YouTube2Text

Ini IPS apa OLED ya? | Lenovo LOQ 24-10 — Transcript

by greytogrey · 1,552 words · 266 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Menjawab banyak request lagi, Lenovo
  2. 0:022410 yang ternyata punya dua varian. Ada
  3. 0:06Legion 2410, ada Lock 2410. Mau yang
  4. 0:09mana coba?
  5. 0:12[musik]
  6. 0:18Halo, saya Jun. Pertama kali saya ngetes
  7. 0:20Lenovo itu sekitar tahun lalu, itu
  8. 0:22Legion R24E dan ada dua kesan yang saya
  9. 0:25dapat. Pertama, penamaannya asik banget,
  10. 0:28R24E. Pendek, singkat, padat, jelas.
  11. 0:31Dibandingin monitor lain yang panjang
  12. 0:34banget namanya dan pakai gabungan huruf
  13. 0:36dan angka yang tidak bisa dibaca. Jadi,
  14. 0:38kalau mau ngapalin susah, Coy. Dan kesan
  15. 0:40kedua adalah performancenya yang
  16. 0:42terhitung bagus di antara monitor lain
  17. 0:45di kelas harga yang sama. Nah, ada satu
  18. 0:48hal lagi yang bikin saya tertarik dengan
  19. 0:50R24E, yaitu penulisan spec-nya di
  20. 0:53website resminya. Tertulis di sana color
  21. 0:55gamut 99% sRGB dengan 120% color area
  22. 0:59ratio. Ini adalah penulisan yang tepat.
  23. 1:02Jadi, kalau kita bilang ada monitor
  24. 1:04tertulis 130% sRGB, itu enggak benar.
  25. 1:07Karena yang namanya color space sRGB,
  26. 1:09maksimal ya 100%. Enggak mungkin bisa
  27. 1:12lebih. Monitornya bisa aja punya
  28. 1:13kemampuan menampilkan warna lebih dari
  29. 1:15100% sRGB, tapi kalau kita bicara color
  30. 1:18space sRGB-nya maksimal 100%. Jadi, akan
  31. 1:22sering terjadi monitornya nulis 130%,
  32. 1:25tapi aktual sRGB-nya hanya 95, bahkan
  33. 1:28ada yang kurang dari itu. Ini yang
  34. 1:30enggak bagus. Kenapa kok bisa begitu?
  35. 1:32Karena waktu dia nampilin di color space
  36. 1:34sRGB, koordinatnya meleset. Jadi,
  37. 1:36walaupun dia punya kemampuan yang tinggi
  38. 1:38banget, bakal percuma karena meleset
  39. 1:40tadi, Bre. Kalau bingung, enggak
  40. 1:42masalah. Ini adalah pembahasan terpisah.
  41. 1:43Udah pernah kayaknya ya. Tapi yang
  42. 1:44pasti, kali ini saya sedang excited gitu
  43. 1:47ya untuk mencoba penerus dari R24E yang
  44. 1:51ternyata ada dua varian tadi. Legion
  45. 1:532410 dan Lock 2410. Mau enggak mau harus
  46. 1:56satu-satu ngetesnya dan saya mulai dari
  47. 1:58yang murah dulu saja kali ya, Lenovo
  48. 2:00Lock 2410. Perbedaan singkatnya Legion
  49. 2:03R24E dulu refresh rate-nya 180 Hz, Lock
  50. 2:062410 200 Hz. Tapi kalau yang Legion 2410
  51. 2:10dia 240
  52. 2:12Hz. Tapi apakah bedanya hanya di Hz-nya
  53. 2:14saja sisanya sama bagusnya atau
  54. 2:16jangan-jangan ada perbedaan performa
  55. 2:18seperti di ROG Strix XG27ACS dan ACMS
  56. 2:22atau sama juga kayak di MSI MPG 244 F
  57. 2:25dan 255F. Bukan hanya beda refresh rate
  58. 2:28tapi beda performa keseluruhan. Langsung
  59. 2:31saja Lenovo Lock 2410. Secara singkat
  60. 2:34Lenovo Lock 2410 refresh rate-nya 200 Hz
  61. 2:36sedangkan Legion 2410 refresh rate-nya
  62. 2:38240 Hz. Tapi bukan hanya itu saja.
  63. 2:42Lenovo Lock 2410 hanya bisa tilt saja
  64. 2:44sedangkan Lenovo Legion 2410 sudah full
  65. 2:47ergo sama seperti Legion R24E. Perbedaan
  66. 2:50lengkapnya kita akan bahas kapan-kapan.
  67. 2:52Secara desain selayaknya monitor budget
  68. 2:5424 inci 200 Hz keseluruhan body-nya
  69. 2:56terbuat dari bahan plastik tapi
  70. 2:58build-nya lumayan kokoh. Enggak ada yang
  71. 3:00berbunyi-bunyi aneh, dipegang juga solid
  72. 3:02dan kakinya pun cukup oke. Cuma
  73. 3:04sayangnya enggak ada slot untuk cable
  74. 3:06management di stand-nya. Pengaturan OSD
  75. 3:08menggunakan lima tombol yang ditaruh
  76. 3:09bagian kanan belakang layar. Seandainya
  77. 3:12sudah pakai joystick bakal lebih asyik
  78. 3:14sih ya. Konektivitasnya simpel tapi
  79. 3:15lengkap satu display port 1.4, satu HDMI
  80. 3:182.1 dan sudah support VESA wall mount
  81. 3:20100 * 100. Instalasinya juga simpel
  82. 3:23enggak perlu pakai alat apapun. Untuk
  83. 3:25spek menggunakan panel fast IPS
  84. 3:26berukuran aktual 23,8 inci, bezel less
  85. 3:29tiga sisi dengan resolusi maksimum 1920
  86. 3:32* 1080. Refresh rate-nya 200 Hz,
  87. 3:35response time 1 ms gray to gray dengan
  88. 3:37color gamut 99% sRGB, support HDR 10,
  89. 3:40AMD FreeSync Premium dan VESA Adaptive
  90. 3:43Sync. Overall enggak ada masalah dengan
  91. 3:45desainnya dan saat saya lihat sekilas di
  92. 3:47awal nyalain monitornya enggak ada
  93. 3:49masalah juga dengan warnanya. Warna
  94. 3:51bawaan standar default-nya diset pada
  95. 3:53mode warm yang cukup nyaman di mata. Dia
  96. 3:55juga punya mode sRGB yang setting
  97. 3:57standarnya terasa lebih kuning
  98. 3:59dibandingin mode warm default-nya.
  99. 4:00Sekarang kita lihat performancenya. Kita
  100. 4:02mulai dari flicker di mana untuk monitor
  101. 4:04ini rendah banget dan sangat aman untuk
  102. 4:07yang matanya sensitif. Pada luminance
  103. 4:09100 nits yang didapat pada level
  104. 4:10brightness 28% deviasi terang gelapnya
  105. 4:13cuma 2 1/2% aja. Angka ini terus turun
  106. 4:15seiring bertambahnya brightness di mana
  107. 4:17pada brightness maksimum yang mencatat
  108. 4:18luminance 287 nits, deviasinya hanya
  109. 4:21tersisa 1 1/2% aja. Flicker free di
  110. 4:25semua kondisi. Warna, color gamut
  111. 4:28beneran 99,4%
  112. 4:30sRGB dengan actual volumenya tinggi
  113. 4:32banget hampir 138% sRGB dan hampir 98%
  114. 4:38DCI-P3. Di mana untuk gamut coverage
  115. 4:40P3-nya hampir 93%. Ini termasuk tinggi
  116. 4:43banget. Nanti kita lihat perbandingannya
  117. 4:45dengan yang lain. Lenovo Legion Y24-10
  118. 4:47ini punya mode sRGB yang luminance
  119. 4:48default-nya diset tinggi banget 235 nits
  120. 4:52dengan black level 0,2 nits yang
  121. 4:53menghasilkan contrast ratio 1142 banding
  122. 4:561. Tadi saya bilang bahwa mode sRGB-nya
  123. 4:59terasa lebih warm dan ternyata bener
  124. 5:01karena white level-nya hanya 5800
  125. 5:04Kelvin, lebih kuning dari standar putih
  126. 5:07digital yang 6500 Kelvin. Gamma juga
  127. 5:09kurang jelas arahnya mau 2,2 atau 2,3
  128. 5:12walaupun grey balance-nya cukup bagus.
  129. 5:14Akurasi warna enggak usah dilihat aja
  130. 5:16karena parameter lainnya masih butuh
  131. 5:17koreksi, butuh kalibrasi untuk keperluan
  132. 5:20grafis. Saya lakukan dengan standar 100
  133. 5:21nits D65 terukur hitamnya bisa turun
  134. 5:24tapi enggak terlalu banyak. Mentok di
  135. 5:250,09 nits yang menghasilkan contrast
  136. 5:27ratio 1044 banding 1, standar IPS.
  137. 5:30Putihnya jadi pas di 6500 Kelvin,
  138. 5:33gamma-nya jadi rapi dan konsisten di
  139. 5:342,2, grey balance-nya masih bagus dan
  140. 5:36akurasi warna otomatis ikutan bagus
  141. 5:39dengan deviasi terjauh hanya 1 1/2 delta
  142. 5:41E. Uniformity, untuk luminance seluruh
  143. 5:43area sudah bisa menampilkan brightness
  144. 5:44yang seragam di semua kondisi tapi
  145. 5:46sayangnya tidak untuk warna. Hampir
  146. 5:48keseluruhan bagian tepi monitor lebih
  147. 5:51dari 4 delta E deviasinya. Jadi untuk
  148. 5:53kontrol warna pada pekerjaan grafis,
  149. 5:55lakukan di bagian tengah layar aja.
  150. 5:57Sekarang gaming performance yang kita
  151. 5:59mulai dari latency. Minimum terukur 0,7
  152. 6:02ms dengan average hanya 2,5 ms.
  153. 6:05Termasuk kencang walaupun bukan yang
  154. 6:07terendah. Tapi yang luar biasa adalah
  155. 6:09response time-nya. Lenovo Legion Y24-10
  156. 6:11ini punya 5 mode overdrive dari off
  157. 6:14level 1 sampai 4. Pada setting off
  158. 6:16response-nya terlihat biasa aja, 3 ms
  159. 6:19tercepat dan 6 ms average, ghosting
  160. 6:21masih akan terasa. Naik level 1
  161. 6:23peningkatannya enggak terlalu banyak
  162. 6:24jadi 2,7 tercepatnya dan average-nya
  163. 6:27jadi 5,37. Pada level 2 masih meningkat
  164. 6:30sedikit lagi, tercepat jadi 2,1 dan
  165. 6:33average-nya 4,49 ms dan tanpa overshoot.
  166. 6:36Biasanya level 2 ini adalah yang
  167. 6:39terbaik. Tapi ternyata level 3-nya luar
  168. 6:42biasa, Bre. Tercepatnya jadi 0,9
  169. 6:46ms
  170. 6:47dengan average 3,43 ms
  171. 6:49dan masih tanpa overshoot. Kayaknya
  172. 6:52belum pernah saya dapat IPS yang bisa
  173. 6:54mencatat response under 1 ms tanpa ada
  174. 6:57overshoot. Baru monitor ini, Bre. Dan
  175. 6:59tanpa debat, ini adalah setting
  176. 7:01overdrive terbaik bukan hanya di monitor
  177. 7:03ini tapi dari hampir semua monitor IPS
  178. 7:05yang pernah saya tes kali ya. Level
  179. 7:074-nya enggak usah dibahas karena jadi
  180. 7:08hancur. Dan kalau pengen lihat visualnya
  181. 7:10sesuai hasil pengukuran yang tadi udah
  182. 7:11saya bilang di overdrive off
  183. 7:13ghosting-nya terasa. Naik level 1 enggak
  184. 7:15terlalu banyak perubahan. Di level 2
  185. 7:17mulai terasa ghosting-nya berkurang di
  186. 7:18mana pada level 3 gambarnya jadi bening
  187. 7:21banget tanpa ada gangguan bayangan
  188. 7:23apapun. Iyalah, 0,9 ms
  189. 7:26dan tanpa overshoot, Bre. Dan ini adalah
  190. 7:28setting overdrive terbaik. Jadi kalau
  191. 7:30kamu punya monitor ini, pakai setting
  192. 7:32ini aja. Karena di level 4-nya langsung
  193. 7:34banyak gangguan terutama bayangan putih
  194. 7:37inverse ghosting. Kesimpulannya, untuk
  195. 7:39monitor budget secara desain sih saya
  196. 7:41enggak ada komplain gitu ya, kecuali ini
  197. 7:44nih, saya lebih suka setting OSD-nya
  198. 7:46pakai joystick, tapi ya sudah, enggak
  199. 7:48masalah. Sama akan lebih baik lagi kalau
  200. 7:50di kakinya ini ditambahin slot
  201. 7:52sedikitlah ya untuk bisa ada cable
  202. 7:54management-nya. Sisanya sudah baik-baik
  203. 7:57saja. Sedangkan untuk performance,
  204. 7:59Lenovo Legion Y24-10 ini termasuk yang
  205. 8:01terbaik di kelasnya. Tadi sudah kita
  206. 8:03lihat di level 24 inci full HD 200 Hz,
  207. 8:06response time-nya adalah yang tercepat
  208. 8:08di antara semua monitor IPS yang pernah
  209. 8:11saya tes. Bukan cuma 24 inci, tapi semua
  210. 8:14monitor IPS. Tercatat 0,9 ms.
  211. 8:17Ini IPS apa OLED? Dia jauh lebih kencang
  212. 8:20dibandingin MSI MAG244F, Xiaomi G24i
  213. 8:232026, dan Gigabyte GS25F2 yang termasuk
  214. 8:27high performer di kelas 24 inci.
  215. 8:29Hasilnya gambar bergerak yang bisa
  216. 8:31ditampilkan sangat bening tanpa ada
  217. 8:33gangguan visual apapun. Ditambah dengan
  218. 8:35refresh rate-nya yang 200 Hz, gaming
  219. 8:37experience kamu akan nyaris sempurna.
  220. 8:39Untuk grafis, color gamut-nya memang
  221. 8:41termasuk salah satu yang tertinggi juga,
  222. 8:42tapi contrast ratio-nya tidak terlalu.
  223. 8:45Standar IPS 1000:1 dibandingin beberapa
  224. 8:47lainnya yang sudah bisa nyentuh 1200.
  225. 8:50Tapi ini juga bukan jelek karena tidak
  226. 8:52di bawah standar IPS. Untuk general use,
  227. 8:54dia jelas lebih dari cukup dengan skor
  228. 8:5687. Bahkan untuk gaming, kamu enggak
  229. 8:59bisa minta yang lebih kencang lagi.
  230. 9:00Sudah 0,9 ms response-nya. Paling
  231. 9:03kencang, Bre. Kalau mau lebih kencang,
  232. 9:05ambil OLED. Gaming score 90. Sedangkan
  233. 9:08untuk grafis juga sudah cukup oke
  234. 9:10walaupun kontrasnya standar, tapi
  235. 9:11gamutnya tinggi banget. Creator score
  236. 9:1384. Tapi di luar desain dan performance,
  237. 9:16ada satu lagi yang banyak disebut orang
  238. 9:19di kolom komentar bahwa Lenovo itu
  239. 9:22adalah salah satu yang punya eh layanan
  240. 9:24after sales terbaik gitu ya. Karena
  241. 9:27bukan soal klaim garansinya gampang atau
  242. 9:29enggak, tapi super gampang. Kita tinggal
  243. 9:31request ke mereka dan barangnya
  244. 9:33dijemput, Bre. Dan ini memang benar
  245. 9:35adalah programnya Lenovo di mana garansi
  246. 9:36monitornya 3 tahun dengan sistem yang
  247. 9:38mereka sebut Advanced Exchange. Jadi ada
  248. 9:40dua jenis, apakah dia ganti baru atau di
  249. 9:42repair. Kalau misalkan kita dapat ganti
  250. 9:44baru, maka si Lenovo-nya akan datang
  251. 9:46bawa monitor baru dan langsung ditukar
  252. 9:48di tempat. Tapi kalau di repair, ya udah
  253. 9:50mereka datang, ambil monitor kita,
  254. 9:52diperbaiki di sana, entar kalau udah
  255. 9:53jadi dikirim lagi. Kita enggak perlu ke
  256. 9:56mana-mana, cukup request sisanya Lenovo
  257. 9:59yang atur, Bre. Jadi untuk sekarang ini
  258. 10:01di pasar monitor, pabrikan bukan hanya
  259. 10:04berlomba-lomba soal desain, soal
  260. 10:05performance, tapi juga soal after sales.
  261. 10:09Di mana enak banget nih kalau kita bisa
  262. 10:11klaim garansi, enggak perlu keluar dari
  263. 10:14rumah. Kalau kamu pengen nyobain tapi
  264. 10:15malas buat searching, seperti biasa
  265. 10:17link-nya bisa kamu klik langsung di
  266. 10:18bagian bawah video ini.

About this transcript

This page contains the full transcript of Ini IPS apa OLED ya? | Lenovo LOQ 24-10 by greytogrey, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,552 words across 266 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.