GILANG INGATAN - TC JJ — Transcript
Full transcript
- 0:01[musik]
- 0:08sama kamu
- 0:10pulang diang [musik]
- 0:14boleh gak
- 0:18ya [musik] berbeda
- 0:23ini [musik]
- 0:25janji janji janji
- 0:30ini
- 0:32janji [musik]
- 0:35janji
- 0:43[musik]
- 0:46halo majikan welcome back lagi di teman
- 0:48cerita spesial janji juni di mana cerita
- 0:51hari ini enggak ketebak benar-benar
- 0:53sebuah kiriman cerita yang akan membuat
- 0:55hening sejenak dan berpikir loh kok
- 0:57begini cerita ditanya, "Kok enggak
- 0:58nyangka ternyata alurnya malah ke sini."
- 1:00Jadi buat majikan semua ya harap disimak
- 1:02baik-baik ceritanya ini dari awal sampai
- 1:05akhir. E, tapi sebelum itu tunggu tunggu
- 1:08tunggu tunggu. Mohon maaf banget ini
- 1:09babu belum mandi begitu. Habis ini
- 1:11syutingnya kan minggu pagi. Ngapain
- 1:13mandi sih? [tertawa] Tapi rasanya gerah
- 1:15ya. Nah, biar nyaman, kagak pliket nih
- 1:17kan keringetan entar burket bawa badan.
- 1:19Kita semprot-semprot dulu nih Deo serum
- 1:21dari Holy Grills.
- 1:24Wah, langsung adem. Hm. Semriwing.
- 1:28Kalau udah semprot-semprotin seharian
- 1:30enggak mandi juga enggak bakal ada yang
- 1:31tahu, enggak bawa badan lu. Karena ini
- 1:33tuh formulanya juga baru. Three inone,
- 1:36Gengs. Ada deodorannya buat mencegah bau
- 1:37badan. Plus ada serumnya juga yang
- 1:39mengandung berbagai ingrediens buat
- 1:40mencerahkan kti. Plus juga ada parfumnya
- 1:42biar wangi nih kti sama badan. Dan yang
- 1:45paling penting deo serum dari Polyigrass
- 1:47ini tuh 0% alkohol. Iya benar, 0%
- 1:51alkohol. Enggak salah dengar kalian. 0%
- 1:54alkohol. Jadinya sangat aman untuk kulit
- 1:56sensitif, enggak bikin iritasi, nyaman
- 1:58banget. Dan ini juga formulanya ringan
- 2:01nih. Barusan kita sempret udah kayak
- 2:02enggak pakai apap. Efeknya kayak powdery
- 2:05gitu, nyaman pokoknya enggak bakalan
- 2:06burket jeplak gitu kan seharian
- 2:08panas-panasan beraktivitas. Apalagi kan
- 2:10sekarang cuaca juga lagi panas-panasnya
- 2:12terus ya majikan ya. Kalau udah pakai
- 2:13ini aman deh udah seharian nih keringat
- 2:15berkurang dan benar-benar enggak bawa
- 2:17apa-apa gitu. Katy lu ajaib banget ini
- 2:19emang. Kalau kalian kaget loh gede
- 2:21banget nih ukurannya. Buset jumbo amat
- 2:23itu botolnya ya. Emang iya ini tuh 275
- 2:25mili segentong nih kita bilangnya kagak
- 2:27habis-habis bisa buat setahun kali jadi
- 2:29cuan kan beli sekali buat lama banget
- 2:31mana harga juga murah coba kalian cek
- 2:33aja dapat harga berapa kalian di link
- 2:35yang di bawah wanginya ini ada enam yang
- 2:36kalian cap cpcup gitu pilih asal juga
- 2:38enggak bakal ada yang fail kalau kalian
- 2:40mau yang netral seger aja gitu kan bisa
- 2:42beli yang soft clot atau fairyale dream
- 2:43kalau kalian mau yang manis-manis gemes
- 2:45bisa vanil clear atau chiwi gum atau
- 2:46kalau suka yang feminin gitu bunga-bunga
- 2:48bisa yang blush petal dan kalau mau yang
- 2:50fruy peach pleasit babu yang tadi
- 2:52disemprot-semprot ini nih yang soft clot
- 2:54ini tuh wangi-wangi segar ya yang bisa
- 2:56dibilang basic standar enggak neko-neko.
- 2:58Semua orang pasti suka lah. Yang penting
- 3:00kan kti kering kita enggak bawa badan,
- 3:02enggak iritasi karena ini 0% alkohol.
- 3:05Jadi langsung aja ya kepoin dan check
- 3:06out langsung di link deskripsi di bawah.
- 3:10Di mana ini tuh kiriman dari Gilang,
- 3:12Gengs yang di awal email-nya aja dia
- 3:14menuliskan pesan kalau dia hanya butuh
- 3:16untuk bercerita. Karena cerita ini
- 3:18memang tidak pernah dia ceritakan ke
- 3:20siapa-siapa selama ini. Jadi, sepertinya
- 3:22dia udah memendam cukup lama ya untuk
- 3:24hal ini tuh bisa didengarkan oleh e
- 3:26banyak orang. Jadi, majikan di email nih
- 3:28Gilang nih memulai kalau ingatan pertama
- 3:30yang dia punya soal semua kejadian yang
- 3:32dia alami itu adalah terbangun di sebuah
- 3:35rumah sakit dengan badan yang remuk
- 3:38total. Di sana dia juga bersendirian di
- 3:40sebuah ruangan yang dia gak ingat
- 3:42awalnya kenapa dia bisa ada di situ.
- 3:43Yang setelahnya dia melihat ada suster
- 3:45dan dokter yang datang untuk mengecek
- 3:47dan memberitahunya kalau ternyata dia
- 3:48telah bangun dari koma setelah [musik] 3
- 3:50minggu. Jadi sudah 3 minggu dia enggak
- 3:52bangun ya. Makanya pas melek itu dia
- 3:54benar-benar ngerasa remuk, ngerasa
- 3:56lemas, bingung dan kepalanya tuh macam
- 3:58kayak diisi kapas. Maksudnya berat tapi
- 4:01kosong gitu. Enggak nyambung kalau orang
- 4:03ngomong apa tuh kayak cuma menggema di
- 4:05kupingnya. Ya, hingga berangsur-angsur
- 4:06dia diberitahu kalau Gilang itu telah
- 4:08mengalami kecelakaan mobil yang dia
- 4:10kendarai sendiri. Tapi memang Gilang ini
- 4:12kayak blank. Enggak mengingat
- 4:13kejadiannya persis yang mana dokter
- 4:15bilang juga itu wajar dirinya yang habis
- 4:17mengalami benturan keras mungkin ya,
- 4:19apalagi di bagian kepala gitu kan.
- 4:20Memang suka begitu. Mungkin ada bagian
- 4:22yang sengaja dikunci sama tubuh kita
- 4:25sendiri ini biar e hal yang cukup
- 4:26traumatis dan bikin syok tuh enggak
- 4:28teringat lagi. Ya nantinya tenang aja,
- 4:30pelan-pelan akan baik sendiri kok. Kata
- 4:32dokter begitu. Ya udah, pokoknya
- 4:34dibilang Gilangnya harus bersyukur
- 4:36karena masih diberikan selamat dan e
- 4:38cedera aja ya patah tulang sama
- 4:39jahitan-jahitan. Cuma kan itu bisa
- 4:41sembuh seiring berjalannya waktu. Dan
- 4:43dari semenjak bangun itu, Gilang juga
- 4:44masih harus recovery di rumah sakit
- 4:46selama kurang lebih 2 mingguan. Tapi
- 4:48selama Gilang di rumah sakit yang
- 4:49menjenguk dia tuh hanya ayah sama
- 4:51adiknya aja bernama Yura secara
- 4:52bergantian. Dan ayahnya sendiri juga
- 4:54kayaknya cuma dua kali doang tuh
- 4:56menjenguknya waktu habis tadi Gilang
- 4:57Bangun sampai akhir-akhir yang e mau
- 4:59jemput untuk pulang ke rumah. selebihnya
- 5:01selalu adiknya aja si Yura nih. By the
- 5:03way, jarak umur dia sama adiknya itu
- 5:05hanya terput 2 tahun. Waktu kejadiannya
- 5:07Gilang berusia 18 tahun dan Yura 16
- 5:09tahun. Jadi biasanya tuh Yura datang tuh
- 5:11sore-sore ke malam habis dia pulang
- 5:13sekolah tapi enggak tiap hari juga.
- 5:14Namun setiap kali si Gilang nanya kayak
- 5:16mama ke mana kok enggak pernah datang?
- 5:18Si Yura cuma selalu bilang, "Ya gitu
- 5:20deh, Kak. Mama aneh sekarang. Udah, yang
- 5:22penting Kak Gilang udah sembuh dulu,
- 5:24nanti juga Kakak tahu. [musik] Long
- 5:25story short, sehabis sudah dinyatakan
- 5:27Gilang akhirnya boleh pulang, ya udah
- 5:28dia dijemput tuh sama ayahnya yang di
- 5:30sepanjang jalan ayahnya diam aja. Tiap
- 5:33kali Gila ngajak ngomong tuh kayak e
- 5:35enggak begitu ngeladenin. Malah ayahnya
- 5:37nih sempat ngegedein volume suara radio
- 5:38kayak memang sengaja biar enggak ada
- 5:40obrolan di dalam mobil. Gilang bingung
- 5:42dong. Di mana dia mikir ya mungkin
- 5:43ayahnya nih lagi lelah, lagi capek, dan
- 5:46mungkin juga ada hubungannya sama mobil
- 5:47yang di bawah gilangnya sampai
- 5:49kecelakaan. Karena gengs ya hal itu yang
- 5:51membuat salah satu gilang apa yang
- 5:52merasa bersalah dari awal tadi dia melag
- 5:54dan dibilang dia kecelakaan mobil
- 5:56perkara mobil yang dia pakai itu ya
- 5:57mobil ayahnya yang dia kendarai
- 5:59diam-diam. Dia juga enggak punya SIM A
- 6:02punyanya hanya SIM C karena memang biasa
- 6:03tuh hari-hari naik motor. Di bawah
- 6:05sampai kecelakaan ringsek udah sampai
- 6:07enggak berbentuk yang mana keselamatan
- 6:09Gilang aja sampai dibilang mugjizat
- 6:10kalau ngelihat ringseknya itu mobil. Dan
- 6:12yang bikin tambah nyesek adalah mobil
- 6:13itu masih cicil belum lunas gitu. Masih
- 6:16berjalan 2 tahun lagi cicilannya dan
- 6:18enggak ada asuransi karena beli mobilnya
- 6:20memang bekas. Jadi, Gilang langsung
- 6:21mikirnya, "Wah, ini ayahnya bersikap
- 6:23dingin seperti ini pasti gara-gara
- 6:25mobil." Dianggap berarti segilang nih
- 6:27ngerusakin barang ayahnya itu yang bukan
- 6:28harga murah loh ya. Walaupun mobil bekas
- 6:30tetap aja mahal. Maka dari itu si Gilang
- 6:32nih beraniin ngomong kayak, "Yah, nanti
- 6:34Gilang cari kerja ya buat ganti
- 6:36mobilnya." Dengan catatan padahal dia
- 6:38baru lulus SMA nih dan belum tahu mau
- 6:39ngapain. Emang di situ ayahnya cuma diam
- 6:42sebentar terus menjawab pelan. Udah
- 6:44enggak usah. Tiga kata doang, Gengs.
- 6:46Udah gak usah. Hingga akhirnya mereka
- 6:48sampai rumah terlihat rumahnya kok
- 6:49berantakan. Maksudnya kayak ada apa nih?
- 6:52Biasanya rumahnya itu terasa hangat dan
- 6:54bersih. Kok ditinggal si Gilang nih 2
- 6:55minggu koma plus 2 minggu di rumah sakit
- 6:57berarti ya sebulanan lah ya. Rumahnya
- 6:59terasa dingin dan suram gitu loh. Dan
- 7:01setelah sampai rumah si ayah juga
- 7:03langsung masuk tuh ke ruang kerjanya.
- 7:04Udah ninggalin Gilang gitu aja tanpa
- 7:06sepatah kata apapun. Sementara itu
- 7:08[musik] si Gilang yang nyariin mamanya
- 7:09nih. Karena kan sebulan enggak ketemu
- 7:11dan enggak pernah jengukin ke rumah
- 7:12sakit. Ternyata si mamanya lagi
- 7:13duduk-duduk tuh di taras belakang.
- 7:14[musik]
- 7:15Melihat Gilang udah pulang, mamanya diam
- 7:17aja, Gengs. Gak ada sambutan atau
- 7:19pelukan habis dari rumah sakit loh ini.
- 7:21Padahal sebulanan. Menurut Gilang jujur
- 7:23janggal. Karena mamanya seharusnya tidak
- 7:26begini. Gilang melihatnya mamanya kayak
- 7:27berubah total. Benar-benar blas diam aja
- 7:29gitu. Enggak ada sepatah kata pun yang
- 7:31dia ucapkan saat melihat si Gilang nih
- 7:33balik lagi ke rumah. Udah duduk doang
- 7:35diam di teras gitu kan. Mandangin ke
- 7:36taman luar berjam-jam. Namun pas Gilang
- 7:39mau balik ke kamar nih mamanya nangis
- 7:41gitu. tiba-tiba aja gitu nangis ya.
- 7:43Gilang bingung dong kayak disamperin mah
- 7:44kenapa mah gitu. Tapi mamanya tetap
- 7:46enggak jawab apa-apa. Bayangin aja nih
- 7:48Gilang baru bangun dari koma pengen
- 7:49dipeluk gitu kan sama mamanya kayak tapi
- 7:51ini mamanya enggak peduli malah nangnya
- 7:53sendiri yang Gilang juga enggak paham
- 7:55kenapa. Namun setelah itu si Gilang nih
- 7:57seperti melihat memang ada pattern lain
- 7:59di mana dilihat ayah sama ibunya nih kok
- 8:01kayak diam-diaman juga enggak saling
- 8:02negor satu sama lain. Bahkan si ayahnya
- 8:04itu juga enggak tidur di kamar. Tiap di
- 8:06rumah nih, Gilang selalu ngelihat
- 8:07ayahnya menghabiskan waktu di ruang
- 8:08kerja sambil minum alkohol yang kayak
- 8:10banyak pikiran. Habis itu tidurnya di
- 8:12sofa, enggak pernah tidur di kamar. Di
- 8:14situ Gilang berpikir, "Oh, orang tuanya
- 8:16ini pasti lagi berantem sampai pisah
- 8:18rancang." Dan hal itu pasti membuat Mama
- 8:20murung gitu sampai diam-diaman gitu sama
- 8:22ayah. Tapi apa alasannya sampai membuat
- 8:24mereka berdua nih perang dingin seperti
- 8:26itu? Yang waktu Gilang nanya ke si Yura,
- 8:28[musik] adiknya itu bilang kalau mereka
- 8:30berdua begitu semenjak kakak kecelakaan.
- 8:32Kak Gilang koma. Namun pernah ada satu
- 8:33malam nih si Gilang lagi [musik] tidur.
- 8:35Tahu-tahu dia kebangun karena mendapati
- 8:36si mamanya tahu-tahu di sebelahnya.
- 8:38Jujur Gilang kaget lah. Dikirakan hantu
- 8:40apa gimana ya. Tapi si mama cuma kayak
- 8:42ngelihatin terus merem kayak emang mau
- 8:44tidur bareng Gilang aja di sebelahnya.
- 8:46Enggak pernah-pernanya loh semenjak si
- 8:47Gilang gede nih mamanya tidur tuh sama
- 8:49si Gilang di kamar. Ya Gila, makanya
- 8:51mikirnya mungkin mamanya lagi ada
- 8:52masalah tapi enggak bisa cerita. Jadi
- 8:55butuh orang aja udah di sampingnya.
- 8:56Makanya si Gilang lanjut tidur aja habis
- 8:58itu membiarkan mamanya di sampingnya.
- 9:00Ya, pokoknya satu-satunya orang yang
- 9:01bisa diajak curhat di rumah cuma adiknya
- 9:03Yura doang. Masalahnya kalau dari pagi
- 9:05sampai sore si Yura kan sekolah. Jadi
- 9:07baru ada di rumahnya nih magrib sampai
- 9:08malam. Selebihnya Gilan kayak merasa ya
- 9:11dingin aja gitu bawanya di rumah. Di
- 9:12mana ayahnya juga kerja baliknya malam
- 9:14dan mamanya itu kalau enggak di kamar
- 9:16bengong doang tuh di teras. Begitu doang
- 9:18tiap hari rutinitasnya. Dan di rumah itu
- 9:20tuh ada ART baru yang buat bebersih sama
- 9:22masak. Pokoknya pas Gilang balik dari
- 9:23rumah sakit tuh udah ada aja itu ART
- 9:25namanya Bititin. Orangnya mah pendiam
- 9:27enggak pernah ada ngobrol juga sama
- 9:29Gilang gitu. Dan Gilang juga yakin B
- 9:31Titin enggak tahu deh kayaknya penyebab
- 9:32ayah sama si mama berantem kenapa. Jadi
- 9:34si Gilang enggak nanya-nanya juga ke
- 9:36Bititin. Sampai suatu malam Yura nih
- 9:38masuk tahu-tahu ke kamarnya Gilang
- 9:39bangunin dia terus sambil bisik-bisik,
- 9:41"Kak, Kak, Mama seram banget. Aku takut
- 9:43sama Mama." Gila kan enggak paham
- 9:45maksudnya ya. Nah, Yura cerita kalau
- 9:47mama itu suka ke kamarnya dia dan tidur
- 9:49di sampingnya. Masalahnya Yura bilang
- 9:51mamanya itu kayak bau anyir. Jadi,
- 9:53barusan aja katanya mamanya begitu lagi
- 9:55tuh tidur di sebelahnya tiba-tiba. Dan
- 9:56Yura mencium bau Anyir makanya lari ke
- 9:58kamar Gilang. Nah, Gilang kan sebelumnya
- 10:00juga sempat tuh mengalami hal yang sama.
- 10:02Maksudnya si mama tahu-tahu tidur di
- 10:03sebelahnya gitu kan, tapi dia gak merasa
- 10:05ada bau-bau apa sih. Malah yang dia cium
- 10:07kala itu tuh bau e parfum khasnya Mama.
- 10:10Cuman entah kenapa memang di situ Yura
- 10:11kelihatan ketakutan banget sampai minta
- 10:13tidur bareng Gilang malam itu. Nah, pas
- 10:15tidur nih si Gilang mimpi. Pas dia
- 10:17kebangun nih di sebelahnya ternyata
- 10:18bukan Yura melainkan sosok perempuan
- 10:20dengan rambut yang nutupin seluruh
- 10:21mukanya tapi ada darah yang merembes di
- 10:24kasur di mana sosok itu mengeluarkan
- 10:26rintihan kayak kesakitan. Gilang
- 10:28langsung kebangun habis itu. Tapi di
- 10:29sampingnya dia melihat Yura yang lagi
- 10:31tidur. Ya, Gilang langsung mikir, "Oh,
- 10:33cuma mimpi." Tapi habis dari situ ya,
- 10:35sosok perempuan di mimpi itu tuh seperti
- 10:37benar-benar muncul di rumahnya. Bukan
- 10:39cuma mimpi lagi gitu loh. Nyata
- 10:41siang-siang nih si Gila lagi nonton TV.
- 10:43Dia melihat tah-tahu kayak ada perempuan
- 10:44lewat gitu kan di belakangnya karena
- 10:46mantul tuh dari layar TV. Cuma cepat
- 10:48banget kayak gitu perginya ke arah kamar
- 10:50orang tuanya. [berdehem] Tapi enggak ada
- 10:51suara pintu dibuka [musik] atau ditutup.
- 10:53Maksudnya lah tadi tuh orang nembus apa
- 10:55gimana? Langsung dicek dong sama dia
- 10:57yang mana di dalam kamar tuh hanya ada
- 10:58mamanya lagi duduk di kasur tapi
- 11:00badannya goyang-goyang gitu. Manjur
- 11:02mundur gini sambil nangis, Gengs. Tapi
- 11:04nangisnya enggak bersuara kayak diam aja
- 11:05tapi air matanya nanti keluar. Ya jujur
- 11:07di situ Gilang sedih ya ngelihat mamanya
- 11:08kok kayak begini kayak orang kena
- 11:10mental. Lanjut ya. Ada juga ceritanya
- 11:12sewaktu si Gilangnya lagi mau
- 11:13apply-apply kerjaan. Kan tadi dia
- 11:15berniat buat kerja untuk gantiin uang e
- 11:17cicilan mobil. Dia pakailah komputer
- 11:19yang ada di ruang kerja ayahnya selagi
- 11:20ayahnya lagi pergi ke kantor. Nah,
- 11:22kebetulan ternyata di komputer ayahnya
- 11:24itu terhubung sama WhatsApp dari akunnya
- 11:26si ayah. Jadi kan memang bisa ya
- 11:28WhatsApp dihubungin ke komputer. Makanya
- 11:30di situ enggak sengaja si Gilang nih
- 11:31baca ada chat-chatan masuk dari seorang
- 11:33wanita, ada profile piktion-nya juga kan
- 11:35gitu yang isinya sayang masih meeting
- 11:36[musik] nanti malam jadi ketemu ya. Gila
- 11:38langsung nge-freze di situ. Hah
- 11:40sayang-sayang siapa nih? Dia scroll lagi
- 11:43deh tuh history cacetannya. makin ke
- 11:44atas, makin ke atas dan makin jelas
- 11:46dibaca nih kalau ayahnya punya wanita
- 11:48lain alias selingkuh.
- 11:52Jadi sepertinya ini nih berarti nih hal
- 11:53yang membuat orang tuanya jadi perang
- 11:55dingin sampai pisah ranjang diam-diaman.
- 11:57Makanya mama sampai kena mental begitu
- 11:59mengetahui si ayah selingkuh. Yang pas
- 12:01si Yura pulang langsung lagi cerita
- 12:03semuanya mengenai penemuan cacatannya
- 12:05itu sampai dikasih lihat nih ke Yura
- 12:06nih. Akhirnya baca juga kan sebelum si
- 12:08ayah balik buru-buru kan karena
- 12:09komputernya ayah. Cuma responnya si Yura
- 12:11berbeda. Dia bilang kayak, "Mm, ayah itu
- 12:14bukan tipe-tipe orang yang suka
- 12:15selingkuh deh, kecuali dipelet."
- 12:17Pokoknya Yura kayak enggak mempedulikan
- 12:19bukti-bukti chat yang di depan mata ini.
- 12:21Ya, di situ Gilang kesal kayak la buta
- 12:23ini dijelas-jelas mereka pakai
- 12:24panggilan-panggilan sayang kan berarti
- 12:26selingkuh. Kok ini sepertinya si Yura
- 12:28denial atau memang ada sesuatu yang
- 12:30mungkin dia ketahui tapi dia
- 12:32sembunyikan. Hmm.
- 12:35Malamnya gila mimpi lagi. Tapi kali ini
- 12:37dia mimpi ini perempuan yang ada di
- 12:39cacatan itu tuh kan karena ada profile
- 12:40picture-nya jadi tahu mukanya seperti
- 12:42apa ya. Datang tuh ke rumah dan
- 12:43diperkenalkan memang sama si ayahnya
- 12:45sebagai [musik] calon ibu kalian yang
- 12:47baru. Ya gilan protes kan. Maksudnya
- 12:49apa? Jelas-jelas di rumah itu masih ada
- 12:51mama tapi si ayah kayak enggak
- 12:52mempedulikan perasaan mama dan enggak
- 12:54dengerin Gilang juga. Si mama terlihat
- 12:56nangis terus ya perempuan itu sampai
- 12:58dibawa ke rumah. Sementara ayah tetap
- 12:59aja tuh terlihat bahagia dengan
- 13:01perempuan itu dan enggak peduli banget
- 13:02sama si mama. Entah kenapa kata-kata
- 13:04Yura sebelumnya kayak keputar lagi. Ayah
- 13:06kayaknya bukan tipe-tipe yang suka
- 13:07selingkuh kecuali di pelet. Hmm, pasti.
- 13:11Udah nih, perempuan ini menggunakan
- 13:13pelet. Bilang bangun dengan perasaan
- 13:16campur aduk gitu kan ada marah, emosi
- 13:17segala macam. Walaupun yang dilihatnya
- 13:19tadi barusan cuma mimpi doang gitu ya.
- 13:21Dan dia sadar itu mimpi bukan penerangan
- 13:23bukan apay misalkan kalian mungkin punya
- 13:25pasangan terus pasangan kalian mimpi
- 13:27kaliannya selingkuh terus kalian
- 13:28dimarahin padahal itu cuman mimpi begitu
- 13:30loh. Kagak ada buktinya. Tapi si Gilang
- 13:32kayak langsung meyakini fix ayahnya
- 13:34dipelet ini. Jadi dia punya tekad yang
- 13:36kuat buat menyelamatkan si mama dan
- 13:38adiknya itu dari kehancuran rumah tangga
- 13:40pelakor perempuan Binal itu dari sini
- 13:43gengsil [musik] berubah di otaknya ini
- 13:45terus muter tuh pemikiran-pemikiran
- 13:46gimana caranya menghalau atau menepis
- 13:48pelet dari si wanita itu. Bilang sampai
- 13:51googling nih cara menangkal pelet.
- 13:53Dibilang kayak naburin garam di depan
- 13:55pagar rumah dilakuin ditaburin garam.
- 13:57Letakin bawang putih di sudut-sudut
- 13:58rumah ditaruh tuh bawang putih. Pokoknya
- 14:01apa yang dikatakan sama Mbah Google tuh
- 14:03dia lakuin. Sampai-sampai si Yura heran
- 14:05dan bilang kayak, "Wah, Kakak udah gila
- 14:06nih percaya gitu-gituan." Tapi upaya
- 14:08upaya yang dilakukan sama Gilang ini
- 14:10ternyata malah memperparah keadaannya,
- 14:12Gengs. Bukannya menghalau [musik]
- 14:14e pelet tersebut ya. Seakan-akan nih
- 14:16sosok wanita yang sebelumnya dirasa
- 14:17memang menghantui di rumah ya makin
- 14:19benar-benar mengganggu. Seakan-akan
- 14:20memang marah gara-gara si Gila melakukan
- 14:22hal-hal tadi. Malam-malam nih waktu
- 14:24Gilang tidur dia terbangun. Bukan karena
- 14:26tiba-tiba ada mamanya lagi tidur di
- 14:28sebelahnya ya. Tapi kali ini benar-
- 14:29sosok perempuan itu berdiri nyindihin
- 14:32dia sampai si Gilnya reprepan gak bisa
- 14:33bangun. Gilang ketakutan banget mau
- 14:35teriak tapi gak bisa. Sementara sosok
- 14:37itu berdiri nih ban dia. Gilang pokoknya
- 14:39berusaha mengumpulkan tenaga dan melawan
- 14:40terus baru dia bisa gerak gitu. Tapi
- 14:42sosok itu langsung menghilang. Cuma ya
- 14:44jadinya si Gilang benar ketakutan
- 14:45setengah mati ya ditampaknya sejelas itu
- 14:47gitu di atasnya sendiri. Wah makin
- 14:49enggak benar nih. Makin marah juga si
- 14:51Gilang dengan si pelakor itu yang pasti
- 14:52menggunakan ilmu hitam entah pelet entah
- 14:54sesuatu yang e gimana ceritanya tuh.
- 14:57Penampakan itu juga pastinya dari si
- 14:58pelakor itu untuk menyerang mama dan
- 15:00sekarang menyerang Gilang karena si
- 15:01Gilangnya berusaha menggagalkan peletnya
- 15:03gitu loh. Pagi-pagi sebelum ayahnya
- 15:04berangkat kerja, Gilang ngelihat tuh si
- 15:06mama lagi nangis terus di teras di
- 15:08belakang. Tapi ayahnya enggak peduli
- 15:09tuh. Kayak bodo amat. Makanya gilanya
- 15:12enggak tahan tuh langsung bilang terus
- 15:14terang langsung ngedamprak si ayah nih.
- 15:16Ayah sadar enggak sih perempuan [musik]
- 15:18itu tuh ngirim setan ke rumah kita. Dia
- 15:20pakai susuk. Dia yang bikin mama jadi
- 15:22begini. Ayah dibutakan sama pelet. Sadar
- 15:24ya. Ayah udah gak sayang sama aku, sama
- 15:26Mama, sama Yura. Gila ngomong begitunya
- 15:28tuh benar-benar penuh emosi sampai
- 15:30nangis dan gemeteran karena apa ya?
- 15:31Saking gak bisa menahan gitu loh dari
- 15:33dalam. Awalnya ayahnya cuma diam doang,
- 15:35tapi ekspresinya kayak syok. Dia cuma
- 15:37berdiri diam gitu kan dan tahu-tahu air
- 15:39matanya jatuh. Di mana ayahnya nih
- 15:40menjawab dengan nada yang pelan kayak
- 15:42nahan nangis kayak, "Nak, kamu ngomong
- 15:44apa?" Gila nih emosinya lagi naik banget
- 15:46tadi tuh ya. Merasa nih ayahnya enggak
- 15:48jentel. Udahlah kayak akuin aja ya. Aku
- 15:51udah tahu semuanya. Aku baca cacatan
- 15:53ayah sama si pelakor itu sampai itu mama
- 15:55tiap hari nangis terus. Itu kasihan mama
- 15:58ya. Ditunjuk-tunjukan tuh mamanya di ter
- 16:00sama si Gilang. Gilang. Tiba-tiba nada
- 16:02ayahnya tuh meninggi. Mama udah enggak
- 16:04ada. Mama sudah meninggal.
- 16:07Jujur babu sendiri langsung diam pas
- 16:08baca, Guys. Begitu juga si Gilang yang
- 16:10langsung diam langsung hening. Dia
- 16:11enggak paham sama omongan ayahnya. Tapi
- 16:13pas Gilang lihat lagi di teras, mamanya
- 16:15yang tadi duduk nih udah enggak ada. Ya,
- 16:17Gilan bingung dong. Dia langsung teriak
- 16:19tuh manggil adiknya si Yura yang
- 16:20seharusnya kan belum berangkat sekolah
- 16:21itu pagi-pagi. Yura, Yura, sini Yura.
- 16:24Tapi ayahnya lagi-lagi nadanya meninggi.
- 16:26Gilang, Mama sama Yura sudah enggak ada.
- 16:28Kamu ngomong apa sih, Gilang? Dan di
- 16:30saat itulah memori yang kekunci di
- 16:32kepalanya Gilang yang tadi Babu bilang
- 16:33ya mungkin sengaja dikunci sama tubuh
- 16:35kita karena mengalami trauma dan syok
- 16:37itu kebuka. Jadi kejadiannya waktu itu
- 16:39hari Sabtu si Gilang lagi pakai mobil
- 16:42ayahnya tanpa izin karena mau malam
- 16:43mingguan. Di mana ayahnya lagi dinas
- 16:45keluar kota. Udah pergi nih si Gilang
- 16:47nih. Tahu-tahu dia ditelepon tuh sama si
- 16:49mama yang bilang kalau mobilnya mau
- 16:50dipakai buat belanja bulanan. Tapi Dimas
- 16:52malah bilang, "Lah belanja bulanan naik
- 16:54taksi aja, Mah." Udah tuh ditutup. Si
- 16:56Gila enggak mempedulikan yang ternyata
- 16:57setelahnya dia mendapatkan kabar kalau
- 16:59mamanya kecelakaan karena taksi yang
- 17:00ditumpangi yaitu rem blong, remnya
- 17:03blong. Dan di dalamnya Yura juga ikut
- 17:05nemenin mau belanja bulanan sama si mama
- 17:07di mana mereka berdua langsung meninggal
- 17:09di tempat termasuk supir taksinya. Dan
- 17:11yang nelepon [musik] ngabarin si Gilang
- 17:12itu si ayahnya karena ayahnya udah
- 17:13dikabarin duluan dari pihak rumah sakit.
- 17:15Jadi posisinya si Yura sama mamanya udah
- 17:17di rumah sakit. Tapi kan ayahnya sendiri
- 17:19lagi di luar kota, makanya Nepon nyuruh
- 17:21Dimas buat ke rumah sakit mewakili
- 17:23ayahnya. Ya di situ Gilang langsung
- 17:25merasa bersalah karena seharusnya kalau
- 17:27saja mobil yang dia pakai itu ee
- 17:29dibalikin gitu kan untuk mama sama
- 17:30adiknya belanja bulanan enggak naik
- 17:32taksi, mungkin kejadian ini enggak bakal
- 17:34terjadi. Gilang yang panik langsung
- 17:35buru-buru ngebut ke rumah sakit dan
- 17:37malah kecelakaan juga hingga akhir ada
- 17:39koma 3 minggu. [musik] Jadi sebenarnya
- 17:41di hari itu Gilang udah tahu ya kalau
- 17:43Mama sama Yura ini udah enggak ada.
- 17:45Namun setelah koma mungkin alam bawah
- 17:46sadar dan otaknya ini mau melupakan
- 17:48semua hal tersebut dan menganggap kalau
- 17:50Mama dan Yuran ni masih hidup. Jadi di
- 17:51pikiran dan mata yang dia percayai ya
- 17:53mamanya nih ada tapi terlihat murung
- 17:55terus nangis terus dan enggak pernah
- 17:57ngomong sama si ayah itu bukan karena
- 17:59mereka berantem karena memang sebenarnya
- 18:00mamanya udah enggak ada dan ayah
- 18:02sendirian jadi ayah juga enggak ngelihat
- 18:03si mama [musik] ayahnya yang sikapnya
- 18:04jadi dingin itu pasti karena hasinya
- 18:06hancur. Dia bingung mau menyalahkan
- 18:08Gilang tapi semua ya takdir karena ya
- 18:10siapa yang tahu kalau taksinya blong
- 18:11kan. Ayah juga gak bisa banjain Gilang
- 18:13karena Gilang [berdehem] kan gimanap pun
- 18:14juga anaknya dan satu-satunya yang
- 18:16tersisa. Dia terjebak di antara dua rasa
- 18:18itu. Makanya dia memilih untuk diam.
- 18:20Ayahnya juga enggak mau tidur di kamar
- 18:22bukan karena berantem lagi-lagi ya, tapi
- 18:24karena enggak sanggup tidur di ranjang
- 18:25yang banyak kenangan dengan istrinya.
- 18:27Tiap merem masih kebayang tuh mama ada
- 18:28di sana. Makanya dia selalu menghabiskan
- 18:30waktu di ruang kerjanya, minum-minum
- 18:32alkohol, dan tidurnya di sofa. Lalu
- 18:34perempuan yang dicacatan itu bukan
- 18:35pelakor. Dia juga enggak pakai pelet
- 18:37atau enggak pakai apapun. perempuan itu
- 18:39cuma memang cara ayah nih untuk mencoba
- 18:41move on dari duka yang kelewat berat
- 18:43untuknya. Cara ya mungkin salah ya
- 18:44karena waktunya terlalu cepat untuk
- 18:46mencari pengganti. Tapi ya mungkin
- 18:48manusia butuh pelampiasan. Jadi anggapan
- 18:50si wanita itu pakai pelet atau ilmu
- 18:52hitam hanya asumsi gilang aja untuk
- 18:54membenarkan semua khayalan kepercayaan
- 18:56yang dia bentuk di otaknya sendiri.
- 18:57Semua hantu di rumah, semua penampakan
- 18:59yang mungkin lahir dari kepalanya Gilang
- 19:01sendiri. Mungkin otaknya dan dirinya nih
- 19:03gak sanggup menerima kalau memang secara
- 19:05tidak langsung dia yang membuat mama dan
- 19:07adiknya meninggal. Maka dari itu otaknya
- 19:09nih memilih jalan lain. Dia hapus
- 19:11kejadiannya, terus dia hidupkan lagi
- 19:13Mama sama Yura. Biar mereka nih seperti
- 19:15tetap ada dalam pikiran yang memang dia
- 19:17yakini. Tapi karena mungkin dari lubuk
- 19:19yang paling dalam Gilantau mereka udah
- 19:20enggak ada. Sosok yang diciptakan itu
- 19:22tuh menjadi salah, menjadi seram, dan
- 19:24jadi menghantui. Karena yang jelang
- 19:26takutin itu sebenarnya bukan sosok-sosok
- 19:27mereka, tapi rasa bersanya sendiri yang
- 19:29memang menghantui dia. Ya, dari situ
- 19:32akhirnya si Gilang dibawa berobat,
- 19:33Gengs. Bukan ke orang pintar, bukan ke
- 19:35dukun, tapi ke psikiater. Di mana
- 19:37hal-hal tadi itu disebutkannya sama
- 19:39psikiater ya. Kalau Gilangnya mengalami
- 19:41halusinasi. Dia didiagnosa, ditangani
- 19:43pelan-pelan, dikasih obat, dan konselin
- 19:45rutin. Tapi kenyataan yang paling getir
- 19:47yang bisa dibilang yang Gilang tulis
- 19:48dalam emailnya, kejadian ini sudah
- 19:50berlangsung sekitar 6 tahun yang lalu.
- 19:52Namun sampai sekarang Gilang masih rutin
- 19:54meminum obat [musik] tiap hari. Karena
- 19:56ada saat di mana dia sengaja nikmat stop
- 19:58semua obat-obatan itu. Sosok Mama sama
- 20:00Yura seperti balik lagi di sekitarnya
- 20:02dan terasa benar-benar nyata. Dila
- 20:03memang bilang enggak pernah mencari
- 20:05pembelaan atau pembenaran. Dia hanya
- 20:06ingin apa ya menuliskan ceritanya aja.
- 20:08Karena dia gak pernah menceritakan ini
- 20:10tuh ke siapa-siapa sebelumnya. 6 tahun
- 20:12sudah berlalu dan ayahnya sekarang sudah
- 20:14menikah dengan perempuan itu yang e
- 20:16Gilang tidak menyebut namanya memang
- 20:18karena ada masa-masa di mana si Gilang
- 20:19ini masih sulit menerima posisi mamanya
- 20:21telah tergantikan tapi ya pelan-pelan
- 20:23dia mulai belajar dan mulai menerima
- 20:25gitu kalau memang ayahnya sebenarnya
- 20:26juga korban korban dari dirinya nih dari
- 20:28Gilang yang kalau saja saat itu dia
- 20:30pulang waktu ditelepon si mama karena
- 20:32mobilnya mau dipakai
- 20:36so itu majikan kiriman dari Gilang di
- 20:38mana semua penampakan yang dia lihat itu
- 20:39sebenarnya bias ya kita juga enggak bisa
- 20:41menjawabnya. Maksudnya itu antara
- 20:42proyeksi dari rasa bersalahnya atau
- 20:44memang sosok Mama dan Yura sendiri yang
- 20:46hadir. Ya, tapi kalau dari sekiatannya
- 20:48memang mengatakan semua itu hanya
- 20:50halusinasinya saja. Meskipun jika si
- 20:52Gilang ini tidak mengkonsumsi obat,
- 20:54semuanya ini kayak benar-benar nyata
- 20:55lagi kembali lagi sampai dia bisa
- 20:57berbicara dengan Yura kayak Yura ini
- 20:59masih hidup di hadapannya. Ya, di sini
- 21:01Babu juga enggak bisa berkomentar
- 21:02apa-apa ya karena menurut Babu Gilang
- 21:04hanya ingin bercerita aja kayak e
- 21:05emailnya di awal dia udah bilang kayak
- 21:06gitu tuh. Mungkin Gilang hanya butuh
- 21:08untuk didengarkan. Jadi bagaimanapun
- 21:10juga terima kasih banyak ya Gilang untuk
- 21:11ceritanya ya dan terima kasih juga buat
- 21:13majikan semua yang mendengarkan sampai
- 21:15habis ambil baiknya dan buang buruknya.
- 21:17Kita semua hanya manusia yang pasti
- 21:19pernah melakukan kesalahan. Jadi dimohon
- 21:20untuk bijak dalam mengambil setiap
- 21:22tindakan. Mohon maaf juga kalau ada
- 21:24salah-salah kata dan sampai ketemu lagi
- 21:25di video-video selanjutnya.
- 21:27Asalamualaikum warahmatullahi
- 21:28wabarakatuh.
- 21:29[terkesiap][menghela napas]
- 21:34ha
About this transcript
This page contains the full transcript of GILANG INGATAN - TC JJ by Hirotada Radifan, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 4,056 words across 683 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.