan saat saya kecil tuh ada
- 1:38:49tayangan Benteng Takesi. Ya, begitu akan
- 1:38:52menaklukkan Benteng Takesi. Kata kamu
- 1:38:53bisa, kamu bisa, kamu bisa. Ninja
- 1:38:55Warrior. Kamu bisa, kamu bisa, kamu
- 1:38:57bisa. Tuh dicopy paste oleh Korea. Saya
- 1:39:00baru dari Korea beberapa waktu yang
- 1:39:02lalu. Itu mereka tuh kalau dulu mau
- 1:39:04mengerjakan sesuatu harus lebih maju
- 1:39:06daripada Nipon, lebih maju daripada
- 1:39:07Jepang, lebih maju daripada Jepang.
- 1:39:09Disusul. Jadi
- 1:39:11ada yang yang mereka targetkan, ada
- 1:39:14kompetitornya.
- 1:39:16J Anda bisa bikin kompetitor dalam
- 1:39:17jihad. Saingannya siapa? Maka, makanya
- 1:39:19kata Nabi, boleh ya Anda iri hati ya,
- 1:39:22gibah namanya bukan iri dalam pengertian
- 1:39:24maksiat. Anda boleh muncul perasaan
- 1:39:27bersaing iri pada seseorang karena amal
- 1:39:29salehnya. Itu boleh. Misal iri pada
- 1:39:32penghafal Quran pengin jadi seperti dia
- 1:39:34boleh. Karena itu menjadi motivasi. Itu
- 1:39:36bukan iri namanya. Bukan hasad, bukan
- 1:39:38hiqdun, itu gibt namanya. Giibthtah iri
- 1:39:41pada orang kaya yang pandai bersedekah
- 1:39:44itu boleh. Adakan kompetitor dalam diri
- 1:39:47kita. Lalu kuatkan pada diri kita.
- 1:39:49Seperti orang Korea katakan nulis lebih
- 1:39:51bisa daripada Jepang. Jepang bikin
- 1:39:52Honda, kami bikin Hyundai. Jepang bikin
- 1:39:54ini, kami bikin ini. Akhirnya apa yang
- 1:39:55terjadi? Maju sekarang. Ah, sekarang
- 1:39:58kadang-kadang kita ingin berhijrah itu
- 1:39:59kompetitornya enggak dihadirkan dalam
- 1:40:01diri kita. Siapa contohnya?
- 1:40:03Siapa dasar kompetisinya? Siapa
- 1:40:05lawannya? Lawan untuk berhijrah dalam
- 1:40:07pengertian motivasi membuat kita lebih
- 1:40:09baik daripada itu. Ambil tokoh sebagai
- 1:40:12contoh. Si fulan begini, saya pengin
- 1:40:14begini. Bagaimana ibunya merawatnya?
- 1:40:16Bagaimana istrinya dengannya? Bagaimana
- 1:40:17anak-anaknya? Kopy paste bawa ke rumah.
- 1:40:19Susul dia. Katakan pada diri Anda, qolu
- 1:40:22rabbunallah.
- 1:40:23Allah pasti merawat saya dengan sifat
- 1:40:26rububiyahnya. Allah pasti membimbing
- 1:40:28saya. Allah pasti menguatkan saya untuk
- 1:40:30berhijrah. Tummqamu. Kemudian dia
- 1:40:33istiqamah di jalan Allah. Tempuh. Apa
- 1:40:35yang terjadi?
- 1:40:37alaiulikah.
- 1:40:40Maka kalau dia sudah konsisten, Allah
- 1:40:42akan kirimkan malaikat supaya menjaga
- 1:40:44istikamah dia sampai wafat dalam keadaan
- 1:40:46berhijrah. Dijaga, diingatkan. J kalau
- 1:40:49akan berbuat maksiat langsung dijaga
- 1:40:51oleh malaikat. Jangan kerjakan, jangan
- 1:40:52lakukan. Itu langsung di di bahkan
- 1:40:55langkahnya jadi berat. Melangkah pada
- 1:40:56yang haram jadi berat. Tangan
- 1:40:58mengerjakan jadi berat. Bahkan pikiran
- 1:41:00berat susah untuk dikerjakan. Siapa yang
- 1:41:02bikin susah? Malaikat.
- 1:41:04Setan dayanya berkurang di situ.
- 1:41:07Yaanazal
- 1:41:08malaikatu allahafu
- 1:41:12w tahzanu. Puncaknya orang hijrah yang
- 1:41:15sesungguhnya pasti akan diberikan
- 1:41:17kedamaian dalam jiwanya dan selama
- 1:41:19hidupnya akan dijaga dari kesedihan dan
- 1:41:21kegelisahan. Tenang dan nyaman.
- 1:41:23Sekalipun passion-nya bukan harta,
- 1:41:26tinggal di tempat yang terbatas, tapi
- 1:41:28karena jiwanya tenang seakan-akan
- 1:41:30semuanya luas dan megah.
- 1:41:32Contoh paling gampang, Ashabul Kahf.
- 1:41:35Anak muda meninggalkan kemewahan,
- 1:41:37hartanya banyak. Tiba-tiba pindah hanya
- 1:41:39hijrah di gua saja. Bayangkan gua
- 1:41:42tempatnya enggak sama dengan kasur yang
- 1:41:44ditiduri itu. Tidak empuk, tempatnya
- 1:41:46keras, cahaya terbatas. Maaf dengan
- 1:41:49semua keterbatasan itu, tapi nikmatnya
- 1:41:51luar biasa. Tempatnya keras terbatas,
- 1:41:53cahayanya juga tidak begitu luas. Tapi
- 1:41:56bisa tidur sampai 309 tahun enggak ada
- 1:41:58yang ganggu.
- 1:42:00Ada orang harta banyak, mobil melimpah,
- 1:42:02limpahan banyak, tapi kasurnya luar
- 1:42:04biasa nikmat, tapi tidur enggak pernah
- 1:42:05nikmat. 3 detik bangun lagi. 3 detik
- 1:42:08bangun lagi. Kalau sudah hij sempit pun
- 1:42:11biasa nikmat santai. Sampai wafat
- 1:42:14kembali kepada Allah, dihadiahkanlah
- 1:42:16tempat yang luas di alam kuburnya. Wa
- 1:42:18absyiru fil jannatillati kuntum tuadun.
- 1:42:22Kata Allah, berikan kabar gembira saat
- 1:42:24ia wafat nanti. Berikan kabar gembira,
- 1:42:26aku sudah siapkan surga untuk menyambut
- 1:42:28dia pulang. Makanya ketika pulang
- 1:42:30panggilannya panggilan tenang dan
- 1:42:31surganya ditampakkan. Quran surah ke-89
- 1:42:34ayat 27 sampai 30. Ya ayyatuhan nafsul
- 1:42:39mutmainah. Hei jiwa yang tenang. Karena
- 1:42:41sudah tenang jadi hijrah melahirkan
- 1:42:43ketenangan. Dia tinggalkan maksiat, dia
- 1:42:45tinggalkan yang haram. Tenang hatinya
- 1:42:47saat pulang
- 1:42:50tenang baca Quran tenang wafatnya pun
- 1:42:52tenang.
- 1:42:56Pulang kepada Tuhanmu sudah kepadamu.
- 1:42:59Engkau pun akan dengan pemberiannya.
- 1:43:05Nyambung semua masuk dalam golongan
- 1:43:07hambaku yang
- 1:43:10masuklah ke dalam surga yang sudah aku
- 1:43:12siapkan untukmu. Silakan lihat runtutan
- 1:43:14ayatnya sama semua.
- 1:43:17Ketika hijrah diajak,
- 1:43:19yang didapatkan ketenangan, maaf, yang
- 1:43:21dijanjikan surga menyebutkan tantangan
- 1:43:23dengan surga, menyebutkan cara dengan
- 1:43:25surga. Begitu mau meninggal dipanggil
- 1:43:27dengan panggilan tenang, jaminan
- 1:43:29surganya muncul lagi di situ. Perhatikan
- 1:43:31saat masuk surga, bukankah saat dia
- 1:43:33berhijrah dia sabar? Waamirin. Saat
- 1:43:36masuk surga, panggilan malaikat kepada
- 1:43:39orang-orang ini saat beramal saleh
- 1:43:40disebutkan kalimat sabarnya. Quran surah
- 1:43:4213 ayat ke-24 itu. Salamun alaikum bima
- 1:43:47shobartum fikma uqbadar. Selamat anda di
- 1:43:52dunia sabar. Sabar hijrah bisa menghafal
- 1:43:54Quran. Sabar dalam tahajud. Sabar dalam
- 1:43:58meninggalkan maksiat. Sabar dalam
- 1:44:00beramal saleh. Selamat dengan kesabaran
- 1:44:02itu Anda wafat. Sekarang silakan nikmati
- 1:44:04surga yang telah dijanjikan kepadamu.
- 1:44:06Tempat terindah yang belum pernah
- 1:44:07dijamah oleh siapapun.
- 1:44:09Itulah hijrah dan istiqamah dalam
- 1:44:12Al-Qur'an dan sunah Rasulullahi
- 1:44:15sallallahu alaihi wasallam.
- 1:44:21Baik, saya bacakan satu saja. Setelah
- 1:44:23itu saya tutup dengan mengumumkan
- 1:44:24pengumuman. J kita berhenti di jam 09.14
- 1:44:27tinggal sekitar 5 7 menit lagi. Saya
- 1:44:29minta waktu 7 menit kita selesaikan.
- 1:44:34Asalamualaikum warahmatullahi
- 1:44:35wabarakatuh. Waalaikumsalam
- 1:44:36warahmatullah wabarakatuh. Mau nanya,
- 1:44:38Ustaz, ya. Saya mau jawab. Insyaallah
- 1:44:42kita ingin hijrah, tapi kondisi saat ini
- 1:44:44kita ada di jurusan kuliah, fashion,
- 1:44:46desain, yang terkadang kita ditentu
- 1:44:48untuk menggambar makhluk bernyawa dengan
- 1:44:50mendesain baju yang tidak berhijab.
- 1:44:52Baiknya solusi untuk kita bagaimana? Ya,
- 1:44:54sederhana. Arahkan desainnya sebagai
- 1:44:57modal untuk membuat desain islami.
- 1:45:01Ana kan baru kuliah, baru bikin dasar
- 1:45:03dasar dasar dasar. Bukan untuk
- 1:45:04dipublikasikan.
- 1:45:06Kan membuat teori teori teori teori.
- 1:45:08Setelah jadi tahu dasarnya paham arahnya
- 1:45:11arahkan kepada desain-desain islami.
- 1:45:13Fion islami bikin jilbab yang model
- 1:45:15bagus, jilbab syari yang bagus. Bikin
- 1:45:18pakaian-pakaian baju koko yang bagus,
- 1:45:21pakaian untuk anak-anak, pakaian untuk
- 1:45:22remaja, bikin pakaian untuk olahraga
- 1:45:25yang menutup auratnya. Silakan buat
- 1:45:28arahkan ya. desain-desain yang terbuka
- 1:45:31tadi arahkan untuk bikin pakaian yang
- 1:45:32dalam-dalam. Kaos dalam, bagian celana
- 1:45:36dalam, bagian kerudungan, bagian dalam
- 1:45:38itu selesai ya. Ini sebetulnya bisa
- 1:45:42ketemu caranya.
- 1:45:44Kudian mendesain misalnya ya hal-hal
- 1:45:47makhluk-makhluk yang bernyawa tinggal
- 1:45:48dilihat batasan-batasannya. Apa yang
- 1:45:50enggak boleh, apa yang boleh. Enggak
- 1:45:52boleh tampak semuanya misalnya ya bikin
- 1:45:54sebagiannya buram ya bikin sebagian
- 1:45:58misalnya tidak utuh. Ini mata yang satu
- 1:46:00utuh, yang satu misalnya tutup sedikit
- 1:46:03ya, misalnya enggak sempurna utuh
- 1:46:04seluruhnya itu boleh-boleh saja sah
- 1:46:06hukumnya. Silakan ya. Bahkan
- 1:46:08bagian-bagian tertentu ada yang
- 1:46:10dibenarkan ya. Apa itu? Misalnya bagian
- 1:46:12pendidikan itu boleh utuh untuk
- 1:46:14pendidikan. Misal Anda belajar biologi
- 1:46:17harus utuh kan dunia kesehatan ya.
- 1:46:19Makanya ketika Anda didapatkan pada
- 1:46:20patung tertentu misalnya patung hukum
- 1:46:22patung kan kalau kita buat untuk
- 1:46:24pengkultusan atau hal yang tidak
- 1:46:26dibenarkan haram hukumnya. bikin patung
- 1:46:28sengaja misalnya ya seakan-akan melihat
- 1:46:31patung seperti melihat orangnya haram ya
- 1:46:34awas hati-hati haram bahkan nanti bisa
- 1:46:35masuk jin tertentu ke dalamnya. Ini yang
- 1:46:38pertama kali terjadi melahirkan kemudian
- 1:46:40yang hal-hal dipertuhankan asalnya
- 1:46:41dipatungkan dari orang-orang saleh.
- 1:46:44Nanti ada di surat Nuh namanya ya. Ada
- 1:46:46sua, ada yauk yagut ya. Itu ada asalnya
- 1:46:49itu siapa? Asalnya orang saleh. Ketika
- 1:46:51mereka meninggal mulai rindu masyarakat
- 1:46:53rindu sampai serindu-rindunya dibikinlah
- 1:46:55karya berupa patung untuk mengabadikan.
- 1:46:58Lama-lama ketika lewat setannya masuk ke
- 1:47:00situ. Ih kayaknya melihat deh patung
- 1:47:02ini. Ih, kayaknya bisa mengamati saya.
- 1:47:04ini kayaknya memberikan suatu inspirasi
- 1:47:06tertentu. Akhirnya besok-besok kayak
- 1:47:08orang hidup dibikinlah dikasih makanan,
- 1:47:10kasih buah-buahan. Asalnya ke situ
- 1:47:11sampai jadi sesembahan.
- 1:47:13Tapi kalau untuk jadi pelajaran boleh
- 1:47:16jurusan biologi, belajar anatomi. Kan
- 1:47:18enggak bisa belajar sebagiannya. Harus
- 1:47:21semua utuh. Makanya bikin patung utuh,
- 1:47:22tengkoraknya utuh kan dari atas sampai
- 1:47:25dengan ke bawah. Ini bagian kepala, ini
- 1:47:28bagian mata, ini bagian hati, ini
- 1:47:30sarafnya ke sini. Harus utuh semua.
- 1:47:32Kalau enggak ya belajarnya enggak utuh.
- 1:47:34Begitu mau operasi mana bagian mata?
- 1:47:36Aduh enggak bisa. Kenapa? Saat belajar
- 1:47:38ini enggak boleh haram. Dia meninggal
- 1:47:41pasiennya.
- 1:47:43Itu boleh sah-sah saja. Termasuk Anda
- 1:47:45dalam konteks pembelajaran pada hal yang
- 1:47:47dibutuhkan secara darurat primer
- 1:47:49kebutuhan.
- 1:47:51Ini berlaku kaidah fikih adaruratu
- 1:47:54thbihul mahdurat. Asal darurat karena
- 1:47:56penting membolehkan bahkan sesuatu yang
- 1:47:58dilarang. Apa hukumnya gibah?
- 1:48:01membicarakan keburukan orang dasarnya
- 1:48:03haram tapi dibenarkan pada dua hal. Ini
- 1:48:06contoh saja. Apa dua hal ini? Satu,
- 1:48:09konsultasi seseorang kepada orang saleh
- 1:48:12atau orang yang dibenarkan punya
- 1:48:13kapasitas keilmuan untuk menyelesaikan
- 1:48:15persoalan. Di rumah tangga ada masalah,
- 1:48:17enggak boleh dibuka. Tapi kalau
- 1:48:18konsultasi kepada pihak ketiga yang
- 1:48:20dibenarkan, dasarnya ayat Quran surah
- 1:48:22ke-4 ayat 35.
- 1:48:27ahli Anda ceritakan misalnya kesalahan
- 1:48:30suami, aibnya istri untuk mendapat
- 1:48:32solusi, bukan untuk digibahkan. Sah.
- 1:48:36Yang kedua, maaf dalam mahkamah ada
- 1:48:39hakim di situ, Anda diminta jadi saksi.
- 1:48:41Apakah benar saudara menyaksikan saat
- 1:48:43dia mencuri? Boleh disebutkan bagaimana
- 1:48:46saat pencurian terjadi begini begini
- 1:48:47begini. itu sah. Maka enggak berlaku di
- 1:48:50sini hukum penerapan gibah seperti yang
- 1:48:51asal tadi. Saudara saksi, apa yang Anda
- 1:48:54saksikan ketika dia berbuat pencurian
- 1:48:56itu? Maaf, Pak Hakim. Tidak bisa saya
- 1:48:58sampaikan. Kenapa enggak bisa Anda
- 1:48:59sampaikan? Anda kan saksi. Gibah, Pak.
- 1:49:05Saya takut, Pak. Kalau benar gibah,
- 1:49:08kalau salah fitnah. Ah, itu menempatkan
- 1:49:09hadis bukan pada tempatnya. Jelas sampai
- 1:49:12sini? Yeah.
About this transcript
This page contains the full transcript of Istiqomah Itu Berat! Ini Cara Agar Tetap di Jalan Allah | Ustadz Adi Hidayat by Hijrah Islami, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 13,320 words across 2,634 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.