YouTube2Text

200 Hz 1.3 jutaan | MSI MAG 244F — Transcript

by greytogrey · 1,064 words · 184 segments · language en · Watch on YouTube

Full transcript

  1. 0:001,3 jutaan udah bisa dapat monitor 200
  2. 0:03Hz, Bre.
  3. 0:06[musik]
  4. 0:12Harga RAM, SSD, dan entah apalagi
  5. 0:14lainnya semakin gila-gilaan. Untungnya
  6. 0:17harga monitor belum terdampak dan semoga
  7. 0:19saja tidak terdampak. Jadi semakin ke
  8. 0:21sini semakin turun, ya udah biarlah
  9. 0:23seperti itu terus ya. Saya baru aja
  10. 0:24dapat monitor MSI MAG 244F 24 inci 200
  11. 0:28Hz harganya R,3 jutaan. Pakai voucher
  12. 0:31sih, tapi kalaupun enggak pakai voucher
  13. 0:33selisihnya cuma sekitar Rp100.000-an
  14. 0:34aja. Jadi hitungannya udah murah banget
  15. 0:37karena rasanya baru aja kemarin saya
  16. 0:39beli 200 Hz itu harganya masih 1,7-an
  17. 0:41lebih lah ya. Nah, tinggal apakah
  18. 0:44harganya memang udah turun atau ada yang
  19. 0:47dikorbankan? MSI MAG 244F namanya enak
  20. 0:51didengar, enggak kepanjangan. Dan saya
  21. 0:53berharap sih semua monitor namanya
  22. 0:55begini aja kali ya. Sebagai monitor
  23. 0:57budget gak ada yang spesial dengan build
  24. 0:58quality-nya. Layarnya baseless tiga CC
  25. 1:00dengan keseluruhan material body dari
  26. 1:02plastik yang ya terlihat biasa aja.
  27. 1:04Bas-nya model V kaki yang terlihat
  28. 1:06pendek dan hanya bisa tilt aja. Tapi
  29. 1:08desain belakang monitornya lumayan
  30. 1:09terlihat gahar. Tombol OSD menggunakan
  31. 1:11satu joystick yang ditaruh di bagian
  32. 1:13kanan layar. Konnectivity-nya ada 1 HDMI
  33. 1:152.0B, 1 display port 1.2A dan 1 audio
  34. 1:18jack. Ada cancing turn lock dan support
  35. 1:20Vesa wall mount 100* 100. dan udah
  36. 1:23selesai. Enggak banyak hal lain yang
  37. 1:24bisa dibahas soal fisiknya karena ya
  38. 1:26monitor budget enggak ada tambahan
  39. 1:27apa-apa lagi kali ya. Jadi kita langsung
  40. 1:29ke speknya aja. Menggunakan panel rapid
  41. 1:31IPS berukuran 23,8 inci. Resolusi
  42. 1:33maksimum 1920 * 1080 dengan refresh rate
  43. 1:36maksimum 200 Hz dan respon time diklaim
  44. 1:391 mprt dan 0,5 ms gray to gray yang
  45. 1:42kayaknya enggak mungkin sih ya. Maksimum
  46. 1:44SDR brightness 300 nit kontras ratio
  47. 1:461000 bing 1, color gemut 126% sRGB dan
  48. 1:5096% DCI IP3 serta support IMD freeing
  49. 1:53premium dan gsing compatible. Sekarang
  50. 1:55kita lihat performance-nya. Kita mulai
  51. 1:56dari yang paling basic flicker. Apakah
  52. 1:58monitor ini bikin pusing atau enggak?
  53. 2:00Pada brightness 20% tingkat kecerahan
  54. 2:02100 nit deviasi terang gelap monitor ini
  55. 2:04cuma 3% aja. Artinya potensi menimbulkan
  56. 2:06pusing dan mual hampir tidak ada.
  57. 2:08Menaikkan brightness ke 50% membuat
  58. 2:10flicker deviation-nya semakin kecil
  59. 2:11lagi. Jadi 2% doang breh yang berarti
  60. 2:14semakin aman lagi. Tapi spek monitor ini
  61. 2:16bilang ada mode MPRT yang kalau
  62. 2:19diaktifkan membuat flickernya menjadi
  63. 2:21jauh lebih terasa. Pada brightness 20%
  64. 2:23terukur deviasi terang gelapnya naik
  65. 2:25jadi 290%.
  66. 2:27Di mana saat saya ukur respons terangnya
  67. 2:29cuma 2,5 ms bukan 1 ms seperti yang
  68. 2:32tertulis di speknya. frekuensinya
  69. 2:34mengikuti refresh rate dengan deviasi
  70. 2:36sebesar ini. Kalau memang kamu
  71. 2:37mengaktifkan MPRT, pastikan aja bahwa
  72. 2:39refresh rate-nya di set maksimum 200 Hz.
  73. 2:42Karena kalau kurang dari itu akan muncul
  74. 2:44potensi bikin pusing dan mual untuk yang
  75. 2:46sensitif. Sedangkan gambar aktual dengan
  76. 2:48MPRT kayak gini tampilannya. Bukan
  77. 2:50ghosting lagi yang muncul, tapi
  78. 2:52gambarnya kayak doble atau malah tiga
  79. 2:53gambar ditumpuk tapi kelihatan
  80. 2:55buntutnya. Enggak bagus, Bre. Jadi untuk
  81. 2:57response time kita lihat gray to gry-nya
  82. 2:59aja. Di mana monitor ini punya tiga mode
  83. 3:01overdrive normal, fast, dan fastest.
  84. 3:03Pada overdrive normal, response
  85. 3:04tercepatnya 2,7 ms dengan average 6,03
  86. 3:07tidak ada overshoot. Menaikkan overdrive
  87. 3:09ke face sedikit memperbaiki keadaan
  88. 3:11respons tercepatnya jadi 2,5 mbage turun
  89. 3:14jadi 5,38 m dan masih tanpa overshoot.
  90. 3:17Perbedaan visualnya enggak akan terlalu
  91. 3:19terasa kali ya. Tapi jangan pakai
  92. 3:21fastest karena walaupun average-nya
  93. 3:22tambah cepat, tapi overall respons-nya
  94. 3:24malah jadi lambat plus overshoot yang
  95. 3:26sudah bakal sangat mengganggu. Visualnya
  96. 3:28bisa kita lihat overdrive normal dan
  97. 3:30festlihat bedanya. Ya, ghosting masih
  98. 3:32kelihatan tapi tanpa inverse ghosting.
  99. 3:34Cuma begitu naik ke vestes, sudah muncul
  100. 3:37inverse ghosting yang sangat mengganggu
  101. 3:38di semua kondisi. Jadi untuk setting
  102. 3:40response paling bagus pakai face aja
  103. 3:42yang kebetulan udah diset sebagai
  104. 3:44setting response default. Kemudian warna
  105. 3:46color gamut udah sesuai dengan spek atau
  106. 3:48malah sedikit lebih tinggi kali ya, 133%
  107. 3:50sRGB dan 94,5% DCI IP3. MSI MAG 244F ini
  108. 3:54punya mode sRGB yang saat diaktifkan
  109. 3:57akan mengunci parameter pengaturan
  110. 3:58warna. Kalau bagus sih enggak masalah
  111. 4:00dikunci. Kalau jelek ngapain? Coba ya
  112. 4:01kita lihat aja. Mode sRGB-nya punya
  113. 4:03setting brightness yang terlalu terang
  114. 4:05263 nits. Black levelnya 0,2 yang
  115. 4:08menghasilkan kontras rarsio cukup tinggi
  116. 4:101279 bing 1. Bagus banget nih
  117. 4:12sebenarnya. Putihnya udah sangat bagus
  118. 4:14natural 6500 Kelvin. Hampir di semua
  119. 4:16kondisi dengan gamma yang juga udah
  120. 4:18cukup rapi mendekati 2,2. Gray
  121. 4:19balance-nya oke banget dengan akurasi
  122. 4:21warna juga sangat baik. Deviasi terjauh
  123. 4:23cuma 2,39 delta E dengan average 0,9.
  124. 4:26Sebenarnya ini udah bisa dipakai out of
  125. 4:28the box, tapi sayangnya terlalu terang.
  126. 4:31Untuk ukuran pencahayaan ruang kerja
  127. 4:32normal, mata kita jadi gampang capek,
  128. 4:34Bri. Jadi terpaksa harus dikalibrasi
  129. 4:36untuk nurunin brightness. Saya kalibrasi
  130. 4:38dengan setting standar saya 100 nits
  131. 4:40D65. Terlihat black level-nya bisa ikut
  132. 4:42turun ke 0,08 nits yang membuat kontras
  133. 4:45rasionya tetap terjaga lebih dari 1200
  134. 4:47banding 1. Cakep banget ini ya. Sisanya
  135. 4:50udah bisa ditebak karena sebelumnya udah
  136. 4:52bagus duluan. Hasil setelah kalibrasi ya
  137. 4:54tambah bagus. Putihnya masih sama
  138. 4:55bagusnya dengan gamma yang jadi jauh
  139. 4:57lebih konsisten. Grey balance juga oke
  140. 4:59banget. Dengan akurasi warna yang
  141. 5:00tadinya bagus banget menjadi bagus
  142. 5:03banget. Apakah berarti monitornya
  143. 5:04perfect? Enggak juga. Ternyata
  144. 5:07uniformity kalau dilihat dari tingkat
  145. 5:08kecerahan udah bagus sebenarnya. Di
  146. 5:10semua area brightness-nya udah konsisten
  147. 5:12dengan deviasi terbanyak cuma di area
  148. 5:13kiri atas. Itu pun masih masuk toleransi
  149. 5:15under 4 delta C. Tapi untuk keseragaman
  150. 5:18warna ternyata enggak terlalu bagus,
  151. 5:20Bre. Area sisi kiri dan bawah banyak
  152. 5:22yang lebih dari 4 delta E. Jadi untuk
  153. 5:24pekerjaan desain di monitor ini acuan
  154. 5:25warnanya hanya bisa di area tengah dan
  155. 5:28kanan layar aja. MSI MAG 244F 1,3 juta
  156. 5:32full HD.
  157. 5:34Dari pengukurannya dia sendiri hasilnya
  158. 5:36terlihat cukup oke. Tapi gimana kalau
  159. 5:39dibandingin sama monitor yang lain?
  160. 5:41Untuk response time dibanding monitor
  161. 5:42200 Hz line yang udah pernah saya tes,
  162. 5:44angka yang muncul memang sedikit lebih
  163. 5:46lambat, tapi selisihnya cuma 0, sekian
  164. 5:48miss. Di mana dengan selisih cuma
  165. 5:50segitu, kualitas gambar bergerak yang
  166. 5:51ditampilkan ya kurang lebih aja kali,
  167. 5:53ya. Untuk kontras rasio MSI MAG 244F ini
  168. 5:56terhitung bagus baik dalam kondisi
  169. 5:57brightness tinggi maupun rendah.
  170. 5:59Kontrasnya masih tetap terjaga lebih
  171. 6:00dari 1200 banding 1 lebih tinggi dari
  172. 6:03Gigabyte GS25 F2 yang hanya ada di
  173. 6:05kisaran 1000 bing 1 aja. Color gamut
  174. 6:08monitor ini hampir sama seperti Acer
  175. 6:09Nitro VG240YX1
  176. 6:11dan lebih tinggi dari Gigabyte GS25 F2.
  177. 6:14Sedangkan untuk maximum brightness, MSI
  178. 6:16MAG 244F ini terukur paling tinggi di
  179. 6:19antara ketiganya. Tapi sekali lagi
  180. 6:21dengan harga yang sama, dengan spek yang
  181. 6:23hampir sama, perbedaan kualitasnya
  182. 6:25dengan yang lain ternyata juga tidak
  183. 6:27terlalu beda jauh. Tinggal kalau mau
  184. 6:29beli mantap-mantapan pilih yang mana.

About this transcript

This page contains the full transcript of 200 Hz 1.3 jutaan | MSI MAG 244F by greytogrey, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 1,064 words across 184 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.

What you can do with it

Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to choose a caption track available on the video.

Free YouTube transcript tool

YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, caption language selection, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.