BANJIR DARAH DI SURABAYA | Pertempuran 10 November 45 yang Mengguncang Dunia - Full War Documentary — Transcript
Full transcript
- 0:09President Rooseveld Churchill
- 0:16a full acceptance of the declaration
- 0:19which specifies the unconditional
- 0:22surrender of Japan.
- 0:32[musik]
- 0:33Agustus 1945.
- 0:37Dunia baru saja keluar dari perang dunia
- 0:40kedua.
- 0:44Kota-kota di Eropa luluh lantak dan Asia
- 0:48masih berasal.
- 0:52Di ujung selatan Katolistiwa, sebuah
- 0:55bangsa muda baru saja memproklamasikan
- 0:58kemerdekaannya,
- 1:00Indonesia.
- 1:04Tapi kebebasan itu belum benar-benar
- 1:07diakui dunia.
- 1:11Ketika dunia berpesta menyambut [musik]
- 1:14berakhirnya perang di Pulau Jawa, sebuah
- 1:17perang lain baru saja dimulai.
- 1:21Surabaya,
- 1:22kota pelabuhan yang ramai dan ambisius
- 1:25menjadi medan laga dari pertarungan yang
- 1:28tak seimbang.
- 1:34Para pejuang Indonesia dan arek-arek
- 1:36Surabayo dengan senjata seadanya
- 1:39menghadapi kekuatan militer modern dari
- 1:41kerajaan Inggris.
- 1:44Puluhan ribu tentara Inggris India
- 1:46dengan kekuatan tengteng Sherman,
- 1:49artileri berat, pesawat tempur hingga
- 1:51kapal perang menggempur Surabaya.
- 1:59Surabaya bergetar hebat.
- 2:05Apa yang terjadi di Surabaya bukan
- 2:07sekadar perang kota.
- 2:10Ia adalah pertempuran berdarah yang
- 2:13menelan puluhan ribu jiwa.
- 2:16Perang paling brutal di Asia Tenggara
- 2:19sejak tahun 1945 [musik]
- 2:22dan momen ketika dunia untuk pertama
- 2:25kalinya melihat bangsa Indonesia [musik]
- 2:28tidak akan tunduk lagi.
- 2:34semuanya dimulai dari sebuah kesepakatan
- 2:37rahasia antara Inggris dan Belanda
- 2:41dari sehelai bendera yang dikibarkan di
- 2:44atas hotel dan dari satu kematian
- 2:46seorang jenderal yang memicu lautan api.
- 2:52Ini bukan kisah hitam putih.
- 2:56Ini adalah kisah tentang amuk sejarah.
- 3:00tentang sebuah kota yang dibakar
- 3:02hidup-hidup dan tentang bangsa muda yang
- 3:05lahir dari reruntuhan penjajahan.
- 3:09Banjir darah di Surabaya.
- 3:12Inilah kisah pertempuran Surabaya, 10
- 3:16November 1945.
- 3:19Sebuah pertempuran yang sangat brutal
- 3:22dari apa yang Anda bayangkan.
- 3:25Percayalah saudara-saudara. Tuhan akan
- 3:27melindungi kita sekalian. Allahu Akbar.
- 3:31Allahu Akbar. Allahu Akbar. Merdeka.
- 3:57A short time ago, an American airopane
- 4:01dropped one bomb on Hiroshima and
- 4:04destroyed its usefulness to the enemy.
- 4:12Agustus 1945.
- 4:15Dunia dikejutkan oleh dua cahaya maut
- 4:18dari langit Jepang.
- 4:22Hiroshima dan Nagasaki diluluh lantakkan
- 4:26oleh bom atom Amerika Serikat.
- 4:31With no answer from the Japanese,
- 4:34the Americans drop atom [musik] bombs on
- 4:37Hiroshima and then Nagasaki.
- 4:41[musik]
- 4:5015 Agustus 1945,
- 4:53Jepang menyerah tanpa syarat kepada blok
- 4:56sekutu.
- 4:59I now invite
- 5:01the representatives
- 5:03of the emperor of Japan
- 5:06and the Japanese
- 5:09to the instrument of surrender at the
- 5:13indicated.
- 5:19Sesuai keputusan sekutu, seluruh wilayah
- 5:22bekas jajahan Jepang termasuk [musik]
- 5:23Hindia Belanda atau Indonesia akan
- 5:26berada di bawah pengawasan Komando Asia
- 5:28Tenggara atau SEAC hingga kekuasaan
- 5:31sipil dikembalikan kepada pemiliknya
- 5:34sebelum perang
- 5:36yang artinya Belanda berhak kembali
- 5:39menuntut kekuasaan atas Indonesia.
- 5:45Namun para pemimpin Indonesia tidak
- 5:47tinggal diam.
- 5:492 hari setelah Jepang menyerah pada
- 5:51tanggal 17 Agustus 1945
- 5:54di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta,
- 5:57Soekarno dan Muhammad Hatta
- 5:59memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
- 6:04Proklamasi.
- 6:06Kami
- 6:08bangsa Indonesia
- 6:11dengan ini menyatakan
- 6:15kemerdekaan Indonesia.
- 6:22Sorak-sorai kemerdekaan menggema hingga
- 6:25ke Surabaya.
- 6:35Di Surabaya untuk menjaga kemerdekaan,
- 6:39Badan Keamanan Rakyat atau BKR dibentuk.
- 6:45Bagi rakyat Surabaya, mempertahankan
- 6:47kemerdekaan merupakan harga mati. Mereka
- 6:51percaya penjajah pasti akan datang lagi.
- 6:56Dan benar saja, Belanda mulai bergerak.
- 7:02Sebagai anggota sekutu, mereka menekan
- 7:05Inggris agar menyerahkan Indonesia
- 7:07kepada mereka.
- 7:09Sehingga pada tanggal 24 Agustus 1945,
- 7:13Belanda dan Inggris mengadakan
- 7:15perjanjian Civil Affairs Agreement.
- 7:19Isinya tampak sederhana tapi mematikan.
- 7:23Wilayah Hindia Belanda termasuk
- 7:25Indonesia yang telah diduduki Jepang
- 7:28secara administratif akan dikembalikan
- 7:30kepada Belanda setelah Jepang menyerah.
- 7:34Yang artinya begitu sekutu mendarat
- 7:37bukan kemerdekaan yang mereka akui,
- 7:40tetapi pemerintahan kolonial lama yang
- 7:43mereka pulihkan.
- 7:45Dari sinilah semuanya bermula.
- 7:49Dengan begitu maka terbayang-bayanglah
- 7:52di hati kita sekarang ini sewaktu-waktu
- 7:55pemerintahan sekutu datang kemari.
- 8:00Setelah mendengar adanya perjanjian
- 8:02Civil Agreement pada tanggal 18
- 8:04September 1945 malam hari, orang-orang
- 8:08Belanda yang dipimpin Mr. Plukman secara
- 8:11provokatif mengibarkan bendera Belanda
- 8:13di atas hotel Yamato atau Hotel Oranye
- 8:16di Jalan Tunjungan Surabaya.
- 8:19Keesokan paginya, puluhan pemuda
- 8:21Surabaya berkumpul di depan hotel
- 8:23menuntut bendera penjajah itu
- 8:25diturunkan.
- 8:27Utusan pemerintah RI, Residen Sudirman
- 8:30berunding dengan Plukman di lobi hotel.
- 8:33Namun, negosiasi gagal. Plukman menolak
- 8:37menurunkan bendera dan bahkan menodong
- 8:40pistol. Perkelahian pun pecah.
- 8:44Plukman tewas dicekik oleh salah satu
- 8:47pejuang yang kemudian gugur di tembak
- 8:49anak buah Belanda.
- 8:59Di luar kemarahan masa memuncak. Seorang
- 9:02pemuda memanjat yang bendera, merobek
- 9:05bagian biru lambang penjajah, dan
- 9:07menyisakan merah dan putih yang berkibar
- 9:09gagah di langit Surabaya.
- 9:13Sejak detik itu, kota ini bersumpah
- 9:16kemerdekaan tak akan diturunkan lagi.
- 9:24Insiden heroik di Hotel Yamato bukan
- 9:27sekadar soal bendera. Ia adalah sumpah
- 9:31maruah.
- 9:32Rakyat Surabaya tidak sudi diinjak
- 9:35karena bagi mereka kemerdekaan bukan
- 9:38hadiah, melainkan harga diri.
- 9:42Namun ketegangan terus meningkat.
- 9:47Hingga akhirnya rombongan penjajah pun
- 9:50datang dan pertempuran tidak bisa
- 9:54terhindarkan.
- 10:19Pasca penyerahan Jepang sekutu berencana
- 10:21melucuti pasukan Jepang dan membebaskan
- 10:24tawanan perang.
- 10:26Namun di balik misi kemanusiaan itu,
- 10:29Belanda menumpang dalam bayang sekutu.
- 10:33Sebagaimana isi daripada Civil Affairs
- 10:35Agreement, mereka ingin menguasai
- 10:38Indonesia kembali.
- 10:44Pada tanggal 29 September 1945, pasukan
- 10:48Afnei atau Alliot Force Netherland as
- 10:50indies di bawah komando Letnan Jenderal
- 10:53Sir Philip Christen mendarat di Jakarta.
- 10:57Mereka datang dengan dalih menjalankan
- 11:00mandat dari pasukan rapy
- 11:03of light prisoner of war and interess
- 11:07guna mencari dan menyelamatkan tawanan
- 11:09sekutu.
- 11:13Namun kenyataannya pasukan itu juga
- 11:16membawa pasukan administrasi sipil
- 11:18Belanda yang disebut Nika atau
- 11:21Netherland Indes Civil Administration.
- 11:25Mereka tidak datang untuk mengakui
- 11:27kemerdekaan Indonesia, tetapi datang
- 11:31untuk memulihkan Hindia Belanda.
- 11:37[musik] Opto 195 keert Nederlandse
- 11:41gezager op Ind bodem terug.
- 11:43Dokter van Mok. Hij heeft een lange
- 11:46staat van dienst achter de rug in de
- 11:47vooroorse kolonie waar hij lid was van
- 11:49de meer vooruitstrevende stuelgroep. In
- 11:51zijn diplomatie bagage bevindt zich de
- 11:54historische 7 december verklaring van
- 11:55koningin Willamina die nauwelijks tot
- 11:57Indonesië is doorgedrongen [musik]
- 11:59en de Haagse opdracht niet te
- 12:01onderhandelen met de zogenaamde
- 12:03regering.
- 12:08Kabar ini sampai ke Surabaya. Para
- 12:11pemuda Surabaya yang tergabung dalam
- 12:13BKR, BPI, maupun laskar Hizbullah telah
- 12:17bersiap diri untuk mengusir penjajah
- 12:19bilamana mereka berlabuh di Surabaya.
- 12:23Mereka tahu jika sekutu datang, senjata
- 12:26Jepang akan jatuh ke tangan Belanda. Dan
- 12:30para pemuda hanya punya satu pilihan.
- 12:33Sebelum mereka datang merebut, lebih
- 12:36baik kita yang lebih dulu mengambil.
- 12:43Tanpa menunggu komando, pada tanggal 1
- 12:45Oktober 1945, para pemuda Surabaya yang
- 12:49tergabung dalam BPI, PR, Laskar
- 12:51Hizbullah, mantan heho, dan bekas peta
- 12:55menyerbu gudang-gudang senjata Jepang
- 12:57yang di antaranya di gedung Don Bosco,
- 13:00gedung internasio, gudang senjata polisi
- 13:02istimewa, gudang meriam di gedung COK,
- 13:05markas Kohara Butai Gunungsari, markas
- 13:08Kempetai Jepang di markas Paskaigun
- 13:10Jepang hingga gudang senjata di
- 13:13Pelabuhan Tanjung Perak dan Morok
- 13:15Rembangan.
- 13:20Pertempuran pun berlangsung sengit
- 13:22selama 3 hari.
- 13:24Para pejuang berhasil merampas ribuan
- 13:27pucuk senjata, granat, mortir hingga
- 13:30meriang. termasuk satu alat yang akan
- 13:33mengubah sejarah, yakni pemancar radio
- 13:36Jepang yang kelak digunakan oleh Bung
- 13:39Tomo untuk menyiarkan seruan perjuangan.
- 13:46Surabaya kini bersenjata
- 13:48tapi ketegangan belum reda.
- 13:52Para pemuda masih diselimuti kecemasan.
- 13:56Mereka hanya bisa bersiapsiaga untuk
- 13:59berperang melawan tentara sekutu jika
- 14:01mereka datang ke Surabaya.
- 14:09Di tengah ketegangan dan kecemasan
- 14:11itulah para intelektual muslim atau para
- 14:14ulama Nadatul Ulama menyadari satu hal,
- 14:18yakni ancaman penjajahan telah datang
- 14:21kembali hanya dengan wajah yang berbeda.
- 14:27Pada tanggal 21 hingga 22 Oktober 1945,
- 14:31para ulama Nahdatul Ulama dari berbagai
- 14:34daerah Jawa Timur berkumpul di Kantor
- 14:37Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jalan
- 14:39Bubutan, Surabaya.
- 14:41Pertemuan itu dipimpin oleh K. H. Hasyim
- 14:45Asy'ari, K. H. Wahid Hasyim, K. H. Bisri
- 14:48Sansuri, K. H. Mas Mansur, dan puluhan
- 14:51kiai pesantren lainnya.
- 14:55Di ruang sederhana yang sesak oleh
- 14:57semangat dan kegelisahan, mereka
- 14:59membahas satu pertanyaan besar.
- 15:03Apakah mempertahankan kemerdekaan ini
- 15:05termasuk kewajiban agama?
- 15:09Jawaban mereka tegas.
- 15:12Melalui musyawarah, mereka menetapkan
- 15:15bahwa membela tanah air dari penjajah
- 15:18adalah bagian dari jihad fisabilillah.
- 15:22Keputusan itu kemudian dituangkan dalam
- 15:26bentuk resolusi jihad Nahdatul Ulama
- 15:29yang isinya menegaskan
- 15:32berperang, menolak, dan melawan penjajah
- 15:34yang ingin kembali berkuasa di Indonesia
- 15:37adalah fardu ain. Wajib bagi setiap
- 15:40muslim yang berada dalam jarak 94 km
- 15:44dari tempat musuh menyerang.
- 15:47Artinya, siapapun yang mampu mengangkat
- 15:50senjata wajib turun berjuang. [musik]
- 15:53Yang tidak mampu wajib mendukung dengan
- 15:56tenaga, logistik, dan doa.
- 16:03Seruan resolusi jihad itu segera
- 16:05menggema.
- 16:07Ribuan santri dan laskar dari Malang,
- 16:10Jombang, Mojokerto, Kediri, Lamongan,
- 16:13hingga Madura berduyun-duyun menuju
- 16:16Surabaya.
- 16:18Mereka tahu perang besar akan segera
- 16:21datang.
- 16:23Dan ketika kapal-kapal sekutu berlabuh
- 16:26di Tanjung Perak, Surabaya sudah
- 16:28bersiap.
- 16:30Bukan hanya dengan senjata,
- 16:33tapi dengan fatwa jihad dan tekad. untuk
- 16:36mati merdeka.
- 16:53Surabaya kala itu menjadi kota dengan
- 16:56persenjataan paling kuat di seluruh
- 16:58Jawa. Bahkan lebih siap tempur dibanding
- 17:02[musik] Jakarta.
- 17:04Ribuan senapan, mortir, dan granat
- 17:06berpindah tangan ke rakyat akibat dari
- 17:09perampasan para pemuda Surabaya
- 17:10sebelumnya.
- 17:12Hal ini mengejutkan sekutu di Jakarta.
- 17:16Mereka khawatir Surabaya akan menjadi
- 17:19pusat kekacauan. Karena pasukan Jepang
- 17:22yang seharusnya masih di bawah komando
- 17:24sekutu justru sudah dilucuti oleh laskar
- 17:27rakyat. Alhasil, Inggris pun mengirim
- 17:31pasukannya ke Surabaya.
- 17:45Pada tanggal 25 Oktober 1945,
- 17:48sekitar 4.000 tentara dari Brigade 49
- 17:52divisi India di bawah pimpinan Brigadir
- 17:55Jenderal AWS Malabi berlabuh di Tanjung
- 17:58Perak dengan kapal perang dan alat
- 17:59militer berat mengiringi mereka.
- 18:07Semula Malabi berunding dengan Gubernur
- 18:10Jawa Timur RM Suryo.
- 18:13Kedatangan kami ke sini hanya untuk
- 18:15melaksanakan berbagai tugas, melucuti
- 18:18Jepang dan membebaskan tawanan perang.
- 18:24Kesepakatan pun tercapai.
- 18:27Namun kenyataannya kehadiran tentara
- 18:29nikah yang membonceng sekutu ini memicu
- 18:32kecurigaan.
- 18:34Gelagat pasukan Malabi yang mulai
- 18:36memasuki objek vital kota seperti
- 18:39benteng miring dan pangkalan udara
- 18:41meningkatkan ketegangan dengan laskar
- 18:43[musik] pejuang.
- 18:45Mereka datang bukan untuk damai, tapi
- 18:48untuk menjajah kembali.
- 18:51Ketegangan meningkat. Otoritas militer
- 18:54Jepang di Surabaya yang semula masih ada
- 18:57hingga penyerahan resmi kewalahan
- 19:00mengendalikan situasi.
- 19:02Sementara itu, pasukan sekutu semakin
- 19:05agresif.
- 19:12[musik]
- 19:13Pada tanggal 27 Oktober 1945,
- 19:16sebuah pesawat Inggris menjatuhkan
- 19:18selebaran pamflet di langit Surabaya
- 19:21yang berisi perintah provokatif dari
- 19:23komandan divisi 23 Inggris, Myen DC
- 19:27Hutorn.
- 19:28Isinya,
- 19:30seluruh rakyat dan laskar Indonesia di
- 19:32Surabaya harus menyerahkan senjata dalam
- 19:35dua kali 24 jam. Hanya tentara sekutu
- 19:39yang boleh memegang senjata dan siapa
- 19:42yang melanggar akan ditembak di tempat.
- 19:46Pamflet arogan ini membuat darah
- 19:49arek-arek Suraboyo mendidih.
- 19:52Mereka menilai ultimatum sepihak ini
- 19:55sebagai pengkhianatan atas kesepakatan
- 19:57dengan Malabi. Maka tanpa menunggu lagi
- 20:02pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 1945
- 20:06meletuslah bentrokan senjata pertama.
- 20:14Baku tembak berkobar di banyak titik.
- 20:17dari Benteng Miring Penjara Koblen
- 20:20hingga sekitar pabrik minyak Wonokromo.
- 20:26Pasukan Malabi yang hanya sekitar 3.000
- 20:29tentara Kualahan dikepung oleh lebih
- 20:32dari 20.000 tentara republik dan sekitar
- 20:35140.000 masa rakyat Surabaya.
- 20:39Ribuan orang tewas baik dari pihak
- 20:42Indonesia maupun dari pihak serdadu
- 20:44tentara Gurka Inggris.
- 20:50Dalam situasi genting itu, Inggris
- 20:53meminta Presiden Soekarno dan Wakil
- 20:55Presiden Hatta datang ke Surabaya untuk
- 20:58menengahi dan meredakan keadaan.
- 21:02Pada tanggal 29 Oktober 1945,
- 21:05Soekarno Hatta beserta Menteri Amir
- 21:08Syarifuddin tiba di Surabaya dan
- 21:11memediasi gencatan senjata antara
- 21:13pejuang Indonesia dan komandan Malabi.
- 21:17Kesepakatan pun dicapai.
- 21:19Kedua pihak setuju menghentikan
- 21:21tembak-menembak.
- 21:26Namun di lapangan gencatan senjata itu
- 21:30rapuh.
- 21:31Masing-masing kubu masih saling curiga.
- 21:34Bentrokan kecil sporadis tetap terjadi.
- 21:45Meski begitu, ada secerca harapan
- 21:47perdamaian.
- 21:49Pada tanggal 30 Oktober 1945,
- 21:53Myen Hautorn datang ke Surabaya untuk
- 21:56mengadakan kesepakatan damai gencatan
- 21:58senjata di gedung internasional
- 22:00Surabaya.
- 22:02Hasilnya pertama pamflet ultimatum
- 22:06sekutu tidak berlaku. Kedua, tentara TKR
- 22:10diakui pihak sekutu. Ketiga, seluruh
- 22:14kota Surabaya kecuali wilayah interniran
- 22:17tidak dijaga lagi oleh sekutu.
- 22:20Dan yang keempat dibentuk biro kontak
- 22:23antara kedua belah pihak.
- 22:26Setelah selesai, Soekarno dan pemimpin
- 22:28lainnya meninggalkan Surabaya. Kami
- 22:32semua ingin tentara Inggris yang ada di
- 22:34dalam gunung keluar tanpa senjata dan
- 22:36kami mengawalnya sampai bandara.
- 22:39Siang harinya, Malabi bersama pemimpin
- 22:42lokal Surabaya melakukan konvoi
- 22:44berkeliling kota mengumumkan kesepakatan
- 22:47damai sambil mengibarkan bendera putih.
- 22:50Namun naas takdir berkata lain.
- 22:55Menjelang sore hari insiden fatal
- 22:57terjadi.
- 23:00Saat konvoi melintas di dekat gedung
- 23:02internasio, tiba-tiba suara tembakan
- 23:05memecah udara.
- 23:09Pasukan Inggris yang bertahan di dalam
- 23:11gedung berpapasan dengan laskar
- 23:13Indonesia di luar. Baku tembak pun tak
- 23:16terhindarkan.
- 23:18Menurut catatan seorang veteran Inggris
- 23:21yang disimpan dalam arsip militer di
- 23:23London, suasana kala itu benar-benar
- 23:26kacau.
- 23:27Tak seorang pun tahu siapa yang menembak
- 23:30lebih dulu. Semua berubah menjadi
- 23:33kegilaan di tengah gelap malam.
- 23:38Mobil malabi sontak terhenti di tengah
- 23:41kerumunan massa bersenjata.
- 23:44Dalam kekacauan itu, sang brigadir naas
- 23:47tertembak.
- 23:49oleh tembakan yang masih diperdebatkan
- 23:51asal-usulnya.
- 23:55Tak lama kemudian, sebuah ledakan granat
- 23:58menghantam mobil tersebut. Mobil Malabi
- 24:01pun terbakar hebat.
- 24:04Jenderal Malabi tewas seketika di
- 24:06kursinya dan jasad Malabi ditemukan
- 24:09hangus bersama mobilnya dekat jembatan
- 24:12merah.
- 24:20Berita tewasnya Brigjen Malabi menyentak
- 24:23kubu sekutu.
- 24:25Bagi pihak Inggris, Malabi berada di
- 24:28Surabaya dengan misi yang katanya damai
- 24:31mengawal gencatan senjata sehingga
- 24:34kematiannya dianggap tindakan kecurangan
- 24:37yang tidak bisa diterima begitu saja.
- 24:44Sehari setelah tewasnya Malabi pada
- 24:47tanggal 31 Oktober 1945, Panglima Afne
- 24:51di Jakarta, Letnan Jenderal Sir Philip
- 24:53Christen bereaksi keras. Ia
- 24:57mengultimatum pemerintah RI agar pelaku
- 25:00pembunuhan Malabi segera diserahkan
- 25:03sembari mengancam akan mengerahkan
- 25:05kekuatan militer penuh untuk menghukum
- 25:08Surabaya.
- 25:15Tuntutan ini jelas mustahil dipenuhi.
- 25:19Situasi di lapangan pun kacau dan tak
- 25:22seorang pun tahu pasti siapa penembak
- 25:25Malabi. Pemerintah Indonesia di Jakarta
- 25:28mencoba merundingkan solusi, namun
- 25:31ketegangan terlanjur meninggi.
- 25:42Dalam beberapa hari pasca tewasnya
- 25:44Malabi, gelagat bala dendam Inggris
- 25:47makin terasa. Bala tentara tambahan
- 25:50mulai dikerahkan diam-diam ke sekitar
- 25:52Surabaya oleh Myjen Eric Garden Robert
- 25:56Manserk, komandan divisi 5 yang ditunjuk
- 25:59menggantikan Malabi.
- 26:01Surabaya berada di ambang perang besar.
- 26:05Hanya tinggal menunggu waktu saatnya
- 26:07tiba, Genderang perang menyelimuti tanah
- 26:10Surabaya.
- 26:31Sebagai pengganti Malabi, Mayor Jenderal
- 26:34Mansork berjanji akan membalas dendam
- 26:37akibat tewasnya Malabi.
- 26:40Mereka harus tahu rasanya bagaimana
- 26:42kehilangan sesuatu. Dan rakyat Surabaya
- 26:45harus merasakan ini.
- 26:49Pada tanggal 9 November 1945,
- 26:52Mayor Jenderal ER. Mansk mengeluarkan
- 26:55sebuah ultimatum tertulis yang disebar
- 26:58lewat selebaran dan radio yang ditujukan
- 27:01kepada All Indonesian of Surabaya.
- 27:05Ultimatum itu berisi penghinaan
- 27:07sekaligus ancaman bagi pihak republik.
- 27:12Inti isi ultimatum Manserk di antaranya
- 27:15pertama pemimpin Indonesia di Surabaya
- 27:19harus melapor. Kedua, seluruh pimpinan
- 27:22dan tokoh pejuang Indonesia di Surabaya
- 27:25diwajibkan datang melapor diri kepada
- 27:28markas Inggris.
- 27:30Ketiga, rakyat dan laskar Indonesia
- 27:33harus menyerahkan segala macam senjata
- 27:35yang mereka miliki kepada tentara
- 27:38Inggris sebagai tanda menyerah tanpa
- 27:40syarat.
- 27:42Dan yang keempat, para pemimpin dan
- 27:44pejuang Indonesia di Surabaya diminta
- 27:47menandatangani dokumen penyerahan diri
- 27:49tanpa syarat kepada sekutu.
- 27:52Manser dengan arogan memberi tenggat
- 27:55hingga pukul 6.00 00 pagi tanggal 10
- 27:58November 1945.
- 28:01Bila hingga waktu itu tuntutan [musik]
- 28:03belum dipenuhi, tentara Inggris akan
- 28:06menggempur Surabaya habis-habisan.
- 28:12Jenderal Manserk sejak awal memang ingin
- 28:15menggempur Surabaya dan dia sangat
- 28:18mengetahui jika ultimatum itu akan
- 28:20sangat mustahil dipenuhi pihak
- 28:23Indonesia.
- 28:25Senjata tetap di tangan pemuda.
- 28:28Bagi rakyat Indonesia, ultimatum ini
- 28:31jelas tak dapat diterima. Seakan memaksa
- 28:35bangsa yang baru merdeka untuk bertekuk
- 28:37lutut.
- 28:40Gubernur Suryo yang menerima surat
- 28:42ultimatum menolak mentah-mentah tuntutan
- 28:45tersebut.
- 28:47Penolakan juga disuarakan seluruh
- 28:50komponen perjuangan Surabaya dari
- 28:53Panglima TKR hingga laskar rakyat dan
- 28:56tokoh masyarakat Surabaya.
- 28:59Surabaya pun juga marah besar.
- 29:02Bukannya takut, ancaman sekutu itu
- 29:05justru mengobarkan tekad perlawanan yang
- 29:08lebih hebat.
- 29:10Di tengah situasi genting itu, Sutomo
- 29:13atau yang akrab dipanggil Bung Tomo
- 29:15muncul memberikan komando moral kepada
- 29:18rakyat.
- 29:20Lewat Radio Pemberontak BPRI pada
- 29:23tanggal 9 November malam hari dan
- 29:25menjelang fajar 10 November, suara Bung
- 29:29Tomo memenuhi udara Surabaya. Ia
- 29:32mengajak rakyat untuk menolak, menyerah,
- 29:35dan menghadapi serangan Inggris dengan
- 29:38keberanian.
- 29:41Bismillahirrahmanirrahim.
- 29:44Merdeka,
- 29:46saudara-saudara
- 29:48rakyat jelata di seluruh Indonesia,
- 29:52terutama
- 29:53saudara-saudara penduduk kota Surabaya.
- 29:57Kita semuanya telah mengetahui bahwa
- 30:00hari ini tentara Inggris telah
- 30:03menyebarkan pamflet-mflet yang
- 30:07memberikan suatu ancaman kepada kita
- 30:09semua.
- 30:10Saudara-saudara,
- 30:12kita semuanya, kita bangsa Indonesia
- 30:14yang ada di Surabaya ini akan menerima
- 30:17tantangan tentara Inggris itu. Dan kalau
- 30:19pimpinan tentara Inggris yang ada di
- 30:21Surabaya ingin mendengarkan jawaban
- 30:23rakyat Indonesia, ingin mendengarkan
- 30:26jawaban seluruh pemuda Indonesia yang
- 30:28ada di Surabaya ini. Dengarkanlah ini
- 30:31tentara Inggris. Ini jawaban kita,
- 30:34kinian rakyat Surabaya. Kini pemuda
- 30:38Indonesia
- 30:40sekalian.
- 30:42Selama banteng-banteng
- 30:44Indonesia masih mempunyai darah merah
- 30:48yang dapat membikin tarik [tertawa] kain
- 30:50putih, merah dan putih. Maka selama itu
- 30:54tidak akan kita mau menyerah kepada
- 30:56siapapun juga.
- 30:58Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah
- 31:01keadaan genting. Tetapi saya peringatkan
- 31:04sekali lagi, jangan mulai menembak.
- 31:08Baru kalau kita ditembak, maka kita akan
- 31:11ganti menyerang mereka itu. Kita
- 31:13tunjukkan bahwa kita ini adalah
- 31:15benar-benar orang yang ingin merdeka.
- 31:17Dan untuk kita, Saudara-saudara, lebih
- 31:20baik kita hancur lebur daripada tidak
- 31:22merdeka. Sebab yang kita tetap merdeka
- 31:25atau mati. Dan kita yakin,
- 31:28Saudara-saudara pada akhirnya pastilah
- 31:31kemenangan akan jatuh ke tangan kita.
- 31:33Sebab Allah selalu berada di pihak yang
- 31:36benar. Percayalah saudara-saudara, Tuhan
- 31:38akan melindungi kita sekalian. Allahu
- 31:42Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar.
- 31:46Merdeka.
- 31:53Orasi-orasinya berkumandang dengan
- 31:55berkobar.
- 31:57Suaranya menggema di radio-radio
- 31:59kampung, apalagi diiringi dengan pekik
- 32:03takbir Allahu Akbar berkali-kali.
- 32:08Rakyat Surabaya pun bersiap menghadapi
- 32:11peperangan.
- 32:13Dalam posisi masing-masing,
- 32:15barikade-barikade didirikan. Senjata apa
- 32:18adanya digenggam erat dan tekad telah
- 32:21bulat.
- 32:23Para pejuang sudah siap menghadapi
- 32:25peperangan. untuk menjaga kemerdekaan
- 32:28tanah airnya.
- 32:45Sebelum dentuman pertama meledak, dua
- 32:47kekuatan besar telah bersiap di
- 32:49Surabaya.
- 32:52Di satu sisi, pasukan Inggris India di
- 32:55bawah Mayor Jenderal Robert Manserk
- 32:57berjumlah sekitar 30.000 prajurit.
- 33:00Lengkap dengan 24 [musik] tank Sherman,
- 33:02tank ringan stward, puluhan kendaraan
- 33:04lapis baja, baterai artileri 25 pounder,
- 33:08dan hoidzer 3,7 inci.
- 33:11Dari laut didukung oleh kapal penjelajah
- 33:14HMS Sasex dan HMS Keyon bersama tiga
- 33:18kapal perusak kaisar, Cavalier, dan
- 33:21Karon.
- 33:22Dari udara pasukan Inggris India
- 33:25didukung lebih dari 20 pesawat tempur
- 33:27P47 Thunderbolt dan The Haviland Mosco.
- 33:32Di sisi lain, pasukan Republik Indonesia
- 33:36di bawah Mayor Jenderal Sungkono hanya
- 33:38memiliki sekitar 20.000
- 33:40TKR dan lebih dari 100.000 laskar
- 33:43rakyat, santri, dan arek-arek Surabayo.
- 33:47Mereka hanya bersenjatakan dari rampasan
- 33:50Jepang seperti meriam, senapan tua,
- 33:53Arisaka, gerana terakitan, dan bambu
- 33:56runcing. Dua kekuatan yang tak seimbang.
- 34:00Satu, datang dengan kekuatan senjata
- 34:03modern. Yang lain hanya dengan semangat
- 34:06dan [musik] keyakinan untuk tidak
- 34:08dijajah lagi.
- 34:16[musik]
- 34:19Pagi buta tanggal 10 November 1945,
- 34:23janji Inggris untuk menggempur Surabaya
- 34:26benar-benar ditepati.
- 34:29Tepat pada pukul 6.00 0-0 pagi hari.
- 34:32Seusai tenggat ultimatum berakhir,
- 34:34dentuman meriam dari kapal perang Royal
- 34:36Navi dimulai.
- 34:45Dua kapal penjelajah berat dan tiga
- 34:47kapal perusak membombardir posisi
- 34:50pertahanan Indonesia dari arah laut.
- 34:53Dari udara, belasan pesawat tempur
- 34:56Hauker Hurrican dan pengebom Thunderbolt
- 34:58meraung-raung menjatuhkan bom di
- 35:01berbagai sudut Surabaya.
- 35:04Sementara itu, dari darat sekitar 30.000
- 35:07pasukan infanteri Inggris India yang
- 35:09dipimpin Mayor Jenderal Manser menggelar
- 35:12serangan besar-besar.
- 35:14Sementara itu dari darat sekitar 30.000
- 35:18Pasukan infanteri Inggris India di bawah
- 35:20pimpinan Mayor Jenderal Manser dengan
- 35:22kekuatan puluhan tank, panser, meriam,
- 35:25dan artileri menggelar serangan
- 35:27besar-besaran ke dalam kota.
- 35:30Gelombang serbuan datang dari berbagai
- 35:33penjuru. Pasukan sekutu bergerak masuk
- 35:36dari arah Pelabuhan Tanjung Perak di
- 35:38utara dan juga dari sektor barat dan
- 35:41selatan Surabaya.
- 35:49Dalam waktu 3 jam pertama, ratusan roket
- 35:52dan mortir ditembakkan bertubi-tubi ke
- 35:55jantung kota.
- 35:57Mengguncang tanah Surabaya hingga
- 36:00bergetar hebat.
- 36:03Ledakan demi ledakan memporak-porandakan
- 36:06gedung-gedung, rumah penduduk hingga
- 36:08markas pertahanan milik Bejua.
- 36:12Asap hitam tebal membumbung di
- 36:15mana-mana. [musik]
- 36:16Api berkobar melalap kawasan kembang
- 36:19Jepun, Tanjung Perak, dan sebagian pusat
- 36:22kota.
- 36:27Namun dalam neraka bombarderman itu,
- 36:30perlawanan rakyat Surabaya tidak padam.
- 36:35Setelah hujan, tembakan artileri mereda
- 36:37sekitar pukul 09.00 Pagi, pasukan
- 36:40Inggris mulai merangsek masuk kota
- 36:42dengan perlindungan tank. Di sinilah
- 36:45pertempuran darat nandahsyat
- 36:47berlangsung.
- 36:49Pejuang Indonesia dari TKR, Polisi
- 36:51istimewa, laskar Hizbula, barisan pemuda
- 36:55hingga warga sipil bersenjata bambu
- 36:57runcing menghadang di setiap jalan.
- 37:01Pertempuran sengit pecah dari rumah ke
- 37:03rumah, dari gang ke gang.
- 37:06Pasukan Inggris terpaksa bertempur
- 37:08secara door to door, membersihkan gedung
- 37:11demi gedung sambil terus dihujani
- 37:13tembakan sniper pejuang.
- 37:17Beberapa titik strategis menjadi ajang
- 37:20pertempuran paling brutal. Jembatan
- 37:23merah yang sudah melegenda sejak
- 37:25tewasnya Malabi kembali menjadi saksi
- 37:27banjir darah pejuang.
- 37:30Tengteng Inggris melintasi jembatan itu
- 37:33untuk membelah pertahanan kota.
- 37:36Di seberangnya, laskar Surabaya
- 37:38menghadang dengan senapan mesin dan
- 37:40senjata anti tank seadanya. Begitu pula
- 37:44di gedung Internaso dan Hotel Oranye
- 37:46terjadi tembak-menembak jarak dekat
- 37:48tanpa henti.
- 37:52Gunungan mayat mulai berkelimpangan di
- 37:55jalan-jalan. Banyak pejuang gugur
- 37:58sebagai martir. Sementara warga sipil
- 38:01berlarian menyelamatkan diri dari
- 38:03kobaran api.
- 38:06Meski demikian, secara mengejutkan,
- 38:09pihak republik sempat mencetak
- 38:11keberhasilan tak terduga di hari pertama
- 38:14itu. Sebuah pesawat pengebom Inggris
- 38:17berhasil ditembak jatuh oleh tembakan
- 38:19artileri ringan pejuang.
- 38:22Insiden itu menewaskan Brigadir Jenderal
- 38:25Robert Guy Luder Simons, salah satu
- 38:28komandan udara Inggris.
- 38:31Tewasnya Lord Simmons menjadi pukulan
- 38:33moral bagi pihak sekutu sekaligus
- 38:36penyemangat bagi arek-arek Suraboyo
- 38:38untuk terus bertahan.
- 38:48Menjelang siang 10 November, kondisi
- 38:51Surabaya berubah menjadi medan laga
- 38:53terbuka. Inggris mulai menguasai pusat
- 38:56kota,
- 38:59tapi perlawanan Indonesia sama sekali
- 39:01belum surut. Radio-radio darurat milik
- 39:05Pejuang masih sempat menyiarkan pesan
- 39:07Bung Tomo yang terakhir.
- 39:09Kita tunjukkan bahwa kita ini adalah
- 39:11benar-benar orang yang ingin merdeka.
- 39:14Dan untuk kita, Saudara-saudara, lebih
- 39:16baik kita hancur lebur daripada tidak
- 39:18merdeka. Sebab yang kita tetap merdeka
- 39:22atau mati.
- 39:27Hari pertama pertempuran Surabaya itu
- 39:30diakhiri dengan jatuhnya separuh wilayah
- 39:32kota ke tangan Inggris. Sementara
- 39:35separuh lainnya masih dipertahankan
- 39:38mati-matian oleh pejuang republik.
- 39:42Pertempuran masih belum usai.
- 39:46Pertempuran darah terbesar dalam sejarah
- 39:48revolusi Indonesia pun telah dimulai.
- 40:09Pertempuran Surabaya tidak usai dalam
- 40:12sat du hari. Pertempuran itu menjelma
- 40:16menjadi perang kota yang berkobar selama
- 40:193 minggu penuh.
- 40:21Surabaya akan dijadikan lautan api dan
- 40:24Inggris akan dibakar di dalamnya.
- 40:27Setelah perlawanan hari pertama yang
- 40:28heroik, pasukan republik menyadari bahwa
- 40:32mereka tak bisa menandingi kekuatan
- 40:34Inggris dalam perang terbuka. Maka
- 40:38taktik diubah.
- 40:42Pasukan TKR Surabaya bersama
- 40:44laskar-laskar rakyat mundur teratur ke
- 40:46pinggiran kota dengan tujuan untuk
- 40:49menyusun strategi baru, yakni strategi
- 40:52perang gerilia kota.
- 40:56Para komandan TKR, polisi istimewa, dan
- 40:59laskar rakyat membagi Surabaya menjadi
- 41:02sektor-sektor kecil. Tiap sektor
- 41:05dipimpin satu komandan lokal yang
- 41:07mengenal seluk-beluk kampungnya sendiri.
- 41:11Sebagaimana dalam penelitian Azarja
- 41:13Harmani yang berjudul Urban Warfare in
- 41:16the Indonesian War of Independent,
- 41:19strategi Gerelia kota itu sangat
- 41:21efektif.
- 41:25Saat para pejuang melancarkan
- 41:27strateginya, pada malam hari mereka
- 41:30menggunakan taktik hit and run dengan
- 41:32menyusup lewat ganggang dan kemudian
- 41:35menyerang pos inggris secara mendadak
- 41:37lalu mundur cepat sebelum artileri berat
- 41:40datang.
- 41:44Pada siang harinya mereka berpindah dari
- 41:47satu bangunan ke bangunan lain sebelum
- 41:49artileri Inggris menghancurkannya.
- 41:52Dari atap-atap rumah dan lorong sempit,
- 41:54para pejuang menembaki pasukan Gurka
- 41:57Inggris.
- 42:03Berbagai serangan itu sangat efektif.
- 42:07Pergerakan pasukan India itu mulai
- 42:09bergerak lambang.
- 42:14Pertempuran berlangsung siang dan malam
- 42:17tanpa henti berhari-hari.
- 42:19Taktik hit and run membuat pasukan
- 42:22sekutu kewalahan.
- 42:24Inggris tidak menyangka bahwa Surabaya,
- 42:28kota yang mereka kira bisa direbut dalam
- 42:313 hari berubah menjadi labirin
- 42:33mematikan.
- 42:35Tank-tank Sherman yang seharusnya mudah
- 42:38melaju terjebak di jalanan sempit yang
- 42:41sudah dipenuhi reruntuhan.
- 42:43Banyak di antaranya diserang dari atap
- 42:46rumah atau dilempari granat botol oleh
- 42:49pemuda-pemuda arek Surabo.
- 42:52Sebagaimana yang dikisahkan oleh Benedik
- 42:54Anderson dalam revolusi pemuda, di
- 42:57setiap gang, di balik setiap dinding,
- 43:00arek-arek Suraboyo bertahan mati-matian.
- 43:03Meski hanya menggunakan senjata
- 43:06seadanya,
- 43:08namun semangat mereka tak bisa
- 43:10dipatahkan.
- 43:13Jenderal Philip Christen di Jakarta
- 43:15sampai mengakui bahwa pertempuran
- 43:18Surabaya adalah pertempuran terbesar
- 43:21yang dihadapi sekutu di Asia setelah
- 43:23Perang Dunia Kedua.
- 43:25Sebagaimana dalam sumber Inggris yang
- 43:27dikutip dalam laporan Ali Force
- 43:30Netherland as indies atau afney juga
- 43:32menggambarkan Surabaya sebagai the most
- 43:36chaotic battlefield in Asia after World
- 43:38War II.
- 43:42Inggris yang awalnya yakin bisa
- 43:44menundukkan Surabaya dalam 3 hari baru
- 43:47berhasil menguasai kota setelah hampir 3
- 43:50minggu bertempur.
- 43:52Dalam perang berhari-hari itu, Surabaya
- 43:54menjelma menjadi kota mati.
- 43:58Api membakar setiap sudut. Jalan-jalan
- 44:02dipenuhi reruntuhan dan kendaraan
- 44:04hangus.
- 44:06Bau Mesiu dan mayat menyelimuti udara
- 44:08Surabaya.
- 44:10Sekitar 150.000 orang meninggalkan
- 44:14Surabaya untuk menyelamatkan diri.
- 44:17Puluhan ribu para pejuang gugur hingga
- 44:21ratusan ribu warga sipil tidak diketahui
- 44:24nasibnya. Sementara itu, pihak sekutu
- 44:27menderita kerugian yang tak sedikit.
- 44:31Puluhan tank dan kendaraan perang hancur
- 44:35dan sekitar 1600 serdadu Inggris India
- 44:39tewas, hilang, atau luka-luka.
- 44:43Data dari sejarawan lain mencatat angka
- 44:45korban yang lebih konservatif.
- 44:48Sebagaimana menurut MC Reklef dalam
- 44:51bukunya, sejarah Indonesia modern
- 44:53menyebutkan sekitar 6300 pejuang
- 44:57Indonesia yang tewas dan 600 serdadu di
- 45:01pihak Inggris.
- 45:11Pada akhir November 1945,
- 45:14satu persatu kantong pertahanan terakhir
- 45:16pejuang di dalam kota berhasil
- 45:19dilumpuhkan oleh pasukan Inggris India.
- 45:22Pada tanggal 2 Desember 1945 kemudian
- 45:26akhirnya tembakan meriam Inggris
- 45:28terakhir dilepaskan ke pinggiran
- 45:30Surabaya. menandai berakhirnya
- 45:34perlawanan bersenjata terbuka di kota
- 45:36itu.
- 45:47[musik]
- 45:48From the east of Java come records of a
- 45:50city at war.
- 45:53Strategic roads are kept under constant
- 45:55fire by British and Indian troops who
- 45:57use motors and small arms with good
- 45:59effect. Java is seeing once again the
- 46:02tragedy of war and the United Nations
- 46:04echo our own wish for the speedy end of
- 46:07this mosty struggle.
- 46:16Setelah pertempuran Surabaya berakhir,
- 46:19kota terbesar kedua republik itu jatuh
- 46:21sepenuhnya ke tangan pasukan Inggris
- 46:24India.
- 46:27Dalam beberapa hari berikutnya, pasukan
- 46:29sekutu membentuk zona pendudukan dan
- 46:32menempatkan garnisun di pusat kota,
- 46:35pelabuhan Tanjung Perak hingga kawasan
- 46:37industri.
- 46:39Jalur komunikasi dan administrasi kota
- 46:42diambil alih.
- 46:48Ketika situasi dianggap stabil, pasukan
- 46:50Inggris membuka jalan bagi nikah untuk
- 46:54masuk kembali.
- 46:56Satu persatu kantor pemerintahan
- 46:58dipasangi plakat administrasi Belanda.
- 47:03Bendera merah putih yang sebelumnya
- 47:05berkibar di banyak titik dipaksa
- 47:07diturunkan.
- 47:10Di mata dunia, Surabaya berubah [musik]
- 47:13menjadi kota pendudukan sekutu nika dan
- 47:16republik kehilangan salah satu benteng
- 47:19utamanya di Jawa Timur.
- 47:22Ratusan ribu warga kehilangan kota yang
- 47:25hancur. Mereka berjalan kaki menuju
- 47:28Sidoarjo, Mojokerto, Gresik hingga
- 47:32Malang. Sementara itu, para pejuang yang
- 47:35tersisa mundur ke luar Surabaya dan
- 47:38bergabung dalam barisan gerilia di
- 47:40pedesaan.
- 47:46Secara militer Republik kalah.
- 47:49Secara teritorial, Surabaya diduduki
- 47:52kembali dan secara politik Belanda
- 47:56mendapatkan celah untuk mencoba
- 47:59memulihkan kekuasaannya.
- 48:02Tetapi sejarah mencatat sesuatu yang
- 48:06jauh lebih besar daripada jatuhnya
- 48:08sebuah kota. Mereka yang gugur di garis
- 48:12depan.
- 48:14Para pemuda, santri, buruh, pelajar,
- 48:18lasker kampung, merekalah yang menulis
- 48:21babak baru republik dengan darahnya
- 48:23[musik] sendiri.
- 48:25Mereka tidak punya tank, tidak punya
- 48:28pesawat, tidak punya kapal perang.
- 48:32Yang mereka miliki hanyalah tekad bahwa
- 48:35kemerdekaan bukan hadiah, tetapi harga
- 48:39diri.
- 48:41Surabaya mungkin hancur,
- 48:45tapi di tubuh-tubuh yang gugur itu,
- 48:48Indonesia justru menemukan kekuatannya.
- 48:53Mereka yang tumbang di jalanan Surabaya.
- 48:57Itulah pahlawan sejati republik ini.
- 49:18[musik]
- 49:23[musik]
- 49:28[musik]
- 49:33[musik]
- 49:42[musik]
- 49:53[musik]
About this transcript
This page contains the full transcript of BANJIR DARAH DI SURABAYA | Pertempuran 10 November 45 yang Mengguncang Dunia - Full War Documentary by Matahatipemuda, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 4,112 words across 915 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.