Bedah Isi Otak Dibalik Bisnis Triliunan (Holywings) - Ivan Tanjaya — Transcript
Full transcript
- 0:00Ayo.
- 0:00Oke. Thank you, Ko, Ivan, udah luangin
- 0:02waktunya, Ko.
- 0:03Iya,
- 0:03Ko. Kita pertama kali ketemu kapan ya,
- 0:05Ko?
- 0:05Eh,
- 0:06di Bali
- 0:07kayaknya. Di Bali lah. Is, Garsi Andrew
- 0:09bawain lu, bawa lu ya waktu ke
- 0:12Oh,
- 0:13apa namanya?
- 0:14Bikini Club Atlas.
- 0:15Iya, Bikini Club. Betul, betul, betul,
- 0:17betul. Aku
- 0:18nonton podcastnya Koivan.
- 0:20Oke.
- 0:20Dari sebenarnya yang paling bagus tuh
- 0:22yang overpost sih itu ngegawil lumayan
- 0:24gitu.
- 0:25Terus saya yang kotimoti juga.
- 0:27Iya.
- 0:28sama
- 0:29e ng-stok lah IGA Koivan lah.
- 0:31Oke.
- 0:32Di bionya Koivan kan ada pertama tuh
- 0:34co-foundernya HW, terusnya ada JDBA-nya
- 0:37Martel ya.
- 0:37I
- 0:38sama di bawahnya itu ada yang menarik
- 0:39ada work life party balance ya.
- 0:41I part Work Party Life Balance.
- 0:44Work party life balance
- 0:45ya.
- 0:46Bisa dijelasin enggak koinnya apa?
- 0:47Work party life balance. Jadi gua itu ee
- 0:52jadi goal goal gua adalah gua bisa
- 0:55melakukan empat hal itu ya. Jadi gua gua
- 0:57punya kehidupan ya kehidupan sama
- 0:59keluarga gitu, family. Terus gua bisa
- 1:01tetap partti dan gua bisa tetap kerja
- 1:05ee apa aja si work, party, life,
- 1:08balance. Oh, ya. Cuma tiga berarti ya.
- 1:10Oke. Jadi tiga poin itu gua bisa
- 1:12ngelakuin
- 1:13dengan sebaik-baiknya.
- 1:15Bukan dibagi tiga ya, tapi dengan
- 1:17sebaik-baiknya. Jadi, gua bisa kerja.
- 1:20Ginilah ya ngomongnya ya. Jadi, gua gua
- 1:21maintain gimana cara gua bisa tetap
- 1:24punya waktu dan sehat melakukan tiga hal
- 1:28itu semua. Nah, itu mungkin kita ngomong
- 1:30balance-nya.
- 1:31Kalau balance menurut Koivan tuh ada
- 1:35pembagiannya berapa jam gitu enggak sih?
- 1:37Enggak ada.
- 1:37Kalau work life balance definisi koivan
- 1:39yang penting semuanya bisa gitu.
- 1:41Kalau balance menurut gua lu bisa
- 1:43ngelakuin itu secara maksimal. Jadi lu
- 1:45kerja bisa maksimal, lu ee apa namanya?
- 1:48Hidup berkeluarga juga bisa maksimal dan
- 1:52lu bisa party juga maksimal. Ya mungkin
- 1:55caranya ya lu harus sehat, olahraga lah
- 1:58ya. Olahraga lu harus memastikan badan
- 2:01lu fit.
- 2:02Terus waktu lu pergi sama keluarga lu
- 2:03jangan sampai keganggu juga ya. Waktu lu
- 2:06kerja lu juga harus bisa fokus.
- 2:08Tapi buat kayak pebisnis di luar sana
- 2:10gitu kok Ivan percaya work life balance
- 2:12enggak?
- 2:13Gua percaya cuman menurut gua walk life
- 2:15balance orang itu berbeda.
- 2:17Hm. Gua punya work life balance gua
- 2:19sendiri. Gua enggak apa-apa kerja Senin
- 2:21sampai Minggu.
- 2:22Menurut gua pun itu balance
- 2:24karena mungkin hasil yang gua dapat juga
- 2:26setimpal ya. He.
- 2:27Jadi ada balance-nya gitu.
- 2:28He.
- 2:29Ee gua partti, gua party kayaknya
- 2:31sekarang seminggu sekali kalau enggak
- 2:33dua kali. Gua minum pergi sama teman dan
- 2:37sampai maksudnya mentokment juga jadi
- 2:39pecah juga, happy juga. Jadi apapun yang
- 2:42gua lakuin gua mau maksimal lah.
- 2:45Tapi buat
- 2:46gua jaga itu supaya gua bisa tetap
- 2:47maksimal gitu. Jadi kalau ngomong walk
- 2:49life balance ada tapi orang punya
- 2:51berbeda-beda.
- 2:52Tapi gimana cara tahu kayak orang ini
- 2:55udah achieve gitu? Ada kayak menurut
- 2:56Koivan ada kriterianya enggak sih?
- 2:58Karena kan beda-beda setiap orang kan
- 3:01subjektif kan. Tapi menurut Koivan tuh
- 3:03selain pecah tuh apa gitu?
- 3:05Gini mungkin
- 3:07bedanya orang itu di prioritasnya ya.
- 3:11Jadi kayak kayak Andrew kemarin gua
- 3:12sempat tanya dia juga eh walk life
- 3:15balance versi Andrew itu apa? Dia jawab
- 3:17gua punyanya dia itu adalah dia bisa
- 3:20punya banyak waktu untuk dia melakukan
- 3:22apa yang dia mau. Jadi bukan bukan uang,
- 3:25tapi prioritasnya dia adalah punya
- 3:27banyak waktu. Jadi dia bisa tetap main
- 3:28game, dia bisa tetap kumpul teman, dia
- 3:31bisa tetap kumpul keluarga. Jadi waktu
- 3:33yang dia kejar gitu prioritasnya dia
- 3:36bukan uang lagi tapi waktu free time.
- 3:39Kalau kayak si Timoti ya sama maksudnya
- 3:42ya mungkin dia udah sampai level yang
- 3:43kayak ya gua bisa ngelakuin apapun yang
- 3:45gua mau gitu. Jadi yang dikejar udah
- 3:47bukan tambah kaya tapi tambah punya
- 3:49banyak waktu. Ya di umur sedia sih
- 3:51menurut gua hebat banget gitu.
- 3:52He iya setuju.
- 3:53Kalau gua, gua masih mungkin sebenarnya
- 3:56duit juga gua udah enggak enggak gitu
- 3:57ngincer sih. Cuman emang gua suka kerja.
- 4:00Hm. Jadi, gua suka nukar nukar waktu gua
- 4:03dengan kerja.
- 4:04Lu kalau ditanya anak-anak gua, Sabtu
- 4:06Minggu pun gua kerja.
- 4:07H
- 4:07dan gua happy. Ngerti enggak sih? Jadi
- 4:09menurut gua tuh balance-balance aja.
- 4:11Jadi setiap orang punya balance yang
- 4:12berbeda.
- 4:12Hm.
- 4:13Bukan enggak ada balance ya, ada data
- 4:15kok. Eh, ini sebenarnya ramai sih kalau
- 4:18aku scroll di Twitter atau di manapun
- 4:20itu. Bahkan orang sekeliling aku juga
- 4:22ngomong, "Genzy itu drinks less alkohol
- 4:25katanya minus kurang 20% daripada
- 4:27generasi milenial." Oke,
- 4:29itu kalau kayak gitu kan harusnya bisnis
- 4:30club turun kan. Terusnya banyak yang
- 4:32bilang kayak, "Oh, ini pindahnya ke
- 4:33wellness orang udah enggak suka party,
- 4:36enggak suka nunjukin mereka lagi ada di
- 4:37club gitu." Kalau kayak gitu HW turun
- 4:40dong K atau gimana?
- 4:41Ee [mendengus] gua enggak tahu ya. Ini
- 4:44ini persepsinya Gensi turun atau karena
- 4:47Gen belum masuk umur 18? Sekarang Gensi
- 4:49umur berapa sampai berapa sih? 18 35
- 4:52enggak ya?
- 4:5318 25
- 4:5527 Gensi paling tua umur berapa sih? Ya,
- 4:58sekitar segitu lah ya. 1825an.
- 5:00Oh, 28 ya. Oke ya. Mungkin mereka belum
- 5:04pada saat belum waktu gini mungkin belum
- 5:07kesangkut sama alkohol kali.
- 5:10Ah
- 5:10mungkin.
- 5:12Enggak tahu ini Gensi minum kan? Pada
- 5:14minum [tertawa] kan
- 5:14lah. Tapi HW-nya itu ngerasain
- 5:16perturunan enggak sih? Gara-gara
- 5:18mungkin HW turun karena hype. Ada
- 5:20beberapa tempat hype-nya yang turun. Gua
- 5:22enggak berani ngomong ekonomi Indonesia
- 5:23lagi turun makanya turun. Tapi ada
- 5:25beberapa tempat gua turun. Tapi beberapa
- 5:27tempat gua tetap rameai.
- 5:28H
- 5:28tetap bagus.
- 5:29He.
- 5:30Kayak kita ngomong Helen Nightmart bagus
- 5:32banget,
- 5:33kita ngomong outlet 23 bagus banget. Ee
- 5:37ngomong
- 5:38life house, super house itu bagus banget
- 5:41sih. Maksudnya enggak enggak enggak
- 5:44enggak turun sih.
- 5:45Tapi Kivan setuju sama Dat Gen ini drink
- 5:49alcohol ini datanya overall. gua baca,
- 5:52gua enggak suka bilang gua setuju atau
- 5:54gua enggak setuju, tapi di tempat gua,
- 5:57gua masih oke.
- 5:58Hm.
- 5:59Ya, kalau menurut beberapa orang mereka
- 6:03turun, ya mungkin karena mereka bukan
- 6:06top of mind ya.
- 6:07Hm.
- 6:08Market kecil kalau kompetit kompetisinya
- 6:12enggak banyak pun tetap bagus bisnisnya.
- 6:16Sebenarnya kompetisi banyak itu juga
- 6:20memperbesar market. Jadi contoh ya, dulu
- 6:22gua Holy Wings baru satu cabang, mungkin
- 6:25marketnya enggak segede sekarang gitu.
- 6:26Sekarang gua udah 80 cabang ditambah
- 6:28kompetitor sebanyak itu kan marketnya
- 6:30jadi gede banget tuh.
- 6:31H
- 6:31mungkin yang enggak pernah minum jadi
- 6:32minum gitu.
- 6:33Nah, sekarang mungkin yang minum dulu
- 6:35minum, oh ternyata minum itu bukan gua.
- 6:37Gua tuh lebih olahraga gitu.
- 6:39He.
- 6:39Jadi kan yang dulunya nyoba sekarang oh
- 6:42enggak enggak enggak suka minum. Sukanya
- 6:43olahraga. He.
- 6:44Jadi ya mungkin marketnya ke menurun
- 6:46kan.
- 6:46He.
- 6:47Dengan dengan maksudnya kan kalau
- 6:49marketnya menurun pasti juga ada yang
- 6:52sepi dong. Nah, yang sepi ini yang
- 6:54enggak bisa bertahan
- 6:55kan pasti tutup.
- 6:56Iya.
- 6:57Sementara kalau market ketemu sama jadi
- 6:59supply sama di mana sudah ketemu ya
- 7:00harusnya kan tetap dapat balance yang
- 7:03bagus dong.
- 7:04He.
- 7:04Jadi ya kita tetap fight. Jadi,
- 7:06Hollywing SK itu tetap fight buat dapat
- 7:08eh top of mind-nya itu. Jadi, orang
- 7:10pilihan pertama kalau mau cari
- 7:12entertainment itu harus ke Hollyws gitu.
- 7:14He.
- 7:15Jadi, gua enggak takut itu turun.
- 7:16Ngomongin soal Holly Wings Group
- 7:18kayaknya bulan lalu atau 2 bulan lalu
- 7:20aku ada ke kantornya kan
- 7:23aku notice satu hal K di situ
- 7:25kayak kantornya tuh open space banget
- 7:27gitu.
- 7:28I
- 7:28kayak Kivan tuh enggak ada ruangan
- 7:30sendiri atau ada enggak sih atau orjaak
- 7:33kayak tempatnya terbuka banget. I
- 7:35e diubik itu itu ada alasannya gak?
- 7:38Karena kan kantor aku sendiri pun ya ada
- 7:41ruangan buat aku ruangan buat meeting
- 7:43gitu. Tapi kalau di HW tuh terbuka
- 7:45banget semuanya gitu. Kita kan ee
- 7:48mungkin itu work habit kita dari dulu
- 7:50ya. Jadi banyak orang ngomong, "Wah,
- 7:52kalian kalau berdiskusi harus eh very
- 7:54close forum lah
- 7:56atau benar-benar diskusinya cuman
- 7:58semakin sedikit
- 7:59orang diskusi semakin cepat ngambil
- 8:02keputusan gitu. Kalau kita enggak sih,
- 8:04kita selalu justru open forum, kita
- 8:06selalu dengerin maksud bukan maksud ya
- 8:09misalnya pendapat orang lain tuh apa.
- 8:10Kita tuh suka dengerin. Setelah kita
- 8:12dengerin cukup baru kita take decision
- 8:15gitu ya. Mungkin mostly yang take
- 8:16decision gua sama si Eka lah.
- 8:18He.
- 8:18Tapi kita memang memang begitu sih.
- 8:20Enggak ada ruangan sendiri dari dulu
- 8:23enggak pernah ada ya. Gua ada ruangan
- 8:24sendiri enggak pernah ada.
- 8:25Tapi emang disengaja
- 8:26emang kita menurut kita enggak butuh
- 8:28kita ruangan sendiri. Tapi bukannya
- 8:30dengan semakin banyak orang yang
- 8:32berdebat tuh semakin lama ya proses
- 8:34decision-nya gitu
- 8:35kan kita butuh inputan decision kita
- 8:37ngambil enggak pernah lambat
- 8:39ngambil decision bisa cepat yang perlu
- 8:41kita dengar maksudnya kita perlu dengar
- 8:43apa yang kita kita perlu dengar jadi gua
- 8:45mau dengar apa yang gua perlu dengar
- 8:47gitu
- 8:47bukan gua dengar apa yang gua mau dengar
- 8:51paham enggak kalau gua mau dengar ap gua
- 8:54cuma dengar apa yang gua mau dengar ya
- 8:56gua sedikit aja
- 8:57kayak dikonfirmasi gitu Iya.
- 9:00Buat buat apa gitu? Gua justru banyak
- 9:02orang gua mau dengar apa yang gua perlu
- 9:03dengar bukan yang gua mau loh ya.
- 9:05He.
- 9:05Kan setiap orang punya pendapat yang
- 9:06berbeda-beda pasti
- 9:08ya. Mungkin banyak orang di luar sana
- 9:09kayak bias ya pengin meeting sama orang
- 9:12cuma buat biar kekonfirmasi gitu biar
- 9:15biasnya terkonfirm gitu.
- 9:16I ya biasnya dia yang belum tentu benar.
- 9:19Di kantor kubik itu. Itu sebelum kantor
- 9:22kubik itu di mana ya? tuh di kita ee gua
- 9:26pindah-pindah sih dulu sempat pernah di
- 9:27Melatias perlu terus pernah kita di De
- 9:30Breis
- 9:30habis itu di North Point tapi mostly di
- 9:32BSD ya.
- 9:33Hm.
- 9:33Ya emang dari dulu di BSD sih. Sekarang
- 9:36baru pindah ke Cubik
- 9:37di 2011 ko K koan kan ada buat bisnis
- 9:41Polaroid pas itu.
- 9:43Oke.
- 9:43Itu modalnya R00 juta. Terusnya bisa
- 9:45untungnya miliaran gitu. Oke.
- 9:47Tapi gara-gara ini dilihat dari podcast
- 9:49ya, gara-gara pas tuh Fuji masuk koivan
- 9:52jadi stop. Itu bisa diceritain enggak
- 9:54yang pas itu ya?
- 9:56Ee oke. Kalau ngomong R00 juta, gimana
- 9:58cara gua R00 juta jadi punya omset
- 10:01miliaran? Karena waktu itu gua R00 juta
- 10:03gua beli barang, gua poin, gua terima
- 10:06cash. Jadi gua bisa terima cash
- 10:08berlipat-lipat dengan jual barang yang
- 10:11bahkan belum diterima orang waktu itu.
- 10:12Makanya dari 200 bisa dapat omset
- 10:14miliaran. Kalau lu tanya gua kenapa Fuji
- 10:17masuk terus gua eh apa namanya mundur.
- 10:21Karena pada saat itu kan gua ngelihat
- 10:22ini barang hype nih.
- 10:24H
- 10:24barang hype yang tiba-tiba mereka
- 10:25kamera gitu ya.
- 10:26Kamera yang pakai isi ya. Lu belum zaman
- 10:28dulu masih masih ngompol kali.
- 10:312011
- 10:3215 20 eh 15 2011 ya 15 tahun lalu ya.
- 10:35Itu untung jual belinya bisa berapa kok
- 10:38kayak beli dari China ya
- 10:3950% lah ya. Jadi jual beli beli Rp40.000
- 10:42jual Rp60.000
- 10:43besar banget ya. Ya, pada saat itu iya
- 10:45pada saat itu iya. Tapi semakin banyak
- 10:47yang main terus gua lihat marketnya
- 10:48enggak berkembang terus Fuji mau masuk
- 10:51gua langsung diet gua stop. lihat market
- 10:53yang enggak berkembang tuh dari
- 10:54sales-nya atau dari
- 10:55jadi gini market kan misal kita ngomong
- 10:57ada 100 pembeli
- 10:59pada saat itu waktu gua masuk mungkin
- 11:00penjual cuma dua
- 11:01h
- 11:02apa tiga lah mungkin penjualnya tapi
- 11:04seiring dengan bertambahnya penjual 100
- 11:07ini enggak numbuh bahkan cenderung turun
- 11:09jadi 100 jadi 90 jadi 80 sementara yang
- 11:12jual dari 3 udah 30 nih
- 11:14jadi kan basketnya udah kecil banget
- 11:16i
- 11:16habis itu datang raksasanya
- 11:18yang punya brand nih oke gua buk gua
- 11:21bawa Fuji
- 11:22Instax Polaroid gua buka di Indo dulu
- 11:26kan enggak ada.
- 11:26I
- 11:27makanya kita masukin. Begitu dia masukin
- 11:30ya pasti wah ini jadi suplainya jadi
- 11:32gede banget dong.
- 11:33He.
- 11:33Sementara demandnya enggak berkembang
- 11:35gitu di market. Jadi ya gua deset untuk
- 11:37gua back out. Tap gua punya teman yang
- 11:40masih ngerjain itu dan sampai sekarang
- 11:41masih jalan tapi tinggal dia sendiri
- 11:44tapi jalannya growing ini ya.
- 11:46Ya gua enggak tahu kalau itu ya.
- 11:47Kok dia bisa jalan ee paralel sama Fuji
- 11:51kan. Fuji kan Giant ya.
- 11:52Jadi terakhir dia ngambil dari Fuji.
- 11:54Jadi Fuji juga jual, dia juga jual. Jadi
- 11:57dia dia jadi distributornya Fuji.
- 11:59Kalau Koivan balik lagi ke 2011 yang
- 12:02pada saat itu
- 12:03pas Fujinya masuk
- 12:05kayak kira-kira ada cara enggak buat
- 12:06biar grow juga tanpa pindah gitu kan
- 12:10tetap di polaroid. Ee ada cara enggak
- 12:12buat grow juga. Tapi ah gini, gua tidak
- 12:15memikirkan caranya pada saat itu. Jadi
- 12:17yang gua pikirin adalah worth itu, tidak
- 12:20gua lanjutin.
- 12:21Gua merasa itu bukan brand gua.
- 12:24Enggak ada ee keharusan untuk gua gedein
- 12:28marketnya.
- 12:29Toh gua gedein marketnya yang kenyang
- 12:31juga si Fuji kan.
- 12:32Iya. Kompetitornya. Jadi buat buat apa?
- 12:34Habis dari situ ya gua melalang buana
- 12:36cari kerjaan lain sih.
- 12:37Ada ccklist-nya enggak kayak gwardnya
- 12:39tuh harus apa aja gitu?
- 12:41Karena kan kelihatan kan market ee gini
- 12:44ya namanya cari cari duit lah ya kita
- 12:47ngomong kerja atau dagang lah paling
- 12:49ngomong ah namanya dagang kan intinya
- 12:52harus ada demand dulu.
- 12:54Hm.
- 12:55Iya kan selama demand lebih besar supply
- 12:58lebih kecil lu bisa dapat duit banyak.
- 13:00H
- 13:00ya lu buka kelas gimana sekarang suplly
- 13:02sama demand? He
- 13:03masih banyak, Kak. Mungkin suplnya
- 13:05ya gara-gara kripto lagi drop lah
- 13:06demand.
- 13:07Nah, iya. Terus demandnya turun turun
- 13:08gitu kan pasti pasti kan supplainya ini
- 13:10jadi enggak enggak terpenuhi targetnya.
- 13:13He
- 13:13ya. Samalah gua lihat enggak worth itnya
- 13:15pada saat menurut gua supply-nya
- 13:17bertambah terus sementara demand-nya
- 13:19berkurang ya gua enggak worth it buat
- 13:20gua lanjutin apalagi bukan barang gua
- 13:22gitu. Tapi cara tahu demandnya itu
- 13:24menurun
- 13:25by penjualan lu
- 13:26kalau kalau tahu-tahu menurunnya itu
- 13:28bukan gara-gara demandnya memang turun,
- 13:31tapi nurunnya itu gara-gara ada
- 13:32kompetitor atau gara-gara kita kalah
- 13:33gitu.
- 13:34Bisa juga bisa juga.
- 13:36Jadi enggak ada spesifik penilaiannya
- 13:38gitu.
- 13:38Iya, tapi kan gini gini spesifik
- 13:41menilainya ya lu makan berapa persen
- 13:43dari market dong sebenarnya. Apa yang lu
- 13:44lakuin lu bisa
- 13:47bisa ng-grab market itu balik enggak?
- 13:48Kalau apa yang lu lakuin lu merasa tidak
- 13:50bisa ng-grab market itu balik, terus
- 13:51ngapain lu kerjain?
- 13:52Nah, ini kan yang tadi polaroid.
- 13:54Terusnya setelah itu ada nasi goreng ya.
- 13:56Nasi goreng 2014.
- 13:58Nah, nasi goreng di
- 13:58sebelum itu gua banyak gua kerjain. Gua
- 14:00kerjain ada ee parcel pengiriman kayak
- 14:03gen Etik dulu.
- 14:04Heh.
- 14:05Kan waktu itu banyak ee online
- 14:09e apa namanya? Shop kan banyak kan. Jadi
- 14:11demand itu naik terus. Nah, cuman gua
- 14:14enggak enggak bisa menang tuh. Gua waktu
- 14:15bikin tiap kali kirim gua rugi. Jadi ya
- 14:17gua menurut gua ini kayaknya bukan bukan
- 14:19gua deh. Jadi gua switch lagi.
- 14:21Nah itu yang pas nasi goreng kan juga
- 14:24awalnya profitable kan.
- 14:25Oh ya oke.
- 14:26Tapi di bulan ketiganya dipivot ke H
- 14:29wings pas itu.
- 14:30Nah itu pas itu apakah juga ngerasa
- 14:32enggak worth it apa gitu pas
- 14:33jadi gini ee gua kan gua enggak ngerti
- 14:36sama sekali FnB.
- 14:38He.
- 14:38Yang ngajak gua buka FnB tuh si Eka.
- 14:40Hm.
- 14:41Nah dia ngajak buka gua FnB. Oke, gua
- 14:43pelajarin dari nol sampai satunya. Ee
- 14:46kebetulan waktu satu buka kita bikin
- 14:48campaignya
- 14:50bohong juga enggak lah ya. Ya maksudnya
- 14:52enggak enggak bohong lah. Misalnya kita
- 14:53bikin campaign ini nasi goreng semenjak
- 14:541988 gitu lah. Maksudnya marketing yang
- 14:57kita pakai itu meledak lah.
- 15:00Kita bikin umbul-umbul pada zaman itu
- 15:02jarang restoran bikin umbul-umbul di
- 15:04satu jalan Kelapa Gading tuh. Jadi orang
- 15:05semua Kelapa Gading semua
- 15:07langsung pengen cobain wah ini ada nasi
- 15:08goreng legenda nih dari 1988 gitu. Tapi
- 15:11memang benar. Jadi yang 98 itu ya tahun
- 15:14lahir gua juga sih sebenarnya. Dia ada
- 15:16ee
- 15:18jadi ada satu kios di Makassar
- 15:21yang buka itu dari udah udah lama banget
- 15:23gitu. Nah, itu resep yang itu yang
- 15:24dibawa ke Jakarta.
- 15:26Hm.
- 15:27Nah, itu makanya kita ngomong nasi
- 15:28goreng legend lah. Terus kemakan banget
- 15:30sama market di sana.
- 15:33R00 juta lah ee apa namanya omset di
- 15:35bulan pertama
- 15:36cuma 600 juta itu, Sul. Gila, kita itu
- 15:40pagi sampai malam ngoseng ngoseng nasi
- 15:42goreng enggak berhenti. Gua pun sampai
- 15:44ikut ngoseng. Lu bayangin saking saking
- 15:47ramainya gue itu ikut ngoseng terus kan
- 15:49namanya ngoseng terus
- 15:51capek
- 15:52capek orang nunggu lama. Jadi kayak
- 15:54bisnis nasi goreng, jual nasi goreng itu
- 15:56kayak [mendengus] kayaknya enggak enggak
- 15:58enggak enggak bisa satset gitu deh.
- 15:59Satset dalam apa nih? Jadi misal lu
- 16:01pesan
- 16:02gua untuk bikin nasi goreng enak bawa ke
- 16:05lu itu nasi goreng itu enggak bisa
- 16:08untuk orderan pertama bisa 15 menit.
- 16:10Hm.
- 16:11Tapi kalau udah 10 orang berbarengan
- 16:13apalagi 20 30 orang berbarengan itu nasi
- 16:15goreng sudah pasti enggak bisa enak.
- 16:17Jadi benyek nasi gorengnya. Dan waktu
- 16:19itu gua enggak ketemu caranya. Sekarang
- 16:21gua udah ketemu caranya.
- 16:22He.
- 16:23Dulu gua enggak ketemu caranya gimana
- 16:25cara bisa bikin nasi goreng ini enak
- 16:27meskipun dipesan 30 orang berbarengan.
- 16:30Hm.
- 16:31Dulu gua enggak nemu caranya. Sekarang
- 16:33caranya ternyata gampang. We dibikin
- 16:35setengah matang.
- 16:37Setengah matang.
- 16:37Jadi nasi disiapin dari malam udah
- 16:40kering kan? Udah kering nasinya terus di
- 16:43dioseng setengah matang. Jadi diperikuk
- 16:45kita ngomongnya prikuk
- 16:47nasinya dikasih bumbu dikit. Jadi
- 16:49terakhir baru difinishing. Wah itu cepat
- 16:51banget 5 10 menit sudah bisa di meja.
- 16:52Semua orang bisa rasanya semua sama. Nah
- 16:54itu baru ketemu caranya. Tapi sekarang
- 16:56tapi caranya sekarang. Berarti kayak
- 16:59dari 2011 kan banyak pivoting gitu kan.
- 17:02I
- 17:03kayak eh ini juga mungkin pert
- 17:06pertanyaan dari aku personal ya kayak
- 17:09kan banyak orang yang buat bisnis tuh
- 17:12eh either mereka double down atau mereka
- 17:15malah pivot gitu. Nah, secara koivan
- 17:16lihat kayak ini harus dible down ini
- 17:18harus dipivot gitu itu kayak gimana sih
- 17:20yang pas
- 17:21turun grafik jadi kayak tadi nasi goreng
- 17:23Rp600.50
- 17:25ini mah udah. Tapi Holy Wings emang
- 17:27no hope ini. No hope.
- 17:29Tapi cuma gara-gara dua data itu
- 17:31langsung pivot gitu.
- 17:32Pivot ya.
- 17:33Holy Wings pertama kali buka langsung
- 17:35ini
- 17:36enggak. Hing pertama kali buka 2 minggu
- 17:37sepi itu orang enggak dipivot 2 minggu
- 17:40ya.
- 17:412 minggu 2 minggu sepi habis itu ramai
- 17:43cuma 2 minggu kita sepi.
- 17:45Ah
- 17:45grafiknya tapi naik.
- 17:47Hm.
- 17:47Grafiknya naik dan enggak rugi gitu. Eh
- 17:50enggak rugi ya. Untung sih ya namanya
- 17:52grafiknya naik. grafiknya naik makanya
- 17:53kita lanjutin. Terus waktu itu
- 17:55timing-nya juga pas Indomaret enggak
- 17:56boleh jual be.
- 17:58Hm.
- 17:58Jadi ya kita makanya kita decide jadi
- 18:00holy wings.
- 18:01Tapi ada kriteria tertentunya enggak
- 18:03sih? Kayak harus sekian bulan enggak
- 18:05laku atau sekian lama turun atau harus
- 18:08turun berapa persen baru pivot gitu? Ada
- 18:11framework-nya enggak sih atau itu
- 18:13insting aja gitu?
- 18:14Kalau kita ya di Hollyw gua enggak tahu
- 18:16versi orang ya. Kalau kita versi di
- 18:18Holly Wings 6 bulan enggak works kita
- 18:19pasti ganti.
- 18:20H
- 18:20G works itu means ya either enggak
- 18:23untung kalau enggak enggak naik
- 18:24grafiknya.
- 18:25Grafik itu berarti diresent gitu.
- 18:27Iya. Kayak misal kita ngomong Bikini
- 18:28Club gitu
- 18:29kan gua ketemu lu di Bikini Club gitu
- 18:31kan sampai hari ini Bikini Club udah gua
- 18:33udah ganti dua kali ke gua ganti ke
- 18:35satunya Beach House.
- 18:37He
- 18:37which is sama grafiknya turun 3 bulan
- 18:40gua bilang udah close gua enggak mau.
- 18:42Gua ganti ke wellness
- 18:44ya. Ya, itu tadi gua bilang gua ganti
- 18:47lagi ke wellness itu dalam 6 bulan
- 18:49kayaknya. 6 bulan gua ganti konsep dua
- 18:50kali karena enggak works, enggak
- 18:53grafiknya turun
- 18:54sama rugi.
- 18:55H
- 18:55kalau enggak naik gini rugi tapi kalau
- 18:58naik works dong. Ada yang bisa kita
- 19:01benahin gitu.
- 19:02Iya.
- 19:02Tapi kalau rugi dan turun itu mah udah
- 19:05enggak ketolong.
- 19:06Tapi kan bisa aja kayak di bulan
- 19:08ketiganya 1 2 3nya rugi. Tapi bisa aja
- 19:10kan di bulan keempatnya baru untung gitu
- 19:12ya. Gua enggak punya banyak waktu untuk
- 19:14nunggu bulan keempat untung sih.
- 19:16Jadi harus bulan ke berapa kok udah
- 19:17untung?
- 19:18Tiga lah ya.
- 19:19Bulan ketiga bisnis sudah harus untung.
- 19:20Enggak harus untung tapi grafiknya naik.
- 19:23At least menghasilkan gitu.
- 19:24At least naik. Jadi gini misal bulan
- 19:27pertama omset 100 rugi 10.
- 19:32Hm. Bulan kedua omset 110
- 19:36rugi 5. Bulan ketiga omset 120 enggak
- 19:42rugi. Nah, itu kan naik grafiknya.
- 19:44Iya.
- 19:44Nah, tapi kalau kalau kita ngomong bulan
- 19:48pertama omset 600, bulan kedua omset
- 19:50450, bulan ketiga omset 300. Itu mah
- 19:52turun.
- 19:52Oh, tapi kan yang pas itu nasi goreng
- 19:54baru 2 bulan kok. Kenapa pivot?
- 19:56Kan soalnya 600, 300, 150 gua. Terus
- 20:00masaknya enggak masuk akal.
- 20:02Ah,
- 20:03jadi kayak enggak enggak bisa ini
- 20:04ngoseng enggak bisa. Begitu 10 orang
- 20:07datang, nasi goreng gua udah enggak enak
- 20:08gitu.
- 20:09Wah,
- 20:09jadi enggak bisa ini ini bisnis enggak
- 20:11works. Gua enggak mau ngoseng nasi
- 20:13goreng seumur hidup gua gitu. [tertawa]
- 20:16Sesimpel itu. Sebenarnya
- 20:18sebenarnya aku dengar-dengar aku
- 20:20lihat-lihat kayak style aku juga mirip
- 20:21sih. Kalau aku cepat aku PC-nya aku suka
- 20:24PC-nya cepat sih. Aku enggak tahu kayak
- 20:25aku lihat dari war sih K sukanya PC-nya
- 20:27cepat gitu. ya ngelakuin apa-apa harus
- 20:29cepat susnya cepat gitu. K tuh pernah
- 20:32bilang di salah satu podcastnya kalau
- 20:34Hawai itu kayak mari kayak jalan tolnya
- 20:37gitu brand-brandnya yang di bawahnya
- 20:39kayak misal Akasta ini atau apapun itu
- 20:42itu mobilnya gitu ya.
- 20:44Nah kan belakang ini coan buat resels
- 20:46atau nyari nyari orang founders yang
- 20:48buat diinvest atau buat diurture kan.
- 20:50Iya.
- 20:51Boleh diceritain enggak ko eh kayak
- 20:54criterianya apa sih? apa yang kau lihat
- 20:56lihat dalam founder-foundernya itu buat
- 20:58diinvest atau dinurture
- 20:59gua kasih lu contoh ya
- 21:00sori sekarang udah berapa berapa banyak
- 21:02ya kok
- 21:03huh yang gua invest
- 21:04ya invest
- 21:05outlet 23 ee ada HWTS eh ada media
- 21:12eh Holy Flux yang gua sama si Auri itu
- 21:14sama si Luk
- 21:16ee terus gua bikin lagi ada media lagi
- 21:18SVI ee terus gua ada bikin yang terbaru
- 21:21ini gua lagi mau bikin ee semacam macam
- 21:25club.
- 21:26He.
- 21:27Tapi lebih general. Enggak bukan enggak
- 21:29enggak enggak cuma bukan
- 21:31enggak cuma buat padel, tapi bisa ya
- 21:33buat partti, ngumpul PT-PT
- 21:36ee lari.
- 21:38Gua lagi bikin namanya kalau enggak
- 21:39salah Sosia
- 21:41Soon to Lounch.
- 21:42Heeh.
- 21:43Ee
- 21:45di luar Hiwings. Apa lagi ya yang gua
- 21:47ini? Banyak sih. Ada interior. Interior
- 21:50kontraktor interior.
- 21:51Kalau kayak gitu atas nama H Wings atau
- 21:53Koivan ya?
- 21:53Enggak nama nama. Oh, gua masuk pakai
- 21:55duit Holy Wings, tapi ee atas namanya
- 21:58atas nama orang lain gua enggak enggak
- 22:00enggak masuk pribadi.
- 22:01Nah, gimana cara Kifan kayak lihat
- 22:03foundernya gitu? Kriterianya apa tuh?
- 22:05Kalau lihat founder ya kecocokan lah ya
- 22:07cari kalau memang ada chemistry oke
- 22:10terus gua lihat e pembukuannya oke ee
- 22:14terus visinya menurut gua bisa saling
- 22:17gedein.
- 22:18Jadi gua enggak mungkin tuk ee tiba-tiba
- 22:21gua invest
- 22:23ke ee pasar rak eh mungkin juga ya pasar
- 22:26rakyat maksudnya kayak yang enggak
- 22:28berhubungan itu terlalu jauh sama Holy
- 22:29Wings. Jadi gua tidak memberikan benefit
- 22:32buat dia. dia tidak memberikan benefit
- 22:35buat gua juga.
- 22:36Hm.
- 22:36Kalau seperti media kan gua bisa
- 22:39placement gitu.
- 22:41He.
- 22:41Jadi gua bisa ini omset pertama dari gua
- 22:44nih.
- 22:44He.
- 22:45Jadi kan membantu medianya nih.
- 22:46I.
- 22:46Nah, media ee yang dipromosiin pertama
- 22:48kita nih.
- 22:49Hm.
- 22:50Nah, kan jadi ada mutual beneficial kan.
- 22:52Nah, kriteria pertama kita tuh itu sih
- 22:55sama ya lihat orangnya lah ada chemistry
- 22:57apa enggak. Kalau dari founder personal
- 23:00ini dia harus ada kayak tradites apa gak
- 23:01harus orangnya misal kerjanya work
- 23:04eticnya sama kayak koivan atau orangnya
- 23:07mudah banget
- 23:08enggak ada sih kalau lihat yang work
- 23:10etic sama sama gua kayaknya jarang deh
- 23:12cuman
- 23:14ya
- 23:18yang kelihatan sih sebenarnya walk etics
- 23:21gua sih ambisi terlalu gede mungkin ya
- 23:23tapi kalau walk etics sih rata-rata yang
- 23:25gua pilih walk eticsnya bagus sih
- 23:27At least ah mungkin gini dia enggak
- 23:30takut gua masuk itu udah bagus.
- 23:32Dia enggak takut koivan ada di
- 23:34Iya dong kan kita space super cepat nih.
- 23:37At least dia mau bawa kita untuk masuk
- 23:39ke ke dia gitu dan gua gua lihat oh ini
- 23:41ini orang sanggup nih nerima kita
- 23:43ini ini orang sanggup nih kita masukin
- 23:45gitu. Nah itu udah udah udah udah cukup
- 23:47sih buat gua.
- 23:48Kalau ada case nih kalau misal
- 23:50projectnya tuh menarik banget tapi
- 23:53foundernya enggak jelas.
- 23:53Foundernya enggak jelas atau biasa aja
- 23:55gitu. Enggak maulah.
- 23:55Lebih baik kayak gitu biasa aja. Bukan
- 23:58enggak jelas lebih baik kayak gitu atau
- 24:00foundernya jago banget tapi projectnya
- 24:02biasa aja gitu. Kayak harus enggak sih
- 24:03yang yang lebih duluan mana orangnya
- 24:05atau projectnya? Konsep itu yang bawa
- 24:10kita mau ketemu orangnya,
- 24:12tapi orangnya itu yang bikin kita mau
- 24:15masuk duit.
- 24:16Hm.
- 24:16Ngerti enggak? Jadi konsep itu kan misal
- 24:18lu lu approach gua, gua enggak kenal lu
- 24:20gitu. Misalnya ee gua punya konsep ini
- 24:22nih. Kalau dari awal konsepnya enggak
- 24:25menarik, enggak usah kenal orangnya deh.
- 24:27Balas aja gua malas.
- 24:29Anjir. Tapi ya sor ya.
- 24:31Tapi memang begitu gitu. Kalau konsepnya
- 24:32a enggak menarik, ngapain gua lihat
- 24:34gitu.
- 24:34Iya
- 24:34ya. Pasti awal dari konsep dulu dong
- 24:36menarik.
- 24:37Setelah konsep menarik gua lihat
- 24:38orangnya. Orangnya oke enggak?
- 24:40Kalau orangnya enggak oke ya enggak
- 24:41lanjut.
- 24:42Hm.
- 24:43Pembukuannya make sense enggak?
- 24:46Kayak benar enggak pembukuannya ini
- 24:48gitu. kita cek kan kita ada ee audit
- 24:51kan. Kalau auditnya benar orangnya
- 24:53menurut kita oke ya kita masuk gitu.
- 24:55Company-nya harus hijau kah? Kalau K
- 24:58pengin masuk
- 24:58ya. Kalau enggak hijau malas jugal lah.
- 25:00Ngapain kita di dalam jadi kita bukan
- 25:03juru selamat masalahnya. Jadi
- 25:06ya kita masuk karena mau sama-sama
- 25:09e bukan sama-sama untung lah ya. Jadi
- 25:11kayak win-win lah ya.
- 25:13H
- 25:13kalau kita masuk cuman buat nge-winin
- 25:14dia ngapain kita masuk gitu. Koivan
- 25:16pernah bilang di salah satu podcast tuh
- 25:19kalau Koivan itu gak punya five year
- 25:21plan ya. Jadi kayak apa yang ada ke
- 25:23depannya ya hajar aja gitu
- 25:25kayak yang depan
- 25:26dikerjain aja gitu.
- 25:27I
- 25:28tapi kemarin Atlas itu di 2020 kan kena
- 25:31COVID
- 25:32ya.
- 25:32Itu kan tetap dibuild kan tetap enggak
- 25:34di
- 25:34kita lanjutin sampai jadi
- 25:35lanjutin sampai selesai kan. Nah, itu
- 25:37kenapa kok kayak bisa di ceritain enggak
- 25:40ya? Kayak perbedaannya apa? Kan kalau
- 25:43lanjut di build kan artinya kayak punya
- 25:44planning. Cara ngebedain conviction sama
- 25:47kayak halu atau apapun itu gimana sih?
- 25:50[tertawa]
- 25:51Oke. Oke. Gini, kalau ngomong gua enggak
- 25:54punya Five Year plan, eh gua enggak
- 25:57percaya sama Five Ye plan. Gimana
- 25:59ngomongnya? Gua punya Five Ye plan mah
- 26:01punya. Gua percaya sama Five year plan
- 26:04juga percaya. Tapi bukan itu konsen gua.
- 26:08Konsen gua tuh segala sesuatu yang bakal
- 26:10terjadi besok dulu. Jadi yang kita
- 26:13fokuskan adalah apa yang bakal terjadi
- 26:15besok. Jadi masalah besok dulu yang kita
- 26:17selesaiin.
- 26:18He.
- 26:19Yang lain itu ngikutin.
- 26:21Hm.
- 26:22Kayak misal aakasta lah contohnya.
- 26:25Akasta ini kan kita sudah punya nih plan
- 26:28dari awal. Akasta mau nanti konsepnya
- 26:31seperti dining show yang ada di Dubai
- 26:33gitu. He.
- 26:34Tapi kan yang paling penting along the
- 26:36way maksudnya along the way itu misalnya
- 26:38sampai perjalanan benar-benar sampai
- 26:39yang kita mau pertama kali itu pasti
- 26:41banyak berubah banget.
- 26:43Hm.
- 26:44Ngerti enggak? Jadi kita cocokin lagi.
- 26:45Oh, rasanya harus ini, makanannya harus
- 26:46ini. Maksudnya maksud gua tuh prosesnya
- 26:49itu yang penting itu sebenarnya
- 26:50prosesnya
- 26:51bukan gol 5 tahunnya.
- 26:53He.
- 26:53Karena gol 5 tahun ini bisa berubah
- 26:55kapanp. Bahkan besok pun sudah bisa
- 26:57berubah nih konsepnya tapi proses menuju
- 27:00ke sananya itu yang penting banget. Jadi
- 27:03Koivan enggak percaya planning?
- 27:05Gua ada planning tapi gua enggak mau
- 27:08stuck sama planning itu. Gini, lu mau
- 27:11jadi orang paling kaya gitu kan. Let's
- 27:13say nomor 10.
- 27:15Nomor 10 misal 10 besar Indonesia gitu.
- 27:19Dalam 20 tahun bulu mau jadi orang
- 27:22paling kaya ee di Indonesia 10 besar
- 27:25gitulah intinya. Tapi along the way lu
- 27:27secara proses, wah kayaknya gua enggak
- 27:30bisa ke sana deh atau kayaknya itu bukan
- 27:33bukan itu yang gua mau deh.
- 27:35H
- 27:35terus gimana dong? Harus lu harus pakem
- 27:38sama itu enggak?
- 27:39Enggak dipot
- 27:40ya bisa aja kan dipivot. Jadi kan
- 27:43sebenarnya enggak penting dong jadi 10
- 27:4410 year planning lu.
- 27:46He.
- 27:46Kalau lu enggak happy, oh ternyata gua
- 27:48enggak happy untuk jadi orang paling
- 27:49kaya gitu. Gua aja dulu gua dulu punya
- 27:52cita-cita menjadi orang paling kaya. Gua
- 27:53sekarang udah enggak punya cita-cita
- 27:54itu. Terus buat apa?
- 27:56Lu terlalu oh karena itu plan gua, gua
- 27:58harus dapat. Enggak juga dong. Along the
- 28:01way kan lu dapat prosesnya. Maksudnya
- 28:02diproses itu, oh ternyata gua enggak
- 28:04kayak gitu, gua kayak gini. Ya udah ikut
- 28:06ikut yang besok aja gitu. Enggak usah
- 28:08ikut yang 5 tahun.
- 28:09Tapi kapan harus kapan bisa tahunnya
- 28:11gitu kalau ini itu emang waktunya buat
- 28:13pivot atau ini itu waktunya buat stand
- 28:15gitu. Masa setiap kali muncul pemikiran
- 28:18ee kita harus oke enggak mau jadi orang
- 28:20terkaya langsung enggak
- 28:22iya langsung pivot ya perlu. battling
- 28:26dengan diri sendiri juga kali ya.
- 28:27Hm.
- 28:29Gua lebih percaya proses sih daripada
- 28:30tujuan. Intinya sih itu kalau tanya
- 28:34kapan bisa tahu ee tujuan itu harus
- 28:37diganti gitu karena prosesnya seperti
- 28:39ini
- 28:39ya. Menurut aku
- 28:40pada saat lu sudah merasa itu enggak
- 28:41worth it lah ya.
- 28:42H
- 28:43kayaknya kayaknya ini bukan gua deh
- 28:45ya. Menurut aku yang unik dari Kivan tuh
- 28:47kayak satset gitu sih. Kayak bisa pivot
- 28:50tapi enggak entah ya. Aku belum nemu
- 28:53penjelasannya sih kayak ee kenapa
- 28:56apa-nya gitu buat berubah atau buat
- 28:59pivot.
- 29:01Apa poinnya? Gua berubah atau pivot?
- 29:06Anjir. Gua juga enggak tahu lagi.
- 29:08[tertawa]
- 29:12Gua percaya sih proses itu lebih penting
- 29:14darj. Enggak tahu gua aku lebih lebih ke
- 29:17gol apa lebih ke proses ya, L? [tertawa]
- 29:20Apa gol juga ya?
- 29:23Susah sih dua itu ya ngomongnya ya.
- 29:27Kalian kecil-kecil anak Gensi golnya
- 29:30udah udah punya gol hidup belum?
- 29:34Hah?
- 29:36Pengin jadi orang lain. [tertawa]
- 29:39Rumus pivot gitu ya?
- 29:40Iya. Rumusnya apa ya ngelakuin pivot ya?
- 29:43Gua juga enggak tahu loh. Kalau lu
- 29:44enggak tanya juga gua enggak enggak
- 29:46enggak kepikiran apa yang membuat gua
- 29:47pivot ya. Kadang gua ngerjain wellness,
- 29:49kadang gua ngerjain restoran. Apa gua
- 29:51yang aneh ya? [tertawa]
- 29:53Aneh-aneh tapi tang. Aduh itu mah cuman
- 29:58omongan orang lah.
- 30:00Aslinya enggak tahu. Gua aja enggak tahu
- 30:02gua punya enggak ya. [tertawa]
- 30:05Enggak tahu gua rumusnya gua. Gua enggak
- 30:07bisa jawab sih, cuman gua yang orang
- 30:09lebih percaya
- 30:11proses.
- 30:13Hidup itu proses. Kalau Ivan kan udah
- 30:16sering banget meeting kan. Bahkan setiap
- 30:18hari ada beberapa task e buat meeting.
- 30:21Ada gak to? Ada enggak koh tips kayak
- 30:23buat orang meeting gitu? orang-orang
- 30:26yang pengin meeting. Kayak menurut
- 30:27Koivan tuh biasanya stigma orang meeting
- 30:29tuh enggak boleh terlalu lama misalnya
- 30:31atau
- 30:32sejam lah ya 30 menit sampai 1 jam lah
- 30:35di bawah itu
- 30:38enggak bisa ngomong juga ya apa ya tips
- 30:40buat orang meeting mungkin kurangin
- 30:43basa-basi langsung to the point kali ya
- 30:45jadi jangan pakai sungkan, jangan ee
- 30:49muter-muter langsung on point entar yang
- 30:52kalau koivan lihat kayak bisa cepat sih
- 30:54yang koivan lihat kayak biasanya orang
- 30:56meeting tuh lama lama atau salah tuh apa
- 30:58gitu.
- 30:59Kalau orang meeting lama atau salah itu
- 31:01apa ya? Ee
- 31:03kadang otak sama mulut beda. Nah, itu
- 31:06apa ya maksudnya?
- 31:06Jadi gini,
- 31:09kita nih meeting ya, otak gua sebenarnya
- 31:12berpikirnya A gitu, tapi gua yang gua
- 31:14ngomongin B.
- 31:16Terakhir selesai meeting,
- 31:19gua keluar kan kita udah setuju B nih.
- 31:21Gua keluar tetap ngelakuin A. Itu
- 31:23meeting paling gagal menurut gua.
- 31:25H
- 31:25ngapain meeting? He.
- 31:27Mending lu kerjain aja apa yang lu mau,
- 31:29hasilnya lu kasih ke gua. Kalau enggak,
- 31:31ngapain dimeetingin gitu. Nah, gua suka
- 31:33meeting itu cepat. Oke, tujuan ya tujuan
- 31:36meeting ini itu apa? Kita ngobrol, oke,
- 31:39sepakat waktu pisah lu ngerjain apa, gua
- 31:42ngerjain apa. Setelah dikerjakan baru
- 31:45kumpul lagi meeting, gitu.
- 31:47Gua enggak suka setelah meeting ini,
- 31:48misal lu harus ngerjain A, gua ngerjain
- 31:50B, kita ketemu lagi, gua udah selesai
- 31:53kerja B, lu belum kerja A. Wah, itu gua
- 31:55kesal banget. H
- 31:56itu menurut gua gagal meet itu meeting
- 31:58yang gagal.
- 31:59Koivan biasa sekarang kan udah banyak
- 32:01banget e partner-partner di
- 32:03cabang-cabang ini kan e Hollyws kan.
- 32:07Menurut Koivan ada enggak tips buat
- 32:09orang-orang itu cari partner dan apa
- 32:11yang harus orang itu hindarin sih?
- 32:13Kalau tips gua soal partner cuman satu,
- 32:17be the good one. Lu yang harus jadi
- 32:19partner yang baik.
- 32:20Hm.
- 32:21Bukan cari partner yang baik.
- 32:23Gua percaya energi ya. Heh.
- 32:25Orang baik itu ketemu sama orang baik.
- 32:28Partner yang baik. Lu kalau mau cari
- 32:30partner yang baik, jadilah partner yang
- 32:32baik.
- 32:33Kalau lu partner yang baik, orang lihat
- 32:35lu jadi partner misalnya lu partner yang
- 32:36baik gitu.
- 32:37Iya.
- 32:38Partner lu kalau enggak baik juga pasti
- 32:40hilang.
- 32:40H.
- 32:41Jadi yang rugi itu dia. Jadi kalau kayak
- 32:42misal kita partneran gitu ya, gua
- 32:45bohongin lu. Yang rugi itu gua bukan lu.
- 32:48Hm.
- 32:49Ngerti enggak? Karena lu mengkhianati
- 32:51partner yang baik lu.
- 32:52Hm. Jadi kalau lu mau dapat partner yang
- 32:54baik, jadilah partner yang baik.
- 32:56Koh. AI kan sekarang lagi growing banget
- 32:58beberapa tahun beberapa bulan belakang
- 33:00ya.
- 33:01Eh Tropic e chat GPT lagi AI war gitu.
- 33:05Ada beberapa teman-teman di yang aku
- 33:08kenal itu justru mereka itu ngelarang
- 33:10karyawannya buat pakai AI katanya.
- 33:11Sonnya mereka anti AI gitu. Mereka
- 33:14bilang kayak lebih baik pakai otak
- 33:16manusia aja karena kreativitas tuh AI
- 33:18itu enggak bisa. Nah orang argu kayak
- 33:19gitu. Koivan di Holy Wings sekarang ada
- 33:22berapa karyawan ya? Berapa ribu
- 33:23karyawan?
- 33:246.000 cuman kan e di kantor itu sekitar
- 33:27800 kayaknya sekarang ya. Sisanya di
- 33:29outlet.
- 33:29Nah, Kivan itu sekarang pakai AI enggak
- 33:31sih? Kalau iya buat Holly Wings tuh
- 33:33kayak gimana? Kok pakainya sekarang anak
- 33:36gua kalau enggak pakai AI gua pecat.
- 33:39Ada AI untuk ngebantuin lu. Ngapain
- 33:42harus lu bikin sulit?
- 33:43Hm.
- 33:44Teknologi itu diciptakan bukan untuk
- 33:46ditakuti dong atau dihindari. teknologi
- 33:49itu diciptakan untuk dipakai supaya
- 33:51lebih cepat dan memudahkan.
- 33:52Hm.
- 33:53Jadi, justru gua selalu mengencourage
- 33:58semua karyawan Holy Wings untuk memakai
- 34:01AI. Kalau lu tanya AI kita udah sampai
- 34:04mana? Gua udah sampai bikin ee yang kita
- 34:08develop itu kayak command center gitu.
- 34:10Lu mau nanya informasi apapun tentang
- 34:11Hollyws, lu tinggal chat.
- 34:13Hm.
- 34:14Udah dapat semua informasinya yang media
- 34:16gua. Bahkan lu tinggal masukin headline.
- 34:21Headline-nya aja lu masukin udah keluar
- 34:23sampai template bisa sampai diposting
- 34:25udah sendiri.
- 34:25Hm.
- 34:26Ya jadi kita ngerjain udah cepat banget
- 34:28sekarang.
- 34:29Hmm.
- 34:30Ya just ai
- 34:33[tertawa][terkesiap]
- 34:34oke. Thank you kah?
- 34:36Oke. Siap. Ai is the king.
About this transcript
This page contains the full transcript of Bedah Isi Otak Dibalik Bisnis Triliunan (Holywings) - Ivan Tanjaya by Sulianto Indria Putra, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 5,511 words across 1,072 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.