Cerita Perjuangan Hidupmu Ada Di Tangan Tuhan | Plot Twist Series | Feast Jakarta Barat — Transcript
Full transcript
- 0:00Shalom fans.
- 0:03Welcome to the feast, the happiest place
- 0:06on earth. Kenalin nama saya James. Saya
- 0:10Oh, I terima kasih. Saya mau menyapa
- 0:13teman-teman yang baru pertama kali hadir
- 0:15di F hari ini. Ada lambaikan tanganmu.
- 0:19Hai. Hai. Halo.
- 0:22Mari kita sambut mereka. Kita katakan,
- 0:24"Welcome to the feast. Welcome to the
- 0:27family.
- 0:32Iya, Teman-teman. Talk hari ini itu
- 0:34merupakan talk yang terakhir di seluruh
- 0:36rangkaian plot twist. Dan ketika saya
- 0:39menyiapkan talk ini, saya tersadar, wow,
- 0:42ternyata temanya itu film banget ya.
- 0:44Judul besarnya kan plot twist. Ternyata
- 0:46plot twist itu salah satu istilah dalam
- 0:49dunia perfilman, ya. Dan judul talk kita
- 0:51hari ini to Be Continued itu juga salah
- 0:54satu istilah di dunia film. Makanya saya
- 0:56excited banget karena salah satu hobi
- 0:59saya adalah nonton film. Ada enggak di
- 1:01sini yang juga hobinya nonton film?
- 1:05Ada ya? Ada enggak yang seumur hidupnya
- 1:09enggak pernah nonton film sama sekali?
- 1:12MD,
- 1:15ada yang enggak tahu apa itu film
- 1:18enggak ya? Aman ya. Soalnya gini,
- 1:20Teman-teman. Sepanjang talk ini aku akan
- 1:23banyak menggunakan ilustrasi yang
- 1:24berhubungan dengan film, ya. Oke,
- 1:27sebelum kita continue, yuk kita mau
- 1:29sama-sama doakan doa favorit kita dalam
- 1:32nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
- 1:35Today I receive all of God's love for
- 1:38me. Today I open myself unbounded
- 1:42limitless overflowing abundance of God's
- 1:45universe. Today I open myself to God's
- 1:48blessing, [musik] healing and miracles.
- 1:50Today I open myself to God's word so
- 1:53that I become more like Jesus every day.
- 1:56Today I proclaim that I'm God's beloved.
- 1:59[musik] I'm God's servant. I'm God's
- 2:02powerful champion. And because I'm
- 2:04blessed, I'm blessing the world in Jesus
- 2:07name. Amen.
- 2:12Word is a lemon to my [musik] feet and
- 2:18[bernyanyi]
- 2:19unto
- 2:21my.
- 2:25Oke,
- 2:28ayat pembuka kita diambil dari Filipi 3
- 2:312021.
- 2:33Mari kita baca ya. Karena kewargaan kita
- 2:36adalah di dalam surga dan dari situ juga
- 2:39kita menantikan Tuhan Yesus Kristus
- 2:41sebagai Juru Selamat yang akan mengubah
- 2:43tubuh kita yang hina ini sehingga serupa
- 2:46dengan tubuh-Nya yang mulia menurut
- 2:48kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala
- 2:51sesuatu kepada dirinya. Teman-teman, di
- 2:55ayat ini ee Rasul
- 2:57Paulus ingin menggambarkan sesuatu yang
- 3:00kontras. Ya, kalau kita baca di yang
- 3:03saya highlight ya, kalau kita baca di
- 3:05kalimat yang pertama itu kewargaan kita
- 3:07adalah di dalam surga. Artinya identitas
- 3:09kita adalah anak-anak Allah. Kita ini
- 3:12warga surga. Kita warga kerajaan Allah.
- 3:15Amin. Ya. Nah, di kalimat yang kedua
- 3:17dikatakan kita menantikan Tuhan Yesus
- 3:19Kristus sebagai Juru Selamat. Ya, jadi
- 3:22ada sesuatu yang [musik]
- 3:24kontras, sesuatu yang bertolak belakang.
- 3:26Kita ini warga kerajaan surga, tapi kita
- 3:30masih tinggal di dunia. Ya, artinya apa?
- 3:34Artinya kita ini sebetulnya sudah punya
- 3:37paspornya surga. Kita warga surga, tapi
- 3:40kenyataannya belum. Kita masih harus
- 3:42tinggal di dunia.
- 3:44Malah kita harus tinggal di dunia yang
- 3:46sedang rusak ini. Kita harus tinggal di
- 3:49dunia yang sedang broken ini.
- 3:51Pertanyaannya adalah bagaimana caranya
- 3:54kita bisa bertahan di dunia yang rusak
- 3:56ini, [musik] di dunia yang broken ini?
- 3:58Apakah kita masih bisa punya pengharapan
- 4:00meskipun kita tinggal di dunia yang
- 4:03broken ini? Itu yang akan kita renungkan
- 4:05malam hari ini, Teman-teman. Dan sebelum
- 4:07kita masuk lebih dalam lagi, mari kita
- 4:09siapkan hati kita. Kita mau sama-sama
- 4:12berdoa.
- 4:14Ya Bapa yang baik,
- 4:16inilah kami yang datang pada-Mu [musik]
- 4:18ya Tuhan.
- 4:20Kami punya cerita hidup kami yang
- 4:21berbeda-beda.
- 4:23Wahai Roh Kudus,
- 4:26kami percaya Engkau yang akan menguatkan
- 4:28iman kami [musik] dan Engkau juga yang
- 4:30akan memenuhi kami dengan
- 4:32pengharapan-pengharapan
- 4:33yang baru. Dalam nama Tuhan Yesus kita
- 4:36telah berdoa sebab Dialah Tuhan dan
- 4:38pengantara kami. Mari kita katakan
- 4:40sekali lagi.
- 4:48[musik]
- 4:51[bernyanyi]
- 4:54[musik]
- 4:57Silakan duduk, Teman-teman.
- 5:00Lihat kanan kirimu. Tatap matanya.
- 5:04Katakan,
- 5:06"Jangan pulang dulu. masih to be
- 5:08continued.
- 5:10Katakan, Pak. [tertawa] Oh, I ya. Enggak
- 5:11apa-apa. Anaknya sendiri ya. Ya. Emm,
- 5:16Teman-teman, kita akan belajar dari tiga
- 5:18kebenaran hari ini, ya. Kebenaran yang
- 5:21pertama yaitu
- 5:24the kingdom has begun. Kita akan baca
- 5:29bacaannya
- 5:31dari Lukas 4:18 sampai 19.
- 5:36Roh Tuhan ada padaku. Oleh sebab itu, Ia
- 5:38telah mengurapi aku untuk menyampaikan
- 5:41kabar baik kepada orang-orang miskin dan
- 5:43Ia telah mengutus aku untuk memberikan
- 5:46pembebasan kepada orang-orang tawanan
- 5:48dari penglihatan bagi orang dan
- 5:50penglihatan bagi orang-orang buta untuk
- 5:53membebaskan orang-orang yang tertindas
- 5:55dan untuk memberitakan tahun rahmat
- 5:57Tuhan telah datang.
- 6:00Ayat ini, Teman-teman, ingin
- 6:01menggambarkan atau menceritakan di mana
- 6:03Tuhan Yesus pertama kali berdiri di
- 6:05depan umum menyatakan apa yang menjadi
- 6:08misinya dia datang ke dunia. Apa yang
- 6:10menjadi alasan Tuhan Yesus datang ke
- 6:13dunia. Ya, dan kalau boleh aku singkat,
- 6:16alasan Tuhan Yesus datang ke dunia yaitu
- 6:19untuk membawa kabar baik, untuk
- 6:21menyembuhkan, untuk memulihkan, untuk
- 6:25membebaskan. Wah, sempurna ya. saking
- 6:28sempurnanya sampai menimbulkan
- 6:30pertanyaan buat kita semua. Kalau memang
- 6:34Tuhan Yesus datang membawa semua yang
- 6:37dia sebutkan di ayat ini, kenapa kok ini
- 6:41masih banyak orang sakit? Kenapa kok di
- 6:44dunia ini masih banyak penderitaan?
- 6:47Kenapa kok masih perang sampai sekarang?
- 6:49Kenapa kok banyak orang yang bilang
- 6:51dunia ini makin lama makin rusak?
- 6:55Puji Tuhan, Teman-teman. Kita semua
- 6:57berada di dalam Gereja Katolik yang
- 7:00sudah punya jawaban ini sudah dari sejak
- 7:02lama. Iman Katolik mengajarkan bahwa
- 7:06ketika Tuhan Yesus datang ke dunia,
- 7:08kerajaan Allah memang sudah benar-benar
- 7:10ada, tapi belum mencapai kepenuhannya.
- 7:14Dan kepenuhannya itu nanti akan
- 7:16dinyatakan dengan sempurna ketika Tuhan
- 7:18Yesus datang untuk yang kedua kalinya.
- 7:21Itulah kenapa kita juga mengenal sebuah
- 7:23konsep yang dinamakan
- 7:26already but not yet. Sudah tapi belum.
- 7:32Ya, kerajaan Allah sudah hadir tapi
- 7:34belum mencapai kepenuhannya.
- 7:37Karya keselamatan Tuhan sudah dimulai
- 7:40tapi belum tuntas, belum 100%. Tuhan
- 7:44Yesus sudah memulihkan dunia ini, tapi
- 7:46belum selesai memulihkannya. ya. Nah,
- 7:50ketika kita sudah tahu kebenaran ini,
- 7:53masih aja ada yang berpikir, "Ya udah,
- 7:56Bro, kalau gitu ngapain gua capek-capek
- 7:58hidup benar? Ya, mendingan gua tunggu
- 8:00aja Tuhan Yesus untuk datang yang kedua
- 8:02kalinya. Toh dunia ini udah rusak dan
- 8:05akan terus rusak sampai ketika nanti
- 8:07Tuhan Yesus datang kedua kalinya." Jadi,
- 8:09gua nunggu Tuhan Yesus datang aja,
- 8:12Teman-teman. Bukan [berdehem] itu maksud
- 8:14Tuhan. Maksud Tuhan Yesus adalah
- 8:20justru dia memanggil kita, mengutus kita
- 8:22untuk hidup di dunia yang rusak ini
- 8:24untuk menjadi bagian dari karya
- 8:26keselamatannya. Tuhan Yesus datang ke
- 8:29dunia ini. Jadi dia bilang apa? Dia
- 8:31enggak bilang saya datang ke dunia ini
- 8:33dan membiarkan dunia ini rusak. Enggak.
- 8:35Tuhan Yesus datang ke dunia ini, dia
- 8:37sudah memulai pemulihannya dan nanti
- 8:40akan akan terjadi kepenuhannya pada
- 8:42waktunya nanti. Nah, di tengah-tengah
- 8:44proses ini Tuhan Yesus pengin ajak kita
- 8:46menjadi bagian dari prosesnya. Jadi,
- 8:50kalau saat ini kita melihat dunia ini
- 8:52rusak, jangan buru-buru kita bilang,
- 8:54"Oh, Tuhan gagal." No. Tapi kita
- 8:57sekarang sedang berada di dalam proses
- 9:00pemulihan yang sedang Tuhan lakukan.
- 9:03Makanya kenapa hidup kita terus
- 9:05berjalan, dunia ini tetap berjalan to be
- 9:10continued. Ya, Teman-teman ada yang
- 9:14nonton film seri Dracin, Dracor, David
- 9:18angkat tangan aja jangan ragu-ragu. Tia,
- 9:20thank you ya. Anda mendapatkan poin 10.
- 9:23Dracin, Drakor, Dratur, Dratai banyak
- 9:27ya. Atau film seri yang ada di Netflix
- 9:30pada nonton ya. Seru banget ya kalau
- 9:32kita nonton film seri ya. Kita selalu
- 9:34penasaran sama episode-episod-ya.
- 9:37Sekaligus kita juga dibengin kesal
- 9:38kadang-kadang sama episode-episod-ya.
- 9:40Karena apa? Episod-ya kadang-kadang
- 9:42berakhir pas lagi tegang-tegangnya, pas
- 9:44lagi seru-serunya. Tapi kenapa kok kita
- 9:47tetap penasaran?
- 9:50Karena kita tahu masih ada cerita
- 9:52selanjutnya, masih ada episode
- 9:55selanjutnya.
- 9:57Tapi itu ternyata enggak terjadi sama
- 9:58hidup kita, Teman-teman. Justru kita
- 10:01seringki melihat, menganggap apa yang
- 10:05terjadi sekarang yang lagi enggak enak
- 10:07ini yang sedang terjadi sama diri kita.
- 10:09Kita selalu menganggap bahwa ini adalah
- 10:11ending-nya
- 10:13yang sedang terjadi sama kita. Ini akhir
- 10:15dari cerita hidup kita.
- 10:18Contohnya pas kita lagi mengalami
- 10:20kegagalan
- 10:22langsung kita menyimpulkan, aduh gagal
- 10:25lagi, gagal lagi. Kayaknya aku ini
- 10:28memang enggak bisa jadi orang sukses
- 10:30seumur hidupku.
- 10:32Pernah gitu ya? Atau misalnya kita pas
- 10:34lagi ada doa yang enggak dijawab-jawab
- 10:38sama Tuhan. Aduh, orang lain kok dijawab
- 10:40sih doanya? Kok aku enggak
- 10:41dijawab-jawab? langsung kita
- 10:43menyimpulkan ini pasti Tuhan sudah
- 10:47enggak dengar doaku. Kayaknya enggak
- 10:49bakalan dikabulin deh doaku. Kayaknya
- 10:51Tuhan enggak kerja deh dalam hidupku.
- 10:54Pernah gitu ya? Atau pas kita lagi putus
- 10:57cinta langsung menyimpulkan, "Kayaknya
- 11:01aku enggak bakalan bisa punya pasangan
- 11:02seumur hidup.
- 11:05Tahu gitu aku kasih dia hadiah sepeda.
- 11:08Karena kalau aku kasih dia sepeda,
- 11:10hubungan kita akan baik-baik aja.
- 11:16Minum dulu.
- 11:22Sepeda baik maksudnya itu. Ah,
- 11:27enggak ngomong sih James. Apa sih sepeda
- 11:30bik? Oke, intinya teman-teman, intinya
- 11:34ya kita tuh seringki
- 11:36label kita seringki menganggap apa yang
- 11:39sedang terjadi sama diri kita saat ini
- 11:42nih yang kita alami sekarang ini, yang
- 11:44lagi enggak enak ini. Kita selalu
- 11:45menganggap ini endingnya.
- 11:48sering kita enggak sadar gitu loh.
- 11:50Padahal siapa tahu masih ada cerita
- 11:52berikutnya, siapa tahu masih ada
- 11:54episode-episode berikutnya.
- 11:57Selama besok pagi kita masih bangun,
- 12:00berarti Tuhan masih siapin cerita
- 12:02berikutnya buat kita. Tuhan masih siapin
- 12:04episode berikutnya buat kita. Dan siapa
- 12:06tahu itu lebih indah dari hari ini.
- 12:08Amin. Ya.
- 12:10Hah. [menghela napas] Capek.
- 12:13Semangat maksudnya bukan capek ya. So,
- 12:15teman-teman,
- 12:18don't write the end when God is still
- 12:21writing to be continued. Jangan pernah
- 12:25buru-buru nulis the end, sementara Tuhan
- 12:29masih nulis to be continued.
- 12:35Kita akan masuk ke kebenaran yang kedua.
- 12:38Know who you are.
- 12:41Kita sudah tahu ya, bahwa kita semua
- 12:42dipanggil, diutus untuk hidup di
- 12:45tengah-tengah dunia yang rusak ini.
- 12:47Terus pertanyaan berikutnya adalah, "Rus
- 12:50gua harus gimana, Bro?" Ya, enggak
- 12:52gampang loh hidup di dunia yang rusak.
- 12:54Jujur, ya, emang benar sebagai seorang
- 12:58Kristiani yang tahu kebenaran, karena
- 13:01waktu itu kalau enggak salah MD pernah
- 13:02bilang orang yang enggak tahu kebenaran
- 13:05terus dia melakukan dosa malah mungkin
- 13:07lebih ringan. Tapi kalau kamu James,
- 13:09kamu sudah tahu kebenaran ya. Memy
- 13:12kayaknya pernah ngomong gitu. Terus kamu
- 13:14tetap melakukan dosa. Wah, wah, wah,
- 13:16wah. Gitu sih. Emy enggak nge-judge,
- 13:19tapi cuman ngasih tahu bahwa kalau kita
- 13:21sudah tahu kebenaran lalu kita melakukan
- 13:23dosa, itu lebih bahaya, Teman-teman.
- 13:25Jadi, jujur aja
- 13:28bagi kita yang tahu kebenaran tapi harus
- 13:30hidup di tengah-tengah dunia yang rusak
- 13:32itu enggak gampang. Ya, gini, kita mau
- 13:35hidup benar, mau hidup lurus, tapi di
- 13:37sekelilingnya itu enggak benar, enggak
- 13:39lurus, itu susah, Teman-teman. Gini,
- 13:43misalnya
- 13:45ee pas zaman sekolah
- 13:48kita nyontek ya misalnya, aku enggak
- 13:51bilang aku ya, kita,
- 13:54aku enggak mau disalahin. [mendengus]
- 13:56Terus punya anak, anaknya juga nyontek.
- 14:00Terus papanya nanya, "Eh, kenapa kamu
- 14:02nyontek?" Ya, habis gimana, Pah?
- 14:04Teman-temanku semua nyontek. Kalau
- 14:06enggak aku enggak naik. Papanya bingung
- 14:07mau ngasih nasehat. Akhirnya papanya
- 14:09bilang, "Ya udahlah, namanya juga anak
- 14:12sekolah nyontek kok." Memang papa dulu
- 14:14juga waktu sekolah juga nyontek kok. Ya
- 14:17udahlah, Nak. Enggak apa-apa ya. Nanti
- 14:19kamu kalau udah besar udah enggak
- 14:20nyontek lagi kok. Papa juga udah gede
- 14:22enggak nyontek lagi. Ya, iyalah Papa kan
- 14:24enggak sekolah.
- 14:27Kita menganggap biasa. hal-hal yang
- 14:30salah. Kalau istilahnya sekarang itu
- 14:32dinormalisasi
- 14:34ya apa-apa eh jangan pernah
- 14:36menormalisasi ini, jangan pernah
- 14:37menormalisasi itu. Tapi kita enggak
- 14:39sadar kita seringki menormalisasi
- 14:41hal-hal yang salah.
- 14:44Ngelihat artis selingkuh, wah biasalah.
- 14:47Namanya juga artis godaannya gede
- 14:49banget. Susah loh jadi artis. Jadi kalau
- 14:53mereka selingkuh biasa enggak apa-apalah
- 14:56selingkuh yang penting enggak pakai
- 14:58hati.
- 15:01Mana bisa
- 15:03pejabat. Wah, banyak loh teman-temanku
- 15:06yang tadinya tuh orangnya baik banget.
- 15:08Begitu jadi pejabat, aduh
- 15:11kalau pejabat udah biasa. Pejabat itu
- 15:14udah pasti ko kondangan
- 15:18supaya enggak masuk di video.
- 15:22Kita terbiasa menormalisasi sesuatu yang
- 15:26enggak benar. Terus, Bro James, kalau
- 15:29semua mayoritas ini udah hidupnya enggak
- 15:31benar, ya, kenapa kok gua harus hidupnya
- 15:34berbeda? Lebih enak ikut arus dong. Iya
- 15:37kan? Kita mau temukan jawabannya di ayat
- 15:41yang ini.
- 15:44Saudara-saudaraku yang kekasih, aku
- 15:46menasehatkan kamu supaya sebagai
- 15:49pendatang dan perantau kamu menjauhkan
- 15:51diri dari keinginan-keinginan daging
- 15:53yang berjuang melawan jiwa.
- 15:56Di sini Santo Petrus sedang memberikan
- 15:58nasihat kepada kita sebagai pengikut
- 16:00Kristus yang benar. Bagaimana seharusnya
- 16:02kita berperilaku, bagaimana seharusnya
- 16:05kita hidup. Cuman uniknya ada yang
- 16:07menarik ya. Santo Petrus di sini
- 16:09mengatakan sebagai pendatang dan
- 16:11perantau. Apakah kita benar-benar
- 16:13pendatang dan perantau atau sebetulnya
- 16:16memang kita ini benar berasal dari Mars?
- 16:19I don't know. Ternyata, Teman-teman,
- 16:22maksudnya itu ini
- 16:27ayat yang kita baca di awal tadi. Karena
- 16:29kewargaan kita adalah di dalam surga.
- 16:32Itu jawabannya.
- 16:34Jadi, memang rumah kita bukan di dunia
- 16:37ini, Teman-teman. Kita memang tinggal di
- 16:39dunia ini, tapi kita bukan berasal dari
- 16:42dunia ini. Makanya Tuhan enggak pengin
- 16:44kita ikut hidup dengan cara dari dunia
- 16:47ini. Kalau dunia ini mengajarkan, kalau
- 16:50kamu mau bertahan hidup di dunia ini,
- 16:52kamu harus ikut cara dari dunia ini.
- 16:55Tapi Tuhan bilang,
- 16:58"Kamu memang tinggal di dunia ini, tapi
- 17:00jangan biarkan dunia menentukan siapa
- 17:03dirimu." Wow.
- 17:06Wow.
- 17:09Tepuk tangan buat Tuhan ya.
- 17:11Dahsyat
- 17:13kena deh.
- 17:16So, Teman-teman di sini kita sudah paham
- 17:18[berdehem] kenapa kok Santo Petrus di
- 17:20firmannya di sori di firman yang tadi ya
- 17:24itu enggak ada kata-kata kalau kamu mau
- 17:26jadi pengikut Kristus yang benar gak
- 17:28boleh gini ya jangan melakukan itu ya
- 17:30enggak boleh itu. Enggak boleh ini.
- 17:32Karena Tuhan tahu perubahan hidup
- 17:34seseorang itu enggak selalu dimulai dari
- 17:36perilakunya. Tapi perubahan hidup
- 17:39seseorang terkadang dimulai ketika dia
- 17:41sadar siapa dirinya, ketika dia tahu
- 17:45siapa identitasnya dia sebenarnya. Know
- 17:49who you are. Ketika kita tahu siapa
- 17:52identitas kita, bahwa kita ini anak-anak
- 17:54Allah, bahwa kita ini warga kerajaan
- 17:56surga, kita tahu gimana caranya
- 17:59seharusnya kita hidup di dunia ini.
- 18:01Amin. Ya. Oke, Teman-teman.
- 18:06Ee
- 18:08selain David ada yang nonton Dracin.
- 18:09Selain David istri saya setiap hari
- 18:12nonton Drajin. Tia banyak ya. Udahlah.
- 18:15Oke. [tertawa]
- 18:16Berarti saya enggak ada, saya enggak
- 18:17sendiri ya. Saya enggak nonton ya. Saya
- 18:20cuman sering scrolling itu suka lewat
- 18:23ada dracin. Dracin bagi yang enggak tahu
- 18:25drajin drama Cina, drakor drama Korea.
- 18:29Ah, tahulah ya. Nah, ceritanya gini
- 18:31teman-teman. Ada seorang CEO [tertawa]
- 18:35berarti pada nonton kalian semua. Eh,
- 18:39dari tadi siapa yang nonton Dracin
- 18:42kayak mau ngangkat tangan. Tapi siapa
- 18:44yang nonton? Begitu saya bilang CEO tahu
- 18:46semua kenapa ya kalau Dracin selalu CEO
- 18:50ya udahlah ya. [mendengus] Ada seorang
- 18:52CEO yang jatuh cinta kepada office girl
- 18:55di kantornya
- 18:58ya. Tapi nah kalau sesuai skenario ya
- 19:02sesuai skenario karakter dari CEO ini
- 19:05adalah pria tampan tinggi pakai
- 19:09kacamata, ubanan.
- 19:12Bentar ini kebetulan sama cool dan
- 19:16enggak gampang tergoda.
- 19:19Jadi meskipun ceritanya dia itu jatuh
- 19:21cinta sama office girl-nya, tapi dia
- 19:23enggak gampang tergoda di awal. Ya, itu
- 19:26karakternya ya. Ingat-ingat. Tapi ketika
- 19:29dikenalin sama lawan mainnya, wah lawan
- 19:31mainnya cantik banget
- 19:35sehingga dia enggak bisa menahan diri.
- 19:37Jadi waktu sutradaranya bilang action,
- 19:40dia bukan acting sesuai dengan
- 19:42karakternya, tapi dia acting sebagai
- 19:44seorang CEO yang jatuh cinta pada
- 19:47pandangan pertama.
- 19:49Gagal. Dracinnya enggak jadi ditayangin.
- 19:53Pemainnya ada di sini.
- 19:55[tertawa]
- 19:56No, no, no.
- 19:58So, Teman-teman, masalah terbesar
- 20:01seorang aktor ternyata bukan lupa
- 20:03dialog. Masalah terbesar seorang aktor
- 20:06adalah ketika dia lupa karakter yang
- 20:09harus dia mainkan di dalam film itu.
- 20:11Sama seperti hidup kita. Masalah
- 20:14terbesar orang Kristen itu bukan karena
- 20:16tinggal di dunia yang rusak ini. Masalah
- 20:18terbesar orang Kristen adalah ketika dia
- 20:20mulai memainkan karakter yang bukan
- 20:23ditulis sama Tuhan.
- 20:25Karakter kita apa? Anak-anak Allah,
- 20:28warga kerajaan surga. Tapi kita malah
- 20:31memainkan karakter yang ditulis oleh
- 20:34dunia ini.
- 20:39So, kita jangan pernah takut untuk hidup
- 20:42di dunia ini, Teman-teman. Because the
- 20:44danger is not living in the world. The
- 20:47danger is when the world lives in you.
- 20:55Jangan pernah takut hidup di dunia ini.
- 20:57Karena yang paling berbahaya
- 21:00adalah ketika cara berpikir dunia ini
- 21:04sudah menguasai hidup kita. Ketika
- 21:07nilai-nilai yang salah dari dunia ini
- 21:10menggantikan nilai-nilai kerajaan Allah
- 21:13yang ada di hati kita. Wow.
- 21:20Berat ya?
- 21:22Berat
- 21:24ya. Emang kita lagi di Jakarta berat?
- 21:29Jakarta Barat.
- 21:33Habis begitu the danger teman-teman
- 21:36langsung
- 21:38sunyi.
- 21:40Semoga sunyi bukan karena takut tapi
- 21:42karena merasuk ya di kepalanya.
- 21:45Jadi meskipun di awal tadi kita nonton
- 21:48video bahwa dunia ini makin lama makin
- 21:50rusak, jangan takut teman-teman. Kita
- 21:53memang dipanggil, diutus untuk hidup di
- 21:55dunia yang rusak ini, tapi yang
- 21:57berbahaya bukan dunianya. Tapi ketika
- 22:00dunia ini sudah menguasai kita, ingat
- 22:03identitas kita berasal dari surga.
- 22:06Teman-teman, kita akan masuk ke ke
- 22:08kebenaran yang ketiga sesuai dengan
- 22:10judulnya the end. sudah terakhir ya. The
- 22:14end is already written.
- 22:17Kita dipanggil, diutus untuk hidup di
- 22:19dunia yang rusak dan kita sudah tahu
- 22:21gimana caranya kita harus hidup. Ingat
- 22:25identitas kita siapa. Kalau kita tahu
- 22:27identitas kita siapa, kita akan berlaku
- 22:30dengan baik dan benar sesuai sesuai
- 22:32dengan identitas kita. Lalu pertanyaan
- 22:35berikutnya, nah ini pertanyaannya
- 22:36duniawi banget ya. Tapi enggak apa-apa,
- 22:38kita harus perlu, kita harus jujur ya.
- 22:41Meskipun kita umat beriman,
- 22:42kadang-kadang kita suka diganggu sama
- 22:44pikiran-pikiran dunia ini. Seperti yang
- 22:46tadi saya bilang di quote. Nah,
- 22:48pertanyaannya adalah apa jaminannya,
- 22:50Bro? Apa emang kalau gua hidup di dunia
- 22:53yang rusak dengan hidup yang benar,
- 22:55terus jaminannya apa? Emang ada sesuatu
- 22:57yang menguntungkan buat aku di ke
- 22:58depannya nanti? Apakah worth it? Aku
- 23:02harus tetap setia hidup di jalan Tuhan
- 23:04di dunia yang rusak. Susah, berat kan?
- 23:09Apakah worth it? Kita akan temukan
- 23:11jawabannya di Wahyu 21 ayat 2 sampai 4.
- 23:15Wah, panjang nih. Saya baca di sini ya.
- 23:20Oke. Tadi mana stikernya? Nah, ini.
- 23:23Dan aku melihat kota yang kudus,
- 23:25Yerusalem yang baru turun dari surga
- 23:28dari Allah yang berhias bagaikan
- 23:30pengantin perempuan yang berdandan untuk
- 23:32suaminya. Lalu aku mendengar suara yang
- 23:35nyaring dari takhta itu berkata,
- 23:37"Lihatlah kemah ada di tengah-tengah
- 23:40manusia dan Ia akan diam bersama-sama
- 23:42dengan mereka. Mereka akan menjadi
- 23:44umatnya dan Ia akan menjadi Allah mereka
- 23:47dan Ia akan menghapus segala air mata
- 23:51dari mata mereka. Dan mau tidak akan ada
- 23:53lagi, tidak akan ada lagi perkabungan
- 23:56atau ratap tangis atau dukacita, sebab
- 23:59segala sesuatu yang lama itu telah
- 24:02berlalu.
- 24:06Ayat ini ditulis oleh Rasul Yohanes
- 24:07ketika dia sedang berada di Pulau
- 24:10Patmos. Ketika dia sedang mengalami
- 24:12pengasingan.
- 24:14Ya, karena imannya kepada Kristus. Kita
- 24:17selama ini berbicara tentang pengasingan
- 24:19ya, suatu kondisi yang sangat sangat
- 24:21enggak enak banget. Tapi justru di
- 24:23tengah-tengah kondisi yang enggak enak
- 24:26ini Tuhan menunjukkan sebuah
- 24:28penglihatan. Tuhan menunjukkan sebuah
- 24:30vision kepada Rasul Yohanes. Ya, Tuhan
- 24:34seperti kayak mau menunjukkan sebuah
- 24:36film yang indah. Lalu apa yang dilihat
- 24:38oleh Yohanes? Yohanes enggak melihat
- 24:41dunia yang semakin lama semakin rusak,
- 24:44tapi Yohanes malah melihat sebuah dunia
- 24:47yang udah enggak ada lagi air mata.
- 24:50Dunia yang udah enggak ada maut, dunia
- 24:53yang sudah enggak ada lagi perkabungan.
- 24:55Dunia yang sudah enggak ada lagi ratap
- 24:57tangis, enggak ada lagi dukacita. Karena
- 24:59semuanya itu sudah berlalu nanti. Wow,
- 25:04so beautiful ya. What a wonderful world.
- 25:11Ini jawabannya, Teman-teman. Kalau
- 25:13ditanya apa jaminannya?
- 25:17Worth it enggak? Worth it banget.
- 25:21Ini adalah kehidupan yang
- 25:22didamba-dambakan oleh banyak kita
- 25:25sebagai manusia ya kan? Sudah enggak ada
- 25:27kesulitan, enggak ada ratap tangis dan
- 25:29lain sebagainya. Kita dipanggil untuk
- 25:31hidup. Lalu saat ini Tuhan sudah
- 25:34memperlihatkan endingnya. Tuhan sudah
- 25:37memperlihatkan
- 25:39akhir dari kehidupan kita, akhir dari
- 25:41dunia ini. Jadi, dunia ini bukan lama
- 25:44makin rusak, tapi makin lama makin
- 25:46menjadi indah.
- 25:50The end is already written. Teman-teman
- 25:55pernah enggak punya pengalaman nonton
- 25:57film ketiduran?
- 26:00Sering. Oh, jangan nonton, Tante. Nginp
- 26:05di hotel aja. Aku [tertawa]
- 26:08juga sering tanya sama istriku sama
- 26:10anakku nih lagi di depan duduknya. Iya
- 26:12umur kali ya, Bro ya. Umurnya tante kan
- 26:14maksudnya. Maaf ya. Bercanda. E sampai
- 26:18mana tadi ya? Ya. Pengalaman nonton film
- 26:21ketiduran saya sering. Nah, pernah suatu
- 26:24saat saya nonton film ketiduran tapi
- 26:26kebangun pas endingnya. Terus pas
- 26:29kebangun endingnya bagus banget. Nah,
- 26:32terus teman saya nanya, "Bro, filmnya
- 26:34tadi gimana? Bagus enggak?" Bagus
- 26:36endingnya.
- 26:38Akhirnya dia nonton enggak pakai nanya
- 26:40lagi. Pokoknya yang dipikirannya dia
- 26:42bagus kok endingnya. Dia nonton. Pas dia
- 26:44nonton saya tanya, "Gimana, Bro,
- 26:46filmnya?" Bagus. Gua ketiduran lah. Kan
- 26:49gua udah bilang endingnya bagus. Iya lo
- 26:51enak, James bisa kebangun pas ending.
- 26:53Gua bablas tidur [tertawa] terus.
- 26:56Udah dibilang nginp di hotel aja.
- 26:59Ada enggak teman-teman di sini yang
- 27:00kalau nonton film pengin tahu endingnya?
- 27:04Banyak.
- 27:05Kalau baca buku novel pengin tahu apa
- 27:08akhirnya. Iya kan? Ternyata memang ada
- 27:10teman-teman orang-orang seperti itu.
- 27:12Bukan saya tapi ya. Karena apa? Kalau
- 27:16dia udah tahu dapat singkat aja ya ada
- 27:19malah orang-orang yang senang dapat
- 27:20spoiler.
- 27:22Ada. Karena kalau dia udah tahu
- 27:24endingnya bagus dia akan bertahan di
- 27:27tengah-tengah. Meskipun lagi enggak
- 27:29enak, meskipun lagi jelek, dia akan
- 27:32bertahan di tengah-tengah. Malam hari
- 27:34ini, Teman-teman, Tuhan lagi ngasih tahu
- 27:37endingnya. Tuhan ngasih spoiler buat
- 27:40kita semua bahwa setiap akhir kehidupan
- 27:43kita akan berakhir dengan indah.
- 27:46Dunia ini bukan semakin rusak, tapi akan
- 27:49indah pada waktunya nanti.
- 27:52So, aku mau ngingatin teman-teman
- 27:54sekalian, jangan pernah menilai
- 27:58seluruh cerita kehidupan yang sedang
- 28:00Tuhan tulis ini hanya dengan melihat
- 28:02episode yang sedang teman-teman lalui
- 28:05hari ini. Mungkin episode kali ini yang
- 28:07sedang teman-teman lalui, episode yang
- 28:09berat, finansial yang berat, masalah
- 28:12kesakitan enggak sembuh sembuh, doa yang
- 28:15enggak dijawab-jawab,
- 28:20air mata, kepedihan, kekecewaan, banyak
- 28:24banget.
- 28:26Tapi Tuhan mau tunjukin hari ini bahwa
- 28:28setiap akhir kehidupan kita Tuhan sudah
- 28:32tunjukkan dan kita mau percaya bahwa
- 28:35semuanya itu adalah baik adanya. Amin.
- 28:39Ya. So, sekali lagi aku mau kasih
- 28:42kekuatan buat teman-teman. Bertahanlah.
- 28:45Jangan pernah menyerah meskipun kalau
- 28:48kamu sekarang lagi ada di tengah-tengah.
- 28:53Don't give up in the middle.
- 28:55God has already written the ending.
- 29:01Bertahan, Teman-teman. Semangat, fams.
- 29:04Semangat, ya. Jangan pernah menyerah.
- 29:08Kita mungkin sekarang lagi ada di
- 29:10tengah-tengah, tapi kita sudah tahu
- 29:11endingnya kayak apa. Teman-teman, aku
- 29:15yakin Teman-teman sudah bisa bawa pulang
- 29:17sesuatu malam hari ini, ya. Tapi tetap
- 29:19aku pengin meyakinkan lagi. Aku pengin
- 29:22ee aku sudah merangkum semuanya.
- 29:24Di kebenaran yang pertama kita sudah
- 29:26belajar bahwa Tuhan sudah mulai menulis
- 29:28sebuah cerita. Ya, setelah itu jangan
- 29:32lupa siapa karaktermu di dalam cerita
- 29:35itu. Oke, yang terakhir jangan menyerah
- 29:38di tengah cerita karena Tuhan sudah
- 29:41menulis akhirnya. Yes, teman-teman
- 29:45pujian yuk naik yuk. Pintar.
- 29:50Eh, ini ini yang aku ya. Ini
- 29:56meskipun kita ketawa-tawa tapi aku tahu
- 29:58ada yang menangis di dalam hatinya. Tapi
- 30:00semoga ya, semoga hari ini kita punya
- 30:04pengharapan yang baru ya. Hidup ini
- 30:07memang enggak gampang, Teman-teman,
- 30:09enggak mudah. Tapi malam hari ini kita
- 30:12mau bawa sebuah pengharapan baru. Karena
- 30:15Tuhan sudah tunjukin ending-nya. Tuhan
- 30:18sudah kasih tahu akhir dari cerita
- 30:20kehidupan kita,
- 30:23Teman-teman. Aku enggak tahu chapter apa
- 30:25yang lagi ditulis sama Tuhan, chapter
- 30:28apa yang lagi disiapin sama Tuhan untuk
- 30:32kehidupanmu besok. Aku enggak tahu. Aku
- 30:35juga enggak tahu chapter apa yang Tuhan
- 30:38sedang tulis. Chapter apa yang Tuhan
- 30:40sedang siapkan buat aku, aku juga enggak
- 30:43tahu.
- 30:44Tapi kita mau sama-sama percaya hari
- 30:46ini.
- 30:50Selama penulis chapter itu adalah Tuhan,
- 30:53kita mau terus berpengharapan di dalam
- 30:55nama Tuhan Yesus.
- 30:58Haleluya,
- 31:00Teman-teman,
- 31:04Fai is not knowing every chapter
- 31:08FA trusting the altar.
- 31:13[musik]
- 31:15Ah.
About this transcript
This page contains the full transcript of Cerita Perjuangan Hidupmu Ada Di Tangan Tuhan | Plot Twist Series | Feast Jakarta Barat by LOJF Indonesia, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 3,690 words across 695 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.