FORUM MELAYU: Ada apa dengan Pengajian Melayu? — Transcript
Full transcript
- 0:02Assalamualaikum warahmatullahi taala
- 0:04wabarakatuh. Selamat datang. Er hari ini
- 0:07kita akan er memulakan sebuah program
- 0:10khusus yang dijana oleh Pusat Kajian
- 0:13Kecemerangan Melayu PKKM yang merupakan
- 0:16COE Center of Excellence yang kini
- 0:18bernaun di bawah Akademi Pengajian
- 0:20Melayu yang memfokuskan hal ehwal,
- 0:22pengkajian, penyelidikan dan apa saja
- 0:25yang berkaitan dengan pengajian Melayu.
- 0:29Untuk siri podcast yang kami namakan
- 0:31sebagai Audiosia Forum Melayu siri 1.0
- 0:35kosong. Tajuk yang akan kita bicarakan
- 0:38pada hari ini bersempena dengan pelbagai
- 0:42er er kebetulan iaitu pelajar yang akan
- 0:46masuk dan seumpamanya. Maka kita
- 0:48memulakan er program pertama ini
- 0:53rakaman pertama ini dengan tajuknya ada
- 0:56apa dengan pengajian Melayu ya dan tokoh
- 1:00ataupun jemputan untuk siri pertama ini
- 1:03tidak lain tidak bukan yang kami hormati
- 1:06yang kami sanjungi yang kami kasihi aa
- 1:10Datuk Prof Dekan Akademi Pengajian
- 1:12Melayu sendiri iaitu Datuk Profel
- 1:16Kehormat Dr. Awan, Azman Awang Pawi. Apa
- 1:18khabar Datuk?
- 1:19>> Baik, alhamdulillah. Terima kasih aa
- 1:21moderator, [ketawa]
- 1:23>> Pengarah PKKM.
- 1:24>> Baik. Aa okey. Jadi untuk program hari
- 1:27ini mungkin kita akan ambil masa dalam
- 1:29sekitar 40 45 minit untuk berbincang a
- 1:32bersoal jawab ya. Hal-hal yang menjadi
- 1:36er perkara yang kita rasa pentinglah
- 1:39untuk diberi perhatian ya. khususnya
- 1:41buat mereka yang mungkin walaupun
- 1:44Akademi Pengajian Melayu sudah lama
- 1:47bahkan sejarah penubuhan UM sendiri
- 1:49dilatari oleh penubuhan pengajian
- 1:52Melayu. Namun saya secara peribadilah TK
- 1:55ya bila keluar sana saya fikir masih
- 1:58ramailah yang a belum mengetahui eh
- 2:02>> ya
- 2:02>> a tentang pengajar Melayu itu. Jadi
- 2:05mungkin saya memulakan aa kita punya
- 2:07perbincangan Datuk ya. Sebenarnya nak
- 2:09kalau boleh tak nak formal sangat kan?
- 2:11[ketawa]
- 2:11>> Ya. Silakan.
- 2:12>> Takut jadi keras pula.
- 2:14>> Jadi
- 2:15>> kalau bolehlah Datuk a mulakan dengan
- 2:18sedikit perkongsian pengalaman.
- 2:21A bagaimana Datuk boleh
- 2:24saya tak naklah sebut terjebak kan?
- 2:25Terjebak tu macam terperangkap.
- 2:28Tapi maksudnya
- 2:30er daripada degree master PhD seingat
- 2:32saya membaca profil Datuk dari 10 tahun
- 2:35dulu.
- 2:36>> A degree Datuk,
- 2:37>> master Datuk dalam persatan Melayu UKM
- 2:40dan PhD di APM ini. Ya.
- 2:42>> Jadi bagaimana dari dari awal tu boleh
- 2:45tercetus untuk masuk kejan Melayu tu?
- 2:47Mungkin itu penting di kita tahulah.
- 2:50Okey. Terima kasih pengerusi. Minat saya
- 2:53tentang pengajian Melayu itu bermula
- 2:57dengan apabila ketika kecilnya saya
- 2:59banyak membaca buku-buku. Oh.
- 3:02>> Misalnya sewaktu saya ingat er tingkatan
- 3:04satu, tingkatan dua dekat libri sekolah
- 3:06ada Hikayat Hang Tuah misalnya.
- 3:08>> Jadi kita er membaca daripada
- 3:11perpustakaan. Ketika itu juga ada
- 3:13tulisan zabar er perangai bergantung
- 3:17kepada diri sendiri. aa bermula daripada
- 3:19perpustakaan kecil di sekolah aa hingga
- 3:22minat aa dalam bidang aa pengajian
- 3:25Melayu. aa di bila masuk universiti
- 3:29sebenarnya saya ada diberikan berapa
- 3:31jabatan ya seperti komunikasi apa sekali
- 3:34tapi akhirnya saya memilih er pusan
- 3:37Melayu dan juga sejarah a di UKM
- 3:42>> a ramai yang keliru pusatan Melayu
- 3:46er dianggap sebagai mengkaji manuskrip
- 3:49dan sastera saja tidak ya er misalnya di
- 3:53UKM pusutan Melayu itu juga mengkaji
- 3:56budak budaya.
- 3:57>> Hmm. Er selain daripada mengkaji
- 4:00sastera, ia mengkaji kesenian, ia juga
- 4:04mengkaji budaya. Misalnya er dalam
- 4:07konteks er sejarah persuratan Melayu di
- 4:10Universiti Kebangsaan, ada tokoh-tokoh
- 4:11yang terkemuka. Ya.
- 4:13>> A Profesor Datuk Siti Zain Ismail.
- 4:17>> Okey.
- 4:17>> Beliau sebenarnya adalah profesor seni
- 4:19budaya. Hmm.
- 4:20>> Budaya fokus beliau adalah meteral
- 4:22culture, tekstile.
- 4:24>> Walaupun kita tahu er beliau merupakan
- 4:27sasaran
- 4:28>> er negara yang banyak menulis cerpin,
- 4:31puisi, novel. Tapi dalam bidang
- 4:33kesejanaan beliau ialah profesor dalam
- 4:35bidang a budaya benda.
- 4:38>> Hmm. Okey. Saya celah di situ dulu
- 4:39Datuk.
- 4:41>> Maksudnya tapi er persepsi tentang
- 4:43pengajar Melayu hanya belajar sastera
- 4:46dan tatabahasa Melayu tu masih agak
- 4:48tebalah. Ya.
- 4:49>> Ya. Ah cuma itu tak apa. Cuma saya nak
- 4:52pergi selanjutnya mungkin Datuk boleh
- 4:54kongsi guru-guru Datuk. Datuk dah sebut
- 4:56seorang tadi. Dat Zain siapa lagi
- 4:58guru-guru pada masa itu yang Datuk
- 5:00sempat bergurulah? Ya ya ya. A kalau er
- 5:04sastera mungkin orang ramai sudah kenal
- 5:06ya. Er masa itu ada Profesor Mohamad
- 5:08Haji Salleh Sasra Negara, ada pengkritik
- 5:11sastera bandingan, Profesor Sahlan
- 5:14Mohamad Saman, ada penulis kritis S Oman
- 5:17Kelantan. Ya,
- 5:18>> itu er dan juga saswa negara yang baru
- 5:21ketika ini iaitu Manasikana. Itu
- 5:24cikgu-cikgu kami dalam bidang sastera,
- 5:27>> dalam bidang budaya pemikiran. Antara
- 5:30tokoh yang ingin er saya ramai yang tak
- 5:32tahu beliau berada di persultatan Melayu
- 5:34ialah a Datuk Prof Siddiq Fadil
- 5:37>> ya. A
- 5:38>> seorang aktivis Islam, seorang sarjana
- 5:41Islam yang dihormati
- 5:42>> mantan presiden Abim itu
- 5:44>> ya. mantan Presiden Abim, ayah kepada
- 5:46Menteri Pendidikan sekarang
- 5:49>> Datuk Seri Fadlina Sid.
- 5:50>> Ya betul. Kalau kita Google nama Siddiq
- 5:52Fadil, tengok video dalam YouTube sangat
- 5:55seronok sekali sebab saya kira semua
- 5:57kursus beliau er yang diajar daripada
- 6:00Ijazah Sjanaah Muda hingga kepada er
- 6:03kerja kursus masters tak pernah saya tak
- 6:07ambil. Mesti saya ambil semua. Itu yang
- 6:10kedua. Yang ketiga ingin saya kongsikan
- 6:13er er Profesor Datuk Dr. Amran Kassimin.
- 6:18>> Amran Kassimin.
- 6:18>> Bidang beliau sebenarnya antropologi
- 6:20agama.
- 6:21>> Ya.
- 6:21>> A beliau er banyak mengkaji tentang a
- 6:25Islam, kesan er Islam terhadap
- 6:29masyarakat dan pemikiran orang Melayu er
- 6:31yang mengkaji pelbagai kepercayaan, adat
- 6:34perkahwinan dan sebagainya. itu antara a
- 6:37mereka yang berada dalam persultatan
- 6:39Melayu. Er namun saya kira ramai yang
- 6:41keliru persultatan Melayu atau pengajan
- 6:43Melayu cuma kaji sastera seni
- 6:46semata-mata disebabkan oleh
- 6:48>> persultatan Melayu. H tapi kalau istilah
- 6:51Melayu sini macam seolah di Perancis B
- 6:55lebih kurang begitulah istilah dia yang
- 6:57merujuk persuratan itu juga merujuk
- 6:59kepada pemikiran
- 7:01>> barangkali itu yang bila diterjemahkan
- 7:03dalam konteks Malaysia ramai memahami oh
- 7:06persatuan Melayu itu kira menerus surat
- 7:09ketika itu menerus cerpen Nobel mereka
- 7:12tak kenal Siti Zaid surat surat tu ya ya
- 7:15gitulah sejarahnya ya tapi mengkaji
- 7:18sejarah pemikiran intelektual,
- 7:20kebudayaan,
- 7:22>> tamadun, peradaban, pemikiran. Ya,
- 7:25>> itu juga saya lalui perkara yang
- 7:27samalah. Er kita semua a Datuk maklumlah
- 7:31saya belajar dengan Datuk masa master
- 7:32tempoh hari macam culture shock jugalah
- 7:35masuk-masuk eh r-rupanya pengajar Melayu
- 7:38ni tidak seperti yang disangka
- 7:39begitulah. Banyak sebenarnya yang
- 7:41dipelajari bahkan penting. Akhirnya
- 7:44alhamdulillah membentuk jati diri saya
- 7:46dan membawa saya ke sinilah Datuk.
- 7:48Terima kasih Datuk atas apa nama tunjuk
- 7:51ajar er dululah 10 tahun dulu ya 2018
- 7:54masa tu ya. Baik kalau kita boleh
- 7:57teruskan lanjut perbincangan kita ni
- 7:58Datuk maksudnya masih ada sebahagian aa
- 8:02masyarakat ataupun barangkali ahli
- 8:05akademik sendiri ya dalam UM ni mungkin
- 8:08a dia menganggap pengajar Melayu ni satu
- 8:10bidang lama. Memanglah memang bidang
- 8:12lamalah sebab um pengajar Melayu itu er
- 8:15bermula dari sebelum merdeka bahkan
- 8:18sebelum UM um a Universiti Malaya
- 8:21ditubuhkan a maksudnya di Singapore
- 8:23lagi. A dan ternyata lulusan-lulusan
- 8:26awal tu bukan calan-calan orangnyaalah.
- 8:29Ya. Ya.
- 8:29>> Tun Ahmad Sarji ada er Kassim Ahmad ya
- 8:33dan er dan begitu lagi saya sempat
- 8:36membelik er a FYP apa final year projek
- 8:40ataupun er a tesis asas mereka ketika BA
- 8:45masih ada dalam perpustakaan kita. Ya.
- 8:47>> Jadi bila saya membeliknya, wah ini
- 8:49bahas sejarah ni.
- 8:51>> Jadi pelbagai topik yang dibincangkan
- 8:52tentang Hantuah, tentang masyarakat,
- 8:55tentang kepercayaan, ajaran sesat pun
- 8:57ada. Jadi ketika itulah saya mula sedar,
- 9:01oh pengajian Melayu ni bukan tentang
- 9:03hanya sastera dan tatabahasa Melayu tapi
- 9:07ianya tentang Melayu yang seterusnya.
- 9:10Ya.
- 9:11>> Tentang apa saja di alam Melayu itu.
- 9:12Jadi
- 9:13>> kalau kita lihat celahan kalau kita
- 9:15lihat sarjana tosohor di negara kita
- 9:17seperti Syed Hussein Ali
- 9:19>> ya
- 9:19>> latar beliau sarjana muda beliau yang
- 9:22penggajian Melayu.
- 9:23>> Okey.
- 9:23>> Er sebelum beliau memfokus kepada apa tu
- 9:27mengembangkan bidang sama dengan er
- 9:29Datuk Profesor ematus Abdul Rahman
- 9:31Embong juga. Latar beliau ialah
- 9:34pengajian Melayu
- 9:35>> dan terus berkembang dekat IQMAS UKM.
- 9:38>> Prof. Ulong S Ambi juga barangkali. Ya.
- 9:40Ya. Betul. A tapi dia merupakan generasi
- 9:42yang kedua sajana.
- 9:44>> Okey. Okey. Okey. Dan kalau kita nak
- 9:47sebut lagi, Prof. A diraja yang baru
- 9:50meninggal, Prof diraja Syed Mohammad
- 9:51Naqib al-Attas
- 9:52>> dan kemudiannya Syed Hussein abangnya
- 9:54juga
- 9:55>> ya
- 9:55>> berkaitan dan rupanya pernah mengajar
- 9:58jadi dekan dan seumpamanya.
- 10:00>> Maksudnya tak jauhlah.
- 10:01>> Ya. Syed Hussein Alatas misalnya pernah
- 10:04menjadi ketua Jabatan Pengajian Melayu
- 10:06di Universiti Malaya. Okey.
- 10:08>> Er sebelum beliau menjadi pernah menjadi
- 10:11juga naib chselor Universiti Malaya.
- 10:13>> Ya. Bila saya tegaskan lagi, Syed
- 10:16Hussein Alatas yang terkenal bukunya
- 10:18Metos Perum Malas pernah menjadi ketua
- 10:21jawatan pengajian Melayu di a
- 10:26universiti di NUS Universiti di
- 10:29Singapura. Nasional di Singapura.
- 10:31>> Nasional Singapura.
- 10:33>> Baik. Baik. Baik.
- 10:35Ya, saya akhirnya
- 10:39er
- 10:41berpendapat bahawa siapa yang masih
- 10:43mempunyai persepsi yang salah ataupun
- 10:45tak cukuplah tentang pengajian Melayu
- 10:47ni, sewajarnya mereka melakukan sedikit
- 10:50pembacaan dan mungkin maklumat tak
- 10:52sampailah TK ya. Bukan salah mereka
- 10:53jugalah.
- 10:53>> Ya. Satu disebabkan oleh persepsi, kedua
- 10:56cara bidang itu dipersembahkan. Hm.
- 10:59>> Itu sebab saya selalu sering beritahu
- 11:01kepada mahasiswa er cara kita berfikir,
- 11:04cara kita berperasaan, cara kita
- 11:07mentafsir dan memberikan intuasi itu
- 11:09yang itulah yang memberikan keyakinan,
- 11:12memberikan kekuatan bukan kepada kepada
- 11:14individu, bukan saja kepada mahasiswa
- 11:17tapi kepada bidang itu sendiri.
- 11:18>> Okey.
- 11:19>> Hmm. Menarik pandangan Datuk tersebut.
- 11:22Er ya yalah. Saya pun dah mengajar di
- 11:26sini beberapa tahun.
- 11:28Dan sering kalilah saya suka bertanya
- 11:30pada pelajar kita kan
- 11:33siapa yang dalam kelas ni er kalau kelas
- 11:35pertamalah saya tanya siapa dalam kelas
- 11:37ni yang masa isi borang UPU apa semua
- 11:41betul-betul pilih pengajar Melayu tapi
- 11:43satu benda yang kita dapati sebahagian
- 11:46mereka a menjadikan pilihan pengajar
- 11:48Melayu ni bukan pilihan utamalah cuma
- 11:50ada yang menjadikan pilihan utama
- 11:53khususnya daripada STPM
- 11:54>> ya
- 11:55>> jadi er bila tanya balik latar
- 11:57belakangnya nya sekian-sekian. Jadi
- 11:59mungkin er
- 12:01secara umumnya Datuklah kita boleh kata
- 12:04mereka terima pengajian Melayu sebab nak
- 12:06masuk UN.
- 12:08Tapi saya melihat wajar kita memahamkan
- 12:12mereka bahawa sebenarnya kamu berada di
- 12:16tempat yang aa kamu bertuah sebenarnya.
- 12:19Pertama kamu masuk UM lah. Yang kedua
- 12:21sebenarnya kamu er tak kenal pengajian
- 12:25Melayu yang sebenar-benarnya. Nanti bila
- 12:27kamu dah kenal ah barulah kamu akan tahu
- 12:30dia punya nilai tu. Mungkin Datuk ada
- 12:32sedikit komentar ataupun er kita katakan
- 12:36er nasihat ke ataupun pencerahan kepada
- 12:40mereka yang bakal nak masuk dalam
- 12:42pengajian Melayu ni. Okey. Ah kepada
- 12:44mahasiswa yang baru apa tu er menyertai
- 12:50akademi pengerjan Melayu, saya kira
- 12:51mereka perlu faham konsep dalam corpus
- 12:54ilmu. Er
- 12:56>> yang pertamanya pengajian Melayu ialah
- 12:58pengajian area studies.
- 13:00>> Apa maksud pengajian area studies? Ialah
- 13:02kajian kewilayahan. Pengajian Melayu
- 13:04bukanlah er sebuah er kajian yang
- 13:07terpencil. Bukan. Kajian Melayu sebuah
- 13:09kajian yang luas. Er begitu luas.
- 13:12bersifat kewilayahan. Er dan ini ia
- 13:15bukanlah pengajian Melayu saja.
- 13:17>> Di luar negara kita lihat ada pengajian
- 13:19Korea, ada pengajian Cina, ada pengajian
- 13:23Jepun. Ah itu kategori area studies,
- 13:27kajian wilayah. Baru ini saya bawa balik
- 13:29dar Universiti Hangkuk. Hmm.
- 13:31>> Di situ di Korea ada Jabatan Penggaan
- 13:34Melayu Indonesia
- 13:36>> yang dibelajar mereka apa?
- 13:38>> Bahasa Melayu, budaya Melayu, sejarah
- 13:41Melayu, a ekonomi Melayu, Melayu a SLI
- 13:46Indonesia. Jadi mereka faham bahasa
- 13:48Melayu, mereka juga faham bahasa
- 13:50Indonesia.
- 13:51>> A memang pada tahun pertama mereka
- 13:53banyak belajar Indonesia. tahun ketiga
- 13:55ke atas mereka mula isu dan fasa
- 13:57Indonesia mereka er teruskan dengan er
- 14:01penekanan terhadap bahasa Melayu.
- 14:03Mengapa? Sebab er yang pertama er bahasa
- 14:06Melayu sebahagiannya
- 14:09besar, mudah difahami.
- 14:11>> Jadi apabila belajar bahasa Indonesia
- 14:13secara automatik boleh juga memahami
- 14:15bahasa Melayu. Jadi aa itu yang
- 14:17dipelajari samaanya di Akademi Pengajian
- 14:19Melayu khususnya bila aa mereka
- 14:22mahasiswa-mahasiswi
- 14:24aa menyertai ya a program pekerjaan
- 14:26Melayu. Mereka belajar bahasa,
- 14:28sosiologi, bahasa, tentang a sastera,
- 14:31tentang budaya, tentang politik, tentang
- 14:33ekronomi Melayu.
- 14:34>> Sebenarnya er tradisi pengajian Melayu
- 14:37ini merupakan tradisi yang panjang. H
- 14:39>> sejarahnya bermula daripada tradisi
- 14:41disebab kita pernah dijajah oleh
- 14:43Inggeris sebenarnya kita mengikut
- 14:45tradisi daripada UK
- 14:47>> er yang mempunyai kursus yang hampir
- 14:49sama. Kalau di Oxford ya yang dia
- 14:52diperkenalkan saya ingat pada tahun a
- 14:55pada abad ke-20 ya er baru diperkenalkan
- 14:59di UK di Oxford iaitu er PPE
- 15:03>> prinsipi politik dan ekonomi tentang
- 15:06falsafah er Inggeris. politik Inggeris,
- 15:10ekonomi Inggeris. Kita di ekonomi
- 15:12panjang Melayu, selain daripada kita
- 15:14mempelajari budaya bahasa, kita juga
- 15:16mempelajari
- 15:18er budaya Melayu, falsafah Melayu,
- 15:22politik Melayu dan kursus ekonomi
- 15:24Melayu. Ah jadi inilah er saya buat
- 15:27analogi ya bahawa pengerjaan Melayu sama
- 15:30seperti pengajian Korea, sama seperti
- 15:32pengajian Jepun tapi subjeknya ialah
- 15:34dunia Melayu. Subjek di Jepun,
- 15:37>> dunia Jepun. subjek di Korea, dunia
- 15:39Korea subjek di China ialah
- 15:44berkaitan dengan
- 15:45>> situasi konteks wilayah Cina
- 15:47>> dan mengapa pengajian Melayu ni penting?
- 15:49Ya, kalau pengajian Melayu tak penting,
- 15:51ia sama seperti a sebuah a jenama a yang
- 15:57tidak akan berkembang. Hmm. Er mana
- 16:00mungkin satu jeramah itu
- 16:04dilaburkan, diletakkan ke tempat lain
- 16:07dengan lain kalau mereka tahu benda ni
- 16:10tak laku. Contoh
- 16:12>> di China
- 16:13>> paling kurang ada 17 buah pengajian
- 16:16Melayu di negara China. Bayangkan
- 16:18>> mengapa
- 16:20>> negara China, orang China nak
- 16:23mempelajari bahasa Melayu.
- 16:25>> Hmm hmm. Ya. Jadi mahasiswa kena tanya
- 16:28kenapa dan apa pentingnya orang Cina
- 16:32sepatutnya tak perlu dah sebab bahasa
- 16:34Cina yang yang diguna pakai hampir 100%
- 16:38di di negara China tapi mereka tetap
- 16:42tubuhkan pengajian Melayu di China
- 16:45hampir minimum ya 17 buah.
- 16:48Dan menariknya juga Tok mungkin kita
- 16:49boleh berkongsi dengan penonton
- 16:52>> ya
- 16:52>> sebahagian besar daripada pusat
- 16:53pengajian tu pula pengajar-pengajarnya
- 16:56boleh kata hampir semua lulusan daripada
- 16:59banyaklah majoritinya lulusan Akademi
- 17:01Pengajian Melayu kita ini
- 17:03>> sama ada peringkat degree, master
- 17:04ataupun PhD lah dan seumpamanya.
- 17:06>> Ya betul. semalam misalnya kita dua hari
- 17:08lepas dah dikunjungi oleh Universiti
- 17:10Yunan
- 17:11>> pensyarahnya er adalah alumni daripada
- 17:14Akademi Penyan Melayu sebenarnya sudah
- 17:16ada di pelbagai universiti
- 17:17pelajar-pelajar kita er menjadi pengajar
- 17:20di sana dan ini satu bentuk pengembangan
- 17:23ilmu ilmu Melayu ini di negara Cina ya
- 17:26>> ya sebab itu saya kira pelajar er negara
- 17:29Cina ramai berminat untuk mempelajari
- 17:33atau ataupun memasuki akademi pengajar
- 17:35Melayu kalau Kalau pelajar Cina beribu
- 17:38kilometer datang sini nak belajar
- 17:39tentang pengajian Melayu, bahasa Melayu,
- 17:42kenapa tidak di Malaysia orang tempatan,
- 17:46warga tempatan tidak melihat potiti
- 17:48tersebut? Sebab saya lihat pekerja
- 17:50Melayu sebenarnya boleh dilihat sebagai
- 17:53konteks er kalau bahasa Inggeris dengan
- 17:56izinnya apply Malay study er terapan
- 18:00pengajian Melayu er
- 18:04>> gunaan er atau apply penerapan dan
- 18:06pengajian Melayu ini untuk er melihat
- 18:10masa kini
- 18:12dan tidak melupakan sejarah yang lalu
- 18:16untuk membina masa depan yang lebih
- 18:17baik.
- 18:18>> Baik, bertitik tolak daripada
- 18:21>> a
- 18:22er poin-poin penting yang Datuk bagi
- 18:24tadi, mungkin setengah ibu bapa
- 18:26terfikirlah
- 18:27>> hmm
- 18:27>> er apabila anak mereka yalah balik er
- 18:31saya buat analogi dalam kelaslah.
- 18:33Maksudnya awak semua ni saya kata pada
- 18:36pelajar mesti kalau awak balik kampung
- 18:38raya ke mak cik pak cik tanya belajar
- 18:40mana sekarang? Ah mereka pun jawab um.
- 18:44Ah muka muka macam banggalah. UM
- 18:46universiti nombor satu di Malaysia. Aa
- 18:49kos apa a kos apa tu? Dia dah mula a
- 18:51pengajar Melayu slow sikit. Tapi kalau
- 18:54dia nak tinggi sikit Malay studies. Oh
- 18:56nampak [ketawa]
- 18:57itu
- 18:58>> gurau-gurau saya dengan pelajar kitalah.
- 19:01Ya.
- 19:01>> Tapi dalam gurauan itu ada realitinya
- 19:03Datuk.
- 19:03>> Ya. Betul.
- 19:04>> Sebahagian mak bapak mungkinlah ketika
- 19:05anak mereka teruja nak masuk UN, dah
- 19:08masuk U jadi pelajar kita di sini. Jadi
- 19:12tetaplah kita nanti sebagai ibu bapa
- 19:14pula akan tanya soalan yang sama. Apakah
- 19:16masa depan
- 19:17>> peluang kerjaya a anak-anak ini yang
- 19:20menghabiskan 4 L tahun dan yuran yang
- 19:23agak agak-agak er tinggi jugalah ya. Ya.
- 19:27A
- 19:27>> peluang kerjaya mereka dan seumpamanya.
- 19:29macam mana kita nak
- 19:30>> ya
- 19:31>> er memecahkan stigma yang sedikit
- 19:33negatif ini Datuk?
- 19:34>> Ya. Okey. Er semua sebenarnya semua itu
- 19:39bergantung kepada kreativiti dan
- 19:42pembawaan diri
- 19:44>> dan a bagaimana a mahasiswa mahasiswi
- 19:48tersebut
- 19:50berada di alam kerjaya.
- 19:52>> Hmm. H
- 19:52>> memang pada umumnya orang selalu
- 19:54terfikir persepsi umum er selepas tamat
- 19:57pengajar-pengajar Melayu mereka akan
- 19:59jadi guru.
- 20:00>> Ya.
- 20:00>> Samalah seperti kerjaya di Fakulti
- 20:02undang-undang selepas mereka tamat
- 20:05>> er pengajian mereka mengikuti chambering
- 20:099 bulan. Kemudian mereka akan jadi
- 20:10peguam.
- 20:11>> Tapi tak semua er mahasiswa misalnya di
- 20:15Fakulti undang-undang er menjadi peguam.
- 20:18Ya.
- 20:19>> Mereka bekerja sebagai wartawan,
- 20:21>> mereka bekerja sebagai usahawan, mereka
- 20:24bekerja er dalam pelbagai bidang yang
- 20:27lain er yang kadang-kadang jauh berbeza
- 20:30er daripada kerja asal. ramai jadi
- 20:33pengacara
- 20:35kita Azwan Ali pelbagai contoh dialah
- 20:39daripada undang-undang mereka bekerja
- 20:41sama juga pekerjaan Melayu memang pada
- 20:43umumnya orang akan memikirkan persepsi
- 20:45lebih kepada guru tapi terpulang er
- 20:47kepada mereka saya kenal baru dua tiga
- 20:49tahun ni satu jumpa pelajar saya
- 20:51berkhidmat di GLC
- 20:53>> oh
- 20:53>> a sebuah a apa government link company
- 20:57mereka berkhidmat
- 20:58>> a saya lihat apa dia punya er ciri khas
- 21:03yang ada dia seinggat penampilan.
- 21:05>> Hmm.
- 21:05>> Kedua, kemahiran komunikasi.
- 21:07>> Betul.
- 21:07>> Aa ketiga, keyakinan mereka dengan ilmu
- 21:10pengajian Melayu.
- 21:11>> Ya.
- 21:12>> Mereka peritahu mereka duduk sama
- 21:15seperti mereka dalam bidang akaunting,
- 21:18sama mereka daripada bidang a ekonomi
- 21:21sama ada bidang lain. Mereka tak anggap
- 21:24bidang penjam Melayu tu satu beban.
- 21:26>> Ya.
- 21:27>> Ya. Macam sayalah er dalam mesyuarat
- 21:29mesyuarat senet. Ya.
- 21:31>> Er duduk sebelah saya dekan fakulti
- 21:34perubatan,
- 21:35>> sebelah saya dekan perundangan,
- 21:37>> dekan fakulti ekonomi dan sebagainya.
- 21:40Jadi tak perlu rendah diri. Yang penting
- 21:42bila kita er bermesyuarat, kita mampu
- 21:45memberikan pandangan yang bernas,
- 21:49>> idea yang yang dapat dimanfaatkan. Tidak
- 21:52ada maksudnya kerana dia bidang tu ilmu
- 21:55dia lain. Tak. Akhirnya benda itu er
- 21:59sama saja er cuma dimatangkan oleh
- 22:03bagaimana kita mensintesiskan ilmu kita
- 22:06ketika ke universiti. Jadi itulah yang
- 22:09pentingnya dunia penganjan Melayu ni
- 22:11bergantung kepada mahasiswa dan
- 22:13mahasiswi itu sendiri. Bagaimana mereka
- 22:16memanfaatkan ilmu itu dijadikan apply
- 22:20Malay study ataupun pekerjaan Melayu
- 22:22terapan.
- 22:22>> Kalau boleh saya tambah tu ya. Kebetulan
- 22:24saya penyelaras latihan industri
- 22:26>> ya
- 22:26>> untuk program er pengajar Melayu.
- 22:29>> Jadi er yalah kita hantar er um
- 22:33memandang penting memandang tinggilah a
- 22:35iaitu pentingnya pelajar kita untuk
- 22:38didedahkan kepada realiti industri
- 22:41pekerjaan seawal mereka masih belajar.
- 22:42Maka adalah di hujung semesta mereka
- 22:45perlu latihan industri selama 16 minggu
- 22:47begitu ya. dan sebahagian besar daripada
- 22:50mereka kemudian diserap er sebagai
- 22:53pekerja kepada syarikat-syarikat
- 22:55tersebut ataupun tempat mereka melakukan
- 22:57latihan industri.
- 22:59Dan beberapa daripada industri itu
- 23:00adalah tempat saya kerja lamalah yang
- 23:02ada kaitan ataupun yang saya cadangkan
- 23:04pada mereka. Bila tanya balik kenapa
- 23:05ambil pelajar kami ni er rupa-rupanya
- 23:11ada yalah ini yang dua tiga orang yang
- 23:13saya jumpa tak bolehlah nak pukul rata
- 23:15sebagai umumlah. Ya. Jadi apabila
- 23:19pelajar ini mereka pandai bawa diri tadi
- 23:23aa bersikap dengan sikap yang aa baik
- 23:26ya, boleh ditegur a tidak berkira
- 23:30maksudnya menyumbang dan seumpamanya
- 23:31begini begini. Akhirnya semua orang
- 23:34selesa dengan beliau walaupun dari sudut
- 23:36kemahiran asas bukanlah beliau kuasai
- 23:39kemahiran yang er er asas untuk syarikat
- 23:42itu sebenarnya. Tapi seolah-olah majikan
- 23:45ketika tu sanggup ambil dan didik dari
- 23:47kosong. Ditambah pula dengan nilai yang
- 23:49dia belajar di tempat kita selama tiga
- 23:51empat tahun. Maka ia membentuk er
- 23:54pekerja tu dapat peluang untuk
- 23:55bekerjalah.
- 23:57>> Jadi saya berkesimpulan dalam bidang apa
- 23:58pun kita ambil pengajian Melayu ke apa
- 24:02apa nama engineering ke apa pengajian
- 24:04Islam ke apa semua akhirnya pembawaan er
- 24:08pelajar tu sendiri. sikap hendak belajar
- 24:11>> er bersedia untuk belajar sesuatu yang
- 24:13baru
- 24:14>> agar tu relevan ilmu ni semakin hari
- 24:17semakin berkembang apa yang dibelajar 4
- 24:19l tahun dulu tak sama juga dengan bidang
- 24:22kejuteraan
- 24:24er misalnya
- 24:26>> teknologi sangat berkembang apa ini
- 24:28belajar empat l tahun cepat saja berubah
- 24:30jadi kalau kita tak kemas diri dengan
- 24:33apa-apa ilmu yang kita kuasai
- 24:35>> makanya er ia akan menyebabkan kita
- 24:38ketinggalan
- 24:38>> betul Saya tertarik nak kongsi ya.
- 24:40Baru-baru ini ada perkongsian mengenai
- 24:42kepimpinan oleh pengerusi LPU, Tan Sri
- 24:45Zarinah Anwar. Okey.
- 24:47>> Beliau kata walaupun beliau sudah
- 24:49berusara lebih 70 tahun kan, tapi minat
- 24:52dia untuk belajar sesuatu yang baru itu
- 24:55a menyebabkan a beliau rasa beliau a
- 24:59tidak rasa ketika zaman masih relevan
- 25:02dan mampu berbincang dengan pelbagai
- 25:04pihak baik peringkat profesional,
- 25:06peringkat pengurusan, peringkat er biasa
- 25:10dan sebagainya iaitu dengan mengemaskini
- 25:13dengan pengetahuan semasa dan perubahan
- 25:16semasa ini penting untuk
- 25:18>> a kemajuan kerjaya bukan saja kepada
- 25:21mahasiswa tapi suruh lapisan pekerja
- 25:23kalau kita tak kemaskini dengan ilmu
- 25:25semasa er tidak kemaskini dengan
- 25:28teknologi semasa, kita akan ketinggalan
- 25:30semua bidang. tak kira bidang pengjaan
- 25:33Melayu ke ataupun pengijan sains.
- 25:36>> Ya, mungkin kita boleh beritahu juga
- 25:38pada er pendengar di luar sana bahawa ya
- 25:41semakkan kurikulum er setiap program
- 25:44ataupun fakulti sentiasa berlaku dan
- 25:45kita di pengajian Melayu pun a mula
- 25:48menerapkan apa nama elemen-elemen a
- 25:51teknologi semasa, media sosial ataupun
- 25:53AI sekarang, artificial, intelligent dan
- 25:55seumpamanya.
- 25:56>> Bukan bermaksud mereka mari berpantun
- 25:58saja. tidaklah
- 26:00>> mungkin ada persepsi tu lagi
- 26:01>> setiap dua atau tiga tahun setiap
- 26:03program akan a dikaji er dinilai oleh
- 26:08berapa pihak
- 26:09>> satu oleh pihak audit peringkat
- 26:12universiti dan juga di er dinilai oleh
- 26:15universiti lain dan kita juga menjemput
- 26:18profesor profesor-profesor kanan dalam
- 26:21dan luar negara untuk menilai program
- 26:25misalnya kita pernah menjemput Profesor
- 26:27Ulong
- 26:28Hm.
- 26:30Dalam er bidang er non sains ini untuk
- 26:33menilai program kita. Mengapa? Ini
- 26:36merupakan satu pengiktirafan bahawa er
- 26:39sesiapa pun yang menilai er untuk
- 26:41memastikan program akademi pengajaran
- 26:44Melayu sens relevan
- 26:45>> dan mereka menilai itu bukan
- 26:48calang-calang. kata anak muda sekarang
- 26:50bukan kaling-kaling.
- 26:51>> Seorang profesor ulong misalnya yang
- 26:53terkenal
- 26:54>> er bukan saja di kita tapi di dengan
- 26:57lain yang memberikan penilaian yang
- 27:00kritis mencadangkan pembaharuan
- 27:03pemurnian untuk meningkatkan lagi mutu
- 27:07dan pasaran kerja masa depan. Er
- 27:10orientasi pendidikan sekarang ini ialah
- 27:13ke arah masa depan. Sebab itu kita tak
- 27:15ketinggalan dalam konteks kandungan
- 27:18teknologinya, perubahan teknologinya,
- 27:21ilmu-ilmu misalnya di aspek teori dan
- 27:23praktisnya yang sentiasa
- 27:27cakna kahi,
- 27:30perubahan semasa termasuk corpus ilmunya
- 27:32sendiri. ini untuk er memastikan bahawa
- 27:37pelajar yang menyertai akademi pelajar
- 27:39Melayu ini tidak ketinggalan
- 27:41>> dalam konteks ilmu dan konteks teknologi
- 27:43dan konteks perubahan semasa yang
- 27:46berlaku bukan saja kepada negara tetapi
- 27:48kepada dunia masa kini. Boleh kalau kata
- 27:51saya saya simpulkan bahawa kita terbuka
- 27:53kepada sebarang perubahan yang baik
- 27:55ituul
- 27:56>> tapi dalam masa sama kita bertegas
- 27:58dengan elemen-elemen er teras yang mesti
- 28:02kita tegas dan perjuangkan identiti apa
- 28:05semua dalam pengajian kitalah. Mungkin
- 28:07begitu Datuk.
- 28:08>> Ya betul. A saya kira kesidambungan
- 28:12ataupun tradisi pekerjaan Melayu yang
- 28:15begitu terbuka sama seperti tradisi er
- 28:18orang Melayu sendiri yang sangat
- 28:19terbuka. kepada er apa-apa yang baik di
- 28:22luar dan kita tetap dengan keyakinan dan
- 28:25jati diri. Contoh walaupun er sejarah
- 28:30kita kalau kita sejarah Melaka misalnya
- 28:33>> pernah dijajah oleh Portugis,
- 28:36>> pernah dijarah oleh Belanda, pernah
- 28:38dijajah oleh Inggeris misalnya. Tak
- 28:41pernah pun kat Melaka
- 28:44mereka apa berubah agama misalnya. Jati
- 28:47diri mereka tetap ada, bahasa Melayu
- 28:49mereka tetap ada. Budaya Melayu mereka
- 28:51tetap er mengkar segar. Ya. Begitu.
- 28:55>> Hmm. Tapi er segala benda yang baik
- 28:57daripada er luar itu kita adaptasi
- 29:00danunakanlah.
- 29:01>> Ya. Termasuklah sekarang ni
- 29:02>> dan kita sesuaikan pula itu
- 29:03>> ya teknologi dan perubahan a dari segi
- 29:06pedagogi ilmu pengajaran dalam di kuliah
- 29:09itu sendiri. Hmm. Hm. Hm. Okey. Banyak
- 29:11yang Datuk aa kongsikan. Saya fikir er
- 29:14sewajarnya mereka yang mendengar ya er
- 29:16khususnya adik-adik yang baru nak er
- 29:19masih mencari mungkin ya kalau ni
- 29:22>> dan yang dah lama pun mungkin masih lagi
- 29:24[ketawa] tak dah nak habis dah tak ada
- 29:26motivasi lagi. Aa mungkin ini boleh
- 29:28menjadi titik tolak kepada mereka sedar
- 29:31pengajar Melayu ini satu bidang yang aa
- 29:34mungkin asalnya mereka rasa ahah
- 29:38aa terpaksa ambillah nak buat macam mana
- 29:40tapi sebenarnya ia adalah satu rezeki
- 29:42untuk mereka,
- 29:43>> satu tuah untuk mereka. Mereka
- 29:45ditakdirkan
- 29:46>> untuk buat sesuatu ataupun melalui satu
- 29:49proses yang
- 29:50>> er mereka sendiri pun tak sangka
- 29:52sebenarnya. Wah begini pengajian Melayu
- 29:54itu saya bercakap dalam konteks er apa
- 29:56nama pengalaman sayalah tok ya. Kalau
- 29:58ikut saya asal nak pengajar Islam. Jadi
- 30:01rupanya datang pengajian Melayu eh ada
- 30:03Islamnya juga. Bahkan lebih penting,
- 30:05bahkan lebih praktikal. Ah begitu.
- 30:07>> Er Datuk soalan seterusnya ataupun
- 30:09mungkin perkongsian seterusnya.
- 30:12Er kita banyak dah sembang ataupun
- 30:15berkongsi tentang kebaikan, kelebihan
- 30:18tapi yalah
- 30:21tetaplah kita perlu akui juga sikit
- 30:24sebanyak adalah beapa benda yang mungkin
- 30:25kita nak tambah baik. Ah menurut Datuk
- 30:28sepanjang Datuk saya rasa dah lebih 30
- 30:30tahun Datuk berkecimpul dalam bidang er
- 30:32pendidikan ya
- 30:33>> daripada UNIMAS datang ke UM dan
- 30:37seumpamanya dan sekarang akhirnya er
- 30:39menjadi dekan Akademi Pengajian Melayu.
- 30:41Mungkin ada benda-benda yang Datuk rasa
- 30:44a ada sedikit kekurangan yang wajar
- 30:48untuk ditambah baiklah.
- 30:50>> Oh ya. er pengajian Melayu, Akademi
- 30:54Pengajian Melayu itu er saya kira sama
- 30:58seperti pengajian non sains di Fakulti
- 31:02Sains Sosial di Universiti Malaya di er
- 31:06Akademi Pengajian Islam
- 31:08>> er kursus-kursus sedemikian er saya kira
- 31:11dalam konteks kesejanaan er sebab
- 31:14pengajian Melayu ni tradisi non sains ni
- 31:16ialah tradisi buku
- 31:18>> okey a dikenali profesor dikenali kerana
- 31:21buku bukunya.
- 31:22>> Okey.
- 31:22>> A bukunya pula menjadi karya kalsik.
- 31:25>> Ya.
- 31:25>> Ya. Misal buku Muhammad Taib Osman,
- 31:29>> buku Siti Zainun Ismail
- 31:31merupakan
- 31:32>> Zabar sendiri.
- 31:33>> Zabar sendiri Syed Hussein er alatas
- 31:37karyanya. Tapi perubahan dalam konteks
- 31:41kesayaan turut merubah er bukan saja di
- 31:44Malaysia, di Asia Tenggara tapi juga
- 31:46dunia.
- 31:46>> Hmm.
- 31:48fokus tentang apa yang dikalikan etikal
- 31:52jurnal
- 31:54yang berwasit
- 31:57>> was ataupun scorpus
- 31:59>> tuntutan lah dia kata
- 32:00>> tuntutan a
- 32:03kpi oleh pengurusan tertinggi
- 32:06universiti, kementerian pengajian tinggi
- 32:09>> dan trend dunia tu sendiri menuntut a
- 32:12bahawa
- 32:13>> a pentingnya etikal was ataupun scopus
- 32:17Sedangkan dalam bidang er bukan sains
- 32:20bukanlah satu keutamaan satu ketika
- 32:22dulu. Kukim memang masa tu tak terfikir
- 32:26pun perkara tersebut. Ya. Profesor
- 32:27tersohor kita hingga jalan sebelah um di
- 32:30sebukim misalnya. Tapi ini tuntutan baru
- 32:33yang sama-sama bidang akademi panjang
- 32:36Melayu dan nonsensin lain belajar. Hm.
- 32:39Er dan sekarang ni er trend universiti
- 32:42dunia ini mengarah bukan saja terbitan
- 32:45Scopus dan W tapi sekarang ni kebuntutan
- 32:49setation indeks.
- 32:50>> Oh
- 32:50>> high indeks yang jauh lebih besar.
- 32:53>> Yang a kalau dibanding dengan dunia
- 32:55sains yang nonsins ni agak berbeda.
- 32:58>> A mungkin boleh katakan a ketinggalan.
- 33:01Ketinggalan ini bukan bermaksud
- 33:02ketinggalan dari segi ilmu tak.
- 33:04ketinggalan dari segi penyampaian wadah
- 33:07dalam tuntutan er yang banyak dirangka
- 33:10dalam kerangka sains sebenarnya.
- 33:12>> Tak bermakna bidang nonsin ni tak hebat.
- 33:14Kita ramai sekali er
- 33:17>> kertas-kertas er penyelidikan menjadi
- 33:19kertas dasar negara.
- 33:21>> Ah itu peranannya lebih besar. Dan kalau
- 33:25ikut Maira er
- 33:26>> kertas er penyidikan yang dijadikan
- 33:29kertas polisi paper negara
- 33:31>> sama dengan 33 Scopus. Ha
- 33:34>> ya. Er itu satu pengintarafan ya.
- 33:37Kebanyakan nonsign itu banyak
- 33:39menghasilkan kertas-kertas yang bersifat
- 33:41er polisi negara itu lebih besar. Tapi
- 33:45pada masa yang sama juga er saya kira
- 33:48yang nonsin termasuk akademi PJA Melayu
- 33:50akur dengan tuntutan-tuntutan tersebut.
- 33:52Sebab itu saya kira
- 33:54>> ekonomi pengajian Melayu ya mulai
- 33:56pertengahan 2026 ni sudah mula menerbit
- 34:00memfokuskan penerbitan Scorpus dalam
- 34:02bentuk bab buku. Saya kira tahun ini
- 34:04lebih daripada 30, satu yang besar saya
- 34:07kira. Er dan juga kita mempunyai
- 34:10kerjasama dengan Q1 jurnal
- 34:12>> er
- 34:14>> forest and society ya. Q1 jurnal yang
- 34:17juga saya kira a
- 34:20mempunyai banyak paper paling kurang ada
- 34:23lapan ataupun sembilan yang Q1 di
- 34:26peringkat jurnal kemudian berpuluh
- 34:27perikat bab buku Scopus. Ini bentuk game
- 34:30changer ya saya kali game changer untuk
- 34:32ekonomi panjan Melayu selain pada quid
- 34:34win yang kita boleh capai dalam masa
- 34:36terdekat.
- 34:37>> Maksud Datuk kalau saya boleh mencelah
- 34:38kita tidaklah a menafikan perkembangan
- 34:42tersebut
- 34:43>> ya
- 34:43>> namun dalam masa yang sama tetaplah er
- 34:47kita berharap er terust kita iaitu
- 34:50melahirkan karya-karya itu tidak terabai
- 34:53secara totalah lah maksudnya. Ya. Mesti
- 34:55ada juga er dalam kita er tadi er
- 35:00bukanlah mengejar maksudnya menyesuaikan
- 35:02diri dengan tuntutan-tutan semasa itu.
- 35:04Kita juga harus sedar bahawa
- 35:06menghasilkan karya berbentuk buku itu
- 35:09tetap menjadi satu simbol kesjanaan a
- 35:13bagi kita dalam pengajian Melayu ataupun
- 35:16humaniti secara umum dan seumpamanya.
- 35:18>> Betul. mungkin-mungkin Datuk ke situ
- 35:19sebenarnya dan dalam konteks ini ya er
- 35:21ingin kita tegaskan bahawa perjuangan
- 35:24memptabkan
- 35:25apa tu memperkasa
- 35:28er bahasa Melayu tu tetap menjadi agenda
- 35:31utama walaupun penerbitan bab buku tu
- 35:34Scorpus tapi penerbitan bahasa Melayu
- 35:36juga kita pastikan termasuk dalam
- 35:39terindeks dalam penerbitan Scorpus. Ini
- 35:41sayainggat agenda utama akademi
- 35:44pekerjaan Melayu dan kita takkan
- 35:45kompromi. Tapi pada masa yang sama
- 35:48ketika kita berseminar misalnya kita
- 35:50berseminar dekat Sweden, berseminar
- 35:52dekat a di Inggeris sudah pasti ya
- 35:56menggunakan bahasa Inggeris ataupun
- 35:58bahasa asing yang tidak dapat kita elak.
- 36:00Tetapi pada masa sama agenda bahasa
- 36:03Melayu seingat tetap terpelihara tak
- 36:05dijadikan agenda utama kita. Ya.
- 36:07>> Ya.
- 36:08>> Yalah. Satu masa dulu Scopus dan bahasa
- 36:10Melayu ni dilihat asing
- 36:12>> ya.
- 36:12>> Tapi ternyata benda tu telah sudah
- 36:14diatasi.
- 36:14>> Ya. Kita dah buktikan ekonomi pengajian
- 36:16Melayu sudah buktikan kita boleh
- 36:18menghasilkan Scorpus Basa Melayu.
- 36:20Alhamdulillah.
- 36:21>> Alhamdulillah. Itu
- 36:22>> ya. Aa mungkin satu lagi saya nak
- 36:23sentuh. Aa insya-Allah a jika kita ada
- 36:26rezeki kan kita tak usaha yang terbaik
- 36:29aa jurnal di Akademi Pekerja Melayu juga
- 36:33insya-Allah akan terindeks dalam Scorpus
- 36:35ataupun worst.
- 36:37Seawal-awalnya tahun depan
- 36:39>> kita semula bergerak ke arah itu
- 36:41>> a sudah under revision lah istilahnya.
- 36:43>> Ya sudah dihantar a kurudang tunggu
- 36:46keputusan pihak-pihak a daripada Scorpus
- 36:48dan Was tu sendiri. Ah itu satu bentuk
- 36:50game changer yang kita akan anjakkan
- 36:53untuk membawa bukan saja staf er
- 36:56akademik pengerjan Melayu tapi juga staf
- 36:58mana-mana dalam bidang pengerjan Melayu
- 37:00Nusantara Asia Tenggara yang berminat
- 37:02untuk menulis dalam bahasa Melayu.
- 37:04Bahkan mereka juga boleh menulis dalam
- 37:06bahasa Inggeris tak ada menjadi masalah
- 37:08untuk diterbitkan jurnal tu nanti.
- 37:10>> Ya. Hmm. Begitu sekali.
- 37:14A proaktif sebenarnya apa yang telah
- 37:17dibuat oleh Datuk sebenarnya. Ya.
- 37:18>> Ya. Ya.
- 37:19>> Cuma kita tengok Datuk
- 37:20>> er dalam masa 10 20 tahun ke depan er
- 37:24sebagai orang lama dalam pengajian
- 37:26Melayu, generasi yang sempat bersama
- 37:28dengan maha guru-maha guru pengajar
- 37:30Melayu ya Datuk melihat 10 20 tahun ke
- 37:33depanlah eh.
- 37:36Apakah agenda baharu yang boleh
- 37:38pengajian Melayu
- 37:40tawarkan kepada negara, anak muda ketika
- 37:43itu dan seumpamanya?
- 37:45>> Ya. Er saya kira soalan itu juga boleh
- 37:48ditanya kepada negara-negara yang lain
- 37:51>> tapi bidang yang hampir sama. Apakah
- 37:54agenda misalnya Korean studies di Korea,
- 37:58>> apakah agenda Japanese studies di er
- 38:01Jepun ataupun di di luar negara? Apakah
- 38:04er agenda
- 38:06>> er Islamic studies di mana-mana bidang
- 38:09area studies itu juga maknanya Akademi
- 38:12PJ Melayu tidak terlepas daripada
- 38:15harapan, tanggapan, harapan dan
- 38:19bagaimana bergerak pada masa hadapan
- 38:21dengan lebih baik. ah pasti yang
- 38:24pertamanya mempunyai CCG,
- 38:28yang keduanya mempunyai VC dan apa pun
- 38:32CCG dan VC yang boleh berubah setiap
- 38:35tiga hingga li tahun itu mesti mempunyai
- 38:38dua prinsip yang perlu dipegang.
- 38:40>> Satu dengan izin agile agiliti dan juga
- 38:46yang kedua adability. Hm.
- 38:49>> Ajal ni agility ni bermaksud
- 38:51ketangkasan.
- 38:53ketakasan kita membuat keputusan,
- 38:55ketakasan kita bertindak,
- 38:58ketakasan untuk kita berfikir dengan
- 39:01lebih progresif. Yang kedua,
- 39:04adap adaptabiliti penyelesaian. Macam
- 39:07mana kita menyesuaikan diri? Macam mana
- 39:10orang Melayu menyesuaikan diri satu
- 39:12zaman dulu hingga mereka berkembang
- 39:14menjadi satu tamadun perabatan dan pusat
- 39:17perdagangan yang besar ketika era
- 39:19Melaka?
- 39:20>> Hmm. H
- 39:20>> menyesuaikan diri dengan perubahan yang
- 39:22berlaku hingga menjadi kuasa perdagangan
- 39:26yang besar. Bagaimana orang Melayu
- 39:27menyesuaikan diri ketika dijajahkan
- 39:30Jepun menentang Inggeris menuntut
- 39:33kemerdekaan itu cara mereka menyesuaikan
- 39:35diri dengan situasi ketika itu. Perang
- 39:37dunia dan sebagainya dan bagaimana orang
- 39:40Melayu menyesuaikan diri apabila
- 39:42menuntut kemerdekaan negara
- 39:45>> dan mengisi kemerdekaan negara
- 39:48disesuaikan. bagaimana dasar ekonomi itu
- 39:51berlangsung dan mempunyai visi dan misi
- 39:54yang memberi kesan kepada masa depan
- 39:55orang Melayu. Ah itu saya nak katakan
- 39:59dua kata kunci yang saya percaya
- 40:02dimiliki oleh orang Melayu iaitu
- 40:06agaliti dan juga a adaptability. er
- 40:09ketangkasan membuat keputusan, bertindak
- 40:12berfikir bersifat progresif dan juga
- 40:14adtiliti menyesuaikan diri dengan
- 40:18persekitaran mereka sehingga
- 40:20menghasilkan dasar ekonomi baru. Dan
- 40:22juga sekarang ni bagaimana orang Melayu
- 40:24menyediakan diri mereka untuk berdepan
- 40:27dengan masa depan. er perubahan
- 40:29teknologi
- 40:30>> er perubahan er
- 40:33>> global yang menuntut er er pemikiran
- 40:37yang er sentiasa bersedia untuk apa yang
- 40:41akan berlaku pada masa akan datang. Apa
- 40:43yang akan berlaku ya siapa sangka
- 40:46berlakunya pandemik COVID
- 40:49>> ya
- 40:50>> siapa sangka berlakunya krisis di Selat
- 40:52Homers. krisis akan datang apa dan
- 40:56diramalkan dijangka krisis cuaca yang
- 41:00dijangkakan
- 41:02>> ya bagaimana ia berlaku er perubahan
- 41:05global itu memberi kesan kepada negara
- 41:07kecil seperti Malaysia. Jadi ini yang
- 41:10perlu di er perlu dilihat untuk
- 41:13disesuaikan dengan perubahan dalam
- 41:16konteks kandungan dalam akademik dalam
- 41:20konteks akademi pelajar Melayu. Dan kita
- 41:22perlu lihat ya potensi ekonomi pelajar
- 41:25Melayu sangat besar.
- 41:26>> Ya.
- 41:26>> Kita lihat a penduduk di Indonesia
- 41:28sendiri 280 juta
- 41:31>> ya. H
- 41:32>> penduduk di di Malaysia 34 juta.
- 41:35>> Mungkin menarik juga Datuk Datuk dah
- 41:36sebut pasal Indonesia. Mungkin ramai tak
- 41:39>> er ramai tak tahu dan tak sedar bahawa
- 41:41kita satu masa pernah er menjemput
- 41:44tokoh-tokoh besar daripada Indonesia
- 41:46untuk menjadi tenaga pengajar kita dan
- 41:49sebaliknya pelajar kita pun ramai juga
- 41:51yang lulusan er master PhD lah pasal
- 41:54Saza daripada Indonesia dan masih
- 41:56berterusan sampai sekarang. Datuk Seri
- 41:57pun pernah menyelia
- 41:58>> saya ingat lebih lima orang
- 42:00>> a yang sudah aa
- 42:02>> dibidani oleh Datuk untuk lulus PhD ya
- 42:05S3 mereka itu.
- 42:06>> Mungkin kita nak maklumkan di luar sana
- 42:08pengajian Melayu begitulah
- 42:10>> luasnya begitu teruskan.
- 42:11>> Ya. Selepas Perang Dunia Kedua untuk
- 42:15mengisi kemerdekaan, mengisi tuntutan
- 42:18pembangunan pembangun di Malaysia.
- 42:20di Malaysia ramai er dihantar pelajar
- 42:25Malaysia ke Indonesia untuk belajar. Er
- 42:28daripada Malaysia dihantar ke Indonesia
- 42:30untuk belajar. Pelbagai bidang sains
- 42:32sosial, perubatan dan er dan juga
- 42:35pelbagai ilmu yang lain ya, kejuteraan
- 42:38kejudaan dan sekali. Dan pada masa yang
- 42:41sama ramai juga pensyarah daripada
- 42:43Indonesia datang. Ya.
- 42:45>> Kalau er kenal Tengku Iskandar.
- 42:47>> Ya. Teku Iskandar
- 42:48>> yang penyusun kamus dewan.
- 42:50>> Ya. Betul.
- 42:50>> Ah. Kemudian Omar Junus.
- 42:53>> Omar Junus
- 42:54>> di USM ada nama ramai lagi.
- 42:56>> Sultan Taddir Al Shabana. Saya ingat
- 42:59takdir Ali Jabana menjadi pernah jadi
- 43:01ketua jawatan di pekerjaan Melayu.
- 43:03>> A ketika itu juga timbulnya
- 43:06>> er hingga menimbulkan er satu persepsi
- 43:09kalangan orang luarlah.
- 43:10>> Er apa yang mereka kenali adik kecil
- 43:13abang besar. A is tu berlaku dalam dunia
- 43:16sastera juga
- 43:17>> yang dikagumi SB Jasin Red
- 43:21>> Subhagia Sasrawadoyo apa dah baca
- 43:23Subhagia sasterwado
- 43:26>> ya yang nama-nama yang cukup besar er
- 43:29>> hingga kepada pemikir kebudayaan debat
- 43:32kebudayaan er juga menjadi ikutan
- 43:34pemikiran di Malaysia ketika itu.
- 43:37Sekarang ini disebabkan ledakan ilmu apa
- 43:40sekali a imej adik kecil abang besar tu
- 43:44mula pudar.
- 43:45>> Betul.
- 43:45>> Dan sebenarnya kita tak boleh katakan a
- 43:49label tersebut berlaku. Kita katakan
- 43:52kita ni sama besar duduk sama rendah
- 43:55berdiri sama tinggi dan kita saling
- 43:57mempelajari antara satu sama lain.
- 43:59>> Melengkapilah. Ya.
- 44:00>> Ya. Misalnya kita jemput
- 44:01profesor-profesor dari Indonesia,
- 44:04Universiti Gajah Manda, Gajah Mada. UE
- 44:07dan pelbagai universiti lain di
- 44:09Indonesia a 11 Maret Hasanuddin misalnya
- 44:13a menjadi pemeriksaan luar kepada
- 44:15>> a
- 44:17>> tesis-tesis er kita di Akademi Pajar
- 44:19Melayu pada masa yang sama misalnya er
- 44:23saya dan beberapa teman akademik lain
- 44:25juga menjadi pemisa tesis er di luar er
- 44:30Malaysia termasuk di Indonesia misalnya
- 44:32di Brunei misalnya. Maknanya apa? Kita
- 44:35saling belajar mempelajari. Bukan soal
- 44:37adik kecil, abang besar tak ada lagi.
- 44:40Kita masalnya kita
- 44:41>> menyediakan diri dalam dunia yang besar.
- 44:44Kita saling mempelajari antara satu sama
- 44:46lain.
- 44:46>> Ya.
- 44:47>> Yang adik kecil abang besar ni di matsos
- 44:50saja Datuk. Ya. Ya. Ya. Itu tadi saya
- 44:53>> berbanding-banding nak jadi abang besar.
- 44:54Ya. Ya. Saya lebih lihat kepada potensi
- 44:56ya pekerjaan Melayu tadi saya kata
- 44:59Indonesia dari segi populasinya
- 45:01bayangkan minimum 280 juta.
- 45:04>> Hmm.
- 45:04>> Orang Islam di selatan Thailand ada 5
- 45:07juta.
- 45:08>> Betul.
- 45:09>> Dan juga orang aa Islam di Philippin ada
- 45:125 juta.
- 45:12>> Hmm.
- 45:14>> Di Singapura hampir 1 juta. So sekitar
- 45:17ada berapa? Sekitar 300. hampir 300 juta
- 45:21yang boleh memahami bahasa Melayu.
- 45:23>> Inilah potensi
- 45:25>> a pengembangan
- 45:27tradisi kesediaan pengajian Melayu yang
- 45:30kita melihat dunia Melayu yang besar
- 45:33>> yang yang menggunakan apply antropologi
- 45:36ke apply pengajian Melayu
- 45:38>> untuk melihat bagaimana nak
- 45:41>> menyantuni isu-isu yang berlaku sama ada
- 45:43di Malaysia ataupun di Indonesia. Contoh
- 45:46mungkin di Malaysia kurang dikenali
- 45:49sangat tapi di Indonesia profesor
- 45:52antropologi mereka banyak terlibat dalam
- 45:55konteks
- 45:56>> menangi krisis-krisis yang berlaku.
- 45:59>> Hmm.
- 45:59>> Misalnya krisis kalangan masyarakat di
- 46:02Sumatera. kesan pembalakan,
- 46:06kesan ladang besar kelapa sawit, kesan
- 46:10penerokaan
- 46:11minyak
- 46:13yang menyebabkan penduduk tempatan tidak
- 46:16berpuas hati dan menimbulkan protes,
- 46:19penentangan dan pelbagai bentuk
- 46:21penentangan.
- 46:22>> Hmm.
- 46:23Siapakah yang di dijadikan
- 46:28pihak yang dapat merundingkan perkara
- 46:30itu untuk menyesai antara pihak er kelas
- 46:34masyarakat ataupun pentadbiran yang
- 46:36tinggi dengan masyarakat
- 46:37>> er kelas biasa
- 46:38>> marhain
- 46:39>> ialah mereka dalam bidang apply
- 46:43antropologi, apply sosiologi ataupun
- 46:45apply pengajian Melayu sebab mereka
- 46:47faham budaya, faham warisan, faham
- 46:50teori-teori dan warisan Ya. Y ya
- 46:52teori-teori perhan, faham mengai sejarah
- 46:56dan kebudayaan pribumi. Mereka inilah
- 46:58dilantik oleh pihak pemerintah Indonesia
- 47:01untuk menyelesaikan menjadi perunding
- 47:05dalam konteks menyelesaikan isu-isu
- 47:07komuniti, isu-isu orang asli, isu-isu
- 47:10pribumi di Indonesia.
- 47:12>> Ah kalau di Malaysia pula kebanyakan
- 47:14dilantik er untuk jadi perunding dalam
- 47:17isu berkaitan dengan masyarakat.
- 47:19Misalnya saya nak share er satu er
- 47:23kajian perundingan
- 47:24>> er dalam mesyuarat kabinet Malaysia
- 47:29beapa tahun lepas Perdana Menteri telah
- 47:31bertanyakan kepada menteri perpaduan
- 47:35>> iaitu Malaysia Sabah dan Sarawak
- 47:38dikenali sebagai model kesepaduan
- 47:44>> ataupun keharmonian
- 47:46>> di Malaysia.
- 47:47>> Hmm.
- 47:48>> Di a di mana
- 47:51er datanya?
- 47:53>> Okey.
- 47:53>> Empirical studynya di mana?
- 47:55>> Ditanya.
- 47:57Jadi selepas perbincangan kabinet,
- 47:59kabinet bersetuju untuk melantik kajian
- 48:03atau perunding mengenai kesepaduan
- 48:05sosial di Sabah dan Sarawak dan
- 48:08dibukakan kepada
- 48:10suruh IPTA
- 48:13untuk a apa nama untuk tawaran untuk
- 48:16kajian. Ah dan pihak dalam bidang kajian
- 48:20budaya ni dapat termasuk saya er saya
- 48:23mewakili kluster Sarawak. Teman di Sabah
- 48:26mewakili kluster Sabah. er kita buat er
- 48:30satu er apa tu kajian rudingan dengan
- 48:32Kementerian Perpaduan dan hasil kajian
- 48:37tersebut dijadikan kertas polisi. Ah
- 48:40jadi ini sumbangan er mereka bidang
- 48:43pengajian Melayu, mereka bidang
- 48:44antropologi untuk memberikan a apa nama
- 48:50bukti untuk memberikan nilai untuk
- 48:53memberikan a konsep praktis teori dan
- 48:58praktis indeks kesepaduan sosial Sabah
- 49:02dan Sarawak. Mengapa Sabah dan Sarawak
- 49:04lebih akrab dari segi a perpaduan
- 49:07keharmonian kaum? A ada pelbagai faktor.
- 49:10Nanti kita bicara dalam isu yang lain.
- 49:12Menarik untuk dikaji.
- 49:13>> Menarik menarik perincian tu nanti er
- 49:16boleh dikembangkan ke Semenanjung pula
- 49:17dan seumpamanya. Ya. Ya.
- 49:19>> Yalah. Dia saya teringat satu filem saya
- 49:21tengok tu aa babaknya lebih kurang bila
- 49:25ditanya a dia a dia seoranglah seorang
- 49:30pencipta yang akhirnya berjaya mencipta
- 49:33tuala wanita yang rendah a kos
- 49:36>> dalam konteks orang India yang pada
- 49:38ketika itu terlalu tinggi
- 49:40>> dan tebu tentang isu-isu tersebut. Ya.
- 49:43>> Jadi dia akhirnya dia dijemput untuk
- 49:45bersyarah di United Nations lah dan dia
- 49:48mengatakan problem is good because a
- 49:52when we have problem we have to solve
- 49:54the problem. Lebih kurang begitulah
- 49:55mafhum dia. Maksudnya ialah macam kita
- 49:57buat kajian permasalahan kajian. Jadi
- 50:00masalah-masalah itu akan melahirkan a
- 50:03apa usaha untuk menyelesaikan. Dan
- 50:05itulah sebahagian daripada tugas bila
- 50:07saya terangkan pada pelajar kita. Awak
- 50:09tahu tak PhD tu apa maksudnya? Di
- 50:11sebahagian tak tahu, sebahagian tahulah.
- 50:13Kenapa dinamakan PH itu filosofi,
- 50:16philosophical doktor ataupun philosophy
- 50:18of doktor.
- 50:19>> Apa beza dengan MD medical doktor?
- 50:21Secara mudahnya medical doktor itu
- 50:24doktor yang check awak punya sakit tubuh
- 50:26badan aa secara fisiologi, secara
- 50:29dalaman apa semua ni, jantung apa semua.
- 50:31A dan dia tawarkan ubat. Maka
- 50:33filosofical doktor, doktor falsafah
- 50:35menganalisis masalah-masalah manusia,
- 50:38masalah masyarakat dan menawarkan
- 50:41er membuat kajian dan akhirnya
- 50:42menganalisis menggunakan teori-teori dan
- 50:44menawarkan solusinya yang sebagaimana
- 50:47Datuk maksudkan tadi kesepaduan dan
- 50:50akhirnya menjadi kertas polisi dan
- 50:52akhirnya kerajaan a mengambilnya a dan
- 50:55melaksanakannya dan sebahagiannya sudah
- 50:56berjaya. Contohnya tokoh besar UMS ni,
- 50:59Pak Quaziz,
- 51:01>> penubuhan er Tabung Haji,
- 51:04>> Angkasa dan pelbagai lagilah termasuklah
- 51:07PMS kita sendiri pun dengan pelbagai
- 51:09cadangan. Ah itulah dia
- 51:12>> jadi persepsinya oh pengajian Melayu tak
- 51:14ada apa-apa di universiti hanya mencipta
- 51:17mencipta tak buat apa-apa. Ah itu bagi
- 51:19orang yang tak faham bagaimana bagaimana
- 51:22er segala apa sistem ilmu itu
- 51:24berfungsilah dan pentingnya universiti
- 51:26dan seumpamanya. At untuk terakhirnya
- 51:28kita sudah di hujung-hujung ini maka
- 51:30baru nak selesa ya. Di hujung-hujung
- 51:33baru nak selesa. Tapi untuk terakhirnya
- 51:35Datuk kalau bolehlah Datuk kalau kata
- 51:38kita ni promoter lah ya. Promotor ni apa
- 51:41bahasa Melayunya? Pe pemasar.
- 51:45Kita nak ajaklah
- 51:46>> pembuat pemasaran. Ha kita nak ajaklah
- 51:49aa anak-anak Melayu tak bukan anak
- 51:52Melayu saja orang Malaysiaalah
- 51:54>> warga Malaysia. Kalau
- 51:55>> ek punya Melayu bukan saja untuk orang
- 51:58Melayu kita lihat ada pelajar India, ada
- 52:00pelajar Cina ada pelajar bumiputera di
- 52:04Sabah dan Sarawak. Jangan kita ekonomi
- 52:06penj Melayu
- 52:07>> hanya orang Melayu tak untuk warga
- 52:09Malaysia. Malah kita ada pelajar
- 52:11daripada Singapura, kita pernah ada
- 52:13pelajar daripada Thailand di peringkat
- 52:15ijazah sarjana muda, pelajar Indonesia
- 52:18pun ada. Brun ya betul.
- 52:21>> Itulah tu nak nak ajak mereka nilah kita
- 52:24nak
- 52:25er mewar-warkan mengiklankan datanglah
- 52:27ke APM jadikan APM sebagai
- 52:30a apa nama a pilihan utama dan seapanya.
- 52:33Boleh kalau Datuk bagi sikit peaching
- 52:35lah. Apa peaching tu?
- 52:36>> Oke. Okey. Er tadi saya katakan er er
- 52:41bidang pengajian Melayu sama seperti
- 52:44Korean studies, Japanese studies, apa
- 52:47lagi kita a Chinese studies, Chinese
- 52:52studies dan sebagainya.
- 52:54di bidang area studies yang lain,
- 52:57pelajar-pelajar di negara tersebut
- 53:00berebut-rebut untuk mempelajari pelbagai
- 53:04aspek dalam ilmu. Misalnya aa mereka
- 53:07ingin tahu apa macam mana nak
- 53:09mempelajari bahasa Korea yang lebih
- 53:11baik, mempelajari budaya Korea yang
- 53:13lebih pekar, filem Korea yang lebih a
- 53:16apa tu yang mengujarkan a sejarah Korea,
- 53:21ekonomi Korea dan pelbagai. Sama dengan
- 53:23di Akademi Pejan Melayu yang dipelajari
- 53:26kita ialah ilmu kewilayahan dalam
- 53:29konteks apa? Mempelaji bahasa, sastera,
- 53:32budaya, politik, ekonomi
- 53:35aa Melayu dan sebagainya. Ini satu
- 53:38peluang yang terbaik. Kalau di UK ilmu
- 53:41persis itu terletak di Oxford. Kalau di
- 53:44um terletak di ekonomi pengajian Melayu
- 53:46dan ekonomi pengajian Melayu ialah
- 53:49>> bidang pengajian Melayu terbesar di
- 53:52Malaysia dan saya kira terbesar juga di
- 53:54dunia. Cuba anda namakan di pengilan
- 53:57Melayu mana yang staf ekonomiknya lebih
- 54:00ramai, pelajarnya lebih beratus. Saya
- 54:03kira di hanya di Universiti Malaya di
- 54:05Akademi Pengerjan Melayu.
- 54:06>> Satu institusi khusus
- 54:08>> insti khusus yang besar
- 54:09>> dalam konteks terbesar di negara dan
- 54:12juga terbesar di dunia. Ya.
- 54:14>> Ya. Dalam bidang area studies tersebut.
- 54:16>> Baik. Er kita harap er khususnya
- 54:18adik-adik, bakal pelajar dan
- 54:21pelajar-pelajar kita yang sudah di APM
- 54:23sekalipun er dapat menghayati dan aa
- 54:27insaf ya [ketawa] kalau kalau boleh guna
- 54:29istilahnya insaf aa bahawa betapa a
- 54:33kalian sekarang berada di tempat yang a
- 54:36cukup-cukup bertuah, berada di tempat
- 54:38yang penting, yang penuh dengan
- 54:41sejarahnya dan bergantunglah apabila dah
- 54:45belajar di sini empat l tahun pembawaan
- 54:47diri tu sendiri, kesedaran, pembawaan,
- 54:49>> strong karakter
- 54:50>> ya apa semua. Maka tak kita dah buktikan
- 54:54er lulusan pengajian Melayu adalah er
- 54:57paling tinggi
- 54:59penjawatan yang dia dapat capai adalah
- 55:01Perdana Menteri Malaysia.
- 55:03>> Betul.
- 55:03>> Maksudnya PMS sendiri ramai menteri
- 55:05Malaysia, Ketua Sasar Negara, ya
- 55:08>> a Pengarah Pendidikan Negeri.
- 55:10>> Menteri-menteri,
- 55:10>> Ketua Pengarah Pendidikan eh
- 55:13>> memang ada. Jadi er saya kira untuk sesi
- 55:16kali ini tu kita
- 55:19tangguhkan di sini dulu. Sudah banyak
- 55:21yang Datuk kongsikan er masa lalu, masa
- 55:24depan, masa kini dan juga keluasan. Kita
- 55:27dah pergi Korea, kita pergi Jepun, kita
- 55:29pergi India tadi, Southeast Asia dan
- 55:31seumpamanya. Jadi
- 55:34untuk kali ini saya nilah kita
- 55:38mengharapkan podcast ini ataupun bual
- 55:39bicara ini dapat dikembangkan dan
- 55:42digunakan dan dijadikan penanda aras
- 55:44kepada pelajar-pelajar sama ada dalam
- 55:46pengajian Melayu ataupun di luar
- 55:48pengajian Melayu untuk memahami a
- 55:50kejituan aa pengajian Melayu itu sendiri
- 55:53sebagai satu the body of knowledge
- 55:54ataupun institusi aa yang yang membawa
- 55:58gagasan penting negara sebenarnya dan
- 56:00seumpamanya. Ya. Jadi er er saya
- 56:04mengharapkan
- 56:05er untuk sesi seterusnya ah mungkin
- 56:07Datuk kita akan panggil tokoh-tokoh ya.
- 56:09Saya pun semalam terfikir Tok adakah
- 56:12mungkin PMX sendiri pun jadi sebab dia
- 56:15baru keluar dalam satu podcast tu?
- 56:16[ketawa]
- 56:17>> Adakah A saya fikir ini kalau kita boleh
- 56:20bawa PMX ni ah bagus juga ni
- 56:23wallahuaklam itu bergantung pada nanti
- 56:24kita bincanglah di belakang tabir Datuk.
- 56:26Jadi terima kasih semua
- 56:28untuk seri sesi kali ini. Saya harap
- 56:30semua mendapat manfaat yang banyak. Kita
- 56:32berterima kasih kepada semua yang
- 56:33terlibat, kru-kru belakang tadbir dan
- 56:34seumpamanya, pentadbiran APM dan
- 56:37seumpamanya. dan kami mengalu-ngalukan
- 56:38kedatangan er bakal pelajar sama ada
- 56:41hari ini tahun depan 10 tahun lagi 20
- 56:43tahun lagi yang menonton video ini ya
- 56:45menjadi pelajar kami ataupun masa depan
- 56:48ataupun er mereka yang berminat untuk di
- 56:51pasca siswazah ya ijazah tinggi walaupun
- 56:53daripada bidang lain di peringkat negeri
- 56:55sebenarnya kami menerima dan berbuka
- 56:58terbuka aa terbuka untuk menerima
- 57:00walaupun disiplin lain. Kalau siapa yang
- 57:02nak datang belajar a master by CW kita,
- 57:06kita ada aa master by Cword Pengajar
- 57:09Melayu, Malay Studies dan seumpamanya.
- 57:12Jadi terima kasih semua. Kita jumpa
- 57:13lagi. Assalamualaikum warahmatullahi
- 57:15taala wabarakatuh.
- 57:16>> Waalaikumussalam.
About this transcript
This page contains the full transcript of FORUM MELAYU: Ada apa dengan Pengajian Melayu? by Akademi Pengajian Melayu, Universiti Malaya, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 7,353 words across 1,410 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.