YouTube2Text

Analisis Pesaing — Transcript

by Ervie nur afifa mukhlis · 2,705 words · 499 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:02Asalamualaikum warahmatullahi
  2. 0:03wabarakatuh. Di sini saya akan
  3. 0:06menjelaskan mengenai analisis pesaing
  4. 0:10atau competitive analisis, ya. Jadi, ini
  5. 0:13merupakan sebuah kerangka kerja untuk
  6. 0:15dapat kita mengevaluasi pesaing saat ini
  7. 0:18ataupun pesaing di masa yang akan
  8. 0:20datang. Biasa kita sebut sebagai pesaing
  9. 0:23potensial dari sebuah perusahaan. Nah,
  10. 0:28sebuah analisis strategi yang baik itu
  11. 0:31pasti membutuhkan analisis kompetisi
  12. 0:34perusahaan agar dapat menilai dan
  13. 0:37memprediksi keberlanjutan keunggulan
  14. 0:39kompetitif dan juga respon dari saingan
  15. 0:43berbagai langkah strategi ya. Jadi apa
  16. 0:47aja sih? Nah, ini biasanya saya
  17. 0:50menggunakan alat analisis yaitu adalah
  18. 0:53porter five forces ya. Apa saja five
  19. 0:56forces ini? Itu ada threade of new
  20. 0:59entrance, burgining power of supplier,
  21. 1:03threade of substitute product, terus
  22. 1:06bergaining power of buyer sama trap of
  23. 1:09new entrance. Ya, kita bahas terlebih
  24. 1:12dahulu dari thread of new entrance ya.
  25. 1:17Yang pertama dalam threade of new
  26. 1:19entrance itu adalah barrier to entry,
  27. 1:23ya. Eh, mungkin kita jelaskan terlebih
  28. 1:25dahulu mengenai thread itu apa ya.
  29. 1:28Threade itu adalah ancaman dan new
  30. 1:30entrance itu adalah new commerce atau
  31. 1:33orang pendatang baru, orang yang baru
  32. 1:35datang ke dalam bisnis kita. Yang
  33. 1:37pertama yaitu adalah barrier to entry.
  34. 1:39Maksudnya
  35. 1:41seberapa besar sih kemudahan
  36. 1:45untuk orang lain masuk ke dalam bisnis
  37. 1:47kita. Maka semakin mudah orang lain
  38. 1:51masuk ke dalam bisnis yang kita sedang
  39. 1:53jalani ee tema bisnisnya sama, bidangnya
  40. 1:57sama, maka persaingannya juga akan
  41. 2:00semakin ketat. Begitu. Yang kedua, ada
  42. 2:03economic of scale.
  43. 2:05Economic of scale di sini artinya
  44. 2:08semakin mudah atau semakin kecil
  45. 2:11economic of scale-nya. Jadi ee bisnis
  46. 2:15ini itu berjalan di skala ekonomi yang
  47. 2:19seperti apa? Semakin kecil maka semakin
  48. 2:22mudah orang untuk masuk ke dalam bisnis
  49. 2:25dengan skala kecil. Beda dengan apabila
  50. 2:28bisnis tersebut skalanya besar, maka
  51. 2:31mereka akan membutuhkan modal yang jauh
  52. 2:33juga lebih besar. Lalu selanjutnya ada
  53. 2:36brand loyalty.
  54. 2:38Brand loyalty itu adalah eh
  55. 2:41kecenderungan orang atau apa ya?
  56. 2:44Kesetiaan orang dalam menggunakan salah
  57. 2:47satu merek tertentu. Misalkan contohnya
  58. 2:52ketika ada orang ee
  59. 2:56luka gitu ya. Kalau luka kita pasti
  60. 2:58ingatnya obat merah itu adalah betadin.
  61. 3:01Coba deh sekarang saya ganti si betadin
  62. 3:05tersebut jadi aditin misalnya gitu ya,
  63. 3:08atidin.
  64. 3:10Terus orang-orang
  65. 3:12ragu akan si em
  66. 3:16merek tersebut gitu. Jadi tetap aja
  67. 3:18orang kalau luka enggak mau pindah ke
  68. 3:22produk lain walaupun produk tersebut
  69. 3:24lebih murah. Walaupun produk tersebut
  70. 3:27lebih mudah didapatkan, tapi tetap
  71. 3:29mereka ingin menggunakannya betadin.
  72. 3:32Begitu. Jadi itu namanya brand loyalty.
  73. 3:35Semakin customer itu loyal terhadap
  74. 3:38sebuah brand, maka semakin susah
  75. 3:43orang untuk menjadi pesaing di bisnis
  76. 3:46tersebut. Ya, ini untuk capital
  77. 3:49requirement itu hampir sama dengan
  78. 3:51economic of scale. Maksudnya adalah
  79. 3:53seberapa besar eh modal yang dibutuhkan
  80. 3:57untuk menjalankan usaha pada bisnis
  81. 4:00tertentu. Lalu cumulative experience.
  82. 4:04Maksud cumulative experience adalah
  83. 4:07pengalaman si eh customer apakah mereka
  84. 4:12itu ee sangat familiar terhadap si
  85. 4:17produknya atau tidak gitu. Jadi semakin
  86. 4:21familiar mereka akan semakin juga brand
  87. 4:24loyalty-nya juga tinggi sehingga pesaing
  88. 4:27akan sulit untuk masuk ke dalam jenis
  89. 4:29bisnis seperti ini. Lalu selanjutnya
  90. 4:33adalah access to distribution channel.
  91. 4:35Gampang enggak sih masuk ke dalam
  92. 4:38distribusinya ee saluran distribusinya
  93. 4:41gampang atau enggak nih gitu.
  94. 4:44Semakin gampang maka pesaing akan
  95. 4:46semakin mudah masuk ke dalam bisnis ini.
  96. 4:49Tapi semakin sulit juga pasti orang akan
  97. 4:51lebih berpikir apakah kita menciptakan
  98. 4:54produk tapi susah untuk didistribusikan
  99. 4:57kepada konsumen juga akan ee tidak
  100. 5:00efektif. Begitu. Selanjutnya adalah
  101. 5:03switching cost. Apa itu switching cost?
  102. 5:06Eh, switching cost itu adalah biaya
  103. 5:09untuk berganti. Tapi ini dalam bentuk
  104. 5:12pesaing ya.
  105. 5:15Maksudnya gimana? Ketika pesaing ee
  106. 5:18membuka salah satu bisnis tertentu,
  107. 5:20misalkan bisnis baju gitu ya, terus
  108. 5:23mereka itu ingin masuk ke dalam bisnis
  109. 5:26ee mukena gitu ya. Apakah mudah untuk
  110. 5:29mereka untuk nge-switch si em
  111. 5:34bisnisnya tersebut? maka semakin mudah
  112. 5:37persaingan di dalam jenis bisnis
  113. 5:39tertentu itu juga semakin tinggi ya.
  114. 5:43Nah, selanjutnya itu adalah referly
  115. 5:49among competitor ya.
  116. 5:56Sebentar.
  117. 6:01Maksudnya ini adalah mm persaingan di
  118. 6:05antara kompetitor-kompetitor yang sudah
  119. 6:07ada ya. Jadi misalkan number of
  120. 6:10competitor, berapa banyak sih
  121. 6:13orang-orang yang berkompetisi pada
  122. 6:15bisnis ini gitu. Jadi semakin banyak
  123. 6:19pelaku bisnisnya itu maka dapat
  124. 6:21dipastikan ya semakin juga ketat
  125. 6:24persaingannya. Lalu diversity, seberapa
  126. 6:28eh apa ya perubahan-perubahan,
  127. 6:30perbedaan-perbedaannya
  128. 6:32antar kompetitor tersebut gitu. Apakah
  129. 6:35mm
  130. 6:37ketara banget gitu, apakah banyak banget
  131. 6:39gitu atau ya sebetulnya barangnya tuh
  132. 6:43mirip-mirip, bahannya sama, modelnya
  133. 6:46sama, jahitannya sama, packingannya juga
  134. 6:48sama gitu ya. Nah, terus yang ketiga
  135. 6:51yaitu adalah industri concentration.
  136. 6:54Jadi, seberapa terkonsentrasi industri
  137. 6:58ini gitu. Semakin industrinya
  138. 7:00terkonsentrasi maka kompetisinya pun
  139. 7:03akan semakin tinggi.
  140. 7:06Lalu industry growth ya katakan kita
  141. 7:09bersaing di dalam sebuah industri yang
  142. 7:12sebetulnya industri tersebut tidak
  143. 7:14sedang berkembang. Jadi orang-orang tuh
  144. 7:18ee eh sori industri tersebut itu sudah
  145. 7:21stok segitu-segitu aja. enggak bisa
  146. 7:24makin berkembang lagi gitu, maka ya
  147. 7:26dapat dipastikan juga akan lebih sulit
  148. 7:29dalam berkompetisi pada industri yang
  149. 7:32seperti ini. Selanjutnya ada quality of
  150. 7:35differences. Differences itu adalah
  151. 7:37perbedaan juga ya. Jadi hampir sama
  152. 7:39dengan diversity ya. Maksudnya di sini
  153. 7:43adalah ee diferensiasi atau perbedaan
  154. 7:46setiap ee barangnya, setiap produknya,
  155. 7:50setiap kompetitornya itu apakah
  156. 7:54ee perbedaan kualitasnya jauh atau
  157. 7:57tidak. Begitu. Lalu selanjutnya ada
  158. 8:00brand loyalty. Hampir sama dengan hal
  159. 8:02yang tadi gitu ya. Apakah di dalam
  160. 8:04persaingan ini eh di dalam industri ini
  161. 8:08ada satu brand tertentu yang memang itu
  162. 8:11memiliki brand loyalty yang sangat
  163. 8:13tinggi gitu. Selanjutnya ada barrier to
  164. 8:17exit. Jadi apabila
  165. 8:19orang yang telah melakukan industri di
  166. 8:22mm industri sori melakukan bisnis di
  167. 8:25industri ini itu kesulitan untuk keluar
  168. 8:29misalnya.
  169. 8:31Mungkin teman-teman tahu ya, ada salah
  170. 8:33satu ee
  171. 8:36apa ya kejadian di Kota Bandung.
  172. 8:38Misalkan pada saat itu orang-orang lagi
  173. 8:40pada hits-hitsnya beli eh sori bisnis
  174. 8:44yang namanya kue-kue artis gitu ya. Nah,
  175. 8:47si kue artis tersebut
  176. 8:50itu ee differences-nya dikit banget,
  177. 8:54kecil banget, hampir sama kayak
  178. 8:55gitu-gitu aja gitu. brand loyalty-nya
  179. 8:58juga sebetulnya ya ada brand loyalty-nya
  180. 9:00tapi tidak terlalu ketara gitu ya. Nah,
  181. 9:02pada saat itu orang-orang langsung
  182. 9:05ngebuat si brand ee
  183. 9:09kue artis tersebut itu sangat banyak
  184. 9:12gitu ya
  185. 9:14ee
  186. 9:16gerainya itu di mana-mana buka gitu ya.
  187. 9:19Nah, bisnis-bisnis yang viral seperti
  188. 9:21itu mereka itu tidak mengejar yang
  189. 9:24namanya sustainability. mereka itu hanya
  190. 9:27mengejar ee harus selalu ter si apa ya
  191. 9:32customernya itu harus selalu
  192. 9:35mereka itu
  193. 9:39di dijawab lah gitu keinginannya gitu
  194. 9:42ya. Maaf ya teman-teman saya kurang
  195. 9:44fokus karena lagi banyak saudara di
  196. 9:47rumah ya. Nah, jadi
  197. 9:51kebayang ya ketika kita itu pesanan
  198. 9:53semakin lama semakin tinggi, semakin
  199. 9:56banyak, maka SDM yang kita perlukan juga
  200. 9:59sama semakin banyak. Di di sisi lain
  201. 10:03tempat yang kita perlukan semakin luas,
  202. 10:07terus alat-alat yang kita butuhkan juga
  203. 10:09semakin banyak juga ya. Nah,
  204. 10:14terus udah gitu bayangkan ketika si mm
  205. 10:19bisnis tersebut itu lama-kelamaan jenuh.
  206. 10:24Nah, sehingga pelaku bisnis yang tadi
  207. 10:26itu harus keluar dari bisnisnya. Nah,
  208. 10:29ketika bisnis tersebut mau di ee
  209. 10:33likuidasi atau mau dinyatakan sebagai
  210. 10:36tutup atau bangkrut, maka perlu ee ada
  211. 10:40perhitungan di akhir. Apa saja
  212. 10:43perhitungan di akhir? Misalkan ee kalau
  213. 10:46misalkan tadi tanah dan bangunannya itu
  214. 10:48adalah milik sendiri ya, berarti nanti
  215. 10:51nilai jual dari tanah dan bangunannya.
  216. 10:54Tapi kalau sewa ya nilai sisa dari
  217. 10:56sewanya. Lalu yang kedua itu misalkan
  218. 10:59alat-alatnya. Alat-alat itu biasanya
  219. 11:02dijual kembali tapi dengan depresiasi
  220. 11:05yang sudah diperhitungkan.
  221. 11:07Nah, tapi ee ada juga misalnya kalau SDM
  222. 11:11itu biasanya ee ada biaya pesangonnya
  223. 11:14begitu ya. Nah, bayangkan ketika barir
  224. 11:18tuh exit-nya tinggi gitu ya, biaya
  225. 11:20pesangonnya tinggi, terus udah gitu
  226. 11:23tanah dan bangunannya dijual juga ee
  227. 11:26sulit untuk dijadikan bisnis yang jenis
  228. 11:29bisnis yang lain sehingga enggak pada
  229. 11:32mau gitu untuk belinya.
  230. 11:34atau bisa juga mm
  231. 11:38alat-alatnya itu sulit untuk dijual
  232. 11:41kembali sehingga ia mau tidak mau
  233. 11:45sinking cost-nya itu terlampau besar.
  234. 11:48Itu yang disebut sebagai barrier to
  235. 11:50exit. Jadi susah untuk orang lain yang
  236. 11:52sudah ada dalam bisnis tersebut keluar
  237. 11:55dari bisnis tersebut. Kenapa biasanya
  238. 11:58susah untuk keluar? Ya, salah satunya
  239. 12:01adalah karena si switching cost-nya itu
  240. 12:03tinggi begitu. Nah, selanjutnya adalah
  241. 12:07bergaining power of supplier.
  242. 12:14Bergaining power of supplier ini itu
  243. 12:17bergantung kepada number and size of
  244. 12:19supplier. Maksudnya apa? Berapa banyak
  245. 12:23dan seberapa besar sih supplier-nya?
  246. 12:25Saya biasa sebut yang namanya supplier
  247. 12:28itu punya tiga bergening ya. Biasanya
  248. 12:31yang pertama yaitu adalah harga ya.
  249. 12:36Kedua kualitas dan ketiga adalah
  250. 12:38kemampuan mereka untuk men-supplai.
  251. 12:40Biasanya dinilai dari waktu pengiriman
  252. 12:43ya. Katakanlah kita mencari kualitas
  253. 12:45terlebih dahulu. Eh kualitasnya udah
  254. 12:48pas. Eh ternyata kita ketika negosiasi
  255. 12:50mengenai harga harganya enggak pas. Maka
  256. 12:53yang pertama yaitu harganya dulu harus
  257. 12:56masuk dengan budget si mm perusahaan.
  258. 12:59Setelah itu kita mencari yang
  259. 13:01kualitasnya cocok dengan apa yang kita
  260. 13:03butuhkan. Lalu setelah itu barulah kita
  261. 13:08berbicara tentang kecepatan pengiriman.
  262. 13:11Kalau kemarin kita ngomongin tentang
  263. 13:13burger, nah misalkan ya saya itu mau
  264. 13:17bikin burger. Oke, kualitasnya udah
  265. 13:20cocok sama si supplier ini. Mau bikin
  266. 13:23petinya gitu ya, mau bikin apa dagingnya
  267. 13:26gitu.
  268. 13:28Harganya udah cocok, kualitasnya udah
  269. 13:29cocok, tapi dia itu cuman bisa kirim
  270. 13:33misalnya 5 hari sekali ya. Sedangkan
  271. 13:36yang namanya daging itu kalau misalnya
  272. 13:39sudah di ee freezerkan biasanya rasanya
  273. 13:42jadi berubah ya. Atau misalkan ternyata
  274. 13:45si suppliernya itu lokasinya tidak
  275. 13:47terjangkau dari kita. Misalnya lokasinya
  276. 13:50itu di Sulawesi. Sehingga ketika mereka
  277. 13:53itu mengirimkan barangnya ke kita di apa
  278. 13:56ya ada resiko di mana kualitasnya itu
  279. 13:59dapat menurun begitu
  280. 14:06ya. Selanjutnya yaitu adalah threade of
  281. 14:10substitute produk atau ancaman dari
  282. 14:13barang-barang yang dapat
  283. 14:15mensubstitusikan ya. Substitusi sendiri
  284. 14:19ya. Apa sih itu substitusi? yaitu adalah
  285. 14:21barang yang memiliki fungsi yang sama
  286. 14:24tapi barangnya itu tidak serupa. Ya,
  287. 14:32jadi yang pertama yaitu adalah number of
  288. 14:36substitute product available. Semakin
  289. 14:39banyak barang-barang yang dapat
  290. 14:40mensubstitusi, maka biasanya akan
  291. 14:44semakin ketat persaingannya. Ya, contoh
  292. 14:47dari barang substitusi adalah misalnya
  293. 14:50nih, Teman-teman suka apa sih kalau lagi
  294. 14:53haus gitu ya. Ee ada mungkin sebagian
  295. 14:55kayak, "Oh, saya harus es kopi gitu ya."
  296. 14:58Nah, terus ee ditanya nih, "Kalau
  297. 15:01misalkan kamu pakai milk tea, kamu mau
  298. 15:03enggak?" "Mau gitu." Nah, itu berarti
  299. 15:05milk tea bagi dia adalah sebuah barang
  300. 15:08substitusi dari es kopi, gitu. Karena
  301. 15:11fungsinya sama untuk ee menghilangkan
  302. 15:13kehausan, menyegarkan badan, sama
  303. 15:16ngebuat kita jadi lebih fokus misalnya.
  304. 15:20Lalu yang kedua yaitu adalah buyer
  305. 15:22propensity to substitute. Ya, mau enggak
  306. 15:26sih si buyernya itu untuk mensubstitusi?
  307. 15:29Misalnya sering banyak orang yang bilang
  308. 15:31bahwa rokok dan juga FEB itu merupakan
  309. 15:34substitusi produk gitu ya. Nah, tapi
  310. 15:37ketika kita tanya lagi nih ke
  311. 15:38orang-orang yang smoker gitu ya, mau
  312. 15:41enggak rokoknya saya ganti jadi vap
  313. 15:44gitu. Ada sebagian orang yang enggak mau
  314. 15:46gitu kan. Nah, semakin banyak orang yang
  315. 15:49enggak mau atau misalkan mereka itu
  316. 15:51sudah ee terlalu ee apa ya mempunyai
  317. 15:55ikatan terhadap barang tertentu gitu,
  318. 15:58terhadap produk tertentu dan tidak bisa
  319. 16:00sama sekali disubstitusikan gitu, maka
  320. 16:03ya persaingannya juga menjadi lebih
  321. 16:05ketat. gitu.
  322. 16:07Yang ketiga ada relative price
  323. 16:10performance of substitute. Ya, maksudnya
  324. 16:13barang yang substitusinya itu gimana
  325. 16:14kalau lebih murah? Kayak tadi misalnya
  326. 16:17ada orang yang ah saya enggak bisa nih,
  327. 16:19pokoknya saya harus rokok, enggak bisa
  328. 16:20diganti kalau jadi vape, gitu kan. Tapi
  329. 16:23sekarang dengan ee bahasa lain misalkan
  330. 16:28kalau misalnya vap-nya itu murah banget,
  331. 16:31gimana? Mau enggak ganti gitu? Oh, ya
  332. 16:34udah deh oke gue mau ganti gitu kan.
  333. 16:36Nah, ketika mereka mau ganti itu berarti
  334. 16:40e relative privance of substitute-nya
  335. 16:42itu rendah gitu. Jadi ya orang makin mau
  336. 16:46nih untuk mensubstitusikan produknya
  337. 16:48maka persaingannya lebih rendah. Tapi
  338. 16:50kalau misalnya udah barangnya lebih
  339. 16:51murah substitusinya
  340. 16:54tapi orang tetap enggak mau ganti ya
  341. 16:56persaingannya juga lebih tinggi gitu.
  342. 17:00Percif of product differentiation.
  343. 17:03ee perbedaannya tuh seberapa jauh sih
  344. 17:06antar barang ee si apa namanya
  345. 17:08substitusi tadi gitu. Ada misalkan kayak
  346. 17:12em
  347. 17:14orang-orang tuh sebetulnya enggak
  348. 17:15terlalu peduli lah kayak mau ee milk tea
  349. 17:20atau mungkin maca apalagi ya sekarang ya
  350. 17:23ee es kopi dan lain sebagainya. Ah yang
  351. 17:25penting pokoknya segar gitu. Nah, ketika
  352. 17:27seperti itu maka ya persaingannya jauh
  353. 17:29lebih rendah gitu.
  354. 17:32Lanjutkan kembali ada bergaining power
  355. 17:34of buyer kah seringki disebut sebagai
  356. 17:38yang namanya
  357. 17:40pelanggan itu adalah raja ya kalau itu
  358. 17:43saya setuju loh. Tapi ada juga nih orang
  359. 17:44yang beli pembeli adalah raja ya. Karena
  360. 17:47sebetulnya ketika kita itu sudah
  361. 17:49memiliki pelanggan pasti kalian belajar
  362. 17:51di customer service gitu ya, harus kita
  363. 17:54maintain karena kita akan jauh
  364. 17:58merasakan kerugian apabila kita
  365. 18:01kehilangan satu pelanggan dibandingkan
  366. 18:03dengan kita mencari pelanggan yang baru
  367. 18:06itu akan lebih memakan banyak cost ya.
  368. 18:10Nah, buyer itu sebetulnya memiliki tawar
  369. 18:14apa daya tawar-menawar gitu ya.
  370. 18:17Maksudnya adalah ee mereka itu
  371. 18:21sebetulnya mempunyai kekuatan atau
  372. 18:24kecenderungan untuk berganti produk
  373. 18:27gitu. Nah,
  374. 18:30yang kita bahas di sini yang pertama
  375. 18:32yaitu adalah number of customer. Kalau
  376. 18:34misalkan kita bergelut dalam sebuah
  377. 18:36bisnis dengan customer yang segitu-gitu
  378. 18:38aja gitu ya. Misalnya kita bergelut
  379. 18:42dalam sebuah bisnis emm apa ya ee
  380. 18:51PAUD Islami gitu ya. Nah, kan yang PAUD
  381. 18:55tuh biasanya usia segitu sampai segitu,
  382. 18:57angka kelahiran di Indonesia pun tidak
  383. 18:59terlalu meningkat. Terus udah gitu orang
  384. 19:03yang Islam misalkan gitu ya atau yang
  385. 19:06peduli dengan sekolah Islam itu juga
  386. 19:08tidak meningkat. Jadi, customer itu
  387. 19:09segitu-gitu aja, tidak berkembang.
  388. 19:12Apabila kita berbisnis dengan keadaan
  389. 19:15customer yang tidak berkembang atau
  390. 19:17number of customernya itu semakin
  391. 19:18sedikit, nah biasanya persaingannya
  392. 19:21semakin ketat dibandingkan dengan
  393. 19:24kita mempunyai sebuah bisnis yang mana
  394. 19:27orang-orang itu masih ee masuk ke dalam
  395. 19:31eh number of customer-nya gitu. Yang
  396. 19:34kedua, size of each customer order ya.
  397. 19:37Eh, misalnya,
  398. 19:40oh saya kasih ini dulu deh, kasih contoh
  399. 19:42dulu ya. Di kantin itu ada tukang
  400. 19:46basreng tuh ya gitu ya.
  401. 19:49Dia itu eh berhubungan dengan number of
  402. 19:52customer dia itu punya pelanggan
  403. 19:56mm
  404. 19:58100 gitu ya.
  405. 20:00Terus kalian itu bilang, "E, Bi, ini
  406. 20:03kurang asin." gitu. Nah, kalian itu
  407. 20:07biasanya tidak terlalu didengar karena
  408. 20:09si tukang basreng tersebut mempunyai
  409. 20:1499
  410. 20:15customer lainnya. Nah, tapi beda halnya
  411. 20:19dengan dia itu hanya memiliki 10
  412. 20:22pelanggan. Ketika kamu satu komplain,
  413. 20:24maka biasanya komplainan kamu itu akan
  414. 20:27didengar sekali oleh si
  415. 20:30pedagang gitu ya. Terus size of each
  416. 20:33customer order. Ya, pelanggannya ada 100
  417. 20:36sih sesungguhnya gitu. Tapi kamu itu
  418. 20:39sekalinya pesan 100 bungkus gitu. Ketika
  419. 20:43kamu komplain itu akan sangat berarti
  420. 20:46komplainnya bagi dia atau kam e karena
  421. 20:49mereka itu takut ketika
  422. 20:52kamu berpaling ke barang substitusi
  423. 20:54lainnya atau kamu berpaling kepada
  424. 20:57pesaing yang lain gitu. Ketiga yaitu
  425. 21:00adalah differences between competitor.
  426. 21:04M biasanya semakin kompetitornya itu
  427. 21:08memiliki perbedaan yang banyak, maka
  428. 21:11semakin ee customer itu loyal terhadap
  429. 21:15produk tertentu. Tapi kalau misalkan
  430. 21:17perbedaannya itu tipis-tipis, ah ya
  431. 21:19udahlah sama aja nih. Mending gue beli
  432. 21:20dari mana aja juga sama aja gitu. Yang
  433. 21:23keempat adalah price sensitivity.
  434. 21:26Maksudnya di sini yang tadi saya bilang
  435. 21:28itu ketika
  436. 21:30ada barang atau dari pesaing atau
  437. 21:32substitusi produk yang lebih murah gitu
  438. 21:35ya, apakah Anda rela untuk memindahkan
  439. 21:39ee Anda gitu, daya beli Anda kepada
  440. 21:42produk yang lainnya. Kalau misalkan
  441. 21:45kalian itu mm seperti itu ya berarti
  442. 21:49price sensitivity-nya tinggi. Atau bisa
  443. 21:52juga seperti ini. Kalian tuh kan
  444. 21:55loyalnya misalkan terhadap produk
  445. 21:56Indomie nih. Si Indomie itu satu
  446. 21:59mangkoknya Rp5.000 sekarang sama saya
  447. 22:02dinaikin jadi R6.000. Kalian tetap mau
  448. 22:04beli enggak? Kalau kalian mau tetap eh
  449. 22:06kalian tetap mau beli berarti price
  450. 22:08sensitivity-nya rendah. Tapi kalau
  451. 22:10misalkan saya tinggiin nih dari R.000
  452. 22:12jadi 6.000 Terus kalian berpikir, "Ah,
  453. 22:14kayaknya enggak jadi deh beli Indomie,
  454. 22:16saya beli yang lain aja." Berarti kalian
  455. 22:18sensitif terhadap harga gitu.
  456. 22:21Kalau yang bawahnya itu saya tadi udah
  457. 22:23dijelaskan ya, di substitusi produk ya.
  458. 22:26Lalu di sini ee ancaman pendatang baru
  459. 22:30contohnya adalah Indomie yang sudah
  460. 22:32memiliki ee bisnis selama berpuluh-puluh
  461. 22:36tahun ya. Pada saat itu bahkan ada
  462. 22:39Supermie, ada M Gaga dan lain
  463. 22:41sebagainya. si Indomie itu tidak terlalu
  464. 22:45tergeserkan dari pasar gitu ya. Tapi
  465. 22:48ketika hadir mie sedap, nah Indomie ini
  466. 22:50mulai ee bergoyang gitu ya karena ada
  467. 22:53ancaman dari pendatang baru. Lalu
  468. 22:57kekuatan tawar-menawar pemasok nih
  469. 23:00awalnya si Indofood bayangin ketika kita
  470. 23:02bikin mie gitu ya pasti bahan utamanya
  471. 23:05kita yaitu adalah mm
  472. 23:09tepung terigu gitu. Nah, awalnya dia itu
  473. 23:14selalu dari ee PT Bungasari, tapi
  474. 23:18mungkin ada hal-hal di mana si PT
  475. 23:21Bungasari ini tidak dapat terpenuhi
  476. 23:23sehingga si Indofood ini membuka satu
  477. 23:26perusahaan, satu anak perusahaan yaitu
  478. 23:28adalah si Bogasari. Ancaman produk
  479. 23:30pengganti itu contohnya adalah rokok
  480. 23:32terhadap vape. Kekuatan tawarm-menawar
  481. 23:35pembeli itu kalian mungkin ya ngerasa
  482. 23:38ketika lagi
  483. 23:41belanja di e-commerce gitu ya ee kita
  484. 23:44butuh satu produk tertentu. Misalkan
  485. 23:46kita membutuhkan pulpen gitu ya. Enggak
  486. 23:50serta-merta kita cari pulpen terus check
  487. 23:52out gitu aja. Tapi biasanya kita meng
  488. 23:55compare dulu harga pulpen yang sama dari
  489. 23:59toko ke toko yang lainnya gitu. Ini
  490. 24:02antar kompetisi biasanya ee ada Samsung
  491. 24:06dan juga Apple gitu. Nah,
  492. 24:10ee untuk strategi pemasaran saya
  493. 24:14bahasnya di minggu depan ya,
  494. 24:17Teman-teman. Lalu selanjutnya,
  495. 24:23nah ini dia untuk si kuisnya ya. Jadi
  496. 24:26silakan teman-teman kerjakan dan
  497. 24:28dikumpulkan di minggu depan. Terima
  498. 24:31kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi
  499. 24:33wabarakatuh. Yeah.

About this transcript

This page contains the full transcript of Analisis Pesaing by Ervie nur afifa mukhlis, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 2,705 words across 499 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.