Analisis Pesaing — Transcript
Full transcript
- 0:02Asalamualaikum warahmatullahi
- 0:03wabarakatuh. Di sini saya akan
- 0:06menjelaskan mengenai analisis pesaing
- 0:10atau competitive analisis, ya. Jadi, ini
- 0:13merupakan sebuah kerangka kerja untuk
- 0:15dapat kita mengevaluasi pesaing saat ini
- 0:18ataupun pesaing di masa yang akan
- 0:20datang. Biasa kita sebut sebagai pesaing
- 0:23potensial dari sebuah perusahaan. Nah,
- 0:28sebuah analisis strategi yang baik itu
- 0:31pasti membutuhkan analisis kompetisi
- 0:34perusahaan agar dapat menilai dan
- 0:37memprediksi keberlanjutan keunggulan
- 0:39kompetitif dan juga respon dari saingan
- 0:43berbagai langkah strategi ya. Jadi apa
- 0:47aja sih? Nah, ini biasanya saya
- 0:50menggunakan alat analisis yaitu adalah
- 0:53porter five forces ya. Apa saja five
- 0:56forces ini? Itu ada threade of new
- 0:59entrance, burgining power of supplier,
- 1:03threade of substitute product, terus
- 1:06bergaining power of buyer sama trap of
- 1:09new entrance. Ya, kita bahas terlebih
- 1:12dahulu dari thread of new entrance ya.
- 1:17Yang pertama dalam threade of new
- 1:19entrance itu adalah barrier to entry,
- 1:23ya. Eh, mungkin kita jelaskan terlebih
- 1:25dahulu mengenai thread itu apa ya.
- 1:28Threade itu adalah ancaman dan new
- 1:30entrance itu adalah new commerce atau
- 1:33orang pendatang baru, orang yang baru
- 1:35datang ke dalam bisnis kita. Yang
- 1:37pertama yaitu adalah barrier to entry.
- 1:39Maksudnya
- 1:41seberapa besar sih kemudahan
- 1:45untuk orang lain masuk ke dalam bisnis
- 1:47kita. Maka semakin mudah orang lain
- 1:51masuk ke dalam bisnis yang kita sedang
- 1:53jalani ee tema bisnisnya sama, bidangnya
- 1:57sama, maka persaingannya juga akan
- 2:00semakin ketat. Begitu. Yang kedua, ada
- 2:03economic of scale.
- 2:05Economic of scale di sini artinya
- 2:08semakin mudah atau semakin kecil
- 2:11economic of scale-nya. Jadi ee bisnis
- 2:15ini itu berjalan di skala ekonomi yang
- 2:19seperti apa? Semakin kecil maka semakin
- 2:22mudah orang untuk masuk ke dalam bisnis
- 2:25dengan skala kecil. Beda dengan apabila
- 2:28bisnis tersebut skalanya besar, maka
- 2:31mereka akan membutuhkan modal yang jauh
- 2:33juga lebih besar. Lalu selanjutnya ada
- 2:36brand loyalty.
- 2:38Brand loyalty itu adalah eh
- 2:41kecenderungan orang atau apa ya?
- 2:44Kesetiaan orang dalam menggunakan salah
- 2:47satu merek tertentu. Misalkan contohnya
- 2:52ketika ada orang ee
- 2:56luka gitu ya. Kalau luka kita pasti
- 2:58ingatnya obat merah itu adalah betadin.
- 3:01Coba deh sekarang saya ganti si betadin
- 3:05tersebut jadi aditin misalnya gitu ya,
- 3:08atidin.
- 3:10Terus orang-orang
- 3:12ragu akan si em
- 3:16merek tersebut gitu. Jadi tetap aja
- 3:18orang kalau luka enggak mau pindah ke
- 3:22produk lain walaupun produk tersebut
- 3:24lebih murah. Walaupun produk tersebut
- 3:27lebih mudah didapatkan, tapi tetap
- 3:29mereka ingin menggunakannya betadin.
- 3:32Begitu. Jadi itu namanya brand loyalty.
- 3:35Semakin customer itu loyal terhadap
- 3:38sebuah brand, maka semakin susah
- 3:43orang untuk menjadi pesaing di bisnis
- 3:46tersebut. Ya, ini untuk capital
- 3:49requirement itu hampir sama dengan
- 3:51economic of scale. Maksudnya adalah
- 3:53seberapa besar eh modal yang dibutuhkan
- 3:57untuk menjalankan usaha pada bisnis
- 4:00tertentu. Lalu cumulative experience.
- 4:04Maksud cumulative experience adalah
- 4:07pengalaman si eh customer apakah mereka
- 4:12itu ee sangat familiar terhadap si
- 4:17produknya atau tidak gitu. Jadi semakin
- 4:21familiar mereka akan semakin juga brand
- 4:24loyalty-nya juga tinggi sehingga pesaing
- 4:27akan sulit untuk masuk ke dalam jenis
- 4:29bisnis seperti ini. Lalu selanjutnya
- 4:33adalah access to distribution channel.
- 4:35Gampang enggak sih masuk ke dalam
- 4:38distribusinya ee saluran distribusinya
- 4:41gampang atau enggak nih gitu.
- 4:44Semakin gampang maka pesaing akan
- 4:46semakin mudah masuk ke dalam bisnis ini.
- 4:49Tapi semakin sulit juga pasti orang akan
- 4:51lebih berpikir apakah kita menciptakan
- 4:54produk tapi susah untuk didistribusikan
- 4:57kepada konsumen juga akan ee tidak
- 5:00efektif. Begitu. Selanjutnya adalah
- 5:03switching cost. Apa itu switching cost?
- 5:06Eh, switching cost itu adalah biaya
- 5:09untuk berganti. Tapi ini dalam bentuk
- 5:12pesaing ya.
- 5:15Maksudnya gimana? Ketika pesaing ee
- 5:18membuka salah satu bisnis tertentu,
- 5:20misalkan bisnis baju gitu ya, terus
- 5:23mereka itu ingin masuk ke dalam bisnis
- 5:26ee mukena gitu ya. Apakah mudah untuk
- 5:29mereka untuk nge-switch si em
- 5:34bisnisnya tersebut? maka semakin mudah
- 5:37persaingan di dalam jenis bisnis
- 5:39tertentu itu juga semakin tinggi ya.
- 5:43Nah, selanjutnya itu adalah referly
- 5:49among competitor ya.
- 5:56Sebentar.
- 6:01Maksudnya ini adalah mm persaingan di
- 6:05antara kompetitor-kompetitor yang sudah
- 6:07ada ya. Jadi misalkan number of
- 6:10competitor, berapa banyak sih
- 6:13orang-orang yang berkompetisi pada
- 6:15bisnis ini gitu. Jadi semakin banyak
- 6:19pelaku bisnisnya itu maka dapat
- 6:21dipastikan ya semakin juga ketat
- 6:24persaingannya. Lalu diversity, seberapa
- 6:28eh apa ya perubahan-perubahan,
- 6:30perbedaan-perbedaannya
- 6:32antar kompetitor tersebut gitu. Apakah
- 6:35mm
- 6:37ketara banget gitu, apakah banyak banget
- 6:39gitu atau ya sebetulnya barangnya tuh
- 6:43mirip-mirip, bahannya sama, modelnya
- 6:46sama, jahitannya sama, packingannya juga
- 6:48sama gitu ya. Nah, terus yang ketiga
- 6:51yaitu adalah industri concentration.
- 6:54Jadi, seberapa terkonsentrasi industri
- 6:58ini gitu. Semakin industrinya
- 7:00terkonsentrasi maka kompetisinya pun
- 7:03akan semakin tinggi.
- 7:06Lalu industry growth ya katakan kita
- 7:09bersaing di dalam sebuah industri yang
- 7:12sebetulnya industri tersebut tidak
- 7:14sedang berkembang. Jadi orang-orang tuh
- 7:18ee eh sori industri tersebut itu sudah
- 7:21stok segitu-segitu aja. enggak bisa
- 7:24makin berkembang lagi gitu, maka ya
- 7:26dapat dipastikan juga akan lebih sulit
- 7:29dalam berkompetisi pada industri yang
- 7:32seperti ini. Selanjutnya ada quality of
- 7:35differences. Differences itu adalah
- 7:37perbedaan juga ya. Jadi hampir sama
- 7:39dengan diversity ya. Maksudnya di sini
- 7:43adalah ee diferensiasi atau perbedaan
- 7:46setiap ee barangnya, setiap produknya,
- 7:50setiap kompetitornya itu apakah
- 7:54ee perbedaan kualitasnya jauh atau
- 7:57tidak. Begitu. Lalu selanjutnya ada
- 8:00brand loyalty. Hampir sama dengan hal
- 8:02yang tadi gitu ya. Apakah di dalam
- 8:04persaingan ini eh di dalam industri ini
- 8:08ada satu brand tertentu yang memang itu
- 8:11memiliki brand loyalty yang sangat
- 8:13tinggi gitu. Selanjutnya ada barrier to
- 8:17exit. Jadi apabila
- 8:19orang yang telah melakukan industri di
- 8:22mm industri sori melakukan bisnis di
- 8:25industri ini itu kesulitan untuk keluar
- 8:29misalnya.
- 8:31Mungkin teman-teman tahu ya, ada salah
- 8:33satu ee
- 8:36apa ya kejadian di Kota Bandung.
- 8:38Misalkan pada saat itu orang-orang lagi
- 8:40pada hits-hitsnya beli eh sori bisnis
- 8:44yang namanya kue-kue artis gitu ya. Nah,
- 8:47si kue artis tersebut
- 8:50itu ee differences-nya dikit banget,
- 8:54kecil banget, hampir sama kayak
- 8:55gitu-gitu aja gitu. brand loyalty-nya
- 8:58juga sebetulnya ya ada brand loyalty-nya
- 9:00tapi tidak terlalu ketara gitu ya. Nah,
- 9:02pada saat itu orang-orang langsung
- 9:05ngebuat si brand ee
- 9:09kue artis tersebut itu sangat banyak
- 9:12gitu ya
- 9:14ee
- 9:16gerainya itu di mana-mana buka gitu ya.
- 9:19Nah, bisnis-bisnis yang viral seperti
- 9:21itu mereka itu tidak mengejar yang
- 9:24namanya sustainability. mereka itu hanya
- 9:27mengejar ee harus selalu ter si apa ya
- 9:32customernya itu harus selalu
- 9:35mereka itu
- 9:39di dijawab lah gitu keinginannya gitu
- 9:42ya. Maaf ya teman-teman saya kurang
- 9:44fokus karena lagi banyak saudara di
- 9:47rumah ya. Nah, jadi
- 9:51kebayang ya ketika kita itu pesanan
- 9:53semakin lama semakin tinggi, semakin
- 9:56banyak, maka SDM yang kita perlukan juga
- 9:59sama semakin banyak. Di di sisi lain
- 10:03tempat yang kita perlukan semakin luas,
- 10:07terus alat-alat yang kita butuhkan juga
- 10:09semakin banyak juga ya. Nah,
- 10:14terus udah gitu bayangkan ketika si mm
- 10:19bisnis tersebut itu lama-kelamaan jenuh.
- 10:24Nah, sehingga pelaku bisnis yang tadi
- 10:26itu harus keluar dari bisnisnya. Nah,
- 10:29ketika bisnis tersebut mau di ee
- 10:33likuidasi atau mau dinyatakan sebagai
- 10:36tutup atau bangkrut, maka perlu ee ada
- 10:40perhitungan di akhir. Apa saja
- 10:43perhitungan di akhir? Misalkan ee kalau
- 10:46misalkan tadi tanah dan bangunannya itu
- 10:48adalah milik sendiri ya, berarti nanti
- 10:51nilai jual dari tanah dan bangunannya.
- 10:54Tapi kalau sewa ya nilai sisa dari
- 10:56sewanya. Lalu yang kedua itu misalkan
- 10:59alat-alatnya. Alat-alat itu biasanya
- 11:02dijual kembali tapi dengan depresiasi
- 11:05yang sudah diperhitungkan.
- 11:07Nah, tapi ee ada juga misalnya kalau SDM
- 11:11itu biasanya ee ada biaya pesangonnya
- 11:14begitu ya. Nah, bayangkan ketika barir
- 11:18tuh exit-nya tinggi gitu ya, biaya
- 11:20pesangonnya tinggi, terus udah gitu
- 11:23tanah dan bangunannya dijual juga ee
- 11:26sulit untuk dijadikan bisnis yang jenis
- 11:29bisnis yang lain sehingga enggak pada
- 11:32mau gitu untuk belinya.
- 11:34atau bisa juga mm
- 11:38alat-alatnya itu sulit untuk dijual
- 11:41kembali sehingga ia mau tidak mau
- 11:45sinking cost-nya itu terlampau besar.
- 11:48Itu yang disebut sebagai barrier to
- 11:50exit. Jadi susah untuk orang lain yang
- 11:52sudah ada dalam bisnis tersebut keluar
- 11:55dari bisnis tersebut. Kenapa biasanya
- 11:58susah untuk keluar? Ya, salah satunya
- 12:01adalah karena si switching cost-nya itu
- 12:03tinggi begitu. Nah, selanjutnya adalah
- 12:07bergaining power of supplier.
- 12:14Bergaining power of supplier ini itu
- 12:17bergantung kepada number and size of
- 12:19supplier. Maksudnya apa? Berapa banyak
- 12:23dan seberapa besar sih supplier-nya?
- 12:25Saya biasa sebut yang namanya supplier
- 12:28itu punya tiga bergening ya. Biasanya
- 12:31yang pertama yaitu adalah harga ya.
- 12:36Kedua kualitas dan ketiga adalah
- 12:38kemampuan mereka untuk men-supplai.
- 12:40Biasanya dinilai dari waktu pengiriman
- 12:43ya. Katakanlah kita mencari kualitas
- 12:45terlebih dahulu. Eh kualitasnya udah
- 12:48pas. Eh ternyata kita ketika negosiasi
- 12:50mengenai harga harganya enggak pas. Maka
- 12:53yang pertama yaitu harganya dulu harus
- 12:56masuk dengan budget si mm perusahaan.
- 12:59Setelah itu kita mencari yang
- 13:01kualitasnya cocok dengan apa yang kita
- 13:03butuhkan. Lalu setelah itu barulah kita
- 13:08berbicara tentang kecepatan pengiriman.
- 13:11Kalau kemarin kita ngomongin tentang
- 13:13burger, nah misalkan ya saya itu mau
- 13:17bikin burger. Oke, kualitasnya udah
- 13:20cocok sama si supplier ini. Mau bikin
- 13:23petinya gitu ya, mau bikin apa dagingnya
- 13:26gitu.
- 13:28Harganya udah cocok, kualitasnya udah
- 13:29cocok, tapi dia itu cuman bisa kirim
- 13:33misalnya 5 hari sekali ya. Sedangkan
- 13:36yang namanya daging itu kalau misalnya
- 13:39sudah di ee freezerkan biasanya rasanya
- 13:42jadi berubah ya. Atau misalkan ternyata
- 13:45si suppliernya itu lokasinya tidak
- 13:47terjangkau dari kita. Misalnya lokasinya
- 13:50itu di Sulawesi. Sehingga ketika mereka
- 13:53itu mengirimkan barangnya ke kita di apa
- 13:56ya ada resiko di mana kualitasnya itu
- 13:59dapat menurun begitu
- 14:06ya. Selanjutnya yaitu adalah threade of
- 14:10substitute produk atau ancaman dari
- 14:13barang-barang yang dapat
- 14:15mensubstitusikan ya. Substitusi sendiri
- 14:19ya. Apa sih itu substitusi? yaitu adalah
- 14:21barang yang memiliki fungsi yang sama
- 14:24tapi barangnya itu tidak serupa. Ya,
- 14:32jadi yang pertama yaitu adalah number of
- 14:36substitute product available. Semakin
- 14:39banyak barang-barang yang dapat
- 14:40mensubstitusi, maka biasanya akan
- 14:44semakin ketat persaingannya. Ya, contoh
- 14:47dari barang substitusi adalah misalnya
- 14:50nih, Teman-teman suka apa sih kalau lagi
- 14:53haus gitu ya. Ee ada mungkin sebagian
- 14:55kayak, "Oh, saya harus es kopi gitu ya."
- 14:58Nah, terus ee ditanya nih, "Kalau
- 15:01misalkan kamu pakai milk tea, kamu mau
- 15:03enggak?" "Mau gitu." Nah, itu berarti
- 15:05milk tea bagi dia adalah sebuah barang
- 15:08substitusi dari es kopi, gitu. Karena
- 15:11fungsinya sama untuk ee menghilangkan
- 15:13kehausan, menyegarkan badan, sama
- 15:16ngebuat kita jadi lebih fokus misalnya.
- 15:20Lalu yang kedua yaitu adalah buyer
- 15:22propensity to substitute. Ya, mau enggak
- 15:26sih si buyernya itu untuk mensubstitusi?
- 15:29Misalnya sering banyak orang yang bilang
- 15:31bahwa rokok dan juga FEB itu merupakan
- 15:34substitusi produk gitu ya. Nah, tapi
- 15:37ketika kita tanya lagi nih ke
- 15:38orang-orang yang smoker gitu ya, mau
- 15:41enggak rokoknya saya ganti jadi vap
- 15:44gitu. Ada sebagian orang yang enggak mau
- 15:46gitu kan. Nah, semakin banyak orang yang
- 15:49enggak mau atau misalkan mereka itu
- 15:51sudah ee terlalu ee apa ya mempunyai
- 15:55ikatan terhadap barang tertentu gitu,
- 15:58terhadap produk tertentu dan tidak bisa
- 16:00sama sekali disubstitusikan gitu, maka
- 16:03ya persaingannya juga menjadi lebih
- 16:05ketat. gitu.
- 16:07Yang ketiga ada relative price
- 16:10performance of substitute. Ya, maksudnya
- 16:13barang yang substitusinya itu gimana
- 16:14kalau lebih murah? Kayak tadi misalnya
- 16:17ada orang yang ah saya enggak bisa nih,
- 16:19pokoknya saya harus rokok, enggak bisa
- 16:20diganti kalau jadi vape, gitu kan. Tapi
- 16:23sekarang dengan ee bahasa lain misalkan
- 16:28kalau misalnya vap-nya itu murah banget,
- 16:31gimana? Mau enggak ganti gitu? Oh, ya
- 16:34udah deh oke gue mau ganti gitu kan.
- 16:36Nah, ketika mereka mau ganti itu berarti
- 16:40e relative privance of substitute-nya
- 16:42itu rendah gitu. Jadi ya orang makin mau
- 16:46nih untuk mensubstitusikan produknya
- 16:48maka persaingannya lebih rendah. Tapi
- 16:50kalau misalnya udah barangnya lebih
- 16:51murah substitusinya
- 16:54tapi orang tetap enggak mau ganti ya
- 16:56persaingannya juga lebih tinggi gitu.
- 17:00Percif of product differentiation.
- 17:03ee perbedaannya tuh seberapa jauh sih
- 17:06antar barang ee si apa namanya
- 17:08substitusi tadi gitu. Ada misalkan kayak
- 17:12em
- 17:14orang-orang tuh sebetulnya enggak
- 17:15terlalu peduli lah kayak mau ee milk tea
- 17:20atau mungkin maca apalagi ya sekarang ya
- 17:23ee es kopi dan lain sebagainya. Ah yang
- 17:25penting pokoknya segar gitu. Nah, ketika
- 17:27seperti itu maka ya persaingannya jauh
- 17:29lebih rendah gitu.
- 17:32Lanjutkan kembali ada bergaining power
- 17:34of buyer kah seringki disebut sebagai
- 17:38yang namanya
- 17:40pelanggan itu adalah raja ya kalau itu
- 17:43saya setuju loh. Tapi ada juga nih orang
- 17:44yang beli pembeli adalah raja ya. Karena
- 17:47sebetulnya ketika kita itu sudah
- 17:49memiliki pelanggan pasti kalian belajar
- 17:51di customer service gitu ya, harus kita
- 17:54maintain karena kita akan jauh
- 17:58merasakan kerugian apabila kita
- 18:01kehilangan satu pelanggan dibandingkan
- 18:03dengan kita mencari pelanggan yang baru
- 18:06itu akan lebih memakan banyak cost ya.
- 18:10Nah, buyer itu sebetulnya memiliki tawar
- 18:14apa daya tawar-menawar gitu ya.
- 18:17Maksudnya adalah ee mereka itu
- 18:21sebetulnya mempunyai kekuatan atau
- 18:24kecenderungan untuk berganti produk
- 18:27gitu. Nah,
- 18:30yang kita bahas di sini yang pertama
- 18:32yaitu adalah number of customer. Kalau
- 18:34misalkan kita bergelut dalam sebuah
- 18:36bisnis dengan customer yang segitu-gitu
- 18:38aja gitu ya. Misalnya kita bergelut
- 18:42dalam sebuah bisnis emm apa ya ee
- 18:51PAUD Islami gitu ya. Nah, kan yang PAUD
- 18:55tuh biasanya usia segitu sampai segitu,
- 18:57angka kelahiran di Indonesia pun tidak
- 18:59terlalu meningkat. Terus udah gitu orang
- 19:03yang Islam misalkan gitu ya atau yang
- 19:06peduli dengan sekolah Islam itu juga
- 19:08tidak meningkat. Jadi, customer itu
- 19:09segitu-gitu aja, tidak berkembang.
- 19:12Apabila kita berbisnis dengan keadaan
- 19:15customer yang tidak berkembang atau
- 19:17number of customernya itu semakin
- 19:18sedikit, nah biasanya persaingannya
- 19:21semakin ketat dibandingkan dengan
- 19:24kita mempunyai sebuah bisnis yang mana
- 19:27orang-orang itu masih ee masuk ke dalam
- 19:31eh number of customer-nya gitu. Yang
- 19:34kedua, size of each customer order ya.
- 19:37Eh, misalnya,
- 19:40oh saya kasih ini dulu deh, kasih contoh
- 19:42dulu ya. Di kantin itu ada tukang
- 19:46basreng tuh ya gitu ya.
- 19:49Dia itu eh berhubungan dengan number of
- 19:52customer dia itu punya pelanggan
- 19:56mm
- 19:58100 gitu ya.
- 20:00Terus kalian itu bilang, "E, Bi, ini
- 20:03kurang asin." gitu. Nah, kalian itu
- 20:07biasanya tidak terlalu didengar karena
- 20:09si tukang basreng tersebut mempunyai
- 20:1499
- 20:15customer lainnya. Nah, tapi beda halnya
- 20:19dengan dia itu hanya memiliki 10
- 20:22pelanggan. Ketika kamu satu komplain,
- 20:24maka biasanya komplainan kamu itu akan
- 20:27didengar sekali oleh si
- 20:30pedagang gitu ya. Terus size of each
- 20:33customer order. Ya, pelanggannya ada 100
- 20:36sih sesungguhnya gitu. Tapi kamu itu
- 20:39sekalinya pesan 100 bungkus gitu. Ketika
- 20:43kamu komplain itu akan sangat berarti
- 20:46komplainnya bagi dia atau kam e karena
- 20:49mereka itu takut ketika
- 20:52kamu berpaling ke barang substitusi
- 20:54lainnya atau kamu berpaling kepada
- 20:57pesaing yang lain gitu. Ketiga yaitu
- 21:00adalah differences between competitor.
- 21:04M biasanya semakin kompetitornya itu
- 21:08memiliki perbedaan yang banyak, maka
- 21:11semakin ee customer itu loyal terhadap
- 21:15produk tertentu. Tapi kalau misalkan
- 21:17perbedaannya itu tipis-tipis, ah ya
- 21:19udahlah sama aja nih. Mending gue beli
- 21:20dari mana aja juga sama aja gitu. Yang
- 21:23keempat adalah price sensitivity.
- 21:26Maksudnya di sini yang tadi saya bilang
- 21:28itu ketika
- 21:30ada barang atau dari pesaing atau
- 21:32substitusi produk yang lebih murah gitu
- 21:35ya, apakah Anda rela untuk memindahkan
- 21:39ee Anda gitu, daya beli Anda kepada
- 21:42produk yang lainnya. Kalau misalkan
- 21:45kalian itu mm seperti itu ya berarti
- 21:49price sensitivity-nya tinggi. Atau bisa
- 21:52juga seperti ini. Kalian tuh kan
- 21:55loyalnya misalkan terhadap produk
- 21:56Indomie nih. Si Indomie itu satu
- 21:59mangkoknya Rp5.000 sekarang sama saya
- 22:02dinaikin jadi R6.000. Kalian tetap mau
- 22:04beli enggak? Kalau kalian mau tetap eh
- 22:06kalian tetap mau beli berarti price
- 22:08sensitivity-nya rendah. Tapi kalau
- 22:10misalkan saya tinggiin nih dari R.000
- 22:12jadi 6.000 Terus kalian berpikir, "Ah,
- 22:14kayaknya enggak jadi deh beli Indomie,
- 22:16saya beli yang lain aja." Berarti kalian
- 22:18sensitif terhadap harga gitu.
- 22:21Kalau yang bawahnya itu saya tadi udah
- 22:23dijelaskan ya, di substitusi produk ya.
- 22:26Lalu di sini ee ancaman pendatang baru
- 22:30contohnya adalah Indomie yang sudah
- 22:32memiliki ee bisnis selama berpuluh-puluh
- 22:36tahun ya. Pada saat itu bahkan ada
- 22:39Supermie, ada M Gaga dan lain
- 22:41sebagainya. si Indomie itu tidak terlalu
- 22:45tergeserkan dari pasar gitu ya. Tapi
- 22:48ketika hadir mie sedap, nah Indomie ini
- 22:50mulai ee bergoyang gitu ya karena ada
- 22:53ancaman dari pendatang baru. Lalu
- 22:57kekuatan tawar-menawar pemasok nih
- 23:00awalnya si Indofood bayangin ketika kita
- 23:02bikin mie gitu ya pasti bahan utamanya
- 23:05kita yaitu adalah mm
- 23:09tepung terigu gitu. Nah, awalnya dia itu
- 23:14selalu dari ee PT Bungasari, tapi
- 23:18mungkin ada hal-hal di mana si PT
- 23:21Bungasari ini tidak dapat terpenuhi
- 23:23sehingga si Indofood ini membuka satu
- 23:26perusahaan, satu anak perusahaan yaitu
- 23:28adalah si Bogasari. Ancaman produk
- 23:30pengganti itu contohnya adalah rokok
- 23:32terhadap vape. Kekuatan tawarm-menawar
- 23:35pembeli itu kalian mungkin ya ngerasa
- 23:38ketika lagi
- 23:41belanja di e-commerce gitu ya ee kita
- 23:44butuh satu produk tertentu. Misalkan
- 23:46kita membutuhkan pulpen gitu ya. Enggak
- 23:50serta-merta kita cari pulpen terus check
- 23:52out gitu aja. Tapi biasanya kita meng
- 23:55compare dulu harga pulpen yang sama dari
- 23:59toko ke toko yang lainnya gitu. Ini
- 24:02antar kompetisi biasanya ee ada Samsung
- 24:06dan juga Apple gitu. Nah,
- 24:10ee untuk strategi pemasaran saya
- 24:14bahasnya di minggu depan ya,
- 24:17Teman-teman. Lalu selanjutnya,
- 24:23nah ini dia untuk si kuisnya ya. Jadi
- 24:26silakan teman-teman kerjakan dan
- 24:28dikumpulkan di minggu depan. Terima
- 24:31kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi
- 24:33wabarakatuh. Yeah.
About this transcript
This page contains the full transcript of Analisis Pesaing by Ervie nur afifa mukhlis, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 2,705 words across 499 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.