DSA Jelasin Stimulasi yang Paling Berpengaruh ke Otak Bayi — Transcript
Full transcript
- 0:00Konsep melawat bayi itu prinsipnya
- 0:01adalah treat your baby like you treat
- 0:03yourself. Jadi, rawatlah bayi seperti
- 0:06kita merawat diri sendiri. Sendiri.
- 0:09Idealnya ke DSA tuh kapan? E nunggu ada
- 0:11yang aneh dulu atau kita kepo emang
- 0:14pengin datang aja atau gimana?
- 0:15Apakah masing-masing bayi mempunyai
- 0:17perkembangan yang sama secara proses?
- 0:20Range-nya pasti sama. Cuman kemampuannya
- 0:23bisanya siapa duluan, siapa duluan
- 0:25tergantung gimana bayinya distimulasi
- 0:27dan gimana media yang membantu dia untuk
- 0:30menstimulasi sehingga dia belajar, oh
- 0:32ternyata dunia di luar dia itu banyak
- 0:35tekstur-tekstur seperti ini. Sehingga
- 0:38dia muncul keberanian untuk mencoba hal
- 0:41baru. Jadi bayi itu harus terbentuk
- 0:43suatu masal memori. Dia harus tahu oh
- 0:46gerakannya gimana. Nah, dengan kita
- 0:48lakukan stimulasi secara rutin dan
- 0:51berulang, musel memori ini akan
- 0:52terbentuk dengan baik.
- 0:53Wah, ini daging semua nih ya. Saya
- 0:56langsung kayak, "Wow, banyak ternyata
- 0:58informasinya ya."
- 1:00[musik]
- 1:03Kamu lagi dengerin Ngobrol Parenting by
- 1:05Learning Time.
- 1:06Hai Parents, welcome to Ngobrol
- 1:08Parenting Podcast by Learning Time
- 1:10Indonesia. tempat di mana para parents
- 1:12dan juga calon parents untuk mengetahui
- 1:15banyak sekali hal-hal tentang parenting
- 1:17tentunya ya dan juga tempat curhatnya
- 1:19para parents. Kali ini bersama dengan
- 1:22saya Feli Sumaiku yang akan menjadi
- 1:24host. Saya juga seorang istri dan baru
- 1:26menjadi ibu dari dua anak kembar yang
- 1:29ganteng-ganteng. Nah, jadi langsung
- 1:31pengen ngobrol-ngobrol tanya sama yang
- 1:33ahli. Karena kalau kita ngomongin soal
- 1:35parenting pasti kan banyak tuh informasi
- 1:37yang pengin banget kita dapetin. Salah
- 1:39satu caranya adalah lewat sosial media.
- 1:42Nah, aku tuh habis eh
- 1:44scrolling-srolling, cari-cari tahu dan
- 1:46nemu Instagram yang sangat amat aku
- 1:50percaya yaitu seorang dokter. Langsung
- 1:52saja kita ajak ngobrol dokter Yoga
- 1:54Yandika. Yeay. Hai dokter.
- 1:58Halo Felix.
- 1:59Iya. Ini saya mohon maaf nih sebelumnya
- 2:00saya cuman scrolling scrolling scrolling
- 2:02lihat kontennya baru saya follow hari
- 2:04ini karena baru ketemu kita gitu dokter
- 2:08ee ajak kenalan dulu mungkin. Halo-halo
- 2:10sama parents nih yang lagi nonton.
- 2:12Halo parents. Perkenalkan saya dokter
- 2:14Yoga Yandika dokter spesialis anak.
- 2:17Nah, ini dokter juga seorang content
- 2:19creator ya kan? Jadi praktiknya online
- 2:22dan offline gitu ya, Dok ya?
- 2:23Iya online dan offline.
- 2:25Kalau offline-nya di mana? bisa langsung
- 2:26dikasih tahu nih kayaknya di spill nih.
- 2:27Kalau offline nanti bisa lihat di
- 2:29Instagram saya aja ya.
- 2:30Keren. Oke. Nah, kali ini nih Parents
- 2:33kita pengen ngobrolin seputar ini.
- 2:35Jujur, Dok. Saya juga baru tahu ya
- 2:37istilah ini. Selama hamil saya tahunya
- 2:39HPL. Ternyata ada 1000 HPK.
- 2:43I
- 2:44hari pertama
- 2:45kehidupan.
- 2:46Kehidupan. Nah, ini kita pengin
- 2:47ngobrolin soal cara optimalkan tumbuh
- 2:50kembang anak di 1000 HPK itu. Nah,
- 2:54oke.
- 2:54Jadi, ini kan panjang nih ceritanya nih,
- 2:56Dok ya. Apalagi karena tadi saya sudah
- 2:58bilang anak saya kembar. Jadi, mohon
- 3:00bimbingannya ya, Dok ya. Ada ini enggak
- 3:02sih beda? Enggak tahu ya kalau anaknya
- 3:05satu atau anaknya kembar cara
- 3:07mengoptimalkan tumbuh kembangnya tuh
- 3:09sama aja atau ada perbedaan?
- 3:11Ya sebenarnya prinsipnya sama. Nah, jadi
- 3:12kalau kita ngomongin 1000 hari pertama
- 3:14kehidupan itu kan dari 9 bulan di dalam
- 3:17kandungan.
- 3:17Oke.
- 3:18Sampai bayinya lahir.
- 3:20Heh.
- 3:20Sampai bayinya dari 0 bulan sampai 2
- 3:23tahun.
- 3:23He. Oke.
- 3:24Gitu. Jadi di tootal itu ada 1000 hari.
- 3:26Oh, jadi dalam kandungan itu juga ada
- 3:28terhitung ya.
- 3:28I terhitung.
- 3:29Oke. Oke.
- 3:29Nah, jadi gimana caranya mengoptimalkan
- 3:31tumbuh dan berkembangnya bayi? Heeh.
- 3:33Pertama, pastikan pada saat ibu eh ibu
- 3:38ee mengandung bayi,
- 3:40pastikan bayinya tumbuh dan berkembang
- 3:41dengan baik. Jadi, rutin kontrol ke
- 3:44dokter kandungan.
- 3:45Oke. Heeh.
- 3:45Nah, saat bayinya lahir baru ke kita
- 3:48nih, dokter anak nih.
- 3:49Ds
- 3:51puji Tuhan sih, karena anak saya sudah
- 3:52lahir ya, sudah mau 3 bulan berarti
- 3:54tumbuh kembangnya [tertawa] telah di
- 3:55kandungan aman gitu ya. Oke. Oke. Nah,
- 3:58tapi berhubung tadi F juga sudah bilang
- 4:00kalau dokter ini adalah ee juga seorang
- 4:02content creator biasanya nih, Dok, yang
- 4:05paling sering banget ditanyain sama
- 4:06netizen apa sih?
- 4:07Yang paling sering itu apakah
- 4:09perkembangan anak saya itu cukup
- 4:11oke
- 4:11sesuai dengan usianya atau tidak.
- 4:13Oke,
- 4:13gitu. Sama yang paling sering juga
- 4:15apakah dia kan kalau kita ngomongin anak
- 4:17nih F ini anak ini ada dua prinsipnya.
- 4:20Ada tumbuh,
- 4:21ada berkembang.
- 4:22Oke.
- 4:22Nah, tumbuh itu apa sih? Tumbuh itu
- 4:24adalah bertambahnya ukuran.
- 4:26Oh. J bisa diukur kita lihat dari berat
- 4:28badan, tinggi badan, lingkar kepala.
- 4:32Nah, biasanya pertanyaan paling sering
- 4:33itu sehubungan dengan pertumbuhan. Dok,
- 4:35berat badannya cukup enggak?
- 4:37Tinggi badannya gimana? Lingkar kepala
- 4:39gimana?
- 4:40Nah, kalau berkembang, berkembang itu
- 4:42anak belajar dari enggak bisa jadi bisa.
- 4:45Oh, pantes ya suka dapat pertanyaan,
- 4:47"Eh, anaknya berapa bulan? Udah mau tiga
- 4:49udah bisa apa aja?"
- 4:50Bisa nangis.
- 4:51Iya, betul. Nanti kan pada saat dia
- 4:54mendapatkan informasi,
- 4:55dia akan melihat kan mengkonfirmasi ke
- 4:57anaknya, anaknya sudah bisa melakukan
- 4:59hal tersebut atau tidak.
- 5:01Oke.
- 5:01Nah, pada saat dia merasa tidak bisa,
- 5:03nah baru datang ke kita tuh dokter anak,
- 5:06"Dok, kok anak saya belum bisa nih?"
- 5:08Misalkan nih, dia 3 bulan kok pada saat
- 5:11dia dilatih, yang lain mah kepalanya
- 5:13udah tegak kok. Anak saya kok
- 5:14jatuh-jatuh aja.
- 5:15Oke.
- 5:16Nah, benar enggak ya, Dok? Nah, minta
- 5:17tolong dicek. Nah, itu berarti kita
- 5:20sebagai parents harus benar-benar aware
- 5:22ya sama perkembangannya itu. Mereka bisa
- 5:25ngapa-ngapainnya
- 5:26gitu.
- 5:27Sebenarnya sekarang gini, kalau
- 5:29ngomongin perkembangan
- 5:31Heeh.
- 5:31akses informasi sekarang sudah lebih
- 5:33enak buat parents.
- 5:35Jadi akses informasi itu bisa dari media
- 5:37sosial
- 5:38atau di bukunya paling mudah dan paling
- 5:41simpel bacanya nanti buku KIA.
- 5:43Oh, iya.
- 5:43Nanti dilihat tuh. Nah, informasi itu
- 5:45akan bisa menjadi sedikit panduan buat
- 5:48parents buat tahu
- 5:49apa yang harus dilakukan dan bagaimana
- 5:52anak itu seharusnya.
- 5:53Oke. Nah, terus idealnya ke DSA tuh
- 5:56kapan? Ee nunggu ada yang aneh dulu atau
- 5:58kita kepo emang pengin datang aja atau
- 6:00gimana?
- 6:01Ya, jadi kan tadi kalau kita ngomongin
- 6:03tumbuh dan berkembang kan berarti harus
- 6:05dipantau. He.
- 6:06Heeh.
- 6:06Nah, pada saat dia dipantau kapan dia
- 6:08harus dipantau?
- 6:09I. Nah, untuk 0 sampai 6 bulan Fi itu
- 6:12dipantaunya tiap sebulan sekali. Oh,
- 6:15sekali imunisasi ya.
- 6:160 sampai sebulan eh 6 bulan tuh sebulan
- 6:18sekali di depan. Biasanya sih datang pas
- 6:20imunisasi sekalian kita cek tuh.
- 6:23Oke,
- 6:23gitu.
- 6:24Nanti 6 sampai 12 bulan itu 3 bulan
- 6:27sekali.
- 6:28Oke,
- 6:29gitu. Nah, di atas 12 bulan 6 bulan
- 6:32sekali. Nah, muncul pertanyaan
- 6:33berikutnya nih. Pada saat datang ke
- 6:35dokter emang diapain sih?
- 6:37Nah, itu apa
- 6:37si bayinya tuh diapain? Heeh.
- 6:39Nah, ada pemeriksaan dasar. Pemeriksaan
- 6:41dasar itu kan pertama
- 6:43tadi ada tumbuh dan berkembang. Berarti
- 6:46si bayiang
- 6:47harus kita cek pertumbuhannya, kita cek
- 6:49pemeriksaan fisiknya.
- 6:50He.
- 6:51Oke. Berat badannya berapa,
- 6:53tinggi badannya berapa,
- 6:55lingkar kepalanya gimana.
- 6:57Oke. Oke.
- 6:57Nah, setelah kita cek pertumbuhannya
- 7:00baru kita lihat kondisi bayi secara
- 7:02umum. He
- 7:03dari ujung kepala sampai ujung kaki.
- 7:06Nah,
- 7:06nanti si bayinya kita periksa nih, oh
- 7:09kepalanya kita lihat, oh ternyata agak
- 7:12peang sedikit.
- 7:14Oh, ternyata kepalanya eh oleng ke kiri
- 7:16ke kanan
- 7:17gitu. Oh, ternyata ada kondisi anatomis
- 7:21yang lain. Contoh misalkan ada liptai,
- 7:23ada tangtai.
- 7:24Oke.
- 7:25Oh, ternyata ada celah di bibirnya. Oh,
- 7:27ada tanda lahir. Turun lagi ke bawah.
- 7:30Paru-parunya gimana? H
- 7:32turun lagi ke bawah lagi wudelnya
- 7:35gimana?
- 7:36Turun lagi ke kelaminnya. Kalau
- 7:37laki-laki kelaminnya tesisnya turun atau
- 7:40tidak?
- 7:41Oke.
- 7:41Sampai dari atas sampai bawah diperiksa
- 7:43detail. Biasanya diperiksanya di tiga
- 7:46waktu.
- 7:47Pas bayinya baru lahir.
- 7:48Heeh.
- 7:49Pas kontrol pertama setelah beri lahir.
- 7:52Oke.
- 7:52Sama pas imunisasi.
- 7:54Oh. Oke. Oke.
- 7:56Nah, setelah kita periksa pertumbuhan,
- 7:59He.
- 8:00Kita periksa dari atas sampai bawah,
- 8:02baru terakhir kita c periksa
- 8:05perkembangannya.
- 8:05Perkembangannya. Oh.
- 8:07Nah, perkembangannya nanti ada
- 8:09step-stepnya.
- 8:09Heeh. Heeh.
- 8:10Perkembangan usia segini tuh harus
- 8:12gimana?
- 8:13Oke.
- 8:14Usia segini harus gimana? Misalkan 0 3
- 8:16bulan tuh harus ngapain sih?
- 8:18Nah, iya tuh dong.
- 8:1836 bulan ngapain sih? Nah, itu namanya
- 8:21kita cek milestone bayi.
- 8:23Wih, bayi mau 3 bulan juga ada
- 8:25milestone-nya ya.
- 8:26Ada. Jadi dia ada sesuatu yang harus dia
- 8:28achieve.
- 8:29Heeh.
- 8:30Di usia segitu. Yang kerennya nih
- 8:32sekarang parents-parents sekarang nih
- 8:33sekarang sudah mendapatkan informasi
- 8:35yang
- 8:36cukup baik terkait itu. Jadi, sekarang
- 8:39kita tugas sebagai dokter anak hanya
- 8:40tinggal memperbaiki
- 8:43sedikit demi sedikit latihannya saja.
- 8:46Oh, gitu.
- 8:47Karena hampir semuanya sudah terpapar.
- 8:49Jadi nanti misalkan si bayinya nih 3
- 8:51bulan kan kita artikan tengkurep
- 8:53misalkan oh
- 8:55kepalanya masih belum nih nah kita
- 8:57ajarin buat bisa tengkurap begitu oke
- 9:00yang diperiksa tuh
- 9:02tiga hal tadi pemeriksaan pertumbuhan
- 9:05pertumbuhan
- 9:06pemeriksaan fisik dari atas sampai bawah
- 9:09sama pemeriksaan perkembangan
- 9:10ok nah nih sekalian nih berhubung ada
- 9:13dokter kan saya sekalian semi-semi
- 9:14konsultasi ya dok ya nih kan anak saya
- 9:17kan mau 3 bulan nih usianya nya.
- 9:19Nah, usia 3 bulan ini karena anaknya
- 9:22kembar,
- 9:24jadi saya suka ngebandingin kok namanya
- 9:26Kai sama Ken.
- 9:28Wis, Kai Ken.
- 9:29Jadi kok si Kai kepalanya gini ya? Kok
- 9:31si Ken enggak ya? Ini kok ini ya? Ini
- 9:33kok ini. Tapi emang kondisi kembar
- 9:35berarti kan emang manusianya juga beda.
- 9:37Jadi enggak harus selalu mereka sama
- 9:40banget gitu kan tumbuh kembangnya juga
- 9:41ya.
- 9:42I betul. Nanti kan kalau kita ngomongin
- 9:44perkembangan bayi, nanti kan dilihat tuh
- 9:46dari usia kehamilan saat dia lahir.
- 9:48Heeh.
- 9:49Pertama, bayi itu lahirnya usia
- 9:50kehamilannya normal atau kehamilannya
- 9:54lebih awal?
- 9:5537.
- 9:55Kalau lebih awal kita bilangnya
- 9:57prematur. Kalau dia normal ya berarti
- 9:59usia kehamilannya normal.
- 10:0137 itu normal atau normal? Ya. Oke.
- 10:03Normal. Nah, nanti kalau dia usia
- 10:04keamilannya awal ya kita pakai
- 10:06perkembangan sesuai dengan usia usia
- 10:09bayi saat itu.
- 10:10Oh. He.
- 10:10Kalau dia usianya prematur, ada namanya
- 10:13usia koreksi.
- 10:15Oke.
- 10:15Jadi nanti kita koreksi usianya buat
- 10:18menentukan perkembangannya sesuai dengan
- 10:20usia koreksinya. Usia koreksi itu usia
- 10:23bayi saat ini dikurangin
- 10:25prematuritasnya.
- 10:26Hm.
- 10:26Misal dia prematur 35 minggu,
- 10:30berarti dia prematuritasnya 5 minggu.
- 10:32Oke.
- 10:33Nah, jadi usia dia saat ini dikurangin 5
- 10:35minggu.
- 10:36Minggu
- 10:36baru kita cek perkembangannya sudah
- 10:38sesuai belum.
- 10:39Minggu. Oke,
- 10:40gitu. Nah, itu untuk ee kondisi pertama
- 10:43buat menentukan titik pertama kita
- 10:45memulai perkembangan
- 10:46perkembangan.
- 10:47Nah, terus kalau pertanyaan yang valid
- 10:49tadi, apakah masing-masing bayi
- 10:51mempunyai perkembangan yang sama secara
- 10:54proses? Range-nya pasti sama. He.
- 10:58Cuman kemampuannya bisanya siapa duluan,
- 11:01siapa duluan tergantung
- 11:03gimana bayinya distimulasi dan gimana
- 11:07ee media yang membantu dia untuk
- 11:09menstimulasi. Contoh misalkan nih,
- 11:11misalkan tadi F bilang si K dan Ken
- 11:14usianya 3 bulan. Nah, apa sih yang harus
- 11:16dilakuin? Pertama usia 0 sampai 3 bulan
- 11:19tuh kan bayi sudah mulai belajar
- 11:22tengkurep.
- 11:23Iya. Kalau kita bilang namanya bahasa
- 11:25kerennya
- 11:26Tumy time
- 11:26sekarang Tummy Time
- 11:28gitu. Jadi
- 11:29si B ini kan kita tengkurepin.
- 11:31Heeh.
- 11:31Kita tengkurepin HP gini ya.
- 11:34Oke.
- 11:35Ini kita geser dulu. Nah,
- 11:36sebentar. Kalau ditengkurepin ya ini kan
- 11:37tangannya dia kayak push up nih Dok. Ini
- 11:39nah yang benar.
- 11:41Nah, jadi di nol sampai s 1 bulan leher
- 11:44tuh belum kuat.
- 11:45Belum. Oke.
- 11:46Jadi pada saat dia tengkurep pasti dia
- 11:49akan jadi kayak orang sujud gitu.
- 11:51Iya betul.
- 11:52Nempel. Jadi si tangannya nih enggak
- 11:53seindah bayi boneka ini [tertawa]
- 11:55ya. Pasti dia nempel begini nih. Nah.
- 11:57Iya. Benar. Iya iya iya iya
- 11:59ya. Atau kadang kepalanya oleng ke kanan
- 12:02sat atau oleng ke kiri. Nah
- 12:05ini maklum agak keras dikit karet sama.
- 12:08Nah. Nah.
- 12:09Iya. Lagi
- 12:09pada saat dia begini.
- 12:11Nah ini 01 bulan dia masih begini masih
- 12:14belum dibantu apa. Heeh.
- 12:15Nanti dia akan belajar tuh ngangkat
- 12:17lehernya.
- 12:19Oh. dari 1 bulan ya Dok ya? dari lahir
- 12:21sudah harus tamam. Nah, nanti saat dia
- 12:24sudah mulai pelan-pelan
- 12:25kuat, si lehernya sudah mulai bisa dia
- 12:27koordinasikan di 1 bulan sudah bisa kita
- 12:30berikan alat bantu sehingga si kepala
- 12:33bayi ini ada space antara kepala dengan
- 12:36dasar.
- 12:37Dasar. Oh,
- 12:37tujuannya buat apa? Supaya ada
- 12:39gravitasinya sehingga si kepala bayi dia
- 12:42terpaksa buat naik
- 12:43buat naik. Oh.
- 12:45Nanti bisa kita pakai yang pertama yang
- 12:48tipis dulu. H.
- 12:50Heeh.
- 12:50Yang begini.
- 12:51H.
- 12:51Jadi si bayinya kita angkat taruh dia di
- 12:54sini. Nah.
- 12:57Oke.
- 12:57Sebagai tahanan awal. Jangan terlalu
- 13:00tinggi dulu.
- 13:01Oke.
- 13:01Karena kalau terlalu tinggi panya akan
- 13:02jatuh.
- 13:03Jadi ada space minimal setengah kepel.
- 13:06Oke.
- 13:06Ini 1 bulan nih. Nanti dia mulai belajar
- 13:08ngangkat. E ngangkat
- 13:11ee 1 sampai 2 bulan tuh dia belajar
- 13:13ngangkat 30 derajat.
- 13:15Oh.
- 13:15C kepalanya gitu. Oke.
- 13:18Nah, di 2 3 bulan dia sudah mulai
- 13:20belajar 60 derajat.
- 13:22Lebih tinggi lagi.
- 13:23Lebih tinggi lagi. Nah, kalau kita
- 13:24ngomongin lebih tinggi berarti kita bisa
- 13:26gunakan bantal yang lebih tinggi. Ini
- 13:28kan bantalnya kan tipis nih.
- 13:31Nah, bantal yang lebih tinggi bisa kita
- 13:33pakai bantal yang lebih tinggi. Kita
- 13:36ganti yang
- 13:37ukuran ya, Dek. Ya,
- 13:39lebih gitu. Oke, bentar ya. Iya. Enak
- 13:42nih bayinya enggak nangis-nangis nih.
- 13:44[tertawa]
- 13:46Di
- 13:47diam lagi di benar enggak enggak
- 13:49olengoleng. Eh tapi ee ditaruhnya itu di
- 13:52dadanya mereka ya, Dok ya?
- 13:54Dada. Jadi kalau ngomongin posisi
- 13:55tengkura, posisi normal by itu tidak
- 13:57boleh open.
- 13:59Oh.
- 13:59Jadi dia harus close.
- 14:01Oh
- 14:01gitu. Karena kalau open dia enggak bisa
- 14:03ngangkat kepala dia. Coba F bayangin
- 14:05jadi bayi saat dia tengkurep bahunya
- 14:08kebuka susah dia kayak Superman mungkin.
- 14:10Iya. Benar benar benar benar. harus
- 14:12close
- 14:13posisi netral di dalam kandungan. Jadi
- 14:15dia begitu. Nah, jadi tangan bayinya
- 14:17ditaruh di sini nih.
- 14:18Nah, dia ditaruh ada space-nya.
- 14:21Space-nya makin jauh sehingga dia bisa
- 14:23mengangkat 60 derajat.
- 14:25Hm. Jangan set dia ngelihat. Nah, di 2
- 14:29bulan jarak pandangnya makin jauh.
- 14:31Heeh.
- 14:321 bulan tuh satu kepel,
- 14:342 bulan dua kepel.
- 14:35Oke. Oke. Tambahan.
- 14:36Nah, jadi bayi sudah mulai muncul senyum
- 14:38sosial. Nah, jadi di 2 bulan nih si Bay
- 14:41sudah mulai bisa nih pas F ngomong nih
- 14:42sudah mulai. Hah?
- 14:44Iya sih. Iya sih.
- 14:45Ah sudah mulai gitu.
- 14:46Heeh. Nah. Tapi ini durasinya berapa
- 14:48lama, Dok?
- 14:49Senangisnya bayi.
- 14:50Oh gitu.
- 14:50Iya. Jadi kalau timey time durasinya itu
- 14:53sampai bayinya nangis.
- 14:54Oh kalau saya ibunya yang nangis
- 14:56gitu. Kalau dia belum nangis belum
- 14:58kehitung satu.
- 14:59Oh gitu.
- 15:00Karena kita harus push sampai limit.
- 15:02Oke. Oke.
- 15:02So mampunya bayi tapi sampai bayinya
- 15:04nangis. Misalkan nih 1 menit dia sudah
- 15:05nangis. He.
- 15:06Ya udah stop.
- 15:07Ya udah. Oh,
- 15:08telentangin.
- 15:10Oke. Nah, cara telentanginnya juga ada
- 15:13nanti ada caranya.
- 15:14Ada caranya ya.
- 15:14Kan kalau telentangin ini kepala taruh
- 15:17tangan tangan satunya masuk tinggal di
- 15:20geser.Oke
- 15:21sehingga saat kepalanya jatuh, tangan
- 15:23kita ini sudah nangkap di sini. Hap.
- 15:25Nah,
- 15:26tinggal kalau kita ada bantal kayak gini
- 15:28nih lebih enak nih.
- 15:29Tinggal kita taruh di sini. Nah, si
- 15:31bayinya bisa langsung istirahat.
- 15:32Ah,
- 15:33gitu ya.
- 15:34Oke, Dok. Siap. Kita balikin lagi. Taruh
- 15:36tangannya di pipi. Begini kita golingin.
- 15:39Set. Nah, taruh. Oke.
- 15:42Ini kalau anak saya bisa ngomong, "Eh,
- 15:43mama yang benar ya kalau ngulingin saya
- 15:45ya."
- 15:46Ya kan konsep merawat bayi itu
- 15:47sebenarnya simpel, Fel. Konsep merawat
- 15:49bayi itu prinsipnya adalah treat your
- 15:51baby like you treat yourself.
- 15:53Jadi, rawatlah bayi seperti kita merawat
- 15:57diri sendiri. Jadi setiap kita mau
- 15:59mengerjakan sesuatu ke bayi, kita harus
- 16:01bisa bayangin kalau kita jadi bayi, kita
- 16:04mau enggak sih digituin
- 16:04digituin. Oh,
- 16:06gitu. Contoh kayak tadi nih, misalkan
- 16:07saat tengkurep. Kalau kita jadi bayi,
- 16:09kita mau enggak sih kalau tangan kita
- 16:11kebuka begini?
- 16:12Iya, iya.
- 16:12Bayangin dia mengangkat dia
- 16:15susah.
- 16:16Iya iya iya. Oke.
- 16:18Nah, nanti di 3 bulan kan lehernya sudah
- 16:22makin kuat. Heeh.
- 16:23Saat dia sudah mulai makin kuat, dia
- 16:25harus bisa mengangkat 90 derajat.
- 16:27Iya. Kayak kura-kura, Dok, anak-anak
- 16:29saya, Dok.
- 16:29Derajat is jadi kan tadi Ken sama K kan
- 16:32bulan kan. Kadang kadang kayak
- 16:34matok-matok gitu, Dok.
- 16:36Iya. Nah, itu kalau dia masih
- 16:38goyang-goyang tandanya dia masih harus
- 16:40menstabilkan lehernya.
- 16:42Oh,
- 16:42makanya itulah pentingnya latihan Titim.
- 16:45Tami time.
- 16:46Karena Tami tujuannya adalah bukan cuman
- 16:49melatih kepala saja. Heeh.
- 16:51Jadi saat dia tami time tuh otot
- 16:53lehernya dia akan stabilisasi.
- 16:55Oke.
- 16:55Jadi memperkuat otot leher. Yang kedua,
- 16:58pada saat dia time diafragmanya akan
- 17:01turun sehingga dia bisa nafas lebih
- 17:03enak.
- 17:04Oke.
- 17:05Saat dia tami time tekanan di perut akan
- 17:07meningkat udara jadi ngalir ke bawah
- 17:09sehingga mengurangi kembung pada bayi.
- 17:11I see.
- 17:12Makanya pentingnya timeyit time
- 17:13dilakukan di usia baru lahir pun boleh
- 17:17dilakukan time time. Makanya ada
- 17:19perbedaan tuh pergeseran informasi.
- 17:21Kalau zaman saya kecil dulu waktu masih
- 17:23bayi 3 bulan baru boleh. Enggak boleh
- 17:26time. Iya. Iya.
- 17:27Nah, sekarang dari lahir sudah boleh.
- 17:29Oke. Nah, silakan parents ya. Lanjut
- 17:32lanjut.
- 17:33Lanjut ya. Heeh.
- 17:33Kan 3 bulan nih. 3 bulan dia sudah mulai
- 17:36belajar lagi nih. Tami-tami. Tami-tami
- 17:38harus lebih tinggi dong.
- 17:39Iya.
- 17:39Kan tadi 2 bulan dia 60 derajat.
- 17:423 bulan 90 derajat.
- 17:43Nah, 3 bulan 90 derajat. Supaya dia bisa
- 17:4590 derajat dia butuh jarak yang lebih
- 17:47jauh.
- 17:48Oke.
- 17:48Otomatis kita naikin lagi ininya.
- 17:50Bahah. Oh, oke.
- 17:51Dengan cara kita doubling si bantalnya.
- 17:57Iya.
- 17:57Nah,
- 17:58oke.
- 17:59Doubling bantalnya kita tempel. Nah, mau
- 18:01makai yang ini atas boleh bebas.
- 18:04Yang bawah juga boleh
- 18:04kita taruh nih. Set. Nah, taruhnya bukan
- 18:07megang satu tangannya nanti dua tangan
- 18:09ya.
- 18:09Iya, iya iya. E ini hanya olah praktik
- 18:11biar cepat aja ya parents ya.
- 18:14Kita taruh begini. Nah, dia akan ada
- 18:17space lebih jauh sehingga dia akan mulai
- 18:19Heb gitu.
- 18:20Oh.
- 18:21Dan tangannya kadang suka jadi maju ke
- 18:23depan kayak orang push up gitu. He.
- 18:25Kalau dia push up dia naruh set
- 18:2890 derajat. Nah, dia mulai senyum-senyum
- 18:30tu. Eh, mulai gitu
- 18:33ya. Nah, dia ngelihat 90 derajat.
- 18:35He,
- 18:36pada saat dia 90 derajat dilatihlah.
- 18:39Nah, ini pada saat dia kayak gini ini
- 18:41kan kayak orang push up nih.
- 18:42Iya.
- 18:42Jadi selain dia melatih otot leher, dia
- 18:44juga melatih otot punggung
- 18:46punggungnya.
- 18:47Sehingga otot punggungnya juga mulai
- 18:49dilatih.
- 18:50Oke.
- 18:51Nah, karena dia jarak pandangnya sudah
- 18:53makin jauh, anak itu sudah makin bisa
- 18:55melihat. kan tadi 0 bulan dia jarak
- 18:58pandangnya masih sebatas satu.
- 19:00Satu kepal.
- 19:01Oke.
- 19:021 bulan satu kepal 2 bulan 2 kepal. 3
- 19:04bulan tiga kepal.
- 19:05Oke.
- 19:06Nah, selain dia bisa melihat dia sudah
- 19:08mulai bisa mendiferensiasi warna. Hmm.
- 19:12Ya. Ya. Ya. Ya. Ya.
- 19:12Ya. Di 0 2 bulan dia bisa melihat warna
- 19:15hitam putih.
- 19:16Oke.
- 19:17Hitam putih itu warna yang kayak gimana
- 19:19sih? Warna
- 19:20warna hitam putih itu warna yang kayak
- 19:21gini nih. Dia dikasih
- 19:23warna hitam putih. Taruh aja di depan
- 19:25ini nih. Pas lagi kitaim taruh begini
- 19:26nih. Nah, gitu.
- 19:28Jadi dia ngelihat wah
- 19:30apa itu ya?
- 19:31Apa itu? Nanti coba deh Fi pakai baju
- 19:33yang hitam putih sama pakai baju yang
- 19:35berwarna.
- 19:36Beda nanti beda. Beda, beda. Heeh.
- 19:39Kalau no 2 bulan dia kelihatannya kayak
- 19:41wih kelihatan nih.
- 19:42I kayak lebih fokus juga gitu
- 19:43ngelattinya.
- 19:44Iya lebih fokus. Kalau berwarna dia
- 19:45belum. Di atas 2 bulan dia mulai bisa
- 19:47membedakan warna-warna yang kontras yang
- 19:50dominan. Oke,
- 19:51yang magic dia bisa tuh.
- 19:54Oke,
- 19:54di atas 6 bulan baru warna yang lain.
- 19:56Jadi sejarak pandangnya 2 bulan di sini,
- 19:593 bulan mundurin,
- 20:01mundurin
- 20:02atau ini bisa diganti dengan si wujud
- 20:05orang tuanya.
- 20:06Oh, kitanya yang di depan.
- 20:08Kitanya yang di depan.
- 20:09Arti dia jadi mau ngomong tuh sekalian
- 20:11dia belajar bahasanya. Bahasanya sudah
- 20:14mulai muncul namanya echoing.
- 20:16Echoing.
- 20:16Ya, ini dia sudah mulai sudah mulai
- 20:18terak-terak. He he. He sudah mulai
- 20:21senyum.
- 20:22Ekoingnya sudah mulai muncul.
- 20:24Heeh.
- 20:25Nah, di 3 bulan sambil latihan yang lain
- 20:27ada namanya latihan otot bahu.
- 20:30Jadi lakukan gerakan masuk.
- 20:33Oh, buka gitu bawah.
- 20:36Oh, ke bawah.
- 20:36Atas.
- 20:37Oke.
- 20:38Jadi masuk otot bau sini, buka otot bau
- 20:41yang sini.
- 20:42Heeh.
- 20:42Bawah.
- 20:43Bawah
- 20:43dia latihan punggung
- 20:45ke atas otot yang sini.
- 20:47Oh,
- 20:48ya. Masuk buka bawah atas kerjain.
- 20:52Saya biasanya anak-anak saya cuman iya
- 20:53satu dua. 1 2
- 20:55I ini kan cuman dada doang
- 20:56ya. Berarti atas bawah juga ya?
- 20:57Atas bawah tu buat pinggang atas.
- 20:59Oke. Ini anak saya kalau lagi nonton tuh
- 21:01gitu mah [tertawa]
- 21:03nonton ya kek ya.
- 21:05Nanti atas bawah. Tujuannya supaya otot
- 21:08baunya kuat.
- 21:09Oke.
- 21:10Sehingga dia siap untuk latihan
- 21:13lanjutan.
- 21:13Hm. Jadi kalau ngomongin perkembangan
- 21:16dia tuh berkembang dari ujung kepala
- 21:18sampai ujung kaki. Berurutan
- 21:20bertahap juga gitu ya.
- 21:220 3 bulan memperkuat otot kepala dan
- 21:24leher. 34 bulan punggung 4 bulan
- 21:27pinggang 4 bulan 5 bulan pinggang tengah
- 21:305 6 bulan pinggang bawah.
- 21:33Oh gitu
- 21:34ya. Nah jadi lakukanlah time time. Time
- 21:37time di mana tempatnya? 0 sampai 6 bulan
- 21:39tuh tetap lakukan timey time.
- 21:41Hm. He.
- 21:42Karena nanti di 4 bulan kan punggung dia
- 21:45sudah mulai kuat, dia mulai latihan
- 21:47pinggang tengah baru kita latihan
- 21:50duduk. Caranya kita pangku bayinya.
- 21:53Jadi 4 bulan tadi itu ya, Dok ya?
- 21:554 bulan dengan syarat lehernya sudah 90
- 21:57derajat.
- 21:58Oh, kalau belum jangan dulu berarti.
- 22:00Kalau belum sebaiknya latihan tapi-tamir
- 22:02tandanya belum terlalu sering.
- 22:03Oke.
- 22:04Cara tahunya sudah siap atau belum,
- 22:06lihat deh
- 22:07si kepalnya pas lagi begini dia sering
- 22:08jatuh-jatuh enggak? Oke. Kalau misalnya
- 22:11kalau masih jatuh berarti latihan
- 22:13time-nya belum terlalu sering.
- 22:15Oke.
- 22:16Nah, itulah pentingnya gunakan alat
- 22:19bantu atau media yang bisa membantu dia
- 22:21untuk tamime dengan baik.
- 22:23Nah, punten, Dok. Punten. Tadi kan kata
- 22:25dokter ee berarti time-nya belum sering.
- 22:28Nah, kan kalau tadi ditanya durasi kan
- 22:30senangisnya aja kan push the limit. Nah,
- 22:32tapi
- 22:33dalam sehari ee time-time-nya tuh berapa
- 22:36kali tuh maksudnya? Apakah cuman pasi
- 22:38aja? atau siang aja atau all the time
- 22:42gitu
- 22:42ya. Kalau untuk timey time anjurannya
- 22:44sebaiknya lima kali sehari.
- 22:46Lima kali sehari.
- 22:47Kali sehari minimal.
- 22:48Minimal ya.
- 22:49Minimal. Nah, sampai bayinya menangis.
- 22:52Oke.
- 22:52Kalau bisa lebih baik, lebih bagus.
- 22:54Bahkan nih kalau misalkan sebaiknya tuh
- 22:57setiap dia kebangun sebelum disusuin
- 22:59time dulu.
- 22:59Sebelum susuin ya.
- 23:00Iya. Oke. Oke.
- 23:01Karena nanti ada dalam suatu masa si B
- 23:03itu dia akan lebih milih main daripada
- 23:07I lagi. Oh, sekarang anak saya lebih
- 23:09milih main daripada tidur. Enggak
- 23:11tidur-tidur.
- 23:11Jadi pada saat lagi begitu
- 23:13kami time aja.
- 23:14Titime dulu, olahragain dulu. Dia udah
- 23:16ngantuk baru tuh nyusunya lebih bagus.
- 23:19Oh, gitu. Oke, terima kasih, Dok.
- 23:22Oke, Dek. Nah,
- 23:23oke. Sip. Lanjut.
- 23:25Kita lanjut yang 4 bulan.
- 23:27Bulanuk.
- 23:28Nah, 4 bulan
- 23:29bayi sudah mulai belajar duduk. Heeh.
- 23:31Duduk itu ada dua tahap.
- 23:33Ada duduk
- 23:34with, ada duduk without support. Ada
- 23:37duduk dengan bantuan, ada duduk tanpa
- 23:40bantuan
- 23:40tanpa bantuan.
- 23:41Nah, saat dia duduk dengan bantuan, kita
- 23:44taruh nih bayinya
- 23:45di sini
- 23:46di paha.
- 23:47Oh, kayak film sekarang nih ya, Pangku
- 23:49ya. Heeh.
- 23:50Jadi dia enggak boleh senderan karena
- 23:52kalau dia senderan
- 23:54ini bukan duduk.
- 23:55Oh, nyender.
- 23:56Ini tiduran.
- 23:57Oh,
- 23:58posisi duduk. Oke.
- 23:59Tidak melatih otot pinggang. Kalau
- 24:02begini ini melatih otot pinggangnya.
- 24:05Baik,
- 24:05tangan kita di depan perutnya gitu ya.
- 24:07Tangan kita di depan perutnya. Baik.
- 24:09Kita sangga sehari lima kali durasinya
- 24:1330 menit.
- 24:14Oh,
- 24:15gitu. Kenapa 30 menit? Karena ini
- 24:17persiapan buat dia makan nanti. I see
- 24:21kalau dia makan dia harus duduk selama
- 24:2330 menit.
- 24:2430 menit. Nah, diupport nanti ini bisa
- 24:27dipangku begini boleh. He.
- 24:30Bisa kita taruh di kasur. Taruh begini
- 24:35boleh.
- 24:36Nah, dudukin. Hap.
- 24:38Nah, saat duduk kalau duduk jangan
- 24:41dipegang begini ya. Kita duduknya harus
- 24:43kita sangga begini ya.
- 24:44Belakangnya. Iya. I.
- 24:45Nah, ini karena bayi jadi kaki saya
- 24:47harus nahan segini ya. Ini karena
- 24:48bayinya agak karet nih. [tertawa]
- 24:50Kalau bayi yang beneran dia duduk
- 24:51beneran ya.
- 24:51Iya iya iya.
- 24:52Nah. Nah, yang benarnya jangan dipegang,
- 24:54tapi disangga begini.
- 24:55Ini anak saya apa dibawa aja, Dok?
- 24:57Sekalian praktik,
- 25:00ya. Nah, pada saat dia duduk,
- 25:02Heeh.
- 25:02bisa kita kasih benda-benda yang bisa
- 25:05membantu supaya dia bisa fokus duduk.
- 25:08Oke. Stimulasi lagi.
- 25:09Nah, macam-macam tuh benda-bendanya.
- 25:12Bisa benda-benda yang
- 25:14begini dia megang-megang, nanti dia
- 25:16ngambil. Atau bisa juga yang bola-bola.
- 25:19Oke.
- 25:20Bisa juga dia bola, dia megang.
- 25:22He
- 25:23gitu. Atau bisa juga usia segini dia
- 25:25sudah mulai ee giginya tuh sudah mulai
- 25:28gatal.
- 25:29Heeh.
- 25:29Jadi 3 bulan ke atas dia sudah mulai
- 25:31liuran banyak. Sudah mulai masukin
- 25:33tangan ke mulut.
- 25:35Heeh.
- 25:35Jadi bayi sudah bisa masukin. Nah, yang
- 25:37penting enggak jempol.
- 25:39Oh.
- 25:39Karena kalau jempol kalau dia ngadapnya
- 25:41ke atas dia bisa jadi kedorong.
- 25:44Oke.
- 25:45Sehingga jadi tonggos.
- 25:47Iya. Iya. Iya.
- 25:48Nanti ya
- 25:49kalau supaya dia enggak jadi tongkos, si
- 25:52jempolnya enggak boleh masuk. Kalau yang
- 25:54lainnya boleh masuk atau bisa kasih
- 25:55benda-benda yang bisa dia pegang. Contoh
- 25:57titer.
- 25:58Hmm. Iya. Teer sekarang tuh
- 25:59ti-titter begini nanti dia pegangin
- 26:01terus dia gigit-gigit
- 26:03ya.
- 26:03Jadi selama 30 menit itu juga merekanya
- 26:06jadi kayak enggak bosan gitu ya, Dok ya.
- 26:08Yes. Dan si pengasuhnya juga enggak
- 26:12capek.
- 26:13Iya benar. Nanti kan dia akan jadi
- 26:14ngelihatin anaknya ngapain kalau ada
- 26:16mainan kan dia gigit-gigit.
- 26:18Heeh. Heeh. Heeh.
- 26:18Gitu. Atau bisa juga kasih yang
- 26:20benda-benda kayak gini nih. Sensorik. Oh
- 26:23oke.
- 26:23Ya. Tekstur-tekstur.
- 26:26Nanti kan dia pegang-pegang nih. Ada
- 26:27bunyi-bunyi kersek kersek kersek. Bunyi
- 26:29apa sih ini?
- 26:30Iya iya.
- 26:30Oh ada teksturnya yang apa? Bulu-bulu.
- 26:33Heeh.
- 26:34Gitu. Oh ternyata ada yang ini bisa dia.
- 26:37Tarik bisa copot twing tah copot begitu
- 26:39misal diait. Nah, nanti dia bisa
- 26:41gigit-gigit, bisa main-main sambil
- 26:44megang ya.
- 26:46Atau si benda-benda ini
- 26:48yang benda-benda yang kayak gini juga
- 26:50bisa kita lakukan latihan grabbing atau
- 26:53menggenggam.
- 26:54He.
- 26:54Pada saat bayinya tidur. Tadi kan duduk.
- 26:57Nah, saat tidur kita juga bisa taruh nih
- 26:59bayinya. Nah, begini.
- 27:01Terus taruh aja di atas badannya begini.
- 27:03Oh.
- 27:04Nah, nanti dia megang gigit dia nyari
- 27:08bendanya. Oh, dia ada benda tekstur yang
- 27:11kasar.
- 27:11Iya. I
- 27:12ada yang bulu-bulu.
- 27:13Oke,
- 27:14gitu. Sambil menyelam minum air.
- 27:16Minum air
- 27:17ya. Sambil
- 27:18sambil kita ngistratin bayinya sambil
- 27:21bayinya explore sendiri terhadap tekstur
- 27:24tap. Fungsinya apa sih, Dok? Maksudnya
- 27:25ee ya eksplorasi itu aja biar dia tahu
- 27:29ada benda ini loh, ada benda itu loh
- 27:31atau gimana sih.
- 27:31Nah, jadi kan kalau ngomongin sensorik
- 27:33bay itu kan harus merasakan tekstur.
- 27:35Heeh. Jadi sebenarnya secara naluri dia
- 27:38akan belajar tekstur alami dari diri dia
- 27:40sendiri. Contoh misalkan
- 27:42di tangan kita itu dia akan mendapatkan
- 27:45empat tekstur dasar. Coba Vy begini
- 27:48gesek.
- 27:49Iya.
- 27:49Nah, ini tekstur lembut.
- 27:50Lembut? Iya.
- 27:51Oke. Saat dia megang tangannya eh lembut
- 27:53nih.
- 27:54Emang kalau ada gini mah lembut langsung
- 27:56segala macam ya. [tertawa]
- 27:57Nah, kalau kita tekan teksturnya kenyal.
- 28:01Oke. Iya.
- 28:01Jadi kalau dia gigitin gini dia belajar
- 28:04tekstur kenyal. Heeh.
- 28:06Pas dia pindah ke tulang, dia belajar
- 28:08tekstur kasar.
- 28:10Keras,
- 28:11makanya dia gigit-gigitin
- 28:12si
- 28:13Iya, benar.
- 28:14tulang tangannya.
- 28:15Heeh.
- 28:15Gitu. Dan di tempat yang lain nanti dia
- 28:18akan gigit-gigitin
- 28:20baju orang tuanya.
- 28:21Iya. Lagi
- 28:22segala macam.
- 28:24Nah, itu tekstur yang
- 28:26tekstur yang lain dari pakaian-pakaian
- 28:28tadi.
- 28:29Nah, tekstur tadi bisa didapatkan dari
- 28:32benda-benda stimulasi. He he.
- 28:34Benda-benda stimulasi salah satunya yang
- 28:35kayak gini nih. Misalkan ini keresekan,
- 28:38ini benda berbulu sehingga dia belajar,
- 28:41oh ternyata dunia di luar dia itu
- 28:44ada
- 28:44banyak tekstur-tekstur seperti ini.
- 28:46Oke.
- 28:47Sehingga dia muncul keberanian untuk
- 28:50mencoba hal baru.
- 28:51Oh, gitu.
- 28:52Gitu. Jadi tujuan sensorik tuh untuk itu
- 28:54sehingga dia muncul keberanian untuk
- 28:56mencoba hal baru. Makanya nanti coba aja
- 28:58Feli lihat.
- 28:59Semakin dia bertambah usia
- 29:00Heeh. taruh mainan di depan dia. Nanti
- 29:02dia akan ngelihat dulu dia sentuh.
- 29:04Oke,
- 29:05dia sentuh gitu. Nah, kalau dia ngelihat
- 29:07eh oke nih
- 29:08dia pegang dulu, dia takut dia lihat
- 29:10lagi tapi dia masih penasaran apa sih
- 29:12itu
- 29:13dipegang lagi.
- 29:14Nah, saat kita melatih itu lebih awal,
- 29:17keberanian itu akan lebih cepat muncul
- 29:19dan tumbuh. Oke. Dan kalau misalnya
- 29:22dimasukin ke mulut pun juga enggak
- 29:24apa-apa ya. Tadi
- 29:24enggak apa-apa kan bias kalau kalau gitu
- 29:26kita sebenarnya harus pilih yang food
- 29:28grade yang
- 29:29benda-bendanya yang kalau digigit aman
- 29:31aman. Iya
- 29:32ya. Itu nanti apapun bendanya itu kan
- 29:34nanti kan bisa dilihat di produk dan
- 29:36lain-lain. Nih produknya food grade atau
- 29:39tidak aman enggak?
- 29:41Oke.
- 29:41Kalau dicucinya gimana?
- 29:43Cari yang food grade, cari yang aman.
- 29:45Masukin mulut enggak apa-apa. Punten,
- 29:46oma halo. Jangan dilarang ya berarti
- 29:49kadang gitu dong suka eh jangan masukin
- 29:51mulut eh jangan masukin mulut. Kadang
- 29:52juga tangan juga eh jangan masukin
- 29:53mulut. Ternyata itu ada gunanya ya.
- 29:56Iya. Dan selain dia belajar tadi bayi
- 29:58itu mengenal dunia dia dari mulut.
- 30:01Makanya ada namanya fase oral. Jadi
- 30:03semuanya akan dia masukin ke mulut tuh.
- 30:04Oke.
- 30:05Dan otot
- 30:06mulutnya juga jadi akan berkembang.
- 30:08Sehingga semakin sering dia masukkan
- 30:10benda ke mulut
- 30:11ba itu akan merubah fase protruding
- 30:14menjulurkan lidah.
- 30:16Kan kalau dia nyusul kan begitu
- 30:18sampai dia bisa
- 30:19fasenya memundurkan lidah.
- 30:22Oh.
- 30:22Saat dia sudah bisa memundurkan lidah,
- 30:24dia sudah bisa memindahkan makanan dari
- 30:26depan ke belakang.
- 30:28Ditelan juga lama-lama. Oh, gitu.
- 30:30Itu pentingnya. Jadi 4 bulan tuh banyak
- 30:33yang bisa dieksplore
- 30:34ya. Bisa explore duduk, bisa explore
- 30:37mainan. Mainan ini sebenarnya bisa juga
- 30:39kita latih dari 2 3 bulan juga sudah
- 30:43boleh sebenarnya. Cuman biasanya kalau 2
- 30:453 bulan dia belum bisa menggenggam full
- 30:47karena jarak pandangnya
- 30:48masih
- 30:49masih belum terlalu jauh.
- 30:50Oke.
- 30:52Nah.
- 30:52Nah,
- 30:53itu dia. Lanjut. Wah, ini daging semua
- 30:56nih ya. Saya langsung kayak wow banyak
- 30:58ternyata informasinya ya. Dari baru
- 31:00sampai 4 bulan aja gitu ya, Dok ya.
- 31:03Yes. Nah, sekarang 5 bulan. 5 bulan
- 31:05bayinya makin pintar.
- 31:07Heeh.
- 31:07Dia ternyata pinggang atasnya sudah
- 31:09makin baik, kan. Kenapa sih tangan kita
- 31:12taruh begini? Tujuannya supaya
- 31:14distribusi tekanan di tulang punggungnya
- 31:17terpindahkan ke tangan kita.
- 31:19Oh, oke.
- 31:19Gitu. Karena kalau kita lepas tekanan di
- 31:22tulang belakang ini akan terlalu tinggi.
- 31:24Iya. Iya.
- 31:25Sehingga tangan kita masuk.
- 31:27Nah, dia sudah mulai kuat nih. Pinggang
- 31:28atas sudah bisa nyimbangin.
- 31:30Sudah mulai bisa dudukin di kursi makan.
- 31:33Oh,
- 31:33jadi 5 bulan tuh sudah bisa taruh
- 31:35bayinya di high chair.
- 31:37Oh, iya kan 6 bulan makan ya.
- 31:38Iya. Nah, sambil dia belajar dengan
- 31:41syarat tadi lehernya sudah harus kuat.
- 31:43Nah, punten, Dok. Kan semua ada
- 31:46syaratnya juga ya, terms and
- 31:47condition-nya. Kalau ternyata nih,
- 31:49misalnya apalagi anak saya dua nih,
- 31:51misalnya ternyata Kai udah bisa, Ken
- 31:53belum bisa itu ee harus lebih sering
- 31:55lagi satu. Terus tapi maksudnya itu
- 31:58sesuatu yang perlu dikhawatirkan
- 32:01atau
- 32:01kalau dibilang dikhawatirkan kan lihat
- 32:03red flag-nya. Kalau dia usia misalkan
- 32:05gini usia 3 bulan masih belum ngangkat
- 32:08full sama sekali ya harus segera bawa ke
- 32:09dokter.
- 32:10Nah, itu dia
- 32:11kalau misalkan nanti usia 6 bulan belum
- 32:13bisa nahan duduk dengan benar bawa ke
- 32:15dokter. He he.
- 32:17Oke. Oke. Oke. Lanjut.
- 32:195 bulan dia mulai duduk di kursi makan.
- 32:21Duduk di kursi makan kita kurangin. Kan
- 32:24kalau begini luas permukaannya masih
- 32:27besar. Tangan kita nih kan
- 32:28mendistribusikan tekanan di tulang
- 32:30belakang.
- 32:30Iya
- 32:31kan. Kalau kita belajar dulu nih fisika
- 32:33nih, Vel.
- 32:33Heeh.
- 32:34Kan tekanan berbanding terbalik dengan
- 32:36luas permukaan.
- 32:38Wah, saya sudah lupa tuh, Dok. [tertawa]
- 32:41Ya. Jadi, semakin besar luas permukaan
- 32:44yang nempel, tekanannya akan semakin
- 32:46kecil.
- 32:47Kecil.
- 32:48Nah, makanya 4 bulan kita kasih luas
- 32:50permukaan yang cukup besar.
- 32:52Heeh.
- 32:53Untuk mengurangi tekanan
- 32:55sehingga dia belajar menyeimbangkan.
- 32:57Heem.
- 32:58Nah, karena dia sudah mulai makin
- 33:00seimbang, kita hilangkan, kita kurangin
- 33:02luas permukaan. Kita taruh meja.
- 33:04Oke. Ah, iya betul. Di depannya.
- 33:06Iya. Kita taruh meja di depannya. Terus
- 33:09dia duduk di mejanya. Nah, saat dia
- 33:11duduk di meja bisa kita kasih tuh
- 33:14mainan-mainan yang bisa membantu dia
- 33:17untuk tetap duduk.
- 33:18Oke,
- 33:19ya. Balik lagi macam-macam. Ada benda
- 33:21yang kayak gini. Ah, oke.
- 33:23Dia taruh nanti dia lihat tuh ada
- 33:25bola-bola
- 33:27dia lihat tuh ada bola di dalam dia
- 33:28enggak bisa ngambil.
- 33:29Iya, tapi dia I
- 33:30atau bisa juga mainan-mainan yang bisa
- 33:33dia ambil. Contohnya mainan yang bisa
- 33:36dia tarik-tarik.
- 33:37Oh. Oh. Bukan sulap bukan sihir ya. Ya.
- 33:40Enggak keluar-keluar enggak
- 33:41selesai-selesai nih. Eh, ternyata
- 33:43benar
- 33:43pas selesainya. Oh, habis bisa kelar.
- 33:46Habis. Oh, bisa ner kelinci dong.
- 33:48Keluar.
- 33:48Dikirain enggak habis-habis ya. Nah, dia
- 33:51ngambil bisa juga yang apa mainan-mainan
- 33:54yang lain dia ngelihat
- 33:56pencet-pencet ditekan-tekan gitu
- 33:57dia ngelihat pencet-pencet dia lihat
- 33:58benda apapun yang bisa membuat dia
- 34:01meraba-raba tekstur-tekstur tertentu.
- 34:05Oke
- 34:05gitu. Atau yang bola tadi mana bolanya?
- 34:08Oh bola
- 34:08begini
- 34:10dia ngambil sehingga dia bisa duduk
- 34:14tanpa terasa. Oh,
- 34:16dan konsepnya harus selalu ingat duduk
- 34:19itu bukan senderan.
- 34:21Iya. Oke.
- 34:22Senderan bukan duduk.
- 34:23Oke.
- 34:24Jadi, dia harus duduk dengan syarat
- 34:26posisi tangannya jangan open begini.
- 34:28Harus close.
- 34:29Heeh.
- 34:30Sehingga dia mempertahankan posisi
- 34:33badannya close. Nah, kayak bayi ini nih.
- 34:35Nih. Ini udah keren nih. Dia udah bisa
- 34:36duduk.
- 34:37Oh, mantap.
- 34:38Duduk mandiri dia tuh.
- 34:39Oke.
- 34:40Tegang sekali dia. [tertawa]
- 34:42Eh, Dok punten pertanyaan penting
- 34:44enggak? penting ee si high chair-nya
- 34:47dikasih bantalan atau udah biarin aja
- 34:49kayak gitu kan?
- 34:50Enggak usah dikasih bantalan juga enggak
- 34:51apa-apa sih ya
- 34:52kan konsepnya dia enggak senderan.
- 34:54Betul juga
- 34:55gitu
- 34:55ya. Jadi dia duduk saja.
- 34:58Oke.
- 34:58Nah nanti sampai dia bisa duduk tanpa
- 35:01bantuan.
- 35:02Bantuan. Oke. Tadi kan
- 35:03tanpa bantuan tuh saat dia sudah mulai
- 35:05minimal 10 15 menit duduk di kursi makan
- 35:07baru kita lepas duduk tanpa bantuan.
- 35:09Hm. Hm.
- 35:10Sehingga sudah tidak ada tekanan ke
- 35:12tulang belakangnya ini sudah bisa duduk
- 35:14begini nih. Sat santai.
- 35:16Hah?
- 35:18Gitu dia.
- 35:19Oke.
- 35:20Ya. Duduk tanpa bantuan.
- 35:22Iya iya iya. Usia 4 bulan, 5 bulan.
- 35:244 bulan, 5 bulan. Nah, mulai tuh di kan
- 35:28tadi perkembangan dari ujung kepala
- 35:31sampai ujung kaki
- 35:32kaki ya.
- 35:33Nah, kita masuk yang 6 bulan.
- 35:35Bawahan lagi nih.
- 35:36Bawahan lagi. 6 bulan dia sudah mulai
- 35:38bisa. Oh, tadi yang di 46 bulan ada satu
- 35:41lagi yang kurang F.
- 35:42Apa tuh, Dok?
- 35:42Latihannya latihan guling-guling.
- 35:44Oh, iya
- 35:46ya. Guling-guling. Lupa tadi kelewat.
- 35:48Maaf, ya.
- 35:49Nah, latihan goling-goling kita
- 35:52telentangin.
- 35:53Heeh.
- 35:53Terus si tangan ini taruh di bawah kaki.
- 35:56Oke.
- 35:57H. Nah, jempol di luar.
- 35:59Heeh.
- 35:59Punggung tangan di atas paha. Tangan ba
- 36:02ini jangan di bawah. Harus dikatasin.
- 36:05Oke.
- 36:05Terus kita gulingin. Set.
- 36:08Oh. H kalau ini kan dia mau minum tapi
- 36:11sebenarnya [tertawa]
- 36:14ya kita taruh begini tengkurap dia. Hop
- 36:17tenggereap.
- 36:18Oke.
- 36:18Nah.
- 36:19Oke. Berarti tahapannya sebelum ke Tami
- 36:21time-nya itu juga ya si tengkurepinnya
- 36:23itu tadi ya rolling.
- 36:23Iya. Jadi di 46 bulan tuh latihannya
- 36:25selain latihan duduk
- 36:27latihan guling-guling.
- 36:28Heeh. Heeh.
- 36:28Guling-guling itu ada dari telentang ke
- 36:31tengkurep.
- 36:32Heeh. Atau sepernya
- 36:33dari tengkurep ke telentang. Nah, dari
- 36:34tengkurep ke telentang caranya bahu
- 36:37sikunya.
- 36:37Heeh. Bau sikunya kita geser nih, kita
- 36:41tahan sangga bau sikunya. Sikunya kita
- 36:44geser ke samping
- 36:46gitu.
- 36:47Oke.
- 36:47H. Kita geser nanti dia goleng.
- 36:50Ah.
- 36:50Nah, yang sering terjadi nih parents ini
- 36:53yang sering terjadi dia nungguin bayinya
- 36:55kok enggak itu dia
- 36:57enggak telentang sendiri.
- 36:59Emang dibantu kan dong.
- 37:00Harusnya dibantu.
- 37:01Oke.
- 37:02Gitu. Karena kalau ditungguin itu
- 37:04namanya nontonin bayi guling.
- 37:07Nontonin
- 37:08yang benar itu adalah digulingkan
- 37:10di Wow ngeri ya. Digulingkan ya bayinya.
- 37:14Heeh.
- 37:15Digulingkannya baunya gitu ya.
- 37:17Bukan bayinya digulingkan dari itu ya.
- 37:20Nah digulingkan yang benar.
- 37:23Kenapa digulingkan? Jadi bayi itu harus
- 37:25terbentuk suatu masalah memori.
- 37:27Hm.
- 37:28Dia harus tahu oh gerakannya gimana.
- 37:31Heeh. He.
- 37:31Nah, dengan kita lakukan stimulasi
- 37:33secara rutin dan berulang
- 37:35i
- 37:36musel memori ini akan terbentuk dengan
- 37:38baik. Dia jadi tahu, "Oh, kalau mau
- 37:39guling tuh tangan saya tuh enggak bisa
- 37:42begini." Karena kalau tangan saya
- 37:43kebuka, dia jadi nyangkut, enggak bisa
- 37:46ngapa-apain.
- 37:47Superman jadinya dia
- 37:48gitu. Oh, tangannya harus close
- 37:51gitu. Ada lagi. Oh, ternyata dari
- 37:53tengkurep supaya saya bisa guling siku
- 37:56saya ini harus saya geser geser
- 37:59sehingga saya bisa guling terlentang hap
- 38:01bisa begitu.
- 38:03Oh iya. Dengan begitu bayinya juga
- 38:04ingat.
- 38:05Iya.
- 38:05Dan lama-lama mungkin bisa jadi begitu
- 38:08sendiri ya.
- 38:08Begitu sendiri. Makanya ada beberapa
- 38:10vt-vit atau real series yang di media
- 38:12sosial tuh kadang si bayinya sudah
- 38:14ngerjain dia ngelihat ee bapaknya ikutan
- 38:16guling nyontohin
- 38:18dia juga ikutin.
- 38:19Oke. Iya iya iya. Tapi bentar puntenar
- 38:22pertanyaan kalau time harus ada
- 38:24bantalnya kalau pas lagi
- 38:25diolling-rolling itu tetap pakai
- 38:27bantalan juga tuh gimana dong?
- 38:28Engak enggak enggak pakai bantalan
- 38:30enggak pakai ya.
- 38:30Ini kita hilangin dulu off dulu. Oke.
- 38:33Maaf maaf.
- 38:34Nah pas lagi rolling. Nah
- 38:37nih.
- 38:37Ini juga enggak usah ada.
- 38:39Iya enggak usah. Pas lagi rolling
- 38:42di atas dari telentang begini ya. Tadi
- 38:45diulang ya.
- 38:45Heeh.
- 38:46Tangan di bawah kaki. Jempol di luar.
- 38:51di atas paha. Oh,
- 38:53tangan dikatasin
- 38:55kita gulingin. Set. Wow.
- 38:59Ada praktiknya anaknya uget-uget tuh
- 39:01pasti kan.
- 39:02Nah, 5 detik. 1 2 3 4 5 bahu siku tahan.
- 39:10Sikunya tangan satu masuk sikunya
- 39:12digeser.
- 39:14Oh,
- 39:15oke.
- 39:16Jadi dia tahu gerakan yang tadi tuh
- 39:18muscle memorinya terbentuk. Jadi dia
- 39:21tahu, "Oh, kalau mau terlentang dari
- 39:23terlentang ke tengkurup, kaki saya harus
- 39:25saya angkat." I
- 39:27Oh, tangannya enggak boleh di bawah,
- 39:29harus di atas. Karena kalau di bawah dia
- 39:30nyangkut begini.
- 39:31Heeh.
- 39:32Harus di atas supaya dia bisa begini.
- 39:34Oh, jadi ini juga membangun awareness ke
- 39:37bayinya sendiri ya, Dokter ya?
- 39:38Iya. Jadi bayinya tahu nih ada masal
- 39:40memori. Kedangankan dari telentang ke
- 39:42tengkurep tuh begini.
- 39:44Oke.
- 39:44Dari tengkurep ke telentang tuh begini.
- 39:46Oke. Nah, tadi kan sama dokter kan
- 39:48dihitung 5 detik tuh ya. Nah, itu ke
- 39:50kanan ke kiri ee itu juga durasinya
- 39:52berapa lama?
- 39:53Kanan lima kali, kiri lima kali. Sehari
- 39:55minimal 5 set.
- 39:57Oke.
- 39:58Kalau bisa.
- 39:59Kalau bisa ya.
- 40:00Ya, karena itu kan nanti kan dia belajar
- 40:02supaya terbentuk tadi itu masal memori.
- 40:04Karena gerakan yang rutin dan konsisten
- 40:07itu akan melatih bayinya untuk mengingat
- 40:10gerakan tersebut.
- 40:11Oke. Itu kalau di saya dikali dua tuh,
- 40:13Dok, ya. 10 set saya tuh anaknya dua
- 40:16yang kan. Iya, betul. Oh iya, kembar ya?
- 40:19Kembar ya. Berarti ini emang harus
- 40:21ibunya sama ayahnya menstimulasi si
- 40:23Iya. Berarti kanan kiri gitu ya.
- 40:25Betul juga sih. [tertawa]
- 40:28Oke. Nah, kita lanjut lagi nih. Kita
- 40:31masuk ke usia berarti 6 bulan dong
- 40:33ya. Sekarang 6 bulan. Tadi sudah 5 bulan
- 40:35ya. 6 bulan kan dia sudah mulai
- 40:37duduk.
- 40:38Nah, duduknya tadi kan di kursi makan.
- 40:41H. Nah, dia sudah mulai muncul makanan
- 40:46pendamping.
- 40:47Yes.
- 40:47Dia butuh pendamping karena ternyata
- 40:51ASI saja
- 40:52tidak cukup.
- 40:53Tidak cukup untuk memenuhin kebutuhan
- 40:55nutrisi dia. Kan tadi kalau kita
- 40:57ngomongin 1000 hari pertama kehidupan
- 40:59ada tumbuh dan berkembang.
- 41:01Jadi kita jangan hanya selalu
- 41:03memperhatikan perkembangannya, kita
- 41:05memperhatikan pertumbuhannya.
- 41:07Jadi dia butuh makan. Nah, dia duduk.
- 41:10Duduknya sudah harus siap. He.
- 41:11Kenapa sih duduk itu tadi harus sampai
- 41:14dia tidak boleh senderan?
- 41:16Heeh. Iya. Kenapa tuh, Dok?
- 41:18Sekarang coba F bayangin prinsipnya kan
- 41:20tadi treat your baby like you treat
- 41:22yourself. Nah, sekarang coba F duduk.
- 41:25Sekarang F senderan.
- 41:26Iya.
- 41:27Nah, senderan
- 41:28ngantuk nih lama-lama.
- 41:29Terus F coba ngunyah terus nelen. Terus
- 41:32nelen coba.
- 41:33He.
- 41:33Nah, sekarang coba maju terus ngunyah
- 41:37terus nelan.
- 41:38Iya. lebih
- 41:39lebih enak duduk ngunyah danalannya
- 41:41kalau dia badannya
- 41:43tegak.
- 41:43Tegak.
- 41:44Oke.
- 41:45Jadi itulah sebabnya dia harus duduk
- 41:47tegak kayak gini nih ya.
- 41:48Oh iya benar lagi ada oglek-ogleknya ya.
- 41:51Heeh.
- 41:51Kan gitu kepalanya kan gitu kan.
- 41:54Nanti dia mulai tuh mulai belajar makan.
- 41:57A
- 41:58mulai belajar makan. Nah, saat dia mulai
- 42:00belajar makan di situlah pentingnya si
- 42:03gerakan-gerakan tangan ke mulut masuk
- 42:06tadi si mainan-menan yang bisa masukin
- 42:08yang bola-bola tekstur.
- 42:10Jadi itu tuh persiapan untuk makan ya,
- 42:13Dok ya.
- 42:13Iya. Ini supaya dia terbiasa sama
- 42:15benda-benda tadi sehingga gerakan
- 42:19protrudingnya
- 42:20Heeh.
- 42:21berubah menjadi gerakan masukin ke
- 42:23mulut.
- 42:24Oh.
- 42:24Sehingga si sendok masuk nih set dia
- 42:27buka mulut. A hap nyam nyam nyam nyam
- 42:30nyam nelen mundur.
- 42:32Oh gitu.
- 42:33Gitu. Dan dia ngelihat benda tadi
- 42:36ini kan ada benda-benda ini kan dia
- 42:37ngelihat nih. Dia ngelihat dia masukin.
- 42:40Nah sehingga
- 42:41saat ada sendok mendekat dia sudah punya
- 42:43suatu perilaku dia mendekati bendanya.
- 42:46Oh bendanya. Oh gitu.
- 42:48Sehingga dia ngambil hub.
- 42:50Oke. HP gitu. Nah, itulah pentingnya
- 42:53buat parents buat mencari tahu kira-kira
- 42:56media apa yang bisa membantu bayi
- 43:00untuk proses perkembangannya.
- 43:02Itulah pentingnya stimulasi.
- 43:06Oke. Kalau kita kan zaman dulu oke
- 43:08pesawat mau masuk A apa gitu ya. Oh.
- 43:12Nah, nanti dia kan duduk nih. Nah, saat
- 43:14dia duduk nah kenapa duduk itu harus
- 43:17segak? Karena kalau misalkan bayinya
- 43:18kayak gini nih,
- 43:19oleng-oleng oleng oleng oleng gini nih.
- 43:21Nah, bayangin ada makanan masuk enggak
- 43:23bisa
- 43:24dia akan susah nelnya
- 43:25atau dia duduknya mereng begini. Kan ada
- 43:28tuh bayi duduk senderan.
- 43:30Iya benar. Like a boss. Tapi enggak
- 43:31bagus.
- 43:32Perok begini nalannya juga jadi susah.
- 43:34Oh iya. Oke.
- 43:35Gitu. Itulah pentingnya ee bayangkanlah
- 43:39kalau kita jadi bayi.
- 43:41Heeh.
- 43:42Kita mau enggak sih digituin?
- 43:43Iya sih
- 43:43gitu ya. Treat your baby like you treat
- 43:46yourself. Oke.
- 43:47Nah, selain kita duduk begini kan dia
- 43:50sudah mulai kuat pinggangnya. Tadi kan
- 43:52ada
- 43:53distribusi tekanan ada di meja
- 43:55sebaris kayu ataupun meja tadi tuh.
- 43:57Iya. Heeh.
- 43:58Nah, sekarang si supportnya dihilangkan.
- 44:00Jadi 6 bulan sudah mulai tanpa pegangan.
- 44:04Oke.
- 44:05Nah, dia duduk.
- 44:06Oke.
- 44:06Nah, saat dia duduk kita cukup jaga
- 44:09kanan kirinya saja. Jadi ini anggap
- 44:12anggap meja ya atau plemet ya.
- 44:14Iya. anggap lemet dia duduk kakinya tuh
- 44:17begini ya begini.
- 44:19He.
- 44:19Nah, cuman ini kan pinggangnya agak agak
- 44:21rigit.
- 44:22Benar. [tertawa]
- 44:23Kalau baikan enggak rigit dia duduk.
- 44:25Nah, kita cukup jaga kanan kirinya saja.
- 44:28Oke.
- 44:29Nah, nanti kalau dia oleng ke kanan ke
- 44:31tahan ke tangan.
- 44:32Heeh.
- 44:32Oleng ke kiri ke tahan ke kiri. Lihat
- 44:34nih bayinya. Kalau val latihan duduk di
- 44:3745 bulannya oke,
- 44:38he
- 44:39sebennya tuh enggak nyungsep banget.
- 44:41Oh, ya. Jadi udah bisa nahan badan dia.
- 44:44Nah, bendanya taruh di antara kaki dia.
- 44:47Oke,
- 44:48taruh di antara kaki. Nanti dia bisa
- 44:50ngambilambil.
- 44:51Bisa juga benda benda-benda yang mulai
- 44:54ditambah yang esnya lebih banyak dan ada
- 44:57kerincingan-kerincingannya. Taruh
- 45:00dia bisa ngambil bendanya.
- 45:01Oke. Nah,
- 45:02ya. Nah, benda yang ditaruh sebaiknya
- 45:05jangan lebih dari empat.
- 45:06Oh, jangan lebih dari empat. Karena
- 45:07kalau lebih dari empat bayi itu jadi
- 45:09enggak usah fokus. Oh,
- 45:11fokusnya jadi terbagi dan bendanya
- 45:13jangan melewati garis kaki. J kan dia
- 45:15duduk nih.
- 45:15Heeh. Heeh.
- 45:16Dia duduk begini nih. Hap. Nah,
- 45:18kejauhan ya.
- 45:19Bendanya jangan taruh di depan kakinya
- 45:21dia. Kenapa? Karena nanti dia jadi
- 45:23nyungsep.
- 45:24Hmm. Yang masih bisa dia jangkau gitu
- 45:26ya.
- 45:26Ya. Jadi bendanya harus di antara kaki
- 45:28dia. Aduh, maaf ya kakinya. [tertawa]
- 45:31Ya. Taruh di sini.
- 45:33Heeh.
- 45:34Nah, hap begini. Jadi dia belajar
- 45:36ngambil
- 45:37terus dia belajar mindahin dari kanan ke
- 45:39kiri.
- 45:40I
- 45:41ya bisa juga dia mulai ngambil
- 45:43ngambilnya mainan-mainan yang bisa dia
- 45:45ambil dia begini dia ngambil
- 45:48ngambil.
- 45:49Oke paren sebentar nih F punya informasi
- 45:51yang penting banget ya. Learning time
- 45:53adalah brand edukasi anak yang
- 45:55dikembangkan oleh lebih dari 100 ahli
- 45:58berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam
- 46:00pendidikan anak usia dini untuk
- 46:02memaksimalkan perkembangan fisik,
- 46:04motorik, bahasa, sosial, dan juga
- 46:07emosional anak. Nah, setiap alat
- 46:09stimulasinya ini didesain sesuai dengan
- 46:11tahap tumbuh kembang anak, terus juga
- 46:13aman untuk anak. Yang pasti udah
- 46:15tersertifikasi SNI dan juga ISO. Parents
- 46:19ada tambahan informasi nih. Learning
- 46:21time First Step Program ini adalah
- 46:23program stimulasi yang membantu parents
- 46:26dan juga anak supaya bisa bonding, play
- 46:28and learn. Terlebih ada buku panduan
- 46:31parents untuk ide stimulasi dan alat
- 46:33stimulasi yang disesuaikan dengan usia
- 46:36dan juga milestone perkembangan anak
- 46:38mulai dari newborn hingga usia 30 bulan.
- 46:41Nah, sekarang kita lanjut ngobrol lagi
- 46:42sama dokter yuk.
- 46:43Yang ngambil.
- 46:44Nah, ini selama proses ini nih, Dok,
- 46:47kita perlu bantuin juga nih gini gitu
- 46:51atau dilihatin aja?
- 46:53Dilihatin aja.
- 46:53Dilihatin aja. Jadi biar dia belajar
- 46:54sendiri gitu ya, Dok?
- 46:55Yes. Biar dia belajar. Makanya kan tadi
- 46:58saya bilang saat ada benda baru
- 46:59Heeh.
- 47:01jangan langsung ambil ambil ambil gitu.
- 47:03Jangan. Jadi biar bayinya ngelihat dulu
- 47:06kasih dia waktu beradaptasi.
- 47:08Oke. Jadi dia observe juga ya.
- 47:10Iya. Jadi bayi itu fasenya pertama kali
- 47:12itu dia akan observasi dulu. Dia
- 47:14ngelihat dulu.
- 47:14Heh.
- 47:15Setelah observasi dia mulai mendekati.
- 47:18Saat dia mendekati dia mulai bermain.
- 47:20Saat dia sudah bermain baru masuk fase
- 47:22safety.
- 47:23Oke.
- 47:24Gitu. Nah, di situlah mulai masuk di 6
- 47:26bulan mulai masuk muncul perkembangan
- 47:29sosial yang signifikan.
- 47:31Oh,
- 47:32jadi bayi sudah mulai mengenal wajah
- 47:34orang,
- 47:35sudah mulai bisa melakukan defensif
- 47:38terhadap diri dia. Jadi nanti jangan
- 47:39kaget tuh bayi usia 6 bulan ke atas
- 47:41Heeh.
- 47:42Sebelumnya digendong orang tuh enggak
- 47:44nangis.
- 47:45Oke.
- 47:46Eh, sekarang sudah bisa nangis.
- 47:48Oh, udah tahu gitu.
- 47:49Karena dia udah bisa membedakan tuh
- 47:51ini siapa ini siapa? Oh.
- 47:53Nah, di situlah masuk fase perkembangan
- 47:55sosial.
- 47:56Hm.
- 47:57Sosial itu dia butuh waktu adaptasi 3
- 48:00sampai 5 menit.
- 48:01Oke.
- 48:02Jadi, setiap ketemu orang baru, siapapun
- 48:05orangnya tidak boleh langsung memegang.
- 48:08Langsung. Nah, itu dia.
- 48:10Nah, jadi nanti siapa yang mau megang
- 48:11sabar sabar tunggu dulu baik saya butuh
- 48:14waktu 5 menit ya. Oke,
- 48:17gitu. Dan si pengasuhnya harus bisa
- 48:19melindungi bayinya. Heeh.
- 48:21untuk tidak langsung dipegang.
- 48:23Iya.
- 48:24Karena kalau enggak akan muncul fase
- 48:26defensifnya dengan cara menangis
- 48:28dan balik badan dia.
- 48:30Oh, gitu.
- 48:33Gitu.
- 48:33Oke.
- 48:34Jadi sebenarnya enggak ada bayi yang
- 48:35penakut.
- 48:36Heeh.
- 48:37Dia cuman butuh adaptasi saja.
- 48:39Iya. Iya.
- 48:40Contoh analoginya gini aja. Parents
- 48:42contoh misalkan ya
- 48:44ee parents ee salah satunya bundanya
- 48:48atau ayahnya datang ke suatu tempat.
- 48:50Heeh.
- 48:51Di tempat itu dia enggak ada kenal sama
- 48:52sekali. Anggap dia enggak kenal sama
- 48:54saya nih.
- 48:54Heeh.
- 48:55Terus tiba-tiba di tempat itu saya
- 48:57datangin tuh si Bunda tadi. Eh, kenalin
- 48:59dong nama saya Yoga.
- 49:00Heeh.
- 49:01Sekarang coba F mikirin apa yang ada di
- 49:04pikiran Fi saat saya mendekati
- 49:06langsung ya kayak
- 49:07kan siapa nih
- 49:08sok kenal banget
- 49:09gitu. Pasti kan dia akan muncul suatu
- 49:12defensif dulu. Kita akan screening dulu.
- 49:15Def. Betul.
- 49:15Kalau kita orang dewasa kita lihat dulu
- 49:17dari atas sampai bawah niat dia apa.
- 49:19Heeh. He.
- 49:20Bayi juga sama. Saat ada orang mendekat,
- 49:22dia akan screening dulu.
- 49:24Oh, mau ngapain nih? Siapa nih?
- 49:26Gitu. Benda juga sama. Kalau kita naruh
- 49:28benda, jangan bendanya langsung
- 49:31ditempelin ke tangannya. Dibuang
- 49:33insyaallah. Kaget ya. Oh, iya.
- 49:34Kalau enggak dibuang, dia nangis takut.
- 49:36Oh,
- 49:37gitu. Jadi cukup kita dekatin bendanya
- 49:40nanti dia akan ngambil sendiri.
- 49:42Sendiri.
- 49:43Saat dia sudah ngambil sendiri, ya baru
- 49:44dia gigit-gigitin tuh. Nyam nyam nyam
- 49:46nyam nyam nyam. Oke. Iya. Mungkin ini
- 49:50kali ya, Dokter ya. Orang-orang tuh
- 49:52kayak parents barangkali ya enggak sabar
- 49:55pengin buru-buru, pengin buru-buru di
- 49:57posting.
- 49:59[tertawa]
- 50:00Ya kan anak aku pintar nih enggak sabar
- 50:02kasih dia waktu gitu ya.
- 50:04Ya yang paling penting tuh sebenarnya ya
- 50:06tadi memang kunci utamanya vitaminnya
- 50:08vitamin S. Sabar.
- 50:10Ah itu dia ya.
- 50:11Karena kalau ngomongin latihan kadang
- 50:14nih karena kita sudah mendapatkan
- 50:16informasi terlalu banyak too much
- 50:18information. Yes.
- 50:19Si par tadi ini jadi menciptakan
- 50:22target-target yang ingin dia capai.
- 50:24Itu harusnya enggak usah ya, Dok ya?
- 50:25Iya. Harusnya mah latihan aja rutin.
- 50:27Oke.
- 50:28Kerjakan aja rutinitas. Ingat selalu
- 50:31masing-masing anak
- 50:32punya kecepatan perkembangannya
- 50:34masing-masing.
- 50:35Beda-beda ya. Soalnya kadang gitu ya,
- 50:37Dok. Ee tuntutan sosial media gitu kok
- 50:40ngelihat, "Ih, kok anak dia usia segini
- 50:41udah bisa gitu? Kok anak aku belum?"
- 50:43Jadinya disodor-sodorin.
- 50:45Padahal enggak usah, enggak apa-apa ya.
- 50:47a rutin konsisten. He
- 50:49ya. Ajarin benda-benda yang bisa
- 50:51dilatih.
- 50:52Oke.
- 50:52Nah, terus 6 bulan lagi. 6 bulan dia
- 50:55sudah mulai belajar grabbing.
- 50:57Grab. Oke,
- 50:58ya. Grabbing benda-benda yang bisa dia
- 51:00grab nanti macam-macam tuh ada benda
- 51:03yang bisa dia genggam.
- 51:05Heeh. Eh, eh,
- 51:06bentar.
- 51:07Nah, benda yang bisa dia genggam inti
- 51:09utamanya adalah benda tersebut harus
- 51:12aman. Oke.
- 51:13Jadi syarat utamanya dia tidak boleh
- 51:16bisa ditelan.
- 51:17Ah.
- 51:18Dan sebaiknya tidak melukai. Jadi pilih
- 51:21yang pinggiran-pinggirannya itu tidak
- 51:23tajam.
- 51:23Kumpul. Iya. Benar
- 51:24ya. Mau makai benda begini boleh, mau
- 51:27makai donat boleh, mau makai yang benda
- 51:29begini boleh. Dia belajar nge-grabbing.
- 51:31He
- 51:32nge-grab.
- 51:33Nah, aku sempat lihat tuh, Dok, di
- 51:34sosial media ada yang pakai beras kacang
- 51:38kalau itu sensor itu lain lagi, ya. Ya,
- 51:40kalau sensor kan tadi nih yang
- 51:41benar-benar. Nah, kalau 6 bulan selain
- 51:44dia belajar grabbing
- 51:47dia juga belajar sensorik.
- 51:49Heeh.
- 51:49Atau kalau kita pecah jadi empat besar
- 51:51gampangnya untuk sosial tuh 35 menit
- 51:54adaptasi.
- 51:55Heeh.
- 51:55Untuk motorik halus dia belajar
- 51:57sensorik. Belajar empat
- 52:00ee tekstur utama. Teksturnya ada lembek,
- 52:04kenyal, panjang, butiran.
- 52:06Lembek tuh bubur buah. kenyal tuh agar
- 52:09puding jelly.
- 52:11Butiran itu biskuit dihancurin, panjang
- 52:14itu mie, spagetti, bihun.
- 52:16Oke,
- 52:16gitu. Syaratnya kalau yang ada resiko
- 52:19tertelan itu harus yang food grade dan
- 52:22kalaupun ketelan itu makanan.
- 52:25Oke.
- 52:25Nah, kalau kita mau makai yang tadi F
- 52:27bilang itu kan enggak food grade.
- 52:29Enggak food. Heeh.
- 52:29Syarat utamanya tidak boleh ditelan.
- 52:32Iya.
- 52:32Tidak boleh ada resiko tertelan.
- 52:35Oke.
- 52:35Jadi kalau ditanya, "Dok, pai beras
- 52:36gimana?" Ya, itu kan ada resiko
- 52:38tertelan. He
- 52:39sebaiknya sih jangan.
- 52:41Jangan. Oke.
- 52:42Kalau mau makai yang non food grade yang
- 52:45bukan makanan, ya pilihlah benda-benda
- 52:48yang enggak bisa ditelan tapi bisa
- 52:49membantu tekstur tadi.
- 52:51He. Oke.
- 52:52Ya, salah satunya mainan-mainan kayak
- 52:53gini.
- 52:54Iya. I
- 52:55atau bisa juga mainan yang kayak gini
- 52:57tadi.
- 52:58Nah, tuh
- 52:58dia gigit-gigitin ada tambahan.
- 53:00Heeh. Oh, oke oke oke. Sama ini yang
- 53:03buat
- 53:04terus latihan yang menggenggam grabbing
- 53:07latihan motorik kasarnya latihan duduk
- 53:09tanpa bantuan
- 53:11sama sudah mulai tambahannya
- 53:14dia dari belajar dari tiduran ke duduk.
- 53:18Dari tiduran ke duduk
- 53:19dia sudah mulai bisa tuh
- 53:21bisa dengan
- 53:23Heeh. Banyakin anak aku tiduran ya
- 53:25informasinya banyak enggak sih Dok? Tapi
- 53:28benar gitu maksudnya ini informasinya
- 53:30tuh sesuai dengan waktunya gitu kan
- 53:33pelan-pelan gitu kan yang dibutuhkan kan
- 53:35tadi vitamin S ya sabar sama
- 53:38lain es
- 53:39enggak usah terlalu banyak lihat sosmate
- 53:40deh anak siapa bisa apa ya
- 53:42heeh nah latihan duduk latihan duduknya
- 53:45bisa dua caranya kita pegang punggungnya
- 53:48dia dudukin
- 53:50oke
- 53:50hitung 5 detik 1 2 3 4 5
- 53:55masih sambil dipegang ini ya Iya.
- 53:56Oke.
- 53:58Sebentar
- 54:00dulu. [tertawa]
- 54:01Maaf ya.
- 54:021 2 3 4 5.
- 54:05Oke.
- 54:06Nah, habis itu tahan setengah duduk
- 54:08ke orang sitap 5 detik. 1 2 3 4 5.
- 54:13Dudukin lagi.
- 54:14Oh,
- 54:15lima kali duduk lima kali setengah
- 54:17duduk.
- 54:18Nah, kalau dia sudah bisa latihan yang
- 54:20berikutnya bisa juga kita pakai tangan.
- 54:22Heeh.
- 54:23Jadi pegang tangan kanannya. Pegang kaki
- 54:27kanannya kita miringin.
- 54:29Nanti si tangan kirinya akan ngedorong
- 54:31tuh. Set
- 54:32gitu. Dia ngedorong set dia duduk ya.
- 54:37Oh dari satu
- 54:37hitung 5 detik. Oke.
- 54:40Iya.
- 54:40Nah sebentar ini kita sterilkan dulu
- 54:44mainannya.
- 54:45Pindahin dulu. Eh ini berarti parents
- 54:47juga perlu perhatikan gitu ya. Ee beda
- 54:50ya sama tadi mau ng-rollingin kan.
- 54:53Rolling kan begini
- 54:54beda tuh. Nah, kalau ini mau
- 54:57tadi mau dudukin sama nih sama-sama di
- 54:59kiri atau sama-sama di kanan tuh.
- 55:01Iya. Pegang tangan, pegang kaki,
- 55:03miringin.
- 55:04Miringin.
- 55:05Nah, setia.
- 55:08Oh, ditarik gitu.
- 55:09Nanti bukan narik ya.
- 55:11Eh,
- 55:11nariknya itu dia cuman nahan aja karena
- 55:13bayi itu nanti akan ada tahanan.
- 55:15Oh, i
- 55:16gitu. Jadi, nanti parents tuh harus bisa
- 55:18ngerasain tahanan bayi tuh.
- 55:20Heeh. Heeh.
- 55:20Kalau pada saat kita nahan begini,
- 55:22bayinya ada tahanan, dia akan ngedorong,
- 55:24ya. kita cukup nahan saja bantu.
- 55:26Oke.
- 55:27Karena enggak boleh ditarik paksa pada
- 55:29saat dia lagi enggak mau.
- 55:30Oh.
- 55:31J kita miringin set ya. J.
- 55:35Iya. Jadi kita harus ngerasain dia ada
- 55:37kayak dorongannya itu sendiri ya. Kalau
- 55:39enggak jangan kita paksa.
- 55:40Iya. Coba coba pegang tangan saya nih.
- 55:42Coba F tarik tarik. Nah sekarang.
- 55:44Heeh.
- 55:45Tarik lagi.
- 55:46Heeh. Oh iya.
- 55:47Nah harus pas ada tahanannya
- 55:49baru
- 55:49baru
- 55:50ditarik. Oke. Sip.
- 55:52Mudah-mudahan ee kebayang ya par.
- 55:54Kebayang parents ya. Heeh. Takutnya
- 55:55parents pas salaman lagi coba, Dok.
- 55:57Salaman lagi.
- 55:58Entar jadi kayak adegan film sore, Dok.
- 56:00[tertawa]
- 56:00Langsung kayak wah wah wah banyak banget
- 56:01nih informasinya gitu kan ya.
- 56:03Iya. Saya sudah balik ke masa lalu
- 56:05berapa kali tuh?
- 56:05Waduh 55.
- 56:08[tertawa]
- 56:08Udah berapa set tuh ya? Oke lanjut
- 56:11lanjut
- 56:12lanjut lagi.
- 56:13Sekarang kita tadi kan 6 bulan.
- 56:16Nah 7 bulan dia sudah mulai ada tahapan
- 56:18lanjutnya kan ujung kepala sampai ujung
- 56:20kaki.
- 56:20Kaki. Heeh. 6 bulan pinggang bawah sudah
- 56:23kuat. Nah, sekarang saatnyaah kita
- 56:25melatih
- 56:26otot paha.
- 56:27Eh, 6 bulan tadi satu kurang vel.
- 56:29Eh, apa tuh? Apa tuh, Dok? Yang belum
- 56:30lupa latihan merangkak Vel.
- 56:32Oh, iya
- 56:33merangkak
- 56:35lewat. Maaf ya.
- 56:36Enggak apa-apa. Tadi kan duduk ngontrol
- 56:39ya. Kita tengkurepin.
- 56:41Heeh.
- 56:41Nah, kita stimulasi dia merangkak. Ada
- 56:44dua cara. Pertama, mana yang tadi?
- 56:46Bantal.
- 56:47Oke. Bantal.
- 56:49Bantal. Taruh begini. Kita taruh
- 56:53mainan-mainan di depannya dia.
- 56:55Oh, biar dia ngejar.
- 56:57Yes. Jadi dia ngejar, dia ngelihat.
- 56:59Heeh.
- 57:00Nah, nanti dia akan onggong onggong
- 57:03ongong shoot majo onggong onggong
- 57:05onggong shoot majo. Kayak orang nyungsep
- 57:08gitu.
- 57:08Iya, benar. Iya. Tapi enggak ini, Dok.
- 57:10Enggak nyungsep. Beneran tuh kan ada.
- 57:12Kalau ada nyungsep enggak apa-apa kan
- 57:13dia buat ngedorong maju. Bisa dengan
- 57:15begini tujuannya supaya dia belajar
- 57:17meninggikan badan dia.
- 57:19Heeh. He.
- 57:19Atau bisa juga si pilonya ini kita
- 57:22hilangkan.
- 57:23Heeh.
- 57:24Ya. Terus kita tengepin kakinya baik
- 57:27kita tahan.
- 57:28Oh, kakinya dit.
- 57:29Karena biasanya merangkak itu tahapannya
- 57:31ada empat. Yang pertama itu merangkak
- 57:32mundur. Itu 4 6 bulan dia
- 57:35ditengkurepin dia sudah mulai
- 57:36mundur-mundur tuh.
- 57:37Ee punten anak saya kok mau 3 bulan
- 57:39sudah gitu ya, Dok ya?
- 57:40Iya. Enggak apa-apa. Bagus.
- 57:42Oke. Oke.
- 57:42Hebat.
- 57:43Wah. Luar biasa kembar.
- 57:45Semangat.
- 57:45Makasih. dia mundur. Pada saat dia
- 57:48mundur tahan kakinya.
- 57:49Heeh.
- 57:50Nanti dia akan nendang terus dia maju.
- 57:53Oke.
- 57:53Nah, supaya dia mau maju itulah
- 57:55pentingnya kita gunakan alat-alat
- 57:57stimulasi yang baik, media stimulasi
- 57:59yang baik.
- 58:00Yes. Yes.
- 58:01Nah, media stimulasi itu macam-macam.
- 58:02Bisa ada benda-benda kayak gini yang
- 58:04tadi nih ini ada suara-suaranya.
- 58:07Oke, nanti kita pancing juga gitu ya,
- 58:09Dok. Biar dianya mau maju gitu ya.
- 58:11Betul ya. atau juga media stimulasi
- 58:14seperti
- 58:15bola
- 58:15bola
- 58:16gitu atau media stimulasi kayak tadi tuh
- 58:18yang seriksensorik tuh. Nah, begini kita
- 58:22taruh ada suaranya dia ngelihat.
- 58:25Oke.
- 58:26Sehingga dia belajar maju ke depan.
- 58:28Heeh.
- 58:29Onggong maju ong maju. Nah, 46 bulan itu
- 58:33merangkak mundur. 6 8 bulan ong-gong. 8
- 58:3610 bulan merayap. 10 12 merak dengan
- 58:40tangan dan kaki.
- 58:41Onggong-onggong itu apa ya, Dok?
- 58:43Kakinya begini. Gong ong ong. Pantatnya
- 58:45ogel-ogel gitu loh. Ugetug
- 58:47apa? Uget-ugetogel [tertawa]
- 58:49gitu. Pantatnya goyang-goyang.
- 58:51Nanti dia nyongsap maju. Nah, nanti
- 58:54dia mulai merayap.
- 58:56Merayap sudah bisa. Hop. Dengan tangan
- 58:58dan kaki.
- 58:59Kaki. Oke.
- 59:00Jadi yang harus dipahami merangkak dan
- 59:03latihan berdiri itu beriringan.
- 59:06Heeh. H
- 59:07bukan. Oh, harus merangkak dulu baru
- 59:08berdiri. Enggak.
- 59:09Oke. Enggak ya. Ya, dia beriringan
- 59:12dikerjakan di waktu yang bersamaan.
- 59:14Oke.
- 59:16Nah, sekarang masuk yang 7 bulan tadi
- 59:18kan setelah latihan menangkap kita
- 59:19latihan berdiri.
- 59:21Hmm. Aduh, ya Allah.
- 59:22Berdirinya berdiri dengan bantuan. Nah,
- 59:25nanti bayi secara naluri
- 59:27dia akan belajar untuk
- 59:29apa tuh namanya? Ngerambat sendiri.
- 59:32Jadi, siap-siap tuh parents-parents di
- 59:34rumah. Heeh.
- 59:356 bulan mau 7 bulan bayi sudah mulai tuh
- 59:37ada
- 59:38pergerakan
- 59:39apa? Ada pergerakan dia manjat badan
- 59:41ibunya buat berdiri atau dia di kasur
- 59:45megang kasur dia berdiri.
- 59:47Oke.
- 59:47Kalau ada betrail dia pegang betrailnya
- 59:49dia berdiri. Oke, jadi safety-nya tuh
- 59:52harus diperhatikan ya, Parel-ogel
- 59:57tadi tuh dia sudah mulai bisa
- 59:58guling-guling, sudah mulai harus
- 1:00:00hati-hati
- 1:00:01entar jatuh
- 1:00:02ada resiko jatuhnya sangat tinggi.
- 1:00:04Iya, iya.
- 1:00:05Jadi, udah enggak bisa tuh ditinggal
- 1:00:07bayinya mau pipis sebentar dari di ujung
- 1:00:10tahu-tahu sudah di bawah.
- 1:00:11Aduh, ngeri ya.
- 1:00:12Gitu. Jadi, parent semuanya sudah harus
- 1:00:14ciptakan lingkungan yang aman.
- 1:00:16Heeh. bisa lepas di pan kasurnya, bisa
- 1:00:19pakaiin B trail, bisa pakaiin kelambu.
- 1:00:22Oke,
- 1:00:23gitu
- 1:00:23ya. Atau taruh aja di playmate deh
- 1:00:25ya. Nah, dia udah begitu latihan
- 1:00:28berdiri. Berdirinya kita pegang jangan
- 1:00:31disangga tapi cukup
- 1:00:33oke
- 1:00:33begini. Nah, supaya dia bisa bertahan
- 1:00:35berdiri, si par ini harus memberikan
- 1:00:38media stimulasi di depan dia nih. Atau
- 1:00:41kasih dia pegangan.
- 1:00:43Kasih dia pegangan tangan satu pegang
- 1:00:46apa? tangan dua pegang apa buat dia
- 1:00:50fokus ke tangannya. Jadi dia bisa
- 1:00:52bertahan menahan badan dia.
- 1:00:54Oh
- 1:00:54atau media stimulasi di depan dia
- 1:00:57gitu.
- 1:00:58Sehingga dia bisa fokus. Nah, latihan
- 1:00:59berdiri nih 15 30 menit nih.
- 1:01:01Heeh. Oh. Oh, lama juga ya.
- 1:01:03Ya, nanti kalau sudah mulai berdiri 8
- 1:01:05bulan mulai melangkah.
- 1:01:07Hm.
- 1:01:07Mulai melangkah. Caranya bisa kita bantu
- 1:01:10dengan tangan, kita majuin main si
- 1:01:12bayinya atau kita bisa taruh dia di
- 1:01:16galon atau sofa, dia pegang,
- 1:01:18dia dorong galon atau sofa.
- 1:01:21Atau bisa beliin dia push walker.
- 1:01:23Nah, ya itu
- 1:01:24atau galon walker.
- 1:01:26Heeh. Galon walker aja ya yang lebih
- 1:01:27gampang ya.
- 1:01:28Bukan baby walker.
- 1:01:30Oh, lain ya.
- 1:01:31Iya. Kalau baby walker tuh dia berada di
- 1:01:32tengah, dia jalan. Oke.
- 1:01:35Nah, di 9 bulan baru mulai melangkah
- 1:01:38dengan pegangan.
- 1:01:39Hmm.
- 1:01:40Nah, 9 bulan mulai melangkah dengan
- 1:01:42pegangan. 10 11 mulai berdiri tanpa
- 1:01:45pegangan. Pegangan.
- 1:01:4712 bulan ke atas mulai berjalan tanpa
- 1:01:50pegangan.
- 1:01:51Ya ampun.
- 1:01:52Ya, ajaib ya.
- 1:01:53Ajaib. Iya, benar. Dan itulah gunanya
- 1:01:55alat-alat stimulasi tadi supaya membantu
- 1:01:58mereka fokus. Jadinya mereka
- 1:02:00terstimulasi untuk ee perkembangannya
- 1:02:02tadi itu ya, Dok, ya. ya.
- 1:02:04Nah, karena dia 6 sampai 12 tadi per3
- 1:02:07bulan tadi kan itu baru motorik kasar.
- 1:02:09Yang motorik halusnya
- 1:02:10dia belajar 67 bulan menggenggam.
- 1:02:13Heeh.
- 1:02:14Ya, 7 bulan 8 bulan dia sudah mulai
- 1:02:17belajar mencubit.
- 1:02:18Oh,
- 1:02:19mencubitnya latihannya gunakan media
- 1:02:23stimulasi atau alat stimulasi yang bisa
- 1:02:24buat dia nyubit. Tadinya ngambilnya
- 1:02:26empat jari
- 1:02:28lebih kecil lagi
- 1:02:29sampai bisa jadi dua jari.
- 1:02:31Oh. Oh.
- 1:02:32Atau bisa juga pakai yang sederhana.
- 1:02:34Pakai buah dipotong kotak-kotak
- 1:02:37kecil dia ngambil. Heeh.
- 1:02:39Ngambil naruh.
- 1:02:40Oh. Jadi tadi tahapan gitu ya parents
- 1:02:42ya. Ada
- 1:02:43tahapan genggam grabbing.
- 1:02:44Grabbing
- 1:02:45pincing.
- 1:02:45Pincing.
- 1:02:46Jadi empat jari sampai bisa dua jari.
- 1:02:49Oke. Biar entar kalau makan nasi padang
- 1:02:52dia bisa gini enggak pakai sendok doang
- 1:02:55ya. Dilatih sejak bayi ternyata parents
- 1:02:58ya. Nah, nanti dia ada begini. Ada lagi
- 1:03:01fase ee yang satu lagi bayi itu di 8
- 1:03:04bulan mulai muncul fase trajektory atau
- 1:03:06ngelempar semua akan dia lempar.
- 1:03:08Oh.
- 1:03:09Jadi dia megang benda, dia ngelihat, dia
- 1:03:12lempar, dia cari bendanya jatuh ke mana.
- 1:03:14He. Oke.
- 1:03:15Tapi 8 bulan sudah mulai, 9 bulan mulai
- 1:03:18belajar naro.
- 1:03:19Oh. mulai belajar naruh-naro. Nah,
- 1:03:22naruh-naruh kita bisa gunakan
- 1:03:24benda-benda yang bisa kita
- 1:03:25ee media simulasi yang bisa kita pakai
- 1:03:28untuk dia menaruh.
- 1:03:29Hm.
- 1:03:30Ya. Jadi, kasih dia tekstur-tekstur,
- 1:03:32media simulasi yang macam-macam.
- 1:03:36Bentuk-bentuknya lain. Dia belajar tuh
- 1:03:38eh ada benda gini dia masukin.
- 1:03:41Oke. Jadi enggak cuman Grab, tapi juga
- 1:03:44dia naruh tadi itu dimulai di 9 bulan
- 1:03:46dia mulai bisa naruh. Jadi setelah dia
- 1:03:48fase throwing kan tangannya kebuka.
- 1:03:51Heeh.
- 1:03:51Nah, dia jadi fase placing. Placing itu
- 1:03:54dia minimal naruh dulu beli
- 1:03:56beli ee rak atau bok kecil alat
- 1:04:00simulasi-alat simulasinya dia taruh.
- 1:04:02Oke
- 1:04:03ya. Atau benda-benda shaholder
- 1:04:06kayak gini dia naruh-naruh. I see
- 1:04:09gitu. Nah, nanti di 12 bulan, 12 bulan
- 1:04:12dia baru mulai tuh.
- 1:04:14Tadinya bendanya
- 1:04:16ee apa media simulasinya yang bentuknya
- 1:04:19enggak spesifik, dia mulai belajar.
- 1:04:22Iya.
- 1:04:2312 bulan ke atas tuh dia mulai belajar
- 1:04:26memindahkan benda ke benda spesifik.
- 1:04:29Oh,
- 1:04:29kalau ini kan dia masukin tinggal masuk.
- 1:04:31Yang penting masukin aja. Heeh.
- 1:04:32Nah, benda spesifik itu contohnya kayak
- 1:04:34donat dia masukin atau benda-benda
- 1:04:37Iya. dari yang gede sampai yang kecil
- 1:04:38kayak gitu ya. Oh.
- 1:04:39Iya. Dia masukin nih, dia mulai belajar
- 1:04:41masukin
- 1:04:43ada fokus dia nih. Ada bulatan dia
- 1:04:44masukin dia ngelihat. Ah,
- 1:04:48dia masukin dia ngelihat.
- 1:04:50Berarti bertahap juga ya parents ya.
- 1:04:51Jadi enggak langsung gitu loh.
- 1:04:53Nah, supaya dia bisa masukin begini
- 1:04:55makanya dia harus belajar fase grabbing
- 1:04:58dulu.
- 1:04:58Heeh.
- 1:04:59Sama fase pincing dulu. Karena ini kan
- 1:05:01pincing.
- 1:05:02Oh, iya. Oh, karena kan dia ee bendanya
- 1:05:05bentuknya beda-beda ya. Ius bisaenggam
- 1:05:08benda itu dengan baik.
- 1:05:09Heeh.
- 1:05:10Dan saat dia begini, dia harus melewati
- 1:05:12fase yang
- 1:05:13masukin tadi sebulat ini dia sudah bisa,
- 1:05:16dia baru bisa nih. Oh, dia ada
- 1:05:17bolongannya, saya harus masukin.
- 1:05:19Oke. I see
- 1:05:21ya. Masukin. Nah, itulah pentingnya
- 1:05:25gunakan media alat stimulasi yang bisa
- 1:05:27membantu bayi.
- 1:05:29Iya. Iya. Iya.
- 1:05:29Untuk dia belajar latihan-latihan tadi.
- 1:05:33Ini hubungannya ke fine motor. Motorik
- 1:05:35dia belajar naruh. Atau bisa juga
- 1:05:37stacking balok.
- 1:05:38H
- 1:05:39stacking balok ini dijadiin balok.
- 1:05:42Misalkan kita susun nanti dia jadi empat
- 1:05:45gitu.
- 1:05:46Iya.
- 1:05:46Dia naruh. Nah, ini butuh kesabaran.
- 1:05:49Yes.
- 1:05:50Atau bisa juga pakai alat-alat yang
- 1:05:51kayak gini nih, Feli.
- 1:05:53Oke.
- 1:05:53Misalkan dia ada mainan, dia belajar
- 1:05:56nih. Kan ini ada benda, ada
- 1:05:58ada bentuknya. Dia masukin apa ini?
- 1:06:02Krayon.
- 1:06:03Oke,
- 1:06:04gitu. Masukin kalau misalnya
- 1:06:06dia masukin gitu.
- 1:06:07Kalau kita mau kasih hadiah gitu
- 1:06:09misalnya sama bayi gitu, teman gitu,
- 1:06:12kita juga harus tahu ya usianya berapa,
- 1:06:14dia lagi di fase apa yang dibutuhkan
- 1:06:16gitu ya. Dan karena udah dikasih tahu
- 1:06:18sama dokter yoga juga di sini, peres
- 1:06:20jadi lebih tahu baik untuk anak sendiri
- 1:06:23maupun untuk ee keluarganya atau
- 1:06:25teman-temannya ya.
- 1:06:27Nah, betul. Nah, nah jadi 12 bulan tadi
- 1:06:30tuh mulai belajar nyusun tadinya naruh
- 1:06:33ke tempatnya terus nyusun balok. Satu
- 1:06:36lagi tuh puzzling.
- 1:06:37Puzzling. Oke
- 1:06:38ya. Puzzling itu benda-benda yang bisa
- 1:06:41dia sesuaikan sesuai dengan bentuknya.
- 1:06:44sama dia sudah mulai belajar
- 1:06:46mencoret-coret.
- 1:06:47Oh, ini warna-warna gitu juga ya bisa
- 1:06:50ya. Jadi bisa pakai media simulasi yang
- 1:06:53bisa buat mencoret-coret.
- 1:06:55Oke.
- 1:06:56Misalkan ini ada benda-benda begini dia
- 1:07:00giniin berw
- 1:07:01keluar warna nanti dia ngelihat wih
- 1:07:03berubah warnanya nih.
- 1:07:05Oke. Terus
- 1:07:06sambil diajarin nih eh apa ya ini ya? Oh
- 1:07:09ada matahari. Mana burungnya? Jadi
- 1:07:12sambil menyelam minum air juga
- 1:07:14sambil latihan eh latihan motorik halus
- 1:07:17sambil latihan berbahasa.
- 1:07:20Oh iya biar enggak speech delay.
- 1:07:22Iya karena tadi latihan berbahasa di 12
- 1:07:25bulan dia mulai belajar mengucapkan 10
- 1:07:28kata lengkap. Jadi pelan-pelan tuh dari
- 1:07:30dua kata
- 1:07:32naik jadi lima kata 18 bulan itu sampai
- 1:07:3510 kata lengkap.
- 1:07:3610 kata lengkap.
- 1:07:36Cara ngajarinnya si bayinya dia harus
- 1:07:40sejajar dulu. mata bayi sama mata
- 1:07:43pengasuh harus I level sejajar.
- 1:07:45Oke.
- 1:07:46Nah, saat sejajar dia harus ngelihat
- 1:07:48benda.
- 1:07:49Heeh.
- 1:07:49Dia ngelihat artikulasi.
- 1:07:51Oke.
- 1:07:52Gitu. Jadi misalkan nih ini pulpen.
- 1:07:56Oh.
- 1:07:56Nah, dia harus ngelihat pulpen. Ngelihat
- 1:07:59pulpen. Bendanya dia ngelihat. Dia
- 1:08:01ngelihat artikulasinya.
- 1:08:02Oh,
- 1:08:03ini pulpen.
- 1:08:05Berarti punten, Dok. Enggak bisa sambil
- 1:08:06dia lagi tiduran, ya.
- 1:08:07Iya. Jadi kalau mau latihan berbahasa
- 1:08:10jangan dia begini.
- 1:08:12Terus dibacain dia ngelihat
- 1:08:13enggak kelihatan dia enggak tahu.
- 1:08:14Nanti dia pintar mana matahari dia
- 1:08:16tunjuk. H
- 1:08:18oh
- 1:08:18pas ditanya ini apa dia enggak bisa
- 1:08:20ngomong
- 1:08:20enggak bisa ngomong
- 1:08:21karena dia enggak ngelihat
- 1:08:22artikulasinya. Jadi kalau mau ngajarin
- 1:08:24dari buku atau gambar
- 1:08:26warnainnya ya begini.
- 1:08:27Oke. Oke.
- 1:08:28Dia ngelihat benda, dia ngelihat
- 1:08:30artikulasi.
- 1:08:31Oke.
- 1:08:32Gitu ya.
- 1:08:33Ya. Ya.
- 1:08:33Sampai 10 kata lengkap. Nah, selama
- 1:08:36proses itu
- 1:08:3710 kata Heeh.
- 1:08:39Tidak boleh ada layar. screen at all.
- 1:08:42No,
- 1:08:43no screen time ya. Oke.
- 1:08:44Nah, media-media stimulasinya
- 1:08:46macam-macam. Bisa dengan tadi sambil
- 1:08:49motorik halusnya jalan dia ngelihat bisa
- 1:08:51sampai buku-buku.
- 1:08:53Buku-buku dikasih lihat. Ada gambar apa
- 1:08:57nih? Singa. Ini apa ini? Singa. Ini apa
- 1:09:01nih? Oh,
- 1:09:02ada
- 1:09:03oten.
- 1:09:04Oten. Ada hipo.
- 1:09:07Oke.
- 1:09:07Diulang-ulang dia ngelihat. Nah,
- 1:09:10nah iya ini yang paling penting tuh tadi
- 1:09:12ya. Eh level tadi itu ya
- 1:09:14levelnya.
- 1:09:15Karena gini coba F bayangin jadi bayi
- 1:09:17kan tadi prinsipnya parents
- 1:09:20rawatlah bayi seperti kita merawat diri
- 1:09:22sendiri. Nah sekarang bayangin ini jadi
- 1:09:24bayi ngomong sama orangnya
- 1:09:27panya lebih tinggi. Coba ngomongnya
- 1:09:29kepalanya begini. Siap ngomong feli
- 1:09:31harus ngedongak.
- 1:09:32Oke. Hm. Heeh. He.
- 1:09:34Jadi dia enggak bisa pegal. Pasti dia
- 1:09:35akan jadi nunduk.
- 1:09:36Nunduk. Oh.
- 1:09:37Sehingga dia hanya mendengar suaranya
- 1:09:38saja. tapi tidak melihat gerakan
- 1:09:40mulutnya.
- 1:09:41Hm.
- 1:09:42Sedangkan bayi itu harus belajar gerakan
- 1:09:44mulutnya juga. Jadi, air level itu
- 1:09:46sangat penting.
- 1:09:47Penting. Oke, dokter.
- 1:09:49Nah, yang terakhir
- 1:09:516 12 sampai 18 bulan tadi motorik kasar.
- 1:09:54Motorik kasar tuh dia belajar berjalan
- 1:09:56tanpa pegangan.
- 1:09:57Heeh.
- 1:09:58Sama simulasinya bisa kita berdiriin,
- 1:10:01kita lepas, terus kita kasih mainan buat
- 1:10:03dia mendekat.
- 1:10:03Heeh. He.
- 1:10:04Nah, selama ee selama dia berjalan tanpa
- 1:10:08pegangan tadi,
- 1:10:09si alat simulasi ini enggak boleh ada di
- 1:10:11bawah.
- 1:10:12Oh, karena entar dia jadi nunduk atau
- 1:10:15dia mau turun. Terus ditinggiin sebahu
- 1:10:18sebahunya dia.
- 1:10:20Jadi, dia akan belajar mengambil.
- 1:10:21Oke. Oke. Ayo, ayo sini gitu. Oh, oke.
- 1:10:24Nah, dia sudah bisa berjalan tanpa
- 1:10:26pegangan.
- 1:10:27Mulai mundur. Oke.
- 1:10:29Mundur. Udah bisa latihan naik turun
- 1:10:31tangga.
- 1:10:32Uh. dari ngerambat sampai berdiri.
- 1:10:35Oke,
- 1:10:36berdiri sudah bisa latihan jumping.
- 1:10:39Oh,
- 1:10:39oke. Itu sampai 18 bulan.
- 1:10:41Heeh.
- 1:10:42Nah, di 18 24 bulan mulai tuh dia
- 1:10:45belajar yang lebih spesifik lagi. Dia
- 1:10:47sudah mulai tuh
- 1:10:49yang tadinya cuman masukin yang asal,
- 1:10:51dia sudah mulai
- 1:10:52shap shifting-nya sudah mulai sesuai
- 1:10:54dengan shap-nya. Cari bendanya yang
- 1:10:56mirip. Oh, ini sama dia masukin segitiga
- 1:11:00ke segitiga.
- 1:11:01Oh, berarti kalau belum sampai di usia
- 1:11:03segitu, dia main masukin aja juga enggak
- 1:11:05apa-apa ya. Enggak harus sama shape-nya
- 1:11:07gitu ya.
- 1:11:08Enggak apa-apa. Nah, kalau sudah di 18
- 1:11:10bulan ke atas dia sudah bisa nyusun
- 1:11:11dengan baik, naruh dengan baik, baru
- 1:11:13mulai tadi tuh puzzling sama sesuai
- 1:11:16dengan benda-benda bentuknya. Oh,
- 1:11:18atau yang tadi tuh mana tuh?
- 1:11:21Nah,
- 1:11:21juga bisa
- 1:11:23dia masukin
- 1:11:26ee masuk atau benda yang lain lagi,
- 1:11:29stimulasi yang lain lagi. Nah, ini yang
- 1:11:31tadi yang krayon dia masukin dia sesuai
- 1:11:34dengan bentuknya
- 1:11:35bentuknya.
- 1:11:36Oh, gitu, Dokter.
- 1:11:38Gitu. Atau bisa juga ee selain dia
- 1:11:41belajar masukin sesuai dengan bentuknya,
- 1:11:44dia sudah mulai belajar peran.
- 1:11:46Oh, gimana?
- 1:11:47Sudah mulai itu bisa diajarin peran. Dia
- 1:11:48main jadi dokter.
- 1:11:50Oh, jadi aktor ya? Oh, menjadi
- 1:11:52kitaabelin alat-alat dokter. Kalau
- 1:11:54misalkan saya dokter anak,
- 1:11:56kita beliin stetoskop kecil, ada
- 1:11:58termometer, dia periksa, "Eh,
- 1:12:01coba dong, Papa sakit nih. Ayo, coba
- 1:12:04periksa." Dia dengerin, "Oh,
- 1:12:06kedengeran [tertawa] gitu." Oh, panas
- 1:12:08dipegangin kepalanya gitu. Atau bisa
- 1:12:11juga kayak kita lagi melihara binatang
- 1:12:14gitu.
- 1:12:16Contoh misalkan ada mainan-mainan eh
- 1:12:18atau alat-alat simulasi yang bisa kita
- 1:12:19bantu.
- 1:12:20Heeh.
- 1:12:21Untuk dia belajar role playay. Contoh
- 1:12:23misalkan kayak gini nih. Misalkan eh dia
- 1:12:25lagi sedang memelihara
- 1:12:28landak misalkan diketuarin. Nah
- 1:12:32ada landak coba sisirin landaknya
- 1:12:34disisirin sama dia.
- 1:12:37Oh
- 1:12:37coba kasih makan nanti ada makanannya.
- 1:12:40Coba
- 1:12:40Reza Rahadan sejak dini ya anak-anak
- 1:12:42saya nanti ya. Heeh.
- 1:12:43Makan pisang. makan pisang. Nyam nyam
- 1:12:45nyam nyam nyam nyam nyam. Jadi dia, "Eh,
- 1:12:48si landaknya ngantuk. Tidur dulu yuk.
- 1:12:50Tidurin, Mas."
- 1:12:51Oh,
- 1:12:52gitu. Kalau tidur supaya dia bisa nafas,
- 1:12:55kepalanya harus keluar. Nah, dia keluar
- 1:12:58cuing. Nah,
- 1:12:59oke. Nafas
- 1:13:01kayak gitu ya.
- 1:13:02Seru banget ya. Tapi dokter ya, aku tuh
- 1:13:04ngebayanginnya kayak nanti aku sama
- 1:13:06anak-anak aku gitu udah mencapai di usia
- 1:13:08segitu tuh kayak wah banyak banget sih
- 1:13:11yang bisa dilakukan gitu ya.
- 1:13:12Betul. Jadi, media simulasi itu banyak
- 1:13:14yang bisa kita eksplore.
- 1:13:16Alat-alat simulasinya banyak yang bisa
- 1:13:18kita eksplore untuk membantu
- 1:13:20perkembangan baik.
- 1:13:21Oke,
- 1:13:22gitu. Nah, di 12 eh di 24 bulan baru
- 1:13:26mulai belajar yang lebih advance,
- 1:13:28advance skill. dia sudah mulai belajar
- 1:13:30problem solving.
- 1:13:32Problem solving tuh dia sudah mulai tuh
- 1:13:33belajar
- 1:13:35pada saat dia naruh atau pai benda
- 1:13:39stimulasi yang save shifting ini
- 1:13:41misalkan
- 1:13:42pas kita mau taruh di sini dia sudah
- 1:13:44bilang salah dia harus naruhnya di yang
- 1:13:46segitiga.
- 1:13:47Oh
- 1:13:48jadi makin berkembang cara berpikirnya.
- 1:13:50Jadi secara emosionalnya juga lewat si
- 1:13:53alat stimulasi ini juga bisa dilatih
- 1:13:56gitu ya, Dok ya. Nah, terus di 24 bulan
- 1:13:59juga sudah mulai bisa kita kenalkan
- 1:14:01suatu perasaan.
- 1:14:03Nah,
- 1:14:04jadi ada perasaan, emosi, marah. Kalau
- 1:14:06misalkan dedeknya, "Dedek, kenapa?"
- 1:14:08Dedek takut.
- 1:14:09Heeh.
- 1:14:10Nah, takut tuh enggak apa-apa kasih
- 1:14:12lihat gambarnya. Ini takut loh.
- 1:14:14Oke.
- 1:14:14Atau nanti misalkan apalagi marah. Nah,
- 1:14:17saat dia mulai belajar emosi tadi,
- 1:14:20nah parents sudah mulai harus belajar
- 1:14:23gimana caranya manajemen emosi seorang
- 1:14:25bayi.
- 1:14:27Manajemen emosi seorang bayi itu pertama
- 1:14:28setiap bayinya marah selalu
- 1:14:31ekspresikan atau releasing dulu. Jadi
- 1:14:33biarkan bayinya nangis dulu. Oh, jadi
- 1:14:35kalau misalnya tantrum kan biasanya tuh
- 1:14:37ya uh sampai guling-guling kek atau apa.
- 1:14:39Jadi jangan langsung di
- 1:14:41e cup cup cup cup cup cup c.
- 1:14:42Biasanya pas lagi begitu kita peluk
- 1:14:45bayinya atau peluk anaknya
- 1:14:48biar ee nangisnya enggak apa-apa nangis
- 1:14:50sudah belum? Sudah belum nangisnya.
- 1:14:53Sehingga
- 1:14:53saat bayinya emosi itu ada tiga fase.
- 1:14:56Pertama tuh dia akan fase emosinya
- 1:14:57muncul naik.
- 1:14:58Heeh.
- 1:14:59Terus emosinya akan bertahan fase plato
- 1:15:02terus kemudian turun. dia menenangkan
- 1:15:04diri dia.
- 1:15:04He.
- 1:15:05Nah, saat dia marah tidak boleh
- 1:15:07dialihkan.
- 1:15:08Hm.
- 1:15:09Karena kalau dia dialihkan, dia tidak
- 1:15:11bisa melakukan manajemen emosi yang
- 1:15:13baik.
- 1:15:13Oh.
- 1:15:14Karena dia tidak terbiasa menenangkan
- 1:15:16diri dia sendiri. Jadi pada saat begitu
- 1:15:18peluk bayinya.
- 1:15:20He
- 1:15:20sudah belum? Belum.
- 1:15:23Tanya Dedek K ngomong, Dok. E bayinya
- 1:15:25pegang mikrofon. [tertawa] Heh. Iya,
- 1:15:26benar.
- 1:15:28Udah belum? Udah belum? Nanti kalau udah
- 1:15:31sudah belum, Dedek? Kenapa Dede sedih,
- 1:15:35Dede marah? Nah, itulah pentingnya
- 1:15:37dikenalkan perasaan-perasaan tadi.
- 1:15:39He.
- 1:15:40Dengan media stimulasi
- 1:15:41stimulasinya.
- 1:15:42Jadi, kita beli alat-alat atau media
- 1:15:44stimulasi yang membantu
- 1:15:46untuk mengenal mengenal dia rasa takut,
- 1:15:50ada rasa marah.
- 1:15:52Nanti nanti kita jelasin kalau kamu
- 1:15:55marah tuh kamu rasanya kayak pengin
- 1:15:57teriak. Kamu ee kepalanya kayak panas,
- 1:16:00nafasnya kalau ngos-ngosan tuh itu
- 1:16:03tandanya kamu lagi marah.
- 1:16:04Marah.
- 1:16:05Oh, kalau kamu lagi takut tuh tandanya
- 1:16:07kamu
- 1:16:08menjauhin ada perasa ingin lari gitu.
- 1:16:11Jelasin.
- 1:16:12Sehingga setiap dia memunculkan
- 1:16:15emosinya, kita validasi emosinya.
- 1:16:18He
- 1:16:19ya. Dede sedih enggak? Oh, Dede sedih.
- 1:16:21sedih. Kenapa itu enggak boleh? Itu
- 1:16:24enggak boleh. Heeh.
- 1:16:26Gitu. Jelasin alasannya.
- 1:16:28I see
- 1:16:28gitu. Dan dia harus belajar bahwa enggak
- 1:16:32semua yang dia mau
- 1:16:34harus selalu diturutin. Nah, ini penting
- 1:16:36banget. Itu tuh, Dok. Heeh.
- 1:16:38Jadi, saat ee bundanya ngomong A,
- 1:16:42ayahnya juga harus ngomong A. Oke.
- 1:16:45Jadi, jangan nanti salah satu akan
- 1:16:47menjadi Guardian Angel.
- 1:16:48Iya, iya. Iya. Karena nanti si bayi dia
- 1:16:51akan bingung.
- 1:16:52He
- 1:16:53gitu. Dan dia mulai belajar
- 1:16:55bernegosiasi.
- 1:16:56He.
- 1:16:57Negosiasinya itu bisa dengan cara
- 1:17:00menangis.
- 1:17:01Oke.
- 1:17:01Dia teriak.
- 1:17:03E yang kedua dengan berteriak.
- 1:17:04Heeh.
- 1:17:05Yang ketiga negosiasinya dengan melempar
- 1:17:08benda.
- 1:17:08Oke.
- 1:17:09Yang keempat negosiasinya dia dengan
- 1:17:12mukul.
- 1:17:13Oh.
- 1:17:13Kalau bisa jangan sampai yang ketiga dan
- 1:17:15keempat. Karena kalau sampai ketiga dan
- 1:17:17keempat,
- 1:17:18wah si B itu tandanya aturan di rumahnya
- 1:17:20itu greay zone semua bisa dilanggar
- 1:17:23semua. Dia tahu dia bisa menggoyang
- 1:17:25aturan itu
- 1:17:26semuanya ya. Iya iya iya
- 1:17:27gitu. Dan uniknya by di usia segini
- 1:17:30larangan adalah perintah. Perintah itu
- 1:17:32adalah larangan. Jadi kalau misalkan
- 1:17:33kita nih
- 1:17:35ada nih stop kontak dia dekatin eh
- 1:17:37jangan jangan jangan jangan stop kontak
- 1:17:39misal gitu ya.
- 1:17:41Dia malah makin penasaran tuh kenapa sih
- 1:17:42gua.
- 1:17:42Iya kenapa? Heeh heeh
- 1:17:44gitu. Kadang dia ngenyek tuh dia dekatin
- 1:17:46kotaknya dia lihat tuh. [tertawa]
- 1:17:50Emang kenapa kalau gue dekatin? Iya
- 1:17:52benar benar.
- 1:17:53Dia ngelihat respon dari si pengasuhnya.
- 1:17:56Nah yang harus dilakukan pengasuh ada
- 1:17:58dua ada tiga hal yang pertama. Pertama
- 1:17:59jauhkan, hentikan kegiatannya.
- 1:18:02Heeh.
- 1:18:02Jadi kita ambil
- 1:18:04jadi dia tahu gerakan itu
- 1:18:06tidak boleh. Boleh.
- 1:18:07Yang kedua responnya harus datar.
- 1:18:11Oh. Karena saat respon kita ada suatu
- 1:18:14hal yang nadanya berubah, nada tinggi
- 1:18:16atau nada rendah,
- 1:18:17dia akan menganggap itu suatu respon
- 1:18:19yang menyenangkan buat dia.
- 1:18:21Oh, gitu.
- 1:18:22Sehingga makin dia buat.
- 1:18:25Oh, yang ketiga lakukan secara berulang.
- 1:18:29Rutin konsisten, rutin, konsisten.
- 1:18:31Mesan memori.
- 1:18:32Iya. Sehingga nanti dia tahu, oh enggak
- 1:18:35boleh. Oke. I. Nah, atau bisa juga nanti
- 1:18:41selain emosional dia sudah mulai muncul
- 1:18:44namanya fase terble to.
- 1:18:46Apa itu, Dok?
- 1:18:46Terble to atau fase terfik to? Di mednya
- 1:18:50ada dua.
- 1:18:50Ada ada ya itu antara terbel atau terfik
- 1:18:52lah ya.
- 1:18:53Jadi anak tuh sudah mulai takut. Jadi
- 1:18:55misalkan anaknya lagi duduk nih orang
- 1:18:57tuanya jalan dia takut ditinggal tuh.
- 1:18:59Oh
- 1:18:59ya anxit sepress syndrome. Atau satu
- 1:19:01lagi bisa juga tantrum tadi. Tantrum
- 1:19:03salah satunya
- 1:19:04Iya.
- 1:19:05Buat emosinya ya tadi tuh.
- 1:19:07Heeh. ekspresi, validasi sama jelaskan.
- 1:19:10Nah, iya biasanya itu kan kayak misalnya
- 1:19:12anak jatuh ee jangan dibilang, "Oh,
- 1:19:15jatuh ini mejanya nih ya atau kepentok
- 1:19:17mejanya nih nakal nih ya." Ini katanya
- 1:19:19jangan kayak gitu ya, Dok ya.
- 1:19:20Jangan jangan. Makanya kalau sudah jatuh
- 1:19:21yang mana yang sakit? Ini yang kakinya
- 1:19:23yang sakit ya.
- 1:19:24Oke.
- 1:19:24Tadi jatuhnya gimana? Dia harus bisa
- 1:19:26menjelaskan
- 1:19:27sakitnya di sini.
- 1:19:29Hm. Di sini, Dok.
- 1:19:30Iya. [tertawa]
- 1:19:31Itu dia harus bisa tahu tuh. jelasin.
- 1:19:33Oke
- 1:19:34ya. Secara garis besar sih itu. Nanti
- 1:19:35bisa juga kita ee berikan buku-buku
- 1:19:38bacaan yang lain, media stimulasi yang
- 1:19:40lain. Contoh nanti ada buku media
- 1:19:42stimulasi yang buat latihan berbahasa,
- 1:19:44nanti ada gambar-gambar singanya.
- 1:19:47Ada lagi media simulasi yang bisa kita
- 1:19:49senter terus keluar cahaya.
- 1:19:51Nanti ada tuh gambarnya gitu atau
- 1:19:54buku-buku yang lain, buku simulasi yang
- 1:19:57lain. Contohnya misalkan
- 1:19:58yang ada yang ada teksturnya. Nah, itu
- 1:20:01bisa mulai pelan-pelan diajari
- 1:20:04dengan media stimulasi yang lain-lain.
- 1:20:05Jadi, nanti parents harus explore
- 1:20:09i
- 1:20:09media stimulasi apa yang bisa kita
- 1:20:12berikan sesuai dengan usia bayi
- 1:20:14dan media stimulasinya itu tuh ada
- 1:20:16banyak. Jadi, parents enggak usah
- 1:20:19terlalu pusing yang kayak aduh aku
- 1:20:21apaagi ya dan itu tuh ada sesuai
- 1:20:23usianya. Kayak yang tadi dipraktikin
- 1:20:25sama dokter Yoga juga ternyata ada media
- 1:20:27stimulasi yang bisa dipakai sampai
- 1:20:29lumayan lama gitu kan ya.
- 1:20:31Jadi nanti satu media stimulasi itu
- 1:20:32biasanya buat perkembangan B itu nanti
- 1:20:36dia akan progres sesuai dengan
- 1:20:38perkembangannya dia. He. Jadi pentingnya
- 1:20:40kita memiliki media stimulasi ini supaya
- 1:20:43menghindari anak-anak kita dari si
- 1:20:46screen time itu tadi.
- 1:20:47Oh iya.
- 1:20:51He
- 1:20:52itu dia. Wah,
- 1:20:53gitu.
- 1:20:53Ini luar biasa. Udah banyak banget yang
- 1:20:56kita pelajari ee dari masih nol tadi
- 1:21:00baru lahir sampai usia berapa tadi? 24
- 1:21:0330
- 1:21:0424 bulan sampai 30 bulan. Oke. Dan itu
- 1:21:06semuanya bertahap pelan-pelan sambil
- 1:21:10kita lihat juga em kira-kira di usia
- 1:21:14berapa bulan gitu ya parents udah bisa
- 1:21:17cek nih oh nih kayaknya kurang nih
- 1:21:19kayaknya stimulasinya nih harus ditambah
- 1:21:21atau bahkan harus diperiksakan ke dokter
- 1:21:23anak kayak gitu ya Dok ya.
- 1:21:24Iya betul. Yang titipan saya yang paling
- 1:21:26penting adalah pertama
- 1:21:28rawatlah bayi seperti merawat
- 1:21:30diri sendiri. Iya.
- 1:21:32Yang kedua, mulailah untuk aware
- 1:21:35terhadap tumbuh dan berkembang bayi.
- 1:21:37Tumbuh itu dilihat dari berat badan,
- 1:21:39tinggi badan, dan lingkar kepala.
- 1:21:42Berkembang itu dilihat dari kemampuan
- 1:21:43bayi
- 1:21:44sesuai dengan usia perkembangannya dia.
- 1:21:47Bisa lihat di milestone-nya bayi, bisa
- 1:21:49lihat di buku KIA, bisa lihat di
- 1:21:51aplikasi. Yang ketiga, masing-masing
- 1:21:54bayi mempunyai aspek pertumbuhan dan
- 1:21:57perkembangannya masing-masing. Jadi,
- 1:21:59kerjakanlah sesuai dengan semampunya
- 1:22:02bayi.
- 1:22:03Oke. Dan tiap bayi, tiap anak beda-beda
- 1:22:06gitu ya.
- 1:22:07Jadi kita jangan fokus, oh kok dia sudah
- 1:22:09bisa ini? Kok bayi aku belum? Ya udah
- 1:22:11emang mungkin belum saatnya aja gitu.
- 1:22:14Dan tadi yang dokter bilang ee harus
- 1:22:16sabar ya.
- 1:22:17Oh, iya sabar sabar.
- 1:22:18Oke. Oh, ada pertanyaan. Ada pertanyaan
- 1:22:22dari parents ternyata.
- 1:22:23Oke.
- 1:22:24Oke. Nah, karena dari tadi kita ngobrol
- 1:22:26ini adalah 1000 hari pertama kehidupan.
- 1:22:30Nah, ini ada pertanyaan,
- 1:22:33ada enggak sih hubungannya stimulasi di
- 1:22:361000 hari pertama kehidupan dan
- 1:22:38kecerdasan anak? Ah, ini dari Stella.
- 1:22:41Oke. Nah, kalau ngomongin stimulasi ada
- 1:22:43atau tidak sangat berpengaruh. Jadi
- 1:22:45gini, kan di seribari pertama kehidupan
- 1:22:48itu otak B itu lagi tumbuh dengan pesat.
- 1:22:52Jadi ternyata
- 1:22:53di 0 sampai 2 tahun itu otak itu 80%
- 1:22:57tumbuhnya di usia segitu, Pel.
- 1:22:58Oke,
- 1:22:59gitu. Nah, supaya dia bisa tumbuh, dia
- 1:23:01butuh tiga hal.
- 1:23:03Pertama, nutrisi.
- 1:23:04Oke.
- 1:23:05Yang kedua, stimulasi. Yang ketiga,
- 1:23:07lingkungan.
- 1:23:08Hm. Nah, nutrisi itu dia harus dapat
- 1:23:10tadi tumbuhnya harus bagus, berat badan
- 1:23:12naik bagus, akar kepala bagus, tinggi
- 1:23:14badan bagus.
- 1:23:15Stimulasi di situ perannya karena saat
- 1:23:18dia tumbuh otaknya kan tumbuh.
- 1:23:20Otak itu kan harus disambung-sambungin.
- 1:23:22Iya.
- 1:23:23Dia ada kabel-kabelnya namanya akson
- 1:23:25atau terbentuk sinaptogenesis bahasa
- 1:23:28medisnya.
- 1:23:28Nanti bisa digoogling sinaptogenesis itu
- 1:23:31apa. Nah, pada saat dia belajar
- 1:23:33stimulasi, dia terbentuk kabel-kabel
- 1:23:35tadi untuk menghubungkan otak-otak yang
- 1:23:37sudah ada.
- 1:23:38Oh. Oke,
- 1:23:39itulah pentingnya
- 1:23:41dan pentingnya
- 1:23:43menggunakan media stimulasi yang sesuai.
- 1:23:46Sesuai. Oke.
- 1:23:47Sehingga bayinya bisa tumbuh dan
- 1:23:49berkembang optimal. Supaya dia bisa
- 1:23:51berkembang
- 1:23:51ee tumbuh dan berkembang dengan baik,
- 1:23:54butuh lingkungan yang baik. Itulah
- 1:23:56support sistemnya
- 1:23:57parents untuk belajar,
- 1:24:00mengetahui apa yang harus dilakukan dan
- 1:24:03harus satu kapal yang sama. Jangan
- 1:24:06masing-masing mementingkan egonya
- 1:24:08masing-masing.
- 1:24:09Iya iya iya.
- 1:24:10Puji utamanya
- 1:24:12sabar
- 1:24:14[tertawa]
- 1:24:14ya. Oke. Nah, ini berarti ee penting
- 1:24:18banget juga ya soal lingkungan. Jadi
- 1:24:20parents gitu, ayah, bunda, tantenya,
- 1:24:24omnya, kakek, nenek semuanya harus punya
- 1:24:27ee apa? semangat yang sama supaya tumbuh
- 1:24:30kembang anak-anak kita itu juga jadi
- 1:24:31lebih optimal dan sesuai dengan usianya.
- 1:24:35Itu juga yang paling penting ya, Dok ya.
- 1:24:37Oke, kalau gitu nih terima kasih banyak
- 1:24:40buat dokter Yoga sudah memberikan banyak
- 1:24:42sekali informasi ini jadinya
- 1:24:44menstimulasi otak saya, Dok.
- 1:24:46Untuk menstimulasi anak saya nantinya
- 1:24:49ya. Yang ada dua itu ya yang aduh saya
- 1:24:51juga suka ngebanding-bandingin tapi
- 1:24:52tidak boleh ya. Jadi semangat pokoknya
- 1:24:55buat parents kita stimulasi. kita pantau
- 1:24:58terus ee tumbuh kembang anak kita.
- 1:25:01Jangan lupa juga untuk mungkin
- 1:25:02konsultasi kalau misalnya
- 1:25:04bingung-bingung ya. Nah, nanti buat
- 1:25:06parents sendiri kalau misalnya punya
- 1:25:08pertanyaan atau pengin ee tahu lebih
- 1:25:11lanjut lagi bisa juga cek nih ya, follow
- 1:25:14Instagram-nya @learningtime.
- 1:25:17Nah, di situ udah banyak sekali
- 1:25:20informasi-informasi. Jadi di TikTok juga
- 1:25:21ada ee Instagram TikTok-nya dokter juga
- 1:25:24boleh loh dikasih tahu nih ya biar bisa
- 1:25:26konsultasi nantinya nih parents ya.
- 1:25:28Heeh. Apa, Dok? Kasih
- 1:25:30Instagram-nya Yogaayandika_SPA.
- 1:25:33Untuk TikTok-nya Yogaandika Spa.
- 1:25:35Ah, betul. Kalau pengin bingung
- 1:25:37bersama-sama saya juga boleh. N O N A F
- 1:25:39E Li I ya sekalian. Jadinya mari kita
- 1:25:42bingung bersama tapi cari tahu bersama
- 1:25:44di learningtime. Dan juga cek ke dokter
- 1:25:47yoga. Terima kasih banyak. Ada lagi
- 1:25:49mungkin yang mau disampaiin sama parents
- 1:25:51nih, Dokter?
- 1:25:51Mudah-mudahan ee mudah-mudahan
- 1:25:53bermanfaat. Jangan lupa dipraktikkan dan
- 1:25:57ingatlah yang diasuh adalah anak kecil.
- 1:26:01Rawatlah seperti merawat diri sendiri
- 1:26:03dan kuncinya harus sabar.
- 1:26:05Sabar. Oke. Baik, kalau gitu sekali lagi
- 1:26:08terima kasih banyak, Dokter ya. Agak
- 1:26:11bingung nih kita ya atas bawahnya nih.
- 1:26:14Sampai ketemu lagi di Curhatan Learning
- 1:26:16Time selanjutnya. Dadah.
- 1:26:19[musik]
- 1:26:27[musik]
About this transcript
This page contains the full transcript of DSA Jelasin Stimulasi yang Paling Berpengaruh ke Otak Bayi by Learning Time Indonesia, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 12,337 words across 2,787 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.