YouTube2Text

dr. JIEMI: Cara Hack Dirimu Untuk Nggak Mudah Menyerah Dengan Hidup Ini! | SUARA BERKELAS #222 — Transcript

by SUARA BERKELAS · 9,503 words · 1,941 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Pikirkan dan renungkan apa yang dalam
  2. 0:02jangka panjang sebenarnya kita inginkan.
  3. 0:04Kebahagiaan
  4. 0:06bukan lawan dari penderitaan. Lawan dari
  5. 0:08penderitaan menurut saya adalah hidup
  6. 0:10yang bermakna. Kebahagiaan enggak bisa
  7. 0:12menghilangkan penderitaan. Kebermaknaan
  8. 0:14bisa.
  9. 0:16Antitesis dari Kartman Triangle adalah
  10. 0:19saya sebagai individu yang berdaya. Jadi
  11. 0:21sekalipun orang lain menganggap saya
  12. 0:23kecil, enggak saya berdaya. Ya terserah
  13. 0:25Anda bilang apa. Orang lain menganggap
  14. 0:27saya tidak berharga, oke saya cari
  15. 0:29lingkungan yang membantu saya atau
  16. 0:31menganggap saya berharga. Kecuali kalau
  17. 0:33orang di depan kita masih bisa diajak
  18. 0:34negosiasi bahwa kita masih bisa
  19. 0:36membangun persepsi ulang. Ada hal-hal
  20. 0:38yang sekalipun kita pikir aku gagal
  21. 0:39sekian kali, ini sebenarnya kegagalan
  22. 0:41yang berbeda-beda. Dan di setiap poinnya
  23. 0:43ada pembelajaran. Dan pembelajaran demi
  24. 0:46pembelajaran itu yang membentuk yang
  25. 0:48kalau kita lihat sebagai kegagalan saja
  26. 0:50semuanya jadi gelap. Jika kita melihat
  27. 0:51sebagai pembelajaran, kita akan melihat
  28. 0:53progres di dalam hal tadi. Yang saya
  29. 0:56khawatirkan dari teman tadi adalah kalau
  30. 0:59kamu tidak bisa menemukan
  31. 1:00pembelajarannya, maka semuanya akan
  32. 1:02gelap. Maka semua akan selesai.
  33. 1:04Rayakanlah kesalahanmu. Berprogreslah
  34. 1:07dari kesalahanmu. Karena kesalahan tidak
  35. 1:09mdefine siapa saya, [musik] siapa Anda,
  36. 1:12siapa bilang. Kesalahan tidak mengubah
  37. 1:14hakikat dasar kita sebagai manusia. Kita
  38. 1:16tetap orang yang sama kok.
  39. 1:21Oke, sebelum kita mulai episode hari
  40. 1:22ini, aku cuma mau bilang, ternyata
  41. 1:25mayoritas dari penonton Suara Berkelas
  42. 1:27itu belum subscribe Suara Berkelas.
  43. 1:30Jadi, izinkan aku untuk reminder
  44. 1:31teman-teman di sini yang baru sadar
  45. 1:33selama ini belum subscribe. Subscribe
  46. 1:36itu gratis dan dengan kalian subscribe,
  47. 1:38maka kita bisa membangun akun ini
  48. 1:40bareng-bareng. So, selamat menonton
  49. 1:42episode hari ini. Halo semuanya, kembali
  50. 1:45lagi di podcast suara berkelas. Hari ini
  51. 1:47aku happy sekali karena kita kedatangan
  52. 1:49tamu spesial, orang yang bakal membantu
  53. 1:52kamu untuk lebih kenal dirimu sendiri.
  54. 1:54Dan percakapan hari ini akan terkesan
  55. 1:56seperti sesi terapi. Jadi aku mau
  56. 1:58teman-teman stay selama 60 menit ke
  57. 2:00depan. E drter Jimmy Ardian,
  58. 2:02halo. Thank you Bila.
  59. 2:03Wah, akhirnya suara berkelas ya.
  60. 2:05Akhirnya setelah sekian purnama ya.
  61. 2:07Sekian purnama karena aku sudah masukin
  62. 2:09list drter Jimmy di suar bekel sejak
  63. 2:11lama.
  64. 2:12Betul betul. Maaf sekali saya sok sibuk.
  65. 2:14[tertawa]
  66. 2:15Dr. Jimmy, aku memulai obrolan hari ini
  67. 2:17dengan salah satu course yang aku save
  68. 2:19tadi pagi ketika aku buka sosial media.
  69. 2:21Heeh.
  70. 2:22Kalimatnya gini, study yourself, your
  71. 2:26pattern, habit, compulsion, trauma,
  72. 2:28anxieties, insecurities, and addiction.
  73. 2:31Once you see them, the unconscious
  74. 2:33become conscious. And the moment you
  75. 2:35know what they are and how they control
  76. 2:37you, you awaken, you become unstoppable.
  77. 2:41Y, gimana cara kita bisa mempelajari
  78. 2:44diri kita sendiri tentang pattern,
  79. 2:46habit, trauma, anxiety, insecurities,
  80. 2:50addictions.
  81. 2:52Saya sangat relate dengan quotes tadi.
  82. 2:55Kalau kita enggak tahu, kita enggak tahu
  83. 2:57siapa musuh kita, kita enggak akan
  84. 2:59pernah menang. Dan yang disebut musuh
  85. 3:01terbesar seseorang adalah dirinya
  86. 3:03sendiri. memang enggak salah, tapi
  87. 3:05enggak cukup detail, enggak cukup
  88. 3:07spesifik untuk [mendengus] kita sadar,
  89. 3:09kita tahu bagian mana di dalam diri kita
  90. 3:11yang sebenarnya dalam tanda kutip adalah
  91. 3:13musuh kita. Beberapa orang menganggapnya
  92. 3:16sebatas sebagai kegagalan atau rendah
  93. 3:19diri atau perasaan malu, tapi enggak
  94. 3:22cukup spesifik.
  95. 3:24Yang disebut pola di sini bukan
  96. 3:27semata-mata tentang anxiety atau failure
  97. 3:31atau shame, tapi
  98. 3:34bagaimana hubungan antara pencetus dan
  99. 3:36reaksi karena polanya ada di situ.
  100. 3:40Beberapa orang datang katakanlah
  101. 3:43bercerita dia mudah marah. Titik. Enggak
  102. 3:46cukup. Kita perlu tahu kenapa dia mudah
  103. 3:48marah. Katakanlah dia mudah marah ketika
  104. 3:50merasa direndahkan.
  105. 3:52kelihatannya cukup belum? Kenapa kamu
  106. 3:55merasa direndahkan? Misalnya katakanlah
  107. 3:59karena saat kecil aku tidak pernah
  108. 4:03diapresiasi. Maka itu kemudian jadi
  109. 4:05lengkap. Karena aku tidak pernah
  110. 4:07diapresiasi, aku merasa direndahkan.
  111. 4:08Sehingga pencetus apapun yang terkait
  112. 4:10dengan direndahkan membuatku marah.
  113. 4:12Hm.
  114. 4:13Itu kalau kita sadar pola-pola tadi,
  115. 4:16kita tidak lagi akan terganggu dengan
  116. 4:19riuhnya realita. enggak terganggu lagi.
  117. 4:23Karena yang bisa mengganggu kita
  118. 4:24sebenarnya apa yang sudah kita percaya.
  119. 4:27Kalau saya percaya saya berharga,
  120. 4:29sekalipun orang di depan saya bilang
  121. 4:31saya tidak berharga, tidak ada
  122. 4:32urusannya.
  123. 4:33Ya,
  124. 4:33jika sedikit saja saya percaya saya
  125. 4:35tidak berharga, maka reaksi sekitar akan
  126. 4:39bisa memicu perasaan tidak berharga
  127. 4:40saya. Itu yang perlu kita pelajari
  128. 4:42menurut saya.
  129. 4:43Hmm. Bagaimana dengan anxiety dan
  130. 4:46insecurity yang bikin orang sampai hari
  131. 4:49ini masih ngerasa aku tidak cukup
  132. 4:51berharga, aku tidak cukup baik dan
  133. 4:54peningkatannya mulai dari mana?
  134. 4:58Yang saya agak tertarik dengan anxiety
  135. 5:00sebenarnya karena banyak orang berpikir
  136. 5:02anxiety itu bicara soal pikiran.
  137. 5:08Tidak salah tapi tidak sepenuhnya benar.
  138. 5:10Maksud saya kalau saya pikir saya
  139. 5:12ganteng belum tentu saya percaya diri
  140. 5:14karena saya ganteng. Pikiran tidak sama
  141. 5:17dengan perasaan. Kalau saya berpikir
  142. 5:19tentang masa depan belum tentu itu
  143. 5:21anxiety. Bisa saja itu proyeksi,
  144. 5:24harapan. Sesuatu di masa depan menjadi
  145. 5:27anxiety jika pikiran di masa depan itu
  146. 5:30disertai dengan perasaan. Perasaan tidak
  147. 5:32pasti, perasaan tidak punya kontrol,
  148. 5:35perasaan tidak sanggup menghadapi.
  149. 5:37Perasaan-perasaan itu yang kemudian kita
  150. 5:38sebut sebagai anxiety. Means
  151. 5:42lawan dari anxiety bukan
  152. 5:46berpikir, tapi bagaimana kita bisa
  153. 5:48handle perasaan tidak pasti, perasaan
  154. 5:50tidak mampu, perasaan tidak berdaya.
  155. 5:52Termasuk di dalamnya adalah insecurity.
  156. 5:55Sehingga kalaupun pikiran tentang masa
  157. 5:56depan muncul,
  158. 5:58dia tidak punya sengat lagi karena
  159. 6:00perasaannya sudah tidak ada. Kalau tidak
  160. 6:03ada perasaannya, pikiran tentang masa
  161. 6:04depan tuh cuma jadi rencana. Which is
  162. 6:05good. Jadi, mari kita pelajari
  163. 6:09sebenarnya perasaan apa yang muncul di
  164. 6:11sana dan kenapa perasaan itu muncul di
  165. 6:12sana, gitu kira-kira.
  166. 6:14Hm. Tadi dokter menyebut kata-kata
  167. 6:17perasaan tidak pasti
  168. 6:20dan perasaan tidak berdaya gitu. Dan itu
  169. 6:23yang membuat kita sering bingung.
  170. 6:26Makanya berseliwuran kata-kata cowok
  171. 6:28bingung gitu.
  172. 6:29Karena kita kadang enggak tahu apa yang
  173. 6:32beneran berharga tentang diri kita
  174. 6:33sendiri dan apa yang bisa kita kontrol
  175. 6:35dan bagaimana kita bisa menghadapi
  176. 6:36ketidakpastian hidup ini ya.
  177. 6:38Iya. Iya.
  178. 6:40Apakah dokter pernah me-define dirinya
  179. 6:42bingung, penuh keraguan, dan gimana cara
  180. 6:46dokter balik lagi ke fase bisa
  181. 6:48mengontrol diri sendiri?
  182. 6:52Ini pertanyaan yang bagus.
  183. 6:54Mm saya tidak boleh bohong. Hidup saya
  184. 6:57penuh kebingungan.
  185. 6:59Saya bingung waktu menentukan jurusan
  186. 7:03saat saya mau masuk spesialis.
  187. 7:05Hm.
  188. 7:06Di zaman saya mau jadi spesialis jiwa
  189. 7:09atau mau mendaftar jadi spesialis jiwa,
  190. 7:12di saat itu psikiater belum terkenal.
  191. 7:16mengambil keputusan ingin menjadi
  192. 7:18psikiater di zaman itu sebenarnya tidak
  193. 7:20terlalu masuk akal.
  194. 7:22Tapi itulah keputusan yang dipilih
  195. 7:24walaupun bingung. S3 juga saya bingung.
  196. 7:27Saya beberapa kali pindah kampus itu
  197. 7:30juga karena bingung. Tadi pagi bahkan
  198. 7:32saya bingung. ada WhatsApp dari
  199. 7:37ee ya intinya ada WhatsApp dari rumah
  200. 7:39sakit menyampaikan ada kondisi urgen ee
  201. 7:43apakah bisa ditambahkan jadwal
  202. 7:46khusus untuk seseorang ini?
  203. 7:48Saya bingung kalau saya berikan jadwal
  204. 7:51artinya
  205. 7:53karena saya sedang kuliah artinya jadwal
  206. 7:55kuliah saya akan bergeser. Which enggak
  207. 7:57mungkin tapi kalau enggak saya tolong
  208. 7:58ini orang butuh pertolongan. Saya
  209. 8:00bingung harus bagaimana
  210. 8:02bagaimana menghadapi ini.
  211. 8:05Tidak ada tips praktis menurut saya.
  212. 8:08Tapi saya percaya teman-teman suara
  213. 8:10berkelas sebagian besar yang menonton
  214. 8:12adalah orang dewasa. Saya saya percaya
  215. 8:14iya
  216. 8:15mungkin bukan
  217. 8:18anak-anak yang belum punya KTP
  218. 8:19ya.
  219. 8:20So, kita harus mengakui saat kita dewasa
  220. 8:23keputusan itu tidak bisa sejelas saat
  221. 8:25kita kecil. Enggak ada jawaban benar
  222. 8:27salah yang sejelas itu. Enggak ada
  223. 8:29jawaban yang baik buruk sejelas itu.
  224. 8:31Semua hal punya bagian benar dan
  225. 8:33salahnya, baik dan buruknya. Sehingga
  226. 8:35yang menggerakkan saya pada akhirnya
  227. 8:37bukan bukan kepastian. Karena kepastian
  228. 8:40tidak ada. Yang menggerakkan saya adalah
  229. 8:42apa nilai yang saya anut, apa value yang
  230. 8:45saya pegang. Katakanlah jika value saya,
  231. 8:47saya ingin berdampak sehingga saya ingin
  232. 8:50penelitian saya berdampak, maka saya
  233. 8:52tidak boleh memaksakan berada di sebuah
  234. 8:54kampus yang mungkin membantu saya cepat
  235. 8:56lulus, tapi saya dari awal salah
  236. 8:58jurusan.
  237. 9:00Oke, nanti gelarnya ada. Tapi jika itu
  238. 9:02tidak berdampak, what's the point?
  239. 9:05Jika kemudian yang
  240. 9:08dalam jangka panjang saya ingin
  241. 9:10berdampak melalui penelitian, melalui ee
  242. 9:13karya sehingga sekalipun saya tidak ada
  243. 9:16nantinya saya berharap karya saya bisa
  244. 9:18membantu banyak orang, maka rencana
  245. 9:20jangka panjang harus
  246. 9:23outway harus di atas rencana jangka
  247. 9:24pendek. Menolong orang memang bagus,
  248. 9:26tapi terlalu banyak orang yang butuh
  249. 9:28ditolong.
  250. 9:28Hm.
  251. 9:29Sehingga jadwal yang tadinya ingin
  252. 9:32disisipkan saya batalkan. lebih baik
  253. 9:34saya ikuti kuliah, saya lulus tepat
  254. 9:36waktu dengan penelitian yang baik supaya
  255. 9:38saya bisa berdampak lebih luas lagi
  256. 9:40nantinya. So, yang mendorong pada
  257. 9:42akhirnya adalah value, bukan lagi baik,
  258. 9:44buruk, benar, salah, gitu.
  259. 9:48Kenapa orang dewasa
  260. 9:50suka sekali ngaret, suka sekali
  261. 9:53menunda-nunda gitu?
  262. 9:56Kita janjian jam 8.00,
  263. 9:58kita masih di rumah jam 07.5 dan kita
  264. 10:00merasa secara waktu aman kok 5 menit.
  265. 10:04Apakah itu bagian dari trauma?
  266. 10:07Apakah itu dari manifestasi terhadap
  267. 10:10life experience dia bahwa enggak apa-apa
  268. 10:12telat ngarudah biasa atau memang ada
  269. 10:15sisi anak kecil di diri dia yang tidak
  270. 10:18punya kesadaran terhadap waktu itu gitu.
  271. 10:20He. Saya percaya bilal jawabannya adalah
  272. 10:22semuanya. [tertawa]
  273. 10:25Karena ada yang masih sekalipun ada yang
  274. 10:28sekalipun usianya sudah tua, kita masih
  275. 10:30merasa enggak kok saya masih muda. Ada
  276. 10:32pasti
  277. 10:33sehingga kesadaran terhadap waktunya
  278. 10:35buruk. Di saat bersamaan ada juga yang
  279. 10:38akibat trauma seseorang menjadi
  280. 10:40kehilangan sensasi terhadap waktu karena
  281. 10:42waktu tuh ada sensasinya.
  282. 10:43Kita bisa mengukur kira-kira kita bicara
  283. 10:45sudah cukup lama atau tidak 5 menit, 10
  284. 10:47menit itu ada sensasinya. trauma sangat
  285. 10:49mungkin merusak sensasi tadi. Ada juga
  286. 10:52aspek budaya di mana di let's say ketika
  287. 10:55saya bertemu di kongres di Jepang atau
  288. 10:58kongres di Singapura jam 09.00 mulai jam
  289. 11:0109.00 mulai. Tapi kalau kongres di
  290. 11:02Indonesia jam 09.00 mulai masih nunggu
  291. 11:05yang memberi sambutan dari Bapak ee apa
  292. 11:08gitu kan. [tertawa]
  293. 11:10Jadi secara budaya kita juga
  294. 11:12ee
  295. 11:13terdampak. Tapi saya mau highlight
  296. 11:14bagian trauma karena di bagian budaya
  297. 11:17pasti banyak orang tahu di bagian ada
  298. 11:18bagian anak kecil di dalam diri kita
  299. 11:20yang memang masih pengin
  300. 11:21bersenang-senang juga ya sudahlah enggak
  301. 11:24apa-apa.
  302. 11:24Sayaat saat podcast saya
  303. 11:27menulis buku, bagian anak-anak itu yang
  304. 11:29keluar karena saya membiarkan diri saya
  305. 11:31bereksplorasi di luar dari yang saya
  306. 11:34nyaman.
  307. 11:35Nyamannya saya tuh sendirian duduk di
  308. 11:36bawah pohon.
  309. 11:38Di luar yang itu bereksplorasi adalah
  310. 11:41bagian anak-anak. At the same time yang
  311. 11:44banyak orang enggak tahu justru trauma
  312. 11:45ada dampaknya di sini. Ketika seseorang
  313. 11:48mengalami trauma bukan hanya masa lalu
  314. 11:52yang bermasalah tapi lebih tepatnya masa
  315. 11:55lalu itu menyelinap ke masa kini.
  316. 11:57membuat kita mempersepsi masa kini
  317. 12:00dengan seakan-akan kejadian di masa lalu
  318. 12:03itu baru saja terjadi atau bahkan masih
  319. 12:06terjadi. Even kejadiannya adalah 20
  320. 12:09tahun lalu, 10 tahun lalu, rasanya
  321. 12:11mungkin masih sama kayak kemarin atau
  322. 12:12baru saja kejadian.
  323. 12:14Ya,
  324. 12:14sensasi kita terhadap waktu menjadi
  325. 12:16rusak.
  326. 12:17H
  327. 12:18jadi sangat wajar kalau sensasi waktu
  328. 12:19kita rusak. Kita enggak bisa membedakan
  329. 12:215 menit dan 10 menit dan setengah jam
  330. 12:23dan perkiraan waktunya juga jadi
  331. 12:24bermasalah.
  332. 12:26So, trauma Yesusnya
  333. 12:29orang dewasa suka ngaret dia.
  334. 12:34Gimana obrolan kami tadi? Seru banget
  335. 12:36kan? Tenang, tenang, jangan skip dulu
  336. 12:38ya. Ini bukan iklan. Aku butuh ketemu
  337. 12:41dengan orang-orang yang serius mau
  338. 12:42belajar proses kreatif suara berkelas
  339. 12:44dari nol sampai punya 1 juta
  340. 12:46subscribers.
  341. 12:48Mulai dari gimana aku menemukan ide,
  342. 12:50gimana scriptingnya, gimana eksekusi
  343. 12:53long form podcast-nya, long form
  344. 12:54contentnya, gimana kemudian eksekusi di
  345. 12:57short form-nya sampai ke kita belajar
  346. 12:59detail tentang content waterfall dan
  347. 13:01yang paling penting gimana caranya kita
  348. 13:03bisa monetisasi. Enggak cuma teori ya,
  349. 13:06kita bakal bedah banyak studi kasus
  350. 13:08gimana caranya kita bisa hasilin ratusan
  351. 13:10juta views dalam sebulan, gimana kita
  352. 13:12ngembangin akun dari nol hingga punya
  353. 13:14jutaan audience. Semua hal kita bedah di
  354. 13:16Fire One Kreatif. Klik link deskripsi
  355. 13:18atau kamu bisa langsung ke
  356. 13:20berkelaskreatif.com.
  357. 13:22Wow, saya suka sekali dan meng-highlight
  358. 13:24kata-kata tadi.
  359. 13:26Masa lalu itu suka menyelinap di masa
  360. 13:28kini ya.
  361. 13:28He.
  362. 13:30Dan saya bersyukur sebagai host podcast
  363. 13:34saya sering stay in the present moment
  364. 13:38karena
  365. 13:39saya harus butuh fokus untuk mendengar
  366. 13:40percakapan dengan narasumber. Tapi ada
  367. 13:42momen di mana let's say di event atau
  368. 13:45saya ketemu dengan orang itu kadang saya
  369. 13:47tidak bisa 100%
  370. 13:50beneran menghargai momen itu karena
  371. 13:52tiba-tiba ada 5% itu menyelinap tentang
  372. 13:54masa lalu. Oh, saya ngomong dengan orang
  373. 13:56ini dan orang ini agak ngeselin.
  374. 13:58Tiba-tiba muncul trauma dari masa lalu
  375. 13:59terhadap orang yang ngeselin yang setipe
  376. 14:01seperti ini dan saya tiba-tiba mengingat
  377. 14:03masa lalu gitu. He.
  378. 14:04Tapi di momen ini sekarang jam 115 saya
  379. 14:08ngobrol dengan Dr. Jimmy dan dokter saya
  380. 14:10appreciate banget kita 30 menit lebih
  381. 14:11awal podcast ini dan itu bukan lagi on
  382. 14:14time bahkan lebih cepat.
  383. 14:16Ini bikin saya menyadari bahwa oh ini
  384. 14:18waktu dan saya beneran hadir di sini di
  385. 14:20bawah lampu yang terang ini. Tapi saya
  386. 14:22takut akan mengulangi fase-fase di mana
  387. 14:24kebanyakan masa lalu yang tiba-tiba
  388. 14:26menyelinap di momen saya saat ini gitu.
  389. 14:29dan kadang menyelinap tentang masa depan
  390. 14:31yang belum terjadi sama sekali dan
  391. 14:33sehingga kita beneran tidak bisa di
  392. 14:35sini.
  393. 14:36Tolong bawa saya bawa teman-teman yang
  394. 14:38sedang menonton episode ini untuk
  395. 14:40beneran hadir pelan-pelan ke masa kita
  396. 14:42saat ini gitu. He he.
  397. 14:46Seakan-akan
  398. 14:48masa lalu dan masa depan yang menyelinap
  399. 14:50ini di luar kendali kita. Which is true.
  400. 14:55Kita lagi berinteraksi atau bahkan kita
  401. 14:58lagi melakukan suatu yang harusnya kita
  402. 15:00lakukan.
  403. 15:02Lalu tiba-tiba pikiran kita melayang
  404. 15:04entah ke mana.
  405. 15:07Seakan kita tidak punya kendali terhadap
  406. 15:09hal ini. Benar.
  407. 15:12Kita tidak punya kendali terhadap
  408. 15:13kehadirannya,
  409. 15:15tapi kita tidak sepenuhnya 100% tidak
  410. 15:17punya kendali terhadap kehadirannya.
  411. 15:19Kita punya kendali terhadap bagaimana
  412. 15:20kita bereaksi terhadap kehadiran
  413. 15:22pikiran-pikiran ini.
  414. 15:25Ketika kita menganggap diri kita tidak
  415. 15:27berdaya, ketika pikiran masa lalu dan
  416. 15:29masa depan datang, kita cenderung untuk
  417. 15:32sekedar ruminating atau memakan pikiran
  418. 15:35tadi
  419. 15:35atau lebih tepatnya termakan oleh
  420. 15:37pikiran tadi. Kita mengikuti alurnya
  421. 15:39seakan pikiran ini adalah diri kita,
  422. 15:43tapi pikiran bukan diri kita.
  423. 15:46Hanya karena saya berpikir, saya
  424. 15:48ganteng. wajah saya tidak tidak
  425. 15:49tiba-tiba berubah.
  426. 15:52Tapi menariknya sekalipun
  427. 15:55kita tahu kalau saya berpikir saya
  428. 15:57ganteng, wajah saya tidak tiba-tiba
  429. 15:58berubah, hal ini tidak berlaku
  430. 16:00sebaliknya untuk apa yang sudah
  431. 16:01terlanjur kita percaya. Saya berpikir
  432. 16:04saya tidak berdaya menghadapi masa
  433. 16:06depan. Loh, kok rasanya benar? It
  434. 16:08doesn't make sense. Karena pikiran
  435. 16:11sebatas pikiran tidak selalu harus kita
  436. 16:13percaya.
  437. 16:15Bagaimana kita menemui pikiran-pikiran
  438. 16:18yang sedang datang? Langkah pertama
  439. 16:20menurut saya adalah tidak perlu
  440. 16:21dipercaya. Dia cuma suara yang sedang
  441. 16:24datang. Apakah dia benar atau salah akan
  442. 16:28kontekstual sekali bergantung banyak hal
  443. 16:31dan kebergunaannya juga sangat banyak
  444. 16:34sekali konteks yang berbeda-beda. Apakah
  445. 16:37pikiran ini berguna atau tidak. Jadi
  446. 16:38ketika pikiran datang, bagaimana kita
  447. 16:40kembali ke masa kini, pertama-tama entah
  448. 16:43itu masa lalu atau masa depan,
  449. 16:44pertama-tama adalah tidak perlu percaya.
  450. 16:45Saya tidak mengatakan ragukan tapi tidak
  451. 16:48perlu percaya. Pikiran berkata titik
  452. 16:51titik titik itu favorit saya
  453. 16:53ya.
  454. 16:53Bukan saya berpikir,
  455. 16:56tidak ada saya di sana pikiran berkata
  456. 16:59Jimmy ganteng. Sudah saya tidak percaya
  457. 17:02itu. Saya tidak meragukan itu. Itu cuma
  458. 17:04pikiran saja.
  459. 17:05Hm. Tapi saya percaya sih, Do. [tertawa]
  460. 17:08Terima kasih.
  461. 17:10Dan orang dewasa juga
  462. 17:13mereka ignorance bahwa mereka itu merasa
  463. 17:16bisa mengontrol semuanya. He.
  464. 17:20Tapi pelan-pelan mereka
  465. 17:22susah untuk multitasking
  466. 17:25saya. Tiba-tiba dr. Jimmy WA saya baca
  467. 17:28sebentar dan notif diskon di toko
  468. 17:31e-commerce itu lebih seksi sehingga saya
  469. 17:33masuk ke toko e-commerce dulu dan saya
  470. 17:35lupa balas chat Dr. Jimmy
  471. 17:37tiba-tiba saya enggak butuh barang itu.
  472. 17:39Wah 70% diskonnya hari ini. Cuma hari
  473. 17:42ini, cuma di jam ini. Saya klik saya
  474. 17:44beli
  475. 17:46dan saya baru sadar kenapa saya beli
  476. 17:48itu. Akhirnya saya lihat perbandingan
  477. 17:50harga ke aku sosial media 1 jam 2 jam
  478. 17:54berlalu. Saya lupa membalas dokter Jimmy
  479. 17:56punya WA. Saya lupa ngerjain hal yang
  480. 17:58matters lainnya. Dan saya jatuh ke
  481. 18:01lubang yang sama berhari-hari sehingga
  482. 18:02saya mdefine diri saya kok aku
  483. 18:05procrastinate, kok aku edd
  484. 18:07kenal diri kita sendiri gitu.
  485. 18:10Itu yang terjadi di orang dewasa pada
  486. 18:11umumnya di zaman sekarang. Dan mereka
  487. 18:13ignorance untuk balik ke diri mereka
  488. 18:15sendiri. Kalau orang yang menontonnya
  489. 18:18juga related seperti saya jelaskan tadi,
  490. 18:21tolong bawa kita balik lagi ke diri
  491. 18:23sendiri.
  492. 18:24Saya tersenyum karena sesekali saya juga
  493. 18:26melakukan hal serupa. [tertawa]
  494. 18:28Itu kenapa saya mematikan semua
  495. 18:30notifikasi.
  496. 18:33Saya suka dengan quote yang tadi kita
  497. 18:36bacakan
  498. 18:37ya.
  499. 18:37Eh, Bilal bacakan. Saya bahkan enggak
  500. 18:39tahu siapa yang
  501. 18:40menulis tadi
  502. 18:41ya.
  503. 18:44Ketika kita menyadari pola
  504. 18:47kemudian kita membawa yang tidak kita
  505. 18:49sadari menjadi sadar di situ kita
  506. 18:51berdaya.
  507. 18:54Sehingga kesadaran terhadap pola ini
  508. 18:55tidak boleh berhenti cuma pada label.
  509. 18:58Jika saya berhenti pada label saya mudah
  510. 19:01terdistraksi, saya prokrastinasi, saya
  511. 19:03ADHD, dan what? Orang dewasa perlu
  512. 19:06bertanggung jawab atas yang sedang
  513. 19:09terjadi di hidupnya. Kita bukan anak
  514. 19:11kecil yang kemudian ketika tidak bawa PR
  515. 19:13menyalahkan orang tuanya karena tidak
  516. 19:14membawakan buku PR. We are the adult
  517. 19:17now. Sehingga apapun itu labelnya, tugas
  518. 19:21kita adalah selanjutnya mencari apa
  519. 19:23langkah yang perlu kita lakukan
  520. 19:24menghadapi reaksi-reaksi tadi.
  521. 19:29Yang saya lakukan adalah mematikan
  522. 19:30notifikasi. Karena banjir notifikasi
  523. 19:34tidak bisa tidak akan dengan tidak kita
  524. 19:36sengaja memotong atensi kita dan atensi
  525. 19:39kita tuh
  526. 19:40sangat mahal sebenarnya.
  527. 19:41Benar. Jadi saya berterima kasih sekali
  528. 19:43buat teman-teman suara berkelas yang mau
  529. 19:44nonton 60 menit ini
  530. 19:47karena
  531. 19:49ini sesuatu yang tidak bisa kembali ke
  532. 19:51hidup kita. 60 menit berlalu, maka 60
  533. 19:53menit berlalu. So, thank you banget.
  534. 19:56Dan mari manfaatkan 60 menit ini untuk
  535. 19:57belajar bahwa ketika atensi kita
  536. 19:59terdistraksi,
  537. 20:01mari kembali pada apa yang dalam jangka
  538. 20:03panjang baik untuk kita.
  539. 20:06Dalam jangka pendek diskon 70% 60%
  540. 20:10barang menarik.
  541. 20:12Tapi dalam jangka panjang akan sangat
  542. 20:14mahal harganya kalau kita mudah sekali
  543. 20:16terdistraksi oleh diskon-diskon ini.
  544. 20:18Akan lebih bermanfaat kalau kita mampu
  545. 20:22fokus, tidak brainroad, rajin membaca,
  546. 20:25mendengarkan konten-konten yang
  547. 20:27bermanfaat, belajar, mencatat,
  548. 20:30pakai tangan.
  549. 20:32Karena menulis itu sesuatu yang mengubah
  550. 20:35struktur otak. ini jauh lebih bermanfaat
  551. 20:38untuk jangka panjang ketimbang
  552. 20:39mendapatkan gratifikasi instan seperti
  553. 20:42barang yang kita beli lalu kita tunggu
  554. 20:45lalu saat datang kita abaikan bahkan
  555. 20:46unboxing-nya entah kapan lalu numpuk
  556. 20:49barangnya. So, mari kembali pikirkan dan
  557. 20:53renungkan apa yang dalam jangka panjang
  558. 20:55sebenarnya kita inginkan. Kebahagiaan
  559. 20:59bukan lawan dari penderitaan. Lawan dari
  560. 21:01penderitaan menurut saya adalah hidup
  561. 21:03yang bermakna.
  562. 21:04kebahagiaan enggak bisa menghilangkan
  563. 21:06penditaan, kebermaknaan bisa.
  564. 21:10Hm. Wow.
  565. 21:12Tadi malam saya baru ketemu salah satu
  566. 21:14postingan juga yang isinya seperti ini.
  567. 21:17Konsisten
  568. 21:20membuat hari kita setiap harinya itu
  569. 21:22terkesan sama.
  570. 21:23He
  571. 21:24konsisten.
  572. 21:26Tapi tidak konsisten membuat setiap
  573. 21:28tahunnya itu terlihat sama.
  574. 21:29Hm.
  575. 21:31Kita selalu melihat sesuatu itu jangka
  576. 21:33pendek ya. I
  577. 21:35ah hari ini, hari ini, hari ini kok
  578. 21:37biasa-biasa aja. Tapi kita enggak sadar
  579. 21:39bahwa hari ini itu compounding membuat
  580. 21:41versi kita lebih baik ya.
  581. 21:42Iya.
  582. 21:43Tapi kita sering tidak nyaman dengan
  583. 21:45konsisten dan sehingga kita memilih
  584. 21:47procrastinate, kita memilih tidak
  585. 21:48konsisten dan 2023, 2024 sampai 2026 kok
  586. 21:52aku sama-sama aja, ujung-ujungnya ngeluh
  587. 21:54juga.
  588. 21:55Iya. Iya. Itu yang menurut aku
  589. 21:57pentingnya seperti kalimat Dr. Jimmy
  590. 21:59tadi bahwa balik lagi ke sesuatu yang
  591. 22:01sebenarnya game jangka panjang kamu dan
  592. 22:05conscious lah atau sadarlah terhadap
  593. 22:06sesuatu yang kamu lihat nih sesuatu yang
  594. 22:09sangat seksi padahal jangka pendek tapi
  595. 22:11pelan-pelan membawa kamu ke versi yang
  596. 22:13tidak semakin baik gitu ya malah stuck
  597. 22:15di tempat ya.
  598. 22:16Iya.
  599. 22:18Pertanyaan simpel Dok. di fase orang
  600. 22:20dewasa, banyak sekali teman-teman yang
  601. 22:23masih tidak nyaman dengan pikirannya
  602. 22:25sendiri dan banyak teman-teman kita yang
  603. 22:28sering melihat dirinya sendiri dengan
  604. 22:29kecamata orang lain.
  605. 22:30He he.
  606. 22:32Diskusi di kantor aku dicuekin apakah
  607. 22:35atasan dan teman-teman kantorku yang
  608. 22:37membenci aku? Ya, mereka seni melihat
  609. 22:40aku. WA aku enggak dibalas, sering
  610. 22:42dicuekin. Dan aku ng-define diriku semua
  611. 22:44orang tidak senang sama aku dan aku
  612. 22:46ng-define lingkunganku toxic. Akhirnya
  613. 22:48kita resign dan itu akan terjadi lagi di
  614. 22:50kantor-kantor kita yang baru dan hidup
  615. 22:51kita gini-gini aja gitu dengan pola
  616. 22:53victim.
  617. 22:54He he he.
  618. 22:56Bagaimana caranya orang-orang yang
  619. 22:58mendengar ini yang masih punya mindset
  620. 23:00bahwa semua orang membenci aku, semua
  621. 23:01orang jahar ke aku itu untuk tidak
  622. 23:03memakai kacamata victim itu
  623. 23:06mendengar kata victim. Hal pertama yang
  624. 23:09muncul di kepala saya bilang adalah
  625. 23:11Kpman Drama Triangle.
  626. 23:14Kpman drama triangle itu gampangnya
  627. 23:18segitiga drama Kartman. Itu definisi eh
  628. 23:20itu [tertawa] terjemahan saja.
  629. 23:22Oke.
  630. 23:23Segitiga ini mengkategorikan tiga peran
  631. 23:26yang
  632. 23:28sering terjadi pada drama kehidupan.
  633. 23:30Yaitu seseorang menempatkan sebagai
  634. 23:32viktim. Berarti kalau dia viktim, ada
  635. 23:35orang lain atau ada struktur lain harus
  636. 23:37jadi perpetrator atau pelaku. Dan kalau
  637. 23:41ada korban, ada pelaku harus ada
  638. 23:43struktur lain yang menjadi hero atau
  639. 23:45penyelamat.
  640. 23:47Tanpa kita sadari jika jika pola ini
  641. 23:50kita pakai, kita sedang menjebak diri
  642. 23:54kita di dalam ketidakberdayaan.
  643. 23:57Menjadi korban itu tidak bermasalah
  644. 23:58sebenarnya,
  645. 23:59tapi menjadi bermasalah jika korban ini
  646. 24:01merasa tidak berdaya.
  647. 24:03dia menempatkan hero itu di luar
  648. 24:07dirinya.
  649. 24:09Jika saya merasa sebagai korban dari
  650. 24:11peristiwa di mana chat tidak dibalas,
  651. 24:14tapi sayalah heronya yang kemudian
  652. 24:17pek pek pek balas dong. Dan that's no
  653. 24:21problem. Kita menempatkan diri kita
  654. 24:23sebagai individu yang mampu dan berdaya.
  655. 24:25Tapi kalau kemudian hanya menjadi
  656. 24:27sebagai korban, lalu berharap orang lain
  657. 24:29yang merespon, lalu berharap orang lain
  658. 24:31yang mengubah,
  659. 24:34bagi orang lain kayaknya sebagian besar
  660. 24:37orang lain akan menganggap diri kita
  661. 24:39enggak seping itu. So, kita enggak bisa
  662. 24:41berharap hero itu datang dari luar.
  663. 24:45Antitesis dari Kpman Triangle bukan saya
  664. 24:48adalah pelaku, karena kalau saya victim
  665. 24:51berarti lawannya saya pelaku. Bukan.
  666. 24:53Antitesis dari Kartman Triangle adalah
  667. 24:56saya sebagai individu yang berdaya.
  668. 24:59Jadi sekalipun orang lain menganggap
  669. 25:01saya kecil, enggak saya berdaya. Ya
  670. 25:03terserah Anda bilang apa. Orang lain
  671. 25:05menganggap saya tidak berharga, oke saya
  672. 25:07cari lingkungan yang membantu saya atau
  673. 25:09menganggap saya berharga. Kecuali kalau
  674. 25:12orang di depan kita masih bisa diajak
  675. 25:13negosiasi bahwa kita masih bisa
  676. 25:15membangun persepsi ulang. Artinya kita
  677. 25:19enggak seber enggak seenggak berdaya
  678. 25:21itu, Teman-teman. So, make sure jangan
  679. 25:24cuma mikir sebagai victim, mikir juga
  680. 25:26sebagai heronya.
  681. 25:29Apakah sebenarnya ada orang jahat di
  682. 25:30dunia ini, Dok?
  683. 25:31Pertanyaan bagus.
  684. 25:33Orang jahat dan kita selama ini termasuk
  685. 25:37aku ya, sering ng-define seseorang itu
  686. 25:39kan berdasarkan manifestasi tentang masa
  687. 25:42lalunya bahwa dia kan adalah anak kecil
  688. 25:45yang lahir dari rahim ibunya dan dia
  689. 25:48tumbuh sebagai anak yang disayang, penuh
  690. 25:50cinta.
  691. 25:52banyak dewasa mungkin banyak hal yang
  692. 25:53dihadapi sehingga dia adalah korbannya
  693. 25:55juga. Akhirnya dia mau enggak mau jadi
  694. 25:59victim yang kemudian ingin membela
  695. 26:01dirinya sendiri dan mungkin pakai jalur
  696. 26:02jahat dan sehingga aku enggak bisa
  697. 26:03ng-define dia dari opsi hidupnya kan.
  698. 26:06Gimana definisi orang jahat di fase kita
  699. 26:09yang dewasa, orang toksik, orang yang
  700. 26:11negatif itu
  701. 26:13saya mungkin tidak disukai ketika saya
  702. 26:15menjawab ini. Tapi izinkan saya
  703. 26:16menjawab. Yes, please.
  704. 26:21Batman dan Joker, Spider-Man dan
  705. 26:25musuhnya,
  706. 26:27Avenger dan Thanos. Saya pikir itu
  707. 26:30adalah ekspresi yang paling manusiawi
  708. 26:32dan jujur tentang apa yang kita pandang
  709. 26:34orang jahat. Thanos deh. Thanos.
  710. 26:37Thanos hanya jahat karena dia
  711. 26:42punya tujuan baik tapi menggunakan
  712. 26:44cara-cara yang keras. Tapi menurut
  713. 26:46Thanos itu adalah tujuan yang baik.
  714. 26:49Tentu Thanos punya lukanya karena dia
  715. 26:51punya masalah sama planetnya. tidak
  716. 26:53spoiler.
  717. 26:56Oleh karena itu dia berbuat dengan keras
  718. 26:58untuk menyelamatkan
  719. 27:00bahkan universe.
  720. 27:03Sayangnya
  721. 27:05kebanyakan orang tidak berpikir seperti
  722. 27:07itu. Sehingga di sini Thanos seakan-akan
  723. 27:09adalah feeling.
  724. 27:11Tidak semua yang kita pikir jahat
  725. 27:13sayangnya
  726. 27:15betul
  727. 27:18hanya 100% jahat. Kita perlu mengakui di
  728. 27:20hidup dewasa
  729. 27:22jahat tidak jahat itu menjadi terlalu
  730. 27:24abu-abu sekarang. Mungkin dia punya
  731. 27:26luka. Kalau di Thanos bahkan mungkin
  732. 27:29bukan sekedar dia punya loka, dia punya
  733. 27:30pengetahuan dengan cara berpikir yang
  734. 27:31berbeda.
  735. 27:35Sudut pandangnya tidak bisa semata-mata
  736. 27:37jahat atau baik. Saya lebih suka
  737. 27:40melihatnya sebagai selaras atau tidak
  738. 27:42selaras.
  739. 27:45Jika tujuannya baik, tapi caranya
  740. 27:47kemudian menyakitkan bagi banyak orang,
  741. 27:49kita perlu mempertimbangkan apakah cara
  742. 27:52ini layak dikerjakan. Atau sebaliknya,
  743. 27:55mungkin tujuan orang di depan kita baik,
  744. 27:57tapi caranya seringkiali menyakitkan
  745. 28:00bagi banyak orang di sekitar. Maka perlu
  746. 28:03dipertimbangkan apakah saya mau jadi
  747. 28:04bagian dari cara tersebut? Karena
  748. 28:06kemudian itulah definisi jahat.
  749. 28:12Dan kenapa tidak semata-mata melabel
  750. 28:15orang toksik? Kenapa tidak semata-mata
  751. 28:17bilang cut off?
  752. 28:20Ini diskusi saya dengan salah satu rekan
  753. 28:24ee
  754. 28:27psikolog. Kami menyadari akhir-akhir ini
  755. 28:30pembicaraan psikologis itu terbatas pada
  756. 28:34boundaries. Seakan-akan itu adalah hal
  757. 28:37yang paling optimal kita lakukan. Kalau
  758. 28:39ada orang toksik pasang boundaries tidak
  759. 28:41salah. Karena beberapa orang gakak
  760. 28:43enggak punya kemampuan membuat
  761. 28:44boundaries. Sehingga kemampuan mempunyai
  762. 28:46boundaries
  763. 28:47itu butuh dilatihkan. Problemnya jika
  764. 28:50satu-satunya kemampuan yang kita miliki
  765. 28:53untuk menghadapi orang jahat adalah
  766. 28:55boundaries, maka kita dalam masalah.
  767. 28:57Karena kita akan kesepian. kita akan
  768. 28:59terus menghadapi sisi jahat dari orang
  769. 29:00lain.
  770. 29:02Dan kalau orang lain berpikir hal
  771. 29:04serupa, ketika menghadapi sisi jahat
  772. 29:05dari kita, dia akan pasang boundaries.
  773. 29:07Semua orang gak akan kesepian. An eye
  774. 29:10for an eye will make a whole world
  775. 29:12blind. Kita enggak boleh cuma punya
  776. 29:14boundaries. Kita perlu punya
  777. 29:15keterampilan lain, komunikasi asertif.
  778. 29:17Kita perlu mampu challenge diri kita
  779. 29:19untuk mengizinkan orang yang kita
  780. 29:21pandang jahat untuk berkolaborasi, untuk
  781. 29:24berubah.
  782. 29:27Musa saja datang kembali kepada Firaun
  783. 29:29untuk
  784. 29:31berusaha mengubah. Bukan berusaha
  785. 29:33mengubah untuk bernegosiasi ulang
  786. 29:35walaupun Firaun tidak berubah tapi ada
  787. 29:36kesempatan itu.
  788. 29:38So kita enggak boleh sebatas menurut
  789. 29:40saya kita tidak boleh sebatas bergantung
  790. 29:43pada cutof dan pada toxic. We need to
  791. 29:46step up the game as an adult.
  792. 29:48Keterampilan lain dibutuhkan.
  793. 29:51Dan menjadi orang dewasa berarti memang
  794. 29:53siap dengan konsekuensi enggak nyaman
  795. 29:54ya. dari transisi yang tadi kita ngerasa
  796. 29:57kok kita selama ini jahat dan kita
  797. 29:59pelan-pelan mengakui itu dan bisa bicara
  798. 30:02dengan profesional atau bisa bicara
  799. 30:04dengan orang terdekat tentang
  800. 30:05vulnerability kita sendiri gitu.
  801. 30:06Iya. Iya. Kita perlu
  802. 30:09menjadi orang dewasa. Kita perlu
  803. 30:11bertanggung jawab dan embrace dan tidak
  804. 30:14diam di dalam ketidaknyamanan tadi.
  805. 30:17Bicara ke profesional adalah cara embris
  806. 30:19dan cara tidak diam.
  807. 30:22embris tapi diam juga bermasalah kan ya
  808. 30:24sebagai orang dewasa
  809. 30:25ya. Dan menariknya, masih banyak
  810. 30:29anak-anak mudha yang saya noti di sosial
  811. 30:31media itu complaining tentang orang tua
  812. 30:33mereka dan kadang melihat dari kacamata
  813. 30:37bahwa orang tua mereka jahat karena dari
  814. 30:40kecil sampai mereka dewasa itu tidak
  815. 30:42mengprove kasih sayang, tidak
  816. 30:44memfasilitasi dari sisi keamanan
  817. 30:47finansial
  818. 30:48dan apakah kita anak yang baik kalau
  819. 30:51kita langsung ng-dev orang tua kita
  820. 30:52jahat padahal mereka juga baru pertama
  821. 30:54kali jadi orang tua ya.
  822. 30:58Saya suka bicara seperti ini ee di sesi
  823. 31:03ketika kita bisa complaining
  824. 31:07tentang apa kekurangan orang tua,
  825. 31:09sebenarnya kita sudah punya privilege
  826. 31:11untuk complaining.
  827. 31:13Hm.
  828. 31:14Ketika kita bisa complaining, mereka
  829. 31:15tidak provide, paling tidak kita punya
  830. 31:18privilege untuk punya pengetahuan bahwa
  831. 31:20pada saat itu mereka tidak provide.
  832. 31:23Karena di beberapa generasi privilege
  833. 31:25untuk komplain bahkan tidak ada.
  834. 31:27Hm.
  835. 31:28Ketika kemiskinan di era great
  836. 31:30depression sedang terjadi, seorang anak
  837. 31:33enggak bisa komplain ke orang tuanya
  838. 31:34karena tidak bisa provide. Satu-satunya
  839. 31:36tugasnya adalah bertahan hidup dan
  840. 31:39generasi anaknya bisa complaining di
  841. 31:41atasnya.
  842. 31:41H.
  843. 31:42So, di satu sisi memang itu menyebalkan,
  844. 31:45tapi di sisi lain itu justru tanda
  845. 31:47progres.
  846. 31:49Progres dari generasi ke generasi.
  847. 31:53yang sayangnya kita seringkiali enggak
  848. 31:54melihat ini sebagai progres. Catatan
  849. 31:56lain, kita akan kembali ke Kartman Drama
  850. 31:59Triangle. Menjadi korban itu tidak
  851. 32:01masalah. Menjadi korban dan tidak
  852. 32:03berdaya itu masalah. Seringkiali anak
  853. 32:06muda saya
  854. 32:09pada pada waktu masih muda
  855. 32:11ya
  856. 32:12sebatas hanya komplain saja. Saya tidak
  857. 32:14tahu ini mau diapakan. Kenyataan bahwa
  858. 32:17orang tua tidak hadir sepenuhnya.
  859. 32:21Let's say ayah yang tidak
  860. 32:23provide secara emosional, tapi provide
  861. 32:25secara finansial.
  862. 32:28Ketika kesadaran itu ada, then what?
  863. 32:31Apa? Kita mau tenggelam, kita mau
  864. 32:34berpikir
  865. 32:36atau kita mau apa? Seringkiali justru
  866. 32:38bagian ini yang kita enggak tahu. Saya
  867. 32:40paling tidak enggak tahu pada saat itu.
  868. 32:42Karena sebenarnya opsinya ada banyak.
  869. 32:44Kita bisa belajar strategi baru untuk
  870. 32:47tidak melakukan hal yang sama. Kita bisa
  871. 32:49belajar untuk memulihkan luka yang kita
  872. 32:51punya atau sebelum memulihkan luka, kita
  873. 32:54bisa belajar tentang apa luka yang
  874. 32:56sebenarnya saya punya tidak semata-mata
  875. 32:58menjadi korban menyalahkan, tidak
  876. 33:01berdaya.
  877. 33:03Tapi rasanya tidak adil seperti ini.
  878. 33:06Benar. Selamat datang di hidup dewasa.
  879. 33:08[tertawa]
  880. 33:10Iya.
  881. 33:10Dunia memang tidak adil. Mari terima
  882. 33:12saja ketidakadilan ini dan kita kerjakan
  883. 33:14sebisanya. Apa
  884. 33:17obstacle yang harus siap kita hadapi
  885. 33:19ketika menjadi orang dewasa
  886. 33:22yang mungkin tertuliskan di buku
  887. 33:28Pulih dari Trauma?
  888. 33:31Obstacle paling besar menurut saya
  889. 33:34adalah anak-anak di dalam diri kita.
  890. 33:38Karena kemudian itu yang akan
  891. 33:39menghalangi kita mencapai apa yang
  892. 33:42dewasa ingin capai. H
  893. 33:46anak-anak dalam diri kita yang
  894. 33:48katakanlah
  895. 33:51haus akan
  896. 33:53kepastian finansial.
  897. 33:56Lalu mencari pasangan yang punya
  898. 33:59kepastian finansial. Which is good.
  899. 34:02Memang kita perlu punya
  900. 34:04kesejahteraan
  901. 34:06ekonomi, finansial itu penting
  902. 34:08ya.
  903. 34:09Tapi kemudian jika itu luka dari
  904. 34:11anak-anak biasanya kita akan sangat
  905. 34:12ekstrem. Oh, saya akan mencari pasangan
  906. 34:14yang gajinya du digit, yang kerjanya di
  907. 34:18SCBD, yang mobilnya dua, udah punya
  908. 34:21rumah,
  909. 34:23yang kalau malam-malam masih kerja
  910. 34:24keras, project tidak berhenti, and then
  911. 34:26kita pasang jadi pasangannya dan menikah
  912. 34:28dan kemudian Anda tidak pernah diajak
  913. 34:30bicara.
  914. 34:32Kita hanya bergerak dari satu luka
  915. 34:34h
  916. 34:34ke luka lain.
  917. 34:36Dalam pulih dari trauma saya menuliskan
  918. 34:38satu bab tentang hungry ghost.
  919. 34:40Hungrigos itu
  920. 34:43intinya hantu lapar sesuai namanya.
  921. 34:47Hantu ini diberi makan dan tidak pernah
  922. 34:49kenyang. Perutnya buncit tapi selalu
  923. 34:53mulutnya terbuka untuk craving makanan.
  924. 34:57Menurut saya ini ekspresi paling
  925. 35:00jelas dari trauma.
  926. 35:02Kenapa hantu? Hantu itu sudah tidak ada.
  927. 35:05Maksudnya dia sudah tidak hidup. H
  928. 35:07bukankah masa lalu di hidup kita juga
  929. 35:09sudah tidak hidup? Kejadian itu sudah 20
  930. 35:12tahun, 10 tahun atau mungkin 30 tahun
  931. 35:15berlalu, dia sudah mati.
  932. 35:17Tapi dia hidup sebagai hantu yang lapar.
  933. 35:20Lapar terhadap apa yang tidak dia miliki
  934. 35:23saat itu. Perhatian, uang,
  935. 35:27kepastian, apapun itu bentuknya. Yang
  936. 35:30sekalipun itu diberikan rasanya enggak
  937. 35:32pernah cukup
  938. 35:34di dalam pulih dari trauma. Salah
  939. 35:36satunya adalah contoh tentang selingkuh.
  940. 35:40Banyak orang berpikir selingkuh
  941. 35:43muncul karena kurang perhatian.
  942. 35:47Bagaimana jika bukan kurang? Bagaimana
  943. 35:49jika itu hantu yang lapar? Sekalipun
  944. 35:51sudah dapat perhatian, dia tetap craving
  945. 35:53perhatian.
  946. 35:53Hm.
  947. 35:54Jadi, seberapa banyak pun yang diberikan
  948. 35:56rasanya enggak pernah cukup.
  949. 35:57Ya.
  950. 35:58Dan buat orang dewasa selingkuh itu
  951. 35:59harganya mahal loh. Karir.
  952. 36:02Hm. Benar.
  953. 36:03kita menukarkan sesuatu yang tidak jelas
  954. 36:08berasal dari masa lalu
  955. 36:11untuk suatu yang sangat besar yang
  956. 36:13sedang kita bangun bertahun-tahun yang
  957. 36:15kalau orang dewasa berpikir enggak masuk
  958. 36:17akal ngapain untuk apa saya selingkuh
  959. 36:20mempertaruhkan pekerjaan saya yang saya
  960. 36:21bangun bertahun-tahun kalau orang dewasa
  961. 36:23berpikir enggak akan itu dilakukan
  962. 36:26tapi kalau anak-anak yang berpikir ah
  963. 36:28perhatian menyenangkan [tertawa]
  964. 36:29iya ya
  965. 36:30so anak-anak dalam diri kita itu
  966. 36:34bisa jadi masalah besarnya.
  967. 36:36Wow, itu
  968. 36:38itu bagus banget ya. Karena sekitar
  969. 36:41beberapa bulan lalu ada teman saya
  970. 36:43laki-laki ya itu baru diselingkuhi.
  971. 36:46He. [berdehem]
  972. 36:47Dan saya tanya ke teman saya, "What
  973. 36:49happened?" Dan dia bilang bahwa selama
  974. 36:51ini mereka baik-baik aja, saling
  975. 36:53mencintai juga satu sama lain. Tapi ada
  976. 36:56hungry ghost yang terjadi di pasangannya
  977. 36:58si cewek ini yang sorry for saying dulu
  978. 37:01featherless gitu. He he.
  979. 37:02Yang di mana ternyata temanku itu tidak
  980. 37:04punya jiwa om-om kebapakan gitu karena
  981. 37:07temanku juga sebaya sama dia gitu. kan.
  982. 37:09Heeh.
  983. 37:11Makanya aku tersenyum bahwa setiap
  984. 37:13manusia sebenarnya punya hangusnya dan
  985. 37:14tergantung bagaimana kamu
  986. 37:17mengontrol kelaparan si hantu atau masa
  987. 37:19lalu tadi yang tiba-tiba dia pengin
  988. 37:21makan hal-hal yang enggak penting yang
  989. 37:22bisa merusak karirmu, kesehatanmu, masa
  990. 37:24depanmu. Ya.
  991. 37:25Iya. Iya. Ee saya suka ilustrasi hantu
  992. 37:30karena
  993. 37:32untuk hantu tadi ini ilustrasi ya. Saya
  994. 37:36bukan cerita tentang eksorism, saya
  995. 37:37tidak tahu.
  996. 37:39Untuk hantu tadi bisa pulang dengan
  997. 37:41damai,
  998. 37:43maka bukan dia terus diberi makan.
  999. 37:49Satu-satunya cara adalah dia perlu
  1000. 37:53berdamai
  1001. 37:55dengan kekurangannya pada saat dia
  1002. 37:58sedang hidup.
  1003. 38:00Hmm.
  1004. 38:01Jadi bukan dikasih makan terus, tapi dia
  1005. 38:03perlu kembali. Oh, saat itu saya
  1006. 38:04kekurangan. Oh, saat itu saya kalau
  1007. 38:08ceritanya Hungry Gros adalah meninggal
  1008. 38:10karena kelaparan.
  1009. 38:12Di situlah poin di mana dia perlu
  1010. 38:16tidak lagi menganggap itu sebagai
  1011. 38:19kehidupannya dan ini sudah selesai.
  1012. 38:22Ketika itu sudah diputus, dia bisa
  1013. 38:24kembali dengan damai. Apa konteksnya ke
  1014. 38:25kehidupan kita? Konteksnya adalah
  1015. 38:28kita tidak bisa memuaskan Hungry Ghost
  1016. 38:30dengan mendapatkan perhatian kepastian
  1017. 38:33di kehidupan saat ini. Kita perlu
  1018. 38:36menarik mundur itu.
  1019. 38:38Mengembalikan, memunculkan rasa sakit,
  1020. 38:42menghidupkan lagi memori-memori di mana
  1021. 38:44kita terluka. Di situ kita perlu
  1022. 38:47beraksi. Anak di dalam kejadian itu yang
  1023. 38:49perlu makan. Ketika anak tadi tidak
  1024. 38:52kelaparan, hantunya bisa pulang.
  1025. 38:55Hm. Dalam bahasa lain itu juga yang
  1026. 38:57dilakukan pada saat sesi konseling. Kita
  1027. 38:59mengembalikan memorinya memenuhi
  1028. 39:01kebutuhan diri yang saat itu tidak
  1029. 39:04terpenuhi sehingga diri dewasa sekarang
  1030. 39:07tidak lagi dihantui.
  1031. 39:10Let's dive secara praktiknya ya. Anggap
  1032. 39:13aja ni sekarang kita sedang konseling
  1033. 39:1510 menit ke depan literally konseling
  1034. 39:16tidak ada kamera. Kita matiin kamera.
  1035. 39:19Saya harus ngapain? Apakah saya harus
  1036. 39:21menuangkan isi kepala saya, hantu yang
  1037. 39:25kelaparan itu dalam bentuk tulisan atau
  1038. 39:27sekedar ngomong macam saya harus apa,
  1039. 39:29Dok?
  1040. 39:31Saya sacientis. Jadi, saya akan mulai
  1041. 39:35dengan teori lalu, kita bisa bedah
  1042. 39:39sebenarnya semua praktik bisa untuk
  1043. 39:41membuat kita pulih selama kita mengerti
  1044. 39:43alurnya.
  1045. 39:45Mari melihat memori kita itu seperti
  1046. 39:50Wikipedia atau Google Docs. Dan saya
  1047. 39:52mengutip tulisan dari peneliti memori
  1048. 39:56yang sangat terkenal, maaf saya neres
  1049. 40:01Lus. Beliau mengatakan memori kita itu
  1050. 40:03rekonstruktif. Dia seperti Wikipedia.
  1051. 40:07Kita bisa mengubah Wikipedia tapi orang
  1052. 40:10lain juga bisa mengubah page Wikipedia.
  1053. 40:13Hm. Iya. Ya.
  1054. 40:14Jadi ini bukan sesuatu yang akan kita
  1055. 40:17bawa seumur hidup. Tidak. Kita punya
  1056. 40:19kemampuan untuk mengedit itu.
  1057. 40:23Bagaimana mengedit? Mari membayangkan.
  1058. 40:25Berarti ada dua skenario. Skenario
  1059. 40:27pertama, jika saya mengeditnya dengan
  1060. 40:30memperburuk tulisannya, saya mengalami
  1061. 40:33kejadian traumatik, saya ditinggalkan,
  1062. 40:34font-nya saya besarkan,
  1063. 40:37lalu saya bolt merah, lalu saya
  1064. 40:39underline. Kita mengedit memang, tapi
  1065. 40:40menjadi lebih sakit. Bagaimana kita
  1066. 40:42mengedit lebih sakit dengan
  1067. 40:44kita memikirkan diri sebagai korban.
  1068. 40:47Kita bercerita seakan kita enggak
  1069. 40:48berdaya. Kita tulis tapi hanya
  1070. 40:51penderitaannya saja.
  1071. 40:53Sebenarnya kita sedang mengedit tapi
  1072. 40:55memperbesar penderitaan. Orang
  1073. 40:57menganggapnya itu mencurahkan. Tidak.
  1074. 40:59Itu mengedit tapi memperburuk.
  1075. 41:02Berarti enggak cerita. Enggak gitu.
  1076. 41:04Kalau kita enggak cerita berarti page
  1077. 41:06Wikipediaanya enggak dibuka.
  1078. 41:08H
  1079. 41:08berarti kita enggak ngedit.
  1080. 41:10So, berceritalah, menulislah,
  1081. 41:13sampaikanlah ke terapis, tapi jangan
  1082. 41:15berulang. Kalau itu berulang dan sama,
  1083. 41:19kita cuma highlight-highlight aja.
  1084. 41:21I
  1085. 41:23bagaimana kita mengeditnya?
  1086. 41:25Apakah harus positive thinking? Tidak.
  1087. 41:28Tapi tuliskanlah dengan narasi yang
  1088. 41:30berbeda. Kalau itu journaling, kalau itu
  1089. 41:34bercerita, berceritalah
  1090. 41:36dengan sudut pandang yang beragam. tidak
  1091. 41:39boleh satu. Jadi tidak ada sudut pandang
  1092. 41:41yang benar, tapi banyak. Jadi kita bisa
  1093. 41:44melihat dari berbagai macam angle. Dan
  1094. 41:48yang terpenting dari baik bercerita
  1095. 41:50ataupun menulis adalah dengan merasakan.
  1096. 41:53Rasakanlah bahwa sebenarnya situasi
  1097. 41:55sekarang sudah berbeda. Jika kita
  1098. 41:57menulis tentang ketidakberdayaan,
  1099. 41:58rasakanlah juga sekarang aku sudah
  1100. 42:00berdaya. Jika kita menulis tentang
  1101. 42:01kesepian, rasakanlah sebenarnya sekarang
  1102. 42:03kita sudah tidak sendirian. Jika kita
  1103. 42:05menulis tentang ketakutan, rasakanlah
  1104. 42:08sebenarnya sekarang aku sudah berdaya.
  1105. 42:10Kalaupun ada hal yang berbahaya datang,
  1106. 42:11aku mampu menghadapinya. So, dengan
  1107. 42:14merasakan berbagai macam angle, melihat
  1108. 42:17berbagai macam angle,
  1109. 42:20kita sedang mengedit page Wikipedia ini.
  1110. 42:23Membuat font-nya menjadi mengecil,
  1111. 42:25tulisannya menjadi berubah, dan pada
  1112. 42:26akhirnya kisah tadi tidak lagi
  1113. 42:28mengganggu.
  1114. 42:31Ketika saya mengedit P Wikipedia saya
  1115. 42:34sendiri, saya menemukan ada part of
  1116. 42:37Bilal yang mencari validasi, Bilal yang
  1117. 42:40gengsi,
  1118. 42:41Bilal yang egonya kegemukan,
  1119. 42:44Bilal yang takut gagal, takut enggak
  1120. 42:46dihargai. Dan saya mencoba untuk
  1121. 42:49mengedit itu karena di fase awal 20-an
  1122. 42:51ke fase saya yang sekarang itu merasa
  1123. 42:54itu jadi highlight yang yang sering saya
  1124. 42:56lihat gitu.
  1125. 42:58How do you see gagal? gengsi, ego yang
  1126. 43:01mengontrol kita sampai hari ini.
  1127. 43:04Takut enggak dihargai.
  1128. 43:06Bagaimana Dr. Jimmy melihat transisi itu
  1129. 43:08dan siapa tahu udah nge-edit
  1130. 43:10backipediaanya sendiri 100 kali gitu.
  1131. 43:13Anda benar, Bilal. Saya tidak tahu. Saya
  1132. 43:16mengedit page tentang takut gagal dan
  1133. 43:19takut dilihat orang dan takut dinilai
  1134. 43:21ini berapa kali. Saya tidak tahu.
  1135. 43:24Ketika pertanyaan tadi disampaikan,
  1136. 43:26tiba-tiba di kepala saya muncul kejadian
  1137. 43:29di mana saya
  1138. 43:32sedang mendemokan ekstrakurikuler karate
  1139. 43:35di SMA. Saya
  1140. 43:37jauh sebelum demo itu saya sudah
  1141. 43:40beberapa kali bertanding
  1142. 43:43karate. Saya latihan karate kurang lebih
  1143. 43:46dari kelas 3 atau 4 SD saya lupa. So,
  1144. 43:49kalau itu ke SMA berarti kan sudah
  1145. 43:50sekian tahun. I
  1146. 43:52melakukan tendangan, pukulan, mematahkan
  1147. 43:56bata
  1148. 43:58biasa.
  1149. 44:00Menariknya saat demo yang saya tendang
  1150. 44:02bukan ee genteng,
  1151. 44:07tapi tangan teman saya yang memegang
  1152. 44:09genteng.
  1153. 44:10H
  1154. 44:11saat latihan tidak gagal, gagalnya
  1155. 44:14justru ketika dilihat banyak orang. I.
  1156. 44:17Dan kegagalan bukan cuma di situ. Saya
  1157. 44:19gagal saat saya hampir masuk ee dalam
  1158. 44:25seleksi Olimpiade Fisika. Jadi saya
  1159. 44:27nomor sekian di bawah dari yang diambil.
  1160. 44:30Jadi naik satu nomor saya diambil
  1161. 44:32i
  1162. 44:33lulus. Saya gagal dalam
  1163. 44:37yang terakhir disertasi. Saya susun 150
  1164. 44:40halaman dicoret dari depan sampai
  1165. 44:41belakang saya gagal.
  1166. 44:44Tapi kegagalan terakhir rasanya jauh
  1167. 44:46berbeda ketimbang kegagalan
  1168. 44:48dulu. Sekarang saya tidak melihat
  1169. 44:51dicoret 150 haman sebagai gagal. Saya
  1170. 44:53melihatnya sebagai oh ya sudah berarti
  1171. 44:58saya butuh berprogres. Dan ketika saya
  1172. 45:00bicara seperti ini, saya tidak sedang
  1173. 45:02positive thinking. Karena kalimat itu
  1174. 45:04yang pertama kali keluar dalam pikiran
  1175. 45:05saya ketika
  1176. 45:08disertasi tadi dicoret. buat rekan-rekan
  1177. 45:12disertasi itu anggaplah seperti
  1178. 45:14skripsinya eh S3.
  1179. 45:17Saya tidak melihatnya sebagai gagal.
  1180. 45:19Saya tidak melihatnya secara personal.
  1181. 45:20Saya melihatnya karya itu yang perlu
  1182. 45:23dibuat berprogres dengan pengetahuan
  1183. 45:26yang diberikan oleh supervisor, dengan
  1184. 45:28tantangan atau pertanyaan yang diberikan
  1185. 45:30oleh supervisor. Saya tidak melihatnya
  1186. 45:32sebagai aku gagal atau aku bodoh. Karena
  1187. 45:36seringkiali yang menyakiti bukan
  1188. 45:38kegagalannya, tapi kalimat-kalimat yang
  1189. 45:40muncul kita personalisasi akibat
  1190. 45:42kejadian itu.
  1191. 45:43Ya,
  1192. 45:43aku gagal, aku bodoh. Cepat sekali
  1193. 45:45kesimpulannya.
  1194. 45:47Semakin
  1195. 45:49saya dewasa, semakin saya sadar
  1196. 45:51kata-kata aku gagal, aku payah, aku
  1197. 45:53tidak mengerti, itu justru yang
  1198. 45:54menghalangi saya untuk berprogres. Di
  1199. 45:56mana kalau saya tidak berprogres, saya
  1200. 45:58berpotensi untuk gagal dan begitu saja
  1201. 45:59seterusnya berputar. Justru untuk
  1202. 46:03kita berpotensi lebih baik untuk tidak
  1203. 46:05gagal, untuk berhasil, kita perlu tidak
  1204. 46:08takut untuk gagal.
  1205. 46:10Rayakanlah kesalahanmu. Berprogreslah
  1206. 46:12dari kesalahanmu. Karena kesalahan tidak
  1207. 46:15mdefine siapa saya, siapa Anda, siapa
  1208. 46:18Bilal. Kesalahan
  1209. 46:20tidak mengubah hakikat dasar kita
  1210. 46:22sebagai manusia. Kita tetap orang yang
  1211. 46:24sama kok.
  1212. 46:26Itu poov saya sekarang soal kegagalan.
  1213. 46:30Walau mungkin kalau ini dicoret dua kali
  1214. 46:33lagi mungkin kalimatnya berbeda ya.
  1215. 46:35[tertawa]
  1216. 46:37Oke.
  1217. 46:37Bercanda, bercanda.
  1218. 46:39Bayangkan
  1219. 46:41kamu sadar butuh 150 kali gagal untuk
  1220. 46:45menuju kesuksesanmu.
  1221. 46:46He. [berdehem]
  1222. 46:48Maka 150 itu akan terkesan seperti
  1223. 46:50kemenangan-kemenangan kecil kan.
  1224. 46:52Iya.
  1225. 46:53Karena kita sadar bahwa aku memang harus
  1226. 46:55menghadapi 150 kali penolakan itu dulu.
  1227. 46:57Dicoret 150 kali dulu
  1228. 47:00baru nanti baru di baru dihargai gitu.
  1229. 47:02Baru beneran diapresiasi. Baru kemudian
  1230. 47:04kita nge-define I did it. Aku berhasil
  1231. 47:06gitu.
  1232. 47:07Iya. Iya. Dan baik dari kita itu
  1233. 47:08berhenti di coretan ke-19 dan kita
  1234. 47:11ngdefine kita gagal dan ini akhir
  1235. 47:13segalanya. Ya.
  1236. 47:14Iya. Iya. Saya setuju.
  1237. 47:17Kita perlu melihat dalam jangka panjang
  1238. 47:18bukan sekedar di momen kegagalan itu
  1239. 47:20sendiri. Yang menentukan kelihatannya
  1240. 47:23bukan momennya tapi apakah kita mau
  1241. 47:25melangkah selanjutnya atau tidak. Ketika
  1242. 47:26kita berhenti, maka itu berhenti. Ketika
  1243. 47:28kita masih mau berjalan, maka sebenarnya
  1244. 47:31kegagalan tadi bukan bukan akhirnya.
  1245. 47:34Let's say sekarang saya undang satu
  1246. 47:36orang.
  1247. 47:37Anak muda 25 tahun datang duduk di depan
  1248. 47:41kita. He.
  1249. 47:43Anak 25 tahun ini melihat dirinya gagal
  1250. 47:45karena dia sudah ratusan kali gagal.
  1251. 47:47Sudah mencoba ratusan kali dia dengar
  1252. 47:49kata-kata motivasi. Harus coba lagi tapi
  1253. 47:51dia coba lagi. Dan akhirnya dia mentok
  1254. 47:53udah kehilangan harapan.
  1255. 47:55Tapi dia masih ada harapan sedikit saja
  1256. 47:58untuk mau coba lagi di tahun ini. Tapi
  1257. 48:01lingkungannya enggak support. Emm,
  1258. 48:04akhirnya dia ngelihat di depan itu
  1259. 48:06enggak ada cahaya dan dan itu gelap
  1260. 48:07sekali.
  1261. 48:09Dia hilang arah, tapi dia mau ngobrol
  1262. 48:12dengan Bila dan Dr. Jimmy dan Dr. Jimmy
  1263. 48:14yang ingin mewakili kita di sini
  1264. 48:16menyampaikan sesuatu ke dia dengan
  1265. 48:18bahasa yang mudah dipahami. Enggak
  1266. 48:19sekedar motivasi kist tapi beneran
  1267. 48:21praktikal.
  1268. 48:24Saya akan bicara dengan rekan kita ini.
  1269. 48:30Selamat datang.
  1270. 48:34Anda adalah orang-orang terpilih karena
  1271. 48:36Anda sudah berusaha
  1272. 48:38sekian kali
  1273. 48:40karena bahkan orang bisa menyerah dalam
  1274. 48:42percobaan pertama dan mengakhiri usaha
  1275. 48:44itu. So, well done, congrats. Tapi tidak
  1276. 48:48boleh berhenti dengan kegagalan.
  1277. 48:53Kegagalan yang paling besar adalah
  1278. 48:55ketika kegagalan tadi kemudian tidak
  1279. 48:58membuat kita berprogres ke mana-mana,
  1280. 49:00tidak ada pelajarannya.
  1281. 49:01So, saya akan bertanya kepada rekan kita
  1282. 49:04ini, apa yang kamu pelajari dari ratusan
  1283. 49:06hal tadi? Tapi pelajarannya tidak boleh
  1284. 49:08berbunyi personal alias pelajarannya
  1285. 49:11tidak boleh berbunyi aku bodoh, aku
  1286. 49:13tidak mampu, aku tidak sebaik ekspektasi
  1287. 49:15orang. Kalimatnya tidak boleh berbunyi
  1288. 49:16seperti itu.
  1289. 49:19Saya akan bertanya, apa pelajaran teknis
  1290. 49:21yang bisa kamu pelajari dari setiap
  1291. 49:22kegagalanmu? Satu, let's say definisi
  1292. 49:26masalahku kurang jelas. Dua, ternyata
  1293. 49:29aku tidak melihat ada bagian-bagian lain
  1294. 49:32yang mungkin bisa jadi solusi sementara
  1295. 49:34temanku lihat tiga dan seterusnya.
  1296. 49:38Sehingga ketika kita compounding
  1297. 49:39pembelajarannya, kita akan melihat ini
  1298. 49:42sebenarnya bukan hal yang sama. Ada
  1299. 49:44hal-hal yang sekalipun kita pikir aku
  1300. 49:46gagal sekian kali, ini sebenarnya
  1301. 49:48kegagalan yang berbeda-beda dan di
  1302. 49:49setiap poinnya ada pembelajaran.
  1303. 49:53Dan pembelajaran demi pembelajaran itu
  1304. 49:54yang membentukmu.
  1305. 49:56Yang kalau kita lihat sebagai kegagalan
  1306. 49:58saja semuanya jadi gelap. Jika kita
  1307. 49:59melihat sebagai pembelajaran, kita akan
  1308. 50:01melihat progres di dalam hal tadi. Yang
  1309. 50:04saya khawatirkan dari teman tadi adalah
  1310. 50:07kalau kamu tidak bisa menemukan
  1311. 50:08pembelajarannya,
  1312. 50:10maka semuanya akan gelap, maka semua
  1313. 50:12akan selesai. Atau jika dia menganggap
  1314. 50:15semua kesalahannya adalah sama,
  1315. 50:18pelajarannya sama, maka artinya dia
  1316. 50:20tidak belajar. Maka kita perlu menemukan
  1317. 50:23bagaimana caramu belajar di situ. Apa
  1318. 50:25yang harus kamu pelajari supaya
  1319. 50:26pembelajaran itu bahasa jawanya
  1320. 50:28ngelotok, nempel di kepalamu dan tidak
  1321. 50:31akan kamu ulangi. Karena dengan cara
  1322. 50:32itulah kamu enggak ngulangin kesalahan
  1323. 50:34di masa depan dan jadi orang yang
  1324. 50:35berbeda. Itu yang akan saya ajak untuk
  1325. 50:37merenung.
  1326. 50:38H dan pentingnya ngetag progres ya,
  1327. 50:41which is dari awal kita ke fase sekarang
  1328. 50:43mungkin kita enggak ngerasain progres
  1329. 50:45apapun. Kita enggak enggak karena kita
  1330. 50:47terlalu fokus pada hasilnya. I
  1331. 50:49kita terlalu fokus pada reward-nya gitu.
  1332. 50:51Iya. I
  1333. 50:52dan orang-orang yang saya kenal pasti
  1334. 50:54Dr. Jimmy juga punya banyak teman
  1335. 50:55seperti ini yang yang beneran berkelas
  1336. 50:58dan di level mereka itu outstanding itu
  1337. 51:01adalah orang-orang yang sudah melewati
  1338. 51:02ribuan fase enggak nyaman ya. Mungkin
  1339. 51:04kesepian, mungkin penolakan,
  1340. 51:07kegagalan dan mereka itu ketemu dengan R
  1341. 51:10dan kesuksesannya itu mereka enggak
  1342. 51:11sadar juga karena itu bonus di mata
  1343. 51:12mereka.
  1344. 51:13I
  1345. 51:13yang mereka track itu progresnya ya.
  1346. 51:15Iya. Saya percaya juga Bilal punya
  1347. 51:17banyak teman seperti itu. Tapi saya
  1348. 51:19mengagumi beberapa teman yang eh
  1349. 51:24bahkan ini saya akan pinjam namanya Dr.
  1350. 51:27Sanderson Oni.
  1351. 51:28He
  1352. 51:28eh usianya lebih muda dari saya. Dia
  1353. 51:31saat ini beliau orang yang sangat
  1354. 51:33berkelas. Rekan-rekan boleh search
  1355. 51:35Sanderson.
  1356. 51:36Sanderson Oni.
  1357. 51:37Oni.
  1358. 51:37Beliau peneliti di Harvard University
  1359. 51:40orang Indonesia
  1360. 51:41ya. eh
  1361. 51:43peneliti juga yang menjadi advisor dari
  1362. 51:46World Health Organization,
  1363. 51:48Suicide Prevention,
  1364. 51:49really big name di Suicide Prevention.
  1365. 51:52Wow.
  1366. 51:53Dia pun gagal di dalam progres-progres
  1367. 51:57penulisan disertasinya di dalam
  1368. 51:59kehidupan-kehidupan sebelumnya. Menurut
  1369. 52:01dia bahkan nilainya enggak cukup bagus
  1370. 52:03untuk dia masuk ke PhD program S3.
  1371. 52:07Sekarang namanya ada di mana-mana. Tentu
  1372. 52:10di dalam komunitas ilmiah.
  1373. 52:13Saya percaya Sanderson Oni yang let's
  1374. 52:15say usia 17 tahun akan sangat ragu
  1375. 52:18melihat dirinya yang sekarang
  1376. 52:20kalau dikatakan kamu akan jadi peneliti
  1377. 52:22di Harvard. E gitu mungkin.
  1378. 52:24I
  1379. 52:25so do I. Jimmy Ardian akan jadi eh
  1380. 52:29psikiater sharing tentang kesehatan
  1381. 52:31mental. Jimmy 17 tahun akan ngarang nih.
  1382. 52:35[tertawa]
  1383. 52:36Iya.
  1384. 52:39Kadang kita hanya perlu mengerjakan
  1385. 52:41kegagalan demi kegagalan dan tidak
  1386. 52:44terlalu haus, tidak terlalu nyangkut
  1387. 52:45dengan hasil yang aku maunya begini
  1388. 52:48gitu. Perjalanan itu yang kemudian akan
  1389. 52:50menentukan.
  1390. 52:51Wah, itu bagus banget. Kadang kita
  1391. 52:53memang hanya butuh melakukan kegagalan
  1392. 52:55demi kegagalan. kegagalan lagi,
  1393. 52:56kegagalan lagi, ratusan kegagalan dan
  1394. 53:00hasilnya tuh enggak enggak menampik lagi
  1395. 53:02bahwa kita tuh udah berusaha sekeras
  1396. 53:04mungkin dan dia udah mulai melirik kita
  1397. 53:07gitu. Wah, ini Jimy sudah ratusan gagal
  1398. 53:08nih. Kayaknya ini enggak mungkin kalau
  1399. 53:10dia enggak kita kasih reward gitu ya.
  1400. 53:12Iya. Iya. Iya.
  1401. 53:13Saya percaya ada bagian-bagian unik dari
  1402. 53:16semesta Tuhan apapun rekan-rekan
  1403. 53:18berkelas sebut
  1404. 53:19yang pada akhirnya melihat usaha dan
  1405. 53:22kerja keras kita.
  1406. 53:23Hm. Ya, ya. Saya juga happy sekali do
  1407. 53:27karena teman-teman yang ngikutin suara
  1408. 53:29berkelas dari subscribernya masih 1000,
  1409. 53:312000 dan sekarang kita kalau ditotalin
  1410. 53:34all platform itu udah 4 jutaan ya.
  1411. 53:36Iya.
  1412. 53:37Itu beneran part of the game, part of
  1413. 53:39the progress. Dan mereka ngelihat juga,
  1414. 53:41mereka komentar juga kayak the way
  1415. 53:43bilang nge-host itu udah ada
  1416. 53:44perkembangannya. Kadang aku sendiri
  1417. 53:46kayak take for granted, enggak, aku sama
  1418. 53:48aja. Tapi kalau aku nonton lagi episode
  1419. 53:491 sampai episode 20ku, oh iya dulu aku
  1420. 53:51jug juga bingung mau nanya apa gitu.
  1421. 53:54Belum ada sense of curiosity yang ingin
  1422. 53:56kali. Dan alhamdulillah sekarang udah
  1423. 53:57udah beneran aku butuh dengar ini gitu.
  1424. 53:59Aku butuh mencatat ini.
  1425. 54:00I
  1426. 54:01dan itu aku berarti aware sama progresku
  1427. 54:04karena aku juga mencatat dan aku mau
  1428. 54:05nonton lagi ke fase-fase aku cringe
  1429. 54:07dulu. Aku dulu mungkin menganggap jadi
  1430. 54:09ku aneh, takut tapi I did it anyway gitu
  1431. 54:13ya.
  1432. 54:13Iya. Y ee saya ingat betul podcast
  1433. 54:16pertama saya di ee bukan di platform
  1434. 54:19pribadi tapi di eh Wellspring. Itu
  1435. 54:21klinik tempat saya ee bukan bekerja,
  1436. 54:24saya menganggap ini berkarya.
  1437. 54:27Di podcast pertama saya, saya mengajak
  1438. 54:29eh dr. Andreas, mungkin pernah ke sini
  1439. 54:31Dr. Andreas kan ya? I
  1440. 54:33saya mengakui di situ betapa awkwardnya
  1441. 54:37saya. [tertawa]
  1442. 54:38Aneh sekali. Saya biasa membuat konten
  1443. 54:41talking head alias
  1444. 54:42ya saya ngomong sendiri.
  1445. 54:44begitu ngomong berdua
  1446. 54:46apa nih ngomong apa ya [tertawa]
  1447. 54:49tapi as you say kedua, ketiga, keempat
  1448. 54:54mungkin saya enggak sadar tapi progres
  1449. 54:55itu ada yang mana kalau itu berhenti di
  1450. 54:57pertama ah ini awkward mari berhenti,
  1451. 55:01aku tidak sejago ini. Then it stop
  1452. 55:03enggak?
  1453. 55:04So don't stop walaupun ngomongnya aneh
  1454. 55:07di depan kamera ya. Iya,
  1455. 55:11terkesan sangat aneh ng depan kamera dan
  1456. 55:12pastinya ada rasa takut pada waktu itu
  1457. 55:14ya.
  1458. 55:14Takut dinilai komentar jelek begitu
  1459. 55:16begitu ya.
  1460. 55:16Banyak orang masih takut untuk jujur
  1461. 55:18sama
  1462. 55:20perasaan sakit yang akan mereka hadapi
  1463. 55:22gitu. Kayak mereka takut sekali
  1464. 55:24menghadapi. Mereka tahu bahwa harus
  1465. 55:27menikmati sakit itu, harus menikmati
  1466. 55:29pain itu agar nge-gain something yang
  1467. 55:31lebih baik gitu. Mereka tahu, mereka
  1468. 55:34tahu rokok itu berbahaya mungkin, tapi
  1469. 55:35mereka enggak nyaman harus melepas itu.
  1470. 55:37Banyak hal yang sebenarnya ego mereka
  1471. 55:39lebih besar dibandingkan
  1472. 55:42rasa ingin maju mereka. Kayak gengsi
  1473. 55:46kadang lebih sering memakan banyak
  1474. 55:48korban dibandingkan kegagalan itu
  1475. 55:50sendiri.
  1476. 55:50Iya. Iya.
  1477. 55:52Gimana caranya? Kalau enggak apa-apa
  1478. 55:54hadapi sakit itu dulu. Hadapi sakit itu
  1479. 55:56dulu daripada kamu menolak sakit itu
  1480. 55:59sekarang dan entar sakit yang di
  1481. 56:00kemudian hari itu lebih sakit. Ya,
  1482. 56:05saya biasa kalau perjalanan ee jauh,
  1483. 56:10jauh itu maksudnya di atas 30 menit saya
  1484. 56:14mendengarkan platform
  1485. 56:16kayak ada kesimpulan buku gitu. Bilal
  1486. 56:18pasti tahu.
  1487. 56:19Jadi buku yang
  1488. 56:20ee
  1489. 56:21diintisarikan, diceritakan dalam 20 30
  1490. 56:23menit.
  1491. 56:26Kebetulan sekali tadi pagi ini salah
  1492. 56:28satu cerita di buku ini. Dia bercerita
  1493. 56:31bahwa ini metafor yang diambil
  1494. 56:33ada cerita bahwa katakanlah ada seorang
  1495. 56:36yang cedera bahu entah karena kecelakaan
  1496. 56:39atau jatuh apapun itu. Naluri pertama
  1497. 56:43ketika seseorang sedang sakit adalah
  1498. 56:45untuk menghindari rasa sakit.
  1499. 56:48Logis dong ya. Kalau saya cedera bahu,
  1500. 56:50mari tidak usah sentuh bahu, mari tidak
  1501. 56:52usah gerakkan bahu, diam saja bahunya
  1502. 56:54istirahatkan. Masuk akal manusiawi.
  1503. 56:58Siapa yang enggak sakit? Tapi apakah
  1504. 57:01rekan-rekan tahu jika bahu itu kemudian
  1505. 57:04dibiarkan, tidak digerakkan, tidak
  1506. 57:06diizinkan merasakan sakit, yang
  1507. 57:08selanjutnya terjadi adalah otot akan
  1508. 57:10melemah,
  1509. 57:12sendi akan semakin kaku dan mengering
  1510. 57:15yang dalam jangka panjang.
  1511. 57:17Ini bikin masalah baru
  1512. 57:21yang kalau digerakkan nantinya justru
  1513. 57:23semakin sakit.
  1514. 57:25So, we have no option. Apakah harus
  1515. 57:27dipaksa? No, bukan itu poinnya. Poinnya
  1516. 57:31adalah menghindari rasa sakit itu enggak
  1517. 57:34nolong apapun.
  1518. 57:35Hm.
  1519. 57:37Baik itu di kondisi sakit
  1520. 57:40dalam konteks ini sakit misalnya ketika
  1521. 57:42gagal, ketika ditolak, ketika project
  1522. 57:45yang kita kerjakan dengan usaha dan
  1523. 57:46kerja keras tiba-tiba hasilnya tidak
  1524. 57:49sesuai. Bahkan mungkin research yang
  1525. 57:51kita kerjakan di project itu ternyata
  1526. 57:53kalah dengan project yang cuma modal
  1527. 57:56viral atau cuma modal anaknya siapa.
  1528. 58:00Yes, itu sakit. Tapi jika kita diam
  1529. 58:04kemudian kita biarkan itu di masa depan
  1530. 58:06kita bergerak akan makin sakit. Atau
  1531. 58:09konteks lainnya jika kita sehat dan
  1532. 58:11diam. Maksud saya
  1533. 58:14ketika seseorang mau
  1534. 58:17berlari 10K itu kan enggak mungkin dia
  1535. 58:20lagi sakit kaki dong ya.
  1536. 58:21Dia harus sehat.
  1537. 58:22Tapi sekalipun seseorang sehat untuk
  1538. 58:24sampai ke 10K untuk pace-nya dari 11 10
  1539. 58:279 8 untuk pace-nya mempercepat dia harus
  1540. 58:29sakit. H
  1541. 58:30orang sehat pun butuh sakit.
  1542. 58:33Kalau boleh jujur, orang sakit juga
  1543. 58:35butuh sakit.
  1544. 58:37Kita enggak bisa lari dari dunia
  1545. 58:39yang aturannya adalah kita butuh
  1546. 58:42menyentuh sakit untuk kemudian kita
  1547. 58:44berprogres. Saya bukan bicara tentang
  1548. 58:46memaksa diri sakit atau nyari-nyari rasa
  1549. 58:48sakit. Enggak usah dicari.
  1550. 58:50Hm.
  1551. 58:50Akan sakit.
  1552. 58:51I
  1553. 58:52tapi
  1554. 58:52dan
  1555. 58:53jangan dihindari.
  1556. 58:54Jangan hindari. Dan sebagai orang dewasa
  1557. 58:56memang kamu harus memilih sakitmu.
  1558. 58:59Iya. atau kita milih sakit di masa depan
  1559. 59:01yang lebih buruk lagi.
  1560. 59:03Ya. Ya. Sebelum kita lanjut, buat kamu
  1561. 59:07yang suka ngeklip suara berkelas, aku
  1562. 59:09punya kabar baik untuk kamu. Ya,
  1563. 59:11sekarang kamu udah bisa ngeklip langsung
  1564. 59:14dan dibayar oleh suara berkelas. Gimana
  1565. 59:18caranya? Masuk aja langsung ke link kit
  1566. 59:21lalu daftar klik campaign, klik cliper,
  1567. 59:25pilih YouTube suara berkelas dan tinggal
  1568. 59:28join aja. Setelah itu, kamu bisa
  1569. 59:30langsung ngeklip video-videonya suara
  1570. 59:33berkelas dan setiap 1000 views kamu akan
  1571. 59:35mendapatkan 1000. Ini bisa kamu jadikan
  1572. 59:40penghasilan sampingan kamu. Dan sedikit
  1573. 59:43mengingatkan untuk para clippers ya,
  1574. 59:45ambil momen ini untuk lebih memajukan
  1575. 59:47industri clipping di Indonesia. Jangan
  1576. 59:49ambil viralnya aja, tapi kutip value-nya
  1577. 59:51dan jadilah bagian dari industri
  1578. 59:53clipping kreatif di Indonesia. Tapi yang
  1579. 59:55menarik, kamu gak cuma bisa dibayar dari
  1580. 59:57views doang. Kamu juga bisa cek apakah
  1581. 59:59narasumber tersebut tuh punya produk
  1582. 1:00:01Linkit-nya yang bisa kamu affiliatin.
  1583. 1:00:03Misalnya Agus Leo punya produk ruang
  1584. 1:00:05kreatif. Jadi ketika ada orang yang beli
  1585. 1:00:07lewat Linkit affiliate kamu, kamu juga
  1586. 1:00:09bisa mendapatkan komisi tambahan. Misal
  1587. 1:00:12nih ya, R1 juta views menghasilkan Rp1
  1588. 1:00:13juta dari campaign. Lalu ada 10 orang
  1589. 1:00:16yang daftar ruang kreatif lewat link
  1590. 1:00:18affiliate kamu. Nah, kamu bisa dapetin
  1591. 1:00:20tambahan komisi yang gede banget dari
  1592. 1:00:21penjualan tersebut. Jadi, satu konten
  1593. 1:00:23bisa punya dua sumber penghasilan dari
  1594. 1:00:25performa views dan dari penjualan
  1595. 1:00:27affiliate kamu. So, mulai sekarang
  1596. 1:00:29jangan cuma upload konten doang.
  1597. 1:00:30Manfaatkan setiap klip yang kamu buat
  1598. 1:00:32untuk jadi peluang income lewat klip
  1599. 1:00:34campaign suara berkelas. Tunggu apaagi?
  1600. 1:00:37Langsung aja nge-clip suara berkelas dan
  1601. 1:00:39yes, happy clipping, guys.
  1602. 1:00:43Tiga pertanyaan, Dok, dari teman-teman
  1603. 1:00:45suara berkelas.
  1604. 1:00:47Kita lihat ke pertanyaan pertama
  1605. 1:00:50dari Anisa saja. Dok, kenapa ya aku
  1606. 1:00:54sulit sekali mengungkapkan perasaanku?
  1607. 1:00:56Aku selalu memendam dan gimana kalau
  1608. 1:00:58mendam perasaan itu dampak burungnya
  1609. 1:01:00bagi kesehatan?
  1610. 1:01:02Terima kasih pertanyaan Anisa saja.
  1611. 1:01:05Sayangnya ini Q&A ya.
  1612. 1:01:06I
  1613. 1:01:07kalau ini bukan Q&A, kalau Anisa saja
  1614. 1:01:09ada di sini justru saya yang bertanya.
  1615. 1:01:10Kenapa kamu memendam perasaanmu saja?
  1616. 1:01:13Kenapa tidak disampaikan?
  1617. 1:01:16Ada dua motif yang membuat manusia
  1618. 1:01:19bergerak atau tidak bergerak. Oke,
  1619. 1:01:21motif pertama adalah going towards atau
  1620. 1:01:24ada yang ingin dicapai. Dari tadi kita
  1621. 1:01:27banyak bicara soal ini, going towards
  1622. 1:01:30juga yang sebaliknya yaitu
  1623. 1:01:32eh kalau yang satu towards yang satu kan
  1624. 1:01:35berarti mundurnya atau menghindarnya.
  1625. 1:01:38Jadi menuju atau menghindar. Seringki
  1626. 1:01:40pada konteks-konteks tidak mau terbuka,
  1627. 1:01:42tidak mau bicara itu bukan tindakan
  1628. 1:01:44bertujuan. Biasanya justru tindakan
  1629. 1:01:46penghindaran. Pertanyaannya, Anisa saja
  1630. 1:01:48sedang menghindari apa? Apakah
  1631. 1:01:49menghindari penolakan? Apakah
  1632. 1:01:51menghindari penilaian?
  1633. 1:01:53Atau apa yang dihindari? Apakah ini
  1634. 1:01:55spesifik?
  1635. 1:01:57Misalnya hanya tidak mau bercerita ke
  1636. 1:01:59orang tua atau justru global tidak mau
  1637. 1:02:02bercerita ke siapa saja karena
  1638. 1:02:03jawabannya akan sangat berbeda.
  1639. 1:02:06Jika ini going towards jika ini adalah
  1640. 1:02:09tindakan yang bertujuan alias saya tidak
  1641. 1:02:11mau bicara karena orang di depan saya
  1642. 1:02:13memang tidak mendengarkan dan saya
  1643. 1:02:15bicara ke orang lain, maka tidak ada
  1644. 1:02:17dampak kesehatan di sana.
  1645. 1:02:19Tapi jika ini adalah tindakan
  1646. 1:02:21penghindaran dan ini terjadi global,
  1647. 1:02:23maka dampak kesehatannya sangat besar.
  1648. 1:02:28Ada sobat berkelas yang migrain,
  1649. 1:02:31vertigo, nyari otot enggak jelas. Gert,
  1650. 1:02:34selamat datang. Mungkin itu bukan soal
  1651. 1:02:36kopi. Mungkin kita kebanyakan memendam.
  1652. 1:02:40Memendam di sini tidak bermain, tidak
  1653. 1:02:42sekedar bermain dalam konteks
  1654. 1:02:44psikologis.
  1655. 1:02:46It takes a to membuat tubuh meradang,
  1656. 1:02:49menghasilkan gejala-gejala yang tadi
  1657. 1:02:50saya sebutkan yang dalam jangka panjang,
  1658. 1:02:53aspek kesehatannya akan meluas lagi.
  1659. 1:02:56Ini bukan semata-mata bicara tentang
  1660. 1:02:58maka berceritalah, tapi ini bicara
  1661. 1:03:01tentang emosi yang tidak kita kelola
  1662. 1:03:03akan berdampak buruk lebih besar dari
  1663. 1:03:05yang kita duga. So, Anisa aja
  1664. 1:03:08belajarlah. Asumsi saya ini kalau
  1665. 1:03:10buruknya berarti menghindar. Maka
  1666. 1:03:12belajarlah untuk tidak menghindari apa
  1667. 1:03:13yang sedang kita hindari. penolakan
  1668. 1:03:16dipandang buruk. Karena orang yang
  1669. 1:03:18menghargaimu, orang yang juga
  1670. 1:03:21menganggapmu dekat tidak akan melakukan
  1671. 1:03:23itu untukmu.
  1672. 1:03:24H.
  1673. 1:03:24Jadi, carilah orang-orang itu untuk
  1674. 1:03:25bercerita gitu.
  1675. 1:03:27Hmm.
  1676. 1:03:29Kita ke pertanyaan kedua.
  1677. 1:03:32Pertanyaan kedua dari Riandi.
  1678. 1:03:36Kenapa ya, Dok, saya masih sering
  1679. 1:03:38membandingkan diri saya dengan orang
  1680. 1:03:39lain? Padahal saya sudah mempelajari
  1681. 1:03:42bagaimana balik ke diri sendiri. Tapi
  1682. 1:03:45ketika saya buka sosial media, saya
  1683. 1:03:47lihat teman seangkatan malah lebih maju
  1684. 1:03:49dan saya merasa gagal. Bisa bantu?
  1685. 1:03:53Saya tersenyum, Riandi. Pertanyaannya
  1686. 1:03:55berkelas sekali.
  1687. 1:03:58Di dalam sesi banyak sekali ee keluhan
  1688. 1:04:01seperti ini. Aku sudah terlambat. Kalau
  1689. 1:04:04aku mulai sekarang, aku sudah di
  1690. 1:04:06belakang.
  1691. 1:04:08Mungkin. Mungkin. Tapi bukankah suara
  1692. 1:04:10berkelas kalau dibandingkan beberapa
  1693. 1:04:12podcast mulainya juga belakangan? Ya, I
  1694. 1:04:14kan benar sekali ya.
  1695. 1:04:15Betul kan?
  1696. 1:04:16Iya.
  1697. 1:04:17Tapi lihat betap berapa progresnya. Kita
  1698. 1:04:18enggak bisa mengukur progres dengan
  1699. 1:04:21siapa duluan atau siapa yang kelihatan
  1700. 1:04:25lebih maju sekarang. Enggak bisa. We
  1701. 1:04:26never know.
  1702. 1:04:29Alias
  1703. 1:04:32tidak berguna membandingkan diri
  1704. 1:04:35yang baru memulai dengan yang sudah
  1705. 1:04:37memulai. tugas kita membandingkan diri
  1706. 1:04:39antara satu timeline dan timeline. Dan
  1707. 1:04:41saya percaya teman-teman tahu ini
  1708. 1:04:43problem yang kedua adalah biasanya yang
  1709. 1:04:45mengganggu bukan sekedar pembandingannya
  1710. 1:04:47tapi perasaannya.
  1711. 1:04:48Hm.
  1712. 1:04:49Kita merasa sudah terlambat, kita merasa
  1713. 1:04:51percuma, kita merasa kalah.
  1714. 1:04:55Alih-alih sekedar pengetahuan,
  1715. 1:04:59belajar untuk yang kita targetkan adalah
  1716. 1:05:03mengubah perasaan.
  1717. 1:05:04So, perasaan itu yang perlu kita temui,
  1718. 1:05:07kita ajak duduk bersama, kita edit
  1719. 1:05:09Wikipedia page-nya, berikan makan hantu
  1720. 1:05:13lapar tadi. Sehingga ketika kemunculan
  1721. 1:05:16pencetus misalnya ketika kita scroll dan
  1722. 1:05:19melihat kesuksesan teman tidak lagi
  1723. 1:05:20mengganggu dan membandingkan.
  1724. 1:05:23Ingat, kita hanya bisa disakiti sama apa
  1725. 1:05:25yang sudah kita percaya. Pertanyaan
  1726. 1:05:26saya, apa yang kita percaya ketika kita
  1727. 1:05:28terlambat? Bagian itu yang perlu kita
  1728. 1:05:30sentuh dan kita edit.
  1729. 1:05:31Hm.
  1730. 1:05:35Kita pindah ke pertanyaan ketiga.
  1731. 1:05:40Pertanyaan ketiga dari Arzamin.
  1732. 1:05:45Kenapa ya akhir-akhir ini saya semakin
  1733. 1:05:47mudah cemas? Ketika kita buka sosial
  1734. 1:05:50media, kita akan melihat berita tentang
  1735. 1:05:51bencana, tentang geopolitik, dan
  1736. 1:05:54ketidakpastian lainnya.
  1737. 1:05:57Bagaimana bisa kita tidak cemas?
  1738. 1:06:01Sangat-sangat update nih pertanyaannya.
  1739. 1:06:04Sangat update. [tertawa]
  1740. 1:06:07Saya tidak akan membahas geopolitik dan
  1741. 1:06:09lain sebagainya terlalu dalam. Saya
  1742. 1:06:11tidak yakin itu aman.
  1743. 1:06:13Iya.
  1744. 1:06:16Bukan sekedar aman untuk saya, tapi aman
  1745. 1:06:18untuk dibicarakan dalam konteks luas.
  1746. 1:06:22Karena bisa saja itu membuat sebagian
  1747. 1:06:23besar orang semakin cemas. So, bagaimana
  1748. 1:06:26tidak cemas?
  1749. 1:06:29Saya tidak tahu rekan-rekan berkelas
  1750. 1:06:30tahu ini atau enggak, tapi ketika kita
  1751. 1:06:33membaca berita buruk itu bukan
  1752. 1:06:36semata-mata berita. Tubuh kita bersiap
  1753. 1:06:38terhadap ancaman yang ada di depan.
  1754. 1:06:41Semacam jika ada harimau di ruangan ini,
  1755. 1:06:43tubuh kita bersiap untuk lari.
  1756. 1:06:47Kalaupun harimaunya pergi, misal
  1757. 1:06:49harimaunya sudah pergi, tidak mungkin
  1758. 1:06:52tiba-tiba denyut jantung kita lalu jadi
  1759. 1:06:54normal, tegangan otot kita jadi normal,
  1760. 1:06:56nafas kita jadi normal. butuh waktu
  1761. 1:06:58untuk seluruh komponen badaniah tadi
  1762. 1:07:01untuk turun. So, mari membayangkan tubuh
  1763. 1:07:04manusia itu seperti jam
  1764. 1:07:07analog, sementara pikiran kita seperti
  1765. 1:07:09jam digital. Jam digital cepat sekali
  1766. 1:07:10berubahnya. Jam analog butuh banyak
  1767. 1:07:13komponen yang berputar untuk baru dia
  1768. 1:07:15bergerak.
  1769. 1:07:17Walaupun kesannya kemudian jadi sama
  1770. 1:07:19detiknya.
  1771. 1:07:21Maksud saya adalah saya meminta
  1772. 1:07:24rekan-rekan meminta tolong tepatnya
  1773. 1:07:26setelah membaca berita buruk jangan
  1774. 1:07:28langsung baca, jangan langsung jempolnya
  1775. 1:07:31diputar. Diam dulu rasakan denyut
  1776. 1:07:33jantung, laju nafas, tegangan otot.
  1777. 1:07:35Kalau dia turun baru lanjut baca. Kalau
  1778. 1:07:37dia masih tinggi, please berhenti.
  1779. 1:07:40Seringki karena paparan cahaya,
  1780. 1:07:44cerita, hook, dan lain sebagainya. kita
  1781. 1:07:47mengabaikan reaksi badaniah dan
  1782. 1:07:49membiarkan tub tubuh kita mengkonsumsi
  1783. 1:07:51terus yang kemudian itu yang membuat
  1784. 1:07:53kita cemas. Padahal kalau kita baca satu
  1785. 1:07:55taruh terus melakukan lain dulu baca
  1786. 1:07:58lagi taruh enggak akan cemas. So yang
  1787. 1:08:01perlu dilakukan bukan sebatas di
  1788. 1:08:02pikiran, tapi juga amati respon tubuh,
  1789. 1:08:05ambil jeda, ketika sudah siap baru baca
  1790. 1:08:07lagi. Begitu.
  1791. 1:08:09Hmm. Ngomongin soal leadership hari ini,
  1792. 1:08:12ada hal menarik yang baru aku sadari.
  1793. 1:08:15Pemimpin yang berkelas itu bisa dimulai
  1794. 1:08:17dari gimana kita bisa nyiapin tim dan
  1795. 1:08:19sistem yang tetap kuat di tengah dunia
  1796. 1:08:22kerja yang berubah serba cepat.
  1797. 1:08:25Sayangnya ya, banyak pemimpin yang malah
  1798. 1:08:28kehabisan waktu buat hal-hal kecil,
  1799. 1:08:32urusan administratif, kerjaan yang
  1800. 1:08:34berulang sampai akhirnya enggak ada
  1801. 1:08:35ruang buat mikirin strategi apalagi
  1802. 1:08:38ngembangin timnya. Di sinilah Mekari
  1803. 1:08:41hadir. Semua proses bisnis HR, payroll,
  1804. 1:08:45keuangan sampai pajak disatuin dalam
  1805. 1:08:48satu ekosistem yang ditenagai AI.
  1806. 1:08:52Semuanya jangan lebih otomatis. Datanya
  1807. 1:08:54real time. Jadi kita bisa kembali fokus
  1808. 1:08:57ke hal yang sebenarnya penting yang
  1809. 1:08:59matter memimpin orang atau nge-growing
  1810. 1:09:02bisnis kita. So, kalau kamu ingin tahu
  1811. 1:09:04lebih jauh gimana AI benar-benar berguna
  1812. 1:09:07dan bisa berdampak nyata untuk
  1813. 1:09:09perusahaan kita, ada Mcari Conference
  1814. 1:09:122026 di tanggal 29 September 2026 di
  1815. 1:09:16Rafles Hotel Jakarta dengan tema AI
  1816. 1:09:19atwar ada banyak expert dari berbagai
  1817. 1:09:22negara Insisi dan networking bareng
  1818. 1:09:25sesama pemimpin bisnis. Ada juga Mcary
  1819. 1:09:28Experience, ruang interaktif buat
  1820. 1:09:30ngerasain langsung gimana AI dan
  1821. 1:09:32ekosistem di bisnis yang terhubung ini
  1822. 1:09:34bekerja. So, langsung aja amankan tiket
  1823. 1:09:36kamu sekarang di meariference.com
  1824. 1:09:39dan sampai jumpa di sana.
  1825. 1:09:43Dari saya yang terakhir, Dok.
  1826. 1:09:45The worst advice yang pernah dr. Jerima
  1827. 1:09:51atau mungkin saya akan geser dikit the
  1828. 1:09:53worst advice buat saya dan pasien-pasien
  1829. 1:09:56trauma pernah terima.
  1830. 1:09:58Oke.
  1831. 1:09:59The worst advice-nya
  1832. 1:10:02untuk sembuh dari trauma ceritakanlah
  1833. 1:10:05terus traumamu.
  1834. 1:10:08Untuk sembuh dari trauma, ceritakanlah
  1835. 1:10:10terus traumamu.
  1836. 1:10:11Iya. Banyak orang menganggap
  1837. 1:10:14untuk sembuh kita harus terus bercerita.
  1838. 1:10:18tentang kejadian buruk yang kita alami.
  1839. 1:10:23Tanpa sadar terus bercerita. Itu yang
  1840. 1:10:26membuat bukan sekedar trauma berlanjut,
  1841. 1:10:30tapi traumanya memburuk.
  1842. 1:10:33Seringki kita mengasosiasikan
  1843. 1:10:36trauma dengan benda bertekanan seperti
  1844. 1:10:40minuman soda yang kita shake dibuka
  1845. 1:10:44ya.
  1846. 1:10:44Lalu lepas tekanannya dan ketika lepas
  1847. 1:10:47kita lega. Tidak salah. Begitu kita
  1848. 1:10:50bercerita kelegaan jangka pendek akan
  1849. 1:10:54terjadi.
  1850. 1:10:55Tapi mari tidak menukar apa yang terjadi
  1851. 1:10:57di jangka pendek dengan suatu yang
  1852. 1:10:59sebenarnya baik untuk jangka panjang.
  1853. 1:11:03Kata kuncinya di sini bukan bercerita,
  1854. 1:11:05kata kuncinya diterus.
  1855. 1:11:08Jika seseorang bercerita jarang, maka
  1856. 1:11:11enggak ada masalah. Tapi jika cerita itu
  1857. 1:11:13terus diulangi, baik di kepala, di
  1858. 1:11:15tulisan, atau dengan orang lain, maka
  1859. 1:11:18cerita tersebut akan seperti Wikipedia
  1860. 1:11:20page yang semakin lama kita bold,
  1861. 1:11:22highlight, underline
  1862. 1:11:26and it's not helping.
  1863. 1:11:28Dan lawannya bukan tidak bercerita.
  1864. 1:11:30lawannya. Berceritalah sembari mengedit.
  1865. 1:11:34Hm.
  1866. 1:11:35Berceritalah
  1867. 1:11:37sembari mengambil makna baru.
  1868. 1:11:40Yang seringkiali ini yang enggak terjadi
  1869. 1:11:42dalam cerita berulang. Karena cerita
  1870. 1:11:44berulang seringkiali repetitif saja.
  1871. 1:11:46I iya iya. Ya. Ya. Wow. Itu itu bagus.
  1872. 1:11:49Kayak sesimpel dalam konteks
  1873. 1:11:51kebanyakan teori kita gemuk dengan teori
  1874. 1:11:53tanpa aksi gitu. Kita kita enggak
  1875. 1:11:55ngeluarkan keringat aksi apapun gitu ya.
  1876. 1:11:57sehingga
  1877. 1:11:58kita makin bengkak dan karena kebanyakan
  1878. 1:12:01bercerita tapi tidak ada aksi untuk
  1879. 1:12:04mengedit cerita itu sendiri
  1880. 1:12:05dan kalau enggak diedit sama sekali maka
  1881. 1:12:082023 sampai 2026 masih cerita yang sama
  1882. 1:12:10dan tidak ada aksi sama sekali gitu ya.
  1883. 1:12:12Betul. Wikipedia page tidak boleh sama.
  1884. 1:12:14Hm.
  1885. 1:12:15Harus berubah.
  1886. 1:12:16Wow.
  1887. 1:12:18Itu benar itu advice karena masih banyak
  1888. 1:12:20orang-orang yang menganggap bahwa
  1889. 1:12:21bercerita adalah obat terbaik. hanya
  1890. 1:12:23dengan bercerita-berita terutama
  1891. 1:12:24oversharing sosial media gitu tentang
  1892. 1:12:27kasus pribadi, hal-hal yang seharusnya
  1893. 1:12:28enggak di-sharing gitu ya.
  1894. 1:12:29Iya. Iya.
  1895. 1:12:32Saya sengaja tidak mengatakan ini tapi
  1896. 1:12:34Bilal barusan touch the point yang
  1897. 1:12:37dikatakan oleh Profesor Lus yang tadi
  1898. 1:12:39kita kutip. Memori itu seperti memori
  1899. 1:12:43itu rekonstruktif. Dia seperti Wikipedia
  1900. 1:12:45page. Kita bisa mengeditnya. Kalimat dia
  1901. 1:12:46bukan begitu. Kita bisa mengeditnya dan
  1902. 1:12:49orang lain bisa mengeditnya.
  1903. 1:12:51Hm. Jadi ketika kita bercerita
  1904. 1:12:54oversharing,
  1905. 1:12:55wow bisa bahaya loh orang lain mengedit
  1906. 1:12:57kan over
  1907. 1:12:58ya.
  1908. 1:12:59Tapi kalau kita bercerita ke sahabat,
  1909. 1:13:01kita memastikan orang di depan kita itu
  1910. 1:13:02bisa mengedit dengan lebih baik.
  1911. 1:13:04Hmm.
  1912. 1:13:04Karena sahabat yang baik tidak akan
  1913. 1:13:06membiarkan kita cuma divalidasi. Dia
  1914. 1:13:07akan challenge.
  1915. 1:13:08Y
  1916. 1:13:09dia akan tantang sudut pandang kita.
  1917. 1:13:11Yap.
  1918. 1:13:12Saya sering ke psikolog.
  1919. 1:13:14Sesi terbaik yang saya ingat, yang
  1920. 1:13:16mengubah hidup saya itu tidak pernah
  1921. 1:13:19sesi yang memvalidasi.
  1922. 1:13:21semuanya [mendengus] sesi-sesi yang
  1923. 1:13:22kayak menyindir,
  1924. 1:13:25kayak dalam tanda kutip diserang, enggak
  1925. 1:13:28nyaman, tapi hidup saya berubah.
  1926. 1:13:31Again, kita enggak bisa menghindari
  1927. 1:13:33ketidaknyamanan.
  1928. 1:13:34Iya. Wow.
  1929. 1:13:35So, edit lah. Jangan cuma diam saja.
  1930. 1:13:39Dan
  1931. 1:13:41percakapan yang mengubah hidup saya
  1932. 1:13:42sampai hari ini yaitu percakapan yang
  1933. 1:13:44enggak nyaman.
  1934. 1:13:44Iya.
  1935. 1:13:45Bukan percakapan yang nyaman.
  1936. 1:13:48Wow. Terima kasih banyak dr. Jimy sudah
  1937. 1:13:50kes berkelas, sehat terus.
  1938. 1:13:52Semoga studion semakin berdampak banyak
  1939. 1:13:54bagi teman-teman yang menonton.
  1940. 1:13:55Amin. Amin. Ya kenceng.
  1941. 1:13:57Semuanya.

About this transcript

This page contains the full transcript of dr. JIEMI: Cara Hack Dirimu Untuk Nggak Mudah Menyerah Dengan Hidup Ini! | SUARA BERKELAS #222 by SUARA BERKELAS, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 9,503 words across 1,941 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.