YouTube2Text

DERITA ANAK DURHAKA, ORANG TUA DZOLIM ?! - Escape Eps 3 (ft Eky Priyagung, Felix Siauw, Koi, Verren) — Transcript

by Raymond Chin · 18,357 words · 4,180 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:00Ibu lu termasuk korban dari human
  2. 0:01trafficking kan, jadi banyak
  3. 0:02perempuan-perempuan yang
  4. 0:03Oh.
  5. 0:04yang agak naif di situ.
  6. 0:05He eh.
  7. 0:05Itu mungkin karena aku ngelihat banyak
  8. 0:06orang lalu lalang datang dan lain-lain.
  9. 0:08Aku mengisi sesuatu di mengisi diriku ya
  10. 0:11di dalam kamar baca buku aja gitu.
  11. 0:13Kan aku dari tadi aku pikir lu gini ya,
  12. 0:15kalau aku di keadaan lu ya, aku yakin
  13. 0:17kayaknya aku belum tentu survive deh.
  14. 0:18Nah itu.
  15. 0:19Jangankan masuk ITB.
  16. 0:21Aku yakin enggak akan survive deh,
  17. 0:22kayaknya aku bakal uh jadi preman.
  18. 0:24Oh iya, benar.
  19. 0:25Aku disuruh datang setelah ba'da isya,
  20. 0:27istrinya lagi enggak ada. Tiba-tiba
  21. 0:29pintu ditutup jebret.
  22. 0:31Kejadianlah dilecehkan itu.
  23. 0:34Dan setelah dilecehkan, disumpah Alquran
  24. 0:36kalau aku ngomong
  25. 0:37aku akan
  26. 0:38Goblok.
  27. 0:39Disumpah di Alquran.
  28. 0:41Apa yang bikin lu bisa survive gitu?
  29. 0:44Ya.
  30. 0:44Terus kedua, kenapa pas tak respon
  31. 0:46pertama ke masjid?
  32. 0:47Biasanya kalau yang di di situasi yang
  33. 0:50kayak gitu ya, orang bisa ke obatlah,
  34. 0:52bisa ke pergaulan buruklah dan
  35. 0:53lain-lain. Kenapa lu bisa
  36. 0:54Nah.
  37. 0:54main main
  38. 0:55Itu ada ujungnya ada ceritanya tuh.
  39. 1:04[musik]
  40. 1:08Ini kita minta lembur.
  41. 1:10Hah?
  42. 1:11Iya, udah malam suruh kerja kita.
  43. 1:13Iya.
  44. 1:13Tapi sebelumnya assalamualaikum dulu.
  45. 1:14Kok lu
  46. 1:15[tertawa]
  47. 1:19Sebelum kita mulai, si Farrel
  48. 1:20assalamualaikum [tertawa] jadi
  49. 1:21Jangglong gitu.
  50. 1:22Masa dua episode gitu mulu jokes-nya.
  51. 1:24Iya.
  52. 1:24Yang ketiga gantian kita diam aja iya
  53. 1:25iya iya. Assalamualaikum Farrel.
  54. 1:27Eh cepetan sekarang atau enggak kita
  55. 1:28mulai.
  56. 1:30Kalian lihat di tengah-tengah ada siapa?
  57. 1:32Siapa?
  58. 1:33Enggak sebelum di tengah-tengah, ini
  59. 1:35topik kan yang highly requested banget.
  60. 1:37Iya iya.
  61. 1:37Oh iya benar benar benar benar.
  62. 1:38Iya kan.
  63. 1:39Selama ini banyak orang yang yang minta
  64. 1:41kita untuk bahas tentang toxic parents
  65. 1:43ya.
  66. 1:44Iya.
  67. 1:44Kita ada ribuan pertanyaan dan banyak
  68. 1:47banget yang curhat tentang keluarganya
  69. 1:49orang
  70. 1:49Kenapa sih orang tua-tua zaman sekarang
  71. 1:50ini ya?
  72. 1:51Iya.
  73. 1:52Kenapa ada istilah anak durhaka, tapi
  74. 1:54orang tua durhaka jarang dibicarain?
  75. 1:57Nah.
  76. 1:57Iya sih, makanya kita perlu bicarain
  77. 1:59hari ini.
  78. 1:59Benar.
  79. 2:00Eh, tapi ini Fer, Fer.
  80. 2:01Apa?
  81. 2:02Pinjam dulu ini kan handphone lu nih.
  82. 2:03He eh.
  83. 2:04Oh iya benar.
  84. 2:05Apa?
  85. 2:06Sudah datang tamu.
  86. 2:07Oh iya, sudah datang saya.
  87. 2:07oh iya.
  88. 2:08Tolong.
  89. 2:09He eh.
  90. 2:09[tertawa]
  91. 2:09Kagak kelihatan muka gua.
  92. 2:11Bentar.
  93. 2:12He eh, coba Fer coba iya. Karena
  94. 2:14menurutku ya, eh sekarang memang
  95. 2:16problematika apa ya, orang tua tuh
  96. 2:18mungkin bertambah karena pertama eh
  97. 2:21orang tuanya mungkin enggak siap dan
  98. 2:22anaknya sekarang sudah lebih lebih
  99. 2:24banyak problemnya juga.
  100. 2:25Iya.
  101. 2:26Iya iya.
  102. 2:27Ini kita sekarang gua
  103. 2:28ini apa ini?
  104. 2:29datang.
  105. 2:30Mas Eki.
  106. 2:32Assalamualaikum, Mas.
  107. 2:33Eki ini termasuk yang kita panggil
  108. 2:34karena anak durhaka atau orang tua
  109. 2:36durhaka nih?
  110. 2:38Orang [berdehem] tua durhaka.
  111. 2:39dia, Fer?
  112. 2:40He eh.
  113. 2:40Iya, kenapa
  114. 2:41ada di depan pintu tadi?
  115. 2:42Iya.
  116. 2:44Sudah datang soalnya.
  117. 2:45Sudah datang, padahal dia baru mau
  118. 2:47pulang tadi.
  119. 2:47[tertawa]
  120. 2:48Iya.
  121. 2:48Mau pulang.
  122. 2:49Iya.
  123. 2:50Jadi eh Mas Eki kita tuh sekarang lagi
  124. 2:52mau manggil Mas Eki karena ada bahasan
  125. 2:55yang high high
  126. 2:56High requested.
  127. 2:57Ask.
  128. 2:58Question. Highly requested.
  129. 3:01He em.
  130. 3:01Yaitu adalah membahas tentang toxic
  131. 3:03parents.
  132. 3:03Iya iya.
  133. 3:04Orang tua durhaka.
  134. 3:05Iya, gimana Fer pengalaman Anda menjadi
  135. 3:07toxic parents?
  136. 3:08Ah, pengalaman aku jadi toxic parents.
  137. 3:10Iya, gimana Fer? [tertawa]
  138. 3:10Eh, dia baru toxic ya parents nya belum.
  139. 3:13He eh.
  140. 3:14Iya, gimana gimana?
  141. 3:16Kok aku?
  142. 3:16Enggak cerita gimana yang yang banyak
  143. 3:18dibahas
  144. 3:19tuh yang mereka surat apa sih?
  145. 3:20Iya, ini kan specific request ya.
  146. 3:22Banyak banget memang.
  147. 3:23Iya, pokoknya banyak banget.
  148. 3:23Berarti memang keresahan umum ya.
  149. 3:25Iya, benar benar benar. Mungkin
  150. 3:27ada yang bilang
  151. 3:29orang tuanya suka
  152. 3:32Jujur saking banyaknya aku sampai lupa.
  153. 3:34[tertawa]
  154. 3:35Gila banget, gua sudah kayak
  155. 3:36Dia lagi mau cerita tengah-tengah dia
  156. 3:38lupa.
  157. 3:38Lu lu sudah biasa kalau ada orang
  158. 3:40tiba-tiba zoning.
  159. 3:41Tahu enggak sih kalian tuh yang kayak
  160. 3:43kalian tahu informasinya banyak banget
  161. 3:44sampai kalian tuh lupa.
  162. 3:45Enggak sih?
  163. 3:47Enggak enggak. [tertawa]
  164. 3:48Enggak masih ada yang satu, aku
  165. 3:50informasi banyak dan semua ingat.
  166. 3:51Iya.
  167. 3:52Karena yang selalu dirame-ramein bahkan
  168. 3:54dari cerita-cerita cerita-cerita dari
  169. 3:56kita kecil lah, selalu yang di-highlight
  170. 3:58anak durhaka.
  171. 3:59Iya.
  172. 4:00Benar enggak?
  173. 4:00Iya, benar.
  174. 4:01Karena kan ada pepatah juga tidak ada
  175. 4:02murid yang bodoh adanya guru yang gagal.
  176. 4:04Ibarat kayak gitu. Apa orang tua kita
  177. 4:05bisa treat the same way kayak gitu?
  178. 4:06Kalau misalnya anaknya enggak oke, apa
  179. 4:08sebenarnya salah orang tuanya? Gimana
  180. 4:09kalau orang tuanya yang membuat anaknya
  181. 4:12zalim gitu maksudnya? Itu kan jarang
  182. 4:13dibahas ya, kenapa ya?
  183. 4:14Benar. Yang paling sering itu biasanya
  184. 4:16orang tua suka ngungkit-ngungkit jasanya
  185. 4:18mereka.
  186. 4:19Iya, betul.
  187. 4:21Aku sudah sekolahkan kamu. Aku sudah
  188. 4:23biayai kamu gitu.
  189. 4:24Masih mending kalau diungkitnya cuma
  190. 4:26sudah masalah biaya. Biasanya masalah
  191. 4:28biologi. Mama sudah melahirkan kamu.
  192. 4:31Mama sudah
  193. 4:31Mama sudah melahirkan kamu kayak
  194. 4:33Oh, iya.
  195. 4:33Iya.
  196. 4:33[tertawa]
  197. 4:33Kok kamu kayak gini sih?
  198. 4:35Kok kamu kayak gini sih kan Ya, memang
  199. 4:36kalau punya anak harus melahirkan.
  200. 4:37Memang dieram gitu sih kayak
  201. 4:39Iya, betul. Membelah diri kan enggak
  202. 4:41mungkin kan. Iya, karena biasanya yang
  203. 4:42ngungkit-ngungkit masalah melahirkan
  204. 4:44bisa enggak nafkahi.
  205. 4:45[tertawa]
  206. 4:45Karena cuma itu doang yang bisa
  207. 4:46diungkit-ungkit.
  208. 4:48Gila.
  209. 4:49Lu sekali ngomong itu sudah poin banget
  210. 4:51loh. Ini aku baru aku baru sadar sih.
  211. 4:53Eh, selama ini kan teorinya kan gini ya.
  212. 4:55Teorinya adalah kita kalau masih bisa
  213. 4:58ber-reasoning
  214. 4:59kita masih bisa reasoning, kita enggak
  215. 5:01akan masuk sampai ke level eh apa
  216. 5:03namanya kayak ngancam.
  217. 5:05Iya.
  218. 5:05Berarti ngancam itu sudah sampai pada
  219. 5:07putus asa kan.
  220. 5:08Iya.
  221. 5:08Ketika tidak ada lagi yang bisa
  222. 5:09dibanggain pada diri kita, akhirnya kita
  223. 5:11bilang gitu. Kamu kan sudah aku lahirkan
  224. 5:12gitu maksudnya.
  225. 5:13Nah, sedangkan orang anak-anak muda yang
  226. 5:15sekarang pintar akan bilang aku enggak
  227. 5:16minta dilahirkan.
  228. 5:17Nah, itu.
  229. 5:19Dan mereka juga
  230. 5:20bingung kan kalau kita sudah ngomong
  231. 5:21gitu kan ya. Artinya kita juga sudah
  232. 5:22putus asa ketika kita ngomong begitu
  233. 5:23kan.
  234. 5:24Itu biasanya eh ditutupnya kalau ada
  235. 5:26anak yang bilang aku enggak minta
  236. 5:27dilahirkan. Sudah, itu ditutupnya pakai
  237. 5:29bantingan pintu dari orang tua. Das,
  238. 5:30sudah.
  239. 5:30Iya.
  240. 5:31Otomatis enggak. Kalau enggak
  241. 5:32dibilangnya durhaka kamu.
  242. 5:33Nah, itu kalau
  243. 5:34Iya. Masih ada amunisi.
  244. 5:36Sebenarnya kan tapi semua orang bisa
  245. 5:37membahas ini ya. Tapi kenapa kita undang
  246. 5:40Mas Eki di sini?
  247. 5:41Mungkin sebelumnya perkenalan dulu bagi
  248. 5:43yang belum mengenal. [tertawa]
  249. 5:45Cari aman.
  250. 5:45Cari aman.
  251. 5:46Dia enggak enak.
  252. 5:47Cari aman enggak enak ya? Oke, saya saya
  253. 5:49saja yang biar.
  254. 5:51[tertawa]
  255. 5:51Biasa suka gini ya, Mas. Orang suka
  256. 5:53ragu-ragu gitu. Itulah kalau di
  257. 5:55tengah-tengah keluarga harmonis.
  258. 5:56Heeh, benar. Heeh.
  259. 5:57Heeh, benar. [tertawa]
  260. 5:59Eh, aku besar di lingkungan prostitusi
  261. 6:01dulunya.
  262. 6:02Langsung gitu?
  263. 6:04Nama dulu, nama dulu.
  264. 6:05Nama dulu. [tertawa]
  265. 6:07Teman-teman namaku Eki Priagung.
  266. 6:08Panggilannya apa, Mas?
  267. 6:09Eki.
  268. 6:10Eki. Eki.
  269. 6:11Tapi serius, Mas. Besar di kalangan
  270. 6:13di ka
  271. 6:13Sempat sempat besar di lingkungan
  272. 6:15prostitusi. Aku
  273. 6:16Antum apanya di situ?
  274. 6:17Aku dulu anak dari salah satu talent.
  275. 6:20Oh, gitu.
  276. 6:20Talent. Ini kalau ini kan aku juga stand
  277. 6:23up komedi juga kan.
  278. 6:24Oke, heeh.
  279. 6:25Berdamai. Biasa ya
  280. 6:25Tapi tapi enggak apa-apa ya kita bahas
  281. 6:26ini.
  282. 6:26Enggak apa-apa, enggak apa-apa. Karena
  283. 6:27Mama sudah sangat-sangat baik sekali.
  284. 6:30Sekarang sudah sudah begini, dulu
  285. 6:31begini.
  286. 6:33Oh.
  287. 6:33Sekarang sudah begini, alhamdulillah.
  288. 6:34Maksudnya
  289. 6:35Tauhid. Sekarang
  290. 6:36iya, kesibukannya nonton Ustaz Felix
  291. 6:38Siauw.
  292. 6:39[tertawa]
  293. 6:39Enggak, tapi maksudnya ini apa?
  294. 6:41Gini kan oh, sudah begini.
  295. 6:42Dulu kan metal.
  296. 6:43Oh, sekarang sudah bertauhid.
  297. 6:45Sudah bertauhid.
  298. 6:46Oh, maksudnya menghadap Tuhan gitu.
  299. 6:47Betul. Apa?
  300. 6:49Apa? Mengarah ke Tuhan.
  301. 6:50Mengarah ke iya.
  302. 6:51Iya lah, iya lah.
  303. 6:52Karena Tuhan itu
  304. 6:54Kirain dulu Ganjar, sekarang Prabowo.
  305. 6:55Eh, Prabowo Anies.
  306. 6:56[tertawa]
  307. 6:56Ya, ini kan Anies.
  308. 6:58Iya, bukan anak Abah dia.
  309. 7:00Ini lebih ke iya, dia dia lebih baik
  310. 7:02lah. Sekarang di rumah sudah ada ayat
  311. 7:03kursi dipajang. Jadi, bisa diceritakan
  312. 7:06bukan sebagai mengumbar aib tapi sebagai
  313. 7:09pelajaran bahwa orang-orang yang di sana
  314. 7:10masih terjebak bisa loh kita keluar
  315. 7:12gitu.
  316. 7:12Tapi terus terang sih, begitu lu ngomong
  317. 7:14gitu gua langsung eh, langsung ekstra
  318. 7:16respek sama lu, serius.
  319. 7:17Waduh, ekstra gua serius gua ekstra
  320. 7:19respek.
  321. 7:19Terus terus gimana gimana ceritanya?
  322. 7:20Nah, iya. Jadi, eh, apa namanya?
  323. 7:23Itu dari ke dari kapan sebentar, sori ya
  324. 7:25aku potong ya. Dari kapan sih lu tahu?
  325. 7:27Dari pas eh, dititipin dari nenek habis
  326. 7:30itu
  327. 7:31diangkut sama Mama. Diangkut gimana ya?
  328. 7:32Diambil kan kita sempat kecil dititipin
  329. 7:34lah kalau keluarga-keluarga yang masih
  330. 7:36merintis gitu. Nah, Mama di Makassar.
  331. 7:39Nah, dari Di nenek kita ee ee bersaudara
  332. 7:42dibawa ke Makassar dari di situ baru
  333. 7:44lihat pas tinggal sama orang tua. Oh,
  334. 7:47ini yang dulu dibilang sama
  335. 7:48keluarga-keluarga jauh. Kami kan
  336. 7:50dititipin keluarga jauh. "Ya ibumu
  337. 7:51pelayan."
  338. 7:53Aku kira tuh waiters gitu.
  339. 7:54yang ngomong kayak gitu?
  340. 7:55Iya, aku kira waiters di kafe-kafe gitu.
  341. 7:56Kamu umur berapa waktu itu?
  342. 7:58Ee umur SMP.
  343. 8:00Oh, SMP.
  344. 8:01SMP kelas 2.
  345. 8:02Oh, udah ngerti emang usia udah gede.
  346. 8:04kayak kayak pangku tahu enggak sih film
  347. 8:05pangku?
  348. 8:06Iya, tahu tahu.
  349. 8:07Tahu tahu.
  350. 8:08Ada ada film begitu loh mirip-mirip yang
  351. 8:10dibikin sama
  352. 8:11Reza Rahadian.
  353. 8:12Jadi aku pas nonton tuh kayak lagi
  354. 8:13flashback.
  355. 8:15Cuman ya tempatnya Makassar aja bukan
  356. 8:17Indomaret gitu.
  357. 8:18lahir lahir di Makassar?
  358. 8:19Ee bukan ee lahir di Ciamis.
  359. 8:22Orang mana?
  360. 8:22Tinggal 8 tinggal tinggal kota tinggal
  361. 8:25tuh 8 kali pindah kota, Ustaz.
  362. 8:27Oke.
  363. 8:27Ya, jadi emang nomaden gitu tergantung
  364. 8:29mama nikah sama siapa.
  365. 8:31Oke.
  366. 8:31Jadi gonta-ganti ee pernikahan akhirnya
  367. 8:34kita ngikut.
  368. 8:35Berarti tergantung mama nikah sama siapa
  369. 8:36berarti ber berapa kali itu?
  370. 8:38Karena makin ternyata teorinya ee makin
  371. 8:42ke sini tuh makin ke timur.
  372. 8:43Dulu
  373. 8:44mama sama orang Ciamis habis itu nikah
  374. 8:47sama orang ee apa sih sama orang Ciamis
  375. 8:50tinggal di Jakarta. Habis itu nikah ee
  376. 8:53pindah ke ee nikah lagi cerai pindah ke
  377. 8:55dari cerai habis itu nikah pindah ke
  378. 8:57Madiun. Dari Madiun pindah ke Makassar.
  379. 8:59Dari Makassar
  380. 9:00sempat ke Papua.
  381. 9:01Oh, kalau bentar lagi lu ke New Zealand.
  382. 9:04Bentar lagi udah mau ke Papua Nugini nih
  383. 9:05bentar lagi. [tertawa]
  384. 9:06Perbatasan.
  385. 9:07Heeh.
  386. 9:08Iya, jadi ee mama sekarang
  387. 9:10di Papua tinggalnya.
  388. 9:11Berapa beradik?
  389. 9:12Oh, sekarang per sekarang sekarang
  390. 9:13tinggal di Papua.
  391. 9:14Berapa beradik, Mas?
  392. 9:154 bersaudara.
  393. 9:16Itu tinggal bareng terus?
  394. 9:18Nah, aku tuh baru tahu aku loh aku 4
  395. 9:19bersaudara bahkan pas aku SM SM SM SMA.
  396. 9:24Berarti SMP belum tahu.
  397. 9:25Pas lu pertama kali ke Makassar berapa?
  398. 9:27Masih bertiga bersaudara.
  399. 9:28Bertiga.
  400. 9:28Heeh.
  401. 9:29Pas SMA ada yang keempat nih.
  402. 9:30Ada yang keempat oh ternyata masih
  403. 9:31dititipin di bude lupa dibawa gitu.
  404. 9:33Emang enggak dibawa?
  405. 9:34Lupa dibawa lagi.
  406. 9:35Benar. Keluarga kami itu konsepnya kayak
  407. 9:36timsar, mencar.
  408. 9:38[tertawa]
  409. 9:39Gitu.
  410. 9:39Iya.
  411. 9:40Berpencar dan mencari ya?
  412. 9:41Iya, setelah dapat baru ber
  413. 9:43Baru benar.
  414. 9:44Karena satu orang akhirnya bisa
  415. 9:46berkuliah, mulai merekatkan satu-satu.
  416. 9:48Aku
  417. 9:50generation yang sarjana di keluarga.
  418. 9:51Nah, dari situlah mulai ada titik untuk
  419. 9:54mencari siapa saja anggota keluarga dan
  420. 9:56menyatukannya. Gitu.
  421. 9:57Sebentar, aku aku aku supaya mereka
  422. 9:59semua ngerti ya, karena ini menurutku
  423. 10:01menarik banget sih. Karena poin penting
  424. 10:02dari sini sudah pasti satu.
  425. 10:05Bahwasanya orang-orang yang setidaknya
  426. 10:07sama kayak lu atau yang atau yang
  427. 10:09mungkin tidak separah lu, mereka bisa
  428. 10:11tahu bahwasanya ternyata
  429. 10:13semua yang mereka lahir dengan itu tidak
  430. 10:15menentukan siapa mereka.
  431. 10:16Betul, betul.
  432. 10:17Itu aku sudah tahu. Maka aku mau nanya,
  433. 10:20bapak lu di mana?
  434. 10:21Nah, bapak bapak sekarang tuh aku enggak
  435. 10:23tahu yang bapak kandung ya, sekarang
  436. 10:25enggak tahu.
  437. 10:26Masih enggak tahu sekarang.
  438. 10:27Jadi bapak kandung itu masih timsar.
  439. 10:29Masih timsar, iya. Masih unknown gitu,
  440. 10:31enggak tahu dia.
  441. 10:32Oke.
  442. 10:32Eh, tapi sempat ketemu pas aku kuliah
  443. 10:35pertama kali daftar ulang ke aku
  444. 10:37kebetulan kuliah di ITB. Nah, pas
  445. 10:39ITB, gila pinter banget lu.
  446. 10:41Iya, betul. Enggak pinter juga sih, cuma
  447. 10:43kayak kebetulan beruntung.
  448. 10:45Enggak sih, karena karena aku dulu mau
  449. 10:47masuk ITB enggak bisa.
  450. 10:48Tuh, banyak yang bilang anjir cerita lu
  451. 10:49kayak from zero to hero. Bukan, ini
  452. 10:51lebih ke from prostitute to institute
  453. 10:53gitu.
  454. 10:54Mantap.
  455. 10:55From prostitute [tertawa]
  456. 10:56to institute.
  457. 10:57Gini gini deh, lu lulusan mana?
  458. 10:59Gua.
  459. 11:00Heeh.
  460. 11:00Binus.
  461. 11:00Binus. Binus memang Cina, wajar kan?
  462. 11:03Benar, benar.
  463. 11:03Aku dulu mau masuk ITB serius.
  464. 11:05Dan aku mau masuk waktu itu adalah
  465. 11:07arsitektur.
  466. 11:07Arsitektur, oh gambar-gambar juga.
  467. 11:09Iya, tapi enggak berhasil. Akhirnya aku
  468. 11:11masuk IPB.
  469. 11:12IPB.
  470. 11:13depannya I dan belakangnya B.
  471. 11:15Oh, bernegosiasi IP-nya ya.
  472. 11:16Iya, benar.
  473. 11:18Jadi enggak ada pohon ya, gambarnya
  474. 11:20jadi enggak tahu di mana.
  475. 11:21Karena ibuku kan kerjanya di tempat
  476. 11:23kayak gitu, sempat dikira kamu masuk ITB
  477. 11:25karena rektor ITB pelanggan ibumu.
  478. 11:27enggak dong. Ada yang ngomong gitu?
  479. 11:29Enggaklah enggaklah.
  480. 11:30Hah?
  481. 11:31Bukan, wakil rektor kebetulan. Enggak
  482. 11:33enggak bercanda, bercanda. Enggak
  483. 11:34[tertawa] juga, enggak juga.
  484. 11:35Bocah nih bocah.
  485. 11:36Bebas tes, alhamdulillah, bebas tes. Eh,
  486. 11:39karena kan kita kan di prostitution
  487. 11:41gitu, eh, kita Ibu itu termasuk korban
  488. 11:44dari human trafficking kan. Jadi banyak
  489. 11:45perempuan-perempuan yang
  490. 11:46Oh.
  491. 11:47yang agak naif di situ. Itu mungkin
  492. 11:49karena aku ngelihat banyak orang lalu
  493. 11:51lalang datang dan lain-lain. Aku mengisi
  494. 11:53sesuatu di, mengungsi diriku ya di dalam
  495. 11:55kamar baca buku aja gitu.
  496. 11:57Oh.
  497. 11:58Ada yang bilang katanya, "Ya pantes
  498. 11:59wajar lu masuk ITB kan prostitusi isinya
  499. 12:01daging semua." Maksudnya kayak kayak
  500. 12:03gitu.
  501. 12:03[tertawa]
  502. 12:03Enggak gitu, itu terlalu dark, Bro.
  503. 12:06Iya, iya.
  504. 12:07Tapi dagingnya mana gitu.
  505. 12:09[tertawa]
  506. 12:09Iya kan
  507. 12:10Heeh, kan kalau semua yang bergizi
  508. 12:12dibilang daging tapi bukan itu
  509. 12:13maksudnya. Nah, habis itu
  510. 12:15ternyata dari eh
  511. 12:18punya pendidikan
  512. 12:19Heeh.
  513. 12:20jadi sadar betul untuk tahu ini tuh apa
  514. 12:22sih yang terjadi di keluargaku, kenapa
  515. 12:23banyak banget dar der dor.
  516. 12:25Heeh.
  517. 12:25Nih kita mulai dirunutin dari yang
  518. 12:27paling-paling awal ini kejadian dari
  519. 12:29mana.
  520. 12:30Gimana gimana?
  521. 12:30Aku tuh baru tahu, dulu tuh pernah
  522. 12:32se-overshare apa di internet. Aku tuh
  523. 12:33pernah cerita kalau
  524. 12:35eh, mamah tuh hasil dari
  525. 12:38Hah, hasil dari
  526. 12:39Iya, awalnya.
  527. 12:40Mamah di keluarga, mamahku.
  528. 12:41Di keluarga?
  529. 12:41Di keluarga.
  530. 12:42Sharing di internet maksudnya?
  531. 12:43Aku sempat sharing di internet dan itu
  532. 12:45dari aku kan dititipin di ke
  533. 12:46nenek-nenek, eh, adiknya nenekku.
  534. 12:48Berarti keluarga jauh gitulah. Dan bisa
  535. 12:50kan kalau kita dititipin sebagai seorang
  536. 12:51anak nih dititipin ke keluarga jauh,
  537. 12:53mereka tuh sangat-sangat eh,
  538. 12:55ceplas-ceplos ngomong enggak, ngasih
  539. 12:57tahu apa yang seharusnya kita enggak
  540. 12:58perlu dengar.
  541. 12:58Betul.
  542. 12:59Nah, aku cerita lah tentang mamahku tuh
  543. 13:01dari kayak gimana dan lain-lain. Dan
  544. 13:02mamahku enggak tahu kalau dia tuh
  545. 13:04ternyata hasil dari
  546. 13:05Itu.
  547. 13:06Iya, iya.
  548. 13:06Jadi mamahku tahu baru tahu di YouTube
  549. 13:08gitu. Oh, aku tuh hasil, anak hasil, oh,
  550. 13:09ternyata dari dari aku.
  551. 13:11Iya.
  552. 13:11Oh, tahunya malah dari lu.
  553. 13:13Oh, itu pertama. Nah, jadi pada saat itu
  554. 13:15kesalahan pertama di keluargaku adalah
  555. 13:17eh
  556. 13:19si nenekku dinikahkan sama pelaku.
  557. 13:22Heeh.
  558. 13:23Oke.
  559. 13:23Jadi nenekku menganggap bahwa mamahku
  560. 13:25ini anaknya dia adalah trauma.
  561. 13:28Aduh.
  562. 13:28Ditelantarkan. Mamaku yang
  563. 13:31notabene termasuk orang yang paling
  564. 13:32pintar di sekolah,
  565. 13:33Iya.
  566. 13:34itu terbengkalai SMP-nya. SMP sudah
  567. 13:36sampai SMP dia pengen jadi dokter. Dia
  568. 13:37malah merantau ke Jakarta.
  569. 13:40Ya, babi bubebo, akhirnya menikah muda
  570. 13:42umur 19 tahun, eh, sori, umur 18 tahun,
  571. 13:45ketemu ayahku yang ternyata menikah.
  572. 13:48He
  573. 13:48Lu anak pertama?
  574. 13:49Anak kedua.
  575. 13:50Oke.
  576. 13:51Yang menikah cuman buat kedok karena
  577. 13:53belum benar-benar suka sama perempuan.
  578. 13:56Oh.
  579. 13:56Akhirnya mamaku jadi jadi korban. Korban
  580. 13:58dari orang tua, korban dari suaminya.
  581. 14:01Oh.
  582. 14:01Ah, habis itu
  583. 14:02Double trauma tuh ya.
  584. 14:03Double trauma.
  585. 14:04Double trauma kok habis itu ya sudah
  586. 14:05yang penting anaknya hidup.
  587. 14:06Mungkin aku dulu malu banget ngelihat
  588. 14:08mamaku, anjir, eh,
  589. 14:09punya orang tua tinggal di lingkungan
  590. 14:11lokalisasi. Tapi setelah besar, ngelihat
  591. 14:14orang-orang di pinggir jalan yang masih
  592. 14:16ngamen tengah malam, aku enggak pernah
  593. 14:19berakhir hidupku di tengah jalan masih
  594. 14:21ngamen malam-malam gitu.
  595. 14:22He
  596. 14:22Artinya mungkin orang tuaku
  597. 14:23sangat-sangat toxic pada saat itu.
  598. 14:25Tapi orang tuaku bertanggung jawab.
  599. 14:27He
  600. 14:27He
  601. 14:28Masih nyampelah, maksudnya masih
  602. 14:29masih bertanggung jawab.
  603. 14:30Ini enggak orang tua durhaka sih.
  604. 14:31Iya, benar.
  605. 14:32Iya, ini enggak ini.
  606. 14:33Korban dia juga.
  607. 14:35Aku mau ngasih satu premis,
  608. 14:36jangan-jangan orang tua yang toxic juga,
  609. 14:38dia jangan-jangan juga korban
  610. 14:39sebenarnya. Yang enggak pernah bisa
  611. 14:41diselesaikan karena belum ada fasilitas
  612. 14:43psikologi, belum ada term-term untuk
  613. 14:46mereka
  614. 14:47ya,
  615. 14:48psikiatri.
  616. 14:49Iya, benar.
  617. 14:49Karena dulu belum semua.
  618. 14:50Ada risetnya tahu, kan, kalau yang
  619. 14:52orang-orang yang bertindak benar-benar
  620. 14:53kasar dia ini itu hasil dari dia enggak
  621. 14:56bisa melampiaskan internal
  622. 14:58traumanya dia gitu kan.
  623. 14:59Ya, ada yang berpendapat semua orang
  624. 15:02jahat itu berawal dari dia sendiri
  625. 15:04dulunya korban.
  626. 15:04Iya.
  627. 15:05Mayoritas ya, enggak semua gitu.
  628. 15:06Benar, benar, hampir semua.
  629. 15:08Tapi tetap tindakannya enggak bisa
  630. 15:09dijustifikasi kan.
  631. 15:10Betul.
  632. 15:10Nanti kita coba bisa bahas sih, tapi aku
  633. 15:12mau nanya nih, kenapa aku bilang aduh
  634. 15:13tadi? Ibu lu tuh pernah cerita enggak?
  635. 15:16He
  636. 15:16Ibu lu pernah cerita enggak dia diapain
  637. 15:18sama ibunya?
  638. 15:19Wah. Eh, kalau sama ibunya cuman
  639. 15:21ditelantarkan aja, tapi dia dia tuh juga
  640. 15:24orang yang gimana ya, love-hate
  641. 15:26relationship sama ibunya gitu.
  642. 15:28Hmm.
  643. 15:28Mama, dulu enggak pernah dibiayai sama
  644. 15:30mama, tapi mama sebisa mungkinlah
  645. 15:32walaupun pakai hati ini masih sakit buat
  646. 15:34berbakti, tapi ya gimana?
  647. 15:35Hmm.
  648. 15:36Ya itu, makanya kadang-kadang
  649. 15:37divisikin gitu.
  650. 15:39Wah, kalau divisikin eh
  651. 15:42kat ternyata fisik itu lebih lebih lebih
  652. 15:44beruntung, Ustaz. Karena aku tuh dapat
  653. 15:46fisik
  654. 15:46Setuju sih.
  655. 15:47Set set, ini enggak hadir.
  656. 15:49Oke.
  657. 15:49Karena
  658. 15:50Kalau fisik ya udah jepret, tapi masih
  659. 15:52ada loh, masih dihidupin gitu kan.
  660. 15:54dia kan dibuang.
  661. 15:55Berarti dari nenek ke mama itu udah
  662. 15:57ditelantarkan
  663. 15:59sampai mama umur berapa gitu, misalnya?
  664. 16:00Ditelantarkan umur wah, dari dari
  665. 16:03bukan masalah ditelantarkan sih, tapi
  666. 16:05pikirku gini ya, kalau hasil daripada
  667. 16:07rape itu dia akan benci sama anaknya.
  668. 16:10Karena dia nganggap itu kayak fisik.
  669. 16:11Biasanya sih kayak gitu sih, iya iya.
  670. 16:14Oh.
  671. 16:14Ya makanya makanya aku dulu tuh
  672. 16:16Karena aku juga enggak bisa nyalahin
  673. 16:17neneknya.
  674. 16:19Orang neneknya ngelihat itu adalah dia
  675. 16:21di eh jadi korban.
  676. 16:22Masyarakat sekitar karena ngira nya
  677. 16:24bahwa korban itu aib dari awal.
  678. 16:26Oh iya banget.
  679. 16:27Korban itu aib.
  680. 16:28Apalagi zaman dulu kan.
  681. 16:28Iya, makanya eh kemarin juga aku kan
  682. 16:30juga jadi termasuk orang yang
  683. 16:32turun-temurun kena pelecehan juga.
  684. 16:34Hmm.
  685. 16:35Akhirnya aku sangat-sangat gentar untuk
  686. 16:37bilang ke eh dunia bahwa
  687. 16:40korban memang aib, tapi seharusnya yang
  688. 16:42lebih aib adalah pelaku, makanya
  689. 16:44enggak aib.
  690. 16:45Iya.
  691. 16:46Korban enggak aib. Pelakunya bajingan.
  692. 16:48Iya, betul betul.
  693. 16:49Idealnya begitu.
  694. 16:50Tapi perasaan kita ngerasa aib.
  695. 16:51Iya sih.
  696. 16:51Ustaz. Jadi kita akui dulu memang kita
  697. 16:53aib, tapi
  698. 16:54dengan kita diam, malah kita
  699. 16:56melanggengkan ini terus terjadi.
  700. 16:57Iya.
  701. 16:58Makanya kita harus ubah mindset-nya.
  702. 16:59Kemarin makanya aku pernah kemarin pas
  703. 17:01aku selesai memenjarakan predator, aku
  704. 17:03sempat speak up dengan kacamata hitam.
  705. 17:05Habis itu aku pakai lagu-lagu rap gitu.
  706. 17:07Hmm.
  707. 17:08Karena aku pengen pengen eh apa namanya
  708. 17:11menantang
  709. 17:12eh
  710. 17:13stigma
  711. 17:13stigma bahwa orang-orang yang speak up
  712. 17:15tuh pengen dikasihanin.
  713. 17:16Iya.
  714. 17:17Nah, kasihanin ini yang bikin kita jadi
  715. 17:18malu.
  716. 17:19Iya. yang bikin kita diam. Diam yang
  717. 17:21bikin akhirnya pelaku-pelaku itu tetap
  718. 17:24ya tidak terdeteksi.
  719. 17:26ITB jurusan apa?
  720. 17:27Desain.
  721. 17:28Oh.
  722. 17:29DKV?
  723. 17:29DKV.
  724. 17:30DKV
  725. 17:30Desain produk sih.
  726. 17:31Oh, desain produk. Oke.
  727. 17:32Terus akhirnya lu speak up?
  728. 17:34Speak up kayak gitu ya berarti?
  729. 17:35Iya, dan aku bahkan pas speak up di situ
  730. 17:36juga menggunakan eh visual-visual
  731. 17:39tertentu gitu. Misal kayak pas di dalam
  732. 17:41grup eh apa namanya? Sebisa mungkin
  733. 17:43untuk mengganti kata-kata yang salah
  734. 17:45sangat menyakitkan jadi kata misal
  735. 17:47milkshake kalau ya hal-hal seperti itu.
  736. 17:49Terus bahkan ada yang speak up kita kita
  737. 17:51kita bikin speak up-nya kayak
  738. 17:52gamification gitu pakai emoji-emoji biar
  739. 17:54agak berjarak. Dan ternyata memang
  740. 17:57ya memang kita harus merubah persepsi
  741. 17:59itu biar semuanya terkesan fun aja.
  742. 18:01Iya, oke. Dan aku yakin sebenarnya
  743. 18:02banyak sih yang ambil manfaat. Cuman aku
  744. 18:04dari tadi aku pikiranku gini ya, kalau
  745. 18:05aku di keadaan lu ya, aku yakin kayaknya
  746. 18:07aku belum tentu survive deh.
  747. 18:09Nah, itu.
  748. 18:09Jangankan masuk ITB.
  749. 18:11Aku yakin enggak akan survive deh.
  750. 18:13Kayaknya aku bakal uh jadi preman.
  751. 18:14Baik, benar.
  752. 18:15Aku bakal
  753. 18:17bapakku kayaknya.
  754. 18:18Uh, gila.
  755. 18:20Tapi kalau
  756. 18:20Preman-preman sipit agak jarang sih.
  757. 18:22Hah?
  758. 18:22Jujur.
  759. 18:23Dia eh dulu juga ustaz sipit dikit itu
  760. 18:25jarang.
  761. 18:26Oh, betul.
  762. 18:26Nah, iya.
  763. 18:27Benar.
  764. 18:28Dulu ya memang takdirnya jadi ustaz
  765. 18:29sipit.
  766. 18:29maksudnya aku mikir gini, aku
  767. 18:30punya semua alasan untuk buat aku jadi
  768. 18:32jahat gitu maksudnya.
  769. 18:33Iya, iya.
  770. 18:33Benar.
  771. 18:34Banyak banget yang bilang gitu ke aku eh
  772. 18:36ustaz eh aku sih kalau jadi kamu eh udah
  773. 18:40ini ya udah siapa udah gitu-gitu. Entah
  774. 18:43kenapa ya? Jujur, aku tuh dulu pernah
  775. 18:46benci banget sama orang tuaku. Benci
  776. 18:47benci sebenci-bencinya. Dulu tinggal di
  777. 18:49lingkungan yang enggak ideal buat
  778. 18:51seorang anak.
  779. 18:51Ehm.
  780. 18:52Hah. Terus habis itu
  781. 18:54Berapa tahun sih Mas sorry sebelum
  782. 18:55dilanjutin?
  783. 18:56Tahun di lingkungan itu?
  784. 18:582008
  785. 19:00sampai mau masuk ITB 2013.
  786. 19:02Oh, terus terus lanjut Mas.
  787. 19:042008 ya itu sekitar
  788. 19:05Lumayan lah itu.
  789. 19:065 tahun 5 tahun lah ya.
  790. 19:085 tahun paling luar biasa. Nah, di situ
  791. 19:10tuh pernah mama tuh sangat-sangat
  792. 19:12abusive banget.
  793. 19:13He eh.
  794. 19:13Aku tuh kayak mikir dulu kenapa ya Mama
  795. 19:15tuh enggak peng, enggak pernah punya
  796. 19:17kasih sayang yang cukup buat anaknya
  797. 19:19gitu.
  798. 19:19He eh.
  799. 19:20Pulang dalam keadaan kasar. Sampai ke
  800. 19:21rumah aku, aku akhirnya mikir, "Oh iya,
  801. 19:23Mama kan kerjanya memang kasih sayang
  802. 19:25itu adalah
  803. 19:26sesuatu yang di
  804. 19:27He eh.
  805. 19:28ada harganya gitu.
  806. 19:29Iya.
  807. 19:29Jadi kalau Mama pulang tetap menyayangi
  808. 19:31anaknya, hitungannya lembur.
  809. 19:32Gila.
  810. 19:33Kasih sayang, "Mah, minta kasih sayang."
  811. 19:34Itu kan barang dagangan, Dek, jangan
  812. 19:36gitu. Jadi aku tuh baru tahu karena,
  813. 19:38karena nih esensi sebenarnya.
  814. 19:40Ini nih agak, iya iya.
  815. 19:41Ini, ini, ini, ini, ini poinnya. Karena
  816. 19:43Mama setelah
  817. 19:44eh aku berhasil untuk bikin Mama
  818. 19:46berhenti dari pekerjaan itu, Mama bisa
  819. 19:48duduk dengan manis.
  820. 19:49Lu yang bujuk, lu yang
  821. 19:51Salah satunya pas aku kuliah, aku eh
  822. 19:53mulai bisa cari uang, ayo kita cari
  823. 19:56tempat lain atau dan lain-lainlah.
  824. 19:57Kebetulan juga dia nikah sama eh
  825. 19:59seseorang yang jauh lebih baik juga di
  826. 20:01Papua.
  827. 20:01Alhamdulillah.
  828. 20:02Eh sehingga akhirnya ya itu juga jadi
  829. 20:04batu loncatan jugalah gitu.
  830. 20:05He eh.
  831. 20:06Mengenal agama Islam gitu-gitu.
  832. 20:09Akhirnya dikit-dikit itu selalu
  833. 20:11kata ustaz ya. Ah, kayak gitu-gitulah.
  834. 20:13Iya.
  835. 20:13Semua nasihatnya
  836. 20:14Iya.
  837. 20:14sumpah jadi berubah banget pas di apa
  838. 20:16namanya? Aku di ITB juga. Jadi
  839. 20:18berbarengan aku mulai punya pendidikan,
  840. 20:20dia juga mulai mengenal Allah gitu. Nah,
  841. 20:23di situ aku ngerasa Mama tuh sangat
  842. 20:25berbeda banget.
  843. 20:26Oke.
  844. 20:26Kayak orang [berdehem] yang enggak aku
  845. 20:27kenal. Ini kan orangnya abusive banget,
  846. 20:29ngomongnya kasar, tiba-tiba manggil aku
  847. 20:31Nak.
  848. 20:32Waduh.
  849. 20:32Terus tiba-tiba
  850. 20:34eh
  851. 20:35kayak ngucapin ulang tahun, hal yang
  852. 20:37enggak pernah aku lakuin.
  853. 20:38Iya.
  854. 20:38Bilang maaf.
  855. 20:39Bilang maaf.
  856. 20:40Makasih.
  857. 20:40Makasih kayak
  858. 20:41Gua relate sih.
  859. 20:42He eh.
  860. 20:42Kayak kok, aku sampai nyari resleting di
  861. 20:44lehernya, aku kira dia alien deh. Ini
  862. 20:45bukan Mama aku gitu.
  863. 20:47Mungkin dia menyamar jadi Mamamu ya.
  864. 20:49Iya, terus habis itu yang aku tahu juga,
  865. 20:50di rumahnya itu ada kucing 12.
  866. 20:52Oh, itu alien juga tuh.
  867. 20:54[tertawa]
  868. 20:54Mama enggak pernah suka sama
  869. 20:55binatang-binatang, melihara kucing.
  870. 20:57Tiba-tiba ada kucing 12.
  871. 20:58Iya, apa jangan-jangan benar kata
  872. 20:59Presiden dia berubah gara-gara kucing
  873. 21:01maksudnya.
  874. 21:01Masya Allah.
  875. 21:02[tertawa]
  876. 21:02Gua enggak tahu, Men.
  877. 21:03Kucingnya dipanggil Nak juga enggak?
  878. 21:05Dia kayak diajak ngobrol, kayak ngomong
  879. 21:06sama elu
  880. 21:06dianggap kucing.
  881. 21:08[tertawa]
  882. 21:08Mungkin.
  883. 21:09Heeh.
  884. 21:09Dia udah sayang sama anaknya gitu,
  885. 21:10makanya
  886. 21:11Dia ada anak perempuan enggak?
  887. 21:12Iya, ada.
  888. 21:13Adik lu?
  889. 21:14Kakakku perempuan, kakak pertama,
  890. 21:15satu-satunya perempuan.
  891. 21:17Satu bapak sama lu berarti?
  892. 21:18Satu bapak, kita semuanya satu kandung
  893. 21:20semua.
  894. 21:20Oh, berarti satu bapak berarti satu
  895. 21:21bapak semua.
  896. 21:22Emm, ya mamah nikah enam kali, tapi
  897. 21:25semuanya kandung dari yang pertama.
  898. 21:27Oke.
  899. 21:28Iya, gitu jadi apa namanya
  900. 21:31Aku cerita di buku gua baru bikin buku
  901. 21:33gitu
  902. 21:33Mana mana bukunya coba
  903. 21:34[tertawa]
  904. 21:35Coba bukunya lihat dong, lihat dong
  905. 21:36bukunya dong.
  906. 21:37Nah, mantap.
  907. 21:39[tertawa]
  908. 21:39Harusnya ini
  909. 21:41lu tuh enggak bisa akting Rey.
  910. 21:43Apa ini?
  911. 21:44Dah, ngomongin sama aja kok.
  912. 21:46[tertawa]
  913. 21:48Tapi gua sebenarnya pengen nanya kok
  914. 21:49juga sih, penasaran. Selama bergaul sama
  915. 21:52Ustaz Felix Siauw pernah ini enggak sih,
  916. 21:54mang nyebut minggu tuh Ahad?
  917. 21:56[berdehem]
  918. 21:56Iya.
  919. 21:57[tertawa]
  920. 21:57Gua gua ajarin dia ngomong Ahad.
  921. 22:00Berguru dari luka, lukanya emas. Ini
  922. 22:02konsep visualnya begitu.
  923. 22:04Iya.
  924. 22:04Jadi luka itu sebenarnya adalah emas
  925. 22:06sebenarnya.
  926. 22:07Jadi kalau misalnya terluka tuh orang
  927. 22:09ngeluarin emas dan tapi walaupun
  928. 22:11ngeluarin emas dia tetap harus ditutup.
  929. 22:12[mendengus]
  930. 22:13Gitu.
  931. 22:14Apa konsepnya yang Jepang itu yang di
  932. 22:17Kintsugi,
  933. 22:18ya yang retak di
  934. 22:18Ini namanya Kintsugi namanya, ditutup
  935. 22:20pakai emas.
  936. 22:21Lalu kemudian ini bergurau.
  937. 22:24Bergurau, berguru bisa
  938. 22:25Bergurau dari luka, karena kalau konsep
  939. 22:27komedi itu kalau orang sudah bisa
  940. 22:29menertawakan
  941. 22:30apa yang menjadi kesulitannya atau
  942. 22:32kedukaannya berarti dia sudah bisa
  943. 22:33mengambil pelajaran.
  944. 22:35Iya.
  945. 22:35Makanya jadinya setelah bergurau jadi
  946. 22:37berguru dari luka gitu.
  947. 22:39Betul.
  948. 22:39Ini kapan mau dipesan sama orang?
  949. 22:41Ini tanggal 18 Februari bakal rilis,
  950. 22:43bakal banyak ngomongin tentang hubungan
  951. 22:45anak dan
  952. 22:45Oh, ini berarti udah rilis?
  953. 22:47Udah rilis ya?
  954. 22:47Udah rilis ini.
  955. 22:48Masya Allah, ini
  956. 22:49Kemarin, kemarin rilis.
  957. 22:51Kemarin, beberapa hari lalu rilis.
  958. 22:55Iya.
  959. 22:56Tapi
  960. 22:56Oh, ini ah ini ini bagus nih pesannya
  961. 22:58nih di halaman yang ini.
  962. 22:59Simpel sekali ya.
  963. 23:00Heeh, heeh. [tertawa]
  964. 23:02Tapi overall
  965. 23:03Kalau mau tahu isinya tulisannya apa,
  966. 23:04beli.
  967. 23:05iya
  968. 23:05tapi ini bagus banget sih ini isinya
  969. 23:06iya karena
  970. 23:08iya sangat simpel ya
  971. 23:08he eh
  972. 23:09di atas [tertawa] di YouTube shop nih,
  973. 23:11YouTube shop
  974. 23:12gimana kayak lu mau ngomong apa?
  975. 23:13gue speech less
  976. 23:14isi bukunya dengan apa? overall
  977. 23:16ini loh
  978. 23:18jadi
  979. 23:19oke
  980. 23:20gua [tertawa] akan cerita lu tahu
  981. 23:22kintsugi
  982. 23:23menit terakhir sia-sia
  983. 23:24lu lu lu tahu jadi kintsugi lu tahu?
  984. 23:26enggak
  985. 23:27kintsugi itu adalah seni untuk eh
  986. 23:29merapihkan kembali satu eh satu barang
  987. 23:32yang pecah ya dan dia ingin mengasih
  988. 23:35tahu orang seniman itu ingin ngasih tahu
  989. 23:36bahwa ketika barang ini pecah, ketika
  990. 23:38aku benerin orang bilang bahwa saya
  991. 23:40tidak akan bisa bener dengan sempurna,
  992. 23:42dia bilang betul karena ketidak
  993. 23:44sempurnaan itulah yang mau aku tampilkan
  994. 23:46dengan memberikan emas di situ
  995. 23:48he eh
  996. 23:48makanya namanya kin, kin itu artinya
  997. 23:49emas, kintsugi itu artinya eh mending
  998. 23:52with gold
  999. 23:53betul
  1000. 23:54sehingga dia terlihat lebih bagus
  1001. 23:56meskipun tidak menghapus dukanya
  1002. 23:58iya
  1003. 23:58benar gitu
  1004. 23:59apa jangan-jangan luka kita adalah
  1005. 24:01bagian dari identitas kita gitu
  1006. 24:02itu betul
  1007. 24:03oh iya
  1008. 24:03itu betul
  1009. 24:04benar
  1010. 24:04itu betul
  1011. 24:05dulu pernah nyalahin Tuhan enggak sih
  1012. 24:07kenapa kok aku lahir di tempat kayak
  1013. 24:08gini?
  1014. 24:09ya maka dari itu saya akhirnya ketemu
  1015. 24:11Ustaz Felix Siauw ini untuk mempermantap
  1016. 24:13ibadah
  1017. 24:14asik banget
  1018. 24:14karena
  1019. 24:15karena dulu nih eh aku sempat udah
  1020. 24:17enggak bisa cari teladan dari orang tua,
  1021. 24:19aku ke rumah ibadah ke masjid di masjid
  1022. 24:22belajar
  1023. 24:22eh dapat air bajigur
  1024. 24:24angkat
  1025. 24:25he eh
  1026. 24:25diajarin Quran dari anak SMP yang
  1027. 24:27iya
  1028. 24:27udah SMP kan kalau di masjid itu agak
  1029. 24:30malu
  1030. 24:30he eh
  1031. 24:31belum bisa baca Quran, diajarinlah eh
  1032. 24:33ternyata aku cukup fast learner tapi
  1033. 24:35cuman buat belajar, buat ngajar belum,
  1034. 24:37ditaruh di tempat ngajar, jadi aku tetap
  1035. 24:39tertatih-tatih karena ketika ngajar kita
  1036. 24:40harus baca Alquran terbalik
  1037. 24:42iya benar karena kan yang diajarin
  1038. 24:44diajarin
  1039. 24:45aku belum bisa
  1040. 24:46he eh
  1041. 24:47susah, baca lancar udah bisa tapi baca
  1042. 24:49kebalik belum bisa, itu kayak tiba-tiba
  1043. 24:51baru masuk parkour disuruh salto gitu
  1044. 24:54disuruh akrobat, gimana caranya?
  1045. 24:56akhirnya aku punya kebutuhan untuk
  1046. 24:57ngobrol sama ustaz ini lebih sering.
  1047. 24:59he eh Dibawa ke rumahnya dia
  1048. 25:01terus-terusan.
  1049. 25:03Dia datang sebagai seorang ayah angkat
  1050. 25:04yang sangat baik, bukan orang yang
  1051. 25:06tiba-tiba ujuk-ujuk aneh gitu.
  1052. 25:08Tapi yang gua penasaran, ini kan
  1053. 25:09analoginya growing up di situasi yang
  1054. 25:11tidak oke.
  1055. 25:13Satu, apa yang bikin lu bisa survive
  1056. 25:16gitu loh? Terus kedua, kenapa pas stuck
  1057. 25:18respon pertama ke masjid? Biasanya kalau
  1058. 25:20yang di di situasi yang kayak gitu ya,
  1059. 25:23orang bisa ke obatlah, bisa ke hal-hal
  1060. 25:25buruklah dan lain-lain. Kenapa lu bisa
  1061. 25:26Nah, itu ada ujungnya ada ceritanya tuh.
  1062. 25:30Ini guru ngajinya ini belum kelar nih
  1063. 25:31kasusnya ini.
  1064. 25:32Iya iya iya nih. Tapi tapi aku juga
  1065. 25:34paham sih kenapa tiba-tiba langsung ke
  1066. 25:35masjid. Aku ngerti, aku coba mundurin
  1067. 25:37dikit deh kalau gitu. Jadi pas tinggal
  1068. 25:39di prostitusi, karena ee punya profesi
  1069. 25:43yang ya ibuku kan
  1070. 25:45bukan PNS ya berarti ya.
  1071. 25:47[berdehem]
  1072. 25:47Jadi katanya, "Ibumu PSK." Mau ngatain
  1073. 25:49balik, "Ibumu PNS." Waduh, enggak bisa.
  1074. 25:51"Ibumu main Zuma." Wah, enggak enggak
  1075. 25:53terlalu
  1076. 25:54enggak berdamage.
  1077. 25:55Lu enggak bisa main atlis dong.
  1078. 25:56Enggak bisa, enggak bisa main atlis aku
  1079. 25:58kalah. Nah, habis itu
  1080. 26:00ee
  1081. 26:00[terkesiap]
  1082. 26:01si
  1083. 26:03masalah ini yang membuat aku di-bully di
  1084. 26:04sekolah.
  1085. 26:06Di sekolah di-bully.
  1086. 26:07Di-bully-nya benar-benar yang parah
  1087. 26:09gitu. Aku pulang di-bully pernah bajuku
  1088. 26:11basah banget. Terus tiba-tiba ada orang
  1089. 26:13menawarkan tumpangan.
  1090. 26:14Sangat ramah sekali. Jadi aku tuh enggak
  1091. 26:16nyari-nyari ke masjid, ada orang datang
  1092. 26:19nyamperin aku dan orang itu adalah cikal
  1093. 26:21bakal si ustaz ini.
  1094. 26:22Yang nawarin tumpangan dan aku dianterin
  1095. 26:24ke rumah beneran. Kenapa? Habis itu
  1096. 26:26habis itu, "Oh, kamu habis di-bully."
  1097. 26:27Aku ceritalah beberapa hari akhirnya
  1098. 26:29karena dia
  1099. 26:30ngasih aku tumpangan ke rumah, beberapa
  1100. 26:32hari kemudian aku ceritain di bukuku
  1101. 26:33juga. Ee aku jadi percaya sama dia. Dia
  1102. 26:36nanya, "Kamu kalau mau enggak mau
  1103. 26:37di-bully, kamu harus belajar dialek
  1104. 26:39Makassar. Karena karena kalau kamu
  1105. 26:40berbeda, kamu akan kena rasisme di
  1106. 26:41sini." Oke, aku ke dia diajarin bahasa
  1107. 26:43Makassar. Habis itu aku diajarin Quran,
  1108. 26:45bahkan diajakin ikut ikut karate, ikut
  1109. 26:48bela diri.
  1110. 26:49Selayaknya ayah ngasih bekal ke anaknya.
  1111. 26:52Nah, mama ma mama malah enggak terima
  1112. 26:55aku tiba-tiba ikut karate tanpa
  1113. 26:57sepengetahuan dia. Aku dianggap anak
  1114. 26:58yang lancang.
  1115. 26:59Hmm.
  1116. 27:00Gitulah. Jadi jadi aku ngerasa bahwa
  1117. 27:02ruang amanku adalah si ayahku ini, ayah
  1118. 27:04angkatku ini.
  1119. 27:06Si ustaz ini.
  1120. 27:07Makanya pada saat eh ke masjid aku
  1121. 27:10dengan senang hati. Apalagi mama kalau
  1122. 27:12marah itu suka enggak tahu tempat. Di
  1123. 27:14lingkungan prostitusi, aku kalau kalau
  1124. 27:16mama marah bisa ngejar aku keluar rumah
  1125. 27:18gitu-gitu. Jadi di tetangga aku juga
  1126. 27:20enggak berani bergaul karena malu.
  1127. 27:22Nah, ternyata rasa malu terhadap
  1128. 27:24tetangga ini yang ngebantu aku untuk
  1129. 27:25tidak terjerumus karena
  1130. 27:26tetangga-tetanggaku ini banyak banget
  1131. 27:27yang notabene dululah dululah sekarang
  1132. 27:29sudah lebih baik. Itu banyak banget yang
  1133. 27:31OD, banyak yang narkoba.
  1134. 27:33[mendengus]
  1135. 27:33Jadi karena mama bikin aku malu sesama
  1136. 27:35tetangga aku enggak bergaul dan enggak
  1137. 27:36kena narkoba, Coy.
  1138. 27:38Gila enggak sih? Ada
  1139. 27:40[tertawa]
  1140. 27:40ada positifnya.
  1141. 27:44Aku tuh baru tahu pas kabur dari
  1142. 27:45rumahku, habis itu kenapa ya aku enggak
  1143. 27:47mau bergaul ke rumah ma ma dekat
  1144. 27:49tetanggaku lewat sekarang aku lagi
  1145. 27:50dimarahin sama mama. Oh iya, karena
  1146. 27:52ma eh mamaku pernah mempermalukan aku di
  1147. 27:54depan tetangga-tetangga kalau marah.
  1148. 27:56Jadi aku enggak berani natap mata
  1149. 27:57tetanggaku apalagi bergaul.
  1150. 27:58Makanya safe zone-nya di masjid.
  1151. 27:59Itu makanya safe zone-nya jadi di
  1152. 28:01masjid. Ke si bapak itu. Jadi enggak
  1153. 28:03narkoba. Yang ada cuma masjid doang.
  1154. 28:05Cuma masjid. Enggak ada pilihan lain. Di
  1155. 28:07masjid wih
  1156. 28:08Tadi tambahan tambahan supaya bisa baca
  1157. 28:11Quran dari belakang.
  1158. 28:12Iya.
  1159. 28:12Terus?
  1160. 28:13Akhirnya aku dilatihlah eh biar enggak
  1161. 28:15di-bully juga. Aku tetap dikasih eh
  1162. 28:17semacam masalah biar solusinya adalah
  1163. 28:19ketemu beliau lebih sering buat
  1164. 28:21diajarin.
  1165. 28:22Pas
  1166. 28:23datang ke rumahnya berkali-kali, beneran
  1167. 28:26diajarin kok.
  1168. 28:27Beneran diajarin. Tapi ada kalanya
  1169. 28:30pertama kali pas diajarin
  1170. 28:32berubah nuansanya. Aku disuruh datang
  1171. 28:35setelah ba'da Isya, istrinya lagi enggak
  1172. 28:37ada, tiba-tiba pintu ditutup jepret.
  1173. 28:40Kejadianlah dilecehkan itu.
  1174. 28:43Dan setelah dilecehkan, disumpah Alquran
  1175. 28:45kalau aku ngomong
  1176. 28:47aku akan
  1177. 28:47goblok
  1178. 28:49disumpah di Alquran
  1179. 28:50langsung
  1180. 28:51di kepala lu gitu
  1181. 28:52di kepalaku, kayak orang-orang di
  1182. 28:53pejabat itu
  1183. 28:53he eh
  1184. 28:54nah
  1185. 28:56unik lagi pada saat zaman dulu aku juga
  1186. 28:58enggak sengaja suka nonton-nonton
  1187. 29:00berita-berita ya kayak semacam politik
  1188. 29:02gitulah ya, di channel-channel yang
  1189. 29:04muncul gitu itu banyak banget eh
  1190. 29:06pejabat-pejabat yang korupsi
  1191. 29:08he
  1192. 29:08dan
  1193. 29:09disumpah Alquran
  1194. 29:10disumpah Alquran itu, loh mereka juga
  1195. 29:11disumpah Alquran tapi mereka tetap
  1196. 29:12korupsi ya, tetap korupsi ya, berarti
  1197. 29:15aku berarti bisa ngomong dong aku
  1198. 29:16menganggap syukur ada berita-berita
  1199. 29:18korupsi, jadi aku berani ngomong
  1200. 29:20he eh
  1201. 29:21jadi imannya belum terlalu
  1202. 29:22meresap-meresap banget pas dimanipulasi
  1203. 29:23pakai Alquran
  1204. 29:24benar
  1205. 29:25day satu dilecehkan aku langsung ngomong
  1206. 29:27ke mamaku
  1207. 29:29mah, aku diginiin bla bla bla bla
  1208. 29:32hebat lu serius
  1209. 29:33tapi mamaku responnya belum bisa ngasih
  1210. 29:35yang baik
  1211. 29:36ke anaknya karena dia juga punya
  1212. 29:38pergulatan batinnya di prostitusi
  1213. 29:39he
  1214. 29:40ah itu cuma ada di kepalamu aja
  1215. 29:42udah enggak usah dipikirin, marai loro
  1216. 29:44bahasa jawanya
  1217. 29:45cuma bikin sakit aja
  1218. 29:46marai loro he eh
  1219. 29:47enggak usah dipikir-pikirno, ngono itu
  1220. 29:49kata-kata dia, jadi
  1221. 29:50oh ini enggak usah dipikirin ya tapi kok
  1222. 29:52selalu meraung-raung di kepalaku, nah
  1223. 29:54ternyata
  1224. 29:56aku tuh
  1225. 29:57rela untuk berkali-kali untuk
  1226. 29:59mempelajari si ustaz ini
  1227. 30:00dua tiga kali, empat kali untuk nyari
  1228. 30:02ada korban lain enggak, oh ada
  1229. 30:04oh
  1230. 30:04ketemu
  1231. 30:05bahkan bersaudara
  1232. 30:06oh
  1233. 30:07tapi yang saudara ini suka yang saudara
  1234. 30:08ini enggak suka dia keluar
  1235. 30:10he
  1236. 30:10jadi oh ternyata orang-orang yang
  1237. 30:13anak-anak emas itu yang disayang sama
  1238. 30:15orang ini tiba-tiba keluar, ini clue-nya
  1239. 30:17dia korban
  1240. 30:18oh
  1241. 30:18tiba-tiba keluar, aku cari orangnya kamu
  1242. 30:20disumpah Alquran ya
  1243. 30:22terus dia langsung gelagapan iya aku aku
  1244. 30:25juga, kok tahu, aku juga kita enggak,
  1245. 30:27kamu enggak sendirian, yuk kita melawan
  1246. 30:29oh enggak berani aku kakakku masih suka
  1247. 30:31bermalam di tempat ustaz itu
  1248. 30:32wah
  1249. 30:34enggak bisa
  1250. 30:34umur masih umur SMP ya
  1251. 30:35SMP kelas 13 tahun
  1252. 30:37selanjutnya SMP juga
  1253. 30:39SMP seangkatan
  1254. 30:40oh seangkatan
  1255. 30:40kakaknya ya ya, satu tahun tiap angkatan
  1256. 30:42ada. Dan dari tahun 2004, BTW, aku tahun
  1257. 30:442009. Alumni 2009.
  1258. 30:46Oh.
  1259. 30:47Jadi, 21 tahun.
  1260. 30:49Gua harus nanya.
  1261. 30:50Ustaznya sampai sekarang masih ada
  1262. 30:51enggak?
  1263. 30:51Sudah masuk rumah sakit.
  1264. 30:53Eh, rumah sakit
  1265. 30:53Penjara, penjara.
  1266. 30:54Sudah berhasil saya penjarakan.
  1267. 30:55Oh.
  1268. 30:56Sudah berhasil saya penjarakan. Ada
  1269. 30:57videonya.
  1270. 30:57Ada video gua lihat, gua lihat. Yang
  1271. 30:59yang kalau habis sidang lu samperin
  1272. 31:00pakai handphone gitu, kan?
  1273. 31:01Iya, betul.
  1274. 31:02Itu dia, ya?
  1275. 31:02Iya, betul.
  1276. 31:03Itu
  1277. 31:03Oh, dipenjara sampai sekarang?
  1278. 31:04Sudah dipenjara.
  1279. 31:05Dan istrinya ikut?
  1280. 31:06Baru masuk. Istrinya ikut nge-profiling.
  1281. 31:08Heeh.
  1282. 31:09Istrinya
  1283. 31:10ikut?
  1284. 31:10Goblok.
  1285. 31:11Nge-profiling.
  1286. 31:11Iya, karena aku takutnya sama orang yang
  1287. 31:12jago public speaking. Dia jago banget
  1288. 31:14public speaking.
  1289. 31:14Hah.
  1290. 31:15Ini tuh
  1291. 31:16eh, kita enggak tahu ini orangnya emang
  1292. 31:19didoktrin atau emang dari awal emang
  1293. 31:20sama-sama sakit.
  1294. 31:21Heeh.
  1295. 31:22Tapi, apa pada pada intinya, ini adalah
  1296. 31:23bentuk paling ekstrem kalau kita punya
  1297. 31:25pasangan sefrekuensi.
  1298. 31:26Aduh.
  1299. 31:27Berarti, ada baiknya kalau punya
  1300. 31:28pasangan enggak setuju, kan?
  1301. 31:30Iya.
  1302. 31:30Aduh, ini.
  1303. 31:31Aduh.
  1304. 31:32lu senantiasa bisa mencari ibrah gitu,
  1305. 31:34ya?
  1306. 31:34Iya, hebat, loh, dia.
  1307. 31:35Enggak tahu. Makanya
  1308. 31:35Heeh.
  1309. 31:36Mungkin karena baca Sartre kali, ya?
  1310. 31:37Jadi
  1311. 31:38[tertawa]
  1312. 31:39eh, eksistensi selalu datang duluan
  1313. 31:41daripada esensi. Jadi, tugasku ini apa
  1314. 31:44yang sudah kejadian, ini apa yang
  1315. 31:45maknanya. Aku selalu gitu doang, Ustaz.
  1316. 31:47Oh.
  1317. 31:47Aku bahkan suka bertanya. Ini aku mau
  1318. 31:49sekalian bertanya, ya?
  1319. 31:50Iya.
  1320. 31:50Aku tuh mikir, ya, kok aku mau, ya, dulu
  1321. 31:52tanda tangani di Lauhful Mahfuz hidup
  1322. 31:54yang seperti ini gitu.
  1323. 31:55Iya.
  1324. 31:55Terus
  1325. 31:56berarti ada sesuatu yang lu
  1326. 31:57tunggu-tunggu dan itu worth it.
  1327. 31:59Heeh.
  1328. 31:59Nah, aku takutnya, ya, Ustaz, yang worth
  1329. 32:01it itu adalah mi ayam yang pernah aku
  1330. 32:02cicipin. Ya Allah, masa itu doang, sih?
  1331. 32:04Heeh.
  1332. 32:04Sudah lewat gitu.
  1333. 32:05Kayaknya ada yang lain, sih. Nanti gua
  1334. 32:06kasih tahu mi ayam yang lain yang lebih
  1335. 32:07enak.
  1336. 32:08Tapi,
  1337. 32:08[tertawa]
  1338. 32:08mi ayam lagi.
  1339. 32:09Yang baru dong.
  1340. 32:10Yang mantap, ya.
  1341. 32:11Yang mi ayam yang enak, sih, maksudku.
  1342. 32:14Aku juga mikir kayak apa, ya? Aku tuh
  1343. 32:16masih nunggu. Ini apa, ya, alasanku
  1344. 32:17akhirnya mau untuk untuk menandatangani
  1345. 32:19dan menjalankan hidup yang
  1346. 32:21Heeh.
  1347. 32:21dar-der-dor banget gitu. Eh, pas aku
  1348. 32:24marah sama ibuku, ternyata pas aku
  1349. 32:25telisik, ibuku juga korban. Jadi, tugas
  1350. 32:27tugasku cuma untuk memahami sekitarku.
  1351. 32:29Oke.
  1352. 32:30Tadi kita balik lagi ke ustaz yang tadi.
  1353. 32:33Kan, istrinya sama-sama
  1354. 32:34Nge-profiling, ikut ikut ini, ya, ikut
  1355. 32:36dalam kejahatan.
  1356. 32:37Aku belum tahu di situ pas aku umur 13
  1357. 32:39tahun, kejadiannya aku langsung ngomong
  1358. 32:41ke forum masjid.
  1359. 32:42He eh.
  1360. 32:43Aku langsung ngomong, sendirian.
  1361. 32:44Wah, kena lu.
  1362. 32:45Karena satu orang enggak ada enggak ada
  1363. 32:46yang ada yang mau kan.
  1364. 32:46Iya, enggak ada yang mau.
  1365. 32:47Ibuku enggak di bersama aku, temanku
  1366. 32:49juga enggak enggak mau enggak belum ada
  1367. 32:51mentalnya, aku sendirian lah.
  1368. 32:53Pas aku ngomong di forum
  1369. 32:55aku katanya yang memfitnah ustaz dan
  1370. 32:57mengubar aib sesama saudara muslim.
  1371. 32:59Diputar balik sih itu.
  1372. 33:00Diputar balik dan aku dikeluarkan.
  1373. 33:01Ajak berantem aja, Mas.
  1374. 33:03Gila, nah itu sumpah. Dia itu hari itu
  1375. 33:05hari kan dia ngajakin aku untuk
  1376. 33:06berantem, karate kan belajar karate.
  1377. 33:08Iya.
  1378. 33:09Terus semua jurus pengen aku keluarin,
  1379. 33:10Ustaz.
  1380. 33:11He eh.
  1381. 33:11Tapi lebih banyak pasukannya kan, aduh.
  1382. 33:14Kalah tempat sih, ya udah akhirnya
  1383. 33:16eh butuh waktu eh berapa tahun 16 tahun
  1384. 33:20kemudian akhirnya tadi yang dibilang aku
  1385. 33:22fitnah dan lain-lain semua eh kebenaran
  1386. 33:25pelan-pelan terungkap.
  1387. 33:26Tapi
  1388. 33:27tapi itu ya itu banyak loh orang-orang
  1389. 33:29kayak gitu dan masih belum terungkap.
  1390. 33:31Eh nah, setelah aku pikir-pikir lagi aku
  1391. 33:33tarik aku pernah ngobrol sama eh Kang
  1392. 33:35Fuad Naim tentang hal ini, aku pernah
  1393. 33:36kajian bareng dia gitu ngomongin hal
  1394. 33:38ini. Itu adalah satu-satunya acara yang
  1395. 33:41di mana eh di poster tulisannya akhwat
  1396. 33:44only yang pernah aku datangin.
  1397. 33:45[tertawa]
  1398. 33:46Enggak pernah soalnya acara-acara kajian
  1399. 33:47agak jauh dari aku dulu.
  1400. 33:48Iya.
  1401. 33:49Habis itu
  1402. 33:50eh setelah
  1403. 33:53Kang Fuad Naim bilang setelah
  1404. 33:54ditarik-tarik aku kan
  1405. 33:56cuman sekedar nariknya predator ini
  1406. 33:58kenapa sih bisa terjadi? Oh, karena ada
  1407. 33:59orang tua yang abai, karena ada orang
  1408. 34:01tua yang toksik.
  1409. 34:01Iya.
  1410. 34:02Tapi setelah ditelisik lagi karena
  1411. 34:04ternyata negara juga enggak hadir buat
  1412. 34:05keluarga kita.
  1413. 34:06Iya.
  1414. 34:08Itu benar sih.
  1415. 34:08Itu kata dia ya.
  1416. 34:09Itu ternyata yang jadi bikin
  1417. 34:11ibuku struggle sama ekonomi sehingga
  1418. 34:13akhirnya ya semua hal dilakukan buat
  1419. 34:15tanggung jawab, lupa sama anaknya.
  1420. 34:17Betul, aku aku sepakat sih dan aku
  1421. 34:19speechless banget sih dari tadi sih
  1422. 34:20sebenarnya.
  1423. 34:21Lu ada kesialan apa lagi dalam hidup lu?
  1424. 34:23Oh, iya.
  1425. 34:24Tapi mungkin
  1426. 34:25masuk ITB dan lain-lain habis itu
  1427. 34:27hidupku lancar, Ustaz. Aku enggak pernah
  1428. 34:29nyari kerja. Eh apa namanya konten
  1429. 34:32kebantu banget. Jadi, aku juga selalu
  1430. 34:34ngerasa
  1431. 34:35ee, enggak seburuk itu sih nasibnya.
  1432. 34:39Iya.
  1433. 34:40Tapi
  1434. 34:40Kok bisa ya dari background kayak gitu
  1435. 34:41ngomong ke diri sendiri, aku enggak
  1436. 34:43seburuk itu.
  1437. 34:44lu tadi kan.
  1438. 34:45Iya, itu kok masih bingung sih, apa itu
  1439. 34:47Apa resepnya sih?
  1440. 34:48Ada ada sifat yang kebawa lahir.
  1441. 34:51apa ya?
  1442. 34:51Apa ya? Maksudnya kayak, kalau gua di
  1443. 34:53posisi itu mungkin kalau gua tahu gua
  1444. 34:55dari dulu ada bibit rebel.
  1445. 34:57Gua udah tahu kalau gua di sana ya.
  1446. 34:59Aku jelas enggak lupa orang sih.
  1447. 35:00Waduh, gua udah ke dunia yang sangat
  1448. 35:03gelap sih.
  1449. 35:04Apa ya?
  1450. 35:04Nope.
  1451. 35:05Lu Fer, mau dia Fer?
  1452. 35:06[tertawa]
  1453. 35:07Dulu dulu pernah aku di ee, lagi apa
  1454. 35:10dibully habis itu masuk karate buat
  1455. 35:11ngelindungi diri. Mama enggak terima
  1456. 35:13karena aku apa namanya dianggap lancang.
  1457. 35:15Aku lagi turnamen nih buat kenaikan
  1458. 35:17sabuk, ditarik di depan gor, di depan
  1459. 35:19para senpai-senpai seluruh Sulawesi
  1460. 35:21Selatan.
  1461. 35:22Malu banget itu. Sampai di rumah, aku
  1462. 35:24juga dipermalukan di depan tetangga
  1463. 35:25tadi.
  1464. 35:26Aku tuh pernah ngambil pisau
  1465. 35:28udah udah di dapur udah yang ngabisin.
  1466. 35:31Itu mamaku. Aku datang ke kamar mamaku,
  1467. 35:33di situ aku lihat mamaku lagi tidur
  1468. 35:35pulas banget.
  1469. 35:36Pisau udah di tanganku.
  1470. 35:38Habis itu aku lihat AC enggak nyala
  1471. 35:40karena ya masih kelihatan mesinnya masih
  1472. 35:42belum itu kan, belum terpasang dengan
  1473. 35:44baik. Gerah banget, aku lihat wajah dia
  1474. 35:46keringetan gitu.
  1475. 35:47Nah, yang bikin aku tadi pengen banget
  1476. 35:50beliau tapi pisau itu enggak jadi aku
  1477. 35:51pakai buat
  1478. 35:52karena ternyata di samping
  1479. 35:54ee, kasur tuh ada me, ee, ada meja, di
  1480. 35:57atasnya ada mangga sama pisau yang
  1481. 35:58enggak aku kupas. Nah, cara mama untuk
  1482. 36:01selalu minta maaf setelah marah itu
  1483. 36:02selalu bukan dari kata-kata tapi pakai
  1484. 36:04[tertawa] buah.
  1485. 36:06Dia potongin buah
  1486. 36:07dan ternyata saking capeknya sama
  1487. 36:09marahnya, dia enggak sempat potongin
  1488. 36:10buahnya buat anaknya. Jadi, pisau itu
  1489. 36:12yang tadi buat beliau aku pakai buat
  1490. 36:14ngupas mangga dan hari itu
  1491. 36:16dengan ngupas di mangga aku ngemaafin
  1492. 36:18dia. Berarti dia juga sebenarnya juga
  1493. 36:20lagi capek.
  1494. 36:22Dia dia
  1495. 36:23enggak tahu maksudnya kayak
  1496. 36:24aku di situ mikir kayaknya mamaku ada
  1497. 36:26sesuatu deh, jangan sekarang. Kalau
  1498. 36:28enggak kejawab, apa yang bikin dia.
  1499. 36:30Iya.
  1500. 36:30Heeh. Aku tuh dulu mikir, kalau
  1501. 36:32jawabannya ternyata enggak worth it
  1502. 36:33untuk aku akan tetap dia. Tapi ternyata
  1503. 36:35jawabannya worth it banget. Setelah aku
  1504. 36:37tarik garisnya.
  1505. 36:38Kita pikir lagi deh, jangan-jangan
  1506. 36:40toxic parent ini bukan karena dia jadi
  1507. 36:42toxic tapi karena keadaan ngebuat kita
  1508. 36:45jadi toxic parent sehingga akhirnya
  1509. 36:46anak-anak ini yang belum bisa memahami
  1510. 36:49cuman ngecap, "Ah, anjir orang tuaku
  1511. 36:51begini."
  1512. 36:52Heeh, enggak [berdehem] tahu.
  1513. 36:53Paham lu?
  1514. 36:54Di umur berapa lu stop blaming orang
  1515. 36:56tua? Kayak
  1516. 36:57Kan pas lu bilang, "Ah, ini gua
  1517. 36:59gini-gini gitu terus."
  1518. 37:00Sejumlah mangga tadi itu.
  1519. 37:01Jujur, ah aku masih masih
  1520. 37:02Benar-benar sejumlah mangga itu.
  1521. 37:04Aku malah sebenarnya masih blaming orang
  1522. 37:05tuaku.
  1523. 37:05Heeh.
  1524. 37:06Tapi di panggung komedi.
  1525. 37:07Oke.
  1526. 37:08Oke.
  1527. 37:08pelajaran pertama yang harus Anda tahu
  1528. 37:10adalah kalau Anda tidur ya
  1529. 37:12sebaiknya Anda kasih mangga sama pisau.
  1530. 37:15Hati-hati. [tertawa]
  1531. 37:15Iya, jaga-jaga aja.
  1532. 37:16Jaga-jaga.
  1533. 37:17Buat itu ya, buat oh masih mau apa-apa
  1534. 37:19gitu ya, mau apa-apain kan.
  1535. 37:21Kalau enggak ada mangga enggak enggak
  1536. 37:22selamat.
  1537. 37:23Gila.
  1538. 37:24Keren banget lu.
  1539. 37:24Maksudnya Allah secara
  1540. 37:26cara Allah menyelamatkan hidupmu gila,
  1541. 37:28ngeri banget. Itu bisa jadi film loh lu.
  1542. 37:31Itu makanya aku tulis di buku ini juga.
  1543. 37:32Mangga judulnya.
  1544. 37:34[tertawa]
  1545. 37:35Mangga.
  1546. 37:35Heeh.
  1547. 37:36Petik mangga. Mangga penyelamat.
  1548. 37:37Petik mangga pekerjaan.
  1549. 37:38Mangga penyelamat Bunda.
  1550. 37:40[tertawa]
  1551. 37:40Nah, itu makanya
  1552. 37:42aku tuh mikir
  1553. 37:43kenapa itu dulu enggak sempat jadi ya
  1554. 37:45gitu. Kalau ditanya aku apakah masih
  1555. 37:47blaming orang tuaku ya masih sebenarnya.
  1556. 37:48Sebenarnya masih.
  1557. 37:49Aku kalau dapat pertanyaan, "Ki, kalau
  1558. 37:50kamu bisa terlahir kembali, kamu pengin
  1559. 37:53tetap dilahirkan ke orang tuamu?" Ya
  1560. 37:54enggaklah pengin coba ke orang tua yang
  1561. 37:55lain penasaran juga anjir.
  1562. 37:56Gimana pengin lu pengin ada sih yang
  1563. 37:58bagus dicarikan kerja mau lu.
  1564. 38:00Nah, itu yang itu, yang itu.
  1565. 38:02Yang ngantuk.
  1566. 38:03Heeh.
  1567. 38:05[berteriak]
  1568. 38:07[tertawa]
  1569. 38:07Angkat-angkat penasaran penasaran.
  1570. 38:10Iya.
  1571. 38:11Ya ya tuh.
  1572. 38:12Dia sudah terpana dia.
  1573. 38:13Iya, maksudnya ibuku kan enggak berhasil
  1574. 38:15bikin keluarga berencana. Tapi kan ada
  1575. 38:17keluarga yang ternyata berencana sejauh
  1576. 38:18itu.
  1577. 38:18Iya.
  1578. 38:19[tertawa]
  1579. 38:20Jauh banget.
  1580. 38:21Jauh banget.
  1581. 38:21Iya.
  1582. 38:22Iya, makanya kita jauh banget.
  1583. 38:24Tio Fair.
  1584. 38:24Kok bisa gitu?
  1585. 38:26sampai tahun 2029.
  1586. 38:28Iya betul.
  1587. 38:29Saya masih sanggup.
  1588. 38:31Udah udah udah udah.
  1589. 38:32Iya kan.
  1590. 38:32Terus.
  1591. 38:33Emang ngerti lu siapa yang kita omongin?
  1592. 38:34Emang lu ngerti?
  1593. 38:35Terus Us.
  1594. 38:36Gimana cara kita bisa memaklumi sifat
  1595. 38:39durhaka, eh bukan sifat.
  1596. 38:41Sifat toksik.
  1597. 38:42sebenarnya aku aku kasih tahu lu ya.
  1598. 38:43Dari tadi gua tuh mau ngomong begini.
  1599. 38:44Sebenarnya itu aku yakin orang tua lu
  1600. 38:46bukan orang tua durhaka. Aku yakin. Itu
  1601. 38:48yang pertama. Kenapa? Karena gini ya,
  1602. 38:51aku pernah ngobrol sama orang,
  1603. 38:52sebenarnya kita itu
  1604. 38:55cuma hasil daripada segala sesuatu yang
  1605. 38:58kita pilih atau dipilihkan ke kita.
  1606. 39:01Sampai pada satu titik di mana kita tuh
  1607. 39:03enggak punya pilihan kecuali itu. Paham
  1608. 39:05enggak sih maksudnya? Contoh kayak gini
  1609. 39:06ya,
  1610. 39:07ibunya tiba-tiba pulang marah-marah. Dia
  1611. 39:09enggak punya pilihan masalahnya.
  1612. 39:11Andaikan dia punya pilihan yang lebih
  1613. 39:12baik. Jadi ada orang-orang yang dia tuh
  1614. 39:14enggak bisa milih hidup dia gitu
  1615. 39:15maksudnya.
  1616. 39:16Nah, ini mungkin ya berkelindan antara
  1617. 39:18takdir dan pilihan ya. Tapi dalam kasus
  1618. 39:21itu, bahkan dia tuh enggak punya opsi
  1619. 39:23seperti yang kita punya gitu maksudnya.
  1620. 39:24Dan dia enggak punya akses kepada
  1621. 39:26orang-orang yang punya opsi. Contoh
  1622. 39:27kayak gini misalnya ya.
  1623. 39:28Eh.
  1624. 39:29Lu bisa bayangin enggak sih? Ini ini
  1625. 39:31problemnya dari awal. Ada penelitian
  1626. 39:33yang mengatakan kalau ada orang kena
  1627. 39:34kena kekerasan seksual, itu satu bisa
  1628. 39:37jadi tiga.
  1629. 39:38Iya iya.
  1630. 39:39Benar.
  1631. 39:40Kayak zombie.
  1632. 39:40Kayak zombie. Satu bisa jadi tiga.
  1633. 39:42Makanya kalau hari ini ada kasus
  1634. 39:44[berdehem] 500.000 misalnya, itu
  1635. 39:47beberapa tahun lagi itu bisa jadi 1,5
  1636. 39:48juta.
  1637. 39:49Dan terus-menerus begitu.
  1638. 39:50Itu satu jadi tiga. Nah, lu bisa
  1639. 39:51bayangin kasus ibunya, ibunya bahkan
  1640. 39:54enggak ngerti bagaimana cara jadi
  1641. 39:55manusia yang benar.
  1642. 39:56Iya.
  1643. 39:58Karena dia hasil daripada rape.
  1644. 40:00Iya.
  1645. 40:01Otomatis orang tuanya ketika ngelihat
  1646. 40:02anak ini, yang muncul apa? Rasa
  1647. 40:03bersalah.
  1648. 40:05Rasa enggak suka. Rasa hidupnya fail.
  1649. 40:08Rasa hidupnya yang yang penuh masa depan
  1650. 40:11tuh terus saja diambil sama orang yang
  1651. 40:13dia enggak pernah suka dan segala macam
  1652. 40:15kayak gitu-gitu. Jadi ngelihat anak ini,
  1653. 40:16ini anak sudah otomatis jadi kayak apa
  1654. 40:18ya?
  1655. 40:19Kayak fail juga gitu maksudnya. Tapi,
  1656. 40:20Ustaz, setelah aku pikir-pikir eh garis
  1657. 40:22nasabnya, ternyata ada yang toxic
  1658. 40:24parent-nya.
  1659. 40:25Ada.
  1660. 40:25Penyebabnya. Penyebabnya adalah seorang
  1661. 40:27eh pasangan yang tidak setia di rumah
  1662. 40:29tangga. Karena di keluarga yang di rap
  1663. 40:32itu, di atasnya lagi tuh ada seorang eh
  1664. 40:35bernama Sastro Sikun, anggap saja. Eh
  1665. 40:38ini adalah eh kakek-kakek moyangku yang
  1666. 40:41sebenarnya
  1667. 40:42eh dia adalah bangsawan.
  1668. 40:44Di
  1669. 40:44tahun itu. Jadi, butuh cuman dua
  1670. 40:46generasi untuk mengubah bangsawan jadi
  1671. 40:48anak pelacur.
  1672. 40:50Sesingkat itu. Kenapa? Karena eh eh
  1673. 40:53mbahku ini adalah orang yang punya
  1674. 40:56banyak anak dan punya banyak tanah.
  1675. 40:58Tapi, pada saat itu eh kan catatan sipil
  1676. 41:01tuh enggak enggak dengan baik mencatat
  1677. 41:02siapa istri-istri kita dan lain-lain.
  1678. 41:04Dan ya itu, eh karena rumah tangga
  1679. 41:07enggak setia dan lain-lain, tiba-tiba
  1680. 41:08pas eh
  1681. 41:10sudah meninggal
  1682. 41:11eh si anak-anak ini pembagian warisan
  1683. 41:13dan lain-lain, baru ketahuan oh ada
  1684. 41:14istri ini.
  1685. 41:15Dan lain-lain, harta habis ternyata buat
  1686. 41:16rumah tangga yang lain.
  1687. 41:17Iya.
  1688. 41:18Nah, ini karena dari semua anak-anak
  1689. 41:20ini, itu kan banyak banget. Anak dulu
  1690. 41:22kan belum eh enggak ada KB dan
  1691. 41:24lain-lain, 13 bersaudara.
  1692. 41:25Satu-satunya yang enggak disekolahin
  1693. 41:26cuman cuman nenekku.
  1694. 41:28tadi, heeh.
  1695. 41:29Yang enggak ngerti jadi enggak enggak
  1696. 41:30ngerti sex education, enggak ngerti
  1697. 41:31logika, eh
  1698. 41:33eh ada marah bahaya, dan sibuk sama
  1699. 41:35rumah tangga yang kedua dan ketiganya.
  1700. 41:37Karena
  1701. 41:38ya itu. Karena karena sudah sudah
  1702. 41:40perceraian pertama di situ. Cerai terus
  1703. 41:41tuh akhirnya keluarga.
  1704. 41:42Iya.
  1705. 41:43Nah, karena
  1706. 41:44[berdehem]
  1707. 41:44si Sastro Sikun ini punya saudara
  1708. 41:47Sar eh punya saudara jauh namanya Sastro
  1709. 41:49Wardoyo, cial cikal bakalnya Dian
  1710. 41:51Sastro. Jadi, bedanya Dian Sastro sama
  1711. 41:53Sastro Sikun di sini adalah menjaga
  1712. 41:55keluarga, nasabnya jelas. Pendidikannya
  1713. 41:58jelas. Yang ini ketika pendidikannya
  1714. 41:59diputus, tidak setia sama keluarganya
  1715. 42:02itu ternyata dampaknya ke yang
  1716. 42:04lain-lain. Sampai akhirnya aku menuduh
  1717. 42:06mamaku eh ternyata mamaku bukan, dia
  1718. 42:08korban. Aku menuduh nenekku eh nenekku
  1719. 42:09juga bukan korban. fun. Oh, di sini
  1720. 42:11ternyata.
  1721. 42:12Jadi menjadi loyal dan penting apa
  1722. 42:14menganggap bahwa pendidikan itu penting
  1723. 42:16itu buat aku ya itu itu sudah jadi
  1724. 42:18semacam oh ini kunciannya ini ternyata.
  1725. 42:20Oke.
  1726. 42:21Itu yang bikin akhirnya oh ini kayak ini
  1727. 42:23bagian toksiknya ada di sini nih.
  1728. 42:24Heeh.
  1729. 42:24Set baru muncul semua.
  1730. 42:25Nah, itu maksud takdir itu. Jadi dia
  1731. 42:27bahkan enggak punya pilihan itu gitu
  1732. 42:29maksudnya.
  1733. 42:29Oh, ini masuk takdirnya atau gimana?
  1734. 42:31Ah.
  1735. 42:32Lahir daripada anak contohnya kayak gini
  1736. 42:34ya.
  1737. 42:35Eh, lahir daripada orang tua yang
  1738. 42:37misalnya toksik itu takdir.
  1739. 42:39Mmm.
  1740. 42:39Tapi ini lihat loh, lihat Eki.
  1741. 42:42Oh, hasil.
  1742. 42:42Aduh.
  1743. 42:43Pokoknya kalau kalau kalau misalnya aku
  1744. 42:46ngelihat ada orang ngeluh suatu hari
  1745. 42:47jadi contoh.
  1746. 42:48Ya Allah itu.
  1747. 42:49Antara jadi contoh kalau enggak jadi
  1748. 42:50tempat alat bersyukur.
  1749. 42:51Coba lihat Eki.
  1750. 42:52Wah, iya betul. [tertawa]
  1751. 42:53Tapi benar loh, Bro. Serius loh. Jadi
  1752. 42:55coba lu bayangin ya. Coba lu bayangin
  1753. 42:57kalau misalnya orang ngelihat lu ya.
  1754. 42:59Iya.
  1755. 42:59Lu lu sekarang enggak normal loh, Bro.
  1756. 43:02Iya iya iya.
  1757. 43:03Karena norm jadi gini ya, kalau misalnya
  1758. 43:05contoh contoh misalnya lu jadi pengedar
  1759. 43:08Iya.
  1760. 43:08Itu normal.
  1761. 43:10Orang bilang wajarlah.
  1762. 43:11Wajarlah. Iya iya iya. Warisan.
  1763. 43:13Paham kan maksudnya kan ya. Tapi lu
  1764. 43:15sekarang enggak normal loh. Nah,
  1765. 43:16sehingga dalam kondisi sekarang gitu
  1766. 43:18maksudnya itu sudah pasti jadi pelajaran
  1767. 43:20orang.
  1768. 43:20Iya iya.
  1769. 43:21Bahwasanya orang tidak selalu terbentuk
  1770. 43:23daripada luka masa lalu atau privilege
  1771. 43:25dia.
  1772. 43:26Eh, tapi tapi Ustaz menurutku aku adalah
  1773. 43:29senormal-normalnya orang yang mencari
  1774. 43:30rasa penasarannya. Ketika dicari
  1775. 43:32jawabannya ternyata ada sejarah oh
  1776. 43:34keluargaku masih sempat benar kok.
  1777. 43:35Benar.
  1778. 43:36Jadi aku cuman jadi orang yang memenuhi
  1779. 43:38fitrahnya bahwa eh ketika kita punya
  1780. 43:40pertanyaan ya jawab. Ya iya aku
  1781. 43:42menelusuri eh tempatku di mana ibuku
  1782. 43:44lahir dan lain-lain dan ternyata ngobrol
  1783. 43:46sama orang tua-orang tua ini ngebantu
  1784. 43:47aku untuk jadi kenapa penting banget
  1785. 43:49jangan sampai sejarah itu dihapus.
  1786. 43:51Oke.
  1787. 43:51Karena ketika sejarahnya sudah diubah
  1788. 43:53kita enggak tahu pelajaran apa yang bisa
  1789. 43:55kita petik dari situ.
  1790. 43:56Betul.
  1791. 43:56Pas ditarik ke jauh sekali ya ke kakek
  1792. 43:58nenek moyangnya itu.
  1793. 44:00Ternyata keluargaku itu keluarga
  1794. 44:01terhormat ya, priyayi namaku.
  1795. 44:03Heeh.
  1796. 44:04Iya.
  1797. 44:04Priyayi yang agung. Aku tuh di itu nama
  1798. 44:07dari pemberian kakekku untuk bisa
  1799. 44:08mengembalikan keadaan kembali di
  1800. 44:10keluargaku. Kalau ada satu orang yang
  1801. 44:12bakal bisa jadi priyayi, orang besar
  1802. 44:15yang agung, orang besar yang besar.
  1803. 44:16Redundant banget
  1804. 44:18orang bangsawan yang besar.
  1805. 44:19Priyayi yang agung.
  1806. 44:20Berat sekali doanya gitu.
  1807. 44:22Ini tuh kita bahas di episode sebelumnya
  1808. 44:23ya, tapi
  1809. 44:25gimana cara
  1810. 44:26pertanyaan gua masih belum kejawab
  1811. 44:28sebenarnya. Gua masih belum ngerti.
  1812. 44:30Orang yang bisa tertimbun masalah
  1813. 44:31sebanyak itu yang gampangnya default-nya
  1814. 44:33ini takdir, ya sudah.
  1815. 44:35Ya, enggak apa-apa lah gua ke jalur ini
  1816. 44:36gitu. Tapi apa yang bikin lu
  1817. 44:38soalnya apalagi pas muda lagi, pas SMP.
  1818. 44:40Itu kita belum ke-develop benar-benar
  1819. 44:41secara matang, apalagi kita ngomong
  1820. 44:43kebijaksanaan.
  1821. 44:44Oh iya iya iya.
  1822. 44:45Iya kan, rasa penasaran itu buat cari
  1823. 44:46orang
  1824. 44:47kalau gua sih sudah pasti
  1825. 44:49ke jalur yang
  1826. 44:50berdosa.
  1827. 44:51Dulu tuh aku tuh selalu ngerasa bahwa
  1828. 44:53kayaknya pembunuhan itu sangat dekat
  1829. 44:55langkahnya dengan tanganku. Cuman
  1830. 44:56ternyata
  1831. 44:59katanya kan gini, kita enggak tahu.
  1832. 45:00Katanya tadi kalau bisa mengutip
  1833. 45:01kata-kata yang tadi sebelumnya,
  1834. 45:03kita tuh
  1835. 45:04ini tuh sifat kita yang asli atau sifat
  1836. 45:06kita dari leburan berbagai trauma. Nah,
  1837. 45:08salah satu traumaku yang ternyata
  1838. 45:10nyelamatin aku sampai aku enggak nge
  1839. 45:11orang, enggak ngapain, enggak apa. Aku
  1840. 45:13tuh sempat ada fase di mana aku tinggal
  1841. 45:15di tempat
  1842. 45:16di Madiun, itu pinggir jalan. Jadi aku
  1843. 45:19tiap hari ngelihat ada orang tabrakan.
  1844. 45:21Berdarah-darah. Jadi buat aku ngelihat
  1845. 45:23darah itu traumatis banget. Jadi buat
  1846. 45:25aku bisa ngebunuh itu jaraknya jauh
  1847. 45:26banget walaupun selangkah doang, tapi
  1848. 45:28buat traumaku itu jauh banget. Jadi
  1849. 45:30enggak mungkin pilihan pilihan
  1850. 45:33seseorang itu kayaknya bukan solusi yang
  1851. 45:34bakal aku ambil. Akhirnya
  1852. 45:37ku cari cari cari, aku suka seni.
  1853. 45:39Suka seni, mamaku suka tertawa. Oh,
  1854. 45:42ternyata biar bisa ngomong sama mamaku
  1855. 45:44gimana caranya ngomong dengan cara yang
  1856. 45:45lucu.
  1857. 45:46Oke.
  1858. 45:47Itu ngebantuku untuk bisa ngungkapin
  1859. 45:48unek-unekku.
  1860. 45:49Gambar ngebantu aku untuk ketika aku
  1861. 45:52enggak punya dunia, enggak punya
  1862. 45:53tetangga, enggak punya teman, aku cuman
  1863. 45:54sama kanvasku, imajinasi luas walaupun
  1864. 45:56aku di dalam kamar. Jadi seni ngebantu
  1865. 45:58aku untuk keluar pelan-pelan dari
  1866. 46:01prostitusi sampai bisa kuliah di ITB.
  1867. 46:03He eh.
  1868. 46:03Tanpa sadar si seni ini juga yang nolong
  1869. 46:05aku bisa ngomong sama keluargaku.
  1870. 46:07Oke.
  1871. 46:07Karena mamaku tuh baru tahu sifat
  1872. 46:08asliku, baru tahu unek-unekku setelah
  1873. 46:10dia nonton videoku di YouTube, nonton
  1874. 46:12stand up komediku.
  1875. 46:13He eh.
  1876. 46:13Dia tahu.
  1877. 46:14Seneng dia.
  1878. 46:14Akhirnya baru ada obrolan.
  1879. 46:15He eh.
  1880. 46:15Itu pertama. Yang bikin oh ternyata
  1881. 46:18syukur ya aku punya trauma sama darah
  1882. 46:20ya, jadi akhirnya ngebuat jaraknya jauh
  1883. 46:22banget.
  1884. 46:22Iya.
  1885. 46:22Seni ngebantu aku untuk bisa ngebuat itu
  1886. 46:25dan makanya aku bilang bergurau dari
  1887. 46:26luka. Gimana caranya
  1888. 46:28si luka ini eh layak untuk didengarkan.
  1889. 46:31He eh.
  1890. 46:32Makanya aku bisa kalau ngomong
  1891. 46:32memperkenalkan ibuku biasa kayak gini.
  1892. 46:34Eh di stand up aku bilang kayak biar
  1893. 46:36enggak terlalu ngilu aku bilang
  1894. 46:38eh kalau di Amerika ada bule yang
  1895. 46:41nanyain aku, "You son of a bitch." "Yes,
  1896. 46:43I am."
  1897. 46:44Ya emang bener.
  1898. 46:45Buat aku tuh bukan umpatan tapi
  1899. 46:46kenyataan. Itu kan ngebantu untuk orang
  1900. 46:48bisa jadi nerima kan.
  1901. 46:49He eh.
  1902. 46:50Eh kayak oh mamaku sekarang sibuk nonton
  1903. 46:51Zakir Naik.
  1904. 46:52He eh.
  1905. 46:52Walaupun dulu bikin zakar naik tapi
  1906. 46:54masih
  1907. 46:54[tertawa]
  1908. 46:57Itu ngebantu maksudnya itu ngebantu kita
  1909. 46:58akhirnya bisa
  1910. 46:59[tertawa]
  1911. 47:00menelan getiran itu.
  1912. 47:03Dia kayak pusing
  1913. 47:04Zakir Naik tahu enggak siapa?
  1914. 47:07Udah udah udah udah gugur dia gugur
  1915. 47:09joknya udah. [tertawa]
  1916. 47:10Oke.
  1917. 47:10Itu lucu.
  1918. 47:11Itu lucu banget
  1919. 47:12Tapi gitu
  1920. 47:13maksudnya ya yang dicari sama sama sama
  1921. 47:16ini eh sama eh Rey itu adalah apa yang
  1922. 47:19bisa direplicable dari
  1923. 47:21eh untuk orang-orang yang mungkin
  1924. 47:22bernasib seperti lu.
  1925. 47:23Akhirnya pas pas masih kecil kan enggak
  1926. 47:25tahu ya mengais-ngais saja eh eh
  1927. 47:27mendistraksi lukanya dengan sesuatu yang
  1928. 47:29ternyata ternyata bikin kita bertumbuh.
  1929. 47:31Punya hobi, eh apa namanya aku
  1930. 47:34terselamatkan karena aku takut darah itu
  1931. 47:35juga.
  1932. 47:36Sama hobi tadi ya.
  1933. 47:37Habis itu aku juga sempat mencari,
  1934. 47:39mencari orang tua yang bisa memenuhi
  1935. 47:41tangki cintaku. Enggak pernah ketemu
  1936. 47:44sampai hari ini.
  1937. 47:45Iya.
  1938. 47:45Paling aku cuma ngambil-ngambil akhirnya
  1939. 47:47eh dari oh tokoh ini aku jadiin bapakku,
  1940. 47:50Ustaz Felix oh ini kalau mau cari yang
  1941. 47:52pinter-pinter bapak-bapak yang pinter
  1942. 47:53udahlah aku ambil ini. Kalau mau jadi
  1943. 47:55mau nyari bapak-bapak yang bikin aku
  1944. 47:57lembut hatinya kayak lagi ngopi aku
  1945. 47:59nonton Gus Baha gitu-gitu. Jadi akhirnya
  1946. 48:01cuman imajiner doang, enggak bisa. Oh ya
  1947. 48:03udah, daripada
  1948. 48:05aku udah sadar nih, oh ini udah udah
  1949. 48:07aneh banget tapi aku udah tahu kata
  1950. 48:08kuncinya.
  1951. 48:09Bahwa keluargaku hancur gara-gara
  1952. 48:11pendidikan dan ya itu apa namanya tidak
  1953. 48:14adanya loyalitas dalam rumah tangga.
  1954. 48:16Berarti
  1955. 48:18aku daripada sibuk mencari orang tua,
  1956. 48:20mencari
  1957. 48:22orang yang ngisi tangki cintaku kenapa
  1958. 48:24enggak aku menjadi aja gitu. Daripada
  1959. 48:26mencari kenapa aku enggak menjadi itu
  1960. 48:27aja. Nah sekarang aku masalahnya udah
  1961. 48:30udah dewasa.
  1962. 48:31Menurut gua sih sampai bisa keluar
  1963. 48:33statement itu itu dewasa
  1964. 48:34udah hasil prosesnya.
  1965. 48:35Udah hasil dari prosesnya tapi untuk
  1966. 48:37menuju ke sana itu
  1967. 48:38Oh iya iya Dulu enggak mungkin kepikiran
  1968. 48:40kayak gitu kan?
  1969. 48:41Bener itu mungkin mungkin aku juga
  1970. 48:42enggak tahu ya di bagian apa si absolute
  1971. 48:45power ini Allah subhanahu wa taala hadir
  1972. 48:49pelan-pelan ngebimbing buat aku enggak
  1973. 48:51tahu ya karena pada saat itu aku juga
  1974. 48:52sempat ateis lama banget karena
  1975. 48:54sama-sama masjid ya kan?
  1976. 48:57Yang aku cuma yang aku lakuin adalah aku
  1977. 48:59adalah anak yang anak yang culun enggak
  1978. 49:01berani darah
  1979. 49:03enggak bisa tawuran karena lariku enggak
  1980. 49:05cepet, mau ke bertetangga sama
  1981. 49:07teman-teman yang OD, narkoba enggak
  1982. 49:09punya wajah karena mamaku
  1983. 49:10mempermalukanku. Jadi enggak tahu enggak
  1984. 49:12ada pilihan. Pilihannya cuman
  1985. 49:14belajar belajar dan belajar, cuman
  1986. 49:16berpendidikan. Enggak sengaja itupun
  1987. 49:18juga loh loh loh loh kok ITB, loh
  1988. 49:20tiba-tiba lulus, loh kok IPK ku bagus
  1989. 49:23daripada wapres maksudnya kayak
  1990. 49:25[tertawa]
  1991. 49:25Enggak pernah diniatkan, enggak pernah
  1992. 49:26diniatkan ke sana.
  1993. 49:27enggak niat kok.
  1994. 49:28Enggak niat kayak
  1995. 49:30kebetulan aku suka bertanya, makanya
  1996. 49:32biasanya ustaz aku tuh kadang suka takut
  1997. 49:34lagi untuk berislam ketika eh masuk ke
  1998. 49:37dalamnya tiba-tiba ada ustaz yang bilang
  1999. 49:39karena aku suka banyak bertanya, terus
  2000. 49:41habis itu
  2001. 49:42ya ada salah satu ayat yang kalau kita
  2002. 49:44terlalu banyak bertanya
  2003. 49:46ya
  2004. 49:47buat ngamuk-ngamuk itu enggak ya?
  2005. 49:48Lu kayak Yahudi aja lu nanya mulu.
  2006. 49:50Betul nah itu aku jadi
  2007. 49:52kayaknya selama ini yang bikin aku
  2008. 49:53selamat karena aku masih mau bertanya
  2009. 49:54dan mencari jawaban
  2010. 49:56dan mencari jawabannya pakai ilmu
  2011. 49:57pengetahuan, kayaknya itu deh, aku
  2012. 49:59enggak tahu.
  2013. 50:00Tapi kenapa kamu bisa ada rasa pengen
  2014. 50:02bertanya itu ya? I mean kamu kan tinggal
  2015. 50:04di di lingkungan yang
  2016. 50:06tidak tidak tidak mensupport itu
  2017. 50:09harusnya.
  2018. 50:09Iya, mama kamu kan pasti enggak enggak
  2019. 50:10pernah mensupport kamu untuk mencari
  2020. 50:12terus kah? Apakah ada sosok role model
  2021. 50:14yang kamu lihat?
  2022. 50:15Ada,
  2023. 50:15[berdehem]
  2024. 50:15walaupun bapakku, bapak kandungku cuman
  2025. 50:17bentar, aku cuman sampai umur 7 tahun,
  2026. 50:20tapi bapakku tuh tipe orang yang
  2027. 50:22selalu memantikku dengan dengan
  2028. 50:24pertanyaan. Kamu lihat enggak dari tadi
  2029. 50:26kita kan jalan nih di luar nih, bulannya
  2030. 50:28kok ngikutin kita ya?
  2031. 50:29Kayak gitu.
  2032. 50:31Ah kita sebelum tidur tiba-tiba bapak,
  2033. 50:33bapaknya adalah orang yang punya sosok
  2034. 50:35sebagai seorang ayah tapi sekaligus juga
  2035. 50:37jadi ibu yang sangat baik. Ibuku masih
  2036. 50:39memproses dirinya untuk bisa mengontrol
  2037. 50:41emosi, jadi aku ingatanku di masa kecil
  2038. 50:43walaupun bapakku enggak menafkahiku, aku
  2039. 50:45sangat bisa memaafkan karena core
  2040. 50:46memoryku sangat indah sama bapak dan
  2041. 50:49bapak tuh
  2042. 50:50segala gudang pemantik pertanyaan gitu,
  2043. 50:52misal ketika lagi apa namanya kita dia
  2044. 50:56masak gosong,
  2045. 50:57harusnya kan dia minta maaf kan tapi
  2046. 50:59habis itu
  2047. 51:00yang dia pilih bukan minta maaf tapi
  2048. 51:01coba kenapa ya kalau apinya kegedean
  2049. 51:03bisa gosong ya?
  2050. 51:05Oh iya itu.
  2051. 51:06Ya ini jawabannya.
  2052. 51:07Ternyata bapakku kalau aku juga baru
  2053. 51:09tahu jawabannya.
  2054. 51:10Sumpah. [tertawa]
  2055. 51:10Jadi kejawab ya soalnya
  2056. 51:11Berpikir kritis ya.
  2057. 51:12Iya kayaknya
  2058. 51:13Iya.
  2059. 51:14Tipe-tipe yang seperti kamu bisa mikir
  2060. 51:16di lingkungan yang benar-benar enggak
  2061. 51:17buat kamu berpikir itu pasti ada sesuatu
  2062. 51:19yang
  2063. 51:20Terus aku bulan sih pertama kali.
  2064. 51:21Ada role model.
  2065. 51:23Gara-gara bulan sih.
  2066. 51:23Ada role model yang mungkin kamu bisa
  2067. 51:25look up to gitu loh, ternyata papa kamu
  2068. 51:28ya berarti.
  2069. 51:28Aku masih ngingat kejadian di mana
  2070. 51:29pertanyaan tuh pertama kali ku aku
  2071. 51:31pertanyakan gara-gara
  2072. 51:33aku jalan di luar terus tiba-tiba
  2073. 51:35bulannya ngikutin terus deh, oh iya
  2074. 51:36kenapa ngikutin ya gitu, terus aku
  2075. 51:37takut.
  2076. 51:38Terus itu pertanyaannya oh ternyata jadi
  2077. 51:40belajar tentang sistem gerhana.
  2078. 51:41Saudara kamu juga sama
  2079. 51:43Kakakku ranking satu, lebih pintar dari
  2080. 51:44aku. Sebenarnya aku enggak lebih pintar,
  2081. 51:46aku sangat-sangat orang yang tahu cara
  2082. 51:48lebih cepat saja.
  2083. 51:50Bisa nge-cheat, "Oh, ini bisa nih ke
  2084. 51:52sini." Jadi, syukur enggak masuk politik
  2085. 51:53gitu.
  2086. 51:55Nah, kalau kakakku, itu adalah orang
  2087. 51:56yang rajin dan benar-benar pintar.
  2088. 51:58Berarti setipe ya, pengin
  2089. 52:00belajar dan lain. Berarti dari papa
  2090. 52:03semua.
  2091. 52:03Dari malah menurutku juga mama sangat
  2092. 52:06kalau papa itu adalah orang yang ya
  2093. 52:08bertanya-tanya saja, tapi enggak pernah
  2094. 52:11mencari jawabannya. Itu pun
  2095. 52:12pertanyaannya enggak pernah dijawab. Itu
  2096. 52:14cuma dipantik doang.
  2097. 52:18Kenapa ya? Sudah selesai.
  2098. 52:20Dia enggak enggak pernah nyari
  2099. 52:21jawabannya. Kalau mamaku menurutku
  2100. 52:22adalah orang enggak pernah menyerah.
  2101. 52:24Kayak
  2102. 52:25mamaku tuh
  2103. 52:26sekarang nih, kalau aku ngomong sama dia
  2104. 52:28dengan kata dengan diksi dialektika, dia
  2105. 52:30enggak akan nanya. Dia akan dia akan
  2106. 52:32ngomong dengan lancar. Dia cuma lulusan
  2107. 52:34SMP.
  2108. 52:35Karena ternyata mama tuh masih pengin
  2109. 52:36nonton TikTok, masih pengin baca buku,
  2110. 52:39masih pengin belajar Quran dan
  2111. 52:41lain-lain. Nah,
  2112. 52:42Sangat gaul ya, Ma.
  2113. 52:42Karena ketemu sama orang-orang banyak
  2114. 52:44kan dia sering kan. Iya kan. Pelayan
  2115. 52:46masyarakat maksudnya jadi sudah biasa
  2116. 52:47menampung aspirasi dan itu membantu dia
  2117. 52:49untuk lebih cepat belajar kali ya.
  2118. 52:52[berdehem]
  2119. 52:52[tertawa]
  2120. 52:53Sudah ketawa saja, Ustaz, enggak
  2121. 52:53apa-apa, dia juga senang.
  2122. 52:57Karena aku ternyata juga sama mama kan
  2123. 52:58sama kan, sama-sama
  2124. 53:00ya di industri hiburan gitu.
  2125. 53:02Iya, kalau sudah bisa menertawakannya
  2126. 53:03kayak gitu [tertawa] berarti
  2127. 53:05Kalau gitu, definisi orang tua durhaka
  2128. 53:07tuh apa dong, Ustaz, kalau misalnya
  2129. 53:10Enggak, soalnya kalau dari cerita ini,
  2130. 53:11konklusi yang tersampaikan adalah toxic
  2131. 53:14parents itu berasal dari
  2132. 53:17toxic environment yang membuat mereka
  2133. 53:18toxic.
  2134. 53:19Iya, tapi Ustaz kan bilang berarti
  2135. 53:21mamanya Iki termasuk berarti orang tua
  2136. 53:23yang baik gitu. Cuma memang he eh.
  2137. 53:26Terus contoh orang tua durhaka tuh
  2138. 53:28gimana? Kayak nyambung ke topik kita di
  2139. 53:29awal kan.
  2140. 53:31Pertama-tama sih gini ya, sebenarnya aku
  2141. 53:33juga meyakini bahwasanya tidak ada
  2142. 53:34satupun orang di dunia ini yang berbuat
  2143. 53:36salah atau berbuat jahat, tapi enggak
  2144. 53:38yakin bahwa dia benar.
  2145. 53:41Hatta Netanyahu aja itu dia yakin dia
  2146. 53:44benar loh.
  2147. 53:45Iya, iya, iya.
  2148. 53:46Iya kan?
  2149. 53:46Pasti.
  2150. 53:47Nah, artinya semua orang tuh yakin dia
  2151. 53:48benar. Nah, tinggal pertanyaannya adalah
  2152. 53:51kebenaran itu
  2153. 53:53adalah sesuatu yang mutlak atau tidak
  2154. 53:55gitu maksudnya. Nah, di titik itu
  2155. 53:56sebenarnya. Karena aku contoh deh,
  2156. 53:58setiap orang kan pasti punya pembenaran
  2157. 53:59kan ya. Kalau misalnya kayak ada
  2158. 54:01orang-orang misalnya ketika dia misalnya
  2159. 54:02jadi pelayan tadi misalnya. Terus
  2160. 54:04kemudian kita tanya, kenapa kamu jadi
  2161. 54:05pelawat pelayan? Kenapa kamu enggak yang
  2162. 54:06lain aja? Terus dia bilang, emang aku
  2163. 54:08pengen yang kayak gini. Ini cuma yang
  2164. 54:09aku tahu misalnya.
  2165. 54:10Iya.
  2166. 54:10Eh, walaupun mungkin ada orang bilang,
  2167. 54:12ya mungkin itu kamu suka aja sih. Ingat
  2168. 54:14enggak ketika kita pernah ngelihat ada
  2169. 54:16yang level internasional misalnya. Kayak
  2170. 54:18aku pernah ngobrol sama Nur Ayu
  2171. 54:20misalnya.
  2172. 54:21Dia banyak orang yang nanya gitu kan
  2173. 54:22yang yang sangat nyenggol dia. Itu
  2174. 54:24mungkin dulu kenapa kamu milih ini?
  2175. 54:26Karena seneng ya enak ya di situ segala
  2176. 54:28macam. Pokoknya tinggal syuting terus
  2177. 54:29kemudian tinggal terima duit banyak.
  2178. 54:31Tapi ternyata kan bukan itu kan yang
  2179. 54:32kita kita lihat kan. Artinya di titik
  2180. 54:35itu memang betul ada kondisi yang memang
  2181. 54:37orang tuh akhirnya enggak punya pilihan.
  2182. 54:38Mmm.
  2183. 54:39Walaupun tadi ya, tetap itu salah tadi.
  2184. 54:42Siapa yang ngomong tadi? Tidak
  2185. 54:43menjadikan itu jadi benar gitu
  2186. 54:44maksudnya.
  2187. 54:44Ya, tindakannya tetap salah.
  2188. 54:45Nah, tindakannya tetap salah. Nah,
  2189. 54:46menurutku sebenarnya toxic parents atau
  2190. 54:50atau seorang-orang tua yang durhaka
  2191. 54:51sebenarnya adalah orang tua yang tidak
  2192. 54:53membekalkan kepada anaknya sesuatu yang
  2193. 54:55dibekalkan. Ya, itu yang sebenarnya
  2194. 54:56durhaka.
  2195. 54:58Oke, tapi kalau misalnya mereka juga
  2196. 54:59enggak ngerti cara membekalkan itu.
  2197. 55:01Enggak ngerti bekal apa yang harus
  2198. 55:02di-sharing-kan ke anak.
  2199. 55:03Itulah maksud yang kita bilang pas di
  2200. 55:05pas kita bahas tentang masalah takdir
  2201. 55:07tadi. Itulah gunanya yang reach out
  2202. 55:08kepada orang lain kan.
  2203. 55:09Oh.
  2204. 55:10Reach out pada orang lain, dia punya
  2205. 55:11teman, dia jadi punya banyak opsinya.
  2206. 55:13Temannya bilang, eh lu coba ketemu deh
  2207. 55:15dengan ustaz. Siapa tahu misalnya
  2208. 55:16ustaznya bisa diajak ngobrol misalnya.
  2209. 55:18Oh, ternyata dia ketemu ustaz, ustaznya
  2210. 55:20parah juga salah.
  2211. 55:21Nah, tapi kan bisa dikatakan misalnya
  2212. 55:23dia masih ada opsi-opsinya kan gitu kan
  2213. 55:24ya. Setidaknya gini deh, ada orang yang
  2214. 55:26nonton ini misalnya. Dia merasa sudah
  2215. 55:28hidupnya penuh dengan masalah lah.
  2216. 55:29Ibunya pelayan, terus kemudian dia pergi
  2217. 55:31ke ustaz, ustaznya terus kemudian
  2218. 55:32problematis dan segala macam. Malah
  2219. 55:34terus kemudian ngegarap dia juga. Nah,
  2220. 55:36terus kemudian dia enggak punya opsi
  2221. 55:37kan. Tapi ketika misalnya dia nonton ini
  2222. 55:38nih, dia jadi punya opsi kan. Oh, ada
  2223. 55:40nih Mas Eki nih.
  2224. 55:42Orang-orang kayak dia jadi bisa oh, jadi
  2225. 55:43ada satu opsi yang lain. Ya, nah jadi
  2226. 55:45kan
  2227. 55:46ketika kita buat kayak gini, kita
  2228. 55:48sebenarnya lagi ngasih opsi ke orang
  2229. 55:49untuk reach out kepada orang-orang yang
  2230. 55:51punya permasalahan yang sama. Gitu
  2231. 55:52maksudnya bahwa saya ada opsi yang lain.
  2232. 55:54Nah, jadi toxic parents itu atau
  2233. 55:56maksudnya menurutku orang tua durhaka
  2234. 55:57itu adalah yang memang enggak membekali
  2235. 55:59kepada anaknya apa yang harus dia punya
  2236. 56:01gitu maksudnya. Karena tugas seorang ibu
  2237. 56:03itu adalah menyiapkan anaknya untuk ke
  2238. 56:05depan. Makanya aku bilang kenapa orang
  2239. 56:06tua enggak toxic, ibunya sebenarnya
  2240. 56:08nyiapin anaknya.
  2241. 56:10Mmm.
  2242. 56:10Mmm.
  2243. 56:11Dengan cara yang dia tahu.
  2244. 56:13Gimana dengan orang tua banyak juga tuh
  2245. 56:15yang saking ingin menyiapkannya malah
  2246. 56:17feedback ke anaknya bukan diambil justru
  2247. 56:21menolak terus anaknya jadi malah menjauh
  2248. 56:23dari yang sebenarnya diniatkan untuk
  2249. 56:24dekat.
  2250. 56:25Iya.
  2251. 56:26Nah, itu menurutku juga bukan toxic
  2252. 56:28parents sih. Eh, sorry bukan durhaka
  2253. 56:29tapi toxic iya. Karena kan ada namanya
  2254. 56:31toxic positivity kan.
  2255. 56:32Benar.
  2256. 56:33Saking pengennya kita anak kita bagus
  2257. 56:35sebenarnya kita lupa membedakan itu
  2258. 56:36keinginan kita atau keinginan keinginan
  2259. 56:38Allah gitu maksudnya. Kalau keinginan
  2260. 56:40Allah mah enggak apa-apa cuma
  2261. 56:41eksekusinya juga enggak kayak gitu gitu
  2262. 56:43maksudnya. Contoh ya, yang paling sering
  2263. 56:44nih orang tua-orang tua biasanya
  2264. 56:45perempuan tuh bandingin antara dia
  2265. 56:47dengan anaknya. Zaman ibu dulu.
  2266. 56:50Gitu kan ya kayak gini-gini gini udah.
  2267. 56:52Anaknya anaknya langsung bilanglah ya
  2268. 56:54zaman sekarang udah beda. Maksudnya kan
  2269. 56:56itu mudah banget dibantah kan harusnya
  2270. 56:58kan bisa dengan cara yang lain tapi kan
  2271. 56:59niatnya baik nih cuma cara eksekusinya
  2272. 57:01tidak dengan cara seperti itu. Misalnya
  2273. 57:03contoh lagi misalnya kamu tuh harus
  2274. 57:04kayak gini kamu tuh harus kayak gini dia
  2275. 57:06enggak pernah nanya sebenarnya anaknya
  2276. 57:08sebenarnya maunya seperti apa. Memang
  2277. 57:10betul anak SD, SMP, SMA jangan terlalu
  2278. 57:13banyak dimintain apa saran tapi exercise
  2279. 57:16untuk mereka punya keinginan itu penting
  2280. 57:17juga.
  2281. 57:18Ya, ya, ya.
  2282. 57:18Gitu. Jadi contohnya aku sering bilang
  2283. 57:20kalau ada anak orang tua nanya sama
  2284. 57:22anaknya mau sekolah di mana di SD itu
  2285. 57:24orang tuanya salah jelas. Karena ngapain
  2286. 57:26kita nanya ke anak anak kita enggak
  2287. 57:27tahu. Cuma ketika dia udah SMP coba di
  2288. 57:29exercise pemikirannya. Tapi balik lagi
  2289. 57:32sih memang orang tua jadi gini di dalam
  2290. 57:34Islam tuh laki-laki adalah yang melatih
  2291. 57:36akil, akal seorang anak perempuan tuh
  2292. 57:39sebenarnya cuma balik doang supaya
  2293. 57:41badannya bagus, badannya sehat, ngejaga
  2294. 57:43semuanya baik. Tapi yang melatih
  2295. 57:44pemikiran semua adalah bapaknya. Coba
  2296. 57:46bayangin ya Mas Eki aja cuma sedikit aja
  2297. 57:48peran bapaknya itu aja udah bisa
  2298. 57:50sebenarnya berpengaruh seperti ini. Tapi
  2299. 57:52Mas, tahu enggak Mas? Aku dari tadi
  2300. 57:54kepikiran apa Mas?
  2301. 57:55Allah tuh Maha Adil.
  2302. 57:56Aku pernah didatangin dua jenis orang.
  2303. 57:58Satu yang punya parents toxic banget
  2304. 58:00kejadiannya sama sampai akhirnya dia
  2305. 58:02nginjak-nginjak kepala anaknya sampai
  2306. 58:03berdarah, ditendang kepalanya dan segala
  2307. 58:05macamnya. Satu lagi di saat yang sama
  2308. 58:07ada ada orang tua yang datang sama aku
  2309. 58:09karena anaknya dalam tanda kutip enggak
  2310. 58:11ngakuin dia lagi karena seolah-olah
  2311. 58:13ibunya sudah hijrah.
  2312. 58:14He em.
  2313. 58:14He em.
  2314. 58:15Aku bilang coba adil banget kan Allah
  2315. 58:16kan? Kalian gantiin orang tua enggak sih
  2316. 58:18aku bilang.
  2317. 58:19Kenapa enggak tukeran aja gitu ya Ustad?
  2318. 58:21Karena dalam satu kasus tertentu ketika
  2319. 58:22memang benar-benar ya, benar-benar Allah
  2320. 58:25tidak Allah ngelihat Mas misalnya dapat
  2321. 58:27kondisi benar-benar tidak ideal itu
  2322. 58:28akhirnya Allah campur tangan kan?
  2323. 58:30He em.
  2324. 58:30Tapi dalam hidup Mas kayaknya campur
  2325. 58:31tangan Allah banyak banget itu loh Mas
  2326. 58:32kebetulan gitu maksudnya.
  2327. 58:34Artinya ya itu keadilan Allah di titik
  2328. 58:35itu.
  2329. 58:36Kalau gitu sama nih Ustad sebagai
  2330. 58:38seorang ayah yang sudah berpengalaman
  2331. 58:40Ya.
  2332. 58:41apa
  2333. 58:43apa yang Ustad lakukan untuk memastikan
  2334. 58:44bahwa Ustad tidak menjadi orang tua yang
  2335. 58:45toxic?
  2336. 58:46Ya.
  2337. 58:47Aku enggak tahu sih kayaknya aku sudah
  2338. 58:48jadi orang tua yang toxic.
  2339. 58:49[tertawa]
  2340. 58:51Tapi mending sadar diri seperti itu sih
  2341. 58:52Ustad.
  2342. 58:53Harusnya ya.
  2343. 58:54Karena karena gini ya pertama pertama
  2344. 58:56aku aku tahu aku keras banget sama
  2345. 58:57anak-anakku.
  2346. 58:58Ya.
  2347. 58:59Tapi aku tahu karena mereka juga punya
  2348. 59:01sifat-sifat yang berbeda. Jadi aku tidak
  2349. 59:04pernah memperlakukan anakku secara sama
  2350. 59:05karena sifat mereka beda-beda semua. Ada
  2351. 59:07anakku yang pintar banget menghindari
  2352. 59:09masalah. Dia udah tahu tuh kalau ada
  2353. 59:10masalah dia pasti langsung berbuat
  2354. 59:12segala sesuatu yang buat aku enggak
  2355. 59:13marah. Tapi ada anakku yang pintar
  2356. 59:15banget mancing emosiku tuh.
  2357. 59:17Ada banget tuh anak yang
  2358. 59:18pintar mancing emosi itu ada tuh.
  2359. 59:20Artinya ya akhirnya satu kena marah satu
  2360. 59:22enggak kan? Akhirnya dia nanya terus
  2361. 59:23kemudian kenapa aku dimarahin terus yang
  2362. 59:25ini aku bilang ya salahmu. Kenapa kamu
  2363. 59:27udah
  2364. 59:27Gua tahu nih
  2365. 59:28mana nih yang mancing gua, [tertawa] gua
  2366. 59:29tahu orang yang mana nih.
  2367. 59:30Iya.
  2368. 59:31Heeh.
  2369. 59:31Tapi aku aku aku tahu sih semakin tua
  2370. 59:33aku akan semakin toksik.
  2371. 59:34Iya.
  2372. 59:34Tapi untuk memastikan ya setidaknya
  2373. 59:36berusaha loh bukan memastikan ya,
  2374. 59:37berusaha agar aku tidak jadi toksik
  2375. 59:39parent, aku mengingat bahwasanya Ali bin
  2376. 59:41Abi Thalib itu pernah berkata begini,
  2377. 59:43"Besarkan anakmu untuk masa depan, bukan
  2378. 59:46untuk masa kamu."
  2379. 59:48Wah, bagus.
  2380. 59:48Jadi jangan
  2381. 59:49Bagus lagi itu.
  2382. 59:50Wow.
  2383. 59:50Jangan dididik anak kamu dengan cara
  2384. 59:52kamu dididik, karena kamu tidak
  2385. 59:53menyiapkan mereka untuk masanya mereka.
  2386. 59:56Iya.
  2387. 59:56Nah, aku tuh nyiapin untuk masanya
  2388. 59:58mereka.
  2389. 59:59Makanya tadi aku aku tanyakan kira-kira
  2390. 1:00:01jadi gini setiap manusia kan punya punya
  2391. 1:00:03sistem ya. Jadi output apapun yang masuk
  2392. 1:00:05ke lu, sorry input apapun yang masuk ke
  2393. 1:00:07lu, output lu sama. Lu punya pola loh.
  2394. 1:00:10Setiap output lu itu punya pola khas
  2395. 1:00:12loh.
  2396. 1:00:13Lu nyari ibroh sebenarnya. Jadi artinya
  2397. 1:00:15sudah kayak ya sudah apa pilihan gua
  2398. 1:00:17lagi selain ini.
  2399. 1:00:18Oh.
  2400. 1:00:18Apa pilihan lagi selain ini. Nah, gimana
  2401. 1:00:20cara meng-copy itu kepada anak-anak kita
  2402. 1:00:21kan sebenarnya kan ya.
  2403. 1:00:22Iya iya iya.
  2404. 1:00:22Yang dia gini, "Oke input bisa gini,
  2405. 1:00:24tapi aku enggak ditentukan sama input.
  2406. 1:00:26Aku ditentukan oleh reaksiku terhadap
  2407. 1:00:28input itu." Kan gitu.
  2408. 1:00:29Oh iya iya.
  2409. 1:00:30Selama ini kan lu gitu kan. Aku mau
  2410. 1:00:31bikin sendiri, aku mau urusanku sendiri.
  2411. 1:00:33Ini urusan [berdehem] mereka. Enggak aku
  2412. 1:00:35aku menentukan ceritaku sendiri. Nah,
  2413. 1:00:37menulis cerita sendiri itu itu yang aku
  2414. 1:00:39masih belum ketemu replikasinya itu
  2415. 1:00:41seperti apa.
  2416. 1:00:42Mmm.
  2417. 1:00:43situasi yang toksik
  2418. 1:00:44hierarkinya siapa yang lebih bertanggung
  2419. 1:00:46jawab? Orang tua yang
  2420. 1:00:48[mendengus]
  2421. 1:00:48yang yang menjahati anaknya atau anaknya
  2422. 1:00:50yang memberontak kepada orang tuanya?
  2423. 1:00:53Kalau ada ada anak eh terus kemudian
  2424. 1:00:55memberontak pada orang tuanya, itu lebih
  2425. 1:00:59itu lebih bisa dimengerti daripada orang
  2426. 1:01:02tua yang durhaka pada anaknya.
  2427. 1:01:04Mmm.
  2428. 1:01:04Karena kan ada ada banyak hal yang kata
  2429. 1:01:06Rasulullah itu berkaitan dengan dengan
  2430. 1:01:07dengan umur. Misalnya contoh gini ya,
  2431. 1:01:09Allah benci pada orang bermaksiat tapi
  2432. 1:01:11lebih benci kepada orang tua yang
  2433. 1:01:12bermaksiat.
  2434. 1:01:13Oh iya.
  2435. 1:01:14Iya. Itu itu itu ada ada ada semacam
  2436. 1:01:16kayak formula ulamanya seperti itu. Dan
  2437. 1:01:18Allah katakan sorry ulama mengatakan
  2438. 1:01:20Allah juga senang pada orang yang
  2439. 1:01:22berbuat taat tapi lebih senang pada
  2440. 1:01:23pemuda yang berbuat taat. Kenapa? Karena
  2441. 1:01:26ketika dia masih muda dia punya banyak
  2442. 1:01:27sekali pilihan untuk berbuat maksiat.
  2443. 1:01:29Ketika jadi dia jadi tua, dia semakin
  2444. 1:01:31kecil loh kemungkinan untuk berbuat
  2445. 1:01:32maksiat. Mau ngapain coba ya?
  2446. 1:01:33Iya karena harapannya makin pinter
  2447. 1:01:35ngelaksanainnya gitu.
  2448. 1:01:36Mau minum khamar misalnya langsung
  2449. 1:01:38pingsan.
  2450. 1:01:39Atau enggak punya duit, jalan aja susah.
  2451. 1:01:41Mau berzina udah enggak bisa naik. Gitu
  2452. 1:01:44kan ya.
  2453. 1:01:45Tapi kalau misalnya dosa
  2454. 1:01:47Gimana gimana?
  2455. 1:01:48Kalau misalnya dosa orang tua toxic itu
  2456. 1:01:50ditanggung sama anaknya atau gimana?
  2457. 1:01:52Enggak. Seorang seseorang tidak
  2458. 1:01:54menanggung dosa orang lain. Di dalam
  2459. 1:01:55Islam sudah jelas sangat jelas sekali.
  2460. 1:01:57Jadi enggak ada satupun yang bisa
  2461. 1:01:58diwariskan.
  2462. 1:01:59Atau ibarat kayak
  2463. 1:02:01dulu gua pernah denger istilahnya kayak
  2464. 1:02:02kutukan generasi gitu loh kayak
  2465. 1:02:04Betul. Jadi gini.
  2466. 1:02:06Dosa itu ditanggung sendiri-sendiri.
  2467. 1:02:09Tapi kita harus tahu bahwasanya ketika
  2468. 1:02:11kita meninggalkan generasi yang lemah
  2469. 1:02:13itu termasuk dosa juga. Makanya aku
  2470. 1:02:15sering bilang gini kan ya, contoh ya
  2471. 1:02:16misalnya. Ketika seorang istri
  2472. 1:02:17bermaksiat maka suami kena dosanya.
  2473. 1:02:20Kenapa? Bukan dosanya itu sebenarnya
  2474. 1:02:22tapi dosa karena dia enggak didik
  2475. 1:02:24istrinya.
  2476. 1:02:25Sebenarnya tetep dosa masing-masing.
  2477. 1:02:27Heeh, tapi dia dapet dosa karena dia
  2478. 1:02:29harusnya kewajibannya mendidik.
  2479. 1:02:30Tidak menasehati.
  2480. 1:02:31Betul. Berarti kalau misalnya Mas Eki
  2481. 1:02:32enggak sholat misalnya, orang tuanya
  2482. 1:02:34kena kalau orang tuanya enggak ngajarin
  2483. 1:02:36sholat. Tapi kalau orang tuanya sudah
  2484. 1:02:38ngajarin sholat, Mas Eki tetep enggak
  2485. 1:02:39mau sholat itu dosa sendiri. Orang
  2486. 1:02:41tuanya sudah ngajarin kok. Gitu kan ya.
  2487. 1:02:43Nah tapi kalau misalnya Mas Eki enggak
  2488. 1:02:44sholat karena orang tuanya enggak pernah
  2489. 1:02:46ngajarin, Mas Eki dosa, orang tuanya
  2490. 1:02:48dosa. Tapi orang tuanya dosa bukan dosa
  2491. 1:02:50enggak sholat. Dosa karena enggak
  2492. 1:02:52ngajarin. Ya. Itu sebenarnya.
  2493. 1:02:55Mantap.
  2494. 1:02:56Berarti dosa
  2495. 1:02:58Eh, tapi Us Ustad tuh pernah bilang ibu
  2496. 1:03:00itu punya pintu surga.
  2497. 1:03:04Yang kayak dia dari Allah terus langsung
  2498. 1:03:05ibu kan. Nah terus kalau misalnya ibunya
  2499. 1:03:08durhaka gitu?
  2500. 1:03:09Kalau ibunya durhaka ya berarti ya
  2501. 1:03:11tetep jadi pintu surga.
  2502. 1:03:13Misal kalau konteksnya ibuku masih belum
  2503. 1:03:14bertobat gitu Ustad.
  2504. 1:03:15Tetep pintu surga bagi bagi lu.
  2505. 1:03:17Apa
  2506. 1:03:17masih ada surga di situ atau rest area?
  2507. 1:03:19Masih.
  2508. 1:03:21[tertawa]
  2509. 1:03:21Kok bisa masih ada surga? Padahal dia
  2510. 1:03:23kan sudah enggak mengikuti aturannya
  2511. 1:03:25Allah.
  2512. 1:03:25Karena surganya bukan karena dianya,
  2513. 1:03:27tapi perlakuan kita ke dia.
  2514. 1:03:28Oh.
  2515. 1:03:29Oh, jadi kita sebagai anak harus tetap
  2516. 1:03:31menghargai dan menghormati dia.
  2517. 1:03:32Itu konsep yang agak sulit aku terima
  2518. 1:03:34sih.
  2519. 1:03:34Oh.
  2520. 1:03:35Karena aku dibesarkan di keluarga yang
  2521. 1:03:36enggak pernah punya terima kasih, enggak
  2522. 1:03:38pernah diajarin maaf. Itu aku enggak
  2523. 1:03:40bisa pernah ngerti konsep itu sih. Tapi
  2524. 1:03:42ketika aku masuk Islam, aku jadi ngerti
  2525. 1:03:43bahwasanya nilaiku bukan ditentukan dari
  2526. 1:03:47perilaku orang tuaku, tapi perilaku aku
  2527. 1:03:49kepada orang tuaku. Artinya, perilaku
  2528. 1:03:51aku kepada orang tuaku itu enggak
  2529. 1:03:53terpengaruh dengan perilaku dia kepada
  2530. 1:03:54aku.
  2531. 1:03:54Hmm.
  2532. 1:03:55Gitu maksudnya. Tapi kalau kita masih
  2533. 1:03:56menentukan perilaku kita kepada orang
  2534. 1:03:59tersebab perilaku orang kepada kita, itu
  2535. 1:04:01sebenarnya yang belum ikhlas.
  2536. 1:04:03Hmm.
  2537. 1:04:04Karena ikhlas kan.
  2538. 1:04:05sih berarti ya.
  2539. 1:04:06Semua berusaha sih. Aku makanya aku
  2540. 1:04:08terus terang, aku enggak bisa nasehatin
  2541. 1:04:09elu karena elu sudah beyond beyond yang
  2542. 1:04:12kita punya.
  2543. 1:04:13Aku pernah curhat sama psikolog.
  2544. 1:04:15Wah, kalau kayak gitu angkat tangan sih.
  2545. 1:04:16[tertawa]
  2546. 1:04:17Psikolognya yang yang curhat ke elu?
  2547. 1:04:19Heeh.
  2548. 1:04:20Berarti kalau misalnya ibu kita durhaka,
  2549. 1:04:23Heeh.
  2550. 1:04:24terus kita harus tetap bisa jaga sikap
  2551. 1:04:25kita ke ibu kita.
  2552. 1:04:26Iya.
  2553. 1:04:27Nanti pahala.
  2554. 1:04:28Coba bayangin, lihat Eki.
  2555. 1:04:30Dia kan berbuat tetap yang terbaik ke
  2556. 1:04:31ibunya kan.
  2557. 1:04:32Iya.
  2558. 1:04:32Siapa yang nyadarin ibunya?
  2559. 1:04:33Lewat wasilah dia.
  2560. 1:04:34Lewat perantara dia. Tetap harus baik
  2561. 1:04:36kepada ibunya.
  2562. 1:04:37Keren.
  2563. 1:04:37Gila, seandainya seluruh cerita ini
  2564. 1:04:39tertulis dalam sebuah buku.
  2565. 1:04:40Wus.
  2566. 1:04:41Ada enggak?
  2567. 1:04:42Eh, wah.
  2568. 1:04:43[tertawa]
  2569. 1:04:43Enggak ada. Apa ini?
  2570. 1:04:45Apa ini?
  2571. 1:04:45Lu kok saya akting sih?
  2572. 1:04:46Ada buku.
  2573. 1:04:47Judulnya?
  2574. 1:04:48Bergurau dari luka.
  2575. 1:04:49Heeh.
  2576. 1:04:50Yang nulis?
  2577. 1:04:51Eki Priagung.
  2578. 1:04:52Seperti isi cerita tadi deh.
  2579. 1:04:54[tertawa]
  2580. 1:04:56Tapi terus terang deh, kalau gua boleh
  2581. 1:04:58saran ke elu, harusnya elu buka tempat
  2582. 1:05:00curhat sih.
  2583. 1:05:01Iya.
  2584. 1:05:01Iya.
  2585. 1:05:02Karena
  2586. 1:05:03percayalah banyak banget orang yang
  2587. 1:05:05punya masalah keluarga.
  2588. 1:05:06Elu sempat sempat ada yang nawarin, elu
  2589. 1:05:08jadi life coach saja. Waduh, gua ngerasa
  2590. 1:05:10hidup gua jadi bukan enggak usah jadi
  2591. 1:05:11life coach gitu, tapi sekedar cuma untuk
  2592. 1:05:12membersamai orang-orang ini aja.
  2593. 1:05:14Emm.
  2594. 1:05:15Bikin FGD atau apa. Banyak loh yang bisa
  2595. 1:05:17lu tolong.
  2596. 1:05:17Nemenin ngobrol, sebatas itu juga udah.
  2597. 1:05:20Iya, dan kalau memang itu bisa jadi
  2598. 1:05:22sebuah cara lu untuk dapat rezeki yang
  2599. 1:05:24halal, kenapa tidak?
  2600. 1:05:25Iya.
  2601. 1:05:26Kadang-kadang Ustad malah ngedengerin
  2602. 1:05:27aku juga ngebantu dia. Ada temenku,
  2603. 1:05:29kantorku, temen kantorku bilang kayak
  2604. 1:05:30gini, "Ki, cerita lagi dong eh
  2605. 1:05:32kisah-kisah lu yang belum gua tahu biar
  2606. 1:05:33gua gampang bersyukur."
  2607. 1:05:35[tertawa]
  2608. 1:05:36Iya.
  2609. 1:05:36Minimal itu, bikin orang yang bersyukur
  2610. 1:05:38ya.
  2611. 1:05:38Iya, iya, bener, bener, bener, bener.
  2612. 1:05:39Kita mau cerita orang.
  2613. 1:05:40Lu suka tim Liverpool ya?
  2614. 1:05:42[tertawa]
  2615. 1:05:42Iya.
  2616. 1:05:43Lagi nyari
  2617. 1:05:44Lagi nyari karena biasanya tim-tim yang
  2618. 1:05:46kalah tuh suka begitu tuh.
  2619. 1:05:48Cari yang sama nasibnya gitu ya. Tapi
  2620. 1:05:50serius itu membantu.
  2621. 1:05:52Us, ini beda konteks sih. Aku penasaran,
  2622. 1:05:54bukannya anak itu benernya ngambil sifat
  2623. 1:05:57gen dari orang tua ya?
  2624. 1:05:59Enggak, gen.
  2625. 1:06:00Gen itu, gen ibu itu gen somatik untuk
  2626. 1:06:03gen badan. Tapi tapi cara berpikir tuh
  2627. 1:06:06enggak pernah, sorry, tapi cara berpikir
  2628. 1:06:08itu bukan dari gen.
  2629. 1:06:09Emm, tapi
  2630. 1:06:09Cara berpikir dari pengajaran, habit,
  2631. 1:06:12dari apa yang dia lihat, dari apa yang
  2632. 1:06:14dia dengar dan segala macam. Cuman gini,
  2633. 1:06:15ada memang beberapa orang-orang yang
  2634. 1:06:17dikasih Allah bantuan. Jadi gini ya,
  2635. 1:06:18contohnya, di dalam Alquran itu ada
  2636. 1:06:21kisah dua orang anak yatim yang ditolong
  2637. 1:06:22sama dua nabi.
  2638. 1:06:23Emm.
  2639. 1:06:24Coba coba bayangin ya, urusan apa nih
  2640. 1:06:26anak yatim sehingga mereka ditolong oleh
  2641. 1:06:28dua nabi, gitu kan ya. Ternyata
  2642. 1:06:30dikatakan karena bapaknya orang saleh,
  2643. 1:06:32orang tuanya orang saleh.
  2644. 1:06:32Iya, iya, iya.
  2645. 1:06:33Maka ditolong sama nabi. Artinya Allah
  2646. 1:06:35punya cara untuk intercept, inter,
  2647. 1:06:38intercept dalam kejadian-kejadian
  2648. 1:06:39tertentu. Dalam kasusnya Eki, tadi dia
  2649. 1:06:41bilang, "Aku enggak punya apa-apa lagi
  2650. 1:06:43selain aku bisa belajar." Jadi dia
  2651. 1:06:45dilindungi dari main sama tetangga
  2652. 1:06:47karena dia malu,
  2653. 1:06:48gitu kan ya. Dia dilindungi dari main
  2654. 1:06:49Mobile Legends mungkin karena enggak
  2655. 1:06:50punya duit gitu kan ya.
  2656. 1:06:52Satu-satunya dia cuma bisa belajar dan
  2657. 1:06:54kaget ketika dia bisa belajar terus
  2658. 1:06:55dapat ITB dan segala macam. Tapi itu
  2659. 1:06:57cara Allah untuk bantu orang kan.
  2660. 1:06:58Iya.
  2661. 1:06:58Jadi dalam dalam setiap kesulitan
  2662. 1:07:00sebenarnya ada kebaikan di situ yang
  2663. 1:07:01bisa diambil, gitu maksudnya.
  2664. 1:07:02Bener-bener semua dari pikiran ya kalau
  2665. 1:07:04dari cerita tadi ya, bibitnya itu pas
  2666. 1:07:06ayah sih ya.
  2667. 1:07:07Emm.
  2668. 1:07:07Bener-bener ngajak lagi gitu kan.
  2669. 1:07:10Padahal ayah juga cuma lulusan SD loh,
  2670. 1:07:12cuma karena dia suka bertanya itu aja.
  2671. 1:07:13Tapi enggak kasih jawaban ya?
  2672. 1:07:14Bulan itu, menurutku aku tiba-tiba jadi
  2673. 1:07:16[tertawa] ingat bulan gara-gara
  2674. 1:07:17pertanyaan dirimu berdua.
  2675. 1:07:20Oh iya, apa ya? Ternyata oh iya aku baru
  2676. 1:07:21sadar, bulan itu pemantik kenapa aku
  2677. 1:07:23bertanya berbagai hal. Sumpah kalau bisa
  2678. 1:07:25semua, kalau aku bisa dapat duit dari
  2679. 1:07:27ngeluh kayaknya aku udah banyak duit.
  2680. 1:07:29Karena semua aku pertanyakan, ini kenapa
  2681. 1:07:30ini kenapa gitu-gitu lah. Dan ternyata
  2682. 1:07:32beberapa hal
  2683. 1:07:34oh ini lebih bagus kalau seumpama jadi
  2684. 1:07:36komedi aja deh, ini jadi buku deh, jadi
  2685. 1:07:37apa. Akhirnya produksi di kepalaku ini
  2686. 1:07:40enggak berhenti-henti. Mungkin karena
  2687. 1:07:41aku juga ada adik, aku juga aku juga
  2688. 1:07:42enggak tahu ya.
  2689. 1:07:43Lu tahu kenapa kenapa
  2690. 1:07:45eh setiap nabi disuruh untuk ke
  2691. 1:07:47menyendiri dulu sebelum dia jadi nabi?
  2692. 1:07:50Nah itu, itu itu penasaran sih
  2693. 1:07:52sebenarnya.
  2694. 1:07:52Untuk nanya kenapa itu tadi?
  2695. 1:07:53Iya.
  2696. 1:07:54Kenapa semua begitu?
  2697. 1:07:55ini gimana cara izin ke istrinya sih.
  2698. 1:07:56Nah.
  2699. 1:07:57Ke gua Hira berapa hari ya?
  2700. 1:07:58Iya oke, tapi lu belum punya kan?
  2701. 1:08:00Lu belum punya kan?
  2702. 1:08:01Belum punya.
  2703. 1:08:02Nah cari dulu. Biar nanti bisa izin.
  2704. 1:08:04Kalau lu belum punya istri gimana bisa
  2705. 1:08:05izin?
  2706. 1:08:06Maksudnya ayah mancing 3 hari diceraikan
  2707. 1:08:08ada gitu sih, ini ke gua Hira berapa
  2708. 1:08:09hari?
  2709. 1:08:10He
  2710. 1:08:10Berapa gitu itu pertanyaannya gimana?
  2711. 1:08:12Mungkin ngajak istrinya.
  2712. 1:08:12Nah betul.
  2713. 1:08:13Oh dia ngajak istrinya?
  2714. 1:08:14Iya enggak, Nabi Muhammad enggak ngajak
  2715. 1:08:15istrinya.
  2716. 1:08:16[tertawa]
  2717. 1:08:17Tapi Nabi Muhammad dianterin makanan
  2718. 1:08:18sama istrinya.
  2719. 1:08:19Karena sejahtera Ustaz mungkin ya.
  2720. 1:08:21Eh lebih kepada gini sih.
  2721. 1:08:23Bunda Khadijah [berdehem] itu di katakan
  2722. 1:08:26eh ada yang tahu enggak eh nickname-nya
  2723. 1:08:28Bunda Khadijah apa?
  2724. 1:08:29Enggak tahu.
  2725. 1:08:30Tahirah.
  2726. 1:08:31Artinya dia yang benar-benar suci,
  2727. 1:08:33terbebas daripada kotoran-kotoran. Dan
  2728. 1:08:35Bunda Khadijah ini adalah Tahirah.
  2729. 1:08:37Tahara.
  2730. 1:08:38Tahara betul. Nah jadi Bunda Khadijah
  2731. 1:08:39ini adalah Bunda yang melebihi zamannya,
  2732. 1:08:41dia mikir lebih daripada orang. Makanya
  2733. 1:08:43memperbolehkan suaminya karena dia
  2734. 1:08:44percaya sama suaminya.
  2735. 1:08:45Wah.
  2736. 1:08:46Berarti kalau lu belum diperbolehkan, lu
  2737. 1:08:47enggak dipercaya.
  2738. 1:08:48Eh boleh sedikit konspirasi mungkin
  2739. 1:08:51gitu.
  2740. 1:08:51Oke, boleh Ustaz.
  2741. 1:08:52Mungkin kenapa Nabi Muhammad memilih
  2742. 1:08:54Khadijah yang umurnya terpaut lebih
  2743. 1:08:55jauh? Karena kalau seumuran atau di
  2744. 1:08:57bawahnya mungkin agak lebih
  2745. 1:08:59uring-uringan kali ya.
  2746. 1:08:59Benar.
  2747. 1:09:00Iya.
  2748. 1:09:00Benar.
  2749. 1:09:00Karena tadi kita perlu istri yang
  2750. 1:09:02visioner.
  2751. 1:09:03Ah, oh.
  2752. 1:09:04Kalau istri enggak, istri enggak
  2753. 1:09:05visioner dia enggak akan bolehin kita
  2754. 1:09:06untuk melakukan sesuatu yang benar-benar
  2755. 1:09:08untuk untuk apa ya, untuk pengabdian
  2756. 1:09:10lah.
  2757. 1:09:10Ini kalau aku bertanya di ustazku ini
  2758. 1:09:11aku biasanya sudah disekak tuh biasanya.
  2759. 1:09:13[tertawa]
  2760. 1:09:13Iya.
  2761. 1:09:14Iya, dulu aku bertanya di satu forum pas
  2762. 1:09:16umur pas SMP aku bertanya gini, gimana
  2763. 1:09:17caranya memisahkan pikiran kalau aku
  2764. 1:09:20percaya di dalam sains kita manusia
  2765. 1:09:21pertama adalah manusia purba sama di
  2766. 1:09:23Islam yang kita manusia pertamanya
  2767. 1:09:25adalah Adam soalnya bentrok nih kalau di
  2768. 1:09:26Wah, cocok di sini kita obrolin.
  2769. 1:09:29Kalau bertanya seperti ini kamu sesat
  2770. 1:09:31nanti. Aku jadi takut.
  2771. 1:09:32Kalau di sini kita bilang mungkin.
  2772. 1:09:34Iya.
  2773. 1:09:35Ada ada channel YouTube namanya Sekolah
  2774. 1:09:37Sekolah.
  2775. 1:09:37Hmm.
  2776. 1:09:38Itu pernah bahas itu.
  2777. 1:09:39Iya.
  2778. 1:09:39Channel Anda ya.
  2779. 1:09:40Iya.
  2780. 1:09:41Itu jelek sih aktingnya.
  2781. 1:09:42[tertawa]
  2782. 1:09:44Sama aja kayak dia.
  2783. 1:09:44Sama aja kayak dia.
  2784. 1:09:45Ceritanya kayak seolah-olah orang ketiga
  2785. 1:09:47gitu ya, kaget gitu.
  2786. 1:09:49Bagus bagus.
  2787. 1:09:49Aku aku kayaknya sempat lihat deh.
  2788. 1:09:51Yang tentang bahas evolusi ya.
  2789. 1:09:53Iya iya.
  2790. 1:09:53Di di kita semua pertanyaan
  2791. 1:09:55diperbolehkan.
  2792. 1:09:56Heeh.
  2793. 1:09:56Bahkan kita boleh nanya Allah tuh Tuhan
  2794. 1:09:58atau bukan.
  2795. 1:09:58Berarti sebenarnya Islam tuh
  2796. 1:09:59memperbolehkan kita bertanya.
  2797. 1:10:00Sangat boleh, bahkan disuruh.
  2798. 1:10:02Iya.
  2799. 1:10:02Enak kan ya.
  2800. 1:10:03Berarti kamu sudah menjalankan Islam di
  2801. 1:10:05saat kamu ateis.
  2802. 1:10:07Wah, iya aku tapi ateisnya jalur ngambek
  2803. 1:10:08pada saat itu bukan jalur filsafat.
  2804. 1:10:09[tertawa]
  2805. 1:10:10Eh, tapi lu tahu enggak lu tahu enggak
  2806. 1:10:11kalau lu ateis dari jalur ngambek lu
  2807. 1:10:13bukan ateis sebenarnya.
  2808. 1:10:14Terus?
  2809. 1:10:15Karena orang enggak mungkin bisa ngambek
  2810. 1:10:16sama sesuatu kalau dia enggak ngakuin
  2811. 1:10:18sesuatu itu.
  2812. 1:10:19Iya benar.
  2813. 1:10:19Sebenarnya lu ngakuin Tuhan sih lu cuma
  2814. 1:10:21sok ateis aja.
  2815. 1:10:23Karena enggak mungkin kita marah sama
  2816. 1:10:24sesuatu kalau sesuatu itu enggak ada.
  2817. 1:10:26Iya.
  2818. 1:10:26Cuman aku di situ juga terbentrok
  2819. 1:10:28logikanya karena aku bilang aku pemeluk
  2820. 1:10:30agama Islam tapi aku jauh sama Islam.
  2821. 1:10:32Bagaimana cara pelukan tapi jauh ustaz.
  2822. 1:10:35[mendengus]
  2823. 1:10:35Itu menjadi pertanyaan bagaimana bisa
  2824. 1:10:37berpelukan dari jauh gitu kan ya.
  2825. 1:10:39Pakai emoji.
  2826. 1:10:40Makanya
  2827. 1:10:41[tertawa]
  2828. 1:10:43Iya juga ya.
  2829. 1:10:43Emang ada emoji peluk?
  2830. 1:10:45Ada.
  2831. 1:10:45Ada ustaz begini.
  2832. 1:10:46Kalau makin akrab kirimnya tiga kali ya.
  2833. 1:10:48Iya.
  2834. 1:10:49Tiga kali ya, kirim monyet tiga.
  2835. 1:10:51Nah, ini kan doi yang suka kirim monyet
  2836. 1:10:52tiga.
  2837. 1:10:52Tapi ustaz, kalau misalnya kita lihat
  2838. 1:10:54selama aku ngobrol sama orang ya ketika
  2839. 1:10:56aku ngelihat orang itu kayak keren gitu,
  2840. 1:10:58kayak bisa
  2841. 1:11:00bisa apa ya, dia kayak soalnya Mas Eki
  2842. 1:11:01nih, bisa berpikir dan lain-lain, itu
  2843. 1:11:03pasti ada salah satu role model seperti
  2844. 1:11:07orang tua di belakangnya gitu loh.
  2845. 1:11:09Iya, bapaknya kan?
  2846. 1:11:09Iya, maksudnya aku makanya penasaran
  2847. 1:11:11kayak kalau misalnya
  2848. 1:11:13iya, itu kan kasihan banget dong.
  2849. 1:11:15Iya, kayaknya kayaknya tokoh fiksi juga
  2850. 1:11:17ngaruh banget sih dulu.
  2851. 1:11:18Tokoh fiksi juga?
  2852. 1:11:19Siapa yang lu suka? Dulu aku suka banget
  2853. 1:11:21sama wah ini Naruto sumpah.
  2854. 1:11:23Oh.
  2855. 1:11:23Naruto enggak bapak ibunya
  2856. 1:11:25Sama-sama mantap.
  2857. 1:11:26Iya, mantap habis itu
  2858. 1:11:28Iya.
  2859. 1:11:29Mukanya cembung-cembung.
  2860. 1:11:31Mukanya kayak
  2861. 1:11:31Bapak lu ditinggal bapaknya.
  2862. 1:11:33Iya.
  2863. 1:11:35Cuman anak aku bakalan nyebelin di
  2864. 1:11:36Boruto nih, aduh.
  2865. 1:11:37Iya.
  2866. 1:11:38Ceritanya.
  2867. 1:11:38Udah kisah hidupnya jelek ya.
  2868. 1:11:40Janganlah jangan.
  2869. 1:11:41Oke, berarti benernya ya bisa dari mana
  2870. 1:11:43aja ya, selama kita mau mencari.
  2871. 1:11:45Iya sih, aku dulu role modelku MacGyver.
  2872. 1:11:49Hmm.
  2873. 1:11:52[bernyanyi]
  2874. 1:11:53Siapa itu?
  2875. 1:11:53[tertawa]
  2876. 1:11:55MacGyver lu enggak tahu?
  2877. 1:11:56Enggak tahu.
  2878. 1:11:57Wah, tua gitu.
  2879. 1:11:58MacGyver itu adalah salah satu orang
  2880. 1:12:00yang pintar banget yang dia bisa buat
  2881. 1:12:01apa aja dengan pisau Swiss Army
  2882. 1:12:03Knife-nya dan dia tidak pernah nembak
  2883. 1:12:05orang, tapi buat orang pingsan.
  2884. 1:12:08Hmm.
  2885. 1:12:08Dengan cara dipukul, tapi enggak pernah
  2886. 1:12:10pakai senjata.
  2887. 1:12:11Oke.
  2888. 1:12:11Orang pintar banget MacGyver.
  2889. 1:12:13Oh, Ust, tapi balik lagi ke mau nanyain
  2890. 1:12:15tentang orang tua durhaka, kan pasti ada
  2891. 1:12:16yang mama-mama yang kayak dia Islami
  2892. 1:12:18banget nih.
  2893. 1:12:19Iya.
  2894. 1:12:20Terus dia udah membekali anaknya, tapi
  2895. 1:12:22membekali mungkin dengan cara yang
  2896. 1:12:25kayaknya Ko Iri relate deh.
  2897. 1:12:26Enggak, itu tadi pertanyaan gua.
  2898. 1:12:27[tertawa]
  2899. 1:12:28Iya, gua juga aku juga pengen nanya.
  2900. 1:12:31Jadi, pernah ada kalanya mamaku ngajarin
  2901. 1:12:33sesuatu, ngebekalin aku sesuatu yang
  2902. 1:12:35kayaknya ini kalau aku lakuin malah
  2903. 1:12:36menentang
  2904. 1:12:37Hukum Allah.
  2905. 1:12:38atau agama atau apa lah, ini kita
  2906. 1:12:40posisinya kalau kita enggak ngikutin
  2907. 1:12:42dibilang kamu ini durhaka, enggak
  2908. 1:12:44berbakti sama orang
  2909. 1:12:45gimana?
  2910. 1:12:46Nah, aku di situ bingung Ustaz.
  2911. 1:12:47Hmm.
  2912. 1:12:47Kabur aku, nah itu
  2913. 1:12:49aku sempat di labelin sebagai anak
  2914. 1:12:50durhaka, ini gimana kita sebagai anak?
  2915. 1:12:52paling bagus tuh langkahnya kabur.
  2916. 1:12:54Gua gua dibilangin sama Ibu, sama Ibuku.
  2917. 1:12:57Eee apa namanya?
  2918. 1:12:58Kalau mau nikah harus
  2919. 1:13:00enggak kerudungan
  2920. 1:13:01ceweknya, yang kedua Cina, yang ketiga
  2921. 1:13:04eee
  2922. 1:13:06yang ketiga Katolik, Kristen.
  2923. 1:13:07Enggak ada yang diturutin tuh.
  2924. 1:13:08Itu itu enggak ada [tertawa] yang
  2925. 1:13:09diturutin sih.
  2926. 1:13:09Enggak ada yang diturutin tuh.
  2927. 1:13:10Terus pas aku enggak mau, aku masih
  2928. 1:13:12ingat dia pernah bilang gini, "Kalau
  2929. 1:13:13gitu Mami enggak rida."
  2930. 1:13:15Wow, nah itu gimana Ustaz?
  2931. 1:13:16Mami enggak rida. Aku bilang gini,
  2932. 1:13:18"Mi,
  2933. 1:13:20Felix sayang sama Mami.
  2934. 1:13:23Tapi ini hidupnya Felix, yang nikahkan
  2935. 1:13:25Felix juga."
  2936. 1:13:26Oh, hmm.
  2937. 1:13:27"Lah kalau misalnya Mami enggak mau
  2938. 1:13:28terus kemudian doain, enggak mau rida,
  2939. 1:13:30terus siapa lagi yang mau rida?" gitu
  2940. 1:13:31maksudnya.
  2941. 1:13:32Wah.
  2942. 1:13:32Nantinya aku coba untuk ngasih tahu dia
  2943. 1:13:34bahwasanya pemikiranku saat ini juga
  2944. 1:13:35dari dia juga, gitu maksudnya. Ketika
  2945. 1:13:37dia milih, dia udah milih sesuai dengan
  2946. 1:13:38keinginan dia. Nah sekarang ini
  2947. 1:13:39pilihanku, artinya gitu aku bilang.
  2948. 1:13:41Bagaimanapun juga ini hidupku, gitu
  2949. 1:13:43maksudnya. Dan hidupku ya aku yang
  2950. 1:13:45tanggung jawab dan itu kan ajaranmu
  2951. 1:13:46untuk tanggung jawab atas hidupmu
  2952. 1:13:47sendiri, gitu maksudnya.
  2953. 1:13:48Tapi kalau katanya salah satu komedian,
  2954. 1:13:50ada beberapa orang tua yang lebih bagus
  2955. 1:13:52ditunggu udah enggak adanya daripada
  2956. 1:13:54ditunggu dinasehatin ya, soalnya susah
  2957. 1:13:56untuk ngomong. Ada beberapa yang udah
  2958. 1:13:57share free udah enggak ketemu Ustaz. Nah
  2959. 1:13:59syukur syukur mungkin Ibuku masih
  2960. 1:14:01mirip-mirip sama Ustaz, tapi banyak
  2961. 1:14:02banget anak-anak di luar sana yang udah
  2962. 1:14:03enggak ketemu nih. Gimana cara masuk VPN
  2963. 1:14:06ke orang tuanya karena udah enggak
  2964. 1:14:07tembus? Nah
  2965. 1:14:08Nasehatku reach out tetap, tetap reach
  2966. 1:14:10out. Karena bagaimanapun juga ya, kita
  2967. 1:14:12pasti akan nyesal kalau mereka udah
  2968. 1:14:13enggak ada.
  2969. 1:14:13Iya lah.
  2970. 1:14:14Rasanya beda-beda ya. Kalau Ustaz
  2971. 1:14:15bilangnya enggak rida, kalau Ibuku
  2972. 1:14:17"Jangan sentuh mayat Mama.
  2973. 1:14:19Nanti aku kalau mati pakai sarung tangan
  2974. 1:14:20kiper." gitu.
  2975. 1:14:21[tertawa]
  2976. 1:14:22Enggak bisa.
  2977. 1:14:22Tapi
  2978. 1:14:23oke, terus batas
  2979. 1:14:24Dorong anjir.
  2980. 1:14:25Terus batas mana anak bisa dibilang
  2981. 1:14:27durhaka ke orang tua? Batas apa?
  2982. 1:14:30Eee anak bisa dibilang durhaka ke orang
  2983. 1:14:32tua karena banyak. Bahkan [mendengus]
  2984. 1:14:34sekedar berkata ah sama orang tuanya itu
  2985. 1:14:35sudah durhaka.
  2986. 1:14:36Udah.
  2987. 1:14:37Hmm.
  2988. 1:14:37Dan itu sulit bagiku sih. Ketika aku
  2989. 1:14:39masuk Islam, aku belajar bahwasanya
  2990. 1:14:41kalau kamu suaramu lebih keras daripada
  2991. 1:14:43orang tuamu, itu sudah durhaka.
  2992. 1:14:44Hmm.
  2993. 1:14:45Itu sulit banget sih sampai sekarang.
  2994. 1:14:46Iya.
  2995. 1:14:46Tapi apakah kita cuma harus nurut doang
  2996. 1:14:48apapun yang diomongin atau gimana?
  2997. 1:14:51Tapi memperlakukan mereka dengan baik.
  2998. 1:14:53Jadi gini, orang tua tuh mungkin enggak
  2999. 1:14:56benar, tapi dia enggak mungkin enggak
  3000. 1:14:58baik. Paham
  3001. 1:15:01enggak sih maksudnya? Dia mungkin enggak
  3002. 1:15:02benar. Ibuku bilang sesuatu misalnya
  3003. 1:15:04contoh kamu tuh jangan Islam lah, itu
  3004. 1:15:06enggak benar. Tapi jelas dia baik karena
  3005. 1:15:10dia pikiran dia kan Islam tuh kan tukang
  3006. 1:15:12kawin gitu
  3007. 1:15:14terus kemudian teroris dan segala
  3008. 1:15:15[tertawa] macam gitu kan ya wajar dong
  3009. 1:15:17gitu kan ya. Ya udah kalau gitu aku
  3010. 1:15:18diam. Gitu maksudnya aku tinggal diam
  3011. 1:15:20aja. Kamu diam ngomong dong gitu kan ya.
  3012. 1:15:23Terus kita ngomong kurang ajar gitu kan
  3013. 1:15:24ya udah kita diam lagi. Ya udah gitu aja
  3014. 1:15:26enggak apa-apa karena balik lagi
  3015. 1:15:27sebenarnya gini ya kalau sama orang tua
  3016. 1:15:30yang dalam tanda kutip dia memang sudah
  3017. 1:15:33kita tahu dia pasti enggak benar ya
  3018. 1:15:34jangan dilawan. Karena bagaimanapun juga
  3019. 1:15:37ya kalau aku ngomong yang benar dan dia
  3020. 1:15:38sakit hati aku tetap dosa. Mau gimana?
  3021. 1:15:41Jadi lebih baik diam aja bukan berarti
  3022. 1:15:43nurut juga. Jangan pokoknya jangan
  3023. 1:15:45sakitin hati. Jangan bereaksi. Bereaksi
  3024. 1:15:47enggak apa-apa tapi jangan yang buat dia
  3025. 1:15:49sakit hati. Tapi
  3026. 1:15:51kalau misalnya
  3027. 1:15:53orang tua nyuruh ini nyuruh itu enggak
  3028. 1:15:55benar nih kalau misalnya kita enggak
  3029. 1:15:56nurutin mereka sakit hati terus gitu
  3030. 1:15:58gimana Mas? Nah itu beda. Kalau mereka
  3031. 1:16:00suruh sesuatu yang salah jangan kata
  3032. 1:16:02Allah di dalam Alquran jangan taati
  3033. 1:16:04mereka. Kalau
  3034. 1:16:06mereka nyuruh kamu untuk [mendengus]
  3035. 1:16:08menserikatkan Allah untuk bilang Allah
  3036. 1:16:10tuh ada ada banyak ya bukan cuma satu
  3037. 1:16:12jangan ikuti mereka wala tuti huma
  3038. 1:16:14jangan ikuti mereka jangan taat pada
  3039. 1:16:16mereka itu jelas kata Allah. Karena
  3040. 1:16:17kenapa
  3041. 1:16:18kasta pertama tetap Allah baru setelah
  3042. 1:16:20Allah Rasul lalu baru kastanya ada pada
  3043. 1:16:23ibu. Itu pintu surga tengah yang paling
  3044. 1:16:25besar tuh. Tetap Allah nomor satu. Jadi
  3045. 1:16:29pokoknya
  3046. 1:16:31selama nurut tapi nurut yang baik. Nurut
  3047. 1:16:34dalam hal yang enggak maksiat yang
  3048. 1:16:36enggak maksiat ya benar. Ya kalau
  3049. 1:16:38misalnya yang enggak baik ya kita boleh
  3050. 1:16:40juga enggak nurut. Misalnya contoh ibumu
  3051. 1:16:41bilang Veran jangan nikah sama yang
  3052. 1:16:43muslim ya." Ya kan enggak apa-apa.
  3053. 1:16:46Itu kan bukan bukan perkara maksiat kan?
  3054. 1:16:48Iya.
  3055. 1:16:48Iya iya.
  3056. 1:16:49Paham enggak maksudnya? Nah, contoh
  3057. 1:16:50misalnya, "Veron, jangan nikah ya."
  3058. 1:16:52Enggak apa-apa. Kalau dia mau bilang
  3059. 1:16:53gitu.
  3060. 1:16:54Iya.
  3061. 1:16:54Paham enggak sih? Itu kan bukan perkara
  3062. 1:16:55maksiat kan? Kecuali kalau dia bilang,
  3063. 1:16:57"Veron,
  3064. 1:16:58jadi pelayan." Misalnya, nah itu baru.
  3065. 1:17:00Jangan diturutin.
  3066. 1:17:01Berarti kalau misalnya jangan nikah,
  3067. 1:17:02padahal aku pengin nikah, itu aku lebih
  3068. 1:17:05baik nurut orang tua.
  3069. 1:17:06Enggak usah nurut. Tapi kan itu kan
  3070. 1:17:08enggak dosa kan maksudnya. Tapi jangan
  3071. 1:17:10jangan dilawan.
  3072. 1:17:11Yang yang yang di dalam Alquran jangan
  3073. 1:17:12diturutin tuh yang spesifiknya adalah
  3074. 1:17:14pada sesuatu yang maksiat.
  3075. 1:17:16Tapi biasanya lebih gampang.
  3076. 1:17:17Tapi biasanya kita lebih gampang untuk
  3077. 1:17:19enggak nurut ketika kita sudah hidup
  3078. 1:17:20sendiri, Ustaz. Kalau masih sama dalam
  3079. 1:17:22rumah itu yang susah.
  3080. 1:17:23Benar, itu solusi. Iya, benar. Itu
  3081. 1:17:25solusi.
  3082. 1:17:26Terus yang bikin mereka [berdehem] sakit
  3083. 1:17:27hati itu kan karena kita enggak nurut
  3084. 1:17:29juga kan, Ustaz. Kayak misalnya orang
  3085. 1:17:31tua bilang jangan nikah, tapi ending-nya
  3086. 1:17:32aku nikah. Itu kan bikin sakit hati.
  3087. 1:17:34Dosa juga dong kita.
  3088. 1:17:35Eh, sebenarnya gini. Sebenarnya dosanya
  3089. 1:17:37itu lebih kepada eh lebih kepada karena
  3090. 1:17:41kita tuh tidak bisa berkomunikasi dengan
  3091. 1:17:43baik sih sebenarnya.
  3092. 1:17:44Sebenarnya itu bisa dikomunikasiin.
  3093. 1:17:46"Mah, Mama kan sudah punya waktunya.
  3094. 1:17:48Sekarang kan Veron juga mau dong itu
  3095. 1:17:50punya waktunya. Tapi Mama tuh enggak
  3096. 1:17:51suka. Wajahnya tuh kayak gimana ya?
  3097. 1:17:53Enggak hoki gitu." Gitu misalnya. "Ya,
  3098. 1:17:56kalau gitu gini deh, Mah. Menurut Mama,
  3099. 1:17:58apa yang bisa dia lakukan supaya Mama
  3100. 1:18:00suka sama dia?"
  3101. 1:18:02"Pokoknya enggak ada yang mau pokoknya
  3102. 1:18:03dia enggak ada yang mau." "Ya sudah,
  3103. 1:18:05kita coba dulu saja deh. Lu mundur dulu.
  3104. 1:18:07Nanti dia tidur berubah tuh dia tuh."
  3105. 1:18:10Heeh. Nanti besoknya dia akan beliin lu
  3106. 1:18:12potongan mangga tadi.
  3107. 1:18:14Ya, baru ngomong gua itu.
  3108. 1:18:15Jadi intinya komunikasi juga.
  3109. 1:18:18Iya, komunikasi. [berdehem]
  3110. 1:18:18Aku sama ibuku tiga tiga bulan
  3111. 1:18:20meyakinkan nikahin istriku yang
  3112. 1:18:22sekarang.
  3113. 1:18:22Tiga bulan?
  3114. 1:18:23Tiga bulan.
  3115. 1:18:24Kirain bertahun-tahun, Ustaz.
  3116. 1:18:25Enggak, tiga bulan saja. Betul. Cukup
  3117. 1:18:27banget dan itu didukung didukung dengan
  3118. 1:18:29sogokan-sogokan juga.
  3119. 1:18:31Makanya benar itu. Kalau lu mau ibu lu
  3120. 1:18:33baik sama lu, dari sekarang lu harus
  3121. 1:18:34sogok ibu lu.
  3122. 1:18:36Kasih barang,
  3123. 1:18:38eh handphone terbaru keluar lu kasih
  3124. 1:18:40gitu, lu ajak perawatan.
  3125. 1:18:42lu ngasih sesuatu ke
  3126. 1:18:44nyokap lu?
  3127. 1:18:45Heeh.
  3128. 1:18:45Udah lama sih.
  3129. 1:18:47[tertawa]
  3130. 1:18:48Oke, sekarang kita lanjut ngambil kartu
  3131. 1:18:50dari netizen.
  3132. 1:18:51Nah, jadi jadi Mas Aqi, Escape Town ini
  3133. 1:18:54tuh agak berbeda dengan tahun lalu.
  3134. 1:18:55Tahun lalu tuh konsepnya kita berhijrah
  3135. 1:18:57mencari wahyu. Tapi sekarang kita
  3136. 1:18:59involve penonton dan
  3137. 1:19:00pertanyaan-pertanyaannya biar kita bisa
  3138. 1:19:02sama-sama diskusi masalahnya, kita
  3139. 1:19:03solving problem bareng.
  3140. 1:19:04Tapi aku enggak puas sih ngomong sama
  3141. 1:19:05dia, harusnya lebih panjang lagi.
  3142. 1:19:07Iya, benar. Gila.
  3143. 1:19:08Heeh.
  3144. 1:19:08Heeh.
  3145. 1:19:09Seandainya ada bukunya.
  3146. 1:19:10Banyak banget yang
  3147. 1:19:11Banyak [tertawa] banget.
  3148. 1:19:12Ternyata memang sudah ada.
  3149. 1:19:13Ternyata ada.
  3150. 1:19:15Wah.
  3151. 1:19:16Berarti akan terangkum dengan lengkap
  3152. 1:19:17dong di buku ini.
  3153. 1:19:18[tertawa]
  3154. 1:19:18Eh, tidak di tidak harus dibaca sama
  3155. 1:19:20orang yang toxic parent doang sih.
  3156. 1:19:22Iya nih, kita bisa belajar. Jadi tidak
  3157. 1:19:24perlu bertemu Mas Aqi untuk belajar dari
  3158. 1:19:26kisah hidupnya loh.
  3159. 1:19:27Benar.
  3160. 1:19:27Bukunya bisa ada bukunya ternyata.
  3161. 1:19:30Itu bisa dibeli di eh akun Instagram
  3162. 1:19:33saya atau di Bukune tanggal 18
  3163. 1:19:35Februari 2026.
  3164. 1:19:36Instagram-nya ada infonya juga.
  3165. 1:19:37[tertawa]
  3166. 1:19:37Baru kemarin lalu deh.
  3167. 1:19:39Iya, baru kemarin lalu.
  3168. 1:19:39Sama saya juga punya satu trik katanya,
  3169. 1:19:41katanya kalau kita pengen di-follow
  3170. 1:19:43orang yang kita udah follow tapi enggak
  3171. 1:19:44di-follow-follow, kita unfollow dulu
  3172. 1:19:46habis itu kita follow lagi. Tadi aku
  3173. 1:19:47nge-unfollow Kak Raymond sama Bang Felix
  3174. 1:19:50juga terus habis itu ke follow lagi
  3175. 1:19:51gitu.
  3176. 1:19:52Emang gua belum follow?
  3177. 1:19:53Wah, parah nih orang nih.
  3178. 1:19:54Emang gua belum follow?
  3179. 1:19:55Perasaan gua gua
  3180. 1:19:56Parah enggak bisa di-follow back aku.
  3181. 1:19:58Parah, parah.
  3182. 1:19:58Perasaan gua lihat lu terus.
  3183. 1:19:59Wah, parah, parah, parah.
  3184. 1:20:00Emang masuk di FYP aja mungkin. Kan aku
  3185. 1:20:02lihat pas lu kebakaran.
  3186. 1:20:04Heeh.
  3187. 1:20:04Aku lihat pas lu kasusnya.
  3188. 1:20:07Kasusnya ini, kasusnya susah tadi. Eh,
  3189. 1:20:10terus pas eh sama Mas Viru juga gua udah
  3190. 1:20:12sering lihat lu sih.
  3191. 1:20:13Iya, itu memang kadang kalau keseringan
  3192. 1:20:15lihat kita nyangkanya udah follow.
  3193. 1:20:16Iya sih, heeh. Salah kalau gua.
  3194. 1:20:18Aman, aman, aman.
  3195. 1:20:19Oke, pertanyaan pertama.
  3196. 1:20:20Oke, gua dulu deh ya. Kita clockwise.
  3197. 1:20:23Bagaimana cara kita tahu bahwa kita
  3198. 1:20:25memilih Islam memang dari kesadaran
  3199. 1:20:27pribadi atau warisan dari orang tua?
  3200. 1:20:29Jika saya beragama Islam karena warisan,
  3201. 1:20:32apa yang harus saya lakukan agar memilih
  3202. 1:20:33Islam atas kesadaran pribadi?
  3203. 1:20:36Tadi dari tadi kan kita ngomong tentang
  3204. 1:20:37dosa dan turunannya. Gimana kalau agama
  3205. 1:20:40diwariskan tapi enggak diimani?
  3206. 1:20:42Oke, ciri-cirinya apa ya?
  3207. 1:20:44Gitu.
  3208. 1:20:44Oke. Eh, orang boleh masuk ke dalam
  3209. 1:20:46Islam dengan alasan apa aja, termasuk
  3210. 1:20:48punya orang tua muslim, itu boleh. Atau
  3211. 1:20:51ketika dia dengar azan bagus, dia mau
  3212. 1:20:52masuk Islam, boleh. Atau mau nikah,
  3213. 1:20:54masuk Islam, boleh. Orang boleh masuk
  3214. 1:20:56Islam dengan alasan apa saja dan itu
  3215. 1:20:57sah. Tapi dia harus bertahan dalam Islam
  3216. 1:21:00dengan satu cara aja, yaitu punya logic,
  3217. 1:21:01akal. Makanya sebenarnya cara melihat
  3218. 1:21:04bahwasanya apa kita sudah berislam benar
  3219. 1:21:05atau tidak, gampang. Bahwasanya iman itu
  3220. 1:21:08harus bisa direplikasi kapanpun,
  3221. 1:21:10dimanapun, oleh siapapun. Kalau tidak
  3222. 1:21:13bisa, maka itu bukan cara berislam yang
  3223. 1:21:15benar.
  3224. 1:21:16Mmm.
  3225. 1:21:17Nah, aku ulangin ya, bingung pasti dia.
  3226. 1:21:18Iya, benar.
  3227. 1:21:19Jadi gini ya.
  3228. 1:21:20Contoh ya.
  3229. 1:21:21Ada orang bilang gini, "Aku masuk Islam
  3230. 1:21:23karena aku mimpi ketemu Nabi Muhammad."
  3231. 1:21:25Misalnya. Itu bisa direplikasi sama
  3232. 1:21:26orang lain enggak?
  3233. 1:21:27Enggak bisa.
  3234. 1:21:27Enggak bisa. Berarti itu bukan cara
  3235. 1:21:29beriman yang benar. Itu cara beriman
  3236. 1:21:30ikut-ikutan namanya. Atau cara beriman
  3237. 1:21:32yang sangat aneh yang tidak
  3238. 1:21:32diperbolehkan Islam.
  3239. 1:21:34Minta nomor gitu.
  3240. 1:21:34Iya, kayak gitu misalnya. Atau dia
  3241. 1:21:36bilang begini misalnya, "Aku menjadi
  3242. 1:21:38seorang muslim karena tahun 2026 2026
  3243. 1:21:4220 ditambah 26 berapa? 46."
  3244. 1:21:45Iya.
  3245. 1:21:45"4 tambah 6 berapa? 10. 1 tambah 0, 1,
  3246. 1:21:48tauhid." Itu tidak bisa direplikasi.
  3247. 1:21:51Mmm.
  3248. 1:21:52Tapi kalau misalnya yang warisan itu kan
  3249. 1:21:53rada paksaan dong, Us.
  3250. 1:21:55Eh, iya, itu itu boleh masuk alasan
  3251. 1:21:57masuk tapi tidak boleh untuk menjadi
  3252. 1:21:58alasan stay di dalam Islam.
  3253. 1:22:00Iya.
  3254. 1:22:00Jadi stay itu subscribe bisa
  3255. 1:22:01direplikasi, diulangin dimanapun,
  3256. 1:22:04kapanpun, dan siapapun.
  3257. 1:22:06Contoh replikasi itu maksudnya?
  3258. 1:22:08Nah, contoh gini misalnya. Kalau
  3259. 1:22:09misalnya agama ini misalnya, mohon maaf
  3260. 1:22:10ya, ternyata kemarin gua lihat ada ada
  3261. 1:22:13orang Mongol nyembah Genghis Khan.
  3262. 1:22:15Mmm.
  3263. 1:22:16Banyak.
  3264. 1:22:16Nah, itu kan berarti enggak bisa
  3265. 1:22:17direplikasi ke orang Cina kan? Karena
  3266. 1:22:19orang Cina enggak suka Genghis Khan.
  3267. 1:22:20Iya.
  3268. 1:22:21Berarti ini bukan cara beriman yang
  3269. 1:22:22benar.
  3270. 1:22:23Mmm.
  3271. 1:22:23Enggak bisa direplikasi soalnya.
  3272. 1:22:25[tertawa]
  3273. 1:22:25Ada tingkat lainnya.
  3274. 1:22:26Betul. Berarti harus bisa direplikasi
  3275. 1:22:28kapanpun oleh siapapun dan dalam keadaan
  3276. 1:22:31apapun.
  3277. 1:22:31Maksudnya direplikasi ini apa sih?
  3278. 1:22:33Di
  3279. 1:22:33Dia eh ada contoh yang konkret enggak?
  3280. 1:22:37Oke, konkret ya.
  3281. 1:22:38Eh
  3282. 1:22:38Iya, contohnya apa?
  3283. 1:22:39Salah satu contoh yang aku jadi seorang
  3284. 1:22:40muslim karena aku berpikir aku membuat
  3285. 1:22:43perbandingan lalu terus kemudian aku
  3286. 1:22:44ngelihat agama mana yang cocok bagi aku.
  3287. 1:22:47Setelah itu aku dapat dengan penelusuran
  3288. 1:22:48akalku, aku dapat Islam adalah
  3289. 1:22:50satu-satunya. Itu bisa direplikasi atau
  3290. 1:22:52diulangi ke siapapun.
  3291. 1:22:53Oke.
  3292. 1:22:54Kayak rumus saya.
  3293. 1:22:55Dijabar gitu pas di pindahin ke orang
  3294. 1:22:56hasilnya tetap sama.
  3295. 1:22:57Siapapun yang ngitung kalau misalnya itu
  3296. 1:22:59rumusnya sama hasilnya pasti sama.
  3297. 1:23:00Oh, iya iya.
  3298. 1:23:01Nah, itu replikasi.
  3299. 1:23:02kali aku melihat agama seperti
  3300. 1:23:03matematika ya, keren banget sih.
  3301. 1:23:05Lah, lu belum pernah baca?
  3302. 1:23:06Satu buku judulnya God Must Be A
  3303. 1:23:08Mathematician.
  3304. 1:23:09Ah.
  3305. 1:23:10Karena orang belajar matematik itu
  3306. 1:23:12belajar bahwasanya matematik itu adalah
  3307. 1:23:13soalan angka, salah. Matematika itu
  3308. 1:23:15soalan logika.
  3309. 1:23:16Mmm.
  3310. 1:23:17Oh.
  3311. 1:23:18Matematika bukan soalan angka ya.
  3312. 1:23:19Wow.
  3313. 1:23:19Matematika itu soalan logika. Angka itu
  3314. 1:23:21cuma perwakilan daripada logika.
  3315. 1:23:23Oh, itu bahasanya aja ya.
  3316. 1:23:24Good point. Nah, itu dia.
  3317. 1:23:26Bahasanya harus berlogik lah ya.
  3318. 1:23:27Logik, betul.
  3319. 1:23:28Oh, iya iya iya.
  3320. 1:23:28Berarti aku eh apa namanya? Umur 7 tahun
  3321. 1:23:30masih Islam diwariskan.
  3322. 1:23:32He eh.
  3323. 1:23:33Ketika aku sadar ketika
  3324. 1:23:35eh lagi batuk bilang dibilangin sama
  3325. 1:23:36Bapak bilang, "Alhamdulillah."
  3326. 1:23:38Oh, berarti disuruh ikut aja ya.
  3327. 1:23:39Betul. Oh, ada yang menarik kalau aku
  3328. 1:23:40boleh nambahin. Jadi gini, kemarin ada
  3329. 1:23:42orang yang nanya sama aku, "Ustaz, emang
  3330. 1:23:43kita boleh nanya?" "Apapun boleh tanya."
  3331. 1:23:45Aku bilang, "Boleh, enggak ada masalah."
  3332. 1:23:47"Tapi di dalam agama kayaknya enggak
  3333. 1:23:48boleh." "Enggak boleh, tanya aja
  3334. 1:23:49semuanya." Karena di dalam Islam itu
  3335. 1:23:51justru kita disuruh nanya supaya dapat
  3336. 1:23:53sesuatu. Justru yang enggak bertanya,
  3337. 1:23:55Allah ancam dengan neraka.
  3338. 1:23:57Kalau enggak bertanya diancam?
  3339. 1:23:58Allah bilang banyak masuk neraka, satu
  3340. 1:24:00golongan orang-orang punya akal tapi
  3341. 1:24:02tidak pakai.
  3342. 1:24:04Jadi Allah bilang gini, "Kamu kan punya
  3343. 1:24:05akal, kenapa enggak kamu enggak pakai?
  3344. 1:24:06Kenapa enggak pakai untuk nanya?" Dan
  3345. 1:24:07ulama-ulama berkata, "Kunci daripada
  3346. 1:24:10sori, sesungguhnya ilmu itu tersimpan
  3347. 1:24:11dalam lemari-lemari yang memiliki kunci
  3348. 1:24:14dan kuncinya adalah [berdehem]
  3349. 1:24:14pertanyaan yang tepat."
  3350. 1:24:16Oh.
  3351. 1:24:17Kunci eh pertanyaan yang tepat akan
  3352. 1:24:18unlock ilmu yang tepat. Kita beda antara
  3353. 1:24:21nanya kenapa kita salat dengan bagaimana
  3354. 1:24:23cara salat? Itu unlock-nya beda. Kalau
  3355. 1:24:25kita nanya, gimana cara salat?
  3356. 1:24:26Unlock-nya fikih. Kalau kita nanya,
  3357. 1:24:28kenapa kita salat? Unlock-nya akidah.
  3358. 1:24:31Jadi tergantung pertanyaan.
  3359. 1:24:34Wow.
  3360. 1:24:35Oke.
  3361. 1:24:36Lanjut ke next question.
  3362. 1:24:38Heeh.
  3363. 1:24:39Kenapa banyak penceramah di Indonesia
  3364. 1:24:41yang selalu koar-koar tentang anak
  3365. 1:24:43durhaka, tapi enggak ada yang ceramah
  3366. 1:24:45tentang orang tua durhaka terhadap anak?
  3367. 1:24:48Iya, itu dia sih. Itu menurutku memang
  3368. 1:24:50enggak fair sih.
  3369. 1:24:50Iya, di Indonesia tuh ada ratusan cerita
  3370. 1:24:53rakyat dan semuanya ceritanya tentang
  3371. 1:24:55kisah anak yang durhaka. Tapi enggak ada
  3372. 1:24:57satu pun cerita rakyat yang tentang
  3373. 1:24:59orang tua yang durhaka.
  3374. 1:25:00Malin Kundang.
  3375. 1:25:00Malin Kundang dan lain-lain. Sehingga
  3376. 1:25:02seolah-olah ketika dia sudah jadi orang
  3377. 1:25:04tua dia bebas daripada itu semua.
  3378. 1:25:05Iya, kayaknya itu salah satu cara sosial
  3379. 1:25:07apa ya? Cara sosial construct gitu untuk
  3380. 1:25:10sudahlah biar anak nurut gitu.
  3381. 1:25:11Iya, iya. Aku sepakat sih.
  3382. 1:25:13Dan itu itu sebenarnya berbahaya. Karena
  3383. 1:25:14kenapa? Karena sekarang yang banyak kita
  3384. 1:25:16lihat adalah orang tua yang tidak siap
  3385. 1:25:17punya anak.
  3386. 1:25:18Ehm.
  3387. 1:25:19Bukan orang Bukan anak yang tidak siap
  3388. 1:25:21punya orang tua. Karena anak mau enggak
  3389. 1:25:23mau dia harus siap. Tapi orang tua dia
  3390. 1:25:24bisa milih untuk punya anak atau tidak
  3391. 1:25:26dan dia bisa milih untuk nyiapin atau
  3392. 1:25:28tidak. Nah, jadi sekarang menurutku sih
  3393. 1:25:29ya itu memang karena kebiasaan sih. Tapi
  3394. 1:25:31pada faktanya di dalam Islam, Rasulullah
  3395. 1:25:34sallallahu alaihi wasallam misalnya
  3396. 1:25:34ketika ngajarin kepada orang-orang, dia
  3397. 1:25:36ngasih tahu beda. Bahwasanya ketika dia
  3398. 1:25:38ngasih tahu ke ke anak, itu adalah porsi
  3399. 1:25:40anaknya. Taatlah [mendengus] sama orang
  3400. 1:25:42tua. Kamu enggak kasihan sama mereka
  3401. 1:25:43misalnya. Coba lihat mereka adalah di
  3402. 1:25:45bawah Allah dan Rasul langsung mereka.
  3403. 1:25:47Mereka adalah surga kalian dan segala
  3404. 1:25:49macam. Tapi ketika dia dididik sama
  3405. 1:25:50orang tua, dia enggak ngomong gitu. Dia
  3406. 1:25:52enggak bilang orang tua tuh adalah
  3407. 1:25:53surga. Orang tua tuh adalah masya Allah
  3408. 1:25:55birrul walidain tuh sangat bagus.
  3409. 1:25:57Enggak. Dia bilang hati-hati loh. Lu lu
  3410. 1:25:59juga bisa dapat masalah nih kalau lu
  3411. 1:26:01enggak dididik anak lu dengan benar.
  3412. 1:26:02Karena anak ini adalah amanah.
  3413. 1:26:04Ehm.
  3414. 1:26:05Jadi dalilnya beda. Sama kayak ngutang
  3415. 1:26:06sama yang diutangin. Ingat enggak?
  3416. 1:26:07Ehm.
  3417. 1:26:08Kalau orang yang ngutang, dalilnya
  3418. 1:26:09adalah cepat bayar. Tapi kalau orang
  3419. 1:26:11yang diutangin, dalilnya adalah sori,
  3420. 1:26:13yang diutangin dalilnya adalah kasih
  3421. 1:26:15tangguhnya terus-menerus. Kasih waktu
  3422. 1:26:17perpanjang. Jadi, jangan pakai dalil
  3423. 1:26:18orang. Nah, sekarang yang ngutang
  3424. 1:26:21ngomong sama yang ngutangin, "Bukannya
  3425. 1:26:23lu harusnya memperpanjang kata
  3426. 1:26:24Rasulullah?"
  3427. 1:26:26Yang ngutangin bilang, "Lu kalau enggak
  3428. 1:26:27bayar, enggak masuk surga lu. Masih
  3429. 1:26:29terkait lu di dunia."
  3430. 1:26:31Lu salah pakai dalil.
  3431. 1:26:32Nah, maka orang tua pakai dalil orang
  3432. 1:26:33tua, anak pakai dalil anak, jangan
  3433. 1:26:35dibalik.
  3434. 1:26:35Iya, kadang-kadang ini tuh sebenarnya
  3435. 1:26:37yang bikin orang tua sama anak enggak
  3436. 1:26:38ketemu, soalnya kalimatnya yang harus
  3437. 1:26:40dipakai karakter tertentu ditukar-tukar.
  3438. 1:26:42Seharusnya yang ngomong eh apa namanya?
  3439. 1:26:44Aku
  3440. 1:26:45enggak minta dilahirin, itu bukan anak
  3441. 1:26:46tapi orang tua.
  3442. 1:26:47Anak tuh enggak minta dilahirin.
  3443. 1:26:48Harusnya yang ngomong tuh orang tua.
  3444. 1:26:49Yang ngomong durhaka tuh bukan orang tua
  3445. 1:26:51tapi anak. Aku enggak mau jadi anak
  3446. 1:26:52durhaka.
  3447. 1:26:53Coba kalau semua orang tuh sesuai
  3448. 1:26:54kalimatnya masing-masing, sesuai
  3449. 1:26:56karakternya, dunia harmonis, Bro.
  3450. 1:26:58Kesimpulan yang sangat culture.
  3451. 1:27:00Dalil itu dalam Alquran. Dalil itu
  3452. 1:27:03Alquran.
  3453. 1:27:03Dalil itu Alquran.
  3454. 1:27:05Dalil itu Alquran, As-Sunnah itu dalil.
  3455. 1:27:07Berarti setiap di Alquran itu ada
  3456. 1:27:09karakternya masing-masing ya, kayak
  3457. 1:27:11misalnya jadi istri gimana, suami ini
  3458. 1:27:14Lu tahu enggak?
  3459. 1:27:15Tapi kok tipis ya Alquran?
  3460. 1:27:17Tipis?
  3461. 1:27:18Tipis.
  3462. 1:27:18Alquran segini kan?
  3463. 1:27:19Itu 500 halaman.
  3464. 1:27:21Oh.
  3465. 1:27:22Tapi enggak semua di dalam Alquran, ada
  3466. 1:27:23hadis. Contoh misalnya ada hadis yang
  3467. 1:27:257.000 hadis.
  3468. 1:27:277.000 halaman?
  3469. 1:27:287.000 hadis.
  3470. 1:27:29Oh, 7.000 hadis.
  3471. 1:27:30Ada yang hadisnya 20.000 hadis.
  3472. 1:27:3320.000 ini maksudnya?
  3473. 1:27:34Tebal kan? 20.000 hadis. Jadi, contoh
  3474. 1:27:36kayak gini misalnya ya. Sekarang banyak
  3475. 1:27:38masalah di rumah tangga gara-gara suami
  3476. 1:27:39pakai dalil istri, istri pakai dalil
  3477. 1:27:41suami.
  3478. 1:27:42Iya iya iya.
  3479. 1:27:42Memang enggak ada tulisannya untuk istri
  3480. 1:27:44untuk
  3481. 1:27:45Iya karena tapi ada kayak gitu ya, Ustaz
  3482. 1:27:46ya?
  3483. 1:27:46Dikasih kayak peruntukannya biar
  3484. 1:27:48Karena orang konteks-konteksnya enggak
  3485. 1:27:49hilang. Soalnya
  3486. 1:27:50Karena orang beragama bukan untuk
  3487. 1:27:52dirinya, tapi untuk nunjuk orang lain.
  3488. 1:27:56Sama kadang untuk menguatkan posisi dia.
  3489. 1:27:58Benar benar benar benar benar benar.
  3490. 1:27:59Otoritas dia.
  3491. 1:27:59Tapi intinya ada tulisannya.
  3492. 1:28:01Curang dia ngomong.
  3493. 1:28:02Dengar, istri itu harusnya ke suami itu
  3494. 1:28:02kayak gini.
  3495. 1:28:04Dia ngomong suami kayak gitu kan.
  3496. 1:28:05Harusnya bukan lu yang pakai dalil itu.
  3497. 1:28:07Ini tuh kayak perang temanku yang sudah
  3498. 1:28:09berumah tangga, eh istrinya ngirimin
  3499. 1:28:11reels buat suaminya.
  3500. 1:28:13[tertawa]
  3501. 1:28:13Itu suami yang ngirimin reels. Kayak
  3502. 1:28:15gitu. Lihat nih, kata Ustaz Felix nih.
  3503. 1:28:17Terus suaminya bilang, "Ini juga kata
  3504. 1:28:18Ustaz Felix nih."
  3505. 1:28:20[tertawa]
  3506. 1:28:21Cari picking yang sesuai sama
  3507. 1:28:23senjatanya. Nah, itu sebenarnya gua
  3508. 1:28:24kalau
  3509. 1:28:25ke si siapa? Ke si Dehan.
  3510. 1:28:28Heeh.
  3511. 1:28:28Saya juga ngomong ke Ruri dari awal.
  3512. 1:28:31Ini bocah, dia lahir cuma gara-gara kita
  3513. 1:28:34sange di suatu malam.
  3514. 1:28:36Lahirlah dia.
  3515. 1:28:37Heeh.
  3516. 1:28:37Jangan kasih dia
  3517. 1:28:38tanggung jawab.
  3518. 1:28:39Eh, beban tanggung jawab kayak misalnya,
  3519. 1:28:41"Nanti kalau sudah tua harus nafkahi
  3520. 1:28:42orang tuanya."
  3521. 1:28:43Itu biar dia belajar sendiri, dia yang
  3522. 1:28:45mutusin sendiri, bukan kita sebagai
  3523. 1:28:46orang tua yang
  3524. 1:28:47Iya.
  3525. 1:28:48"Kamu harus ini, harus ini." Iya.
  3526. 1:28:49Pokoknya
  3527. 1:28:50jangan minta apa-apa ke dia, tapi kalau
  3528. 1:28:51dia mau ngasih, ya sudah kita terima.
  3529. 1:28:52Tapi jangan sampai belajar dari kita,
  3530. 1:28:54karena kalau kita belajar dari dia
  3531. 1:28:55belajar dari kita, kita sudah salah
  3532. 1:28:57menggunakan dalil tadi, kita jadi pakai
  3533. 1:28:59dalil buat dia.
  3534. 1:29:00Buat memanfaatkan posisi kita.
  3535. 1:29:02Betul.
  3536. 1:29:02Iya.
  3537. 1:29:04Kadang kalau seumpama dalil yang
  3538. 1:29:05dibilang, "Eh, ingat ibumu, ibumu,
  3539. 1:29:07ibumu." Itu keren kalau yang ngomong
  3540. 1:29:08bukan ibu, tapi kalau yang ngomong ibu
  3541. 1:29:10Itu benar.
  3542. 1:29:11Kayak [tertawa] NPD banget sih, mama.
  3543. 1:29:14Itu sudah diajarin sama Rasul di masa
  3544. 1:29:16dia hidup.
  3545. 1:29:19Itu sudah diajarin Rasul di masa dia
  3546. 1:29:20hidup.
  3547. 1:29:21Jadi kayak manipulatif.
  3548. 1:29:22Iya, benar.
  3549. 1:29:23Iya, benar, benar, benar.
  3550. 1:29:24Benar, itu benar banget. Dan itu sudah
  3551. 1:29:25kita ajarkan sama anak-anak sebenarnya.
  3552. 1:29:26Iya, kok bisa ya ayat Qur'an jadi guilty
  3553. 1:29:28trip ke aku?
  3554. 1:29:30Itu jadi guilty trip dan flashlighting,
  3555. 1:29:32gaslighting.
  3556. 1:29:34Pertanyaan ketiga.
  3557. 1:29:35Ya, pertanyaan ketiga kita, eh, bacakan.
  3558. 1:29:38Apakah hukuman membenci
  3559. 1:29:40ibu sendiri? Bagaimana menghadapi
  3560. 1:29:41seorang ibu yang NPD?
  3561. 1:29:42Oh, berarti ada dua nih.
  3562. 1:29:44Yang selalu membahas hutang balas budi,
  3563. 1:29:46biaya dari bayi sampai sekolah,
  3564. 1:29:48selingkuh, selingkuh dan percaya pada
  3565. 1:29:50hal-hal yang musyrik. Oh, ini juga ada
  3566. 1:29:52pertanyaan lanjutan, dia juga selingkuh
  3567. 1:29:53dan percaya sama hal musyrik.
  3568. 1:29:56Kurang lebih, eh, nas, suka sumpah
  3569. 1:29:57serapah dan menyebut anaknya durhaka.
  3570. 1:29:59Apa boleh menjauhkan diri dengan orang
  3571. 1:30:01tua seperti itu? Apa masih ada surga di
  3572. 1:30:03telapak kaki ibu yang seperti itu?
  3573. 1:30:05Oh, sudah dijawab.
  3574. 1:30:06Iya, sudah dijawab.
  3575. 1:30:06Pernah, pernah, pernah ditanya ketika
  3576. 1:30:08kita escape offline juga.
  3577. 1:30:09Iya. Dan aku sarani pada dia lebih baik
  3578. 1:30:12eh menjauh dulu dari ibunya.
  3579. 1:30:14Hmm.
  3580. 1:30:15Karena kita enggak akan bisa nyelesaiin
  3581. 1:30:16masalah kalau kita belum bisa santai
  3582. 1:30:18dengan masalah itu.
  3583. 1:30:19Iya, iya, iya.
  3584. 1:30:20Eh dan kekuatan lu salah satunya adalah
  3585. 1:30:22santai terhadap masalah.
  3586. 1:30:23Dan aku 7 tahun tidak ketemu ibu. He eh.
  3587. 1:30:25Aku perlu 7 tahun untuk membuat ibuku
  3588. 1:30:27suka sama kucing dulu.
  3589. 1:30:28[tertawa]
  3590. 1:30:28Iya, sama lu ya.
  3591. 1:30:29Sama seperti Pak Prabowo yang memegang
  3592. 1:30:31Bobby, itu berubah total.
  3593. 1:30:33He eh.
  3594. 1:30:34Sumpah, karena kalau seumpama langsung
  3595. 1:30:36dihadapin, tak, tak.
  3596. 1:30:37He eh.
  3597. 1:30:38Berarti kesamaan lu sama kucing karena
  3598. 1:30:39sama-sama berbulu kali ya.
  3599. 1:30:41Hmm,
  3600. 1:30:41[tertawa]
  3601. 1:30:42benar.
  3602. 1:30:42He eh.
  3603. 1:30:43Kucingnya 11, Ustaz.
  3604. 1:30:4411 ya.
  3605. 1:30:44Tapi dia bilang kucing timnas. Bedanya
  3606. 1:30:46yang naturalisasi cuma satu doang kalau
  3607. 1:30:48di sana. Cuma Persia cuma satu.
  3608. 1:30:49Cuma oh cuma Persia cuma satu. Ustaz,
  3609. 1:30:51bentar lagi banyak punya anak tuh.
  3610. 1:30:53Ah, iya.
  3611. 1:30:53oren enggak?
  3612. 1:30:54Ada yang oren. Nah, mamaku lebih suka
  3613. 1:30:55yang lokal karena katanya dia bukan
  3614. 1:30:58eh kepala BUMN katanya udah.
  3615. 1:31:01Oke, jadi intinya gimana, Ustaz?
  3616. 1:31:03Maksudnya apakah boleh kita membenci ibu
  3617. 1:31:05kita yang sudah melahirkan
  3618. 1:31:06Atas alasan apapun. Enggak boleh.
  3619. 1:31:08Jadi tidak boleh membenci
  3620. 1:31:10kesal
  3621. 1:31:10Enggak boleh.
  3622. 1:31:11Waduh.
  3623. 1:31:12Jadi memang hukum ada hukumnya kalau
  3624. 1:31:13misalnya kita sebagai anak
  3625. 1:31:14bencilah perbuatannya.
  3626. 1:31:16Benci
  3627. 1:31:16Jangan orangnya.
  3628. 1:31:17Oh, gimana? Biasanya kan kita memisahkan
  3629. 1:31:19antara perbuatan sama orangnya kan yang
  3630. 1:31:21membuat orangnya.
  3631. 1:31:22Iya, gimana caranya?
  3632. 1:31:23Kasih tahu pada diri kita, orang bisa
  3633. 1:31:25berubah.
  3634. 1:31:26Oke, berarti kita harus sabar ya
  3635. 1:31:27kuncinya.
  3636. 1:31:28Tapi perbuatannya enggak bisa berubah.
  3637. 1:31:29Jadi jawabannya adalah sabar dan
  3638. 1:31:31menerima atau
  3639. 1:31:32menerima dulu bahwasanya ini adalah
  3640. 1:31:34sesuatu yang harus di selesaikan. Yang
  3641. 1:31:35kedua menjauh dulu dari masalah itu.
  3642. 1:31:37Coba cari dulu belajar cari kekuatan
  3643. 1:31:39sehingga kita bisa datang comeback
  3644. 1:31:41stronger dan nyelesaiin masalahnya.
  3645. 1:31:42Iya.
  3646. 1:31:42Ajak komunikasi.
  3647. 1:31:43Walaupun masalah berikutnya ketika dia
  3648. 1:31:45sudah berubah nih kayak mamaku
  3649. 1:31:46Betul.
  3650. 1:31:47Bingung tahu umur 29 menerima kasih
  3651. 1:31:49sayang baru menerima. Kayak mau dipeluk
  3652. 1:31:51tuh
  3653. 1:31:51Iya, agak-agak awkward.
  3654. 1:31:53Iya, sekarang aku lagi mencari
  3655. 1:31:55keluarga-keluarga harmonis yang buka
  3656. 1:31:56magang. Pengin jadi anak yang pengin
  3657. 1:31:57belajar pelukan karena enggak tahu. Cuma
  3658. 1:31:59kalau dipeluk ibu, ini dipeluk
  3659. 1:32:02Mau, mau gua mau gua kasih tahu cara
  3660. 1:32:04cara instan.
  3661. 1:32:05Gimana caranya?
  3662. 1:32:06Nikah dulu.
  3663. 1:32:07Oke, Ustaz.
  3664. 1:32:08Serius.
  3665. 1:32:08Semoga segera.
  3666. 1:32:09Heeh, nikah dulu.
  3667. 1:32:10Iya.
  3668. 1:32:10Heeh, nanti lu bisa belajar itu.
  3669. 1:32:12Ini setelah kasus kemarin aku baru
  3670. 1:32:13percaya lagi untuk kembali belajar
  3671. 1:32:15salat, baru apa-apa lagi. Makanya
  3672. 1:32:17kayaknya memperdalam dulu agamanya.
  3673. 1:32:19Iya, benar.
  3674. 1:32:20Terus comeback stronger.
  3675. 1:32:21Baru bisa dihadapi. Ayo, kita ngobrol.
  3676. 1:32:23Kamu mau ngobrol apa?
  3677. 1:32:24Kamu durhaka.
  3678. 1:32:24Oke, mungkin aku durhaka, tapi kamu
  3679. 1:32:26pernah berpikir enggak kalau kamu
  3680. 1:32:27durhaka juga?
  3681. 1:32:28Ehm, ya iya.
  3682. 1:32:29Enggak mungkin ngomong kayak gitu.
  3683. 1:32:30kita ngomong kayak gitu kan ke orang.
  3684. 1:32:31Nah, bisa kalau kita sudah benar-benar
  3685. 1:32:33bisa comeback stronger.
  3686. 1:32:34Oke, aku aku ngerti. Iya, aku bisa
  3687. 1:32:35memahami kalau kamu enggak suka sama
  3688. 1:32:37aku. Aku bisa memahami kalau kamu
  3689. 1:32:39teriak-teriak, tapi kita bisa enggak sih
  3690. 1:32:40ngobrol? Karena kalau kamu ngobrol yang
  3691. 1:32:42makin kuat suaramu, itu juga enggak buat
  3692. 1:32:43aku enggak buat aku lebih dengar kamu.
  3693. 1:32:45Jadi balik lagi ke komunikasi.
  3694. 1:32:47Iya, Ustaz. Sebelum
  3695. 1:32:49sebelum merubah pikirannya, rubah dulu
  3696. 1:32:50mood-nya.
  3697. 1:32:51Iya.
  3698. 1:32:52Jadi sebelum kita bisa mengontrol emosi
  3699. 1:32:54kita, lebih baik jangan datang dulu ya.
  3700. 1:32:56Iya.
  3701. 1:32:57Gitu, menjauh dulu enggak apa-apa
  3702. 1:32:58selama.
  3703. 1:32:59wow.
  3704. 1:32:59Tapi satu yang mau gua bilang.
  3705. 1:33:00Perempuan itu ngomong bukan untuk
  3706. 1:33:01didengerin.
  3707. 1:33:02Perempuan oh, ngomong bukan untuk
  3708. 1:33:04didengerin?
  3709. 1:33:04Bukan.
  3710. 1:33:05Terus untuk?
  3711. 1:33:06Untuk dimengerti.
  3712. 1:33:07Oh.
  3713. 1:33:08Cobalah contohnya, mereka lagi
  3714. 1:33:10ngomel-ngomel nih. Terus misalnya ya,
  3715. 1:33:11kalau lu sudah punya istri, terus lu
  3716. 1:33:13perlu diam mereka.
  3717. 1:33:14Ehm.
  3718. 1:33:15Kadang-kadang mereka cuma mau cari
  3719. 1:33:16perhatian saja sih. Eh, cuma karena
  3720. 1:33:18mereka enggak tahu, maka mereka ngomong.
  3721. 1:33:19Karena itu kan cewek yang stres, itu
  3722. 1:33:21banyak ke psikolog.
  3723. 1:33:23Karena ngomongnya sembarangan. Tapi
  3724. 1:33:24kalau cowok stres, banyak masuk penjara.
  3725. 1:33:27Karena mukul sembarangan.
  3726. 1:33:28Tapi bukan ngomong. [tertawa]
  3727. 1:33:30Setelah setelah nikah jadi bisa meluk
  3728. 1:33:32ibu jauh lebih erat, Ustaz?
  3729. 1:33:33Harusnya iya.
  3730. 1:33:35Wow.
  3731. 1:33:35Aku tahu
  3732. 1:33:36awkward-nya lu, aku tahu persis.
  3733. 1:33:38Aku kalau sama mama bilang I love you
  3734. 1:33:39saja, aku enggak belum bisa balas sampai
  3735. 1:33:41hari ini.
  3736. 1:33:42Tiap every single day, dia setelah kasus
  3737. 1:33:43ini terungkap.
  3738. 1:33:45Sampai hari ini masih minta maaf. Maaf.
  3739. 1:33:47Oh.
  3740. 1:33:48Nak, mama belum bisa jadi orang tua yang
  3741. 1:33:49baik zaman dulu, mama minta maaf tiap
  3742. 1:33:51hari sampai hari ini. Dan aku cuma kasih
  3743. 1:33:53like saja.
  3744. 1:33:54Dan ya sudah aku bilang.
  3745. 1:33:55Kasih monyet tiga saja, siap. Kayak aku.
  3746. 1:33:58Eh, yang gini nih.
  3747. 1:33:59Iya.
  3748. 1:33:59[tertawa]
  3749. 1:34:03Enggak tapi tapi kalau menurutku ya,
  3750. 1:34:05nanti eh ya lu usia berapa?
  3751. 1:34:0729.
  3752. 1:34:08Wah, buh masih muda.
  3753. 1:34:09Tapi masih ya, kok bisa jiwa keibuan
  3754. 1:34:11setelat itu diantar sama kurir gitu di
  3755. 1:34:13umur mama yang menjelang 40-an.
  3756. 1:34:16Catat kata-kataku, lu 35 lu akan berubah
  3757. 1:34:18jauh sama ibu lu.
  3758. 1:34:20Bakal apa?
  3759. 1:34:20Berubah jauh.
  3760. 1:34:21Berubah hubungannya akan lebih.
  3761. 1:34:23Heeh.
  3762. 1:34:23Lagi proses ya, Ko.
  3763. 1:34:25Iya proses.
  3764. 1:34:25Tapi kalau seumpama berkomedi aku cara
  3765. 1:34:27izinnya adalah dengan melibatkan beliau
  3766. 1:34:28mah untuk diskusi. Jadi sekali lagi
  3767. 1:34:30minta izin.
  3768. 1:34:31Ada ada satu hal yang yang menjadi satu
  3769. 1:34:32variabel yang enggak bisa diganti, time
  3770. 1:34:34will heal.
  3771. 1:34:36Time will heal.
  3772. 1:34:37Iya kasih waktu.
  3773. 1:34:38Iya.
  3774. 1:34:39Pertanyaan terakhir pertanyaan terakhir.
  3775. 1:34:41Oke.
  3776. 1:34:41Siap terakhir terakhir terakhir.
  3777. 1:34:42Selama ini belum gagal nih.
  3778. 1:34:43Iya.
  3779. 1:34:44Wow wow wow.
  3780. 1:34:45Woi, masih terjawab ya.
  3781. 1:34:48Apakah dosa orang tua bisa ditanggung
  3782. 1:34:50anaknya? Eh tadi kita udah jawab ya, eh
  3783. 1:34:53dosa orang tua orang tua, dosa anak dosa
  3784. 1:34:55anak.
  3785. 1:34:55Eh apakah di akhirat nanti anak bisa
  3786. 1:34:58menggantikan orang tuanya saat dimintai
  3787. 1:35:00pertanggungjawaban
  3788. 1:35:01atas semasa hidup mereka.
  3789. 1:35:03Mereka sudah terlalu banyak stand man
  3790. 1:35:04menanggung beban bisa saya menggantikan
  3791. 1:35:06mereka diadili nanti. Jawabannya adalah
  3792. 1:35:08nanti di hari akhirat kita udah sibuk
  3793. 1:35:09dengan urusan kita masing-masing.
  3794. 1:35:11Benar.
  3795. 1:35:11Bahkan dikatakan sama Allah di dalam
  3796. 1:35:13Alquran, ketika kita ngelihat ibu kita
  3797. 1:35:14kita yang lari.
  3798. 1:35:16Ketika apa?
  3799. 1:35:17Kita ngelihat ibu kita kita yang lari.
  3800. 1:35:18Karena kita enggak mau dimintai
  3801. 1:35:20pertanggungjawaban ibu kita atas mungkin
  3802. 1:35:22kebandelan kita dan segala macam. Dan
  3803. 1:35:24ibu kita ketika ngelihat kita dia juga
  3804. 1:35:25lari. Karena dia enggak [berdehem] mau
  3805. 1:35:27diminta untuk kenapa anaknya itu buat
  3806. 1:35:29salah gini-gini, mungkin ada salah kamu.
  3807. 1:35:31Jadi itu di dalam Alquran dikatakan
  3808. 1:35:32bahwasanya mereka saling berpencar.
  3809. 1:35:34Mereka saling berpencar dan ngurus
  3810. 1:35:35urusan masing-masing. Saking sibuknya
  3811. 1:35:37dia enggak bakal bisa mikirin gini lagi.
  3812. 1:35:39Tapi ini enggak salah, kenapa? Karena
  3813. 1:35:40pikirinlah di dunia ketika kamu masih
  3814. 1:35:42belum masuk di akhirat. Karena di
  3815. 1:35:44akhirat enggak sempat lagi.
  3816. 1:35:45Tapi secara konsep Islam berarti dosa
  3817. 1:35:47atau pahala lintas
  3818. 1:35:48Heeh.
  3819. 1:35:49relationship itu doesn't exist. Jadi
  3820. 1:35:51setiap orang for its own.
  3821. 1:35:52Doesn't exist, tapi
  3822. 1:35:54pahala lintas generasi bisa eksis.
  3823. 1:35:57Oh, oke.
  3824. 1:35:57Walaupun dosa juga bisa eksis, tapi
  3825. 1:35:59dalam bukan dalam bentuk transfer
  3826. 1:36:00ataupun apa ya. Jadi, gini, di dalam
  3827. 1:36:02Islam ada namanya dosa jariyah, ada
  3828. 1:36:03namanya pahala jariyah.
  3829. 1:36:04Iya.
  3830. 1:36:05Nah, kalau dosa jariyah adalah kalau
  3831. 1:36:06misalnya ibu kita nyontohin sesuatu yang
  3832. 1:36:08jahat, kita ulangin terus-menerus,
  3833. 1:36:09misalnya itu jadi dosa dia juga.
  3834. 1:36:11Mmm.
  3835. 1:36:11Bukan karena dosanya ini, bukan dosa
  3836. 1:36:13perbuatan dosanya, tapi karena nyontohin
  3837. 1:36:14yang jahat.
  3838. 1:36:15Iya.
  3839. 1:36:15Mmm.
  3840. 1:36:16Sama kayak kebaikan. Kalau ibu kita,
  3841. 1:36:17contoh misalnya, ibunya bilang, "Nak,
  3842. 1:36:19aku minta maaf."
  3843. 1:36:20Iya.
  3844. 1:36:20Terus kemudian
  3845. 1:36:22lu nanti gitu sama anak-anak lu, karena
  3846. 1:36:23tahu ibu lu begitu. Itu ibunya dapat
  3847. 1:36:25pahala terus.
  3848. 1:36:27Itu namanya pahala jariyah. Jadi, kita
  3849. 1:36:29enggak bisa bantu dia di hari kiamat,
  3850. 1:36:30bantu dia sekarang.
  3851. 1:36:32Mmm.
  3852. 1:36:33Jadi, jangan pas hari kiamat, sekarang
  3853. 1:36:34nih bantu dia nih, karena lihat lu di
  3854. 1:36:35hari kiamat lu udah enggak bisa apa-apa
  3855. 1:36:37lagi.
  3856. 1:36:37Soalnya ada Dajjal itu ya.
  3857. 1:36:38Bukan.
  3858. 1:36:39Bukan, [tertawa] bukan.
  3859. 1:36:40Bukan.
  3860. 1:36:41Udah, di di hari kiamat kan kita dihisap
  3861. 1:36:43tuh, yang dihitung amal ibadahnya.
  3862. 1:36:45Iya.
  3863. 1:36:45Itu
  3864. 1:36:47itu orang-orang itu udah enggak ada yang
  3865. 1:36:49mikirin, "Eh, ibuku gimana ya, bapakku
  3866. 1:36:51gimana?" Semua mikirin diri sendiri
  3867. 1:36:53semua.
  3868. 1:36:54Nah, kalau mau mikirin sekarang.
  3869. 1:36:55Iya.
  3870. 1:36:55Nah, jadi ini
  3871. 1:36:56sih.
  3872. 1:36:56Eh, jadi ketika misalnya nanggung beban
  3873. 1:36:59mereka gimana? Ya, lu sekarang, sekarang
  3874. 1:37:01lu masih hidup, lu berbuat sesuatu bagi
  3875. 1:37:02mereka. Doain mereka, sedekah atas nama
  3876. 1:37:04mereka, jadi anak baik, salat, doain
  3877. 1:37:07mereka. Lu semua, mereka akan dapat
  3878. 1:37:09seluruh bagian daripada perbuatan baik
  3879. 1:37:11itu.
  3880. 1:37:11Sedekah atas nama mereka, berarti bisa
  3881. 1:37:13diwakili pahala.
  3882. 1:37:14Bisa.
  3883. 1:37:15Oh, pahala bisa diwakili.
  3884. 1:37:16Dapat dosa jahirnya dan pahala pahala
  3885. 1:37:17tadi ya. Kayak sembelih kambing, sapi.
  3886. 1:37:20Iya.
  3887. 1:37:20Tapi ini atas nama bapak saya.
  3888. 1:37:21Iya.
  3889. 1:37:22Lu salat aja, dapat kok pahala ke bapak
  3890. 1:37:25ibu lu.
  3891. 1:37:26Kalau mencuri atas nama anak saya.
  3892. 1:37:27Apa?
  3893. 1:37:28Kalau gue nyolong tapi atas nama orang
  3894. 1:37:29tua.
  3895. 1:37:31[tertawa]
  3896. 1:37:31Enggak mungkin.
  3897. 1:37:32Rese lu, salah.
  3898. 1:37:34Bisa.
  3899. 1:37:35Aku enggak kepikiran pertanyaan ini.
  3900. 1:37:38[tertawa]
  3901. 1:37:40Enggak, soalnya kalau dia bilang kepala
  3902. 1:37:41gua, konsepnya ini lebih ke pahala dan
  3903. 1:37:43dosa yang
  3904. 1:37:44mempengaruhi lintas
  3905. 1:37:46Iya.
  3906. 1:37:46gitu.
  3907. 1:37:47Betul. Jadi, intinya pada contoh sih.
  3908. 1:37:49Artinya contoh ya, kalau ada orang yang
  3909. 1:37:51mencontohkan sesuatu kecurangan, siapa
  3910. 1:37:52pun yang ngikutin dia, itu dia dapat eh
  3911. 1:37:55dosa daripada kecurangan tersebut.
  3912. 1:37:56Ehm.
  3913. 1:37:58Andaikan misalnya dia berbuat sesuatu
  3914. 1:37:59yang merugikan orang banyak, termasuk
  3915. 1:38:00tadi, ya dia akan mencontohkan dosa
  3916. 1:38:02jarinya itu ngalir terus tuh ke dia tuh.
  3917. 1:38:04Ehm.
  3918. 1:38:04Makanya kan eh orang bilang kan enggak
  3919. 1:38:06beruntung banget tuh Firaun tuh
  3920. 1:38:07nyontohin sesuatu yang buruk tuh
  3921. 1:38:09diikutin sama orang-orang tuh dapat
  3922. 1:38:10semua tuh dia tuh.
  3923. 1:38:12Nah, jadi itu orang tua jadi sekarang
  3924. 1:38:13hampir berbuat ya, mumpung masih ada.
  3925. 1:38:15Nih.
  3926. 1:38:16Lah, lah, kok enggak bisa enggak bisa
  3927. 1:38:18terbang dia.
  3928. 1:38:19Oh, sekarang.
  3929. 1:38:20Karena kalau kata Veran, kiamat sudah
  3930. 1:38:22dekat, sudah tahu tanggal pastinya lah
  3931. 1:38:23kan.
  3932. 1:38:24Berarti dosa itu tidak bisa ditanggung,
  3933. 1:38:26tapi pahala itu bisa kita kasihkan.
  3934. 1:38:28dosa itu bukan dosanya yang ditanggung,
  3935. 1:38:30tapi lebih kepada apa kontribusi kita
  3936. 1:38:32sehingga ada orang berbuat dosa.
  3937. 1:38:34Oh, kontribusi kita. Selama kalau
  3938. 1:38:36misalnya kita enggak ngapa-ngapain ya
  3939. 1:38:37kita dosa juga.
  3940. 1:38:38Eh contoh gini, kalau ibu kita misalnya
  3941. 1:38:40ya, ibu kita melakukan dosa ya, eh tanpa
  3942. 1:38:42ada kontribusi kita di situ, ya sudah
  3943. 1:38:44dosa sih. Dia dosa dia, dosa kita dosa
  3944. 1:38:46kita.
  3945. 1:38:46Contohnya kayak tadi, ibunya pelayan
  3946. 1:38:47misalnya, itu dia enggak dapat dosanya.
  3947. 1:38:49Oke.
  3948. 1:38:49Iya.
  3949. 1:38:50Yang dosa bersama apa?
  3950. 1:38:51Nah, dosa bersama kalau ibunya jadi
  3951. 1:38:53pelayan, anaknya jadi pelayan juga.
  3952. 1:38:55Gara-gara ngelihat ibunya, oh ternyata
  3953. 1:38:57bisa, kenapa aku enggak bisa.
  3954. 1:38:58Walaupun ibunya enggak nyuruh, cuma
  3955. 1:38:59nyontohin doang.
  3956. 1:39:01Tapi, kalau sekarang nih kasusnya nih,
  3957. 1:39:03ibunya misalnya sudah tobat, anaknya
  3958. 1:39:05terus kemudian salat, ibunya ikut salat,
  3959. 1:39:07dia dapat pahalanya.
  3960. 1:39:09Ehm. Di sini konteksnya anaknya tuh
  3961. 1:39:11pengin bertanggung jawab atas dosa
  3962. 1:39:12ibunya kayaknya.
  3963. 1:39:13Nah, kalau ibunya sudah enggak ada, dia
  3964. 1:39:15tidak bisa bertanggung jawab atas dosa
  3965. 1:39:16ibunya, tapi dia bisa ngirim pahala buat
  3966. 1:39:19ibunya.
  3967. 1:39:20Oh, iya yang aku kemarin bahas, pahala
  3968. 1:39:22itu kan bisa nyelamatin orang dari
  3969. 1:39:23neraka.
  3970. 1:39:24"Ya Allah, dosa ibu kasih aja ke aku."
  3971. 1:39:26Dia yaumil kiamat nanti, lu akan sibuk
  3972. 1:39:28dengan dosa lu sendiri gitu.
  3973. 1:39:29Oh, jadi nanti pahalanya bakal tetap
  3974. 1:39:30dihitung lebih banyakan mana sama
  3975. 1:39:32dosanya atau dikurangin?
  3976. 1:39:34Kemarin gua lumayan kaget juga, ternyata
  3977. 1:39:35dari neraka bisa pindah ke surga kalau
  3978. 1:39:37Benar. Ini.
  3979. 1:39:38Pahalanya transfer, ditransfer.
  3980. 1:39:40Contohnya misalnya ya, mbanking, lu
  3981. 1:39:42punya dosa misalnya, ibu lu punya dosa
  3982. 1:39:44ya, sudah melakukan banyak dosa seumur
  3983. 1:39:46hidup dia, tapi ketika dia sudah
  3984. 1:39:47bertobat, ini insya Allah dia sudah
  3985. 1:39:48dihilangin sama Allah.
  3986. 1:39:49Oh, aku mulai dapat konspirasinya kenapa
  3987. 1:39:51di tempat prostitusi itu banyak sekali
  3988. 1:39:54ibu-ibu yang pengen anaknya masuk
  3989. 1:39:55pesantren.
  3990. 1:39:56Kenapa?
  3991. 1:39:56Soalnya
  3992. 1:39:57Supaya bisa mendoakan.
  3993. 1:39:59Teman tetanggaku pada masuk pesantren
  3994. 1:40:00semua.
  3995. 1:40:01Iya, iya.
  3996. 1:40:02Berarti mereka tahu konsep itu cuma
  3997. 1:40:04penerapannya tapi oportunis saja.
  3998. 1:40:07Semua di sini jadi terjawab Ustaz,
  3999. 1:40:08sumpah terima kasih.
  4000. 1:40:10Itu tanggung jawab lu.
  4001. 1:40:11Wow.
  4002. 1:40:12Mungkin ada saatnya nanti di mana lu
  4003. 1:40:13harus berdakwah di situ.
  4004. 1:40:14Oh.
  4005. 1:40:15Karena lu sudah tahu ini.
  4006. 1:40:16Karena lu tahu celahnya jadi ya.
  4007. 1:40:17Lu lu tahu innernya mereka.
  4008. 1:40:19Iya, iya, iya.
  4009. 1:40:19Lu harus kasih tahu mereka aku tahu di
  4010. 1:40:21dalam hati kalian ada ada kebaikan.
  4011. 1:40:23Aku punya gini gini gini sebagai pro
  4012. 1:40:26gitu kan, lu bisa bilang gitu.
  4013. 1:40:28Aku di sana dipanggilnya King Ustaz,
  4014. 1:40:29sumpah.
  4015. 1:40:29Tuh kan, kayak datang ke sana kayak
  4016. 1:40:31Black Panther demi Allah, cuman pas
  4017. 1:40:33datang ke sana orang-orangnya juga
  4018. 1:40:35sebelum aku mau berceramah
  4019. 1:40:37aku kan belum banyak tahu agama, baru
  4020. 1:40:38belajar lagi.
  4021. 1:40:40Jidat-jidat di sana jauh lebih hitam
  4022. 1:40:41daripada aku Ustaz, jauh lebih banyak
  4023. 1:40:43yang berubah.
  4024. 1:40:44Karena ketika ekonomi sulit untuk mereka
  4025. 1:40:47gapai akhirnya
  4026. 1:40:49yang paling penting akhirat gitu
  4027. 1:40:50akhirnya.
  4028. 1:40:51Jadi banyak yang seperti itu. Memang aku
  4029. 1:40:52setuju dengan Fuad sih, pemerintah nih
  4030. 1:40:54sebenarnya problemnya di sini.
  4031. 1:40:56Soalnya sih apa ya, aduh.
  4032. 1:40:58Itu banyak banget orang yang bisa
  4033. 1:40:59ditolong kalau komunitas kita itu benar.
  4034. 1:41:01Iya.
  4035. 1:41:02Benar.
  4036. 1:41:02Heeh.
  4037. 1:41:03Ya sudahlah, sebelum bendera ini kita
  4038. 1:41:05angkat, saya tahu pembicaraan arah
  4039. 1:41:07pembicaraan [tertawa] ini.
  4040. 1:41:10Kita mulai pertama.
  4041. 1:41:12Thank you dulu dong, gila ceritanya,
  4042. 1:41:14thank you banget.
  4043. 1:41:15Aku serius pengen banget untuk ngobrol
  4044. 1:41:17lagi sama lu sebenarnya.
  4045. 1:41:18Serius deh.
  4046. 1:41:19Semoga bisa ngobrol lagi.
  4047. 1:41:20Sangat menginspirasi loh.
  4048. 1:41:21Ya kalau eh kalau lu mau main-main ke
  4049. 1:41:22sini main-main saja.
  4050. 1:41:24Ngobrol-ngobrol segala macam, kayaknya
  4051. 1:41:25lu perlu banyak bekal untuk bisa dakwah
  4052. 1:41:27ke sana gitu.
  4053. 1:41:29Foto.
  4054. 1:41:30Suka banget ya ngobrol sama Ustaz,
  4055. 1:41:31banyak banget yang kejawab di kepalaku
  4056. 1:41:32yang kayak bahkan tadi [berdehem] juga
  4057. 1:41:34pertanyaanmu ngebantu aku, oh iya ayahku
  4058. 1:41:35ya.
  4059. 1:41:36Iya.
  4060. 1:41:37[tertawa]
  4061. 1:41:37Asik.
  4062. 1:41:37Asik banget dalam buku.
  4063. 1:41:38Banget banget mukanya.
  4064. 1:41:40Soalnya kalau enggak di
  4065. 1:41:42Kalau enggak dicecer kayak gitu enggak
  4066. 1:41:43mungkin ketemu memori
  4067. 1:41:45bulan tadi.
  4068. 1:41:46Heeh.
  4069. 1:41:47Oh, wow.
  4070. 1:41:48Gila loh Verrel ngebuka core memory loh.
  4071. 1:41:50Ini salah satu percakapan yang aku
  4072. 1:41:52sangat senangi dan syukuri karena aku
  4073. 1:41:54yakin pasti banyak bantu orang lain.
  4074. 1:41:56Iya.
  4075. 1:41:56Masya Allah.
  4076. 1:41:57Oke, terima kasih Mas Eki atas
  4077. 1:41:59dakwahnya.
  4078. 1:42:01Jangan lupa untuk beli bukunya bergurau.
  4079. 1:42:04Kenapa A nya dikurung?
  4080. 1:42:06Karena bisa dibaca bisa enggak.
  4081. 1:42:07Iya, bisa bergurau bisa berguru jadinya.
  4082. 1:42:10Oh, keren keren.
  4083. 1:42:11Bergurau.
  4084. 1:42:11Bergurau.
  4085. 1:42:12Boleh jelasin dari tadi.
  4086. 1:42:14Dari di ruang sana loh sudah diomongin.
  4087. 1:42:16[tertawa]
  4088. 1:42:17Iya ya.
  4089. 1:42:17Berguru atau bergurau dari luka.
  4090. 1:42:20Gua emosi gua.
  4091. 1:42:22Kenapa?
  4092. 1:42:23[tertawa]
  4093. 1:42:24Dia enggak percuma kita emosi ke dia dia
  4094. 1:42:26juga enggak ngerti reasonnya kenapa.
  4095. 1:42:28Di buk ini ceritanya tentang kisah
  4096. 1:42:30hidupnya Mas Eki yang mungkin kita bisa
  4097. 1:42:32belajar ya. Ada tips and trik
  4098. 1:42:34nya enggak di sini?
  4099. 1:42:35Banyak eh bukan secara wah itu kan emang
  4100. 1:42:39kalau orang dibentak suka belibet
  4101. 1:42:40teman-teman.
  4102. 1:42:41Sekarang sudah
  4103. 1:42:42Nah, jadi gini.
  4104. 1:42:44Ini di sini banyak banget cerita-cerita
  4105. 1:42:46tentang eh keluarga disfungsi yang
  4106. 1:42:48berusaha untuk menjadi tetap keluarga.
  4107. 1:42:51Oh.
  4108. 1:42:51Jadi akan ada mungkin tips and trik
  4109. 1:42:53secara implisit yang teman-teman bisa
  4110. 1:42:55baca. Ada lebih banyaknya sih lebih plot
  4111. 1:42:57sih lebih cerita tentang bagaimana
  4112. 1:43:00harapan itu masih ada buat
  4113. 1:43:01Heeh.
  4114. 1:43:02menjadi mangkuk yang pecah di satu kali
  4115. 1:43:05terus dikasih emas itu.
  4116. 1:43:07Jadi belajarnya dari ceritanya bukan
  4117. 1:43:09tips and trik.
  4118. 1:43:09Iya, satu dua
  4119. 1:43:10Enggak betul betul
  4120. 1:43:11[tertawa]
  4121. 1:43:12enggak ada itu enggak ada.
  4122. 1:43:13Iya.
  4123. 1:43:14Iya. Dan tidak menafikan juga di buku
  4124. 1:43:17ini sebenarnya lebih banyak ngomongin
  4125. 1:43:18tentang tektokan aku sama psikolog aku,
  4126. 1:43:20psikolog.
  4127. 1:43:20Oh.
  4128. 1:43:21Psikolog aku terus-terusan jadinya
  4129. 1:43:22Yang tadi nyerah itu.
  4130. 1:43:23Iya.
  4131. 1:43:24[tertawa]
  4132. 1:43:24Gua dong, kalau nyerah enggak mungkin
  4133. 1:43:25jadi buku.
  4134. 1:43:27Udah bercanda.
  4135. 1:43:28Eh, sama Bu Fanny. Ini Ini tentang aku
  4136. 1:43:30sama Bu Fanny yang tiap hari nge-unlock
  4137. 1:43:32eh satu-satu traumaku sehingga akhirnya
  4138. 1:43:34diceritakan dengan dengan ya aku sebagai
  4139. 1:43:37seorang stand up comedian yang bagaimana
  4140. 1:43:39komedi itu bisa membantuku untuk membuka
  4141. 1:43:41traumanya tanpa mengkerdilkan si
  4142. 1:43:44traumanya.
  4143. 1:43:45Eh tapi penasaran, kamu waktu ke
  4144. 1:43:46psikolog itu siapa yang
  4145. 1:43:53[tertawa]
  4146. 1:43:54Oke, pertama Mas Eki mau dong kita kan
  4147. 1:43:56Escape Offline bakal ada di Makassar.
  4148. 1:43:59Wow.
  4149. 1:43:59Mau ngajak
  4150. 1:44:00Lu mau balik lagi ke sana?
  4151. 1:44:01Dia ada bahasa Makassar.
  4152. 1:44:03Bisa enggak bahasa Makassar?
  4153. 1:44:04Ajak anak-anak Makassar
  4154. 1:44:06Mangkanya bahasa Makassar [tertawa] iya
  4155. 1:44:07untuk ikut live podcast di tanggal 3 Mei
  4156. 1:44:09di Balai Manunggal.
  4157. 1:44:11Wih, kosong juga itu saya. Wih.
  4158. 1:44:14[tertawa]
  4159. 1:44:14Eh [berdehem] jangan lupa teman-teman
  4160. 1:44:15buat
  4161. 1:44:16semua
  4162. 1:44:17saudara-saudara dari Makassar ini jangan
  4163. 1:44:19lupa datang di acara Escape Live Podcast
  4164. 1:44:23tanggal 3 Mei di Balai Manunggal
  4165. 1:44:25tentunya karena ada mereka semua di sini
  4166. 1:44:27yang pasti bakal
  4167. 1:44:28Daftar kok dong.
  4168. 1:44:29Daftar Micky.
  4169. 1:44:30Daftar Micky.
  4170. 1:44:31[tertawa]
  4171. 1:44:32Oke, jangan lupa follow IG-nya @
  4172. 1:44:36@.escape dan kalian bisa kasih
  4173. 1:44:37pertanyaan di link bio-nya.
  4174. 1:44:39Oke.
  4175. 1:44:40Oke.
  4176. 1:44:41guys. [bernyanyi]
  4177. 1:44:42Aduh, luar biasa banget.
  4178. 1:44:44Gila.
  4179. 1:44:44Gila.
  4180. 1:44:48[musik]

About this transcript

This page contains the full transcript of DERITA ANAK DURHAKA, ORANG TUA DZOLIM ?! - Escape Eps 3 (ft Eky Priyagung, Felix Siauw, Koi, Verren) by Raymond Chin, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 18,357 words across 4,180 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.