Ini IPS apa OLED ya? | Lenovo LOQ 24-10 — Transcript
Full transcript
- 0:00Menjawab banyak request lagi, Lenovo
- 0:022410 yang ternyata punya dua varian. Ada
- 0:06Legion 2410, ada Lock 2410. Mau yang
- 0:09mana coba?
- 0:12[musik]
- 0:18Halo, saya Jun. Pertama kali saya ngetes
- 0:20Lenovo itu sekitar tahun lalu, itu
- 0:22Legion R24E dan ada dua kesan yang saya
- 0:25dapat. Pertama, penamaannya asik banget,
- 0:28R24E. Pendek, singkat, padat, jelas.
- 0:31Dibandingin monitor lain yang panjang
- 0:34banget namanya dan pakai gabungan huruf
- 0:36dan angka yang tidak bisa dibaca. Jadi,
- 0:38kalau mau ngapalin susah, Coy. Dan kesan
- 0:40kedua adalah performancenya yang
- 0:42terhitung bagus di antara monitor lain
- 0:45di kelas harga yang sama. Nah, ada satu
- 0:48hal lagi yang bikin saya tertarik dengan
- 0:50R24E, yaitu penulisan spec-nya di
- 0:53website resminya. Tertulis di sana color
- 0:55gamut 99% sRGB dengan 120% color area
- 0:59ratio. Ini adalah penulisan yang tepat.
- 1:02Jadi, kalau kita bilang ada monitor
- 1:04tertulis 130% sRGB, itu enggak benar.
- 1:07Karena yang namanya color space sRGB,
- 1:09maksimal ya 100%. Enggak mungkin bisa
- 1:12lebih. Monitornya bisa aja punya
- 1:13kemampuan menampilkan warna lebih dari
- 1:15100% sRGB, tapi kalau kita bicara color
- 1:18space sRGB-nya maksimal 100%. Jadi, akan
- 1:22sering terjadi monitornya nulis 130%,
- 1:25tapi aktual sRGB-nya hanya 95, bahkan
- 1:28ada yang kurang dari itu. Ini yang
- 1:30enggak bagus. Kenapa kok bisa begitu?
- 1:32Karena waktu dia nampilin di color space
- 1:34sRGB, koordinatnya meleset. Jadi,
- 1:36walaupun dia punya kemampuan yang tinggi
- 1:38banget, bakal percuma karena meleset
- 1:40tadi, Bre. Kalau bingung, enggak
- 1:42masalah. Ini adalah pembahasan terpisah.
- 1:43Udah pernah kayaknya ya. Tapi yang
- 1:44pasti, kali ini saya sedang excited gitu
- 1:47ya untuk mencoba penerus dari R24E yang
- 1:51ternyata ada dua varian tadi. Legion
- 1:532410 dan Lock 2410. Mau enggak mau harus
- 1:56satu-satu ngetesnya dan saya mulai dari
- 1:58yang murah dulu saja kali ya, Lenovo
- 2:00Lock 2410. Perbedaan singkatnya Legion
- 2:03R24E dulu refresh rate-nya 180 Hz, Lock
- 2:062410 200 Hz. Tapi kalau yang Legion 2410
- 2:10dia 240
- 2:12Hz. Tapi apakah bedanya hanya di Hz-nya
- 2:14saja sisanya sama bagusnya atau
- 2:16jangan-jangan ada perbedaan performa
- 2:18seperti di ROG Strix XG27ACS dan ACMS
- 2:22atau sama juga kayak di MSI MPG 244 F
- 2:25dan 255F. Bukan hanya beda refresh rate
- 2:28tapi beda performa keseluruhan. Langsung
- 2:31saja Lenovo Lock 2410. Secara singkat
- 2:34Lenovo Lock 2410 refresh rate-nya 200 Hz
- 2:36sedangkan Legion 2410 refresh rate-nya
- 2:38240 Hz. Tapi bukan hanya itu saja.
- 2:42Lenovo Lock 2410 hanya bisa tilt saja
- 2:44sedangkan Lenovo Legion 2410 sudah full
- 2:47ergo sama seperti Legion R24E. Perbedaan
- 2:50lengkapnya kita akan bahas kapan-kapan.
- 2:52Secara desain selayaknya monitor budget
- 2:5424 inci 200 Hz keseluruhan body-nya
- 2:56terbuat dari bahan plastik tapi
- 2:58build-nya lumayan kokoh. Enggak ada yang
- 3:00berbunyi-bunyi aneh, dipegang juga solid
- 3:02dan kakinya pun cukup oke. Cuma
- 3:04sayangnya enggak ada slot untuk cable
- 3:06management di stand-nya. Pengaturan OSD
- 3:08menggunakan lima tombol yang ditaruh
- 3:09bagian kanan belakang layar. Seandainya
- 3:12sudah pakai joystick bakal lebih asyik
- 3:14sih ya. Konektivitasnya simpel tapi
- 3:15lengkap satu display port 1.4, satu HDMI
- 3:182.1 dan sudah support VESA wall mount
- 3:20100 * 100. Instalasinya juga simpel
- 3:23enggak perlu pakai alat apapun. Untuk
- 3:25spek menggunakan panel fast IPS
- 3:26berukuran aktual 23,8 inci, bezel less
- 3:29tiga sisi dengan resolusi maksimum 1920
- 3:32* 1080. Refresh rate-nya 200 Hz,
- 3:35response time 1 ms gray to gray dengan
- 3:37color gamut 99% sRGB, support HDR 10,
- 3:40AMD FreeSync Premium dan VESA Adaptive
- 3:43Sync. Overall enggak ada masalah dengan
- 3:45desainnya dan saat saya lihat sekilas di
- 3:47awal nyalain monitornya enggak ada
- 3:49masalah juga dengan warnanya. Warna
- 3:51bawaan standar default-nya diset pada
- 3:53mode warm yang cukup nyaman di mata. Dia
- 3:55juga punya mode sRGB yang setting
- 3:57standarnya terasa lebih kuning
- 3:59dibandingin mode warm default-nya.
- 4:00Sekarang kita lihat performancenya. Kita
- 4:02mulai dari flicker di mana untuk monitor
- 4:04ini rendah banget dan sangat aman untuk
- 4:07yang matanya sensitif. Pada luminance
- 4:09100 nits yang didapat pada level
- 4:10brightness 28% deviasi terang gelapnya
- 4:13cuma 2 1/2% aja. Angka ini terus turun
- 4:15seiring bertambahnya brightness di mana
- 4:17pada brightness maksimum yang mencatat
- 4:18luminance 287 nits, deviasinya hanya
- 4:21tersisa 1 1/2% aja. Flicker free di
- 4:25semua kondisi. Warna, color gamut
- 4:28beneran 99,4%
- 4:30sRGB dengan actual volumenya tinggi
- 4:32banget hampir 138% sRGB dan hampir 98%
- 4:38DCI-P3. Di mana untuk gamut coverage
- 4:40P3-nya hampir 93%. Ini termasuk tinggi
- 4:43banget. Nanti kita lihat perbandingannya
- 4:45dengan yang lain. Lenovo Legion Y24-10
- 4:47ini punya mode sRGB yang luminance
- 4:48default-nya diset tinggi banget 235 nits
- 4:52dengan black level 0,2 nits yang
- 4:53menghasilkan contrast ratio 1142 banding
- 4:561. Tadi saya bilang bahwa mode sRGB-nya
- 4:59terasa lebih warm dan ternyata bener
- 5:01karena white level-nya hanya 5800
- 5:04Kelvin, lebih kuning dari standar putih
- 5:07digital yang 6500 Kelvin. Gamma juga
- 5:09kurang jelas arahnya mau 2,2 atau 2,3
- 5:12walaupun grey balance-nya cukup bagus.
- 5:14Akurasi warna enggak usah dilihat aja
- 5:16karena parameter lainnya masih butuh
- 5:17koreksi, butuh kalibrasi untuk keperluan
- 5:20grafis. Saya lakukan dengan standar 100
- 5:21nits D65 terukur hitamnya bisa turun
- 5:24tapi enggak terlalu banyak. Mentok di
- 5:250,09 nits yang menghasilkan contrast
- 5:27ratio 1044 banding 1, standar IPS.
- 5:30Putihnya jadi pas di 6500 Kelvin,
- 5:33gamma-nya jadi rapi dan konsisten di
- 5:342,2, grey balance-nya masih bagus dan
- 5:36akurasi warna otomatis ikutan bagus
- 5:39dengan deviasi terjauh hanya 1 1/2 delta
- 5:41E. Uniformity, untuk luminance seluruh
- 5:43area sudah bisa menampilkan brightness
- 5:44yang seragam di semua kondisi tapi
- 5:46sayangnya tidak untuk warna. Hampir
- 5:48keseluruhan bagian tepi monitor lebih
- 5:51dari 4 delta E deviasinya. Jadi untuk
- 5:53kontrol warna pada pekerjaan grafis,
- 5:55lakukan di bagian tengah layar aja.
- 5:57Sekarang gaming performance yang kita
- 5:59mulai dari latency. Minimum terukur 0,7
- 6:02ms dengan average hanya 2,5 ms.
- 6:05Termasuk kencang walaupun bukan yang
- 6:07terendah. Tapi yang luar biasa adalah
- 6:09response time-nya. Lenovo Legion Y24-10
- 6:11ini punya 5 mode overdrive dari off
- 6:14level 1 sampai 4. Pada setting off
- 6:16response-nya terlihat biasa aja, 3 ms
- 6:19tercepat dan 6 ms average, ghosting
- 6:21masih akan terasa. Naik level 1
- 6:23peningkatannya enggak terlalu banyak
- 6:24jadi 2,7 tercepatnya dan average-nya
- 6:27jadi 5,37. Pada level 2 masih meningkat
- 6:30sedikit lagi, tercepat jadi 2,1 dan
- 6:33average-nya 4,49 ms dan tanpa overshoot.
- 6:36Biasanya level 2 ini adalah yang
- 6:39terbaik. Tapi ternyata level 3-nya luar
- 6:42biasa, Bre. Tercepatnya jadi 0,9
- 6:46ms
- 6:47dengan average 3,43 ms
- 6:49dan masih tanpa overshoot. Kayaknya
- 6:52belum pernah saya dapat IPS yang bisa
- 6:54mencatat response under 1 ms tanpa ada
- 6:57overshoot. Baru monitor ini, Bre. Dan
- 6:59tanpa debat, ini adalah setting
- 7:01overdrive terbaik bukan hanya di monitor
- 7:03ini tapi dari hampir semua monitor IPS
- 7:05yang pernah saya tes kali ya. Level
- 7:074-nya enggak usah dibahas karena jadi
- 7:08hancur. Dan kalau pengen lihat visualnya
- 7:10sesuai hasil pengukuran yang tadi udah
- 7:11saya bilang di overdrive off
- 7:13ghosting-nya terasa. Naik level 1 enggak
- 7:15terlalu banyak perubahan. Di level 2
- 7:17mulai terasa ghosting-nya berkurang di
- 7:18mana pada level 3 gambarnya jadi bening
- 7:21banget tanpa ada gangguan bayangan
- 7:23apapun. Iyalah, 0,9 ms
- 7:26dan tanpa overshoot, Bre. Dan ini adalah
- 7:28setting overdrive terbaik. Jadi kalau
- 7:30kamu punya monitor ini, pakai setting
- 7:32ini aja. Karena di level 4-nya langsung
- 7:34banyak gangguan terutama bayangan putih
- 7:37inverse ghosting. Kesimpulannya, untuk
- 7:39monitor budget secara desain sih saya
- 7:41enggak ada komplain gitu ya, kecuali ini
- 7:44nih, saya lebih suka setting OSD-nya
- 7:46pakai joystick, tapi ya sudah, enggak
- 7:48masalah. Sama akan lebih baik lagi kalau
- 7:50di kakinya ini ditambahin slot
- 7:52sedikitlah ya untuk bisa ada cable
- 7:54management-nya. Sisanya sudah baik-baik
- 7:57saja. Sedangkan untuk performance,
- 7:59Lenovo Legion Y24-10 ini termasuk yang
- 8:01terbaik di kelasnya. Tadi sudah kita
- 8:03lihat di level 24 inci full HD 200 Hz,
- 8:06response time-nya adalah yang tercepat
- 8:08di antara semua monitor IPS yang pernah
- 8:11saya tes. Bukan cuma 24 inci, tapi semua
- 8:14monitor IPS. Tercatat 0,9 ms.
- 8:17Ini IPS apa OLED? Dia jauh lebih kencang
- 8:20dibandingin MSI MAG244F, Xiaomi G24i
- 8:232026, dan Gigabyte GS25F2 yang termasuk
- 8:27high performer di kelas 24 inci.
- 8:29Hasilnya gambar bergerak yang bisa
- 8:31ditampilkan sangat bening tanpa ada
- 8:33gangguan visual apapun. Ditambah dengan
- 8:35refresh rate-nya yang 200 Hz, gaming
- 8:37experience kamu akan nyaris sempurna.
- 8:39Untuk grafis, color gamut-nya memang
- 8:41termasuk salah satu yang tertinggi juga,
- 8:42tapi contrast ratio-nya tidak terlalu.
- 8:45Standar IPS 1000:1 dibandingin beberapa
- 8:47lainnya yang sudah bisa nyentuh 1200.
- 8:50Tapi ini juga bukan jelek karena tidak
- 8:52di bawah standar IPS. Untuk general use,
- 8:54dia jelas lebih dari cukup dengan skor
- 8:5687. Bahkan untuk gaming, kamu enggak
- 8:59bisa minta yang lebih kencang lagi.
- 9:00Sudah 0,9 ms response-nya. Paling
- 9:03kencang, Bre. Kalau mau lebih kencang,
- 9:05ambil OLED. Gaming score 90. Sedangkan
- 9:08untuk grafis juga sudah cukup oke
- 9:10walaupun kontrasnya standar, tapi
- 9:11gamutnya tinggi banget. Creator score
- 9:1384. Tapi di luar desain dan performance,
- 9:16ada satu lagi yang banyak disebut orang
- 9:19di kolom komentar bahwa Lenovo itu
- 9:22adalah salah satu yang punya eh layanan
- 9:24after sales terbaik gitu ya. Karena
- 9:27bukan soal klaim garansinya gampang atau
- 9:29enggak, tapi super gampang. Kita tinggal
- 9:31request ke mereka dan barangnya
- 9:33dijemput, Bre. Dan ini memang benar
- 9:35adalah programnya Lenovo di mana garansi
- 9:36monitornya 3 tahun dengan sistem yang
- 9:38mereka sebut Advanced Exchange. Jadi ada
- 9:40dua jenis, apakah dia ganti baru atau di
- 9:42repair. Kalau misalkan kita dapat ganti
- 9:44baru, maka si Lenovo-nya akan datang
- 9:46bawa monitor baru dan langsung ditukar
- 9:48di tempat. Tapi kalau di repair, ya udah
- 9:50mereka datang, ambil monitor kita,
- 9:52diperbaiki di sana, entar kalau udah
- 9:53jadi dikirim lagi. Kita enggak perlu ke
- 9:56mana-mana, cukup request sisanya Lenovo
- 9:59yang atur, Bre. Jadi untuk sekarang ini
- 10:01di pasar monitor, pabrikan bukan hanya
- 10:04berlomba-lomba soal desain, soal
- 10:05performance, tapi juga soal after sales.
- 10:09Di mana enak banget nih kalau kita bisa
- 10:11klaim garansi, enggak perlu keluar dari
- 10:14rumah. Kalau kamu pengen nyobain tapi
- 10:15malas buat searching, seperti biasa
- 10:17link-nya bisa kamu klik langsung di
- 10:18bagian bawah video ini.
About this transcript
This page contains the full transcript of Ini IPS apa OLED ya? | Lenovo LOQ 24-10 by greytogrey, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,552 words across 266 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.