YouTube2Text

Ar Rasul Al Muallim Sesi 3 (Part 1) - Kyai Budi Ashari Lc — Transcript

by HR Al Fatih YAPI · 5,812 words · 1,177 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:12Bismillahirrahmanirrahim.
  2. 0:15Asalamualaikum warahmatullahi
  3. 0:16wabarakatuh.
  4. 0:22Hamdalillahi nahmaduhuagfiruillahuri
  5. 0:28anfusinahajah
  6. 0:37asadu alla ilahaillallah wahdahu la
  7. 0:40syarikalah
  8. 0:42wa ashadu anna muhammadan abduhu wa
  9. 0:44rasulullah shi wasallim wabarik ala
  10. 0:48nabina muhammad
  11. 0:58Allah
  12. 1:12[berdehem]
  13. 1:15dan ustaz haflaha
  14. 1:18Alhamdulillah semua alhamdulillah kita
  15. 1:22masih diizinkan
  16. 1:24Allah subhanahu wa taala
  17. 1:27untuk menambahi ilmu dan ilmu-ilmu yang
  18. 1:31mulia semoga memuliakan kita dan semoga
  19. 1:36menjadi ilmu yang bermanfaat karena Nabi
  20. 1:41mengajari kita terlindung di antaranya
  21. 1:44dari ilmu yang tidak bermanfaat
  22. 1:48dan semoga menjadi
  23. 1:51ilmu yang bisa mengantarkan kita pada
  24. 1:54alkhasyiah
  25. 1:56rasa takut pada Allah subhanahu wa
  26. 1:58taala.
  27. 2:00Ee teman-teman dirahmati Allah Subhanahu
  28. 2:02wa taala, kita sudah
  29. 2:05ee ambil satu bab besar pertama di kitab
  30. 2:10ini.
  31. 2:12Dan hari ini kita memasuki
  32. 2:16sisi teknis ya. Kalau kemarin kita
  33. 2:19bicara tentang
  34. 2:22ee pendidikan dan bagaimana
  35. 2:27Islam
  36. 2:29dengan ilmu dan pendidikan, kemudian
  37. 2:31bagaimana guru
  38. 2:33pendidik dengan sifatnya
  39. 2:35yang contoh tertingginya adalah Rasul
  40. 2:37sallallahu alaihi wasallam. Hari ini
  41. 2:39kita akan bicara di tataran yang teknis
  42. 2:45ee tentang cara atau metode pengajaran
  43. 2:50e asalib taklim metode pengajaran
  44. 2:55Nabi sallallahu alaihi wasallam.
  45. 2:57[berdehem]
  46. 2:59Hari ini kita ee kalau di jadwal saya,
  47. 3:01saya di sesi satunya ada materi, tapi
  48. 3:04sesi duanya ee bukan materi, tapi
  49. 3:08diskusi. Jadi, seluruh pertanyaan nanti
  50. 3:10di diskusi dalam tidak sesi pertanyaan.
  51. 3:14Ee kita berharap juga sharing pengalaman
  52. 3:17ilmu dan segala macam.
  53. 3:20Baik, Teman-teman dirahmati Allah
  54. 3:21Subhanahu wa taala.
  55. 3:25Ee sebelum masuk ke poin-poinnya
  56. 3:28langsung dan totalnya di buku ini ada 40
  57. 3:34cara, 40 metode. Saya ingin sampaikan ke
  58. 3:38antum satu mukadimah sebelum bicara
  59. 3:40metode.
  60. 3:42Setidaknya ada dua mukadimah penting.
  61. 3:46yang pertama
  62. 3:49bahwa
  63. 3:50semestinya seperti inilah
  64. 3:53ee ketika kita bicara tentang tataran
  65. 3:58teknis yaitu
  66. 4:01langsung mengambilnya dari Rasul
  67. 4:03sallallahu alaihi wasallam atau memulai
  68. 4:07memulai pembahasan sampai kepada tataran
  69. 4:10teknis
  70. 4:11itu langsung diambil dari Rasul
  71. 4:13sallallahu alaihi wasallam.
  72. 4:16Ee mengapa saya sampaikan begini? Karena
  73. 4:19kita suka lupa kita ini seringki
  74. 4:24di tataran teori, landasan teori, kita
  75. 4:28ambil ayat, kita ambil hadis.
  76. 4:31Tapi begitu pada tataran teknis kita
  77. 4:34lupa ayat, lupa hadis, kita lupa rasul
  78. 4:38dan sahabat serta salafus saleh. Kita
  79. 4:41seakan ingin katakan mereka itu cuma
  80. 4:43ngerti teori tapi enggak ngerti praktik.
  81. 4:47Ya, karenanya kemudian kita sering
  82. 4:49mengambil teknis itu dari pengalaman
  83. 4:52hanya pribadi-pribadi kita
  84. 4:53masing-masing. Umpamanya ngajar, oke
  85. 4:56kita sharing [berdehem] yuk. Ngajar
  86. 4:57pengalaman sharing kita apa?
  87. 4:59Masing-masing punya pengalaman. Kemudian
  88. 5:00sharing menyampaikan ilmu para pembicara
  89. 5:03di mana-mana begitu.
  90. 5:05Kalau itu yang membuat itu orang kafir,
  91. 5:07saya setuju aja. Kenapa orang kafir
  92. 5:10enggak punya landasan mereka mau niru
  93. 5:12siapa?
  94. 5:13Walaupun di Injil Nabi Isa Yesus itu
  95. 5:16dipanggilnya guru,
  96. 5:19tapi ee saya belum menjumpai atau belum
  97. 5:22menjumpai saya ee sangat jarang hari ini
  98. 5:25yang bahkan merujuk ke mereka pun
  99. 5:27mengambil teori pengajarannya dari sang
  100. 5:29guru itu.
  101. 5:31Dan itu beda dengan Islam. Jadi sekarang
  102. 5:34itu enggak teori-teori yang dibuat
  103. 5:35tentang pengajaran teknik mengajar
  104. 5:37murid, mengajar anak, mendidik mereka
  105. 5:41itu teorinya teori pribadi masing-masing
  106. 5:43kita.
  107. 5:46Saya pernah masuk ke toko buku yang
  108. 5:48besar. Kemudian ada saya kalau masuk
  109. 5:52toko buku karena saya mau lihat
  110. 5:53buku-buku yang sedang ada di dalam
  111. 5:55bahasa Indonesia. Mau keliling-keliling
  112. 5:57lihat ee sambil melihat tren ilmu di
  113. 6:00Indonesia.
  114. 6:02Ee kemudian
  115. 6:04ada buku yang menarik perhatian saya
  116. 6:06yang menulis dua orang yang satu
  117. 6:08profesor, satu doktor, dua-duanya pakar
  118. 6:10bidang pendidikan anak ee Amerika tentu
  119. 6:16nonmuslim.
  120. 6:18Ee
  121. 6:19dari judulnya saya tentu belum baca
  122. 6:22bukunya dari judulnya dan dari ulasan di
  123. 6:25sampul depan belakang itu
  124. 6:28sederhana saya menyimpulkannya. Ini ilmu
  125. 6:31kenapa menjadi receh begini?
  126. 6:36Yang begini nih dianggap dianggap bahwa
  127. 6:40profesor itu harus makin detail kecil.
  128. 6:43Padahal detail kecil itu kadang enggak
  129. 6:45menarik.
  130. 6:47Gini saya kasih contoh Al-Qur'anul Karim
  131. 6:51kan antum lihat ya di dalam tanya para
  132. 6:53ustaz-ustazah nih ahli ilmu usul fikih,
  133. 6:57ahli ulumul Quran itu kan ada pembahasan
  134. 7:00namanya almujmal. Betul?
  135. 7:03Kenapa harus ada mujmal? Mujmal itu
  136. 7:05artinya global, enggak detail.
  137. 7:08Enggak ada detailnya, tidak ada
  138. 7:09pembahasan detailnya. Dia mujmal. Justru
  139. 7:12mujmal itu menarik kadang-kadang
  140. 7:15antum lihatnya berapa banyak justru
  141. 7:17berapa banyak ayat Quran yang mujmal
  142. 7:19dibandingkan yang yang detail dibanding
  143. 7:23yang mufassal itu banyaknya mujmal
  144. 7:26mujmal itu banyak sekali. Kenapa? Justru
  145. 7:28itulah cara
  146. 7:30yang membuat Al-Qur'an itu selalu sesuai
  147. 7:33dengan zaman manapun.
  148. 7:37Kalau detail sekali diungkap detail
  149. 7:39sekali hal-hal yang terjadi yang ada di
  150. 7:42zaman bayangkan sudah 15 abad yang lalu
  151. 7:45kok 15 abad lalu wong barang-barang ini
  152. 7:48muncul belakangan. Begitu muncul
  153. 7:51barang-barang gadget ini, sudah berapa
  154. 7:53banyak peralatan yang mati gara-gara
  155. 7:54gadget? Sudah berapa banyak perusahaan
  156. 7:57yang mati gara-gara pertumbuhan gadget
  157. 7:58umpamanya itu padahal baru baru saja
  158. 8:02belum 100 tahun. Bagaimana sudah
  159. 8:0615 abad? Maka mujmal itu menarik.
  160. 8:10Menarik dan itu justru yang mengabadikan
  161. 8:13sebuah konsep bisa hidup berabad-abad
  162. 8:15lamanya. Kalau Quran akan sesuai dengan
  163. 8:18setiap zaman
  164. 8:21makanya saya, Teman-teman ee ini ini
  165. 8:24kebiasaan nih karena masyarakat ini hari
  166. 8:26ini kiblat ilmunya bukan Islam. Mereka
  167. 8:29itu kalau mujmal itu penyampai materi
  168. 8:32kalau temanya global
  169. 8:35itu masyarakat menganggap bahwa ini
  170. 8:36orang kurang ahli.
  171. 8:39Ahli profesor itu kalau detail
  172. 8:42itu enggak mesti harus profesor. Tapi
  173. 8:44memang itu ilmu mereka hari ini. Makanya
  174. 8:47buku tadi itu yang saya cerita tadi itu
  175. 8:49judulnya itu sederhana sekali dan itu
  176. 8:52enggak perlu ilmu rumit. Bahkan yang
  177. 8:54punya ilmu rumit, yang baca buku itu,
  178. 8:57bahkan penyampai materi-materi tentang
  179. 8:59parenting di Indonesia itu yang
  180. 9:02ahli-ahli menyampaikan ternyata praktik
  181. 9:04di keluarganya masalah berantakan.
  182. 9:07Buku itu tentang apa? Anda tahu isinya
  183. 9:09cuma tentang bagaimana supaya anak tuh,
  184. 9:12kakak adik, kakak adik itu akur.
  185. 9:17Kakak adik itu akur, tidak marah-marah,
  186. 9:20tidak berantem, enggak iri. Kemudian ee
  187. 9:23kan suka ada ee kakak itu kalau
  188. 9:26[berdehem] baru punya adik, adik bayinya
  189. 9:28baru lahir itu kemudian ee apa namanya?
  190. 9:32Cemburu, jealous dengan adiknya segala
  191. 9:34macam. Kemudian ngamuk-ngamak maulah apa
  192. 9:37segala macam. Buku itu bahas saja
  193. 9:41ya. Subhanallah. Ee ilmu itu,
  194. 9:43Teman-teman, yang begitu itu ilmu itu tu
  195. 9:45wallah itu antum antum belajar syariat
  196. 9:47saja enggak perlu enggak perlu teori
  197. 9:51itu kehebatan ilmu yang mujmal itu. Ilmu
  198. 9:55yang global itu. Dari global itulah
  199. 9:57kemudian antum bisa justru Islam itu
  200. 10:00menyiapkan barang global.
  201. 10:03Tujuannya apa? Kayak kemarin saya sudah
  202. 10:05bilang ya, kalau saya punya cincin itu
  203. 10:08cincinnya memang indah sekali
  204. 10:10dibandingkan emas batangan apalagi emas
  205. 10:12masih bongkahan itu
  206. 10:14enggak ada bentuknya. Kalau emas
  207. 10:16batangan masih lumayan masih dibentuk
  208. 10:18tapi tetap enggak menarik cuma kotak
  209. 10:20begitu.
  210. 10:21Tapi kalau cincin kan indah sekali ya.
  211. 10:24Indah sekali luar biasa indahnya segala
  212. 10:26macam hiasannya itu. Tapi sudah itu
  213. 10:29enggak bisa antum apa-apain. Itu patah
  214. 10:31sedikit harus ditukar.
  215. 10:34atau enggak bisa ngapa-ngapain itu. Tapi
  216. 10:36dikasih yang mujmal, diberikan yang
  217. 10:39bongkahan itu.
  218. 10:42Anda cuma perlu tahu, perlu cari ilmu
  219. 10:45tentang bagaimana caranya membuat
  220. 10:47cincin.
  221. 10:48Kalau sudah tahu cara membuat cincin,
  222. 10:50setelah itu antum bisa membuat cincin
  223. 10:53tidak satu dan tidak dengan satu model.
  224. 10:57Terserah antum.
  225. 10:59Cuma perlu tadi tahu caranya, bagaimana
  226. 11:02caranya membongkar si bongkahan ini
  227. 11:06kemudian diubah menjadi cincin. Cuma itu
  228. 11:10putus di ilmu itulah di ilmu alat itulah
  229. 11:12yang putus hari ini. Dan orang karena
  230. 11:14sudah terbiasa disuapi dengan yang
  231. 11:16detail
  232. 11:18ya saya sudah hafal dan sudah sampai
  233. 11:21bosan gitu ya. Kalau di kajian itu
  234. 11:23ditanya tentang bagaimana triknya,
  235. 11:26gimana tipsnya, gimana tekniknya.
  236. 11:31Bukan tidak penting,
  237. 11:34tapi saya ingin bongkar itu dulu
  238. 11:36sehingga saya ke manaun saya paksa orang
  239. 11:38untuk berpikir itu sampai ee sampai
  240. 11:41bingung, sampai kadang-kadang setengah
  241. 11:42tidak paham gitu ya.
  242. 11:45sengaja
  243. 11:46supaya naik satu level lebih tinggi.
  244. 11:51Jadi antum bayangkan hari ini PR
  245. 11:53memindahkan dari mufassal ke mujmal itu
  246. 11:56PR besar. Tapi kalau untuk pengin
  247. 11:58ngerasakan masyarakatnya dan itu
  248. 12:01menjangkiti kita semua. Kita maunya
  249. 12:03simpel, praktis ee dan kemudian sudah
  250. 12:07siap ready jalan.
  251. 12:10itu teman-teman yang begitu itu yang
  252. 12:12begitu itu membuat antum tidak tidak
  253. 12:15menjalankan ftabiru ya ulil absar tidak
  254. 12:19menjalankan ee waladzakaru tidak
  255. 12:22menjalankan ee ayat-ayat tafakur
  256. 12:25itu perlu memang tadi saya tahu karena
  257. 12:28tidak kita latih
  258. 12:30dan kita juga tidak tahu harus melatih
  259. 12:32apa. Akhirnya kita tidak bisa membuat
  260. 12:34cincin itu.
  261. 12:36Jadi kita perlu teman-teman dirahmati
  262. 12:40Allah, kita perlu belajar itu sehingga
  263. 12:44nanti
  264. 12:46ada hal-hal yang memang global itu
  265. 12:48sengaja diglobalkan kok. Sedangkan
  266. 12:50global
  267. 12:52kita tahu di syariat ini ada dalam hadis
  268. 12:53Nabi yang kita tahu ee ini kemarin juga
  269. 12:55di saat bain kita juga bahas
  270. 12:58ketika Nabi menyampaikan tentang
  271. 13:01almaskut anhu
  272. 13:03yang didiamkan oleh Allah dalam syariat
  273. 13:05ini.
  274. 13:07Wama sakatahu minhairi nisyan.
  275. 13:11Allah tidak lupa ketika mendiamkan itu
  276. 13:13bukan Allah lupa. Losaja
  277. 13:15itu fala tabu enggak usah dicari-cari
  278. 13:19usah dicari-cari itu.
  279. 13:22Dan artinya bahwa yang mujmal biarkan
  280. 13:25dia mujmal. Kalau nanti ada kita tahu
  281. 13:29dalam ilmu ushul fikihkah, dalam ilmu
  282. 13:31ulumul Quran kah sama ee kecuali nanti
  283. 13:34ada ayat yang membuatnya menjadi dari
  284. 13:38dari am ayat-ayat umum menjadi khusus ya
  285. 13:43kan. Dan ee teman-teman di Ulumul Quran
  286. 13:45di Matan Zamzami sudah belajar tentang
  287. 13:48ee am.
  288. 13:50Betul kan? Gimana matanya Zaki?
  289. 13:55tentang makna amaki
  290. 13:59al umum
  291. 14:02alamul maksus
  292. 14:07khusus
  293. 14:11nam
  294. 14:13nah jadi
  295. 14:16jadi bicara umum itu teman-teman
  296. 14:17masyaallah barang umum itu itu mas di
  297. 14:20kita masyaallah umum itu bukan Bu kan
  298. 14:23bukan ee sesuatu yang wah ini masih
  299. 14:26umum, Pak. Lihat bahasa kita. Bahasa
  300. 14:29kita kalau ada sesuatu ini masih umum
  301. 14:31itu kesannya lihat. Wah ini masih umum
  302. 14:33nih Pak. Antum lihat kesannya. Kesannya
  303. 14:36apa?
  304. 14:38Ini masih terlalu umum nih Pak. Apa
  305. 14:39kesannya?
  306. 14:41Rendah.
  307. 14:44Umum itu disengaja oleh Quran.
  308. 14:47Umum itu disengaja oleh oleh hadis oleh
  309. 14:49Rasul sallallahu alaihi wasallam.
  310. 14:50sengaja
  311. 14:52dan tidak semua umum terselesaikan
  312. 14:55dengan hal yang khusus.
  313. 14:57Bahkan tadi ada yang umum itu ada yang
  314. 15:00bahkan ada ayat atau dalil yang khusus
  315. 15:03itu tidak membongkar semua yang umum.
  316. 15:05Karena kadang-kadang yang khusus cuma
  317. 15:06ngambil bagian umum. Ini kalau saya
  318. 15:08punya jari lima nih, saya punya jari ini
  319. 15:11global diambil ada datang teks dalil
  320. 15:13cuma ngambil jempol saya doang. Ini yang
  321. 15:15lainnya tetap umum.
  322. 15:18Itu itu subhanallah.
  323. 15:20Saya cuma gini, Teman-teman. Kita ini
  324. 15:22belajar ushul fikih, belajar mustalah
  325. 15:24hadis, belajar ulumul Quran, belajar
  326. 15:27tajwid, belajar kita tidak memahami
  327. 15:31tentang rohnya sebuah ilmu. Itu masalah
  328. 15:33kita. Sehingga kita enggak sampai
  329. 15:36akhirnya kita mikir, mustalah hadis
  330. 15:37belajar buat apa untuk hari ini? Enggak
  331. 15:39ada gunanya kan? Enggak ada gunanya.
  332. 15:42Wong kita kalau mau tashih hadis juga
  333. 15:43kita satu enggak ngerti bagaimana
  334. 15:45caranya sampai pada kesimpulan yang
  335. 15:47hadis sahih apa tidak sahih. Kan kita
  336. 15:48ngerti. Akhirnya kita cari yang matang
  337. 15:50ajalah sudah ada kok. Eh hadis qala
  338. 15:53Tirmidzi haditun hasanun sahih selesai.
  339. 15:56Kemudian eh shahahul albani selesai ya.
  340. 16:01Kita enggak perlu kalau gitu buang aja
  341. 16:02ilmu salah hadis. Oh kita mempelajari
  342. 16:04ilmu enggak ada manfaatnya. Betul
  343. 16:06enggak? Nabi sudah minta berlindung pada
  344. 16:09Allah supaya berlindung dari ilmah yanfa
  345. 16:13ilmu yang tidak manfaat.
  346. 16:15Ya itu ilmu enggak ada gunanya dong.
  347. 16:17Kalau tajwid masih lumayan.
  348. 16:19Betul kan? Walaupun tajwid juga enggak
  349. 16:20perlu juga kita. Kenapa enggak perlu?
  350. 16:24Antum talaqi santri baca dengan benar
  351. 16:27enggak usah pakai teori tajwid.
  352. 16:30Betul enggak? Ya. Ini namanya ikhfa, ini
  353. 16:33namanya izhar, ini namanya iqlab, ini
  354. 16:35namanya ngerepotin otak.
  355. 16:39Tapi antum tahu ilmu itu semua manfaat.
  356. 16:42Asal antum paham rohnya sebuah ilmu.
  357. 16:44Kita enggak tahu. Kita cuma formalitas
  358. 16:46belajar ilmu itu. Formalitas. Akhirnya
  359. 16:48begitu ada kehidupan ini perlu solusi,
  360. 16:50kita enggak bisa ngasih solusi.
  361. 16:53Kemudian begitu ada tantangan dari ilmu
  362. 16:55lain, dari orang-orang kafir, bahkan
  363. 16:56masuk tantangan, kita enggak bisa ngasih
  364. 16:58jawaban. Kayak tadi contohnya pembahasan
  365. 17:00detail. Karena nanti 40 itu sudah
  366. 17:02detail.
  367. 17:0440 sudah detail. Jadi, jadi mukadimah
  368. 17:08yang pertama saya sampaikan bahwa ee
  369. 17:10kita ini
  370. 17:12kalau kita ingin mengambil teknis
  371. 17:17itu mulailah dari Rasul.
  372. 17:20Dari Rasul mulai ya jangan tiba-tiba.
  373. 17:22Kemudian nih pengalaman saya nih, Pak,
  374. 17:26orang-orang yang bicara pendidikan
  375. 17:29muslim tidak muslim. Hari ini buku-buku
  376. 17:31yang saya baca dari mereka ketika bicara
  377. 17:33pendidikan itu hampir semua kalau saya
  378. 17:36tidak katakan semua itu pengalaman
  379. 17:38pribadi masing-masing.
  380. 17:41Saya bilang, "Anda aja percaya diri loh
  381. 17:43menyampaikan pengalaman pribadi yang
  382. 17:45belum tentu benar. Kalau benar, belum
  383. 17:48tentu cocok untuk keluarga lain. Kan
  384. 17:50kita punya latar beda-beda. Kita lahir
  385. 17:52dari bangsa yang beda-beda. Kita lahir
  386. 17:53dari dari tqafah wawasan yang beda-beda.
  387. 17:57Jadi akhirnya kemudian kenapa akhirnya
  388. 18:00banyak keluarga bingung juga ngikutinya?
  389. 18:02Karena enggak cocok.
  390. 18:05Kalau Anda ada percaya diri dengan
  391. 18:09teknis yang belum tentu tepat untuk
  392. 18:11orang lain, kenapa tidak diambil dari
  393. 18:14dari orang-orang mulia?
  394. 18:16dari para nabi, para rasul, dari salafus
  395. 18:18saleh dan puncaknya adalah Nabiullah
  396. 18:20Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
  397. 18:22Memang ada yang menjadi itu. Itu yang
  398. 18:23ingin beliau sampaikan
  399. 18:26atau ngomongin teknis apa? Pembelajaran
  400. 18:28tentang cara ngajar.
  401. 18:31Nabimu orang kreatif,
  402. 18:34nabimu orang mulia itu yang tidak pernah
  403. 18:36salah ketika berucap. Itu orang sangat
  404. 18:39kreatif di metode pengajaran.
  405. 18:44Karena hari ini tuh, Teman-teman, ee
  406. 18:47pokoknya di Indonesia dulu
  407. 18:50dulu ada konsep namanya CBSA, cara
  408. 18:53belajar siswa aktif itu namanya. Itu di
  409. 18:55zaman saya kalau zaman saya SD atau SMP
  410. 18:58itu istilah CBSA dikenalkan di
  411. 19:00Indonesia.
  412. 19:01Itu sebenarnya supaya siswa lebih aktif,
  413. 19:04supaya tidak cuma dengerin guru ceramah,
  414. 19:06monolog di kelas. Itu ceritanya.
  415. 19:08makin ke sini ceritanya itu mau mau
  416. 19:10diterus dibuat menjadi semakin aktif
  417. 19:12semakin aktif. Antum tahu yang terjadi
  418. 19:14dua poin. Satu kebablasan. Yang kedua
  419. 19:16ternyata pun tidak menarik dan tidak
  420. 19:18lengkap.
  421. 19:20Jauh lebih hebat Rasul sallallahu alaihi
  422. 19:21wasallam. lebih lengkap, lebih kreatif,
  423. 19:24variatif, yang pasti barokah
  424. 19:29itu. Jadi kalau mau mulai, jadi
  425. 19:32teman-teman itu harus menjadi kebiasaan
  426. 19:34kita kalau ada sesuatu itu mesti harus
  427. 19:37yang hadir di kepala kita itu adalah itu
  428. 19:40Rasul bagaimana ya itu Quran bicara
  429. 19:43kayak gini apa temanya
  430. 19:46itu kita sudah ngaji aja kayak begini
  431. 19:48sudah ngaji. mau ngaji berkitab-kitab
  432. 19:50pun bahkan kita mau berteriak tentang
  433. 19:53jargon salafus saleh, kita berteriak
  434. 19:54bahwa kita kembali pada Quran sunah kita
  435. 19:57mau jargon apapun kita ittibaur rasul
  436. 20:00kita mahabbatur rasul begitu ada ada
  437. 20:02masalah kehidupan enggak balik ke rasul
  438. 20:04kok
  439. 20:06enggak balik ke rasul kok
  440. 20:10itu artinya cintanya palsu
  441. 20:13artinya bahwa dia mengagumi Nabi itu
  442. 20:16bohong
  443. 20:19Kan kan tadi bahwa para ulama ketika
  444. 20:21sampai di bab atadhiyah
  445. 20:24sifatnya adalah pengorbanan. Attadhiya
  446. 20:26pengorbanan itu ternyata kan itu yang
  447. 20:29merupakan
  448. 20:30bukti cinta.
  449. 20:34Kita enggak ngapa-ngapain juga dengan
  450. 20:35teks dalil yang ada yang kita hafal kita
  451. 20:38ini kok tidak dia tidak bermakna
  452. 20:40apa-apa. Tidak bisa dicerna dalam
  453. 20:41kehidupan kita gitu ya. Jadi memulai
  454. 20:46memulai mengambil dari Rasul sallallahu
  455. 20:48alaihi wasallam. Jadi kalau mau teknik
  456. 20:51ee tips, mau trik, mau ee ambil itu dari
  457. 20:56orang mulia. Kenapa? Ini sudah kita
  458. 20:58bilang kemarin, ambil dari orang mulia
  459. 21:00karena lulusannya adalah kemukjizatan.
  460. 21:06Baru nanti kalau kita mau nambahi
  461. 21:08pengalaman pribadi ya kita masing-masing
  462. 21:10punya pengalaman baik ya silakan
  463. 21:12ditularkan pada saudaranya
  464. 21:15gitu ya. Itu ee
  465. 21:20itu yang pertama. Mukadimah yang
  466. 21:21pertama. mukadimah yang kedua adalah
  467. 21:24ee teman-teman dirahmati Allah ini juga
  468. 21:28saya sampaikan karena ini kelemahan di
  469. 21:30hampir rata-rata kita
  470. 21:32bahwa kalau membaca hadis terutama kalau
  471. 21:36baca ayat sudah menarik tapi kalau baca
  472. 21:40hadis itu
  473. 21:42seperti yang saya sampaikan kemarin itu
  474. 21:44kita ini
  475. 21:46langsung penginnya itu masuk ke matannya
  476. 21:50sehingga kita tidak pernah membaca Baca
  477. 21:51latar. Saya kasih contoh dan ini saya
  478. 21:53sudah jelaskan di hadis arba nomor 2 di
  479. 21:56santri. Dan di sini pun beliau juga
  480. 21:58menjelaskan tapi tidak tidak detail.
  481. 22:02Pokoknya hadis arba nomor dua tentang
  482. 22:04malaikat Jibril yang datang menyerupai
  483. 22:06manusia datang ke Nabi bertanya tentang
  484. 22:10ee iman, Islam, ihsan dan hari kiamat.
  485. 22:12Itu hadisnya
  486. 22:14itu kita tahu semua.
  487. 22:18Tapi karena kita tidak suka membaca
  488. 22:20membaca ma qoblal qoblal matan,
  489. 22:26sebelum matan itu kadang ada latar. Jadi
  490. 22:29sebelum kalimat rasul itu suka ada
  491. 22:31latarnya dulu, latar ceritanya dulu.
  492. 22:34Sebelum latar cerita itu ada riwayat.
  493. 22:37Nah, itu lebih enggak suka lagi kita
  494. 22:39lebih enggak ngerti karena enggak ngerti
  495. 22:40itu tadi masalahnya lebih tidak suka
  496. 22:42lagi. Padahal kalau antum baca antum
  497. 22:44ngerti saja walaupun tidak detail
  498. 22:46ngertinya itu wahi teman-teman ada
  499. 22:49sangat amat banyak yang bisa kita dapat.
  500. 22:53Ee saya ingin suatu hari kita belajar
  501. 22:55ilmu mustalah hadis tidak dengan cara
  502. 22:57antum belajar mustalah hadis tapi
  503. 22:59namanya mustalah hadis untuk kehidupan.
  504. 23:04kita enggak pernah bisa menghubungkan
  505. 23:05ilmu-ilmu itu tadi. Makanya itu jadi
  506. 23:06ilmu mati yang tadi. Kalau ilmu mati
  507. 23:08ngapain antum pelajari? Kalau ilmu
  508. 23:09enggak manfaat ngapain antum pelajari?
  509. 23:11Buang-buang waktu mendingan antum
  510. 23:12belajar ilmu yang lain.
  511. 23:15Itu disayangkan. Akhirnya jadi tadi
  512. 23:17ustaz sampaikan itu hanya menjadi
  513. 23:18koleksi khanah berpikir koleksi wawasan
  514. 23:24tidak manfaat ya.
  515. 23:27Jadi biasakan tadi dari kemarin
  516. 23:30teman-teman ilmu bermanfaat itu biasakan
  517. 23:32dia menjadi satu ee pemikiran yang besar
  518. 23:36tentang ilmu yang sedang kita pelajari.
  519. 23:38Saya belajar ini apa gunanya? Apa saya
  520. 23:40gunanya?
  521. 23:43Baik. Ee jadi belajar hadis teman-teman
  522. 23:46begitu harus di dibaca yang telaten
  523. 23:49karena ada pelajaran di setiap
  524. 23:51rangkaiannya sebelum sampai di matan
  525. 23:54intinya ya. Ya, kalimat rasul intinya
  526. 23:58ya. Kita tadi hadis-hadis tentang Rasul
  527. 24:01dan Jibril yang dialog itu
  528. 24:04subhanallah ada sangat amat banyak
  529. 24:05pelajaran. Imam Nawawi rahimahu taala
  530. 24:08dalam Alminhaj menjelaskan itu.
  531. 24:10Ee begitu juga para ulama lain, Imam
  532. 24:12Ibnu Hajar juga Fathul Bari juga
  533. 24:14menjelaskan itu.
  534. 24:16Ada banyak pelajaran termasuk tema
  535. 24:18pendidikan. Saya sudah saya sampaikan
  536. 24:20itu ee kisah
  537. 24:23kisah bahwa
  538. 24:27datang Jibril Alaih Salam itu sebelum
  539. 24:29datang kan sebenarnya majelis dibuka
  540. 24:30sama Nabi.
  541. 24:33Waktu dhha seperti ini dibuka sama Nabi
  542. 24:35sallallahu alaihi wasallam. Diduga waktu
  543. 24:36duha karena tidak ada teks detailnya
  544. 24:38tapi diduga waktu duha.
  545. 24:40ee sahabat kumpul jam ngaji seperti ini
  546. 24:43dan hari itu Nabi sallallahu alaihi
  547. 24:45wasallam tidak memberikan materi dan itu
  548. 24:47nanti sebenarnya salah satu teknik
  549. 24:48mengajar.
  550. 24:51Ee
  551. 24:53Nabi tidak menyampaikan materi tapi Nabi
  552. 24:55mengatakan salu ma badalakum silakan
  553. 24:58bertanya apa saja yang mau ditanyakan.
  554. 25:02Majelisnya majelis Nabi enggak mau
  555. 25:03ngajar hari itu Nabi. Nabiang bukan
  556. 25:06tidak mau ngajar itu mau ngajar tapi
  557. 25:07menggunakan metode lain.
  558. 25:11Dan sahabat enggak ada yang bertanya.
  559. 25:15Kalau sahabat Nabi tidak bertanya itu
  560. 25:18jangan disamakan dengan anak-anak hari
  561. 25:19ini yang malu nanya. Itu jauh panggang
  562. 25:22dari abdi namanya.
  563. 25:24Sahabat dulu tidak bertanya itu karena
  564. 25:26ee karena ada pembahasan fahabu.
  565. 25:31Fahabu artinya para sahabat itu karena
  566. 25:35wibawa nabi itu mereka jadi enggak ber
  567. 25:37nanya. Kadang-kadang memang guru itu
  568. 25:39kalau dengan wibawa tinggi suka enggak
  569. 25:40ber nanya. Satu. Yang kedua, di kalangan
  570. 25:42para sahabat itu ada kaidah, nanti juga
  571. 25:44ada pembahasan detail tentang pertanyaan
  572. 25:47eh
  573. 25:49bahwa ketika turun ayat yaina amanu
  574. 25:53asyaum
  575. 25:55jangan kalian bertanya tentang sesuatu
  576. 25:57yang kalau dijawab jawabannya buruk bagi
  577. 25:59kalian.
  578. 26:00Sahabat jadi enggak berani nanya.
  579. 26:03Jangan-jangan kalau kami nanya itu
  580. 26:05menjadi buruk buat kami. Jawabannya
  581. 26:07jawaban wahyu masih nanti buruk. Kenapa?
  582. 26:10Karena wahyu masih terus turun.
  583. 26:14Sehingga sahabat hati-hati betul kalau
  584. 26:15nanya.
  585. 26:17Dan terbukti beberapa kali sahabat nanya
  586. 26:19salah. Jadi yang salah pertanyaannya.
  587. 26:22Sehingga Nabi sallallahu alaihi wasallam
  588. 26:23itu kadang enggak mau jawab. Kadang Nabi
  589. 26:26cuma berpaling muka, Nabi e enggak mau
  590. 26:28melihat, enggak mau menjawab.
  591. 26:31Sehingga para sahabat yang di Madinah
  592. 26:33itu itu
  593. 26:36mereka kalau lagi ngaji dan Nabi membuka
  594. 26:40pertanyaan itu sangat berharap tiba-tiba
  595. 26:43datang orang Arab Badu.
  596. 26:45Kenapa Arab Badui itu datang enggak
  597. 26:47pakai bab-ibu, enggak pakai adab-adabs,
  598. 26:49enggak pakai adabs, enggak main.
  599. 26:51Muhammad kiamat kapan kiamat?
  600. 26:53Wallahi kan itu antum pakai hadisnya kan
  601. 26:56datang bad enggak pakai mat saah kata
  602. 26:59Nabi siapa yang nanya barusan tadi tuh
  603. 27:01matsaah
  604. 27:03kapan kiamat Muhammad enggak pakai ya
  605. 27:05Rasulullah ya Nabi Allah enggak ada
  606. 27:07Muhammad kiamat kapan
  607. 27:10jadi itu sahabat senang kalau datang
  608. 27:13Arab Badui karena orang Arab Badui nanya
  609. 27:15enggak pakai aturan
  610. 27:17ya bebas enggak pakai aturan sahabat
  611. 27:19enggak ada yang berani nanya ini kalau
  612. 27:20kita enggak nanya enggak dapat ilmu nih
  613. 27:24Antum tahu teman-teman ada sahabat yang
  614. 27:26sengaja tidak mau pindah hijrah ke
  615. 27:28Madinah ke Madinah hanya gara-gara poin
  616. 27:30ini
  617. 27:32namanya sahabat mulia Nawwas ibn Sam'an
  618. 27:36radallahu anhu. Nawwas bin Sam'an. Nah,
  619. 27:40itu sahabat yang ee enggak mau hijrah,
  620. 27:43enggak mau pindah ke Madinah padahal
  621. 27:45begitu mulianya nilai hijrah. Itu hanya
  622. 27:48karena poin ini. Poin apa? Poin bahwa
  623. 27:51saya kalau nanti tinggal di Madinah saya
  624. 27:53enggak bebas nanya.
  625. 27:55Enggak. Kalau orang kalau tinggal di
  626. 27:57Madinah sudah enggak sudah enggak berani
  627. 27:58nanya sama Nabi itu di majelis ilmu
  628. 28:00susah.
  629. 28:02Biar saya bebas nanya saya enggak mau
  630. 28:04tinggal di Madinah.
  631. 28:06Ada kayak gitu tu ada.
  632. 28:09Jadi ee itu itu kisah masalah
  633. 28:13pertanyaan. Nanti di buku iniin aja ada
  634. 28:14berapa poin tentang metode pengajaran
  635. 28:17dengan cara pertanyaan. Dengan cara
  636. 28:18bertanya.
  637. 28:20Kemudian ee karena tidak ada yang
  638. 28:23bertanya kan Arab Badui juga enggak ada
  639. 28:25yang datang hari itu.
  640. 28:27Maka kemudian ee
  641. 28:30tadi datanglah Jibril itu.
  642. 28:34Datang Jibril segala macam. Selesai
  643. 28:36dialog ada dua kalimat Nabi, ada dua
  644. 28:38riwayat. Ini pentingnya lihat riwayat
  645. 28:41kita ini tahunya satu aja sudah kan
  646. 28:44kelebihan Imam Muslim dalam sahihnya
  647. 28:47yang tidak ada di dalam Sahih Bukhari
  648. 28:49jarang sahih Bukhari kelebihan Imam
  649. 28:51Muslim dalam sahihnya di antaranya
  650. 28:52adalah Imam Muslim mencantumkan di dalam
  651. 28:55satu bab itu berbagai macam jalur
  652. 28:57riwayat sehingga ketika kalau kita buka
  653. 29:00hadis kalau antum pengin tahu ini hadis
  654. 29:02ini teks-teks riwayatnya apa saja ya
  655. 29:06antum cek ceknya jangan di Sahih Bukhari
  656. 29:07enggak ketemu ceknya di Sahih Muslim
  657. 29:10Di Sahih Muslim kayak tadi contohnya ada
  658. 29:11hadis tentang ee hadis tentang Jibril
  659. 29:14dan Rasul itu antum akan cek banyak
  660. 29:17sekali riwayat di situ di dalam Sahih
  661. 29:19Muslim. Sahih Bukhari enggak ada. Sahih
  662. 29:21Muslim akan ada banyak riwayat sehingga
  663. 29:23kita banyaknya riwayat itu pasti ada
  664. 29:27pelajaran baru yang ingin disampaikan
  665. 29:29para ulama hadis. Baik pelajaran itu
  666. 29:32pada sanadnya, pada para rangkaian
  667. 29:35perawi itu ataupun pada matannya, pada
  668. 29:39isinya.
  669. 29:41Itu ingin disampaikan ya. Dan di antara
  670. 29:45riwayat karena ada dua riwayat yang
  671. 29:47sering kita dengar bunyinya adalah
  672. 29:50atakum Jibril yuallimukum dinakum.
  673. 29:52Jibril datang pada kalian mengajarkan
  674. 29:55ilmu ilmu agama kalian.
  675. 29:58Itu yang sering kita dengar. Di Sahih
  676. 30:00Muslim ada riwayat lain. Itu jarang kita
  677. 30:02dengar sayangnya. Padahal itu yang
  678. 30:04berhubungan erat dengan kisah awal.
  679. 30:08Ya, kalau yang kalimat tadi itu
  680. 30:10berhubungan erat dengan isi kontennya
  681. 30:13Jibril duduk bersama Rasul. Al wasam.
  682. 30:15Tapi kalau yang kedua ini itu cocoknya
  683. 30:18dengan background awalnya ketika Nabi
  684. 30:19dan sahabat baru buka majelis.
  685. 30:22yaitu Nabi mengatakan, "Ara Jibril an
  686. 30:26ta'allamu idam tas'alu."
  687. 30:30Jibril ingin kalian tetap belajar ilmu
  688. 30:33walaupun kalian tidak ada yang bertanya.
  689. 30:38Itu saja teks itu saja itu luar biasa
  690. 30:41pelajaran banyaknya. Antum harus
  691. 30:43terbiasa. Oke. Teks kayak tadi itu, itu
  692. 30:45kalau ulama diurai ini pelajarannya apa?
  693. 30:481 2 3 4 10 15 segala itu kita teks satu
  694. 30:52ya satu aja sudah dan itu kadang-kadang
  695. 30:54enggak ada maknanya juga karena kita
  696. 30:57tidak terbiasa tadabur tafakur kita kita
  697. 31:00ini tidak memakai ee otak kita yang
  698. 31:03Allah kasih sebagai ulbab ulil absar
  699. 31:05ulin nuha enggak pakai itu.
  700. 31:09Itu ee mari kita pakai. terbiasa orang
  701. 31:13itu duduk dengan kitab-kitab ulama, kita
  702. 31:15akan dapat semua itu.
  703. 31:18Ya. Jadi biasakan membaca teks lengkap
  704. 31:21karena di semua ada pelajaran
  705. 31:24dan ee para ahli ilmu tidak mencampaikan
  706. 31:27menyampaikan teks atau lagi menyampaikan
  707. 31:29riwayat yang baru kecuali karena memang
  708. 31:31ada manfaat-manfaatnya.
  709. 31:34Baik ee dirahmati Allah,
  710. 31:38kita
  711. 31:39masuki ini kita mulai halaman yang
  712. 31:42ke-63.
  713. 31:44Hal 63
  714. 31:51saya tentu akan ringkaskan poin-poinnya.
  715. 31:53Baik. Qal mualif rahimahullahu taala
  716. 31:56wfaralah asalibuhu sallallahu alaihi
  717. 31:59wasallam fit taklim.
  718. 32:01Jadi ee metode Nabi sallallahu alaihi
  719. 32:03wasallam di dalam taklim, dalam mengajar
  720. 32:06cara metode ya ee bagaimana caranya Nabi
  721. 32:09ngajar sahabat. Sekali lagi kalau supaya
  722. 32:12antum tahu kebesarannya ini, antum harus
  723. 32:14selalu mengingat bahwa hasil lulusannya
  724. 32:16adalah generasi terbaik yang pernah ada
  725. 32:18di muka bumi.
  726. 32:20Bahwa berarti ini pernah berhasil
  727. 32:23mengantarkan melahirkan orang-orang luar
  728. 32:24biasa. Baik.
  729. 32:27ee halaman 64
  730. 32:30langsung yang pertama. Yang pertama
  731. 32:31adalah taklimuhu
  732. 32:34sallallahu alaihi wasallam biratil
  733. 32:37hasanah wal khuluqil adzim.
  734. 32:41Pengajaran Nabi sallallahu alaihi
  735. 32:42wasallam dengan asiratul hasanah, dengan
  736. 32:45perilaku yang baik dan dengan akhlak
  737. 32:47yang agung.
  738. 32:50Ini keteladanan.
  739. 32:52Itu yang saya sampaikan kemarin,
  740. 32:53Teman-teman. pendidikan ini tanpa
  741. 32:55keteladanan gagal.
  742. 32:57Aku bayangkan dari 40 poin nomor satu
  743. 33:00adalah keteladanan.
  744. 33:02Yang lain itu teknis-teknis nanti itu
  745. 33:04teknis-teknis. Tapi keteladanan itu
  746. 33:07ternyata merupakan ee salah satu uslub,
  747. 33:11metode pengajaran yang terbaik. Temanya
  748. 33:13keteladanan. Itulah kenapa beliau di
  749. 33:16halaman 65 menyampaikan ayat laqadana
  750. 33:18lakum fi rasulillahi uswatun hasanah.
  751. 33:23Eh, halaman 66 ada kalimat yang bagus
  752. 33:26yang disampaikan
  753. 33:30oleh raja raja uman itu halaman 66
  754. 33:35Julanda Malik Umman. Ini yang didakwahi
  755. 33:38oleh Nabi melalui surat kemudian masuk
  756. 33:39Islam.
  757. 33:41Eh, yang membuat dia kagum dengan dan
  758. 33:45dia masuk Islam sang raja itu adalah
  759. 33:49lihat kalimatnya laqani
  760. 33:53ala nabiil amin
  761. 33:56annahuir
  762. 33:59illa
  763. 34:00air
  764. 34:03wikah
  765. 34:14yuhjiruqia
  766. 34:19ujungnya dia masuk Islam dan saya
  767. 34:21bersaksi dia adalah nabi.
  768. 34:24Bahwa eh Julanda sang raja ini masuk
  769. 34:27Islam sampai bersaksi bahwa beliau nabi.
  770. 34:29Itu ada poin-poin yang disampaikan.
  771. 34:31Mengapa saya masuk Islam? Ternyata nomor
  772. 34:33paling atas yaq
  773. 34:38eh menunjukkan pada nabi yang umiir
  774. 34:46ini nabi ini tidak memerintah sesuatu
  775. 34:49kecuali beliau orang pertama yang
  776. 34:51menjalankannya.
  777. 34:54Wala yanharin illa awalikillah.
  778. 34:58Dan tidaklah beliau melarang sesuatu
  779. 35:01kecuali beliau orang pertama yang
  780. 35:03meninggalkannya.
  781. 35:05Nah, itu keteladan.
  782. 35:08Saya sudah pernah nulis tulisan
  783. 35:09[berdehem] singkat tentang Alhan Albasri
  784. 35:11ketika beliau ditanya tentang budak.
  785. 35:14Imam ya Syekh, gimana hukum bagaimana
  786. 35:17jelaskan pada kami tentang membebaskan
  787. 35:19budak?
  788. 35:20Beliau tidak jawab.
  789. 35:22Beliau tidak jawab. Setahun berikut baru
  790. 35:24beliau tanya. Siapa yang setahun lalu
  791. 35:26nanya sama saya? Kemudian baru beliau
  792. 35:29jawab, "Kenapa?" Karena Imam Al-Han
  793. 35:32Albasri ingin membebaskan budak dulu
  794. 35:35baru beliau jawab
  795. 35:38gitu. Beliau bebaskan budak dulu baru
  796. 35:41beliau jawab tentang keutamaan bebaskan
  797. 35:43budak, keutamaan dalam Islam seperti apa
  798. 35:45dan seterusnya.
  799. 35:48Jadi ini ilmu bukan sekali lagi bukan
  800. 35:51kanser wawasan,
  801. 35:53tapi ini dimulai dari keteladan.
  802. 35:57Makanya antum pasti susah ngatur santri
  803. 36:00tidak main game. Wong gurunya main game
  804. 36:04pasti susahlah. Sudah itu semuanya jadi
  805. 36:05omong kosong enggak akan berhasil.
  806. 36:09Antum mau kasih teori setinggi langit ma
  807. 36:12enggak bisa berhasil. Kalian jangan
  808. 36:14habiskan habiskan waktu di depan HP.
  809. 36:16Alah gurunya main HP terus. Enggak.
  810. 36:19Enggak bisa. Enggak bisa. Wallahi enggak
  811. 36:21bisa.
  812. 36:23Kalau mau jadi guru berhasil di
  813. 36:24mulainya. Seperti Julanda mengatakan
  814. 36:26tadi bahwa kalau Nabi perintah sesuatu,
  815. 36:29Nabi sudah menjalankan lebih dulu.
  816. 36:32Nabi orang pertama yang menjalankannya.
  817. 36:33Kalau Nabi ngelarang, Nabi orang pertama
  818. 36:35yang menjawabnya.
  819. 36:37Oke.
  820. 36:41Ee
  821. 36:49dan kemudian ada contoh-contoh
  822. 36:52contoh-contoh ee saya langsung sampaikan
  823. 36:54contoh-contoh hadis Nabi sallallahu
  824. 36:55alaihi wasallam. Itu penjelasan nanti
  825. 36:56untuk membaca ya.
  826. 36:58Ada contoh-contoh yang disampaikan oleh
  827. 37:02ee penulis rahimahullahu taala
  828. 37:05ini
  829. 37:08halaman 68.
  830. 37:1168 itu langsung contoh di hadis Nabi
  831. 37:13sallallahu alaihi wasallam raw Muslim wa
  832. 37:15Abu Dawud w Muslim Jabir Abdillahuana
  833. 37:21Rasulullahu alaihi wasallam masjid
  834. 37:27ibnibil
  835. 37:29masjid
  836. 37:36akbuk
  837. 37:57wa
  838. 38:08Badirahquliahu
  839. 38:15riwayah Abi Dawudaka.
  840. 38:21Eh [berdehem]
  841. 38:23hadis riwayat Muslim, Abu Daud lafaz
  842. 38:25Muslim dari Jabir Abdillah radhiallahu
  843. 38:26anhu. Beliau ee berkata, Jabir berkata,
  844. 38:31"Rasul datang menemui kami di masjid
  845. 38:34ini, masjid kami ini.
  846. 38:37Dan beliau saat itu datang ke kami bawa
  847. 38:39ee Urjun Ibn Thab." Urjun itu apa tuh
  848. 38:43namanya? Ranting. Rantingnya Ibnu Thab.
  849. 38:45Ini ini nama orang karena ada kurma
  850. 38:48dikenal dengan nama ini dan itu ranting
  851. 38:50kurma dari kebun itu. Faroa fiqiblatil
  852. 38:54masjid mukhama. Dilihat di kiblat masjid
  853. 38:56itu ada ludah. Ludah di kiblat di arah
  854. 38:59arah kiblat.
  855. 39:01Fahak biljun. Kemudian Nabi eh
  856. 39:05korek-korek itu pakai ranting yang
  857. 39:07beliau pegang itu.
  858. 39:10Kemudian Nabi menghadap ke kita.
  859. 39:13Kemudian Nabi berkata,
  860. 39:16"Siapa yang ingin Allah berpaling
  861. 39:18darinya?"
  862. 39:21Kemudian sahabat semua diam nunduk yang
  863. 39:24ada di situ.
  864. 39:29Siapa yang suka Allah berpaling darinya?
  865. 39:32Kemudian kita juga diam ajak nunduk
  866. 39:35diam.
  867. 39:38Ini aja metode pengajaran sendiri.
  868. 39:41Siapa di antara kalian yang ingin Allah
  869. 39:42berpaling dar
  870. 39:44gitu ya? Ee tiga kali pengulangan kata
  871. 39:47yang sama dan itu tidak perlu
  872. 39:50sebenarnya. Orang Arab tidak suka
  873. 39:52membuang-buang kalimat kecuali sangat
  874. 39:54diperlukan.
  875. 39:56Itu arti yang sangat diperlukan di sini.
  876. 39:58Dan Nabi begini enggak enggak sekali
  877. 39:59dalam hadis. Cuma ee penulis tidak
  878. 40:02sedang membahas itu. Sedang membahas
  879. 40:04yang ee poin tentang keteladanan.
  880. 40:08Sahabat mengatakan, "La ayyuna ya
  881. 40:10Rasulullah." Enggak ada ya Rasulullah di
  882. 40:12antara kita yang mau ee yang mau Allah
  883. 40:15berpaling dari kita.
  884. 40:18Maka Nabi sampaikan kalimat itu ee itu
  885. 40:22yang membuat para sahabat pintar-pintar.
  886. 40:24Teman-teman,
  887. 40:26coba antum bayangkan Nabi megang kayu,
  888. 40:30ranting. Terus kata Jabir, "Nabi
  889. 40:33ngorek-ngorek." Itu kan orang juga
  890. 40:35enggak tahu Nabi Nabi korek-korek.
  891. 40:37Ternyata diamati Jabir wada ludah. Yang
  892. 40:39dikorek-kork Nabi itu ludah.
  893. 40:42Orang yang dari kejauhan atau tidak tahu
  894. 40:44Nabi ngapain kan mungkin juga enggak
  895. 40:46tahu Nabi ngapa itu ngorek-ngorek itu.
  896. 40:49Begitu selesai ngorek-ngorek ngorek
  897. 40:51ngorek itu kemudian Nabi ngomong ke
  898. 40:53semua yang hadir siapa yang ingin Allah
  899. 40:55berpaling darinya?
  900. 40:57C
  901. 41:00bagaimana sahabat enggak pintar
  902. 41:02hubungannya apa? Tiba-tiba Nabi ngasih
  903. 41:05kejutan itu, padahal habisnya
  904. 41:06ngorek-ngorek itu. Dan ternyata ada
  905. 41:08hubungan Nabi ngorek-ngorek ludah itu
  906. 41:10dengan Nabi mengatakan, "Siapa yang
  907. 41:12ingin Allah berpaling darinya."
  908. 41:15Ya.
  909. 41:17Dan yang begitu di dalam itu merupakan
  910. 41:21roh besar di dialog Nabi dengan para
  911. 41:25sahabat. Itu yang membuat para sahabat
  912. 41:28pintar-pintar.
  913. 41:30menggunakan kata tidak langsung,
  914. 41:32menggunakan kata kiasan, menggunakan
  915. 41:34kalimat majaz.
  916. 41:36Ee jadi sampai kemudian orang harus
  917. 41:39pikir hubungannya apa.
  918. 41:41Saya sering kasih contoh umpamanya dan
  919. 41:43itu akhirnya terbiasa di kalimat itu
  920. 41:45lisan sahabat ngajar anaknya juga
  921. 41:47begitu.
  922. 41:49Makanya orang-orang Islam itu kalau
  923. 41:51belajar Quran, hadis dengan benar, maka
  924. 41:55anak-anak kita ini seperti antum-antum
  925. 41:56ini masyaallah terbiasa dengan
  926. 41:58kalimat-kalimat tidak langsung seperti
  927. 41:59itu dan sangat dipahami.
  928. 42:02Itu teman-teman punya banyak kelebihan.
  929. 42:03Kelebihan pertama adalah dia tidak ee
  930. 42:07dia pertama jadi orang pintar karena
  931. 42:09terbiasa menghubungkan sesuatu di
  932. 42:10kepalanya. Itu satu. Yang kedua
  933. 42:13adalah suatu hari antum punya komunikasi
  934. 42:16yang tidak dipahami oleh banyak orang.
  935. 42:19Cara berkomunikasi musuh Islam enggak
  936. 42:22paham karena itu enggak biasa. Mereka
  937. 42:24ini anak ngomongin apa sih mereka ini?
  938. 42:27Itu luar biasa. Muslimin. Hari ini semua
  939. 42:29komunikasi kita dipahami dan disadap.
  940. 42:31Bahkan cara kita komunikasi mereka yang
  941. 42:34ngajari
  942. 42:36dan kita nurut lagi. Ya.
  943. 42:40Dan
  944. 42:42dan kelebihan-kelebihan yang lain,
  945. 42:43keutamaan-keutamaan dalam bab ini juga
  946. 42:44banyak ya. ee di antaranya tadi kalau
  947. 42:47dia adalah merupakan gaya bahasa kita,
  948. 42:49musuh dan tidak tahu mau dicarap
  949. 42:52bahasanya dan ee sampai kemudian
  950. 42:57itu menjadi kebiasaan kebiasaan di kita.
  951. 43:00Dan
  952. 43:02ee umpamanya saya sering kasih contoh
  953. 43:05tentang dialog Nabi sallallahu alaihi
  954. 43:07wasallam dengan Aisyah radhiallahu anha
  955. 43:08yang baru berapa umurnya?
  956. 43:11Tapi itu lihat dialognya ya kan. Saya
  957. 43:13sudah pernah uji dialog ini di level
  958. 43:16orang-orang pintar, bukan anak kecil,
  959. 43:19bukan anak SMP, SMA saya uji dan mereka
  960. 43:22enggak ngerti maksudnya apa.
  961. 43:25Cuma bayangkan
  962. 43:27ketika
  963. 43:29ee Aisyah mengusulkan, "Ya Rasulullah,
  964. 43:32tidakkah kau bangun Ka'bah di atas
  965. 43:33pondasi Ibrahim?" Jawaban Nabi apa?
  966. 43:37Inna kaumaki haditu ah bikuf.
  967. 43:42Kaummu baru saja meninggalkan kekafiran.
  968. 43:45Sudah selesai.
  969. 43:47Aisyah ngomongin Ka'bah.
  970. 43:50Tidakkah kau bangun Ka'bah di atas
  971. 43:51pondasi Ibrahim? Karena sekarang tidak
  972. 43:54di atas pondasi Ibrahim tuh kurang
  973. 43:55panjang. Itu yang masa itu. J seperti
  974. 43:58hari ini jawaban Nabi bukan iya bukan
  975. 44:02tidak bukan iya bersyarat bukan.
  976. 44:04Jawabannya kaummu baru saja meninggalkan
  977. 44:06kekafiran. Saya sudah uji Pak Teman.
  978. 44:11Ternyata memang cerdas generasi Islam
  979. 44:13itu enggak ngerti banyak saya lihat apa
  980. 44:16maksudnya apa hubungan.
  981. 44:19Jan-jan antum juga
  982. 44:22repot juga.
  983. 44:25Innaaki hadituin
  984. 44:29harus itu. Tapi kalau antum biasa dengan
  985. 44:32Quran itu biasa banget. Quran begitu
  986. 44:34gaya bahasa qurani begitu itu uslub
  987. 44:37qurani mukjizat dan itu sahabat yang
  988. 44:39generasi qurani itu yang disebut dengan
  989. 44:41generasi qurani. Bukan cuma Quran
  990. 44:43kemudian jadi generasi qurani. Yaah
  991. 44:46mereka mulai dari menghafal, membaca
  992. 44:49mewiridkannya mereka memahami sampai itu
  993. 44:52jadi kehidupan mereka
  994. 44:55itu generasi qurani namanya.
  995. 44:58Sampai cara hidup mereka terpengaruh
  996. 45:00Quran. Sikap mereka adalah
  997. 45:02pertimbangannya Quran segala macam hal.
  998. 45:06Baik. Jadi
  999. 45:07ini contoh juga nih. Ayukum yuhibbullah
  1000. 45:10yuhibbu yidallahu. Siapa di antara
  1001. 45:12kalian yang ingin Allah berpaling
  1002. 45:14darinya? Baru Nabi ngajari. Ternyata
  1003. 45:16kalau ini masih dijelaskan. Kalau yang
  1004. 45:18tadi enggak dijelaskan. Antum yang
  1005. 45:20jelaskan sendiri. Kalau kalau ini
  1006. 45:22dijelaskan. Kata Nabi, "Fainna
  1007. 45:24ahadakum."
  1008. 45:26Sesungguhnya seorang kalau sudah berdiri
  1009. 45:28mau salat itu tabaraka wa taala waj
  1010. 45:32orang kalau sudah mau salat itu Allah
  1011. 45:33ada di hadapannya
  1012. 45:35di hadapan wajahnya
  1013. 45:38waj maka jangan meludah ke arah depan
  1014. 45:41kalau tadi ludahnya ada di arah kiblat
  1015. 45:43itu itu orang berarti ngeludah ke depan
  1016. 45:46ya wamini juga jangan ngeludah ke
  1017. 45:49sebelah kanan
  1018. 45:51walabs
  1019. 45:54yusro kalau mau meludah ludah ke sebelah
  1020. 45:57kiri
  1021. 45:58ada di di ee di kakinya yang sebelah
  1022. 46:02kiri
  1023. 46:04ini salat ini loh berarti salat ngeludah
  1024. 46:08ini salat ini [menangis]
  1025. 46:09ya ee makanya nanti antum belajar fikih
  1026. 46:13yang baik oke tentu kalau kalau
  1027. 46:17masjidnya karpet jangan ludah ya
  1028. 46:20karpet di sini ada penjelasan baca di
  1029. 46:22penjelasan bawahnya
  1030. 46:23ya baca sendiri aja
  1031. 46:26bihiqul
  1032. 46:29ya. Tapi kalau memang ee apa namanya?
  1033. 46:34Kalau memang antum mau tidak mau harus
  1034. 46:36meludah itu itu juga maka kata Nabi ee
  1035. 46:39menggunakan ee menggunakan bajunya.
  1036. 46:43Boleh Nabi contohkan jadi ee
  1037. 46:47ngeludahnya itu ke ke arah nak ke arah
  1038. 46:49baju.
  1039. 46:52Eh,
  1040. 46:54ba Nabi ngasih contoh
  1041. 46:56bajunya itu di dilipat-lipat gitu
  1042. 46:59kemudian meludah di situ
  1043. 47:02ya atau ee kain itu kayak gini
  1044. 47:06lipat-lipat dimasukkan ke mulutnya untuk
  1045. 47:10menutupi dan menutupi mulutnya kemudian
  1046. 47:11dia merudah. Oke. Ee ini hadis nanti ada
  1047. 47:17kalau yang setelahnya
  1048. 47:20ini teman-teman
  1049. 47:24melengkapi riwayatnya dan masyaallah
  1050. 47:26riwayat-riwayatnya luar biasa dilengkapi
  1051. 47:29untukikan pelajaran
  1052. 47:51Kata Nabi eh ambilkan saya parfum
  1053. 47:55minyak wangi. Ambilkan saya parfum.
  1054. 47:58anak muda dia lari ee pulang ke rumah
  1055. 48:02ngambil parfum taruh di tangannya.
  1056. 48:04Kemudian Rasul sallallahu alaihi
  1057. 48:06wasallam mengambil parfum itu diambil
  1058. 48:10kemudian diambil dengan ee apa? diambil
  1059. 48:13kemudian dioles di ee ujung kayu yang
  1060. 48:16Nabi pegang itu.
  1061. 48:18Kemudian Nabi Nabi oleskan di tempat ee
  1062. 48:23ludah itu yang sudah dihilangkan oleh
  1063. 48:25Nabi. Diganti
  1064. 48:27dengan ee marfum. Kemudian Jabir
  1065. 48:29mengatakan eh minhuna jaum masajidikum.
  1066. 48:34Maka dari sinilah kalian harus
  1067. 48:39menghadirkan parfum di masjid kalian.
  1068. 48:42J parfum di masjid teman-teman. Jadi
  1069. 48:44masjid aroma wangi itu sudah contohnya
  1070. 48:47sudah perintahnya itu ya masjid aromanya
  1071. 48:51aroma jempol itu repot itu sayaang masuk
  1072. 48:54masjid kadang-kadang Allahu Akbar ini
  1073. 48:56kadang mall besar ya kadang ini
  1074. 48:59saya itu memang orang memang namanya
  1075. 49:02orang enggak ngerti syariat orang
  1076. 49:03terpaksa
  1077. 49:06mas jadi masjid itu teman enggak boleh
  1078. 49:09masjid itu wangi
  1079. 49:11masjid harus wangi kasih parfum masjid
  1080. 49:16Ya, kalau di alam gini gampang di
  1081. 49:17Indonesia. Di Indonesia gampang. Antum
  1082. 49:19tanami bunga aja aromanya parfum gitu
  1083. 49:21ya.
  1084. 49:23Makanya saya kita buatkan masjid satu
  1085. 49:25daun itu kita bolongi tengahnya. Kalau
  1086. 49:27antum mau nanam bunga supaya aroma
  1087. 49:29masjid wangi, kita tanam bunga situ
  1088. 49:32ya. Antum mau bunga apa terserah.
  1089. 49:38Oke. Ee
  1090. 49:40ini hadisnya. hadisnya. Tapi
  1091. 49:43ini kan babnya bab keteladanan.
  1092. 49:46Hubungannya apa dengan bab keteladanan
  1093. 49:48hadis ini?
  1094. 49:52Hah? Hubungannya apa hadis cerita tadi
  1095. 49:55itu dengan tema keteladanan? Karena ini
  1096. 49:58cara Nabi ngajar ilmu
  1097. 50:01tapi dengan cara memberikan perilaku
  1098. 50:03yang baik dan akhlak yang mulia. Masalah
  1099. 50:06keteladanan perilaku dan akhlak
  1100. 50:09apanya?
  1101. 50:18di sisi mana ya?
  1102. 50:23Mencontohkan.
  1103. 50:25Hah?
  1104. 50:28Mencontohkan ketika meludah.
  1105. 50:31Ada tadi kan mencontohkan ketika meludah
  1106. 50:33baju triperli sudah.
  1107. 50:41Apanya? Siapa
  1108. 50:48Rasulullah? Bersihkan sudah.
  1109. 50:51Hah?
  1110. 50:53Itu teman-teman kenapa Imam Ibnu Hajar
  1111. 50:56itu
  1112. 50:57itu kadang beliau sangat kerepotan
  1113. 51:01ketika menghubungkan antara judul babnya
  1114. 51:03Imam Bukhari dalam sahihnya dengan hadis
  1115. 51:05yang dicantumkan.
  1116. 51:10Kalau ini masih gampang mengatar
  1117. 51:13itu sampai ini apa hubungannya hadis
  1118. 51:15ini? Bukhari naruh hadis ini babnya ini
  1119. 51:17itu saking pintarnya Imam Bukhari
  1120. 51:22itu teman-teman. Makanya kenapa saya
  1121. 51:23bilang tadi ilmuwan Islam itu pintar
  1122. 51:26banget dan cara mengajarkan ke murid
  1123. 51:27menjadi sangat pintar karena tidak semua
  1124. 51:29hal detail.
  1125. 51:32Detail penting sekali-kali
  1126. 51:35itu membuat
  1127. 51:37rupanya sudah berjalan berapa abad?
  1128. 51:39Bukhari meninggal abad 3 kan? Abad 3
  1129. 51:42Imam Bukhari. Ibnu Hajar ee Ibnu Hajar
  1130. 51:46meninggal abad 9.
  1131. 51:48Coba ya sudah 6 abad berjalan
  1132. 51:51bukan bukan 10 tahun 20 tahun. 6 abad
  1133. 51:54berjalan
  1134. 51:56kan. Imam Hazirpotan gimana mengungkap?
  1135. 52:00Itu kan sudah banyak kitab sebelumnya
  1136. 52:04ya. Makanya selalu ulama kalau bilang
  1137. 52:06ini apa hubungannya dengan bab?
  1138. 52:09Ada yang gampang kayak gini kan gampang.
  1139. 52:11K bicara tentang masalah perilaku
  1140. 52:14ee yang baik, yang mulia ini adalah ee
  1141. 52:17ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam
  1142. 52:19melihat sesuatu yang tidak benar, tidak
  1143. 52:21baik itu Nabi langsung yang
  1144. 52:23menghilangkan. Maka jadi guru tuh,
  1145. 52:25Teman-teman. itu harus ringan tangan
  1146. 52:28dalam makna bukan mukul ya. Ringan
  1147. 52:30tangan itu maknanya ada apa yang enggak
  1148. 52:32beres dia yang dia yang bersihkan, dia
  1149. 52:34yang ambil, dia yang rapikan, dia yang
  1150. 52:36pungut, diletakkan di tempat. Karena itu
  1151. 52:39begitu antum lakukan tuh, itu kan itu
  1152. 52:41enggak mesti cuma datang ngomel-ngomel,
  1153. 52:43"Woi, siapa nih naruh sembarangan di
  1154. 52:44sini? Santri semua kumpul
  1155. 52:48rasulmu, dek rasulmu."
  1156. 52:50Enggak, enggak begitu caranya.
  1157. 52:53Siapa yang luda kumpulin masyarakat sini
  1158. 52:56cuma nyari masalah doang ngajari enggak
  1159. 52:58ya kan
  1160. 53:01itu teman-teman contoh nabi kita
  1161. 53:03sallallahu alaihi wasallam nabi
  1162. 53:06bersihkan aja korek-korek korek-korek
  1163. 53:07selesai ya kan semua orang lihat itu.
  1164. 53:10Makanya Jabir bisa menceritakan
  1165. 53:11radhiallahu anhu korek-korek korek
  1166. 53:13bersih selesai.
  1167. 53:15Setelah itu Nabi kasih kalimat setelah
  1168. 53:16itu Nabi bilang ee saya perlu parfum.
  1169. 53:19Itu kaidah baru lagi.
  1170. 53:22Jadi satu momentum, satu peristiwa itu
  1171. 53:25Nabi memberikan contoh, Nabi memberikan
  1172. 53:28ilmu, Nabi memberikan panduan, bahkan
  1173. 53:32Nabi menambahi ilmu baru yang sebelumnya
  1174. 53:34belum ada. Maka Jabir mengatakan, "Sejak
  1175. 53:36inilah masjid itu harus ada parfumnya."
  1176. 53:40Kaninhuna jaaltumul khuq fi masajidikum.
  1177. 53:45Ye.

About this transcript

This page contains the full transcript of Ar Rasul Al Muallim Sesi 3 (Part 1) - Kyai Budi Ashari Lc by HR Al Fatih YAPI, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 5,812 words across 1,177 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.