YouTube2Text

YouTube transcript (e0-ErwUZM0o) — Transcript

1,615 words · 362 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:01Alhamdulillah wa syukru ala namillah.
  2. 0:04Para sahabat sekalian,
  3. 0:07kita bersyukur masuk ke dalam halaq
  4. 0:10zikir ini. Semoga ini merupakan
  5. 0:14pertaubatan kita dan merupakan ee tanda
  6. 0:19ampunan. Mohon ampun kepada Allah
  7. 0:22Subhanahu wa taala karena ini adalah
  8. 0:25kesempatan
  9. 0:26kita ada di dalam hulaqa zikir semua
  10. 0:31atas kehendak Allah Subhanahu wa taala.
  11. 0:35Maka bersyukurlah kita sudah masuk di
  12. 0:38dalamnya
  13. 0:39lalu mengolah satu demi satu
  14. 0:44keadaan
  15. 0:46sesuatu yang menggelapkan kita.
  16. 0:50yang menghalangi kita
  17. 0:53menuju kepada Allah Subhanahu wa taala.
  18. 0:58tahap demi tahap keadaan kita atau makam
  19. 1:03demi makam yang kita ingin
  20. 1:07ee mengejarnya dan kita ingin bersuci di
  21. 1:11dalamnya karena kita ingin selamat dunia
  22. 1:15wal akhirah.
  23. 1:17Para sahabat sekalian,
  24. 1:23berkembang ini berbicara tentang hasad.
  25. 1:28bertambah meluas.
  26. 1:34Hasad ini
  27. 1:37sudah saya terangkan bulan-bulan lalu
  28. 1:42berhubungan dengan
  29. 1:45iri hati.
  30. 1:48Jelas kalau hasad itu adalah sebuah
  31. 1:51kebencian
  32. 1:53yang disebabkan oleh apa yang kita
  33. 1:57terima, kita alami, dan kita inginkan
  34. 2:01yang tidak sesuai dengan angan-angan
  35. 2:05yang kita inginkan, yang kita mau, yang
  36. 2:09kita harapkan
  37. 2:11tidak sama.
  38. 2:14Maka bangkit sebuah keadaan,
  39. 2:18bangkit sebuah penyakit hati. Salah
  40. 2:21satu, salah satu menggeliat dari dalam
  41. 2:25hati kita.
  42. 2:27Karena tidak sesuai dengan yang diangan
  43. 2:31yang kita mau, maka
  44. 2:34bangkit hasad ini.
  45. 2:39Dia berkembang di dalam hati.
  46. 2:45Perkembangan ini merusak berbagai macam
  47. 2:49amal-amal.
  48. 2:54Sedangkan di dalam amal saja
  49. 2:58saya terangkan dulu
  50. 3:02tahapan-tahapan di dalam sebuah amal.
  51. 3:07Yang pertama, bila Allah memberikan
  52. 3:10sekali lagi bila Allah berkenan
  53. 3:16memberikan keinginan kepada kita,
  54. 3:20bergerak hati kita untuk beribadah.
  55. 3:27Peribadatan kita ini saja
  56. 3:29bertahap-tahapan.
  57. 3:34Ada orang itu sangat rajin ibadatnya.
  58. 3:40Sangat banyak
  59. 3:45sunah yang dikerjakan.
  60. 3:49Dia kokoh dengan yang wajib.
  61. 3:53Tetapi ini hanya berdasarkan
  62. 3:57ilmu pengetahuan yang kita miliki. Maka
  63. 4:02keterbatasan kita di dalam peribadatan,
  64. 4:05di dalam tahapan setiap tahapan
  65. 4:09peribadatan
  66. 4:11ada juga menggelora di dalam hati.
  67. 4:15Yang pertama,
  68. 4:17peribadatan kita
  69. 4:20adalah sebuah keterpaksaan
  70. 4:23untuk memenuhi berupa sesuatu
  71. 4:28yang diwajibkan kepada kita.
  72. 4:32Dia bergerak untuk memenuhi itu.
  73. 4:36Tetapi kelasnya hanya untuk memenuhi
  74. 4:41apa yang diwajibkan. Karena kita mengaku
  75. 4:44beragama Islam itu sebuah tahapan awal
  76. 4:52yang kadang-kadang dilaksanakan
  77. 4:56tidak sama sekali dalam keadaan khusyuk.
  78. 5:02peribadatan kita bahasanya yang dibaca,
  79. 5:07yang dilantunkan
  80. 5:10itu tidak tertuju kepada Allah Subhanahu
  81. 5:14wa taala.
  82. 5:17Dia sembarangan peribadatannya itu.
  83. 5:21Lalu setelah selesai ibadat, dia merasa
  84. 5:25ada di dalam sebuah kegembiraan.
  85. 5:29Seolah-olah kita sudah beribadat dan
  86. 5:32sudah memenuhi peribadatan itu.
  87. 5:36Ini di dalam perjalanan tasawuf kita
  88. 5:40dengan tariqah yang kita jalankan ini
  89. 5:44harus diperiksa
  90. 5:46tahapan ini.
  91. 5:50Apakah benar aku sudah beribadat tadi?
  92. 5:56Yang kedua,
  93. 5:59ada sebuah usaha
  94. 6:03di dalam peribadatan ini agar usaha kita
  95. 6:08berusaha khusyuk
  96. 6:13di dalam sebuah usaha.
  97. 6:18Usaha ini kadang-kadang diakui oleh
  98. 6:23kita.
  99. 6:24Hati kita dan rasa kita berbicara.
  100. 6:30Malah kita beroleh kepuasan yang kedua,
  101. 6:35tetapi di atas kepuasan yang pertama
  102. 6:40yang salatnya, yang ibadatnya
  103. 6:43terburu-buru tadi.
  104. 6:48Bagaimana dengan hasad yang ada? Para
  105. 6:52sahabat sekalian, hasad sama sekali
  106. 6:56tidak terhapus dengan peribadatan.
  107. 6:59yang kelasnya seperti itu.
  108. 7:05Kapan lagi satu di dalam peribadatan
  109. 7:09dia beroleh kenyamanan
  110. 7:131 hari, 2 hari, 3 hari, 1 bulan
  111. 7:18beribadat
  112. 7:20dengan sebuah standar
  113. 7:24yang dirasakan oleh kita bahwa aku
  114. 7:28merasa nyaman beribadat.
  115. 7:31Ini tingkatan yang ketiga. Kalau ini
  116. 7:35boleh disebut memakai tingkatan atau
  117. 7:39boleh disebut sebagai tahapan, tetapi
  118. 7:42biasanya itu dirasakan bersama-sama oleh
  119. 7:46kita.
  120. 7:48Seolah-olah
  121. 7:50di dalam peribadatan kita
  122. 7:54ini adalah lebih baik dari yang
  123. 7:57sebelumnya.
  124. 7:59Sekalipun
  125. 8:01peribadatan kita di dalam membaca
  126. 8:04sesuatu, di dalam berbicara langsung
  127. 8:09kepada Allah Subhanahu wa taala seperti
  128. 8:12kita pernah mendengar dari guru-guru
  129. 8:15kita para masyaikh terdahulu dengan
  130. 8:19mengusahakan di dalam hati khusyuk
  131. 8:25dan terus merasa diawasi.
  132. 8:28muraqabah
  133. 8:30dan harus tertuju kepada Allah Taala.
  134. 8:34Ini masih suka ada terputus
  135. 8:38dan terputus dan terputus di perjalanan.
  136. 8:43Lalu kita meluruskannya lagi.
  137. 8:49Satu lagi keadaan
  138. 8:52yaitu merasa lebih baik dari sebelumnya.
  139. 8:59Lalu tahapan lain kalau ini boleh
  140. 9:02disebut tahapan lagi yang keempat
  141. 9:04mungkin karena banyak yang dialami
  142. 9:08beberapa tahapan entah beberapa tapi
  143. 9:11saya berbicara ee misalnya satu tahap
  144. 9:15lagi dia merasa lebih baik dan beroleh
  145. 9:19kenyamanan
  146. 9:23sudah barang tentu yang pertama yang
  147. 9:26kedua dua, yang ketiga dan yang keempat
  148. 9:29ini dia sudah naik kelasnya, makamnya di
  149. 9:33dalam peribadatan.
  150. 9:37Apakah hasad tadi
  151. 9:41sudah terhapus?
  152. 9:45Bila judul hasad itu
  153. 9:49berupa kebencian itu
  154. 9:53tidak kita khususkan dengan peribadatan
  155. 9:56yang bertahap tadi,
  156. 10:00dia memang akan terhapus,
  157. 10:04tetapi hanya sedikit demi sedikit.
  158. 10:09Sisa hasad itu masih bercokol di dalam
  159. 10:12hati.
  160. 10:14Tetapi peribadatan yang bertahap ini
  161. 10:18sudah merasa lebih baik. Para sahabat
  162. 10:21sekalian, perasaan lebih baik itu adalah
  163. 10:27perasaan yang ada di dalam diri kita.
  164. 10:31sebuah akuan
  165. 10:34dan itu lahiriah saja,
  166. 10:39bukan sebuah peribadatan sejati yang
  167. 10:43telah menghapus penyakit-penyakit hati.
  168. 10:49Bangkit lagi hasad. Karena hasad ini
  169. 10:52sedang kita olah sekarang, sedang kita
  170. 10:55perhatikan.
  171. 10:58Lalu teringat sesuatu yang berhubungan
  172. 11:03dengan kebencian itu. Kadang-kadang
  173. 11:06bangkit dari dalam hati
  174. 11:10lalu hati bercakap-cakap.
  175. 11:13Bangkit kebencian padahal ada di dalam
  176. 11:18kesendirian.
  177. 11:22Tetap dia menggelora. sebuah pertanda
  178. 11:26hasad itu adalah ada.
  179. 11:30Yang pertama dia hasad belum terhapus.
  180. 11:35Yang kedua merasa peribadatan kita sudah
  181. 11:40lebih baik dari sebelumnya.
  182. 11:43Itulah kadar kedirian kita. Itulah kadar
  183. 11:47keakuan kita yang sesungguhnya ibadat
  184. 11:52Allah adalah ibadat. Oleh Allah yang
  185. 11:55maha pengasih dan maha penyayang. Tetap
  186. 11:59dia diberi pahala.
  187. 12:02Tetapi keakuan-keakuan kita tidak
  188. 12:07memperbaiki
  189. 12:09penyakit-penyakit hati kita.
  190. 12:12Dan rasa adalah tidak terpengaruh.
  191. 12:16Dulumat ilan nur tetap masih berlaku
  192. 12:20bagi kita. Betapa beratnya dan betapa
  193. 12:26hinanya kita. Betapa rendahnya makhluk
  194. 12:30seperti kita yang hidup di alam semesta
  195. 12:34ini selalu ada di dalam kekotoran hati.
  196. 12:41Maka penyakit hati berupa iri dengki
  197. 12:46yang bersahabat dengan kebencian ini dan
  198. 12:51penyebab-penyebab
  199. 12:52yang menjadikan hasad ini masih
  200. 12:55bercokol. Berarti
  201. 12:58dulumat ilan nur atau hijab-hijab
  202. 13:03untuk mendekat kepada Allah Subhanahu wa
  203. 13:05taala tetap ada.
  204. 13:08Kita tetap menjadi manusia yang sangat
  205. 13:13buruk akhlaknya di hadapan Allah
  206. 13:15Subhanahu wa taala.
  207. 13:19Untuk meluruskan peribadatan tadi
  208. 13:23yang kita khususkan malam ini berupa
  209. 13:26hasad agar tiada hasad di dalam hati
  210. 13:30kita.
  211. 13:31Perhatikan dawamud zikri yang
  212. 13:36betul-betul harus terus kita perbaiki
  213. 13:43sehingga itu akan berpengaruh terhadap
  214. 13:46peribadatan kita
  215. 13:49menuju kepada ubudiyah.
  216. 13:52Maka teruslah dirapatkan zikir-zikir
  217. 13:56kita merapat kepada Allah Subhanahu wa
  218. 13:59taala.
  219. 14:01Agar Allah selalu ada di dalam hati kita
  220. 14:06bangkit sebuah rasa syuk, sebuah rasa
  221. 14:12kecintaan dan kerinduan kepada Allah
  222. 14:14Subhanahu wa taala. Sehingga apabila
  223. 14:18lepas saja zikir barang sedikit karena
  224. 14:21itu adalah nikmat dari Allah Subhanahu
  225. 14:25wa taala itu akan berkembang.
  226. 14:30berkembang apa gerangan
  227. 14:33datang sebuah ilmu pengetahuan
  228. 14:38datang sebuah ilmu pengetahuan dan
  229. 14:41hujannya ilmu pengetahuan dari
  230. 14:43zikir-zikir itu.
  231. 14:46Padahal yang kita bersihkan tentang
  232. 14:49hasad.
  233. 14:51Maka hasad tadi dengan dawamuduzik
  234. 14:56dan memperbaiki peribadatan kita ke arah
  235. 14:59ubudiah.
  236. 15:03Syukur-syukur tujuan kita kalau Allah
  237. 15:05bisa memberikannya menjadi abudah.
  238. 15:09Maka dari dawamuz zikri ini saja
  239. 15:13hasad sudah terkikis
  240. 15:16berganti dengan sebuah kelembutan yang
  241. 15:19indah di alam semesta ini.
  242. 15:23Yang pertama biasanya
  243. 15:27wallahuam mungkin tidak sama Allah akan
  244. 15:30menghibahkannya kepada setiap orang.
  245. 15:33Karena semua ini adalah dari Allah Taala
  246. 15:37dan kalau Allah berkehendak
  247. 15:39menurunkannya kepada kita.
  248. 15:43Yang pertama jangan diaku-aku kalau kita
  249. 15:48menjadi ahli ibadah.
  250. 15:52bangkit rasa ujub,
  251. 15:56hilang kekejian,
  252. 15:58ujub datang
  253. 16:01menganggap ringan orang lain, merasa
  254. 16:04pandai, dia merasa berbicara tentang
  255. 16:08agama seolah-olah dia ahli di dalam
  256. 16:12peribadatan ini.
  257. 16:15Apalagi kelasnya apabila kelas hanya
  258. 16:19tukang membaca saja,
  259. 16:22tukang mendengar saja, bukan pejalan
  260. 16:25sejati. Karena pejalan sejati akan
  261. 16:29terperbaiki
  262. 16:31akhlaknya, adabnya. Dan inilah dia rasa
  263. 16:37yang menghunjam apabila seseorang
  264. 16:41terusmenerus
  265. 16:42selalu bersama-sama dengan Allah
  266. 16:45Subhanahu wa taala.
  267. 16:48Rasa syuk tadi, kerinduan kepada Allah
  268. 16:52Subhanahu wa taala menjadi nomor satu di
  269. 16:56dalam hati.
  270. 16:58Saat syauk itu sudah mulai menajam,
  271. 17:02keindahan kelembutan akan datang.
  272. 17:08Dia melihat isi alam semesta.
  273. 17:12Apapun yang dilihatnya berupa ciptaan
  274. 17:16ini, hati kita akan tersambung kepada
  275. 17:19Allah Subhanahu wa taala.
  276. 17:23Akan sadar kita bahwa kita bukan ahli
  277. 17:27ibadah.
  278. 17:30Betapa sebanyak ibadah yang kita lakukan
  279. 17:35tidak akan sama dengan nikmat yang Allah
  280. 17:38berikan.
  281. 17:40Satu dua kali nafas saja susah
  282. 17:45menebusnya kita kepada Allah Subhanahu
  283. 17:47wa taala. Lalu mengapa kita harus
  284. 17:50mengaku-ngaku
  285. 17:51bahwa kita adalah orang pandai?
  286. 17:57Apalagi kita berlaga, kita lebih tinggi
  287. 18:00daripada orang lain.
  288. 18:04Apabila merasa lagi kita mengajar orang
  289. 18:07lain di dalam pembicaraan.
  290. 18:10Karena setiap kata-kata
  291. 18:13inilah lidah yang paling mudah sesekali.
  292. 18:18dihinggapi oleh setan.
  293. 18:22termasuk kekejian tadi,
  294. 18:26termasuk kebencian tadi, hasad tadi.
  295. 18:31Hasad tidak sempurna kalau lidah tidak
  296. 18:35mengejawan wantah.
  297. 18:38Maka begitulah pula kebalikan dari hasad
  298. 18:42ini. Apabila hasad bisa dimusnahkan,
  299. 18:46tertidurlah. Paling tidak dia tidak
  300. 18:50menggeliat terlalu keras, maka lisan
  301. 18:53kita adalah lebih indah keluarnya,
  302. 18:59lebih ada di dalam keberhati-hatian
  303. 19:02di dalam berbicara.
  304. 19:05Apabila berbicara kita tidak seperti
  305. 19:09menggurui orang lain karena dia sadar
  306. 19:13ada di dalam rasanya
  307. 19:16aku hina hidup di alam semesta ini. Aku
  308. 19:21ingin menjadi budak sejati. Aku ingin
  309. 19:25terselamatkan di akhirat nanti. Dan
  310. 19:29inilah addunya madraah alakhirah. Dia
  311. 19:34sadar apabila kehidupan di dunia ini aku
  312. 19:39tidak berladang. Para sahabat sekalian,
  313. 19:42tahukah berladang? Seolah-olah kita
  314. 19:45hanya berpikir berladang itu semua
  315. 19:48adalah berpenghasilan.
  316. 19:51Berladang itu tidak ada hama.
  317. 19:54berladang itu langsung berbuah.
  318. 19:57Sahabat sekalian, penyakit-penyakit
  319. 20:01hati itu, sifat-sifat setaniah, sifat
  320. 20:05haiwaniah
  321. 20:07itu terus mengganggu agar ladang kita
  322. 20:11tidak berbuah baik.
  323. 20:13Berarti akhlak kita tidak terperbaiki.
  324. 20:18Maka obatnya tiada yang lain. Perketat
  325. 20:22zikrullah tidak ada lagi.
  326. 20:27Terus merapat kepada Allah Subhanahu wa
  327. 20:29taala agar nurullah selalu menghunjam,
  328. 20:35selalu menyinari kita. Dua keadaan.
  329. 20:40Yang satu zikir, yang satu lagi banyak
  330. 20:44selawat kepada Rasulullah.
  331. 20:49Allahu malaikatahu yusuna alan Nabi.
  332. 20:55Bila tidak ada Rasulullah sallallahu
  333. 20:57alaihi wasallam, bagaimana sinar itu
  334. 21:00akan datang?
  335. 21:02Bagaimana amal kita akan sampai? Karena
  336. 21:06tanpa berselawat mengambang di
  337. 21:08awang-awang. Saya sering berkata, "Wama
  338. 21:11fis samawati wal ard antara langit dan
  339. 21:13bumi." Bila kita tidak berselawat kepada
  340. 21:16Rasulullah,
  341. 21:19berarti keperluan kita, ilmu yang kita
  342. 21:23miliki bukan hanya untuk dibicarakan
  343. 21:28apalagi berlaga, mengajar kepada orang
  344. 21:31lain, tetapi dirinya tidak melaksanakan.
  345. 21:37Terlalu banyak manusia di alam semesta
  346. 21:40ini mungkin termasuk saya. Saya mohon
  347. 21:42ampun kepada Allah Taala.
  348. 21:45Berlaga berbicara tentang agama tetapi
  349. 21:49hati kita tidak terurus. Saya
  350. 21:52menunjukkannya saja kepada diri saya
  351. 21:55pribadi. Maka ini malam. Ya Allah ampuni
  352. 22:00Ahmad Syaihuddin ini dan ampuni kami
  353. 22:04semuanya yang berada di dalam halaq
  354. 22:06zikir ini agar segala keburukan yang ada
  355. 22:10yang menghalangi perjalanan kita ke
  356. 22:13akhirat dan untuk merapat kepada Allah
  357. 22:16Taala. Ya Allah bersihkan jalan kami
  358. 22:20dekatkanlah kami jadikanlah kami budak
  359. 22:24sejati di hadapan-Mu ya Allah. Kunjamkan
  360. 22:29dalam hati kami sebuah rasa syauk wa
  361. 22:34mahabbah. Amin ya Allah ya rabbal
  362. 22:36alamin.

About this transcript

This page contains the full transcript of YouTube transcript (e0-ErwUZM0o) , generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,615 words across 362 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.