20 Pelajaran Penting Soal Uang | Review The Psychology of Money — Transcript
Full transcript
- 0:00Banyak orang pintar tapi tetap miskin.
- 0:01Banyak yang kerja keras tapi enggak
- 0:03kaya-kaya. Kenapa gitu? Memperkenalkan
- 0:05the psychology of money. Filsuf Francis
- 0:08Volter pernah berkata, "Sejarah tak
- 0:10pernah berulang. Manusialah yang terus
- 0:12mengulangi kesalahannya." Yang dikatakan
- 0:13Volter itu termasuk kesalahan dalam
- 0:15mengelola uang. Kita diajarkan
- 0:17matematika, fisika, kimia, dan pelajaran
- 0:20lainnya di sekolah. Tapi enggak pernah
- 0:22diajarin cara menghadapi rasa takut,
- 0:23seraka, atau panik. Padahal itulah musuh
- 0:26terbesar kekayaan. Fisika berjalan dalam
- 0:28hukum yang pasti dan tak bisa dibantah.
- 0:30Tapi keuangan ia hidup dalam perilaku
- 0:33manusia. Caraku memperlakukan uang bisa
- 0:35tampak logis bagiku, namun tampak gila
- 0:37bagi orang lain. Uang bukan soal
- 0:39seberapa cerdas kamu, tapi soal seberapa
- 0:41baik kamu mengendalikan dirimu sendiri.
- 0:43Dan itulah yang akan kita pelajari di
- 0:45bab-bab selanjutnya. Bab pertama, tak
- 0:48ada seorang pun yang gila. Semua
- 0:49keputusan soal uang, baik buruk, logis,
- 0:53maupun bodoh, berasal dari pengalaman
- 0:55pribadi, bukan teori ekonomi. Mereka
- 0:58yang tumbuh di masa susah akan melihat
- 1:00resiko dengan cara yang berbeda
- 1:01dibanding mereka yang lahir di masa yang
- 1:03nyaman. Itu bukan karena mereka bodoh,
- 1:05tapi karena mereka hidup di dunia yang
- 1:07berbeda. Orang yang pernah kehilangan
- 1:09segalanya akan jauh lebih hati-hati
- 1:11dibanding orang yang baru mengenal pasar
- 1:13saat semuanya sedang naik. Dan
- 1:15sebaliknya, mereka yang tumbuh dengan
- 1:17stabilitas cenderung meremehkan betapa
- 1:19mengerikannya krisis. Uang bukan hanya
- 1:22soal angka, tapi soal ingatan,
- 1:24ketakutan, harapan, dan cerita yang kita
- 1:26bangun dari masa lalu. Kita mungkin bisa
- 1:29belajar sejarah, tapi kamu enggak akan
- 1:31pernah bisa merasakan luka yang sama
- 1:33seperti orang yang pernah benar-benar
- 1:34kelaparan karena krisis. Pada akhirnya,
- 1:37pengalaman pribadi akan lebih membentuk
- 1:39keputusan keuangan kita dibanding teori
- 1:41apapun. Bab kedua, keberuntungan dan
- 1:43resiko. Bill Gates penemu Microsoft
- 1:45adalah orang yang sangat sangat sangat
- 1:48beruntung. Dia termasuk dari sedikit
- 1:49anak SMA yang punya akses komputer di
- 1:52tahun 1968. Dari kira-kira 303 juta
- 1:55remaja di dunia, hanya kira-kira 300
- 1:58orang yang dapat kesempatan itu. Salah
- 2:00satunya adalah Bill Gates. Tapi sahabat
- 2:02dekatnya Kent Evans sama cerdasnya, sama
- 2:05ambisiusnya, bahkan sama-sama punya
- 2:07akses ke komputer, meninggal dalam
- 2:09kecelakaan sebelum dia sempat lulus SMA.
- 2:12Keberuntungan dan resiko itu layaknya
- 2:14anak kembar. Tak terlihat tapi sangat
- 2:16mirip. Mereka bekerja dengan diam-diam
- 2:19di balik setiap hasil hidupmu. Karena
- 2:21itu, berhati-hatilah saat kamu memuji
- 2:22dan mengagumi orang lain, apalagi sampai
- 2:24menjadikannya panutanmu. Sadari bahwa
- 2:27tidak semua kesuksesan itu karena kerja
- 2:29keras dan tidak semua kemiskinan itu
- 2:31karena kemalasan. Selalu ingat hal itu
- 2:33saat kamu menilai orang lain, termasuk
- 2:35dirimu sendiri. Dan ketika jalanmu
- 2:37terasa mulus, semuanya lancar. Ingat,
- 2:40kalau keberuntungan bisa membangun
- 2:41sejauh ini, saudaranya si resiko juga
- 2:44bisa menjatuhkanmu secepat itu. Mahatma
- 2:47Gandhi pernah berkata, "Bumi menyediakan
- 2:49cukup untuk setiap kebutuhan manusia,
- 2:51tapi tidak untuk memenuhi keserakan
- 2:53setiap manusia." Bab ketiga, Tidak
- 2:55pernah cukup. Rajat Gupta lahir di
- 2:58Kolkata India, yatim piatu sejak remaja.
- 3:01Dia memulai hidup dari nol bahkan kurang
- 3:03dari nol. Tapi Rat Gupta adalah seorang
- 3:06yang luar biasa. Karena kerja kerasnya
- 3:08di usia 40-an dia berhasil memiliki
- 3:11kekayaan 100 juta dolar lebih dari cukup
- 3:14untuk hidup dengan tenang dan bebas.
- 3:16Tapi ternyata dia ingin lebih. Dia ingin
- 3:19masuk ke lingkaran miliarder.
- 3:21Keinginannya itu membuatnya mengambil
- 3:22jalan yang salah hingga akhirnya dia
- 3:25dipenjara. Reputasinya pun hancur.
- 3:27Padahal ia bisa memiliki segalanya asal
- 3:30tahu kapan merasa cukup. Rasa tak pernah
- 3:33cukup tak hanya bisa menghancurkan orang
- 3:34lain, tapi juga bisa menghancurkan
- 3:36dirimu sendiri. Keserakahan akan terus
- 3:38membuatmu merasa kekurangan walaupun
- 3:40kamu punya segalanya. Itulah mengapa
- 3:42salah satu keterampilan finansial yang
- 3:44paling sulit dalam membangun kekayaan
- 3:46adalah tahu kapan harus berhenti. Tahu
- 3:48enggak kenapa Warren Buff bisa punya
- 3:50kekayaan sampai ratusan miliar dolar?
- 3:52Rahasianya bukan cuma karena dia jago
- 3:54investasi, melainkan sesuatu yang lebih
- 3:56sederhana dari itu. Bab keempat,
- 3:58penumpukan membingungkan. Salah satu
- 4:00faktor yang paling powerful dalam
- 4:02keuangan adalah waktu. Satu hal yang
- 4:04perlu kamu tahu tentang Warn Buffet
- 4:06adalah dia sudah konsisten berinvestasi
- 4:08sejak dia umur 10 11 tahun. Kalau aja
- 4:11Buff baru mulai investasi di umur 30 dan
- 4:13pensiun di usia 60 diperkirakan
- 4:16kekayaannya mungkin cuma 11 juta. Do
- 4:19angka yang sangat jauh jika dibandingkan
- 4:21dengan ratusan miliar dolar yang dia
- 4:23miliki sekarang. Itulah kekuatan dari
- 4:26compaound pertumbuhan yang terus
- 4:28menumpuk, menggulung, perlahan tapi
- 4:30pasti. Skill Warren Buffet memang
- 4:32diinvestasi tapi rahasianya ada pada
- 4:35waktu. Masalahnya banyak orang itu
- 4:37enggak sabaran dan pengin hasil yang
- 4:38cepat. Padahal investasi itu bukan soal
- 4:41hasil tertinggi, tapi soal bertahan
- 4:43cukup lama dalam permainan ini. Dan
- 4:46untuk bisa bertahan, kamu butuh lebih
- 4:47dari sekedar strategi. Kamu butuh
- 4:49karakter. Karena membangun kekayaan dan
- 4:52menjaga kekayaan adalah dua hal yang
- 4:54berbeda. Bab kelima, menjadi kaya versus
- 4:57tetap kaya. Just Lermore pernah jadi
- 4:59trader paling hebat di masanya. Di tahun
- 5:011929, saat orang lain bangkrut karena
- 5:04krisis, dia justru mencetak untung
- 5:06setara dengan 3 miliar dolar dalam
- 5:08sehari. Tapi 4 tahun kemudian, dia
- 5:11kehilangan semuanya. Dia menjadi terlalu
- 5:13percaya diri, terlalu rakus, dan
- 5:15akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri.
- 5:18Itulah pelajaran penting dari uang. Kamu
- 5:20bisa punya kemampuan untuk jadi kaya,
- 5:22tapi belum tentu punya mentalitas untuk
- 5:25mempertahankan kekayaan itu. Ada banyak
- 5:27cara untuk menjadi kaya, tapi
- 5:29mempertahankan kekayaan dibutuhkan
- 5:31kombinasi dari hidup frugal, kerendahan
- 5:34hati, dan rasa takut kehilangan. Warren
- 5:36Buff bisa bertahan bukan karena dia
- 5:38selalu benar, tapi karena dia selalu
- 5:40berhati-hati. Dia enggak tergesa-gesa,
- 5:43enggak homo, dan enggak pernah ngerasa
- 5:44dirinya tak terkalahkan. Karena dia tahu
- 5:47dalam dunia investasi bertahan itu jauh
- 5:49lebih penting. Apakah dia pernah
- 5:51melakukan kesalahan? Tentu. Tapi
- 5:52terkadang cukup satu keputusan besar
- 5:55yang tepat bisa mengalahkan puluhan
- 5:57kesalahan yang kecil. Banyak orang hanya
- 5:58akan lihat hasilmu, bukan proses
- 6:00gagalmu. Bab keenam, Anda menang undian.
- 6:03Hinesb adalah seorang pedagang seni dari
- 6:05Jerman. Dia membeli ratusan karya seni
- 6:07sepanjang hidupnya. Sebagian besar karya
- 6:10seni yang dia beli tidak laku. Tapi
- 6:12karya seni dari Picasso yang dia beli
- 6:14cukup untuk menjadikannya seorang
- 6:16miliarder. Sama halnya dengan Disney.
- 6:18Dari 400 kartun pertamanya banyak yang
- 6:21disukai tapi juga banyak yang
- 6:23sangat-sangat gagal dan rugi besar. Tapi
- 6:25Snow White dengan satu film itu dapat
- 6:28menutup semua kerugian melunasi hutang
- 6:30dan membangun serta menjadi salah satu
- 6:33kerajaan hiburan terbesar di dunia
- 6:34sekarang. Dalam dunia investasi, bisnis,
- 6:37maupun hidup kita gak harus selalu
- 6:39benar. Kita cuma perlu sabar, konsisten,
- 6:42dan cukup gila untuk bertahan sampai
- 6:44giliran kita datang. Jangan takut salah.
- 6:46Yang kamu butuhkan hanya satu keputusan
- 6:48besar yang berhasil. Kalau dianalogikan,
- 6:51hidup tuh memang seperti undian, tapi
- 6:53kamu enggak bakalan pernah bisa menang
- 6:54kalau kamu enggak pernah beli tiket
- 6:56undiannya. Bab ketujuh, kebebasan. Di
- 6:58tahun 1981, psikolog Angus Campbell
- 7:02meneliti satu hal yang jarang ditanyakan
- 7:04pada masa itu. Apa yang sebenarnya
- 7:07membuat orang bahagia? Ternyata bukan
- 7:09gaji, bukan gelar, bukan rumah mewah.
- 7:13Campbell menemukan satu hal yang paling
- 7:15kuat memprediksi kebahagiaan seseorang,
- 7:17yaitu rasa kendali atas hidupnya
- 7:19sendiri. sebuah kemampuan untuk berkata,
- 7:22"Aku mau kerja hari ini. Aku enggak mau
- 7:24ketemu siapapun hari ini. Aku mau
- 7:26habiskan waktu bareng orang-orang yang
- 7:28aku pilih." Dan di situlah uang punya
- 7:31peran yang besar. Bukan sebagai simbol
- 7:33status, tapi sebagai sebuah alat untuk
- 7:35membeli waktu dan kebebasan untuk
- 7:38memilih. Itulah deviden tertinggi dari
- 7:40kekayaan. Kebanyakan orang mengejar uang
- 7:43karena mereka pikir itu akan membuat
- 7:45mereka bahagia. Tapi kebagian yang
- 7:47paling universal bukan soal seberapa
- 7:48besar gaji, tapi soal seberapa banyak
- 7:50kontrol yang kamu miliki atas hidupmu
- 7:52sendiri. Pernah enggak kamu beli sesuatu
- 7:54cuma biar dianggap keren? Bab ke-elapan,
- 7:57Paradoks dalam mobil. Dulu Morgan
- 7:59Housel, si penulis buku ini pernah jadi
- 8:02petugas val mewah. Tiap hari dia
- 8:05memarkir mobil mewah seperti Ferrari,
- 8:07Rolls-Royce, Lamborghini. Dan dia
- 8:10berpikir, "Andai aku yang punya mobil
- 8:12ini, orang lain pasti nganggap aku
- 8:14hebat. Tapi yang menarik, dia gak ingat
- 8:17siapa yang nyetir mobil-mobil itu. Yang
- 8:19dia bayangkan adalah dirinya sendiri
- 8:21duduk di balik kemudi mewah itu. Inilah
- 8:24paradoksnya. Kita mungkin sering
- 8:25berpikir barang mewah akan membuat orang
- 8:28kagum sama kita. Tapi nyatanya orang
- 8:30lain lebih akan menjadikan kekayaanmu
- 8:33sebagai tolak ukur keinginan mereka
- 8:35sendiri untuk disukai dan dikagumi. Yang
- 8:38dikagumi itu bukan kamu, tapi mobilmu
- 8:41atau rumahmu atau jam tanganmu. Maksud
- 8:44penulis buku ini bukan buat meninggalkan
- 8:47pengejaran kekayaan. Poinnya adalah jika
- 8:49rasa hormat dan kekaguman yang menjadi
- 8:51tujuanmu, berhati-hatilah dalam
- 8:53mencarinya. Karena kerendaan hati,
- 8:55kebaikan, dan empati akan memberimu
- 8:57lebih banyak rasa hormat daripada
- 8:59sekedar barang-barang mewah. Jangan
- 9:01menilai sebuah buku dari sampulnya. Bab
- 9:03keesembayaan adalah apa yang Anda tidak
- 9:06lihat. Sebelumnya ada yang harus
- 9:07kujelaskan. Di bahasa Indonesia enggak
- 9:09ada diksi yang membedakan antara kata
- 9:11rich dan wealthy. Keduanya disamakan
- 9:13dengan arti kata kaya. Sederhananya,
- 9:16rich itu berarti punya banyak uang. Tapi
- 9:19kata wealthy, itu lebih merujuk ke
- 9:21keadaan kekayaan seseorang yang bertahan
- 9:23lama. Oke, lanjut. Banyak orang
- 9:25menyamakan kekayaan dengan apa yang bisa
- 9:27dilihat. Rumah besar, mobil mahal,
- 9:30liburan yang mewah, tapi kekayaan yang
- 9:32sesungguhnya biasanya justru enggak bisa
- 9:33kamu lihat. Di buku ini, Morgan Housel,
- 9:35si penulis mengatakan, "Welth is what
- 9:37you don't spend." Artinya, kekayaan itu
- 9:40adalah uang yang kamu pilih untuk tidak
- 9:42dibelanjakan. Well, itu tersembunyi, tak
- 9:45terlihat. Tapi justru karena dia tidak
- 9:47terlihat, kekayaan itu jadi susah untuk
- 9:49dipelajari. Sayangnya banyak orang itu
- 9:51lebih sering meniru gaya hidup orang
- 9:53rich daripada kedisiplinan orang yang
- 9:55wealthy. Itu kenapa banyak orang
- 9:57terlihat kaya padahal hidup di ujung
- 9:59kebangkrutan. Karena cara tercepat untuk
- 10:01menghabiskan kekayaan adalah dengan
- 10:03terus-menerus membuktikan bahwa kamu
- 10:06punya banyak uang. Mereka yang bisa
- 10:08menguasai seni menunda bisa
- 10:10mengendalikan hidupnya. Bab ke-10
- 10:12menabung uang. Banyak orang berpikir
- 10:14untuk bisa kaya kita harus punya gaji
- 10:16besar atau investasi hebat. Padahal
- 10:19menurut Housel yang menulis buku ini,
- 10:21yang lebih penting adalah tingkat
- 10:22menabungmu. Menabung itu bukan soal
- 10:25logika keuangan semata, ini soal
- 10:27psikologi dan ego. Dan salah satu cara
- 10:29paling kuat untuk menaikkan tingkat
- 10:30menabung itu bukan dengan menaikkan
- 10:32penghasilanmu, tapi dengan menurunkan
- 10:34egomu. Dengan semakin sedikit kamu
- 10:36peduli dengan pendapat orang lain, maka
- 10:38akan semakin mudah untukmu menahan
- 10:40keinginan untuk pamer. Lalu menabung itu
- 10:42enggak selalu harus punya tujuan buat
- 10:44beli sesuatu kayak rumah, mobil, dan
- 10:46lain-lain. Dalam dunia yang tidak bisa
- 10:48diprediksi ini, tabungan adalah
- 10:50perlindungan terhadap kejutan hidup.
- 10:52Seperti yang sudah dibahas di bab 7,
- 10:54tabungan memberikan opsi dan
- 10:55fleksibilitas, kemampuan untuk berpikir,
- 10:58menunggu, dan mengambil keputusan besar
- 11:00tanpa tekanan. Karena memiliki kendali
- 11:03atas waktu dan pilihan merupakan salah
- 11:05satu komoditas paling berharga di dunia
- 11:07saat ini. Yang terbaik bukan berarti
- 11:10cocok untukmu. Bab ke-11, Masuk Akal
- 11:12lebih penting dari rasional. Di abad
- 11:14ke-19, Julius Wner Jarck menemukan bahwa
- 11:17demam punya peran penting dalam melawan
- 11:19infeksi. Ia pun mencoba menyembuhkan
- 11:21siilis dengan membangkitkan demam lewat
- 11:24malaria. Kedengarannya gila, tapi masuk
- 11:26akal di masa itu dan ternyata berhasil.
- 11:29Di zaman ini sudah ada penisilin untuk
- 11:31melawan infeksi. Jadi meski kita sudah
- 11:34tahu bahwa demam bisa membantu melawan
- 11:36infeksi, kita tetap ingin segera
- 11:38menghilangkan demam. Kenapa? Karena
- 11:40demam itu menyakitkan. Dan kita sebagai
- 11:43manusia secara alami menghindari rasa
- 11:46sakit. Begitu juga dengan uang. Kita ini
- 11:48bukan robot. Manusia itu emosional,
- 11:51cemas, dan terkadang impulsif. Karena
- 11:53itu, seperti yang ditulis oleh Morgan
- 11:55Housel dalam keuangan, jangan kejar
- 11:57strategi yang paling rasional, tapi
- 11:59kejarlah yang paling masuk akal,
- 12:01strategi yang bisa kamu jalankan dalam
- 12:04jangka panjang. Banyak orang gagal
- 12:05menabung atau berinvestasi itu bukan
- 12:07karena strateginya salah, tapi karena
- 12:09mereka enggak kuat jalaninnya. Maka dari
- 12:11itu, daripada bikin strategi yang
- 12:13sempurna tapi bikin kamu stres, lebih
- 12:15baik pilih yang sederhana tapi kamu bisa
- 12:17jalankan dengan tenang. Pada akhirnya,
- 12:19dalam dunia keuangan, yang bisa menang
- 12:21bukan yang paling pintar, tapi yang
- 12:23paling bertahan lama. Apa yang belum
- 12:25pernah terjadi bukan berarti tidak
- 12:27mungkin terjadi. Bab ke-12, kejutan.
- 12:30Banyak orang percaya bahwa masa lalu
- 12:32adalah peta terbaik untuk membaca masa
- 12:34depan. Tapi Profesor Scott Seagan dari
- 12:36Stanford pernah berkata, "Hal-hal yang
- 12:38belum pernah terjadi justru terjadi
- 12:40sepanjang waktu." Artinya di dunia yang
- 12:43terus berubah dan penuh kejutan ini,
- 12:45terlalu percaya pada sejarah justru bisa
- 12:47membutakan kita terhadap
- 12:48kemungkinan-kemungkinan baru di masa
- 12:50depan. Ironisnya, banyak investor justru
- 12:52menjadikan sejarah sebagai panduan utama
- 12:55dalam pengambilan keputusan mereka. Ini
- 12:57bukan berarti sejarah engak penting.
- 12:58Memahami sejarah tetaplah penting karena
- 13:00ia membantu kita menyusun ekspektasi,
- 13:02mengenali kesalahan-kesalahan umum, dan
- 13:04memberi gambaran kasar tentang apa yang
- 13:06cenderung berhasil. Namun sejarah sama
- 13:08sekali bukan peta yang akurat untuk masa
- 13:10depan. Contohnya buku The Intelligent
- 13:12Investor karya Benjamin Graham. Isi buku
- 13:15ini sudah direvisi beberapa kali.
- 13:17Kenapa? Karena teori yang berhasil
- 13:19kemarin belum tentu berhasil. Hari ini
- 13:21dunia berubah, kompetisi semakin ketat,
- 13:23teknologi berkembang, dan industri
- 13:25bergeser. Dan ketika realitas berubah,
- 13:28maka pendekatan kita terhadap masa depan
- 13:30juga harus ikut berubah. Jadi
- 13:31pertanyaannya, kalau sejarah enggak bisa
- 13:33jadi panduan kita, gimana caranya kita
- 13:35merencanakan masa depan? Itulah yang
- 13:36akan kita bahas di bab berikutnya.
- 13:38Dengan tidak mempersiapkan diri, kamu
- 13:40sedang mempersiapkan diri untuk gagal.
- 13:42Bab ke-13, ruang untuk kesalahan. Pemain
- 13:46Blackjack profesional tahu satu hal
- 13:47penting. Kamu bisa menghitung peluang,
- 13:49tapi kamu gak pernah bisa benar 100%.
- 13:52Makanya mereka biasanya menghindari all
- 13:54in walaupun peluangnya besar. Itu
- 13:56prinsip penting dalam keuangan, selalu
- 13:58sediakan ruang untuk gagal. Benjamin
- 14:00Graham pernah bilang, tujuan adanya
- 14:03margin of safety adalah agar kita enggak
- 14:05perlu bergantung pada ramalan, margin of
- 14:07safety, buffer, cadangan, apapun
- 14:10namanya. Intinya, jangan pernah
- 14:12mempertaruhkan hidupmu pada prediksi
- 14:13yang bisa saja meleset. Sayangnya banyak
- 14:16orang yang meremehkan ini. Mereka
- 14:17percaya masa depan itu bisa dihitung
- 14:19seperti angka di spreadsheet. Padahal
- 14:22realita itu lebih liar dari teori
- 14:23manapun. Sejarah penuh dengan contoh
- 14:26kisah orang yang terlalu yakin yang
- 14:28akhirnya tumbang. Tapi mereka yang
- 14:29mempersiapkan ruang untuk kesalahan,
- 14:31yang mempersiapkan plan B ketika plan
- 14:33A-nya gagal, merekalah yang bisa
- 14:34bertahan. Bab ke-14. Kamu Akan berubah.
- 14:38Ceritanya ada satu teman penulis buku
- 14:40ini yang waktu kecil cita-citanya jadi
- 14:42dokter. Dia bukan anak pintar, bukan
- 14:44anak yang kaya, tapi dia pekerja keras.
- 14:46Dan pada satu waktu akhirnya pun dia
- 14:48berhasil jadi dokter. Beberapa tahun
- 14:50yang lalu, si penulis tanya kabarnya dan
- 14:52si dokter itu dengan menyesal menjawab,
- 14:54"Ini karir yang buruk. Bayangin ada
- 14:57orang yang dulunya mati-matian berjuang
- 14:58demi cita-citanya dan ketika sampai di
- 15:00titik itu dia stres dan kecewa." Kenapa
- 15:03bisa gitu? Karena satu ilusi, kita kira
- 15:06kita akan terus jadi orang yang sama.
- 15:08Padahal realitanya kita terus berubah,
- 15:11keinginan kita berubah, nilai hidup kita
- 15:13berubah, bahkan definisi kita terhadap
- 15:15sukses ikut bergeser. Itu kenapa banyak
- 15:17rencana jangka panjang gagal bukan
- 15:19karena bodoh, malas atau semacamnya,
- 15:21tapi sederhana karena kita terus
- 15:23berubah. Dan kalau kamu terlalu setia
- 15:25pada versi lamamu, kamu bisa jadi
- 15:27tawanan keputusan masa lalu. Karena itu
- 15:29terimalah kenyataan bahwa kita terus
- 15:31berubah dan move on. Karena semakin
- 15:34cepat kamu sadar, semakin cepat kamu
- 15:36bisa menyesuaikan rencanamu. Semua orang
- 15:38mau hasilnya, tapi enggak semua orang
- 15:40mau bayar harganya. Bab ke-15. Tidak ada
- 15:43yang gratis. Banyak orang mikir kalau
- 15:45investasi itu cuma soal angka. Asal kamu
- 15:48punya uang, nanti juga bisa kaya dari
- 15:50investasi. Padahal enggak semua harga
- 15:52bisa dibayar dengan uang. Kadang harga
- 15:54yang harus dibayar adalah rasa takut,
- 15:57panik, penyesalan, dan kesabaran yang
- 15:59enggak semua orang punya. Masalahnya
- 16:01harga-harga ini enggak kelihatan di
- 16:03depan. Baru panik ketika market
- 16:05tiba-tiba merah. Baru nyesel cut loss
- 16:07setelah besoknya tiba-tiba malah all
- 16:09time high. Kalau kamu mau hasil yang
- 16:11besar, kamu harus tahu betul harga yang
- 16:13kamu harus bayarkan. Dan sadar kalau
- 16:15kerugianmu itu bukan benda yang kamu
- 16:17bayarkan ketika kamu melakukan
- 16:18kesalahan. Namun layaknya wong sekolah
- 16:20buat belajar yang kamu bayarkan di awal.
- 16:23Tapi ingat, harga yang kamu bayarkan itu
- 16:25enggak selalu sama buat semua orang.
- 16:26Karena keputusan keuangan itu sifatnya
- 16:28personal. Dan itulah yang akan kita
- 16:30bahas di bab berikutnya. Pernah enggak
- 16:32kamu beli sesuatu cuma karena semua
- 16:35orang beli juga? Bab ke-16, kau dan aku.
- 16:38Di dunia investasi bakal sering banget
- 16:40kamu lihat orang beli saham A, harganya
- 16:43naik. Terus si B ikut beli karena FOMO.
- 16:45Takut ketinggalan kesempatan untuk cuan
- 16:47juga. Padahal si A bisa jadi berencana
- 16:50beli buat disimpan 10 tahun. Sedangkan
- 16:53si B beli cuma buat keuntungan yang
- 16:55bakal dijual besok. Udah lihat
- 16:57masalahnya, orang-orang memainkan game
- 16:59yang berbeda. Itu kenapa orang-orang di
- 17:01dunia investasi bakal bilang, "Do your
- 17:03own research." Karena setiap orang itu
- 17:05unik. Berbeda-beda situasi dan
- 17:07kondisinya, berbeda-beda pula toleransi
- 17:09resikonya. Walaupun orang-orang bermain
- 17:11di pasar yang sama, mereka memainkan
- 17:13permainan yang berbeda. Berbeda pula
- 17:15cara pengambilan keputusannya. Karena
- 17:16itu jangan sampai kamu pakai saran dari
- 17:18orang-orang yang lagi main catur ketika
- 17:20kamu sendiri lagi main ular tangga.
- 17:22Ketahuilah permainan yang sedang kamu
- 17:24mainkan. Di bab ini, kamu sudah tahu
- 17:26pentingnya mengenali gamemu sendiri. Dan
- 17:28di bab selanjutnya, kamu akan mengetahui
- 17:30kenapa banyak orang lebih mudah tertular
- 17:32rasa takut daripada berharap. Tahu
- 17:34enggak kenapa berita-berita itu lebih
- 17:36suka pakai judul yang negatif? Karena
- 17:38otak kita lebih percaya pada pesimisme
- 17:40daripada kemungkinan hal baik terjadi.
- 17:42Bab 17. Godaan pesimisme. Bayangin gini,
- 17:45ada orang yang kamu enggak kenal datang
- 17:47tiba-tiba bilang ke kamu, "Beli saham A
- 17:50ini besok bakal naik 100 kali lipat."
- 17:52Kemungkinan besar kamu bakal mikir
- 17:54ngaco. Tapi kalau ada orang yang enggak
- 17:57dikenal di sosmet misalnya bilang saham
- 18:00B yang kamu punya besok bakal anjlok
- 18:03karena skandal. Bisa jadi kamu akan
- 18:05panik dan segera cari informasi lebih
- 18:07lanjut. Tahu enggak kenapa? Karena
- 18:09optimisme sering dianggap naif.
- 18:11Sedangkan pesimisme terdengar logis,
- 18:13serius, dan lebih mudah menarik
- 18:15perhatian. Otak kita lebih sensitif sama
- 18:18ancaman. Jadi, kita cenderung lebih
- 18:20cepat percaya kalau ada yang bilang
- 18:22dunia akan hancur. Daripada percaya
- 18:24dunia akan membaik. Kemajuan itu pelan
- 18:27dan senyap, kerusakan cepat dan heboh.
- 18:30Itulah kenapa pesimisme lebih laku,
- 18:32lebih sensasional. Godaan pesimisme
- 18:34terdengar meyakinkan walaupun belum
- 18:37tentu tepat. Kenapa ya ada banyak orang
- 18:38yang percaya terhadap ramalan dan
- 18:40sejenisnya? Bab ke-18 Ketika K percaya
- 18:43apa saja. Kadang bukan logika yang bikin
- 18:45kita yakin, tapi harapan. Manusia
- 18:47cenderung percaya pada cerita yang
- 18:49mereka ingin percayai. Bukan karena
- 18:50ceritanya benar, tapi karena mereka
- 18:53butuh cerita itu benar. Dan semakin
- 18:55terpuruk keadaan mereka, semakin gampang
- 18:57manusia percaya apa saja. Bahkan yang
- 18:59enggak masuk akal. Makanya bahkan banyak
- 19:02orang pintar bisa jatuh ke investasi
- 19:04bodong atau panic selling ngejual semua
- 19:06sahamnya waktu pasar turun sedikit.
- 19:09Karena di balik keputusan itu ada narasi
- 19:11yang mereka ingin percaya. Dalam ekonomi
- 19:13sebenarnya bukan angka yang paling kuat,
- 19:15tapi cerita. Cerita bisa mempercepat
- 19:17pertumbuhan ekonomi atau
- 19:19menghancurkannya dalam satu malam.
- 19:21Masalahnya karena manusia butuh rasa
- 19:23aman, kita jadi lebih gampang percaya
- 19:26cerita yang ngasih kita ilusi kendali
- 19:28daripada menerima fakta bahwa dunia ini
- 19:31sebagian besar ada di luar kuasa kita.
- 19:33Karena itu, ingat, cerita yang kita
- 19:35percaya bisa jadi fondasi harapan. tapi
- 19:38juga bisa jadi akar dari keputusan yang
- 19:41merusak. Semakin kita belajar soal uang,
- 19:43semakin kita sadar enggak ada satu jalan
- 19:45yang pasti benar untuk semua orang. Bab
- 19:47ke-19. Gabungkan semua. Setelah 18 bab
- 19:50mempelajari psikologi uang, seharusnya
- 19:51di titik ini kamu sudah tahu kalau
- 19:53keputusan finansial itu sifatnya sangat
- 19:55pribadi. Penulis buku ini enggak bisa
- 19:57ngasih tahu kamu harus apa dengan
- 19:58uangmu. Karena dia enggak kenal kamu,
- 20:01enggak tahu apa yang kamu inginkan,
- 20:02enggak tahu kapan kamu membutuhkannya,
- 20:04dan pastinya enggak tahu kenapa kamu
- 20:06menginginkan hal itu. Jadi, ini beberapa
- 20:09rekomendasi sederhana supaya kamu bisa
- 20:10lebih bijak mengambil keputusan
- 20:12finansial. Kurangi egomu perbanyak
- 20:14tabungan. Ambil keputusan yang bisa
- 20:16bikin kamu tidur nyenyak. Jadikan waktu
- 20:18sebagai teman, karena waktu adalah
- 20:20kekuatan paling dahsyat dalam investasi.
- 20:22Enggak apa-apa salah. Yang penting kamu
- 20:24tahu permainan apa yang sedang kamu
- 20:26mainkan dan sediakan ruang untuk salah.
- 20:28Gunakan uang untuk membeli kendali atas
- 20:30waktumu karena itulah bentuk kebebasan
- 20:32yang sesungguhnya. Jadilah orang yang
- 20:33rendah hati bukan yang sibuk pamer. Dan
- 20:36hindarilah keputusan finansial yang bisa
- 20:38menghancurkanmu. Di bab selanjutnya dan
- 20:40yang terakhir, kita akan membahas
- 20:42tips-tips yang digunakan oleh si penulis
- 20:44buku ini sendiri. Penguasaan diri adalah
- 20:46bentuk tertinggi dari kecerdasan
- 20:48finansial. Bab terakhir, pengakuan. Bagi
- 20:51Morgan Housell, penulis buku ini,
- 20:53merdeka finansial bukan berarti berhenti
- 20:55bekerja, tapi bekerja dengan orang yang
- 20:58dia suka, di waktu yang dia pilih dan
- 21:01selama yang dia mau. Setiap keputusan
- 21:03finansial yang dia ambil selalu
- 21:04berangkat dari tujuan itu. Hidup
- 21:06sederhana, menyimpan banyak uang, enggak
- 21:08perlu stres hanya demi mengejar
- 21:10keuntungan tertinggi. Katanya, "Aku bisa
- 21:12terima kalau aku bukan investor yang
- 21:14terbaik." Tapi aku enggak bisa terima
- 21:16kalau aku jadi investor yang buruk. Soal
- 21:18strategi, dia percaya enggak ada
- 21:20strategi yang cocok untuk semua orang.
- 21:22Setiap investor harus cari strategi yang
- 21:24paling mungkin membawa mereka ke tujuan
- 21:27pribadinya. Karena hidup ini soal
- 21:29bermain dengan peluang dan setiap orang
- 21:31menilai resiko dan kemungkinan dengan
- 21:33cara yang berbeda. Pada akhirnya semua
- 21:35pelajaran dalam buku ini mengarah pada
- 21:37satu tujuan, yaitu menguasai the
- 21:39psychology of money. Menguasai diri
- 21:42sendiri dalam menghadapi uang. Itulah
- 21:44bentuk tertinggi dari kebijaksanaan
- 21:46finansial.
About this transcript
This page contains the full transcript of 20 Pelajaran Penting Soal Uang | Review The Psychology of Money by Christopher Obadiah, generated from the public captions YouTube serves with the video. The transcript has 3,334 words across 602 segments, with the original timestamps preserved so you can click any line to jump to that moment in the embedded player.
What you can do with it
Use the transcript to take notes, quote the speaker, build a study guide, generate a summary with ChatGPT or Claude via the YouTube Summary tool, or export it as a timed subtitle file with YouTube to SRT. You can also re-open it in the transcriber to translate the transcript into 100+ languages.
Free YouTube transcript tool
YouTube2Text is a free YouTube transcript generator — no signup, no daily limit. Paste any YouTube link and get the full transcript instantly, with timestamps, click-to-jump, translation to 100+ languages, AI prompts for ChatGPT, Claude, and Gemini, and exports to TXT, SRT, VTT, or Markdown.