YouTube2Text

Eks Jamintel Soroti Kejanggalan Kasus FA Kejaksaan Agung Diminta Transparan #KONTROVERSI — Transcript

by METRO TV · 726 words · 154 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Mas Febri, Pak tadi ada statement dari
  2. 0:03Pak FA yang sudah kita putarkan. Dia
  3. 0:04menyebut bahwa di gedung bundar tidak
  4. 0:06pernah seperti ini. Harusnya dilakukan
  5. 0:08ekspos terlebih dahulu.
  6. 0:09Tapi karena itu sudah menjadi putusan
  7. 0:11dari pimpinan, ya sudah saya nurut. Tapi
  8. 0:13tetap dia merasa bahwa dia
  9. 0:14dikriminalisasi.
  10. 0:15Apakah memang ada proses yang janggal
  11. 0:17yang tidak biasa dalam kasus ini menurut
  12. 0:19Anda?
  13. 0:20Kalau kita melihat kasus ini, pertama
  14. 0:22dia bukan OTT. Jadi betul seperti yang
  15. 0:26FA sampaikan harus ada proses
  16. 0:28pendahuluannya, pemeriksaan saksinya kah
  17. 0:31atau katakanlah hal-hal yang berkaitan
  18. 0:33dengan itu, dokumen-dokumen dan lain
  19. 0:36sebagainya paling tidak memenuhi apa
  20. 0:39yang disebut dengan alat-alat bukti.
  21. 0:42Nah, kita juga tahu mungkin sekarang
  22. 0:44dilihatnya dengan ketentuan yang baru
  23. 0:46ada barang bukti. Nah, temuan uang,
  24. 0:51temuan ee emas batangan itu bisa
  25. 0:54dikategorikan sebagai salah satu alat
  26. 0:57bukti. Tetapi tentunya kita melihat
  27. 1:01proses hukum ini kan bola panas sudah
  28. 1:04diserahkan ke Kejaksaan Agung dan
  29. 1:06Kejaksaan Agung itu harus lebih
  30. 1:08hati-hati. Artinya tidak boleh ada
  31. 1:11proses penegakan hukum yang tentunya
  32. 1:14melanggar hukum. Nah, inilah yang tadi
  33. 1:17kita lihat sudah disampaikan oleh ee Mas
  34. 1:21Febri dalam konteks sebagai penasihat
  35. 1:24hukumnya. E harus diklarifikasi dulu
  36. 1:27kalau dikatakan penyidikan terhadap
  37. 1:30Assabri,
  38. 1:32penyidikan terhadap ee jiwas batubara,
  39. 1:35batara
  40. 1:36konteks ini sudah selesai, sudah ingkas,
  41. 1:38sudah ada putusannya. Lalu di mana? Jadi
  42. 1:41kalau dikatakan dikaitkan dengan kasus
  43. 1:44itu mungkin dia sudah tidak akan terkait
  44. 1:46lagi. Tetapi kalau nanti ada pasal baru
  45. 1:49misalnya ada pemerasan, ada gratifikasi
  46. 1:53atau katakan barulah bisa dikatakan
  47. 1:56TPPU-nya. Karena itu sekali lagi ketika
  48. 1:59ditetapkan sebagai tersangka maka
  49. 2:02yangilakukan oleh Kejaksaan Agung
  50. 2:04menyatakan bahwa ini tersangka dalam
  51. 2:07kasus TPPU. Nah, ini memang menjadi ee
  52. 2:11PR besar. Ini adalah satu ujian
  53. 2:15bagi kejaksaan
  54. 2:16di mana kita tahu yang selama ini Febri
  55. 2:20FA dipuji-puji
  56. 2:22sebagai katakanlah
  57. 2:24from hero
  58. 2:25he
  59. 2:26sampai tanggal 11 Juli menjadi
  60. 2:31zero. Nah, inilah ee suatu momen dan
  61. 2:36kemarin kita lihat bahwa pada tanggal 22
  62. 2:38Juli sudah diterbitkan keputusan
  63. 2:41Presiden mengangkat
  64. 2:42oke
  65. 2:42Jampitsus yang baru. Artinya selesai.
  66. 2:45He.
  67. 2:45Ketika kemarin dia hanya mengundurkan
  68. 2:47diri dan sekarang pengunduran dirinya
  69. 2:49diterima
  70. 2:51dan telah diangkat pejabat baru. Ini
  71. 2:53adalah momentum,
  72. 2:54momentum bersih-bersih, momentum
  73. 2:56menunjukkan bahwa Kejaksaan Agung itu
  74. 3:00bisa lebih profesional,
  75. 3:02dia harus independen, dia harus
  76. 3:05transparan, dan ini menunjukkan
  77. 3:07akuntabilitas. statusnya kan memang
  78. 3:09sudah bukan jampitus lagi tapi fakta
  79. 3:11bahwa dia masih jaksa
  80. 3:13dan itu apakah ada tekanan psikologis,
  81. 3:15relasi kuasa.
  82. 3:17Nah,
  83. 3:17penyidik-penyidik yang yang menyidik
  84. 3:20perkara itu harus kita lihatnya begini.
  85. 3:23Contoh ketika kita sudah menganggap
  86. 3:26mengangkat ini menjadi kasus yang
  87. 3:27ditangani oleh diterima sebagai walaupun
  88. 3:30katakanlah banyak tanda tanya ini
  89. 3:32prosesnya apa? Pra penuntutanah atau pra
  90. 3:35penyidikanah. He.
  91. 3:36Nah, tetapi dia tetap diterima sebagai
  92. 3:40tersangka, ditetapkan sebagai tersangka.
  93. 3:42Kemudian ada keragu-raguan.
  94. 3:45Apa keragu-raguannya? Misalnya setelah
  95. 3:48malam ditetapkan sebagai masuknya sudah
  96. 3:51tidak pakai rompi,
  97. 3:52dia tidakol. Dan ini yang menjadi
  98. 3:55pertanyaan-pertanyaan publik. itu juga
  99. 3:57tidak biasa, Pak, di kejaksaan seperti
  100. 3:58itu.
  101. 3:58Ya, tentunya kan kita sudah melihat
  102. 4:00selama ini ketika proses hukum harusnya
  103. 4:02berlaku seperti itu.
  104. 4:03Nah, apalagi kemarin mungkin beban
  105. 4:06psikologis dengan adanya ditaruhin ini
  106. 4:08sebenarnya momentum
  107. 4:10jangan sampai justru ketika diberikan
  108. 4:13kepercayaan itu justru menimbulkan
  109. 4:15semakin ketidakpercayaan publik terhadap
  110. 4:18proses penegakan hukum yang memang
  111. 4:21sudah ee dinyatakan dilakukan oleh
  112. 4:23kejaksaan. Pak melihat meskipun sudah
  113. 4:25dibentuk tim khusus tim tapi yang
  114. 4:28namanya keseganan
  115. 4:30relasi kuasa itu tapas
  116. 4:32kalau dilihat kemarin itu
  117. 4:35PLT Jampitsus
  118. 4:37tetapi sekarang masih terus sebenarnya
  119. 4:40kan sudah ada J pitsus yang baru
  120. 4:43harusnya pengendalian perkara-perkara
  121. 4:45ini kan bisa dilaksanakan oleh Jampitsus
  122. 4:48yang baru toh sebagian anggota tim 9
  123. 4:51sudah mendapatkan SK mutasi ada yang
  124. 4:53menjadi KJAT ada yang menjadi bahkan
  125. 4:56jadi Dirdik kalau enggak salah salah
  126. 4:57satu
  127. 4:58ee
  128. 4:59anggota dari tim 9 ee Renaldi ini
  129. 5:02menjadi Dirdik. Inilah momentumnya bahwa
  130. 5:05dia dipercaya oleh dianggap bisa
  131. 5:09menjembatani antara Kortas Tipikor
  132. 5:12dengan ee apa namanya?
  133. 5:14Baik
  134. 5:15KPK. Nah, inilah saat yang tepat. Tidak
  135. 5:18usah ragu-ragu lagi. Tunjukkan bahwa
  136. 5:21pejabat baru yang ditunjuk oleh Presiden
  137. 5:24mampu menunjukkan bahwa dan memulihkan
  138. 5:26baik
  139. 5:27tras publik terhadap kejaksaan.
  140. 5:28Oke. Tadi dari Mas Febri bertanya soal
  141. 5:30belum dijelaskan sampai sekarang
  142. 5:32predikat crime yang membuat FA ini
  143. 5:34ditersangkakan kasus TPPU-nya itu apa.
  144. 5:37Nah, Pak Ito, kita tahu bahwa sebetulnya
  145. 5:39pada saat kasus ini ditangani oleh
  146. 5:41Kortas TP Cororpolri itu tersangka FA
  147. 5:44ini dalam kasus yang asabri. Tapi kenapa
  148. 5:46ketika di kejaksaan yang keluar kita
  149. 5:48baru tahu secara jelas pada malam ini
  150. 5:50sebetulnya hanya TPPU nih Febri
  151. 5:52tersangkanya. Saya ingin tahu pendapat
  152. 5:53Pak Ito nanti dan juga Pak Vikar. Tapi
  153. 5:55kita jeda terlebih dahulu pah.
  154. 5:56Kontroversi akan kembali sesaat lagi.

About this transcript

This page contains the full transcript of Eks Jamintel Soroti Kejanggalan Kasus FA Kejaksaan Agung Diminta Transparan #KONTROVERSI by METRO TV , generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 726 words across 154 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.