5 Kebohongan Tentang Hidup Yang Membuat Orang Indonesia Tetap Miskin — Transcript
Full transcript
- 0:00Oke, kali ini gua akan bahas tentang
- 0:03lima ya kebohongan yang mungkin diajarin
- 0:06dari kecil ke kalian. Kebohongan yang
- 0:08mungkin kalian sering dengar. Yang
- 0:10menurut gua ini lima hal yang bikin
- 0:11orang Indonesia itu terjebak dan tetap
- 0:13miskin. Biasa kan gua bahas soal
- 0:16kesalahan di uang ya, kesalahan
- 0:18investasi, kesalahan di bisnis. Sekarang
- 0:20kesalahan di hidup ya. Ini spesifik di
- 0:22hidup karena menurut gua ini lumayan
- 0:24spesifik ke apa yang gua lihat di
- 0:26sekitar gua ya. Dan gua perhatikan
- 0:27kenapa orang tuh ada yang bisa kaya,
- 0:29kenapa ada yang bisa enggak kaya. Dan
- 0:31ini kan kita ngomongin tentang kenapa
- 0:33hal-hal ini ya kebohongan-kebohongan ini
- 0:36bisa bikin kita jadi miskin. Jadi pasti
- 0:38masih ada hubungannya sama yang gua
- 0:39bahas tentang uang. Yang pertama yang
- 0:41gua lihat paling fatal adalah ngomongin
- 0:43tentang uang itu adalah hal yang enggak
- 0:45sopan atau tabu bahkan ya. Ini gua lihat
- 0:48banyak banget. Ini enggak cuman di
- 0:50lingkungan gua waktu gua kecil, tapi di
- 0:51lingkungan semua orang yang gua lihat.
- 0:53Uang itu jadi ibaratnya hal yang enggak
- 0:55boleh dibicarain. Bahkan di keluarga. Lu
- 0:57enggak boleh sama sekali ngomongin uang
- 0:59gitu di meja makan keluarga. Lu enggak
- 1:00boleh tanya bokap lu itu pendapatannya
- 1:02berapa ya. Bokap lu itu kerjanya kayak
- 1:04gimana, omset bisnis bokap lu gimana.
- 1:06Itu sesuatu hal yang tabu gitu. Dia
- 1:09kerjanya di mana, karirnya seperti apa,
- 1:11asetnya ada apa aja. Ini banyak dianggap
- 1:14di berbagai macam keluarga sebagai hal
- 1:16yang sangat tabu dan enggak boleh
- 1:17dibicarakan. Padahal menurut gua ini
- 1:19adalah justru hal penting ya untuk anak
- 1:21itu bisa belajar. Coba gua tanya ke
- 1:23kalian ya, gimana caranya lu bisa
- 1:25belajar tentang investasi? Lu bisa
- 1:26ngerti gimana caranya ngurus pajak? Ya,
- 1:28kalau uang aja di meja makanan lu adalah
- 1:30hal yang enggak boleh dibahas. Pasti
- 1:32jawabannya anaknya enggak bisa. Jadi, di
- 1:34rumah itu enggak boleh ngomongin uang.
- 1:36Di sekolah tuh juga enggak pernah
- 1:37diajarin tentang gimana sih caranya
- 1:38berinvestasi, aset itu seperti apa, lu
- 1:41cara ngisi SPT itu seperti apa. Akhirnya
- 1:43enggak melek keuangan sama sekali. Jadi,
- 1:45akhirnya jadi orang kerja doang nukar
- 1:47gaji untuk waktu, enggak bisa ngelola
- 1:48uang sama sekali dan hidupnya akhirnya
- 1:49miskin. Gimana caranya lu expect ketika
- 1:52anak lu itu tumbuh dewasa otomatis oh
- 1:54dia ngerti gitu caranya dia ngelapor
- 1:56pajak untuk isi SPT-nya sendiri ya dia
- 1:59pasti enggak ngerti karena bahas uang
- 2:01aja enggak boleh kalau ngomongin uang ya
- 2:03dianggap sama orang lain adalah pamer ya
- 2:05oh dia pamer ngomongin uang bahkan ini
- 2:07ini gua lihat sendiri ya suami dan istri
- 2:10pun soal uang ini enggak terbuka istri
- 2:13banyak yang enggak tahu keuangan suami
- 2:14itu seperti apa ya di luar yang
- 2:16sembunyi-sembunyiin ya jadi enggak ada
- 2:18transparansi itu tidak ada keterbukaan.
- 2:20Enggak tahu suami itu asetnya apa aja
- 2:22ya. Enggak tahu dia punya apa aja. Gua
- 2:24kalau nanti suatu saat ya gua punya
- 2:26keluarga maupun itu istri atau anak
- 2:28pasti gua akan kasih tahu
- 2:29sedetail-detail mungkin. Kalau bisa gua
- 2:31punya holding di negara ini, gua punya
- 2:33custodian bank di negara ini, ya. Gua
- 2:35punya sekuritas di sini, sini, sini, gua
- 2:37punya sekuritas di negara yang ini.
- 2:39Account gua ada di sini, di sini, sini.
- 2:40Private banker gua ini nomornya gua akan
- 2:43kasih semua gitu. Karena mereka harus
- 2:45tahu nanti gimana caranya mereka bisa
- 2:47ngelolanya, gimana caranya mereka bisa
- 2:49nurunin asetnya. Jadi jangan biarin uang
- 2:52itu adalah hal yang tabu gitu di
- 2:53keluarga lu kalau tap miskin. Ini harus
- 2:56jadi suatu keterbukaan. Jangan dilihat
- 2:58uang ini sebagai hal yang jelek gitu.
- 3:00Satu lagi ya, ini kebohongan hidup yang
- 3:02gua sering lihat ya, yaitu orang kaya
- 3:05itu biasanya tidak jujur ya kan. Orang
- 3:07kaya itu bikin uangnya biasa, uangnya
- 3:09haram. Kalau misalnya kata-kata anak
- 3:11Genji adalah big money never comes
- 3:13clean. Orang bilang seperti itu. Uang
- 3:14yang besar tuh tidak pernah datang
- 3:16bersih. Kalau lu mikir seperti itu, maka
- 3:19uang tidak akan pernah datang ke lu.
- 3:21Karena lu kesannya menjauhi uang. Lu
- 3:23pikir uang itu adalah suatu hal yang
- 3:24negatif. Padahal gua udah bergang
- 3:26berkali-kali, uang itu adalah kaca
- 3:28pembesar. Ya, semakin baik lu, semakin
- 3:31banyak uang yang lu punya, ya, maka akan
- 3:33banyak, makin banyak kebaikan yang lu
- 3:34bikin. Kalau lu emang orang udah jahat
- 3:36dari awal, lu miskin juga jadi begal
- 3:38gitu. Ketika lu kaya, ya, lu jadi bandar
- 3:42enggak jelas gitu. Jadi uang itu
- 3:44hanyalah kaca pembesar jiwa dan hati lu
- 3:47aslinya seperti apa, moral di dalam diri
- 3:49lu seperti apa. Uang sendiri itu enggak
- 3:51ada hubungannya yang sama baik atau
- 3:52jahat. Uang itu netral ya. Uang itu
- 3:54adalah hasil dari value creation. Warren
- 3:56Buffet yang bikin perusahaan namanya
- 3:58Berkshire Hetaway. Ketika dia udah
- 3:59akisisi banyak sekali perusahaan yang di
- 4:01bawahnya, perusahaan itu yang dia kelola
- 4:03dari dia masih kecil itu sekarang ada
- 4:05388.000
- 4:07karyawan total semua yang kerja di bawah
- 4:09holdingnya. Ya, itu adalah value
- 4:12creation. Jadi, dia jadi kaya sekali ya,
- 4:14orang top 10, orang top 20 terkaya di
- 4:16dunia, tapi dia menciptakan 388.000
- 4:20lapakan pekerjaan untuk orang. Jadi,
- 4:22uang itu adalah hasil dari value
- 4:24creation. Makin besar value yang lu
- 4:25ciptakan, makin besar uang yang lu
- 4:27dapatkan. Lu mau dapat uang banyak, lu
- 4:29bikin value yang besar, lu bikin impact
- 4:30yang besar. Kalau lu bilang dari kecil,
- 4:32ya lu diajarin bahwa uang itu kotor,
- 4:34uang enggak akan pernah mau datang ke
- 4:35lu. Ya, ini sama kayak lu ibarat bilang
- 4:36cewek cantik, gitu kan. Oh, cewek cantik
- 4:39itu pasti enggak benar. Kalau lu punya
- 4:40stigma seperti itu, enggak akan pernah
- 4:42ada cewek cantik yang pernah mau sama
- 4:43lu. Ya, mungkin ada satu atau dua yang
- 4:45enggak benar, tapi bukan berarti semua
- 4:46lu generalisir gitu. Itu namanya
- 4:49pemikiran cacat logika. Yait namanya
- 4:51false binary. Lu mikir bahwa oh semua
- 4:54uang tuh berarti pasti kotor. Ya, gua
- 4:56mendingan miskin dan gua dengan
- 4:58moralitas gua yang tinggi ini yang
- 4:59superior dibanding orang lain gitu.
- 5:01Sedangkan dia kayak pasti usahanya
- 5:03ilegal. Jangan ngerasa lu cuman bisa
- 5:06pilih kayak biner yang salah gitu loh.
- 5:07Antara lu jadi kaya gitu atau jadi baik
- 5:10gitu. Enggak, lu bisa jadi kaya dan bisa
- 5:11jadi baik. Ya, ketika gua awal mau jadi
- 5:14kaya, gua cita-cita gua adalah jadi
- 5:16Warren Buffet. Gua pengin punya holding
- 5:18company yang bisa berinvestasi di banyak
- 5:19perusahaan. Karena hobi gua itu
- 5:21koleksi-koleksi perusahaan. Gua pengin
- 5:22beli banyak perusahaan yang menghasilkan
- 5:24cash flow yang besar. Uangnya mau gua
- 5:26pakai untuk apa? Uangnya mau gua pakai
- 5:28untuk nanti ke depannya gua mau bangun
- 5:291000 sekolah gitu. dari Sabang sampai
- 5:31Meraoke gua mau bangun 1000 sebelum gua
- 5:33mati, sebelum gua masuk kubur ini pasti
- 5:34gua realisasiin gitu dan sekarang gua
- 5:37masih pelan-pelan gitu tiap tahun oke
- 5:38gua bisanya bangun misal tiga, gua
- 5:40bangun tiga, gua bisanya tahun depan
- 5:41bangun empat, gua bangun empat tapi at
- 5:43one point ketika compound interestnya
- 5:45sudah jalan itu akan gua bangun cepat
- 5:47dan banyak gitu dan gua harap itu pun ya
- 5:49suatu saat bisa dilanjutin gitu sama
- 5:51anak-anak gua. Jadi kalau kalian tanya
- 5:53tujuan hidup gua apa, gua pengin bikin
- 5:54dunia sedikit lebih pintar ya. Karena
- 5:57gua itu punya mentor yang udah enggak
- 6:00ada ya, yaitu namanya Charlie Manger.
- 6:02Gua banyak banget belajar tentang
- 6:04kebijaksanaan dunia ini dari beliau ya.
- 6:06Dan beliau itu punya kata-kata yang
- 6:08menyentuh hati gua di mana beliau
- 6:10bilang, "Fungsi paling tingginya manusia
- 6:13itu adalah bisa membantu orang lain jadi
- 6:16sedikit lebih pintar. Jadi, manusia itu
- 6:20serve-nya bisa ngapain gitu.
- 6:22Nah, gua rasa dengan gua bangun sekolah
- 6:25ya, sekolah gua kan terfokus hanya untuk
- 6:26anak-anak kecil. Jadi dengan gua bisa
- 6:28bangun sekolah untuk anak-anak kecil,
- 6:29ketika nanti mereka SMP-SM bisa nonton
- 6:31video YouTube gua, bisa jadi orang yang
- 6:33berubah, jadi orang yang sedikit lebih
- 6:34pintar, gol tercapai. Ya, hal terbaik
- 6:38yang seorang manusia bisa lakuin adalah
- 6:40bikin manusia lainnya jadi lebih pintar
- 6:42ya. Dan itu goal akhir gua dari semua
- 6:44ini, ya. Uang tuh ujuk-ujuknya buat gua
- 6:46cuman buat main game gitu. Itu cuman gua
- 6:49untuk melihat high diri gua. Tapi fungsi
- 6:52kegunaan ujungnya dari uang untuk gua
- 6:54pribadi adalah gua pengin mengedukasi
- 6:56orang gitu. Ketika sekolahnya sudah jadi
- 6:57semua, gua akan lebih fokus mungkin di
- 7:00channel gua di sini gua akan bedah yang
- 7:01gimana caranya kalian bikin bisnis,
- 7:03gimana caranya kalian investasi, gimana
- 7:05caranya nyari uang. Gua pengen bikin ya
- 7:07at least negara ini sedikit aja lebih
- 7:09pintar. Ini kebohongan selanjutnya ya.
- 7:12Ini menurut gua fatal juga ya. Ngerasa
- 7:14ya itu tenang aja hidup ya. Hidup santai
- 7:17aja karena rezeki sudah ada yang ngatur.
- 7:18Gua percaya memang rezeki itu ada yang
- 7:20diatur. Cuman ketika lu ngerasa rezeki
- 7:23diatur terus lu santai doang, lu cuman
- 7:24tidur di ranjang sama nonton TikTok,
- 7:26gimana cara lu bisa jadi kaya? Ya rezeki
- 7:28itu harus dicari gitu kan. Orang bilang
- 7:29kalau rezeki lu enggak cari dipatok
- 7:31nanti sama orang lain gitu diambil. Lu
- 7:34harus kerja keras untuk bisa dapatin
- 7:35rezeki. Lu juga enggak jangan cuman jadi
- 7:37orang yang berharap dan cuman berdoa
- 7:38tanpa aksi. Ya, berdoa tanpa aksi itu
- 7:41sama aja bohong gitu. Tapi gua pun
- 7:43percaya rezeki itu ada yang atur, tapi
- 7:45kita harus kejar rezeki kita sendiri.
- 7:48Jangan berarti rezeki ada yang ngatur
- 7:49terus lu leha-leha gitu. Ngarapin hasil
- 7:52ya lu tanpa lu belajar, tanpa lu buang
- 7:54keringat dan darah, tanpa lu buang kerja
- 7:56keras, itu menurut gua gangguan jiwa dan
- 7:59sakit mental. Justru ya kalau konsepnya
- 8:01rezeki ada yang ngatur ya berarti lu
- 8:02percaya kan rezeki ada yang ngatur. Lu
- 8:04harusnya jadi lebih berani untuk ngambil
- 8:05aksi. Lu lebih berani untuk ngambil
- 8:06action, lu lebih berani untuk mulai
- 8:08sesuatu yang lu enggak berani mulai
- 8:09sebelumnya. Lu harus kerja keras untuk
- 8:12nyari yang namanya rezeki. Jadi, jangan
- 8:14punya mindset seperti itu. Dan ini juga
- 8:16menurut gua kebohongan hidup lagi ya.
- 8:18Ini menurut gua cacat logika juga yang
- 8:20diajarin dari kecil ya oleh sistem yaitu
- 8:24kesalahan adalah sesuatu yang memalukan.
- 8:26Dan ini parah ini menurut gua. Gua lihat
- 8:28banyak orang akhirnya mau sok-sok jadi
- 8:29perfeksionis dan enggak pernah bisa
- 8:31kerjain apapun di hidupnya karena dia
- 8:32ngerasa kegagalan tuh adalah sesuatu
- 8:34yang memalukan gitu. Gua mulai sesuatu
- 8:36terus gua gagal tuh malu. Kenapa? Karena
- 8:38ketika kalian ulangan nih sekolah ujian
- 8:40gitu kan, kalian merah gitu, kalian
- 8:43dibilang gagal. Kalian sembunyiin
- 8:45nilainya bahkan ke rumah, takut kasih ke
- 8:47orang tua kalian. Gua mah enggak peduli
- 8:49dulu uangan ulangan kalau gua enggak
- 8:50suka ya gua enggak usah isi ya. Kalau
- 8:53merah gua buang gitu. Gua enggak peduli
- 8:56gitu kegagalan. Kegagalan tuh enggak ada
- 8:58di kamus gua. Kegagalan tuh dilihat sama
- 9:01Indonesia ini orang-orang Indonesia tuh
- 9:02sebagai aib gitu. Oh, takut gagal. Takut
- 9:05gagal ini. Hei, lu bikin ini bisnis
- 9:07gagal. Kayak sekarang orang cuma lihat
- 9:08gua hasil akhir ya. Lu enggak lihat
- 9:10beberapa banyak investasi gua yang gagal
- 9:12ya, keputusan-keputusan gua yang bodoh
- 9:14dan bisnis-bisnis gua yang gagal tuh ada
- 9:15banyak dari dulu sampai sekarang. Dan
- 9:17gua selalu coba lagi. Gua selalu coba
- 9:19terus enggak masalah coba lagi. Dari
- 9:22gagal itu gua punya pengalaman. Dari
- 9:23pengalaman gua bisa belajar ya. Dari
- 9:25belajar gua punya mulai framework untuk
- 9:27mengerti kenapa gua bisa gagal
- 9:28sebelumnya. Dari situ gua bisa punya
- 9:30kebijaksanaan. Akhirnya banyak orang
- 9:32yang takut mulai suatu. Gua tanya kayak
- 9:34teman gua, kenapa lu takut untuk mulai?
- 9:35Oh, takut gagal. Karena karena gua malu
- 9:38kalau gua gagal. Hei, lu gagal enggak
- 9:40mati gitu ya. Orang banyak nganggap
- 9:42gagal tuh kayak mati gitu. Gua kasih
- 9:44tahu hidup ini ya sebelum game over.
- 9:46Game over tuh arti apa? Lu masuk masuk
- 9:48kuburan ya. Sebelum lu masuk kuburan
- 9:49enggak ada yang namanya gagal. Dan gua
- 9:51enggak ngerasa gua akan gagal sebelum
- 9:53gua masuk kuburan. Selama lu masih
- 9:55nafas. Ini prinsip gua pribadi ya. Ini
- 9:57serah lu mau punya atau enggak. Tapi ini
- 9:58pribadi gua. Gua jarang dengar orang
- 9:59ngomong ini. Tapi menurut gua selama gua
- 10:01masih nafas ya gua belum gagal gitu.
- 10:02gimanapun, sejelek apapun kondisinya,
- 10:04sesusah apapun kondisinya, gimana mau
- 10:06sukses gua tanya kalau takut gagal ya.
- 10:08Jadi jangan cuma lihat hasil akhirnya
- 10:09orang. Orang banyak compare kayak lu
- 10:11bandingin hasil akhirnya orang sama
- 10:13hasil sekarangnya lu. Gimana caranya?
- 10:15Gua itu kalau misalnya dipukul orang ya
- 10:17gua bangun lagi. Gua dihantam sama orang
- 10:19gua bangun lagi. Gua dihantam sama dunia
- 10:20bangun lagi. Mungkin orang-orang yang
- 10:22coba akhirnya capek gitu. Karena kau
- 10:24enggak enggak nyerah-nyerah orang ini.
- 10:26Karena gua enggak pernah nyerah. gua
- 10:27enggak ada gagal gitu loh. Gua antara
- 10:29gua menang nih atau gua coba lagi.
- 10:32Menang coba lagi menang coba lagi. Ini
- 10:34prinsip yang gua pakai dari dulu gitu.
- 10:37Mau dari gua main basket main apapun
- 10:39antar menang atau gua coba lagi.
- 10:41Kegagalan itu harus diterima. Anggap ini
- 10:43permainan hidup. Kegagalan tuh salah
- 10:45satu yang memang harus terjadi gitu.
- 10:47Jadi jangan kayak gagal tuh aib. Kalau
- 10:48lu pikir gagal aib ya lu enggak akan
- 10:49mulai apa-apa. Jangan kira semua orang
- 10:52sukses itu jarang salah. Kita itu sering
- 10:54salah. Ya, kita sering banget salah.
- 10:56Tapi bedanya kita bangunin lebih cepat
- 10:57dari kalian. Jangan pikir kita tuh orang
- 10:59yang enggak pernah salah. Masa depan
- 11:01yang bagus itu bukan milik orang yang
- 11:03enggak pernah jatuh. Ya, jadi kalau lu
- 11:04digampar sama hidup dihantam, ya bangun
- 11:06lagi. Dan ini ini kesalahan terakhir nih
- 11:09yang gua lihat dan ini fatal juga nih.
- 11:10Kebohongan ini ya dari kecil. Ini semua
- 11:13ini semua didoktrin dari kecil dan
- 11:14menurut gua ini salah total ya. Kalau
- 11:16orang tua lu ngomong ini lu harus
- 11:18hormati mereka sebagai orang tua. Tapi
- 11:20coba lu kirim video ini ke mereka buat
- 11:22mereka tuh ngerti di otaknya gitu.
- 11:24Enggak semua yang mereka tahu tentang
- 11:25pengalaman. Mungkin mereka hidup memang
- 11:26lebih lama, tapi enggak semua yang
- 11:27mereka tahu tuh benar. Lu harus bisa
- 11:29punya kebijaksanaan untuk lihat gitu apa
- 11:31yang kalau ada salah satu dari lima ini
- 11:33yang diajarin orang tua lu ke lu itu
- 11:35ngawur ya. Kasih tahu mereka lu itu
- 11:36ngawur. Kecuali lu mau jadi orang
- 11:37miskin. Kan gua bilang selalu, lu mau
- 11:39jadi orang sehat lu jangan dengerin gua.
- 11:40Lu mau jadi orang yang gimana? Lu mau
- 11:42jadi orang punya kekuasaan lu jangan
- 11:43dengerin gua t kalau lu mau jadi orang
- 11:45kaya lu bisa dengerin gua. Gua tahu
- 11:46caranya. Ya, itu ini kesalahan fatalnya
- 11:49dibilang, "Nak, kamu jangan terlalu
- 11:51menonjol ya dan jangan terlalu ambisius.
- 11:54Akhirnya lu merendah diri sampai
- 11:56akhirnya rendah beneran gitu karena lu
- 11:58takut menonjol kan. Tapi dunia ini tuh
- 12:00enggak pernah suka sama orang yang
- 12:01enggak menonjol. Jangan salah ya. Dunia
- 12:04ini adalah dunia yang sangat sangat
- 12:05sangat kompetitif. Lu kalau enggak
- 12:07menonjol lu enggak jadi siapa-siapa.
- 12:08Kita diajarin, oh kalau menonjol dan
- 12:11terlalu ambisius tuh orangnya sombong
- 12:13gitu. Apa korelasinya gitu? Kita
- 12:16diajarin misalnya dari di sekolah jangan
- 12:18banyak ngomong gitu kan. Oh guru aja
- 12:21biarin dia ngomong dia paling pintar kok
- 12:22matematikanya gitu kan. Enggak boleh
- 12:24di-challenge pakai cara yang lain gitu
- 12:26kan. Sistem edukasi kita sekarang
- 12:27seperti itu. Kayak guru akuntansi tuh
- 12:29walaupun waktu itu di sekolah gua dia
- 12:31salah bikin soalnya. Gua udah kasih tahu
- 12:33dia salah bikin soalnya ngeel. Tapi
- 12:35kalau ngomong begitu dianggap apa? Oh
- 12:37dianggapnya anak ini kurang ajar.
- 12:42Terus orang bilang apa? Oh, jangan
- 12:43merasa paling pintar nanti orang tidak
- 12:45suka. Mungkin banyak sekali yang enggak
- 12:47suka sama gua. Mungkin guru gua waktu
- 12:49itu enggak suka sama gua. Guru ekonomi
- 12:50gua mungkin enggak suka gitu karena gua
- 12:51ajarin dia. Cuman bukan berarti itu
- 12:54salah gitu. Kalau misal lu emang orang
- 12:56paling pintar, lu bisa bikin roket ke
- 12:58bulan, emang kenapa? Kalau satu orang
- 13:00100 di jalan tuh benci sama lu. Enggak
- 13:03masalah gitu. Kalau emang beneran
- 13:05pintar, ya enggak apa-apa. Lu jadi lebih
- 13:06pintar dari orang lain. Kelihatan lebih
- 13:07pintar dari orang lain enggak apa-apa
- 13:08gitu ya. Pintar ya pintar aja gitu.
- 13:11dunia itu soalnya enggak nghargain
- 13:12kemampuan yang enggak bisa dilihat. Jadi
- 13:15jangan dengar kalau misalnya bilang,
- 13:16"Oh, jangan jadi orang enggak menonjol
- 13:17ya. Diam-diam aja ya. Oh, kalau kalau di
- 13:19kantor jangan menonjol lu, lu diam-diam
- 13:21aja." Orang pintar yang pengin belajar
- 13:23itu selalu orang yang percaya diri ya,
- 13:25bukan sombong. Orang sombong itu adalah
- 13:27orang yang merasa dirinya paling pintar
- 13:29dan tidak mau belajar. Makanya itu itu
- 13:31definisi gua pribadi. Lu bisa punya
- 13:33definisi lu sendiri ya. Mau dari apa?
- 13:36Gaya bahasa lu enggak suka. Tapi gua
- 13:38enggak pernah peduli. Lu harus bisa
- 13:40bijak untuk bedain percaya diri sama
- 13:42sombong. Batasnya apa? Kalau orang
- 13:44pintar dan dia masih mau belajar, itu
- 13:45artinya orang percaya diri. Orang pintar
- 13:47enggak mau belajar artinya sombong. Lu
- 13:49enggak usah hidup untuk nyenangin semua
- 13:50orang. Kayak gua pun di sini pasti ada
- 13:52salah satu bajingan yang komen di situ
- 13:54kayak, "Oh, gua enggak suka nih sama
- 13:55orang ini. Kadang ini gua enggak peduli
- 13:56lu siapa gitu." Gua udah jalan dari
- 13:59Sabang sama Meraoke gua k dari Jakarta
- 14:00sini. Gua sampai jalan ke pantai ujung
- 14:02di Kupang, ada orang bocil tuh ada yang
- 14:04nyamperin gua bilang, "Makasih ya lu
- 14:06ngajarin gua tentang keuangan. Gua lagi
- 14:08flight, tiba-tiba gua lagi di Zurik, di
- 14:09Swiss, ada orang Indonesia jampein
- 14:11bilang, "Gua bisa pensiunin orang tua
- 14:12gua karena lu. Terima kasih." Gua enggak
- 14:14peduli ya opini beberapa gembel tuh. Gua
- 14:17enggak peduli. Gua enggak hidup di sini
- 14:19buat senangin semua orang gitu. gua
- 14:21hidup di sini untuk satu misi yang gua
- 14:22punya itu tadi gua pengen bikin sebuah
- 14:25perusahaan ya, perusahaan investasi,
- 14:27perusahaan holding yang gua ini
- 14:29cita-cita gua dari gua yang 15 tahun
- 14:30gitu yang di mana hasil imbal hasil
- 14:34return dari hasil investasi gua ini
- 14:36setiap tahunnya bisa gua pakai untuk
- 14:38bangun sebanyak-banyaknya sekolah untuk
- 14:40anak kecil yang memang mereka enggak
- 14:42punya kesempatan. Dan dengan gua
- 14:44melakukan itu pasti banyak yang enggak
- 14:46senang ya. Tapi cuman gua dan Tuhan yang
- 14:47tahu bahwa niat gua di sini baik. Niat
- 14:50gua untuk benerin edukasi itu baik dan
- 14:53niat gua untuk transfer ilmu ini baik.
- 14:55Karena kayak gua bilang tadi ya, gua
- 14:57idola gua cari mangger. Gua cuma pengin
- 14:59bikin ya at least ketika gua mati nanti
- 15:00ya kan angka harapan hidup mungkin 75 80
- 15:03gitu kan kalau dikasih lebih panjang
- 15:0480-an. Gua pengin dunia ini jadi sedikit
- 15:07lebih pintar. Enggak usah duni lah,
- 15:09Indonesia ya sedikit aja lebih pintar.
- 15:12Kan yang nonton gue si Rp3 juta nih gua
- 15:13harap ya 3 juta orang ini at least entar
- 15:16suatu saat R5 juta, suatu saat itu R10
- 15:19juta ya kalau ini di-share ke lebih
- 15:20banyak orang lagi. Orang itu aja udah
- 15:22cukup jadi pintar. Dan mungkin kan
- 15:24sekolah gua let's say ada ke depannya
- 15:26gua target ada 1.000 ya kan kalau bisa
- 15:29nanti 50 murid ya per sekolah kalau bisa
- 15:32sampai 100 m gitu kan ada 50.000 sampai
- 15:35100.000 Bu berarti itu anak-anak kecil
- 15:37ya, anak-anak TK yang ibaratnya mereka
- 15:40masih punya mimpi ya, mereka enggak
- 15:42pernah bisa dapat kesempatan dan gua
- 15:44bisa lakukan itu dan fungsinya apalagi
- 15:46gua bikin kayini kan gua bakal butuh
- 15:48banyak yang bisa bantuin gua juga kalian
- 15:51belajar dari konten gua akhirnya banyak
- 15:52kok yang akhirnya dari nonton nih di
- 15:54belakang-belang kamera ini akhirnya
- 15:55sekarang kerja sama gua tuh banyak gua
- 15:57harap gua pengin bikin tim lagi gitu
- 15:59yang lu nanti bantuin gua untuk gimana
- 16:02caranya analisa perusahaan-perusahaan
- 16:03yang gua punya ya lu datangin ke
- 16:05perusahaan Lu cek di sana ya, lu
- 16:06ketemuin CEO-nya, gua butuh tim-timnya
- 16:09gitu. Nanti gua ketemunya dari mana? Gua
- 16:11ketemunya dari sini gitu yang bisa
- 16:13bantuin gua. Jadi itu aja untuk video
- 16:15kali ini dan itu lima kebohongan yang
- 16:18menurut gua kebanyakan orang didoktrin
- 16:20dari kecil. Yeah.
About this transcript
This page contains the full transcript of 5 Kebohongan Tentang Hidup Yang Membuat Orang Indonesia Tetap Miskin by Timothy Ronald, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 3,175 words across 498 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.