BEGINILAH CARA BERSYUKUR YANG BENAR AGAR REZEKI SEMAKIN BERLIMPAH - Ustadz Adi Hidayat — Transcript
Full transcript
- 0:00Jangan ngotot minta sesuatu, tapi ketika
- 0:02diberikan enggak bisa syukurin. Itu yang
- 0:04bahaya nanti saat hisab nih, rumah.
- 0:06Kenapa disebut dengan maskan? Tempat
- 0:08untuk tinggal. Tapi kata maskan dari
- 0:10kata sakinah. Sakinah itu sesuatu yang
- 0:13tenang, tentram. Ciptakan ketentraman di
- 0:16rumah. Ciptakan ketenangan di rumah.
- 0:17Kalau sudah punya rumah, bikin suasana
- 0:19tenang di rumah. Jangan di rumah ribut
- 0:21terus. Di rumah berselisih terus. Kalau
- 0:25Anda di rumah tiap hari ribut, artinya
- 0:27kurang syukur Anda kepada Allah.
- 0:29Orang yang enggak punya rumah, belum
- 0:31dapat amanah rumah, masih ngontrak, ada
- 0:33yang numpang tinggal, dia hidupnya
- 0:34tenang. Masa Anda yang dikasih enggak
- 0:36tenang?
- 0:38[Musik]
- 0:44Ketika menggunakan dammah disebut dengan
- 0:47mubtada. Perhatikan alhamdu. Alhamdu
- 0:51sifatnya mubtada. Hukumnya disegerakan.
- 0:54Maka kalau Anda sudah mendapatkan nikmat
- 0:56dari Allah Subhanahu wa taala, rahman,
- 0:58nikmat sehat, nikmat rezeki, harta
- 1:01benda, nikmat keluarga, nikmat
- 1:03kenyamanan hidup, maka bersegeralah
- 1:05untuk memuji Allah subhanahu wa taala.
- 1:09Syukur kepadanya.
- 1:11Maka Anda ucapkan alhamdu. Alhamdu
- 1:15sifatnya disegerakan untuk kita
- 1:19menjadikan sifat syukur kita kepada
- 1:22Allah setelah menerima nikmat. Ini hukum
- 1:24umum. Bukankah Anda kalau saya berikan
- 1:26sesuatu, Anda seketika mengucapkan
- 1:28ucapan apa ucapannya? Terima kasih. Ya.
- 1:32Saya berikan sesuatu anda ucapkan pada
- 1:34siapa? Terima kasih. Ya kan? Anda
- 1:37terima, Anda ucapkan, saya kasih, Anda
- 1:39terima. Begitu saya berikan terima kasih
- 1:41ya kan? Terima kasih Ustaz. Sekarang
- 1:44Allah berikan pada kita. Allah berikan
- 1:46pada saya, Allah berikan pada Anda,
- 1:48Allah berikan pada kita nikmat,
- 1:50kebutuhan, rezeki, segalanya. Setelah
- 1:52kita menerima itu, apa yang harus kita
- 1:54lakukan? Maka Allah ajarkan kepada kita
- 1:56alhamdu cepat segera. Jangan tunda,
- 2:00jangan diakhirkan. Begitu terima, syukur
- 2:02pada Allah. Alhamdulillah.
- 2:04Alhamdulillah. Jelas sampai sini?
- 2:06Makanya kalimat alhamdu ini itu dalam
- 2:09bacaan tafsir bisa dibaca dengan a. Bisa
- 2:12dibaca dengan a untuk menegaskan dari
- 2:15mana tahunya ustaz. Teruskan bacaannya
- 2:18warya an Sufyan ibnu uyainah warubah
- 2:21ibnjaj annahuma q alhamda lillahi
- 2:25binasbi wahuain
- 2:30sufyan ibnua Uyainah. Kemudian juga Rbah
- 2:32bin Alujjaj keduanya ahli tentunya dalam
- 2:35bidang qiraat. Ya, keduanya menyampaikan
- 2:38riwayat bacaan dengan fathah. Tapi
- 2:39riwayat ini untuk tafsir. Ingat, bukan
- 2:42untuk bacaan dalam salat. Boleh dibaca
- 2:44dengan fathah, tapi bukan dalam salat.
- 2:47Ingat, dalam tafsir untuk menegaskan
- 2:49perintah segera bersyukur kepada Allah
- 2:52ketika menerima nikmat. Kenapa dibaca
- 2:54alhamda? Untuk menunjukkan kalimat
- 2:56perintah sebelumnya yang ditiadakan
- 2:58untuk memudahkan bacaan kita. Asal
- 3:00kalimatnya kalau kita turunkan, qu
- 3:03perintah dari Allahnya qulu.
- 3:09Katakan oleh kalian semua,
- 3:11alhamdulillah, alhamda. Cuman kalimat
- 3:14ini enggak muncul ya. Allah tidak
- 3:16menurunkan kalimat ini karena sudah
- 3:18dipahami oleh orang Arab. Orang Arab
- 3:19paham. Dari mana pahamnya? Karena
- 3:22menggunakan dhammah. Damah ini sifat
- 3:23segera. Jadi, sifat segera itu enggak
- 3:26dikasih tahu pun sudah paham harus
- 3:27segera bersyukur. Cuman kita ini yang
- 3:30bukan orang Arab kadang enggak ngerti
- 3:31kenapa mesti domah. Maka dijelaskanlah
- 3:34oleh dua ulama tadi kenapa pakai damah?
- 3:36Karena asal perintah itu untuk bersyukur
- 3:38sifatnya perintah. Kalau mau dimunculkan
- 3:40dalam tafsir ada kalimat sebelumnya
- 3:42qulu. Kalau dapat anugerah dari Allah
- 3:45cepat minimal katakan, cepat syukuri.
- 3:48Kalau orang Arab enggak perlu itu lagi.
- 3:50Makanya ketika Quran diturunkan dengan
- 3:51bahasa Arab tidak menggunakan kata qulu
- 3:53lagi. Saking pahamnya orang Arab dengan
- 3:55itu. Cukup dengan kalimat
- 3:58alhamdulillahiabbil
- 4:00alamin. Paham? Maka kalimat yang pertama
- 4:03ini perintah dari Allah Subhanahu wa
- 4:04taala. Kalau sudah mendapatkan nikmat
- 4:06yang tadi, nikmat diberi, nikmat sehat,
- 4:09nikmat rezeki, nikmat macam-macam, maka
- 4:11adab yang pertama dari kita terhadap
- 4:12Allah Subhanahu wa taala, berterima
- 4:14kasihlah kepada Allah Subhanahu wa taala
- 4:17dengan semua nikmat yang telah diberikan
- 4:19itu. Kalimat pertama yang kita ucapkan
- 4:22segera bersyukur kepada Allah dengan
- 4:24kalimat alhamdulillahiabbil
- 4:29alamin. Maka kalau ada sesuatu kita
- 4:31dapatkan. Adab yang pertama saya tulis
- 4:33ya. Adabnya nanti ada tiga. Satu ucapkan
- 4:37kalimat tahmid.
- 4:40Awas awas nanti ada kaitan nih dengan
- 4:42penambahan nikmat.
- 4:47Anak lulus ujian. Alhamdulillahi rabbil
- 4:50alamin
- 4:51ya. Proyek dapat Alhamdulillahi rabbil
- 4:54alamin
- 4:56ya. Dapat tempat pertama. Alhamdulillahi
- 4:59rabbil alamin. Dagangan habis. Habis di
- 5:02luar. Dagangan habis. Alhamdulillahi
- 5:04rabbil alamin.
- 5:07Ya. Ya. Taklim lancar. Alhamdulillahi
- 5:10rabbil alamin. Dapat traktiran teman.
- 5:12Alhamdulillahi rabbil alamin. Dapat
- 5:15tumpangan pulang. Alhamdulillahi rabbil
- 5:17alamin. Alhamdulillah adab yang pertama
- 5:21sudah adab. Antum aja manusia ngasih
- 5:24langsung terima kasih. Masa Allah ngasih
- 5:26tiap hari kita ucapkan enggak ucapkan
- 5:28alhamdulillah. Itu adab pertama. Awas
- 5:30hati-hati. Hati-hati nanti. Kalimat ini
- 5:32ringan diucapkan tapi dampaknya besar.
- 5:35Kita akan lihat nanti korelasi dengan
- 5:36ayat yang selanjutnya. Pelan-pelan
- 5:39sebentar di sini. Paham sampai sini?
- 5:41Baik. Jadi pertama saya ulangi lagi,
- 5:43saat kita kemudian mendapatkan semua
- 5:45anugerah dari Allah berupa nilai-nilai
- 5:47kebaikan, maka adab yang pertama
- 5:50bersyukurlah kepada Allah dengan
- 5:51mengucapkan apa? Alhamdulillahi
- 5:54rabbilamin. Alamin. Baik. Adab yang
- 5:57kedua. Fokus.
- 6:00Perhatikan baik-baik.
- 6:03Bukankah di kalimat alhamdu ini ada alif
- 6:05lam?
- 6:07Ingat ya. Ada apa? Alif lam. Saya sering
- 6:10katakan kepada kita semuanya, pada diri
- 6:13saya, pada Anda, pada kita semua. Alif
- 6:15lam pada umumnya terbagi dua bagian, dua
- 6:18fungsi. Masih ingat? Satu, makrifah.
- 6:23Lam takrif
- 6:26menunjukkan sesuatu yang khusus.
- 6:30Yang kedua, istighraq. Ya, alif lam
- 6:33al-istighraq menunjukkan sesuatu yang
- 6:35sifatnya luas, menyeluruh.
- 6:38Semua segala tanpa kecuali.
- 6:42Tak qolamun spidol pena pulpen. Qamun
- 6:47alqalam yang ini bukan yang lain.
- 6:50Saburatun papan tulis. Asbura papan
- 6:54tulis yang ini khusus bukan yang lain.
- 6:56Sayyaratun mobil banyak di luar
- 6:58kendaraan. Asayyarah pakai alif lam yang
- 7:01itu bukan yang lain. Shatun umum salat
- 7:05gimana aja mau cepat mau lambat bebas.
- 7:09salatnya khusus, ada aturannya, ada
- 7:11ketentuannya, enggak bisa sembarangan.
- 7:13Nah, itu baru tahu alif lam makrifah
- 7:15saja. Kalau kita bisa baca Al-Qur'an
- 7:17dengan benar, kita paham kenapa kalimat
- 7:20salat dalam Al-Qur'an yang bermakna
- 7:21ibadah dari takbir sampai salam semua
- 7:24kalimatnya pakai alif lam. Kalau enggak
- 7:26pakai damir di akhirnya atau idofah,
- 7:27pakai alif lam. Coba kalimat salat
- 7:30pertama Albaqarah ayat 3.
- 7:3643 waqimus wauzaka waqimah
- 7:4145 wastainu bobri wasah 153 ya
- 7:45ayyuhalladina amaninu was 238
- 7:52was tadi dibacakan dalam salat isya
- 7:55quran surah 17 ayat 78
- 8:02surah 29 ayat ke45
- 8:08selalu pakai alif lam yang bermakna
- 8:10salat ibadah. Kenapa menggunakan alif
- 8:12lam? Ingin memberi pesan kepada kita
- 8:14kalau salat jangan sembarangan,
- 8:17jangan semaunya.
- 8:19Asal salat
- 8:21amin. Masyaallah zuhur 2 menit. Bayangin
- 8:26paling nampak saat tarawih lah. Yang 11
- 8:28rakaat 1 jam, yang 23 ada yang 7 menit.
- 8:34Kok cepat amat si Ahmad aja enggak
- 8:36cepat-cepat lancar tiap tahun
- 8:38diulang-ulang masa belum lancar juga
- 8:41lancar sih iya tapi kan Nabi juga enggak
- 8:43begitu Jon
- 8:47ada aturannya ada tumakninahnya
- 8:50kan ada ketenangannya
- 8:53kamu enggak tumaninah enggak tumaninah
- 8:56sedang salat sendiri tuh s paling
- 8:57belakang perempuan bukan itang
- 9:01bacaan nyaman
- 9:02fasihnya kan ada ada harakatnya, ada
- 9:06tajwidnya, ada sifatnya, ada makhrajnya,
- 9:08ada ketenangannya, ada doanya. Itu
- 9:10aturan pakai pakai alif lam ya makrifah.
- 9:15Istighraq menunjuk pada yang luas tanpa
- 9:19ada kecualinya. Semua dicakup ya yang
- 9:22semua yang terdapat tidak ada satu pun
- 9:25tersisa untuk yang lain. Semua tercakup.
- 9:28Nah, dua-duanya ini kita bisa terapkan
- 9:30dalam hukum kalimat alhamdu. Yang
- 9:33pertama, alhamdu. Kalau Anda ingin
- 9:37mengucapkan terima kasih, syukur kepada
- 9:39Allah Subhanahu wa taala, maka khususkan
- 9:42semua syukur itu hanya milik Allah saja.
- 9:46Jangan mengambil bagian darinya.
- 9:49J kalau sudah merasakan semua karena
- 9:51Allah, ini kan yang ngasih Anda selamat
- 9:53Allah. Yang ngasih anak Anda lulus bisa
- 9:55hafal Quran itu Allah. Yang bisa
- 9:57menjadikan Anda sukses dalam pekerjaan
- 9:59Allah. Kalau enggak berkehendak, enggak
- 10:01bisa. Anda kerja sampai bertahun-tahun
- 10:03sampai banting tulang, banting kepala,
- 10:05banting kaki, banting apapun, semua
- 10:07dibanting. Kalau Allah enggak
- 10:09berkehendak, enggak akan jadi.
- 10:11Dan kita sadar karena Allah. Maka dari
- 10:14itu ketika kita mendapatkan adab
- 10:15pertamanya, bersyukur, terima kasih pada
- 10:17Allah, khususkan pada Allah. Jangan
- 10:19ngambil bagian dari situ. Karena kita
- 10:21meyakini apa yang kita dapatkan semua
- 10:23sumbernya dari Allah. Paham? Makanya
- 10:26jangan melibatkan diri kita. Ini adab
- 10:28keduanya. Jangan melibatkan diri kita
- 10:31saat kita ingin bersyukur dan
- 10:32mengucapkan terima kasih kepada Allah
- 10:34atas nikmat yang diterima. Contoh, coba
- 10:37deh ibu atau antum ikhwan ya sering
- 10:40kemudian mengantar anak ujiannya bagus,
- 10:43hafal Al-Qur'an bagus. Pernah sering ada
- 10:45yang berucap begini, "Masyaallah ukhti,
- 10:48luar biasa ya anaknya bisa hafal Quran.
- 10:51Ya Allah, akhi masyaallah luar biasa
- 10:53nilai antum sempurna, akhi. Masyaallah,
- 10:55pekerjaan antum luar biasa bagus, beda
- 10:57dengan yang lain-lain sebelumnya. Pernah
- 10:59ada orang kadang memuji seperti itu.
- 11:01Nah, saat muncul kalimat itu sadari ini
- 11:04titipan dari Allah. Barangkali ada yang
- 11:06belum kita syukuri.
- 11:09Kita belum sempat terima kasih nih sama
- 11:10Allah nih. Atau diuji sadar enggak bahwa
- 11:14itu tuh pemberian Allah. Kalau Allah
- 11:16berkehendak bukan anak kita yang hafal,
- 11:17anak orang lain. Cuma dititipkan pada
- 11:20anak kita untuk menguji apakah kita ini
- 11:22mampu enggak bersyukur kepada Allah.
- 11:25Mampu enggak menyerahkan urusan kita
- 11:26kepada Allah? Sadar enggak bahwa Allah
- 11:27yang kasih? Makanya orang tua yang baik
- 11:30ketika mendapati anaknya hafal Al-Qur'an
- 11:32misal juara pertama di sekolahnya dipuji
- 11:34oleh orang lain. Gurunya bahkan
- 11:36mengatakan, "Ibu, masyaallah anaknya
- 11:37luar biasa, pintar cepat pahamnya.
- 11:39Alhamdulillahi rabbil alamin. Ini semua
- 11:42karunia Allah Subhanahu wa taala. Adab
- 11:44pertama.
- 11:46Ah tapi kalau sudah mengucapkan itu,
- 11:48hukum alif lam makrifah berlaku.
- 11:51Khususkan hanya pada Allah. Kita jangan
- 11:53ngambil bagian dari situ. Kalau ngambil
- 11:55bagiannya, maka berkurang sifat
- 11:57pujiannya.
- 11:58Ibu masyaallah anaknya luar biasa, Bu.
- 12:00Cepat pahamnya. Hafalan Qurannya
- 12:02sempurna. Yang lain 2 tahun, dia 2 bulan
- 12:05sudah hafal. Masyaallah. Alhamdulillahi
- 12:07rabbil alamin. Semua karena Allah
- 12:09subhanahu wa taala. Ya memang saya juga
- 12:12tiap hari sih ngasih
- 12:14saya dampingi terus malam didoain Ceu
- 12:17tahajud sujud. Kalau euceu mau bisa
- 12:20begitu. Ah habis tuh.
- 12:23Ah, jelas ya. Ah, jadi jangan ambil
- 12:27bagian dari situ. Jadi kalau sudah al
- 12:30pakai alif lam enggak ada. Walaupun
- 12:32meskipun walau demikian itu hilang ya.
- 12:36Ada ikhwan misalnya kadar Allah sakit di
- 12:38rumah sakit hari pertama sudah lebih
- 12:40baik. Ditanya sering lupa nih kalimat
- 12:42begini. Gimana akhi? Alhamdulillah lebih
- 12:45baik ya walaupun eh walaupun udah enggak
- 12:47usah
- 12:48ya walaupun sedikit lagi udah enggak
- 12:50usah pakai walaupun meskipun walaupun
- 12:52walau demikian itu udah hilang karena
- 12:55sudah ada alif lam jelas ya sudah ada
- 12:58alif lam ini tuh kayak sederhana beneran
- 13:00deh benar saya serius ya ba satu huruf
- 13:03cuman maknanya dalam alif lam ya alif
- 13:07lam cuman al dibacanya tiap hari al itu
- 13:10banyak tapi yang ini tuh bed dengan yang
- 13:12lain anda boleh gunakan Al pada yang
- 13:14lain, tapi al melekat pada alhamdu beda.
- 13:16Lain dengan alpukat, lain dengan
- 13:17alkalin, lain dengan al-al yang lainnya.
- 13:18Beda. Jadi al di sini khusus ketika
- 13:22disebutkan al di sini lekatkan semuanya
- 13:24karena Allah. Enggak usah campuri pakai
- 13:26yang lain-lain. Makanya setan itu sering
- 13:28menggerakkan di hati kita pada sisi
- 13:29nafsu supaya itu dikurangi. Jadi nilai
- 13:32pahalanya berkurang. Bukan cuma nilai
- 13:34pahala. Nanti saya sebutkan kalimat yang
- 13:36lainnya. Begitu nanti yang ini sempurna,
- 13:39turun nanti pernyataan dari Allah
- 13:40Subhanahu wa taala. Begitu benar akan
- 13:42datang lagi yang lebih besar dibanding
- 13:44yang sebelumnya. Datang meningkat lagi,
- 13:46meningkat lagi, meningkat lagi. Ini yang
- 13:48paling dahsyat tapi hukum yang kedua ini
- 13:50mesti berlaku. Jadi begitu ada pujian
- 13:51gak apapun ucapkan apa? Alhamdulillahi
- 13:54rabbil alamin. Tutup bagian diri kita
- 13:57yang ingin maju ke depan. Sudah.
- 14:01Ee tapi
- 14:03kenapa tapi Pak? Tapi semua ini dari
- 14:05Allah. Tidak ada peran saya sedikit pun
- 14:08di sini. Jelas sampai sini? Tib.
- 14:13Dan al berlaku yang kedua yaitu
- 14:15istighraq pada semua jenis kenikmatan
- 14:17yang kita raih. Ya, awas hati-hati.
- 14:20Jangan cuman di satu sisi saja. Awas
- 14:22hati-hati hati-hati hati-hati,
- 14:24hati-hati. Lupa kita itu dapat yang
- 14:27terasa materi. Alhamdulillah. Iya.
- 14:31Alhamdulillah. Dapat proyek, dapat
- 14:33promosi. Alhamdulillah. Keturunan.
- 14:36Alhamdulillah. Alhamdulillah. Tapi lupa.
- 14:39Bukankah mata ini kadang dirawat oleh
- 14:40Allah untuk tidak sakit? Berapa kali
- 14:43bersyukur dengan nikmat mata ini? Berapa
- 14:46kali bersyukur dengan nikmat telinga
- 14:47yang jelas terdengar?
- 14:49Berapa kali bersyukur dengan nikmat kaki
- 14:51yang bisa melangkah?
- 14:53Anda berharap-harap hebat dapat proyek
- 14:55segala rupa, diuji oleh Allah. Sakit
- 14:57kaki aja enggak bisa berangkat kerja.
- 14:59Hilang tuh jutaan, ratusan ribu, sekian
- 15:02sakit hilang. Cuman kaki aja satu kena
- 15:06duri aja. Ya, tek dah. Telinga enggak
- 15:10berfungsi sedikit, pusing, capek.
- 15:13Mata ah kena gangguan, proyek enggak
- 15:16bisa kelihatan, susah. Berapa kali kita
- 15:19bersyukur dengan semua nikmat ini?
- 15:21Kadang kita bersyukur dengan segala hal
- 15:23yang kita dambakkan dan belum kita
- 15:24pegang, tapi kita lupa dengan semua
- 15:26nikmat yang telah anugerahkan Allah
- 15:28anugerahkan pada kita dan melekat pada
- 15:29jasad kita. Maka dari itu dipaksa kita
- 15:32untuk mengucapkan kalimat ini setiap
- 15:34selesai salat.
- 15:36supaya ingat banyak nikmat yang telah
- 15:38Allah berikan pada kita. Walaupun kita
- 15:40berharap-harap yang lain yang belum
- 15:41tentu kita butuhkan. Kalau bahasa yang
- 15:44lainnya mungkin, "Eh, ini nikmat gak
- 15:45banyak yang kamu butuhkan saya berikan."
- 15:47Itu aja belum disyukuri. Eh, kamu minta
- 15:49yang lain. Itu aja belum mampu nyukurin.
- 15:52Kenapa minta yang lain? Yang belum tentu
- 15:55kita bukuh, belum tentu kita perlukan.
- 15:58Makanya setelah kita subhanallah,
- 15:59subhanallah, subhanallah, subhanallah
- 16:01bda salat apa yang diucapkan?
- 16:03Alhamdulillah. Alhamdulillah.
- 16:05Alhamdulillah. Alhamdulillah.
- 16:06Alhamdulillah. Supaya sadar telah banyak
- 16:08nikmat yang kita peroleh yang kadang
- 16:10kita menuntut banyak hal yang belum
- 16:12tentu kita butuhkan, tapi kita telah
- 16:14mendapatkan limpahan rahmat yang telah
- 16:16kita perlukan selama hidup kita. Jelas?
- 16:20Nah, bagian terakhir adab yang ketiga.
- 16:23Di adab pertama ucapkan tahmid
- 16:27ya. Satu.
- 16:30Adab yang kedua,
- 16:32jangan mengambil bagian ya.
- 16:37Atau kita bisa tegaskan dengan kalimat
- 16:43tunjukkan khusus kepada Allah.
- 16:48Khusus kepada Allah.
- 16:51Jadi jangan mengambil bagian dari tahmid
- 16:53kita itu saya naikkan ke atas sebagai
- 16:55adab kepada Allah.
- 17:00dalam semua nikmat yang Allah berikan
- 17:02kepada kita, baik terasa ataupun yang
- 17:05belum terasakan. Ya, yang terasa
- 17:08sifatnya ini yang kita dapati dalam
- 17:09kehidupan kita. Yang belum terasakan,
- 17:12yang kadang-kadang kita ikhtiar baru
- 17:13kita peroleh. Jangan bedakan semuanya.
- 17:16Semua setiap kita dapati alhamdulillah.
- 17:19Makanya kalau berzikir pasca salat
- 17:20jangan cuman di lisan. Salat
- 17:22alhamdulillah itu kaitkan dengan nikmat
- 17:24yang telah kita dapatkan. Jadi begitu
- 17:26mengucapkan alhamdulillah,
- 17:27alhamdulillah, alhamdulillah. Bayangkan
- 17:29mata sehat, telinga sehat, kaki sehat,
- 17:32hati sehat, pikiran sehat, bening
- 17:33semuanya ya. Anak sehat, semua sehat,
- 17:36istri sehat, suami sehat, alhamdulillah.
- 17:38Alhamdulillah. Makanya bersyukurnya
- 17:39nikmat. Alhamdulillah. Alhamdulillah
- 17:41alhamdulillah.
- 17:45Tapi enggak ada yang nyampai ke hati
- 17:47gitu.
- 17:48Enggak ada yang nyampe. Coba di ucapkan
- 17:51pelan-pelan. Alhamdulillah.
- 17:52Alhamdulillah. Alhamdulillah. Rasakan ni
- 17:54itu tenang ke hatinya itu enak gitu. J
- 17:58zikir yang terasa itu nikmat ke hatinya
- 18:00dan ada ketenangan dalam jiwa kita. Ada
- 18:02getaran ada getaran tersendiri. Enak
- 18:05rasanya itu. Ada sentuhan ke hati kita
- 18:07ya. Sentuhlah ia tepat di hatimu. Maka
- 18:09ia akan jadi milikmu untuk selamanya.
- 18:11Ya. Sentuh. Maka bacakan zikirmu dengan
- 18:14bahasa hatimu sehingga terjadi koneksi
- 18:15antara hati dengan lisanmu. Catat Dul.
- 18:17Mana Dul?
- 18:20Bacakan. Alhamdulillah. Alhamdulillah.
- 18:23Alhamdulillah. Tenang. Ala bidikrillahi
- 18:26tatmainnul
- 18:27yakinlah kalau zikirmu benar kepada
- 18:29Allah, hatimu akan tenang. Ala itu
- 18:31harful ikhbar wat taukid. Menyampaikan
- 18:33sekaligus menekankan. Jadi kalau
- 18:35zikirnya hati belum tenang berarti ada
- 18:37yang enggak benar zikirnya, ada yang
- 18:38belum tepat. Paham ya? Nah itu dammah
- 18:41banyak terkumpul
- 18:44banyak. Semua segala hanya milik Allah.
- 18:46Jadi semua punya Allah itu banyak. Jadi
- 18:48semua aktivitas kita yang kita dapatkan
- 18:50nikmatnya itu semua punya Allah. Banyak
- 18:51punya Allah enggak berkurang. Banyak
- 18:54banyak.
- 18:56Nah, yang terakhir.
- 18:58Yang terakhir.
- 19:01Ingat baik-baik. Kalimat alhamdulillah
- 19:03itu mengandung makna syukur.
- 19:07Syukur
- 19:08ya. Kalau manusia berterima kasih, kalau
- 19:10kepada Allah kita ber syukur. Baik. Apa
- 19:14artinya syukur?
- 19:16Ya, syukur itu kalau mau dicatat boleh,
- 19:19kalau mau didengar dihafalkan atau
- 19:21disimak kembali pun tidak ada masalah.
- 19:23Yang penting paham. Paham maksudnya.
- 19:25Syukur itu ungkapan
- 19:30rasa terima kasih.
- 19:33Ungkapan rasa terima kasih
- 19:38dan bahagia.
- 19:41Ungkapan rasa terima kasih dan bahagia.
- 19:45atas nikmat yang diperoleh
- 19:48[Musik]
- 19:49atas nikmat yang diperoleh
- 19:53dengan cara
- 19:57dengan cara
- 19:59menggunakan nikmat itu.
- 20:04Menggunakan nikmat itu sesuai dengan
- 20:07ketentuan yang telah Allah tetapkan.
- 20:10sesuai dengan ketentuan yang telah Allah
- 20:12tetapkan.
- 20:14sesuai dengan ketentuan yang telah Allah
- 20:17tetapkan.
- 20:19[Musik]
- 20:21Sudah
- 20:23baik ungkapan terima kasih atau bahagia
- 20:26dan bahagia atas nikmat yang diperoleh
- 20:28dengan cara menggunakan nikmat itu
- 20:30sesuai dengan ketentuan yang telah Allah
- 20:32tetapkan. Baik. Awas, awas. Ini kalimat
- 20:35singkat tapi isinya padat dan akan
- 20:38sangat berdampak akan sangat berdampak
- 20:41dengan kuantitas ya
- 20:42peningkatan-peningkatan nikmat
- 20:44setelahnya yang akan kita peroleh dari
- 20:46Allah Subhanahu wa taala. Kalau
- 20:47syukurnya benar maka nanti limpahan
- 20:50nikmat berikutnya akan semakin
- 20:51bertambah. Perhatikan baik-baik. Awas
- 20:54ini bagian ketiga ini yang sering gagal
- 20:56di syukur ini adab pertamanya
- 20:59alhamdulillah. Betul. Begitu menerima
- 21:01alhamdulillah. Alhamdulillah.
- 21:03Alhamdulillah.
- 21:04Adab keduanya tunjukan semua karena
- 21:06Allah. Tapi di adab yang ketiga ini yang
- 21:09paling penting. Dan tidak sedikit orang
- 21:11gagal di sini. Jangan cukupkan syukur
- 21:14pada kalimat alhamdulillah, tapi
- 21:17optimalkan nikmat yang diraih itu sesuai
- 21:19fungsinya yang telah Allah tetapkan.
- 21:22Misal Allah kasih pada kita nikmat sehat
- 21:25di mata melihat jelas. Kita bisa bedakan
- 21:28objek ini laki-laki, ini perempuan. Ini
- 21:30peci putih, ini peci yang hijau. Ini
- 21:33peci biru, ini peci yang hitam. Bahkan
- 21:35yang paling nikmat paling besar kita
- 21:36bisa membedakan nikmat hak dan batil.
- 21:39Nikmat halal dan haram. Ini halal itu
- 21:42haram. Baik. Ini hak ini batil. Jujur
- 21:45itu hak, dusta itu batil. Hei, mencari
- 21:49dengan yang benar itu hak, korupsi itu
- 21:51haram. Batil. Itu nikmat luar biasa. Ini
- 21:54tayangan yang hak ini yang batil.
- 21:56Baik. Ketika kita dapatkan semua nikmat
- 21:58itu, maka syukuri. Maka cara
- 22:00mensyukurinya tempatkan, gunakan mata
- 22:03ini, nikmat mata untuk melihat sesuai
- 22:06dengan apa yang telah Allah tetapkan.
- 22:09Apa fungsi mata yang telah Allah
- 22:12tetapkan? Bukan sekedar melihat. Saya
- 22:14sering katakan, saya sering sampaikan
- 22:16dalam Al-Qur'an, fungsi mata itu bukan
- 22:19sekedar melihat. Untuk manusia diikat
- 22:21dengan kalimat melihat yang baik-baik.
- 22:25Bahkan tegas kalimat Qurannya, palingkan
- 22:27ketika yang dilihat itu tidak baik
- 22:28menurut Allah. Ini enggak baik nih.
- 22:30Palingkan. Di mana ditemukannya? Di
- 22:33Quran surah ke-24 Annur. Ayat berapa,
- 22:36Ustaz? Ayat 30 untuk laki-laki. Apakah
- 22:38perempuan ikut? Ikut. Bahkan harus ayat
- 22:4131-nya perempuan.
- 22:43Bahkan iman kita dipertaruhkan di situ.
- 22:48AB.
- 22:50Katakan pada pria-pria yang masih merasa
- 22:53punya iman, masih merasa punya iman.
- 22:55Kalau enggak punya iman ya enggak
- 22:57masalah. Karena imannya enggak ada, maka
- 22:59enggak ada rem dalam dirinya. Karena
- 23:01iman enggak ada, maka enggak ada
- 23:03petunjuk pada hatinya. Di hati itu ada
- 23:05iman. Kata Allah, kalau hatinya ada
- 23:07iman, maka iman itu akan merambat ke
- 23:09seluruh anggota tubuhnya. Saat dia naik
- 23:12ke mata, yagudu min absorim, maka
- 23:14imannya akan menunjukkan apa yang harus
- 23:16dilihat oleh matanya. Ketika yang
- 23:18dilihat itu tidak benar menurut imannya,
- 23:20maka dia akan palingkan dari pandangan
- 23:21itu.
- 23:23Ah, jadi kalau ingin mensyukuri nikmat
- 23:25mata, pakai mata ini untuk melihat yang
- 23:27benar-benar,
- 23:28yang baik-baik menurut Allah. Itu
- 23:30tandanya kita bersyukur dengan nikmat.
- 23:32Dan tanda yang kedua, iman kita masih
- 23:35ada, masih kuat.
- 23:38Jadi kalau kita mengatakan
- 23:39alhamdulillah, alhamdulillah,
- 23:40alhamdulillah nikmat mata. Tapi mata
- 23:42dipakai pada yang tidak benar. Itu bukan
- 23:45syukur namanya.
- 23:47Apalagi pas diucapkan pas dilihat yang
- 23:49enggak benar.
- 23:51Gambar apa ini? Ini nih enggak benar nih
- 23:53gambar nih. Alhamdulillah.
- 23:56Nama alhamdulillah. Pandangan pertama.
- 23:58Selanjutnya kan enggak boleh
- 24:00kalimatul haqil.
- 24:02Ya, kalimatnya benar cuma ditempatkan di
- 24:04tempat yang salah. Paham?
- 24:07Ah. Jadi coba cek deh. Katanya
- 24:09alhamdulillah tapi mata masih dipakai
- 24:11pada yang tidak baik. Berapa kali Anda
- 24:13melihat gambar yang tidak tepat saat
- 24:14membuka status, saat meng-update status?
- 24:18Hah? Saat melihat browsing, searching,
- 24:21berita di internet, saat membuka
- 24:24handphone, berapa kali iklan tampil
- 24:26kemudian mata kita bisa mengelak dengan
- 24:27cepat? Pindahkan pandangan. Pindahkan
- 24:29pandangan. Itu baru satu. Belum telinga.
- 24:33Nikmat telinga, gunakan telinga sesuai
- 24:34dengan fungsi yang telah Allah tetapkan.
- 24:36Kata Allah, "Jangan dengar yang tidak
- 24:38baik." Ya ayyuhalladzina amanu. Hai
- 24:39orang-orang masih merasa punya iman,
- 24:41baukum ba. Jangan dengarkan gibah.
- 24:44Jangan bergibah. Jangan dengarkan gibah.
- 24:46Jangan bikin acara gibah. Jangan jadi
- 24:48pelaku gibah. Sekarang dikemas jadi
- 24:51acara TV. Itu yang repot. Gibah
- 24:56ya. Bikin situ tulisan. Memang
- 24:58kadang-kadang gini, kalau maksiat itu
- 25:00jangan dikemas-kemas. Semakin dikemas
- 25:02kelihatannya semakin bagus. Dijualnya
- 25:05jadi menarik. Bikin aja title yang
- 25:08langsung tunjukkan pada tingkat
- 25:09maksiatnya ya. Jadi kalau ada
- 25:12tayangan-tayangan gosip langsung antum
- 25:13sebarkan berita tayangan gibah gitu aja.
- 25:16Sebarin tuh ke yang lain. Share share
- 25:18tayangan gibah. Terus turunkan ayat
- 25:20Quran di bawahnya khusus bagi orang
- 25:22Islam. Islam saja supaya enggak jadi
- 25:23tersangka nanti.
- 25:27Gampang.
- 25:29Udah paham ya. Ah jadi gitu aja nanti
- 25:33hilang sendiri ya. Jadi dan jangan jadi
- 25:36pelakunya katanya muslim tapi jadi
- 25:37pelaku gibah. Aneh jelas ya. Iman kita
- 25:41dipertaruhkan di situ tuh. Itu baru mata
- 25:44ke telinga belum ke lisan. Ya lisan
- 25:47pakai untuk apa? Bicara yang benar.
- 25:48Makanya nabi itu mengikat dua dua saja.
- 25:51Maaf. Manana yukminu. Iman lagi tuh.
- 25:54Manana yukminu billahi wal yaumil akhir
- 25:56falya khairasmut. Siapa yang masih
- 25:58merasa beriman pada Allah dan hari
- 26:00akhir. Kenapa ada hari akhir menunjukkan
- 26:03hisab? Eh, dihisab, dihisab, dihisab,
- 26:05dihisab, dihisab. Wafat dihisab. Wafat
- 26:08dihisab. Itu penegas tuh. Jadi kalau
- 26:11melanggar ketentuan ini, maaf berarti
- 26:13iman bermasalah. Yang kedua, merasa
- 26:15ringan saat dihisab. Falya khairan.
- 26:18Katakan yang baik-baik. Jadi kalau masih
- 26:20punya iman, yang enggak baik itu enggak
- 26:21akan dikatakan. Apa yang enggak baik?
- 26:23Banyak dusta. Wailulil mukadzibin.
- 26:26Celaka para pendusta. Dusta tuh enggak
- 26:28baik. Kalau dusta akan celaka,
- 26:31gibah ya, celaan, makian, perselisihan,
- 26:35enggak baik. Makanya kalau Anda rajin
- 26:37ikut taklim tapi rajin berselisih, ada
- 26:39yang aneh tuh. Aneh katanya taklim,
- 26:43katanya mendekat pada Al-Qur'an, katanya
- 26:44ingin praktikkan Al-Qur'an, tapi
- 26:46melanggar isi Quran. Aneh.
- 26:49Aneh. Anda belajar di mana? Quran mana
- 26:51yang Anda praktikkan? Hah? Mana iman
- 26:54Anda?
- 26:56Taklim itu menguatkan iman, bukan
- 26:57melanggar iman. Itu poinnya.
- 27:01J kalau Anda dekat dengan Allah, itu
- 27:03semua tubuh kita akan dijaga lurus pada
- 27:06nilai-nilai kemuliaan. Jelas sampai
- 27:08sini? Itu, Teman-teman, itu baru tubuh
- 27:11kita. Belum yang lain. Ini saya tanya
- 27:14pada Anda ya. Mulai dari pakaian, alas
- 27:18kaki, rumah, ya, kendaraan. Pertanyaan
- 27:23saya, berapa nikmat yang telah kita
- 27:25peroleh, yang telah kita gunakan sesuai
- 27:28fungsi yang telah Allah tetapkan kepada
- 27:30kita? Makanya pelajari dulu sebelum
- 27:32meminta kepada Allah, "Ya Allah, berikan
- 27:34aku anugerah rumah." Apa fungsi rumah
- 27:36menurut Allah dan Rasul-Nya? Turunkan.
- 27:39Ada fungsi rumah untuk berzikir, fungsi
- 27:41rumah sebagai naungan. Fungsi rumah itu
- 27:43ada 3 sampai empat dalam Al-Qur'an. Ada
- 27:45manzil, kenapa rumah disebut dengan
- 27:46manzil? Hah? Ada bait, kenapa disebut
- 27:49dengan bait? Ada dar, kenapa disebut
- 27:51dengan dar? Ada maskan. Kenapa disebut
- 27:53dengan maskan? Ada di situ turunannya.
- 27:54Pelajarin dulu.
- 27:56Jangan ngotot minta sesuatu, tapi ketika
- 27:58diberikan enggak bisa syukurin. Itu yang
- 28:00bahaya nanti saat hisab nih. Rumah.
- 28:03Kenapa disebut dengan maskan? Tempat
- 28:05untuk tinggal. Tapi kata maskan dari
- 28:07kata sakinah. Sakinah itu sesuatu yang
- 28:09tenang, tentram. Ciptakan ketentraman di
- 28:12rumah. Ciptakan ketenangan di rumah.
- 28:14Kalau sudah punya rumah, bikin suasana
- 28:16tenang di rumah. Jangan di rumah ribut
- 28:18terus. Di rumah berselisih terus. Kalau
- 28:21Anda di rumah tiap hari ribut, artinya
- 28:23kurang syukur Anda kepada Allah. Orang
- 28:26yang enggak punya rumah, belum dapat
- 28:28amanah rumah, masih ngontrak, ada yang
- 28:30numpang tinggal, dia hidupnya tenang.
- 28:32Masa Anda yang dikasih enggak tenang?
- 28:34Padahal tempatnya disebut maskan, tempat
- 28:36untuk tenang. Ustaz, kenapa saya enggak
- 28:38tenang? Karena Anda enggak belajar
- 28:39turunan dari maskan. Maskan itu sifatnya
- 28:41sakinah. Sakinah itu dibawa ke rumah
- 28:44tangga. Ayatnya Quran 30, surah 30 ayat
- 28:4621. Pelajari ayatnya. Di situ ada
- 28:49sakinah. Sakinah dapat, mawadah turun.
- 28:52Mawadah turun, rahmat dapat. Di situ
- 28:54disingkat sakinah, mawadah, rahmah.
- 28:56Disingkat jadi samara. Dibawa ke dapur
- 28:59jadi sambara.
- 29:01Itu
- 29:03ini kan pernikahan seperti sayembara.
- 29:05Tebak-tebakan.
- 29:06Anda mendapatkan samara tapi Anda tidak
- 29:09menggali hikmahnya, bagaimana bisa
- 29:10meraihnya? Anda mendapatkan pengin
- 29:12sakinah, tempatnya maskan yang punya
- 29:14Allah. Tapi Anda sendiri jauh dari
- 29:16Allah, bagaimana bisa mendapatinya? Eh,
- 29:19makanya fungsi rumah yang kedua disebut
- 29:20bait. Bait itu dari bata yabitu baitan
- 29:24tempat menetap. Tapi bukan sekedar
- 29:26menetap. Karena dalam Al-Qur'an ketika
- 29:28disebutkan bait, sesuatu yang
- 29:29mendekatkan diri dengan Allah. Makanya
- 29:31Ka'bah disebut bait. Quran surah ke-3
- 29:34ayat 96. Inna aala baitin
- 29:39mubarak. Sungguh rumah pertama yang
- 29:42ditetapkan untuk manusia itu apa? Ka'bah
- 29:44yang terletak di Makkah yang diberkahi.
- 29:46Kenapa Ka'bah disebut dengan bait? Untuk
- 29:48menunjukkan setiap fungsi bait itu
- 29:50menghadap ke arah Ka'bah. Kenapa disebut
- 29:52menghadap ke Ka'bah? Untuk menunjukkan
- 29:54ketaatan kita kepada Allah. Ibadah
- 29:56diturunkan di hadis Nabi pakai zikir.
- 29:59Zikir, zikir, zikir. Rumah yang tidak
- 30:01digunakan untuk berzikir seperti
- 30:02kuburan. Sepi, sepi, sepi, sepi. Bukan
- 30:05sekedar zikirnya. Karena dengan zikir
- 30:07itu kita menjadi lebih dekat dengan
- 30:08Allah. Ketika dekat dengan Allah, rahmat
- 30:10turun.
- 30:12Begitu Joni cara memahaminya.
- 30:16Ini rumah dibangun-bangun, diluas-luas
- 30:18tapi jauh dari Allah. Ya gimana bisa
- 30:20nyaman tinggal di rumah?
- 30:23Luasin, luasin, luasin. Silakan aja
- 30:24luasin. Kandang ayam juga luas. Main ke
- 30:28Subang rumah kandang ayam. Kandang ayam
- 30:30juga luas. Apa bedanya rumahna dengan
- 30:32kandang ayam? Apa beda rumahna dengan
- 30:34Ragunan? Ragunan juga luas tuh. Kandang
- 30:36singa luas begitu. Heh. Luas. Apa
- 30:39bedanya? Bedanya pakai zikir.
- 30:43Zikir apa itu? Zikir banyak di Quran.
- 30:45Salat zikir Quran surah 20 ayat ke-14.
- 30:48Waqimiikri
- 30:50baca Quran zikir Quran surah ke-15 ayat
- 30:529. Inna nahnu nazalnikra wa inna
- 30:54lahufidun. Bacaan subhanallah alhamdulah
- 30:56kalimat thayibah zikir. Quran surah ke-4
- 30:58ayat 103. Asmaul husna zikir Quran surah
- 31:02ke-2 ayat 152 ditafsirkan Quran surah
- 31:04ke-17 ayat ke-110. Doa itu zikir. Quran
- 31:08surah ke-7 ayat 205. Menghafal Quran
- 31:10zikir. Quran surah ke-54 ayat 17, ayat
- 31:1322, ayat 32, ayat 40. Kenapa enggak
- 31:15dihidupkan di rumah tuh begitu? Zikir
- 31:19semua. Ayo coba deh dengan istri
- 31:21menghafal. Menghafal ya kan? Masyaallah.
- 31:25Enggak apa-apa sambil bercanda. Setelah
- 31:27itu apa namanya? Berlomba. Enggak
- 31:30apa-apa. Mama sayang. Masyaallah. Tahu
- 31:34enggak bedanya keramik sama kamu? Wah,
- 31:38gitu.
- 31:40Enggak tahu, Pah. Kalau keramik makin
- 31:43lama makin antik. Kalau kamu makin lama
- 31:45makin cantik.
- 31:47Catat.
- 31:50Oh, papa bisa aja. Bukan karena bisanya,
- 31:53tapi kecantikan itu memudar di dunia.
- 31:56Saya ingin semua bertahan sampai ke
- 31:57akhirat. Yuk, kita mulai dengan
- 32:00menghafal Quran. Mudah-mudahan kita
- 32:02mendapatkan mahkota di akhirat. Itulah
- 32:04kecantikan dan keindahan yang hakiki di
- 32:05hadapan Allah Subhanahu wa taala.
- 32:07Masyaallah. Masyaallah. Alim
- 32:12praktikin.
- 32:14Masyaallah. Masyaallah.
- 32:20Paham. Dibikin status.
- 32:28Aduh,
- 32:30dunia ada-ada aja. Ah, gitu caranya. J
- 32:34kalau dipakai begitu enak tuh. Cobalah
- 32:36anak-anak. Waduh, kalau lihat anak tuh
- 32:38kalau lagi kosong dia baca Quran lagi
- 32:40main tiba-tiba baca almulk, baca
- 32:41Alqalam, baca macam-macam
- 32:44itu indah pokoknya deh. Antum lagi
- 32:46pulang lagi capek, tiba-tiba anak dalam
- 32:47mayma
- 32:49yatasaalun lagi main aja main sepedaan
- 32:51main apa gitu. hidup tuh suasana rumah
- 32:54pakai trigger dulu ya kayak speaker
- 32:56aktif atau apa gitu kan ya kemudian
- 32:59pasangkan 24 jam putar jadi suasananya
- 33:01terbawa antum belum baca enggak apa-apa
- 33:03mulai pasang dulu aja speaker aktifnya
- 33:0524 jam isi enggak apa-apa muter dan
- 33:08biasakan di anak-anak begitu ya saya
- 33:11saya berusaha mencoba ya setelah itu
- 33:13kita berbagi dan itu dampaknya besar ya
- 33:16saya praktikin dulu sendiri saya coba
- 33:18dulu pada anak-anak tuh dekatkan dengan
- 33:19Quran terus beli mic-m
- 33:22Dia bicara dengan Quran itu Quran tuh
- 33:23karena biasa Quran makanya ketika
- 33:25dikasih mic pun bukan nyanyi kasih Quran
- 33:28ya nyampai dibawa ke mall begitu ke mall
- 33:30lihat tuh ada apa mic yang standing itu
- 33:33berdiri masyaallah orang kan biasa pakai
- 33:36buat karaoke tulisannya karaoke. Dia
- 33:37cobain di mall ya wailul likulli
- 33:40umazatilaza
- 33:41di mall bayangin tuh.
- 33:44Tapi ya biarin aja sekali-kali di mall
- 33:45ada ngaji kan.
- 33:50[Musik]
- 33:52Tapi ya begitu gitu. Itu itulah nikmat.
- 33:55Itulah syukur. Syukur itu butuh
- 33:57realisasi bukan cuman ucapan.
- 33:59Alhamdulillah rumah kita besar. Syukur
- 34:01aja. Silakan undang bagi dengan
- 34:03tetangga. Alhamdulillah. Tapi buktikan
- 34:05jangan setelah undang tetangga segala
- 34:07rupa, lupa lagi dengan Allah. Tuh kalau
- 34:09digali banyak. Ada maskan, ada bait, ada
- 34:11dar, ada manzil. Manzil nazala turun.
- 34:14Manzil tempat menurunkan. Apa yang
- 34:16diturunkan situ? Turunkan keturunan.
- 34:18Makanya jangan pernah bermaksiat di luar
- 34:19rumah. Setelah berumah tangga ada rumah,
- 34:21lakukan semua hubungan di dalam rumah.
- 34:23Jangan maksiat di luar rumah. Ya. Yang
- 34:25kedua, menurunkan kasih sayang,
- 34:27menurunkan segala rahmat, menurunkan
- 34:29segala perhatian. Di situ berikan pada
- 34:31anak, pada setiap yang ada di rumah dan
- 34:32sebab itu baru satu.
- 34:35Jadi kadang-kadang begini, Allah sudah
- 34:37kasih minta yang lain. Yang ini aja
- 34:38belum dipakai ibadah. Antum sudah
- 34:40nyari-nyari pakaian yang lain ni.
- 34:42Pakaian yang dipakai ini sudah pernah
- 34:43dipakai ibadah belum? Pakai salat, pakai
- 34:45ngaji, pakai macam-macam. Ini
- 34:47kadang-kadang begini, saya sering dapat
- 34:49pertanyaan, "Ustaz, saya ini cari
- 34:51pekerjaan enggak pernah keterima." Saya
- 34:54bilang, "Sini, Mas, baju ada?" "Ada,
- 34:57makan tiap hari ada?" "Alhamdulillah.
- 35:00Kendaraan ada? Sepeda Ustaz punya?"
- 35:01Alhamdulillah. Baik. Rumah ada? Ada,
- 35:04Ustaz. Alhamdulillah.
- 35:08Sudah. Berapa banyak yang dipakai
- 35:09ibadah?
- 35:11Sepeda sudah mengantarkan Anda pada
- 35:12salat? Kadang-kadang, Ustaz.
- 35:15Baju sudah semua dipakai ibadah ya?
- 35:17Belum semua, Ustaz. Ah, itu Anda itu
- 35:19begitu. Itu kan semua titipan. Setiap
- 35:23titipan akan ditanya.
- 35:25Semua orang yang dititipkan itu enggak
- 35:26pengin banyak. Enggak ada orang titipin
- 35:28pengin banyak. Penginnya sedikit supaya
- 35:30gampang dikembalikan. Atau saat ditanya
- 35:32menjadi lebih mudah menjawabnya.
- 35:35Nah, sekarang anda yang dikasih oleh
- 35:37Allah saja titipan belum digunakan pada
- 35:38yang benar. Bagaimana bisa meminta yang
- 35:40lain? Barangkali bukan Allah belum mau
- 35:42ngasih, tapi Allah menginginkan Anda
- 35:44maksimalkan dulu nikmat yang ini. Kalau
- 35:46sudah semua maksimal, jangankan Anda
- 35:48minta, belum minta pun Allah bisa
- 35:49kirimkan yang lain. Itu poinnya mudah
- 35:53bagi Allah. Karena Allah mampu menguasai
- 35:56semua alam. Jangankan pengin pekerjaan,
- 35:58semua alam pengin dikasihkan.
- 36:00Jangankan menguasai, merawat semuanya,
- 36:02memberikan semuanya, ngasih memberikan,
- 36:05merawat, mencukupkan, semua diberikan.
- 36:08Sifat yang memberikan, merawat, memenuhi
- 36:10semuanya tanpa kecuali dalam bahasa Arab
- 36:12disebut dengan rububiyah.
- 36:15Yang memilikinya disebut dengan rabb.
- 36:18Karena itu kata Rabb secara tunggal
- 36:20kalau tidak dilekatkan dengan kalimat
- 36:22lain itu artinya enggak boleh diberikan
- 36:25kecuali hanya pada Allah saja. Rabb.
- 36:27Awas hati-hati. Rabb. Enggak boleh
- 36:29manusia diberi nama dengan Rabb. Rabb.
- 36:32Kecuali disambung dengan yang lain.
- 36:34Rabbi Williams. Misal kan? Ah. atau
- 36:36misalnya Muhammad Rabbi ya. Kalau
- 36:39bersambung dengan yang lain boleh. Boleh
- 36:41ya. Di kisah Nabi Yusuf Quran surah 12
- 36:43ayat ke-42
- 36:45ya.
- 36:52Rabbik bukan Allah di situ ya. Ketika
- 36:54Yusuf alaihi salam berkata kepada satu
- 36:56di antara dua orang yang ditakwilkan
- 36:58mimpinya dan dia duga dia akan berhasil
- 37:01keluar dari situ. Selamat ya. Selamat.
- 37:03Maka dia katakan, "Berikan pesan kepada
- 37:04orang ini ya, napi yang akan e lolos
- 37:07ini, selamat ini." Kata Nabi Yusuf Alaih
- 37:09Salam, "Nanti sebutkan kisah saya kepada
- 37:12rajamu."
- 37:13Ya, rabb di situnya. Tapi ada kaf di
- 37:15situ. Rabbik, bukan Rabb sendiri.
- 37:17Ditunjukkan kepada raja. Jelas sampai
- 37:19sini? Baik. Itu boleh enggak ada
- 37:21masalah. Nah, tapi ingat sifat Rabb
- 37:24kalaupun dilekatkan dengan kalimat lain
- 37:27itu tidak hanya menunjuk pada aspek
- 37:29kepemimpinan, tapi ada perawatan dan
- 37:32maslahat di dalamnya. Yuk, kita baca
- 37:33sedikit tafsirnya.
- 37:36Warbu malikul mutifutidah.
- 37:46Kata Rabb itu hanya milik Allah
- 37:49Subhanahu wa taala. Bermakna Malik yang
- 37:52memiliki segalanya. Mutasarif yang
- 37:55berkehendak untuk menggunakan pada
- 37:56apapun yang dikehendakinya pada semua
- 37:58yang dimilikinya. Terserah Allah.
- 38:00Terserah Allah. Nih. Maaf ya. Maaf ya.
- 38:03Maaf sekali lagi. Maaf. Ini tangan punya
- 38:06siapa?
- 38:07Ya Allah. Maaf. Mata punya siapa? Ya
- 38:10Allah. Telinga punya siapa? Nah, karena
- 38:13punya Allah terserah Allah ya. Allah
- 38:14yang punya. Ya kan? Sekarang yang punya
- 38:17nitipin ke kita supaya kita pakai.
- 38:19Makanya kita katakan inn lillah kita itu
- 38:22punya Allah. Inna lillahi kita semua
- 38:24punya Allah wa inna ilaihi rojiun.
- 38:27Karena kita punya Allah, besok lusa kita
- 38:28pulang kepada Allah. Karena kita punya
- 38:31Allah, mata punya Allah, telinga punya
- 38:33Allah, tangan punya Allah, terserah
- 38:34Allah. Maka Allah bikin aturan. Karena
- 38:37kamu punya saya, saya yang ciptakan nih
- 38:39cara menggunakan semua jasad dalam
- 38:41tubuhmu. Pakai sesuai petunjuk
- 38:43pemiliknya. Tangan gunakan begini, mata
- 38:45gunakan begini. Makanya kalau tangan
- 38:47dipakai maksiat, Allah marah yang punya.
- 38:52Kata Allah, "Eh, tangan saya kan suruh
- 38:54gunakan yang baik. Kenapa dipakai
- 38:55mencuri? Daripada pakai mencuri potong
- 38:57aja tangannya. Yang punya marah.
- 39:00Saya punya motor. Motor saya titipkan
- 39:03pada Anda. Saya bilang pakai motor ya,
- 39:05pakai yang baik-baik buat taklim, buat
- 39:06cari nafkah. Anda, pakai motor buat
- 39:08maksiat, rampok orang pakai motor itu.
- 39:11Saya marah enggak? Marah. Motor Anda
- 39:13tabrak-tabrakin
- 39:15bengok. spion hilang g kan semua habis.
- 39:19Uh, marah enggak saya? Marah ini tubuh
- 39:22kita punya Allah dipakai maksiat. Ya
- 39:24wajar Allah marah.
- 39:27Perangkat hidup punya Allah dipakai
- 39:29maksiat. Wajar Allah marah. Malikul
- 39:31mutasarif.
- 39:33Makanya kata yang memiliki dan mengatur
- 39:36semuanya sesuai dengan kehendaknya itu
- 39:37Rabb namanya. Kalau kalimat itu diambil
- 39:41untuk sifat keteladanan kepada makhluk
- 39:43misal manusia, maka tambahkan kalimat
- 39:46lain. Rabbul bait yang merawat rumah.
- 39:50Ya, rabbud daulah yang merawat
- 39:52pemerintahan. Kenapa disebut Rabb?
- 39:54Supaya dengan perawatan itu memberikan
- 39:56maslahat. Makanya para pemimpin baik di
- 39:59rumah tangga ataupun aspek yang lebih
- 40:01luas lagi, kalau dia memimpin tapi tidak
- 40:03mengarahkan pada yang lebih baik, besar
- 40:05pertanggungjawabannya di hadapan Allah
- 40:06Subhanahu wa taala. tinggi itu. Awas,
- 40:09hati-hati, hati-hati. Dan itu berat,
- 40:12berat, berat, berat di hadapan Allah
- 40:14Subhanahu wa taala. Nah, kita tutup
- 40:16kalimatnya. Alhamdulillahiabbil
- 40:20alamin. Kata Allah, kenapa menggunakan
- 40:22kata rabb? Rabb itu sifat memberi tanpa
- 40:25batas. Sifat merawat dengan sempurna.
- 40:27Kalau engkau bersyukur kepadaku
- 40:30menggunakan semua nikmat yang telah Aku
- 40:32berikan sesuai dengan perintahku dan
- 40:34fungsinya, maka aku akan tambahkan lagi
- 40:36bagi kalian. Tambahkan lagi dan aku akan
- 40:39rawat kalian beserta nikmat-nikmat itu
- 40:41sehingga semua nikmat terpakai dalam
- 40:43hidup kalian. Itu yang disebut dengan
- 40:45berkah.
- 40:47Dapat gaji Rp100.000 semuanya tergunakan
- 40:49dalam manfaat. Kan ada orang dapat R
- 40:52miliar sebulan tapi enggak ada
- 40:53manfaatnya. Habis R100 juta 3 hari habis
- 40:57R juta sepekan habis tapi manfaatnya
- 40:59enggak kerasa.
- 41:01Aduh kadang-kadang kasihan kasihan
- 41:03banget dapat gaji Rp100 juta sepekan
- 41:06habis pakai nonton burung
- 41:08pakai nonton kuda. Nonton kuda doang
- 41:10kuda lewat e bayar Rp20 juta. Cuma lihat
- 41:13kuda doang.
- 41:15Masyaallah pakai ini, pakai itu. Jalan
- 41:17sini dia sini enggak menikmati.
- 41:20Kalau berkah enggak apa-apa. Makin
- 41:21banyak makin berkah. Banyak beri orang
- 41:22lagi, beria lagi, sedekah lagi. Berkah
- 41:24enggak apa-apa ya. Pilih mana? Sedikit
- 41:27tapi berkah atau banyak tapi berkah?
- 41:29Banyak tapi berkah. Banyak berkah.
- 41:31Banyak berkah ya. Ya. Berangkat umrah,
- 41:33berangkat haji, sedekah, infak. Ini
- 41:35banyak berkah. Banyak. Banyak banyak.
- 41:36Alhamdulillah. Enggak apa-apa. Tapi
- 41:39sering terjadi banyak dikumpul-kumpul
- 41:41dia sendiri enggak merasakan itu.
- 41:44Dan yang paling dahsyat itu kadang
- 41:45berkelahi dengan orang yang dipegang aja
- 41:48di tabungannya belum habis.
- 41:50Terus sekarang banyak orang aneh itu.
- 41:52Banyak orang aneh. Beneran serius saya.
- 41:54Banyak orang aneh. Kalau Anda cek
- 41:56kekayaannya luar biasa. Miliaran,
- 41:58triliunan dan sebagainya. Tapi masih
- 42:00mengharapkan yang lain. Itu aja belum
- 42:02kepakai buat dia.
- 42:04Bawa uang aja R miliar. Masuk ke
- 42:06restoran makan. Mau makan apa situ? Itu
- 42:08aja belum habis. Oh. Eh, sudah pengin
- 42:11makan aspal, makan hutan, makan ini,
- 42:12makan itu. Allahu Akbar. Apa yang mau
- 42:15dimakan?
- 42:17Kasihan saya. Kasihan. Benar hidupnya
- 42:20kasihan. Dikumpul-kumpul kepakai enggak
- 42:21mati aja udah udah selesai itu. Jadi
- 42:26cuman mewariskan masalah. Dan kalau
- 42:28enggak berkah, celaka. Begitu dia
- 42:30meninggal orang rebutan, anak cucunya
- 42:31rebutan. Saling tembak, saling bunuh,
- 42:33meninggal. Enggak ada yang dapat. Kan
- 42:35sering saya bilang kayak dua orang
- 42:36rebutan mobil, dua-duanya meninggal.
- 42:37Mobilnya cuman ketawa.
- 42:41Paham ya? Nah, maka kalau kita benar
- 42:43menggunakannya, Rabb, sifat rububiyah
- 42:45itu muncul. Allah akan merawat.
- 42:47Maksudnya menjadikan semua nikmat yang
- 42:48Allah berikan pada kita berkah. Kepakai,
- 42:51semua kepakai, ada manfaatnya. Berkah
- 42:54itu ziadatul khair. Nilai kebaikannya
- 42:55bertambah. Nah, kemudian sifat Allah
- 42:59untuk memberikan tambahan itu dialihkan,
- 43:02diuraikan pada kita dengan melimpah.
- 43:04Tambah, tambah, tambah, tambah. Kata
- 43:06Allah, "Jangan rumahmu yang kecil itu,
- 43:09semua alam saja tanpa batas saya bisa
- 43:12rawat. Jangankan kau minta yang sedikit,
- 43:15minta semua alam pun aku berikan."
- 43:16Karena akuulamin.
- 43:19Karena itu sifat lillah. Alhamdulillahi
- 43:22hi harakatnya. Kemudian sifat yang kedua
- 43:25ikut rabbi bukan rabbu. Rabbi iya
- 43:27menunjuk kepada Allah tadi. Seperti
- 43:29bismillahi rahmani ya. Rahmani i ke
- 43:32Allah. Maka rabbi ke Allah. Rabbil
- 43:35alamina. Kata Allah, "Akul akulah Tuhan
- 43:38yang merawat, yang menguasai semua alam.
- 43:42Alam saja sudah jamak bentuknya. Alam
- 43:44jamak. Alamin jamul jamak. Jamak dari
- 43:48semua jamak. J kalau ada yang banyak,
- 43:50semua yang banyak itu aku kuasai. Kata
- 43:52Allah manusia sedikit. Kalau kamu mau
- 43:54minta aku berikan apa yang kamu
- 43:56inginkan. Kalau kamu ingin aku rawat aku
- 43:58rawat. Jangankan kamu, semua alam aja
- 44:01aku rawat apalagi cuman kamu. Jelas ya?
- 44:05Ah. Maka dari itu pada ayat yang
- 44:07ketiganya Allah turunkan kemudian ayat
- 44:09yang sangat indah untuk menerapkan
- 44:11kaidah di ayat yang kedua ini.
- 44:12Perhatikan baik-baik.
- 44:14Kalau Anda benar-benar bersyukur
- 44:16kepadaku, kata Allah, menggunakan nikmat
- 44:18dengan baik sesuai peruntukanku, aku
- 44:20akan tambahkan kepadamu, aku akan rawat
- 44:22nikmatmu. Bahkan apapun yang kamu minta
- 44:24walaupun sepenuh alam, aku akan berikan
- 44:26jika engkau itu butuhkan. Karena aku
- 44:28penguasa, pemilik, dan pengatur semua
- 44:31alam tanpa kecuali. Maka turun Quran
- 44:33surah ke-14 ayat ke-7 di kaidah ini.
- 44:36Lain syakartum
- 44:38laazidannakum. Kalau engkau bersyukur
- 44:41kepadaku, laazidannakum.
- 44:43Maka aku akan tambahkan, tambahkan,
- 44:45tambahkan, tambahkan kepadamu. Masih
- 44:47ingat teman-teman sekalian kalimat
- 44:49alhamdulillahi rabbil alamin bukankah
- 44:51kalimat syukur? Syukur atas apa? Nikmat.
- 44:54Nikmat yang kita peroleh. Di mana
- 44:56nikmatnya? Di kalimat ayat pertama.
- 44:58Bismillahi rahman. Rahman nikmat dunia.
- 45:02Rahim nikmat akhirat. Saat mendapatkan
- 45:04nikmat dunia, alhamdulillah. Begitu kita
- 45:06alhamdulillah benar alhamdulillahnya,
- 45:07Allah tambahkan rahmatnya. Syukur lagi
- 45:10Allah tambahkan rahimnya. Pahala tambah
- 45:11lagi. Pahala tambah lagi. Rahmannya
- 45:13tambah lipatkan lagi. Sekarang motor
- 45:15besok mobil. Sekarang mobil besok bis.
- 45:18Sekarang bis besok kereta. Nambah nambah
- 45:20nambah nambah. Karena itu ketika Anda
- 45:23alhamdulillahi rabbil alamin maka rahman
- 45:25dan rahim Allah akan tambahkan. Rahman
- 45:27dunia rahim dalam urusan akhirat. Karena
- 45:29itulah pada ayat selanjutnya turun lagi
- 45:31kalimat arrahmanirrahim
- 45:34untuk menegaskan ketika Anda benar
- 45:36bersyukur kepada Allah maka sifat rahman
- 45:39dan rahim berupa pemberian Allah akan
- 45:41terus dilimpahkan kepada kita dan itu
- 45:43janji Allah dalam kalimat lain syakartum
- 45:46laazidannakum. Maka selesai pembahasan
- 45:49dua ayat sekaligus, ayat yang kedua dan
- 45:52ayat yang ketiga. Sekarang
- 45:54pertanyaannya, kalau ada orang yang
- 45:56tidak bersyukur dengan semua itu dan dia
- 45:59merasa itu punya dia, seperti Qarun
- 46:02pernah dicontohkan dalam masa-masa yang
- 46:04lampau, sekarang muncul lagi korun-qarun
- 46:06milenial misalnya, ya. Qarun-korun
- 46:09kekinian. Maka penting kita ingatkan ada
- 46:12ancaman yang berlaku dalam Al-Qur'an dan
- 46:14penegasan tentang apa yang terjadi jika
- 46:17seseorang merasa memiliki bukan sebagai
- 46:19titipan yang harus tingkatkan syukurnya
- 46:21kepada Allah Subhanahu wa taala. Itu
- 46:23nanti yang kita bahas di pertemuan
- 46:25berikutnya dengan turunnya ayat yang
- 46:27keempat. Maliki yaumiddin.
- 46:30[Musik]
About this transcript
This page contains the full transcript of BEGINILAH CARA BERSYUKUR YANG BENAR AGAR REZEKI SEMAKIN BERLIMPAH - Ustadz Adi Hidayat by Amalanku, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 6,062 words across 1,158 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.